Baca PDF (OCR): Submisi Zine S03/04

68 halaman · 19 halaman diproses dengan OCR· 8829 ms

Daftar isi
  1. 5U6M:5i
  2. ZINE
  3. なんでもいい
  4. Submisi Zine|S03/04/AUG-2022
  5. TFMBNBU NFOJLNBUJ
  6. SFOEBILBOFLTQFLUBTJNV
  7. NKRI HARGA MATI?
  8. BOMBARDIR
  9. FUCR THE
  10. 4&#&-6. 5&3-&-"1
  11. 4&#&-6.
  12. Kamu
  13. Kamu
  14. 5&3-&-"1
  15. ke mana mana hari ini? hari ini?
  16. “SAH? SAH!”.
  17. ”Aku jatuh cinta. Lagi. Maaf.”
  18. (Dreams by Fleetwood Mac)
  19. JADI PRIASeperti manusia purba menemukan api
  20. AKU TAK MAU
  21. Dunia Covid-19: Epidemi
  22. di Era Kapitalisme
  23. CONTRA TODA NOCIVIDAD
  24. Maret 2020
  25. Hakiki
  26. Dadah.
  27. Sial, aku benar benar hilang hitungan.
  28. Sial, aku benar-benar harus berhenti.
  29. 14/88
  30. BOŽE
  31. AKO UMREM MLAD
  32. POSALI ME U RAJ
  33. UPAKLU SAM
  34. VEC BIO
  35. We, humans, are sick.
  36. Every. Fucking. Thing.
  37. WHATEVERcurrently existing. However, most complications done by humans
  38. CALL
  39. LIVINGWe, humans, are a fucking plague. Mother nature would be much,
  40. And so on.
  41. And it doesnt end there.
  42. This ain’t right. This ain’t living.
  43. tuhan berkata tuhan sakit seminggu penuh sakit keras seperti prinsip dalam kitabnya
  44. tuhan berkata nak, ambilkan air
  45. dari samudera milikku aku menjawab
  46. tanganku hanya dua merangkulmu saja aku tak ingin
  47. dokter berkata tagihan kartu kredit
  48. dan mobil pajero sport tahun 2019 tenor 4 tahun
  49. hanya menerima cash
  50. ketika kau hidup dalam masyarakat yang dengan sengaja menempatkan massa melalui penderitaan sistematis sambil
  51. pengekspresian kemarahan publik atas gejolak batin karena kau merasa tidak berdaya melawan konstruksi sosial yang
  52. memperbudak umat manusia maka;
  53. GUA NGGAK PEDULI!!
  54. ego, surem, ego, surem, dan angan-angan.
  55. MENJADI
  56. DEWASA.
  57. MENJADI DEWASA.
  58. Terserah
  59. Terserah
  60. Bingung mau ngetik apalagi?
  61. -0$1"35:%&/4,:/.05#5063
  62. -0$1"35:%&/4,:/.05#5063
  63. -0$1"35:%&/4,:/.05#5063
  64. BLOC PARTY DENSKY9NMOTB TOUR 2022
  65. WAVING
  66. CHILDREN
  67. WAVE BACK
  68. REKUIEM
  69. WANTED
  70. URGENTLY
  71. to hang hyself
  72. mudah-mudahan sih ga ada ya~
  73. TRUST NOBODY

can't trus you

5U6M:5i

ZINE

EDISI KEEMPAT AUG MUSIN NETIGA

halaman kosong (masih disengaja)

|Musim Ketiga Submisi Zine

(ter-se-rah)

なんでもいい

Submisi Zine|S03/04/AUG-2022

edisi keempat. musim ketiga. kiamat masih dalam antrian. (ah, sial~)

selamat datang di SUBMISI ZINE, a zine you can’t trust. sebuah media ala kadarnya yang (masih) bersedia menampung segala keluh kesah dan menanggung beban isi kepala semua kontributor yang berada di sini.

isi dalam zine ini sepenuhnya adalah opini pribadi para kontributor. semoga kalian berani bertanggung jawab atas segala opini kalian, karena kami tidak peduli.

silakan kirim karya gambar, tulisan, puisi, ocehan, keresahan, ide, gagasan, solusi, resensi musik, film, dan lain sebagainya ke email: [email protected]

tegur sapa dan caci maki bisa dialamatkan ke twitter: @submisi_zine atau instagram: @submisi

penyunting isi: kusmartono aji penata letak dan perancang sampul: @joeyaholic kontributor: terlampir di setiap submisi

kalian dapat menyalin, menyebarluaskan kembali, menggubah, dan membuat turunan dari materi zine ini untuk kepentingan apapun, selama kalian mencantumkan identitas kontributor yang sesuai, dan menyatakan bahwa ada perubahan yang dilakukan (jika ada).

sekali lagi, jangan terlalu banyak berharap. hidup tidak begitu istimewa, apalagi isi zine ini.

kami harap kamu tersesat . . . lalu menemukan arah yang tepat

TFMBNBU NFOJLNBUJ

SFOEBILBOFLTQFLUBTJNV

TFSFOEBINVOHLJO

NKRI HARGA MATI?

.POUBTFLFKBOHHBMBO

sudut lain

harapan euforia

semu.

-@$SVTU

BOMBARDIR

hari ini benar" senja sebelum waktunya matahari memaksa tenggelam ia tak mau lagi menampakkan sinarnya padahal rembulan belum juga datang atau memang ia juga enggan menampakkan sinarnya lagi padaku

sungguh gelap gulita aku sendiri di pojok ruang kosong itu tapi aku tidak bisa memastikan bahwa itu benar" ruangan karna gelapnya pandangku aku hanya merasakan kekosongan dan benar" kosong terbujur kaku dalam gelap dan bertanya tanya kenapa aku bisa ada disini? tidak mungkin bahwa aku tersesat

Entahlah mungkin ini yg terbaik dalam kegelapan yg sunyi mata tak lagi menyombongkan keliaran nya tak lagi seperti dulu saat terang benderang dan mampu melihat banyak cahaya dengan angkuh mengejek si cahaya bahwa aku takkan kehabisan cahaya bahwa aku akan selamanya terang tapi sekarang mata yg penuh ke-Aku an berlebihan tak bisa berbuat apa" lagi hanya telinga dan perasaan yg berfungsi untuk menyadarkannya

mungkin suatu saat nanti jika hari itu telah tiba aku bisa bersyukur terbujur lama dalam kegelapan jika setitik cahaya telah datang mata bisa lebih fokus melihat setitik cahaya itu dengan jelas tanpa menyepelekan-Nya lagi

kegelapan menjelaskan setitik cahaya itu cukup membuat mataku berfungsi dengan baik, setitik cahaya itu mampu menerangi segala hal ketimbang dulu dengan banyaknya cahaya tapi ia tidak bisa merasakan terang-Nya yg begitu nyata.

