DENGAN TRIKORA MEMBEBASKAN RIANBARAT
dengan TRIKORA membebaskan lrian Barat
PENGANTAR
Brosur ketjil ini belum merupakan studi jang benar-benar 'nitieus, jang sungguh-sungguh teliti, melainkan suatu usaha tuk segera membantu menerangkan tentang adilnja per- juangan kita di Irian Barat, dalam hubungannja dengan ahaja neo-kolonialisme. Sekaligus brosur ini merupakan tanda simpati kepada ara® kita jang berdjuang di Irian Barat. Dengan demikian setiap kritik, usul, saran² serta pemberian an® akan diterima dengan rasa terimakasih sekali. Djuga am soal sistimatik.
Mudah²an brosur. ini berguna dalam rangka menjalakan erus api Trikora.
Djakarta: September 1962
PENJUSUN
IRIAN BARAT:
DAERAH dan RAKJATNJA
MENGAPA DISEBUT IRIAN?
Nama Papua ada jang mengatakan berasal dari kata² pua-pua, jang berarti berambut keriting. Demikianlah menurut pendapat itu, asal nama pulau dan penduduk Papua. Menurut A.J. Gooszen kata pua-pua tergolong kata Melaju. Ada pendapat lain lagi jang mengatakan bahwa Papua berasal dari kata Tidore papuha, jang berarti djauh letaknja. Orang2 Belanda ada jang mengatakan bahwaPapua berasal dari kata papuah jang berarti budak. Sudahtentu kata ini bertendens mengadu domba antara suku (divide et impera). Pendjelasan jang lain mengatakan, bahwa pulau² jang disebut papuha oleh orang2 Tidore waktu itu jalah pulau2 daerah Kolano Fat (radja Ampat) : Waigeo, Salawati, Waiga- ma dan Misool. Orang Irian sendiri tidak suka disebut Papua, tetapi menurut ahli² etnografi Belanda, kata Papua itu mendjadi kaprah (lazim dipakai) sehingga memperoleh hak hukum. Penjebutan Papua menurut penduduk Irian sendiri katanja merupakan penghinaan"sebagai djuga penjebutan orang2Alfuru atau Alifuru, jang berarti ,,oranghutan".
Nieuw-Guinea berasal dari penjebutan orang2 Sepanjol
Nova Guinea. Pada abad ke-16 orang2 Portugis dan Sepanjol datang di Irian Barat bagian-Utara. Tepatnja pada tahun 1545 sebuah expedisi jang dipimpin Inigo Ortez dengan ka-
kemudian oleh orang Inggris dipakai dengan New-Guin
dan Belanda menjebutnja Nieuw-Guinee. Menurut pendapat beberapa orang jang berasal dari Iria sendiri, sebagai dikatakan diatas, tidak suka disebut oran Papua. Itulah sebabnja kita setjara resmi, maupun dalam p makaian istilah sehari-hari menjebut pulau dan penduduknj dengan kata Irian. Irian ada jang mengartikan : Ikut Republik Indonesia Am Nederland. Tetapi itu kira2 penjebutan dalam kampanje pe muda² Irian dalam melawan kolonialisme Belanda. Menuru Kasjiepo kata Irian berarti ,sentausa". Dalam bahasa Biak Numfoor kata Irian mengandung dua pengertian : Iri. tanah, An = panas; djadi berarti daerah panas (meman daerah Irian -bagian Utara agak panas). Dalam bahasa Merauke : Iri = angkat atau djundjung sedangkan An = bangsa. Djadi berarti Bangsa jang di djundjung. Dalam bahasa Serui, Irian berarti tanah-tumpah-darah atag tempat kelahiran. Adalagi jang mengartikan Iri = tiang dan An = bangsa berarti tiang bangsa, Betapapun ragamnja kata Irian lebih tepat daripada jang lain2.
LETAK DAN ALAMNJA
Irian Barat adalah bagian timur kepulauan Indonesia, ter- bentang antara 0°19'-9° Lintang Selatan dan 130°55'—141°
Budjur Timur. Pulau Irian dibatasi oleh Selat Torres, se
belah Utara Lautan Pasifik, sebelah Barat Selat Maluku dan
sedangkan disebelah selatan Lautan Hindia.
Udjung paling Selatan Irian Barat berdjarak kuranglebih
hanja 225 km dari udjung paling Utara Australia. Irian merupakan pulau terbesar didunia sesudah Groen- land. Luas seluruhnja (termasuk Irian Timur) adalah 829000 km persegi. Pandjangnja 2400 km, sedangkan lebarnja700 km. Luas daerah Irian Barat menurut angka buku Departe- men Penerangan (penerbitan no. 200) adalah 380.000 km persegi, sedangkan menurut buku Kesselbrenner(Irian Barat wilajah Indonesia penerbitan LEKRA) adalah 413.000 km persegi djadi Irian Timur seluas 416.000 km persegi. Luas Irian Barat dengan demikian hampir 2 kali negeri Inggris dan 11 setengah kali negeri Belanda. Persoalan perbedaan angka luas Irian Barat menurut angka Deppen dan Kesselbrenner ini sangat penting diselidiki, sebab terpautnja demikian banjaknja (413.000 dikurangi 380.000 km persegi =
33.000 km persegi). Sudah tentu kalau Kesselbrenner benar, daerah 33.000 km persegi itu tidak akan kita serahkan kepada imperialis atau karena salah menghitung kita bisa ditjaplok oleh kolonialisme. Ada djuga jang mengatakan bahwa pulau Irian Barat itu nampaknja bergerak ke Timur, sehingga garis 141 deradjat Lintang Selatan itu dalam gambar masih tetap, jang praktis membuat perhitungan luas daerah tidak tepat lagi. Bahan² ini merupakan hal jang perlu diperhatikan oleh ahli2 ilmu bumi dan ahli2 topografi (kartografi) kita. Di Irian Barat banjak sungai2 besar jang baik sekali untuk pembangkitan tenaga listrik. Sungai terbesar adalah sungai Mamberamo, sebagai pertemuan dua sungai, Rauffaer dan Idenburg, jang bermuara di Lautan Teduh. Sungai Mamberamo memiliki banjak airterdjun jang deras arusnja, sehingga hanja dapat dilajari kira² sampai 115km kehulu, 'sungai Digul dapat dilajari sampai 500 km. Jang bermuara ke Selatan adalah sungai2 Digul, Merauke, Lorentz, Kepulauan, disamping sungai² ketjil lainnja. Daerah Irian Barat sebelah tengah, agak memberat ke- utara mempunjai gunung2 jang tinggi. Terkenal gunung Carstenz (tinggi 5030 m) dan gunung Sukarno (biasa untuk
dengan kehendak rakjat Irian.
ngalirkan sungai² jang sebagian besar kepantai selatan.
banjak hewan2 jang berbahaja. Deretan pegunungan dien
merupakan garis horisontal sebagai pemisah lingkungand
rah, dibagi oleh deretan gunung² bersambung kepulau Jap
Biak, Supiori keteluk Saireri (Geelvinkbaai, jang oleh ral Irian disebut Saereri, jang berarti : sai = laut, reri = djal djalan laut). Ini pula sebabnja daerah utara lebih panas tandus. Djazirah Kepala Burung (Vogelkop, oleh pendud biasa disebut : Doreri jang berarti : dore = duri atau gigi ri = lima. Mereka menamakannja Doreri, mungkin kan menurut pendapat mereka tidak seperti kepala burung, te seperti rangkaian lima djari, karena tandjung2 jang pandj diselingi oleh teluk2 Umar, Wandamen, Arguni, Bintuni Etna). Kota2 di Irian pada umumnja belum tua benar, kan intensitet explorasi dan perhatian jang agak lumajan pemerintah kolonial Belanda baru kira2 pada permulaan ab ke-20. Kota2 penting adalah Kotabaru, Serui,- Bosnik, nokwari, Sarmi dipesisir utara; Sorong, Saonek (dekat lau Waigeo),Baho, Kokas, Kaimana dan Fakfak dipes barat; serta Merauke dan Mimiko dipesisir selatan. K lain jang lahir karena politik pembuangan patriot2 Indone adalah Tanah Merah dan Tanah Tinggi. Lahirnja kota2 Irian Barat dimulai dari pembentukan benteng² dan pos2 lisi, jang kemudian ada kehidupan lalulintas ekonomi disa ping sifat administratifnja. Menurut berita, kota2 di In Barat umumnja tidak lebih ramai daripada kota Ambon. K tjuali Merauke kota² tersebut umumnja mengalami kerusaka pada waktu Perang Dunia II. Iklim di Irian Barat termasuk djuga iklim tropis jang 1
bab, jang hudjannja didatangkan karena angin timur,
hingga waktu musim hudjannja berbalikkan dengan daerah²
Indonesia bagian barat. Karena daerah tropis Irian Barat
djuga sangat kaja tumbuh²an. Hampir seluruh daerah pulau
itu tertutup oleh hutan² lebat dengan ragam djenis tumbuh²an seperti: palem (kelapa, sagu, aren dll.), pepohonan djenis nangka, tumbuh²an jang mengandung karet, kapur barus, pohon2 aras, tjendana, pakis dsb. Djuga terdapat rotan, da- mar. Dipegunungan terdapat padang2 rumput jang subur dan baik untuk peternakan. Pantai2pesisir sebagian besar masih merupakan rawa2 jang belum ditundukkan oleh kebudajaan dan peradaban manusia abad ke-20. Disamping itu Irian Barat kaja akan ikan, lautnjapun banjak kekajaan jang berharga sekali seperti mutiara, tripang, kulit biak, kulit buaja (di- sungai dan rawa) dan ikan hiju. Fauna di Irian (margasatwa- nja),dikatakan oleh ahli² ilmu bumi mirip dengan Australia, seperti djenis burung2. Ada binatang bersaku, burung tjen- derawasih, kaswari dan ada ,burung tertawa"seperti kaka- tua dan sematjamnja. Riwajat geologis Irian baik kita per- hatikan, sehingga tahu sebab² seperti itu. Binatang dibagian Indonesia Baratberbeda dengan Indonesia Timur. Dibarat ada gadjah, harimau, oranghutan dan kera jang mirip dengan margasatwa di Asia, sedangkan ditimur mirip dengan Australia. Teori Wallace jang diperkuat oleh Th. Huxley memberikan garis pemisah Fauna-Flora-jang melintang me- lewati Kalimantan, Sulawesi dan garis jangmemisahkan Bali dan Lombok. Tetapi kemudian teori ,garis pemisah" itu banjak ditentang oleh ahli² jang lain, karena tidak berlaku lagi katanja, berhubung sudah ada pertjampuran antara kedua bagian daerah tersebut. Teori ilmu bumi Wallace-Huxley itu djuga akan tertjermindalam beberapa penjelidikan etnologi/ etnografi jang akan kita bitjarakan kemudian. Perlu djuga diketahui, bahwa pulau dibagian Indonesia Barat (Djawa, Sumatra, Kalimantan) terletak diatas Sunda- plat jang dalam sedjarah ilmu bumi semula satu dengan Asia. Dan Irian termasuk kepulauan Aru terletak diatas Sahul-plat sebagai daerah geologisdjenis2 Flora-Fauna Australia.Sekali lagi, teori2 jang memberikan garis pemisah demikian akan
budaja jang nanti sedikit kita bitjarakan.
Di Irian Barat kita temukan sumber² pertambangan ema
batubara, chroom, tembaga, perak, minjak tanah, besi, nikk
asbes, marmer, uranium dll. Expedisi dan explorasi di Iria
Barat sebelum perang belum djauh merambah daerah ped laman, sehingga masih banjak daerah² jang belum· kita k tahui, Pulau Irian Barat dapat dikatakan masih ,,utuh k kajaan alamnja". Belanda sendiri jang sudah menguasai be puluh² tahun belum djuga tahu benar daerah tersebut. Pe buatan² peta jang agak baik baru kira² pada tahun 191 Umumnja pengetahuan tentang Irian Barat masih terbab
pada daerah² sekitar pantai. Selama Perang Dunia II ber-
kobar, banjak tentara dan penduduk terpaksa masuk kepe-
dalaman Irian Barat, tetapi mereka bukan bermaksud explo- rasi, sehingga baru merupakan tjatatan². Memang Irian me-
rupakan pulau kaja raja jang mengandung banjak harapan,
djika diusahakan dengan tjara modern. Dari sudut ini pula, kaum neo-kolonialis mengintjar dan berusaha ,,main" untuk masuk ke Irian Barat. Baiklah hal ini kita bitjarakan dalam bab arti ekonomi dan strategimiliter Irian Barat nanti. Irian Barat dikelilingi oleh pulau² jang penting kita kenali :
- disebelah Barat dan Barat-laut terdapat:
a. pulau Misool atau Batan Me. Bagian Timur pulau itu adalah tanah pegunungan; puntjak tertingginja antara 300 sampai 400 m. Gunung2 itu sulit didaki karena bentuk dan londjong-mentjuram. Keadaan Fauna-Flora seperti di Irian. Penduduknja masih dalam ting- kat alamiah. Hasil terbanjak dipulau itu : tripang, siput dangomcopal(agathis alba).
b. Pulau Salawati, salah satu dari pulau2 jang termasuk daerahKolano Fat (Radja Ampat) dipisahkan oleh selat Galewo dari pulau Irian, jang lebarnja kira-kira 2 mil, tetapi dibagian utara 10 kali lebarnja jang mem~ punjai pulau2 ketjilbanjaksekali. Dipesisirterdapat kampung2 jang dikepalai oleh radja2. Pengaruh Tidore disitu sangat kuat. Penduduknjapun kebanjakan ber- asal dari daerah Halmahera dan Tidore jang pada umumnja beragama Islam. Hasiljang terbanjak jalah: ke'apa, tripang, dan kulitbiak. Pul 1 Waigeo atau Batan Wage adalah pulau ter- besar dari kelompok pulau2 Kolano Fat.Dibagianba- rat pantainja tjuram sekali, jang kadang2 sampai men- tjapai tinggi 500 m. Pulau ini mempunjai banjak teluk², sehingga pulau ini hampir terpotong oleh teluk Tip Madjalabit jang djauh menjurukkedalam. Muara teluk itu sangat sempit, tetapi makin kedalam makin lebar. Dalam teluk itu bermuara sungai Siam (lebarnja 50 m)
jang amat deras arusnja. Sungai lainnja jalah W
alamiah djuga. Keradjinan tangan agak lumajan
perti pembuatan patung2 burung, buaja, rumah sendjata. Hasil terbesar adalah sagu, kulitpenju, tripang berdjenis-djenis kulitbiak. Djuga mereka mena njam tikar dan membuat gelang2 tangan dari kul biak. Pesisir utara dilingkungi pegunungan kapur ja, tingginja melebihi 300 m. Pesisir timur agak rend berawa-rawa jang menghasilkan sagu'dan kelapa. a1
- Pulau² didaerah teluk Saireri:
a. Numfoor daerahnja rendah, ketjuali bagian barat agl ber-gunung2 batu. Pulau itu dilingkari pesisir karat setinggi 60m.@ Menghasilkan djenis2 katjang dan djagung. Dilab01 terdapat kulitbiak.
b. Pulau Wiak atau Biak dengan ibukotanja Bosnik jali pulau terbesar dalam kelompok kepulauan Schou Antara pulau Supiori denganibukotanja Korido pulau Biak dipisahkan oleh selat Soren 'Dido. P ini agak rapat penduduknja jang disebut suku I Numfoor. Hutan2nja kaja pohon2 sagu. Matape rianlainnja menangkap ikan.
c. pulau Japen atau Jobi, jang diatasnja membudjur
barisan gunung jang tingginja sampai 700 - 1000
Kehidupan pokok sebagai nelajan. Mereka sud
membikin periuk dan barang tembikar lain dari tan
liat memerah. Kota Serui dipulau ini semasa revolt
mendjadi tempat pengasingan Dr. Ratulangi di
or
Silas Papare djuga berasal dari pulau itu. Hasil te
besar gomcopal dan siput.
tiara, ikan hiju, djenis ikan jang disebut ikan dujun
Kota2 Tual dan Dobo achir² ini makin berkembang.
