Baca PDF (OCR): Kenang-kenangan Kongres Gerwis ke-2, 25-31 Maret 1954

72 halaman · 72 halaman diproses dengan OCR· 109903 ms

Daftar isi
  1. PERTJETAKAN PUSTAKA RAKJAT N.V.
  2. Kongres Gerwis ke -2
  3. 25:31 Maret 1954
  4. Djterbitkan oleh; DPP GERAN!
  5. Indonesia
  6. Kongsi Sutijar
  7. P. I.
  8. N.V.
  9. N.V. ABASAR
  10. (ABASAR COMPANY LIMITED)
  11. Import — Export — Perdagangan Umum
  12. Mengimport dari negeria Asia, Eropa Barat, Eropa Timur
  13. Prihadi Trading Society Ltd.
  14. Importers & General Merchants.
  15. Industrial Plants, Agricultural and Woodworking Implements
  16. ,,PRAWIRA"
  17. TRADING COMPANY
  18. HEAD-OFFICE: DJAKARTA — PHONE: GBR. 2738-33A
  19. Industries: Exporters: Importers:
  20. Wood-furniture All Indonesian
  21. Sambutan
  22. D. P. P. GERWANI
  23. i oftamu² luar negeri, terutama dengan kedatangan Wk. Presiden GWDS. jang baru
  24. Indp.sekarang ini dapat terlaksana mengundjungi Indonesia, setelah dua kali pada tabua
  25. ngror2 Dengan terlaksananja bubunçan persahabatan dlantara kaum wanta berbagai
  26. Sambutan Menteri Perburuhan
  27. PRCESHEGERU
  28. Sambutan ketua
  29. Parlemen
  30. Tilgram² dari luar negeri
  31. Wanita Korea
  32. res wanita sedunia menundjukan pada kita djalan satu²nja untuk membela haka wanita
  33. rakjat lainnja agar dengan demikian kita dapat memenuhl kewadjiban bagaimana kita
  34. berdjoang untuk kemerdekaan nasional dan perdamaian. Kita pertjala bahwa sdr. pasti
  35. jalah terutama meluaskan dan memperkuat gerakan wanita lndonesla dan pada waktu
  36. jang sama memberikan kontribusi jang njata pada perdjoangan Rakjat umumnja. Kita
  37. mengharap agar kongres sdr. mentjapai hasil jang gemilang dan kita mengharap agar
  38. MLERMEONETASampaikanlah kepada mereka bahwa wanita Perantjis berdjuang untuk tudjuan
  39. Suara Pers tentang Kongres
  40. Saere è
  41. HONGRES HEIL G
  42. lni. djuga membawa pengaruh pada pekerdjaan kita mempersiapkan Konggres -kita
  43. sekarang ini. Keadaan ini tentu tidak dapat. kita biarkan terus-menerus, dan dalam
  44. Selama ini, untuk mengatasi kesukaran ini, Pengurus Besar berusaha mengeluarkan
  45. kita, jalah masalah keuaugan. Karena degan keadaan keuangan jang lemah, aktiviteit-
  46. Suppreni
  47. iupprenia jalah kampanje mendjelang Sidang Komisi Kedudukan Wanita dari Perserikatan
  48. e representaficnasional jang mendjadi anggota Komite Eksckuti GWDS dengan wakil-tetap seorang.
  49. the need 6or
  50. Detik dan Peristiwa
  51. hek51m jang mewakili
  52. gotaan sekarang ia mempunjai 330
  53. souvenir dari Tjabang² kepada tamu²
  54. da djam 1.30 tengah malam setelsh
  55. Mereka datang dan
  56. djoang untuk perdamaian, hak-hak wanita. kebahagiaan anak-anak dan keselamatan
  57. GERWANI berseru kepada seluruh kaum wanita Indonesia supaja bersatu padu
  58. jang penuh dan perdamaian dunia jang abadi.
  59. DEWAN PIMPINAN PUSAT HARIAN GERAKAN WANITA INDONESIA
  60. ANGGOTA-ANGGOTA
  61. DEWAN PIMPINAN PUSAT PLENO
  62. GERAKAN WANITA INDONESIA
  63. "GERWANI"
  64. (Djawa-Timur)
  65. (P.B. GERWIS)
  66. 29. Rabajani
  67. PERATURAN DASAR ,,GERWANI"
  68. Menerimaendiusikan dan mengesaka laporan ang dberkan l Dewan
  69. Dewaa Pimpinan Ranting dipilih untuk waktu 6 bulan sampal 1 tahun.
  70. Dewan Pimpinan Ranting Besar dipilih oleh Konferensi Ranting Besar jang di-
  71. hadliri oleh utusan² dari Dewan Pimpinan Anak Ranting untuk waktu 6 bulan
  72. Uang pangkal jang berdjumlah 1 rupiah
  73. f. Pendapat² lainoja jang sjah dan tidak mengikat
  74. Dewan Pimpinan Daerah mendapat 90% dari pendapatan uang Pangkal, luran
  75. dan pendapat lainnja setiap bulannja untuk keperluan kas Dewan Pimpinan Daerah.
  76. Dewan Pimpinan Tjabang. Dewan Pimpinan Anak Tjabaag das Dewan Pimpinan
  77. Ranting. keperluan keuangan untuk Dewan Pimp. Tjb., Dewan Pimp. anak Tjabang.
  78. Dewan Pimp. Ranting. diatur oleh Dewan Pimpinan Daerab.
  79. Sisa jang 10% dikirim oleh Dewan Pimpinan Daerah ke Dewan Pimpizan Pusat.
  80. Ketentuan jang belum masuk dalam peraturan Dasar akan diatur dan ditempatkan
  81. dalam Peraturan chusus dan Tata Tertib. jang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan
  82. Disjahkan oleh Kongres Gerwis Ke-II
  83. di Djakarta pada tanggal 25-31-II-'54
  84. 3. Mengenai Hak-hak Demokrasi
  85. 1. Memprotes keras terhadap tindakan-tindakan jang didjalankan oleh alat-alat
  86. pemerintah di daerah-daerah tersebut jang merupakan antjaman terhadap hak-
  87. 6. Protes terhadap PBB jang akan mengeluarkan wakil²
  88. Tjatatan penindjauan
  89. Selamat berkongres :
  90. Indonesia Promoting
  91. Corporation
  92. General Importers-Exporters & Comm. Agents
  93. P.O.-BOX 1051. DJAKARTA INDONESIA

a

PERTJETAKAN PUSTAKA RAKJAT N.V.

Kongres Gerwis ke -2

25:31 Maret 1954

Djterbitkan oleh; DPP GERAN!

Tabukah saudara²/saudarl²? pd. Pharmasi PENGUSAHA NASIONAL 100%

Indonesia

Kongsi Sutijar

P. I.

N.V.

Djalan Biak 39 Tel. G. 621 1 Perdagangan, Perindustrian dan Hasil hutan. Bersedia/menerima pesanan meubilair guna: Alat2 : Rumah-tangga." Kantor" Sekolahan" dan Carrosserie Buktikanlah di: Untuk segala keperluan peme-Djł. Kramat lontar 3 dan 4/H libaraan dan pemulihan kesehatan DIAKARTA

N.V. ABASAR

(ABASAR COMPANY LIMITED)
Import — Export — Perdagangan Umum

Mengimport dari negeria Asia, Eropa Barat, Eropa Timur

Amerika dan negeri² lainnja: Barang² Tenun dan Bahan² Pertenunan Barang² Kelontong, Alat² serta Bahan² Pembangunan Mesin² dan alat² Tehnik lainnja Bahan² Industri Mengexport: Hasil Bumi dan Hasil Hutan

KANTOR PUSAT Djakarta — kota Djl. Djembatan Batu 72, Tilp. Kota 1092 KANTOR2 TJABANG: Medan Palembang Surabaja Djl. Kesawan 118 Djl. Elite 30 Djl. Niaga Tambang 12

WANITA KITA TETAP SEDAR Selalu mengikuti mode Tetapi selalu ingat DJANGANLAH KEKAJAAN KITA DIKURAS PIHAK LUAR

BATIK masih tetap pada functienja.

ah GABUNGAN KOPERASI BATIK INDONESIA Meliputi kepentingan 20 koperasi & 7000 perusahaan batik Pusat : Pinangsia II No. 9 — 11 — 13, Telp. 1065-Kota, Djakarta Perwakilan: Tjirebon — Semarang — Surabaja — Osaka Japan

Prihadi Trading Society Ltd.

Importers & General Merchants.

Head-Office : DJAKARTA, 90 Tiang Bendera-Phone: Kota 1582 Cables : Prihadi Djakarta" codes: Acme & suppl. Branch-Offices : Semarang — Bandung — Osaka : Bank Indonesia — Djakarta Bankers Bank Negara Indonesia — Djakarta Importers of : Roadbuilding and Earthmoving Machineries, Machine Tools Rail and Road Vehicles. Electro Engineering Articles, Graphical Machines.

