Rp:15.000, NOMOR 3/2015
LENTERA
Wadah Diskursus Sivitas Fiskom UKsW GANJANG
MALAY! U.S.A
YuN KITAGENDIOT
FILM
SALATIGA
KOTA MERAH
LITERA Menonton 'Senyap' dalam Senyap 23 Menabur Bunga Terakhir 24
FORUM
Konversi Agama pasca 1965 29 Histeria Merah: Membentuk Manusia Orde Baru 33 Meilirik Washington 36
PERS MAHAS ISWA
U
~. LENTE RA
E.
Pelindung Drs. Daru Purnomo. M.Si. Koorbidkem Flavianus Der Melsasail Steering Committee Gabrilla Hersinta Pemimpin Umum Arista Ayu Nanda
DIVISI REDAKSI Pemimpin Redaksi Bima Satria Putra Kepala Desk Warna Salatiga Setyaji Rizki Utomo Koordinator Liputan Video Muhammad Fachri Darmawan lIustrator Altha Baraspati Agus Handoko Jurnalis Gabriela Agmassini Rahayu Pawarti Bagus Muhammad Ermawati Finna Bethani Glovena Valentine Ivan Rosal ina Izas Amelinda Jovian Cahya Kadria Maya Kez ia Kohar Narisa H Natazha Ayunda Nyoman Yuliana Puspa Zoya Thomas DewoYo so Dumeri 18 Yashinta Purwaningrum Yovanca Natalia OPINI Sarah Marheni
DIVISI SEKRETARIAT DAN BISNIS Tragedi 1965 B. SekretarisSebenarnya 17 Chikitta Carnelian Hanny Yunita Bendahara Priskila Efatania Krispaty Eva Septi Dwi Astuti Staf Dokumentasi & Sirkulasi Sabdo Winedar Hadi Nugroho Staf Periklanan Gabrilla Hersinta P
DIVISI PUBLIKASI, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN StafCetak Alexio Rogerio Cesar Staf Daring Billiam Simon Arthadi Staf Penelitian YaserWunga Andri Setiawan Staf PSDM Galih Agus Saputra
Alamat Redaksi Gedung I Fiskom UKSW JI Dipenogoro 56-60 Salatiga, Jateng
W ARNA SALATIGA 18
SEPUT AR KAMPUS 19
P ELESIR Dan Ternyata Bukan Ranu Kumbolo -" ~, [as VAS 21 38 -:=-_.:a Sejarah
Foto sampu/ dio/ah dari
salah satu ade9an ,da/am
film "the Years of
~ivin9 J)angerously" (7980)'
Dialektika Sejara.i::
BUKAN GENERASI MBAH
ami bukan generasi mbah. Itu yang harus dipahami. Kami hidup pada zaman dimana tirani telah tumbang, dan ke .," kami menulis, tentara (mungkin) tidak menculik kami. Kami hidup digerogoti hedonisme dan perilaku konsumtif. ~
Khidup dalam buta sejarah.
Pada suatu ketika, saya mewawancarai seorang mbah berumur seratus tabun,: etika saya bertanya mengenai Belanda .... ""
bercerita panjang lebar. Kemudian saya bertanya men enai ;epang. dia juga bercerita panjang le:::j. Namun, ketika saya bertanya mencre:".a: G30S dia menjawab "tapi saya tidak die, kan?". Kasihan. Ka mi sadar bah ;'2. perisffi -a SO tahun yang lalu, berd .. ,ill I secara fisil(, dan ps' 's re. -cia. ora ... oranlLyang hidup pacta za.-,if:llil tersebut. Mereka hi. zamar 'e'ka tuduhan komunis terlonta.--~ ,. tertuduh akan up daLam ketakutan, bahka n ".:t. II, :.3. ::a rut Kami tidal" membuka luka lama. bermaksud p-L Karena kamj percaya bahwa a. kami lakukan-r. .. mi berusaha untuk mencal" .. IIII': tentang peri rna mi buram bagi generasi ka;--
memulai in '".-,,","";0'" .... :ak redaksi harus memula":-.=-,,,11
gelap. Nam berhasil kami himpun, secerca- perlahan da-;. Kami ti cami • esadaran bab ~ a~kami
\
ILU ST RASIOLEH Ul • MAD FAHR L KALTENG. 2010
HAL G30S?
Media Lainnya Ternan 25%
SEBERAPA KHAWAr PKI BANGKI
Sangat Tidak
Tidak
" ~;;o:;;~ Jawab "w 10%
OORDINATOR PENELITIAN : ANDRI SETIAWAN GGOTA PENELITIAN : BIMA SATRIA PUTRA, ALEXIO ROGE RIO-STA AYU NANDA, GABRIELLA AGMASSINI, EVA SEPTI
| GGOTA PENELITIAN : BIMA SATRIA PUTRA, ALEXIO ROGE RIO | - | STA AYU NANDA, GABRIELLA AGMASSINI, EVA SEPTI |
|---|---|---|
| ,', I ASTU TI, PRISKILlA EFATANIA, SABDO WINEDAR NUGRO HO, | GA | |
| ESKRIPSI PENELITIAN : SURVEI DILAKUKAN OLEH STAF PE NE U S-=: LU RUH MAHASISWA FISKOM ANGKATAN 2013 DAN 2014 DE | ' : G _-.:. _ 26 MAH ASISWA. DUA ANGKATAN TERSEBUT DIPILIH | : UB LITBANG LENTERA. POPULASI SURVEIINI ADALAH |
| ENA DIANGGAP SEBAGAI ANGKATAN AKTIF YANG RE LATIF M | :i | J-I DIJ UMPAI. JUMLAH SAMPEL ADALAH 218 |
| ~tSP ONDEN YANG DIBAGI MENJADI TIGA KELOMPOK RESPO NDE | ~::. | |
| OM UNIKASI DAN HUBUNGAN INTERNASIONA L BERDASARKA 4, 64% PADA TINGKAT KEPERCAYAAN 95,46%. PENYEBARA CAK (RANDOM) PER PROGRAM STUDI PADA TIAP ANG KATA | ~ | DEL IN I, DIPERK IRAKAN MARGIN OF ERROR SEBESAR |
',- I, • :-:.:. PROGRAM STUDI, YAITU SOSIOLOGI, ILMU --:'
= ::-:)A SATU KELAS MATA KULIAH YANG DIPILIH SECARA
PKIADALAH PK SIMPATISAN PKI
? •
DALANG G30S? DI DIBANTAI PADA
1965?
TIDAK JAWAB TlDAK 7% TIOAK J,t\WAB
SENI-BUDAJA
LNGCULLN
PAWAI SENI BUDAYA DI SALATIGA. TAMPAK IRINGAN SENI BUDAYA DARI NANGGULAN, MEMBAWA SIMBOL PALU ARIT. (FOTO : PERSIPDA SALATIGA)
KHUSUS BAKRIE WAHAB
SATU B
KOSON
| BAKRIE WAHAB, WALIKOT AS | !o; VA G BERAFILIASI DENGAN PKI, TIDAK MENYATAKAN |
|---|---|
| DUKUNGANNY A SECARA TERBU KA | • A G30S. SETELAH 1965, NASIBNYA TIDAK DIKETAHUI. |
entera mendatangi Kantor Walikota Salatiga. Oi d-
pendopo, Lentera melihat barisan ilustrasi dan ~--
Lmantan Walikota Salatiga di dinding sebelah kan -
pintu masuk. Tapi ada satu bingkai kosong : Bakrie Wahaa.. Priyantara, staf Humas Pemkot Salatiga menjelaskan bah Pemkot tidak memiliki arsip apapun mengenai Bakrie WahaiJ karena sudah sangat lama. "Oulu bingkai ini malah tidak ada. Tapi un menghormati beliau, kami tetap memasang bingkainya. walaupun tanpa foto," ujar Priyantara. Menurut pengakuannya, Pemkot Salatiga telah berusaha mencari foto Bame Wahab. "Namun sampai sekarang kami belulll enemukannya," tam bah Priyantara. Du lu Jawa Tengah memang menjadi salah satu basis massa PKI di Indonesia. Banyak jabatan dan pimpinan daerah j pegang oleh PKI, misalnya Bupati Cilacap, Walikota. agelan~ Bupati BoyolaJi dan daerah lainnya. Salah satunya Salatiga yang saat itu dipimpin oleh Bakrie Wahab. Di Salatiga, PKI merupakan salah satu kekuatan politik ,rang besar selain NU dan PNI. Seperti ditulis Singgih Nugroho a am Menyintas dan Menyeberang, konflik antara partai 6:1am memperebutkan anggota serta jabatan pentino. c:rnerintah telah terjadi sejak tahun 1955 dan semakin panas ingga 1963-1964. Selain walikota, PKI berhasil merebu posisi-posisi strategis di DPRD Salatiga. *** "Rambutnya keriting, agak gemuk, dan seperti orang Arab," seperti itulah gambaran sosok Bakrie Wahab dalam ingatan Johnny Andreis, pensiunan Badan Pusat Statistik Salatiga. Joh ny mengaku telah beberapa
ARISTA AYU NANDA & ANDRI SETIAWAN
-': ~5
Sa ra tidak terlalu suka," tambah Johnny. sarkan informasi yang Lentera dapatkan, Bakrie -~rang berasal dari Pekalongan tersebut tinggal di Jalan.. o. 6, tidak jauh dari eks-kantor PKI di Jalan Jendral ~ Il. Karena rumah itu dimiliki petinggi PKI, banyak -~-enolak menempati rumah itu, kecuali Sutoyo.
_-:0, seorang pensiunan Perhutani, mengaku sempat e .pati rumah mantan walikota itu. Setelah kosong a dua tahun, Letkol Soegiman, dari Korem 073 Salatiga _-'an memberikan rumah tersebut kepada Sutoyo.
_. -Soegiman yang kemudian menggantikan Bakrie Wahab-... ai Walikota Salatiga sejak 1965. ::: erapa informan Lentera tidak secara pasti mengetahui ,'.c.-=l"adaan Bakrie Wahab. Sutoyo misalnya, menjelaskan c; '(l Bakrie Wahab telah dipenjara, Singgih, dalam bukunya ;,-_ IS bahwa sebelum penangkapan anggota PKI pada 4 er 1965 pun, pimpinan PKI di Salatiga telah menghilang .:::.-~ _ 'hilangkan. Sementara Johny tidak mengetahui sarna. engenai keberadaan Bakrie Wahab.
- ~. inl Lentera mengalami kebuntuan dalam mencari
~. :0 • ahab. Tidak mudah menguak sosok Bakrie Wahab. .--="':icaannya tenggelam ke dalam memori masyarakat
s-. -;z Terhanyut dalam bisingnya zaman, yang melena
_ntuk melupakan kepingan sejarah dari tempat nerpijak. Kisah seakan tak berarti, hanya menjadi ---~-g acap kali dianggap angin lalu. •
I WALIKOTA SALATIGA S!,;JAK 1966 (FOTO: PERSIPDA SAlATIGA).
| kali bertemu | dengan | Bakrie |
|---|---|---|
| Wahab. | ||
| Sebagai Kwarcab Salatiga, Johnny selalu | pengurus | Pramuka |
| berhadapan Waha.b selaku Penanggungjawab | dengan | Bakrie |
| Pramuka | Salatiga. | Menurut |
| Johnny, | Bakrie Wahab | adalah |
| sosok | yang judes | dan tidak |
OALAM RANGKA HUT TNI 01 SALATIGA (FOTO : PERSIPDA SALATIGA)_
ANDA SAY TAH JENDRAL!
BIMA SATRI
DEWAN JENDRAL REVOLUSI DIUMUMKAN 01 JAWA TENGAH-LET I RlS M EMIMPIN PERLAWAN DAN MENAHAN K SOEKARDI, KOMANDAN KOREM 73/MAKUTARAMA-PEMIMPIN KODAM OIOE OGORO. BRIGJEN SURJOSUMPENO JUGA DlSE?~.l.
abar mengenai G30S di Jakarta telah sampai ke OJ SaJatlga. 'orem 073/Makutarama telah diduduki Semarang. Brigjen Surjosumpeno. Panglima Kodam Letko Jd.'"is ~epala Staf Soekardi. Idris dibantll oleh a ,"
KVII/Dipenogoro yang berpusat di Semarang. Suba-da ~pte. Bambang Soepeno. Sebllt saja me.
mengadakan pertemuan dengan anggota staf umllm Kodam seba!!al Se'-.' n Salatiga'. Komp i Merah ini mela VII/Dipenogoro serta unsur Badan Musyawarah SAD Tlinggal. pergera all :ang murni m'Uter, tanpa sokongan sipil ma • Dalam pertemuan tersebut Surjosumpeno memberikan partai. Beberapa iteratur menyebut bahwa Bakrie W perintah untuk mengkondusifi
keselamatan, Jenderal saya tana,'. ~ 'e Salatiga di bawah pimpinan Letkol Mardiyo. Kapten tersebut... embebaskan Soekardi. Pasukan dipecah menjadi Surjosumpeno mengatakan bahwa dia lebih tabu-.:_ ;>e elon masuk ke kota dan menutup jalan ke Solo, ketimbang kapten tersebut. Setelah sempat be lLo{ ke kota dan menutup jaJan ke Banyubiru dan Surj osumpeno berhasil meyakinkan Kapten tersebu ~ ; - entara sisanya membebaskan Soekardi. melepaskannya. la meminta Kapten tersebut teta p bena---:ler pukul 02.00, Salatiga berhasil dikuasai kembali
di tempat. "Pergi, saya akan meneruskan perjalanan, ..... t I!:a pa pertempuran. Soekardi dan Soegiman berhasil
Surjosumpeno. la kembali ke hardtop dan memanggil staf ,.:.-dari tahanan anak buahnya sendiri. Unjuk gigi mereka buru-buru kembali ke Sawen dengan seta
e. gan melakukan patroli panser dan tank.
Sementara Soekardi dan Letkol Soegiman masih ditaha n_ Salatiga telah dikuasai, 'sekawan ·Semarang' Dari Sawen ia langsung berangkat ke Semarang.Ke menghindar ke Merbabu. Di sana mereka sampai di Semarang Surjosumpeno menemukan markas perlawanan melalui Merbabu-Merapi Complex besarnya telah diduduki oleh (MMC), atau komite proyek pasukannya sendiri. Lagi-Iagi ia (kompro), semacam pemerintahan rnenghindar dari tangkapan setingkat kabupaten. 'Sekawan
Demi keselama 'eral saya
pasukannya. Pada 2 Oktober 1965 Semarang' 1111 pada akhirnya di ni hari, ia berangkat ke Magelang, tann ' " _ dilaporkan terbunuh. menemui Letkol Yasin Hu sein dan Soegiman, pimpinan Korem berangkat bersama-sama menuju Serna rang. Hari itu juga, ~. tarama yang sempat ditahan prajuritnya yang
5emarang diambil alih oleh Surjosumpeno. Sahi rman, c;-..·....,,·..,san PKI, kemudian menggantikan Bakrie Wahab
Marjono dan Usman, melalikan diri dari Semarang ke SaJatiga. '~.-."o'~' wali kota sejak 1966. Selama dua periode berturut-Padahal pada hari yang sarna pukul 06.00 pagi, melalui ;laSCa 1965, pimpinan Salatiga selalu dipegang oleh RRI Semarang, Sahirman mengumumkan Dewan Revolusi di awa Tengah. Sahirman menjadi Ketua Dewan Revol usi _'" _entara hingga laporan ini ditulis, Lentera. belum ateng, sementra Usman menjadi pimpinan Kodam me-tahui nasib 'sekawan SaJatiga'. Kemungkinan mereka .'lljDipenogoro, menggantikan Surjosumpeno. Sersama te :a:: kap dan dihabisi setelah Salatiga berhasil diduduki !arjono, 'sekawan Semarang' terbentuk. ke :!ai ol eh Mardiyo pada 4 Oktober 1965.- Perlawanan di Salatiga sendiri, tidak berlangsung lama. ada 3 Oktober 1965, pasukan Yonif Kavaleri II/VII
PARAJENDRAL
MARAH-MARAH
TIDAK LAMA SETELAH MALAM 30 OKTOBER 1965, SOEHARTO
MEMIMPIN SENDIRI PENGGALIAN LUBANG PARAJENDRAL. IA MENGATAKAN BAHWA PKI ADALAH DALANG DALAM PEMBUNUHAN JENDRAL-JENDRAL TERSEBUT
SOEHARTO KEMUDIAN MEMBUBARKAKI, SEBUAH PARTAI KOMUNIS TERBESAR KEDUA DI DUNIA, BERSERTA ORGANISASI YANG DIANGGAP BERKAITAN DENGAN PKI DAN TERLIBAT G3OS. PARA ANGGOTA DAN SIMPATISAN PKI KEMUDIAN DITANGKAP, DIPENJARA DAN DI BUNUH.