PENDUDUK DI IRIAN
Djumlah penduduk di Irian ada berbagai angka sbb.:
Menurut Menlu Dr. Subandrio dalam pidatonja di PBB
pada tahun 1961 djumlah penduduk di Irian Barat 700.000
orang. Pendapat Menlu Subandrio itu bersamaan dengan angka Dr. Korn. Menurut buku Kesselbrenner penduduk Irian Barat diperkirakan 1 djuta orang. Banjaknja penduduk dalam bilangan pukulrata jang di- iami tiap km persegi sebenarnja sukar ditentukan, karena ituasi daerahnja. Tetapi kalau kita djumlah luas tanah (kita bil sadja 413.000 km persegi) dan mempunjai djumlah enduduk kuranglebih 1 djuta, maka dapat dilihat bahwa jumlah penduduk tiap km persegi masihsangat rendah, jaitu sekitar 2,5 (dua setengah orang) setiap km persegi.Hal ni bisa kita mengerti kalau di Maluku djumlah pukulrata penduduk kira" seorang dalam tiap8,7 ha. Baik Irian mau- un Maluku, tergolong daerah jang penduduknja. sangat pis, sehingga akan timbul persoalan tenaga manusia (man- ower) (untuk situasi garis besar di Maluku dapat dibatja alam tulisan ,,Dari Daerah 998 Pulau"). Daerah² Biak, Supiori, Japen dan Numfor, jang walaupun anahnja tidak demikian subur, penduduknja tergolong agak ebih padat, jaitu rata2 80 djiwa setiap km persegi. Diantara orang2 pendatang sebagian besar bekerdja se- agai buruh dimaskapai Sorong, jang lainnja bertebaran juga dikota-kota lain seperti dikepulauanKolano Fat, Ma- okwari, Kotabaru, Fakfak, Babe, Merauke dll. Pendatang tu umumnja dari daerah Sulawesi, Ternate-Tidore, Maluku engah dan Selatan-Tenggara. SedjakIrian Barat mendjadi erah sengketa timbul istilah ,,amberi"atau pu-anim" jang 'tudjukan kepada orang2 pendatang. Perkataan itu berarti rang asing" jang berpakaian. Kolonialisme Belanda meng- unakan kata itu untuk memetjah belah serta memburu-buru rang2 pro-Republik Indonesia. Sebenarnja bagi rakjat Irian ang paling disebut amberi" dan atau ,pu-anim"adalah rang² asing kolonial. Seperti kita ketahui bahwa pada zaman
duapertiga penduduk jang tinggal dipedalaman masih hi
dalam keadaan alamiah, belum -atau tidak merasa dipe
oleh kolonialisme Belanda, tetapi kedudukannja mendja
isolasi, karena kekuasaan kolonial mengontrol daerah² Dari sudut ini djuga pentingnja, dalam menghadapi angan Irian selandjutnja mengkombinasikan perhatian d pesisir dan pedalaman. Pada umumnja oleh etnograf2 daerah Irian dibagi djadi tiga kategori sbb.: daerah pesisir, daerah sepan sungai jang bisa dilajari dan daerah pedalaman. Baiklah ambil tjontoh pendapat A.J. Gooszen jang mengatakan wa'di Irian penduduk didaerah pesisir itu setengah no (mengembara), ditepi-tepi sungai nomadis (sepenuhnja ngembara) dan dipegunungan bertempat tinggal tetap. kira kategori ini perlu mempertimbangkan faktor2 jaitu hubungan sosial-ekonomis, disamping aspek produktif. Dari sudut pengaruh kapitalis dapat kita berikan kat daerah jang sudah dipengaruhi oleh pertukaran dengan pertukaran-uang, daerah jang mengadakan pertukaran ngan orang luar setjara in-natura, dan daerah jang se nja terisolasi dan alamiah (atau hampir tak ada hub dengan orang luar). Sebab faktor inipun akan mempengat proses kehidupan rakjat menurut kategori² tersebut. Pal tepat kita kombinasi keduanja, dengan mengingat varia dan nuances daripadanja. Dengan demikian kita kombina kan pengkategorian geo-produktif-ekonomis. Adalagi pen lompokan jang tidak djelas dasarnja, apakah berdasark ethno-politik ataukah administratif sbb. : jaitu daerah Uta Baratdan Selatan. Daerah Utara dibedakan lagi antara p duduk 1) sekitar teluk Saireri (Geelvinkbaai) 2) pantai Ut dan teluk Humboldt. Sedangkan daerah Selatan dibedakt
Baai) 2) pantai Barat antara Ottakwa dan teluk Etna.
api kiranja pendapat² tersebut baik diadjukan untuk bahan²
ertimbangan selandjutnja. Didaerah-daerah pesisir menurut tjatatan 1950, djumlah enduduknja sbb.: : 299.616
- sukubangsa Irian
| 2. sukubangsa lainnja | (dari luar Irian) | 10.695 |
|---|---|---|
| 3. golongan Eropa | 8.516 | |
| 4. golongan Timur Asing | (vreemde Oosterlingen) | 2.622 |
321.449orang
Menurut tjatatan penduduk tahun 1953 :
- sukubangsa Irian jang terdaftar : 262.609
| tidak | tidak djelas 129.000 |
|---|---|
| perempuan | 4.567 |
| perempuan | 6.472 |
- sukubangsa lainnja
8.673
3.golongan Eropa laki²
8.587 - golongan Timur Asing laki² Dengan demikian angka jang tidak menjebutkan djumlah
sukubangsa dari daerah² Indonesia lain berdjumlah seluruh- ja 413.908 orang. Mungkin tidak disebutkannja djumlah benduduk sukubangsa dari daerah² lain itu, erat hubungan- ija dengan pengusiran dan penangkapan2 patriot2 jang ber- djuang aktif melawan kolonialisme Belanda. Tetapi pendapat tu hanja perkiraan sadja. Ada beberapa berita jang menjebutkan ditransmigrasikan~ nja golongan Indo sampai sebanjak 12.000 orang (tetapi hal ini. kurang terang benar). Sedangkan kalau ditambahkan. dengan mengalirnja tentara Belanda achir2 ini, pada waktu² hangatnja sengketa, hampir mentjapai 10.000 orang. Sudah tentu tjatjah-djiwa itu, tidak akan mentjapai penduduk jang djauh dipedalaman, sehingga mirip dengan pentjatjah dji- waan didaerah pesisir dan daerah sungai jang dapat ditjapai.
Irian, karena mereka adalah pendjadjah Irian.
dah pasti majoritet anti-kolonial). Mengenal komposisi
duduk memudahkan petugas2 RI jang bekerdja disana. A ka² jang tidak lengkap tersebut diatas bisa digunakan sem tara sambil mengadakan observasi lebih landjut. * * Irian terletak dalam daerah-peralihan antara lingkum kebudajaan Indonesia dan Melanesia, karena itu terdapa pengaruh? dari kedua ras jang mendiami kedua lingkum kebudajaan itu, jaitu jang biasa disebut rasMelaju dan Melanesia, bahkan terdapat djuga pengaruh ras Poline Banjak teori² baik bersifat, anthropologi fisik, anthropo budaja, filologi, archeologi, geografi, musik dll. dalam s ini, jang akan kita gambarkan setjara singkat dengan me ambil berbagai bahan seperti dari buku2 Dr. Kuntjaraning Dr. Postma, Dr. Blonk, Harold Sterling, Galdwin dll., ja sudah tentu hanja merupakan bahan2 pelengkap jang pe kita udji kembali setjara penjelidikan ilmiah sedang masalah kedudukan raljat Irian sendiri, kita tidak usah libatkan diri dalam teori ras, melainkan harus melihatnja teori nasion jang berlaku dalam abad ke-20. Dengan d kian diharapkan tidak ada keragu-raguan akan kebena sikap Rakjat dan Pemerintah Indonesia, bahwa Rakjat Im —pulau Irian Barat adalah sebagian dari nasion Indonest
A.J. Gooszen mengatakan, bahwa asal-usul sukubang
Irian sulit dikatakan. Kebanjakan berasal dari MelanesF
namun mereka sebenarnjalah merupakan type tersendiri, da
pesisir sampai gunung pedalaman.
Postma, disebutkan termasuk Melano Dormen, tetapi dalam
jorak lain (mirip dengan pendapat A. J. Gooszen). Djika kita lihat sepintas lalu, katanja, mereka serupa dengan orang² negro di Afrika jang berkulit hitam, rambut keriting, tetapi bentuk kepalanja lebih mirip dengan orang2 Melanesia, jang berkepala agak lebih ketjil dibandingkan dengan orang Negro. Orang Irian Barat sebenarnja berambut tjoklat kehitam- hitaman. Menurut Postma, orang2 itu berasal dari Lautan Teduh, datang menjusur pantai utara sampai sungai Mam- peramo. Mereka membentuk keturunan dan mendjadi pen- duduk Irian jang kemudian disebut Irian Melanesia (pendu- duk Indonesia bagian barat berasal dari ras paleomongolide, ang kemudian menetap di Indonesia djelas asal-usul bangsa tidak dapat dipakai untuk menetapkan nasion SA). Pengaruh dari Polinesia djuga sampai kepulau itu, karena pertjampuran, mendjadi Irian-Polinesia seperti orang2 jang inggal di Port Moresby berkulit agak keputih-putihan, karena orangPolinesia menurut teori Ralph Boals dan Harry Hoyer termasuk ras Caucasoid (seperti orang2 Wedda di ndia dan Srilangka dll.). DidaerahDoreri (Kepala Burung) dan dipantai sebelah barat njata sekali pengaruh Indonesia dengan type2 Seram, Ambon, Flores, Alor. Mereka itulah ang dalam istilah etnologi disebut Malayo-Melanesian (Me- ayu-Melanesia). Djuga ditemukan type Malayo-Polynesian Melaju-Polinesia). Proses itu djuga merupakan unsur fisik biologis) jang membentuk suku Irian sebagai hasil tjam- ouran suku2 disekitarnja. Sudah sedjak lama sekali orang² dari Indonesia Barat datang di Irian Barat lewat teluk Bin- uni (Mac Cluer) jang akan djelas sekali kita temukan lalam buku Dr. Van Leur pendjelasannja. Orang2 suku Irian dipesisir umumnja berbadan tegap2, besar perawakannja, berotot atau memiliki tangan pedjal, edangkan dipedalaman lebih pendek² seperti suku Kaupaku tau dalam istilah etnologi biasa dinamakan pygmea (orang. endek). Jang disebut golongan Kaupaku misalnja suku² Ekari dan Moni didaerah sungai Uta, suku Dzjungunu dan Jabi di-
cm (Dr. Blonk). Penjelidikan L. Posipil didaerah ini
segi antropologi fisiknja, melainkan segi aktivitet huk
(adatnja) dalam bukunja (The Kapakau Papuans and t
Law). Dikabarkan bahwa tidak semua penduduk pegunun kerdil2, ada djuga jang normal seperti suku Waghi-wa (Azas-azas Ilmu Bangsa — Mr. Ali Basja Lubis). Dj tentang keramahan orang pegunungan ini disebutkan
A. J. Gooszen jang mengatakan bahwa ketika ada or dari pesisir jang tersesat didaerah pegunungan, orang tidak dibunuh oleh orang gunung itu, bahkan dipelihara b Penduduk asli Irian jang bukan tjampuran (bukan tj puran Melanesia, Polinesia ataupun Melaju) disebu orang kaja-kaja jang mendiami pantai selatan, ditepi s Marau dan Kumber. Tentang istilah kaja-kaja itu, sering tjampur aduk dengan penduduk jang tinggal ditepi-tepi su didaerah bagian selatan Irian Barat, jang disebut kam kambas. Menurut buku Mr. Ali Basja Lubis (djuga Rijoatmod suku kaja-kaja itu dibagi atas anim-anim, misalnja : Mari anim, Pantja-anim, Maki-anim dan Bajam-anim. Di Barat daerah Doreri djuga banjak ditempati orang Irian jang disebut Irian Mention. Daerah Saireri suku Irian runggaleh. Suku Waropen disekitar teluk Saireri, menurut penjel an G.J. Held dikatakan bahwa suku tersebut masjaraka dibagi dalam kelompok kerabat patrilineaal, jang disebut Dengan demikian didalam masjarakat itu ada dua phr dan empat Da. Proses garis patrilineal disini nampak p perkembangan jang lebih tinggi dari masjarakat jang s nuhnja primitif. Diterangkan oleh Held, bahwa hubun phratry jang dua itu diatur menurut hubungan tinggi-ren Phratry jang tinggal dihilir merasa lebih tinggi daripada j dihulu (udik). Karena adanja hubungan seperti itu se tara kedua phratry itu.
Menurut pendapatku, djelas pengaruh hubungan ekonomis antara kedua phratry tersebut. Phratry jang dihilir merasa lebih tinggi, karena merekalah jang menguasai lalulintas dengan dunia luar, sehingga praktis pertukaran dengan dunia luar phratry hilir jang memegangnja. Kalau proses ini lebih djauh akan bisa terdjadi seperti hubungan antara Demak da Madjapahit. Didalam buku Dr. Kuntjaraningrat (Metode Anthropolo- gi) disebutkan adanja pemudjaan dewa2 jang terdiri dari se- orang goddelijke bedrieger. Oleh karena itu teori Held jang mengatakan bahwa hubungan seperti, lahir karena proses ,,afbrokkelingdan hergroepering" sangat lemah, sebab lebih tepat kalau dilihat perkembangan ekonomisnja disamping unsur2/faktor²lainnja. Suku Kupakau menurut penjelidikan L. Pospisil, jang me- nekankan pada penjelidikan hukum (adat). Ia berhasil me- ngumpulkan 121 aturan² adat, jang dalam 176peristiwa ha- nja 87 jang diputuskan menurut aturan2 itu, sedangkan se- paronja diputuskan menurut kebidjaksanaan orang2 jang ber- kuasa sehingga peranan jangberkuasa nampak berkem- bang lebihmenentukan. Dari bahan itu nampak proses makin berkuasanja kepala² kelompok kerabat, jang mungkin men- dekati embryo perbudakan atau feodal. Tetapi halitu perlu diobservasilebihlandjut. Suku Marind-anim (orang2 dari sungai Mare) misalnja terbagi dalam dua bagian besar. MenurutSuharto Rijoatmo- djo masing2 terbagi dalam boan2, jaitu kelompok totem jang mempunjai nama tertentu. Tiap boan terdiri dari beberapa clan. Faham demikian adalah faham totemisme. Kedua bagian itu jalah :
- Geb-Ze terbagi atas boan² terpenting : 1. pisang dan 2. kelapa.
- Samire terdiri atas 4 boan jang exogam:
a. boan : kaswari dan kauwerawet (Kanguru, Burung Elang)
b. boan : sagu, tanah liat
c. boan : babi.
hubungan. Suku Manus menurut penjelidikan R. F. Fortune:
mereka muljakan dengan menjimpan tengkorak kepala d nenekmojang mereka. Tengkorak itu mereka gantungh pada tiang2 rumah bersama dengan benda2 jang lain ja mereka muljakan, seperti obat2an dan tolak bala lainnja. K luarga itu pertjaja, bahwa dengan adanja tengkorak ja disimpan itu, ia telah mempunjai wakil dialam gaib jang ak selalu mendjaga dan memberikan kebaikan2 kepada anggot keluarganja. Sudah tentu arwah itu disamping menolon djuga menghukum mereka jang melanggar peraturan. Suku Bian-atas menurut Paul Wirz disebutkan tjara men hukum orang berzina dengan disuruh melewati papan diata lobang dan kemudian disentakkanlah papan itu sehingga terhukum tergelintjir kedalam lobangdan ditimbuni. Suku Imo menurut Van der Kolk jang djuga menjebutka penghukuman orang zina dengandidorong kedalam loban dan dilempari serta ditimbuni (bandingkan dengan tjar menghukum orang zina dinegeri Saudi Arabia jang djug sering dilakukan waktu2 bulan Djulhidjah). Disamping itu masih ada suku2 lain seperti : Suku Amberbaken didaerah pegunungan pesisir utara an tara sungai Kasi dan Waar Mangen. Mereka sudah menge nal tjara menanam padi. Mereka tinggal dirumah-rumah besa bersama-sama. Suku Andai mendiami. bagian timur laut daerah Dore (Kepala Burung). Pada umumnja keadaan suku ini aga susah karena daerahnja kurang menghasilkan. Suku Arfak dipegunungan Arfak dekat Manokwari. Jang spesifik pada mereka adalah pada waktu berdjalan selali membawa tangguk jang disirat dari serat pandan atau kulitnja Suku Numfoor, jang oleh G. J. Held disebutkan bagaimana mereka menghubungkan kepertjajaan arwah nenekmojang dengan pemudjaan tengkorak jang dibawa naik perahu djika
=Miargone
Sanggan Sotog Roy
Noordwest dekat Flamingo. B
Suku Tapiro disekitar Wamberi atau Mamberini dd
sungai Mimika, bertubuh pendek-tegap dan bermata tad Mereka menanam tembakau dan mengisap pipa jang d k dari bambu. Djuga membuat alat2 musik dari bambu. S Tapiro bertempat tinggal dipantai Selatan Selat Prind Marianne sampai ketapalbatas Irian Timur.. Suku dipegunungan Misool bertubuh sedang, tegap, ram keriting, tulang pipi lebar, tjupinghidung lebar, alis te kulitsawomatangkehitam-hitaman. Suku sekitar Kotabaru pada umumnja tegap dan se Mereka melakukan sembahjang Karwari". Didepan rum Karwari", jang besar dan bagus — terdapat panggung le untuk melakukan tari upatjara. Tariannja umumnja S perang. Mereka menggunakan suling-sutji menurut P waktu dan sifat upatjaranja. m Mereka terkenal peramah, murah hati dan keras kemd annja. Keramahannja akan nampak sekali djika kita bersik B ramah terhadap mereka. b Diteluk Bintuni (Mac Cluer) kita djumpakan suku pep duduk jang berambut keriting, berbadan tegap dan sedad Atas pengaruh agama Islam adat mereka agak berubah, m kipun bertjampur dengan kepertjajaan lama. Sukubangsa jang tinggal disebelah barat semenandje Van den Bosch belum banjak bergaul dengan dunia lue Mereka biasanja ramah. Hampir setiap laki² disitu bertjat
bang dan berbulu, sehingga mendjadi hiasan tubuhnja jar
sedang. Mereka mengenal pertanian huma dan memeliha babi.
Suku Motu terkenal membuat belanga² jang indah.
Suku Irian jang berdiam disepandjang sungai Merauke
dan Kumbe termasuk daerah jang padat penduduknja. Dae-
rah itu daerah penuh malaria jang banjak meminta korban. Penduduk jang tertebar didaerah Kolano Fat dan sepan-
djang pantai barat tidak lagi tampak djelas tjiri fisiknja, ka-
rena sudah melakukan perkawinan² dengan suku2 Tidore, Bugis, Ambon, Seram dan Makasar. Mereka jang tinggal didaerah pantai pada umumnja memeluk agama Islam. MenurutDeppen pembagian penduduk berdasarkan lingkungan adat dan bahasa adalah sbb.:
- lingkungan sekitar kepulauan Radja Ampat jang meliputi pulau² jang terletak didjurusan barat-laut, seperti kepulauan Radja Ampat, djuga sebagian pantai barat-laut.
- lingkungan teluk Saireri (Geelvink)dan sekitarnja.
- lingkungan dari tandjung d'Urville sampai ketapalbatas Timur.
- lingkungan pantai barat Tandung v/d Bosch sampai ta- palbatas Timur. Demikianlah sekedar gambaran tentang bermatjam-matjam suku di Irian Barat jang djumlahnja katanja tidak kurang dari 200.Beberapa hal tentang adat penduduk di Seram Timur seperti jang pernah diselidiki oleh Duyvendak dapat diperhatikan djuga, karena letak Seram Timur dan Irian Barat sangat berdekatan. Disamping itu perlu diingat bahwa bahan² etnografis dalam brosur ini umumnja ditulis sebelum Perang Dunia II, sehingga mungkin sudah ada perubahan disana-sini.