Mungkin suatu saat nanti jika hari itu telah tiba mata akan menangis dan berterimakasih pada kegelapan bahwa tidak mungkin ini terjadi dengan kebetulan tidak mungkin pula ini terjadi tanpa arti.

4HWWY v1 Da

S7

FUCR THE

Motel Manager James Brock Pours Muriatic Acid In The Monson Motor Lodge Swimming Pool, To Get Black Swimmers Out Of The Pool. June 18,1964

4&#&-6. 5&3-&-"1

sebelum lelap, setidaknya sebelum masing-masing dari kita masuk ke dalam alam mimpi yang sepanjang hari telah dipilih. sempatkan barang sebentar untuk menceritakan hal-hal kecil yang terlewat seminggu ke belakang.

aku mulai dari basa-basi tentang daftar putar pilihanmu, tentang andai saja aku bisa lahir di era itu. dan kamu membalas tentang bagaimana urusan rumah tangga begitu memusingkan kepalamu.

pertanyaan yang dibalas jawaban seperti seharusnya. lalu tiap jawaban akan membawa pada pertanyaan berikutnya dengan jawaban yang sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan pertanyaan baru yang sayangnya hanya dawab dengan sebuah tanda seru.

lalu sedikit interupsi dari suara angin, kucuran air di wastafel, senandung-senandung kecilmu, dan gesekan kakimu di seprai kasur yang baru kamu ganti tadi.

kadang hening. kita tidak saling bicara, hanya mendengarkan sayup-sayup janis joplin berteriak dan the police yang mengisi kekosongan jeda antara kecanggungan dan mungkin sedikit keterpaksaan.

lima puluh enam menit lewat dan kamu memutuskan untuk pergi.

ya, selamat tidur kubilang. satu minggu ini sudah cukup.

!KPFZBIPMJD

4&#&-6.

Kamu

Kamu

5&3-&-"1

ke

ke mana mana hari ini? hari ini?

“Hari ini. Mungkin aku akan berlayar menjauh dari manusia-manusia.” Ujar seorang pria pada teman wanitanya. “Oh ya? Memangnya apa yang dicari?” jawab wanita tersebut.Mencari pusat bumi, dan akan aku lemparkan perasaan ini jauh ke dalam palung. ujar sang pria.

Kalau memang sudah tidak ada lagi tempat yang bisa dituju. Ke mana lagi kita akan menuju? Bukannya tidak bahagia. Justru aku bahagia. Aku tidak pernah menyesal sedikitpun. Bersamamu mungkin menjadi salah satu hal yang paling aku sering ucapkan syukur. Berada di tengah-tengah kumpulan manusia yang menyengir lebar sembari tangan kirinya menyeka air mata bahagianya. Mendengarkan dengan khidmat kata yang keluar dari mulutku di akhiri dengan ucap syukur dari manusia lainnya.

“SAH? SAH!”.

Tapi ternyata ada yang belum selesai kala itu. Lebih tepatnya hal itu tidak aku selesaikan. Aku biarkan dia berada di ruang yang gelap dan tidak akan pernah aku masuki kembali. Seperti ada pintu suci yang menghalangiku untuk masuk ke dalamnya dan hal yang belum selesai itu adalah perasaan. Kalau boleh, bisakah aku hidup tanpa punya perasaan saja? Perasaan seringkali menyusahkan.

,".6,&."/")"3**/*

”Aku jatuh cinta. Lagi. Maaf.”

Tapi hati manusia memang tidak ada yang bisa mengatur bukan? Bahkan diri sendiripun tidak cukup kuat untuk mengatur gerak hati kita. Aku selalu bersumpah tidak akan pernah jatuh cinta lagi selain kamu, tapi nyatanya. Aku jatuh. Aku jatuh cinta! dan ini membuatku gila! Harus aku apakan cinta ini? Ku pendamkah, ku ungkapkan kah? Ku apakan!? Jawab aku! Aku akan pergi membawa cinta ini. Aku akan cari tempat terbaik di dunia ini. Akan aku lempar dia sekeras-kerasanya. Sembari beerteriak

“Aku cinta kamu. Sungguh. Tapi aku tidak menginginkan cinta ini ada! Persetan kau cinta!”.

Tapi entahlah. Aku tidak ingin berkhianat. Pada apa yang aku pegang. Berkhianat terhadap diri sendiri. Awalanya. Tapi nyatanya aku terjatuh kembali.

“But listen carefully to the sound of your loneliness like a heartbeat drives you mad in the stillness of remembering what you had Dreamed of loneliness”

(Dreams by Fleetwood Mac)

,".6,&."/")"3**/*

Stasiunku Palmerah Aku berdiri entah untuk menit ke berapa Kakiku lemah seperti jantung orang kaya Terlebih setelah seharian bosku mengajakku Berlari mengejar impiannya

Stasiunku Manggarai Kita semua bergantian Dua orang bapak-bapak mulai akrab Kemudian saling menggesekkan penis satu sama lain

JADI PRIASeperti manusia purba menemukan api

Stasiunku Universitas Indonesia Orang terpelajar turun dengan kaki kanan duluan Aku mendapatkan singgasanaku 44 menit kerajaanku

AKU TAK MAU

EFBEqBHCMVFT

Stasiunku Pondok Cina Semua domba tersesat Hasil hasutan kereta salah jurusan Seorang wanita berdiri di depanku Menatapku sinis Meriam Bellina idolanya

Stasiunku Depok Dengkul kami berkenalan Kini aku tahu Apa makanan kesukaannya Dan member BTS favoritnya

Stasiunku citayam Dua orang pria menatapku Seperti di film gerhana Memaksaku menjawab mereka Memaksaku menjadi pria

Aku-Aku tak ingin-Aku tak ingin jadi pria

Lebih tepatnya Aku tak ingin jadi pria Setelah semua hal yang terjadi hari ini Aku tak ingin jadi pria Aku hanya ingin duduk

Dunia Covid-19: Epidemi

di Era Kapitalisme

Eksploitasi sumber daya alam planet ini membawa umat manusia ke ambang kehancuran-diri. Kita hidup di tengah epidemi yang sebagian besar disebabkan oleh penyebaran produk kimia (pestisida, insektisida, pengganggu endokrin, dll.) yang terus-menerus dan berbahaya bagi kesehatan kita. Pada saat yang sama kita hidup dikelilingi oleh atmosfer dengan tingkat kontaminasi yang begitu tinggi sehingga dapat mengembangkan alergi dan penyakit di sebagian besar populasi. Eksploitasi sumber daya alam ini juga disertai dengan penghancuran wilayah oleh tekno-industri: Mediterania berubah menjadi selokan, Asia Tenggara menjadi gurun, Afrika menjadi tempat pembuangan sampah besar, dll. Munculnya virus yang dikenal Covid-19 adalah konsekuensi dari peradaban industri.