LENTERA MELAKUKAN INVESTIGASI TERKAIT PEMBANTAIAN PKIDI SALATIGA DAN SEKITARNYA. HASILNYA MENGEJUTKAN.
LOKASI PEMBANTAIAN KEPA DA LENTERA (FOTO : HANNY YUNITAj.
SUARA TA DARI KEBU KAR
SEBELUM EKSEKUSI DILAKUKAN, TENTARA DATANG KE LOKASI PEMBANTAIAN DAN MEMINTA WARGA UNTUK M E LUBANG-LUBANG TERSEBUT SUDAH HI LANG, TAPIINGATANNYA MASIH TEREK
ada suatu malam, Waginem yang sedang bersama ayahnya pergi menyadap karet, mendengar teriakan
P dan isak tangis dari kejauhan. "Suara apa itu pak?"
tanya Waginem. Sang ayah menyuruh Waginem diam. Sesampainya di rumah, sang ayah bercerita kepada Waginem. Dulu di kebun karet tersebut, PTPN IX Kebun Getas, Bringin, adalah tempat pembantaian orang-orang yang dianggap PKI. Hingga kini, jika Waginem menyadap karet saat malam atau turun hujan, ia masih mendengar teriakan dan tangisan yang sama. Berbeda dengan Waginem, Harjo Sarwi adalah saksi pembantaian di kebun karet dekat dusun Batur sendiri. Dulunya, di kebun tersebut terdapat tiga lubang yang cllkllP besar di tiga lokasi berbeda. Kedalamannya sekitar satll meter, yang menjadi tempat pembantaian terduga PKI yang berlangsung selarna seminggu. Lubang tersebllt dibuat sendiri oleh warga. Biasanya, ten tara meminta pemilik keblln llntuk menggali lubang. "Cepat siapkan lllbang, nanti sore ada kiriman!''' Sarwi meniru perintah pemilik kebun. Tepat pllkul tlljuh malam, beberapa tentara menuju ke lokasi pembantaian menggllnakan truk dengan membawa sejumlah tawanan. Orang-orang tersebut turun dari truk. Tubuh mereka terhempas ke tanah. Kemudian mereka berjalan jongkok dengan kedua tangan kehelakang. Anehnya, menurut Sarwi, tangan mereka tidak diikat menggunakan tali tambang atau
borgo!, tetapi kedlla jempol menggunakan seutas benang. mengelilingi dan berjongkok menghadap ditembak mereka langsung jatllh ke dalam luba, "Satu.. dua.. tiga .. !!!". Komandan mem-. Senapan ditembakan. Entah bagian mana tembakan, punggung atas, bawah, samping. kepa terkena sama sekali. Ada salah seorang wanita "". '" - tembakan dan sudah jatuh ke lubang, akan teta setengah hidup. SambiJ menghela nafas, ia di e~ hingga mati. Masih lekat dalam ingatan Sarwi, ketika ia dipa mayat yang kondisinya seperti pelepah pisang. ~ Jengket. dan berlendir. Akhirnya, Sarwi j menguburkannya. Tak lama setelah pembantaian itu, pendlld terkejllt dengan mata air yang berbau amis seperti d atnis itll berlangsung tidak hanya satu atau dua ha selama beberapa bulan.. Kini lokasi pembantaian sudah tersamarkan. rumput liar tumbuh tinggi menutupi kuburan Sementara setiap Sarwi pergi kerja, ia pasti mele\'\'a~ I tersebllt. Saat lewat. Sarwi mengaku mendengar suar.;- Menurutnya, itu adalah teriakan korban yang menumpang pu lang. "Aku melu, aku melu (aku ikut)," ujar Sa rwi kepada Lentera. •
LOKASI PEM BA:l
INGGA GARAN JIR D
HUJAN TURUN KETIKA EKSEKUSI DILAK
Aujan mengguyur deras. Lubang eksekusi yang digali penduduk dipenuhi air. sehingga mayat tawanan yang telah ditembak terapung. Ketika air semakin ~=:nen uhi lubang, air bercampur darah meluber kemana- na. Lapangan Skeep Tengaran. yang lokasinya tidak jauh -Pasar Kembang Sari. menjadi merah. Begitu Kasrowi, laki-Iaki 80 tahun. bercerita kepada _.> tera mengenai pengalamannya sebagai penggaJi lubang 2: r ekusi, 50 tahun silam. Bersama dengan warga lainnya di sun Cabean. Kasrowi mengaku takut jika tidak mengikuti warga yang lain untuk membuat lubang. Ia takut dituduh sebagai PKl dan dibunuh. "M ereka tidak mengancam. tapi saya takut ka rena saya hanya wong cWk. jadinya saya hanya mengikut saja; uj arnya. Ti dak setiap hari warga membuat lubang. Karena datangnya tawanan tidak pernah pasti. "Kadang sehabi melakukan penguburan, tiga hari atau satu minggu kemudian baru datang lagi," ueap Kasrowi. Kasrowi mengaku bahwa dia bersama warga tela membuat banyak lubang. Satu lubang yang dibuat tawanan satu truk. Bila hari itu akan datang anggota PKJ. 'a- akan c\ibunuh, tentara akan memberitahu mereka u _ membuat lubang. "Jam 10 saya membuat lubang, lalu sekitar jam ena akan ada suara kentongan, tanda untuk ber UTO lapangan Skeep Tengaran untuk menguburkan
ALEXIO ALBERTO CAESAR
A N, LUBANG PEMBANTAIAN KEMUDIAN TERENDAM OLEH AIR.
Pe:;]ah waktu kejadian sampai jam 12 malam belum selesai, n ..;a dilanjut besok paginya", terang Kasrowi. Pada suatu kali. Kasrowi melihat seorang tawanan pe to: • puan yang sulit dibunuh. Akhirnya perempuan tersebut !ill ur hi dup-hidup. "Ealah kok aku koyo ngene, ojo nganti anak putuku, aku iki ora salah apa-apa ' (ealah. kenapa -eperti ini. jangan sampai hal ini berlanjut sampai anak 53"3, saya ini tidak salah apa-apa). Dan itu yang teringat sa:ta," tutur Kasrawi meniru ucapan wanita tersebut. -;U\ 'i mengaku tidak mengetahui apakah tawanan yang -e::usi adalah anggota PKI atau bukan. "Ketika eksekusi
...... "-""-.a,u.axan. saya berada jauh dari tempat penembakan.
i mendekat dan menutup lubang setelah tentara -::nenembak," terang Kasrowi. '" m diratakan pada 1990, lapangan tersebut masih ~~ ::;= "'"'lbang. Wanta anak Kasrowi. menyaksikan sendiri -_ ::-perataan tanah di lapangan itu. "Ketika tanah itu tulang -tulang berserakan." jelas Wanto. -pun tidak spesifik, beberapa warga berani
- angka ratusan untuk tawanan yang dieksekusi. Jika emikian, maka bisa jadi Lapangan Skeep Tengaran
2-: o. asi pembantaian terbesar di Kabupaten Semarang. ':::::"i.::umnya lapangan tersebut pernah digunakan sebagai ·"e-a mo or trail serta balap kuda. Sekarang Lapangan Skeep ;
MAYAT-MAYAT TERAPUN G DAN AIR BERCAMPUR DARAH MELUBER KEMANA-MANA.
ORANG YANG OIDUGA AKTIVIS PKI, SALAH SATUNYA MAKAM MBAH JENGGOT, 01 DUSUN SOMBRON, TUNTANG (FOTO: GALIH AGUS).
MBAH JENGGOT
GALIH AGUS SAPUTRA
MARET 1966, ANGKATAN DARAT MELONGGARKAN BATASAN GERAK WARTAWAN ASING. STANLEY KARNOW DARI WASHINGTON POST, AOALAH WARTAWAN YANG PERTAMA KALI MELAKUKAN PENYELIOIKAN TENTANG JUMLAH KORBAN TEWAS 01 SELURUH JAWA OAN BALI. KARNOW JUGA MELIPUT PE MBUNUHAN 01 TUNTANG.
i setiap bangunan, seorang kapten tentara membacakan nama-nama dari sebuah daftar,
Dmemberi tahu mereka tentang kesalahan masing-
masing -atas nama hukum, walaupun sidang pengadilan tidak pernah diadakan. Hal tersebut merupakan gambaran Stanley Karnow, saat melakukan Iiputan di Salatiga, jawa Tengah, dalam buku karangan john Roosa, Dalih Pembunuhan Massa/. "Akhirnya truk itu masing-masing diisi dengan enam puluh tawanan, dan dengan dikawal satu peleton tentara, menempuh jarak sekitar enam mil, melalui hamparan sawah dan kebun karet yang gelap menuju Sl!atl! kawasan tandus di dekat Oesa
Oua tahun pasca peristiwa G30S, pembantaian terhadap oknum yang diduga terkait partai terlarang tersebut masih berlangsung di berbagai daerah. Dusun Sombron, Tlompakan, Kecamatan Tuntang adalah salah satu lokasi ya ng dipilih sebagai tempat eksekusi kala itu. Mungkin tempat tersebut adalah yang dimaksud Karnow dalam buku karangan john. Oi jelok, Tuntang, Lentera tidak menemukan tanda-tanda adanya lokasi yang dimaksud Karnow. 8eberapa warga malab memberikan informasi adanya tempat pembantaian di Tlompakan. Sampai saat ini, di bawah menara Iistrik tegangan tinggi, di antara semak belukar dan kebun karet, masih tertanam tiga pasang nisan tanpa nama. Ketika Lentera tiba di sana, taburan bunga yang sudah mulai mengering pun masih ada di tiap nisan. Warga memberitahu bahwa kerabat korban masih berkunjung untuk mengirimkan doa. Ignatius Sugiman, salah satu warga Sombron mengatakan bahwa, "dua lubangnya masing-masing diisi dua belas orang,
yang satu lagi diisi satu orang". Satu orang yang eli · ',III sendiri adalah Mbah jenggot. Sore hari kala eksekusi itu, Mbah jenggot se-:;;;J melarikan diri. Namun pagi keesokan harin 'a menyerahkan diri dan di tembak mati pada jam sepuJ u Mbah Jenggot adalah Kades Kopeng. Nama sebenarnya a Hardjo Hardi. *** Kala itu, Hardi ditangkap lantaran dituduh se-~~"I penanggung jawab simpatisan PKI di Kopeng. Ia dijem~ L L rumahnya di Kopeng ole h te
•• kemudian ditahan di Ambara
sangat dicintai. "Sebagai seoe ~ tokoh, dia sangat disegani sangat berwibawa," ujar Kuwat Iskak, salah satu simpa. Pemuda Rakyat di Kopeng. Iskak sendiri juga sempat dita di Salatiga selama dua bulan. lskak menjelaskan bahwa Hardi berambut gondr-berewokan dan berjenggot panjang. "Pak I-Iardi ha tampak seperti Yesus lah," ujar Iskak. Sementara Soejono (bukan nama sebenarnya), kandung Hardjo Hardi mengatakan babwa ayahnya di ta n" pada saat Soejono masih berusia enam tahun. "Saya tidak banyak kejadian \ aktu itu, hanya saja Ayah ditangkap ;! had," tambahnya. Soejono empat diajak beberapa keluarga ko peristiwa 1965 Jainnya untuk menuntut ganti ru pemerintah, namun ia tidak menghiraukan ajakan ter- "Pemerintah jaman dulu dan jaman sekarang menurut-sama saja," terangnya menutup cerita. •
jelok," tulis Karnow. Pak Hardi hampir tampak seperti Oi mata simpaosan,
*** Yesus lah adalah sosok pemimpin _
MALAM, PARA WARGA DI SEKITAR GUNUNG BUTHAK MENDENGAR SUARA TEMBAKAN. PADA PAGI HARINYA, PARA WARGA DIMINTA UNTUK MENGUBURKAN MAYAT TAWANAN.
ada 2010, saluran air di sepanjang jalan yang melewati Gunung Buthak, Susukan diperbaiki. Adalah Doleng, salah seorang pekerja yang bersama seorang temannya, yang menemukan tulang belulang di kawasan terse but. "Ada yang hanya kaki, ada yang tangan. Tapi semua tula ng-tulang tersebut kami pinggirkan," ceritanya. Waktu itu, Doleng bercerita bahwa hanya dia dan seorang temannya saja yang berani menggali di situ. "Orang-orang tahu kalau di situ banyak yang mati," ujar warga Bakalrejo, Susukan tersebut. Memang, Gunung Buthak adalah salah satu tempat pembantaian pada 1965. Beberapa warga yang ditemui Lentera memberitahu bahwa ada beberapa lokasi pembantaian yang tersebar di sepanjang jalan di Gunu ng Buthak yang terletak di Kecamatan Susukan dan Kecamatan Te ngaran. Mbah Wiro, menceritakan lebih lanjut mengenai pembantaian di lokasi tersebut. Menurut pengakuannya, ada beberapa cara pembunuhan di sana. "Ada yang ditembak Bahkan ada yang disembelih seperti ayam," ujar warga dusun Gondang Slamet, Boyolali tersebut. Gondang Slamet adalah salah satu pemukiman warga yang dekat dengan Gu nun Buthak. Ia memang tidak melihat eksekusi tersebut, hanya pada esok paginya ia bersama warga di sekitar Gunung Buthak akan diminta pamong desa (kepala des a) untuk ngeruma:
(mengurusi) dan menguburkan mayat-mayat yang telah dieksekusi. Eksekusi selalu terjadi pad a malam hari. Baik tengah malam maupun hampir pagi. Mbah Wiro selalu mendengar suara tembakan pada malam-malam tertentu.. 'aJau tidak setiap malam, eksekusi terjadi sering sekali dan terjadi dalam jangka waktu yang sangat lama. Menurutnya berlangsung selama dua tahun hingga 1966. lu ah yang dieksekusi tidak pasti. Ada yang hanya seorang, narnun ada juga yang dalam jllmlah banyak. Ada beberapa lokasi yang Lentera datangi. Salah satllnya ad rumpun bambu dekat kaki bukit, tidak jauh dari pohon Ka. : • • !enurut seorang warga, di sana terdapat beberapa. belulang. Kemudian ada beberapa orang yang mengaku el--?
- e UTut Mbah Wiro, Iokasi pembantaian tidak hanya di
e;cat dusunnya, tapi hingga ke Karangsalam, Susukan. .. n<>e>OCI lokasi pembantaian tersebar di sepanjang jalan yang e e' .ati Gunu ng BlIthak. lokasi lagi, terletak di dekat saluran air yang baru -f:JanQU di wilayah Susukan, dekat pos ojek Kaibon. Tempat Do en(J menemukan tulang belulang seperti dijelaskan
. .,.
.,.
SAKS DA
LUBANG B YA
GALIH AGUS SAPUTRA
LENTERA MENEMUI SEORANG SENIOR PEMUDA RAKYAT DAR I JAKARTA YANG MEN GAKU MENYAKSIKAN SENDIRI PEMB U JENDRAL. MENURU TNYA, FILM " PENGKHIANATAN G30S/PKI" ADALAH TIDAK BE
eberapa Jendral dibawa masuk ke dalam ruangan. jutaan orang Indonesia. Film ini menjadi beberapa sum e- Sementara yang telah mati dilemparkan begitu saja. utama pandangan mereka mengenai peristiwa G30S.