Industrial Plants, Agricultural and Woodworking Implements

Textiles and Hardware. Sole Representitives ddr. : ,Gedore" Tools Pine" Sewing Machines "Indian Brave" Motorcycles

,,PRAWIRA"

TRADING COMPANY

HEAD-OFFICE: DJAKARTA — PHONE: GBR. 2738-33A

DJL. KEMAKMURAN Bankers : Cable-address : Bank Negara Indonesia Prawira Bank Umum Nasional

N. H. My. Factory N.V.
Djakarta.

Industries: Exporters: Importers:

Textile

Wood-furniture All Indonesian

Car-bodies wood-products Stationery Sailloft Techn. Art. Ready made clothes Heavy mater

Sepatah kata

Sambutan

D. P. P. GERWANI

Pada achir bulan Maret 1954 kongres Gerwis ke Il telah selesai. setelah melalui persiapan berbulan-bulan lamanja. Kongres setelah mengadakan diskusi selama 5 bari terus menerus maka hasil² jang penting dari keputusan kongres tsb. diantaranja ialah tentang perobahan nama dari Gerwis mendjadi Gerwani. keputusan² jang tegas tentang pemilihan umum. serta resolusi² kerdja sama dan resolusi² perdamaian. Dengan keputusan² tsb. maka kongres Gerwis ke II itu artinja jang pènting didalam sedjarah, ialah bahwa kongres telah meletakkan dasar² jang kuat bagi perkem baugan Gerwant dimasa depan. Keputusan² kongres jang bidjaksana, baik mengenai program organisasi kedalam maupun keluar dengan dihilangkannja sifat² sektarisme dalam organisasi maupun dalam tjara bekerdja. maka Gerwani akan lebib besar kemungkinannja dapat melek- sanakan kewadjibannja sebagai gerakan wanita jang harus menghimpun masa jang luas serta dalam memperdjoangkan hak-hak wanita dan anak-anak Iodonesia. Dengan demikian kongres Gerwis ke II itu telah dapat memenuhi harapan berbagai kaum wanita dan seluruh anggauta. Berbeda dengan kongres Gerwis ke I jang lalu di Surabala. kongres ke II ini dapat dilelsanakan dengan meriah serta tjukup mendapat sambutan dari kalangan masjarakat. Iei disebabkan oleh karena kongres sekarang int dilangsungkan didalam keadan dimana rakjat telah berhasil mentjłptakan tegaknja kekuasaan demokratis didalam negara kita. Dengan soasana dalam negeri jang baik ini jang memungkinkan kongres Gerwis dapat dilangsungkan, dan jang memningkinkan P.B. serta tiabanga dapat mengorganiseer persiapan seluas-luasoja. dan tjabang dapat mempersiapkau pengiriman delegasi serta djuga memungkinkan hadlirnja wakil organisasi wanita sahabat dari luar negeri kedalam kongres kita. - sedang ketika jang lalu kongres dilagsungkan dalam keadaan suasana Razia Agustus dao dimana rakjar hidup tak terlepas dari rasa takut dan kekuatiran oleh adanja penangapan² pemerintah jang

repression 1953

sewenang-wenang dan tak beralasan. Banjak tjabang jang berhalangan hadlir ke- kongres jang lalu karena anggauta² dan pengurusnja berada dalam pendjara. Tetapi seperti diketahui kongres ke Il sekarang ini dari 201 tjabang. jang hadlir ada 143 tjabaug, dan tidak kurang dari 350 orang jang mendukung kongres ini, sebagai utusan maupun penindjau jang datang dari berbagai kepulauan, mulai dari daerah² Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Sumatera Selatan, Djawa. Madura, Kalimantan dan Sulawesi serta hadlir pula wakil GWDS 3 wakil organisasi wanita jaitu negeri Belanda, Australia dan Sovjet Uni. Adalah buat pertama kalinja bahwa kongres Gerwis ini dapat dibadliri oleh

i oftamu² luar negeri, terutama dengan kedatangan Wk. Presiden GWDS. jang baru

Indp.sekarang ini dapat terlaksana mengundjungi Indonesia, setelah dua kali pada tabua

jang lalu utusan GWDS selalu mengalami kegagalan visa di-tengah² perdjalanan.

ngror2 Dengan terlaksananja bubunçan persahabatan dlantara kaum wanta berbagai

ame negeri dengan kaum wanita Indonesia tni adalah berarti pule buat pertama kalinja kita telah memenuhl kewadjiban untuk memberikan sumbangan kepada usaha mem- bela perdamaian dunia dengan mempererat hubungan persababatan, berarti meng- hilangkan sifat bermusuhan diantara bangsa-bangsa dan adalah sebagian usaha uotuk mengurangi ketegangan internasional sekarang ini. Tamu² kita di Indonesia tidak hanja tinggal di Djakarta sadja melainkan djuga mengundjungi Daerah, Sudah barang tentu beaja kongres jang seluas ini ongkos- ongkosoja tidak sedikit. Tetapi satu hal jang belum pernah terdjadi jalah babwa seiuruh m beaja ini dapat ditutup, berkat keuletan dan rasa tanggung djawab seluruh anggauta Gerwis, dan djuga berkat kebidjaksanaan kawan³ P.B. lama. Hal ini mempuajai artite jang penting sekall, karena deugan kenjataan² ini sekaligus membantah tuduhauhe bahwa kongresa dan organisasi Gerwis jang lalu selalu dibeajai olch negeri asing.m Dalam laporan² keuangan panitya dan P.B., sehuruh anggota dapat mengadakan kontrul山 atas beaja dan penjetoran-penjetoran dari tjabang masing-masing. Djuga pengalaman kerdja dan hasil² jang baik ini harus kita teruskan dan kitabi pertinggi untuk melaksanakan pekerdjaan kita jang akan datang. di Bagi Gerwani pengelaman menjelenggarakan penerimaan tamu luar Degeri ada. d lah djuga baru pada pertama kalinja, karena itu tentu banjak kekurangan. WalaupunSE demikian berkat keglatan panitya di Djakarta maupun di Daerah², serta bantuan besar 日 dari organisasi² wanita lainnja, organisasa masa, para peogusaha dan perseorangao hi dan pemerintah, maka kundjungan tamua kita itu pada umumnja dapat mentjapai sukses jang besar. Pengalaman kerdja-sama dalam penerimaan tamu² ini baik dipusat maupun di-ia daerah² hendaknja dapat ita teruskan untuk membentuk dasar2 kerdja-sama lainnja. Sebagai achir kata sambutan ini, kepada para penjokong kongres Gerwis, kepada 2 organisasi² masa buruh, tani, pemuda, kebudajaan, kepada organisasi wanita, kepada para pengusaha dan pérseorangan2, serta kepada pemerintah, jang telah memberikan bantuan² baik berupa matereel tenaga maupun moreel dan kepada selurtuh angota.

D.P.P. Gerwani menjampaikan saluut dan mengutjapkan terimakasih sebesar-besarnja.
Djakarta. 1 Mei 1954.

D.P.P. Gerwanl
TTT

Sambutan Menteri Perburuhan

Prof. Abidin Pada kesempatan berlangsungoja Kongres Gerwis jang ke I ini saja diminta menulis satu-dua kalimat tentang buruh wanita di Indonesia. Diika orang berbitjara tentang buruh wanita", maka pada umumnja orang akan teringat kepada wanita-wanita jang bekerdja di perusahaan-perusahaan. terutamia jang heke-dia dibagian produksi. Ini tidak mengherankan karena mreka itulah jang harus mendacat perhatian istimewa, djika dibandingkan dengan buruh wanita dibagian tata-usaha perusahaan ataupun di tata-usaha Pemerintahan. Adapun djenis pekerdjaan jang didjalankan olch b:uh wanita itu ialah. jan biasanja ringan sifatnja dan djuga memang ada. jang karena sifatnja hanja dapat didjalankan oleh beuh wanita sadja. Kadang-kacaag karena kekurangan tenaga dibeberapa perusahaan terdapat burub wanita jang melakukan pekerdjaan jang tidak sesuai dengan sifat kewanitaan. misaloja dikebun karet. mengangkut getah, dalam memborong pekerdjaan mengangkut pasir dari sungai ketepi djalan-djalan raja jang harus dibetulkan, menjapu djalan-djaian raja, mengkojak batu besar dsb.nja. Perusahaan/perkebunan jang buruhnja sebagian besar terdiri dari buruh wanita ialah :

  1. perkebunan: tembakau, gula. kopi, teh, tjoklat. karet:
  2. perindusterian: pertenunan, pembatikan, toko, perusahaan pajung. perusahaan
    rokok, perusahaan minjak wangi/bedak, perusahaan damar. pabrik korek api. pabrik gelas. Djawatan-djawatan jang banjak mempergunakan buruh wanita ialah: Ojawai n Tilpon dan Djawatan Kehatan. Da a diatakar bahwa hampi dari djumlah buruh seluruhaja dari peru- rahaan/ perkebunan-perkebunan dsh, diatas, terdiri dari buruh wanita. Dibeberapa

perkebunan misalnja di tembakau, teh dan beberapa perusahaan seperti pajung. korek apl, gelas sebagian besar terdiri dari buruh wanita. Baik dalam zaman pemerintahan Belanda dan Djepang. maupun sekarang djenis pekerdjaan Jang dilakukan oleh buruh wanita adalah sama dan ringan sifatnja serta sesual dengan keadaan wanita sebagai tsb. diatas. Demikianlah misalnja diperkebunan: Tembakau: 1. menanam bíbit

  1. memelihara kebun
  2. membersihkan daun tembakau dari ulat-ulat
  3. memetik daun tembakau
  4. memelihara kebun
    Teh:

  5. memetik daun teh
    Karet : 1. memelihara kebun

  6. menjadap getah
    Djuga dipabrik dari perkebunan tsb. diatas terdapat buruh wanita misalnja tembakau: memilih daun tembakau: teh: memilih daun teh dan membersihkan teh jang sudah kering dari kotoran-kotoran; gula: dibagian centrifuges, bagian gudang. dsb.nja. Tjara mengerdjakannja ialah dikebun bekerdja selalu bergerak dan dipabrik bekerdja duduk atau berdiri. Demtkianlah maka tiada mengherankan apabila tenaga wanita jang bekerdja dikebun itu kelihatannja lebih sehat badannja dari pada mereka jang ada dipabrik. Sudah mendjadi kebiasaan. bahwa pada zaman Pemerintahan Belanda dan Djepang, buruh-buruh wanita pada chususnja dan buruh-buruh laki pada umumnja bekerdja 9 djam sampai 10 djam sehari. Pada waktu sekarang djam bekerdja sehari diubah mendjadi 7 djam dan djika perJu dengan putusan dispensasi boleh dinaikkau mendjadi 8 djam sebari. Upsh sehari jang diterima olch buruh wanita adalah seperti berikut:

B. pada waktu sekarang :
A. pada waktu dalu:
perladangan, buruh tanRp. 2,- atburuh wauita mendapat Ssen sehario Rp. 2,50. e bur lak sspo as 2pembatikan/tjap Rp. 3,- burah,wanita mendaa 0 en-sehariRp. 8.50. buruh laki 20/25 mva macep 3perusahaan rokok rp. 3.75. 157buruh wanita mrendapat 5 sen schari. ula23.75

TEC

PRCESHEGERU

Pembukaan resepsi sebelum Konggres: Anggota2 PB dengan Panitya Penjelenggara Kongres

buruh wanita mendapat 15 sen seharipertenumer Rp. 5,-
buruh lakd Rp. 5,-
5. perkeburtanburuh wanita mendapat 10 sen sehariburuh lakda 20 Rp. 4,50.Rp. 6,50.

