Baca PDF (OCR): Hari-Ulang Ke-50 Tiong Hoa Hwee Koan Djakarta

68 halaman · 68 halaman diproses dengan OCR· 163284 ms

Daftar isi
  1. 椰城
  2. 中華會館
  3. 五十週年紀念刊
  4. TIONG HOA HWEE KOAN
  5. 椰城
  6. 中華會館
  7. 五十週年紀念刊
  8. TIONG HOA HWEE KOAN
  9. I si : Hal:
  10. KONG KOAN DAN SEKOLAH TIONGHOA, OLEH KAPITEIN LIE TJIAN TJOEN7
  11. PENDIDIKAN T. H. H. K. SETENGAH ABAD, OLEH ANG JAN GOAN8
  12. KENANG-KENANGAN PADA DJUBILIUM LIMA-PULUH TAHUN DARI TIONG
  13. HOA HWEE KOAN DJAKARTA, OLEH MR. SOUW HONG TJOEN 13
  14. MENUDJU KE UNIVERSITY INDONESIA, OLEH DR. SIE BOEN LIAN 19
  15. DE STUDIE DER SINOLOGIE IN INDONESIA, DOOR PROF. DR, M. HI. VAN DER
  16. HET NUT VAN DE CHINESE BESCHAVING VOOR DE MAATSCHAPPIJ, DOOR
  17. PELADJARAN HURUF DAN BAHASA TIONGHOA DISEKOLAH T.H.H.K., OLEH
  18. SEPULUH TAHUN TERACHIR DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA,
  19. KENANG-KENANGAN DARI YENCHING, OLEH TJIA SIAN TJAY 34
  20. AFD. B.(SONG SOE KIOK) DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA 53
  21. 謝佐禹
  22. 中華學技與印尼語
  23. 邵錦標 57
  24. 九四九
  25. IKLAN
  26. HARI-ULANG KE-50
  27. jang diberikan bisa sesuai dengan peladja- tjukup kepada itu dan berikan tundjangan
  28. paja soal pendidikan Tionghoa lekas dapat menggirangkan orang-tua masing-masing.
  29. HARI-ULANG KE-50
  30. operation and support should be enlisted
  31. Let us see the great Pah-Hua Uni-
  32. Keterangan tentang Dr. Huang Kai-Loo.
  33. pemerintah, jang diberdirikan didalam
  34. istimewa dari United Nations Orginisation
  35. (Perserikatan Bangsa-bangsa). Semua anggota staf dari L.L.O. diangkat berhu-
  36. bung dengan pengertian ahli mereka dan
  37. keluarkan satu pakerdja internasional de- mikian rupa jang diaku mənurut ukuran
  38. Dr. Huang ada satu junior-high stu-
  39. dent didalam sekolah T.H.H.K. selama
  40. tahun-tahun 1923 — 1926. Sesudahnja itu
  41. katan B.A. untuk Economics dan Com-
  42. merce pada Tsing Hua Universitiy. Dengan
  43. turut dalam examen perbandingan didalam tahun 1934, Dr. Huang dapat satu fellow-
  44. lalu memperhatikan keadaannja rumah-jang besar itu dihalaman-halaman lain
  45. rumah-sekolah Tionghoa di Djakarta, dan dari Buku Peringetan" ini tentu dapat
  46. tahun 1879 diperluaskan oleh Kong Koan agar pada zaman perubahan jang kita ha-
  47. dan dapat tundjangan Dewan ini sepenuh- dapkan sekarang ini, Tiong Hoa Hwee
  48. T.H.H.K. jang pertama tentu djuga harus maan dengan itu, bahasa Kuo Yu djadi
  49. mengutamakan peladjaran Khong Hu Tju. tersiar luas antara Hoakiauw di Indonesia.
  50. Dimana sadja orang sampai, kalau disitu orang alamken revolutie politiek dan so-
  51. ada penduduk Tionghoa, ampir bisa dipas- ciaal sampai dikebudajaan dan kesenian.
  52. Tatkala duta istimewa Dr. Li Ti kok, tentu sadja mengikuti djalannja re-
  53. Chun mengundjungi daerah Republik di- volutie itu ditanah-leluhur. Philosophie
  54. dipegunungan tidak djauh dari Kopeng, maka dalam sekolah-sekolah T.H.H.K. pun
  55. tiba-tiba lewat beberapa orang desa, jang itu tidak lagi dikemukakan. Itu sebab ke-
  56. ketika melihat satu rombongan orang biasaan kuno tentang berbakti pada ibu-
  57. asing pun lalu berhenti seolah-olah menon- bapa, tentang menghormat guru dan me-
  58. ton. Dapat dengar dalam rombongan Dr. ngindahi orang jang pernah tua, dan seba-
  59. Li orang berbitjara Kuo Yu, dari antara gainja. jang dulu didjadikan sifat-sifat
  60. orang-orang desa itu muntjul menjamperi orang terpeladjar, tidak begitu diutamakan
  61. bongannja agak tertjengang dan merasa wanita, jang di arang oleh peradatan
  62. begitu girang, hingga lalu adjak bitjara Tionghoa kuno, sekarang digemarkan. Ke-
  63. sekola Tiong Hoa, anak-anak Tiong Hoa li" seperti orang terpeladjar Tionghoa
  64. Totok umumnja bisa mendapat hasil jang dulu. Pemuda dan pemudi keluaran sekolah
  65. penjiaran kebudajaan Tionghoa, tapi ang- kcik sendiri boleh dikata bukan dilebih-
  66. gapan dan pengharapan ini tidak terlalu lebihkan. Ini bukan dari sebab peladjaran
  67. Rantjangan peladjaran di Tiongkok bahwa perlu ada satu organisatie pusat
  68. Dalam hal ini orang bisa bikin perbandi- djadi tjita-tjita sadja; semangkin lama
  69. jang pertama ada berkenaan dengan kwa- nakan untuk pekerdjaan itu, etc.
  70. tinja pada bevoegdheidnja guru-guru dan didikan Tionghoa untuk umum, maka se-
  71. adalah kekurangannja peladjaran jang mengatur sebisa-bisanja. Satu sckolah ke-
  72. penjiaran suatu pendidikan pada waktu masuk kelas murah, gadjih gurunja ren-
  73. itu sudah diketahui pentingnja. Didjaman dah, tarief sekolahnja pun rendah, hingga
  74. djukan pada sidang conferentie usul-usul tidak harus mengharap terlalu banjak dari
  75. tentang bagaimana peladjaran sekolah situ. Ini ada dari sebab dahulu Hoakiauw
  76. model T. H.H. K. harus diperbaikkan. Ada Peranakan jang hartawan dan jang mam-
  77. usul-usul jang terlalu muluk dan ada djuga pu kebanjakan kirim anak-anaknja kese-
  78. usul-usul jang pantas, tetapi umumnja itu kolah Belanda, dan melainkan Hoakiauw
  79. kebanjakan sudah tidak bisa didjalankan. Peranakan jang kurang mampu dan jang
  80. Pada tatkala itu Hoakiauw jang memper- miskin dan Hoakiauw Totok kirim anak-
  81. =HARI-ULANG KE-50
  82. Indonesia rata-rata ada djauh terlebih bukan sedikit pada hasilnja sekolah-seko-
  83. besar daripada kekuatan keuangan orang lah Tionghoa model T.H.H.K. Memberikan
  84. Tionghoa di Tiongkok, djuga tidak terlalu kesempatan pada murid-murid sekolah-
  85. kalah dari penduduk dinegara-negara lain, menengah meneruskan peladjaran dalam
  86. tetapi mungkin lantaran masjarakat Hoa- midrasa memang ada maksud jang mulia,
  87. dan segala pimpinan dipegang oleh orang- neruskan peladjarannja dalam midrasa
  88. orang dagang, maka dalam pergerakan percentagenja ada terlalu ketjil. Percen-
  89. pendidikan tidak bisa diharap didapatkan- tage jang terbesar mesti dikorbankan ke-
  90. nja hasil jang besar. Hal demikian bisa pentingannja dalam hal mendapatkan
  91. tertampak djuga di Siam, Singapore, Ma- pengetahuan jang lebih sesuai dengan
  92. nja umumnja melainkan jang mampu kong apa-apa pada kemadjuan pengeta-
  93. pikul ongkosnja sadja jang dapat kesem- huan, djuga tidak bekerdja banjak untuk
  94. petan untuk meneruskan peladjaran da- kefaedahan masjarakat.
  95. ting didalam pengaulan Tionghoa,
  96. bungan dari perkumpulan-perkum-
  97. dan laen-laen perkumpulan social
  98. djuga bagi pembangunan Indo-
  99. Batjaan (antara lain-lain):
  100. Encyclopaedie van Ned. Indie". Mr. Fromberg, ,,Verspreide Geschriften".
  101. Dr. Tan Tong Joe, Pergerakan golengan Tionghoa di Djawa sampai tahun
  102. Mr. Kleintje, Staatsinstellingen van Ned. Indie".
  103. Biology, Chemistry, and Physies, have ratulations and eulogy to successive Pa
  104. versity Indonesia setengah tahun jang dua tahun jang lalu beranggapan, bahwa
  105. lalu. Kira-kira separuh dari djumlahnja Kao-chung Pa Hua harus ditudjukan ke-
  106. sudah lulus. Dari beberapa anggota pani- tiga djurusan, jaitu ke: (1) U'niversities
  107. tya examen saja dapat nasehat akan kasi-Tiongkok, (2) Universities Anglo-Saxon
  108. candidaat tentang chemistry. physics dan entrance examination pertama dari Uni-
  109. jang sangat tipis. Kalau panitya examen bek dalam peladjaran sekolahan Tionghna.
  110. tidak menimbang, bahwa examen pertama dan menarik peladjaran dari examen ini.
  111. ini harus dipandang sebagai pertjobaan, kita harus perbaiki peladjaran dalam
  112. taran kurang tjukup pengetahuan mereka jang paling tinggi dari Kao-chung regular
  113. tentang biology. Maka dari itu panitya adalah Kao-chung 2. hingga masih ada
  114. examen mengharap sangat, supaja seko- tempo untuk lakukan perubahan-peruba-
  115. kali seminggu pada murid-murid Kao- ngadjar. Dalam tempo peralihan, sebelum-
  116. chung, jang ada kandung ingatan akan nja mereka pandai gunakan bahasa Indo-
  117. bikin entrance examination untuk Univer- nesia, mereka akan dibantu oleh docent-
  118. sity Indonesia, sesudahnja pi-yeh. Les-les docent jang bisa mengadjar dalam bahasa
  119. jang ditambah, adalah organic chemistry, Indonesia. Dengan begini student-student
  120. mechanics dan biology, dan peladjaran-keluaran Kao-chung bakal bisa ikuti pela-
  121. peladjaran ini dipimpin oleh guru-guru djaran-peladjaran dari University Indone-
  122. M.O. dari negeri ini. Dengan tjara begini sia dengan tidak susah, apalagi sekarang
  123. diharap, kalau sudah sampai temponja, dalam Pa Hua diadjar djuga bahasa Indo-
  124. murid-murid akan sudah siap-sedia untuk nesia tjukup banjak.
  125. ran djumlah murid ini tidak begitu besar, sudah ditetapkan dalam salah-satu sidang
  126. de studie van het Chinees en de sinologie de vorderingen in de wetenschap der
  127. aan de Universiteit. Sedert betrekkelijk laatste jaren zeer groot. Lange jaren is
  128. geopend en over enige maanden zullen de heeft de voortbrengselen der kunst te veel
  129. eerste candidaatsexamens worden afgelegd op zichzelf, zonder de algemene achtergrond
  130. belangstelling voor deze tak van studie; in de chaos van schone voortbrengselen
  131. zich niet blindstaren op de gevoelswaarde en dat er verregaande beinvloeding valt
  132. dit land geboren en getogen, en die het nese plastiek onmiskenbare invloed te
  133. verlies van contact met de eigen oorspron- bespeuren van de kunst in klein formaat
  134. kelijke cultuur als een gemis beschouwen. der steppe-volkeren, waarvan hier slechts
  135. Dit is een sentiment, zuiver en te waarde hunnen en scythen worden genoemd.
  136. deren, doch dat geen maatstaf zijn kan en waarvan op verschillende plaatsen in
  137. voor de intrinsieke waarde van de studie Siberië en Rusland vondsten zijn gedaan.
  138. Deze heeft een betekenis gelegen ver kende gebeurtenissen en stormvloeden
  139. boven de gevoelswaarde uit. een objectieve over China gegaan. In de vorige eeuw
  140. wijden wordt erkend. De kennis van China het eerst in de loop van een tweeduizend
  141. als cen groot cultuur-gebied der menselij- jaar China meer te vrezen had van een
  142. ke beschaving is ontzaglijk omvangrijk. buitenlandse druk, die over zee kwam in
  143. voor de C'hinezen in Indonesie op dit bestaan zonder geregeld geestelijk contact
  144. niet te ver heeft gevonden om herwaarts uit ontwikkeld, hetzij van buitenaf inge-
  145. te komen, zult ook U wel iets hebben wat. voerd. Oude ideeën krijgen nieuwe inhoud,
  146. denis te ervaren, te analyseren en te inter- verwestersing van China? Missehin
  147. verdiepen. Maar, om op deze wijze te nese en misschien heeft U in ze'e
  148. werk te gaan, moeten we een massa werk gelijk, maar toch bent U kinderen yon,
  149. verzetten, enorme bibliotheken zijn vereist werelden. Ga maar eens na, in welk
  150. en vele bronnen moeten worden aange- U bent opgegroeid, de boeken die I ir
  151. boord, voordat we een bevredigend beeld jeugd heeft gelezen, de gehele entour
  152. krijgen van wat zich heeft afgespeeld. waaronder U bent opgegroeid. De ho
  153. We moeten nagaan of we de motieven kun- ujting van de westerse cultuur is do
  154. nen vinden, die grote staatslieden als ziek. Welnu hoe staat U daar tegon
  155. Uw instelling tegenover het gecompli
  156. staats-socialistische pogingen, de redenen geheel van de Westerse Cultuur is ze
  157. van hun falen en de reactie van het volk damenteel verschillend van de onze
  158. komen van de theorie, dat gelijke oorzaken is. En de reden daarvan. is, dat I
  159. altijd dezelfde gevolgen produceren, want doortrokken bent van de oude enltuuref.
  160. omstandigheden zijn, maar het nut, dat veel dat U niet ligt en waaraan U zieh
  161. een dergelijke studie afwerpt, geldt voor onttrekt en tegen verzet, een proces. dat
  162. door Uw vaders begonnen is en door U
  163. inzicht in vragen, die ons in de moderne wordt voortgezet. Doch het belangriikste
  164. Een andere kant is de literatuur en de verwerpt en waarom. U begint de lagere
  165. kunst, waarmee China de wereld heeft school niet meer met de Nan-tzu-Ching
  166. verrijkt, de wijsheid en de fijnzinnigheid. op te dreunen en op Uw vierde jaar zulke
  167. die ons Westerlingen diep imponeert, maar wijsheden te verkondigen als dat de mens
  168. n.l. iets wat U niet doet. Wanneer daar- lijk zijn in deze tijd van ideologieënstrijd.
  169. door Chang Chih-tung werd gepropageerd.
  170. De geesten van beiden conflicteren methet is een exploratie-tocht in Uw geeste-
  171. elkander. Misschien reeds is de syntheselijke achtergrond om U die erfenis bewust
  172. die bewust wordt. Wanneer U zich laatte bezien, ten einde voor U zelf een bewuste
  173. meevoeren. passief laat overheersen doornieuwe weg te bewandelen, die bij U past
  174. gambar kudu diadjarkan pada murid-murid
  175. Sering suara diwaktu Pei" dipakai
  176. perti ,,Chu Yin Fu Hao"(注普符號).
  177. tinggian sang guru kudu adjarkan huruf
  178. Disini kebanjakan murid tidak bitjara kan setjara demikian. tidak sadja pela-
  179. Tionghoa. dan disekolahan mereka mesti djaran itu akan mendjadi lebih gampang.
  180. beladjar huruf Tionghoa jang tidak bisa pun peladjaran mendjadi bisa lebih me-
  181. menjangkut peladjaran bahasa, diper-
  182. menggunakan artian etymologisch seperti:
  183. 國dalam ini huruf ada 戈 (tumbak)
  184. [ldibatja "wei" ditulis besaran, maksudnja ada batas negeri.
  185. dalam huruf ini ada:
  186. nja anak² sebelumnja da-
  187. djuga tertutup dalam ke-
  188. 交ada huruf 数 (memberi
  189. jang mana ada huruf pokok
  190. HARI-ULANG KE-5
  191. dibuka pula atas dasar jang sama seperti terlebih banjak perhatian kepada soal pe-
  192. dulu. Satu keadaan jang terang ada ber- ladjaran pada anak-anak Tionghoa, hing-
  193. ga kefaedahan pendiriannja Tiong Hoa
  194. Lantas oleh sekolah kita dimadjukan djuga T.IIHI.K. telah kepaksa buka pula
  195. permintaan kepada pembesar-pembesar satu rumah perguruan dengan bertempat
  196. Djepang, supaja gedung sekolah itu dikasi di G. Petasan. Rumah-sekolah ini belaka-
  197. oleh perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan. berachir (1945) pembesar-pembesar Dje-
  198. Satu irony dari sang nasib adalah, bahwa pang titah sekolah Tiong Hoa Hwee Koan,
  199. gedung sekolah itu ada gedung untuk se- jang ditempatkan didalanm bekas sekolah
  200. kolah H.C.S. pertama jang telah diberdiri- H.C.S. di Pinangsia. dipindahkan, oleh ka-
  201. kan oleh pemerintah Belanda dulu, jang rena gedung sekolah itu hendak dipakai-
  202. dapat djuga dipandang sebagai akibat dari nja.
  203. HARI-ULANG KE-50
  204. sekean tahun lamanja, sekolah kita balik lagi disini, apa jang telah kedjadian.
  205. dinamakan tjabang-tjabang". tetap ber- adaan keuangan hanja terutama dalam
  206. guru-kepala, dengan dibantu oleh bebe-waratan-permusjarawatan dilakukan di-
  207. anggap seolah-olah selama waktu itu jang Satu akibat jang tidak begitu menje-
  208. dan lain sebab pula tidak balik kembali ke-ada berbuat djasah terhadap pada sekolah
  209. 2. terima-baik verslag tahun 1945, Eng Sian, Ketua-Muda,
  210. 1945. Tjoa Yoe Djin, Nio Joe Lan dan
  211. Penasehat, Mr. Souw Hong Tjoen, Thay, Gouw Hie Kie, Njoo Seng Tjay,
  212. Commissaris, nona Khouw Keng Nio, baik bagi peladjaran, tapi orang tidak ber-
  213. tuan-tuan Nio Joe Lan, Gouw Hie Kie, daja terhadap soal ini. Apabila dengan ke-
  214. Liem Khe Jan, Liem Khoen Sik, Lie Kian ras dipegang penetapan djumlah maxi-
  215. Seng, Lay Tjoen Hian, Oey An Siok, Njoo mum bagi sesuatu kelas, akan ada banjak
  216. Seng Tjay, Ang Tjin Thay, Fie Lien, sekali anak-anak jang mesti ditolak. Dan
  217. Shao Chin Piao, Tan Hok Tjoan, Ang Bock kemanakah mereka itu mesti pergi, se-
  218. Didalam Rapat Anggota Umum itu sekolah-sekolah di Djakarta masih djauh
  219. djuga telah ditetapkan Kaum Pengurus dari pada mentjukupi?
  220. Commissaris, tuan-tuan Ang Jan orang biasa sadja sudah susah akan dapat-
  221. Goan, Lie Kian Seng dan Khouw Keng kan rumah.
  222. 二HARI-ULANG KE-50
  223. terlebih lama pula gedungnja, lantaran tanggal itu. Karena djasanja, tuan Kho
  224. Ketua kita sendiri, tuan Tan Eng
  225. da terima-kasih dari T.H.H.K. kepada me-
  226. bekerdja untuk mewudjutkan kehendakan- 50 tahun.
  227. Eng Hok telah menderma f 20.000,—,lihat pada hari-hari jang mendatangi
  228. mesti kabarkan, bahwa pada 27 November telah diletakkannja sendiri diatas pundak-
  229. 1948 kita kehilangan satu anggota Kaum nja, dengan terlebih baik!
  230. Yenching memang dulunja satu ke- kota Peiping. Pada tahun 1926, enam
  231. tahun kemudian, baru mereka pindah dan
  232. Dikurung dengan tembok, dan luasnja dua jang sekarang. Dibawah pimpinanja Pre-
  233. kali lebih besar dari Prinsen Park, campus sident Dr. J. Leighton Stuart jang se-
  234. itu merupaken satu masjarakat sendiri, karang nominaal pangku djabatan duta
  235. komplit dengan staff guru, murid-murid. besar Amerika di Taiwan (orangnja di
  236. tempat-tempat tinggal (dormitories), per-Amerika sedeng menderita sakit) — Yen-
  237. pustakaan, stadion sport, tennis dan bas- ching telah madju pesat, hingga namanja
  238. ketball courts, aer bor, tenaga listrik, mendjadi terkenal diseluruh dunia.
  239. pos, bank, tukang gunting rambut, dan
  240. Desember 1941 Perang Duia petjah dan
  241. Tapi pengurus Yenching tidak putus asa·
  242. itu sampai sekarang berdjalan terus diba-
  243. meter dari Yenching ada satu midrasa lain
  244. wah pimpinannja Dr. Luh Chih-wei. Dari
  245. sedang djumlahnja murid-murid semang-
  246. mana empat dari Pa Hua School, jalah
  247. HARI-ULANG KE-50
  248. dan penulis sendiri. Dr. Tan Tek Lim dju- soal pendidikan, pengadjaran dan kebuda-
  249. ga dari Pa Hua, itu waktu baru sadja lulus jaan mereka saling bantu-membantu.
  250. djarannja di Peiping Union Medical College. nal tinggi bukan sadja di Tiongkok. tap:
  251. panas. Itu waktu Yenching mempunjai 500
  252. di Yenching tjukup rukun. Mereka makar ching News", koran mingguan dari De-
  253. sama-sama dan seringkali adaken picnic partment of Journalism; dan ikut mera-
  254. ke Summer Palace, Western Hills, Temple maikan Open House Day".
  255. jang membikin Peiping djadi sangat ter- sekali, dalam mana bekas murid-murid
  256. kenal. Dari Peiping pun bisa pergi ke Bai Yenching, jang tinggal di Peiping dan se-
  257. djikalau adakan picnic kita adjak entji- turut-serta dalam ini ,,family reunion"
  258. Canton atau Honolulu. Anak-anak" Hoa- murid parempuan, jang biasanja dianggap
  259. kiao Indonesia umumnja dapat nama baik sebagai Daerah Terlarang", dibuka untuk
  260. dalan kalangan studie, sport dan pergau- umum. Kenal atau tidak, satu murid lelak
  261. lan; sering-sering kita dianggap anak-boleh kundjungi kamarnja entji-entji
  262. anaknja millionair oleh saudara-saudara jang dirias rapih dan biasanja disuguhi
  263. kedalam air telaga jang dalamnja satu me- lelaki, semua berdjumlah enam gedung
  264. tidak boleh adjak murid perempuan dansa, rang tidak ada satu orang jang tahu pre-
  265. HARI-ULANG KE-50
  266. (O. C. C. S) CLASS
  267. YEAR
  268. Language
  269. SE-MESTER
  270. PERIODS PER WEEK
  271. Lacguase
  272. P.H.H.K.-DJAKARTA
  273. (O. 6. C. S)(PAH CHENG) (PAH HUA) CLASS JUNIORSENIORSENIOR SENIOR REMAR YEAR PERIODS
  274. SE-MESTER1st 2nd 3rb 1st
  275. Language
  276. Language used
  277. PER WEEK
  278. Typing2 2 2 1 1 2 2 E 2 2 2
  279. Shorthand 3 3 E 2 2 2 2 2 2 2 2
  280. HARI-ULANG K
  281. it seems to be that there is a consensus for advancement to managerialship or
  282. opinion that the Commercial Course can position of an organizer or an enterpreneur.
  283. only be advisably introduced in the Senior The pupils should not be taught to be
  284. language is mostly and fundamentally and, in China, Chinese language is para-
  285. 2 periods Typing; 2 periods Shorthand; 2
  286. periods Book-Keeping; 1period Marketing;
  287. 2 periods Commercial Law; 2 periods
  288. Business Organization or Management;
  289. and 1 period Foreign Trade. There are
  290. week. To supplement these, other subjects may be offered in the evening classes
  291. whenever the enrolment for such classes
  292. pils' knowledge in the acquisition of school
  293. certificates in Chinese School to-day, it seems a kind of credit system in the middle
  294. schools should be adopted. Such system
  295. Dr. Teng Sioe Tjhan.
  296. pengaruhnja mendirikan rumah-sekolah
  297. garis besarnja adalah seperti tudjuan dari
  298. Tiong Hoa Hwee Koan di Patekoan, Dja-
  299. a. dari sudut Perkumpulan Tiong
  300. perkumpulan, tertam paklah ups" dan
  301. memenuhkan pengharapan jang dikan-
  302. diambil keputusan untuk mendirikan Afdeling Tiong Hak Tong, jang berhubung
  303. diperlengkepkan, hingga dalam tahun
  304. Djumlah Klas: Djumlah Murid:
  305. 878632121
  306. Bahagian :
  307. HARI-ULANG KE-50.
  308. Pada achir tahun 1949 T.H.H.K. murid. maka T.H.H.K. adaiah rumah-
  309. ngadjaran dan Kebudajaan R.I.S. telah di-
  310. Djokja/Solo dan sekitarnja 30.000
  311. 二HARI-ULANG KE-50
  312. Dengan berpikir, bahwa salah-satu lah: memperkembangkan dan membikin
  313. (space) dan tempo (time). Djuga bibit djaman-djaman mana sebagian besar dari
  314. tetanaman, jang disebar dilain bilangan, tjerita-tjerita itu telah ditulis, ada sampai
  315. Oleh karena kebudajaan terutama nesia dari tjerita-tjerita Tionghoa sama-
  316. tertampak didalam kalangan-kalangan sekali tidak dapat dibilang rendah, orang
  317. kesasteraan, kesenian dan sandiwara, biar- lantas dapat tarik kesimpulan, bahwa ke-
  318. lah disini saja bitjarakan itu satu-per-satu. kuatan menarik dari buah-buah-kalam itu
  319. Tentu sadja aktiviteit orang Tiong- ada besar sekali, hingga biarpun terdje-
  320. hoa Peranakan dalam hal ini terutama ada- mahannja tidak menjukupkan sjarat-
  321. Dengan membatja itu orang bisa dapatkan pada radja kaum Hsiungnu. Li Kuang dan
  322. perasaan puas dengan djalannja tjerita. Li Ling, dua orang jang terkenal didalam
  323. ngan karena susunan perkataan-perkataan bukan hidup disatu djaman dengan Wang
  324. novel Tionghoa disalin kedalam bahasa bahwa biar bagaimana menarik djuga ada-
  325. Indonesia dengan tidak ada jang runding- nja tjerita itu, karangan itu ada kandung
  326. kan artinja, baik terhadap kebudajaan bahaja bagi pengetahuan tentang hikajat.
  327. masuk-keluarnja pemain-pemain dan ke- tingkatan seni tenil antara golongar
  328. djadian-kedjaian penting ada di-iringkan Tionghoa Peranakan telah naik lagi.
  329. 857 367
  330. 32121
  331. HARI-ULANG KE-50
  332. COCKTAIL PARTY.
  333. ngan dihadlirkan oleh 101 orang (kaum
  334. gadji guru-guru, pegawai administratie
  335. kursi dan 30 medja, dan ditjabang Mangga Penerintah.
  336. olch D.N.G. telah dilakukan poniuntikan Roode Eruis Diakarta telah diberikan pe
  337. Dalan taiun 1949 afdeling ini dari angan-angan untuk membesarkan bagiar
  338. HARI-ULANG KE-50
  339. Lebi dari 24 bulan ...
  340. tiap-tiap anggota jang meninggal dunia.
  341. Dari mulai membajar uang entree d.1.l. sampai 3 bulan dipotong
  342. Lebi dari 6 bulan sampai 9 bulan dipotong
  343. Lebi dari 9 bulan sampai 12 bulan dipotong
  344. Lebi dari 12 bulan sampai 24 bulan dipotong
  345. Uang hugin (untuk sementara waktu) jang anggota-anggota harus memba-
  346. jar mulai Februari 1948 (menurut rapat panitya tg. 23 Januari 1948 jang disahkan
  347. oleh rapat pleno Kaum Pengurus tg. 31 Januari 1948) telah ditetapkan f 0.75 buat
  348. Panitya bahagian ini jang telah dipili paling blakang (27 April 1950) ada:
  349. 中國文化與華僑教育
  350. HARI-ULANG KE-50
  351. *米米 ***
  352. 司公德永
  353. JOEN TEK & Co.
  354. Asemka No. 14 Tel. 14
  355. 商入輸
  356. HARI-ULANG KE-50
  357. 中華學校與印尼語文
  358. 重要地信,實為共他外籍民族所不及。此後華僑勢將繼續盡共棉薄,為印尼服務,惟自從印尼宣佈獨立後 印尼語文頓成任何工作中的必需工具。如印尼教育部所發表關于教育新政之聲明中有:「各荷籍教師其
  359. 椰城中華會館史略
  360. 創設義務學校(下午班)當時學生計七上餘名,開辦一年後增加一倍,學生之一切書籍文具均由校中供給
  361. 平均每月約費川餘盾,至共來源除每月由公館津貼十盾外,餘俱山八華學生自治會負担,任職該校之殺職
  362. 校董林玩璉先生,於本年五月十五日,病故于香港,本校同人聞訊之下,殊深惋悼,蓋林先生生前極
  363. 高中兩班初中五班,小學甘二班,幼稚園一班,迄今太平洋戰事告終雖逾兩藏,但在淪陷期間本核校
  364. 一九周九年秋董事部擾款萬餘眉,將校内空地鋪以土敏土,昔日天雨時泥濤滿地不便行走者今已平垣
  365. 本文作者服務本會館學校迄今共三十八載對於不會館史料,知悉頗詳,不文初稿,原不止此惜因篇幅
  366. 八華圖書館簡史與瞻望 潘新瑩
  367. 一九四九年中華會館全年會務概誌
  368. 八帝 孟加勿刹
  369. 1:下午 上4 下午 上午 下午
  370. 初中3 186 186
  371. 一九四九年本會喪事部工作表現略有進步,惜限於人力與財力,致各種發展如設備喪事車等計劃,一

椰城

中華會館

五十週年紀念刊

HARI-ULANG KE-SO

TIONG HOA HWEE KOAN

DJAKARTA

3 JUNI 1900 3 JUNI 1950 一九〇〇年六月三日一一一九五〇年六月三日

椰城

中華會館

五十週年紀念刊

HARI-ULANG KE-5O

TIONG HOA HWEE KOAN

D JAK ART A

3 JUNI 1950 3 JUNI 1900 一九五〇年六月三日 一九〇〇年六月三日

I si : Hal:

PERMULAAN KATA, OLEH TAN ENG HOK. 3 CONGRATULATION FROM AN OLD PAH-HUA BOY, BY DR. HUANG KAI-LOO5

KONG KOAN DAN SEKOLAH TIONGHOA, OLEH KAPITEIN LIE TJIAN TJOEN7

PENDIDIKAN T. H. H. K. SETENGAH ABAD, OLEH ANG JAN GOAN8

KENANG-KENANGAN PADA DJUBILIUM LIMA-PULUH TAHUN DARI TIONG

HOA HWEE KOAN DJAKARTA, OLEH MR. SOUW HONG TJOEN 13

THE PIONEER IN CHINESE EDUCATION IN INDONESIA, BY B. W. CHOO ...18

DE STUDIE DER SINOLOGIE IN INDONESIA, DOOR PROF. DR, M. HI. VAN DER

VALK 21

HET NUT VAN DE CHINESE BESCHAVING VOOR DE MAATSCHAPPIJ, DOOR

MR. DR. M.J. MELJER. 23

PELADJARAN HURUF DAN BAHASA TIONGHOA DISEKOLAH T.H.H.K., OLEH

PWA KHAY HIN 26

SEPULUH TAHUN TERACHIR DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA,

OLEH NIO JOE LAN 29

KENANG-KENANGAN DARI YENCHING, OLEH TJIA SIAN TJAY 34

COMMERCIAL COURSE IN CHINESE SCHOOLS, BY KHO TJIN KIE 37 ARTINJA TIONG HOA HWEE KOAN BAGI MASJARAKAT TIONGHOA, OLEH

DR. TENG SIÓE TJHAN 41 KEBUDAJAAN TIONGHOA DI INDONESIA, OLEH NIO JOE LAN 45 TJATATAN TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA-KOTA TAHUN 1949 50

AFD. B.(SONG SOE KIOK) DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA 53

中國父化與華僑教. 54

謝佐禹

中華學技與印尼語

邵錦標 57

耶城中菲會館史略. 楊詩样 50 書館 佰 史 與潘 新签 6.1 八華 華 馆企年伤概 65

九四九

IKLAN

HARI-ULANG KE-50

PERMULAAN KATA.