B Di dalam ruangan itu, Jendral-Jendral dipaksa untuk***
menandatangani pengakuan sebagai bagian dari Dewan Seperti kebanyakan narasumber yang Lentera tern Jendral yang hendak melakukan kudeta te rhadap Sukarno. rambutnya juga beruban. Walau demikian, jalannya tegap Sebagai bagian dari pemaksaan tersebut, para Jendral masih dapat bercerita dengan lancar. Namanya Suta disiksa. Ada yang matanya dicongkel dengan arit tumpul. Ada (bukan nama sebenarnya). Dulu dia adalah aktivis PKI yang dilukai dengan silet. Semen tara di luar bangunan, para ditangkap di Jakarta. Pemuda Rakyat, Gerwani bersama Cakrabirawa menari dan Sutarmo lahir di Soko Sewu, Tuntang. Pada 1963- ,menyanyikan Genjer-Genjer. "Darah itu warnanya merah bersama saudaranya berangkat di Jakarta. Siapa sangka Jendral, seperti amarah," ujar seorang Cakrabirwa kepada sana Sutarmo terlibat aktif dalam PKI. Walau berkerja ~ Jendral. bagian Bea Cukai ibukota, ia juga aktif di Pemuda Rak • Begitulah cuplikan dari film Pengkhianatan G30S/PKI, sayap organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan P Film yang mengalami wajib tayang tersebut, ditonton oleh Seta hun kemudian pada 1964, ia diangkat menjadi peng
| tidak | menyeb tkar; | |
|---|---|---|
| secara | spesifik | |
| jabatannya | di | |
| organisasi | tersebut, | |
| Sutarmo | mengaku | |
| bahwa dianggap senior oleh rekan-rekannya. | dirinya | |
| Ketika menyatakan | Indonesia | |
| konfrontasi | dengan | |
| 1alaysia, melakukan rekrutmen | Indonesia | |
| terhadap | para | |
| sukarelawan mengganyang | untuk | |
| . alaysia | (semacam | |
| pararoiliter). rasa nasionalismenya | Karena | |
| j'2ng | Sutarmo | |
| bergabung | menjadi | |
| sukarelawan 1965. Bersama rekan | pada | |
| lainnya, ia | dilatih di | |
| L ban | Buaya, | tidak |
| ja | Lapangan |
tinggi,
SALAH SATU AD EGAN PENYIKSAAN PARA JENORAL 01 LUBANG BUAYA PAOA FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI. erca akusuma.
rr dan
;e 2 rr Halim :a engaku menyaksikan sendiri pembunuhan jendral-
'endraL Saat berlatih di Lubang Buaya, ia juga pernah elakukan tarian Harum Bunga dan menyanyikan Genjer-Genjer. Tetapi apa yang selama ini disebarluaskan adalah tidak benar. Tarian dan nyanyian itu tidak ada kaitannya
egan peristiwa tersebut, mungkin seperti kebanyakan mars
yang di nyanyikan tentara di kamp kesatuan militer. "Kalau cnalam, setelah latihan kami capek, kemudian kami bernyanyi rsama Gerwani," ujar Sutarmo. Pada malam menjelang dini hari 30 September, pasukan :=akrabirawa datang ke Lubang Buaya. Sutarmo sendiri hanya enyaksikan pembunuhan jendral-jendral tersebut. Setahu Sutarmo, PKI tidak pernah berencana menjatuhkan Sukarno.
- Kalau benar kami memberontak, sesuai logika saja, yang menangkap kami seharusnya Sukarno, bukan Suharto,"kata S tarmo. Ia benar-benar tidak menyangka peristiwa tersebut akan terjadi. Setahunya, organisasinya tidak pernah merencanakan hal semacam itu. "Kalau dikasih tau, persiapannya pun mungkin akan lain lagi," tambahnya. Karena mendapatkan firasat buruk, atasan Sutarmo memerintahkan sukarelawan untuk pulang. Bersama rekan-rekannya, Sutarmo kembali ke kota menggunakan bis. Di tengah jalan, terjadi pemeriksaan. Sutarmo kemudian turun dari his dan menuju pasar Pondok Gede. Dari sana ia menumpang truk. Sial, beberapa hari kemudian dia tertangkap.
*** Semanjak penangkapan itu, Sutarmo tidak pulang ke rumah selama 17 tahun. Semula ia ditahan di Sa lemba,
kemudian di Cipinang, lalu dipindahkan lagi ke Nusakambangan, dan yang terakhir di Pulau Buru. Saat menjadi tapol, ia sering merasa terhibur dengan adanya pertunjukan wayang, "waktu itu dalangnya Kristuti, dan Salatiga juga," terangnya. Kristuti adalah seorang seniman yang aktif di Lembaga Kesenian Rakyat (: .. ekra). organisasi kesenian yang berafiliasi dengan pl{]. Pad a akhir 1979, Sutarmo dibebaskan. Sampai di $ala -c:.. ia mendatangi rumah orang tuanya. Di tempat kelarurar _'a ini, meski Sutarmo masuk kategori Golongan B, ia sarna £er- tidak merasa dijauhi oleh warga sekitar. Ahmad Duri, Kepala Desa Watu Agung 1966-1990 a seseorang yang dekat dengan Slltarmo. "Padahal dia pem a Banser. Tetapi karena sering diskusi, akhirnya dia me "'e-:-t: apa ang sebenarnya terjadi pada 1965," diakui Suta.-- Hubungan Sutarmo dan Ahmad Duri kian hari kian me. "Kalau rna mengadakan acara, saya selalu diundang," ~ bah Suranno. '-ni Sutarmo hidup di desa bersama anak tunggalnya 'a tr perempuan. Dulu ia sempat khawatir jikalau anaknya
a.'Gl susah mendapatkan kesempatan belajar di sek() atau pe e:-'aan, karena predikat yang disandangnya sebagi eks- tapo 1 'amun kekhawatiran tersebut nampaknya tidak emu -karena kini anaknya sudah me e[esaikan pe idikan di akademi kebidanan. Se elah be bas, Sutarmo menjadi petani sambil sesekali menjadi ojek la mengaku tidak menyesal masuk pl{]. "Karena saya pikir saya benar. Tapi saya coba melupakan hal ini, itu sudah masa lalu," ujar Sutarmo menutup cerita.-
KH1JSUS
NAD NGAN LAN
BILLIAM SIMON ARTHADI
UKSW PERNAH DISEBUT·SEBUT SEBAGAI PUSAT PERG ERA ' KARENA BEBERAPA AKSINYA YANG SEOLAH-OLAH ANT1 ·PE MBA G KEMUDIAN MENJADIISU NAS IONA L KET IKA MAJALA H GATRA MEMBERIT UKSW, TERDAPAT TIGA ORANG YANG "nDAK BERSIH LlNGKUNGAN".
entera berkunjung ke rumah ked.iama n rektor kedua
UKSW, Dr. Sutarno di Perumsat Kem iri. Kehadiran
Lkami disambut oleh seorang pemuda yang
mempersilahkan untuk masuk ke rumah dan menunggu. Sutarno pun datang dan memberi Lentera kesempatan untuk mewawancarainya. Sutarno dlllllnya adalah seorang pendeta G KJ di Semarang sejak 1962. la lulusan Sekolah Tinggi Teologi (ST T) Jakarta. Pada 1964, Sutarno diminta oleh Prof. Notohamidj ojo untuk berkerja di UKSW sebagai Pembantll Rektor bidang kemahasiswaan. Sebagai pengllrus kegiatan kemahasiswaan waktu itu, Sutarno CUkllP mengerti mengenai pergerakall mahasiswa. Sebelum G30S meletus, ada beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus yang memiliki kedlldukan kuat di UKSW, yaitu Consentrasi Gerakan Ma hasiswa Indonesia (C GMI), Geraka n Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMN I), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (P MII) dan Gerakan Ma hasiswa Kristen Indonesia (GMKl). CGM I adalah saya p organisasi yang berafiliasi ke PKI. Sementara GMNI berafiliasi dengan PNI, dan PMlI dekat dengan NU. Seiring kuatnya perang ideologi waktll itu gesekan di antara organisasi mahasiswa tersebut CUkllP terasa. Menll rut Sutarno, CGMI waktll itu adalah organisasi yang cukup sombong. "Sombongnya bukan main, karena mereka mendapatkan dukungan dari militer dan Walikota SaJatiga yang waktu itu dipegang oleh PKI," ujar Sutarno. Beliau juga pernah pula diledek oleh Bakrie Wahab Walikota Salatiga. Jika asrama mahasiswa di Kartini selesai dibangun, maka bangunan tersebllt akan digunakan oleh orang PKI. *** Pada 1973, Slltarno menjadi rektor kedua UKS W. [a. memberikan kebijakan yang menimbulkan polemik ill '-.. -'·~"·"'·",'·I lingkllngan kampus dan gereja. Kebijakan tersebut adalah memberikan kesempatan kepada eks-tapol untuk berkerja d UKSW. Sutarno juga berusaha untuk meredam polerru ' tersebllt dengan ca ra melakukan lobi politik dengan pi mpina
-jacli mereka akan kembali terpengaruh urns. Alhasil upaya Slltarno mendapa _ o. Walaupun Sudomo berpesan harus ~oba du lu. Setelah Sutarno memperoleh emerintah, polemik di gereja pun tersebut akhirnya boleh berkerja di
~ernusuhi para eks-tapol adalah tida '. g dimusuhi itu adalah ideologi rangnya. Itll yang selama ini salah,
******* 'namika pergerakan intelektual
.' .................... ,'. .:1.. Sivi tas UKSW terlibat aktif dalarr.
-. a pada sektor transportasi da -saya masih menjadi rektor, sa/", dosen yang kritis terhada ::._ 'man, George Junus Aditjond. elakukan advokasi terhada, =-:-juga menolak pembanguna :! dan penolakan proyek PL TN
--~ l internal meletus di UKS f QToho dalam Menyintas da an Tinggi Kristen Sa. ak dan Penyelamat UKS
orang dosen UKSW eks-tapol itu, kern bali dijadikan alat pembenar tuduhan itu dan lagi-lagi Majalah Gatra yang rnernberitakannya secara besar- besaran-dan dikutip oleh media rnassa lainya. Alhasil, tiga dosen yang sebenarnya anya satu orang yang rnengaku eks- dan kesemua nya di UKSW sebagai
-n- .-ebijakan Su tarno sa at
-;"'..arus me 'adi bulan- asa UKSW
'" ~. n bahwa KPD disusupi ~", * a1* ?ono, Limas, dan Syam. Tuduha -- KPD yang menudingnya sebaea.. perhatian. Walaupun di banta n itu PPU melaporkan ketiganya -e Bantuan Pemantapan dan StabiEtas 3 mrstanasda) Jawa Tengah. laporan itu, Bakorstanasda Jawa Tenua embuat pernyataan di media massa tenta. fr iSU tersebut. Ada tiga dosen di UKS\'!. _ -adak bersih lingkungan".. edia massa yang pertama kali merilis pernyataa " Jab lajalah Gatra, sebuah rnajalah berita yang berka --
....sa di Jakarta dan didirikan oleh Bob Hasan, seora g:
!Jenal sebagai kroni dekat keluarga Cendana. Pernyat ernudian dibenarkan dan didukung oleh kelon po' enarnakan diri Forum Gerejawi Gereja-Gereja Pen Pendukung UKSW Salatiga. Beberapa bulan kemudian, ketika Kepala S ( Kasum) ABRI saat itu, Letjend Suyono, rnelontar· - te ntang Organisasi Tanpa Bentuk (OTB). Keberad
PRISKILLA EFATANIA KRISPATY & GAB RILLA HARSINTA PUTRI
ama saya Voso Dumeri, saya lahir pada 1940 di Ambarawa. Sebelum peristiwa G30S meletus, saya
Ndipilih menjadi panitia acara 17 Agustus di Cabean,
Mangunsari bersama dengan beberapa orang dari PNI. Namlln kami tidak mengetahui bahwa ada unsur PKI yang juga menjadi salah satu panitia yang mempunyai rencana untuk mengubah negara RI menjadi negara Komunis. Pada waktu akan pentas panitia memberikan kebijakan untuk tidak boleh menampilkan tarian dan daerah lain kecuali tarian Lekra. NU tidak setuju akan keputusan tersebut. ApabiJa Gerakan Wanita Indones ia (Gerwani) dan Pemuda Rakyat tetap bersikeras me nampilkan tarian Lekra, maka panitia dari NU akan merobohkan panggungnya. Baru saya sadari, kejadian 17 Agustus itu merupakanPOTREl Y OSO OUMERI (FOTO: PRISKILLA EFATANIA KRISPATY kudeta yang dilontarkan Komunis kepada uns ur Nas ionalis dan Agama. Sehingga membuat PNI dan NU bersatu menjadi mengij inka n ereka bertemll dengan syarat hanya Ii-Pasukan Garuda Pancasila yang diambil dari ormas-ormas di menit, karena jika leb ih dari itu maka kami juga akan terke Salatiga. Banser, Kokam, Pemllda Ma rhaen, GAMKI, GMKI, hukuman mati, Pemuda Katolik dan PMKRJ tergabung pula di dalamnya. Selain menanakap da n menjaga tapo!, saya juga pernah Kemudian kami dilatih secara militer oleh Resimen Para tahan di Polisi ~.liIi ter di Jalan Diponegoro selama seha~ Komando Angkatan Darat (RPKAD) untuk menllmpas bersama Haji Sidiq, tem an seperjuangan saya. Kami diki pemberontakan PKI. salah mena p simpatisan PKI. Tapi karen a sa "" Kami dilatih bagaimana caranya memegang senjata dan mengataka. 0 sebenarnya dan sesuai dengan doku m~ latihan militer lainnya setiap hari di lapangan UKSW. Ada nama taraet. ;a saya dibebaskan. kejadian unik selama kami dilatih oleh RPKAD, yakni ketika Sa'n. e geksek usi para tapol secara langsu ~. penjaga tahanan politik (Tapol) PKI dan tugas saya menjaga -. ran dengan acara pribadi yang La. orang-orang PKJ yang ditangkap serta mengawasi tapol saat : 53at saya melakllkan tugas. Sebab ~' ... mereka pergi keluar untuk membersihkan badan. Setiap _ .. ntah dari atasan. Suatu ketika-~ penjaga tahanan diberi tugas llntllk menjaga sekitar 50 orang g uga merasa ketakutan karena ora tapo!. Kami diberi senjata panjang LE yang diisi pelllru demi _ -militer. Untuk menghilangkan keamanan bersama. Jadi apabila ada tahanan yang. a dekati dia agar tidak trauma den memberontak maka dia akan mati. Para tapol ditahan di gedung militer, GRIS, Gedung Nasional dan Taman Harapan, 'dak memikirkan hal negatif, ka Salatiga. yani negara. Semua itu merupJI' 1 Namun saya hanya menggunakan pistol saat berjaga Co ke 75 tahun ini, saya masi h karena memang tidak niat llntuk menyakiti mereka. Pada saat. keluarga yang bahagia. Seka saya menjaga ada seorang tahanan yang ingin menyerahkan !!ai pengawas eli sekolah Al-Azo. kunci kantor kepada istrinya, saya merasa kasihan sehingga
ADI SET
DIAlE ARAH BERSAM
BI A SATRIA PUTRA
:u antyo Adi Setiawan. Biasa dipanggil Mas YAS.
