Baca PDF (OCR): BERSYAREKAT! 1

4 halaman · teks PDF berhasil diekstrak tanpa OCR · 3.9 detik

Versi OCR mungkin terdapat kesalahan eja, ketik, tata letak, atau hal terkait tipografi. Untuk ketepatan hasil, silakan merujuk pada dokumen asli.

Daftar isi
  1. Jalan Lain Menuju Bang Roma
  2. Bersyarekat! membangun sosialisme libertarian
  3. Malapetaka Liberalisasi Energi
  4. Malapetaka Liberalisasi Energi
  5. Meninggalkan Solusi Nasionalis
  6. Memangkas Sentralisme, Memperluas Federalisme Revolusioner
  7. Praksis Federalisme di Masyarakat
  8. Mengusulkan Sosialisme Libertarian Sebuah Tulisan Pengantar
  9. Bersyarekat!

Bersyarekat! membangun sosialisme libertarian Alih-alih menolak diperjuangkan. Sementara manajemen satu kepahlawanan, ini malah Saya tidak habis pikir, kesadaran buruh kita temukan orang-orang yang secara sedang menuju ke Roma. Helmut Wagner, sosialisme Rusia tanpa Lenin akan dimakan dalam tesisnya tentang Bolshevisme juga belajar dari kisah-kisah patah hati yang teori, dan pengalaman revolusionernya, juga Kementerian Energi dan Sumber Daya justru membawa malapetaka bagi Indonesia oleh Pertamina sebagai pengelola migas politik energi Indonesia yang tidak Indonesia. Meskipun berpatokan pada berubah: liberal. Penyesuaian harga BBM dengan 1

Jalan Lain Menuju Bang Roma

Muh. Chaidir*

Ngobrol soal emansipasi pekerja dan proteksi aktif, tubuh kita sebenarnya mampu

Semua manusia, bahkan binatang jalang

revolusioner.

Kisah patah hati di atas menandakan ada kreatifitasnya mengembangkan teori praksis, yang tidak beres. Yang terlintas di kepalaku hampir sama dengan mata kuliah tentang hanyalah pertanyaan sederhana, mengapa kekebalan tubuh manusia. Saat sistem masih banyak yang mempercayai model ini? memilah apa-apa saja yang bisa lolos masuk Sebelum kisah patah hati tersebut, perlu dan yang tidak. Sistem imun tubuh manusia diketahu, soviet-soviet di Rusia berkembang sendiri terbentuk dari pelajaran panjang dan mengantarkan massa pekerja menjadi terhadap virus maupun obat-obatan. lebih kolektif dan memberi pelajaran ataupun lajang, punya kemampuan adaptasi mandiri, bekerjasama dengan kaum tani, dan dan perbaikan diri. Tugas kita mengembangtidak mengikuti pola pemerintahan transisi. kannya dengan berbagai jalan. Menuju Roma, bunyi pepatah lama, terhampar Bolshevik, dengan seruannya mengenai “hak banyak jalan. Ada jalan yang lebih efektif, sebuah bangsa untuk menentukan nasibnya lebih ringkas, berduri, dan menukik. Ada sendiri” kemudian mendorong perebutan pula jalan yang sunyi, hujan, penuh becek, kekuasaan atas nama kelas pekerja. Di sinilah dan nggak ada ojek! kisah-kisah patah hati tadi mulai berkecambah. Lenin dan Bolshevik menjilat Bila satu jalan tidak membawa kita pada ludahnya sendiri. Gaungan “revolusi tanpa tujuan awal, berputarlah. demokrasi seutuhnya, sama dengan bohong”

tanpa Chavez pasti akan ngambang, oleh loyalis Tsar. Namun pandangan itu

Begitu juga dengan soal emansisapi, eh hanya sebuah ungkapan manis di awal berakar dari keyakinan bahwa massa yang emansipasi, tadi. Jika partai tidak mampu hubungan. Setelah Uni Soviet diresmikan, terkurung di tengah hegemoni dan lingkaran membawa kelas pekerja dan massa kepada soviet-soviet malah dibungkam, serikat kerja tidak mempunyai waktu luang menjadi sosialisme, berarti ada yang salah dengan dibuat bisu, dan para pekerja dipaksa pribadi yang revolusioner. Demikianlah teori jalan ini. Salah jalur kah, atau salah jurusan. berproduksi dan mengikuti intruksi partai. kepeloporan menjadi niscaya, yang mem- Semua dengan pembenaran untuk “menjaga Dalam berikan pembenaran tentang “manajemen sebuah brosur wisata, saya tertawa revolusi” dari perang imperialis dan sisa-sisa satu orang”. geli membaca salah satu panduan perjalanan tentara putih. Kolektifitas dan emansipasi ke Roma, berjudul Berani Menjadi Pelopor!. Padahal dalam epos sebuah revolusi, akan justru menjauh.