Kini Tiong Hoa Hwee Koan di Djaran didunia modern, tidak dapat diseleng- karta sudah berdiri lima-puluh tahun garakan lantaran keadaan keuangan tidak tepat, dan dengan begitu Tiong Hoa Hwee mengizinkan itu. Kelima, orang Tionghoa Koan sudah bekerdja didalam kalangan di Indonesia jang pandai-pandai dan jang pendidikan sekolah Tionghoa di Indonesia telah dapat pendidikan Barat maupun 50 tahun lamanja. Hlingga mesti dibilang, Tienghoa, kurang ambil perhatian tentang bahwa Tiong Hoa Hwee Koan telah me-sekolah-sekolah Tionghoa, sementara jang njiptakan satu hikajat jang tidak gampanghartawan sangat sedikit jang suka kasi dilupakan di Indonesia. tundjangan sepantasnja pada sekolah-Peringetan sudah berdiri lima-puluhsekolah Tionghoa, jang berada didalam tahun lamanja ini sebetulnja ada sangatkeadaan keuangan serba kekurangan. De- berharga akan dirajakan dengan pestangan adanja beberapa hal ini, jang saja besar, sebab bukan sadja 50 tahun ada satu telah sebutkan diatas, saja pertjaja Kiao- tempo jang pandjang, tetapi djuga oleh pao sampai mengerti, bahwa dengan be- karena Tiong Hoa Hwee Koan ada djadi gitu sekolah-sekolah djadi mesti hidup bibit sekolah untuk antero sekolahz didari uang sekolah sadja, jang sudah tentu Indonesia, dari mana lantas sadja pendi-tidak tjukup, lantaran mana keadaan pela- dikan dalam sekolah untuk orang Tionghoadjaran tidak bisa sempurna dan modern mendjalar dan ditulad dimana-mana, seba-sebagaimana jang dunia peladjaran ingin- gaimana jang bisa tertampak dari namakan. Tiong Hoa Hwee Koan jang terdapat dari Maka dari itu saja kepaksa berani- kota-kota besar sampai dikota-kota ketjil kanhati untuk serukan kepada sekalian dan djuga pulau-pulau (di Pulu Ulu-Siao Kiaopao dari semua lapisan, jang pandai, umpanja Tiong Hoa Hwee Koan pernah jang hartawan, jang besar dan jang ketjil, mempunjai satu tjabang). sukalah memberikan tundjangan me-Menurut pendapat saja, soal pela- nurut kekuatan masing-masing, jang akan djaran dinegeri ini ada hadapkan banjak sangat dihargakan, pada sekolahan-seko- kesulitan. Pertama, ajah-ajah murid-murid lah Tionghoa, supaja sekolah-sekolah di tidak banjak jang suka taruh perhatianIndonesia dapat diperbaikkan dan sedikit kepada soal sekolah atau bantu dengan dengan sedikit tidak lama pula bisa per- pikiran-pikiran jang berharga maupun lahan-lahan djadi sempurna untuk kefae- dengan tundjangan-tundjangan jang ber- daan anak-anak di Indonesia. arti. Kedua, anak-anak, jang dikirim ke-Saja pertjaja, semua Kiaopao nis- dalam sekolah, sebagian besar tidak da- tjaja ada sampai mengerti, berapa besar pat pimpinan lagi dirumah-tangga jangkepentingannja peladjaran untuk rumah- tjotjok untuk membantu supaja pendidi- tangga dan kemasjarakatan. Apabila se- kan anak-anak itu bisa lekas dapatkan ke- kolah-sekolah tidak sempurna, sudah ten- madjuan, lantaran mana menurut peman- tu keadaan rumah-tangga dan kemasjara- dangan saja maka sampai sekarang murid- katan Kiaopao tidak gampang-gampang murid lambat sekali untuk mendjadi ma- mendjadi baik dan Kiaopao terpandang dju dan pinter. Ketika, satu soal besar tinggi dimata umum. bagi sekolah-sekolah pada waktu ini ada Maka saja telah madjukan beberapa soal guru-guru, jang ada serba kurang. soal dengan mengharap sekalian Kiaopao Keampat, keadaan keuangan sekolahan suka menimbang lagi itu. Apabila betul sebagian besar tidak sehat, hingga banjak soal-soal tersebut ada bersangkutan de- niatan-niatan dan rantjangan-rantjangan, ngan penjakitnja sekolah-sekolah, biarlah jang telah diadakan oleh kaum pengurus Kiaopao suka berikan perhatian sampai dan pemimpin sekolah agar peladjaran

jang diberikan bisa sesuai dengan peladja- tjukup kepada itu dan berikan tundjangan

T. H. H. K. - DJAKARTA :

pada sekolah-sekolah itu di Indonesia, su- dapat memenuhkan pengharapan serta

paja soal pendidikan Tionghoa lekas dapat menggirangkan orang-tua masing-masing.

berdjalan dengan beres dan dapat tjapai- kan kemadjuan seperti jang ada diharap-Tan Eng Hok harap oleh Kiaopao, agar murid-muridnjaKetua Tiong Hoa Hwee Koan bisa dapatkan peladjaran jang tjotjok dan Djakarta.

HARI-ULANG KE-50

CONGRATULATION FROM AN OLD PAH-HUA BOY.

The picture of the 25th Anniversary of Pah-Hua in 1925 still remains vividly in my memory, as I can clearly remember how we kids enjoyed the stage play and

  • you know,
    the dancing of the girls boys and girls were kept in different clas- ses then, and seldom had a chance of knowing each other. 24 Years after, when I visited old Pah-Hua again in 1949, I am glad to find everything proves improvement: it grows from a school of 500 students to 1,000, and well, to my surprises when I visited my old class-room, boys and girls are seated together under the very eyes of the same teacher who taught me decades ago! Hat off and congratulation! Whenever and wherever I go, I am always proud to claim to be a Pah-Hua boy. After 25 years of hard experience in this struggling world, I really think Pah-

Hua is a great school. It has not only sharpened one's tools of learning, but also built up one's character. I find that same education air remains both in my for- mer teachers and in other teachers whom I have the pleasure to meet. I entertain a great hope in the de- velopment of Pah-Hua. If I am allowed to express my hope and opionion as and old boy, I would say there is no reason why Pah-Hua not to plan to develop itself into a good college and eventually into a great university keeping at the same time its cornerstones of primary and middle schools. In order to do that, it has to work for a permanent campus outside of the city, many vocation- al and technical courses would have to be added to the general curricula, and full co-

operation and support should be enlisted

frem the local publie anl authority.

Let us see the great Pah-Hua Uni-

versity in 1960.

Dr. HUANG Kai-Loo,

P. O. Box No.4 Bangalore (Mysore State) India.
Cengratu'ation from

Keterangan tentang Dr. Huang Kai-Loo.

Dr. Huang Kai-loo sekarang ada djadi Assistant-Director dari Asian Field Office di Technical Training dari Interna- tional Labour Office (L.L,.O.). I.L.O. ada djadi satu organisasi antara pemerintah-

pemerintah, jang diberdirikan didalam

tahun 1919 dan sekarang ada djadi agency

istimewa dari United Nations Orginisation

(Perserikatan Bangsa-bangsa). Semua anggota staf dari L.L.O. diangkat berhu-

bung dengan pengertian ahli mereka dan

ketjakapan perseorangan, bukan atas da- sar nasional. T.H.H.K. merasa bangga bisa

T. H. H. K. - DJAKARTA :
(黄開祿)

keluarkan satu pakerdja internasional de- mikian rupa jang diaku mənurut ukuran

dunia.

Dr. Huang ada satu junior-high stu-

dent didalam sekolah T.H.H.K. selama

tahun-tahun 1923 — 1926. Sesudahnja itu

ia rampungkan iapunja veladjaran senior- high di Shanghai didalam Normal School dari Chi Nan University dan dapat ting-

katan B.A. untuk Economics dan Com-

merce pada Tsing Hua Universitiy. Dengan

turut dalam examen perbandingan didalam tahun 1934, Dr. Huang dapat satu fellow-

ship akan berladjar di Amerika Serikat laman internasional dengan konperensi- dan beroleh iapunja gelaran-gelaran M.A. konperensi ILO didalam tahun 1937 dan dan Ph. D. dari University of Wisconsin 1938. Ia bekerdja untuk UNRRA didalam buat Economics, Labour dan Commerce. tahun 1945, mendjadi satu Economic Af-Sebagai satu economist, Dr. Huang fair Offficer dari Economic Commission telah menulis banjak artikel-artikel dida-UNO untuk Asia dan Timur Djauh lam lapangan perkembangan ekonomi. (ECAFE) dan belakangan pindah ke ILO, Selama Perang Dr. Huang ada djadi ketua ketika field office di Asia jang pertama dari Bagian Economics dari University of dari ILO sedang disusun oleh Dr. Huang Amoy, jang ketika itu berada di Fukien dan temen-temen bekerdjanja. Barat. Achirnja Dr. Huang bangunkan Dr. Huang telah lakukan banjak per-College of Ecenomics, Law and Political djalanan diseluruh dunia. ILO harus dikasi Science dari Midrasa itu dan mendjadi ia- slamat karena mempunjai satu ahli daerah punja Dean. Maka itu ia ada mendjadi jang herpengalaman didalam stafnja. Satu satu pendidik jang sudah berpengalaman. konperensi latihan tehnik dari ahli-ahli Kita harus perhatikan pikirannja terhadap Asia telah diadakan oleh ILO di Singapore, perkembangan dari Pah Hua, karena itu September 1949, dalam mana Dr. Huang diberikan oleh bekas murid kita sendiri berlaku sebagai satu ahli. Adalah sesudah- jang sudah mempunjai pengalaman inter- nja konperensi itu, jang Dr. Huang kun- nasional. djungkan Indonesia dan T.H.H.K. didalam bulan October 1949. Dr. Huang mulaikan iapunja penga-

HARI-ULANG KE-50

KONG KOAN DAN SEKOLAH TIONGHOA. Oleh: Kapitein Lie Tjian Tjoen (Ketua Kong Koan, Djakarta)

Dalam masjarakat Tionghoa, djuga pada waktu itu ada madju sekali. Lambat-laun dengan adanja aliran- dimasjarakat Tionghoa di Indonesia, pendidikan anak-anak sudah seharusnjalah aliran baru di Tiongkok, jang membawa dapat perhatian besar. sistim baru dalam pendidikan dengan ba-Pendidikan ini, jang ada djadi kewa-hasaKuo-yü sebagai bahasa-pengantar, djibannja masing-masing orang-tua akandi Djakarta didalam tahun 1900 diberdiri- memberikannja, sebagian besar dilakukan kan perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan, didalam rumah-tangga didalam penghidu- jang dalam tahun itu djuga masuk keda- pan sehari-hari. Tetapi djuga sedari dahu- lam kalangan peladjaran dengan berdiri- lu-kala pendidikan dalam rumah-rumah kan sekolah Tiong Hoa Hwee Koan jang sekolah dianggap penting sekali oleh golo- pertama. ngan kita. Dengan adanja sekolah Tionghoa Pendidikan jang bisa didapatkan di- modern ini, sekolah kuno seperti adanja rumah-sekolah antara lain-lain ada berasal sekolah Gie Oh", dirasakan sudah bukan dari perasaan pertalian dengan tanah lelu- ada ditempatnja pula. Sekolah Gie Oh" hur, jang diantara seluruh masjarakat ini maka lalu ditutup, sementara murid-Hoakiauw dimanapun djuga ada kuat se- muridnja dapat meneruskan peladjaran di kali. Dan rumah-rumah-sekolah dan guru- sekolah Tiong Hoa Hwee Koan, jang lalu gurunja, jang baru datang dari Tiongkok, dapat tundjangan dari Kong Koan seba- dianggap tjotjok sekali untuk memper- gaimana sekolah Gie Oh" telah dapat kuatkan pertalian itu dengan djalan me- tundjangan. ngadjarkan bahasa Tionghoa pada anak Tundjangan Kong Koan kepada se- anak muda didalam pendidikan, jang diam- kolah Tiong Hoa Hwee Koan ini telah bisa bil tjontohnja dari sekolah-sekolah di berdjalan terus sampai pada petjahnja Tiongkok. Perang Dunia II. Djuga dengan begini, sedikit-banjak Kini Tiong Hoa Hwee Koan sudah anak-anak kita dapat djuga dididik ten- berdiri 50 tahun. tang kebudajaan Tionghoa. Kita harus bukakan topi kepadanja Maka itu dapat dimengerti, kenapa untuk djasa-djasanja terhadap masjara-Kong Koan, jaitu Dewan dari Kepala- kat Hoakiauw di Indonesia. Djasa-djasa kepala Bangsa Tionghoa, di Djakarta se-

lalu memperhatikan keadaannja rumah-jang besar itu dihalaman-halaman lain

rumah-sekolah Tionghoa di Djakarta, dan dari Buku Peringetan" ini tentu dapat

digambarkan dengan terang dan tegas. dimana dianggap perlu ambil inisiatip Disini kami hanja ingin membantu atau tundjang inisiatip-inisiatip partikelir memudjikan, supaja seterusnja Tiong dalam hal ini. Hoa Hwee Koan dapat mendjadi subur, Sekolah terachir pada sebelumnja kuat dan sempurna sebagaimana sumber- muntjul sekolah-sekolah Tiong Hoa Hwee Koan adalah sekolah "Gie Oh" di Petak air, kemana banjak orang tudjukan lang- kahnja untuk menghilangkan hausnja. Sembilan, Djakarta, berdekatan dengan "Ini terlebih pula mesti diharapkan, kelenteng Kim Tek Ie. Sekolahan ini pada

tahun 1879 diperluaskan oleh Kong Koan agar pada zaman perubahan jang kita ha-

dan dapat tundjangan Dewan ini sepenuh- dapkan sekarang ini, Tiong Hoa Hwee

Koan seperti djuga selamanja 50 tahun penuhnja. Pada masa itu peladjaran masih di- jang lalu, dapat mendjadi laksana pelita berikan dalam bahasa Hokkian sebagai jang menerangkan djalan kesebelah depan bahasa-pengantar dan sekolah Gie Oh" dalam kalangan pendidikan.

T. HI. HI. K. - DJAKARTA

PENDIDIKAN T.H.H.K. SETENGAH ABAD. Oleh: Ang Jan Goan.

Riwajat pendidikan Tionghoa tjara Djikalau hendak ditindjau dari sudut ini, baru di Indonesia telah dimulai sedikit orang bisa kata, bahwa pendidikan T.H.H. waktu sedjak berdirinja T.H.H.K. Pate- K. sudah tidak berhasil, karena sudah la- koan, Djakarta, ditahun 1900. Kita nama- ma pendidikan T.H.H.K. telah menjimpang kan pendidikan Tionghoa tjara baru, sebab dari tudjuan itu, peladjaran Khong Hu Tju di Indonesia lebih dulu sudah ada sekola- sudah lama tidak diutamakan lagi dalam han-sekolahan jang mengasi peladjaran sekolah T.H.H.K. Tionghoa tjara kuno Sebagai pendidikan jang mengguna-Sekolah T.H.H.K. Patekoan kemu- kan bahasa Tionghoa — jalah Kuo Yü dian ditjontoh oleh lain-lain tempat dise- sebagai bahasa pengantar, pendidikan ini luruh Indonesia, antaranja ada djuga jang memang sudah berhasil dalam hal menjiar- didirikan oleh lain-lain perkumpulan dan kan bahasa Tionghoa antara Hoakiauw di memakai lain nama. Tapi itu sekolahan-Indonssia. Tapi dalam hal ini pun berhasil-sekolahan, memakai nama T.H.H.K. atau nja pendidikan T.H.H.K. ada berwatas, ka- bukan, ada mengasi peladjaran jang ber- rena ada sangat banjak, mungkin diatas samaan, maka pendidikan dalam sekolahan 50%, orang-orang jang pernah dapat pen- itu setjara gampang dinamakan sadja pendidikan T.H.H.K. tidak kenal tjukup baha- didikan T.H.H.K. sa Tionghoa untuk mereka bisa gunakan Pendidikan T.H.H.K. sampai sekarang akan bitjara, membatja, apapula menulis. sudah berdjalan setengah abad. Ada banjak Sebagian sudah tentu dari sebab berhenti Hoakiauw, jang telah mendapat pendidi- beladjar setengah djalan, tapi djuga tidak kan T.HI.II.K., dan mereka ini djuga kirim terlalu sedikit jang sudah lulus dari seko- anak-anaknja lagi kesekolahan T.H.H.K.lah rendah atau pernah beladjar disekolah atau jang bersamaan dengan itu. Djadimenengah toch tidak djuga mempunjaikan pendidikan T.H.II.K. sudah bendjalan tigapengetahuan bahasa Tionghoa tjukup un- turunan Hoakiauw. Sekarang nistjajatuk dipergunakan. sudah tiba temponja untuk menimbang Barangkali tidak keliru kalau dika- kesudahannja pendidikan itu untuk me-takan, bahwa orang-orang jang beladjar meriksah berhasilnja atau gagalnja pendi-dalam sekolah Belanda, jang kemudian dikan itu. gunakan bahasa Belanda, percentagenja Tapi untuk katakan, bahwa pendidi- ada lebih tinggi daripada orang-orang jang kan T.H.H.K. sudah berhasil atau sudahdapat pendidikan T.H.H.K. jang kemudian gagal, sebenarnja tidak bisa, oleh karenabisa gunakan bahasa Tionghoa. Sebabnja dulu orang-orang jang mendirikan sekolah nistjaja ada banjak, tapi jang terutama

T.H.H.K., atau jang bersamaan dengan
bisa dikatakan ada dari lantaran kedudu- itu, tidak menetapkan tudjuannja jang ter- kan Tiongkok dalam dunia internationaal tentu, jang sekarang mungkin bisa diper- masih begitu rupa, hingga kefahaman ba- gunakan sebagai ukuran untuk mengeta- hasa Tionghoa telah tidak bisa dibuat hui berhasilnja itu sampai dimana. Waktu bangga, dan orang Tionghoa tidak bisa bi-

T.H.II.K. Patekoan mulai berdiri, dalam
tjara Tionghoa pun dianggap lumrah sadja, anggaran dasarnja ada diterangkan, ba- tidak sampai dibuat merasa malu. hwa salah-satu tudjuannja perkumpulan Meskipun demikian, toch tidak bisa itu adalah untuk menjiarkan peladjaran dipungkir, bahwa sedjak berdirinja seko-Khong Hu Tju. Dari sini orang bisa tarik lahan-sekolahan T.H.H.K. dan jang bersa- kesimpulan, bahwa sekolahan-sekolahan

T.H.H.K. jang pertama tentu djuga harus maan dengan itu, bahasa Kuo Yu djadi

mengutamakan peladjaran Khong Hu Tju. tersiar luas antara Hoakiauw di Indonesia.

HARI-ULANG KE-50

Dimana sadja orang sampai, kalau disitu orang alamken revolutie politiek dan so-

ada penduduk Tionghoa, ampir bisa dipas- ciaal sampai dikebudajaan dan kesenian.

tikan antaranja ada jang bisa bitjara Peladjaran dalam sekolah model T.H.H.K., Kuo Yu. jang sumber guru-gurunja ada di Tiong-

Tatkala duta istimewa Dr. Li Ti kok, tentu sadja mengikuti djalannja re-

Chun mengundjungi daerah Republik di- volutie itu ditanah-leluhur. Philosophie

buntut tahun 1946 dan bikin perdjalanan dan kebedjikan Tionghoa kuno di Tiong-dari Djokja melewati Magelang ke Solo, kok dipandang berbau feodaal, sudah lewat waktu rombongannja berhenti didjalanan djamannja, merintangi kemadjuan, etc.,

dipegunungan tidak djauh dari Kopeng, maka dalam sekolah-sekolah T.H.H.K. pun

tiba-tiba lewat beberapa orang desa, jang itu tidak lagi dikemukakan. Itu sebab ke-

ketika melihat satu rombongan orang biasaan kuno tentang berbakti pada ibu-

asing pun lalu berhenti seolah-olah menon- bapa, tentang menghormat guru dan me-

ton. Dapat dengar dalam rombongan Dr. ngindahi orang jang pernah tua, dan seba-

Li orang berbitjara Kuo Yu, dari antara gainja. jang dulu didjadikan sifat-sifat

orang-orang desa itu muntjul menjamperi orang terpeladjar, tidak begitu diutamakan

satu pemuda Tionghoa, jang menanja da-lagi dalam pendidikan Tionghoa jang baru. lam bahasa Kuo Yu djuga. Dr. Li dan rom-Pergaulan merdeka antara laki-laki dan

bongannja agak tertjengang dan merasa wanita, jang di arang oleh peradatan

begitu girang, hingga lalu adjak bitjara Tionghoa kuno, sekarang digemarkan. Ke-

orang-orang desa jang lainnja, jang tentumerdekaan dan sama-rata sedang asik sadja tidak mengarti, karena mereka adagantikan tempatnja perbelaan tingkat dan orang-orang Indonesia jang berumah di- deradjat dan perwatasan-perwatasan jang satu desa jang berdekatan. dipandang sebagai rintangan-rintangan Djika anak-anak Tionghoa Perana- bagi democratie. Maka orang djangan kan, jang dalam rumahnja setiap hari heran atau djadi ketjewa, kalau melihat gunakan bahasa Indonesia, umumnja tidak pemuda-pemuda keluaran sekolah model mendapat tjukup hasilnja peladjaran dariT.H.H.K. tidak lagi bisa dinamakan "bun

sekola Tiong Hoa, anak-anak Tiong Hoa li" seperti orang terpeladjar Tionghoa

Totok umumnja bisa mendapat hasil jang dulu. Pemuda dan pemudi keluaran sekolah

lebih baik. Oleh karena keadaan dalammodel T.H.H.K. masih ada jang bisa ber- rumah dan pergaulannja, mereka ini pada kiongtjhiu atau sodja, tapi sesamanja sesudahnja berhenti sekolah umumnja jang tinggal dikota-kota pelabuan di Tiong-bisa gunakan bahasa Tionghoa dalam kok kelihatan lebih kikuk untuk berkiong- penghidupan sehari-hari. Hasil dari mere- tjhiu daripada untuk berdansa ka ini bisa djuga dilihat dari kemadjuan-Lain hasil sekolah model T.H.H.K. nja harian-harian dalam bahasa Tionghoa adalah berkembangnja nationalisme Tiong- dan bertambahnja toko-toko-buku Tionghoa antara Hoakiauw. Itu pudjian, bahwa hoa di Indonesia. Hoakiauw umumnja lebih mentjinta tanah Banjak orang anggap, atau harap, leluhur daripada orang Tionghoa di Tiong- sekolahan model T.H.H.K. sebagai pusat

penjiaran kebudajaan Tionghoa, tapi ang- kcik sendiri boleh dikata bukan dilebih-

gapan dan pengharapan ini tidak terlalu lebihkan. Ini bukan dari sebab peladjaran

benar. Jang biasanja dimaksudkan dengan dalam sekolah model T.H.H.K. ada lebih kebudajaan Tionghoa, jang oleh sebagian nationalistis daripada peladljaran dalam kaum terpeladjar Barat diselidiki dan se- sckolah-sekolah di Tiongkok, tapi dari sebab kcadaan disekitar Hoakiauw telah ring djuga dibuat kagum, jalah philosophie, adalah kebedjikan dan adat-lembagabikin perasaan nationalistis bertumbuh Tionghoa kuno. Kebudajaan Tionghoa mo-lebih subur. Berbangkitnja nationalisme dern bisa dikatakan belum ada, atau tju- antara Hoakiauw telah pengaruhi pers mamerupakantjangkokan-tjangkokan Tionghoa dan sterusnja djuga djadi kasi dari kebudajaan Barat. pengaruh baik bagi berbangkitnja nationa-Sedjak sekolah-sekolah model T.H.

H.K. berdiri di Indonesia, di Tiongkok
T. H. H. K. - DJAKARTA

lisme Indonesia. hatikan pendidikan Tionghoa sudah insaf,

Rantjangan peladjaran di Tiongkok bahwa perlu ada satu organisatie pusat

berulang-ulang berubah dengan mengambil jang kuat, bahwa rantjangan peladjaran tjontoh-tjontoh negara-negara asing, dan perlu dibikin lebih sesuai dengan kebutu- rantjangan peladjaran sekolah model T.H. han penghidupan Hoakiauw di Indonesia,

  • bahwa buku-buku peladjaran djuga harus
    H.K., jang sebisanja ingin mendapat sambungan dengan sekolah-sekolah tinggi di dibikin sesuai dengan itu, etc.
    Tetapi semangkin lama djadi se-Tiongkok, pun mengikuti djuga perubahan- perubahan itu. Maka plan pengadjaran mangkin ternjata, bahwa segala tjita-tjita sekolah model T.H.H.K. ada mendekatii untuk memperbaiki keadaannja pendidikan plan peladjaran sekolah-sekolah Barat. Tionghoa model T.H.H.K. tinggal tetap

Dalam hal ini orang bisa bikin perbandi- djadi tjita-tjita sadja; semangkin lama

ngan djuga tinggi-rendahnja peladjaran semangkin ternjata, bahwa Hoakiauw antara sekolah Barat dan sekolah model sebetulnja tidak mampu atau tidak sang-

T.H.H.K. jang sepantaran. Umumnja orang gup melaksanakan pekerdjaan begitu luas dapat kenjataan, bahwa dalam hal ini hasil dan jang meminta banjak sjarat, seperti dari sekolah model T.H.H.K. tidak memuas- uang jang berdjumlah sangat besar, ahli-
ahli jang 100 pet. tenaganja bisa digu- kan. Bagi ini ada dua sebab jang terutama,

jang pertama ada berkenaan dengan kwa- nakan untuk pekerdjaan itu, etc.

Karena Hoakiauw tidak mampu atau liteit guru dan jang kedua ada berkenaan tidak sanggup memperbaiki dan menga- dengan tidak-adanja suatu instantie jang tur sebagaimana mestinja penjiaran pen- bisa lakukan penilikan sebagaimana mes-

tinja pada bevoegdheidnja guru-guru dan didikan Tionghoa untuk umum, maka se-

pada pemberian peladjaran. Lain hal jang kolah-sekolah model T.H.H.K. melainkan djuga umum dianggap tidak memuaskan bisa sendiri-sendiri memperbaikkan dan

adalah kekurangannja peladjaran jang mengatur sebisa-bisanja. Satu sckolah ke-

tjotjok dengan kebutuhan dalam penghi- betulan ada mempunjai beberapa pengurus dupan Hoakiauw di Indonesia, dan sebab-jang mengerti serta giat dan kebetulan nja ini bukan lain daripada systeem con- mendapat beberapa guru (terutama guru- cordantie dengan pengadjaran di Tiongkok, kepala) jang pandai serta suka berkorban, oleh karena adanja kebutuhan mendapat sekolah ini lalu membikin kemadjuan jang sambungan dengan sekolah tinggi disana. pesat; sebaliknja kalau para pengurus di-Tjita-tjita untuk memperbaikkan pe- serang penjakit malas atau bosen, dan ladjaran sckolah model T.H.H.K. sudah dapat guru-guru jang asal bekerdja meli- muntjul lana, sedjak itu matjam sekolah wati hari, sekolah itu lebih lekas dari lam- baru sadja berdiri sedikit tahun. Maka bat mendjadi tidak keruan. Ini pun djuga boleh dikatakan, bahwa ampir dari bermu- ada jang mendjadi sebabnja, maka hasil la Hoakiauw sudah insaf kekurang-sem- sekolahan model T.H.H.K. sangat tidak purnaannja rantjangan peladjaran dan rata, dari satu kelain sekolah, dari satu organisatie bagi penjiaran pendidikan kelain periode, orang bisa melihat dari Tionghoa baru. Berdirinja Hak Boe Tjong murid-murid keluarannja, tidak sadja Hwee ditahun 1907, dengan maksud me- tingkat peladjarannja (pengetahuannja), naruh semua sekolah model T.H.H.K. di- tetapi djuga semangat dan kebatinannja bawah penilikan satu pusat, mendjadi tidak bersamaan. Bermula sekolah model T.H.H.K. ter- satu bukti, bahwa penilikan pusat pada

penjiaran suatu pendidikan pada waktu masuk kelas murah, gadjih gurunja ren-

itu sudah diketahui pentingnja. Didjaman dah, tarief sekolahnja pun rendah, hingga

Hak Boe Tjong Hwee sudah sering dima- banjak jang beranggapan, bahwa orang

djukan pada sidang conferentie usul-usul tidak harus mengharap terlalu banjak dari

tentang bagaimana peladjaran sekolah situ. Ini ada dari sebab dahulu Hoakiauw

model T. H.H. K. harus diperbaikkan. Ada Peranakan jang hartawan dan jang mam-

usul-usul jang terlalu muluk dan ada djuga pu kebanjakan kirim anak-anaknja kese-

usul-usul jang pantas, tetapi umumnja itu kolah Belanda, dan melainkan Hoakiauw

kebanjakan sudah tidak bisa didjalankan. Peranakan jang kurang mampu dan jang

Pada tatkala itu Hoakiauw jang memper- miskin dan Hoakiauw Totok kirim anak-

=HARI-ULANG KE-50

anaknja kesekolah model T.H.H.K. Tetapi laya dan Philippina, dimana Hoakiauw ada lambat-laun keadaan berubah. Dalam la- menempatkan kedudukan terutama dalam pang perdagangan Hoakiauw Peranakan perdagangan. Oleh karena tidak ada suatu badan dimana-mana kena didesak oleh Hoakiauw Totok, golongan hartawan antara Hoa- penilikan pusat, malah umumnja pun tidak kiauw Peranakan semangkin kurang, ada penilikan jang tjukup bidjaksana di- tetapi antara Hoakiauw Totok semangkin masing-masing tempat, maka peladjaran banjak. Ini sebetulnja berarti satu keun- sekolah-sekolah Tionghoa model T.H.H.K. tungan bagi pendidikan Tionghoa, Rumah-dalam setengah abad jang telah lewat sekolah model T.H.I.K. tidak lagi mendja- nistjaja sudah mendapat kerugian jang di sekolah untuk anak-anak miskin dan bukan ketjil. Umumnja tidak ada criterium kurang mampu. Banjak hartawan Tionghoa atau patokan untuk mengukur orang tju- (sudah tentu kebanjakan Totok) kirimkup bidjaksana (atau bevoegd) atau tidak-anak-anak mereka kedalam sekolah itu nja akan mendjadi guru dari diplomanja dengan membajar menurut tarief jangatau tingkat peladjaran dan pengalaman- bukan rendah. nja. Guru-guru ada mengadjar dengan Tetapi sajang kekuatan economistjukup menuruti permintaan-permintaan dari Hoakiauw Totok pun sudah tidak bisailmu pendidikan atau tidaknja tidak ada melaksanakan tjita-tjita memperbaikkanjang betul-betul perhatikan. Apa deradjat pendidikan sekolah model T.H.H.K. se-peladjaran disesuatu kelas ada menurut betul tingkatan jang sebagaimana mesti-umumnja. Karena ada terlebih banjak Hoakiauw jang bisa menjokong pekerdjaannja pun tidak banjak diambil tahu. Kaum pendidikan, lalu muntjul perlombahanpengurus umumnja tjuma terutama me- mendirikan sekolah-sekolah. Betul denganngurus keuangan rumah sekolah, dan mes- begitu djumlah sekolah model T.H.H.K.kipun ada commissie sekolah, badan ini djadi bertambah, djumlah murid-muridnjaumumnja tidak bisa menilik sebagaimana pun terus meningkat, tetapi meskipun be-mestinja urusan peladjaran. Kalau dikata- tul didalam kwantiteit telah didapatkankan sekolah-sekolah Tionghoa model T.H. kemadjuan, dalam kwaliteit masih tinggalH.K. berdjalan semaunja seperti perahu seperti biasa, malah dalam waktu belaka-jang tidak mempunjai djurumudi, barang- ngan lebih mundur. kali ada keterlaluan, tetapi mungkin tidak Pergerakan pendidikan Tionghoa an-bisa disangkal, bahwa sekolah-sekolah itu tara Hoakiauw sudah berdjalan setengahada seperti puhun-puhun jang bukan tum- abad, atau kepala-buntut tiga turunan,buh terpelihara didalam kebun, tetapi di- satu waktu jang bukan pendek. Dibanjakdalam hutan, hingga tidak rata, ada jang negeri, djuga di Tiongkok, tidak sedikitsubur ada jang tidak, ada jang berbuah rumah-perguruan -didalam setengah abadbanjak ada jang sangat sedikit, semua sudah bikin kemadjuan dari satu sekolahbergantung pada untung masing-masing rendah sampai mendjadi satu midrasadimana-tumbuhnja. Systeem concordantie dengan pendi- jang mempunjai tjabang-tjabang sekolah menengah. Tetapi tidak begitu dengan dikan di Tiongkok dengan maksud men- pergerakan pendidikan Hoakiauw di Indo- dapatkan sambungan dengan sekolah- nesia. Kekuatan keuangan Hoakiauw di sekolah disana, djuga sudah merugikan

Indonesia rata-rata ada djauh terlebih bukan sedikit pada hasilnja sekolah-seko-

besar daripada kekuatan keuangan orang lah Tionghoa model T.H.H.K. Memberikan

Tionghoa di Tiongkok, djuga tidak terlalu kesempatan pada murid-murid sekolah-

kalah dari penduduk dinegara-negara lain, menengah meneruskan peladjaran dalam

tetapi mungkin lantaran masjarakat Hoa- midrasa memang ada maksud jang mulia,

kiauw melulu ada masjarakat pedagang tetapi didalam praktijk mereka jang me-

dan segala pimpinan dipegang oleh orang- neruskan peladjarannja dalam midrasa

orang dagang, maka dalam pergerakan percentagenja ada terlalu ketjil. Percen-

pendidikan tidak bisa diharap didapatkan- tage jang terbesar mesti dikorbankan ke-

nja hasil jang besar. Hal demikian bisa pentingannja dalam hal mendapatkan

tertampak djuga di Siam, Singapore, Ma- pengetahuan jang lebih sesuai dengan

T. H. H.K. - DJAKARTA

penghidupan disini, untuk pecentage jang golongan mampu. Djadi systeem concor- ketjil itu. Dan lagi, sebetulnja tidak semua dantie dengan tidak merasa sudah korban- murid, jang lulus dalam sekolah-menengah, kan kepentingannja anak-anak jang tidak sesungguhnja tjotjok untuk menerima pen- mampu jang terbanjak untuk kepentingan- didikan midrasa. Sebetulnja hanja murid- nja anak-anak jang mampu jang sedikit. murid pilihan, jang tjotjok untuk meneri-Dan ini jang sedikit jang dapat menerima ma pendidikan tinggi, baru harus diberi- pendidikan tinggi, karena memang bukan kan persediaan jang tjukup untuk mene- pilihan, sekalipun antaranja ada djuga ruskan peladjarannja dalam midrasa. jang lulus dari midrasa serta dapat gela-Lantaran tidak disaring dan dipilih, achir- ran, tetapi umumnja tidak dapat menjo-

nja umumnja melainkan jang mampu kong apa-apa pada kemadjuan pengeta-

pikul ongkosnja sadja jang dapat kesem- huan, djuga tidak bekerdja banjak untuk

petan untuk meneruskan peladjaran da- kefaedahan masjarakat.

lam midrasa, tegasnja anak-anak dari

HARI-ULANG KE-50

KENANG-KENANGAN PADA DJUBILIUM LIMA-PULUH TAHUN DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA. Oleh: Mr. Souw Hong Tjoen.