:-un tang. Kabupaten Semarang pada 10 Juni 1976_ dj FaKUltas Elektro UKSW sejak 1997. Selama ku '/mbas, pers mahasiswa dari Elektro. Setelah kel a.:-~ 005 menjadi wartawan Suara Merdeka hingga saa:' _ ~ 13 saya mulai aktif dalam gerakan mengurus eacrar ggalan sejarah di Semarang. Misalnya Gedung :'aIlg. Pasar Peterongan, dan Gedung Pemotongao He ~-ni saya juga memperhatikan kuburan ma
1.--0_"""', Kabupaten Semarang, serta makam Am ir Sja, -
*** as YAS peduli terhadap bangunan sej se diri? adala peninggalan sejarah yan Le.adi yang menjadi milik siapa 5.J IS, maupun marxisme-Ieninis e. 0-:;-D menjadi Ketua PKI. sebuah partai ko "-"", ___ ,,,r.. a a sejarah Tan Malaka yang memimpin 0- an memprakarsa Sekolah Rakyat yang diperu ::" ,. "'an metode pendidikan non-kolonial. Juga ketika pacara bendera dilaksanakan ditempat itu, untuk me "at -Sen. Ketika Perang Lima Hari di Semarano -<> tersebut kembali dipakai oleh para pejuang. t-jak gedung tersehut melljadi milik Partilldo ::tai Indonesia), gedung tersebut pernah dipakai ",-Soekarno, Soetomo, Mohammad Hatta, Sutan
- = nr, Amir Sjarifudin, Sartono dan Adam Malik asuk digunakan oleh Ali "srroamidjojo, Ketua Umum nferensi Asia-Afrika tahun 1965. _ tuk Pasar Paterongan sendiri dulu emah digunakan oleh para pejuang e -ka pertempuran melawan jepang. pasar itu dulu pernah menjadi Lernpat berkumpulnya perlawanan para serikat buruh. Pada zamannya, Pasar Paterongan adalah bangunan pertama yang enggunakan teknologi beton i Kota Semarang. Kemudian makam kuburan massal
- 'Di sana terkubur
aktivis Gerwani dan Pe muda Rakyat. Kuburan ersebut menjadi saksi
dengan pengeJola yayasan yang menghendaki tersebut dihancurkan dan dibangun yang baru. Pe para kota juga mengatakan kalau gedung itu pernah di ~ dari memori Tapi saya bilang semua sejarah itu tidak boleh -seperb ya ng saya Sementara mengenai kuburan Plumbon, ada tenta _;. 2a a an hilang. mendatangi dan menginterogasi Ketua RT saya. Kalau Amir Sjarifudin di Karanganyar sarna juga, diserbu dipengaruhi oleh paham atau Katanya Kara nganyar akan menjadi titik deklarasi 1" .. -111111"'''' -anutselama ini? dan menjadikan Amir Sjarifudin sebagai pahlawan :=:.an menyenangi marxisme. Tapi marxisme itu Padahal kami tidak pernah berpikiran demikian. -ct oanyak warna. Walaupun demikian, sebenarnya saya punya dua pandangan, yaitu marxisme dan nasionalisme. Pernab berpikir untuk menulis buku mengenaj ::.a;i,illr.iil. Kedua pandangan tersebut yang menjadi dasar kegiatan saya. gerakan kiri di kota Semarang atau kegiatan '" Namun tidak melulu kedua pandangan tersebut. Misalkan selama ini? saya juga memperjuangkan tempat pemotongan daging, itu Belum terpikirkan oleh saya untuk menulis buku te kan tidak ada ideologinya. tersebut Walau memang, akhir-akhir ini saya menulis. Tapi mungkin akan saya pikirkan nanti. Kenapa menyukai kedua ideologi tersebut? Yang pertama saya memang menyukai nasionalisme dan marxisme. Kedua ideologi tersebut saya pikir punya kontribusi positif terhadap kemerdekaan Indonesia. Kedua, pemikiran mereka itu secara logika mudah diterima, tidak dogmatis semacam agama. Saya tidak begitu mendalami urusan-urusan agama. Tetapi dalam konsteks tertentu agama adalah sesuatu yang saya senangi, seperti misalnya dalam pembebasan atau kebangsaan. Pada dasarnya saya lebihberita penting dikemas ringa menyenangi marxisme dan nasionalisme. Va, walaupun demikian memang harus kita sadari bahwa yang namanya gerakan pasti akan timbul dan tumbang. Misa lnya semenjak 1965 kan PKI runtuh. Tapi jangan dilihat runtuhnya, coba kita
Bu etin Lentera
Iihat peran mereka dalam melawan imperialisme, kolo nialisme atau sumbangan mereka terhadap pemikiran sosial-ekonomi. Itu kan penting, sehingga seharusnya
marxisme tidak perlu dibumihanguskan. • .... '" .. l.>., •
-• .' 10 UU etl .4 f)
ilu\eUO ._ ..... ~'''.''':..-..co.
Siapa tokoh favorit Mas VAS? '[)--:-:-w O~IB 2014*-" "-,--d!'lill .*
B'c.f.!
Jelas Soekarno, Semaoen, Tan Malaka, Jendral Soedirman, Soetomo, Moewardi. Kalau di luar negeri mungkin Lenin, Rosa Luxemburg, Mao Zedong kemudian John F Kennedy.
John F Kennedy? Bukankah dia sangat kanan? Ya memang, tapi saya pikir dia santun dan sebenarnya dia orang baik. Dia juga punya hubungan baik dengan Soekarno. Waktu itu kan Indonesia sangat berbahaya. Bukan kartma.
kekuatan militernya, tetapi karena pemikirannya. Misalnya-; ...., ...
Konferensi Asia-Afrika, kemudian mengusir Belanda dari Papua tanpa mengeluarkan militernya. Lalu Indonesia keluar dari PBB dan macam-macam. Itukan pemikiran yang berbahaya. Nah, John F Kennedy sebetulnya memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Indonesia waktu itu. Ketika pembebasan Papua, John Kennedy punya peran penting pula di situ. Sejarah Papua tidak bisa lepas dari John Kennedy. Walaupun dia kanan sekalipun. Kasihan dia ditembak mati.
Apa tantangan atau hambatan yang pernah Mas VAS hadapi saat menjalankan kegiatan? Waktu melaksanakan diskusi buku Tan Malaka, kegiatan kami dibubarkan oleh organisasi massa yang menganggap bahwa disku~i tersebut ditunggangi oJeh kepentingan komunisme. Kalau mengenai Gedung Sarekat Islam, kami terkendala
NYAP'
MUHAMMAD FAHRI DARMAWAN
Seakan tidak puas dengan hasil temuan dan sudut lambatJr~ pandang pelaku pembantian di *The Act of Killing Uagal-*pantaslah ra - -. :...
2013), Joshua Oppenheimer memulai petualangan dalam penonton. mencari kebenaran dan fakta yang paling dalam dan tragedi Satu hal yang "'-:- nasional yang sering disebut dengan Gerakan 30 September buang semua pikiran nega-' - di dalam The Look of Silence (Senyap-2014). di seputar tragedi na'o Masih dengan gaya third person view documentary, kali menempatkan sudut pandall ini Joshua membawa penonton untuk melihat dari sisi keluarga korban pembantaian penyintas dan keluarga karban Oengan b pembantaian orang-orang terindikasi film ini de ~. Dengan teknik pengambilan gambar a .. g lagi-lagi dapat memberikan kesan Joshua sukses memberikan
_ah pandangan dari
5e'2aJa hal a 'k korban san terduga PKI :: sebenar- (CJ.ra. Oi tengah masih eoagai tukang kacamata, samar. untuk mendapatkan Hingga kini SenJup
- ==3 haD mengenai bagaimana beredar oleh Lembaga r Film rlakaknya, dibunuh dan siapa (LSF) sejak 2014, walau mas -'-. tar :r embunuhnya.
dan didiskusikan di kala nga;-----cas,
:> roses pencarian keadilan ini mampll khllsllsnya pegiat HAM da _ hl.a -buat penontan larut dan terheran-Oi beberapa kampus, ~:Senyup turut menahan kakaknya. Mendatangi DURASI 1 JAM 43 ., mendapatkan dukungan yang besar dari penjagal pada masa orde baru adalah hal BAHASA INDO NESL Komisi Nasional Hak Asasi Manusia an ya ng sulit dibayangkan hingga sekarang. Dewan Kesenian Jakarta de gan Misalnya, Adi mendatangi Inongsyah, 78 tahun, yang d.io",,~ ... uya pemutaran perdana di Jakarta. mengungkapkan kebiasaannya meminum darah dari karban skopa internasional, hingga artikel ini ditulis yang digoroknya. 8aginya, meminum darah anggota PKf. erhasil menyabet 17 penghargaan untuk 24 adalah keharusan agar tidak terus dihantui. Inongsyah juga dan penghargaan-penghargaan film dan ercerita soal temannya yang gila memanjat pohon kelapa e a~ besar seperti Venjce International Film ,alu berteriak-teriak akibat tidak meminum darah korbaIL G!i eborg international Film Festival dan Danish Alurnya terkesan lambat dan statis. Namun disitulah ~ ade ~'. Pujian untuk film lni terus mengalir. ;laya tarik dari film ini muncul. Coba anda atur volume erepas dari pro dan kontra pemutarannya, bagi saya :"emutar video anda dan rasakan sensasi "keSenyapan" dan 5e"00 P adalah hasil seni yang sudah cukup menjadi .-ill ini. Aneh mungkin, tapi menaik-turunkan volumenya ema:::lti, bagi rakyat Indonesia untuk bisa lebih -~ra terus menerus sepanjang film akan menambah kesan memperhatikan kebenaran sejarah bangsanya. Apakah usus bagi penontonnya. Seakan berada di dalam film kedua film ini menjadi awal dari rekonstruksi sejarah .ersebut. Indonesia yang sebenar-benarnya? Hmm .. " Mari kita Sebagai karya seni, film ini memang sangat sedap tunggu. • _ conton. Namun, untuk para penon ton pemula di genre film -• menter, film ini mungkin terasa membosankan karena
_ menyimpan kepedihan yang hubungan as :-a a- e-orban. Bunga Tabur Terakhir karya perantaua denga -, _ arta. menceritakan kejadian yang tidak bisa sepasanopemuda yang -orban kekejaman, pengasingan, dan penyiksaan. nampaknya tidaklah mu a - ~rta menulis berdasarkan pengamatan dan pengalaman, terhadap Trimo karena ia tida serta investigasi terhadap para korban atau sanak-saudara pemuda. Selai n itu Maryam juga dijodo _ "~" \I korban secara langsung. Informasi tersebut kemudian yang jatuh hati pa danya, agar hutang ayahnya ke direkontrusksi oleh Sudarta dalam bentuk cerpen. Buku ini lunas. diterbitkan pada 2011 oleh Galang Mengetahui hal terseb Press. kemudian melamar bunga Sudarta kelahiran Klaten 20 Februari dengan menggunakan serag -1 1948 1ll1. mulai tertarik dengan dan bersapu tangan melCi kesusastraan semenjak diterbitkannya dililitkan di leher. Lurah tida, majalah sastra oleh HB. jasin. Selain itu, dengan tindakan Trimo terse ia juga mengagumi cerpen karya Bur peristiwa G3 0S Susanto, Motinggo Bousye, dan Toha kemudian me a Mohtar. bersama -_ (erpen Sudarta pada 1965 pernah diterbitkan dalam mingguan Suluh Indonesia, majalah Selecta pacta 1967. amarah. bahkan sempat memenangkan lomba Sementara daJam cerpen di majalah Femina pada 1980 _ceritakan mengenai dan 1984. Karyanya juga sering kali :-a seorang anak laki-- dimuat dalam Kompas minggu dan a Broto. tbah Broto ada Suara Merdeka. Di dalam buku tersebut terdapat 10 cerpen, antara lain berjudul peristiwa G30S, ia juga-~. ~I" Candik Ala, Sum, Yom odipa ti, Merindu ditahan untuk diinterogasi ten jerit Kematian, Wiro Seledri, dan Suatu ketika, saat anak ters - Perhuruan Terakhir. tumbuh dewasa dan II!!!!"'!III BUNGA TABUR TE RAKHlR Salah satu cerpennya yang berjudul pendidikan di perguruan tinggi. '-.~ 111 Orang-orang Mati yang Tidak Mau PENULIS G.M. SUDA RTAbertanya soal penahanan Masuk Kubur, mengisahkan pengalamanPENERBIT GALANG PRESS,kepada Mbah Broto. "Mere sepasang sahabat semasa peristiwa YOGYAKARTA sungguh bodoh! Mereka tidak
- Mereka pernah menjadi petugas
TAHUN 2011 sejarah bangsanya! Mereka ti da TEBAL 156 HALAMAN keamanan desa, tukang kubur, dan siapa itu pejuang bangsa be penjagal. Tindakan sepasang sahabat Semaoen!" seperti itulah Mbah B tersebut pada dasarnya bukanlah kemauan mereka sendiri. f!1enjawab pertanyaan dengan muka sebal da eQa5. Namun berdasarkan perintah seorang pimpinan gerakan • Sepuluh tahun kemudian. Ibah Broto men-nggal. A pemuda. Orang itu mereka sebut Mas Parman. tersebut tidak sempat data.Dkepemakamannya ka (erpen lainnya yang berjudul Kirim Aku Makanan, yang sibuk kerja di luar o:a.. 'amun, Mbah Broto se meneeritakan pengalaman mistis Sudar, seorang penulis menitipkan sebuah b !'J buku tebal kepada Ibu cerpen yang sangat antusias terhadap cerita berbau mistis anak tersebut. err.. a.~ anal< itu mendapat warisan atau takhayul. Suatu saat ia hendak menulis cerpen terkait [bah Bro berjudul Madilog karya peristiwa G30S. Roni, seorang penasihat spiritual,-"-a un lima puluhan. menyarankan Sudar untuk mengunjungi salah satu korban-" r 7erakhir, Sudarta menulis ba 1: atau keluarga korban untuk dijadikan narasumber. kita sebaga: rna" la an -a bisa menerima apa Sudar awalnya tidak menghiraukan saran tersebut. diberikan olen Tn angan menyalahkan orang lain ~" Namun, pada suatu petang, ketika dalam perjalanan diri sendiri. Kita hanya bisa menerima, dengan mener; pUlangnya setelah mengunjllngi seorang sahabat diluar kita bisa bangkit dari penderitaan yang didapat.. kota, ia bertemll dengan seorang pria di suatu tempat. Pria Salah satu aJasannya men ulis eel-pen mengenai 19 itu meminta Sudar untuk menyampaikan pesan kepada adalah, "karena saya merasakan, ada sisi- sisi kehidup anaknya agar mengirimkan makan kepadanya. Namun, saat tertentuyang serosa lebih pas dan coco/( bila disajikan dola bertemu deri.gan anak dari pria tersebut, ia mengatakan bentuk cerpen doripada dalam bentuk kartun atau lukisan • bahwa.ayahnya sudah meninggal dalam peristiwa 1965. Selanjutnya, cerpen berjudul Bunga Tabur Terakhir yang menjadi judul buku pertama Sudarta mengisahkan
OPINI
TRAGEDI 1965 :
BUKANLAH LUKA
SEJARAH YANG SEBENARNYA
EVAN ADIANANTA NONOPUTRA
£erhadap keturunan anggota pl{]. Pada intinya, luka sejarah II adalah luka yang disebabkan oleh ketakadilan pada "" pemerintahan Soeharto. luka ini semakin lama semakin •. 11 disembuhkan. Hal ini disebabkan oleh kesalahan-kesa ',.11 yang terus menerus dilakukan, ~ahkan menjadi tradisi wE..m sekarang, yaitu ketakadilan. Ketaka .: II egaran:a ya ng sempat dianggap PK I "na-mana. Pemerintah .-.-- :=-~ m PK( clan ko m sebauai paham 'I!
am an ateisme-pa"till
~ kan belajar sejarah Em
,::.ta hidup seb,~
- -ekarang dan masa -::~ di masa lalu
Yang harus dilakukan ~-= "" kali adaah pen:. pengakuan ejaral
Sayangnya, jawab sendiri
.,1enyem buhkan luka
--:;. Perta nyaan iniJah yang pemerin han .:-.ebih ja uh. terha daDa:
-=-raueru 1965 atau Iebih identik dengan Gerakan 30 September ya ng dituduhkan kepada PKI dan Soekarno sebagai biang keroknya, ternyata telah membuat masalah-masalah baru yang tak pernah ada penyelesaiannya, mungkin inilah
yang membuat adanya sebuah luka sejarah Indonesia. Maka, Lalli, O":';;; ...... IlIiOiIIWIIOiI·
sekarang yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah menuju kepada rekonsiliasi, rekonsiliasi dengan siapa atau apa? Bagaimana yang muda bisa melakukan rekonsiliasi, sedangkan para pelaku tragedi tersebut sudah meninggal dunia? Kalau tak terbia :l bisa melakukan rekonsiliasi dengan para pelaku, la lu dengan bagus apa? Dengan sejarahnya? Sejarahnya saja tak jelas hingga psikobgis sekarang, bagaimana bisa? terapi, kare Seperti yang kita ketahui, tragedi ini Ieb ih dikenal dengan harus ada tin. sebutan G30SjPKI. Ada beberapa pandangan telah beredar sekarang, salah satu pandangan yang telah
Luka sejarah itu termasu' I
beredar sejak dulu adalah pandangan milik Soeharto, bahkan hampirbaon di masa lalu "
yang ~o~ •
semua rakyat Indonesia tahu isi
membusuk hingga sekar:
cerita sejarah tersebut-pandangan ini paling banyak diketahui, karena
ini akan tak bag us
cerita ini selalu masuk dalam bukudepan bila dibiark pelajaran sejarah, bahkan sebelum menerus. reformasi, cerita ini telah dibuat filmnya dan selalu diputar setiap tanggal 30 September di TVRJ. Namun cerita buatan Soeharto ini sudah seharusnya ditinggalkan, karena terjadi beberapa hal yang tak masuk akal salah satunya adalah perbedaan antara cerita pemerintah dengan hasH visum terhadap jenazah para jenderal-yang
digambarkan terbunuh sadis dalam fi~n Pengkhianatan u ...... .... -c:
| .a.~·- | P._ | |||
|---|---|---|---|---|
| seo.a~ ~. ~.o. | ~ | _~ | ||
| apa yang bisa kita tal | --~- ~ -~ I n rengannya. Hal-hal semaca, | - l..;:i | meng ~ II |
G30S/PKI (1984) buatan pemerintah Soeharto-dan
diterbitkan sebagai artikel berjudul "How Did The General Die"
Cornell Dalam artikel itu, tak ada bukti pencungkilan mata da n ~ pemotongan kelamin seperti yang pemerintah ceritakan dan ,<\da oan·a media beritakan saat itu. Jika untuk hal semacam ini saja pemerintah Soeharto telah menipu, maka tak ada yang perlu dipercayai lagi dari keseluruhan cerita itu.