Bagi kami, yang penting bukanlah apakah virus tersebut telah bermutasi dari kelelawar, mungkin karena industrialisasi habitatnya atau jika itu adalah serangan AS terhadap ekonomi China. Bagi kami, yang penting adalah konsekuensi dari sistem yang mengkomersialkan setiap proses kehidupan, benda atau makhluk di bumi; itu adalah keserakahan sistem yang mencari pemusnahan segala sesuatu yang hidup untuk membuat dunia menjadi palsu. Kami tidak berpikir bahwa cara hidup kami didasarkan pada pertumbuhan berkelanjutan di planet yang sebenarnya terbatas tidak akan membawa konsekuensi ini dan bencana lain yang akan datang. Ratusan bahan kimia yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari memodifikasi proses alam sehingga menimbulkan ratusan bencana (epidemi, perubahan iklim, dll.)

Mereka adalah produk yang sama yang di China menghasilkan satu setengah juta kematian per tahun dan yang tidak dilaporkan dalam berita, tidak menghasilkan alarm sosial, atau kurungan, atau -

%6/"$07%&1*%&.%&3","1*5"-*4.&

keadaan waspada. Di Spanyol ada 10.000 orang yang meninggal setiap tahun karena polusi dan tidak ada kepanikan mereka hanyalah bagian dari korban yang diperlukan agar dunia industri dapat terus beroperasi karena yang penting adalah kemajuan dan keserakahannya tidak berhenti.

Pada prinsipnya, Covid-19 (walaupun masih dalam penyelidikan) adalah flu dengan gejala yang mirip dengan flu biasa dan lebih banyak menyerang orang dengan patologi sebelumnya dan terutama populasi yang lebih tua, meskipun tidak secara eksklusif. Mereka berbeda dalam tingkat kecepatan penyebarannya dan kapasitas penularan pertama yang telah meningkatkan alarm kesehatan. Pada saat penulisan teks ini, hampir 300 orang telah meninggal karena Covid 19, namun flu biasa menyebabkan lebih dari 6.000 kemaitan di Spanyol tahun lalu dan pada 2018 mencapai 8.000. Mengingat hal ini, kami bertanya pada diri sendiri tentang apa yang menyebabkan situasi luar biasa ini, alarm sosial yang sebagian besar diciptakan oleh media dan oleh ketidakjelasan informasi yang dikirimkan oleh mereka yang mengatur hidup kami.

Sebagai cara untuk mengakhiri pandemi, Negara telah menetapkan “Keadaan waspada” yang mencakup larangan pergerakan, pengurungan, peningkatan kontrol, penangguhan pertemuan dan kehidupan publik secara umum, kontrol sarana transportasi dan siapa tahu jika segera distribusi makanan. Dalam proses ini kita melihat bagaimana Negara menjadi eko-fasis di mana pemerintah akan semakin dipaksa untuk bertindak mengelola sumber daya dan ruang yang semakin “terbatas”, sehingga memunculkan fakta bahwa pelestarian sumber daya yang paling diperlukan hanya dapat damin dengan mengorbankan kebutuhan lain: kebebasan!

%6/"$07%&1*%&.%&3","1*5"-*4.&

Dengan tidak adanya musuh internal atau eksternal, Negara telah menemukan musuh sebelumnya untuk menunjukkan semua potensi perangnya dan pada saat yang sama menonjolkan ketundukan dalam populasi melalui ketakutan dan represi sementara itu berdiri sebagai satu-satunya kemungkinan keselamatan dari teror yang dihasilkan oleh epidemi. Bagi kami, solusinya bukanlah negara yang lebih otoriter tetapi hilangnya sebagai bentuk otoritas. Mulai sekarang, kemungkinan besar keadaan waspada dan keadaan darurat akan terus terjadi sebagai akibat dari kehancuran ekologis dan sosial dunia karena kita yakin bencana akan terus berlanjut.

Kami tidak melebih-lebihkan ketika kami bicara tentang potensi perang: kita telah melihat tentara mengambil posisi di tempat- tempat strategis, polisi lebih banyak mengontrol jalan-jalan dan drone dengan kamera memantau pergerakan penduduk. Langkah-langkah keadaan waspada tidak hanya berusaha untuk mengakhiri pandemi flu tetapi juga berusaha untuk menyebarkan pandemi lain: yaitu perbudakan sukarela penduduk melalui kepatuhan terhadap hukum dalam menghadapi bahaya pandemi, mengakhiri kritik terhadap Negara dan Kapitalisme dalam menghadapi ketakutan dan kemungkinan risiko.

Penghambaan sukarela ini tidak mungkin terjadi tanpa tunduk pada perangkat teknologi kita dan cara hidup yang mereka ciptakan. Dalam menghadapi pandemi atau bencana lainnya, kita tunduk pada teknokrat, spesialis, ahli, ilmuwan, dll., kepada para manajer ruang dan waktu yang memiliki segalanya direncanakan dalam perhitungan rasional mereka.

Demikian juga, konsekuensi dari epidemi ini, atau bencana industri lainnya, akan menghancurkan secara ekonomi,

%6/"$07%&1*%&.%&3","1*5"-*4.&

kita sudah melihat situasi kritis dari ribuan orang yang akan dipaksa masuk menganggur atau menderita karena gentingnya pekerjaan mereka. Seperti biasa, memburuknya kondisi kehidupan akan diderita oleh lapisan masyarakat yang paling tidak beruntung yang telah menanggung serangan gencar dari “krisis kapitalis” dan pemotongannya selama bertahun-tahun. Sebaliknya, tentu akan membawa manfaat besar bagi kalangan atas, seperti pemilik perusahaan farmasi besar.