Pada tg. 20 Djuni 1623 didalam

  1. satu surat kepada Pembesar dari
    V.O.C., Gubernur Djendral J. P. Coen ada tulis: ,,Daar is geen volk in de wereld die ons beter dan Chinezen dienen" (= tidak ada satu bangsa didunia jang lebih bisa lajani kita-orang lebih baik daripada bangsa Tionghoa). Dibawah perintahnja ini ambtenaar tinggi, angka dari bangsa Tionghoa jang tinggal di Djakarta dari 300 400 djiwa ditahun 1619 telah naik sampai 7000 — 8000, dan diluaran kota Djakarta sampai
    60.003 pada tahun 1740. Kapitein Tionghoa jang pertama dibawah Gubernur-Djendral J.P. Coen, jaitu Beng Kong, kuburannja ada di Dja- lan Jakatra. Bagi. penduduk Tionghoa dja- man ini membawa kemakmuran, tetapi kemakmuran ini sudah menim- bulkan satu perasaan tjemburu, dengki, didalam hatinja orang-orang jang berkuasa, hal jang mana sudah menjebabkan satu penumpahan darah jang amat menjedihkan bagi orang Tionghoa pada tahun 1740, didalam mana orang-orang Tionghoa jang tidak bersalah apa-apa, sampaipun jang sakit dirumah-rumah-sakit dan jang berada didalam tahanan (tg. 10 Oktober 1740) sudah dibinasakan. Ini terdjadi dibawah Gubernur-Djendral Valckenier (1737 — 1741). Apa artinja ini pembunuhan atas orang Tionghoa jang sama-sekali tidak bersalah, inilah melainkan bisa di'im- bangi sadja. Negeri leluhur kita, jaitu Tiongkok, mengetahui ini kedjadian, tetapi Pemerintah Tiongkok itu waktu, dibawah Radja Ch'ien Lung (1736 — 96), tidak mau ambil pusing dan tidak adakan tindakan apa-apa.
    Sesudahnja ini kedjadian Pemerintah Belanda ambil tindakan-tindakan terhadap jang bersalah, dan Gubernur-Djendral Valckenier dipe- tjat, tetapi ini hukuman-hukuman tidak bisa mengganti djiwanja orang-orang Tionghoa jang apes. 。 Pelahan-pelahan keadaan orang-

  2. orang Tionghea mulai baik lagi. Kemakmuran mulai didapatkan pula dan Pemerintah mulai perhatikan keadaan dan kedudukan orang Tionghoa. Peraturan-peraturan teristime- wa untuk orang Tionghoa dikeluar- kan pada kira-kira tahun 1850.
    İtu waktu, ketika dibikin perundingan-perundingan, Gubernur-Djendral Rockussen ada bilang: Wanneer wij van Chinezen spreken, zijn en blijven het niet altijd rechtstreeks vreemdelingen. Verreweg het grootsto gedeelte van dat gedeelte der bevol king, dat wij met de naam Chinezer bestempelen, zijn op Java geboren. hebben tot moeders Inlandse vrou- wen. Men noemt die Chinezen, Chi- nese-Peranakan. Deze kunnen wij niet meer als vreemdelingen evenzeer beschouwen, en daarom moeten de bepalingen ten aanzien van de Chinezen byzonder uit dat oogpunt worden behandeld en beschouwd." Lebih djauh ia ada bilang: De Chinezen waren een onmisbaar ele- ment in Ned. Indie. Ze waren een ijverig en volhardend volk met grotc deugden, die zeker niet mochten worden geweerd, ·doch anderszins mocht hun invloed niet groter worden dar hij reeds was." Ini omongan-omongan enak di- dengar bagi orang Tionghoa, tetapi peraturan-peraturan dibikin dengan tjara jang pintjang.

T. H. H. K. - DJAKARTA

Dengan tjepat tahun-tahun ber- djalan. Kedudukan orang Tionghoa antara lain ditetapkan oleh art. 109 Regering-Reglement 1854 jang mem- bagi penduduk Indonesia dalam:

1) orang Europa; 2) orang-orang jang disamakan denganorang Europa; 3) orang Indonesia; 4) orang-orang jang disamakan dengan orang Indonesia; dan ditetapkan djuga didalam ini artikel, bahwa orang Tionghoa disamakan dengan orang-orang Indonesia. Didalam ini djaman bolehlah diperingetkan itu:
1) passenstelsel, jaitu orang Tionghoa tidak boleh pergi kemana- mana dengan tidak pakai pas jang mengadakan banjak kesu- litan terhadap orang-orang Tionghoa jang berdagang;
2)wijkenstelsel, jaitu orang Tionghoa melainkan boleh tinggal di- tempat-tempat jang ditundjuk- kan oleh Pemerintah;
3)kepintjangan terhadap padjak, banjak dari pada orang Belanda atau orang Indonesia.
1900. Dengan setindak demi setindak kita-orang sampai ditahun 1900. Orang Tionghoa merasa, bahwa iaorang punja kedudukan tidak ada sebagaimana mestinja. Terutama ka- lau dibandingkan dengan bangsa Djepang, jang mempunjai kedudu- da.
Ini kepintjangan dan perasaan terhina, jang terbit dari adanja ini passenstelstel, wijkenstelsel dan lain-lain aturan teristimewa jang menge- nakan kedudukan orang Tionghoa membikin orang Tionghoa pelahan- lahan lebih insaf, bahwa iaorang tidak mendapatkan itu aturan dan perhatian jang sesuai dengan iaorang punja kepentingan dan kedudukan.

Begitulah pada tahun 1900 ini perasaan dan kemasgulan-kemasgulan te lah mendorong mereka mendirikan perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan di Djakarta pada tanggal 5 Djuni

  1. Ini perkumpulan bermaksud terutama mengurus kepentingannja orang Tionghoa jang berada di Indonesia. Pendirian ini perkumpulan ada satu kedjadian jang oleh orang Tionghoa betul-betul mesti diperi- ngatkan, dlari sebab sedari datengnja orang Tionghoa di Indonesia, ± tahun 1500, sampai tahun 1900, baru di ini tahun orang Tionghoa insaf dan lalu berdirikan ini perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan, jang pada ini wak- tu merajakan Djubilium 50 tahun. Terlebih djauh di djaman ini perasaan kita punja Hoakiauw terhadap tanah-leluhur semangkin ber- kobar. Disebabkan antara lain-lair oleh kedjadian-kedjadian jang me- ngenai Pemberontakan Boxer di Tiongkok. Hoa Hwee Koan di Djakarta diberdirikan (pada tg. 17 Maret 1901). Djuga ini pendirian sekolah mesti ditjatat, sebab ini ada sekolahan jang paling bermula ditanah Djawa. Ditahun 1775 ada diberdirikan sekolahan Tionghoa Beng Seng Sie War atas ongkos Kongkoan, tetapi ini sekolahan tidak memuaskan. dirikan. Dan pada tahun 1908 telah diberdirikan oleh Kuo Min Tang perkumpulan-perkumpulan jang dina- makan Soe Po Sia". Begitulah pelahan-pelahan Hoakiauw mulai ber- gerak dan beragam untuk berantas aturan-aturan jang oleh Hoakiauw dirasakan sebagai penghinaan. Dalam tempo jang pendek dari tahun 1900 sampai 1908 sama-sekali telah diberdirikan 3 perkumpulan, jang didalam principe tudjuannja se-
    HARI-ULANG KE-50

Ditahun 1901 sekolah Tiong jaitu mesti bajar padjak lebih 1901.

Tahun 1902 Siang Hwee diber- kan disamakan seperti bangsa Belan- 1902.

mua memperhatikan kepentingannja bangsa Tionghoa, jaitu: Tiong IHIoa IIwee Koan, Siang Hwee dan Soe Pc Sia.

rikan oleh orang-orang Tionghoa jang ada di Djawa, Siang Hwee di- berdirikan atas andjuran Pemerintah di Tiongkok dan Soc Po Sia oleh partai Dr. Sun Yat Sen. Siang Hwee adalah perkumpulan-dagang, dan Soe Po Sia boleh di- samakan seperti studie club dengan cursus-cursus malam. Pelahan-pelahan gerakan ini dari Hoakiauw dengan perkumpulan ini mulai keluarkan hasil.

  1. Pada tahun 1910 itu aturan pas dientengkan, begitu djuga wijkenstelsel, dan dengan S. 1919 : 150 buat Java dan luar-Java S. 1926 : 239 wijkenstelsel ditjabut, dan dengan
    S. 1916 : 47 passenstelsel. Terhadap kedudukan Hoakiauw pada tg. 10 Pebruari 1910 S. 296 ke- luar undang-undang Nederland Onderdaanschap (undang-undang kewargaan Belanda). Siapa jang dilahirkan didjadjahan Belanda dan orang-tuanja tinggal di itu djadjahan, dianggap mendjadi warga-negara Belanda (Ned. Onder- daan). Dengan ini undang-undang se- mua Hoakiauw jang dilahirkan di Indonesia ada mendjadi warga-negara Belanda. Ini kewargaan didalam Indonesia sendiri tidak ada membawa akibat-akibat apa-apa, tetapi diluar Indonesia ada mengasikan hak untuk minta ditulung pada Pemerintah Belanda. Dari sebab undang-undang Tiongkok tg. 28 Maret 1909 ada te- rangkan, bahwa orang Tionghoa dal warga-negara Tionghoa adalah anak- anak jang sah atau jang tidak sah dari siah Tionghoa, atau ibu Tionghoa, maka itu Hoakiauw di Indonesia
    ada mempunjai 2 kewarga-negaraan jaitu Belanda atas dasar wet Ned Onderdaanschap dan Tionghoa atas dasar undang-undang Tiongkok.

S. 487 telah dibikin antara Tiongkoh dan Nederland satu Consulair-verdrag jang dinamakan Diplomatic Under- standing". Boleh diperingatkan, bahwa tatkal: lagi didjalankan ini aturan warga-negara banjak Hoakiauw bikin per- debatan tentang pertanjaan: ap: baik mendjadi warga-negara Belanda atau tetap mendjadi rakjat Tionghoa? Pada itu waktu surat-kabai Sin Po," jang terbit pada tg. 10 Oktober 1910 sebagai mingguan dan pada 1 April 1912 mendjadi harian sudah mengadakan ,plebisciet": .,Belanda atau Tionghoa". Baik diterangkan, bahwa selagi iniwet Nederlands-onderdaanschar dibikin, orang ada mempunjai angan-angan untuk kasi kepada orang Tionghoa, jang tinggal dan ingin tinggal untuk selamanja di Indonesia, satu status baru, jang menudju ke-kewarga-negaraan Belanda aseli tetapi ini angan-angan tidak dapat dilaksanakan. Pelahan-pelahan djuga Tiongkok, jang pada tahun 1911 telah mendjadi Republik, mulain lebih banjak memperhatikan orang Tionghoa di Indonesia. Begitulah pada tg. 14 Agustus
1912. 1912 untuk pertama kali sedari orang Tionghoa berdiam di Indonesia telah ditaruh Consul Tionghoa, jaitu tuan Soo Rai Chaw.
Dikalangan pemuda2 Tionghoa, jang pelahan-pelahan mulai banjak jang mendapatkan pendidikan Barat, pada tg. 15 April 1911 telah diberdiri- kan Chung Hua Hui di negeri Blanda. Djuga perkumpulan ini ada banjak bantu untuk mempertinggi kedudukan orang Tionghoa di Indonesia.

T. H. H. K. - DJAKARTA
Lebih djauh pada tg. 8 Mei 1911 Tiong Hoa Hwee Koan diberdi- 1911.

1917.
Pada tahun 1917 hangatlah lagi itu soal: melihat ke Tiongkok atau melihat ke Indonesia dengan warga- negara Nederlands Onderdaan. Soal ini digabung dengan pertanjaan, apa baik tjampur Volksraad atau tidak. Pada itu waktu di Semarang telah diadakan satu perhimpunan antara perkumpulan² Tionghhoa antara sebagian dari orang Tionghoa ada terdapat aliran bahwa biar bagai- mana kurang sehat djuga adanja itu aturan-aturan dari warga-ne- gara Nederlands Onderdaanschap, duduk di Volksraad ada perlu, supaja dengan tjara begitu kepentingan-kepentingan orang Tionghoa bisa di- bela.

  1. Pada tg. 9 April 1928 telah diberdirikan perkumpulan Chung Hua Hui, jang mendjalankan aliran jang tersebut diatas dan dengan tudjuan terutama, membela kepentingan-kepentingan orang Tionghoa di Indonesia dengan djalan mendjadi warga- negara Nederland -onderdaan tetapi dengan tetap memegang harapan pada Tiongkok dan membikn hubu- ngan dengan Tiongkok.
    Dari sebab ini ada perkumpulan politiek, orang-orang Tionghoa-To- tok tidak bisa mendjadi lid dari ini perkumpulan.

1932.
Sebagai timpalan dari ini perkumpulan pada tahun 1932 bulan September telah diberdirikan perkumpulan Partai Tionghoa Indonesia, dengan haluan, bahwa Indonesia ada tanah jang paling terpenting bagi Indo Tionghoa, dengan menaruhkan semua harapan di Indonesia dan me- lepaskan pikiran pada Tiongkok. Bekerdja sama-sama, sama orang-orang jang ada di Indonesia itu ada kewadjiban jang paling ting- gi, jaitu sama orang-orang Indonesia, Indo-Europa dan lain-lain bangsa jang tetap di Indonesia atas dasar ideëel. Djadi didalam ini djaman boleh dibilang ada tiga aliran jang terpen-

ting didalam pengaulan Tionghoa,

jaitu: Groep Sin Po: jang politiek dan cultureel melihat pada Tiongkok dan madjukan 100% harapan pada Tiongkok; Groep Chung Hua Hui: jang mengakui kewarga- negaraan Ned. Onderdaan dan mengikut-turut Pemerintah, tetapi dengan cultuur melihat terus pada Tiongkok; Groep Partai Tionghoa Indonesia: jang sama-sekali mengikuti Indonesia, dan menganggap, bahwa orang Tionghoa itu ada satu bagian dari Rakjat Indonesia, dan kerdja- sama dengan Indonesia ada jang nomor satu. Pelahan-pelahan perkumpulan Tionghoa bertambah-tambah, dikalangan dagang maupun dikalangan pe- ngadjaran.

1937.
Petjah perang antara Tiongkok dengan Djepang. Di Indonesia oleh orang Tionghoa banjak diberdirikan panitya guna kumpulkan uang untuk tulung Tiongkok.

  1. Dibulan Desember Djepang se- rang Pearl Harbour, dan dengan ini Pemerintah Nederlands-Indië almar- hum dengan terang-terangan mulai- kan peperangan Pacific.
    1942.DibulanMaret Pemerintah Hindia Belanda menjerah dengan tidak membikin perdjandjian apa- apa.
    Orang banjak menderita tempo Djepang masuk dipulou Djawa. Teristimewa Tangerang, Mauk, Kra- wang, Pontianak dan banjak lain-lain tempat pula alamkan peram- pokan. Selama pendudukanNippon, biarpun dapat rintangan dengan banjak tjara boleh dibilang Hoakiauw hidup dengan lumajan. Pemuka-pemuka Ioakiauw di- pulau Djawa sudah di-internir 500 orang lebih. Di djaman Nippon ini

HARI-ULANG KE-50

telah diberdirikan, atas andjuran Pemerintah Nippon, perkumpulan Kakyo Shokai, maksudnja untuk me- wakilkan seantero orang Tionghoa.

  1. Nippon djatoh dan Pemerintah Hindia Belanda kembali lagi. Untuk kepentingan Hoakiauw diadakan satu kursi di Kabinet.
    Dalam tahun 1945 telah diberdirikan Chung Hua Tsung Hui ga-

bungan dari perkumpulan-perkum-

pulan didalam satu kota, dan di Djakarta sudah mendjadi gabungan dari ± 90 perkumpulan. Chung Hua Tsung Hui Lien Ho Pan Sze Tsu, jaitu gabungan dari Chung Hua Tsung Hui diseluruh Indonesia, Sin Ming Hui, Chung Hua Tsing Nien Hui, Persatuan Tionghoa,

dan laen-laen perkumpulan social

dan cultureel.

  1. Penukaran Pemerintah. Pada 24
    December 1949 Indonesia mendjadi Republik Indonesia Serikat. Kalau kita-orang berkatja dari riwajat kita orang Tionghoa sedari permulaan datang di Indonesia sampai pada djaman sekarang, kita-orang mesti menarik kesimpulan, bahwa kedudukan orang Tionghoa di- sini ada membawa bahagia bukan sadja bagi orang Tionghoa tapi

djuga bagi pembangunan Indo-

nesia. Scal warga-negara terhadap orang Tionghoa sampai sekarang be- lum dapat pemetjahan jang memuaskan. Mungkin didjaman jang akan datang soal ini bisa dipetjahkan dengan memuaskan, sebab bagi orang Tionghoa ini untuk kedepani bisa mendjaii dasar jang penting untuk penghidupan kita di Indonesia.

Batjaan (antara lain-lain):

1942".

Encyclopaedie van Ned. Indie". Mr. Fromberg, ,,Verspreide Geschriften".

T.H. H. K.- DJAKARTA
-17

Dr. Tan Tong Joe, Pergerakan golengan Tionghoa di Djawa sampai tahun

Mr. Kleintje, Staatsinstellingen van Ned. Indie".

THE PIONEER IN CHINESE EDUCATION IN INDONESIA. By: B. W. Choo.

In modern times or days people their studies abroad may have a founda- generally measure success in terms of tion or knowledge of the first principles money, and whenever success is the topic of these subjects. Simultaneously com- of conversation, reference is commonly mercial classes of three-year course have heard being made to so and so has made been opened, with many commercial sub- a pile, and who and who are directors of jects introduced which were not in eviden- what and what commercial and industrial ce in the early days, while these classes concerns. So also when old or elderly have been conducted separately by teachers magnates celebrate their fiftieth or six- specialised or well versed in these subjects. tieth anniversaries or birthdays or retire-These commercial classes have rendered ment, well-wishers almost always in yeoman service to pupils who can ill afford conveying their congratulations never to go abroad for further studies and whose forget or fail to make reference to their immediate need after finishing the course great financial prowess and successes. is to carn a living. Thus Pa Hua has suc-Now the Tiong Hoa Hwee Koan ce- ceeded in her achievement both in the lebrates its fiftieth birthday, and certain- general and commercial courses, and so ly it has its well-wishers as well as its established a reputation that Chinese quota of congratulations too; but in looking schools in other parts of Indonesia used to back on its achievements it does not boast look upon her as the leading and standard of any financial attainments for the simple school, and often wrote to consult her reason that it has none, nor does it make about Chinese and English text-books and pretension to the commercial or the other matters eiucational. Unhappily to industrial throne, but it definitely can lay the dismay and sorrow of many, pupils as claim to being the pioneer of Chinese well as parents, her steady march towards education in Indonesia. It is none other than further development and progress was that the Tiong Hoa Hwee Koan has founded interrupted for quite some years by the the first Chinese school to teach Chinese Japanese invasion and occupation of In- to Indonesia-born Chinese children, so thatdonesia, that after the reoccupation it has such children may have an idea of China taken not only time but also Herculean and Chinese history in the language of efforts to set her on her feet again after their motherland, even the majority ofthose years of enforced inactivity. It is them may never go to China, Later it wassincerely to be hoped that with the sym- found that to better equip these childrenpathetical and understanding co-operation for earning a living, or in the case of thoseof the school trustees and bona-fide tea- whose parents are in a position to send chers and the unstinted support of confi- them abroad for higher studies, to enabledent parents and members of the Chinese them to enter foreign universities, especial- community, Pa Hua would make great and ly British and American, a foreign lang-steady strides along the rood of progress uage, English, was added in the curriculum. and be assured of an illustrious future. Still later, that is, between the' twenties Thus Pa Hua is à sound and worthy social and thirties of the present century the investment of which the Tiong Hoa Hwee farsighted and enlightened trustees of Koan, Djakarta, cannot be but feel proud. Tiong Hoa Hwee Koan came to the inevi- it is an invaluable social It is more, table conclusion that it was desirable as asset to the Chinese community for which well as necessary to keep abreast of mo- no tribute to the founders that are gone dern and changing times in matters educational. Thus subjects of science. as and are no more is too great, nor are cong-

Biology, Chemistry, and Physies, have ratulations and eulogy to successive Pa

Hua trustees that carry on this educational made their appearance in the curriculum, so that even those who may not further torch overprofuse.

=HARI-ULANG KE-50

MENUDJU KE UNIVERSITY INDONESIA. Oleh: Dr. Sie Boen Lian.

Tahun jang lahu atas usaha prof. djaran tentang bahagian-bahagian penga-Cenze. ketika itu President dari University tahuan itu. sebab dalam entranee exami-Indonesia, oleh University ini djambil pu- nation kedua aken diambil ukuran-ukuran tusan untuk kasi ketika pada murid-murid, lebih berat. Beberapa candidaat (jang hendak masuk Sekolah Hakim Tinggi) jang lulus sekolah menengah-atas Tiong- F hoa (Kao-chung), bikin entrance exami-djuga. diudji tentang world history dan geography. Semua candidaat tidak hulus. nation pada University Indonesia. Untuk menggampangkan djalannja. examinationkarena pengatahuan mereka sangat djelek. ini dilakukan dalam bahasa Inggeris. Lan-Sasudah R. I.S. berdiri. berbagai- taran waktu itu bahasa Belanda masihberbagai departement dan kantor-kantor berlaku sebagai bahasa resmi. maka murid-ripu atur pengoperan dan berdaja untuk murid sesudahnja lulus entrance exami-petjahkan soal-soal sulit jang berhubung nation masih belum dianggap studentdengan pengoperan ini. Maka sampai seka- betul-betul. Kalau mereka hendak bikin rang pemimpin University masih belum examen academis. lebih dahnlu -merekamempunjai ketika untuk ambil perhatian mesti lulus examen sederhana tentang ba-tentang entrance examination, jang sudah hasa Belanda. Jang su lah bisa bitjara dandirantjangkan oleh pemerintah prae-fede- mendengar bahasa ini terbehas dari exa-raai. Saja duga, aturan-aturan berhubung men itu. Untuk mempeladjari bahasa Be-dengan pemasukan murid-murid keluaran landa guna bisa mengarti apa jang dibit ja-Kao-chung dari pemimpin University dja- rakan waktu college, olch ahli-ahli Belandaman prae-federaal akan diteruskan oleh dianggap tempo satu tahun untuk Sekolah University R. I. S., dengan sedikit peruba-Thabib Tinggi dan Sekolah Techniek Ting-han. Misalnja, aturan bahua sebelumnja gi dan dua tahun untuk Sekolah Hakim boleh bikin examen academis diharuskan Tinggi sudah tjukup. bikin examen bahasa Belanda. barangkali akan dihapuskan, lantaran sekarang ba-Sedjumlah murid-murid dari Pa- hasa pengantar resmi adalah bahasa Indo- chung dan Hua-chung, begitu djuga dari nesia. beberapa Kao-chung lain. sudiah lakukan Kaum Pengurus Pa Hua sudah sedari entrance examination pertama dari Uni-

versity Indonesia setengah tahun jang dua tahun jang lalu beranggapan, bahwa

lalu. Kira-kira separuh dari djumlahnja Kao-chung Pa Hua harus ditudjukan ke-

sudah lulus. Dari beberapa anggota pani- tiga djurusan, jaitu ke: (1) U'niversities

tya examen saja dapat nasehat akan kasi-Tiongkok, (2) Universities Anglo-Saxon

tahu kepada kepala-kepala Kao-chung, ba- (eritung djuga Hongkong dan Manilla). hwa sebetulnja pengetahuan candidaat- dan (3) University Indonesia. Sesudah

candidaat tentang chemistry. physics dan entrance examination pertama dari Uni-

biology masih belum sempurna. Teratama versity Indonesia untuk murid-murid ke- tentang biology ternjata murid-murid jang luaran Kao-chung lewat, kita dapat tahu, bikin examen tadi mempunjai pengetahuan dimana letaknja tempat-tempat jang lem-

jang sangat tipis. Kalau panitya examen bek dalam peladjaran sekolahan Tionghna.

tidak menimbang, bahwa examen pertama dan menarik peladjaran dari examen ini.

ini harus dipandang sebagai pertjobaan, kita harus perbaiki peladjaran dalam

ampir semua candidaat harus ditolak lan-sekolah menengah Pa Hua. Sekarang elass

taran kurang tjukup pengetahuan mereka jang paling tinggi dari Kao-chung regular

tentang biology. Maka dari itu panitya adalah Kao-chung 2. hingga masih ada

examen mengharap sangat, supaja seko- tempo untuk lakukan perubahan-peruba-

lah-sekolah Kao-chung lebih banjak taruh han jang perlu, Mulai setengah tahun jang perhatian untuk menjempurnakan pela- lalu Pa Hua berikan les-les sore beberapa

T. H.H.K.-DJAKARTA

kali seminggu pada murid-murid Kao- ngadjar. Dalam tempo peralihan, sebelum-

chung, jang ada kandung ingatan akan nja mereka pandai gunakan bahasa Indo-

bikin entrance examination untuk Univer- nesia, mereka akan dibantu oleh docent-

sity Indonesia, sesudahnja pi-yeh. Les-les docent jang bisa mengadjar dalam bahasa

jang ditambah, adalah organic chemistry, Indonesia. Dengan begini student-student

mechanics dan biology, dan peladjaran-keluaran Kao-chung bakal bisa ikuti pela-

peladjaran ini dipimpin oleh guru-guru djaran-peladjaran dari University Indone-

M.O. dari negeri ini. Dengan tjara begini sia dengan tidak susah, apalagi sekarang

diharap, kalau sudah sampai temponja, dalam Pa Hua diadjar djuga bahasa Indo-

murid-murid akan sudah siap-sedia untuk nesia tjukup banjak.

entrance examination dengan mempunjai Menurut dugaan umum, perubahan-banjak harapan untuk lulus. Untuk murid-perubahan bahasa pengantar didalam Uni- murid jang hendak masuk Sekolah Hakim versity Indonesia akan betul-betul lekas Tinggi atau Faculteit Letteren dan Econo- didjalankan. Bukan sadja perubahan ini mie, harus djuga diperbaiki peladjaran- perlu didalam theorie, jaitu untuk pimpin peladjaran- history dan geography. Lanta-University kedjurusan national, seperti

ran djumlah murid ini tidak begitu besar, sudah ditetapkan dalam salah-satu sidang

barangkali paling gampang soal ini dipe- kabinet R.I.S., tetapi lain-lain hal jang tjahkan dengan suruh saban-saban murid practis akan paksa pemimpin University ambil les privaat atau beladjar sendiri ke- lakukan perubahan ini. Tidak lama lagi dua mata-peladjaran ini. bekas murid-murid sekolah menengah dari Salah-satu kesulitan, jang sampai Republik Indonesia (Djokja) akan djuga sekarang mesti diatasi oleh student Uni- masuk University Indonesia. Dalam seko- versity Indonesia keluaran Kao-chung, lahan-sekolahan S. M. A. ini sama-sekali jalah kesukaran untuk ikuti peladjaran-tidak diadjar bahasa Belanda. Untuk peladjaran jang diberikan dalam bahasa student keluaran S. M. A. dari R.I. ini, ha-Belanda. Tetapi sekarang bahasa pengantar ruslah peladjaran-peladjaran diberikan da- resmi sudah diubah djadi bahasa Indone- lam bahasa Indonesia. Peladjaran" didalam sia. Professor-professor bangsa Belanda bahasa Indonesia ini bagi murid-murid diharuskan, didalam tempo jang ditentu- keluaran Kao-chung kita tidak susah di- kan, gunakan bahasa Indonesia waktu me- mengarti.

HAR1-ULANG KE-50

DE STUDIE DER SINOLOGIE IN INDONESIA. Door : Prof. Dr. M. H. van der Valk (Ketua Sinolo gisch Instituut)

Lange jaren is het de wens der Chi- in een nieuw licht te bezien en die te nezen in deze gewesten geweest, dat er herwaarderen. gelegenheid zou worden geschapen voor Ook op het gebied van de kunst zijn

de studie van het Chinees en de sinologie de vorderingen in de wetenschap der

aan de Universiteit. Sedert betrekkelijk laatste jaren zeer groot. Lange jaren is

korte tijd is de mogelij.kheid daartoe men van weinig gegevens uitgegaan, men

geopend en over enige maanden zullen de heeft de voortbrengselen der kunst te veel

eerste candidaatsexamens worden afgelegd op zichzelf, zonder de algemene achtergrond

door de eerste groep studenten, allen Chi-der Chinese cultuur beschouwd. Zeer ver-nezen. Onder de jongeren, vooral dediept is onze kennis echter, sedert men de meisjes, is er genoeg oprechte en duurzameChinese bronnen is gaan bestuderen. Om

belangstelling voor deze tak van studie; in de chaos van schone voortbrengselen

de Chinese maatschappij heeft tot dusverenige orde te scheppen, heeft men ook zich weinig met dit Chinese cultuurcentrumvergelijkingsmateriaal bijgebracht uit an- bemoeid. dere beschavingen. Het is gebleken, dat, Toch heeft de sinologie voor dit land evenmin als op andere terreinen de Chi- cen speciaal grote betekenis, die niet magnese wereld nimmer zo afgesloten is geweest worden verwaarloosd. Men mag daarbijals men vroeger wel eens heeft gemeend

zich niet blindstaren op de gevoelswaarde en dat er verregaande beinvloeding valt

alléén, die de studie van China en zijn aan te wijzen van de beschaving van an- beschaving heeft voor de vele Chinezen in dere volkeren. Zo is er in de vroege Chi-

dit land geboren en getogen, en die het nese plastiek onmiskenbare invloed te

verlies van contact met de eigen oorspron- bespeuren van de kunst in klein formaat

kelijke cultuur als een gemis beschouwen. der steppe-volkeren, waarvan hier slechts

Dit is een sentiment, zuiver en te waarde hunnen en scythen worden genoemd.

deren, doch dat geen maatstaf zijn kan en waarvan op verschillende plaatsen in

voor de intrinsieke waarde van de studie Siberië en Rusland vondsten zijn gedaan.

der sinologie. In onze dagen ook zijn wereldschok-

Deze heeft een betekenis gelegen ver kende gebeurtenissen en stormvloeden

boven de gevoelswaarde uit. een objectieve over China gegaan. In de vorige eeuw

waarde, die door de gehele wereld van inge- deed zich het verschiinsel voor. dat voor

wijden wordt erkend. De kennis van China het eerst in de loop van een tweeduizend

als cen groot cultuur-gebied der menselij- jaar China meer te vrezen had van een

ke beschaving is ontzaglijk omvangrijk. buitenlandse druk, die over zee kwam in

Zij heeft zich in de loop der laatste decen- plaats van over land. Het gehele systeem nia steeds uitgebreid en verrijki. Op het der buitenlandse betrekkingen was evenwel gebied der historie is onze kennis enorm gebaseerd op het onderhouden van een re- uitgebreid door de archeologische onder- delijk, aan de eisen des tijds voldoende zoekingen, die in China hebben plaatsge- verhouding met de volkeren met wie C'hina vonden. Het bestaan van héél oude, soms landgrenzen had, om daarmede het machts- niet-Chinese eulturen in China. is door de evenwieht te bewaren. Dit stelde de Chi- spade aan het licht gekomen door opgra- nese diplomatie voor talloze nieuwe pro- vingen, die omstreeks 1931 te Anyang blemen, die men onder de Mantsjoe-dynas- werden uitgevoerd. Dech ook op andere tie niet heeft kunnen oplossen, met catas- plaatsen in China zijn vele nieuwe dingen trofale gevolgen daarvan voor China. In aan het licht gekomen, waarvan men vroeger, niet had gedroomd. Het is mogelijk dit opzicht is de studie van de geschiedenis gebleken een deel der legendarische ver- der vorige ecuw iets totaal anders dan ai halen over de oude gesehiedenis van China het voorafgaande.

T. H.H. K. - DJAKARTA

En in bepaalde opzichten is die Zij leert, dat het schone en goede van nieuwe opvatting der geschiedenis ook China nooit heeft — noch heeft kunnen

voor de C'hinezen in Indonesie op dit bestaan zonder geregeld geestelijk contact

ogenblik van het grootste gewicht voor met het buitenland, zonder een zich aanpas- het oplossen van de problemen van het sen aan vernieuwde omstandigheden. ogenblik. Dat is één van de grote waarden, die Zij leert ons de gevaren van een star vasthouden aan oude denkbeelden, die de sinologie onder de tegenwoordige onder cen ander bestel deugdelijk waren. omstandigheden voor Indonesië heeft.