Perbedaan upah tsb. dlatas disebabkan karena adanja tjara borongan dibeberapa perusahaan/perkebunan dan karena berbedanja hatsil jang ditjapai oleh buruh laki dan buruh wanita, dan pula karena buruh wanita masih berkewadjiban menjelenggara- kan rumah tangganja sehingga waktunja terbatas untuk bekerdja diperusahaan. Keadaan buruh wanita diperusabaan/perkebunao itu mendapat perhatlan besar dikalangan serikat-serikat buruh, akan tetapi olch karen serikat buruh itu sendiri pada umumnja bamu ada dalam tingkat hidup kanak-kanaknja. maka belum banjak jang ditjapai oleh serikat buruh itu untuk memperbaikinja. Sungguhpun demikian. 5

Gerwis sebagai suatu gerakan buruh wanita telah banjak berdjasa dalam hal iti, terutama dalam hal memberikan penerangan-penerangan diperusahaan/perkeburian kepada buruh-buruh jang bersangkutan. Dari pihak Pemerintah sendiri semendjak mulai berdirinja Republik Indonesia ditjiptakan Undang-undang dan Peraturan-peraturan untuk melindungi buruh wanita, jaitu: pasal-pasal jang chusus mengatur pekerdjaan buruh wanita ialah:

  1. Undang² 'no. 1 tahun 1951: pasal-pasal 7 dan 9 jang melarang orang wanita bekerdja pada malam hari dan melakukan pekerdjaan jang berbahaja bagi keselamatan atau kesehatannja. pasal 8 jang melarang orang wanita bekerdja didalam tambang. pasal 13 memberikan hak atas istirahat pada hari pertama dan kedua waktu haidh, dan sebelum dan sesudahnja melahirkan anak atau setelah gugur kandung, serta memberikan kesempatan kepada buruh wanita untuk menjusukan anaknja. Perlu diketahui bahwa pasal-pasal 7 dan 9 itu bingga sekarang belum diberla-
    kukan. karena bahan-bahan keterangan jang dibutuhkan untuk peraturan pelaksanaan masih lagi dikumpulkan.

  2. Statsblad no. 647 th. 1925 dan Staatsblad no. 45 th. 1941 : melarang orang wanita untuk bekerdja diantara djam 10 malam sampai djam 5 pagi dibeberapa perusahaan.
    b.dapat diadakan kerdja malam wanita, akan tetapi dengan idzin dari Djawatan Pengawasan Perburuhan. Oleh karena pasal 7 dari Undang-undang no. 1 th. 1951 mengenai kerdja malam wanita belum berlaku maka aturan² tsb. dalam Staatsblad 1925 no. 647 inilah jang sementara dipergunakan. Dalam pada itu selalu diusahakan agar sedapat mungkin kerdja malam wanita ini dibatasi. Berhubung dengan itu. karena andjuran dari Djawatan Pengawasan Perburuhan dibeberapa pabrik gula didaerah Djawa Timur, tenaga wanita jang biasanja bekerdja pada malam hari dibagian centifuges pada waktu sekarang. diganti dengan tenaga laki-laki. Lain dari pada itu masih terdapat djuga aturan-aturan bagi buruh wanita ialah jang timbul dalam : perdjandjian perburuban antara Serikat Buruh Gula dan Algemeen Suiker Syndicaat Indonesia, Persetudjuan antara Serikat Buruh Perkebunan Republik Indonesia dan Algemeen Landbouw Syndicaat,chusus bagi buruh wanita di Pemerintaban adalah Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 1951 tentang pemberian istirahat karena hamil. Sudah barang tentu Undang-undeng dan Peraturan-peraturan itu harus dilaksana- kan, dan apakah para pengusaha ada melaksanakannja atau tidak dan apakah pelaksanaan itu ada sehagaimana mestinja, patut sekali diawari.
    T

Kementerian Perburuhan, sungguhpun dengan alat-alat jang lengkap sekalipun, tak mungkin dapat sendirian mengawasinja. Dalam hal ini harus ada kerdjasama antara buruh dan Kementerian Perburuhan. Pemimpin-pemimpin buruh, agar dapat mengawasinja, wadjib mengetahui Undang- undang dan Peraturan-peraturan itu. Dimana ada madjikan jang kealpaan dalam pelaksaannja, maka pemimpin-pemimpin buruh memperingatkan hal itu kepada madjikan. Dan dimana setelah diperingatkan ternjata madjikan tidak bersedia melak- sanakannja, maka hal itu patut diberitahukan kepada Pengawas Perburuhan setempat dari Kementerian Perburuhan: Djawatan Pengawasan Perburuhan. Dalam hal mendjaga kebersihan dan kesehatan dan dalam hal mentjegah timbulnja ketjelakaan banjak sekali jang dapat dikerdjakan oleh serikat-serikat buruh. Patutlah diketahui bahwa Kementerian Perburuhan Djawatan Pengawasan Perburuhan mempunjai suatu seksi jang chusus bertugas untuk memperhatikan soal-soal perburuhan wanita dan kanak-kanak. Demikianlah tiada djeleknja apabila organisasi- organisasi wanita jang menaruh minat terhadap perburuhan pada umumnja dan per- buruban wanita pada chususnja memberi baban-bahan kepada Kementerian Perburuhan. Djawatan Pengawasan Perburuhan seksi buruh wanita dan kanak-kanak.

Djakarta, 15 Maret 1954

(Klise : H.R.,. Ketka para tamu Luar Negeri masuk ruangan disambut hadlirin dengan hanget dan girang.

Sambutan ketua

Parlemen

:

Mr. Sartono Saja turut bergembira, bahwa Gerakan Wanita Indonesia Sedar atau slngkatnja Gerwis hari-hari ini melangsungkan kongresnja jang ke-II. Gerwis jang baru muntjul dalam masjarakat lebih kurang 4 tahun jang lampau adalah salah satu organisasi jang masih muda usianja. Tetapi karena kegiatan-kegiatannja Gerwis telah menarik per- hatian umum. Gerwis mempunjai kedudukan chusus dalam gerakan wanita Indonesia, antara lain karena mempunjai lapangan jang tertentu, jaitu mengorganisasi dan mempersatukan terutama wanita-wanita pekerdja dan isteri-isteri buruh Indonesia. Saja sering mendengar sembojan Saudara² dari Gerwis jang kalau ditindjau sepin- tas lalu agak aneh kedengarannja, tetapi dengan sembojan itu digambarkan kedudukan wanita dalam masjarakat Indonesia. Sembojan itu mengatakan, bahwa wanita Indonesia didjadjah 2 kali, pertama oleh imperialis asing dan kedua oleh golongan lelaki. Demí- kianlah sembojan Gerwis jang sering saja dergar. Sembojan ini dengan djelas me- nerangkan perdjoangan Gerwis, jaitu: perdjoangan nasional untuk membebaskan diri dari kekuasaan imperialisme asing dan perdjoangan emansipasi, jang menurut persa- maan hak bagi kaum wanita dan kaum lelaki. Tjita-tjita wanita Indonesia dalam pertengahan abad ke 20 ini memang lain dari pada tjita-tjitanja satu abad jang lampau. Kaum lelaki jang tidak dapat menjelami alam pikiran wanita dalam abad ke 20 ini, berarti bahwa alam pikiranja masih kolot, masih hidup dalam abad jang telah lampau. Wanita Indonesia dalam abad ke 20 ini ingin bersama-sama dengan bangsa Indonesia seluruhnja mempunjai Negara sendiri jang merdeka dan berdaulat. bebas dari kekuasaan bançsa laio. Wanita Indonesia dalam abad ke 20 ini mengingini pula supaja dapat menempuh peladjaran jang setinggi-tingginja. ingin mendapat kedudukan jang saxa denoan kaum lelaki dalam hubungan keluarga, dalamn pekerdjaan. dalam men- duduki tempat-tempat dalam pemerintahan dan dalam badan-badan perwakilaa rakjat. dalam pemilihan umuin dsb. t

TUOT

Pertjajalab. bahwa kaum lelaki jang alam pikirannja hidup dalam abad ke 20 ini akan membantu perdjoangan wanita jang demikian itu. Tetapi harus dinsjafi bahwa achiraja aasib golongan wanita itu terletak ditangan wanita sendiri. Wanita Indonesia akan tetap didjadjah dua kali, kalau mereka memang mau didjadjah dua kali. Sebaliknja wanita Indonesia tidak akan didjadjah sama sekali, apabila mereka tidak mau didjadjah sama sekali. Tidak mau, jang berarti dapat merupakan kekuatan jang mempunjai kemampuan jang besar uotuk mengubah keadaan masjarakat Indonesia dari masjarakat sisa-sisa kolonial dan feodal ini ke masjarakat nasional dan mengubah alam pikiran rakjat Indonesia umumnja ke tingkatan Jang lebih madju. Untuk membela hak-hak wanita ltu diperlukan adanja persatuan dari segenap organisasi waníta dengan tidak memaa- dang ideologi dan kepertjajaaa agama masing-masing. Tidak lama lagi di Indonesia akan dilangsungkan pemilihan umum untuk Dewan Perwaklan Rakjat dan Konstituante. Dalam pemilihan umum nanti hak kaum waoita adalah sama dengan hak kaum lelaki. Pemilihan umum itu nanti akan merupakan udjian bagl kaum wanita, dapat atau tidakoja menggunakan bak jang menurut undang-undang sudah ada padanja itu, dapat atáu tidaknja organisasi-organisasi wanita menggerakan kaum wanita, sehingga mereka semuanja ikut serta dalam pemilihan umum. Saja turut mendoakan, mudah-mudaban kongres inl berlangsung dengan selamat dan memberikan hasil-hasil jang merupakan bantuan jang besar bagi perdjoangan bangsa Indonesia umumnja dan wanita Indonesia chususnja. Selamat berkongres dan selamat bekerdja seterusnja.

si ud tib

Para tamu dalam Resepsi: Walikote Sudiro dengan njonja hadlir.