C
V in KEHIDUPAN DAN KEBUDAJAAN C
butuhan hidupnja. Djuga faktor hubungan lalulintas dan tukaran dengan dunia luar banjak memberikan pengaruh hadap perkembangan masjarakat itu. Itu pula sebabnja fa komunikasi sangat penting dalam membina kesatuan dj jang akan dinjatakan dalam wudjut kebudajaan. Ditepi-tepi pantai dan sungai2 jang bisa dilajari su tentu dimungkinkan untuk adanja lalulintas pertukaran, hingga meskipun sifat ekonominja belum seperti dalam st memproduksi barangdagangan (waren produktion) na pertukaran itu memberikan kemungkinan² baru. Ditepi sungai mereka sudah mendjadi biasa mengadakan pertuka barang, jang pada umumnja dilakukan in-natura seperti: merah, tjermin, hiasan2 kerang, botol kosong, kaleng kost dan jang paling disukai kampak besi jang baik kwalitet Dipantai-pantai dekat kota sudah tertekan pengaruh pe karan dengan uang sampai batas tertentu. Sjarat2 alam pada mereka berbeda-beda, karena alamiahnja masih menguasai struktur kehidupan, maka itu kebudajaan mereka. pada umumnja jang mendjadi tjap (stempel) kehidupan Penduduk ditepi pantai dimungkinkan untuk mengump kan kelapa, sagu, ikan dan binatang lain serta perbur menghasilkan kaswari, tjenderawasih, kangguru, babi binatang berkantung. Penduduk relatif agak enak hidup sehingga memberi kemungkinan untuk memperindah diri
perti menghias tubuh serta berkenalan dengan kemadjuan2
para pendatang dari daerah lain. Penduduk ditepi-tepi sungai agak kedalam akan lebih sulit mendapatkan kelapa, sagu, dan disebabkan arus sungai deras ikanpun lebih sedikit diperoleh. Djuga binatang2 kaswari, kangguru, kakatua, binatang berkantung relatif lebih sedikit, sehingga kehidupan lebih sukar dan memaksa penduduknja berpindah-pindah tempat, karena tehnik belum dikenalnja. Kemungkinan untuk mempersolek diri, memperindah rumah djuga lebih kurang karenanja.
X e
dan memelihara ternak sebagai persediaan.
kita sekarang, melainkan sifat alamiah dan tanpa tehnik lah jang mendjadi sumber perebutan sumber penghid itu hukum jang kuat mengusir jang lemah berlaku an kelompok satu dengan kelompok jang lain. Ini djuga menjebabkan seakan-akan sifat tjuriga atau dilanda ba dengan muntjulnja orang lain dari kelompoknja. Dalam hidupan alamiah hal itu adalah wadjar, tanpa pretensi njebut mereka ,liar", ,,mengerikan", ,,biadab" dan semat nja. jang oleh kolonialisme dipakai untuk mengadu su bangsa satu dengan lainnja. Bagi kita hal itu merup tantangan tanggungdjawab! Tanggungdjawab terhadap bagian dari nasion kita, jang akibat kolonialisme, masih lam tingkat kehidupan alamiah. Sikap ini kiranja perta tama jang harus diambil, jaitu sikap tanggungdjawab de ketjintaan untuk membebaskan mereka dari keterbelakan
Atas dasar itu pula akan lebih memungkinkan untuk me
hindarkan salah faham dengan penduduk, jang djustru
bela, jang djustru sedang berdjuang untuk membebaska
engan tulang atau kulit kerang. Bukankah sekarang kita
arus segera meningkatkan mereka kezaman besi, bahkan
aman badja dan tehnik modern? Ini tidak mungkin dengan ikap vulgar dan mentjemoohkan, dan kembali lagi kesuatu
engertian dan tanggungdjawab. Untuk mentjapai tingkat lebih tinggi perlu ditjiptakan sja- at-sjaratnja. Dalam keadaan sekarang, persendjataan dise- elah selatan menggunakan busur besar dari bambu dengan jung dari nibung, atau dari tulang atau kukukangguru; djung sendjata lain dengan menggunakan kuku kaswari, enggada batu untuk memukul musuh atau buruannja serta isembelih dengan pisau bambu. Alat² untuk keamanan diri enggunakan perisai jang dipasangkan dibagian atas badan- ja terbuat dari anjaman rotan seperti diketemukan disekitar igul. Bentuk² selubung lengan, tutup leher dan seperti topi ,badja"dari rotan merupakan tehnik mereka untuk melin- ungi diri dari serangan tiba². Sudah tentu didaerah jang dah menggunakan udjung panah besi dll. alat pelindung ri seperti itu mendjadi berkurang artinja dan ditanggalkan an bentuk perisai diri akan berubah djuga. Dan itulah hu- ungan tehnik dan kebudajaan. Tjara menggunakan alat untuk berburu djika jang diburu tu burung atau binatang lemah, maka udjung panahnja tum- ul sehingga mematikan tetapi tidak menghantjurkan hasil uruannja (dalam hal ini mereka lebih pandai, karena zaman erilja kita pernah menembak burung ketjil dengan karaben, gga jang kita peroleh hanja sebagian bulunja jang be- erbangan !). Penangkapan ikan dipantai selatan mengguna- an djala dan dilakukan oleh perempuan, sedangkan laki² enggunakan panah bermata banjak. Dirawa-rawa mereka ering menggunakan djenu (obat dari akar jang memabukkan kan). Dipantai barat mereka menggunakan djala, panah ermata banjak, tombak berudjung banjak dari tulang atau esi, tidak hanja untuk menangkap ikan ketjil dan sedang, ahkan djuga untuk menangkap kura² besar dan ikan rak-
5.90
Pengertian pertanian (lebih tepat pertanaman) buka dalam pengertian seperti di Djawa, melainkan hanja sek dan sederhana sekali. Mereka lebih tjenderung mentjai jang sudah disediakan alam daripada menanamkan ses sesuai dengan alamnja. Dipantai selatan mereka telah nanam tembakau, labu, semangka, tebu dll., mungkin ka Kita dapat membajangkan pertanian di Irian Barat, djik Seram Tengah sadja mereka menanam sesuatu tanpa disi dan dipelihara sesudah ditantjapkan. Di Maluku sistim h masih menguasai pertanian, djadi kira2 di Irian Barat set
graduil setingkat atau dua tingkat lebih rendah tjara
Djuga mereka menanam pisang, keladi, papaja dan palawi
Binatang piaraan umumnja babi dan andjing. Persoalan
nah, setiap kelompok, setiap kampung, menetapkan dae
athja sendiri selama tidak didesak oleh kelompok jang lain. Djika ada perkebunan, pengertiannja seperti didaerah Ma- quku, jaitu tanaman umur pandjang. Daerah² itu diberi tanda jang disebut dalam istilah etnologi ,pamali" atau ,tabu". Tanda2 batas tanah misalnja dengan tali atau dengan daun-sagu dll. Siapa melanggar akan terkena bala, penjakit, bahkan sampai kematian, demikian kepertjajaan mereka. Keadaan seperti itupun kita temukan di Seram dan berbagai kepulauan jang lain. Bagi suku-pengembara (nomaden) soal batas daerah kurang berarti dengan sendirinja. Makanan mereka diambil dari bahan² sagu, kelapa, pisang, sukun, daun² muda, buah2an serta_ikan, daging. Didaerah selatan pemasakannja ditempurung kelapa tidak piasa. Mereka masak makanan mereka dengan proses peng- gunaan daun pisang atau daun sagu dengan dikukuskan. Daging, ikan dan sagu dipanggang. Memanggang adalah jara jang ladjim di-daerah² tepi sungai dan pegunungan. Dibagian Barat Irian serta didaerah Saereri memasak de- gan menggunakan periuk. Di Dore, Tanah Merah dan pantai Utara periuk2nja dihiasi dengan motif2 binatang jang wagus sekali, jang dilakukan oleh anak2 muda di Karaweri. Tungku² pemasak dari batu didatangkan dari Maluku. Di-Haerah selat Bintuni dan Saereri alat2 sematjam itu sudah nereka bikin sendiri. Djuga mereka menggunakan tjukit dan seperti senduk. aMinuman diselatan airtawar dan terkadang airkelapa muda. Didaerah jang airnja kurang baik minum airkelapa mendjadi lebih banjak, Dikepulauan dan didaerahDoreri serta dipantai Saereri membuat tuak sagu, aren atau nipah. Akibat2mabuk kadang2 menimbulkan hal2 jang heboh atau pembunuhan. Makan sirihpun banjak didapati. Pohon sirih banjak di- emukan. Bahkan diselatan mengunjahkan sirih untuk orang ain merupakan suatu penghormatan, jang kunjahannja itu iberikan kepada orang jang dihormatinja, terutama untuk orang2 tua jang sudah tidak bergigi lagi. Merokok tersebar djuga di Irian. Didaerah Selatan menggunakan pipa bambu serta menjedotnja pandjang2 sampai
mabuk dan tak sedar lagi. Begitulah penjedotan dilakuk berganti-ganti. Didaerah Saereri dan Bintuni pipa²nja le ketjil. Ada djuga jang dilinting dengan daun seperti rok Didaerah utara dan barat tempat tembakau banjak jang hiasi. Pengenalan api dengan korek belum lama. Sebel mereka membuat api dengan menggosok-gosokkan kaj ring dengan berbagai matjam tjara. Sampan² mereka banjak jang dibuat dari satu pohon, Ottakwa sudah menggunakan lajar ketjil2an jang dibuat daun pandan atau sagu (hal demikian djuga bisa kita dj pai di Maluku). Format jang lebit besar kita djumpakan utara dan barat. Djuga dajung2 digunakan seperti di Mal DidanauSentani mereka membuat sampan2, ketjil jang rin seperti ,,kajak" pada orang Eskimo untuk satu orang. djuga jang lebih besar untuk suami-isteri dan mengang hasil² hutan dll. Tentang situasi dan bentuk rumah adalah ber-matja Dipantai selatan ditepi dinding2 ditaruhkan bale2 untuk tid Laki2 dan perempuan terpisah tempatnja. Dalam ruang l dibagian tengah ditaruhkan rumput2 kering sebagai tem tengkorak² jang dikajau, diatas bale²nja digantungkan tem panahnja. Diruang wanita terdapat djala2 serta alat rum tangga. Terkadang kita djumpai rumah untuk ,tamu" j tidak mendapatkan tempat diruang laki2. Ditempat-tem lain seperti dikebun kelapa atau daerah perburuan mer membuat gubuk2. Didaerah pedalaman orang2 mendirikan rumah tidak dinding. Dipulau Prins Hendrik bentuk rumahnja sep sarang tawon dengan satu pintu. Diba aman, sukar ditjapai, bisa melihat kemana-mana. pang dibawa djika berpindah tempat.
Ketjuali diselatan, tanah rumahnja dilapisi daun²an atau
anting2 kaju, Didaerah Onin (dalam Negarakertagama di-
ebut Wanin) dan disebelah selatan teluk Saereri rumah2nja
ebih mirip dengan di Maluku dan Seram. Didaerah Doreri.
umah² diatas pohon. Ditempat lain didaerah Doreri didjumpakan rumah dengan atap seperti kura2 dengan satu pintu untuk menjimpan pe- rahu dan untuk tempat perapian. Sepandjang pantai utara dan dikepulauan sekitarnja rumahnja djuga mirip di Seram, sedangkan disebelah agak ketimur atapnja berbentuk pira- mida. Dikampung-kampung itu djuga didapati tempat untuk kaum laki2 jang perempuan tidak boleh masuk. Dipegunungan rumah² beratap bulat. Didaerah suku Jabi atapnjaterdiridari dua sisi segi empat. Bahan2 rumah umumnja dari bambu, kaju, gaba2(pelepah sagu), dengan atap rumbia atau pandan atau daun² lainnja. Untuk orang² jang akan kawin dibuatkan rumah diluar kampung sebelum perkawinan. Anak2 muda djuga tidak diperbolehkan tidur dirumah pohon dipantai selatan. Didaerah Saereri dan Humbóldt terkenal rumah-karaweri jang bagus. Banjak jang mereka hiaskan dengan motif2 binatang atau jang lain. Wanita tidak diperbolehkan tinggal ditempat anak² muda. Soal pakaian djuga berbeda-beda, Dipesisir umumnja sudah memakai sarung baik laki2 ataupun wanita, sedangkan dikota- kota pakai tjelana. Djika kepedalaman mereka masih memakai tjawat dari kulit kaju. Tjawat di-daerah² djuga sebagai per- tanda bahwa orang itu sudahkawin. Bagi añak² telandjang bulat. Umumnja jang sudah kawin banjak hiasannja. Bagi wanita atau laki2 jang sudah kawin diberbagai daerah me- radjahi tubuhnja (tatoeage menghiasi dengan di-tusuk² ataujang lain). Djuga menggunakan taring dihidungnja jang dilubangi terdapat diberbagai tempat. Penggunaan topi, pe- risai, hiasan tubuh banjak variasi. Didaerah Mamberamo laki2pakai topi seperti kalo, sebaliknja didaerah sungai Bensbaoh hanja bertjawat sadja tanpa hiasan2 lain. Orang pegunungan hanja bertjawat serta djuga lebih miskinhiasan,
sedangkan orang dari pulau Frederik Hendrik meski
djuga hanja bertjawat tetapi banjak hiasannja, Diteluk Tr
hiasan djuga umumnja terdiri dari bahan² dari laut se
kalung kerang untuk gadis2. Pada umumnja diluar kota reka hanja bertjawat, atau kalau orang Seram pedala menjebutnja,,tjidako". Pernjataan seni kita lihat dalam penghiasan rumah, ba tari upatjara, lagu dan njanjian2, serta pembuatan pat pemudjaan, hiasan tembikar, hiasan pada tifa, sendjata, dan djuga tjara meradjahi tubuh. Dalam soal kepertjajaan pada pokoknja dapat kita b penduduk jang animistis atau dinamistis atau tingkat lebih landjut dari keduanja itu.
- penduduk jang beragama Islam.
- penduduk jang beragama Keristen,
- penduduk jang berpikiran bebas (vrij denkers)
margou
S. JorhuygRy
skip Karena struktur kehidupan dan tjara hidupnja, maká se-Tri
sepvadjarnjalah djika kehidupan rohani dikalangan penduduk
a rian Barat sebagian besar masih dalam tingkat alamiah, di- lasamping ada beberapa bagian jang sudah agak madju di- daerah2 pesisir, karena pengaruh lalulintas modern. padIstilah ,mana" dalam ilmu etnologi diambil dari daerah batMelanesia, tidak djauh tarafnja dengan di Irian Barat. To- a, femisme, atau kepertjajaan jang menghubungkan asal-usul dirinja dengan tumbuh2an atau binatang sangat menondjol bapada suku Marind-anim (lihat bagian atas kembali). Me- hurut kepertjajaan mereka golongan jang berasal. dari ke- apalah jang tertinggi. Banjak teori2 tentang dinamisme dan animisme, seperti teori H. T. Fischer, Kooijman, P. Arndt, [.A.J. Verhijen dll. Tetapi dalam ilmu etnologi pada umum- hja dinamisme dihubungkan dengan adanja kekuatan gaib didalam benda, tubuh atau jang lain (seperti djimat dsb!), sedangkan animisme dihubungkan dengan roh², jaitu bahwa sesudah mati roh² itu masih bisa melindungi atau mengganggu jang ditinggalkan. Persoalan demikian dapat kita bitjarakan dalam filsafat atau sedjarah kebudajaan ditempat lain. Me- nurut Dr. Blonk orang Marind-anim pertjaja tentang adanja Dema. Jaitu sebagai roh² sungai, laut, hutan dll. Dipantai selatan orang pertjaja akan dema tersebut, sebagai roh alam, jang berdiam diberbagai benda atau manusia. Orang harus berusaha bersahabat dengannja. Tukang tenung djuga menggunakan roh itu. Hanja orang tua jang sudah kehabisan daja-hidup atau kanak2 jang belum tjukup me- miliki kekuatan hidup mati wadjar. Dalam peristiwa lain tenung dan guna2 memainkan peranan, jang selandjutnja baik tidaknja berada ditangan dukun² guna2. Dalam perkelahian atau peperangan satu djiwa berbanding dengan satu djiwa. Dihutan ditaruhkan tanda² pemali jang ditandai dengan gambaran atau daun² sagu. Ada djuga kepertjajaan lain jang memudja :
Rapa merupakan kepertjajaan jang tua, jaitu pemudjaan
bintang2.
untuk itu. W dalam arti seluas-luasnja. pa bali dari debu-atau tanah liat. le bintang2, burung untuk dipudja.
Didaerah tepian sungai dan dipantai barat-daja d
kan tjabang dengan dedaunan, tulang, bidji buah²an. daerah Doreri pada sebuah pohon ditaruhkan rahang2 hutan, Di Digul pada tiang rumahnja jang diatas pohonid taruhkan kura2 atau kulit² telurnja. c Disebelah barat didaerah teluk Saereri didapati pemudjd Korwar patung2 nenekmojang, jang kadang2 djuga tulad kepala djuga dipudja didalam rumah. Djuga djimat2 da bentuk korwar atau manusia, dikalungkan dileher, atau ja lazim ditaruhkan dipunggung agar dapat melihat kebelaka menurut kepertjajaan mereka. Ada djuga kepertjajaan t tinggi jang diam dan baik2, sedangkan roh² djahatlah ja membuat mati, sakit dsb., jang karenanja harus selalu b sahabat dengannja agar selamat. Roh² keluarga jang sud meninggal jang tinggal di Korwar atau djimat, digunak untuk melawan roh² djahat itu serta agar melindungi d mojangitu.
segala matjam bala, karenanja mereka memudja roh² nend
Dipesisir utara didirikan djuga sematjam rumah upatja
pemudjaan seperti karewari dengan patung² jang tinggin kira² 30 cm. Mereka djuga memiliki tifa sutji dan serulin atau terkena sinar matahari.
bambu jang keramat, jang tidak boleh dilihat oleh wanl
dengan diluar kelompoknja) serta monogami. Kedudukan
wanita pada umumnja rendah dan bekerdja keras seperti
sapi pembadjak". Dipantai selatan seorang isteri bisa di- panah mati atau dipukul remuk djika menimbulkan ketidak-
puasan sisuami. Disebelah utara dan barat seorang pengantin
lelaki harus memberikan maskawin (potlach menurut Dr.