untuk berserikat dikerdilkan oleh si Lalu, mengapa partai diperlukan bila para sukarela menjadi militan di garis depan, pemandu wisata. Katanya partailah satupekerja bisa membagi pandangan politis, memutar otak agar mampu memenangkan satunya jalan menuju Roma. Oh, sori, t e o r i t is, d a n k e s a d a r a n , s e r t a pertempuran. Mengapa? Karena mereka revolusi mengembangkan disiplin tanpa hirarki paham dan sepakat dengan apa yang menyarankan kepeloporan untuk mendikte orang, sentralisme dan birokratisme adalah Mungkin saya alpa dan menghantam-rata kesadaran, yang menurut empu buyutnya, ekspresi otoritarian, praktek yang membatasi semua jenis partai, bahwa ada loh partai yang hanya akan berkutat pada kesadaran berdebat konstruktif, memenggal rantai revolusioner! Namun kesimpulan tentang serikat dan berkumpul belaka. Benar bahwa dialektis, dan tak memberi kesempatan metodanya yang kaku, demokrasinya yang kesadaran kelas pekerja dibatasi oleh massa untuk mengembangkan diri! palsu, dan elit-elitnya yang pongah,

bangunan hegemoni borjuasi, tapi kepedean mengantar saya untuk berhati-hati. Seyogyanya organisasi revolusioner mestilah rasanya kalau mengklaim partailah yang bisa tidak buta huruf, tidak buta sejarah, tidak Massa pekerja haruslah bisa memperkuat diri membawa kesadaran pekerja menjadi buta teori juga tidak buta hati. Ada baiknya dengan saling berbagi pandangan, kekuatan, Dalam tulisan itu, juga dikisahkan “sekilas menyejukkan di bawah ini. membudayakan disiplin revolusioner dalam

teori tentang kesadaran massa dan partai diri dan kelompok mereka sendiri, tanpa Seperti kisah tiga orang simpatisan Bolshevik revolusioner”, yang ulasannya sama dari perlu didikte dari elit-elit pekerja. Inilah di awal revolusi. Otto Ruhle, Herman Gorter, tahun ke tahun. Saya sih sepakat kalau kepeloporan, bukan pendiktean ala partai, dan Anton Pannekouk tadinya optimis dibilang massa pekerja punya potensi dalam makna menjunjung tinggi kesadaran bahwa Rusia akan menjadi negeri pertama revolusioner tapi sekarang masih 'ekonomis'. kelas pekerja sebagai motor perjuangan. yang mempraktekkan komunisme di abad Tapi bukan berarti kesadaran kelas para modern. Setelah waktu berjalan, mereka pun Berkesadaran kelas artinya kita juga bisa pekerja itu tidak bisa diciptakan sendiri oleh kecewa lantaran Partai Bolshevik menjagal mengggambarkan bagaimana prinsip mereka. Apalagi didramatisir bahwa kebebasan dan rakus kekuasaan. Perseteruan masyarakat tak berkelas, kerja-kerja kolektif kesadaran pekerja hanya bisa mentok di situ, tiga orang ini dengan Lenin dan kawanyang merata. Bila mendaku diri berkesadaran tidak bisa lagi maju, lalu disimpulkan : massa kawan, membidani lahirnya council kelas, mengapa tidak membaginya? Bila harus dipelopori! Waduuh, ini mengcommunism, sebagai alternatif atas kalian bisa 'sadar kelas' mengapa yang lain identifikasi atau meramal, sih? Bolshevisme atau Leninisme, dan sederet tidak bisa? So, marilah kita mencari arah ke Banyak yang percaya bahwa kepeloporan oposisi menentang sentralisme dan Roma, bergotong-royong menentukan titik dan kepemimpinan di tengah-tengah massa keculasan Bolshevik. kooordinatnya.[]

yang lempem adalah keniscayaan. Venezuela Pada akhirnya Bolshevik memang tidak * anggota Perhimpunan Merdeka

mencatatnya dengan lirih, bahwa apa yang sedang dibangun di Rusia bukanlah sosialisme, melainkan kapitalisme negara.

berharga terhadap prinsip-prinsip sosialisme. Mereka berproduksi secara

partai?

Bersyarekat! membangun sosialisme libertarian

Perspektif

Malapetaka Liberalisasi Energi

strategis ini mencerminkan watak

wal Januari 2015 lalu, Presiden pasar yang kompetitif, yang diklaim dari kesepakatan tersebut adalah AJoko Widodo mengumumkan akan membawa Indonesia pada memastikan agar anggaran negara bahwa Indonesia akan merujuk pengelolaan energi yang lebih efisien harus memiliki spirit pasar, dimana pada nilai dolar untuk menentukan dan menguntungkan. Alih-alih segala pengeluaran yang tidak harga jual bahan bakar minyak di dalam menghadirkan pengelolaan yang efisien mendorong pertumbuhan ekonomi n e g e ri . Ta k l ama b e rs e l a n g , dan menguntungkan, liberalisasi energi (seperti subsidi sosial) harus dipangkas. Liberalisasi energi di Indonesia dapat Mineral juga merilis bahwa mulai masyarakat dan lingkungan di tanggal 1 Mei, tarif listrik untuk rumah Indonesia. boom itu, semua pengelolaan sektor

tangga akan dinaikkan. Dua keputusan Sejarah Liberalisasi Energi di minyak dan gas misalnya, dimonopoli