Dalam menghadapi epidemi, kurungan industri tempat kita tinggal tumbuh sangat besar, mereka mengunci kita di dalam kandang bata dan beton dari mana kenyataan luar biasa melalui perangkat teknologi kita. Aparatus yang sama yang menundukkan dan melanggengkan keterasingan dalam cara hidup industri. Perangkat yang tidak manusiawi dan membentuk persepsi kita, otak kita, perasaan kita, dll. yang mendesain ulang cara kita melihat diri kita sendiri dan dunia.

Terikat pada dunia maya, kita menjauh dari realitas dunia yang bermusuhan, epidemi, atau bencana nuklir. Mereka yang mengatur hidup kita tidak menuntut tanggung jawab, tetapi berusaha menjadikan kita konsumen dan co-creator dari malapetaka kapitalisme industri, karena salah satu ciri postmodernisme adalah tidak adanya tanggung jawab dalam tindakan masing-masing sejak kita berpartisipasi dalam mesin “alien” untuk efeknya. Bagi kami, satu-satunya yang bertanggung jawab adalah organisasi teknis kehidupan dan mereka yang mengelolanya.

CONTRA TODA NOCIVIDAD

Maret 2020

%JUFSKFNBILBOPMFI3VEBM+FMBKBIEBSJKVSOBMFEJTJ

Hakiki

Aku mengejar cahaya. Yang menghilang di seberang laut berwajah kusut Sampai tengah-tengah perjalanan kukutuk Berputar lagi persimpangan

Berpikir lagi. "Sebenarnya, aku mengejar apa?" "Kenapa cahaya harus kucari? Kenapa harus kukejar?"

Aku mulai menyadari. Aku mengejar cahaya, karena aku takut kesepian Dan aku takut lenyap dalam ingatan.

Aku bertanya lagi. Jika cahaya itu hilang, Aku menjauhi rumah dan lalu lintas ramai bercakap-cakap Antara pengabadian dan kebisingan percintaan.

5TBNBSBI"UJLBI/ !SBSBSOE

Runaway Slave Peter, Exposing His Severely Whipped Back

Dadah.

Ini tidak akan sampai kepadamu, maka biarkan aku menumpahkan semua sekarang. Mulai detik ini, aku akan membalik halaman kita. Kenyataannya memang kau sudah seharusnya pergi, salahku masih membaca ulang tiap kalimat di halaman ini. Ini salah, aku tau. Ini salahku, aku juga yakin hal itu. Keadaan sekarang membuatnya semakin salah, bahkan lebih dari hina. Tapi untuk kali ini saja, biarkan tulisan yang tidak akan sampai padamu ini kusampaikan.

Kau merasa namamu terasa mainstream. Buatku, itu adalah nama yang bisa disuarakan dengan merdu olehku, tiap kali memanggilmu.

Kau memutar lagu lewat ponselmu yang layarnya pecah di berbagai sisi, lagu yang diputar melaluinya selalu bisa kita nyanyikan dengan lepas.

Kau selalu memandang ke depan, padahal aku yakin betul banyak cerita yang ingin kau bagikan saat aku di sebelahmu.

Aku suka matamu, ia tidaklah bulat sempurna, bisa dibilang hampir segaris malahan. Anehnya ia selalu menyala terang tiap kali berbagi cerita.

Aku suka memantik tawamu, lipatan di matamu sekarang sering terbayang dan berputar kembali di kepalaku.

Aku suka aroma tubuhmu, harumnya nyata dan melebur dalam pelukanku..

Sial, ini sudah gelas ke berapa ya?

Aku suka tanganmu, mereka bergetar ketika kau membuka tabir yang selama ini kau pendam.

Aku suka tanganmu, mereka begitu ringan ketika sedang bersamaku.

Aku suka tanganmu, mereka begitu gesit ketika meremas rambutku, terasa begitu tepat, begitu dalam hingga membuatku tenggelam.

%"%")

Sial, aku benar benar hilang hitungan.

Aku suka bibirmu, tawa yang terlukis di sana begitu melegakan ketika terlihat olehku.

Aku suka bibirmu, caranya menekan sampoerna hau membuatku lepas untuk berbagi tembakau denganmu.

Aku suka bibirmu, ketika menyapa bibirku dengan lembut, perlahan, dengusan nafas yang berkombinasi dengan gigitan kecil di ujung irama, kita melebur dan membentuk melodi yang begitu merdu.

Sial, aku benar-benar harus berhenti.

Sekarang? Engkau sudah lewat. Salahku juga, aku tidak cukup kuat untuk menopangmu. Salahku juga, terlalu banyak mengubur rasa yang harusnya sampai padamu lebih cepat. Salahku juga, membalik halaman buku padahal belum selesai membaca seluruh kalimat.

Kalau pertemuan itu adalah kita, aku senang kau mampir di halaman ini. Kalau perpisahan itu adalah kita, aku bersyukur membalik halaman setelah sempat menyampaikan semua, walau tidak sesuai skenarioku. Untukmu yang yang menancapkan tinta permanen berbentuk ombak, terima kasih sudah sempat menulis cerita ya?

Dadah, aku akan membalik halamanku dengan tegas sekarang.

%"%")

14/88

menjadi usang ketika kita bicara tentang bagaimana komunisme menjadi klise di kalangan societal kanan. mending ngomong soal yg lebih sublim. saya masi punya pertanyaan buat hitler yang sampai sekarang saya membaca mein kampf belum terjawab!

kenapa hitler menjadi benci marx? implikasi darah yahudi? karena menulis das kapital? atau apa?

kita tau marx yang notabene yahudi tetapi marx juga membenci yahudi hayo, atau emang pure garagara buku das kapital?

kene tau lah yo sejarah hitler sing membenci yahudi karena dominasi (ekonomi) di eropa pada waktu itu atau malah parahe lagi ketika hitler ingin masuk left wing, eh tenyata dedengkot sosial demokrate juga yahudi, namun apakah hitler waktu iku durung baca semua bukue marx sehingga pragmatise dee terhadap marx pejoratif melulu?

iya aku tau bukune marx melahirkan elit politik, tapi bukankah oligarki iku di dalam pikiran sangat mewah "memilih sedikit dari yang terbaik." atau garagara hitler membaca kondisi politik ndek parlemen austria prusia sebegitu bobroke sehingga dibandingno mbek parlemene inggris?