Tragedi 1965 Bukanlah Luka Sejarah Yang Sebenarnya Tragedi yang terjadi tahun 1965 memang bukan luka sejarah, yang menjadi luka sejarah adalah ketika terjadinya Dan yang G -- - penyimpangan cerita sejarah hingga penyimpangan cepat dan dapa kemanLlsiaan yang telah mengorbankan banyak nyawa. Luka masing run-;:a ini semakin membusuk ketika kejahatan kemanusiaan yang tragedi 19 .i i~-
maar"kan. merna
.--me erima berbeda dengan n
.:1a" namun janganlah sekal.-'_llil
,,"'~ bh sejarah itu sebagai pea masa depan. -dlh bisa menerima dan memaafkan
- rbaiki apa yang ada sekarang, bukan
:r.i sudah Gus Dur Iakukan ketika menja .. Republi k Inoonesia, ct?ngan mencabut
J"'-sebagai masyara
clan mengobati rengan memperjuan(i c I' .-roan penumpasan PI{] mengadakan diskusi
:-a re onsiliansi dengan para ko
:::3r penyembuhan luka sejarah ini :kin lama, maka ada baiknya m i membuka diri dan pikiran me E:::!··' Denga n begini, tiap-tiap dari kita
karban pembunuhan yang tak jelas (adanya Petrus atau silam. • penembak misterius), Ialu pengasingan dan pengLlcilan
oleh Benedict Richard O'Gorman Anderson, seorang professor p-::5/ 1966 tentang Pembubara. p .. da Larang emeritus dalam bidang Studi Internasional di Universitas Pe. aran Paham Kom unis e. i e, dan Leninis
terjadi tak pernah diselesaikan. Harus diketahui bahwa mampu me 'e. buhkan dan membebaskan diri semli"'; penumpasan G30SjPKI sudah tak manusiawi lagi, banyak segala rasa tak'Ut, marah, dan cemas mengenai PKI. Hp ~ korban yang dihukum tanpa adanya pengadilan, banyak ditakutir ce~tuk Gus Dur dalam acara Kick Andy tah r
PEMBANGUNAN
PEMKOT LIBATKAN UKSW BANGUN SCIENCE
Seperti dilansrr "=- - -,, Riset UKSW, ti m sa "iungan ke Bandung Techno Park dan Kemenristek. Selain itu juga telah diadakan dis ,genai penyusunan SSP dengan mengikutsertakan Dire ttur Bandung, Techno Park]a,us.-'~~.,,-, 2' crembangan Kelembagaan [PTEK, Kemenristekdikti, Bappeda Kota Salatiga, Pembantu Re .: eTapa fakultas di UKSW. JIharapkan melalui forum-forum pertemuan yan ikan banyak stakeholder be a-- o-dapat mematangkan _'onsep dari SSP dan-ga aKa~ '!.rurukan penguatan Pas Pelayana
-" ya gsudahada I 'Ol:a Sa a -aa
-p dari si JUrT:a '-ga, laban seluas 1,6 bebr e a'-;, disiapkan di daerah Bendosa P a: yu, siswa SMK N 2 SaJatiga dan :perkirakan akan menghabiskan -,;:: - ang disediakan aleh pemerintah enarnya sebesar Rp 100 Miliar.
KEBAKARAN GUNUNG E BABU PARAH
~ ,e -adi di gunung Ialu menghabisi yang terbakar
. 40 hektar dan di
pai 50 hektar. Sebagian
.1 is
"""'---"'""" .... ""an tersebut, penutupan jalur
2:iJabu dari semua jaJur, antara o 'olali, Pas Cunthel, Pas Takelan -5- c.an Pos Keteb Magelang, mulai Kamis -h'ngga waktu yang belum ditentukan. ilansir dari detik.com, sekitar 330 personel gabungan berhasil memadamkan api dengan ~ralatan yang terbatas karena lakasi kebakaran di lereng' Kabupaten Magelang, sejak Rabu (19/8) petang ", eng gunung yang euram, tidak ada air dan kandisi euaea ·-c.tl 1 .00 WIB, -ering," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan xebakaran kawasan hutan Merbabu dilaporkan .asional Penanggulangan Beneana (BNPB) Sutapa Pun '0 -. e arah timur hingga wi/ayah atas Dukuh !!Toho dalam keterangannya, Minggu (23/8/2015), 3:"'gar Desa Selo dan Genting, Tarubatang, Keeamatan Sekitar 330 personil terlibat lIntuk memban
r. 3fi:O. hingga Kamis (20/8) malam. Diperkirakan
,idaman api. Mereka terdiri dari gabungan Ba -'e ~ .:a n tersebut akibat sisa api unggun para pendaki yang -r-ggulangan Beneana Daerah (BPBD) Bayola/i, SAR. T 'I, e _:n nimatikan, ;.tasyarakat Pedllii Api (MPA) (BIMA SAT RIA PUTRA) ?eristiwa kebakaran di kawasan hutan Gunung erba __. ebut pertama terjadi di daerah Wanalelo, Kecamatan
.. ".
MAHASISWA SARU
DI10----,. IN, GGADI U'KSW
:UKSW
KAN
5 E
Bagi pelajar SMAjSMK yang meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sudab tentu memiliki impian untuk berstudi di kampus yang diidamkan. Namun bagaimana bila yang diimpikan tidak terwujud? Seperti kisah Tiovia Gloria Stevani Tumangken, peserta OMB 2015 ini yang sebelumnya telah mendaftar dt Universitas Sebelas Maret, dan mengambil Ilmu Kom unikasi. "Saya mengikuti semua tes, dan SMPT N, SB M, Jalur Mandiri. Namun, tetap tidak diterima;" terang Vi vi sapaan akrab Tiovia Gloria Stevani Tumangken. Saat mendaftar di UKSW, menurutnya proses pendaftaraan sangat mudah dan tidak seperti di negeri. UKSW menjadi pilihan Vivi karena kampusnya bernuansa Kristen. Sekarang, Vivi menjadi mahasiswi di Fiskom dengan Prodi Ilmu Komunikasi sebagai pilihannya. "Hobi saya bertemu dan ngobrol dengan orang banyak Saya cocok di Bmu Komunikasi, apalagi waktu di SMK saya dari jurusan Multimedia. Saya tidak kecewa dan menyesal tidak diterima di universitas lain, malah saya bangga masuk ke UKSW," mantap Vivi. Hal serupa juga dialami oleh Tirza Razhel Maroetha. Sebellim masuk di kampus UKSW, Tirza pernah mendaftar SNMPTN untllk masuk ke UGM di Jogjakarta dan Sasana Makasar. "Pengen banget masllk di UGM, karena sudah ada perencanaan dari kelas dua SMA," keluh Tirza. Tirza termotivasi oleh temannya yang akselerasi dan dapat berkuliah di UGM. Dan ini membuatnya termotivasi untuk segera menyusul temannya. "Setelah tidak diterima di UGM saya mencoba mendaftar ke Sasana Makasar, tetapi dari pihak sekolah lupa untuk mendaftarkan anak satu kelasnya di SNMPTN," terangnya. Tirza mengatakan bahwa dirinya kecewa karena kampus yang diidamkannya tidak terpenuhi. "Tetapi berjalannya waktu nanti akan sembuh sendiri. Saya berharap, UKSW memanglah kampus terbaik yang Tuhan disediakan kepada saya,"jelas Tirza. LEBIH LANJUT BACA KE PORT ALE NTERA.WORDPRESS.COM (ALEXIO ROGERIO CESAR)
e. .-an menjadi permasalahan
-eaJ atau fakultas yang me mahasiS\ a beraga on-protestan yang jumlahnya ban. Misalnya Fakultas eguruan dan lImu Pendidikan (FKI P) Fakultas Biologi. Ketua SMF Fa tas Biologi saat ini dijabat oleh Dharma. Padahal Richard beragama Katholik. Sem FKIP saat ini kesulitan mencari pimpinan HMP da karena banyak calon pimpinan potensial di FKIP be'"'" Islam. Menanggapi permasalahan semacam itu, menu LK perlu menyusun perencanaan yang memiliki jano tertentu. "Sehingga kader yang didapatkan ke. dengan yang diinginkan oleh KUKM," jelas Albert. • (BI ~-::l!","
A PASCA 1965
SINGGIH NUGROHO
1965 adalah sisi gela 3ngsa Indonesia yang beJu -. >itu ada pengabaian terhada nan. penyiksaaan. pembuangan sa-rhadap orang-orang yang diangga.
_, ",,,,, .... ""--'""'~? tanpa proses hukum. Artinya traged.
--nya peristiwa 30 September· 1 Oktobe --. ra para jenderal dan perwira Angkatan Dara' lenurut Robet Cribb (2003). pembantaian itu e berapa minggu setelah kudeta. meluas dari Jawa T iampai Jawa Timur kemudian Bali. dan menyebar ke --!au Iainnya. seperti Sumatera. Sumba. Flores dan dal3 m skala yang lebih kecil Pembantaian massal ini 'katakan berakhir pada Maret 1966, tetapi di ' e1llpat sesekali masih muncul gejolak-gejo!ak sampa. rban dibulluh dengall peralatan-pera ~tan s -rupa pisau. alat pemukul dan senjata apL Seba- :ewas hanya beberapa kilometer dad rumahnya. Pembantaian itu diawali dengan pengejara
dalam sebuah gerakan yang ruse ' rengan pasan G30S/ PK I. Operasi itu di.1a a;ka oe T 'I
-''''., "-".', ra Resimen Para Komanoo Angka!.aD arat
...., kebmpok para mil iter dari sejumlah onnas yang
dilitih oleh RPKAD. seperti Pemuda Anshor. ---.aenis. Pemuda Muhammadiyah. GAMKI. Pem da, PSll, Perti, Parkindo. IPK]. dan SOKSL Milisi sipil _ '" dalam Kesatuan Aksi Pengganyangan Gestapu --",-~ _ Organisasi yang dibentuk pada 2 Oktober 1965 ""-':'--=;an fron t aksi pertama yang dibentuk untuk _ .• o-.~~...,~_ :;'"T dan mempunyai peran penting selama buhn-ya dala m memobilisasi mahasiswa dan uda anti-komunis, Milisi sipil itu diperalat untuk '3 citra tentara dari keterlibatannya dalam dan upaya tentara dalam mengontrol milisi itu 998 dan Cribb. 2003). emrritaan Tahanan Politik 1965 sejak ditangkap -:sa enghuni di penjara dan tempat pembuangan. secara kronologis oleh sastrawan Pramoedya -:-oer (1995: 290). "Kami dipertemukan oleh --5~-;na ya ng sarna. Pertama. dalam periode 1965· 1970 ::ap oleh alat kekuasaan Orde Baru tanpa surat perintah -.a kapan alias diculik. Kedua. kepada keluarga kami tidak
seeara utuh tidak mudah dilakukan terutama karena sern ~ koh kunei gerakan tersebut slldah meninggal dunia. ~'. mengingat pentingnya posisi peristiwa ini. gerakan-"11., lain. termasuk ngkapan harus terus dilakukan. Menllrut sejarawan ,'~ Puau Buru untuk Asvi Warman Adam (200 9), Peristiwa 1965 merupaka e i keputusan pengadilan. nda atau pembatas zaman dari banyak peristiwa sej --~naganya dan dijejali "santiaji " ang dialami bangsa Indonesia dalam berbagai bidang. ""i rnenjacii "warga negara yang baik" sama disampaikan Ari el Heryanto, bahwa pembunuhan ·111111 a n~ dan "j adi masyarakat paneasilais 1965-1966 erupakan dasar paling menentukan dari se ·'111
"si juga Orde Baru dan aparatnya tidak icJentitas ,., ~ -', apa p
' tahukan pada keluarga kami karena kehabisan tenaQa, seka~ E ~ -: !<.arena keeelakaan kerja, karena mereka bunuh. karena sakit'".