UU No 44/1960, yang menyatakan mekanisme pasar atau kenaikan tarif Seperti halnya di sektor lain, liberalisasi bahwa pengelolaan migas dilakukan listrik bukanlah hal baru, karena ini energi pada dasarnya menyerahkan oleh negara atau perusahaan negara, tidak lain turunan dari Konsensus sektor energi ke mekanisme pasar. Para namun perusahaan-perusahaan Washington yang berisi 10 paket pemuja pasar bebas mengklaim bahwa multinasional dapat bebas beroperasi di penyesuaian struktural. Salah satu butir liberalisasi energi dapat menciptakan bawah production sharing contract. Di

dilacak sejak era Orde Baru. Pada era oil internasional. begitu kelas pekerja dan rakyat miskin tersebut meliberalisasi sektor migas di perang bagi rakyat, terutama mereka yang harus diubah bukan saja pada Rusia 1917-1919, dan tentu saja sejarah tatanan sosial yang memaksimalkan kekuasaan yang tertanam di dalamnya. Gerakan Kiri di Indonesia banyak mandang bahwa sosialisme libertarian Perlu dicatat, bahwa taktik bukanlah berorganisasi atau tidak, melainkan dengan prinsip sendem dan berusaha dalam organisasi merupakan cerminan revolusioner libertarian menentang pemuasan ego di masa lalu, kita dituntut harus pribadi mencari keuntungan semata. senantiasa belajar tentang kemenangan politik libertarian, dibentuklah federasi Dipraktekkan? dalam organisasi dipandu oleh sebuah otoritarian. Revolusi-revolusi di masa libertarian dapat mengambil bentuk l ampau r emuk ol eh ka r akt e r bermacam-macam. Dimulai dari otoritarian. Kekuatan revolusioner affinitas, yakni kelompok kerja banyak digulung oleh kekuasaan swakelola dan otonom, yang terdiri dari birokratis dan yang berakar dari beberapa orang untuk mengerjakan revolusioner terorganisir. Belum lagi sentralisme demokratik-nya, sementara solid. Perdebatannya bukanlah pada makhluk untuk bertahan hidup. Peter E relasi sosial yang hendak diperluas di kesadaran dan mendorong seluruh

t h 1 9 6 7 d i h k l h U U N a u n , s a a n a o 1 1 / 9 6 7 t e n t a n g P e n a n a m a n M o d a d i I n d o n e s i a u n t u k k a i t a l i s m p

b i h l d b i k a g a n u u e n g a n m e m e r a k e l e l u a s a a n a d a e r u s a h a a p p l i i l l l i k m u t n a s o n a , m e a u o n t r a k e rj a s a m a u n t u k l e b i h m e n g u a s a i ,

Malapetaka Liberalisasi Energi

l h l b l i b l i i i o e g e o m a n g e r a s a s e n erg l melalui kenaikan harga misalnya BBM memiliki kebangsaan. Semenjak setiap Asing, yang merupakan titik tolak dan tarif dasar listrik.Hal ini terutama perusahaan multi-nasional dapat liberalisasi yang paling penting. dihasilkan dari pemangkasan subsidi U dimiliki oleh orang-orang dengan ndang-undang tersebut membagisosial. Seperti biasa, kenaikan harga kebangsaan berbeda, statusnya tidak bagi sumberdaya alam dan tenaga kerja BBM dan listrik akan memicu kenaikan e kebutuhan pokok sehari-hari. Dengan Semenjak Medco Energy dan Bakrie dipaksa untuk mengeluarkan biaya Seiring menguatnya neo-liberalisme, Group sama ekspansifnya dengan Total lebih tinggi untuk tetap hidup di bawah regulasi sektor migas dirombak melalui dan Chevron, perbedaan kapital asing sistem ekonomi yang jahat ini. UU No 22/2001 tentang Minyak dan dan kapital domestik sudah tidak Gas Bumi. Secara mendasar, UU Liberalisasi juga merupakan genderang relevan.

dalam kelas sosial tanpa kepemilikan (proses proletarisasi). Pembukaan ladang-ladang minyak dan gas, kawasan pertambangan, kilang-kilang, dan pembangkit listrik baru berarti membutuhkan ruang-ruang baru.

n yang hidup di wilayah-wilayah yang n memiliki potensi eksploitasi. Dengan k kebutuhan energi yang semakin besar m a k a d i b u t u h k a n s e m a k i n b a n a k y penghisapan (kapitalisme) yang lebih ladang minyak dan gas di Indonesia. ruang wilayah dan kekuatan politik mementingkan profit dari segala- Tahun 2009 DPR meloloskan UU No untuk mengeksploitasi alam.

galanya. Ini berarti kita harus melawan 4/2009 tentang Mineral dan Batubara Kapitalisme membutuhkan ruang kapitalisme dan membangun tatanan yang memberikan kebebasan modal untuk melakukan akumulasi kapital baru dimana tidak ada lagi segelintir internasional berinvestasi dalam sektor tahap pertama (akumulasi primitif). orang menguasai perangkat produksi energi. Akumulasi primitif dilakukan dengan dan mayoritas lainnya terpaksa menjual h h k m e r a m p a s t a n a - t a n a r a y a t mengusir dan mencerabut mereka dari Sebuah model sosialis yang modern Kelas pekerja dan rakyat miskin adalah tanah garapan, serta melemparnya ke dan membebaskan. pihak yang paling pertama dihantam