sekarang aku bisa nyimpulno bahwa nazi saiki iso dadi ideologi yang ter-diaspora garagara jatuhe hitler di WW2 banyak entitas-entitas kecil nazi sing menjadi ter-obsesi garagara propagandae hitler tentang rasialisme yahudi, black people malahan dadikan buku bahkan agama juga ter-afiliasi loh! dari bukune aryan jesus, christian identity, white mans bible sampe pernah dan masi eksis intitusi artifisial neo-nazi yang dibuat khusus untuk menghina ras yahudi dan mengunggulkan rase dewe.

dan 1 minggu lalu keke saya diskusi kecil-kecilan bareng kameradku dee nakok "sebenere yahudi iku ras, agama, ideologi atau apaan?" aku si yakin dalam case iki hitler nganggep ras, dan mungkin setelah kematiane hitler dan masa pencerahane zionisme atau bisa dikatakan masa kegelapane yahudi ketika theodor herzl muncul menjadi gerakan lalu keyakinan mereka tentang turune mesias menjadi kabur sehingga orang-orang yahudi sing ter-diaspora malah memilih jalan sing ditempuh herzl buat menguasai palestina.

balik lagi oke, aku sangat kagum mbel pemikirane hitler tentang history dan bacaane dee tentang kondisi sosiologi dari barat sampe timur. tapi dalam pikiran tertentu kek rasialisme yahudi, black people, eh atau iki mungkin bias kognitif e neo-nazi ya? ah, mboh lah sialan pokokmen anti-semit paling rasional.

oyaa saya perjelas rasialisme yahudi mbek anti-semit iku predikat yang berbeda oke? jadi ojo nganggep double standar.

GFSEJ JH!GFSEJJTB MBIJSEJTVSBCBZBCBSVCFMBKBSOVMJTQFSUBNBEJQMBUGPSNJOJ TVLBBOUJNBJOTUSFBNHBTVLBNBOEJUFNFOOHPCSPMDVNBOZPTFQEPBOHBobong (IG: @bobong__) Agen Persiapan Hari Kiamat

"God IfIDie Young Send Me To Heaven In HellIHave Already Been"

BOŽE

AKO UMREM MLAD

POSALI ME U RAJ

UPAKLU SAM

VEC BIO

If I Die Hell I Have

WHATEVER WE CALL LIVING

I may or may not suffer from a classic case of misanthropy, but let Wme tell you something:

We, humans, are sick.

Think about this: were the only ones who seemingly always manage to complicate everything.

Every. Fucking. Thing.

I dont mind complicating things if it improves whatever is

WHATEVERcurrently existing. However, most complications done by humans

end up making shit worse.

We take whats there and turn it into shit. We steal, lie, bribe, cheat, and do other unspeakable things just to live. That, or to improve.

Now, youll never find a shortage of people trying to sell the idea

CALL

that the end is nigh, and its up to you whether to believe them or not, but Im all for it.

LIVINGWe, humans, are a fucking plague. Mother nature would be much,

much better off without us.

Dont believe me? Look no further: money. The concept of money is hella absurd since a body of government thats prone to corruption regulates and puts value into it, and people would just eat it all up.

8)"5&7&38&$"---7/(

I like to think that life used to be pretty fucking simple. You know? People just living for the sake of living. Nobody is absurdly rich or poor. Just a group of homo sapiens coexisting doing what they each do best and trade to make up for what they lack. Dont come at me trying to explain why the barter system is flawed. Im just trying to prove a point. Ok?

Then, at some point, some motherfucker got too greedy or too powerful, and we evolved. Some individuals grew to possess way, way more power and wealth than the rest. Superiority complex kicks in, suddenly youre better than everybody else. Then it all just went downhill from there. Monarchy. Slavery. Taxes. At some point, people just stopped living and chasing the money. Before you know it, food and housing, the top essentials for our survival, become our very own shackles.

Dont have money to buy food? Starve.

Dont have money to rent a place? Sleep on the streets.

Own a house but cant pay the taxes? Good luck.

And so on.

Costs and taxes arent even the nastiest. Lets circle back to superiority complex, and I do think humans are just inherently fucked up, just how many horror stories have you heard of rich people doing all sorts of depravities?

8)"5&7&38&$"---7/(

They’re bored and too powerful, and none of us can do jack shit about it because that’s what they are: too powerful.

Most people would agree that drugs are the root of all evil, but I beg to differ. It’s goddamned money.

And it doesnt end there.

Allow me to introduce you to the most absurd, most sickening commodity there is, whose existence is dubious at best and straight up malevolent at worst: cryptocurrency. Well, cryptocurrency and its derivatives (NFT included).

The original goal was quite commendable in trying to decentralize finance everywhere, abolishing the all-skewed exchange rates and providing security thats highly difficult to crack, but humans will be humans, and were nothing if not greedy. Humans, however, being greedy fucks that they are, always find opportunities in every corner, and what we have now is just abominable.

Fast forward to 2022, and we see tons of crypto projects, altcoin and NFT projects alike, with the vast majority being rug pull schemes. The founders promise schmucks that early adopters will get rich, and once they hit a certain number, they bounce, scamming investors out of their pocket, and a lot of the time, their life savings.

8)"5&7&38&$"---7/(

People ridicule and frown upon pyramid schemes and MLM frauds but praise crypto projects as a legit, working get-rich-quick scheme? Color me mindfucked, I guess. Honestly, I think those who lose everything to this bullshit deserve it. They get whats coming to them. I mean, who in their right mind would gamble invest their life savings into something as volatile as cryptocurrency? All in hopes of getting rich quick.

Ah, to be stupid and nave. Must be nice.

And dont even get me started on those who actually have success with investing. Those people may seem rich and stable. But, fuck me. All they do is obsess over money, money, and money. They always follow the money; chasing it even if its the last thing they do, not even trying to enjoy their life or spend their boatload of money. Why? After all, amassing that kind of fortune is pointless if you cant enjoy it. Its stupid.

Meanwhile, millions, if not billions of people die of hunger and sickness due to extreme poverty while the rich couldnt give a shit about it, busy hoarding money.

8)"5&7&38&$"---7/(

This ain’t right. This ain’t living.

Ive seen my fair share of good things in life. I know some legitimately kind people, and then I know lots of utter degenerates. Unfortunately, they are becoming more and more prevalent each day. A wise man once said, “…times are gone for honest men, and sometimes far too long for snakes.”

Unfortunately, he couldnt have been more right. Were fucked, and we have nobody to blame but ourselves.