Pengungkapan Kebenaran
DaJam teks sejarah resmi narasi ini tidak menmpal a penting dalam sejarah Indonesia. Versi resmi da lam Buh'll Pu ' Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia, membahas tragedi pertumpahan darah itu hanya dalam tiga Politisasi Agama ~1elalui Teror Politik alinea saja. Buku itu mencatat, pertumpahan darah terjadi Sail sa rangkaian dampak ikutan penting dari peris. karena kesenjangan antara tuntuta rakyat Indonesia tersebut iail fenomena perpindahan agama seba III. membubarkan PKI. dengan keinginan Presiden Soekarno masyarakat Ja va ke agama 'formal'. Beberapa studi (misa ."i. untuk penyelesaian politik bagi kebmpok·kelompok B]. Boland 1911, Avery T. Wi llis, 1978; Robert W Hefner, 1 pendukung kudeta (Notosusanto din Saleh, 989). dan Bambang Pranowo, 1994) menunjukkan bahwa fen o :c.1I, Berbagai studi dan Japoran yang muncul beJakangan itu banyak di jumpai di kalangan kelllarga Tapol (taha n menguak penyesatan Iaporan resmi itu. MisaInya, Japoran politik) Peristiwa 1965, serta kalangan masyarakat J..nll Komnas HAM (periode 2007-2012) menyatakan terdapat kurang memiliki tradisi keagamaan (formal) yang kua eukup bukti permulaan telah terjadi sembilan kejahatan Jazim disebu Gffi -nominal (alau sering disc but kemanusiaan kategori pelanggaran be rat kemanusiaan dalam abangan) agama iUJ meru. akan salah bentuk pembunuhan. pemusnahan, perbudakan. pengusiran stra eQ' atau pemindahan secara paksa penduduk, perampasan berkaii3 kemerdekaan atau kebebasan fisiko penyiksaan, pemerkosaan, penganiayaan, dan penghilangan orang secara paksa. Pelakunya meliputi individu/para komandan militer pembuat kebijakan seperti Pangkopkamtib (periode 1965-1969 dan 19 September 1969-akhir 1978), dan komandan yang memiliki kontrol efektif terhadap anak buah, Yclitu para pangdam (periode 1965-1969 dan 1969-1978). Selain itu. juga para individu, komandan, anggota kesatuan sebagai pelaku di Iapangan, serta komandan dan aparatur di inrehab, tempat tahanan, tempat penyiksaan, dan rumah tahanan militer. Komnas merekomendasikan Kejakgung menindaklanjllti temuan itu melalui mekanisme penyidikan (yudisial) dan non- yudisiaL demi keterpenuhan rasa keadilan bagi korban dan keluarga. Sayangnya upaya ini belum ada realisasi signifikan, proses hukum tidak bisa dilanjutkan karena alasan minimnya Kom·ers' ""03 massal itu juga banyak dipengaruhi bukti hukum. 'politik aQa d' masa awal Orde Baru. Politik agama Kini upaya itu sedang diupayakan Iagi oleh aparat terkait mulai diterapkan pada 1966 melalui Ketetapan MP RS rezim pemerintahan sekarang tapi dengan penekanan pada XXVil/1966, Jtruth mallpun luar penjara. Di beberapa daerah, sepe and reconciliation, terma "kebenaran" diletakkan mendahului Tengah, Gubernllr melalui Kantor Departeme "rekonsiliasi" lIntuk menllnjukkan yang satll merupakan mengundang para pemimpin agama mengambil ba syarat mutlak bagi yang lain. (Majalah Tempo, Edisi 1·7 Pilot Proyek Pembinaan Mental Agama (P3A), Oktober 2012) tujuan pokok: meningkatkan peranan a a " Dipahami llpaya pengungkapan kebenaran peristiwa ini kehidupan rakyat dan menempatkannya sebag.;..-11""'''1111:',,111"111111
Santri di luar dukuh kepada mereka yang dianggap Islam-abangan. Perpindahan itu juga diikuti oleh perubahan orientasi politik dari PKI ke Parkindo. Perubahan pilihan agama di Ngampel sebelum Peristiwa 1965 itu sangat menolong bagi warga yang belum memeluk Kristen ketika muncul kekerasan politik oleh negara yang bercampur para pemimpin e irna dengan tuntutan kejelasan identitas agama formal dari aparat pemerintah, memberi n elompok lslam-Santri luar dukuh. Bekel membuka jalan '" nisasi agamanya ma sing- masi ng. penyelamatan dengan mendorong warganya untuk memeluk ~tan itu adalah terjadinya gelombang Kristen, sebagai upaya menghindarkan diri dari kemungkinan :': aga a fo rmal secara besar-besaran di di-PKJ-kaf).. Selain ketakutan massal, terdapat juga faktor- "akan dari mereka adalah penganllt faktor lain, seperti kekeeewaan terhadap partisipasi sebagian
- ;ra is onal yang tidak berafiliasi dengan agama ormas Islam dalam aksi kekerasan, kemudahan bahasa,
a1. Seja 1960-an dan masa-masa selanjutnya agama-tertarik dengan pendekatan seni dalam dakwah Kristen, sel1:a agama formal di Indonesia mengalami peningkatan jemaat faktor kekerabatan. Kesem uanya berkelindan satu sam a lain, sccara signifikan dari masa sebelumnya. Salah satu agama untuk mendorong mereka memeluk Kristen pada masa pasca yang mengalami peningkatan jllmlah anggotanya paling Peristiwa 1965. mencolok adalah Kristen. Sementara Hindu dan Budha juga Meskipun ada perbedaan dalam derajat tekanan politik, berkembang walauplln jllmlah pemeluknya tetap keeil kedua nya mempllnyai kesamaan persepsi, bahwa (Homrighausen, 1967; Ricklefs, 1998, Beatty, 1999, Subanar, perpindahan agama merupakan sebentuk perjuangan lIntuk
2001). melawan politik identitas agama dan menjadi aktor di tengah
kerasnya politik yang represif. Dengan kata lain, kekerasan Kasus Konversi Agama di Tingkat Lokal Berdasarkan studi penulis setelah Peristiwa 1965 telah menyumbang pengaruh tidak kepada dua kalangan, yaitu keluarga Dengan kata lain, kekerasan setelahsedikit bagi perubahan identitas para eks-tapol yang pinda h ke Kristen setelah Peristiwa 1965 dan Peristiwa 1965 " telah menyumbang mereka pada saat itu dan masa-masa selanjutnya. sekarang berdomisili di Sa latiga danpengaruh tidak sedikit bag; perubahan Dalam perkembangannya, sekit3.rnya, dan Jemaat Gereja identitas mereka pada saat ftu danstrategi bertahan hidllp dengan Kristen Jawa (GKJ) NgampeL masa-masa sela njutnya. memelllk agama Kristen itu Kabupaten Semarang, sebagai studi memllnculkan masalah di kasus da ri kalangan Islam-nominal yang pindah ke Kristen be axangan hari. Di kalangan tapo!, sebagian dari mereka pasea Peristiwa 1965, maka diperoleh penjelasan adanya terpaksa kembali ke agama semula (Islam)-meski sekedar variasi mengenai kurun waktu, faktor-faktor penyebab da n me enuhi kewajiban formal-setelah petugas penjara dan dampak-mpak perpindahan agama itu. tempat pembllangan tertampar harga dirinya karena diri Islam ke Kristen di kalangan eks- fenomena itu. Si tuasi serupa juga masih harus dialami selepas a u tempat pembuangan. Proses- dib baskan. Sebagian Kristen eks-tapol, mengalami 'dlk berjalan seeara linear tapi penllh djs~' ' minasi religills dari beberapa tokoh gereja dan "Kristen
- ertai tekanan politik kekerasan yang lebi h
orisi~. Seperti dipertanyakan kemurnian imannya, dan --"'-""L~ -~ ~, sebelu m ditahan, semasa ditahan dan setelah di :;!ga' akan melakllkan gerilya politik melalui gereja.
L......;=Uc:..o.I'U:li.I. Proses perpindahan itu rat3.·rata diawali dengan
Men" :adapi tantangan itu, sikap Kristen eks-tapol bervariasi. yJ-"O" bersikap pasif dengan bertindak hati-hati serta sebagian ormas Islam yang ikllt menangkap mereka, dan juga be. • a~!l. belajar tentang ajaran Kristen dan beribadah secara sikap petugas keagamaan Islam yang stigmatik kepada ta pol
Ie:. ·f. Sebagian yang lain. memilih sikap melakukan
Muslim ketika mengikllti program santiaji di dalam penjara per-a ranan terhadap tudllhan itu, baik melalui sikap, dan tempat pembuangan. Dalam situasi dimana agama Jl€ .. ,naan Iisan mallplln tlllisan. diharapkan menjadi sandaran jiwa, kenyataan tersebut S .:ap .'ang dialami oleh Kristen eks-tapol itu tidak dialami sunggllh menambah penderit3.an tapol Muslim. Situasi o e " sten-abangan di Ngampel. Ketiadaan stempel eks- berkebalikan ditemui dari petugas keagamaan Protestan dan tapa rnembllat mereka tidak mengalami diskriminasi dari Katolik yang empati kepada penderitaan mereka. Belakangan .. :.:sa.--pusat Kekri stenan. Meski begitu, cap sebagai "Desa sikap empati itu bersama dengan kemudahan bahasa daL:im i! sebagai konsekllensi dari perpindahan ke Kristen agama Kristen yang menggunakan bahasa ibu, memhron ecara massal itu, menghadirkan kesulitan bagi mereka dalam mereka lIntllk memeluk agama Kristen. Dengan cEmi 'i re'a in:'a dengan warga luar dllkuh yang mayoritas pemelllk perpindahan agama ke Kristen di kalangan tapol ban, 'elk Is am-Santri. Salah satunya adalah sikap tidak simpatik dari ditentukan oleh mereka sendiri di tengah tekana n kekera an desa berlatarbelakang Islam-Santri yang juga eks-yang berlapis-Iapis. pemimpin aksi penggayangan PKI, kepada Modin (pemimpin Sementara itu, studi di Ngampel, menemukan bahwa a~ma Islam di desa) Ngampel yang dianggap tidak sebagian warga dengan inisiasi Bekel (kepala kampllng) telah mempunyai kompetensi keagamaan. Situasi itu mendorong memeluk agama Kristen Protestan sebeillm Peristiwa 1965 Bekel untuk mendorong salah seorang warganya yang sudah terjadi. Perpindahan dari agama Islam itll, antara lain dipicu memeluk Kristen untuk pindah ke Islam serta belajar agama oleh p.ernyataan bersifat demagogis dari kelompok Islam, Islam lebih dalam sebagai syarat penting menjadi Modin.
itu, warga j crampeJ kembali menemukan jalan perlu menjadi perhatian ban_ ak pihak karena akan membuka penyelamatannya sebagai eLompok minoritas. peluang untuk meliha .e· 'auh tiga aspek penting yan muncul karena Pens'.-:i ya g berimplikasi secar Konstruksi Relasi ~uslim-Kristen Pasca 1965 politik dan sosiolo2is - - --;:lC2.."'2. g. Ketiga aspek itu ialah.. lm~likasi perpindahan agama ke Kristen seperti yang Pertar:'a. pe.. ~.-~~ dan politik ingata dialaml o Leh kedua kalangan masyarakat di atas, merupakan Pen serta pembunuhan tela bagian penting dari respons sebagian kalangan Islam di aras am, tidak saja bagi mereka lebih tinggi dalam menyikapai fenomena perpindahan agama pi juga bagi keluarga merek pasca Peristiwa 1965. Belakangan, perpindahan agama dari ~n tapol ha.rus ikut menanggun sebagian Muslim abangan di Jawa menjadi isu penting yang
---:-adap keh.l.arga eks-tapol 196
mengganggu hubungan antara Kristen dan Islam di Indones':: ~-. -::a karena mereka adalah pihak yan. Kalangan Muslim menuduh, terjadinya perpindahan a-"- --:- tasi memori dan sejarah yang tela itu banyak dipengaruhi oleh kegiatan misi gereia. ak yang menjadi lawan politik P bertujuan menarik orang mas uk agama Kriste _ 04). 1971:231). engan 'poIi'- Jika di mata gereja kurun waktu 1965-196. o. xx\11/1966, yang menyataka! masa panen, di mata sebagian kelompok; ' us .- ~",ara Indonesia harus memeluk sala- perlind.ungan dan pelayanan gereja terhadap orang-ora-:::0 secara resmi diakui oleh nega
yang dltuduh atau terlibat komunis serta keluarga para tapo! .~-:'akni Islam, Kristen, Katoli ' dianggap merupakan tindakan mengambil untung dalam -;:-:::a.ll stigma terhadap PKI ya n- situasi politik yang tengah berlangsun. Kondi. itu semakin. .a kelo mpok Islam keti mempertajam kecurigaan kelompo Isla kepada aktivitas 's"en yang besar pas Kristen. (Shihab, 1998: 174; dan Aritonang. 2004: 4 13-4. Ketegangan dan konfli k terbuka dua agama itu, dlkemudian, mendorong sekaligus melegi timasi negara untuk melakukan intervensi yang lebih dalam di bidang kehidupan beragama. Bentuk-bentuk intervensi negara -yang juga dipengaruhi oleh desakan sebagian keJom pok Islam-itu antara lain diwujudkan dengan membuat beberapa peraturan, seperti SKB. Menag dan Mendagri No. Ol/BER/mdn- mag/1969; SK Menag No. 70 Tahun 1978 dan SK Menag No. 77 Tahun 1978. Keduanya selanjutnya digabung dalam SK B Nomor 1 Tahun 1979. Situasi konflik itu juga mendorong negara membuat kebijakan politik agama tentang Tri Kerukunan Beragama. Melalui cara itu, dalam kurun beberapa waktu, negara berhasil menciptakan tradisi manipulatif tentang keharmonisan sosial, tapi meninggalkan "born waktu". Kekerasan dan konflik sosial di masa-masa akhir kekuasaan Soeharto dan terutama kurun 1998-2000, telah membuyarkan citra manipulatif itu (Saidi [ed], 2004: 17; Efendy, 2001: 50-51). Dengan segala keterbatasan studi ini, gejala perpindahan agama pada kurun tahun-tahun menjelang dan sesudah 1965
portalentera ~~~~~
;: por ~Ier:ih Ptl1didil::.lU : Ri!flt'ksi..
terhatLlp Dehumanisasi di Pl!' rf,Ur\1 ~ ..... -, .. """''''''''''''
i ill :
[f0j§%~~?~:gf:
portalen ter a press.com
;"~:~. .... .\Su..H"\IF R\Tl'
",, -," ........... .JL'
: MEMBENTUK
ARU
yaitu para intelektual, politik dan swasta menlpunyai kuasa om unikasi massa memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi alldiens, Itu aSllmsi dari "teori atas media, sehingga dengan itu kelas lainnya, masyarakat uru" -nya Schramm (1971) atau yang disebut umum, yang disebut oleh Chomsky sebagai kawanan pandir, sebagai "teori jarum suntik" oleh Berlo (1960) dapat "diatur", atau teori stimulus-respon oleh DeFleur dan Ball-Rockeach Pemerintah adalah salah 5atu aktor propaganda, Dan (1989), Mereka adalah beberapa ahli yang percaya seringkali, hal tersebut diiringi oleh penyebarluasan pesan mengenai kekuatan pesan sebuah media massa, yang sama sekali tidak benar. Salah satunya adalah Studi mengenai efek media massa biasanya berkaitan pemerintah Orde Baru
Propaganda adalah persuasif, tetapi persuasif belum berarti Baru menyebarluaskan propaganda, Dalam tulisan ini, yang penulis maksud dalam banyak bentuk. Hal
Brown (dalam Severin, 2001) yang membuat garis tegas Orde Ba ru pada 1998. antara usaha-usaha komunikasi propaganda dan persua if. Menurut Brown, propaganda adalah usaha persuasif yang
Perlu kita sada rf bahwa df balik
" mendatangkan manfaat atau pesan media seringkali terselip keuntungan bagi yang
kepentingan politis pihak tertentu
melakukan persuasif, tetapi ti dak pada yang menjadi objekyang berharap mendapatkan persuasif. Misalnya iklan,dukungan publik supaya dapat kampanye politik dan hubungan meletigimasi keputusannya. masyarakat. Bentuknya bermacam-macam, bisa daLam
Lasswell (dalam Severin, 200 1) menjelaskan bahwa korn nikasi propaganda memiliki beberapa tujuan. Yaitu pertama, untuk menumbuhkan kebencian terhadap musuh. Kedua, untuk melestarikan persahabatan sekutu, Ketiga, untuk mempertahankan persahabatan atau menja in kerja sama dengan pihak netTaL. Keempat, untuk menghancurkan semangat musuh. Mengingat \ '
di Indonesia. Beberapa bllkti
pesan-pesan yang tidak benar ini dapat kita buktikan dari
Beberapa konsepsi lahir atau dapat diletakan dari aktivitas rezim lalim tersebut dalam membentuk manusia orde baru, Wijaya Herlambang (2013) misalnya menyebutnya sebagai bentuk kekerasan budaya (cultural violence), yang dimaksudkan untuk melegitimasi anti-komunisme melalui karya sastra dan film. Mochtar Pabottinggi (1993)
| dukungan | publik | supaya |
|---|---|---|
| dapat keputusannya. | meletigimasi | |
| Chomsky dalam | (2009) | |
| Media | menjabarkan | |
| dengan | jelas | |
| bagaimana tertentu (pemikiran | kelas | |
| tidak | berangkat |
Politik Kliasa
dari Marxisme),
dengan propaganda. Propaganda berbeda dengan persuasif, menunjukan bahwa untllk mencapai keinginannya, Orde
mengenai propaganda mengacu kepada definisi Roger banyak literatur yang mulai berkembang semenjak jatuhnya
menjelaskan bahwa ada empat distorsi yang terjadi dalam te.ks, gam bar, video ataupun musik. politik. Salah satunya adalah distorsi
"proyek lupa", Jika dikaitkan dengan kasus yang di putar di stasiun televisi pada 30 September setiap hendak kita bahas. maka dapat dijelas;{an ahwa lupa tahunnya. sebagai sesuatu 'ana dimanipula 'kan; lupa dapat Pengkhianatan
Sementara di S, hal _'ang sarna disebut oleh Chomsky jendral da n sa sebagaj h'steria erah (red scure)1. Sebelum membahas dibunuh ole. Pa lebib lani e uenaj histeIia merah di Indonesia, maka
a.'{a lebih baik jika kita mengetahui lebih dahulu mengenai asaJ sejarah dan la tar belakang berkembangannya histeria merah di Amerika Serakat Hister ia Merah (Red Scare) di Amerika Salah satu keberhasilan propaganda dapat kita lihat pada usaha pemerintah Amerika melalui Creel Commission untuk membentuk histeria merah di kalangan warganya. Pada tahun 30'an, terjadi krisis besar-besaran dan pengorganisasian buruh di Amerika, Keberhasilan gerakan buruh waktu itu tampak dari kemenangan legislatif pertama, yaitll hak untuk berorganisasi, seperti diatur dalam Wagner Act Respon datang dari kalangan pebisnis. Mereka hendak memastikan bahwa Wagner Act adalah kemenangan terakhir kaum buruh. Mereka berhasil dengan menggunakan sebuah propaganda yang lieik.