Masalahnya adalah, pemanfaatan alam tersebut bukanlah sepenuhnya untuk kebutuhan rakyat. Dalam Outlook Energi Indonesia 2014 disebutkan bahwa pengguna terbesar kebutuhan energi adalah sektor industri yang mencapai 34,8%, melampaui sektor rumah tangga yang hanya 30,7%. Ini menunjukkan malapetaka bertubitubi, bagaimana tanah dan kehidupan rakyat dijadikan alat untuk memasok kebutuhan usaha dan industri milik orang kaya dan para politisi.

Meninggalkan Solusi Nasionalis

Energi adalah salah satu sektor vital dan strategis dan menguasai hajat kehidupan masyarakat sehari-hari. Aktifitas dan roda perekonomian ditopang oleh ketersediaan energi. Untuk itu, energi harus dikelola di bawah kontrol langsung rakyat.

Rakyat tidak bisa lagi memandang persoalan ini dari kacamata sempit nasionalisme dan teknokratis ala borjuis. Ancaman yang ditimbulkan dari liberalisasi energi bukanlah tergerusnya kedaulatan nasional Indonesia hanya karena perusahaanperusahaan besar yang bermain dalam bisnis ini berstatus 'asing'. Pandangan ini hanya dihembuskan oleh elit-elit politik yang terancam kepentingan bisnisnya, dan para nasionalis yang ahistoris.

Semenjak lalu lintas perpindahannya sudah menerabas batas-batas bangsa dengan sangat bebas, kapital tidak bisa lagi diidentikkan dengan sebuah t b t t t n e g a r a a a u a n g s a e r e n u s aj a.

Ancaman yang sesungguhnya adalah tergerusnya ruang-ruang hidup dan i l t i d l s o s a u m a m a n u s a a n a a m l i n g k u n g a n d i b a w a h r e z i m , tenaga kerjanya untuk bertahan hidup.

sementara hasil produksi bisa diakses sentralisme. oleh semua masyarakatnya. Sosialisme

Akan tetapi, karena tatanan sosialis tataran formal, melainkan relasi dalam masyarakatnya. Perubahan s o s i a l a d a l a h e s e n s i u n t u k t i d a k berbasis pada demokrasi langsung.

S i l i b i h o s a s m e e r a r t m e n g a p u Kaum sosialis libertarian menginginkan k i t i d i i d d b a p a s a s n v u , a n e r u p a y h l k m e n g i a n g a n d o m i n a s i y a n g m e l e m a h k a n k a a s i t a s t e r s e b u p K k k k i d a r e n a n y a e u a s a a n e o n o m

Leninisme. Dari sisi strategi, tidak banyak hal yang berubah semenjak

k l k h s e e d a r p e n e n t u a n a n g a a n y degradasi tujuan awal perjuangan.

Salah satu contoh mencolok dalam u n t u k m e n y e g a r k a n d i r i d e n g a n m o d i fi k a s i m o d e l a n i s a s i a n org y g terkesan demokratis. Tapi demokrasi i n i h a n a l a h k a m u f l a s e u n t u k y

Sentralisme adalah cerminan politik

Dengan meninjau sejarah k k l h h m a u p u n e a a a n y a n g p e r n a tidak begitu saja lepas dari jejak-jejak terjadi. Belajar dari kekalahan Komune berbentuk sebagai federasi sintesis, sistem sosial sebelumnya, maka apa Paris 1884, dari runtuhnya Revolusi yakni federasi yang menyatukan semua relasi sosial penghancuran komunis di Indonesia libertarian; federasi platformis, yang d i i. B k k h l s e n r u a n a m e n g u a n g k e s a l a h a n y a n g s a m a a d a l a h h a l

teoritik dan taktik” dan “tanggung mengulang sejarah kelam kediktatoran tindakan konyol? jawab kolektif” dalam sebuah struktur rezim Bolshevik di Rusia. Semua Inilah mengapa saya mengusulkan libertarian; atau pun federasi perjuangkesepakatan yang terkait pengelolaan sosialisme libertarian. Dari hingar an kelas, yaitu federasi dari berbagai ekonomi harus disusun bersama bingar wacana sosialisme dari atas, saya kelompok libertarian yang menitikmelalui rapat-rapat umum yang percaya sosialisme diberlakukan oleh semua orang dan untuk semua orang. pekerja. s Kekuasaan politik dan ekonomi bukan Meskipun terdapat beberapa perbedamasyarakat berkelas dan kerja upahan. sekedar perebutan kekuasaan negara t i l i l i k n a m u n m e s m e a m p a u o g a a Hanya dengan berdaulat penuh atas melainkan bentuk kontrol-diri yang k p e n e n t u a n n a s i b i t a s e n d i r i , t. mengambil-alih dan mengontrol alat i produksi, semua itu bisa terwujud.

