Catatan Pelipur Lara (2013)
Blog ini adalah catatan orang dewasa. Walaupun kadar kedewasaan seseorang tidak dapat sekadar dilihat dari berapa usia seseorang, namun apabila engkau berusia di bawah 21 tahun, maka kupersilakan untuk meninggalkan blog ini.Juga bagi kalian, mayoritas individu, terutama di Indonesia, yang tak dapat mengesampingkan nilai-nilai moralnya barang sejenak, mohon untuk juga meninggalkan blog ini. Karena blog ini juga bukan untuk dibaca oleh mereka yang menderita penyakit kekanak-kanakkan, yang biasanya ditemukan di kalangan fanatik religius atau ideologis yang terlalu dalam memuja ideologinya—sebagaimana ideologi dijelaskan oleh Althusser sebagai sebuah “hubungan khayali terhadap kondisi eksistensi yang nyata.” Maka apabila engkau adalah salah satunya, aku tak berminat untuk menyanggah pilihan hidupmu, hanya saja, silakan tinggalkan blog ini.Namun, apabila engkau pikir dirimu adalah sebuah makhluk yang indah, maka perkenankan untuk kubisikkan, kubagi kisah-kisahku denganmu, tentang momen-momenku yang pahit dan manis, yang merupakan bagian dari perjalanan yang kusebut hidup. Silakan membaca dan terima kasih karena telah berkunjung kemari.Catatan: Imoral—bukan amoral—adalah mereka yang tidak menerima atau tidak peduli terhadap prinsip-prinsip moral. Tak ada padanan kata tersebut dalam bahasa Indonesia yang hingga kini masih memperlakukan istilah amoral dan imoral secara campur aduk.
| Penerbit | Archipelago Anti-Authoritarian Archive |
|---|