Sambutan Sentral Biro SOBSI pada tg. 30-3-1954. dil GALANG PERSATUAN WANITA UNTUK MEMENANG- tiaj KAN PERDJUANGAN MENTJAPAI HAK2 WANITAk.1. duc é seb Saudara utusan dari golongan buruh dan Isterl buruh, dari golongan täni, peladjar. pengusaha. kebudajaan dan intelektuil. Ra Saudara utusan dari G.W.D.S., Australia dan Belanda. sia Atas nama 21/ djuta anggota2nja, Sentral Biro SOBSI menjampaikan saluutbia setinggi-tinginja kepada kongres.ini Berhasilnja Kongres Gerwis jang ke II ini ditjatat oleh kaum buruh sebagai suatu lap kedjadian penting di Indonesia. Karena pc. an jaug ditjapai oleh kaum wanita dalan a!bih memperkuat perdjuangan buruh Indonesia untuk perbaikan nasb, untak keraan penuh dan untuk perdamaian. Pada saat ini kaum buruh baik lelaki maupun wanita sedang berdjuang mati- matian untuk mempertabankan hak hidup dengan keluarganja, untuk membela de- rokrasi dan mempertahankan perdamaian. Harga-harga kebutuhan hidup sehari-hari dalam kenjataannja meningkat terus dan sekarang sudah lebih dari 30 kali harga sebelum perang. Upah kaum burub dalam kenjataannja rata sebulan hanja tjukup untuk hidup

k.l. 7 hari lamanja. Upah burub wanita pada umumnja lebih rendah daripada lelaki untuk pekerdjaan jang sama, karena politik penghisapan atas tenaga murah Dalam prakteknja hak-hak buruh wanita akao djaminan-sosial tidak terdjamin sekalipun kadang-kadang sudah ditentukan dalam suatu. peraturan pemerintah Misalnja:
ja hak perlop dengan upah penuh diwaktu bersalin dan haid, tidak didjalankan oleh m banjak perusahaan. tidak adaoja perawatan dokter atas tanggungan negara atau perusahaan. tj pelangaran kesusilaan dibeberapa perusahaan dengan pemeriksaan buruh wanita waktu meninggalkan tempat kerdja. tidak diberikanna alat-alt kerdja untuk mendjaga kesehatan. seperti kaos-tangan untuk buruh batik atao tekstil dibagian tjat. 一 kerdja berat untuk wanita seperti memikul karet seberat 20 sampai 25 kg dengan naik tangga setinggi 20 meter. Selain itu maka sudah tidak asing lagi bagi steri burub. bàhwa: umumnja tiap bulan ia mesti mentjari akal bagaimana mesti bikin lunas hutangnja

T

dengan upahnja jang djauh lebih rendah dari pada hutangnja. Apa lagi untuk berbelandja. keteoteraman rusah tangga terganggu karena harga naik terus, karena pemetjatan-pemetjatan dan ditambah pula karena teror gerombolan anti Rakjat seperti

D.I., T.I.I. ditempat-tempat jang kurang aman. Menurut Eisenhower presiden Amerika Serikat dan modal monopoli asing Belanda
di Indonesiz. katanja begini : Orang-orang di Azia termasuk Indonesia terlalu banjak melahirkan anak. Karena tiap tahuo djumlah penduduk meningkat (untuk Indonesia sadja tiap tabun tambah

k.l. satu djuta manusia) maka sumber kekajaan alam tidak mentjukupi kebutuhan penduduk." Teori imperialis ini digunakan oleh modal monopoli asing untuk menutupi sebab-sebab kemelaratan Rakjat Indonesia jang sebenarnja. Sębab-sebab pokok kemelaratan kaum buruh dan tani Indonesia serta golongan Rakjat lainnja adalah karena penghisapan kolonial oleh imperialis Belanda dan per- sapan perang baru jang dipimpin oleh monopoli Amerika. Karena penghisapan luar- biasa oleh monopoli Belanda jang menguasai 70% sumber-sumber ekonomi kita sekarang ini dan dengan persiapan perang monopoli Amerika, maka Rakjat banjak miskin, kelaparan dan monopoli asing mengenjam keuntungao sebesar-besarnja. Sebagai tjontoh dapat dřkemukakan seperti berikut: Dengan perang Korca dan Vietnam, persendjataan kembali Djepang dan pertahanan bersama Eropa, maka dalam tahun 1952 sadja monopoli besar Amerika sadja mendapat keuntungan sebesar $ 40. 900 djuta (ULS.) atau kJ. 470.000 djuta rupiah atau 36 kali seluruh pengeluaran anggaran belandja R.I. dalam tahun 1952. Tiap tahun keuntungan komplotan perang Amerika jang terdiri dari hanja 60 gelintir orang sama banjaknja dengan seluruh djumlah penghasilan dari 600 djuta Rakjat Azia Tenggara. Dengan kenjataan inl maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa di Indonesia modal monopoli asing Belanda dan komplotan perang Amerika mengedjar keuntungan jang sebesar-besaraja diatas kemiskinan kaum buruh dan tani dan diatas djutaan majat- majat korban perang dan kelaparan. Karena itulab, maka kaum wanita Indonesia dari segala kejakinan politik, keper- tjajaan agama, suku bangsa dan lapangaa kerdja tidak mungkin tiaggal diam dalam menghadapi masalah perang atau damai. Berdampingan dengan kaum buruh, tani dan pentjiota-pentjiata perdamaian lainnja kita mesti perkuat front perdamaian donia untuk memenangkan perdamaian dan menghantjurkan komplotan perang. Dengan kekuatan Rakjat jang tjinta damai diseluruh dunia kita berhasil memakza Amerika untuk berun- ding dengan Repuik Rakjat Tiongkok di Genea sagei lanykahlangkah konkrit menudju pak Perdamaian 5 Besar.

A Didalam negara djadjahan dan feodal seperti Indonesia banjak sekalt soal soal hak wanita jang maslh periu kita perdjuangkan dengan kekuatan massa Tidak tjukuplah hal ini diperdjuangkan hanja oleh segolongan wanita sadja, tetapi mest melalui persatuan wanita Indonesia dari segala kepertjajaan agama. keakinan politik. auka bangsa dan lapangan kerdja. SOBSI dan massa kaum buruh selama inl telah mendapat pengalaman, bahwa dengan terpetjah belahnja kaum wanita akan memberi kemungkinan kepada kaum reaksi untuk memetjah gerakan buruh. Misalnja pernah terdjadi: dikalangan kaum buruh Damri Madiun, lingkungan Kementerian Pekerdjaan Umum dan lain-lainnja, dimana isteri pegawai tinggi atau madjikan mentjoba melaui isteristeri buru melarang suamna untuk mendjadi aggoa serikat buruh jang dibentuk oleh kaum buruh sendiri. Dan diandjurkan supaja memasuki sadja serikatburuh kuning atau dengan perkataan lain serikatburuh palsu bikinan madjikan. Dalam hal ini betul bahwa madjikan-madjkan reaksioner itu telah mengalaml ke- gagalan, karena kemenangan-kemcnangan perdjuangan massa kaum buruh di Indonesia. Tetapl andal kata persatuan kaum wanita dapat tergalang dan isteri-Isteri kaum buruh besar simpatinja dan solidaritetnja terhedap perdjuangan buruh, terutama dalam aksi- aski kaue buruh, maka dapat dipastikan, babwa kekuatan gerakan buruh bertambah dan hasil-hasil kemenanganoja akan lebih besar. Hal iol telah dibuktikan dibeberapa lapangan kerdja didaerah-daerah misalnja: Aksi Perbum (buruh minjak) di Djami 1950 dan aksinja di Sungal Gerong pada bulan Pebruar 195 ag disokong degan giatja oleh isrl-steri buruh Djuga dalam aksi Serikatburuh Tambang Indonesia di Sawahlunto pada bulan Djuni 1953, aksi-aksi Sarbupri dan sebagainja; inl semua berachir dengan kemenangan-kemenangan besar difihak buruh dan deogan sendirinja djuga merupakan hasl-basil jang besar buat isteri-isteri kaum buruh dan buruh-buruh wanita. Selain itu kaum buruh tidak lupa terhedap djasa-djasa Gerwis dimasa Jang lampau jang dengan ulet dan giat turut mengadakan aksi-aksi pembebasan pemimpin-pemimpin buruh dan aktivis'nja waktu razzia Agustus Sukiman, waktu menghadapł traktor maut Roem di Sumatera Utara dan lain-isin lagl. SOBSI dan kau buruh dimana- mana selalu ingat, baçaimana Gerwis giat turut dalam demenstrasi-demonstrasi 1 Mei, dalam kongres-kongres buruh dan aksi-aki buruh. SOBSI berpendapat bahwa adanja4 organisasi wanita jang dapat kerdjasama dengan organisasi-organisast buruh, terutama ditempat-tempat kerdja akan lebih memperkuat perdjuangan untak mentjapai hak-hak wanita dan perbaikan tingkat hidup pada umumaja. Lebih dari itu kaum buruh mengharap supaja dengan persatuan Wanita Indonesta daiam Gerwis ini segera unjul ak lag peper rania jang sanggup ambil bagian akticł dalam badan-bada pimpinan perdjaangan buruh dari segala 12 TEERrIm

tingkatao diseluruh Indonesía. Dengan turut sertanja kaum wanita dalam pimpinan organisasi buruh akan lebih terdjaminlab berhasllja tuntutan-tuntutan mengenai hak- hak buruh wanita. Putusan-putusan Kongres Gerwis jang ke Il ini past dapat didukung oleh SOBSI dan anggota-angotanja. Bukan sadja itu. tetapi putusan-putusan jang mengenai per- soelan burth wanita pasti akan diperdjuangkan setjara langsung oleh SOBSI dengan solidaritet kaum wanita dari segala golongan. Mudah-mudahan kaum wanita Indonesia dengan pimpinan Gerwis dan GWDS akan mendapat sukses-sukses jang lebih besar dalam perdjuangan utuk perbaikan tingkat hidup, membela demokrasi dan kemerde- kaan penuh dan untuk perdamaian dunia jang abadi. Hidup persatuan wanita Indonesia dan wanlta sedunia! Hidup Gerwis dan GWDS.