Blonk). Tjara penguburan majatpun bermatjam-matjam. Ada jang dikebumikan dengan mendirikan rumah orang mati dan me- njertakan alat2/sendjatanja dengan tanda lelaki atau perem- puan. Dibeberapa tempat dipantai penguburan majat dibuang bekasnja. Ditepian sungai dibuatkan kuburan dan kemudian kampung jang terdjadi kematian itu ditinggalkan oleh seluruh kelompok. Dibarat-daja orang mati dibuatkan sematjam peti- mati dari sampan2 tua, jang sering2 penguburannja kurang dalam sehingga berbau. Dibarat majat2 dikuburkan dengan didudukkan dengan kaki diringkuskan, kadang2 dihutan, kadang-kadang dekat rumah atau didalam suatu pohon, atau ditempat jang sulit dirambah orang. Ditimur teluk Saereri dan pada suku Jabi dipegunungan majat2 dibuat tahan lama (seperti mummi)dan disimpan di-gubuk2. DidjazirahOnin dibuatkan djuga gubuk2majat. Dipantaiutara' terkadang di- dirikan monumen² untuk orang jang sudah meninggal. Demikianlah beberapa bahan etnografis hasil penjelidikan Gooszen, jang menggambarkan bagaimana bajangan kehidupan di Irian Barat, jang hakekatnja sebagai pentjerminan tingkat hidupnja jang alamiah. Sebagai djuga jang dikatakan oleh Dr. Korn, bahwa dalam hubungan dengan kepertjajaan dalam kehidupan dengan alat2 kebudajaan materiil jang sederhana dan tidak sama penjebarannja -sehingga djuga ditjerminkan tidak samanja struktur masjarakatnja diberbagai tempat. Di Irian ada alat² industri jang relatif modern dibeberapa kota, seperti per- tambangan minjak di Sorong, tetapi sebagian besar memang masih dalam tingkat alat2 kaju atau tulang atau batu dan dipesisir mulai mengenal penggunaan alat2dari besi. Karena djumlah pandjang djalan diseluruh pulau Irian hanja kira2
dapat ditjerminkan dalam bentuk :
- tingkat alamiah dengan tjara dan bentuk kehidupanbenar²primitif.
- tingkat jang lebih tinggi sedikit seperti digambarkan
V.E. Korn dengan adanja pangkat turun-temurun rade poghoi (panglima) dan akariade (kepala adat), merupakan kombinasi penguasa. Oleh Blonk di ,kepala kampung". - tingkat jang agaktinggi lagi seperti daerah² Kolano dan sekitarnja dengan kepala2 kampung jang d radja² dalam pengaruh susunan taraf feodalisme di T dan Ternate, karena hubungannja dengan daerah itu dah sangat lama (dapat kita temukan bahan2nja buku van Leur).
- struktur kapitalis kolonial dikota-kota. Dalam menghadapi ragam² bentuk masjarakat itu harus selalu ingat keadaan objektif dan tingkat jaan masing2, sehingga kita tidak menjinggung peras ataupun melanggar kebiasaan jang sementara bukan nja perlu, tetapi harus dihormati. Djustru kita harus musatkan pikiran untuk menjatukan seluruh kekua untuk mengusir kolonialisme dan segala kemung bentuk neo-kolonialisme jang datang.
票
Dari buku Metode Anthropologi" tulisan Dr. Kuntjar
ningrat serta beberapa buku jang penulisnja disebutkan
bawah kita dapatkan beberapa pendapat tentang ,daer
J.H. Kern membagi bahasa Austronesia mendjadi :
- bahasa Indonesia
- bahasa Polinesia
- bahasa Melanesia
bahasa Mikronesia.
Menurut S. Zainuddin Gl. Png. Batuah dalam bukunja Tatabahasa Indonesia" (Kementerian P.P. & K. — 1956) membagi dalam :bahasa Indonesia
- Melanesia
- dan Polinesia.
Dan ditambahkannja bahwa, ,dipulau Irian dituturkan beberapa bahasa jang sampai sekarang belum dapat di- tegaskan akan golongannja. Bahasa2 itu, pemudahkan, disebut orang bahasa2 Irian, bukan karena bahasa2 itú tegas dan pasti sudah perhubungannja jang sebuah dengan jang lain, melainkan sebab bahasa² itu tak dapat dimasukkan kedalam golongan bahasa² Ostronesia, se- dangkan perhubungannja dengan bahasa Australia belum djuga terbukti benar. Dalamgolongan Melanesiapun ter- sua anasir2 bahasa Irian" (hal. 19). Djuga dichususkan- nja bahasa2 di Halmahera Utara (Galele, Tobelo, Ter- nate dan Tidore). Beliau memberikan peta bahasa. Armijn Pane mengadjukan pendapat Pater Drobbe, bahwa bahasa Irian mempunjai bentuk sintaksis jang lain karena ada sifat2 numeralia jang lebih daripada bahasa² Eropa dll. sehingga sulit dipeladjari. Disebabkan banjak- nja bahasa dan sukubangsanja, sehingga praktis bahasa Indonesia, jang bisa mereka ketahui pada umumnja, di- gunakan. Djadi Missi"-pun terpaksa menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di Irian. Memang dalam bahasa Numfoor nampak sekali pengaruh kata² Indonesia dalam pertjakapan se-hari2.
Schmidt, Dompwolf dll.).
bagi 3 golongan :
- ras Melaju
- ras Papua
- tjampuran antara keduanja.
C. M. Pleyte Wzn membagi daerah Indonesia men
tiga:
- daerah sumpitan (bagian barat)
- daerah busur (bagian timur)
daerah tak ada sumpitan atau busur Pleyte).
W. Schmidt berdașarkan mitologi membagi daerab
, 1. daerah mitologi matahari (Nias, Batak, Melanesia)mitologi bulan (Nusatenggara timur, utara dan selatan dan berbagai pulau Po
- perpaduan (kulturkreise) adalah Sula (teori ini ada bantahan Kern)
Von Heine Gelderen atas dasar penggalian a
P. V. von Stein Callenvels, van der Hoop dan H menetapkan :
1. persebaran paleolithicum
2. persebaran protolithicum jang berdifusi daerah² barat Indonesia jang berbeda d Indonesia Timur. (ingat istilah dalam sedjarah kebudajaan beliung persegi dan beliung londjong)
Banjak penjelidikan² lain seperti oleh J. Kunst jang di- dasarkan atas alat musik, sedangkan jang lain lagi atas dasar struktur masjarakat seperti clan, moiety dan soal perkawinan, jang kurang memberikan pembagian jang bisa kita gunakan untuk membitjarakan soal Irian seka- rang. Sebagai djuga buku Harold Sterling Gladwin "Men out of Asia" — jang menganut aliran Gw. J. Perry jang memusatkan pada "teori Children of the Sun" kurang bisa memberikan bahan2, meskipun memberikan gagasan² da- lam membitjarakan nasion Indonesia nanti. Van Vollenhoven membagi daerah hukum adat (recht- kringen) jang memasukkanIrian sebagai daerah ke-XIV. Atas dasar beberapa persoalan jang timbul diatas, akan ita masuki persoalan nasion Indonesia. Persoalannja apakah rian dan penduduknja merupakan bagian dari nasion Indo- esia?
APAKAH IRIAN BARAT MERUPAKAN BAG
DARI NASION INDONESIA?
Setelah sekedar mengadakan observasi berbagai teo bagai bahan², kita dapat menjusun pertanjaan² dalam bungannja dengan penetapan suatu nasion. Bisakah dikatakan bahwa wilajah dan penduduk Barat bukan bagian dari nasion Indonesia? Banjak teori² penjelidikan etnologi, etno-linguistik, ged archeologi, soal² kulturkreise-difusi ataupun culture dsb., lalu, apakah dasar2 itu mendjadi penetapan suatu nas Mengapa kita menjebut alasan2 etnologis, archeol dll. untuk memisahkan Irian Barat dari Indonesia merupa alasan politik kolonial? Mengapa dalam hal ini kita politis, maupun ilmiah, h tidak ada keragu-raguan samasekali, sehingga memper semangat kita untuk melaksanakan Trikora untuk bebaskan Irian Barat?
- dalam dunia ilmu tidak ada pembuktian adanja s nasion jang ditetapkan atas dasar archeologi. Hal ini dah pasti!
2.kalau didasarkan keaslian penduduk, bangsa2 (nasion Eropaitupun mengalami perpindahan bangsa2 sehinl ada Anglo-Saxon, dan bahkan bagaimana kedud bangsa2 (nasion) dibenua Amerika, Australia dsb.? - dalam menetapkan suatu nasion djuga tidak ada ala etnologis sepandjang sedjarah maupun ilmu, jang hanja mendjadi pertimbangan faktor dalam memi
perkembangan, pemberian, otonomi dll. dalam rangka ke-
satuan nasion itu.
4. etno-linguistikpun tidak dapat dipakai dasar untuk me-
netapkansuatu nasion. penetapan nasion berdasarkan alasan2 ras, hanjalah kita tjium dalam teori² fasisme seperti Gumplowicz, Ratzen- hover, Gobineau, model keturunan Amaretasu" atau ,,Uebermensch". Setjara wilajah antara Irian dan Indonesia jang lain, sudah ama ada hubungan. Hal ini dapat kita djumpakan sangat djelas dalam buku van Leur. Hal itu sangat logis, karena djarak antara kepulauan di Indonesia Timur lebih berdekatan libandingkan dengan pulau2 jang lain. Apalagi dalam djarak seperti itu, bahkan teori Harold Goldwin Sterling dalam bu- kunja "Men out of Asia", mengadjukan teori kepergian prang2 Asia kebenua Amerika. Lalu apakah Amerika Serikat ekarang harus dimasukkan wilajah suatu negara di Asia? Sudah tentu Tuan Kennedy akan marah! Sedjak sebelum orang2 Portugis (1526), Sepanjol (1545) dan Belanda (1666) datang, sudah ada hubungan antara Irian Barat dengan ke- oulauan Indonesia Timur. Itu pula sebabnja banjak orang2 Kei, sekitar Halmahera dan Ternate, Alor dll. sudah lama ada jang berpindah kepesisir Irian atau orang2 Irian jang tinggal dipulau Irian maupun Aru sebaliknja berpindah ke Seram Baratdan pulau² lainnja. Bukankah tidak asing lagi adanja ,,pella darah" (persetudjuan persahabatan dan per- saudaraan) antara berbagai ,negeri""didaerah Maluku dengan kampung2/kelompok kerabat di Irian Barat? Hubungan antara Tidore dengan Kolano Fat sudah lama ada. Adanja pemakaian kainTimor untuk hadiah² perkawinan (potlach)menundjukkan adanja hubungan (tidak hanja po- litis tapi djuga ekonomis) jang sangat tua antara Irian Barat dengan saudara2nja didaerah kepulauan jang lain (hal ini bisa kita temukan dalam buku Korn djuga). Hal ini diperkuat oleh hubungan² pada zaman² Madja- pahit (bisa kita djumpai dalam buku van Leur). Disamping itu pemerintah kolonial Belanda sendiri tidak pernah sebelum
nialisme Belanda terhadap Tidore dan Ternate serta Unsur2 penjatuan wilajah diperkuat lagi pada abad dengan makin berkembangnja sistim imperialis. Sudah kadar intensitet exploitasi disatu daerah berbeda daerah lain, sehingga menjebabkan pembangunan tra jang tidak merata, jang mempengaruhi perkembangan de karena banjak jang masih terisolasi dan mengalami peta bangan jang tidak sama. Ini tidak hanja terdjadi dipularu jang djauh dari Batavia" seperti Irian dan sekitarnja tapi djuga di Kalimantan, Nusatenggara Timur dan in djadi pulau terisolasi dari lalulintas kebudajaan modemag Sudah mendjadi watak atau tjiri karakteristik impean jang hanja membangun sesuatu jang mendatangkant. untungan exploitasinja dengan mengorbankan rakiada tempat itu. Ini djuga sebabnja proses integrasi di Djawada
gi sesudah imperialisme makin merembes ke-daerah2 ke-
lauan melakukan explorasi dan exploitasi barunja. Kalau bungan ekonomi relatif kurang intensif di Irian Barat sudah
ntu hal itu tidak banjak berbeda, kalaupun ada hanja gra-
il, didaerah-daerah pedalaman Kalimantan dan pulau2 ke-
lainnja jang kepentingan exploitasi kolonial belum lang-
ng diberikan keuntungan. Alasan untuk memisahkan Irian
rat dari sudut inipun pasti tidak kuat. Sebagai sudah disebutkan diatas, atas dasar tulisan Pater robbe dalam madjalah ,Indonesie" November 1949 dite- ngkan, bahwa bahasa2 Irian sangat sulit dan banjak betul ntuknja. Dibandingkan dengan bahasa Latin dan Junani, hasa Írian itu lebih banjak lagi bentuknja. Didalam bahasa tin ada enam bentuk untuk menjatakan tjinta, sedangkan lam bahasa Kamoro, salah satu bahasa di Irian Barat ada bentuknja. Bahasa Irian tidak hanja ada mufrad dja- ak jang lazim, tetapi djuga ada bentuk chusus untuk me- atakan bentuk numeralia dua. Pernjataan-waktu bahasa elanda ada tiga, sedangkan dalam bahasa Irian seperti ba- sa Awju ada 4(sekarang, kemarin, kemarin dulu dan da- lu). Di Irian menurut Drobbe ada bermatjam-matjam ba- sa, semua sulit bentuknja, sehingga setiap Missi kalau dah dari satu tempat ketempat lain harus mulai beladjar gi. Missi di Irian terpaksa memilih bahasa Indonesia se- gai bahasa pengantar. Kalau dipilih bahasa Melanesia, a sadja dengan bahasa Indonesia dan mungkin lebih su-
t. Itu djuga sebabnja Missi mendirikan sekolah² dan asrama2, jang sampai400 orang. Bahasa pergaulan dalam asrama alah bahasa Indonesia. Hal ini sebenarnja bukan hal jang gat baru. Bahkan sedjak dahulu, karena sudah ada hu- ungan historis dan ekonomis, apalagi banjak buruh² tambang- injak, patriot2 jang dibuang ke Irian, dan perpindahan lain elumnja, sudah menggunakan bahasa Indonesia. Hubung- jang lama sudah menggunakan Malayo-Polynesia alayo-Melanesia sudah adaistilahnja, jang memudahkan emakaian bahasa nasional kemudian. Djuga misalnja, ba~ jak diterangkan oleh pemimpin² organisasi rakjat di Ambon,
memang demikianlah halnja.
margoio
Sauggarggotong Rojoug
asih Pembebas Irian, Gerakan Kemerdekaan Perintis Irian arat, Gerakan Rakjat Irian Barat dan kabarnja sudah ada
arekat² Sekerdja, maka makin diperkokohlah kedudukan ahasa nasional disana. Sudah tentu kedudukan bahasa In-
onesia lebih kuat dikalangan penduduk dibandingkan dengan
ahasa Inggris-pidgin jang dipergunakan di Melanesia.
Unsur² kesatuan kedjiwaan sebagai akibat adanja unsur²
ubungan ekonomi dan pergaulan bahasa adalah wadjar.
idak usah kita bitjarakan lagi dasar kebudajaan oceania
ng berasal dari kesamaan historis.
Alasan² menetapkan nasion jang digunakan kolonialisme engan me-nondjol2kan perbedaan2 etnis, ras dll. hanja akan enjulitkan mereka sendiri. Kalau ,,teori" mereka, mereka qut sendiri dengan konsekwen, lalu bagaimana status nasion merikaSerikat, Australia, New Zealand, Kanada dll.? ita lihat djuga nasion Sudan jang biasa disebut bangsa rab, merupakan tjampuran ras Árab dan ras Afrika hitam. isa dan beranikah orang menjebut nasionSudan bukan suatu asion dewasa ini? Teori ras demikian hanja mengingatkan kita kepada ,,teori" race struggle"nja Gumplowicz, Ratzenhover, dan lebih² e Gobineau dalam "The inequality of Human Race" jang emberikan inspirasi kepada perbuatan djahat fasisme dengan alih2,,ilmiah". Tetapi, adalah tidak mengherankan djika ada neo-kolonial- me jang djuga sering2 mempraktekkan tjara fasis seperti Kongo dan Aldjazair. Dinegerijang katanja mendjadi oelopor dunia merdeka" kita saksikan adanja peristiwa LittleRock"adanja rasdiskriminasi di AmerikaSerikat, Inggris dan kebiadaban segregasi ras di Afrika Selatan, enjataan adanja rasdiskriminasi di Australia akan memudah- an kita mengerti apa latarbelakang alasan² dan sikap² ne- eri-negeri itu terhadap perdjuangan pembebasan Irian Barat. Disamping itu masih ada djuga teori Ernest Renan jang enjatakan : nasion itu adalah suatu solidaritet besar, hasil ari perasaan berkorban diwaktu lampau dan dari kesediaan ntuk berkorban dimasa datang.
sama² melawan imperialisme dan neo-kolonialisme sekarang, untuk menetapkan suatu sjarat nasion kurang kuat. Nasion — sebagai jang berarti — suatu persekutuan jang stabil jang tersusun menurut sedjarah, terbentuh dasarkan satu bahasa, wilajah, kehidupan ekonomi be dan susunan kedjiwaan jang terdjelma dalam satu kebud bersama-sudah ada. Sudah tentu perlu disempurnaka djuga sebabnja ada istilah pentingnja : menjelesaikan r nasional, kemerdekaan penuh dll. jang merupakan as perdjuangan nasional sekarang. Baik ditindjau dari wilajah, ekonomi, bahasa dan kedjiwaan-kebudajaan, mendjadi kewadjiban kita untuk menjelesaikan revolus sional, untuk kemerdekaan penuh, Indonesia. Dan Irian sebagai bagian dari nasion Indonesia adalah sesuatu benar.