We need to start over. If someone were to present me with a big-ass reset button and ask me to wipe humanity off the face of this planet, Id do it in a heartbeat. No questions asked.

Im tired. Im sick of this bullshit we call living, and I no longer have any fucks to give.

"TVSB !GBMTFXJTEPN ’VDL8IZBN*TUJMMIFSF

tuhan berkata tuhan sakit seminggu penuh sakit keras seperti prinsip dalam kitabnya

tuhan berkata nak, ambilkan air

dari samudera milikku aku menjawab

tanganku hanya dua merangkulmu saja aku tak ingin

aku berkata “bagaimana dok?” dokter berkata “bagaimana apanya?” dokter berkata pengobatan ini harus dihentikan tuhan tidak punya bpjs tuhan berkata kan kuberikan kau langit dan bumi segala milikku apapun yang kau mau

dokter berkata tagihan kartu kredit

dan mobil pajero sport tahun 2019 tenor 4 tahun

hanya menerima cash

EFBEqBHCMVFT

ketika kau hidup dalam masyarakat yang dengan sengaja menempatkan massa melalui penderitaan sistematis sambil

memberi makan gangguan konstan publik, dan kau berada dalam generasi yang hanya dapat menjadikan meme sebagai

pengekspresian kemarahan publik atas gejolak batin karena kau merasa tidak berdaya melawan konstruksi sosial yang

memperbudak umat manusia maka;

GUA NGGAK PEDULI!!

’BKBS"HVOH

ego, surem, ego, surem, dan angan-angan.

sore-sore, di pelupuk mataku darimana datangnya binar mata cokelat muda, rambut kebas berkilau, bibir-bibir merah yang ranum?

hei, sore ini ada burung terbang-terbangan di langit warnanya serona pipimu, ingin ku kunyah seperti mie ayam yang kumakan tempo hari lalu bikin kenyang, bikin senang

kebetulan yang dimabuk kepayang, kamu seperti minuman ingin terus diisi, terus dan terus.

belakangan ini aku mulai rutin duduk-duduk sore menghapalmu, pikiran-pikiran yang berseluncur menelusuri sampai termanggu, dan tersadar menggapaimu aku tak mampu, tapi kehilanganmu, sungguh aku tak mau,

betapa cinta perihal memiliki, tapi bagaimana kalau memandangmu saja sudah membuat diri ini tepenuhi.

pukul enam nanti aku akan pulang menelusuri jalan yang gelap, aku sedikit takut terantuk seorang teman bilang jatuh cinta membutakan, aku berdoa tidak ada lensa yang benar-benar pas!

EE 58!EBNBOJLEIFB

pada suatu sore yang hangat aku bertanya-tanya bagaimana jika aku dewasa nanti akankah aku tinggi seperti pohon jati? lebih besar dari gajah di taman safari? atau tetap kecil bagai semut di gulali? lalu bagaimana penampilanku nanti dengan rambut panjang yang terurai manis? bisa jadi rambut pendek yang lamban ditiup angin? atau rambut keriting seperti yang tersaji di kedai mie? apakah dengan cat merah atau kuning? atau seperti warna orens yang menghiasi sore ini? sifat yang mana kupunya besar nanti akankah lemah lembut seperti ibu rumah tangga dekat pesisir? arogan seperti juragan bis-bis yang melintas melewati tebing? ataukah sifatku akan baik bagai malaikat di malam hari?

entahlah banyak dewasa yang menurutku aneh minum obat tak sesuai anjuran meneguk minuman pahit macam orang gila menari-nari sepanjang malam tak kenal lelah menghamburkan uang seperti menjatuhkan daun yang

MENJADI

berserakan berpakaian minim seperti otaknya berbicara kasar bagai hewan di ragunan gonta-ganti pasangan seakan-akan berganti baju melepas birahi tak kenal tempat dan waktu

DEWASA.

melupakan Tuhannya mencaci maki ibu bapaknya

akankah aku jadi seperti itu? lalu aku pikir seribu kali lagi bagaimana kalau aku pilih untuk terus jadi kecil? tak tegiur nafsu duniawi tak kenal apa itu patah hati terus bermain tanpa keangkuhan yang berarti lalu dengan pulas tidur setelah dikecup ibu tepat didahi

aku pikir jadi dewasa tak seseru bermain kelereng tak semudah merajuk untuk mendapat permen tinggal kau pilih kau ingin atau tidak kau kuat atau lemah jadi dewasa tak seperti yang kau kira asyik jika kau bisa menyedihkan jika kau penasaran lalu terjebak dalam keputusasaan.

MENJADI DEWASA.

EE JH!EIFBUIBOEBNBOJL QFSFNQVBOCJBTBCJBTBTBKBZBOHCFODJPSBOHPSBOHHPCMPL

Terserah

Dulu setiap bulan agustus aku selalu disibukkan dengan karbit dan pakaian loreng beserta corat-coret di wajah tentunya, mendengar cerita-cerita penuh superior tentang pahlawan dari mamah, mendaki bukit bersama teman-teman demi membentangkan bendera. Hingga tiba saat menemukan reruntuhan di tengah kota, Aku menelaah kembali makna merdeka. Cerita-cerita itu semakin terkikis oleh elan warga di hadapan perampasan lahan dan kekerasan aparat.

5&34&3")

Bicara pakaian loreng, aku tak pernah kesusahan untuk

Terserah

mendapatkannya karena mamah selalu mengambil seragam adiknya jika sudah tak muat untuk di pakai. Sedari dulu juga tidak pernah ada sedikitpun keinginan mengikuti jejak paman tak tahu kenapa. Padahal, mulai mengetahui kebrobokan instansinya itu selepas aku melihat rekaman video penggusuran di Kulon Progo demi proyek Bandara NYIA.

Paksaan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan begitu susah ditolak sehingga aku mengiyakan dari pada harus mendaftar tentara. Di Unisba aku memilih jurusan psikologi namun gagal, setelah tidak diterima di universitas itu, aku melanjutkan pendaftaran di Unjani, namun tes kali ini secepat kilat dikerjakan dan memutuskan lansung pergi ke bekasi sebab teringat pertanyaan seseorang berstelan kampus di reruntuhan waktu itu (a ieu teh sadayana mahasiswa?)