GERWIS

(Klise : H.R.,. Allison Dickie stas nama Wanita Australl memberikan sebuah tanda mata.

Tilgram² dari luar negeri

品 Wanita Tiongkok Kita menjampaikan salam hangat kepada kongres sdr. dan mengharapkan hendak- nja organisasi sdr. mentjapai hasila jang lebih baik di-waktu² jang akan datang. Federasi Wanita Demokratis Seluruh Tiongkok

Wanita Korea

Kita menjampaikan salam hangat kepada Kongres Gerwis. Semua wanita Korea menanti dengan kegembiraan jang tak hentinja hasil² jang gemilang jang pasti ditjapai dalam perdjuangan Indonesia untuk kemerdekaan, kebebasan daa perdanaian. Kami wanita Korea tidak akan gagal mentjapai kemenangao jang gemilang dalam perdjuangan besar untuk persatuan jang damai dari tanah air kami, dan dalam peker- djaan kita dalam menjembuhkan akibat perang. pembangunan ekonomi dengan djalan jang sama, seperti dalam perang kebebasan tanah air kami. Kami mengharap dengan sepenuh hati kami, agar kongres ke-II dari Gerwis jang akan membitjarakan kewadjiban perdjuangan semua wanita Indonesia jang tjiota damai. mentjapai hasil jang se-baik²nja. Kita jakin se-jakinnja bahwa persahabatan dan solidaritet antara wanita Korea dan wanita Indonesia jang tjinta kemerdekaan akan mendjadi lebth erat lagi. Persatuan Wanita Korea

Wanita Vietnam Atas nama wanita Vietnam kita menjampaikan salam hangat kepada kongres sdr. dan utusan² jang menghadliri kongres ke-II Gerwis. Kongres sdr. adalah tepat pada waktunja. jalah pada waktu gerakan perdamalan menjerukan kepada Rakjat dunia untuk menentang kedjahatan jang dilakukan oleh pendjahat perang dan sesudah kong-

res wanita sedunia menundjukan pada kita djalan satu²nja untuk membela haka wanita

dan kebahagiaan anak kita, adalah memperkuat persatuan wanita dengar golongan

rakjat lainnja agar dengan demikian kita dapat memenuhl kewadjiban bagaimana kita

berdjoang untuk kemerdekaan nasional dan perdamaian. Kita pertjala bahwa sdr. pasti

akan berhasil mentjapai tudjuan bersama sebagaimana dibitjarakan dalamn kongres sdr.

jalah terutama meluaskan dan memperkuat gerakan wanita lndonesla dan pada waktu

jang sama memberikan kontribusi jang njata pada perdjoangan Rakjat umumnja. Kita

mengharap agar kongres sdr. mentjapai hasil jang gemilang dan kita mengharap agar

semua utusan jang datang pada kongres ini sehat agar dengan dentkian dapatlah ditjapsi hasil* jang se-baik²aja sehingga koagres berachir. Persatuan Wanlta Vietnam

Wanits Perantjis Kaum wanita Perantjis menjampaikan salam hangat kepada kongres saudara, dao mengharap hendakoja pada kesempatan ini saudara sampaikan salam persaudaraan kami kepada seluruh wanita Indonesia jang perwira, jang berdjuang untuk haknja. untuk anak², untuk kebebasan nasional dan untuk perdamaian.

MLERMEONETASampaikanlah kepada mereka bahwa wanita Perantjis berdjuang untuk tudjuan

jang sama. Sampaikanlah bahwa dengan memperdjuangkan hak kita, kepentingan anak kita, kebebasan nasional dan perdamaian, kita telah memenuhi kewadjiban kita bersama. Kami telah berusaha untuk menarik seluruh wanita Perantjis dalam perdjuangan menentang Masjarakat Pertahanan Eropa jang hendak menjerahkan negara kami kepada algodjo. kaum militer Djerman. Kami menentang militerisasi Djerman, sebagaimana saudara menentang militerisasi Djepang. Kami berdjuang untuk kebebasan Perantjis sebagaimana saudaraa berdjuang untuk kebebasan tanah air saudara. Bertahun-tahun kami telah berdjuang untuk perdamaian di Vietnam dan kita menentang pemerintah Perantjis jang mengobarkan peperangan terhadap Rakjat Vietnam, Rakjat Patet Lao dan Rakjat Khmer. Sekarang perang di Indotjina dilandjutkan bertentangan dengan kemauan Rakjat Perantjis. Kami melandjutkan perdjuangan kami untuk perdamaian di Indotjina sehingga pemerintah Perantjis berunding dengan presiden Ho Tji Minh. Saudara* di Indonesia, kami mengharap berhasilnja kongres saudara". Kami tahu, bahwa perdjuangan kita mempersatukan kita dan mempersatukan wanita seluruh dunia, berkat GWDS. Pertjajalah saudara, bahwa kami menjatakan perasaan kami jang sesungguh²nja. Gabungan Wanita Perantjis Wanits Denmark Kita menjampaikan salam pada kongres sdr. dan mengharapkan agar sdr. dapat meogambil langkaha madju untuk terlaksananja tudjuana sebagaimana kita njatakan bersama dalam K.W.S. (Kongres Wanita Sedunia) jalah pengakuan dan pelaksanaan hak² wanita sepenubnja. perlindungan terhadap rumahtangga dan anaka kita dalam dunia jang damai. Persatuan Wanita Denmark Wanita Bulgaria Saudara jang terhormat. Atas nama kaum wanita dan kaum ibu Bulgarla dan atas nama kami sendirı kami menjampaikan salam hangat kepada para utusan dalam Kongres dan dengan peran- taraan saudara kepada kaum buruh selurub Indonesia. Kati sampaikan selamat bekerdja dan mengharap agar saudaraa mengambil puturan uatuk menggalang persatuan dalam perdjuangan untuk dunia jang damal dan merdeka. untuk persamaan hak wanita, untuk kegembiraan pemuda. kebashaglaan 15 海

kaum ibu, untuk persahabatan dan persaudaraan antara semua Rakjat untuk menfe- lesaikan ketegangan dunia dengan djalan berunding. Hidup persahabatan wanita Indonesia dengan wanlta Bulgaria. Komite Wanita Demokratis Bulgaria

Wanita Rumanla Atas nama kaum wanita Rumania kita menjampaikan salam hangat kepada Kongres saudara. Dengan sepenuh hati kita mengikuti kongres saudara ber-sama dengan kaum wanita jang tjinta damai dan partisan² perdamaian diseluruh dunia. Kita jakin bahwa kita akan mentjapai kemenangan atas kekuatan perang dan kita akan mentjapai perdamaian. Dengan bekerdja dalam suasana damal, kami terus bekerdja untuk pembangunan negara kami jang bebas. Para wanita Rumania telah memutuskan untuk memperllpat gandakan kekuatan untuk ber-sama membela perdamaian. Kita mengharapkan hasila baru dalam per- djuangan seluruh wanita Indonesia guna mentjapai hakanja, untuk kebebasan negaraoja dan kebabagiaan rumahtangga. untuk perdamaian dunia. Komtte Wanita Demokratis Rumanla

Wanita Tjekoslowakis Saudara jang tertjinta di Indonesia. Atas nama wanita Tjekoslovakia pada kesempatan ini, kami menjampaikan salam hangat pada kongres Gerwis ke-II. Kita harap sdr. mendapat hasil" jang gemllang dalam perdjoangan sdr. ustuk negara jang memberi kebahagiaan bagi semua Rakjat pekerdja. jang mendjamin perdamaian abadi, jang mendjamin persamaan hak bagi wanita dan hari-kemudian Jang bahagia bagi anak' di Indonesia. Kami tahu, pengorbanan jang telah diberikan oleh Rakjat Indonesia selama peraug kolonial. Karenanja, kita akan berdjoang ber-sama menentang peperangan baru. Kita bersimpati dengan Rakjat sdr. jang berdjoang menentang penghasut* perang.

  • Delegasi sdr. ke Kongres W.S. jang djuga mengundjungi Tjekoslovakia mendapat
    kesempatan untuk mengetahui bagaimana wanita kami memperhatikan pekerdjaan sdr. Kita ingin memperkuat persahabatan antara negara kita dan kita menjokong perdjoangan sdr. Perdjoangan kita untuk perdamaian. berarti membangun negara kita jang tlinta damai. Tanah air kita makin hari makin kuat, dan Rakjat kami hidup bebas dan bahagia. Anak² kita mempunjai hari kemudian jang lebih bahagia. Untek hari kemudian jang baik inł kita harus menjelamatkan perdamalan. Kami akan berdjoang ber-sama* dengan semua wanita diseluruh dunia dengan G.W.D.S. Kami akan berdjoang djuga dengan sdr. dari Indonesia.