ARTI EKONOMI DAN MILITER (STRATEGI)
IRIAN BARAT BAGI KOLONIALISME
Kalau djudul itu kita pasangkan diatas dalam bab ini, di- aksudkan untuk lebih waspada tenhadap usaha neo-kolonial- me, jang dengan segala tipu muslihat, hendak merongrongi emerdekaan kita. Dr. Sitanala jang pernah bertahun-tahun bekerdja di Irian arat, pada tahun 1923 menulis ,In Nederlandsch-Indië Een VolkinHongersnood" menjinggung djuga nasib sukubangsa ndonesia Timur akibat penindasan kolonial Belanda. J. L. attij bekas guru didaerah Kaja-kaja banjak menulis tentang ukubangsa Irian. A. Pattisahusiwa pernah djuga menulis entang rakjat Irian. Mikluho Maklai, seorang sardjana Rusia, djuga menuliskan berbagai persoalan tentang Írian arat. Dr. Korn mengakui kesengsaraan sukubangsa di Irian Barat, sebagai berikut : sukubangsa Irian dibiarkan dalam keadaan primitif, ma- sih ada jangberalat batu atau kaju, perladangan hanja dipesisir. dipesisir tidak sedikit tanah² dirampas kolonialisme Belanda untuk perkebunan (tanah² pesisir adalah tanah jang sudahbaik dan djadi) atau untuk pertambangan minjak (konsesi minjak)danpenduduknja didjadikan kuli. penduduk Irian Barat karena miskinnja dan dengan alat² sederhana untuk melawan alam, serta diisolasi oleh ko- lonialismeBelanda, banjak jangmendjadi kurang pendu-
Baliem dll.
Djepang dll. F. C. Kamma menjelidiki gerakan Mesi
kata Messias) didaerah Biak-Numfoor. Mereka men
gerakan Koreri (koreri berarti negeri bahagia). kembalinja ManserenMangundi, sebagai Radja A membawa kebahagiaan. Ada analisa2 berdasarkan ada jang atas dasar psikologi, ada jang atas dasar a jang menimbulkan krisis-kedjiwaan, tetapi satu hal jange mereka sebutkan dengan djelas, jalah bahwa gedjala kian timbul sebagai akibat kepapaan dan mengharapkan lan keluar dari kesengsaraan itu. Disamping itu ada jang menganggap gerakan Messianic sebagai gerakan kolonialisme dalam bentuk2 seperti masjarakat Sam daerah Randublatung. Tentang kemiskinan dan keseng rakjat Irian dan meningkatnja kematian terlihat dalama
kematian jang meningkat sampai 30-40%. Memberant
elanda di Merauke, M. Pleit dengan keterus-terangan luar-
asa menjatakan : ,soalnja dapatkah diambil tindakan jang
rtentu dibagian selatan Nieuw Guinee (Irian Barat) tanpa
enduduk aslinja suku Kaja-kaja? Pernjataan itu sukar di-
awab, tetapi meskipun begitu saja tjenderung memberikan awaban jang positif. Kebinasaan-penduduk bumiputera mbat-laun itu achirnja tidak dapat mendjadi halangan bagi erkembangan daerah tersebut. Bahkan lebih dari itu pada ja kadang2 timbul kesan, bahwa perkembangan itu djustru rhambat oleh adanja sukubangsa jang begitu terbelakang perti sukubangsa Kaja-kaja itu. Pohon² kelapa jang meli- iti daerah jang tidak terhingga luasnja dipesisir, andaikan erada dalam tangan orang2 Eropa akan membawa hasil ng djauh lebih banjak daripada sekarang". Demikianlah leit membuka kedok dirinja sendiri, membuka kedok kolo- alisme. Sedjarah mempunjai pengalaman pembunuhan be- ar-besaran terhadap orang2 Aztek di Mexico, orang2 abori- nes di Australia dll.
N.L. Suages wakil Irian di Depernas. dan DPD Provinsi ian Barat (UU no. 15/1956)menjatakan bahwa suku Ma- kion jangberdiam dikaki pegunungan Maoke Weyland di- sahakan untuk dilenjapkan oleh kolonialisme Belanda,baik engan tjara pembunuhan2, disamping dengan tjara meng- du-dombakan suku2. Pembunuhan sukubangsa2 dengan asan memberantas ,,pengatjau²" adalah djuga dalih kolo- alisme untuk memusnakan penduduk. Pembunuhan massal olonialisme dilembah.Baliem tjukup terkenal. Agaknja ko- nialisme Belanda masih bermimpiuntuk mengadakan"white ood" jang pada abad jang lalu terkenal dengan perumusan politiek-ekonomische overheerscherpositie, diehet blanke as in de laatste eeuwen heeft ingenomen in de wereld der ekleurde rassen". Mereka akan mentjari ,,reputasi" pem- unuhan seperti di Australia, suku Aztek di Mexico dll. Dan ukankah sikap demikian memang sikap imperialis dan djuga eo-kolonialisme? Dalam lapangan pendidikanpun kita ingat ,,teori Etische. olitiek" jang berbau mentjari kerani² murah. Laporan tahun
Diskriminasi dalam politik pendidikanpun sudah tela kenal (bahkan di Amerika Serikat jang mengaku dunia merdeka" masih terus ribut perkara diskrimin Angka² tersebut (dari Kesselbrenner dan beberapa dari Irian Post") tidak banjak berbeda dengan ap ditulis dalam De Waarheid", jang ditambahkan ad sekolah umum jang hanja disediakan untuk orang2 Angka2 jang diadjukan oleh Kementerian Luarnegeri I lam "The Question of West Irian"dan "Australian Ora 1960 jang menjebutkan ada 32.000 orang jang menunt ladjaran. Tetapi djelas kiranja politik kolonial dan belakangnja dilapangan sosial dan pendidikan didaerah Barat jang bau tanpa etika" benar2 mendjidjikkan. Penghambatan kemadjuan kebudajaan, dan menemp Irian Barat dalam keadaan terisolasi dari kemadjuan dajaan dunia sekarang djuga pernah dialami oleh p Indonesia lainnja pada masa pendjadjahan. Tingkat ket jaan jang rendah djuga berarti, mempertahankan harg naga jang murah. Tidakkah menjedihkan djika kita de tjerita tjara2 peraturan kerdja hanja selama setengah t agar tidak ada Sarekat Sekerdja untuk membela diri me dan menggunakan tenaga baru? Tenaga baru lebih dan kesempatan berorganisasi dibatasi, karena hanja enam bulan, Inilah demokrasi kolonial, jang digembar borkan membela hak² rakjat Papua" dst. dst. 宗 **
Melihat Irian Barat hanja dari sudut angka² expor-impor elanda kita berkesan — Belanda rugi di Irian Barat dsb.
b. Tetapi mengapa kalau rugi kolonialisme terus memper- hankannja? Irian Barat daerah jang mendatangkan kerugi- mengapa gedjala² neo-kolonialismeAmerika Serikat, Dje- ng dan Djerman Barat mendjalankan peranannja lewat NATO atau SEATO untuk tetap berpengaruh di Irian Ba- at? Disinilah letak udang dibalik kantongnja", dan kita arus waspada terhadap akal-busuk kaum neo-kolonialis. Kalau sedjak zaman kolonial sampai sekarang Belanda elum menginvestasikan modalnja di Írian Barat setjara be- ar-besaran, tidaklah lalu kita mendjadi naif, bahwa pulau u hanja mendatangkan kerugian bagi imperialisme. Sudah asti Irian Barat mempunjai arti ekonomi bagi kolonialisme, alau tidak mereka tidak akan mengintjarnja dan mentjari erbagai djalan ,penjelesaian"setjara ,,damai". Kalau belum ntensif dan intensifnja masih terpusat di Djawa dan Su- hatra, Balikpapan, dan sebaliknja jang pernah mempertahan- an keterbelakangan pulau Bali untukobjek turisme jang nenguntungkan KPM dsb. dsb. tidaklah berarti pulau2 lain nendjadi ,,tidakekonomis". Djustru mereka ekonomis, me- eka lakukan politik seperti itu! Kalau kita lihat angka² keadaannja adalah sebagai berikut : Hasil hutan jang sudah ditjoba diexpor dan mendapat pasaran sangat baik diluar negeri antara lain : damar, cellu- ose (serat kaju untuk pembikinan kertas) dán rotan. Damar tiap tahunnja rata2 jang diexpor sebanjak 4000 ton. Tanaman kelapa jang sudah dapat dikatakan terurus telah menghasilkan kira² 12.000 ton kopra, dan perikanannja jang ada dipantai selatan penghasilannja tidak kalah dengan Bagan Siapi-api. Belum lagi dari tanaman karetnja, tanaman palanja jang banjak sekali terdapat di Fak-Fak. Kajuputih didaerah Me- rauke dan tebu merahnja. Tebu merah Irian Barat sudah be- berapa kali mendapat pemeriksaan dari pemerintah Amerika Serikat (katakan Ámerika Serikat tidakada kepentingan !). pertama dalam tahun 1919 oleh "Department of Agriculture'
hijunja. a dapatan kolonial sbb.: ac
padjak upah £ 334.0 expor £ 500.0 £ 977.2
Pengeluaran setiap tahunnja dikatakan 2 × 977
djadi defisitnja £ 977.28 Sudah tentu ini tidak dapat kita djadikan dasar sadja dan pertjaja begitu sadja. Kalau kita pertjaja b pembukuan imperialis sama artinja kita dengan segalasn hati ditipu oleh imperialis itu. Kita harus melihat angkan lain dalam aspek ekonomi ini. ki Sedjak tahun 1950 (April) pemerintah Belanda mulai, djalankan politik monopoli dalam kehidupan ekonomi (ka tentu monopoli jang lebih luas daripada sebelumnja) Ju dagangan bebas, baik expor maupun impor dilarang. D
jumlah saham kongsi NNGPM. Penghasilan tahun 1954
00.000 ton minjak dan 1959 hanja 215.000 ton (1.660.904
arrel). Turunnja produksi itu diakibatkan djuga makin giat-
ja aksi pemogokan kaum buruh sebagai bagian dari per- juangan pembebasan Irian Barat disana. Menurut tjatatan, odal jang ditanam dipertambangan minjak pada tahun 1960 dalah 117 djuta dollar. Minjak di Irian Barat mempunjai rti strategis jang besar sekali untuk memberi bahan2 bakar isamudera teduh (Kesselbrenner). Djuga telah terbentuk kerdjasama antara "United States teel Corporation" bersama-sama "Miller & Co" Borneo imur dan Nederlandsche Handelmaatschappij membentuk erseroan dan pengolahan bidji nekel, kobalt dan besi di Irian arat. AS banjakmemborong saham² disana (bukankah ebab²ini Bunker aktif mewakili kepentingan modal AS?). Dalam perundingan pembentukan Pasaran Bersama Eropa PBE), Belanda mengundang sekutu2nja Djerman Barat, erantjis, Italia, Belgia dan Luxemburg, untuk bersama-sama engexploitasi Irian Barat. Membuka lebar² bagi penanaman odal didaerah djadjahannja bukanlah hal jang baru bagi ita, dalam menghadapi Belanda. Kita ingat ápa jang disebut opendeurspolitiek"dalam menghadapi persaingan antara um imperialis sendiri, waktu itu kolonialisme Belanda meng- unakan pertentangan itu, untuk tetap menguasai djadjahan- ja dengan risiko se-ringan²nja. Ini pula sebabnja pada tahun 960Irian Barat dikundjungi KomisiPBE (Perantjis, Djer- an Barat dan Belanda) untuk mempeladjari kemungkinan² xplorasi dan. exploitasi lebih djauh lagi. Kegiatan Lembaga2 seperti. "South Pacific Commission" dll. dalah menjolok sekali terutama sesudah Perang Dunia II, rena memangmerupakan salah satu alat neo-kolonialisme. eperti djugaKorps Perdamaian dan Moral Rearmement. Kedatangan anak Rockefeller ke Irian Barat bukanlah ber- iknik didaerah jang penuh njamuk malaria! Dalam hal ini kita djuga tidak boleh lupa kegiatan impe- alis Djepang di Asia Tenggara. Tjara2 Djepang me-narik2 Radja M. Rumagesang Al Alam Ugar Sekar, dengan men-
mendengar utjapan : Tuan ini saja djual merugi! Ob
sar! Harga digempur ! dengan gambar segede gadjah!p kah kita pertjaja kata2 merugi pedagang kelontong? Irian Barat mempunjai perspektif ekonomi jang sangat karena kekajaan alamnja dan dalam kenjataannja mend intjaran kaum neo-kolonialis. Dan dalam hal ini kaum kolonialis tidak akan membuang-buang uang pertjuma bagaiwatak imperialis adalah imperialis tidakakan mele kan keuntungan arti Irian Barat dulu sebagai daerahp dangan kolonial, kiranja pada pokoknja sudah ketingg zaman, sebab dengan kebangkitan negeri2 Asia-Ah Amerika Latin, berarti makin menjempitkan sumber2 ba mentah kaum imperialis, sehingga pandangan meremeh terhadap usaha2 kaum neo-kolonialis, baik Amerika Sen Djepang, Djerman Barat, Belanda tidak tepat, sebab mengendorkan kewaspadaan. Imperialis adalah imperialis * *
Indonesia dikelilingi oleh 3 lautan jaitu: lautan Paste
lautan Hindia dan lautan Tiongkok. Indonesia merupalu
djembatan antara benua Asia dan Australia. Kenjataane
mudah dimengerti bahwa sedjak ber-abad2 2 sampai sekarane
donesia menduduki posisi penting dalam lalulintas dunia,
nomi dan politik internasional (D.N. Aidit dalam Soal2 okok Revolusi Indonesia"). Disamping itu Indonesia dilingkungi oleh negeri² jang ada
angkutpautnja dengan sistim pakta² militer dan pertahanan mperialis, seperti Malaya, Singapura, Siam, Vietnam Sela-
an, Serawak, Borneo Utara, Filipina, Irian Timur, Australia
an Selandia Baru. Dari situasi itu akan tampak matarantai ertahanan kolonialisme-imperialis jang dipimpin Amerika erikat di Asia Tenggara, apalagi kalau kita hubungkan de- gan Taiwan-Hongkong-Okinawa (Djepang). Kalau imperialisme jang tergabung dalam ANZUS, SEA- O, dan usaha2 NEATO, maka penguasaan garis Selandia Baru/Australia-Irian Timur dan Barat Filipina-Okinawa (Djepang) berarti pagar pertahanan dilautan Pa- ifik jang ketimur bisa disambungkan dengan Hawai dan Honolulu dst.Penguasaan Singapura sebagai perbentengan mperialis agak depan dalam menghadapi Asia Tenggara juga Irian Barat dalam Perang Dunia II ditundjukkan pen ingnja arti militer dalam pertahanan. Garis Irian-Filipina-Taiwan-Siam-VietnamSelatan-Singa- oura-Malaya-Pakistan jang sedikit banjak erat dengan SEA-TO praktis akan diusahakan untuk menguasai garis perta- anan militer jang menutup daratan Asia, sedangkan Indo- esia dalam kedudukan geografinja sebagai djembatanLautan HindiaLautan Pasifik Lautan Tiongkok atau Asia-Afrika Amerika Latin terpotong. Itu kemauan imperialis, sedangkan kita tidak tunduk kepada mereka! Ini pula sebab- ja usaha imperialis jang intensif. untuk tetap menguasai Sahara dan pantai2 Barat Afrika. Dalam politik imperialis sesudah Perang Dunia II dengan pendirian pakta2 militer dan basis2 pertahanan agresif diberbagai benua, nampak hubungannja dengan usaha Belanda jang dibantu kaum imperialis AS untuk tetap mengontrol garis pertahanan ini. Dari sudut ini djuga kiranja tepatnja sembojan untuk rakjat Indonesia ,,satu tangan memegang bedil dan tangan lain memegang patjul!"
diri kita sendiri! Setjara pokok2 dapat disimpulkan :
kaliuntuk pelabuhan.
3.
4. lontjatan ke Asia, Australia dan Lautan Pasifik. Irian Barat merupakan satu kuntji matarantai ra pagar pertahanan di Pasifik jang menghubung tahanan ANZUS-SEATO dan Taiwan-Okinawa
5. Irian Barat dalam Perang Dunia II memberikan laman, sebagai pulau jang luas dengan gunung2 tan2, sehingga bisa digunakan untuk basis mun persiapan untuk, menjerang.
6. kemungkinan² pertambangan uranium dll. jang m arti strategis dalam zaman nuklir.
7. basis lain disamping Singapura untuk menahan g nasional di Asia Tenggara jang nampak njata pengalaman :
a. basis bantuan terhadap gerakan subversif RMS, Allan Pope dll.
b. untuk mengatjau ekonomi
c. infiltrasi politik.
Sungguhlah tepat apa jang diutjapkan oleh Presiden karno dalam pidatonja pada tanggal 17 Agustus 1952 : claim keamanan. terhadap Irian Barat bukan hanja claim nasional, tetapi Adalah tepat perumusan bahwa pendudukan koloni ataupun neo-kolonialisme di Irian Barat merupakan
jang terus ditodongkan pada dada Republik Indonesia. Usaha² kaum imperialis untuk menguasai Irian Barat
tampak djuga pada surat jang ditulis M. Rumagesang
Alam (dari Kokas Irian Barat) jang melaporkan keg
imperialis membudjuk-budjuk untuk memisahkan diri
angond tong=Rojoug
Republik Indonesia, jang disampaikan kepada Perdana Men- teri R.I. no. 00180/I.B./1954 —Djakarta 2 Maret 1954, jang menjatakan, bahwa ada negara2 Asing jang membudjuknja untuk melepaskan Irian dari Indonesia (Patriot Irian Damai —M. R. Dajoh). Oleh karena itu setjara strategi pertahanan, perdjuangan membebaskan Irian Barat tidak hanja berarti menjempurna- kan sjarat2nasion, mengkonsolidasi nasion tetapi djuga sekaligus akan berarti melenjapkan salah satu basis penting
59.