Rumah-rumah, lebamnya kawan-kawan, juga posko-posko solidaritas yang rata demi pembangunan jalan. Saat itu, aku pulang dari Bekasi membuat rackkan perjanjian organik dengan mamah agar berhenti memaksa untuk kuliah dan mengorbankan satu-satunya lahan yang dimiliki (seperti yang telah terjadi, tanah tanah di jual untuk membiayai kuliah anak-anak yang lainnya), sebagai gantinya aku dan teman-teman sekampung mendirikan saung/rumah panggung yang dibangun dari kayu dan genteng sisa.

5&34&3")

Terpantik dari cerita egaliter yang diceritakan kawan di Bekasi, aku memutuskan mengajak teman-teman sekampung untuk menggarap lahan itu. Paman menawarkan jasa untuk bibit tanaman setelah tahu bahwa aku gagal masuk Universitas sambil bercerita pengalaman terbarunya bertugas di Kalimantan, demput pesawat pribadi oleh bos sawit. Aku hanya membalas nya dengan cecengesan dan menggerutu dalam hati (betapa brengseknya kebakaran gambut demi memperluas sawit dan kelakuan mit amit kalian kepada masyarakat adat.)

Selang waktu berlalu hujan pun reda setelah kami berteduh di bawah karpet di atas lantai saung, genteng yang belum terpasang. Egaliter itu tidak tumbuh di atas tanah hirarki yang gersang dan pandangan yang masih melihat aliran darah yang berwarna biru.

Sepertinya biar subur, pupuk dari tai diperlukan agar tatanan baik yang ada berganti adab setara.

Akhirnya kali ini aku kalah dan masuk Universitas. Meski belum membaca tulisan Bima di buku perang yang tidak akan pernah kita menangkan, aku mencoba memahami judul buku itu dari hal yang telah terjadi tahun-tahun kemarin.

0SQIFVT.PSQIFVT

SEPERTINYA DO’A

Aku awali dengan menyebut nama tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang, oke mari mulai lanjutkan lagi mengetik merangkai kata menjadi kalimat umpatan saja, atau biar seperti puisi ketik saja.

Ohh, dunia yang fana tapi banyak orang yang fanatik dan segala hingar bingar gemerlap duniawi ini katanya tak lebih hanyalah genangan fatamorgana, sukses itu hanya merk mie instan isi dua belaka.

Sungguh kalimat itu bukan kata-kata endorse ya, aku hanya sedang berdialog kata dengan diriku sendiri yang hampir putus asa ini.

Bingung mau ngetik apalagi?

Aku akhiri saja ketikan kata tak jelas ini.

Semoga yang membaca dauhkan dari penyakit hati seperti iri dan dengki, semoga sehat selalu, bahagia dan banyak uang!

Yaa Tuhan! Tolong yang semoga itu lekas dikabulkan!

INN UX!OFUFTUJHB QFNVEBLVSBOHUBSVOBNBMFTCFLFSKBJOHJOLBZBSBZB

EFBEqBHCMVFT

VOFYJTUFOU *(!:MBJUJOJ EPFTOUFYJTUBOEVOFWFSLOPX

Berawal kenal Niska, rapper kolektif Zero One kira-kira di tahun 2012/2013 BKT Duren Sawit, ada fasum pedestrian dan jalur sepeda dari pemprov. Lalu direnovasi sedikit alih-alih DIY untuk main skateboards, setelah ngobrol dan tahu kalo Niska punya lagu diupload soundcloudnya. Langsung follow dan liat following, like, dan repost lagu-lagu kawan lain karena upaya lagunya terdengar semua penjuru baik di skena maupun orang awam.

Dari aplikasi soundcloud liat skena hiphop soundcloud ramai dan gaduh bagaikan masuk medan Kurusetra. Seorang rapper perang frasa, prosa, bragging, diksi, pola fikir, dan juga literatur. HipHop New School atau boleh kita sebut Rapper Soundcloud? Entah selang berapa tahun maen skate bareng sama Okeng Manggariot Clan di daerah Kuningan ternyata Okeng a.k.a Maji sudah mulai jauh di era hiphopindo.net, dan aktif dalam skena-nya, battle rap dan membuat lagu yang paling saya suka “Beli Rokok Jii”, lagu sing along di sela-sela istirahat skate sebat sama kopi. Nah, kan makin dalem lagi membuat saya semakin tertarik dengan skena hiphop di Negeri ini. untuk mendalami lagi hal-hal yang berkaitan dengan HIPHOP atau HIPHOP itu sendiri.

Sampai pada titik di mana ketemu lagu-lagu dari Joe Million, Insthinc, Juta, Matter Mos, Senartogok, SicknessMP (shout to mas Dana), Laze, Dzulfahmi, Rand Slam, Ramengvrl, Mardial, Alfabeta, Saint Yowzha, Leevil, Sengon Karta, MOTB, Refo, dan masih banyak lagi. Membeli rilisan fisik bentuk kaset, cd, dan vinyl atau sesimpel beli rilisan digital lokal solusi lain demi mendengarkan karya lagu hiphop dan mengetahui lirik, skema rima, bragging, atau metafor masing-masing si rapper.

-0$1"35:%&/4,:/.05#5063

Dari dateng sebuah kolektif gigs seperti Medium Rare 2016 Di Rofftop LBH Cikini sampe panggung rigging, karena “kami anak negri butuh party bukan janji” seperti pada tanggal 13 Agustus 2022 telah terlaksananya gigs hiphop yang berlokasi di Carburator Spring yang seru dan FUCKED UP “DRINK OUTSIDE PARTY INSIDE”, AO emang buat oleng! Fokus awal dateng itu mau foto dari belakang DJ yang lagi ON THE DECK, malah nendangin botol minum artisnya (mohon maaf nih rusuh). Dateng kemaleman juga karena urusan footage skate baru selesai abis magrib dan menurut informasi pada saat pemesanan ticket open gate itu jam 5 sore trus mulai party pun abis magrib, dengan line up Joe Million, Dzulfahmi, Tacbo, Combotrial, Refo, Emzo, Locoboyz, Gabar, Luckyrow, dan Anarkay ke-skip nonton mereka.

Untuk live Densky9, Saram Tape Vol.1 tak terlewatkan, beberapa musik produser atau beatmaker sudah pasti punya karakter masing-masing dengan referensi dan juga tak lupa plug-in di software yang mereka gunakan pada kesehariannya dalam membuat instrumental untuk para rapper atau EMCEE. Dan SARAM TAPE yang volumenya ada dari 1-9. Saram artinya manusia dalam bahasa Korea yang ia analogikan sendiri adalah perkembangannya murni sebagai beatmaker dan rangkuman bagaimana caranya merepresentasikan SAMPLING untuk dirinya sendiri. Ada 13 track yang jujur sangat terpengaruh dari L.A. BEAT SCENE, sebuah skena underground dengan suara mereka.