Konstruksi yang salah, bi
Propagandanya dibuat supaya " publik balik memllsuhi pemogok. anti terhadap PKL sec Anti-pati ditimbulkan. Kebencian
sengaja ataupun tidak
terhadap buruh muncul dengan menampil kan dan menekankan
direproduksi do la.
kekerasan dan kericuhan yang
karya sastra 'n 0 ~
ditimbulkan akibat demonstrasi para buruh. Para pebisnis, melalui industri humas menggelontorkan modal dalam jumlah besar untuk keberhasilan propaganda tersebllt. Mereka tidak lagi menggllnakan jalur kekerasan untuk menghancurkan gerakan serikat buruh. Mereka hendak membentuk pemikiran masyarakat bahwa bllruh- bllruh tersebut adalah pengacau keamanan. Metode ini kemudian disebut sebagai formula Mohawk Valley: metode i1miah untuk menghancurkan aksi pemogokan. Jjka kita kembali pada pemikiran Chomsky seperti dijelaskan sebelumnya, tampak bahwa usaha propaganda tersebut dipengaruhi oleh upaya kelas tertentu, swasta dan pemerintah untuk mengatur para "kawanan pandir" dalam hal ini publik. Dalam usahanya untuk mendapatkan ketakutan dan kebencian publik terhadap gerakan buruh.
Histeria Merah di Indonesia Histeria merah diYndonesia dilakukan oleh Orde Baru telah dengan sangat cantik dan lihai. Misalkan dengan memproduksi film besutan Arifin C. Noer, yaitu Djakarta 1966 (1982) dan Pengkhianatan G30SjPKI (1984) rnelalui lembaga negara, Pusat Produksi Film Nasional (PPFN). Pengkhianatan G30SjPKI adalah film yang wajib ditonton oleh ratusan ribu siswa sekolah pada jam pelajaran dan
1 Histeria Merah (Red Scare : bisa pula disebut sebagai ketakutan merah) yang dimaksud penulis adalah suasana dan kon disi psikologis yang sengaja dibentuk oleh aktor sayap kanan untuk menimbulkan kebencian dan ketakutan terhada~ radikal kiri. Secara spesifik, histeria merah kemudian merujuk kepada komunis fobia dan anti- diartikan ebaua,
komunisme. strategi Ketiga
G30SjPKl mengkonstruksi Letkol
en,',...., _ dab TN! AD. Mereka kemudian
-. !:'aDi ,va. Pemuda Rakyat dan
penyiksaan terhadap sadis.
eorang anggota _ ~-;; Buaya, dalam sa a sekali tidak
aI-jendral tersebut va PK ! sebagai dalang b m-b pelajaral1-;
-elarallg buku pelajaran
tidak di sertai dengan ~~ tarnbahi dengan "PKl", gan maksud agar agai dalang dalam ;r diproduksi oleh ;ah ya ng pihak -~ eristiwa G30S. uategi pertama Baru berusaha
menaha-~ i [judging) dan menentukan mana yang baik dan ruk atau benar dan salah. asih dalam film yang sama, -~d) diperlihatkan sebagai _ ~
r.mg di Yogya karta 1945 juga }anur Kuning (1979) oleh Alam
~ Fojar (1981) oleh Arifin Noel'. sejarah terbitan pemerintah. Dari ;a strategi propaganda Orde Baru _L imbulkan simpati (penerimaan dan
- I!ang) terhadap diri sendiri dengan ran dan kebaikan diri. bias dan anti terhadap PKI, seeara k kemudian direproduksi dalam
~-: donesia. Misalnya dalam Ronggeng :eh Ahmad Tohari, Jalan Bandungan 11 Anak Tanahair : Secercah Harapan _ Ke mudian juga dalam Atheis (1949) rdja, yang kemudian dicetak ulang ifil mkan, Walaupun tidak menjadi dalam dari Orde Baru, namun ncul terhadap novel di atas-atas. ) yang diadopsi dari Ronggeng -ebagai film terbaik oleh Federasi Bc!titupula dengan film beberapa _ 2 05). Stigma anti-komunis dalam LO,'oh -tokoh PK! tampak sebagai _'.{ dan meneelakakan orang lain. m terbitan pemerintah, organisasi yang anti-agama ogan sarna rata-sama rasa" -isrr:k juga". Dengan demikian a dengan menimbulkan antipati
diciptakan dan Ore cana ' n bukan :lan a ala satu orang, Oentoeng dari Pasukan Penuawal Presiden Cakrabirawa, melainkan atas • a hkan ra san juta orang, melakukan kup erhada SoeKarno dengan menculik enam
perasaandak suka yang-ua) terhada p Bagaimana menghilangkannya? Karena histeria berada
lawan. pada tataran yang abstrak. maka penulis memunculkan beberapa alternatif. Pertama, revolusi mental, yang Penutup dimaksudkan untuk meIakukan perubahan dalam waktu Brm n men enai cepat terhadap sikap dan pandangan masyarakat Indonesia mengenai PKI dan G30S. /(edua, p an revolusi mental tersebut za~:J..a bertujuan untuk diwujudkan dengan budaya
Secara kh usus, ketiga strategi
rnanfaat (keuntungan)" tandingan (counter culter) yang a -. )-ang melakukan persuasi.
tersebut sebenarnya dapat
dimaks-udkan untuk membentuk Lloya saja dalam penelusuranditujukan untuk dua tujuan yaitu suatu budaya tanding dalam penulis, terlihat bahwa bentuk konkret, yang melawan ernyata aktor propaganda
komunis [obia dan anti-komunisme.
dominasi terhadap wacana anti- 'dak hanya berniat untuk komunisme di Indonesia. eraih manfaat dari objek persuasif, tetapi juga berniat Mengingat situasi dan kondisi saat ini. maka perlu mempertahankan keuntungan2yang telah didapatkannya. penyadaran secara massif dan terstruktur terhadap Dari penjelasan penulis sebeJumnya, ada tiga strategi keberadaan histeria merah di Indonesia. • yang dilakukan. Secara khusus, ketiga strategi tersebut sebenarnya dapat ditujukan untuk dua tujuan yaitu komunis fobia dan anti-komunis. Pertama, komunis fobia, atau ketakutan yang berlebihan terhadap aliran komunis dan marxisme-leninisme. Ketakutan ini, terutama di Indonesia, ditekankan pada kebangkitan kembali komunisme yang hendak menghancurkan pancasila dan merubah Indonesia sebagai negara sosialis dengan segala
dapatka n edisi majalah ini di
kehancurannya.
agen majalah terdekat.
Kedua, anti-komunis, atau penolakan dan kebencian terhadap aliran kom unis dan marxisme-leninisme. Anti-komunis misalnya terdapat dalam bentuk tuduhan-tuduhan yang timbul pada sekolompok golongan tertentu, yang seringkali dicap sebagai "a nti pembangunan" atau "anti pemerintah". Kebencian tersebut juga pada akhirnya menjalar pada aksi massa yang dibuat oleh para aktor gerakan sosial, misalnya mahasiswa dan buruh. Pada akhir jatuhnya orde baru, Partai Rakyat Demokratik (PRO) dianggap sebagai kebangkitan kembali komunisme di Indonesia. Walaupun PRO sebenarnya tampak beraliran marxisme-Ieninisme, PRO sarna sekali tidak menyatakan dirinya sebagai bagian dari komunisme. Kedua konsepsi di atas, lekat kaitannya dengan histeria merah. Dan di Indonesia, histeria merah masih cukup kuat, walaupun menu rut penulis beberapa waktu belakangan ini semakin berkurang seiring berjaIanannya waktu dan mungkin karena banyaknya generasi muda yang mulai melek media dan sejarah. Apakah histeria merah di Indonesia adalah sesuatu yang buruk? Ya, buruk. Karena dengan histeria merah, rekonsiliasi korban 1965 adalah hal yang mustahil. Seringkali, usaha korban 1965 untuk menuntut permintaan maaf dan ganti rugi I
1 Keu ntungan yang dimaksud oleh penulis adalah sumbe r daya (resource) dan kekuasaan (power). Sumber daya adalah fa or produksi yang terdiri atas alam. manusia, teknologi dan modal. Sementara kekuasaan adalah kemampu an atau ewenang untuk menentukan (memerintah atau mewakili) sesuatu. Dalam tulisan ini. pelaku persuasif yang dimaksud adalah pemerirHah Orde Baru. Sementara objek persuasif ad al ah PKI.
Peristiwa kejelimetan politik Indonesia pada tahun 1965, merupakan salah satu titik balik kehidupan ekonomi, sosial dan politik Indonesia. Perubahan terjadi 180 derajat, dan terjadi secara masif dan menyeluruh hingga ke tingkat akar rumput. AS sering disebut-sebut sebagai dalang terjadinya peristiwa G30S. Bradley Simpson dalam penelitiannya Amerika Serikat dan Dimensi Internasional dari Pembunuhan Massal di Indonesia menyatakan dengan jelas adanya keterlibatan AS dalam proses penggulingan berdarah tersebut. Dengan pembunuhan massal terhadap anggota PKI dan simpatisannya, Simpson yakin AS dapat mengukuhkan kekuasaannya di Indonesia. Dengan hilangnya salah satu kekuatan paling besar di Indonesia yang pro-Soekarno itu, maka diyakini AS dapat dengan leluasa menjarah Indonesia.
suka dengan keberadaan sosok onialisme. Telegram Kedubes AS -~ 965 mengatakan, "negara-negara 'a militer bukan hanya harus elainkan juga menyingkirkan
";;:er kanan dalam pemberontakan ::n ::. 950-an. Pada Februari 1965, CIA
-e perluas cakupan operasinya di
ungan rahasia dengan kelompok- ."--'"-~~c>'-black letter operation, operasi ~='~-~-5"' J 'nan aksi 'radio hitam' dan politik
- e baga politik di Indonesia.
" -:._ pa yang lebih luas,peristiwa G30S
: _=""3 a ideologi dunia. Kejatuhan PKI
.::;., ian aolongan kiri terbesar pertama
2 Negara-negara 03-" :r':2 _ barat dalam tulisan ini merujuk pa da ke a:ATD "'1€ a .ra i Soviet dan Pakta Warsawa. Sementara blo im r adalah sebaliknya. 1 RedaktOr di LPM Lentera. Mahasiswa Hubu ngan Internasional Fiskom UKSW 2013.
sendili, perang ideolo2i a 2-:; .r barat dan blok timur dapat kita lihat pula pada Pe-;;:- s -' orea (1950-1953) dan Perang Vi etnam (1955-19 ). Pada masa perang dingin, AS merasa pen Sara atau pro-Barat bisa di perl uas dan diperkuat eli Asla rnelalui Indonesia. Indonesia dirasa sangatlah ideal untuk menjadi model ini. Wajar saja, mengingat posisi strategis Indonesia baik secara politiS dan geografis. Terutama setelah hasil yang nihil di Vietnam, penyebaran komunisme ke selatan hams dipukul mundur dari Indonesia ke utara. Denga n banyaknya kepentingan yang ikut, maka G30S meletus pada
- Jika benar G30S membawa pengaruh terhadap Indonesia, dalam bidang apa perubahan tersebut terjadi? Bagaimana bentuk perubahannya? Dalam artikel ini, penulis mencoba mendeskripsikan bagaimana pengaruh peristiwa G30S terhadap perubahan hubungan ekonomi-politik Indonesia dengan blok Barat. Penulis melakukan perbandingan dengan mengkaji kebijakan ekonomi dan hubungan internasional Indonesia sebelum dan sesudah tahun 1965.
Perubahan Terjadi
Soekarno adalah seorang nasionalis, namun ia bukanlah seorang ahli ekonomi yang hand a I. Sebagian besar perusahaan peninggalan Hindia-Belanda yang dinasionalisasikan hancur. Kebijakan reforma agraria juga gagal. Kejatuhannya pada 1965 berbarengan dengan krisis ekonomi, yang ditandai dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok. Pada masa pemerintahannya, hampir 70 persen pengeluaran Indonesia dibelanjakan untuk militer. Hal tersebut mengantarkan Indonesia menjadi negara dengan kekuatan militer terkuat di belahan bumi selatan hingga dekade 60'an. Sebagian besar persenjataannya datang dari Tiongkok dan Uni Soviet. Termasuk kiriman 300 ribu pucuk ' senjata api dari Tiongkok, yang oleh PKI hendak digunakan untuk Angkatan Perang Kelima, yaitu petani yang dipersenjatai. Walau demikian, para petinggi militer sayap kanan juga memiliki hubungan dengan AS waktu itu. AS memberikan bantuan finansial, pelatihan, dan persenjataan untuk mereka. Kedekatan Indonesia dengan negara sosialis juga terlihat setelah terbentuknya Po ros Jakarta-Peking dan Poros Jakarta-Phnompenh-H ano i-Peking-Pyongyang. Hal ini nampaknya dipengaruhi oleh PKI yang mempunyai pengaruh politik yang kuat di Indonesia. Waktu itu, PKI juga menjadi partai komunis kedua terbesar di dunia setelah Tiongkok. Soekarno sendiri memiliki kedekatan dengan Nikita Khruschev (Uni Soviet), Fidel Castro (Kuba), Mao Tse Tung (RRC), dan Josip Broz Tito (Yugoslavia). Semuanya dari negara sosialis. Walaupun semasa perang dingin Indonesia menyatakan dirinya tidak memihak blok manapun, tak dapat dipungkiri lagi bahwa Indonesia sedikit condong ke blok timur. Hubungannya dengan barat cukup buruk setelah Indonesia keluar dar'i PBB, yang waktu itu didominasi oleh negara blok barat. Soekarno memprotes PBB karena memasukan Malaysia sebagai Dewan Keamanan tidak tetap PBB. Soekarno meyakini hal tersebut sebagai salah satu bentuk neo-kolonialisme di Asia. Konfrontasi terbuka di Malaysia berlangsung singkat. Di sisi Malaysia, terdapat Persemakmuran Inggris yang diam- diam memberikan bantuan tempur. Sementara di belakang
Indonesia berdiri Uni Soviet dan Tiongkok, yang memberikan bantuan persenjataan. Kemudian massa dari KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang salah satu isinya meminta agar PKI dibubarkan. Namun, Soekarno menolak membubarkan PKI karena bertentangan dengan pandangan Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komllnisme) yang gencar diserukannya, Sikap Soekarno yang menolak pembubaran PKI kemudian melemahkan posisinya dalam pemerjntahan. Soeharto Y,ang mengantongi Supersemar naik ke atas panggung politik siap menggantikan sosok Soekarno. Kebijakkan ekonomi, serta yang paling penting, kiblat politik, semuanya berubah. Penataan kehidllpan politik dilakukan dengan pembubaran PKI dan organisasi massanya, penyedarhanaan partai politik, peran ganda (dwi fungsi ABRI), dan indoktrinasi ideologi pancasila. Pada bidang hubungan internasional dilakukan Pada 1966, Indonesia kembali masuk menjadi anggota PBB dan melakukan normalisasi hubungan dengan Malaysia. Sementara pada-1967, Indonesia menutup kedutaannya di Tiongkok. Indonesia kemudian mulai melirik Washington dan blok barat Ba pak Pembangunan Indonesia ini membuka pasar Indonesia yang bobrok. Terlebih lagi setelah Soeharto mengesahkan UU Penanaman Modal Asing pada 1967. Investasi asing bereblltan masuk ke Indonesia. Walau pada masa orde baru, sistem ekonomi pancasila digencarkan, namun sampai runtuhnya rezim lalim tersebut, tampak bahwa Indonesia sebenarnya menggunakan sistem ekonomi liberal. Privatisasi dan deregulasi mulai dilakukan secara radika l pada banyak sektor strategis, terutama industri mineral dan pertambangan. Investasi asing mengalir, dimu]ai dari Freeport sejak 1967. Titi k berat pembangunan ekonomi terletak pada sektor pertanian, ka rena mayoritas penduduk Indonesia masih hidup da ri hasil pertanian. Alhasil, Indonesia berhasil melakukan swasembada pangan pada 1970'an dengan hasil produksi beras mencapai 40 ribu ton. Walau demikian, orientasi pembangunan yang bercorak daratan tersebut akh im 'a menyebabkan sektor transportasi laut, pertahanan-laut dan perikanan menjadi terlantar. Sarna seperti orde lama, pada akhirnya orde baru pun runtuh diiringi dengan krisis fi nansial ASia. Rupiah jatuh, inflasi memngkat tajam, dan perpindahan modal dipercepat. Gerakan sosial yang dilakukan oleh mahasiswa kemudian meruntul:Jkan orde baru.