Gabungan Wanta Tjekoslovakia

Suara Pers tentang Kongres

Harian Rakjat Banjak hal' jang membuktikan bahwa Kongres Gerwis kali ini istimewa. Pertama situasi sekarang. dimana Kongres Gerwis ini dilangsungkan, ja- itu, disatu fihak perdjuangan untuk hak demokrasi didalam negeri semakin kuat dan luas, dan difihak lain perdjuangan untuk perdamaian dalam ukuran inter- nasional mentjapai sukses? baru jang besar. Kedua banjaknja perhatian di Indonesia sendiri, sehingga tidak banja utus- an tjabang Gerwis sadja jang meng- hadirinja tetapl djuga wakil dari organisasi² laio, organisasia wanita diluar Gerwis. Ketiga besarnja perhatian dari luar- negeri. Kita berharap agar Gerwis salah satu dari organisasi² wanita di Indonesia jang sedikit djumlahnja Itu, tetapl jang selama ini sudah menundjukkan militansinja. akan berusia pandjang, se- pandjangnja, sehingga ia akan memim- pin gerakan wanita kita sampai keke- menangannja. Kita berpendapat, bahwa diatas se- galanja, Gerwis berkewadjiban mentja- ri dasar jang se-luas²nja untuk organi- sasinja. Tiap wanita harus bisa men- djadi anggota Gerwis. tidak perduli apa- kah ia Islam atau Keristen, Komunis atau Nasionalis, berpolitik atau tak berpolitik. sedar atau tak sedar, pendeknja. sonder sjarat apapun jang menghambat.

Tidaklah ber-lebih²an rasanja djika kita katakan bahwa penghidupan seba- gían besar dari wanita Lndonesia sudah ditepi batas: Sedikit lagi, maka tak mungkinlah mereka hidup. Kalau Gerwis berhasil menemukan djalan untuk mempersatukan kaum wanita jang menderita itu untuk mentjapai persamaan hak daz perbaikan nasib, dan bersama dengan itu ditemukan pula djalan untuk mempererat setiakawan inter- nasiosal antara wanita Indonesia dengan kaum wanita sedunia, maka Koog- res ini berhasil besar. Kita mengharap, dan kita pertjaja, bahwa pemimpin wanita kita jang kini memegang pimpinan Gerwis, akan berhasil dalam usahanja jang mulja ini.

Berita Indonesia Djika kita ingin memberikan hormat serta sambutan terhadap Kongres wanita tersebut lalah karena mereka itu Ibu Jang harus kita hormati, dan djuga karena keinsjafan kita akan peranan kaum wanita sebagal tihang jang on- misbaar" untuk pembangunan masjara- kat baru. Dunia berpangkal pada pangkuan ibu. Kalimat ini sesungguhnja tidak hanja merupakan peribahasa ataupun sembojan sadja. tetapi memang kenjata- an. Ibu sebagai pemelihara, pengasuh. pendidik sampai pada pemimpin dari penghidupan kita. Maka itu tiapa kema- djuan jang diusahakan oleh wanita ada- 17

lah kemadjuan untuk kita. Djuga tidak berkelebihan djika kita katakan, bahwa epa jang tertjapai dengan djerih pajah ibu kita dihari sekarang adalah persediaan untuk dunia kita jang akan datang. Mengingat pentingnja peranan kaum lbu dalam penghidupan masjarakat itu, maka sudah semestinjalah bahwa Kong- res Gerwis mendapat sambutan jang hangat dan perhatian seperti jang terdjadi. Gerwis, adalah terutama suatu organisasi gerakan wanita dari masjarakat lapisan bawah wanita² kaum buruh dan petani dari golongan masjarakat jang terbelakang tctapi jang terbanjaik Djadi memperhatikan Gerwis berarti memperhatikan golongan masjarakat terbanjak dan beraiti pula memperhatikan persediaan pembangunan masjarakat kita jang akan datanġ. Sebetulnja perhatían kita tidak teris-

timewa kepada kongresnja, melainkan pada tangġung djawab Gerwis selan- djutnja. Peranannja sebagai tihang untuk membangun masjarakat baru klni berdjalan ditengah-tengah dunia jang pintjang dan katjau. Korupsi, pelatjurac. kedjahatan dan lain kepintjangan sosial jang terdjadi dalam masjarakat kita ini adalah reruntuhan dimane Gerwis harus memulai dengan persiapan* membangun dunia kita jang akan datang. Hal² jang merupakan keruatuhan moraal tsb. sengadja kita adjukan. karena mengingat pangkuan ibu sebagai per- mulaan dunia kita. Maka itu disamping runtuhan akan hak' wanita jang memang sebenarnja suatu sjarat untuk menunaikan kewa- djiban wanita terhadap masjarakat. maka semoga pembangunan moraal itu mendapat perhatiaunja jang terutama. 然

Ketika tama² Sovjet mendoraf. didjemput oleh Anggota PB lma Sór. Srikusnapsijah.

LAPORAN PENGURUS BESAR GERWIS : Presidium Jth. dan Sdr.º sekalian, EDJAK Konggres kita jang pertama di Surabaja sampai sekarang ini. maka or- gaoisasi kita telah mentjapai masa-perkembangan 2 tahun lamanja. Pada Konggres di Surabaja kita meletakkan dasar-dasar pertama bagi pertum- buhan organisasi kita berupa plan pengluasan keanggautaan dan program-kerdja jang merupakan aktiviteit kita dalam membela hak-hak wanita. Kewadjiban kita pada Konggres sekarang ini, jalah memberikan dasar jang lebth kuat lagi jang dapat mempersatukan semua wanita, baik jang terorganisasi maupun jang belum-kedalam aksi-aksi bersama untuk membela hak-hak wanita dan anak- anak, membela kemerdekaan nasional jang penuh dan untuk Perdamaian. Dengan

Sdr. Soewarti selaku Ketua Umum waktu pidato dalam malan resepsi.

menarik kaum Wanitz sebanjak-banjaknja kedalam perdjuangan ini, maka gerakan kita akan merupakan gerakan jang didukung oleh massa wanita jang luas. Dalam laporan jang kita berikan ini, kita tidak sadja akan mengemukakan akti- viteit dan hasil-hasil jang sudah kta tjapal selama ini, tetapi kita djuga akan mem- berikan gambaran bagaimana keadaan penghidupan wanita pada waktu sekarang.Sareera Untuk mendapat gambaran jang terang mengenai perkembangan/kemadjuan or- ganisasi kita serta kekurangan-kekurangannja, maka laporan umum ini kita bagi dalam beberapa pokok:

  1. PENGHIDUPAN WANITA PADA WAKTU SEKARANG
    *乡水 SEDJAK proklamasi kemerdekaan R.I. pada bulan Agustus 1945, maka sebagian dari hak-hak wanita sudah diakui dalam Undang': hak untuk memilih dan dipilh, hak untuk bekerdja dan pada umumnja persamaan hək antara wanita dan laki-laki. Tetapi sekarang mereka melihat hak-haknja jang sudah didjamin dalam Undang² diabaikan. dikurangi atau dilanggar diantaranja mengenai Undang' Kerdja No.: 12 th. 1948 dan Peraturan Pemerintah No.: 15 th. 1952. Wanita jang bekerdja dalam Perusahaan Textiel mengalami pemetjatan sewe- nang-wenang pada waktu mereka sedang hamil, dan tidak djarang djuga pekerdja-pekerdja Wanita mendjadi kurban pertama-tama dalam pemetjatan pada waktu pabrik menghadapi penutupan. Di Perusahan modal asing jang besar misalnja J.T.M. (Java Textiel Mi) di Tegal jang buruh wanitanja tertjatat 3000 orang, tidak terdapat suata tempat penitipan baji/anak-anak, sehingga menurut tjatatan banjak baji/anak-anak mereka itu mati karena kurangoja perawatan jang semestinja. Di Djawatan? Pemerintah, hak buruh Wanita jang sudah kawin dibedakan. Ma- lahan dengan instruksi (peraturan) No.: 110 dari KSAD dinjatakan bahwa pekerdja wanita jang kerapkali meminta istirahat hamil berdasarkan peraturan-peraturan jang berlaku, dan telah kawin dengan seorang jang masih bekerdja baik dilingkungan Pemerintah maupun partikulir, dengan hormat diberhentikan dari djabatannja. Pekerdja-pekerdja Wanita jang bekerdja dalam Perusahaan Batik, keadannja djuga menjedihkan. Karena hubungan-kerdja jang masih feodal. maka tidak ada per-Iindungan kesehatan terhadap mereka. Tidak mengherankan kalau banjak diantara mereka jang menderita sakit dada karena asap lilin batik, dan tidak sedikit djuga jang menderita sakit mata. Keadaan jang menjedihkan Ini ditambah lagi dengaa penderitaas anak-anaknja jang masih ketjił - jang terpaksa dibawa bekerdja karena belum adanja tempat penitipan anak atau penitipan baji. Masalah jang djuga mengganggu pekerdja-pekerdja wanita jalah kerdja malam dan djuga hiburan-hiburan jang tidak sehat jang sengadja diberikan leh madjikan kepada mereka jang kebanjakan berakibat pelanggaran kesusilaan. Disamping itu terdapat banjaknja pengangguran-jang setiap hari makia me- ningkat djurlahnia. Menurut statistik maka djumlah pengangguran kei terdapat tdak kurang dari 15.000.000 orang. -20