Membeli rilisan digital lokal sepertinya masih lebih fair ketimbang kanal digital pada umumnya (?). Harga tiga puluh lima ribu rupiah bisa didengarkan copy itunes atau windows media player, handphone bluetooth di mobil untuk temenin perjalanan dan track favorit saya sih judulnya nowertorun.

-0$1"35:%&/4,:/.05#5063

Tak hanya Densky9, MOTB Madface Invasionnya pun berjalan dengan FUCKIN’ MAD!!! Pengunjung yang dateng sing along dengan setlist yang disajikan pada malam itu diawali dengan intro Koboy, dan untuk ajakan penonton agar semakin lantang sing along mereka membawakan track Real Hip-Hop Das EFX.

Angkat tangan di udara dan;

To the hiddip the hop ya don’stop (don’t stop) MOTB with the real hip-hop (hip hop) 4X

Ya itulah lirik reff yang saya dan penonton yang lain bernyayi tak perduli mulutnya bau anggur. Lanjut dengan lagu Sintegritas featuring Refo dan menurut informasi lagu ini hanya ada di rilisan fisik kaset yang dajakan pada saat tour saja, untuk selanjutnya di kanal digital entahlah itu menjadi bagian strategi album grup hiphop asal Bali tersebut. Untuk lagu selanjutnya lagu yang bisa sing along Little But We Tawallah dibawakan dengan apik setiap verse dari B-Radio hafal penonton lantunkan. Da Wicked featuring Insthinc pun dibawakan karena single ini sudah saya dengarkan pada saat rilis tanggal 5 Agustus 2022 dan momentum dibawakan secara live sudah jadi check list yang terwujud. Medley Mad, Drama Bahtera, Sigar Pekat Arik, dan Chypertensi Part.3 menjadi penutup lagu dan juga tour kota pertama MOTB di Jakarta.

Berswakelola adalah membangkang. Shout out buat Blakumuh yang tidak bisa tampil karena adanya musibah yang sedang dialami Doyz dan keluarga, semoga keluarga diberikan ketabahan. Namun tak mengurangi keseruan gigs yang di-organize oleh Sunday Kolektifa bersinergi juga dengan kolektif Defbloc untuk menjalankan tour, melantukan secara live lagu yang telah rilis tahun ini seperti Insthinc, atau Refo dengan MOTB lagu yang belum

-0$1"35:%&/4,:/.05#5063

rilis digital tersajikan begitu spesial malam itu. Semua senang, semua Bahagia, organize party dengan kolektif berjalan seru dan good luck untuk pergerakan selanjutnya. Ada sedikit hasil tangkapan kamera saya pada malam itu bisa dilihat setelah hitungan ke 3.
1.. 2.. 3.. Unexistent #-0$1"35:%&/4,:/.05#5063

KID CLIQUE WAHYU JENGGO ON THA MIC BRADIO ON MIC

INSTHINC ON THA BLOC REFOMILLION

REFO ON THA BLOC MOTB

NOVA KUSUMA DENSKY9 NOVA KUSUMA

BLOC PARTY DENSKY9NMOTB TOUR 2022

DI FILE YANG DIKIRIM, KUMPULAN FOTO-FOTO INI ADA NAMA-NAMANYA. TAPI KAMI MALES NULIS ULANG LAGI KAYA DI HALAMAN SEBELUMNYA. KALIAN TEBAK AJA LAH FOTO SIAPA AJA YANG ADA DI SINI. TEBAK-TEBAK TIDAK BERHADIAH GITU LAH. MELATIH KOORDINASI MATA DAN KETERAMPILAN MENERKA WAJAH.

BLOC PARTY DENSKY9NMOTB TOUR 2022

WAVING

CHILDREN

PLEASE

WAVE BACK

REKUIEM

dan dari sajak-sajak berkalang kalam-kalam maut, aku senandungkan sepenggal gema yang mengultuskan kidung dari sudut malam dengan mata yang enggan terpejam.

dan kala senyap perlahan menyusup dari sulur belukar yang sempit, mengapit sepasang doa yang menanti diamini dan dosa yang menunggu diampuni. aku dendangkan ritus abadi tentang yang maha dan yang tunggal.

dan ketika desis juru tafsir mulai mendesus bising hingga jejak-jejak bara memecah tanah, aku rebahkan bait-bait semu di atas mazbah dan mulai merajam dengan sulut harap paling nyata.

semoga rapalan syair yang kuracik dari sisa-sisa pujian yang sia-sia ini diberkati. semoga nyala api yang berkobar tidak lekas surut dalam kurun waktu yang singkat.

!KPFZBIPMJD

Coal Miners In Belgium Crammed IntoACoal Mine Elevator, Coming Up AfterADay Of Work, Circa 1900

WANTED

URGENTLY

a strong rope

to hang hyself

alternatively unfurnished accommodation for my wife unborn child and myself

terima kasih sudah berjuang sampai sejauh ini. (halah)

semua yang telah kalian nikmati (atau tidak?) adalah hasil jerih payah, kerja keras, dan buah pikir orang-orang yang ikut serta dalam proyek nirlaba ini.

dukungan kalian dalam bentuk apapun dengan lapang dada akan kami terima.

hujatan, cacian, makian, kritik, saran, pujian, semoga tetap membuat kami akan tetap ada.

jangan lupa, apabila setelah membaca submisi zine kalian menemukan orang asshole dan cabul yang terindikasi melakukan kekerasan seksual sempat menjadi salah satu kontributor, tolong beritahu kami karena kami kadang ga sempet background checking dll.

mudah-mudahan sih ga ada ya~

kalau tidak terhalang kiamat, kami akan berusaha untuk terbit dua bulan sekali. jadi kalian punya lebih banyak waktu untuk membuat sesuatu yang lebih maksimal. (kalo mau sih itu juga)

jangan ragu untuk mengeluarkan isi kepala kalian. karena meskipun tidak semua orang akan setuju dengan pendapat dan gagasan kalian, tapi semua ide punya porsi yang sama untuk didengarkan. (tapi usahakan untuk tidak membuat opini jelek)

akhir kata, kami akan berusaha terus hadir. semampunya. sekuatnya.

semoga kami bisa memantik pergerakan-pergerakan serupa, dan bisa saling mendukung.

tabik, submisi.

TRUST NOBODY