Kesenian dan Integritet

Kesenian dan Integritet

Penulis: Iwan Simatupang

Iwan Simatupang memandang kesenian sebagai sebuah epifani yang mutlak, sebuah simpul intuisi dan persepsi yang tak bisa dicicil apalagi diringkus dalam kategori-kategori gaya yang nisbi. Melalui naskahnya, ia menggugat kehadiran juri-juri seni yang dianggapnya sebagai sekadar manifestasi sosiologis dari ego kelompok yang haus akan berhala pemujaan, bukannya penjaga gawang estetika yang sejati. Di sana, integritas seorang seniman diletakkan di persimpangan yang tajam: antara kesunyian batin yang jujur atau penyerahan diri pada kriteria-kriteria pragmatis yang "vulgar" demi sepotong piala dan pengakuan yang sebenarnya tak menyentuh hakikat karya. Mungkin, seperti yang tersirat dalam kegelisahan Iwan, menilai sebuah karya seni adalah sebuah usaha yang tragis—sebuah kompromi tanpa dialektika—yang mengingatkan kita bahwa di hadapan keindahan yang tunggal, setiap konsensus sering kali hanyalah sebuah bentuk kebisuan yang dipaksakan dan pengaburan terhadap batas-batas nilai yang sesungguhnya.