Bagi sebagian besar aum Wanita jang berumah-tangga dan kaum Ibu tespaksa melihat dengan hati jang sedih anak-anaknja kurang tjukup mendapat makanan. pakaian, perawatan dan pendidikan jang mendjadi hak mereka. Masalah perumahan dan meningkatoja harga kebutuhan hidup sehari-bari adalah kesdkaran-kesukaran jang langsung dihadapi karena soal inilah banjak tergantung kebahagiaan rumah tangga tiap-tiap kelaarga, terutama Rakjat jang bekerdja. Penghidupan jang sukar ini, masib ditambah lagi dengan penderitaan beratus-ratus ribu keluarga tani didesa-desa. Mereka bekerdja mulai pagi sampai petang tetapi tidak

Saere è

ada satu djaminan sosial jang melindungi mereka dan sebagiao besar merupakan kaum Tani jang tidak bertanah. Karena penghidupan jang berat didesa-desa itu, maka masalah kawin muda rata- rata umur 11 14 tahun adalah bukan masalah jang aneh. Tudjuan dari orang tua lekas-lekas mengawinkan anak-anaknja jalah untuk membebaskan diri dari beban anak-anaknja. Djuga soal pelatjuran sekarang ini bukan. sadja meradjalela dikota-kota, tetapł djuga didesa-desa dan disekitar daerah perkebunan-perkebunan, demikian djuga di- daerah transmigrasi. Usaha Pemerintah untuk mengadakan penangkapan-penangkapan sadja, pada hakekatuja tidak mengurangi pelətjuran. Bagi Wanita muda jang sudah mempunjai pendidikan jang agak tjukup tidak mudah mendapatkan pekerdjaan. Atau kalau mereka bekerdja. maka penghargaan itu tidak sesuai dengan ketjakapannja. Pada umumnja masih terdapat diskriminasi dalam berbagai lapangan jang ber- hubungan dengan hak-hak Wanita. Soal perlindungan terhadap Ibu dan Anak, masih sangat kurang. Ini disebabkan karena sangat kurangnja djumlah dokter di Indonesia, terbatasnja kliik-klinik bersalin dan konsultasi-konsultasi biro anak-anak dan kurangnja tenaga bidan. Sedang bidan-bidan jang sudah ada, oasibnja kurang tjukup mendapat penghargaan. Kesukaran jang umum adalah sangat kurangoja sekolahan-sekolahan baik taman kanak-kanak maupun sekolah-sekolah Rakjat dan masalah perumahan. Ini adalah kesukaran-kesukaran jang dihadapi oleh hampir tiap keluarga baik dikota-kota maupun didesa-dea, jang mempunjai anak sudah waktunja masuk sekolah. Sedang jang sudah bersekolah. mereka itu erpaksa beladjar dalaa keadaan da sjarat-sjarat jang edak normal. Karena saogat kurangnja djumlah sekolaban dan tenaga guru, maka djam sekolah terpaksa digilir: pagi siang dan sore jang tentu sadja mempengaruhi semangat beladjar terutama anak-anak. Keadaan semua ini adalah merupakan pelanggaran dan serangan-serangan terhadap hak-hak wanita jaag sudah didjamin oleh undang-undang. Memang. keadaan ekonomi dan politiek di Indonesia sekarang ini tidak memung- kiokan untuk mentjiptakan sjara-sjarat jang diperlukan untuk pelaksanaan jang njat dari hak-hak wanita jang sudah diakui dalam Undang' itu. Sebab pokok dari ketidak mampuan pemerintah untuk mentjiptakan sjarat-sjarat itu jalah: bahwa perekonomian negara kita masih dikuasai oleh modal asing sebagai akibat persetudjuan K.M.B. Perdjandjian K.M.B. tidak memungkinkan pemerinia untuk menguasai sumber-sumber kekajaan alam, perusahaan jang vital jang semua ini dapat dipergunakan untuk 21

kemakmuran dan kesedjahteraan sebesar-besarnja bagi Rakjat banjak. Djuga dengan persetudjuan K.M.B. kolonialisme Belanda mengembalkan kekuasaannja atas Indonesia. Teranglah, bahwa perdjuangan kita untuk membela hak-hak wanita dan untuk kesedjahteraan anak-anak kita, ~ berhubungan erat sekali dengan perdjuangan untuk kemerdekaan nasional jang penuh. dengan perdjuangan membela perdamaian dunia. Apabila kita menginginkan hak-hak kita terdjamin baik dalam Undang* maupun dalam praktek penghidupan sehari-hari, apabila kita ingin melihat anak-anak kitaに menikmati perawatan setjukupnja dan pendidikan jang mendjadi hak mereka. maka kita harus djuga berkewadjiban berdjuang menentang pendjadjahan, menentang politik perang jang hanja akan membawa kemiskinan dan pengangguran. Sekarang ini, dengan meningkatnja djuralah pengangguran, dengan merosotnja tingkat-hidup Rakjat jang bekerdja dan meradjalelanja gangguan keamanan (terror

D.I. dan T.I.I.), maka penghidupan wanita mendjadi lebih sukar. Karena itu, kewadjiban kita untuk membela hak-hak wanita dan anak-anak. untuk mentjapai Indonesia jang merdeka penuh, adalah mendjadi lebih penting.
2. PERDJUANGAN KITA SELAMA INI DAN PERKEMBANGAN
ORGANISASI 本☆章 SELAMA dua tahun ini perkembangan organisasi kita dapat dikatakan pesat. pun masih terdapat djuga banjak kekurangan-kekurangan kita dalam tjara kerdja sehari-hari dan dalam mempersatukan kaum Wanita kedalam aksi-aksi bersama. Perkembangan jang madju dengan pesat dari organisasi kita selama dua tahun ini adalah berkat kegiatan-kegiatan Ranting'. Tjabang² dan Persiapan Tjabang dalam berusaha melaksanakan konsolidasi organisasi disamping melakukan aktiviteit-aktiviteit nasional. Peleburan berbagai organisasi ISTERI BURUH KERETA API dan PERWIN kedalam GERWIS adalah usaha-usaha jang njata untuk memperkuat persatuan kaum Wanita dalam perdjuangannja jaag sama. Kemadjuan dan perkembangan organisasi kita ini dapat dilihat dari makin ber- tambahnja Tjabang' dan Persiapan² Tjabang baru. Kalau pada waktu Kongres di Surabaja kita mempunjai 40 Tjabang/Persiapan Tjabang dengan djumlah keanggau- taan kurang-lebih 6.000. maka sokarang selama 2 tahun ini kita telah mentjapai djumlah 201 Tjabang dan Persiapan Tjabang dengan djumlah aaggauta 74.977 (menurut tjatatan pendaftara mandaat pengundjung konggres djumlah anggota jang diwakili ternjata ada 88.551 anggota) Red.). Mengenai Ranting Produksi, ternjata memberikan bantuan jang besar sekali pada perkembangan organisasi kita karena Ranting Produksi mendjamin adanja kerdja-sama jang erat antara gerakan kita dan gerakan buruh dan selandjutoja ini akan memperkuat organisasi masing-masing. Belum meluasnja Ranting produksi ini antara lain djuga disebabkan karena masih kurangnja pengertian mengenai keperluan Ranting produksi, sehingga tidak atau belum 22

HONGRES HEIL G

Para anggota Presidium.

dengan sungguh-sungguh diusahakan berdirinja Ranting Produksi. Tetapi ada djuga jaag sudah dapat dibentuk Ranting produksi dipabrik-pabrik textiel di Bandung mi- salnja. tetapi tidak mendapat pemeliharaan semestinja. Kerdja-sama dengan organisasi-organisasi wanita, peladjar. pemuda, buruh dan tani sudah dapat dilaksanakan. Pelaksanaan kerdja-sama ini berupa aksi-aksi bersama: Memprotes usaha-usaha reaksi jang akan mengembalikan Pemerintahan facis di Indonesia (17 Oktober)

2.Menjokong kabinet Wilopo.
3.Menjokong pembentukan Kabinet Ali-Wongso. Menuntut .pembubaran D.P.R.D.S. jang tidak demokratis.
5.Menuntut pembentukan Panitya Pemilihan Umum jang democratis.
6. Menuntut segera dikeluarkannja decrect pembasmian D.I. T.I.I. Menjokong tindakan Pemerintah jang tegas terhadap penggulungan komplotan Belanda. Melaksanakan dengan aktif pembentukan Panitya Penolong Korban Bentjana Alam, Kebakaran.

Akat-aksł Baruh

1.Ikut actief membantu aksi-aksi pemogokan.
2. Solider terhadap aksi Sarbupri.
3.Memprotes pemetjatan sewenang-wenang. Aks'-aksi Tani
1.Memprotes pentraktoran tanah Tandjung Morawa.
2.Memprotes pengusiran/penangkapan terhadap kaum tani dengan adanja pengem- balian tanah dari fihak Pemerintah kepada H.V.A. (Kediri). Aksi-aksi Pemuda
1.Menuntut kembalinja gedung Pemuda.
2.Menolak diputarnja film Desert Fox.
3. Pengumpulan dan pembakaran buku-buku tjabul. Aks-aksi Peladjar
1.Menuntut kembalinja gedung-gedung sekolab dan tambahnja tenaga guru.
2.Memprotes kenaikan harga buku-buku. Aksi-aksł wanita jang telah mendapat sambutan hangat dari Rakjat antara lain jalah tuntutan ditjabutnja PP-19 da dikeluarkannja suatu Undang² Perkawinan jang demokratis. Aktiviteit-aktiviteit lain jang kita lakukan sekarang ini jalah persiapan² meng- hadapi pemilihan umum jad. Kewadjiban kita adalah berat dalan hał ini, karena pemilihan umum jad. adalah jang pertamakali diadakan. Tjəbang-tjabang pada umum- nja telah melakukan penerangan-penerangan dan memperdjoangkan agar kita mempu- njai wakil djuga dalam Panityaa Pemiliban di Daerah². Kewadjiban kita jang terpenting adalah menggerakkan massa wanita sebanjak-banjaknja untuk menggunakan hak-hakoja jang sudah didjamin oleh Undang² ku untuk memilih wakil-wakil jang benar-benar memperdjoangkan dan menguntungkan bagi kepentingan wanita dan Rakjat umum. Disamping kampanje mengenai pemilihan umum, djuga telah dilakukan aksi-aksi mengenai PP.-19. Usaha menggalang persatuan wasita ini harus selalu kita lakukan karena hanja dengan persatuan ini kita akan mentjapai kemenangan dalam perdjoangan kita jang
suppoet sama: membela hak-hak wauita, kebahagian anak-anak, kemerdekaan nasional dan perdamaias. Pengalaman memberi peladjaran kepada kita, bahwa kerdja-sama itu tidak boleh berarti hanja kerdja-sama jang formeel antara pimpinan pusat organisasi jang satu dan jang lainnja. tetapi jang terpenting jalah bahwa semua massa wanita dalam aksi-aksi bersama jang terorganisasi. Kita mesti terus-menerus memberi pencrangan, bahwa bagaimanapun djuga pendapat kita. apapun djuga organisasi dan kepertjajaan agama kita, sebagai wanita kita meupunjai kepentingan jang sama jalah: terdjaminnja hak-hak wanita sehagai Ibu. pekerdja dan warga-negara baik dalan Uraang maupun dalam praktek penghidupan sehari-hari. 24