Agustus 1945, berhaluan Manipol.
lusioner, seperti tjita² Revolusi Agustus 1945.
NEO-KOLONIALISME DAN KEGIATANNJA MERONGRONGI KEMERDEKAAN NASIONAL
Dalam Konferensi Rakjat2 Se-Asia-Afrika di Kairo, jang emudian diperkuat dalamSidang Dewan Setiakawan Rakjat AA (DESRAA) diBandung dinjatakan bahwa neo-kolonial- sme adalah suatu bentuk baru imperialisme, jang meskipun nenjatakan pengakuan resmi atas kemerdekaan politik di- egeri² jang baru muntjul, mendjadi korban bentuk pengua- aan jang tidak langsung serta halus melalui bidang politik, konomi, sosial, militer dan tehnik, adalah antjaman terbesar erhadap negeri2 Afrika jang baru sadja memperoleh kemer- lekaannja atau negeri² jang sedang menudju kearah itu.
.... Apabila atas kemerdekaan nasional mendjadi tidak
erelakkan lagi, maka mereka mentjoba menghilangkan ha- kekat kemerdekaan sedjati dari kemerdekaan itu. Hal ini di- berbuat dengan djalan memaksakan perdjandjian² ekonomi, niliter dan tehnik jang tidak sama deradjat, dengan djalan nentjiptakan pemerintah² boneka melalui pemilihan umum oalsu, atau dengan djalan membuat apa jang dinamakan ru- nus2 konstitusionil tentang ko-existensi multinasional jang nanja dimaksudkan untuk menjembunjikan perbedaan warna kulit. Apabila tipudaja² sematjam itu dirasakan tidak tjukup untuk menghambat dajadjuang serta ketetapan hati gerakan pembebasan rakjat, maka kolonialisme jang sedang sekarat itu, dibawah selimut neo-kolonialisme PBB mengusahakan setjara litjik balkanisasi negara² baru merdeka atau pembagian
kekajaan alam untuk kebaikan rakjat² mereka.
djuangan jang tegas dari Bung Karno tentang "The New Emerging Forces" dan "The Old Forces" - SA). Disimpulkan tentang : Analisa dan Manifesta kolonialisme, sbb.:
- pemerintah² boneka jang diwakili oleh be-g dan bahkan pemilihan2 jang di-buat2 dan pada beberapa orang kepala, elemen² reaksion kus2 anti-rakjat, komprador2 bordjuis dan f pendjabat² sivil ataupun militer jang korup. penggrupan kembali negara2, sebelum dan merdekaan oleh kekuasaan imperialis dalam fed imperialis. masjarakat² jang dihubungkan dengan kekuas
3. balkanisasi sebagai suatu pemetjah-belahan neg
tjara politis dengan mengadakan hal jang di
seperti misalnja persoalan Katanga, Mauritania,
da, Irian Barat, Vietnam dan Korea.
5. menghasut perpetjahan nasional untuk menghan
persatuan nasional dengan maksud untuk mengadu-
domba rakjat Asia-Afrika. mendirikan basis2 militer jang kadang2 dinjatakan se-
bagai stasiun² penjelidikan ilmiah atau sekolah² latihan,
jang dilakukan baik sebelum maupun sesudah kemerde-
kaan dengan maksud untuk melakukan intervensi ber-
sendjata terhadap rakjat. infiltrasi ekonomi oleh kekuasaan negara asing, baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan, melalui penanaman-penanaman modal, pindjaman2 dan bantuan2 keuangan atau tenaga ahli tehnik dengan konsesi2 jang tidak sama terutama bantuan2 dengan djangka pandjang. ketergantungan langsung dalam hal keuangan, seperti pada negara² jang telah bangkit merdeka jang keuangan- nja masih tetap berada ditangan atau langsung dikuasai negara² pendjadjah jang memberikan bentuk² baru bagi penanaman modalnja dengan tjara2 production shares dan joint enterprises. pengepungan ekonomi negara2 kolonial sebelum kemerdekaan dan diteruskan ketergantungan ekonomi setelah pengakuan formil akan kedaulatan nasional seperti hal- nja dalam kebohongan2 Perantjis untuk merampas Sa- hara Aldjazair dari rakjat Aldjazair. penjatuan dalam blok² ekonomi kolonial jang membiar- kan .terus berlangsungnja sifatketerbelakangan ekonomi Asia-Afrika. memperhebat penindasan setjara kurangadjar, menang- kapi dan membunuhi rakjat dan pedjuang2 pembebasan jang seperti tipikal ditundjukkan dalam soal pembunuhan Patrice Lumumba, Felix Moumie dan Inejiro Asanuma. gen² neo-kolonialisme :
- kedutaan2 kolonial dan missi2 jang bertindak sebagai pusat nadi spionase dan tekanan2 atas pemerintah setjara langsung atau melalui ahli2 tehnik sipil atau militer.
- apa jang dinamakan bantuan asing dan bantuan PBB jang mendjerumuskan dan mensabot pembangunan po- litik, ekonomi dan kebudajaan serta sosial.
atau filantropis, dan korps2 perdamaian.
negara² imperialis.
6. pemerintah boneka di Asia-Afrika jang digunab
kaum imperialis dalam melandjutkan neo-kol untuk menggerowoti kedaulatan dan tjita² nega Afrika. Didalam Konferensi Sastrawan2 Asia-Afrika Ke-l bahkan adanja bahaja² agresi kebudajaan imperialis ke negeri Asia-Afrika. Dalam menghadapi neo-kolonialisme itu Presiden Se sudah banjak memberikan djawaban2, misalnja kita am pidato beliau pada tanggal 17 Agustus 1950 (jang mengenai Irian) jang pokok²nja dalam hubungannja perdjuangan nasional adalah sbb.: Djangan mengemukakan lagi alasan "mission sa Itu alasan sudah berkarat, sudah basi, dan akan
tawakan orang bahak?! Sebab dengan "mission s jang bagaimana mulukpun, feit bahwa Nederland
satu negara kolonial. Djangan mengemukakan
kekuasaan Nederland harus tetap berada di Irian
Irian sekarang djuga, sebab orang tidak pertjaja kepada
kemerdekaan tetapi menolak kemerdekaan orang lain. Kita rasakan soal Irian itu sebagai satu ketidak-adilan kepada kita, sesuatu onrecht jang belum diperbaiki, Se- genap djiwa kita tidak tenteram karenanja. Kita sekarang dalam persahabatan dan perdamaian dengan Be- landa — "peace without justice is not peace". Perdamaian jang tidak berisi keadilan bukanlah perdamaian de- mikianlah seorang pudjangga berkata. Bibit api perdjuangan klas memang objektif selalu ada disepandjang masa dan dimanapun djuga, tetapi didalam Revolusi Nasional djanganlah bibit api itu di-kobar2- kan sehingga mendjadi kobaran pertentangan² jang riil menghapuskan pertahanan kita. Baik sekali buruh dan tani berorganisasi, berserikat, berkumpul, beraksi untuk perbaikan nasib dan meninggikan kesedaran klas, tetapi djanganlah kesedaran klas itu dalam Revolusi Nasional di-runtjing2kan dan diper-tadjam²kanmendjadi perdjuangan klas jang merugikan potensi Bangsa dan potensi Negara. Tidakkah negara kita ini Negara jang se- dang dirundung seribusatu bahaja. Apa jang dinamakan semangat proklamasi? ,Semangat Proklamasi"adalah semangat rela berdjuang, berdjuang mati2an dengan penuh idealisme (tjita2SA) dan dengan mengesampingkan segala kepentingandiri sendiri. ,,Semangat Proklamasi" adalah semangat persatuan, persatuan jang bulat-mutlak dengan tidak menge- tjualikan sesuatu golongan dan lapisan. ,,Semangat Proklamasi" adalah semangat membentuk dan membangun, membentuk dan membangun Negaradari ketiadaan. Ingatlah kembali saudara2, bahwa dari ketiadaanlah kita telah membentuk Negara dari ketiadaan dan kenihil- an tak lain tak bukan jalah karena ichlas berdjuang dan berkorban, karena kita mutlak berseru, karena kita tak segan mengutjurkan keringat untuk membentuk dan membangun. Dan manakala sekarang tampak tanda²ke- lunturan dan degenerasi, kikislah bersih semua kuman²
klamasi"'.
namakan Kabinet Gotongrojong .. Dewan sional .. Bung Karno selalu menekankan, bahwa sendjata am untuk melawan kolonialisme adalah persatuan nasional j revolusioner, sebagai ditekankan dalam Manipol dan pid beliau sampai sekarang. Djuga masalah ,,kiri phobi", ko nisto phobi" beliau kritik habis2an. Dengan demikian al lebih djelas apa arti perlawanan terhadap RMS, PRRI- mesta, Federalisme, Separatisme, bartergelap dll. jang m bahajakan nasion. Tjara2 neo-kolonialisme mempertahankan djadjahan da kita ingat usaha2 pemetjahan persatuan dan kesatuan Re blik Indonesia seperti pembentukan Negara Indonesia Tim Pasundan, Djawa Timur dll. Hal itu djuga kita ketahui si kolonialisme ternadap PRRI/Permesta, RMS, DI/TII Dalam hal ini dapat kita bandingkan dengan perumu
tentang neo-kolonialisme oleh DESRAA di Bandung. Usa
mendirikan apa jang disebut Federasi Melanesia"
gara Papua" atau sematjamnja adalah bentuk² balkanis
atau membuka djalan untuk internasionalisasi-imperialis.
Tjontoh janglain :
Pada zaman pendjadjahan dulu, seperti disebutkan diatas,
merintah kolonial tidak pernah memisahkan Irian Barat se-
gai bagian dari daerah² Indonesia lainnja baik setjara po-
k, hukum, ekonomi maupun wilajah, Dapat kita lihat djuga,
salnja : Pada tanggal 15 November 1946, ketika naskah perdjan- djian Linggardjati diparap, dalam pasal 3 terdapat ka- limat : Negara Indonesia Serikat itu akan meliputi daerah Hindia Belanda seluruhnja". Pada bulan Desember 1946 H. J. van Mook sebagai Let- nan Gubernur Djendral mengatakan ,sudah pasti peme- rintah Belanda tidak akan memisahkan Nieuw Guinea (Irian Barat) dari Indonesia". (Perkataan itu djuga diutjapkan dalam Konferensi Den- pasar jang diselenggarakan oleh kolonialisme). Pada waktu itu djuga ,message" kepada konferensi dari pen- duduk Irian terdiri dari S. M. Kre, M. Indey, dan N. Jouwe (waktu itu!) jang mengatakan :
a. bahwa Irian Barat harus tidak dipisahkan dari Indonesia Serikat dan harus merupakan bagian dari Indonesia.
b. supaja wakil2 Irian diperbolehkan ikut dalam konfe-
rensi.
c. agar Irian Barat tidak didjadjah kembali. Pada tanggai 25 Maret 1947 di Djakarta ditandatangani djuga oleh Schermerhorn dan M. v. Poll jang sama de- ngan punt satu diatas. Perundingan Renville 1947djuga menjebut ,Kedaulatan atas Hindia Belanda"seluruhnja ada dan akan tetap ber- ada ditangan keradjaan Nederland sampai waktu jang di- tetapkan, keradjaan Belanda akan menjerahkan kedaulatan ini kepada Negara Indonesia Serikat". Van Royen pada tanggal 22 Desember 1948, kepada Dewan Keamanan PBB di Paris berkata sbb. :
lebih ketjil2 (sub-group) .. Keadaan bersam sia". (bukankah disini van Royen mengakui adanja ke tjita² dari Sabang sampai Merauke untuk mendjadi nasion?)
- Pada tahun 1948 djuga laporan resmi Belanda kep PBBmenjatakan : ditindjau dari sudut ras, rakjat Indonesia bisa d mendjadi orang2 Melaju di Barat dan orang2 Papua Timur. Bahwa ras itu demikian bertjampur luas, me tidak djelas terpisahkan oleh suatu batas". (Racially, the indigenious people (of Indonesia) may divided into Malays in the West and the Papuans the East. As these races have to a considerable ext intermixed, they are not separated by clearly defi bounderies)
- UNCI (United Nations Comission for Indonesia) Renville. mengakui daerah sebagai disebutkan dalam persetudjt menjatakan :
- Dalam laporannja kepada PBB lagi tahun 1949 Belan Indonesia terdiri dari rangkaian kepulauan dilingkung katulistiwa, terbentang dari daratan Asia sampai ke At tralia. Kepulauannja jang penting jalah Grote Eiland de kleine Sunda Eilanden, de Molukken dan Nieuw G nea dari 141 deradjat budjur timur sebelah katulistiw Kalau neo-kolonialisme berusaha memutar-balikkan pe kataan²nja sendiri, adalah suatu hal jang tidak aneh. Jan
68
h kalau kita terlalu mempertjajai kolonialisme itu. Neo- nialisme mendapatkan kesempatan, dan kiranja UNCI ambil bagian djuga dalam hal ini (jang hakekatnja UNCI tu itu didalangi oleh imperialis Amerika Serikat), sehing- la. pasal2persetudjuan KMB : disebabkan hal persesuaian antara pendirian masing²2 pihak tentang Irian belum dapat ditjapai, sehingga soal itu ma- sih mendjadi pokok pertikaian. mengingat faktor keharusan Konferensi Medja Bundar diachiri dengan berhasil pada tanggal 2 November 1949. mengingat faktor penting² jang harus diperhatikan pada pemetjahan masalah Irian itu. mengingat singkatnja penjelidikan jang telah dapat di- adakan dan diselesaikan perihal soal² jang bersangkutan dengan masalah Irian itu. mengingat sukarnja tugas-kewadjiban jang akan dihadapi dengan segera oleh peserta UNI, dan, mengingat kebulatan hati pihak² jang bersangkutan hen- dak mempertahankan asas supaja semua perselisihan jang mungkin ternjata kelak atau timbul diselesaikan dengan djalan patut atau rukun, maka status-quo karesidenan Irian tetap berlaku seraja ditentukan bahwa dalam waktu setahun sesudah tanggal penjerahan kedaulatan kepada RepublikIndonesia Serikat masalah kedudukan-kenegara- an Irian akan diselesaikan dengan djalan perundingan antara Republik Indonesia Serikat dan Keradjaan Neder- land. Kalau ditindjau dari sudut kedudukan gerilja kita pada ktu itu jang makin kuat dan terkonsolidasi serta kedudukan ernasional pada waktu itu djuga, maka pasal² tersebut me- ndjukkan konsesi delegasi Hatta jang besar, jang achirnja nti disadari oleh Pemerintah Indonesia sehingga dibatalkan
jara unilateral, sesudah ada desakan dari rakjat. Neo-
lonialisme. bisa memutarbalikkan jang pernah diutjapkan ndiri dengan djelas mendjadi tidak djelas kembali. Neo-
lonialisme tidak hanja bersembunji dibalik pasal 2untuk
memperoleh waktu untuk persiapan mempertahanka tetapi djuga bisa mengembangkan pemutarbalikkan i tasi2 juridisnja. Kalau kita tarik kesimpulan dari pengalaman pasalk setudjuan KMB, maka kesalahan kita jang paling t jalah sikap jang terlalu pertjaja kepada imperialis. Im adalah imperialis, apakah dia Belanda, Amerika Serik
Bagaimana nasib kita karena pertjaja kepada
imperialis adalah proses seperti dibawah ini:
Meskipun dengan tjontoh utjapan² Belanda sendin
Konstitusi Belanda 1922 menjebutkan : Keradjaan Neder-
nd terdiri dari daerah² (teritor²) Nederland, Hindia Belanda
ermasuk. Irian Barat). Suriname dan Antillen Belanda"
asal 1).
Konstitusi 1948 : Keradjaan Nederland terdiri dari dae-
h-daerah (teritor2) Nederland, Indonesia, Suriname dan
ntillen". Pada tahun 1952(19 Februari), sesudah bermain dalam erundingan² Uni dengan mempersulit dan menarik keun- ngan-keuntungan politik kolonial : Irian Barat dimasukkan alam Konstitusi mereka sebagai wilajah Nederland. Dari tjontoh² diatas kita dapat melihat bagaimana neo- blonialisme menggunakan perundingan²dan memutarbalik- an pasal2 serta utjapan²nja sendiri. Kalau kita bandingkan tjapan2 diatas dan dibawah, maka bisa tidak hanja berlainan gi, bahkan bertentangan samasekali. Dan neo-kolonialisme dengan menggunakan segi2 juridis prmil dengan landasan berbagai pasal atau dalih, dikembang- an maksud² untuk mempertahankan Irian atau menguasainja ersama-sama dengan kolonialisme lain dalam bentuk inter- asionalisasi. Sebagaimana sudah dibitjarakan diatas, Irian tidak hanja idjadikan daerah basis untuk kepentingan² ekonomi dan hiliter untuk mengatjau, terhadap Indonesia untuk gerakan ubversif, infiltrasi dan pengatjauan ekonomi tetapi djuga da kepentingan² imperialis lain dalam usaha politik agresif- ja. Hal ini tampak pada sikap2 imperialis di PBB jang meng- unakannja sebagai mesin neo-kolonialisme. Perdjuangan ndonesia di PBB dari tahun 1954-1957 banjak memberikan peladjaran siapa lawan dan siapa kawan. Kolonialisme ada ada jang terang2an menjokong Belanda, tetapi neo-kolonial- smeAmerika Serikat lebih litjik dan litjin dengan menggunakan taktik2 abstain, karena tahu dengan mesinnja di PBB ndonesia tidak bisa mentjapai duapertiga suara. Tjara2 menggunakan badan2 PBB untuk kepentingan imperialis kita kenal djuga pengalaman2 di Korea, Kongo dll.
PBBdiritul.