tangan segelintir orang dan kendali Bagaimana Organisasi Libertarian dalam tubuh gerakan. Arah gerak politik tersentral harus ditentang

bersamaan. platform politik, untuk menghindari Mayoritas orang, termasuk yang melek Mengapa Sosialisme Libertarian? kekusutan dalam menilai target-target wacana sosialis pun, masih meperjuangan. dipengaruhi oleh Internasional Kedua adalah utopis. Asumsi dasarnya lahir Salah satu perbedaan paling mendasar dan Ke ti g a . Pe rlu dike t ahui, dari pembacaan keliru bahwa para dari organisasi sosialis libertarian Internasional Kedua dan Ketiga sosialis libertarian menolak berdengan sosialis otoritarian adalah pada terutama didominasi oleh ide-ide organis a si, s ehingga must ahil tata cara pengambilan keputusan. d k b h k m e w u j u a n s e u a g e r a a pembentukan Indies Social-Democratic anggapan bahwa berorganisasi adalah para sosialis libertarian menerapkan Association (ISDV) di tahun 1914 wujud tidak konsistennya menolak demokrasi langsung dan konsensus. hingga penumpasan PKI akhir 60-an keterpusatan. Penutup : Membangun Sosialisme

oleh Orde Baru. Penumpasan tersebut Berjuang melalui organisasi libertarian Libertarian berdampak sangat kuat sehingga adalah sebuah pilihan realistis untuk menyebabkan kemunduran gerakan Ide dan wujud sosialisme bukanlah me n g h a d a p i p e n i n d a s a n d a n Kiri, hingga kemunculannya kembali di sesuatu yang ahistoris dan utopis, penghisapan musuh yang semakin akhir 90-an. melainkan telah menjadi naluri tiap g organisasi seperti apa yang relevan e melalui pertimbangan kondisi dan hal dengan karakter libertarian. Libertarian”, menuliskan bahwa

lainnya, namun juga mencakup prinsip Kaum sosialis libertarian menghendaki sosialisme bukanlah sesuatu yang jauh perjuangan dan tradisi. Kita telah sebuah organisasi yang mencerminkan dari tubuh kita, melainkan telah ada melihat bagaimana taktik menpembangunan dunia baru dalam sejak dulu bahkan menjadi kebutuhan k k k u n g u n g a n t a t a n a n s e a r a n Org a n i s a s i t e r s e b u t a d a l a h w a d a h organisasi Kiri adalah praktek yang perjuangan sekaligus wahana pelatihan sosialis yang libertarian di era modern dalam tradisi Leninis dikenal sebagai diri bagi kadernya akan gagasan dan sekarang, kita harus mengupayakannya sentralisme-demokratik. Organisasipraktek progresif revolusioner. Bagi sekuat tenaga. Ini hanya bisa ditempuh organisasi Kiri masih juga kekeuh kaum sosialis libertarian, relasi sosial dengan mengorganisir diri dan m a s a r a k a t a n a k a n y , y g b d k i i d i i d m e m e r a y a a n t a p n v u , m e n g h a p u s k a n h i r a r k i s o s i a l d a n mereka![] membungkus sentralisme. sentralisme kekuasaan.

B t k i i d l t d i i e n u o r g a n s a s a a m r a s

a k t i fi t a s d a n k e p e n t i n g a n s p e s i fi k t e r t e n t u. U n t u k m e m e r l u a s d a n p m e m a d u k a n p r o s e s p r o p a g a n d a , a i t a s i d i s k u s i d a n e m b a n u n a n g , p g a n t a r affi n i t a s. F e d e r a s i i n i d a a t p b e n t u k d a n t e n d e n s i k e k u a t a n “ m e n s a r a t k a n a d a n a k e s a t u a n y y k k l b e r a t a n p a d a p e rj u a n g a n e a s

an, semuanya membutuhkan disiplin diri yang rapi dan solid. Bukan model tangan besi ala Leninis (misalnya), dibudayakan dalam tubuh organisasi u n t u k m e n h i n d a r i e n a k i t g p y “ ” k e b e b a s a n i n d i v i d u a n l i b e r a l y g

n Kaum sosialis otoritarian menerapkan

“ N e w e l l d a l a m D a r i K o m u n i s m e P i i i f S i K i r m t a m p a o m u n s m g. karena krisis kapitalisme.

Untuk membangun sebuah masyarakat m e n g h i m p u n k e k u a t a n b e r b a g i , k a u m r e s a h u n t u k m e m b a n g u n revolusi. Kita mesti berkumpul dengan