HARI-ULANG KE-50%

HET NUT VAN DE CHINESE BESCHAVING VOOR DE MAATSCHAPPIJ. Door : Mr. Dr. M. J. Meijer (Conservator Sinologisch Instituut, Djakarta.)

Gaarne voldoe ik aan het verzoek het oude doctrinaire Confucianisme, als van de secretaris van de T.H.H.K. om voor concessie aan de moderne tijd, had hij een haar 50-jarig bestaan een artikel te schrij- vaste overtuiging. En deze overtuiging ven met bovenstaande titel. Juist voor het gaf hem de kracht en de vrijmoedigheid. gevraagde doel lijkt mij het onderwerp voor zijn standpunt uit te komen tegenover aantrekkelijk. Het is echter noodzakelijk, hebzuchtige vorsten en opportunistische dat wij eerst tot een nadere begripsbepa- wijsgeren van zijn tijd. Hij zag het nut ling komen, want de titel stelt ons door zijn van de blijvende waarde voor de mensheid. algemeenheid enige problemen, die wij van de oude beschaving. moeten oplossen, als we de vraag bespre-Het tweede punt, dat we ons moeter ken of de oude Chinese beschaving eigen-realiseren, is de omvang van de ,Chinese lijk nog wel enig nut heeft. beschaving". Kunnen we spreken van De Chinese beschaving, of zijn er meerdere Ten eerste over het nut. Onwil- lekeurig komt bij mij de herinnering bovengeweest? Het begrip beschaving zelf is aan het begin van het eerste boek vanniet zo eenvoudig te definieren. Mencius. Het was toen een tijd van ver-Beschaving. is niet een bepaalde warring op geestelijk gebie:l. Het ouderusttoestand, het is een proces, een voort- stelsel van de Chou-dynastie had afgedaan.durende beweging. Zij is een sfeer, binnen De oude ideologie was gebroken, en dewelke zich bepaalde ideeën ontwikkelen, beschaving van China werd met de onder.die van andere sferen verschillen. Deze ileeën betreffen de wereldbeschouwing gang bedreigd. De uitspraken van de oude wijsgeren werden hoogstens nog gebruiktvan de groep, de maatschappelijke organi- om verdraaid te worden en de handelingensatie, godsdienst, kunst. Binnen de sfeer van de vrijgevochten vorsten te camou-bestaat een eindeloze varieteit van ontwik- fleren. Toen Mencius, de idealist, nu in dezekeling, waarin een minderheid haar schep- tijden aan het hof van koning Hwei vanpende activiteit ontplooit en de beschaving Liang kwam, ontmoette deze hem met desteeds vooruit brengt. Nieuwe elementen vraag: ,Sinds U, mijnheer, duizend mijlworden geabsorbeerd, hetzij van binnen-

niet te ver heeft gevonden om herwaarts uit ontwikkeld, hetzij van buitenaf inge-

te komen, zult ook U wel iets hebben wat. voerd. Oude ideeën krijgen nieuwe inhoud,

mijn land tot voordeel strekken kan."kortom beschaving is een doorlopend proces Maar Mencius antwoordde: ,.Waarom moetvan aanpassing op uitdagingen aan het U, o Koning, het woord ,voordeel"' gebrui-geestelijk leven van binnenaf of van ken? Waar ik ook mee uitgerust ben isbuitenuit. De ondergang van een be- met een gevoel voor de juiste verhoudingenschaving begint pas wanneer er geen in het al-onder-de-hemel en met het gevoelantwoord meer gevonden wordt op de van de juiste houding jegens mijn naaste." uitdaging, er treedt dan een splijting op Het nut, dat Mencius beloofde, was nietin de maatschappij en in de geesten van van nut voor de koning om zijn land uit tehaar individuen, een tijd van gebrek aan breiden of zijn buren afbreuk te doen. Erstijl en principes volgt, totdat op de een bestond cen groter nut of voordeel, datof andere wijze het antwoord wordt ge- uitging boven hetgeen de koning directvonden, hetzij in een overname van een voor ogen stond en daarop werd hii ge- vreemde beschaving, hetzij in een ver- wezen. nieuwing van de oude. In zulk een tijd nu leefde b. v. Meng-In zekere zin was Meng-tzu een tzu. Het definitieve antwoord werd pas benijdenswaardig mens. Hoewel hij zo nu gevonden in de Han-tijd. Het antwoord op en dan wel eens een steek liet vallen van het buddhisme werd wellicht pas in de

T. H. H. K. - DJAKARTA

Sung-dynastie gevonden. Er is echter daar wil ik thans niet op ingaan. steeds een gemeenschappelijke ondergrond. De belangrijkste vraag is, wat is het waardoor we de oude beschaving van Chi- nut van deze beschaving voor deze maat- na kunnen beschouwen als een geheel, schappij? We leven hier in Indonesië in hoewel we misschien beter kunnen spreken allerlei maatschappijen. Economisch be- van een beschavingscomplex als van een zien en politiek kunnen we van een maat- beschaving. We komen thans aan de schappij spreken, maar daar houdt het dan vraag, of het in het algemeen zin heeft ook mee op. Op cultureel gebied zijn we even gescheiden alsof we op een tegenover zich in de oude Chinese beschaving te ver- liggend deel van de aarde weonden. Toena- diepen. Gezien van uit historisch oogpunt dering bestaat inderdaad, maar van een heeft dit ongetwijfeld zijn nut. De Chi- wederzijdse doordringing is weinig sprake, nese beschaving heeft ons een stortvloed al was het alleen reeds wegens de moei- van materiaal nagelaten even imposant lijkheden van de taal. Ik ben mij er dan als de Chinese muur. Maar de geschied- ook volledig van bewust, dat ik mij op glad schrijving is zo ingericht; dat alle dingenijs begeef als ik ga spreken over de bete- zomaar gebeuren. kenis, als U wilt het nut, van de oude Chi-De oude officiele geschiedbronnennese beschaving voor de huidige Chinese geven een boedelbeschrijving, geen analysemaatschappij. Maar aan de andere kant en geen verklaring. Dit is een uitvloeiselis dit het belangrijkste deel van de opave, van de wereldbeschouwing, die zich niet die mij door de titel geboden wordi 'm- druk maakte over het oorzakelijk verband mers U bevindt zich in een tijd. warin tussen de dingen. Tao geeft aan alle China worstelt om haar culturele m. dinger hun vorm en wezen." In de tegen-Heeft het verleden afgedaan en mo het tot woordige tijd echter willen we weten hoe radicaal worden opgeruimd en gem Is en zo mogelijk waarom de dingen tot stand een recreatie-veld voor specialist le zijn gekomen, we wensen de oude geschie- het gedoemd om ten offer te vallen 11

denis te ervaren, te analyseren en te inter- verwestersing van China? Missehin

preteren om zekere paralellen te zien en U zeggen, dat U zich veel dichter onze kennis van het heden daardoor te de Westerse cultuur dan bij de oud

verdiepen. Maar, om op deze wijze te nese en misschien heeft U in ze'e

werk te gaan, moeten we een massa werk gelijk, maar toch bent U kinderen yon,

verzetten, enorme bibliotheken zijn vereist werelden. Ga maar eens na, in welk

en vele bronnen moeten worden aange- U bent opgegroeid, de boeken die I ir

boord, voordat we een bevredigend beeld jeugd heeft gelezen, de gehele entour

krijgen van wat zich heeft afgespeeld. waaronder U bent opgegroeid. De ho

We moeten nagaan of we de motieven kun- ujting van de westerse cultuur is do

nen vinden, die grote staatslieden als ziek. Welnu hoe staat U daar tegon

Uw instelling tegenover het gecompli

Wang An-shih bewogen hebben tot hun

staats-socialistische pogingen, de redenen geheel van de Westerse Cultuur is ze

van hun falen en de reactie van het volk damenteel verschillend van de onze

erop. Weliswaar zijn we al lang terug ge-wederzijds begrip vaak werkeljik moai

komen van de theorie, dat gelijke oorzaken is. En de reden daarvan. is, dat I

altijd dezelfde gevolgen produceren, want doortrokken bent van de oude enltuuref.

we weten, hoe oneindig gevarieerd de Als U dan ouder wordt, is er in die sfoor

omstandigheden zijn, maar het nut, dat veel dat U niet ligt en waaraan U zieh

een dergelijke studie afwerpt, geldt voor onttrekt en tegen verzet, een proces. dat

door Uw vaders begonnen is en door U

de mensheid in het algemeen en geeft een

inzicht in vragen, die ons in de moderne wordt voortgezet. Doch het belangriikste

is. dat U zich van dit proces rekenschap tijd zo urgent worden gesteld. Dat is een kant van de studie van de Chinese bescha- geeft. Dat U zich maar niet door de ving, die zowel voor U als voor mij geldt. stroom laat leiden, maar beseft, wat U

Een andere kant is de literatuur en de verwerpt en waarom. U begint de lagere

kunst, waarmee China de wereld heeft school niet meer met de Nan-tzu-Ching

verrijkt, de wijsheid en de fijnzinnigheid. op te dreunen en op Uw vierde jaar zulke

die ons Westerlingen diep imponeert, maar wijsheden te verkondigen als dat de mens

HARI-ULANG KE-50

van nature goed is ete. Dat is een voor- zult U niet de geestelijke bevrediging vin- deel. Maar het is cen negatief voordeel, den, de rust en het ideaal, die zo noodzake-

n.l. iets wat U niet doet. Wanneer daar- lijk zijn in deze tijd van ideologieënstrijd.

Ik meen, dat ik op deze wijze vol- voor niets anders in de plaats kwam als nationalisme, politieke scholing, en hygiene, doende op het nut heb gewezen van de dan zou dat vrij droevig zijn, en het verlies Chinese beschaving voor Uw maatschap- betekenen van een beschaving, die de we- pij. Ook al kraakt de westerse beschaving reld ten zeerste heeft verrijkt. Een bescha- in zijn voegen, het komt mij voor, dat de ving, die China indertijd tot één van de kwestie voor ons minder brandend is dan eerste landen van de werell heeft gemaakt, voor U. Thans wordt China overstroomd en wat belangrijker is, zijn volk tot één door een westerse ideologie, het Commu- van geestelijk meest evenwichtige. Die nisme. Of deze ideologie past voor China oude beschaving had aan het leven een har- of niet, is een kwestie die buiten mijn monie verleend, zoals men die misschien in beoordeling ligt. Of zij dezelfde weg zal de middeleeuwen in de Christelijke wereld gaan als vroegere staatssocialistische po- vond. Toen volgde een ruw ontwaken met gingen of zij zich zal aanpassen aan het de opium-oorlog in het midden van de Chinese milieu, of zij het Chinese volk zal vorige eeuw. En sindsdien strijdt China kunnen dwingen zich bij haar aan te pas- om zijn bestaan. Deze strijd is lang niet sen, zijn zaken die in de schoot van de alleen" een politieke, het is evenzeer een Goden liggen. Doch dit is mijn overtuiging. culturele. En tot nu toe schijnt het alsof dat een land alleen blijvend sterk wordt geen enkele vorm zich heeft gestabiliseerd. door de vrije innerlijke overtuiging van De tijdsomstandigheden eisen van U. zijn intelligentsia in een cultuur, die zij zich zelf zonder dwang heeft gekozen. leerlingen en oud-leerlingen van de Tiong De uitstraling van de Chinese cul-Hoa Hwee Koan, dat U zich inspant om U tuur is even groot geweest als die van de de westerse beschaving eigen te maken. Helleense. Het verschil echter is, dat de Niet alleen algebra, meetkunde en natuur-Chinese cultuur gedragen is door een kunde, maar ook geschiedenis, kunst en geheel ras, dat door haar en alleen door westerse wereldbeschouwing, zodat U de haar werd verenigd. Thans is het niet meer geest van deze beschaving aanvoelt, en er zozeer de oude cultuur, doch het nationa- op verder kunt bouwen. lisme, dat deze taak heeft overgenomen. Doch het nationalisme is op zich zelf niet Voor U, die er reeds in geboren bent, voldoende, het laat de mensen onbevredigd. is het veel gemakkelijker als voor de gene-En dit is voor de beste krachten van China raties voor U. Voor U ligt het probleem reden geweest zich te bezinnen op het ver- misschien eerder omgekeerd, n.i. zich te leden om door cen critisch-historisch on- verdiepen in de oude beschaving, die U min derzoek door te dringen in de essentie van of meer bent ontgroeid maar die toch nog het verleden. Zij willen zich ontdoen van meegewerkt heeft om U te vormen. Wan- de slogans van het heden en van het verle- neer U erin slaagt om deze beide bescha- den, om te komen tot een juist beeld van vingen naar de geest te beheersen, dan is beiden, teneinde een doorzicht te verkrij- het mogelijk, dat U er in slaagt voor China gen, een prospect in de toekomst, dat kan, een nieuwe, levensvatbare en eigen-aardige leiden tot het geestelijk welzijn van hun beschaving te scheppen in een mengsel van volk. Revoluties zijn goed om versteende het oude bruikbare en het nieuwe noodza- vormen van de oude beschaving op te rui-. kelijke. China kan zich niet maar zo klak- men, maar zij breken de continuiteit niet. keloos in een westers kleed steken. Het zij zijn slechts episodes. Een volk verzaakt kan ook niet volstaan met de oude geest te zijn verleden evenmin als een mens zijn behouden en de westerse techniek te accep- jeugd. Daarom is Uw zwaar programma teren, zoals in de jaren tussen 1900 en 1909 van oude Chinese cultuur niet nutteloos.

door Chang Chih-tung werd gepropageerd.

Het is geen rondgang door een museum,

De geesten van beiden conflicteren methet is een exploratie-tocht in Uw geeste-

elkander. Misschien reeds is de syntheselijke achtergrond om U die erfenis bewust

gevonden en komt het er op aan, dat U zichte doen worden, en critisch en met respect

die bewust wordt. Wanneer U zich laatte bezien, ten einde voor U zelf een bewuste

meevoeren. passief laat overheersen doornieuwe weg te bewandelen, die bij U past

de attractie van één der beide eulturen.in de moderne tijd.

T. H. H. K. - DJAKARTA

PELADJARAN HURUF DAN BAHIASA TIONGHOA DISEKOLAHAN T. H. H. K. Oleh : Pwa Khaij Hin, Bandung.

Sedari diberdirikannja sekolahan (Tiongkok-Utara) mempumjai 4 suara

T. H. HI. K. jang pertama dikepulauan ini, sadja.
Lebih djauh bahasa Tionghoa, sama sudah atjapkali dan diberbagai-bagai surat-kabar oleh banjak penulis telah di- dengan keadaannja bahasa disemua negeri rundingkan soal kekurangan-kekurangan lain, ada mempunjai sematjem klank" dalam peladjaran Tiong Hoa Hwee Kwan. atau letter-phenetik jang berlainan. Umpana letter-phonetie Sh" ()') Dari ini seimua perundingan boleh dikatakan, bahwa tulisan-tulisan kebanja- tidak didapatkan didalam bahasa-bahasa kan tjuma menjangkut soal-soal jang Tionghoa Selatan. S" Selatan ada Sz" samar, tapi tidak membitjarakan kekura- ( 1、). ngan-kekurangan itu. sampai dipokok-Sesuatu bahasa Tionghoa, sama dasarnja. dengan bahasa lain jang mana sadja, mem-Umumnja murid-murid jang dikirim punjai phonetic sendiri-sendiri. Tidak kesekolah T. H. H. K. sebagian besar ada vemuanja phonetic ini berlainan, tapi pun terdiri dari anak-anak Tionghoa Perana- tidak semuanja bersamaan. Dan kalau guru-guru jang menga- kan, jang dirumah omong bahasa daerah dari negeri ini. djar Kuo-yü di Hwee Kwan terdiri dari Dan sebagian murid-murid terdiri guru-gurn jang berasal dari Tiongkok dari anak-anak Tionghoa Totok; mereka Selatan, dan guru-guru ini sendiri bitjara sebagian hesar ada dari golongan Hokkian, Kuo-yü dengan sangat dipengaruhi oleh Khe dan orang-orang asal dari lain-lain bahasa daerah mereka sendiri. sedengan provinsi Tiongkok Selatan. phonetic" mereka tidak perdulikan se-Bahasa-pengantar jang dipilih di hingga perbedaan suara dari bahasa Hwee Kwan ada bahasa Tjing-im jang daerah mereka dan bahasa Kuo-yü standard tidak diadjarkannja, kita bisa bajang- sekarang dapat sebutan Kuo-yü. Sebagai standard Kuo-yü dulunja kan, bahwa bahasa Kuo-yü jang mereka pakai bahasa Tjing-im jang digunakan adjarkan tidak bisa tepat dan tegas, baik disekitar Nanking. dalam soal pronounciation", phonetic" Sedari beberapa tahun jang belaka- atau ,suara" (intonation). ngan sebagai standard dipakai omongan Dan sering murid-murid golongan dari daerah sekitar Peking. Tionghoa-Peranakan dari rumah membawa Semua bahasa Tionghoa maupun ba- suara dari bahasa daerah, disini, sehingga hasa-bahasa dari daerah Tiongkek jang achirnja banjak murid golongan Tionghoa mana sadja mempunjai apa jang dikata-Peranakan bitjara Kuo-yü, jang mereka kannja dengan sebutan suara" atau dapat dari guru-guru seperti diatas, dengan ditambah suara bahasa Indonesia- lagu”(聲調). Empat bahasa Tionghoa jang ter- daerah, sahingga mereka bitjara apa jang penting didaerah Selatan. seperti Kwitang orang bilang Nan Yang Pu T'ung Hua". (Cantonese). Khe. Hokkian dan Ningpo (南洋 普通). Bukannja saja punja maksud akan (Shanghai). masing-masing mempunjai

  1. 6 dan 8 suara. (Iokkian dan Shanghai di ini Buku Peringatan T. H. H. K. 50
    Tahun beber setjara djelas soal ini. Tju- sama). Bahasa Tjing-im sendiri dari daerah kuplah apa jang saja gambarkan diatas Nanking (Tiongkok-Tengah) dan Chung- bagi outsiders" untuk sedikit-banjak king (Tiongkok-Barat) mempunjai 5 suara, bajangkan itu kekurangan-kekurangan sedeng Tjing-im dari daerah Peking technik mengadjar. HARI-ULANG KE-50

Disini adanja itu kesusahan² jang Lain kekurangan jang besar sekali dalam hal mengadjar bahasa Tionghoa diderita oleh sang guru untuk mengadjar- adalah systeem Pei" (# ), jaitu semua kan huruf Tionghoa pada murid-murid e- mikian. peladjaran kudu diapali diluar kepala. Systeem peladjaran di Djepang pada Tempo-tempo sang murid bisa apal semuanja, tetapi maksudnja idioom", murid-murid jang mulai beladjar huruf mereka tidak dikasi mengerti, sehingga Tionghoa diberikan via Katakana dan mereka bisa batja diluar kepala, tapi mak-Hiragana. sudnja apa jang dikatakan, sebagian besar Sematjam systeem demikian sebetul- mereka tidak tahu dan kalau toch tahu njá kudu ditiru disini. arti itu, kurang begitu tepat. Chu Yin Fu Hao dalam tempo jang Bahasa Tionghoa ada satu bahasa setjepat-tjepatnja kudu diadjarkan pada jang mempunjai sedjarah sedikitnja 4000 murid-murid Hwee Kuan sedari mereka tahun, maka bahasa Tionghoa sangat kaja masuk didalam sekolah, sehingga huruf-dengan idioom-idioom, dan djuga sering huruf jang berat-berat tidak perlu diberi- idioom-idioom ini mempunjai maksud amat kan tjara" huruf, tetapi dengan spellan dalam. Chu Yin Fu Hao. Sehingga apabila idioom ini tidak bisa Dalam tempo jang setjepat-tjepatnja diartikan dengan djitu pada sang murid. murid-murid Huakiao kudu diadjar omong si murid tidak bisa dapat tangkap. Kuo-yü sahari-hari dengan lantjar. Dalam ini hal systeem mempeladjar-Dan dalam mengadjar huruf Tiong- kan bahasa Tionghoa seperti dulunja de- hoa kudu dipakai sematjem systeem jang ngan bantuan satu Hwan Ik" (djuru efficient. bahasa) ada lebih tjotjok. Huruf pokok, terutama huruf-huruf Systeem Pei" djuga di Tiongkok

gambar kudu diadjarkan pada murid-murid

masih digunakan dalam sekolahan-sekola- di-klas-klas rendah tidak sadja sebagai han jang masih pakai aturan kolot. peladjaran bahasa, tapi pun sebagai pela-

Sering suara diwaktu Pei" dipakai

djaran menggambar. sematjam lagu jang sangat bertentangan Saja ambil sebagai tjonto huruf-dengan intonation" jang benar. huruf gambar sebagai dibawah: Tjara bagaimanatah tjara mengadjar 山 Kuo-yü ini bisa sempurna dan bisa memberi 人 八 人 gunung masuk orang delapan hasil? 11 月 Dari mana datangnja systeem Per" 术 本 rembulan mata-hari ini? puhun pokok 冰 帅 水 Tidak lain, oleh karena sifatnja huruf aer ys rumput Tionghoa jang sangat berbeda lengan lain- sawah 鳥 小 雨 lain huruf didunia. 大 burung udjan Surat Tionghoa tidak bisa di-spel. ketjil besar 11 4 馬 Tjuma belakangan sadja orang Tionghoa mata kuda ikan gunakan sematjem Phonetic Speling" se- burung 于

perti ,,Chu Yin Fu Hao"(注普符號).

tangan. Dan sampai sekarang pun kegunaan- nja pemakaian ,Chu Yin Fu Hao" belum tjukup dimengerti atau diaku oleh banjak Pada murid-murid di-klas-klas jang guru Tionghoa.

tinggian sang guru kudu adjarkan huruf

Di Tiongkok murid-murid dirumah Tionghoa dengan systeem analytis dengan bitjara Tionghoa dan disekolahan dalam seberapa bisa menggunakan artian ety-

bahasa daerah dari murid-murid mereka mologisch. diadjarkan huruf Tionghoa. Kalau huruf-huruf Tionghoa diadjar-

Disini kebanjakan murid tidak bitjara kan setjara demikian. tidak sadja pela-

Tionghoa. dan disekolahan mereka mesti djaran itu akan mendjadi lebih gampang.

beladjar huruf Tionghoa jang tidak bisa pun peladjaran mendjadi bisa lebih me-

di-spel. resap (interesting).

T.H.H.K.-DJAKARTA

Berhubung dengan tjara mengadjar diatas perlulah sekali, buku peladjaran Hwee Kwan, terutama buku-buku jang

menjangkut peladjaran bahasa, diper-

baiki. Tjontoh-tjontoh penerangan dengan

menggunakan artian etymologisch seperti:

國dalam ini huruf ada 戈 (tumbak)

lada batas negeri bukan口 mulut. Huruf mulut ditulis ketjilan.

[ldibatja "wei" ditulis besaran, maksudnja ada batas negeri.

口sebetulnja人口==penduduk -心=bersatu hati jaitu beladjar

dalam huruf ini ada:

1° huruf anak S- 2° tutup jaitu pengertian-

nja anak² sebelumnja da-

pat peladjaran, jang sama

djuga tertutup dalam ke-

gelapan. 3°-sebetulnja ada huruf兒 diambil sepotong, jaitu ke- palanja sadja. 4°

交ada huruf 数 (memberi

peladjaran) diambil sadja. Kalau perlu kita bisa teruskan ini tjara penerangan dengan artikan huruf 教 (chiao= mengadjar). Dalam ini huruf ada: (hsiao), berbakti, pokoknja peladjaran Tionghoa dan

jang mana ada huruf pokok

pegang stok" (tangan kaju).

HARI-ULANG KE-5

SEPULUH TAHUN TERACHIR DARI TIONG HOA HWEE KOAN DJAKARTA. Oleh: Nio Joe Lan.

Apakah jang mesti dituturkan ten- jangan kesana-sini dengan tidak mendapat tang sedjarahnja Tiong Hoa Hwee Koan, peladjaran, tuan-tuan Tan Boen Seng dan Djakarta, pada sesudahnja iapunja hika-Chao Yuk Chung, masing-masing Penulis jat 40 tahun ditjatat? Pertama dari Kaum Pengurus Tiong Hoa Memang tidak ada banjak jang bisa Hwee Koan ini dan guru-kepala dari seko- ditjeritakan. lah ini, madjukan surat permuhunan ke-Tetapi sepuluh tahun jang terachir pada pembesar-pembesar Djepang memin- ini (1940-1949), pada mana dunia telah ta supaja diperkenankan buka sekolahan alamkan gelumbang besar berhubung de- lagi. ngan Perang Dunia II jang oleh karena adaBahwa didalam hal ini tindakan ha- kandung djuga Perang Pasifik telah bikin nja dilakukan oleh tuan-tuan Tan Boen bergolak djuga Timur Djauh, bukan telah Seng dan Chao Yuk Chung, sedeng dari liwat dengan tenang bagi perkumpulan ini. lain-lain anggota Kaum Pengurus tidak Kedjadian-kedjadian, jang djadi aki- terdengar apa-apa, adalah dari lantaran bat-akibaluja Perang Pasifik, turut dira-pada djaman pendudukan Djepang Kaum sakan olehnja dengan heibat.Pengurus Tiong Hoa Hwee Koan boleh di-Pendudukan Djepang, jang mulaibilang sudah habis sendirinja. Beberapa pada bulan Maret 1942, membikin sekolahantaranja ditangkap dan di-internir oleh kita telah mesti ditutup, oleh karena pem-Djepang,seperti umpamanja tuan-tuan besar-pembesar pendudukan Djepang tidakmajoor Khouw Kim An, Pelindung per- memperbolehkan perkumpulan kita beker-kumpulan ini, Ang Jan Goan, Liauw Kwie dja, sebagaimanapun lain-lain perkumpu-Njie, Song Chong Sin dan penulis tulisan lan dititah menghentikan semua peker- ini, sementara jang lain-lain karena satu djaannja. dan lain tidak bisa bekerdja apa-apa untuk Lain dari begitu, gedung sekolah kita perkumpulan ini. Dengan begitu djadi dipakai sebagai tempat interniran anak-tuan-tuan Tan Boen Seng, jang selainnja tentara Serikat. Bermula didalam sekolah Penulis dari Kaum Pengurus pun ada kita ditempatkan tawanan-tawanan pepe- djadi administrateur perkumpulan ini, dan rangan Serikat bangsa Inggeris, Amerika Chao Yuk Chung jang telah mesti keluar- dan Australia, dan kemudian ditaruh ta- kan tenaga akan belakan perkumpulan dan wanan-tawanan peperangan bangsa Be- sekolah ini, oleh karena mereka ada orang- landa. orang, jang karena pekerdjaan mereka, Dengan begitu, andai-kata pada djadi ada berkedudukan didalam gedung waktu orang Djepang baru menduduki pu- dari Tiong Hoa Hwee Koan. lau Djawa tidak diadakan larangan akan Permintaan buka pula sekolahan perkumpulan-perkumpulanmeneruskan telah diperkenankan. pekerdjaan mereka,, pekerdjaan ini toch Sekarang jang menerbitkan soal akan tidak dapat dilandjutkan, oleh kare- adalah, dimana sekolah itu harus ditem- na dimanakah peladjaran mesti diberi- patkan, sebab gedung kita di Patekoan kan? masih tetap djadi tempat interniran. Djuga sebagian dari ruangan kantor Pada ketiku itu gedung sekolahan pe- kita digunakan, jaitu sebagai pos pendja-merintah di Mangga-Besar sedeng dise- gaan Djepang untuk tawanan-tawananwah oleh apa jang dinamakan Sekolah jang ditaruh didalam gedung kita. Crisis, jalah sekolah jang diadakan oleh Kira-kira pada tahun 1943, oleh ka-Panitya Penolong Orang-orang jang Tidak renatidak bisa antapkan terlebih lama Mempunjai Pekerdjaan. Sekolah ini me- pulaanak-anak Tionghoa mesti genta- ngadjar dengan turut program dari seko-

T.H.H. K. - DJAKARTA

lah rendah pemerintah Belanda dan pa- berdirikan sekolah-sekolah untuk anak- kał bahasa Belanda sebagai bahasa-pe- anak Tionghoa. Berdirinja sekolah Tiong ngantar. Perubahan zaman djadi kelihatan Hoa Hwee Koan ada bantu menjurung pe- njata tidak memungkinkan sekolah itu merintah Belanda masa itu akan berikan

dibuka pula atas dasar jang sama seperti terlebih banjak perhatian kepada soal pe-

dulu. Satu keadaan jang terang ada ber- ladjaran pada anak-anak Tionghoa, hing-

ga kefaedahan pendiriannja Tiong Hoa

lainan dari pada keadaan di sekolah T.H.H. Hwee Koan djadi ada dirasakan oleh se-

K., dimana peladjaran-peladjaran dapat
mua anak-anak Tionghoa, jang masuk diberikan dengan hanja sedikit perobahan dalam sekolah-sekolah Tionghoa dan djuga pada programma peladjaran. Ketua dan jang menuntut peladjaran Barat — jang penulis dari Crisis School tersebut, jaitu masuk didalam sekolahnja atau sekolah-Dr. Loe Ping Kian dan tuan Lo Siauw Sien, sekolah Tionghoa lain dengan tjara lang- lalu serahkan gedung itu pada sekolah kitasung, dan jang masuk dalam sekolah-seko- danr dermakan semua barang-barang alatlah H. C.S. pada waktu itu dengan tjara tidak langsung. peladjaran jang ada disana. Djuga kantor dari T.H.H.K., jang Dengan begitu tertolonglah soal sampai sebegitu djauh menumpang dige- tempat. Sekolah Tiong Hoa Hwee Koan di- dungnja sendiri di Patekoan dengan ber- buka pula dengan bertempat digedung itu. tempat diantara serdadu-serdadu pendja-Tetapi kantor perkumpulan ini masih ga Djepang, lalu dipindahkan kegedung tetap berada di Patekoan, menumpang" sekolah di Pinangsia itu. Sekarang Tiong Hoa Hwee Koan digedungnja sendiri, ditengah-tengah serdadu-serdadu Djepang jang mendjaga dan djadi mempunjai dua rumah perguruan. Sekolah di Mangga Besar telah di- tawanan-tawanan perang kulit putih jang didjaga. buka pada tahun 1942 (oleh Djepang di- sebut 2602, dan dengan begitu surat-surat Banjaknja anak-anak Tionghoa, jang jang berhubung dengan itu didalam archief minta masuk sekolah, membikin segera Tiong Hoa Hwee Koan pun pakai angka djuga terasa, bahwa gedung itu di Mangga-Besar sama-sekali tidak menjukupkan.2602), dan sekolah di Pinangsia didalam Biarpun lain-lain sekolah Tionghoa di Dja-tahun 1943. karta djuga telah dibuka pula, tetap tera-Meskipun begitu másih banjak anak sa kekurangan tempat itu. Tionghoa jang tidak dapat peladjaran, oleh Maka tuan-tuan Tan Boen Seng dan karena sekolah-sekolah .H.C.S., jang Dja-Chao Yuk Chung lantas berdaja akan tjari karta memang aia mempunjai beberapa tempat lain. buah, tidak dibuka lagi. Pilihan didjatuhkan kepala gedung Tidaklah heran, dalam tahun 1943 sekolah rendah negeri di Pinangsia.

Lantas oleh sekolah kita dimadjukan djuga T.IIHI.K. telah kepaksa buka pula

permintaan kepada pembesar-pembesar satu rumah perguruan dengan bertempat

Djepang, supaja gedung sekolah itu dikasi di G. Petasan. Rumah-sekolah ini belaka-

ngan dipindakan ke G. Ketapang, didalam kita pindjam. satu gedung jang firma Tjong & Co. kasi Permintaan ini telah diluluskan. kita pakai. Dengan tjara demikian bekas gedung Setelah peperangan Pasifik dekat Hollands-Chinese School itu lalu dipakai

oleh perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan. berachir (1945) pembesar-pembesar Dje-

Satu irony dari sang nasib adalah, bahwa pang titah sekolah Tiong Hoa Hwee Koan,

gedung sekolah itu ada gedung untuk se- jang ditempatkan didalanm bekas sekolah

kolah H.C.S. pertama jang telah diberdiri- H.C.S. di Pinangsia. dipindahkan, oleh ka-

kan oleh pemerintah Belanda dulu, jang rena gedung sekolah itu hendak dipakai-

dapat djuga dipandang sebagai akibat dari nja.

Gedung kita sendiri, jang terletak di mengalirnja banjak anak-anak Tionghoa kedalam sekolah-sekolah Tiong Hoa Hwee Patekoan, pada tatkala itu sudah dikosong-Koan, oleh karena pada ketika itu, dimuka kan oleh tentara Djepang. Dan gedung ini tahun 1908, oleh pemerintah tidak ada di- boleh kita pakai kembali.