Tjara² jang lain dengan menggunakan tekanan2
ambilkan tjontoh sbb.: Dalam Harian Warta Bhakti Rabu Mei 1962 d
Sementara itu menurut berita "AFP" Menlu Amerika
kat Dean Rusk dalam konferensi pers di Canberra mengemukakan, bahwa AS merasa tjemas dengan membesarnja pembelian sendjata Sovjet oléh Indonesia jang menghadiri konferensi ANZUS menjatakan Amerika akan berichtiar sekuat tenaga agar penu sendjata Sovjet"didekat wilajah Australia-itu djangan pai menutup kemungkinan tertjapainja penjelesaian damai tentang sengketa Irian Barat. Selandjutnja dinj bahwa ASmenjukai "selfdetermination" pada tingkatan achir. Atas pertanjaan apakah Pakta ANZUS akan bantu Australia bila terdjadi suatu "explosi militer" dari Indonesia, Rusk mendjawab : ,,Kalian bisa menghara tiakawan kami sepenuhnja terhadap Australia dan Australia". Baru bila, ada tindakan agresi jang mengantjam ke Dalam Harian Harapan Selasa 8 Mei 1962 disebu Sebagai hasil seruan dan pengaduan Menlu Belanda kepada sidang NATO, maka Dean Rusk selesai konf akan mengutus pembantu terdekatnja James Bell ke Dja sedang Rusk akan mengundjungi Australia dan S Baru. Rusk mengambil kesimpulan bahwa perkem
persengketaan Indonesia-Belanda bertambah memburuk
perlu diselidiki kebenaran pengaduan Belanda tentang
nerdjunan pasukan2 pajung, infiltrasi dan perlawanan²
kin hebat dari ,tentara Indonesia" didaratan Irian Barat.
Selandjutnja Harian Harapan Senin 7 Mei mengatakan :
Menlu Belanda Joseph Luns dalam pidatonja didepan kon- ensi NATO di Athena, menjerukan agar AS menjokong dirian Belanda mengenai selfdetermination" bagi ,bang-Papua" dalam persengketaan antara Indonesia-Belanda PI). Waktu hangat2nja perdjuangan Irian Barat, SEATOjang kekatnja dipimpin oleh Amerika Serikat mengadakan la- an perang2an sebagai ditjantumkan gambar2 kapal dalam rian Warta Berita Minggu 13 Mei 1962 dengan kete- ngan sbb. : Latihan SEATO jang disebut ,,Hantu Laut" Lautan Tiongkok Selatan sedang berlangsung. Tampak ini kapal2 AS Epperson, kapal pengangkut AS Bennington n kapal Inggris Dunvegan sedang ambil bagian dalam la- an itu ……. (A.P.) Dalam Harian Merdeka Kamis 29 Maret 1962 diberitakan : Panglima armada ke-7 Amerika Serikat, laksamana madya illiam A. Schoech, hari Senin menggambarkan apa jang perikan sebagai pendaratan pasukan2 Indonesia di Irian rat sebagai ,gawat"dan mengatakan ,,kami mengamatinja ngan saksama". Laksamana tersebut minta perhatian akan njataan, bahwa daerah Irian Barat terletak dalam lingkung- daerah tanggungdjawab armada ke 7 A.S. Ia menegaskan hwa pasukannja siap sedia djika diperintahkan" (AFP). Apa jang perlu disangsikan .lagi adanja intimidasi² AS. alau imperialis Amerika Serikat bilang seakan-akan ,,mem- ntu Indonesia dengan Bunder"-nja bukanlah itu suatu ktik untuk memadamkan api TRIKORA? Jang sudah pasti embantu Belanda karena intimidasi²nja itu, sambil berusaha rasuntuk mengerem gelombang TRIKORA. Imperialis alah imperialis! Tjara neo-kolonialisme untuk menunda-nunda waktu pe- erahan Irian Barat kepada Indonesia adalah suatu tjara in disamping, tekananpolitik, ekonomi dan militer. Penun- an waktu merupakan keuntungan bagi neo~kolonialisme tuk mengkonsolidasi diri misalnja untuk :
agresif. bermatjam-matjam bentuk.
Menlu Subandrio dalam pidatonja di PBB pada
1961 jaitu 2.100 orang, maka semuanja berdjumlah dari 3.600 orang. Dalam perbandingan dengan pen dipesisir jang kira2 413.908 orang, maka djumlah it lah djumlah jang besar. Oleh karena itu kita harus selalu waspada dalam hadapi taktik menunda-nunda waktu penjerahan dengan main dibalik segi² diplomatik-juridis formil dan berbagai neo-kolonialisme, agar kita tidak lengah membiarkan kek anti-kolonial jang konsekwen didaratan Irian Barat perl lahan dibersihkan atau di-,,kebiri" oleh kaum neo-kolon Kalau kita ingat usaha2 neo-kolonialisme untuk memb penduduk Irian Barat setjara perlahan-lahan dalam w jang lalu, maka pengusiran patriot atau pembersihan pe ang2 jang baik dari Irian Barat oleh Belanda mempunjail belakang politik jang tidak bisa diabaikan. Dengan tjar mereka akan bersorak-sorak menjebut ,,demokrasi", ,pleb ,selfdetermination"-, jang hakekatnja palsu — denga gala tjara akan mengebiri segala usaha patriotik disana. betapapun betul2 tidak boleh lengah dan tertipu oleh kaum neo-kolonialis jang dengan selimut sutera mendj kan tipudajanja. Tjara² neo-kolonialisme jang lain jaitu bisa kita tarik pengalaman kita jang sudah2, seperti gerakan2 subv Westerling, Schmidt-Jungslager, RMS, PRRI/Perm usaha2 pembunuhan terhadap Presiden Soekarno, jang t dapat kita anggap tidak ada hubungannja dengan us
um neo-kolonialis untuk memperlemah gerakan nasional
n gerakan rakjat di Indonesia. Peristiwa² gerakan subversif
lalu hangat djika kita aktif memperdjuangkan Irian Barat. engan kegagalan mereka merekapun menggunakan berbagai ara lain lagi seperti usaha internasionalisasi Irian Barat. Hal i akan djelas sekali djika kita ikuti pidato2 di PBB pada hun 1961.Sebagai tjontoh dapat kita batja sbb.: Dalam pidatonja di PBB pada tanggal 26 September 1961 ins mendjalankan politik kedjurusan internasionalisasi, se- gai terlihat dalam utjapan2nja dibawah ini: dengan menggunakan dalih Resolusi Sidang Umum PBB14 Desember 1960jang biasa disebut : Resolution
1514.(XV); ia berlagak menghormati pasal²-nja terutama .segera memindahkan segala kekuasaan kepada rakjat didaerah tergantung" danResolution 637(VII)1952
paragraph 2": Negara2 anggota...... harus mengakui
dan melaksanakan realisasi hak2 menentukan nasib sendiri (selfdetermination) dari rakjat2 didaerah jang tidak
berpemerintahan sendiri (Non-Self-Governing) ....
serta memberikan bantuan kepada pelaksanaan hak2 rak- …keinginan
jat seperti daerah itu sesuai dengan .....
bebas rakjat jang bersangkutan, kehendak rakjat itu me- nentukannja dalam plebisit atau dengan tjara2 demokratis lainnja, lebih baik dibawah pengawasan PBB". Dan seterusnja dia pakai alasan ,dalam pelaksanaan para- raf 3 dari resolusi dinjatakan"- ,dalam proses realisasi ak² menentukan nasib sendiri (selfdetermination) serta ntuk persiapannja ,penduduk (indigenious) disitu harus di- utsertakan dalam badan2 legislatif dan exekutif pemerin- han dari daerah itu dan dipersiapkan untuk ,,pemerintahan endiri jang merdeka". Djuga Luns menggunakan Resolution 1514 article 1 pa- agraph2 ,,menghormati hak2 manusia serta kebebasan fun- amental untuk semua tanpa membedakan ras, sex, bahasa an agama". Dengan dalih ,,selfdetermination" jang busuk Luns me- utarbalikkan pengertian pasal2 dalam Resolution1514 (XV) u jang berbunji :
politil kratis.
awasi pelaksanaan tersebut".
Diapun mengambil directives (pedoman) Resolution
(XV) untuk dalih :
a) bahwa PBB mempunjai peranan besar dalam mem
gerakan kemerdekaan di-daerah² Trust atau Belum- pemerintahan-Sendiri.
b) bahwa semua rakjat mempunjai hak akan selfdete nation" dan dengan hakitu setjara bebas menentu status politiknja.
c) bahwa langkah² segera perlu diambil, didaerah trust belum-berperintahan-sendiri atau semua daerah jang jang belum memperoleh kemerdekaan, memindahkani kuasaan seluruhnja kepada rakjat daerah it .. suai dengan kehendak dan keinginan jang mereka nj kan dengan bebas. untuk memungkinkan mer menikmati sepenuhnja hak² berdiri sendiri dan merde Atas dasar tersebut menurut Luns ,dengan segalal mampuan jang ada" dia bentuk Dewan Papua", jang kata
dengan pemilihan umum", jang katanja beranggotakan orang dan 23 orang Papua (Irian). Iapun berlagak memp
tjepat pendidikan, kebudajaan, ekonomi dan perkembang
politik. Demikianlah tjara² neo-kolonialisme mempertahank daerah djadjahan dengan lagak pemurah-hati", bersed
membantu 30 djuta dollar" setiap tahunnja dst, dst. Tet
a jang dibalik lajar semua itu lebih djauh? Pendjadjahan,
mburuan patriot² kemerdekaan di Irian Barat, pembunuhan²
dab, hampir tak ada dokter, rumahsakit dan sekolah, dan
ak Luns itu tidak lain adalah exploitasi dan investasi. Menurut Harian Warta Bhakti tanggal 10 Mei 1962, modal
4 perusahaan Belanda jang sudah ditanamkan di Irian
rat adalah 80 djuta gulden. Hubungan kembali dengan bab ti ekonomi IRBAR diatas.) Bagaimana kerdjasama neo-kolonialisme satu dengan lain- a tampak djelas· pada pidato ketua delegasi Australia, imsoll, jang : dengan utjapan2 pura2 menganggap Indonesia dan Ne- derlandsahabat, Australia pada hakekatnja menjokong politik Belanda sepenuhnja, bahkan memperkuatnja. Hal ini bukan hal jang baru, karena pada 1955 antara Luns danMenzies pernah membitjarakan pertahanan bersama di Irian Barat. adalah harapan kami, katanja kedua pihak akan menjele- saikan soalnja sesuai dengan Charter, tetapi pada waktu² jang lalu tidak mungkin karena approach terhadapnja antara kedua negara itu sangat berbeda. Plimsoll menga- djukan lagi agar soal Irian Barat dibawa ke ,Mahkamah Internasional' dengan mengatakan bahwa Belanda selalu bersedia, dan dengan demikian Australia jakin akan ke- benaran hukum Belanda (betapa busuknja neo-kolonialisme untuk mentjoba-tjoba Indonesia agar terdjebak, karena dengan pergi ke Mahkamah Internasional berarti Indonesia mengakui, sifat sahnja Irian Barat sebagai wi- lajah Indonesia jangtidak bisa diganggu-gugat mendjadi diragukan, dan semua tahu bahajanja bahwa Mahkamah Internasionalpun bisa djadi mesinimperialisme sebagai bagian dari komplotan internasionalSA). Australia menganggap usul Belanda agar dilakukan se- perti diutjapkan Luns merupakan basis jang baik, meski- pun mempunjai beberapa rekomendasi katanja. Plimsoll djuga mengutjapkan kemungkinan2 lebih landjut untuk memberikan ,,bantuan keuangan" kepada Irian
bersama jang terselimuti.
rintahan sendiri" didaerah itu dst... (bag untuk tudjuan pendjadjahan — SA).
- Plimsoll djuga mengutjapkan rasa tjemas" akan gunakan kekerasan sendjata, meskipun katanja adalah konstruktif dan "peaceful". Oleh karena it tralia mengusulkan adanja komisi untuk nasib Irian jang akan datang. Pendapat Luns dan Plimsoll agak luas diambil untu ngetahui bagaimana tjara2 kaum imperialis bekerdjasam menggunakan mesin²-nja di PBB. Hal ini djuga djelasa utjapan Casey: bahwa arti strategis penting seluruh Irian bagi Australia terletak pada kenjataan, bahwa Aua mempunjai kepentingan vital jang sewadjarnja akan depan Irian Barat. Bagaimana komplotan internasional dipimpin oleh Amerika Serikat, menggunakan segala dan menggunakan teori" palsu seperti apa jang diuti
J. R. Kerr tentang teori Federasi Melanesia" jang hak kolonialisme. nja memberikan tjara² penguasaan Irian seluruhnja oleh Sikap netral" Amerika Serikat sedjak Foster Dules Mei 1956 Dulles menjatakan bahwa AS tidak menjo
si dan pangkalan militer, Pernjataan2 tjemas", harap
amai", ,,tindakan militer bukan tjaranja", ,bodoh djika men-
oba berbuat demikian" dsb. pada hakekatnja adalah intimi- asi2 Amerika Serikat terhadap Indonesia. Utjapan2 seperti
u sering kita dengar sedjak Dulles sampai Dean Rusk dan
ennedy pada waktu² TRIKORA diumumkan. Dan apakah
merika Serikat ,,netral" dengan demikian?
Dan tepatlah utjapan Presiden Soekarno, bahwa bagaimana ta bisa damai djika diindjak-indjak oleh kolonialisme. Dju- a soal ,,selfdetermination" palsu neo-kolonialisme sebenarnja dah didjawab oleh Presiden Soekarno dalam pembukaan ongres Gerwani 14 Desember 1961 : .Bila di Hawai diadakan external selfdetermination, apa- ah pemerintah AS mau menerimanja? Djuga djika Texas, alah satu negara bagian AS, jang selalu ,,nggrundel" minta
lfdetermination, ASpasti tidakmau menerimanja .....
rena itulah maka kita djuga tidak menerima selfdetermi- tion terhadap Irian Barat, karena Irian Barat adalah bagian
g tidak terpisahkan dari Indonesia ...... Jang bisa kita
rima adalahinternal selfdetermination dikalangan kita sen- iri dan ditentukan oleh kita sendiri. Dalam·rapat raksasa di Jogja 19Desember 1961 Presiden enambahkan : Kita mengenal selfdetermination-policy daripada Van Iook. Tetapi daripada politik Van Mook ini berdirilah ne- ara Pasundan, negara Djawa Timur, negara Indonesia Ti- ur dan lain² negara, kita dipetjah-petjah, disobek-sobek eh imperialisme". Presiden Soekarno dalam amanatnja pada hari Ibu 1961 enekankan : Selfdetermination adalah suatu politik djahat untuk me- ipu bangsa Indonesia! Imperialisme itu selalu main bohong, ain tjurang, main tipu !" Tepat sekali tjanang Presiden, bahwa imperialis selalu ain tjurang, bohong dan tipu, dan bisakah kita pertjaja epada,,mulut imperialis"? Pertjaja kepada mulut imperialis amà dengan memasukkan kepala kita kemulut harimau.
margo Saugga ghrong ojn Dan Presiden pernah berkata : Djika pendudukan d Barat oleh Belanda dibenarkan oleh PBB, djika PBB
benarkan orang² Belanda menduduki Irian Barat denga
djata".
mengusir Belanda dari Irian Barat dengan kekerasan
Tadjuk rentjana Harian Merdeka tanggal 16 Dese
Didalam masalah pembebasan Irian Barat sangat sukar fahami sikap AS jang mengatakan ,tidak mempunjai ke- entingan lain ketjuali menjelesaikannja dengan damai" ... ita melihat ketjenderungan jang tidak menggembirakan dari kap Amerika itu, maka bukanlah suatu haljang mustahil daikata perasaan2 anti-Amerika itu lambat-laun akan men- adi sinonim dengan anti-kolonialisme bagi rakjat Indone-
Harian Merdeka memperingatkan : ,Sikap Amerika Seri-
at sekarang adalah satu kenjataan jang makin sulit diper-
aiki........ Tetapi satu hal perlu diingatkankepada Ame-
ka dan sekutunja, jalah ,,minggir djauh²" andaikatà satu imaks pertentangan terachir antara Indonesia dan Belanda endjadi kenjataan!"Sikap analisa Harian Merdeka terse- ut adalah sikap tekad rakjat Indonesia, jang tidak takut papun untuk membebaskan tanah-airnja sendiri. Tjara² neo-kolonialisme dengan usaha² pembunuhan ter- adap Presiden Soekarno adalah dalam rangkaian gerakan² ibversif jang hendak ,,menghantjurkan" nasion Indonesia. ita ingat Allan Pope, alasan ASmengirimkan armada ke-7 e Pakan Baru dan bagaimana kaum neo-kolonialis meng- unakan Singapura sebagai tempat untuk membantu gerakan² eparatis dll. Adanja barter2 gelap sebagai tjara pengatjauan konomipun kita kenal. Memang negeri kita jang terdiri dari buan pulau penting memperkuat Angkatan Laut dan Udara ang patriotik dan Manipolis tidak hanja untuk perkuatan eamanan nasional, tetapi djuga untuk mendjaga kesatuan asion dalam perkembangannja lebih landjut.
Tjara lain jang djuga tidak boleh diabaikan jalah apa jang
juga pernah dirumuskan oleh Konferensi Sastrawan² se- sia-Afrika Ke-II, tentang adanja agresi kebudajaan, ter- tama setjara internasional adalah kebudajaan AS. Di Indo- esia sudah tentu kita menghadapi sisa2 kolonialisme Belanda
an agresi kebudajaan AS jang oleh Pleno LEKRA 1961
Pleno Djuli) dirumuskan dalam tiga bidang jang pokok
aitu dilapangan film, musik dan literatur/lektur perguruan
inggi. Presiden Soekarno pernah memberikan Komando da-
, perdjuangan nasional melawan imperialis itu: Program Umum Manipol sub D menjebutkan : Revolusi mental.
- Revolusi kita bukan hanja Revolusi materiil, tetapi d
- Kita harus berani membongkar alat2 jang lama dan bangun jang baru untuk meneruskan perdjuangan relrevolusi.