Penutup Dan fakta di atas dapat kita si mpulkan dua hal. Pertama, peristi ;a G30S membawa pengaruh terhadap perubahan yano- s 'gnifikan di Indonesia. /{edua, perubahan terjadi pada bidano- politik dan ekonomi. Pada bidang politik, perubahan erjadi dari hubungan Indonesia yang cenderung ke negara blok timur, ke negara blok barat. Perubahan politik terjadi -dengan runtuhnya dominasi ideologi kiri di Indonesia. Sementara itu pada bidang ekonomi, sistem ekonomi Indonesia mulai berubah menjadi bercorak liberal. Walaupun dengan darah, G30S adalah kemenangan bagi kaum liberal dengan keterbukaan Indonesia terhadap pasar dan sumber daya alamnya. Seperti kata Machiavelli, "moral meru pakan ala t bagi kepentingan negara". •
Sikunir, Kawah Sikidang, dan Candi Arjuna. Namun jika andamulai bosan dengan tempat-tempat tersebut, tidak ada salahnya jika anda berkunjung ke sebuah telaga yang bernama Telaga Dringo, 45 menit dari Telaga Warna karena kondisi jalan yang masih bebatuan. -Untuk dapat ke Telaga Dringgo, dari telaga warna anda harus melalui menuju Desa Pakisan lalu menuju Desa Batur. me Lokasi w isata Telaga Dri ngo memang masih sepi, sehingga jika anda tersesat, tanya]ah warga sekitar karena jalanMenurut legen masuk menuju telaga DringoCandradimuka ada " la tidak terdapat gerbang maupun petunjuk jalan. Dari
Kaca mencelupkan d"
Desa Batur cobalah mempunyai kesaktian ke mengunjungi sebuah kawah Candradimuka. Menurut legenda, kawah Candradimuka beristiraha: -I adalah tempat Gatot Kaca mencelupkan dirinya agar ditawari u mempunyai kesaktian kebal senjata. lewati, Re Walaupun tenaga terkuras karena jalan yang rusak dan sempit, namun sesampainya di Telaga Dringo anda dapat melepas penatnya rutinitas. Ketika pertama kali melihat Te\aga Dringo, saya langsung teringat film 5 em, salah satu keindahan di telaga ini hampir mirip seperti Danau Ranu Kumbolo yang terletak di Pegunungan Tengger di kaki Gunung Semeru. Masih penasaran dengan apa saja keindahan yang ada di sini? Cabalah anda kembali lagi ke jalur awal masuk telaga Dringa, kemudian ada jalur setapak dan ikuti jalur tersebut,
-e"'ati jalur tersebut, -~ ca bukit, benar saja, ;;:e -nggian ini banyak
-:>ar sara kembali lagi ~ dari ja h seorang pria mengayuh sepedanya -:-a lama kemudian beliau " tatapan matanya lurus
- -?;-Saya pun memberanikan diri
mengajaknya '" ,'enalan, dengan ramah dia
-c jabat tangan saya sambi!
Aata "saya Herman dari = -:a:ta ". melakukan an dari Jakarta _ _ J ieng selama satu sela ma perjalanan ia tak jarang ia juga aI73. seki tar yang ia erman akan
::a _ erika bertukar ~~ ::epada saya bukan seperti teman
"Selalu ingat dan percaya. Taat kepada Tuhan sumber segala kehidupan. Itu lentera hidup yang bijaksana terang-benderang," ujar Herman kepada saya. Setelah itu, dengan gagah Herman pun melanjutkan perjalanannya. Bagi anda yang akan mengunjungi Telaga Dringo sebaiknya membawa makanan, minuman dan kantong plastik karena di sekitar lokasi belum terdapat tempat sampah. Karena ketika anda memasuki wilayah ini, ha nya ada pedagang asongan. Jika sudah menikmati Telaga Dringo, cobalah untuk menikmati Mie Ongklok yang banyak tersedia di kota Wonosobo .•
BERTEMU BAPAK HERMAN (FOTO : SETYAJI RIZKI UTOMO)
GAGAK
SEPT! DWI ASTUTI
uluhan perempuan tampak di o=pan penjara kota. Sudah berhari-hari mereka menunggu, namun para sipir tetap
P ti dak memperbo~hkan mereka masuk. "Pergi kalian
sernua ... !!r' usir sipir tersebut. "Mana suami saya? Mengapa kalian menangkapnya?" teriak Kaesi. Namun, teriakan Kaesi tidak dihiraukan. Para sipir itu maIah tertawa melihat ibu-ibu yang menangis. Beberapa anak yang tidak mengerti kenapa ibunya menangis, akhirnya menangis pula. Lelah menunggu, Kaesi kembali ke rumah. Esok ia berangkat lag. dan dito.lak kembali. Esoknya ia berangkat lagi, dan dito.lak kembali. Sudah seminggu Kaesi menunggu di o=pan penjara, namun masih belum dipe rbo.~hkan masuk. Hingga suatu sore pada hari keli ma belas, Kaesi pergi sendiri ke penjara untuk menemui suaminya. Perempuan di ~pan gerbang masuk penjara semakin banyak Hampir ratusan. "Tobng .. .ijinkan saya bertemu suami saya di dalam", pinta Kaesi. "Tidak bisa, cepat pergi atau saya tendang!", jawab sipir itu o=ngan nada kasar. "Tobng pak. .. tobng ... !", Kaesi sedikit menangis. Belum sempat masuk, Kaesi di chrong keiuar oleh sipir bertato gagak Ada beberapa sipir di penjara tersebut. Satu sipir berbadan besar dan gendut. Satu sipir kurus dan berjerawat. Satu sipir Iagi berkulit hitam legam. Namun yang paling teringat o.leh Kaesi adalah sipir yang memiliki tato. gagak di lengan sebelah kirinya. *** Narman, suami dari Kaesi, adahh pengurus cabang partai di ~sanya. Seperti biasa, aktivitas Kaesi setiap paginya "t;;:.,~!nyiapkan keperluan suaminya sebelum berangkat bekerja. .. /d~ ~ ~.~:~ ",
Pasangan suami istri ini sudah menikah selama 10 tahun, namun sampai seKaraDg belum dikaruniai anak. Kendati begi tu, mereka tetap bersaha.r d3.n saling menerima saUl sarna lain. "Pak. .. burua d! siang nanti terlambat!", panggil Kaesi.
- 511mh siap berangkat," sahut Narman.
Narman segera " e. :r;-.a.rnpiri istrinya yang sudah menunggu di o=pa n pintu. "Hati-ha ' aa;; ja pak," pesan Kaesi sambi! mencium arman menjawab o= ngan senyuman manis dan sebuah ' 'P3 yano mendarat di kening i:;trinya. Banyak .a:-ga cEsa ya ng cemburu melihat kemesraan mereka. 'arma~ yang gagah dan Kaesi yang anggun, menjadi salah satu dl._:a -' pasangan ini. Sikap mereka yang baik serta santu ~?
,
tanya istrinya.
sahu a-=-.=E-gan nacla yang e mas, Kemudian Kaesi
menO''.lIe~--;::: gan suaminya, "ibu yaIGn. bapak pasti bisa me!lj'~----::r..asahh yang ada di partai". Narman segera meme _ Sa;--~:e:a 'dur, suara teJepon berbunyi. "Kring ... kring,.. kri enunjukkan pukul sebelas malam. Tak biasanya ~ Kaesi mendapat telepon malam-malam. tI3 yang menelepon?" tanya Kaesi berusaha bangun :crrva, ,;an or bu," jawab Narman yang tergesa-gesa J ids kerjanya. Bapak mau kemana malam-malam begini?". "Partaisedang acla masalah darurat, jadi bapak hams segera pergj.',kcsana;';-uiar Narman sambi! berpamitan kepada istrinya. "Bapak hati-hati ya, kalau masalah sudah selesai segera pulang!" kata istrinya. Keesokan harinya, Kaesi merasa cemas karen a Narman ta k kunjung pulang. Dia hanya mondar-maridir di depan pintu berharap suaminya baik-baik saja dan dapat segera pulang. Tiba-tiba datang seorang laki-laki yang bernama Pak To no, seorang pegawai di partai suaminya bckcrja. "Bu Kaesi ... gawat bu, .. ," kata Pak Tono yang terlihat takut. "Ada apa pak? Mana suami saya?" " tanya Kaesi kebingungan.
tadi pagi saat kita rapat tiba-tiba
perempuan muda tersebut keluar dengan kondisi berantakan.
masih terbuka. Beberapa selentingan tersebar, bahwa para perempuan muda tersebut diminta untuk melayani nafsu para sipir jika henclak menemui suami mereka. Kabar tersebut memang tidak dapat dipastikan, namun Kaesi berpikir bahwa dia harus rela melakukan apa saja untuk dapat menemui suaminya. Hingga suatu sore pada hari kelima belas, Kaesi pergi sendiri ke penjara untuk menemui suaminya. Perempuan di depan gerbang masuk penjara semakin banyak. Hampir ratusan. "Tolong .. .ijinkan saya bertemu suami saya di dalam", pinta Kaesi. "Tidak bisa, cepat pergi atau saY-d seret keluar!", jawab sipir itu de ngan nada kasal: "Tobng pak. .. tobng .. ,!", Kaesi sedikit menangis. Belum sempat mas uk, Kaesi di dorong keluar oleh sipir bertato gagak. "M au apa kemari? Cepat pergi dad sinil", ucap si sipir. "Saya mohon pak., .. tobng ijinkan saya masuk bertemu dengan suami saya?" pinta Kaesi sambil bersujud di depan sipir itu. "Tidak bisa, cepat pergi!!!", teriak sipir itu. "Pak saya mohon, tokmg pak. Saya janji akan mclakukan a pa saja, asalkan saya diijinkan bertemu dengan suami saya". Sipir itu terdiam. Dia berpikir untuk mempertimbangkan
"Ya sudah, masuk," ujar sipir
tidak bisa lari untuk menyelamatkan
di penjara bu," jelas Pak Tono, Sambil menan ' • Kaesi lari meninggalkan Pak Tono yang
suami]'
:2 a~' :::. _ :na perempuan. Namun, niat mereka gagal
........,.a...c: .. ",,= E para sipir yang seclang berjaga. Sambi!
senjata, para sipir itu berusaha menjaga cr ditang tidak bisa masuk., al c1ari ibu -ibu, terjadi adu mulut dan saling _--- :-a ibu-ibu clan para sipir yang berjaga. Melihat ~ -ibu yang semaIGn marah, sipir bertato gagak itu -= ::nmClg saw mereka hingga mereka terjatuh. -:a..~ oerganti hari, hati Kaesi semakin cemas memikirkan ,:"a.t!ian suaminya. Dia takut bila terjadi sesuatu kepada
a. 'nY3. Hanya menangis yang bisa dilakukan Kaesi setiap -:-idak hanya Kaesi saja, ibu-ibu yang lain juga bingung apa
:.:L g harus dilakukan agar mereka bisa bertemu dengan suami
-..a.sing-masfng. Berbagai cara dilakukan mereka, namun ha sil : Cl. g didapat tetap sama. Dorongan, caci-maki, bahkan pukula.n ",img selalu mereka dapatkan. Beberapa hari ini, perempuan muda yang hendak menemui s aminya dibawa masuk oleh para sipir. Mereka ditunjuk clan 'tarik oleh para sipir ke dalam penjara. Setelah beberapa ja m,,
Mereka berteriak-teriak agar
Mereka memukul-mukul pagar gerbang ~ngan kayu. Hingga terdengar letusan senapan.
Di dalam penjara, sua sana tidak kaBh kacalL Darah-darah kering tampak dibeberapa tempat. Di halaman penjara, tiga orang pria bertelanjang bulat sedang dijemur di tengah panasnya matahari. Tiap sel yang dilewati Kaesi selalu terisi penuh dengan tawanan. Jangankan tidlll~ duduk saja tidak bisa karena terlalu penuh. Akhirnya semua tawanan tersebut hanya berdiri terus. Kaesi masuk ke cIalam suatu ruangan. Sayup-sayup ia mendengar suara desahan pria. Tetapi Kaesi tidak ingin berp' 'ran yang aneh-aneh.
- Bagaimana? Kapan saya bisa bertemu suami saya?" tanya
Kaesi 'ba. · Saya akan mengijinkan untuk bertemu dengan suamimu, tapi ada saw syarat !", kata sipir itu sambi! mengejak Kaesi. Terimakasih pak, apapun syaratnya saya terima." -C epat epas pakaianmlL" Kaesi terperanjat. Mulutnya menganga, sipir itu kemudian berjalan mendekat Kaesi. Kaesi hanya diam clan menangis menahan takut. Langkah demi Iangkah pasti dan sipir itu kemudian mencoba membuka satu persatu kancing baju Kaesi. Seumur hidupnya, Kaesi tidak dapat melupakan perbuatan terkutuk itu, dari seorang sipir bertato gagak. •
rna Iagi bingung denga n masalah paf1ai·, Rambut mereka terUl'ai dan kancing pakaian mereka yang
"Narman ..... di .., .. tangkap bu ..., Beberapa seientingan tersebar, perkataan Kaesi.
datang segerombolan orang bahwa para perempuan muda tersebut. Kaesi pun dibawa masuk bersenjata clan langsung menangkap tersebut diminta untuk me/ayani Percmpuan lain yang melihat mereka semua bu. Banyak yang nafsu para sipir jika hendak kejadian tersebut mebnjak-bnjak.
diri. Dan mereka sekarang disekap
menemui suami mereka.
dipcrbolehkan untuk masuk pula.
masib berada eli ahnya, Dia la ngsung menuju ke tempat Sua sana semakin gaduh,
Generasi Terbelakang
Arus
| Yashinta Punvanjngrurn | ||
|---|---|---|
| Dengar saja | Tak bergerak, diam, melihat ke bawah | |
| Sehabis ini aku masih pun | Hanya merunduk tak lakukunopo-apa | |
| Nyanyianyang panjang | Seperti padikah? Semakin meror;dll korena berisi? Tidak. Merunduk bukan karena mere | |
| Tunggusaja | Merunduk bukan kare a ter.aJ | |
| Kisahku inilah yang .enentukan | Merunduk buka | ,. |
Asrnoro .=,~.:::-;
J,
'ahi«l dM
Merunduk kare Berlangsungnya teros arus kehidupan
Nyanyian dan kerinduan Memb uka lembaran-Iembaran baru
| Siapa masih ragu baikjauh menyingkir saja | a |
|---|---|
| Mau tahu lanjutnya | Hanya mer;-,.J _ - |
| Revolusi adalah pembebasan hidup | Dunia dala Tak ada temu" |
-0
Maka tak ada tenaga yang bisa membendung
Yogyakarta, November 1961
Berperan Tuhan
Priskilla Efatania Krispaty
Hitam .... langitku berselimut kelam
aman Ketakutan lahir dan terus tumbuh berkembang Sesuatuyang gelap di putihkan
Kemanusiaan tidak dipikrkan, diratakan .....
Hanya demi sebuah kekuasaan !f!
Nyawa seperti api
Ditiup .... mati
Satu persatu diadili an Lalu Satu persatu dituntun menuju mati Engkau sungguh sangat berhati nurani Membunuh hanya demi kepentingan pribadi Kala-_
Kebenaran dipasung dibungkam Kekuasaan menjadi senjata utama pengadilan Senyum pun tak berani muncul dari rautwajah penuh ketakutan Hidup seperti kutukan Membawa ke pusaranyang tak pernah usai "'lj; dan langit memperhatikan ..
| Mengantarkan ke /ubang kematian | |
|---|---|
| Sungguh hebat dirimu | |
| Hingga tak menyisakan mereka untuk hidup | |
| Lihatlah mereka,ya ! lihatlahyang kau adili! | Tap isaa i |
| Hidup mereka berada dibawah acungan senjatayang kau | Dan mufai __ _ |
| hunus | Melangkah .. ,<',;_.-' |
| Pe/uru mengamuk, kematian menyerbu | Dan kisah ita ... |
| Engkau tak lebih mulia dari seekor burung kondor ! | Entah sampai Tak perlu me .. |
| Dan lihatlah sekarang ... | Ka/au ternyata |
u, begitu gejolak batin ini .. ---p*-.:a hendak kemari.* " .. -,ah.jangan bertindak bodoh.
~ ..:o.;,,_. ~.
Yang tersisa hanyalah gundukan penutup tulang belulang Korban kebiadaban diktator !