HARI-ULANG KE-50

Demikianlah, sesudah mengungsi" laman tilak enak. Tidak perlu tuturkan

sekean tahun lamanja, sekolah kita balik lagi disini, apa jang telah kedjadian.

kembali ke iapunja gedung. Jalah jang di Tjukuplah dibilang sadja, keadaan dalam Pinangsia. Sekolah-sekolah kita jang di sekolah berhubung dengan permintaan-Mangga-Besar dan di G. Ketapang, jang permintaan guru, bukan sadja dalam ke-

dinamakan tjabang-tjabang". tetap ber- adaan keuangan hanja terutama dalam

hal jang mengenakan kekuasaan dalam diri terus, ketika didalam tahun 1945 ge- sekolah, telah bergolak begitu rupa, hing- dung T.H.H.K. di Patekoan dipakai kembali oleh kita ga terdengar kabar selentingan, bahwa guru-guru hendak mogok. Berhubung Diwaktu Djepang menjerah, perkum- dengan ini didalam satu rapat, jang diada- pulan T.H.H.K. djadi ada mempunjai tiga kan didalam gedung Mr. Souw Hong Tjoen. sekolahan, jaitu sekolah di Patekoan dan penasehat perkumpulan kita, diambil pu- sekolah-sekolah tjabang" di Pinangsia tusan akan tutup sekolah 2 minggu la- dan G. Ketapang. manja, Tetapi setelah putusan itu disam-Menaluknja Djepang dengan tidak paikan kepada guru-guru, bukan sadja bersjarat membikin djuga perkumpulan tentang niatan mogok tidak kedengaran Tiong Hoa Hwee Koan dapat semangat apa-apa lagi, hanja mereka lantas ambil baru. Anggota-anggota Kaum Pengurus,
tindakan.......... buka terus sekolahan
jang selama penludukan Djepang telah dengan tidak perdulikan putusan jang di- tidak bisa lakukan perkerdjaan mereka ambil oleh Kaum Pengrus. karena di-internir Djepang atau lain-lain Lain-lain kedjadian tidaklah perlu sebab pula, datang memberikan tenaga ditjatat lagi disini. Tjukuplah sudah, apa-mereka kembali. bila kita katakan, bahwa keadaan dalam Ketika itu keadaan dalam sekolah sekolah kita waktu itu ada keru sekali dan amat memusingkan anggota-anggota Kaum perhubungan antara Kaum Pengurus dan Pengurus. guru-guru ada genting. Sukur lain-lain kedjadian jang tidak Selama pendudukan Djepang betul teringin tidak sampai kedjadian. sekolah kita dibuka terus, tapi Kaum Berhubung dengan keadaan pada Pengurusnja tidak bekerdja. Dengan begi- waktu itu, rapat-rapat dengan anggota- tu rapat-rapat pun tidak pernah diadakan anggota jang miasih bekerdja dari Kaum selama waktu itu. Orang bisa bajangkan Pengurus tidak liadakan didalan gedung diri sendiri, bagaimana berbahaja adanja perkumpuian, hamja di satu tempat lain. di ketika itu akan mengadakan rapat. Dalam urusan kerewelan dengan guru-Dengan begini, ketika Djepang telah guru, umpamanja, rapat-rapat telah dila- menjerah dan tentara Serikat mendarat kukan didalam gedung Mr. Souw Hong dan berkuasa disini, sekolah kita hanja Tjoen, dan kemu:lian. djuga berhubung diurus oleh beberapa orang sadja, antara-dengan kesukeran pengangkutan jang nja tuan Tan Boen Seng, secretaris-admi- membikin perlu dipilih tempat jang letak- nistrateur, dan tuan Chao Yuk Chung, nja kira-kira ditengah-tengah. permusja-

guru-kepala, dengan dibantu oleh bebe-waratan-permusjarawatan dilakukan di-

rapa orang pula. dalam gedung tuan Ang Tjin Thay di Dja-Ketika Djepang menjerah djadi di- lan Batu-tulis.

anggap seolah-olah selama waktu itu jang Satu akibat jang tidak begitu menje-

masih bekerdja ada Kaum Pengurus jang nangkan dari kerewelan dengan guru-lama, jang diketuai oleh tuan Ie Tjoen guru adalah tuan Chao Yuk Chung dan Siang. Tentu tidak semua anggota Kaum tuan Tan Boen Seng tidak dapat bertindak Pengurus jang dulu, jaitu jang harus be- terlebih lama lagi sebagai guru-kepala dan kerdja didalam tahun-tahun 1941-1942, secretaris-administrateur dari perkum- ada berikan tenaga mereka pula, sebab ada pulan ini. Biar bagaimana djuga, adalah djuga jang berhalangan atau karena satudjadi pendlapat saja. bahwa kedua tuan itu

dan lain sebab pula tidak balik kembali ke-ada berbuat djasah terhadap pada sekolah

dalam kalangan Kaum Pengurus kita. Tiong Hoa Hwee Koan pada djaman pen-Terutama dari fihak guru-guru keti-dudukan Djepang. Hingga sajang perkem- ka itu banjak sekali kita dapatkan penga-bangan keadaan dalam sekolah 'Tiong Hoa

T. H. H. K. - DJAKARTA

Mulai hari itu T.H.H.K. djadi mem-Hwee Koan setelah Djepang kalah berpe- rang ada begitu rupa, hingga kedua tuan-punjai Kaum Pengurus tetap pula. tuan itu tidak dapat melandjutkan peker-Pekerdjaan pembetulan dari perkum- djaan mereka. pulan dan sekolah kita djadi dapat dimu-Inilah ada kedjadian-kedjadian jang laikan dengan sepenuh tenaga. dialamkan oleh Tiong Hoa Hwee Koan Buat merundingkan soal pimpinan mulai dari menjerahnja Djepang (15 perkumpulan ini, haruslah ditjatat, bahwa Augustus 1945) sehingga sampai 24 Mei untuk tahun-tahun perkumpulan 1947/ 1946, pada tanggal mana buat pertama 1948, 1948/1949 dan 1949/1950 sebagai kali sedjak Perang Dunia II perkumpulan ketua Tiong Hoa IIwee Koan telah dipilih ini mengadakan rapat, jang karena tuan kembali tuan Tan Eng Hok, satu tanda Ie Tjoen Siang, Ketua, berhalangan da- bahwa kepertjajaan kepada tuan Tan ada tang djadi dipimpin oleh tuan Ang Janbesar. Goan, Ketua Muda, pada djam 2.30 sore Kaum Pengurus Tiong Hoa Hwee dengan bertempat pula digedungnja sen-Koan untuk tahun-tahun 1949/1950, jalah diri. Kaum Pengurus ke-50, ada terdiri dari Didalam rapat ini telah diambil ke- tuan-tuan: putusan-keputusan: Tan Eng Hok, Ketua,

  1. Terima-baik notulen Rapat Ang-
    Dr. Theng Sioe Tjhan dan Tjhin gota Umum,

2. terima-baik verslag tahun 1945, Eng Sian, Ketua-Muda,

Mr. Souw Hong Tjoen, Tan Eng Djin dan

  1. terima-baik perhitungan tahun dan Kwee Kim Soe, Penasehat.
    1945. Tjoa Yoe Djin, Nio Joe Lan dan

Dan lebih djauh dilakukan pemilihan Shao Chin Piao, Penulis, Kaum Pengurus untuk tahun 1946/1947, Lim Soe Oen dan Sie Siauw Gioe Bendahara, jang berkesudahan: Dr. Khouw Keng Liem, Dr. Sie Boen Ketua, tuan Tan Eng Hok. Ketua Muda, Dr. Khouw Keng LiemLian, Dr. P. Sim Zecha, Liang Yang Chen, Tan Tjoan Som, Lo Siauw Sien, Ang Tjin dan tuan Go Siang Tiat.

Penasehat, Mr. Souw Hong Tjoen, Thay, Gouw Hie Kie, Njoo Seng Tjay,

Thung Siang Hauw, Gouw Bian Joe dan tuan Ang Jan Goan dan Mr. Ew-yong Thio Tjin Tjo, Commissaris. Fa Sen. Penulis, tuan-tuan Oen Tek Hian. Bertambahnja murid-murid telah membikin kelas-kelas kita djadi padat. Tjoa Yoe Djin dan Liang Yang Chen. Bendahara, tuan-tuan Kho Khe Tjoen Panitya Sekolah insaf, terlalu banjak mu- dan Lo Siauw Sien. rid-murid didalam satu kelas ada tidak

Commissaris, nona Khouw Keng Nio, baik bagi peladjaran, tapi orang tidak ber-

tuan-tuan Nio Joe Lan, Gouw Hie Kie, daja terhadap soal ini. Apabila dengan ke-

Liem Khe Jan, Liem Khoen Sik, Lie Kian ras dipegang penetapan djumlah maxi-

Seng, Lay Tjoen Hian, Oey An Siok, Njoo mum bagi sesuatu kelas, akan ada banjak

Seng Tjay, Ang Tjin Thay, Fie Lien, sekali anak-anak jang mesti ditolak. Dan

Shao Chin Piao, Tan Hok Tjoan, Ang Bock kemanakah mereka itu mesti pergi, se-

Sun dan Yin Chia Chun. mentara kita ketahui, bahwa djumlah

Didalam Rapat Anggota Umum itu sekolah-sekolah di Djakarta masih djauh

djuga telah ditetapkan Kaum Pengurus dari pada mentjukupi?

Fonds Lie & Tan sebagai berikut: Satu djalan lain akan menulung Ketua, tuan Ie Tjoen Siang. keadaan ini, jalah membesarkan sekolah Ketua Muda, tuan Ang Tjin Thay. kita. Inipun susah dilakukan, oleh karena Penulis, Mr. Souw Hong Tjoen. Djakarta ada kepenuhan penduduk, hing-Bendahara, tuan Kho Ke Tjoen. ga djangan kata untuk sekolah untuk

Commissaris, tuan-tuan Ang Jan orang biasa sadja sudah susah akan dapat-

Goan, Lie Kian Seng dan Khouw Keng kan rumah.

Sekolah tjabang kita di G. Ketapang Liem.

二HARI-ULANG KE-50

pada 1 Juli 1947 telah kepaksa mesti di-Pengurus jang radjin, ialah tuan Kho Khe tutup, oleh karena kita tidak dapat pakai Tjoen,, jang meninggalkan dunia pada

terlebih lama pula gedungnja, lantaran tanggal itu. Karena djasanja, tuan Kho

pada tanggal 15 December 1946 telah di- jang punja hendak pakai sendiri itu. kurniakan oleh perkumpulan kita satu me-Djalan lain untuk membesarkan daille emas. Djuga tuan-tuan Yo Sie Siang, djadi ada berdirikan sendiri gedung baru Phang Khin Cheong, dan Tan Lim Tjoan atau rombak gedung kita di Patekoan dan Hoat, jang sampai pada masa itu masing- bentuk satu bangunan sekolah lain dengan masing telah bekerdja pada Tiong Hoa pakai tingkatan. Hwee Koan lamanja 34, 27 dan 25 tahun,

Ketua kita sendiri, tuan Tan Eng

telah diberikan bintang emas sebagai tan-Hok, berangan-angan akan membeli tanah

da terima-kasih dari T.H.H.K. kepada me-

untuk berdirikan satu gedung lain. Danreka. dongan kegiatan besar tuan Tan Eng Hok Kini T.H.H.K. telah berusia tjukup

bekerdja untuk mewudjutkan kehendakan- 50 tahun.

nja itu. Dengan T.H.H.K. sebetulnja telah Tidak dapat disangkal, mendirikan mulailah Pergerakan Tionghoa pada dja- gedung diketika ini ada eminta banjak man pemcrintahan Belanda uang, berhubung dengan keadaan djaman, Selama 50 tahun itu banjak sekali dimana segala apa ada serba mahal. Tapi jang telah dialamkan oleh T.H.H.K. Kema-Kaum Pengurus mempunjai kepertjajaan djuan terseling dengan kemunduran, saat-penuh, orang banjak akan tundjang ia da- saat menggirangkan bergantian dengan lam hal melaksanakan maksud ini, oleh saat-saat jang membikin hati Kaum karena itu untuk kefaedahan masjarakat Pengurusnja dirasakan kebat-kebit, teta- dan terutama anak-anak. pi biarpun demikian, dengan melalui te-Haruslah ditjatat disini, bahwa ber- rang dan gelap bergantian T.H.H.K. dapat hubung. dengan menikahnja iapunja anak berdiri terus dan keadaan sekarang, biar- kedua, tuan Tan Beck Kie, pada 2 Aprilpun tertindjau dari sudut keuangan tidak tahun 1950, ialah pada waktu dekat kitaterlalu menggembirakan, toch memberí- merajakan Hari-Ulang ke-50, tuan Tankan alasan akan Kaum Pengurusnja me-

Eng Hok telah menderma f 20.000,—,lihat pada hari-hari jang mendatangi

sementara anteran-anteran berupa uang, dengan penuh pengharapan akan dapat jang ia terima, seanteronja ia serahkan menjumbangkan tenaganja terlebih ba- untuk pendirian gedung baru. njak untuk masjarakat kanak-kanak di Haraplah kita, gedung baru dari Indonesia. Tiong Hoa Hwee Koan akan bisa lekas Marilah kita pun berikan bantuan berdiri. kita kepadanja agar Tiong Hoa Hwee Koan Dari kalangan anggota-anggota dapat mendjalankan kewadjiban, jang Kaum Pengurus dengan menjesal kita

mesti kabarkan, bahwa pada 27 November telah diletakkannja sendiri diatas pundak-

1948 kita kehilangan satu anggota Kaum nja, dengan terlebih baik!

T.H.H. K.- DJAKARTA

KENANG-KENANGAN DARI YENCHING.

Oleh: Tjia Sian Tjay

Satu dokter 'Tionghoa didikan Belaiła rakat, karena katanja selama mereka se- beberapa tahun jang lalu kundjungi Pei- kolah tidak pernah mengalami kesukeran- ping, dimana ia mampir di midrasa-midrasa kesukeran jang diderita oleh umum. jang rada terkenal. Sepulangnja di Indone-Yenching adalah gabungan dari tiga sia, ketika ditanja kesannja tentang Yen-midrasa — Tungchow Hsich Ho, · Peiping chin University, ia mendjawab: Wah! Itu Hui Wen dan North China Women's Col- bukan sadja satu midrasa, tapi pun djuga lege -- dan mula-mula murid-murid laki-satu istana!" laki dan perempuan beladjar terpisah di

Yenching memang dulunja satu ke- kota Peiping. Pada tahun 1926, enam

tahun kemudian, baru mereka pindah dan

bun termashur dari satu prins, jang ter- letak 12 kilometer dari kota Peiping.beladjar bersama-sama didalam campus

Dikurung dengan tembok, dan luasnja dua jang sekarang. Dibawah pimpinanja Pre-

kali lebih besar dari Prinsen Park, campus sident Dr. J. Leighton Stuart jang se-

itu merupaken satu masjarakat sendiri, karang nominaal pangku djabatan duta

komplit dengan staff guru, murid-murid. besar Amerika di Taiwan (orangnja di

tempat-tempat tinggal (dormitories), per-Amerika sedeng menderita sakit) — Yen-

pustakaan, stadion sport, tennis dan bas- ching telah madju pesat, hingga namanja

ketball courts, aer bor, tenaga listrik, mendjadi terkenal diseluruh dunia.

telpon, restaurant, rumah-sakit, djalanan Ketika Djepang serang Tiongkok pada tahun 1937, Yenching berdjalan terus mobil, dan geredja. di Peiping dibawah perlindungan bendera Dalem midrasa itu djuga ada kantor Amerika; President Stuart waktu itu dapet

pos, bank, tukang gunting rambut, dan

kesukeran tidak ketjil mempeliharakan perusahaan bus untuk berpergian dari dan iapunja ,baby", dengan gangguan matjam- ke kota Peiping. Dokter Tionghoa itu ang- matjam dari fihak Djepang. Dalam bulan gap Yenching sebagai satu istana, karena

Desember 1941 Perang Duia petjah dan

selainnja kegampangan-kegampangan mo-Yenching ditutup. Banjak professor, beri- dern jang tersebut diatas, disana ada bukit kut President Stuart, ditawan oleh musuh. dan telaga, ada paviljun, batu karang,

Tapi pengurus Yenching tidak putus asa·

djembatan, puhun liu dan architecture dengan tenaga jang didapatkan, dan ban-Tionghoa jang semuanja diatur begitu ma- tuan West China University, Yenching tjam hingga betul-betul boleh dibanggakan buka pintu lagi di Chengtu, provincie sebagai satu kebun-istana. Szechuan, ribuan kilometer dari Peiping. Diluarnja tembok campus ada terle-Sesudahnja Djepang taluk, Yenching tak beberapa kebun ketjil dan gedung pulang asal. Sepandjang warta midrasa tinggal dari para professor. Kira" lima kilo-

itu sampai sekarang berdjalan terus diba-

meter dari Yenching ada satu midrasa lain

wah pimpinannja Dr. Luh Chih-wei. Dari

jang tida kalah namanja, jalah Tsinghua Pemerintah RRT tidak terdapat kesukaran, University, dan sedikit djauh lagi adalah

sedang djumlahnja murid-murid semang-

Summer Palace, istana jang kesohor itu di- kin lama semangkin besar. seluruh dunia. Penghidupan di Yenching Ketika penulis sekolah disana, (1934 University ada begitu ,,enak" dan tenterem

1938), Yenching mempunjai kurang-
hingga atjapkali itu midrasa dapet djelu- lebih 12 Hoakiao dari Indonesia, antara kan ,Shangri-la". Malahan ada jang tjęlah

mana empat dari Pa Hua School, jalah

bahwa murid-murid keluaran Yenching Lu Chen Nan, W. II. Kuo, Yo Swie Hong kurang ulet, tidak bisa bekerdja di masja-

HARI-ULANG KE-50

dan penulis sendiri. Dr. Tan Tek Lim dju- soal pendidikan, pengadjaran dan kebuda-

ga dari Pa Hua, itu waktu baru sadja lulus jaan mereka saling bantu-membantu.

dari Yenching dan sedeng teruskan pela-Standard academie Yenching terke.

djarannja di Peiping Union Medical College. nal tinggi bukan sadja di Tiongkok. tap:

Penghidupan dan ongkos sekolah murahdjuga diseluruh dunia, terutama Amerika jalah antara f 400.— dan f 600.— per Satu lulusan Yenching bisa diterima zon. tahun; djumlah ini berikut ongkos sekolah, der examen oleh Harvard, Yale. Princetor. Missouri atau Cambridge untuk teruskar tinggal, makan, pakaian dan sedikit plesi- iapunja penjelidikan. Tidak sedikit dar ran. Djika mempunjai f 1,000.- per tahun, Yenching graduates pegang djabatan se. satu murid bisa hidup seperti prins, kom- bagai guru dilain-lain midrasa di Tiongkok plit dengan dansa-dansa dan vacantie ke Dalam pemerintahan RRT maupun Na-Tsingtao atau Peitaiho diwaktu musin sionalis sekarang duduk banjak bekas-

panas. Itu waktu Yenching mempunjai 500

murid universiteit itu. murid lelaki dan 300 murid perempuan Murid-murid perempuan itu sangat laku",Yenching University terdiri dari tiga dan sering-sering, djati rebutan teman pie- colleges, jaitu Arts and Letters, Publie nie atau dansa antara murid-murid lelaki Affairs dan Sciences. Masing-masing coi-Yenching dan Tsinghua University. (Tsing- lege dibagi lagi dalam beberapa depart- hua mempunjai 1,000 murid, antara mana ments. Sebagai tjontoh, dalam College of kaum perempuan tjuma berdjumlah 100 Arts ada journalism, literature. languages. orang, dan umumnja kurang modern".) dan sebagainja; dalam College of Public Berlainan dari mahasiswa-mahasiswa Affairs ada economie, sociology dan poli- di Djakarta, saban murid Yenching kudutical science; dan dalam College of Sciences tinggal dalam campus itu, dan dengan de-ada biology, mathematics, chemistry dar mikian ia merasakan apa jang dinamakansebagainja. Masing-masing peladjaran campus life". Penghidupan tjukup mer-umumnja makan tempo empat tahun, dar deka. Satu student lelaki bolch ngelajap: murid jang lulus dapet gelaran Bachelor keluar dan pulang sembarang waktu, atavof Arts atau Bachelor of Science. Mereka tidak pulang sampai hari esoknja; muridbolch teruskan peladjarannja untuk rebut titel M. A. atau M. Sc. dalam tempo dua perempuan djuga boleh menginap diluar, asal sadja ia sudah kasi tahu pada jangsampai tiga tahun. Disamping itu, pur. berwadjib; djika ia tidak niat keluar ma-djuga ada School of Religion dan lain-lain lam, ia harus kembali daiam dormitory peladjaran istimewa, seperti leather-tan- paling lambat djam 10 malam. Menurut ning (kulit), normal education, nursing. aturan sekolahan, murid lelaki tidak boleh ceramics dan sebagainja. Professor-professor terdiri dari bangsa Tionghoa, Ame- masuk dalam kamarnja murid perempuan. ketjuali setahun sekali diwaktunja ,,Open rika dan -Inggeris; bahasa pengantar jang House Day" dibuntut April. Tempo-tempc terpenting jalah Inggeris dan Tionghoa. kedjadian satu murid perempuan "dismok-Barangkali tidak salah djika ampir kel" kedalam kamar dormitory lelaki oleh semua bekas murid Yenching menganggay iapunja teman-teman lelaki untuk kong- studie disana sehagi ",,golden peried" dar kouw atau main bridge. meninggalkan itu campus jang indah de-Penghidupan di Yenehing ada begitungan penuh kenang-kenangan. Karena da- terpisah dari kesukeran dunia luar, hing-lam masjarakat itu, boleh dibilang jang ga student-student umumnja dapat ketika harus ada semua ada. Mau beladjar radjin baik untuk landjutkan peladjarannja. Ia Ada prof essor-professer dan buku-buku mempunjai bibliotheek penuh dengan buku-jang dibutuhkan. Mau pienie atawa perlip- buku dalam berbagai-bagai bahasa, mala-perlipan diwaktu musin semi? Ada temer han iapunja collectie buku-buku Tionghoa perempuan dan pemandangan indah dida- ada lebih sempurna dari iapunja tetangg: lam maupun disekiter campus. Mau mair Tsinghua University. Dua midrasa ini sa- tennis diwaktu musin panas? Ada 23 la- ngat bersaingan dalam hal sport tapi dalam pangan tennis. Mau bernang? Ada telaga

T. H. HI. K. - DJAKARTA

Mau pergi kota nonton bioscoop atau dan- pu tempel (listrik padam djam 11 malam). sa? Ada otobus saban 30 menit. Mau main djika examen sudah mendekati; pienic ke- volleyball, basketball, athleties diwaktu pegunungan dengan teman-temian Hoa- musin sedeng? Ada stadion. Mau main kiao; pertemuan dengan orang-orang ter- schaatsen diwaktu musin dingin? Ada itu nama seperti Dr. Hu Shih, John Gunthei telaga jang beku djadi es. Sakit? Ada dok- dan Anna May Wong; ikut-serta dalan ter dan rumah-sakit. Saldju djuga ada pertandingan voetbal dan tennis dengan Apa lagi? lain-lain midrasa; lihat saldju untuk per-Student-student Hoakiao Indonesia tama kali; mendjadi redacteur dari Yen-

di Yenching tjukup rukun. Mereka makar ching News", koran mingguan dari De-

sama-sama dan seringkali adaken picnic partment of Journalism; dan ikut mera-

ke Summer Palace, Western Hills, Temple maikan Open House Day".

of Heaven, Pei Hai dan lain-lain keindahan,Open House Day" diadakan setahun

jang membikin Peiping djadi sangat ter- sekali, dalam mana bekas murid-murid

kenal. Dari Peiping pun bisa pergi ke Bai Yenching, jang tinggal di Peiping dan se-

Li Tiang Sia dengan kereta-api. Karena kiternja datang kembali kesekolahan.. murid perempuan Hoakiao tidak banjak, Orang-orang-tua dari murid-murid djuga

djikalau adakan picnic kita adjak entji- turut-serta dalam ini ,,family reunion"

entji berasal dari Hangchow, Shanghai, Satu attractie jalah empat dormitories

Canton atau Honolulu. Anak-anak" Hoa- murid parempuan, jang biasanja dianggap

kiao Indonesia umumnja dapat nama baik sebagai Daerah Terlarang", dibuka untuk

dalan kalangan studie, sport dan pergau- umum. Kenal atau tidak, satu murid lelak

lan; sering-sering kita dianggap anak-boleh kundjungi kamarnja entji-entji

anaknja millionair oleh saudara-saudara jang dirias rapih dan biasanja disuguhi

kita disana. thee dan makanan ketjil; ada djuga jang Seperti djuga di Djakarta, murid-kundjungi tempat mandi, katanja barang- murid baru mengalami hazing (ontgroen- kali bisa kelihatan pemandangan istimewa ing) oleh saudara tua mereka. Tjaranja disitu. Murid-murid perempuan pada hari hazing banjak matjam, berikut dibuang itu djuga diwelkom dateng ke dormitories

kedalam air telaga jang dalamnja satu me- lelaki, semua berdjumlah enam gedung

ter atau ditempel premen karet dirambut. Hari itu berada dalamn suana gembira. Mereka tidak boleh berpakaian perlente, Bagaimana keadaan Yenching seka-

tidak boleh adjak murid perempuan dansa, rang tidak ada satu orang jang tahu pre-

ata berlaku kurang hormat terhadap jangcies. Berapa djumlahnja student-student tuaän. Ini ontgroening biasanja berdjalarHoakiao dari Indonesia disana djuga tidak satu semester atau lima bulan. Dalamketahuan. Kita-sedang menunggukan sua- minggu pertama murid-murid baru dapatsana baik, agar murid-murid Tionghoa dar ketika akan beladjar kenal persoonlijk de-Indonesia ada lagi jang bisa teruskan pe- ngan president dan professor-professorladjaran di Tiongkok. Pada waktu itu kita universiteit dalam pertemuan rama-tamah pertjaja, bahwa jang akan ketarik oleh Yenching tidak akan sedikit djumlahnja Biarpun penulis sudah tinggalkan karena motto dari midrasa itu jalah Free-Yenehing lebih dari 10 tahun, ada beberapadom through Truth for Service" atav pengalaman jang susah dilupakan, upam:Mendapeti Kemerdekaan yia Kebeneran beladjar sampai djauh malam dengan lam- untuk Service".

HARI-ULANG KE-50

course to its currieulum. Recently a specia l Commercial School by the name of "Over. sea Chinese Commercial School" or initialed

O.C.C.S., has been opened under the finan- cial support and auspices of the Federation of Chinese Chambers of (onmerce of Indonesia, Molenvliet, Djakarta.
COMMERCIAL COURSE IN CHINESE SCHOOLS. By: Kho Tjin Kie.

Commercial course had been included English. Eversince its introduction to the altempt had also been made to give a in the curriculum of Chinese schools in tl.ree-year Commercial Course in the Tiong Hoa Hwee Koan School, Djakarta. Java long before the occupation. In Dja-Junior Middle School but without any with but an exception during the occupat- karta, the Hok Kian Hwee Koan School, ion, the Commercial Course has been success. A somewhat successful attempt, at one time, had given a two-year Com- flourishing and the enrolment is ever however, had been made by the Tiong Hoa mercial Course in Chinese to its pupils in Hwee Koan School, Djakarta in offering increasing. At present, besides the Tiong Hoa Hwee Koan, Djakarta, or Pahua, the Higher Primary Classes, as well as to a three-year Commercial Course to its those who had just finished same. Some Senior Middle School pupils. mostly in Pah Cheng has included a commercial A Chart of comparison of curricula adopted by the three schools mentioned above is shown below. THE CURRICULA OF THE COMMERCIAL COURSE ADOPTED BY THE THREE LEADING CHINESE SCHOOLS IN DJAKARTA. SCHOOL THE OVERSEA-CHINESE OVERSEA-CHINESE COMMERCIAL SCHOOL*HIGH SCHOOL (PAH CHENG)

(O. C. C. S) CLASS

SENIOR JUNIOR SENIOR

YEAR

Jst 2nd 3rd 2nd 3rd 1st 3rd 1st 2ndLanguage

Language

SE-MESTER

1st 1st 2nd 1st 1st tst 1st 2nd1st 2nd 2nd 2nd 2nd1st 2rd1st 2nd 2nd used SUBJECTused

PERIODS PER WEEK

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 C C Civics 5 5 4 5 5 5 5 6 6 4 5 5 Chinese 5 4 4 4 C 5 C 5 4 4 4 5 2 2 4 4 4 4 4 7 5 English 4 4 4 4 7 E E

2 2 3 3 3 3 3 3 I
1 1 1 1 1
1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1
2 1 1

3 3 3 3 3 3 2 2 Indonesian 2 2 2 I I 2 2 2 Commercial Correspondence I 1 Commercial Correspondence C 2 2 Commercial Correspondence E 2 Commercial ConversationE 3 3 2 2 2 2 2 Commercial Arithmetic 3 3 2 EC E Abacus3 3 2 2 C Statistics2 2 C Commerce 4 4 4 4 3 C 3 C Eccnomics2 2 2 2 3 C 3 C 3ook-Keeping 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 C 2 CE 4 Commercial Accounting 4 E History & Geography (World) 2 2 C Historv & Geography (China)2 2 C History & Geo. (South Seas) 2 2 C History & Geo. (Indonesia) 2 2 C History of Commerce1 2 2C EC Banking Book-Keeping 4E Industrial Book-Keeping 4E

T. H. H. K. SCHOOL DJAKARTA (PAH HUA)
REMARKS SENIOR

3rd 1st 2nd

Lacguase

2nd1st 2nd 1st 2nd 1stused

6 6 6 6 C 6 6 7 7 7 7 7 E 7

1 I 1 1 C 1 1 E

2 2 2 2 2 2 E

P.H.H.K.-DJAKARTA

2 2 2 2 2 2 E

2 2 2 2 E

2.2

SCHOOL THE OVERSEA-CHINESET. H. H. K. SCHOOL OVERSEA-CHINESE COMMERCIAL SCHOOL* HIGH SGHOOL DJAKARTA

(O. 6. C. S)(PAH CHENG) (PAH HUA) CLASS JUNIORSENIORSENIOR SENIOR REMAR YEAR PERIODS

1st 2nd 3rd 1st 2nd 3rd 2nd 3rd

SE-MESTER1st 2nd 3rb 1st

Language

1st2nd 1st 2nd 1st2nd 1st 2nd 1st2nd 1st 2nd 1st SUBJECT 1st2nd1st2nd1st2ndused1st 2nd 1st2nd 2ndLavguare used

Language used

PER WEEK

Commercial Book-Keeping C Com. Geography (Indonesia)1I Com. Geo. (SouthSea Island)1 C Commercial Geography (World)2 2 E 1 1 111 1E Commercial Geography (Asia) 11 1 Indonesia (Indonesia)3 3 2 C2 Commercial Law 2 E Elements of Industrial Law2 E Eof Commerce Commercial Law 2 2 Advertising C Salesmanship 3 2 C Money & Banking 3 3 C 1 Practical Banking1 Marketing 2 2 E Industrial & Commercial Organization2 22C 2 & Manágement Foreign Trade & Foreign 2C Exchange CooperativeC Corporation Finance 2 2 E Elements of Insurance2 2 C Accounting & Auditing2 2 4 C 2 2 2 2 2E

Typing2 2 2 1 1 2 2 E 2 2 2

2 E

Shorthand 3 3 E 2 2 2 2 2 2 2 2

E E Visits & Inspections 3 33 3 3 3 3 3 3 333 Practice Purchasing2C3 3C 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Note: C. = Chinese; E. = English; I. = Indonesian.

HARI-ULANG K
  • Besides the Junior classes the O.C.C.S. opens also evening classes for
    those who have to work in the day time. See The Federation of Chinese Chambers of Commerce Indonesia Perio- dical 1st year No. 13, 10-7-1949.