* anggota Perhimpunan Merdeka

Bersyarekat! membangun sosialisme libertarian dalam penentuan hidupnya. tujuan sosialis adalah kepalsuan. gerakan revolusioner yang mampu karakter spesifiknya. Agar tidak yang dituju. Ka um B o ls h e v i k j u g a l a n t a s orang, komunitas atau organisasi yang be rfungsi me lumpuhkan dewan-dewan adat yang menjangkau Contoh lainnya bisa ditilik pada mencakup 45 negara, dan masyarakatdan yang terbanyak di Tapelan. Bentuk-bentuk tersebut memberi kolonial ini menunjukan salah satu gambaran mengenai efektifitas efektifitas prinsip federasi revolusioner, and Marhaen, Jeanne S. Mintz tempat kita berpijak, arah taktik dan menyebut pemberontakan samin strategi revolusioner hanya datang dari sebagai komunisme natural atau keinginan eksplorasi dan praksis Mangunkusumo tanpa sungkan ikhtiar menggulingkan kapitalisme dan melabeli orang Samin sebagai membangun sosialisme, ada banyak partisipan gerakan lebih luas. Federasi Orang Samin menolak membayar “sebentuk pengorganisasian di mana tenaganya untuk negara, melawan basis, dan memiliki organisasi yang kemerdekaan kolektif dan individu. kompleks dimana federasi-federasi ada Ge r akannya diorganisir t anpa dari bawah ke atas.” kepemimpinan sentral, tetapi melalui

Memangkas Sentralisme, Memperluas Federalisme Revolusioner

Moh. Maulana*

Sebagai alternatif revolusioner,

ederalisme revolusioner adalah berkedudukan setara dalam kendali egalitarianisme dan kreatifitas proletar. Flawan dari sentralisme, yang dan pengambilan keputusan. Dengan S entr a lisme pada hakika tny a berbasis pada inisiatif dan begitu federalisme merupakan menunjukkan kecenderungan sebuah kemerdekaan individu atau organisasi gambaran masyarakat paska-negara organisasi untuk membangun birokrasi anggotanya. Sementara sentralisme dalam revolusi sosialis. Bentuk ini baru. Maka gerakan perjuangan sosial justru mengekang kritisisme, inisiatif merupakan antitesa dari kapitalisme yang sentralis layak memperoleh dan kemerdekaan, dan berpijak pada dan otoritarianisme, dimana kelompok kecurigaan mendasar. Dengan karakter kepatuhan membabi-buta. dan komunitas memegang kendali yang sentralistik, segala klaim atas

Federalisme revolusioner yang dibahas Legitimasinya terhadap negara justru di sini adalah sebuah rekomendasi Perlu saya garis bawahi bahwa meremajakan negara dan otoritarianpraksis untuk mengembangkan organisasi revolusioner mempunyai naïf karena gagal memahami logika menuntun ke arah sosialisme. terjebak dalam jargon politik semata, internal negara. Sebagaimana slogan federalisme haruslah menjadi tumpuan Praktek Metode Revolusioner “mengadopsi sentralisme adalah taktik perjuangan untuk sosialisme. Tentu dan strategi revolusioner”, ini sangatlah Federalisme sebagai alternatif atas saja dengan melihat sejauh mana menggelikan. bentuk otoritarian, membuka peluang praktek federalisme mewujudkan yang lebih besar untuk prinsip fungsi dan karakter organisasi untuk Ketidakmampuan memahami watak kesetaraan (egalitarianisme), pengmemperluas otonomi dan partisipasi, sentralistik terbukti membuat sejarah hapusan hirarki sosial dan kelas, serta membangun kritisisme dan inisiatif dari revolusi berakhir dengan kegagalan distribusi yang lebih merata. Bentuk ini bawah. menyedihkan. Revolusi Rusia 1917

dibangun berdasarkan prinsip adalah contoh lumpuhnya proses Inilah hakekat dasar federalisme kesukarelaan dan kolektifitas sebagai emansipasi sosial karena memukul revolusioner sebagai negasi terhadap prinsip mendasar sosialisme. Dengan mundur soviet-soviet dan komitesentralisme. Untuk itulah tugas dasar itulah, federalisme menjadi komite pekerja di tempat kerja. organisasi revolusioner memperluas rekomendasi aktual untuk mengatasi Kesalahan lain adalah tidak segera dan mengkonkritkan tatanan sosial sentralisme yang telah akut. menghapuskan kekuasaan negara.

Sentralisme Sebagai Penyakit Akut mengeksploitasi kepercayaan kaum federalisme mendorong pengembangburuh dan petani, dan mereorganisasi

an asosiasi sukarela di mana semua Sentralisme adalah virus mematikan kembali negara borjuis sesuai dengan

ismenya. Banyak pejuang sosial yang

keadaan saat itu. Di bawah kontrol

ne g a r a , Bolshe v ik mema tikan kreatifitas massa revolusioner dengan menghambat perkembangan sistem soviet merdeka dan komite di tingkat tempat kerja yang mewakili sebuah langkah awal ke arah pembangunan sebuah masyarakat tanpa negara.

Rosa Luxemburg, sosialis yang dibunuh oleh rezim Bolshevik, pernah mencatat tentang bahayanya sentralisme. Bagi Luxemburg, s entr a lisme akan membunuh spontanitas dan insting revolusioner proletariat yang sejati.

Diagnosa lain akan akutnya penyakit sentralisme ialah terbukanya jalan bagi otoritas ilegal. Otoritas ini akan menghancurkan kesetaraan dan harmoni dalam struktur organisasi, begitu sentralisme diaktifkan. Boleh dikata, sentralisme dan kapitalisme adalah dua hal yang berpangkal pada otoritarianisme.