- Revolusi kita tidak hanja meminta sumbangan k atau disiplin, tetapi djuga tidak kurang penting jal butuhan untuk mentjiptakan fikiran² dan konsepsi²
- Kita harus berdjuang menentang kebudajaan im dan mendjamin berkembangnja kebudajaan nasional. Kegiatan kaum imperialis dilapangan penjelidikan an pologi, sosiologi dll. di Asia Tenggara banjak jang berl belakang politik dan spionase. Hal ini kita harus was sebab terkadang kita dalam menghadapi ilmu sering membedakan kegiatan imperialis dan kegiatan jang djudjur. Saja kira ini djuga alasannja Konferensi Sastraw se-Asia-Afrika untuk mempergiat pertukaran bahan2, terd mahan, dan mengadakan revaluasi buku² terutama buku² djarah Asia-Afrika. Tepat sekali apa jang diadjukan Ke brenner tentang rentjana2 Australia dalam simposion diselenggarakan oleh Balai Ilmu Politik Australia Australian Institute of Political Science) dalam achir b Djanuari 1958, jang oleh J. R. Kerr diadjukan pers djalan : dalam menghadapi vakum politik" di Irian Barat, jang nurut pendapatnja untuk pemberesan Irian Barat, ada bagian jang baru.
212.. 1. penjatuan Irian Barat dengan Australia sebagai nega
beberapa bentuk lain pemerintahan sendiri" bagi Irian
Barat dalam kerdjasama politik dengan Australia. kemerdekaan dalam rangka Commonwealth" bagi Irian
Barat, tetapi dalam sjarat2 kerdjasama tetap dengan Aus-
tralia dibidang ekonomi, kebudajaan dan militer.
,kemerdekaan penuh dilapangan politik, ekonomi dan
militer" dalam bentuk Republik Irian jang akan melakukan
politik, barangkali berorientasi kesistim negara tertentu
diluar Commonwealth (Jang dimaksudkan Kerr sudah tentu Amerika Serikat, meskipun tidak terang2an —SA). Betapa busuknja ilmu imperialis. Imperialisme mengguna- an banjak tjara2 dan bentuk2 aparat jang bermatjam-matjam ntuk melaksanakan politik neo-kolonialismenja.Dalam hu- ungan ini kita tidak boleh menganggap remeh peranan Korps Perdamaian"jang pengalamannja di Vietnam Selatan egala aktivitet ilmu dan penjelidikannja, hakekatnja mendja- ankan spionase dan dinas2 militer Amerika Serikat. Tanda2 Korps Perdamaian"akan berusaha merembes ke Indonesia termasuk Irian Barat) achir2 ini nampak. Di Srilangka orang2 inas militer AS jang berbadju ,,Korps Perdamaian" itu di- olak oleh pemerintah Srilangka. Teori2" tentang pembendungan komunisme" di Asia enggara dalam hubungannja dengan ilmu sosiologi, sedja- ah dan ilmu sosial lainnja hanjalah dipakai menakut-nakuti an menjebarkan komunisto phobi" janghakekatnja meme- jah persatuan dari kekuatan nasional jang revolusioner. Teori2" sematjam itu jang djuga diselundupkan lewat ilmu ilsafat pada hakekatnja untuk membendungkesedaran ge- akan nasional untuk kemerdekaan penuh. Hal itu hanja nengingatkan kita akan kata2,,extremis", Soekarno ,,komu- is" dll. pada masa² revolusi tahun 1945-1948 dahulu. Pe- ihakan dalam ilmu sosial terutama dalam sedjarah, hukum, ilsafat, antropologi dll. njata benar. Tetapi masih djuga ada orang jang hendak menjelundupkan ,teori",,ilmu untuk lmu", ,,seni untuk seni" dan sematjamnja. Dalam hal ini aku djadi diingatkan pada seorang gurubesar Sedjarah pada tahun 1952-1955 jang, katanja, pemetjahan
itu sendiri.
versitas Gadjah Mada jang menjatakan sbb.:
Segenap tindak-tandukku sekedar saja arahkan kepa
djuangan, dan pengabdian kepada tanah-air dan bang
benar, saja telah banjak sekali membatja buku2. Teta bagai tadi saja katakan : pembawaanku tidak puas d ilmu-an-sich. Bagi saja, ilmu-pengetahuan hanjalah be penuh djika ia dipergunakan untuk mengabdi kepada pa hidupnja manusia, atau praktek-hidupnja bangsa, atau tek-hidupnja kemanusiaan. Memang sedjak muda, saja ingin mengabdi kepada pr hidup manusia, bangsa dan dunia-kemanusiaan itu. sebabnja saja selalu mentjoba menghubungkan ilmu d amal; menghubungkan pengetahuan dengan perbuata hingga pengetahuan jalah untuk perbuatan, dan di oleh pengetahuan. Ilmu dan amal, kennis dan daad, wahju-memwahjui" satu-sama-lain. ,Kennis zonder d seorang sardjana pernah berkata.
orang mendjadi pemimpin? Tetapi perbuatan adalah
tu akibat. Akibat dari kemauan. Akibat dari wil. Tiada buatan zonder kemauan, tiada perbuatan zonder wil, Dus engaktivir kepada perbuatan" berarti: harus mengaktivir h dulu wil. .. billah, hai mahasiswa2 Gadjah Mada, utjapan seorang olusioner Perantjis mendjadi sembojan-hidupmu dimasa an Door de zee op te zoeken, blijft de rivier trouw aan ar bron" (Denganmenudju kelaut, sungai setia kepada nbernja). Dan siapa sumber itu jang dimaksudkan Bung Karno, ka- bukan tanah-air, dan rakjat Indonesia. Disini Bung Karno djelas memberikan kearahan ilmu. Dan mang ada konfrontasi antara kearahan ilmu jangmelawan hindasan, pendjadjahan dengan kearahan ilmu jang me- ntang kemerdekaan, demokrasi, kemadjuan dan gerakan volusioner. Masing2boleh memilih!Djadi kekuatanrevo- ioner atau kekuatan reaksioner. Kalau memilih kekuatan aksioner artinja memilihilmu" jang sudah mendekati jalnja. Demikian djuga dilapangan kesenian.
Bentuk neo-kolonialisme jang lain jalah melewati turis² aupenjelidikan2 ,,ilmu", tetapi mendjalankan peranan mata² pionase) atau dinas militer seperti halnja jang pernah di- kukan Djepang di Indonesia. Kaum militeris Djepang sudah ma menaruh perhatian terhadapIrian Barat, disebabkan arena arti pentingnja dari sudut ekonomi dan militer. Sam- an2 militer menjusup kemana-mana sebelum Perang Dunia; menjusur-njusur pantai dan melihat-lihat pelabuhan Dje- angpun pernah punja daerah konsesi di Irian jang diadakan saha2 untak penjelidikan2. Nelajan2 Djepang dengan alasan entjari ikan dan expedisi2 ,,ilmiah" dengan sambil pura² sjik menangkapi ikan di Irian Barat melakukan ,penjelidikan iliter". Untuk neo-kolonialisme Djepang ini baik saja ambil- an sebuah editorial dari Harian Rakjat Kamis 5 April 962:
sedjarah Djepang, jaitu 2.426.801.228.000
yen dal
militermnja tahun jang lalu. Belum lagi kita bitjaa
berapa banjak kantung rakjat Djepang jang suda kedon
itu dikeruk melalui padjak langsung dan tak langsungd Tidaklah sukar menetapkan apakah budget Djepa suatu budget damai atau suatu budget agresif. Mendjelang Kongres Nasional ke-VII (Luarbiasa) sekarang ini, ada baiknja mengingat salahsatu fasal Pr da or di di sesris KanTold PENGHA PUSAN
Kolonialio
Belanda: Jah, tuan, saja kira kini tibalsh gillrau saja:
KI: ,Lawan remiliterisasi Djepang jang membahajakan
amanan Indonesia serta perdamaian di Asia dan Pasifik".
Ini lebih² lagi pentingnja, djika diingat hubungan² antara um militeris Djepang itu dengan kaum imperialis Belanda lam hubungan dengan Irian Barat chususnja. Djugabanjak kegiatan ,,turis" jang sebenarnja kegiatan iliter. Bukankah kini masih banjak tjara2 demikian dilakukan eh orang2 Amerika Serikat djuga? Neo-kolonialisme akan menggunakan ber-matjam² djalan ntuk menipu dan merongrongi gerakan kemerdekaan nasio- al, tidak kalah hebatnja dengan tjara2 teori,,Ubermensch"- a Nazi Hitler, dengan ,,kemurnian Aria" dll. sudah tentu alam bentuk² baru, karena memang neo-kolonialisme. Untuk ilustrasi baiklah saja ambilkan pengakuanjang terus- rang sebuah Bulanan "Wehr und Wirtschaft"jang terbit Frankfurt/MainDjermanBarat : "Wehr und Wirtschaft"bulan Oktober 1961 : Sebenarnjalah tidak perlu malu akan zaman mendjadjah
ahulu ...... Meskipun banjak kesukaran dan kesalahan,
rang kulitputih dapat berbangga atas apa jang ditjapainja i-Asia, dunia Arab dan Afrika Hitam, jang kalau diban- lingkan hasilnja lebih besar daripada jang dahulu pernah iperoleh. Setjara sinis bulanan itu mengatakan: Betapapun adalah hampir tidak diharapkan bahwa orang ulit berwarna dapat dengan tiba2 melompati keterbelakangan-
ja jang akan mengakibatkan kegontjangan fatal ...... dan
uatu kehantjuran sekonjong-konjong dari tradisinja. Dalam kata terangnja madjalah berbau fasis itu berkata: kolonialisme ,tradisionil" dalam keadaan apapun harus di- selamatkan dari kehantjurannja. Demikianlah neo-kolonialisme akan menggunakan segala jara kasar atau halus untuk mempertahankan penindasan. Dan kita harus lebih waspada, lebih tjuriga terhadap impe- rialisme dan neo-kolonialisme. Imperialis adalah imperialis!
dan PBB untuk menjelesaikan masalah Irian Barat.
MENJATAKAN TERUS API TRIKORA
Dalam pidato ,,Tahun Kemenangan" Bung Karno menja- an: Maka sementara itu kami dari pihak Indonesia terpaksa ap waspada, tetap dalam posisi perdjuangan, tetap dalam elling", tetap dalam Trikora, tetap sampai ada kenjataan² g njata, bahwa kali ini persetudjuan Indonesia-Belanda benar dilaksanakan setjara djudjur, dan tidak a la Ren- le dan Linggardjati". Untuk itu kita tinggal mengukur sebeberapa djauh neo- lonialisme melaksanakan hasil2 persetudjuan itu jang berisi antaranja : kolonialisme Belanda di Irian Barat setjara formil gulung tikar pada 1 Oktober 1962. Bendera Belanda pada hari itu setjara resmi turun dari angkasa Irian Barat. kita mulai masuk setjara berangsur-angsur di Irian Barat pada saat itu djuga. berhubung dengan waktu jang dibutuhkan untuk memu- langkan setjara teratur semua tenaga Belanda ke Neder- land, maka Pemerintahan Republik Indonesia setjara ke- seluruhan masuknja di Irian Barat pada sekitar 1 Mei
- Meskipun demikian bendera Republik Indonesia sudah berkibar di Irian Barat setjara resmi pada tanggal 30Desember 1962, jaitu sebelum ajam djantan berkokok
pada tanggal 1 Djanuari 1963. Pengalaman mendidik kita untuk selalu mentjurigai impe- alisme. Sebagai djuga biasa disebutkan para pemimpin
samasekali, sehingga rakjat kehilangan kewaspadaan.
Melaksanakan terus Trikora berarti kita harus terusm
konsolidasi kemenangan kekuatan persatuan nasional revolusioner, persatuan dari kekuatan demokratis mel imperialisme. Kekuatan Manipol harus lebih dipersat dengan memberikan hak² demokratis untuk melawan kor revolusi. Dalam hubungannja dengan konsolidasi kemenangan kiranja tepat apa jang dikatakan Bung Karno: Saja dengan sengadja menguraikan hal ini (ko revolusi dan subversi SA) agak pandjang ... karena di-waktu² belakangan ini saja lihat menggelia sesuatu aksi subversif. Ada jang ditudjukan kepada saja pribadi, - saja pernah digranat, dimitraljur, dite bakpistol, pendek kata hendak dibunuh ~, ada j diarahkan kepada kawan patriot lain, ada jang dibi kan kepada Republik an sich. Pemerintah dalam hal tidak hanja akan waspada, akan tetapi malahan ada lanja telah mengambil inisiatif bertindak, sebelum a subversif itu dapat mendjalankan rolnja jang lebih sar". Revolusi adalah Revolusi! Saja sudah per berkata dua tahun jang lalu : ,Revolusi terpaksa men nal garis-pemisah. Garis-pemisah antara kawan d
lawan. Garis-pemisah antara kawan Revolusi dan law
Revolusi. Kawan Revolusi harus kita pupuk, lawan R
volusi harus kita hantam, kita gempur, kalau perlu kita binasakan samasekali. Kalau tidak, Revolusi sendiri akan binasa!" Saja kira setjara pendek tegas isi dan semangat pokok ke- atan apa jang harus kita konsolidasi, menurut kata2 Pre- en Soekarno dalam Tahun Kemenangan". Atas. dasar ini ga api Trikora kita njalakan terus, karena Trikora itupun pakan pengembangan kekuatan dari ,samenbundeling alle revolutionaire krachten" dalam melawan imperial-
e.
Disamping itu kita harus mengingat pentingnja perbaikan omi, sebagai salah satu kekuatan penting daiam per- uangan melawan imperialisme. Kurang lantjarnja ekonomi ngberlarut, akibat pentjolengan, mismanagement, birokrasi, rupsi, manipulasi dan tindakan parasiter untuk memperkaja ri kapitalis2 birokrat merupakan tindakan2 jang sangat me- gikan perdjuangan untuk membebaskan Írian Baratdan jelesaian Revolusi Agustus 1945. Keadaan ekonomi jang djelek dapat dipergunakan oleh usuh²Republik untukmenjebarkan sinisme, apatismedan faitisme dikalangan rakjat untuk melemahkan tekaddan mangat rakjat dalam perdjuangan pembebasan Irian Barat melemahkan kegairahan rakjat untuk ikutserta dalam mbangunan dan kenaikan produksi. Tindakan³ sabotase rhadap perkuatan "home front" artinja harus melawan mber2jangmenimbulkan ,kekatjauanekonomi"akibat ndakan²birokrasi, pentjolengan díl. itu. Pendjelasan² tentang bahaja2 neo-kolonialisme jang mela- ukan peranannja lebih terselimut penting sekali untuk me- ingkatkan kewaspadaan rakjat dalam Trikora. Atas dasar hal tersebut diatas, kita harus memperhatikan erus Trikora, artinja memobilisasi rakjat dan seluruh kekuat- ananti-imperialis baikdi-daerah²: Irian Barat, jang misalnja perlu kita perhatikan, bagai- mana tjara memobilisasi rakjat untuk segera mengusir Belandadan bersiap terus menghadapi- kemungkinan²
Presiden dalam Tahun Kemenangan":
daerah atau bibit2 pemimpin nasional. Djadi menurut Bung Karno kita harus banjak mend kan kepada mereka tentang Republik Indonesia leb njak lagi, bersikap tepat untuk membantu mereka usahanja untuk madju. Kiranja pekerdjaan ini djuga mejakinkan orang2 Indo dan Timur Asing umumnja makin mengerti apa imperialisme itu. U jang bersifat sosial dan kulturil untuk membantu lebih besar. akan banjak membantu merintis djalan untuk usaha?
- Didaerah Republik Indonesia diluar Irian Barat se harus lebih giat dalam menjalakan api Trikora, serta nundjukkan solidaritet kepada patriot2 jang berdjuang Irian Barat digaris depan.
- Terus menarik bantuan dari negeri "the new emerg forces" untuk memperkuat perdjuangan melawan a imperialis, djuga di Irian Barat. Mungkin segi ini dj arti pentingnja Konferensi AA jang akan datang, samping sudah tentu ada soal² penting lainnja.
bebaskan Irian Barat!
Singkatnja: dengan menjalakan terus api Trikora, k
SUMBER BAHAN DAN BATJAAN
Indonesian SocialogicalStudis
Indonesian Trade and Society Metode Anthropologi AzasHukum Adat The truth of West Irian Irian Barat Wilajah Kita Foreign Observers on the Question of West Irian Patriot Irian Damai Sedjarah Kebudajaan Indonc- sia II Perkembangan BahasaIndo- nesia Dasar Tatabahasa Indonesia Etnologie Azas Ilmu Bangsa² IrianPulau Sengketa Irian Barat-Wilajah Jang Tak Perpisahkan Dari Indonesia. Sedjarah Kebudajaan Bengantar DalamHulkum Indonesia De Volken van Nederlandsch-Indie van Neder-Het Adatrecht landsch-Indie Nasion Indonesia Indonesia Preahistoric Research in the Netherlands Indies
-. B. Schrieke
J. C. Van Leur ---Dr.Kuntjaraningrat
- Ter Haar Deppen Deppen Harold Goldberg Dr. H.C. M.R. Dajoh Drs. Wojowasito Armyn Pane
S. Zainuddi Gl. Png.
Batuah SuhartoRijoatmodjo -- Mr. Ali Basja Loebis — A. Tahija
- G. Kesselbrenner Mr. E. Utrecht Dr. Kuntjaraningrat Dr. V.d, Eerde --Mr. Vollenhoven Gunadi Prof. Dr. Mr. Prajudi -Dr. Heine Gelderen
-D. N. Aidit Soal Pokok Revolusi Indonesia
Sedjarah Ekonomis Sosiologis -- Prof. Dr. D.H. Burger dan
- Men out of Asia
25. Keputusana Sidang DESRAA
26.Keputusan Konferensi Sastra- wan AA-Kairo
28. Manipol, Djarek, Resopim, Ta- hun Kemenangan
-- Dr. Ir. Soekarno
29.Etnologi
— R. Rudito
- Madjalah² :
Djaja Berkala Irian Barat
Foreign Affairs Bulletin (GDR)
Tiongkok Rakjat NewTimes
31.Harian²
Harian Rakjat HarianMerdeka Harian Harapan Harian Warta Bhakti Harian Suluh Indonesia Harian Warta Berita