From the above chart of comparison such fundiamental knowledge essential

it seems to be that there is a consensus for advancement to managerialship or

opinion that the Commercial Course can position of an organizer or an enterpreneur.

only be advisably introduced in the Senior The pupils should not be taught to be

Middle School supplemented with a course satisfied with a mere highest clerical job in the Junior Middle School as a temporary but should be given an adequate knowledge or provisional need or special evening to hold or accept better promotion and classes to meet the existing requirements. advaneement in positions of manager and But it should be borne in mind that the organizer which then may give more and subjects taught are varied, in different hetter opportunities to them in the future. languages, and different stages. This phe-Then they will be ready to confront any nomenon seems to show that there is yet diffieulty by having possessed this econo- no definite aim of instruetion: no specia! mie status in the keen competition in the goal into which the pupils are supposed to coming commercial field they were to go after having finished the course. This be in. situation may be duc perhaps to the dif-The languages used in the teaching ficulty or scarcity of proper commercial of Commercial Course are mettling ques- teachers, suitable text books. standard tions in conneetion with the availability knowledge of pupils, changing of political of commercial teachers, text books and situations, languages, appertenances or standard of pupils in reference to their equipments, and last but not least finan- knowledge of the languages. At any rate ces. As Pah Cheng and O.C.C.S. are still it seems to be agreed that the pupils in in their experimental stages, and so they Chinese schools taking commercial course have not any graduate to mention about. should he able to master, if possible, the the success of their altempt cannot yet three languages together, namely, Chinese, be ascertained. Even Pahua, which has English and ·Indonesian. At least such gone through the experimentai stage and rupil should be able to master any one of has been said to have made somewhat a the three languages just mentioned and success, is confronted with a new situation supplemented by the other two in accor- which should not be ignored but be met dance with the inclination, capability, or with proper adjustments. If formerly interest of the pupil concerned. For, in Pahua Commercial Course aimed to pro-Indonesia, Indonesian language is prero- duce clerks or at best chief clerks for Eng- gative among Indonesians and Chinese, lish or American firms where English

language is mostly and fundamentally and, in China, Chinese language is para-

mount, and, internationally speaking, the used, now it should aim at a higher stan- importance of English language in com- ding — not only to be clerks in English or mercial world is recognised beyond any American firms but also to reach a more question. Equipped with these tools the extensive scope and higher goal. It is within this view that suggestions are herepupils will find themselves in a better po- forwarded for discussion to attain a moresition to win however keen the competition would be in normal time. definite aim beside a systematic and prac- tical curriculum. The standard knowledge of pupils in The aim of the commercial class or the Senior Middle School is not uniform commercial school is to give enough com- and not up to the required standard. mercial knowledge to the pupils of Senior Generally speaking pupils of China-born Middle School, not only to fit themselves parents are more versed in Chinese than to any highest clerical works but also to in English while those of Indonesia-born

T.H.H.K.- DJAKARTA

parents in English rather than in Chinese. As to the Indonesian language the pupils will all have to learn as it will be required by the Republic of the United States of Indonesia, for it is the official language of the country. Some pupils are strong in their Chinese, some in their English and the majority would perhaps have to like the Indonesian language. To conduct such a mixture of pupils would perhaps need, most advantageously, commercial teachers who know all the three languages and thus by virtue of the languages through such teachers the pupils' standard would gradually be able to be adjusted in such a way as to attain a fair uniformity. A pupil may be able to convey his or her thought in one of the three languages he or she is most capable of wielding. Tentatively Pahua's curriculum may be followed with modification to fit the situation existing. There should be six periods of 45 minutes, or if not possible, of 35 minutes a period a day, of 6 days a week classes. The subjects taught aside from the pure languages should be mostly in English.. For the three-year Senior Middle School course the tentative curriculum may be set for example as follows: 5 periods Chinese; 5 periods English; 3 periods Indonesian, 1 period Chinese Correspondence; 1 period English Correspondence; 1 poriod Indonesian Correspondence; 1 period translation; 2 periods Commerce or Economics; 2 periods Commercial Arithmetic; 1 period Commercial History; 1 period'Commercial Geography;

2 periods Typing; 2 periods Shorthand; 2

periods Book-Keeping; 1period Marketing;

2 periods Commercial Law; 2 periods

Business Organization or Management;

and 1 period Foreign Trade. There are

altogether 6 periods a day, 36 periods a

week. To supplement these, other subjects may be offered in the evening classes

whenever the enrolment for such classes

are justifiable. Because of the varied subjects demad- ed and because of the unrational system of the average of marking or grading pu-

pils' knowledge in the acquisition of school

certificates in Chinese School to-day, it seems a kind of credit system in the middle

schools should be adopted. Such system

will facilitate instruction and attainment of real uniformity of knowledge rather

than a deterant to the pupils. A pupil, in other words, has to have the knowledge of each subject learned and passed it actually, not only depending upon the general passing marks of the whole total subjects taken. Having attained the total credits required a pupil is supposed to have the knowledge justifiable for the school certificate. Any subject that the pupil failed and has not had before may be supplemented by the evening classes which also give and recognize such credits to fulfil the requirement for the acquisition of the school certificate. Again along with whatever got in the books in commercial course, pupils must also be given practical work to do such as to handle the most up-to-date equipments used in offices so that when they are called upon to handle any of the works they can without any hesitan- cy carry out with success the theories and practices already coordinated in the school. There shall be no question as to have or have no experience. To attain this sychroni- zation or coordination in the school, there should be a real training. If possible, in a miniature way, the school should maintair a stationery, a selling department, a posta' saving bank, a post office, a printing office, etc., all run by the commercial pupils, superintended by the respective teachers and under the auspices of the School Trustees. This innovation will perhaps give more impetus to the interest of the pupils as well as to their teachers. Then it may be said to give real commercial knowledge and to acquire such knowledge. To all intends and purposes, however, the success of any attempt depends upon the strong financial support. As almost all Chinese schools are private schools, they are usually not financially well founded. To attract good commercial teachers to compile text books appropriately suited for our pupils, and to be able to set the curriculum fitting the situation for a standard commercial school fully equipped with all the appertenances as ideally as possible, need a large amount of fund. Can any of the Senior Middle Schools afford to do so, is indeed a question confronting the present Boards of Trustees of the schools. However a step toward a sound financial support for such a move should be always encouraged. HARI-ULANG KE-50

ARTINJA TIONG HOA HWEE KOAN BAGI MASJARAKAT TIONG HOA.

Oleh:

Dr. Teng Sioe Tjhan.

Setengah abad jang lalu, pada tanggal Rumah-rumah-sekolah ini memakai nama- 17 Maart 1900, atas usaha dari beberapa pendekar dari masjarakat Tionghoa di kota Djakarta, t. Phoa Keng Hek c.s., telah dibentuk satu perkumpulan dengan tudjuan dan sifat jang ,,lain dari pada jang lain-lain". Perkumpulan ini dinamakan Tiong Hoa Hwee Koan. Tudjuan dari perkumpulan baru ini mengenakan matjam-matjam sektor dari lapangan social. Walaupun pada permuahan didalam anggaran dasarnja (statuten) tidak disebutkan so'al berdirikan rumah sekolahan, akan tetapi antara lain-lain, so'al tersebut sudah dikandung waktu dibentuknja perkumpulan Tiong Hoa Hwee Koan. Begitulah pada tanggal 13 April 1901 telah didirikan rumah sekolah jang dinamakan Tiong Hoa Hak Tong. Berdirinja rumah-sekolah atas usaha dari Tiong Hoa Hwee Koan dengan bahasa Tiong Hoa sebagai bahasa pengantar membawa akibat-akibat jang maha pen- ting bagi masjarakat Tionghoa, jang waktu dibentuknja mungkin tidak sekali- kali diduga oleh pendiri-pendirinja. Siapa jang bisa duga, jang benih, ditanam lima-puluh tahun jang lalu, telah mendjadi pohon jang besar dan kuat dengan akar-akar jang dalam? Siapapun sudah mengetahui, bahwa

pengaruhnja mendirikan rumah-sekolah

dari Tiong Hoa Hwee Koan di Patekoan telah meresap sampai disemua plosok- plosok, dimana ada tinggal segerombolan orang Tionghoa. Dimanapun, diseluruh Negara Indonesia, dimana ada tinggal orang Tionghoa jang tjukup banjaknja, disana orang bisa menampak satu atau lebih rumah-rumah sekolah dengan bahasa Tionghoa sebagai bahasa pengantar.

nama seperti Tiong Hoa Hwee Koan, Tiong Hoa Hak Tong atau lain-lain nama, akan tetapi tudjuannja didalam garis-

garis besarnja adalah seperti tudjuan dari

Tiong Hoa Hwee Koan di Patekoan, Dja-

karta. Artinja Tiong Hoa Hwee Koan bagi masjarakat Tionghoa bisa dipandang dari tiga matjam sudut:

a. dari sudut Perkumpulan Tiong

Hoa Hwee Koan di Patekoan, Djakarta sendiri;

b. dari sudut masjarakat Tionghoa dikota Djakarta;
C. dari sudut masjarakat Tionghoa diseluruh Indonesia. Kemadjuan Tiong Hoa Hwee Koan sebagai rumah-sekolah. Dalam penghidupannja T. H. H. K.,
selama 50 tahun jang lalu, seperti dalam penghidupan sesuatu manusia dan

perkumpulan, tertam paklah ups" dan

,,downs". Bermula dalam lima-belas taun jang pertama, Kaum Pengurus telah me- ngasi lihat aktiviteit jang luar-biasa. Matjam-matjam fonds dan afdeling telah dibentuk, jang belakangan ternjata tida

memenuhkan pengharapan jang dikan-

dung, hingga harus dilikwidir lagi. Begitulah dalam tahun 1913 telah

diambil keputusan untuk mendirikan Afdeling Tiong Hak Tong, jang berhubung

dengan kekurangan muridnja pada 1 Maart 1915 telah mesti ditutup lagi. Akan tetapi sesudahnja mendapat pengalaman dalam 15 tahun jang pertama dilapangan pengadjaran, T. H.H.K. mendapat kemadjuan jang pesat. Kegagalan

T. H.H. K. - DJAKARTA

pertama kali dengan Tiong Hak Tong da-membentuk bahagian, Chu-chung mendja. di pendorong bagi Kaum Pengurus untuk landjutkan sistim jang sudah didjalankan dengan mengadakan dalam tahun 1929 klas pertama dari bahagian Kao-chung. Tahun demi tahun bahagian Kao-chung

diperlengkepkan, hingga dalam tahun

1933 untuk pertama kali dalam sedjarah

T. H. H. K. telah diadakan eind-examen Kao-chung. Dalam tahun 1933 murid-murid jang mengundjungi rumah-sekolah T. H. H. K, baik sekolah rendah maupun sekolah tengah. djumlahnja ada 1045. Djumlah murid T. H. H. K. dalam tahun-tahun sesudahnja Djepang menje.
Success jang didapatkan dengan rah besarnja sebagai berikut:

Djumlah Murid-murid, diambil pada permulahan Januari dari tiap-tiap Tahun.

Tahun: Patekoan: Mangga Besar: Gg. Ketapang: Djumlah: 1946 1603 680 271 2554 1947 1800 11 271 2755

1948 3015
1949 530 3577
1950 1134

2403 612 3047 2934 4068

Dalan verslag dari Tiong Hoa Hwee Koan untuk tahun 1949, jang disusun oleh tuan Tjoa Yoe Djin, Penulis, dapatiah dibatja, bahwa pada achir tahun 1949 rumah-sekolah T. H. H. K. susunannja ada sebagai berikut:

lam tahun 1915 membikin Kaum Pengurus lebih hati-hati waktu dalam tahun 1925 diambil keputusan untuk ichtiarkan pem- bentukan klas-klas, didalam mana akan dikasi peladjaran pertengahan. Dengan mengambil tindakan demikian, jaitu bu- kannja dengagn menurut keinginan murid-murid membentuk klas-klas sekolah tengah jang saban tahun ditambah dengan klas jang lebih tinggi, maka didalam tahun 1928 T. H. H. K., selainnja mempunjai 7 klas sekolah rendah, jaitu 1 klas permulahan, 4 klas Chuteng dan 2 klas Kao-teng, djuga mempunjai 3 klas bahagian Chu-chung.

Djumlah Klas: Djumlah Murid:

3 206 6 365 8

Chu Siauw II 439
Chu Siauw III 1u
Chu Siauw IV 10
Kao Siauw I 428

505 518

367 408 326 186 99 54 83 35

878632121

1 28

Bahagian :

Yu Che Yuan Chu Siauw I

Kao Siauw II Chu Chung 1 Chu Chung II Chu Chung III Commercial Kao ChungI Regular Kao Chung I Kao Chung II Commercial Regular Kao Chung II Commercial Kao Chung III

HARI-ULANG KE-50.

Pada achir tahun 1949 T.H.H.K. murid. maka T.H.H.K. adaiah rumah-

sekolah Tionghoa jang terbesar di kota seperti bisa dilihat diatas belum mempu-Djakarta. bahkan dari seluruh Indonesia. njai Kao-chung III Regular, maka berhu-Djumlah guru jang mengasi peladjaran bung dengan keadaan ini pada waktu pada waktu ini banjaknja 100 (Mei 1950). dikasi kesempetan pada pertengahan tahun Dalam tahun-sekolah 1949 telah diterima 1948 oleh Universiteit Indonesia kepada uang sekolah sedjumlah f 682.059,15, murid-murid keluaran rumah-sekolah sedang dikeluarkan sebagai gadji kepada Tionghoa untuk membikin examen akan, guru-guru. staf administrasi dan djongos/ djikalau lulus, bisa meneruskan peladja- babu sedjumlah f 613213.75. rannja di Universiteit tersebut, diantara Dengan lain-lain ongkos, pengluaran uang murid-murid keluaran rumah-sekolah berdjumlah f 682.003,30. Tionghoa, jang datang menempuh udjian, Setat dibawah ini mengundjukkan tidaklah didapatkan murid-murid dari djumlah gadji-gadji guru-guru dan gadji Tiong Hoa Hwee Koan. rata-rata sedari 1936 hingga 1949. Dengan djumlah lebih dari 4000 Djumlah guru: Gadji rata²: Tahun: Djumlah gadji2 guru: 48 f 164.88 f 71.228.16 1936 …. 134.98 1937, 59.931.12

1938 37 37 127.93
1939 1940 57.048.50 54.522. 38 40 118.—
1942 1941 ,, 21.527.01 52.282.— 20 38 90.—
1943 1944 28.160.50 Jap. Crt. 21 30 120.33 Jap. Crt. 120.— Jap. Crt.
1945 1946 ,, 537.712.50 Jap. Crt., 113.335.50 Jap. Crt. 73 40
1946 61 315.50

,,56.800.92 ,, 113.50 ,,, 116.— :, …, ,,,, 37.305.20 Jap. Crt.

236.11 Jap. Crt.
.. 1227.60 Jap. Crt.
(Jan/Juni) 73, 181.—, 79.846.— (Juli, Dec.), 252.664.99 1947 ∴ 451.35 71 1948,, 384:531.35 ,503.46 92

1949..555.820.75
bisa dapat diwudjudkan dalam waktu jang Djumlah murid dari T. H. H. K. me- sesingkat mungkin. naik terus, sedang tempatnja tidak bisa diperluaskan. Berhubung dengan ini dalam Artinja Tiong Hoa Hwee Koan bagi Rapat Kaum Pengurus pada tanggal 18 masjarakat Tionghoa di Djakarta. Maart 1950 telah diterima-baik rantjangan Tiong Hoa Hwee Koan adalah pelopor untuk membeli tanah dan membikin rumah dari rumah-rumah-sekolah Tionghoa dise- sekolah baru dengan biaja f 1.000.000. luruh Indonesia. Artinja Tiong Hoa Hwee Koan bukannja terbatas pada kalangan Walaupun sudah berumur lima-puluh dari Tiong Hoa Hwee Koan sendiri, bahkan tahun, seperti bisa dilihat diatas, T. H. H. K. pengaruh dari tindakannja Tiong Hoa masih ,,still going strong" dan Kaum Hwee Koan untuk mendirikan rumah-sek-Pengurusnja masíh mengundjukkan se- lah Tionghoa luasnja sampai meliputi mangat jang berkobar kobar dan aetiviteit masjarakat Tionghoa seanteronja. jang memberi harapan bagus untuk tahun-Djumlah rumah-sekolah Tiongnoa tahun jang akan datang. Dengan berkah- di Djakarta. teritung djuga Paalmerah nja Tuhan Jang Maha Esa moga-moga dan Kebajoran, banjaknja 34 dengan = 750 angan-angan jang murni dari T. H.II.K. guru-guru dan = 28000 murid-murid.

T.H.H. K.-DJAKARTA

Rumah-rumah sekolah ini mempu- njai (a) Yu Che Yuen, (b) Siao Siauv,

(c) Chu Chung dan (d) Kao Chung. Menurut penerbitan dari Chung H'a Tsung Hui, Bahagian Pendidikan Hoa Kiao, tanggal 25 Januari 1950, susunan dari keempat matjam afdeling ada sebagai berikut: Yu Che Yuen 58 klas Siao Siauw 158 klas Chu Chung 146 klas Kao Chung 86 klas
448 klas Djumlah

Gadji jang diberikan oleh Tiong Hoa Hwee Koan kepada guru-gurunja tiap guru dan tiap bulan, berdjumlah rata-rata f 500.—. Djika angka ini dipakai sebagai dasar, maka tiap-tiap bulan di Djakarta diterima oleh guru-guru dari rumah-rumah-sekolah Tiong Hoa 750 x f 500.— = f 375.000. dan setahun 12 x f 375.000 = f 4.500-000.—.

Artinja Tiong Hoa Hwee Koan bagi masjarakat Tionghoa diseluruh Indonesia. Oleh Kementerian Pendidikan, Pe-

ngadjaran dan Kebudajaan R.I.S. telah di-

umumkan beberapa angka tentang pergu- ruan Tionghoa partikelir jang mengenakan tahun 1949. Ketjuali beberapa daerah, seperti Atjeh, Tapanuli, Djokja dan Solo, jang masih belum memasukkan angka-angka

dalam daftar ini, maka ternjata, bahwa pada tanggal 15 Djanuari 1949 di Indonesia didaerah federaal ada 681 sekolah rén- dah dan 43 sekolah menengah, mendjadi djumlah sekolah Tionghoa 724 dengan 3835 guru-guru lelaki dan perempuan dan

162.315 murid di Sekolah Rendah dan
10.293 murid di Sekolah Menengah, atau sama-sekali 172.608 murid. Djika ditaksir setjara bulat djumlah murid didaerah:
5000 Atjeh/Tapanuli

Djokja/Solo dan sekitarnja 30.000

Daerah-daerah lain 20.000

55.000
Djumlah

Maka untuk seluruh Indonesia djumlah murid dapat ditetapkan besarnja

172.608 murid didaerah federaal ditambah dengan djumlah murid didaerah-daerah Atjeh, Tapanuli, Djokja, Solo dan lain-lain, mendjadi 227.608 murid. Dalam pertengahan terachir tahu. 1948 telah dikeluarkan dirumah-rumah sekolah Tionghoa didaerah federaal, ter- ketjuali Kalimantan Barat, sedjumlan f 8.296.725.08, sedang penghasilannja berdjumlah f 8.217.663.67. Satu hal jang menarik perhatian jalah djumlah sekolah di Kalimantan Barat besarnja ada 232 dari sedjumlah 724, jang berarti lebih dari 32%.
Mei 1950.

二HARI-ULANG KE-50

KEBUDAJAAN TIONGHOA DI INDONESIA. Oleh: Nio Joe Lan.

Dengan berpikir, bahwa salah-satu lah: memperkembangkan dan membikin

tudjuannja Tiong Hoa Hwee Koan pada terlebih tersiar kesasteraan Tionghoa. ketika diberdirikannja didalam tahun 1900 Dan keruan sadja oleh karena ba- ada djuga hal memadjukan kebudajaan gian terbesar dari orang Tionghoa Perana-Tionghoa, ja malahan pada permulaan kan lantaran peladjaran jang diterimanja hidupnja Tiong Hoa Hwee Koan dapat di- djadi tidak bisa membatja dalam bahasa katakan, bahwa perkumpulan ini lebih ba-Tionghoa lagi, orang paling pertama-tama njak bersifat kebudajaan dari pada lain- bekerdja membikin agar taman kesaste- lain, seperti umpamanja perkumpulan se- raan Tionghoa djadi bisa dikundjungkan kolah, adalah djadi pendapat saja, bahwadjuga oleh mereka jang telah tidak kenal satu perundingan tentang kebudajaanbahasa Tionghoa pula. Maka tjerita-tjerita Tionghoa sudah Tionghoa ada pada tempatnja djuga didalam Buku Peringatan Hari-Ulang ke-50sedjak lama dan sudah dalam djumlah be- dari perkumpulan ini. sar diterdjemahkan kedalam bahasa Indo-Maka itu saja ingin minta sedikitnesia. perhatian untuk soal-soal jang bersangku-Banjak sebab jang telah bantu mem- tan dengan kebudajaan Tionghoa di Indo-bikin tjerita-tjerita Tionghoa disalin keda- nesia didalam Buku Hari-Ulang ini. lam bahasa ini. Sebab jang terutama tidak Walaupun antara orang Tionghoadapat disangkal lagi adalah oleh karena Peranakan ada banjak jang sudah berdiamsendirinja ada djadi orang Tionghoa, orang di Nanyang beberapa turunan, golongandjadi ketarik akan mengetahui terlebih ini ada pegang tetap iapunja sifat Tiong-banjak tjerita Tionghoa. Apapula tjerita- hoa. tjerita Tionghoa memang banjak jang Dan terutama hal-hal jang mengenai bagus-bagus. Sajang, salinan-salinan per-kebudajaan Tionghoa amat banjak mena-tama tidak dapat dibilang ada indah. Ma- rik perhatian mereka itu. lahan banjak dari terdjemahan-terdjema-Apakah adanja kebudajaan itu? han itu ada undjuk, bahwa penterdjemah-Kebudajaan ini tak lain tak bukannja masih tidak mengerti tjukup, bagai- daripada kebudajaan Tionghoa aseli, jangmana harus atur kalimat-kalimat dengan telah dibawa menjeberang lautan dan di-beres. Ini membikin membatja buku-buku sini hidup terus, biarpun didalam banjakitu tidak dapat berikan kepada orang hal pengutaraan-pengutaraannja telahperasaan puas, satu perasaan jang meme- djadi banjak berbedaan daripada penguta-nuhi permintaan-permintaan aesthetis orang. Kendatipun demikian, toch banjak raan-pengutaraan kebudajaan itu djuga di Tiongkok sendiri. Tetapi adanja perbedaan-orang batja buku-buku itu. Hal mana me- perbedaan itu tidak usa membikin orang ngundjuk sampai tjukup, keindahan pe- djadi heran. Perbedaan-perbedaan itu pun njiptaan-penjiptaan pengarang-pengarang ada djadi akibatnja pengaruhnja tempat dari djaman Ming Achir dan Ch'ing, pada

(space) dan tempo (time). Djuga bibit djaman-djaman mana sebagian besar dari

tetanaman, jang disebar dilain bilangan, tjerita-tjerita itu telah ditulis, ada sampai

betul keluarkan tetanaman jang bersama- tjukup besar. Kalau orang mengingat djuga, bahwa an, tetapi keadaannja ini tidak sama sebu- harga jang dipasang untuk salinan Indo- lat-bulatnja dengan tetanaman-ibunja.

Oleh karena kebudajaan terutama nesia dari tjerita-tjerita Tionghoa sama-

tertampak didalam kalangan-kalangan sekali tidak dapat dibilang rendah, orang

kesasteraan, kesenian dan sandiwara, biar- lantas dapat tarik kesimpulan, bahwa ke-

lah disini saja bitjarakan itu satu-per-satu. kuatan menarik dari buah-buah-kalam itu

Tentu sadja aktiviteit orang Tiong- ada besar sekali, hingga biarpun terdje-

hoa Peranakan dalam hal ini terutama ada- mahannja tidak menjukupkan sjarat-

T.H.H. K. - DJAKARTA

sjarat keindahan kalam dan harganja bu- tjerita tentang Wang Chao Chun (Ong kannja rendah toch orang beli djuga dan Tjiauw Koen), jang banjak tersiar antara batja itu. Satu tjontoh dari harga terdje- orang Tionghoa Peranakan karena sudah mahan-terdjemahan bahasa Indonesia dari diterdjemahkan kedalam bahasa Indonesia. tjerita-tjerita Tionghoa pada awal abad Kita semua ketahui, bahwa Wang Chao ke-20: satu salinan dari tjerita San Kuo Chun itu ada seorang wanita tjantik jang (dari tjerita ini ada dua terdjemahan Indo- termashur di Tiongkok, satu nona eilok, nesia) terdiri dari 65 djilid ukuran kantong jang keeilokannja belakangan telah djadi dari 80 halaman masing-masing dengan sematjam ukuran untuk membandingkan harga f 0,50 per djilid, hingga kalau orang ketjantikan wanita Tionghoa. Satu tjerita beli satu-satu djilid orang mesti keluar- tentu sadja kita tidak bisa pandang terlalu kan uang f 32,50, atau kalau beli komplit sungguh-sungguh, tetapi pengaruh dari dengan lantas f 26,50. Pada ketika itu satu salinan bahasa Indonesia dari tjerita ini edisi jang indah dari tjerita itu didalam mesti dibilang tidak banjak mempertinggi bahasa Tionghoa harganja tjuma kira-kira pengetahuan orang tentang sedjarah dua-tiga rupiah sadja, sementara untuk Tiongkok. Tjerita itu bantu bikin orang mempunjai tjetakan jang sederhana sudah pertjaja dengan keliru, bahwa dengan se- tjukup dengan mengaluarkan uang f 1,sungguhnja Wang Chao Chun telah ter- atau lebih! lebih suka buang diri kedalam sungai dari pada menikah dua kali. Duduknja hal se-Djalannja sang waktu, jang membi- benarnja lain sekali. Kekasih ini dari kin peladjaran di Indonesia djadi semang-Kaisar Han Yüan Ti oleh Kaisar iní telah kin umum, ada bantu pembaikan penjali- dihadiahkan sebagai isteri kepada seorang nan tjerita-tjerita Tionghoa kedalam ba-Radja dari salah-satu kaum Hsiungnu hasa Indonesia. Orang tidak dapat merasa dan ia telah melahirkan beberapa anak. puas lagi dengan salinan-salinan djelek, Apakah artinja ini? Tak lain tak bukan jang tjuma membikin orang lihat kedja- daripada: satu pernikahan politik. Mak- dian-kedjadian (facts) sadja, tetapi tidak sudnja rernikahan politik ini adalah: mem- membikin orang bisa tjitjipkan keinda- pererat perhubungan antara suku itu de- han djalan-pikirannja si pengarang. Apa-ngan dinasti Han. Terpandang dari djuru- pula penterdjemahan-penterdjemahan darisan romance dan kesetiaan memang bagus tjerita-tjerita Barat oleh orang-orangsekali Wang Chao Chun telah lebih suka Tionghoa jang telah dapatkan peladjaranbuang diri kedalam sungai daripada kawin dua kali, tetapi terpandang dari djurusan Barat, ada banjak terlebih baik. Akibatnja ini: salinan-salinan tjerita-hikajat itu bukan lain dari pada perkosahan tjerita Tionghoa pun djadi terlebih baik. sedjarah. Masih ada lain tjatjat lagi dari Kelihatan njata, bahwa jang kerdja- tjerita itu. Ada dituturkan djuga didalam kan itu ada orang-crang jang telah dapat- itu antara lain-lain tentang djenderal kan peladjaran terlebih banjak dan ter-Li Kuang dan Li Ling, jang dilukiskan lebih baik. Kedua terdjemahan bahasa telah mesti berperang lantaran Han Yüan Indonesia dari tierita San Kuo ada baik. Ti tidak suka serahkan Wang Chao Chun

Dengan membatja itu orang bisa dapatkan pada radja kaum Hsiungnu. Li Kuang dan

perasaan puas dengan djalannja tjerita. Li Ling, dua orang jang terkenal didalam

Dan djuga orang bisa tiitjipkan kesena- dunia sair Tionghoa, sebetulnja ..

ngan karena susunan perkataan-perkataan bukan hidup disatu djaman dengan Wang

Chao Chun! jang rapi. Hingga ada djadi kesimpulan saja, Sajang, sampai sebegitu djauh novel-

novel Tionghoa disalin kedalam bahasa bahwa biar bagaimana menarik djuga ada-

Indonesia dengan tidak ada jang runding- nja tjerita itu, karangan itu ada kandung

kan artinja, baik terhadap kebudajaan bahaja bagi pengetahuan tentang hikajat.

Disebelah terdjemahan-terdjemahan Tionghoa seumumnja maupun terhadap tjerita-tjerita Tionghoa dan Barat dengan artinja terpandang dari djurusan sedjarah. perlahan-lahan muntjul penjiptahan-pe-Disini saja ingin tarik perhatian bagi njiptahan kalam aseli dari penulis-penulis? pengaruhnja salah-satu tjerita Tionghoa. Tionghoa-Indonesia. Tjerita jang saja maksudkan itu Bermula tjerita-tjerita ini, jang te- adalah tjerita Hsuang Feng Chi Yuan, HARI-ULANG KE-50

rutama bermain dalam kalangan pertjin- ngarang-pengarang Tionghoa-Indonesia taan, ada sederhana susunannja, tetapi ada djadi salah-satu bagian terpenting belakangan ada dimasukkan terlebih ba- dari kebudajaan Tionghoa Peranakan. njak arti kedalam itu, sementara tjara-Seni sadjak tidak begitu menarik menulisnja pun dapat perubahan-peruba-hatinja Tionghoa Peranakan. han baik dan kemadjuan-kemadjuan. Saja Betul ada buku-buku sair dan pan- mesti aku disini, beberapa antara rang-tun, tetapi tingkatannja tidak dapat dika- kaian-rangkaian penulis-penulis Tionghoa-takan tinggi. Jang ada, ampir semua hanja Indonesia telah saja batja dengan dapat-bersifat membikin achiran kalimat djadi kan perasaan senang, biarpun djumlahnjatjotjok satu pada lain. Sementara sadjak karangan-karangan demikian dapat di- jang sebenarnja bukan ada soal membuat hitung dengan djari tangan. empat baris kalimat, jang buntutnja tjo-Terutama buah-buah-kalam dari al- tjok suaranja, hanja sairan itu mesti telah marhum tuan Tjoe Bou San ada harganjatimbul dari sanubari manusia jang penuh untuk disebut. Iapunja kalimat-kalimat dengan perasaan-perasaan, perasaan-pera- ada hidup, iapunja lukisan perasaan ma-saan mana mendesak keluar dan mesti di- nusia ada dalam dan menggerakkan. Batja tumpahkan. umpamanja iapunja The Loan Eng atau Satu sair-tjerita boleh djuga disebut Salah Mengarti, tjerita jang tersebut bela-disini. laitu sair Siti Akbari, karangan kangan mana ada djadi iapunja karanganalmarhum tuan Lie Kim Hok, salah-satu terachir jang telah mesti diteruskan oleh pendiri dari Tiong Hoa Iwee Koan dan satu sahabatnja dan kawan-bekerdjanja, jang pun telah banjak bekerdja untuk per- tuan Thio Tong Hay, karena ia keburu me-kumpulan ini didalam tahun-tahun permu- nutup-mata pada sebelumnja ia tulis itulaannja. Tuan Lie Kim Hok pada djaman- sampai kepada tamatnja. Saja pertjaja, nja ada satu penulis Tionghoa kenamaan orang bisa dapatkan kepuasan dengan ba-jang terkenal kerapiannja iapunja susunan tja itu. perkataan-perkataan dan kalimat-kalimat-Djuga Bunga-Mawar dari Tjikem-nja pada awalnja abad ke-20 ini. bang dari tuan Kwee Tek Hoay ada baik Tetapi sementara sadjak-sadjak, jang terpandang dari djurusan tehnik dan su-timbul dari penuhnja sanubari manusia, sunan tjerita. boleh dibilang masih belum ada jang di-Beberapa tahun dimuka petjahnjaterbitkan didalam rupa buku, dalam ma-Perang Pacific dalam tjerita bulanan Tie-djallah-madjallah Tionghoa-Indonesia, rita Roman saja menampak ada muntjul jang banjak terbit dimuka Perang Pacific, beberapa pengarang Tionghoa-Indonesiakadang-kadang terdapat djuga sadjak-sa- muda, jang ada mengundjukkan bahandjak, dalam mana dapat didengarkan ber- akan bisa madju terlebih djauh didalamkumandangnja getaran sang semangat. kalangan kesasteraan Tionghoa-Indonesia. Lukisan keadaan batin itu betul masih Sajang meledaknja Perang Pacific mem-djauh akan bisa direndengkan dengan bikin pekerdjaan dan perjakinan merekabuah-kalam Barat, tetapi terbanding de- djadi terputus dan sampai sekarang, sesu-ngan banjak sairan, jang telah diterbitkan dahnja Djepang tekuk lutut beberapadidalam rupa buku, pantas sekali itu dina- tahun, masih belum kelihatan banjakmakan satu kemadjuan. Kini madjallah tanda dari hidupnja pula ichtiar merekabulanan umum ,Pantja Warna", jang ter- akan tjoba tenaga mereka kepada tjerita-bit di Djakarta, pun ada sediakan satu ha- tjerita komplit, biarpun mesti diaku, ba-laman untuk sadjak-sadjak. hwa banjak tjerita pendek" telah ditulis Sadjak-sadjak Tionghoa banjak me- oleh mereka, sebagaimana jang tertampaknarik hatinja orang Tionghoa Peranakan. didalam berbagai-bagai madjallah jang di-Karena mereka tidak bisa batja itu dida- terbitkan oleh orang Tionghoa. Tidak dapatlam bahasa Tionghoa, mereka djadi ka- disangkal, salah-satu sebab jang terutamagumkan itu dengan batja itu dengan per- dari keadaan ini adalah: diwaktu ini masihantaraan lain-lain bahasa, seperti bahasa belum ada banjak kesempatan dan ke-Inggeris dan Belanda. Tuan Kwee Kek mungkinan bagi mereka akan dapat mem-Beng telah tulis satu studie ringkes dida- bikin buah-kalam mereka tertjetak. lam bahasa Belanda tentang penjair Li Tai Penjiptahan-penjiptahan ini dari pe-Po, sementara didalam tahun 1948 oleh