Dengan begitu federalisme revolusioner sebagai komitmen membangun sosialisme yang hakiki, dengan prinsip umum non-birokratis dan desentralisasi, memberi peluang bagi tumbuh kembangnya organisasi pekerja dan organisasi rakyat yang revolusioner.

Praksis Federalisme di Masyarakat

Federalisme revolusioner bertumpu atas tujuan untuk mengembangkan seluruh taktik yang efektif dan mendistribusikan kekuasaan dan kebebasan secara merata. Praksis ini menegaskan bahwa suatu masyarakat sosialis adalah kontrol-proletar terhadap revolusi sosialisnya. Melalui federasi revolusioner, sosialisme dapat diwujudkan dengan menghindarkannya dari retorika kosong yang serta melumpuhkan otonomi organisasi pekerja dan rakyat secara luas.

aktif dalam pergerakan mahasiswa partisipasi dalam gerakan tidak dapat dipisahkan dari tradisi federalisme yang alat bagi gerakan mahasiswa dan taraf partisipasi dan merangkul

gerakan Zapatista, jaringan global

media independen Indymedia yang Kudus, Madiun, Sragen, dan Grobogan memanipulasi kediktatoran proletar dengan kepemimpinan borjuasi partai, masyarakat adat di seluruh dunia. Perlawanan terhadap pemerintah Contoh penerapan prinsip dan bentuk federalisme revolusioner dalam ketimbang praktek yang sentralistik. federalisme revolusioner dapat kita kemasan fleksibel. Gambaran-gambaran di atas memberitemui dari pengalaman gerakan

Sementara di Nusantara, masyarakat kan pelajaran bahwa keluruhan jiwa mahasiswa di Chile. Bastian Fernandez, Samin di Jawa zaman kolonial disebutmembangun masyarakat sosialis di salah satu aktivis radikal yang terlibat sebut sebagai contoh penerapan model tanah kita adalah menyangkut seberapa ini. Dalam bukunya Mohammed, Marx fokus kita memenangkan sosialisme. Di Chile, menuturkan bahwa luasnya telah tumbuh di negeri itu sejak dekade komunisme relijius. Sementara Cipto revolusioner yang meluas. Dalam 1920-an. Federasi telah efektif sebagai gerakan buruh dalam meningkatkan “komunisme utopis”. peluang yang bisa diraih di sekitar kita.

salah satu dari yang banyak itu! mahasiswa, papar Fernandez, adalah pa j ak, tidak menyumbangkan keputusan-keputusan diambil di basisperaturan agraria dan menghormati * anggota Perhimpunan Merdeka Blora, Bojonegoro, Pati, Rembang,

Federalisme revolusioner merupakan

Bersy Kajian diperkenalkan pertama kali di tahun keliyanan sosialisme yang saya balikan semangat gerakan sosial yang tarian, maka ia adalah non-libertarian. untuk menggambarkan politik free anarkis Italia yang dihukum mati tradisi sentralistik dan otoritarianisme atau instalasi, untuk menolak aktifitas ala Bolshevik, melainkan yang eksploitasi alam (sebagaimana yang hak veto kepada masyarakat lokal yang Tatanan sosialis yang modern haruslah kehidupan. hal ini mensyaratkan bentuk politik Venezuela dimana masyarakat adat sumberdaya berarti energi (dan juga Wayuu, Bari dan Yukpa direpresi demi semua sektor lain dalam kehidupan) internasional. satu programnya adalah memberikan

Mengusulkan Sosialisme Libertarian Sebuah Tulisan Pengantar

Titin Jayalangkara*

Tulisan ini mengajukan secara terbuka nya adalah untuk menghindari politik pula yang mengatasnamakan kelas mengenai ide-ide sosialisme libertarian. represif anti-anarkis di dataran Eropa pekerja. Dan kendali tersebut haruslah Penulis berharap tulisan ini dapat saat itu. merupakan usaha dari kelas pekerja itu

mengantarkan kita pada diskursus yang sendiri. Barulah pada tahun 80-an, partai sayap lebih mendalam tentang sosialisme Kanan di Amerika mulai mengadopsi Perihal perbedaan antara sosialis libertarian. Sebagai tulisan pengantar, dan mendistorsi istilah libertarian libertarian dengan sosialis otoritarian, disini saya memaparkan denah-denah dari usulan saya. market capitalism mereka. Ironisnya, pemerintah Amerika Serikat, Vanzetti Apa Itu Sosialisme Libertarian? kebanyakan intelektual Kiri di Bartolomeo, menuliskan hal itu secara Indonesia juga ikut-ikutan dalam sesat ringkas dan tanpa basa-basi, “Kita Dalam diskusi gerakan sosial, makna pikir ini. semua adalah sosialis, begitu juga kaum libertarian kerap dipadankan dengan

kebebasan bersaing ala pasar bebas. Bila Sekarang, tepat 157 tahun kemunculan komunis, dan IWW, mereka semua merujuk penggunaannya pertama kali, istilah “libertarian”, tulisan ini bisa jadi pemaknaan tersebut adalah bentuk upaya tersendiri untuk mengembalikan kami dari mereka –dan ini adalah hal sesat pikir. Istilah libertarian tidaklah akar libertarian pada posisinya. Istilah mendasar, bahwa mereka otoriter lahir dari semangat kompetisi, Kanan dan Kiri tidak relevan membedasementara kami libertarian, mereka melainkan kritik atas sentralisasi kan antara yang pro-pasar bebas dan ekonomi dan politik, untuk mengempro-kebebasan sejati. Jika bukan liberpemerintahnya, kami tak percaya negara atau pemerintah apapun”. keranjingan mengadopsi pola-pola Sesederhana itu!