T. HI. HI. K. - DJAKARTA =
-47

Di Djakarta dalanı waktu paling Baiai Pustaka telah diterbitkan satu kum- pulan sadjak-saljak Tionghoa didalam ba- belakang pada sebelumnja Perang Pacifie pemuda-pemnuda kita jang jakinkan seni nasa Indonesia. Didalamn bahasa Indonesia tidak ada lukis telah adakan perkumpukan, dalam ouku-buku jang merundingkan sadjak- mana mereka gabung diri dengan maksud sadijak atau penjair-penjair Tionghoa. mempertinggi apa jang mereka anggap Kekurangan ini leruntung holeh libilang ada Ajadi kewadjiban penghidupan mereka. Kini penggemar-penggemar seni lukis dapat ditutup sebagian ketjil oleh tulisan- berserikat didalam perkumpulan Sin Ming tulisan didalanı madjallah-madjallah Hui; djuga satu nona Tionghoa ada turut Tionghoa-Indonesia tentang itu. djadi anggotanja. Hingga jang dapat djalan-djalan di-Melihat apa jang mereka telah bisa dalam taman sadjak Tionghoa di Indonesia djumlahnja hanja terwatas kepada orang-undjuk, ada pengharapan besar, dari golo- ngan Tionghoa nanti muntjul satu ahli seni orang jang disebelahnja bahasa Indonesia lukis kenamaan jang dapat bantu per pun pahagmn satu adau lebih bahasa Barat! Satu hal harus ditjatat disini: pemu-tinggi deradjat orang Tionghoa dinegeri ini. da-pemuda dan pemudi-pemudi Tionghoa. jang bukan telah bersekolah Tionghoa, Apabila ketjintaan bagi seni sudah dalam waktu belakangan ketarik sekalidjadi terlebih besar antara orang banjak, okeh kebudajaan Tionghoa. Ini terutarahingga terdapat terlebih banjak sjarat dengan tegas didalam pertundjukan-per-baik untuk penghidupannja seminan-se- tundjukan jang mereka sering adakan.minan dan seniwati-seniwati, saja pertja-Dalam pertundjukan-pertundjukan ini se-ja, tingkatan seni lukis Tionghoa Perana- lalu ada satu atau lebih nummer jang ber-kan nistjaja pun akan turut naik. sifat Tionghoa aseli. Sementara sebaliknja Djuga apabila lain-lain kalangan dari pertun ijukan dari sekolah-sekolah Tiong-masjarakat kita menggunakan terlebih hoa ada lebih dojong ke Barat. banjak tjiptahan-tjiptahan seniman-seniman (umpamanja untuk decor tonil), ini Sementara didalam kalangan kesas-akan mendjadi satu andjuran jang baik teraan orang Tionghoa Peranakan ada be-bagi kemadjuan mereka ini. kerdja banjak djuga, diatas lapangan kesenian itu ada kurangan. Luar-biasa sekali sandiwara Tiong-Disini kelihatan tidak ada terdapathoa Peranakan jang pertama ada mem-sjarat-sjarat tjukup untuk membikin kese-punjai perhubungan rapat dengan penja- nian dapat hidup subur dan kefuarkanlinan tjerita-tjerita Tionghoa kedalam ba- kembang-kembang indah diantara oranghasa Indonesia oleh dan untuk orang Tionghoa Peranakan. Penghargaan bagiTionghoa-Peranakan. Komedi stambul kesenian disini memang tidak ada tjukuppada permulaan abad ini membantu mem-. besar seperti di Amerika dan di Europabikin tersiar banjak buah-kalam penga- untuk bisa perkenankan orang tjuma me-rang-pengarang Barat (seperti Saudagar hulu hidup guna iapunja seni sadja. dari Venetia dari Shakespeare). sandiwara Salah-satu tjabang seni, jang adaTionghoa-Indonesia pada ketika itu pun rada tersiar, adalah ilmu melukis gambar.bantu membikin tjerita-tjerita Tionghoa. Saja sendiri kenal bukan tjuma satu-jang sudah dapat dibatja didalam bahasa dua orang, jang ada punja bibit baik untukIndonesia mendjadi kepunjaan umum". ini matjam kesenian. Ada jang bisa melu-Sampai disuatu watas malahan bisa dibi, kis portret dengan baik, ada jang ketariklang, hidupnja ini matjam sandiwara ada oleh alam, hingga dengan dapat pimpinan bergantung rapat kepada penjalinan tjeri-. ahli kemadjuan mereka tentu pesat sekali. ta-tjerita Tionghoa itu, seperti tjerita-Sajang kedaan penghidupan mereka tidak tjerita Sie Djin Koei, Tek Tjeng, Lo Tong memungkinkan mereka melandjutkan stu- dan lain-lain pula. die pemahaman mereka tentang itu, hing-Dalam kalangan ini terutama njonja ga dunia seni kita djadi kehilangan apa Teng Poei Nio dari komedi-bangsawan Soei jang dihari kemudian bukan mustahil akan Ban Lian ada banjak berdjasa. Njonja ini, ternjata ada djadi tiang-tiang penundjang jang kebanjakan pegang rol laki-laki, ada berharga bagi itu. HAR1-ULANG KE-56

oegitu disuka karena aksinja jang untuk dengan tegas. Malahan boleh dibilang, seni ljaman itu mesti dinamakan djenpol, itu dipeladjarkan dengan sungguh-sung- hingga pintunja banjak rumah Tionghoa guh. terbuka baginja. Hingga meskipun betul jang main Karena pertundjukkan lelakon-lela- hanja ada amateur-amateur sadja, jalak kon Tionghoa, tentu sadja pakaiannja pun karena suka tjabang seni itu dan sama- ada pakaian tjara Tionghoa, sementara sekali bukan untuk tjari penghidupan,

masuk-keluarnja pemain-pemain dan ke- tingkatan seni tenil antara golongar

djadian-kedjaian penting ada di-iringkan Tionghoa Peranakan telah naik lagi.

tambur dan gembereng seperti pada wa-Hari-nanti dari seni malahan keli- jang Kongfu. Tetapi untuk menjanji ada hatan ada baik sekali. Sebab sementara dipakai musik Barat. pengandjuran jang terutama dari ini me-Diwaktu belakangan pertundjukan mang tidak bisa disangkal ada kegemaraz matjam ini terdesak, biarpun sampai se- orang pada tjabang kesenian ini. keperluar: karang masih atjapkali orang dapat ke- akan saban-saban adakan pertumndjukar sempetan akan saksikan itu. hagi satn dan lain perkumpulan amal, jany Dingean bartambahrdjat pebadjaran, sedeng perhu uang, ada baniu menjurune seni sandiwara djadi s.mangkin madju. itu. Pertundjukan-pertundiukan dari perkum- bemikian penghidapan keiudajaar puiap-perkumpuian Tionghoa ada djadi Tonghoa Peranskan ialam ckeeleqen bukti dari ini. Digumnakannja alat-alat Penghidupan itu mungkin tidak ba- tehnik membikin seni tonil djadi teriebih njak tertampak keluar. tetapi Hiar bagai- baaik pula. Djuga pada sehabisnia Perang Paei- mana djuga itu ada memhantu perkaja fie kegemaran seni. sandiwara tertampak nenghiduean umur dari orang Tionghee.

T. H. H. K. - DJAKARTA

TJATATAN TIONG HOA HWEE KOAN, DJAKARTA-KOTA, TAHUN 1949. (Dari verslag tahun 1949-1950.)

Pada hari ini, 23 April 1950, ber- 1950/1951, jang sebentar lagi akan dite- achirlah pekerdjaan-perkerdjaan dari tapkan oleh Persidangan Besar Tahunan Kaum Pengurus lama tahun 1949/1950, dari Anggota-anggota. dan pekerdjaan-pekerdjaan itu akan dite-Dibawah ini ada beberapa tjatatan ruskan oleh Kaum Pengurus baru tahun penting dengan serba ringkas. SEKOLAHAN. Pada achir tahun 1949 T.II.1L.K. adamempunjai 4017 murid. Ini 4017 murid ada terbagi dalam 76 klas sebagai berikut:

MANGGA BESAR PATEKOAN Sore Sore Pagi Djumlah: Bagian Pagi murid klas klasmurid klas murid klas murid klas. murid 206 206 Yu Che Yuen

3 4 1 3
1 5 123 156 1 10 8
10
428
4
3 179
186 58 1 54
2 1 54 83
1 29 35 1 35

6 82 66 365 217 Chu Siauw I 1 439 39 277 5 Chu Siauw II 505 32 267 50 Chu Siauw III 518 410 108 Chu Siauw IV 149 279 12828 Kac Siauw I 367

857 367

Kao Siauw II 408 187 221 Chu Chung I 326 1478786 43 Chu Chung II 186 Chu Chung III 99 41 1 Kao Chung I C Kac Chung I R 83 Kao Chung II C

32121

1 Kao Chung II R28 28 Kao Chung III C 602 76 |4047 10 |487 1364 |11 1594126 riculum (jaitu agar mereka jang lulus di Disini harus diterangkan, bahwa KC III R. bisa meneruskan peladjarannja antara 4047 murid itu ada 70 jang ber- ke Universiteit Indonesia), mulai dari sekolah dengan bebas, dan untuk memberi October 1949 pada murid-murid KC. I/II peladjaran pada mereka dan untuk me-

R. ada diberikan peladjaran-peladjaran
ngerdjakan segala rupa urusan dan peng- tambahan untuk Organic Chemistry, Me- rawatannja rumah-sekolah ada dipakai chanies dan Biology, dan djuga bahasa 102 guru, 18 pegawai administratie dan 18 Belanda. djongos dan babu. Dalam tahun 1949 pemasukan uang Djuga disini harus diterangkan, ba- sekolah dan pengeluaran uang gadji dan awa selainnja dapatkan peladjaran-pela- lain-lain ongkos boleh dibilang bagus djaran jang telah ditetapkan dalam cur-

HARI-ULANG KE-50

masih ada kelebihan f 55.85, sebab pema- baru. Soal ini sedari pertengahan tahun sukan ada sedjumlah f 682.059.15, sedang 1949 sudah beberapa kali dirundingian, pengeluaran hanja f 682.003.30. dan dalam Persidangan Anggota-anggota Berhubung dengan banjaknja murid Kaum Pengurus jang paling belakang (18 dan ketjilnja tempat, oleh Ketua kita, Maart 1950) telah diterima-baik rantja- tuan Tan Eng Hok, telah diusulkan untok n an untuk itu, jaitu: berdirikan pula lokaal-lokaal sekoiahan

200,000. Tanah 75,000.— Hoofdgebouw (kantoor dan tempat terima tetamu) 1500 30 lokaal (buat sementara waktu disediakan untuk 300,000.— murid) Kamar-kamar W.C. dan tempat buang aer-ketjil .(dua buat 25,000.— lelaki dan dua buat perempuan )... Kamar-kamar internaat (buat sementara waktu disediakan untuk 50 orang) Lapang tennis Lapang voetbal Bangku-bangku sekolah dan perabotan 65,000. Rupa-rupa

Dengan diterima-baiknja rantjangan tersebut, pengumpulan uang untuk Ge- bouw Fonds, jang memang sudah dilaku-

CONTRACT BEKERDJA DARI GURU-GURU SABAN 6 BULAN SEKALI. Lantaran contract ini dianggap ada merendahkan deradjatnja guru-guru, maka dalam pertemuan jang dihadlirkan oleh 72 orang (kaum pengurus dan guru-guru) pada 27 Mei 1949, oleh kaum pengurus telah diambil putusan, contract-contract

COCKTAIL PARTY.

rus telah diadakan 2 kali Cocktail Party,

1949 sore, dengan dihadlirkan oleh 103 orang (kaum pengurus, guru-guru dan pegawai administratie) untuk mempererat perhubungan satu dengan lain, dan kedua

250,000.— 15,000.— 10,000.—

60,000.-

1,000,000.— Djum!ah

kan sedari tahun 1949, dalam tahun 1950 djadi dipergiat.

T. H. H. K. - DJAKARTA
ini (jang bukan ada dari maunja kaum pengurus), mulai dari Juli 1949 tidak di- gunakan lagi. Dengan dihapuskannja contract-contract ini, djadi menurut undang- undang guru ada mempunjai hak seperti buruh biasa.

ngan dihadlirkan oleh 101 orang (kaum

nistratie) untuk memperkenalkan guru- kepala kita, tuan Hsieh Tso Yi, jang telah sampai disini dari Hongkong pada 8 Octo- ber 1949.

pada tanggal 13 Octuber 1949 malam, de-Dalam tahun 1949 oleh kaum pengu-

jaitu pertama pada tanggal 12 Augustus pengurus, guru-guru dan pegawai admi-

RUPA-RUPA. Mulai Augustus 1949 (atas permin-Mulài September 1949 (menurut pu- taannja Kantor Padjak) T.H.H.K. ada me-tusannja rapat kaum pengurus tanggal 30 motongkan padjak peralihan dan upah atasAugustus 1949) T.H.H.K. telah djadi ang- gota lagi dari Chung Hua Tsung Hui Dja-

gadji guru-guru, pegawai administratie

dan djongos habu. karta. Dalam bulan Augustus 1949 tuan Pada tanggai 5 September 1949, Tjhin Eng Sian atas tanggungan sendirii untuk kemadjuan sekolahannja, T.II.H.K. ada kirim taruh disckolah Patekoan 148ada madjukan permintaan subsidie pada

kursi dan 30 medja, dan ditjabang Mangga Penerintah.

Besar 60 kursi.

SUNTIKAN. Dakan bulan Januari dan Februari sementara dalam bulan November olet

olch D.N.G. telah dilakukan poniuntikan Roode Eruis Diakarta telah diberikan pe

typhus para typhus A & B cholera dan njumntikan typhus cholera dyeentr. pada tiatjar pada 261f murid dan 1703 murid. 3365 murid. DERMAHAN. Dadam butan April 1949 T.H.H.K. ada terima dermahan dari: Tuan Tan Eng Hok: I Piano merk Zimimermann dengan surat garantie tahun dari penijualuja, Pianohandel Kok. Tuan Tjhin Eng Sian: 1 plafond fan dan 1 merk T.HHI.K. dari kaju djati let- ter timibl. (FDELANG B (SONG SOE KIOK).

Dalan taiun 1949 afdeling ini dari angan-angan untuk membesarkan bagiar

T.H.jiE. aia iapathan sedikit kemadjuan ini dan untgk mengadakan kereta-mait di. Beribnig drnpan kekuranga tenaga. tunda ampai dilain wakiu

HARI-ULANG KE-50

AFD. B. (SONG SOE KIOK) DARI T. H. H. K. DJAKARTA.

Menjambumg riwajat 10 tahun dari oahagian ini, dibawah ini ada tjatatan ringkes dari apa jang telah terdjadi dalam 10 tahun, jaitu dari tahun 1940 sampai

  1. Tahun 1940 dan 1941 tentang masuk dan keluarnja anggota-anggota tidak terdjadi banjak perobahan. Tapi dalam bulan Maart 1942 sedjak balatentara Djepang duduki Djakarta, bahagian ini telah dapat- kan pukulan heibat, sebab waktu itu bukan sałja djumlah anggotanja banjak merosot, tapipun sisa uang kas, jang ada ditangan, tjuma katinggalan beberapa ratus rupiah sadja, sedang uang jang ada di bank tida bisa diangkat, lantaran semua bank pada ditutup. Dalam bulan October 1942 perkum- pulan kematian Hiap Tjong Hwee Tanah Abang telah didjadikan satu denggan bahagian B. dari T. H. H. K. Selainnja uang kontan f 517.55 dan perabotan mengubur. djuga sebahagian besar anggota-anggotanja, dengan persamaan hak-hak sebagai anggota-anggota bahagian B., telah diover- kan kepada T. H. H. K. Berhubung dengan pendudukan, semua anggota-anggota jang berada diluar kota telah ditaruh didalam schorsing, dan menurut putusan rapat tangal 9 Juni 1946, mulai 1 Juli 1946 pembajaran dan peneri- maan uang jang berhubung dengan bahagian iní telah dikakukan dengan uang
    N. I. C. A.. djadi mulai tanggal itu bukan dilakukan dengan uang Djepang lagi. Dan apa jang telah membikin kaum pengurus merasa sangat menjesal dan berduka, adalah meninggalnja ketua-ketua bahagian ini. jaitu tuan Tjee Tong Lim dalam bulan September 19-41. tuan Lim Soen Kim dalam bulan Mei 1912 dan tuan Kho Ke Tjoen dalam bulan November 1947. Berhubung dengan dibikin-habisnja agen-agen jang berkedudukan diluar kota. mendjadi sekarang bahagian ini Ljuma mempunjai 1 agen di Pasar Senen, jaitu Tuan Lie Koen Liong. Tuan Lie Koen Liong telah gantikan tuan Tan Joen Long sebagai agen T. HI. H. K. jang lantaran sakit dalam bulan October 1944 telah ter- paksa mesti letakkan djabatannja. Mulai 1. Februari 1948. jalah menurut putusannja Rapat Besar Lauar Biasa dari anggota-anggota tg. 18 Januari 1948, telah diadakan beberapa perubahan sebagai berikut: Umur bagi anggota-anggota jang baru masuk ditetapkan paling tinggi 65 tahun dan pembajaran uang entree guna umur-umur itu ada: f 2.50 buat umur 18 25 tahun, 4.— … 26 35
    36-45,

6.—
4 46 —55 …, …. 8.—, 10.— 56 -65

r

Lebi dari 24 bulan ...
tiap-tiap anggota jang meninggal dunia.

2 Penulis: tuan Nio Joe Lan, e

T. H. H. K. -DJAKARTA
bebas.

Sementara potongan uang-tundjangan telah ditetapkan: 25

Dari mulai membajar uang entree d.1.l. sampai 3 bulan dipotong

20 Lebi·dari 3 bulan sampai 6 bulan dipotong 15

Lebi dari 6 bulan sampai 9 bulan dipotong

Lebi dari 9 bulan sampai 12 bulan dipotong

Lebi dari 12 bulan sampai 24 bulan dipotong

Uang hugin (untuk sementara waktu) jang anggota-anggota harus memba-

jar mulai Februari 1948 (menurut rapat panitya tg. 23 Januari 1948 jang disahkan

oleh rapat pleno Kaum Pengurus tg. 31 Januari 1948) telah ditetapkan f 0.75 buat

Panitya bahagian ini jang telah dipili paling blakang (27 April 1950) ada:

Ketua: tuan Njoo Seng Tjay,

Anggota: tuan-tuan Gouw Hie Kie, Je Tjeng Soey, Liang Yang Chen, Thio Yoen Lin dan Tjoa Yoe Djin.

謝佐禹

中國文化與華僑教育

一為中華會館五十周年紀念而作一 南洋各地之有中華命館,始於清末南海康有為氏之渡海南遊·藉康氏之指示鼓舞,各地之中示會館, 乃相繼成立。(惟爪哇中華會館成立於康氏南來前)康氏在中國歷史上地位如何,爲功為罪,吾人可不論 ,然自南洋華僑言,則康氏之功不可沒·今耶嘉達中華會館成立五于周年,主共事者,擬專刊紀念,徵之 於余。余於去秋應會館之聘,來長會舘學校,自不可無一言為會館慶。因念康氏,念自身,念中國文化之 前途,覺任重而道違,非繼續努力,將無以竟前人未竟之功· 居異域而設立中華會館,顧名思義,意在保存中國文化,實絕無疑問。耶嘉達之有此一會館已五十年 此五十年,世界之變化極大,中國之變化亦極大。幾經變化,而會館屹立無恙,此誠垂僑之福,或亦中 國文化之福·中國文化其子否極泰來之一口歟?中國文化在中國已面臨考驗,前途如何,尙不可知·吾人身 為中國人,自不能坐親中國文化之獎縮·吾人主持此一會館,更不能視中國文化如案越中國文化之與裏, 與吾人有密切之關係●如中華會館不認識中國文化,或不能為中國文化盡力,則會館為虛設·會館之最主要 工作質學校。學校負發揚中國文化之使命,至低限度,有維護中國文化之責任·華僵教育之根本意義在是· 故談董僑致育,必須談中國文化·謀華僑教育之發展,必須以中國文化之發展為歸宿。此義顯明,原 不待論。然今日華僑則多有不知此義者。今日華僑,共不讀中國書,不識中國字,通中國語者,周勿論 ,即讀中國書,識中國字,通中國語者,對中國文化亦罕能理解,因而罕貝熱誠。不理解中國文化,自無 法對中國文化發生興,亦無法為彈僑教育盡其發揚或維護中國文化之責任。是中文化之理解,乃僑 教育之先决條件●本文之作,意在斯也。 所謂中國文化者,果何物歟?此非易答之問題,亦非三言兩語所能解釋之問題。中國文化,範圍廣大 ,歷史悠久,任何人之理解,均必有所偏或有所遣。作者之理解,自亦不能例外。然作者自信如下之理解 ,為一種誠懇之努力,縱有所偏,或可供研究中國文化者之借鑑·因个避放言高論之嫌,而以積年所蘊, 略發其凡。 中國文化之能屹立於世,垂五于年而不者,決非偶然,而必有其本身之價值。中國文化以仁孝為本 質,以實踐為精神,以直覺為方法,其與西洋文化有不同處,至為顯然。如吾人能認識此中國文化之本質 ,精神,及方法,吾人能認識中國文化之價值·能認識中國文化之價值,則對中國文化之發揚质革僑教 育之改進,始知其下手處。 中國文化乃以仁考為本質之文化。仁也,考也,情中國文化上最重要之概念。孔子學說,以仁爲主, 視仁之實現為人類至高無上之目標,因有「名聖與仁,則吾豈敢」之語。所謂「仁」,朱子解 釋為「心之德,愛之理」·程明道仁篇則謂:「仁者渾然與物同體」。又謂:「義禮智信,苦仁也」。仁 乃萬物本體,人與萬物,均享有之。識得此仁,便能與物不二·惟仁雖與物共,然仁究非物。个乃萬物生 生之理,乃人心之一點靈明。此與孟子所謂「良知良能」或「四端」,實同義而異名。孔孟均是在求仁。 孔孟以降,歷代儒者,亦英不以仁為本·謂仁爲中國文化之基礎,當無人能否認者·但吾人才能据此卽謂 中國之所謂「仁」,與西洋基督教之「博愛」相同仁與博愛,究有毫釐之差。韓愈『博愛之謂仁]一語,王 船山「讀通鑑論已加以駁斥蓋儒家之仁,須以孝為本,或须始於親親。論語。有了目:孝弟也者,其穩仁 之本歟!一語,可為明證。若讀孝經,則孝之重要性,更為顯著·讀「夫孝,天之紹出,地之義也,民之 行也」等語,考之一餐幾倒仁。所以然者,因儒家認為宇宙本體固為仁,然仁之表現於人者則為孝·求 仁必求之於人人所共有者。今人人共有,不學而知,不慮而能者,乃父母之愛子么,及子女之敬爱父母而 已·此為仁在人類間最純潔之流露,亦可謂為仁之萌芽。培養此種萌芽,使之發榮滋長而不萎縮,即為孝 。孝之作用在培養人類共有之仁,因人類之所已有者,令保持勿失,且加以擴充,傳能由「老吾老以及人 之老,幼吾幼以及人之幼,见仁之完全買現五期·仁之必以孝爱本,理由有此。署征言仁值不言孝,见仁

HARI-ULANG KE-50

可變為博愛。博愛則可父母如路人,視父母如路人,則人類固有之仁,已先消失,安能再愛路人?以博 則其愛弛,路人多,不能—一愛,勞必一無所愛。此博愛之失,唯以孝為本之仁能糾正之。以孝為本,則 愛不博而實博·人人均由愛一已之父母,進而愛他人之父母,或愛一已之子女進而愛他人之子女,则天下 父母子女皆得其愛。此非博而何?故中國文化一方面言仁,一方面即言孝,且以孝為仁之實踐,因而仁不 空泛·此其義近人多不知·然中國文化之偉大,僅此足以自豪。 中國文化以仁孝為本貿,而其精神则為反躬實践之精神,或亦可謂為實用與力行之精神·憶明儒許敬 菴有言:「學不貴談說,而貴躬行。不尙知解,而尙體驗。」此二語最足以表明中國傳統文化之精神●以 哲學論,哲興為文化主流,而中國哲人之全部精神,實會集於躬行與體驗上,談說與知解,乃其餘事。談 說與知解,可有而不必有·躬行與實践,则必有而不能或缺,缺則不成其為學者,不成其為哲人或聖人。 中國哲人心目中之哲學,決不在思想系上,不在語言文字上,而在身體力行上。以思想系統或文字語言為 哲學,乃西方哲人之見解。中國哲人則重身心之躬行與實驗,無躬與體驗之實者,则其所有言說,中國哲 人必斥為空言廢話,為無益身心。學須有益於身心,須身心之能躬行與體驗。此中國哲人一貫之傳統精神 ,自孔孟以降,莫之或異者。孔子主無言之教,謂:「天不言而四時行焉,百物生焉,天何言哉」!孟子 亦謂:「君子所性,仁義禮智根於心,其生色也,然見於面,盎於背,施於四體,四體不言而喻·沿及 朱子,此意更願明·朱子云:「某此講說時少,践履時多。事事都用你自去理會,自去體察,自去涵養 ·書用你自去讀,道理用你自去究索。某只是做得簡引路底人,做得簡證明的人,有疑難處同商量而已。 又云:「學之之博,未若知之之要,知之之要,未若行之之實」·其輕言說而重實践之精神,無過乎是。 哲學如此,其他學問亦莫不然。共他學間,亦不重言說,不重理論,而重實用與人生日用有關之事件一 切學間,如不合乎人生日用,如對人生日用無益,我國儒者即視爲無用之學,,視為玩物喪志·故格物之 說,雖大學早有明文,然我國儒者並不為格物而格物,而僅為實用,爲解決人事問題而格物。格物目的全 在實際應用。實際應用如滿足,即不再言格物。因而天文,地理,數學,醫藥,農田,水利之學,我國古 代學人非無所知,然其知僅止於實用,不作進一步之追求,亦不作純理論之探討·此種由重實践轉而重實 用之精神,有利亦看弊,然研究中國文化者,即不能不視此一特徵。 中國文化以定践及實用為精神,而共方法則為直覺或&術·中國藝術,造詣特深,而境界亦高。研究 中國文化者,多以中國之藝術為例,思由中國藝術而表明中國文化。且有謂中國文化乃藝術式者·此在某 意義上,亦頗適當·蓋所謂藝術式之文化與思辨式或理論式之文化不同。思辨式之文化,重分析,重思 維,而藝術式之文化,則重直覺,重體驗。前者常有嚴格而完密之邏輯方法,後者則常不自覺有方法。希 臘文化屬於前者,而中國文化屬於後者·中國文化以藝術為典理。以藝術為典型者,多不重方法,如有方 法,卽為直覺所謂直覺,法哲相格森認為乃一種理智的同情,深入事物內部,而與事物為一之活動·每 一藝術家必須有此一活動,必須運用直覺,乃能見人之所不能見,或言人之所不能言·如詩人,如进家, 共所見所言,往往超越常知者,直覺敏銳而已。故中國哲人多以直覺為其主要方法·彼等恃直覺以體驗真 理,及把握真理。彼等之獲得眞理,非由知解,非由思辨,而常藉木身之一種靈光以瞥見之·彼等之哲學 ,皆由彼等直接有所見而得·彼等常能以肯定之語句,直說共所見之員理,然往往不能証明共真理,亦即 不能以系統完整之理論表達其真理。彼等之所有,多為費人思素之片義單辭·此等片義單辭,在言者或能 知其所以然,在聽者即不易知其所以然·如孔了:『逝者如斯夫,不舍畫夜』,如易經「天行健,君子以 自強不息」等語,均可謂為一種真理,然無詳細論證也,亦郎未說明挑所以然也·無他,直覺所得而已 故宋儒程明道嘗曰:「吾學雖有所投受,大理二字,却是自家體貼出來」。體貼云者,直覺之罰耳。哲學 如是,其他學問亦然。如醫學,中國醫生不講方法,然高明者,常能一望而知病人之情況。彼等對病狀之 解譯,縱不合理,對症下藥,則往往有驗。此直覺之效也。他如射藝書數之學,亦多恃直覺·特直覺,則 父不能以傳子,子不能以傳孫·離婁之明,公輸之巧,身沒而學亦失傳·因而各種學間在某一時代可有極

T. II. II. K-DJAKARTA
-55

高之成就,在另一時代可寂無所聞。此以直覺爲方法之文化,利之所在,弊亦伏焉· 中國文化之本質,精神,及方法,略如上逃,雖嫌簡陋,可見一斑。此種文化,有優點,亦有缺點。 如以孝為本之仁,流弊在知有家庭而不知有社會·重實践者輕理論·重直覽者輕邏輯。中國今日所演之悲 劇,決不能謂與傳統文化無關。傳統文化之有毛病,作者絕不否認·然作者所必否認者,乃謂中國文化, 絕無價值,必全部推翻之說而已·如此說行華僑教育,絕無意義。吾人何必再以不良之文文流毒吾人之 子弟?華僑孩育之尚有意義,卽在中國文化之尙有價值謀華僑教育之改進,在認識中國文化之價值,從 而設法保存共段點,及糾正其缺點吾人之使命,如是而已。

*米米 ***

司公德永

JOEN TEK & Co.

Asemka No. 14 Tel. 14

Djakarta

商入輸

HARI-ULANG KE-50

邵錦標

中華學校與印尼語文

印尼華校,自創辦迄今,已足有五十年了。在遣五十年當中,教育的方針,教學的方法,及所用的致 材等等,都有變更及改革。最初,大概是以中國私塾作榜樣,教授兒童(所異者不過是國語代替了方言) ,而後才漸探用新方法和新教材·然在菲校,所謂新方法新教材,也不過是追隨祖國的教育法而已許 多年來,教育界人士,本着愛國的熱忱,及發揚祖國文化的精神,固然是值得敬佩。可是忽視了事實和環 境,來辦教育也不是辦法。難怪華校雖有了半Ⅲ紀的歷史,而成績则除了無形的愛國心外,共他實際的成 果,簡直是微乎其微·不但如此,身居殖民也的華人,雖然一大半是生於斯,長於斯,而死於斯,但對於 原住民的語言文字,常在侮蔑的表示或行動共中原因,是否為了一師優越感,未敢斷言;但很少要認真 學習印尼語文者,却是事實。彈僑中,當然有學習外文的,但不是荷文,就是英文。這種畸形的狀態,也 許是殖民政策的產物。因為老實表,有當時的印尼是荷文最吃香,不必學習印尼語文,也已經可以處處通 了。 世局不斷地變化。殖民地的用尼,現在已光榮地翻身而變為國際公認的獨立國家。如今,印尼不但擬 定了國籍法,並且頒佈了规定印尼語文為國文的法令·此令一下,則所有公文均須以印尼文繕寫的為合法 。這樣以來,印尼語文,不特在國際上佔了一席地位,而對於謹僑也更有莫大的重要性。以前不懂一字一 句印尼語文,仍能不感任何不便的人們,而今則難免要遭遇到種砸的阻碍和困難。不特如此,印尼既然獨 立,有權規定印尼語文為各核應有的必須科,並施行强迫教育。在自尼方面是如此,而看華僑本身方面 ,不懂印尼語文,也將會感到身入異邦的不便。 華僑與印尼民族之關係,原已密切,並有悠長的歷史。現在印尼獨立了·僑既身同籍民,對於印尼 之興衰,也必須竭其所能,加以支持。不論看政治上,經濟上,以及文化上,華僑與印尼民旗亟需合作。 但是,合作談何客易,要合作,则必须先相互了解,要相互了解,则必須先講通思想。中國有中國的歷史 ,而印尼也有印尼的歷史,要講通兩種各有各范歷史背景的民族,则不得不借重於語言文字。如果華僑能 以流利的印尼文,介紹中國文化及思想給印尼民族,同時,也能將印尼的文化及思想用中國文介紹給華人 ,那麼合作的成果,必定會有意外的良好·關于印尼的記載,在目前雖然仍以荷文英文為最多,最當細, 可是這些記裁,為了稱族偏見,及優越感的關係,難免合有征服者叙述被征服者的論調。有了這種種因素 ,這些記裁實不能視為忠實的記減。理想的史料記載,當然有待於印尼人自已去研究,去緋害。這一層也 增加了印尼語文的重要性。 如今,雖然有很多華僑自以為素譜印尼語文,但是要知道,印尼獨立後的印尼語文,是為不拖泥帶水 的標準印尼語文,而並非華僑所熟悉的一種。還延標準印尼語文,照一般研究過的人們的佔計,學習起來 ,起碼也要三年,方能得共真諦·華校如能依照印尼教育部所規定加授印尼語文的節數卽:小學三年級起 每週六節,初中四節,及高中四節,做去,時間也可謂充分了。至於教本,也以探用印尼專家所斜著的為 宜· 印尼地大人衆,而積有一九四三四五點七平方基羅米突,人口有:原住人約七千萬,謹僑約二百萬 物競天擇,爲自然定律。因此人生永不離競争的,在地大人稍的地方(如澳洲)人是與自然競爭的,誰 勤勞,就有可能征服自然荒电而享受豐富的生活·但在人口稠密的所在(爪哇為世界人口最稠密的地方之 一)所有競爭,便是人與人的競爭。在此,要看誰技能好,學識好,那才會比別人更享受。明乎此,教 育的目標,則不應只限於識本國字,懂本國文化而已。教育決不能與環境需要陆離而健在。教育的日標, 並不祇要人人識字,而該是要人人能運用知識去應付生活問題·第二次世界大戰結束以後,所有前進成家 都在高唱學校應興社會打成一片的由來,也就是洞悉這需要的後果,印尼語文,為印尼社會最感需要者, 那麼華僑能否不必學習印尼語文,而會順利地運用知識呢?在印尼,印尼語文無疑地是運用知識的最利工 具,所以印尼語文是不可不學習的 茲為說明印尼在一九三三年至一九四年六年間教育的進展起見特將,「一九四一年印尼統計册」所 載關于印尼教育統計臚列如次:

T. H.II. K.- DJAKARTA

1939-1040 增州 百分率
一三三七所
四六,六九五名 五五七七名
二,三一,五三三名 一三一,九八二名 二一,四二 三四,九一

種類 933-1934 一七,四五〇所 一八,七八七所 七,六六 學校 印尾教師 四一,一一八名 一三,五六 一,九〇二九三五名 四○七,五九八名 印尼學生 持有教日證 五一〇,〇九名 三七八,一一三名 書的印尼人 上述比例,是以一九三三一九三四年度爲基年,又學校一項(只限於領受津貼金者而言)在一九三九 一九四○年度中的一八,七八七所內,印尼學校有一七,六二二所,估了全數的百分之九四,三· 前面的統計數字和比例,很明顯地指出,印尼的教育,就在殖民政策的壓迫下,也有了長足的進步。 獨立自主的印尼,無疑地將積極致力於教育的普及和發展。雖然根據一九三年的統計,印尼人識字者, 僅有全人口之百分之六、四(華僑也只有全革僑人口之百分之二八,九)但是印尼政府,已有於五年内掃 除文盲的決心·華僑也該有所警惕,而應加緊識字運動的工作。 至於華僑在印尼社會國家工作中,所佔的业位及其重要性如何,可於下列的統計數中,(一九三年 )見共一斑: 參與印尼各業之印華人數統計(單位千人) 白山 種植及 公務業 其世業務 工業 運輸業 商業 職業 原料製造業 1090、9 150、2 491、9 1957、6 印尼人14193、2 2105、1.290、7 172、 7、2 336、1 華人144、9 94 12,8 由上面的數字,可見除了在種植及原料製造業公務業及其他業務中,菲僑自比例上(以印尼人七千萬華人 二百萬作比例較少外,華僑參與工業運輸業自山職業及商業的人數均在比例上佔了絕對的優勢尤其在 商業上,華僑超出之數克在五倍以上。這區區的比較,顯示了華僑在印尼社會國家經濟上的莫大貢獻及共

重要地信,實為共他外籍民族所不及。此後華僑勢將繼續盡共棉薄,為印尼服務,惟自從印尼宣佈獨立後 印尼語文頓成任何工作中的必需工具。如印尼教育部所發表關于教育新政之聲明中有:「各荷籍教師其

擔任專科者(如化學,數學,自然科外國語等)須立即用印尼語」又如印尼檢察廳的訓令中的「密案及記 錄口供須用印尼語文」等等,已充分地證明了這一點。華僑要工作順利,則學習印尼語文,實為急不容綏 的事。 印尼也有光榮的歷史:有偉大的莫佐巴夷王朝(Modjopahit)有治國天才加查馬達(Gadjah Mada) 有愛國英雄地保尼國羅(DipoNegoro)等等,有悠久的文化,更有廣大豐饒的上地。所以華校教育的四 標,並不祇要人人識字,而是要人人能運用知識去應付生活問題的話,而華僑又認為印華兩民族必須在文 化上合作的話,则華校必須加授印尼語文外,應充分注意印尼歷史地理及文化的研究·

HARI-ULANG KE-50

棋詩祥

椰城中華會館史略

溯吾國與爪味之交通始於唐宋,而盛於明清,計已有千百年以上之歷史·依可靠之記職當西曆一六一 九年冬,有華僑蘇鴻揭已在耶城首次榮膺客鄉一—甲必丹之職·据當時統計旅耶華僑約有四百餘名。由此 親之,吾僑奇居斯士,迄今確已數百年矣,然昔先民之居茲土也!舍從事農工商業稽以謀生活外,别無所 企圖,故對于發展社會事業及提倡祖國文化等事極少人注意及之,無怪平吾僑所處之地位日益危險,而在 贸易上及經濟上之勢力日益衰頹也! 營聞長者言:三四十年前,旅耶僑抱知識仍極幼稚,而社會亦非常腐收一般僑生樂與人爲任毫無民 族思想,蔑視祖國之觀念茜深,對于祖國之語言文字習俗等多茫然不知,且當時省界觀念極為濃厚,閩僑 ,粤僑,各組三點會或祕密社團,每一黨首自成一派各派積不相容,故常開同室操戈之默。凡為黨首者, 内恃共势力之雄厚,外藉地方污吏之暗助,常縱共爪牙横行開里欺凌弱小,良善同胞備受彼輩魚肉,而寬 無可仲者不知凡幾!此外遠信鬼神,没溺煙赌,以及行為上毫無紀律之僑胞,又比比苦是且是時常地法律 待遇备族居民木不一致而吾僑咸受極不平等之待過!如路照居住等等條例,否華人均须-一遵守,因此吾 僑受下級士官之嚴刑酷制所壓迫者不可勝數,吾僑方面雖則有任客卿者,一—如瑪腰,甲必丹,出珍蘭 等!但彼等為權責所限,不能多所僅,安能為同僑謀幸福,當時有識之士,感覺吾僑處在此種情況之下 前途非常危險,倘不謀補敗之方,恐禍至之無日·於是極力鼓吹僑衆團結一致,起而組織屬於革僑全體之 社團,冀藉此機關以改良風俗,宣揚孔道,提高吾僑地位,提倡民族教育——聯絡同僑感情,並使各會 員遇有困難時能互相援助,自此動機萌芽之後經過種種困難與周折幸籌備委員李廉,丘亞樊,陳金山, 丘享賓諸君之努力,復蒙吧督准予立案認為法團,會館竟於西曆一九零零年六月三日正式成立,命名爲吧 城中華會館,總會設於吧城,得設分會於荷印各處·成立之後首先選舉董事,同年十月三日晚為會董首次 召集之期:當會議席上,由公證人勃良氏親筆在印花上繕寫證書一張,以資遵守,並將會章及其發生效力 期限對衆宣讀一遍。隨即推舉十四名常務委員,规定每晚輪值蒞會所辦理會務。復山大會通遍發行無息債 券及舉辦月捐案,從此經費已有着落,卽將預定計劃次第實現,乃於會館成立後之次年提辦學校,設立施 濟部及喪事部旋又添設英文部。自後各項工作循序漸進,成效卓著,對于社會事業尤多貢獻因此深化僑 胞信仰及外人頂视,前此其有雄厚勢力之三點會一—公司,至是時亦逐漸消滅矣·而當时中阈政府對于 僑民亦撫慰有加,除時遣派政府大員及軍艦前來宣撫外,復在南京設立暨南學校,專收容僑童回國就學, 以資造就,曩昔居留政府或地方官民對於華人入荷籍操荷語者均不甚歡迎,卽吾僑子弟欲入荷校肆業者限 制亦極嚴,自會館成立之後居留政府對於華僑之態度爲之變,將待吾僑之苛例逐漸革除,對於吾僑之進出 口極少留難,吾之居住旅行從此亦絕對自由,隨又在西曆一九零八年七月一日設立荷菲學校,招攬一般 華僑子弟肆習荷文矣,據上所述吾僑之地位當時之能增高者,不可謂非會館成立後所獲之效果也·此外, 又如會館附設之學校,為荷印僑界規模最大之學校當茲時勢日益不景氣之際,每月仍開支六萬餘盾,之數 育經費,此精神魄力,後起董事諸公殊足引爲自豪,而對於創辦人,亦可告無愧者也,此後發揚光人, 仍賴負賈諸公之努力謹引領馨香祝之,茲更將首屈董事芳名錄,附設學陵臚陳如次: (一)第一屆董事芳名錄 總理潘景赫。副總理丘亞樊。顧開丘紹榮·書記陳金山副書記丘享賓正會計許南昌·副會計蔡有德。 董事黄坤興陳光秩。梁映堂·許金安胡朝瑞·溫亞東·黄坤玉·李興廉潘立齋·陳天生。胡先情。 李金。 (二)學校 自一九零零年會館成立之後,董事部以為社會事業應興辦者固多然尤當引為急務者莫若創設學校。 蓋普及教育為發展他項事業之基礎,不有教育欲求各項事業之發展,猶之絲木而求魚耳。於是選學丘變享 ,陳金山,李興廉·李金福。陳光秩,胡先情諸君為籌備委員,進行一切,慘淡經營,歷半藏,一九零 一年三月十七日本校遂告成立,命名為吧城中華學堂,聘盧君桂力為總教習,探用國授課,以小學讀本

T. H. H. K. - DJAKARTA=-59

充作基本教材。又於同年九月一日添設英文部命名為YaleInstitute或簡稱為中華會館C部,並敦聘李登輝 博士為主任兼委員,該部原係獨立性質,與中文部不相聯絡,至一九零五年一月間中英兩部始合併為一。 當本未成立之前,荷印政府雖無微禁僑子弟入荷肄業之明文,但對于華人荷棋肄業者限制極 嚴收費亦昂。因此吾僑于弟絕少受教育之機會,而斯時吾僑私人所設之蒙簡蒙師哲操閩,粤力言以施教。 且學童閩僑子弟佔多數,因客籍兒童年齡達五六歲時,即遣之回國故也,此外荷巫學核僅有一二所,孕師 多由荷印土生學識淺薄者充之英文學按也有兩三所,充當教師者皆係英屬地土生或印度人。上述三種學 核統計罪僑學生一百餘人,但當時吾僑子弟已達入學年齡者約有千名之多,當本技成立之始,规模则小, 但頗得同僑信仰及外人稱譽,當時瑪腰趙德和且將公館創辦之明誠書院——我技——廢除,義民學生歸併 於本校,而公舘撥助義校之經費,亦從此批准轉發歸本技焉。 開辦之初年,全按學生僅卅二名,規定學生每月學費最低者一盾,最高者十盾,且缤收女生,女生得 與男生同一致室上課,惟不得同一桌位。是時尙無助教,一切功課由核長擔任·校長除授課外,每週須 舉行公開講演一次,孔子學說——-隨後又作擴大宣傳,直將演講詞在巫文報發表,藉借經道。至一九二 年,學生渐增,始添聘助教二人。至一九○三年,教員連同按長人數共有五名。至一九六年,教員人數 增至九名 其時學生程度最高者。方達到高小一二年級。乃於一九七年二月間選取程度較優之學生十餘 名,遣之回國,就學暨南,是為本核遣送學生回國之始。又于一九九年四月間,舉行小學畢業會考·參 加老試者,尙有隆華,文華,茂華,西華,丹華,新華,牙華之學生,人數約卅名,泪乎公元一九一一年 ,學生人數驟增,當清末時,學生僅三百餘名,至是年五月間學生統計有五百五十七名,其中免費生佔一 百五十名,是時課程為修身,經學,國文,國語,算術,歷史,地理,理科,圖,手工,體操,唱歌, 英文,純係兩等小學課程,蓋當時會館雖已設立中學部,但該音之權責不屬本校,一九一五年十月底學生 人數為五百六十三名,共中女生佶一百卅九名,是年春本核前核長趙正平教員何震生劉壽朋張群等札率北 旋,參與倒贞運動,一九一八年學生人數爲五百六十名,其時已有中外男女教凡甘八人,而當年核費爲 四萬四千七十餘盾,迨至一九二六年七月學生人數爲五百四十三名,較之一九一一年減少十餘名,惟學 生程度方面稍有進展,是時男生已達到高中一年級,女生已達到初中二年級,男女兩部中學生計有五十五 名,是時本校創辦已有廿餘年在歷史過程中算是已告一大段落,且過去成績亦甚卓著,惜彼時色館粗費非 常支絀,所存現款僅有九千盾,而當時喪事部會有千多名,假令同時有甘名會員·不幸身故。會館當局 须供給巨量賻金。则本校財政將受其影响直陷入絕境。故當時會員中曾有提出將本校停辦之議,幸未得大 會通過。且有一部份熱心董事出而設法籌款補救。始將此難關渡過。 公元一九二七年秋,湯武傑君南來主持核務。接任後,首將高級女生部與男生部合併以節糜費,次將 中英兩部酌加改善,使課程不致重複,學級不致凌亂·後又創立科學室促進學生之科學知識·擴充圖 書館以滿足學生期書之熱望。此外又將各項重要組織如學生自治會。訓育委員會。各科教學研究會……… 等次第設立·均獲得相當成效·公元一九三三年秋學生人數增至一千四十餘名。且歷年所舉行高中初中 高小各級畢業考試。成績均極優良· 公元一九三五年七月底 湯教務長偈職返國。自此校務由學務委員會委託在核教職員劉耀會·張國基 許慶坤,高進基四君暂行維持·旋山董事部函聘左任俠先生來長本校·左先生於一九三六年四月十五日 抵吧。接任後力謀教務之發展·將昔目核內各項工作努力繼續進行,或加以改善外。又將學技行政分為教 務,訓育,事務三股以利進行,藉收分工合作之效,此外凡校内一切措施,皆求合於科學化,迄今本核已 不川六年之歷史,依吾人之觀感,此刻校內一切設施,雖不敢謂為盡善盡美,但邇束核務確已日益進步, 然昔有當,創業難,守成亦不易,尙望社會人士,從此益加熱心贊助,使此僑衆最良教育機關,更加發達 ,此则不獨本校之幸,抑亦吾僑之福也! 一九川七年,會第自創游迄今,其附設之中董學陵程度己至高中三年級,學段需制,係分設中小學兩 部,中學係探用三三制,計高中組三級,各級分普通與商科兩班,學生共八十七名。小學部探用四二制, 小細四級,各分甲乙内班,學生其四二五名·高小組二級,亦各分兩班,學生共二一名本校因校舍 不败。暫未開辦幼稚園,故於小學組之下,另設預備班一級,分甲乙钟班,共性質相當於歐洲母道學技, HARI-ULANG KE-50

學生共八十八名·總計全校中小學生一六二名,各部均係秋平始業。是時中學部教員什二名,小學部 教員十四名按中逐月經費共左千四百餘盾,並於去歲五月間由董事部議決,改任教務長為按長,使之總 攬教務,訓育,事務三方職務· 本校鑒於僑童因家境寒微失學者頗夥,而此輩兒童少年失學,將來長大知識毫無,倘不及時謀補救之 辦法,非田影響個人生計問題,於整個民族之興衰,亦有莫大之關係,因此學校當局乃于公元一九川五間

創設義務學校(下午班)當時學生計七上餘名,開辦一年後增加一倍,學生之一切書籍文具均由校中供給

平均每月約費川餘盾,至共來源除每月由公館津貼十盾外,餘俱山八華學生自治會負担,任職該校之殺職

員均係八華高初中學生。絕不受酬,蓋全係義務性質,並山教務處指派一位教師逐日到校視察。

校董林玩璉先生,於本年五月十五日,病故于香港,本校同人聞訊之下,殊深惋悼,蓋林先生生前極

端勢心致育事業,對於本校圖書館捐助尤多。 又本校創辦人潘景赫先生,亦不幸于本年七月逝世·潘先生係會館首屆總理,及後又改任名譽總理 ,連任川七年至逝世時為止·當是年七月初會館改選董事,播先生亦會躬現蒞會。其生平愛護本校之熱誠 ,於此可見也。 自七七事變以後,日本加緊優華,因此祖國國難日趨嚴重。傷兵難民之待援手者,亦更形急切。故木 校師生自本年八月初始極力货事募出,接濟和國服災之用,除隨时自由捐款外,並逐月自認月捐,雖舉 行助賑之工作方式未盡相同,然欲稍盡棉薄以期增加救災之力量,则此物此志,未嘗或渝,且成績之優, 夙為遐通共聞者也· 又本年倫敦商學教員聯合會舉辦之商業技術考試,經於十月八九兩日在本核舉行·考試,及格者計卅 餘人,除兩名是外人外,共餘均爲本校學生,此與前此數次參加港大(始於一九廿五年)燕大入學考試( 始於一九三三年)及一九川八年應考倫敦劍橋大學海外舉行之高中畢業試驗,均獲及格者,可以先後相媲 美焉·故說者多謂不校學生以英文程度優良見稱,信不謬也。 (附註:本校高中畢業生林清金君,曾華麟君,李淑媛女士於一九川八年十二月應考倫敦劍橋大學海 外學行之高中畢業試驗於一九川九三月底得該大學報告,三人均獲及格·) 一九卅八年,本校董事尙少更動,故得屆選舉大都得連選連任,本校第五属總理吳兼吉君任期羅短促 ,但亦有三年之歷史,(一九川五年至一九卅八年)吳君解職後,由陳富定君繼任,是為第六屆總理。陳 君連任數战,直至爪哇淪陷後始於無形中解職。至于教務方而自左俠校長於本年五月間辭職返國後,即由 英文部许慶坤君兼攝校長職務一直至同年七月一日始由新聘教務長曹毓琮先生接任,在是年八月間,全校 學生有一千一百九十八人,計中學部四百册人小學部七百六十八人。 一九册九年,本校為適應環境之需要,及促進幼稚教育起見,乃於不年四月初增設幼稚園一所。學度 當局,又鑒于當地師資缺乏,影響於僑教者茜大,故又於同年十一月一目特附設速成師範科一班,藉以解 決師荒焉·又創辦中華會館之中心人物,陳金山先生亦於是年二月甘四日仙逝。當台館初成立時。陳先生 任書記職,及年事渐高,始不復過開八華技務。一九四年三月十六日,本師生在按開會追悼前英文部 教務主任許慶坤先生,自許先生主持該部主任後,學生英文卽巅然露頭角,共平素對於教學之努力,於此 川見。 一九四一年,客歲,會館成立四十週年,祇内時周關係,未能舉行慶視,而本年三月十七日又爲學校 成立四十週年,但是時國難方殷,國際風雲緊急因此亦未舉行慶祝,惟當時技刊行一段記載,敍述關於 會館創辦人許瑪腰之文字,足以資記述者,茲特附錄於下 「許金安瑪腰爲碩果僅存之八華創辦人,當會館初成立時卽任董事職,又至一九一年復乘膺監護職 ,迄太平洋戰事發生時,已有四十一年之歷史,其平生非僅對於八華勞苦功高,對於公益事業之功績,尤 不勝僂指,足為前張重僑之典型後代之模拖,殊可敬也」。又是年為日本南侵暴風之前夕全孩學級共分為 廿八班,下半年则縮為廿六班,學生總計人數計一千一百六十一人,共中男生估八百十二名,女生佔三百 四十九名·是時教務主任為劉耀會先生,劉先生擔任斯職,有悠久之歷史,正恰似俗語,所謂老馬識途, 對於教務上一切措施,安當貼切,絲毫不差,故戰前八菲教務能蒸日上者,多得力序劉先生也=一九 四一年十二月八日,日本對英美宣戰,荷印捲入旋渦,迨星洲淪陷,爪哇卽形成唇亡齒寒,陷入四而楚歌

T. H. H. K.- DJAKARTA =-61

之境,隨着日軍佔領巨港油區,自此荷印軍事節節失利,學校當局,察知大局已急劇轉變,於是加發教師 瞻養費數百盾,旋于次年二月底宣佈停課,絃歌之蟹因而中輟,既而荷海軍在爪哇海海戰一敗塗地,從此 日軍推進勢如破竹,長驅直入,卽山東爪格利色,中爪印地拉馬由,西爪萬丹地區三處海口登陸,吧城於 是年三月五日乘守,荷澳軍播數退守萬隆,旋又于同月十三日宣佈無條件全而投降,於是日軍,遂于吧城 設立軍政監部為最高行政機關·自此公私財產概被剝奪,其他一切行動,皆被取締矣。 當時本校按舍首先被强徵爲俘虜收容所,自後學校停辦,整個民眾皆徬徨岐途在日冠刀光劍影之下間 生存。 一九四二年七月底經日軍當局批準開學之華童學陵十五所,本校亦獲得批準開辦,校址分為兩處·一 ,八帝買中華會館民眾學校,校址照舊,但舊校址仍滿住俘虜,,隨後由印尼教育部批準接收戰前檳榔社 荷靠學校售址,因此改在該處復課,于八月初開學—。二,孟加勿利中華會館華童民眾學校,卽戰前貧 民學校地址,于八月一日開學,興制係探用六學年之完全小學,並附設幼稚園,科目:爲中文,日文,巫 文,及小學應修各科,當時所收學生多半係原在荷核肄業而轉學者,蓋是時儒衆始既然大悟學習華文之重 要也。 此時董事部早已無形解體,改山董事中之一部分人如余春样,陸子明·高溪存,陳撫辰諸君,負維持校務 之貴。 一九四三年七月七日方能在八華舊校舍復課,蓋前被微作戰俘收容所之舊校舍雖早已山日軍當局交還 ,惟校中書籍儀器,用具,及其他一切設備全被破壞,損失之鉅,無從估計,實非短時開所能恢復者也。 是時學生人數,共計二百十名,班次則山小學一年級至六年級,一—同年四月出,日軍當局下令各華校重 新註册,且微收手續费每份多至五百盾,適炮竹巷華校興市府某項條例有所抵觸,市府竟下令將該校與本 校合併,祇以該處校舍狹小,學校當局乃租打邦巷張公司工廠廠址,充作校舍,繼續開課,自此本校除正 校外,增設三分校焉(檳校孟校格打邦校,—歲月不留,光陰易逝,一九四四年,爲日寇占領爪哇第三 年度矣,此時日軍,對於太平洋軍事已表現失利之象徵,且組織所謂奉公會,強迫民衆須將一草一木化爲 戰力,平日教師和學生除上課外常奉命前往指定地點鏟草平地,或探蓖麻及其他工作。一九四五年春,日 軍在太平洋各島戰事一收塗地,爲作補充兵员計,在此出招票兵補,從事訓練,因此檳校校舍,被微作兵 補營,所有學生乃於同年四月間歸併入孟校及正校肆業 是年秋八月十三午后日皇頒投降詔書,但此間日軍當局,守口如瓶,延至八月廿二日方在報端發表 ,是時時局助温,且印尼人正在手取獨立,時聞西葉(準)之聲,因此,本校為學子安全起見,迫而哲 時停課,旋又奉董事部命令正校及二分按准於十月一日後課,(停課係山九月甘四日起)在課程上將日文 取消,恢復英文一科·是年冬正校小學部學生一千一百川六名,幼稚園共計一百四十七名,中學部尚付闕 如 一九四六年爪哇重光後,本核陷于經濟客困,校務案亂難期中,不幸于二月十八日發生風湖,隔得 滿城風雨,曹按長因而消極喝職,教務改山王正寅,林偉,周長到,阿明風,阻岩文諸君主持,結果風 潮不致擴大。 且本核一向以學費為重要收入,昔年支薪不多,設備簡陋,經費強可應付,但在戰後情形太變,甚至 逐月教員薪俸無法支付,當是年九月開新董事接任時,校方尙積欠債項五萬八千五百餘盾,核舍校具皆破 舊不堪·迨至一九四八年已将債項還清,且添置校具,及改造修葺校舍等等,所费在荷幣五萬四千五百九 十八盾九方五,日幣一萬九千七百八十九盾。乃截至一九五零年春,已有不少之存款,事在人爲,信个謬 也· 又本年十月底董事部将教務處改組重新委派五位教員執行下列職務: 周良剑先生主持教務· 甄照華先生主持英文部。 高進基先生主持中學部訓育· 楊詩詳先生主持小學部訓育。 彭度松先生主持事務。 隨後山五人中公推高進基先生為主席, 一九四七年六月間,邦校校舍被業主收回,該核學生乃歸併於正校及孟校上課,又是年正月十日開學 時正核班次統計如下:

HARI-ULANG KE-50

高中兩班初中五班,小學甘二班,幼稚園一班,迄今太平洋戰事告終雖逾兩藏,但在淪陷期間本核校

含及其他一切設備慘遭破壞,遂使核務頓呈案亂復雜現象,茜至經費師資,教新學費等等重大問題,無時 不在艱難容利中,幸賴學校常局學務委員會以高瞻速崛之卓見,大刀,潤斧忻亂赢之魄力,打破當頭難關 居然獲得安善辦法,免得發生風湖,誠屬幸事。 一九四八年,社會秩序已漸漸安定,校中經濟亦漸有起色:學委會之新計劃均已逐漸施行,在不久之 將來,常能恢復戰前壯觀云。同年六月間舉行一九四八年度畢業班考試,是爲第九屆幼稚園畢業試驗,第 四十二屆小學畢業試驗,第十五屆初中畢業試驗,統計人數匹百餘名。 同年七月曲學生人數增加尤多,於是從是時起,初小三四年級學生均改為下午班·

一九周九年秋董事部擾款萬餘眉,將校内空地鋪以土敏土,昔日天雨時泥濤滿地不便行走者今已平垣

美潔,不忌風雨矣七月初學校又舉行一九五年度始業式是時全校教職員為一百一十人,學生人數四千餘 人學級自小學至高中,分為七十班,分上下午上課。 本校自曹校長需職後,教務事宜慨由教委會主持,但董事部認為斯職不可久懸,乃于是年十月間聘謝 佐禹先生為本校戰後首屆校長。 中華會館附屬中華學校,論程度已至高中三年級,且與中學程度標準得相吻合,致員更不少宿學之士 ,至于校職人員之多,學生人數之衆,规模之大,有印尼華校中未有能與之並齊驅者,飲水思源當年創 辦會館之前華僑,共功未可埋沒,夫教育為聖事業係屬百年大計,周非一蹴可幾者也,願吾僑衆以後 更常本其扶植熱忱群力賛裏,则前途正未可限量也。 编後話

本文作者服務本會館學校迄今共三十八載對於不會館史料,知悉頗詳,不文初稿,原不止此惜因篇幅

斜者識 關係,不得不忍痛制要,的予删除,謹此向作者道歉並希聞者諒之。

T. H. H. K.- DJAKARTA-63

八華圖書館簡史與瞻望 潘新瑩

只要我們參看八華四十週年紀念刊中的第七及第一六九項,就可以知道:創辦中華的館不久以後,就 設有圖書館了,而中華學校的開辦,還是以後予事。所以核圖書館自始就隸屬於中華會館,後來雖然有 一個時期是隸屬於學校,但戰後,爲了學校方面,乏人管理,董事部又接收回去,直彈現有還是山董串部 直接管理。 在戰前,圖書館良所存的書,據說數量很可觀,只可惜在日軍進信椰城時,曾把館内的圖害燒毁一部 份,所以現在剩下來的已不多,而道些餘下不多的圖書,其偿倖呆存,還是賴一位被集中的英籍偷敦圖書 管理員某君的整理,因當時的八華,已爲日軍改作失後集中英,荷,美,奥人士的大本營了!但當荷人被 集中校内時,也許為了感比睡硬地板中不舒適,就不惜把那位英人整理過的圖書當作褥子或摺成席子用, 所以等到日軍投降以後,不出己混亂畏常,同時毀壞不堪了!因此到現在,雖然還行一里留餘下來的書 籍,却難得有完整的一部,倘我找書時,發現只有下册而沒有上册,或者一套書,只剩下不完全的幾本 ,邦是不足繁奇的! 戰後的圖書既是那塞混亂,而大家又公認:「圖書館是學校所不可缺少的」因一方面要供師長自修以 期智識的向上,另一方而也要供學生開讀,以補充他們課本的不足,使他們從各種書籍中,知道古今英雄 豪傑的功業,中外碩學大家的高論,從而啓發他們的智識,滿養他們的德性,這樣我們使都感到對追些圖 書有再從新整理的必要!於是戰後學校重開後,這工作就交給學務委員會去辦理,但許爲了那時的圖 書實在太混亂了,雖然會數度換人管理,仍傷弄不出館緒所以不得不另設一圖書委員會,由梁有蘭,施 文連,蘇鴻俊,湯样站,邵绵標諸先生去負責,而委任梁有蘭先生為主席,所以目前這圖售館與學核的關 係可簡寫如下: 圖書委il會——圖書館——館 長 學務委i會——學校—一校 董事部 良 喪 事 部 至於圖書館內部的組織,只由一位館長及一位助理共同管理。館內的書籍有中,英,印,荷文四種, 而中英文書比印荷文書的數量較多。我們就把這些書分成中文和洋文兩種,(這裡所指的洋文是指用暇丁 字母寫成的一切書籍)然後再從這兩大種,分出好幾十類·每一本書,我們寫同樣的卡片兩張,一張夾在 原書理,以便借書時夾在借書者的借書證裏,因這麼一來,既可以免得多一種登記借審者姓名的麻煩,也 可以省一些诗間·至於另外的一張,我們就以作者的姓名,順英文字母的次序,排列在目錄箱的格子裹, 在每一個格子外,又計明了那一類是屬於那一個字母,那麼借書者只要看看目錄箱裡的卡片,就不難知道 所要借的書,館裏有沒有?如果是有的話,也只要記好那本書所屬的英文字母及其號數,就能够從書櫥 裡找出那本書來:(除非三先給別人借去了才找不到。)所以我們雖然不探用Decimal System of Classifi cation的方法去編排,但借漕的手續却很簡便·此外當然還訂有借書规则,及各級借售時間表,上防借書 時,人數太多,擁擠下堪,有不便查看書籍之苦。 目前的八華圖書館,除了報紙,雜誌,畫報等可自山閱讀的以外,統計起來,還有二萬多册新舊書 ,這规模雖然不算太大,辦事的人員也嫌太少,比起此地博物館裡的圖書館來,又不免有小巫見大巫之感 ,但比起其他華按或社圖良所附設的圖書館來,我們的圖書恐怕還算是最多的,而且我們館裡的書,又有 不少是難得的,如大清律例,圖曹集成,Encyclopedia Sinica,Encyclopedia Britannica An Encyclopedia of World IIistory……等有價值的書,所以我們會想擴充道圖害館的範圍不只限本校員生閱讀,進而改為 公衆圖書館,然後再收一些圖書費,以所得的款項,添買大量的新書,充買內容以刷新這有歷史性的圖書 館,使大家不僅有新舊書可讀,以促進本國文化而謀大眾的進步,同時也可使此业僑胞有進德,修業及作 正當娛樂的場所。如我們能設法擴充這一圖書館而發展圖書館教育,則不論對學校或對華僑社會,都可獲 得許多好處,道是毫無疑問的,不過在目前,要立刻實現雷個願望,事實上又有許多困難,而主要的困難 是經濟,因為現在的圖書,不論中文或洋文價值都很貴·其次是購買的不容易,有許多書是買到不的,就 原有的書,一且遺失,也很難有補買的機會,所以除了瞻望以外,只好把計劃藏作心底裡,希望什不久的 將來,能實現這理想,使還古老的圖書館在新教育上放出一線光彩, HARI-ULANG KE-50

一九四九年中華會館全年會務概誌

本年四月廿三日為本會館一九四九年度至體董事滿任之期,此後會務工作將山最近召開之曾日常年大 會中,選出之一九五年新董事接任負貴進行。 際此新舊董事將行交代之期茲将本會年來會務大要簡述如下: 「學校方面」 一九四九年度下學期本陵共有學子四千零四十七名,分為七十六班,共分佈情形如下:

校 址

八帝 孟加勿刹

班 總数

1:下午 上4 下午 上午 下午

所数人数班数人数班數人數班數人数班數 人数

3 206 206 3
二 4 1 6 365
5 8
1 3 156 32

幼稚 1小 21766 1 82 初小 277 2 123 1 39 439 初 小 三 50 5 2671 10 505 初小pu 8 40 2 108 10 518 小一5 2793149 8428 高 二 7307

高小 307 7
4 4 187 8
初 中 3 3 6
3
- 1 1
1 1
2
1 1
1 1

初中 221 408 179 147 326

初中3 186 186

府 58 41 2 99 高 普 54 54 高 商 2 83 83 高 二 普 35 35 高 胎 28 28 29 159426 1364 11 602 10 487 76 4047

在此四千零四十七名學生中,全免學什费之學生佔七十名,3使學生理業,孕務及一切事房均能顺利 進行起見,本校聘用一百零二名教師,二十八名員及二十八名校役。 關於致務方面,自一九四九年十月起,爲使本校畢業生能有投考印尼大學之程度起見,除原有功課外 ,本校高中普通科一,二年級一律課外加授化學,理物,生物,與荷文等科。 一九四九年本校全年財政收支結算,計收入學費六十八萬二千零五十九盾一方半,支出教職員薪金及 共他費用計共六十八萬二千零三盾三方,收支相抵,盈餘五十五盾八方半,成績尙優。 鑒於目前本核學子人數日增,原有課室不敷應用,能響正僑學了學業前途至鉅,本核輩事部主席陳永 高先生提議發起需建新核合,以容納無法收容之學子,而發展重僑教育,此提案紹於一九四九年間數次召 開會議討論,延至本年三月十八日最後一次召開之董事會議中議決接受辦理·

T.H. H. K. - DJAKARTA

需建新六舍顾算如下: 地皮 二卜萬

辦事虑贝會客室 七萬五千
二萬五千
網球場 足球場 一萬五千
桌椅及用具 六萬五千

册間教室(暫可容納一千五百名學生) 三十萬 廁所與小便照(分為男女各兩排) 寄宿舍(暂備住宿五十人)二十五萬

共他 六萬 總計一百萬盾整。 上述建技議案既經董事部議決辦理,本即展開籌募建校基金運動,首今正在加倍务力積極進行中 「装聘約」 關於聘請教員以牛年為服務期限事,會引匙誤會,盗此舉百有輕视教員身份之嫌,扶此於一九四九年 五月廿七日召開董教聯席會議,(出席董教計七十二人),議論結果,由單事部議決,由一九四九年七月 份起廢除此项聘約,(實则此项聘約亦非董事部所訂立者),務使教員享受與普通勞工聘約相等之權利 「鶏尼酒」 於一九四九年用,本會董事部會舉行鷄尾酒會二次,即於八月十二日下午會舉行革教職員聯歡大會, 藉以促進及聯絡各方感情,參與名計一百三人,復於同年十月十三日晚舉行歡迎及介紹新任核長(謝佐 禹君)鷄尾酒會,(按謝君於一九四九年十月八日由香港抵達),參加者共百一人。 「共他」 自一九四九年八月起,(循税務局之請求)本會有向教職員,核役代收遇渡税及值儒税池级款。 一九四九年八月本會董事陳恩旋先生自行負貴將桌椅寄放本會,計椅子一百四十八張及桌子三十張寄 存於八帝貫正校,另椅了六十張寄存於孟加勿段分按· 一九四九年十一月(根据同年八月三十日董事部會議决案),本會重行加入本城中總會為會日。 一九四九年十一月五日為促進本會學校學務起見,本會特向政府呈文中請撥發教育津貼金。 「注身防疫針」 一九四九年正月及二月間椰嘉逺市衛生部(D。V·G)曾向本校二千六百四十四名及一千七百零三 名學子施行注射預防霍亂,腸炎針及種牛痘,復於同年十一月間紅十字會施行注射預防霍亂,腸炎及痢疾 針受注射者共三千三百六十五名學生· 品 於一九四九年四月本會接到捐赠物品如下: 陈永福先生赔ZIMMER MANN牌鋼琴一架(連共三年之擔保書一份)。 陳恩旋先生贈電風扇一架及木製凸字體之中華會館招牌一幅 「喪事部」

一九四九年本會喪事部工作表現略有進步,惜限於人力與財力,致各種發展如設備喪事車等計劃,一

時未能實現,不得不留待下期再為進行·

HARI-ULANG KE-50