sentralistik kapitalisme dan negara. Dalam sosialisme, ekonomi dikelola Menautkan terma libertarian di belaberdasarkan “dari tiap orang sesuai Istilah libertarian dalam gerakan radikal kang istilah sosialisme menunjukkan kemampuannya, untuk semua orang 1858 oleh seorang anarkis bermaksudkan. Sosialis libertarian menggambarkan perlawanan terhadap kebangsaan Perancis, Joseph Déjacque, menolak gagasan dalam sosialisme sistem ekonomi sekarang yang berpijak melalui jurnal gerakan sosial Le otoritarian mengenai kepemilikan dan pada akumulasi profit dan eksploitasi Libertaire di New York. Di tahun 1880 kontrol negara atas ekonomi, sekaligus kelas pekerja, dan semangat mengistilah tersebut kemudian diadopsi menolak negara itu sendiri. Tatanan hilangkan persaingan ekonomi. dalam Kongres Anarkis Perancis, sosialis berarti kendali atas alat produksi Sosialisme libertarian mengusulkan menjadi komunisme libertarian atau sepenuhnya berada langsung di tangan tatanan ekonomi dimana alat produksi sosialisme libertarian. Salah satu alasankelas pekerja, bukan negara, bukan dimiliki dan dikendalikan pekerjanya,

sosial-demokrat, kaum sosialis, adalah sosialis. Yang membedakan p e r c a y a a k a n n e g a r a a t a u

sesuai kontribusinya”. Hal tersebut

Sosialisme yang dimaksud disini dan mencampakkan lingkungan. Bukan sosialisme yang memuja-muja

Munipalisasi Pengelolaan Energi juga membuang segala keburukan hidup di wilayah pengeboran, tambang bukanlah sosialisme yang memujabe rtumpu pada daya dukung sukses diperjuangkan oleh gerakan muja pertumbuhan, atau bentuk lain lingkungan serta kapasitas maksimal Zapatista melalui Kesepakatan San dari “soviet plus elektrifikasi” yang liar komunitas dalam mengembangkan Andrés dengan Pemerintah Nasional kehidupan sosialnya. Meksiko).

teknologi tinggi, yang akan “mengatur Menurut Bill McKibben, dalam Munipalisasi juga mesti diikuti dengan ulang sungai-sungai dan pegunungan”, bukunya Eearth, energi adalah salah merombak relasi sosial dan model melainkan sebuah model yang berpusat satu contoh sektor yang paling bagus politik lalu menggantinya dengan pada daya dukung lingkungan. Tidak dikelola secara terdesentralisir, selain model demokrasi langsung, dan berguna alam yang kaya, bila tidak bisa pertanian. Aktivis lingkungan itu pemanfaatan sumberdaya alam dinikmati oleh semua. Tidak berfaedah mengatakan sangatlah masuk akal terbarukan yang sesuai dengan prinsipsumberdaya alam yang dikelola untuk memandang sektor energi secara prinsip sosial-ekologis. kolektif, namun justru menghancurkan lokal dan regional. Dengan demikian, Ini bukan berarti komunitas lokal akan yang desentralistik dan horizontal, Kita juga tidak bisa terjebak dalam melainkan akan bekerja sama saling yang mesti melampaui privatisasi dalam retorika-retorika sosialis, yang menguntungkan dengan komunitas kapitalisme atau nasionalisasi dalam mengindahkan komunitas-komunitas dan kelompok masyarakat lain dalam sosialisme otoritarian. otonom dan memusatkan kekuasaan ke federasi horizontal. Inilah model

segelintir orang atas nama revolusi. Alternatif yang bisa ditempuh adalah sosialisme libertarian, sebuah model Tidak bisa lagi ada peristiwa seperti di munipalisasi atau kontrol penuh s o si a l isme y ang s edang k it a bawah rezim sosialis Chavez di masyarakat atas ekonomi. Munipalisasi perjuangkan! ][ pembangunan pipa ga s milik harus berada di bawah kendali penuh Irfan Zaraputra perusahaan negara dan korporasi komunitas yang hidup di atasnya. Salah anggota Perhimpunan Merdeka

terisolisasi satu sama lainnya,

Bersyarekat!

Bersyarekat! diterbitkan oleh Perhimpunan Merdeka, untuk berbagi sudut pandang dengan pekerja dan masyarakat luas.

Perhimpunan Merdeka berkehendak mengganti kapitalisme dan otoritarianisme dengan masyarakat swakelola yang terdesentralisir.

KONTAK : www.perhimpunanmerdeka.wordpress.com Perhimpunan Merdeka [email protected]

Perhimpunan Merdeka