Untuk melandjutkan usaha kita mengadakan kerdja-sama jang baik dan mem- pererat hubungan antara organisasi wanita jang satu dengan jang lain, maka hingga sekarang organisasi kita tergabung dalam Konggres wanita Indonesia. 2 Aktiviteit kedalam. Aktiviteit jang umum jang dilakukan oleh hampir setiap Tjabaug dan Persiapan Tjabang jalah pembrantasan buta-huruf. Disamping usaha-usaha pembrantasan buta-buruf ini, usaha mendirikan taman kanak-kanak djuga memberikan bantuan kepada perkembangan organisasi. Tetapi belum semua Tjabang mempunjai usaha Taman Kanak ini.. Usaha lainnja dalam lapangan pendidikan jang sudah dilakukan oleh Tjabang jalah pendidikan kader. Pendidikan kader ini belu dapat diusahakan setjara memusat oleh Pengurus Besar, karena keadaan keuangan jang belum mengidzinkan. Pada umumnja masih dilakukan atas kebidjaksanaan dan initiatief Tjabang masing-masing.

K.D.B. Djawa-Barat. Djawa-Tengah. Djawa-Timur dan Sumatera-Tengah telah berhasil meogusahakan pendidikan kader ini setjara memusat dalam daerah provinsi. Pengurus Besar sendiri hingga sekarang masih belum dapat memberikan garis- pendidikan jang umum kepada Tjabang/Persiapan Tjabang karena tenaganja sangat terbatas. Untuk mengatasi kesukaran peadidikan ini, maka oleh Pengurus Besar diusahakan petundjuk-petundjuk kerdja das siaran-slaran atau Pernjatan Pengurus Besar sendiri. Pendidikan laionja jang diberikao kepada anggauta-anggauta dan djuga bukan. anggauta jalah pendidikan keradjinan tangan, sulam-menjulam, potong-memotong jang umumnja menimbulkan interesse dari kalangan aaggauta terutama kaum Ibu. Meluasnja organisasi kita djuga hasil dari aktiviteit-aktiviteit jang kita lakukan selama ini bersama-sama baik dengan assa organisasi wanita maupun massa organisasi lain seperti tersebut diatas. Untuk kampanje konggres kita ini, selandjutnja djuga di- tugaskan kepada:
1.Sdr. Soewarti dan Sartini untuk Menado dan Makassar. Oemi Sardjono untuk Sumatera. 2
3. Sulami untuk Djawa-Timur.
4. Suharti untuk Djawa-Tengah.
5. Kartinah untuk Djawa-Barat. Sementara ini, pekerdjaan kita untuk mempersiapkan Konggres kita ke II berdjalan terus, terutama pengumpulan uang. bahan-bahan untuk program dan uadangan kita terhadap organisasi dari berbagai negeri djuga G.W.D.S. Dalaa hubungan menindjau aktiviteit-aktiviteit kita selama ini, perlu kiranja kita memperhatikan mengenai penerhitan organisasi kita. Sudah sedjak lama Wanita Sedar" terpaksa kita hentikan penerbitannja karena keadaan keuangen jang tidak mengidzinkan. Ini tentu sadja merupakan kekurangan dan kesukaran jang besar djustru pada waktu organisasi kita melakukan akiviteit jang penting sekali. Dengan tidak adanje Madjallah organisasi ini. maka sudah tentu aktiviteit² jang kita lakukan tidak dapat mentjape ha jna saakaa karena semua akvite testaa akak it dapat berhasil dengan baik kalau sebelumnja dilakukan kampanje jang luas dan teratur.

lni. djuga membawa pengaruh pada pekerdjaan kita mempersiapkan Konggres -kita

sekarang ini. Keadaan ini tentu tidak dapat. kita biarkan terus-menerus, dan dalam

Konggres kita sekarang kita bersama-sana sekarang meotjari pemetjahannja.

Selama ini, untuk mengatasi kesukaran ini, Pengurus Besar berusaha mengeluarkan

setjara teratur Berita Berkala" jang ternjata memberikan bantuan pada pekerdjaan kita mempersiapkan Konggres sekarang ini. Masalah jang tidak kurang pentingnja sesuai dengaa perkembangan organisasi

kita, jalah masalah keuaugan. Karena degan keadaan keuangan jang lemah, aktiviteit-

aktiviteit jang kita lakukan tentu sadja terbatas. Peagalaman selama 2 tahun menun- djukkan kepada kita betapa lerahnje keaaan kesaajaa kita artinja tidak seimbaag dengan perkembangan organisasi kita. Penindjauan kedaerah-daerah djuga sangat sukar dilakukan olch Pengurus Besar berhubung dengan keadaan keuangan. Padahal semesti- nja penindjauan kedaerah ku akan memberikan bahan jang njata bagi Pengurus Besar dalam memberikan pimpinannja. Akibat jang langsung dari keadaan keuangan jang lemah ini jalah sangat kurang- nja tenaga administrasi pada Pengurus Besar schingga bagian-bagian Sekretariat sendiri kerapkali mengalami kelambatao-kelambatan didala banjak hal. Untuk dapat mengatasi kesukaran ini. maka perlu adanja satu rentjana jang tertentu mengenai usaha kita dalam lapangan keuangon.

Sgueere

Suppreni

Kongresisten: utusan dan penindjau anmakis 26

Disamping aktiviteit-aktiviteit nasional ini, organisasi dan gerakan kita djuga mengambil bagian dalam pertemuan-pertemuan internasional bersama-sama dengan Gabungan Wanita Demokratis Sedunia (W.I.D.F.). Pertama-tama jalah dengan hadlirnja utusan Indonesia Sdr. Soewarti pada Konferensi Pempelaan Anak jang diadakan di Wiena pada tgl. 12 ~ 16 April 1952. Delegasi jang kedua dari GERWIS adalab terdiri dari Sdr. Umi Sardjoo, Sdr. Nj. Tam dan Sdr. Warsini jang djuga berangkat sebagai utusan SOBSI ke Konferensı Perdamaian untuk Asia dan Pasifik pada tanggal 12 20 Desember 1952. Delegasi jang terdiri dari 3 Sdr. ini kemudian disusuli dengan mandaat baru dari Pengurus Besar GERWIS untuk turut menghadiri Konggres Rakjat untuk Perdamaian jang berlangsung pada tgl. 21 Desember di Wiena dan djuga untuk menghadiri Council

W.I.D.F. pada tgl. 21 Desember 1952. Delegasi ini ditambah dengan Sdr. Asijah jang kemudian menghadliri Rapat Kerdja W.I.D.F. pada bl. Djanuari 1953 di Berlin untukCopen hagen mempersiapkan Konggres Wanita Sedunia.
altendees. Delegasi kita jang mengundjungi Konggres Wanita Sedunia pada tgl. 5 - 11 Djuni 1953 di Kopenhagen terdiri dari: Sdr. Setiati Surasto. Trimurti. Kartinah, Maasje. Darmini, Sumampow Rompas. Sumampow Lapian, Ratjih. Hadiprabowo dan Asijah. Delegasi ini, adalah delegasi jang luas-mewakili berbagai organisast wanita/ perseorangan, - jang pernah dkita tjapai dalam kerdja-sama dengan berbagai organisasldiffrent wanita. (Keterangan Red: N). Hadiprabowo dari Wamita Rakjat dan Nj. Ratjih dari Wanita Demokrat sebagai penindjau: Sdr. Setiati Surasto dari Sarbupri; Sdr. Tri-orgnisatus. murti, Kartinah, Maasje dan Darmini dari Gerwis; Nj. Sumampow Rompas dan Sumampow Lapian dari Minahasa sebagai utusan). Ikut sertanja Sdr. Sulami dalam rombongan delegasi pemuda ke Festival Pemuda Sedunia di Boekares pada bi. Djuni 53. Hadlirnja GERWIS dalam pertemuan-pertemuan iuternasional membawa hasil jang baik bagi pertumbuhan organisasi kita, karena kita dapat beladjar dari pengalaman perdjoangan wanita diberbagai negeri, dan djuga menundjukan solidariteit kita terhadap perdjoangan semua waoita untuk hak-hakoja jang penuh, kemerdekaan nasional dan perdamaian. Hasil-basil pertemuao-pertemuan i selalu diumumkan oleh PB melalui siaran- siarn untuk disebarkan seluas-luasoja. Mulai hasil-hasil Konferensi Pembelaan Auaksmy fconferenis di Wiena. Konferensi Perdamalan untuk Asia dan Pasifik, Konggres Rakjar untuk perdamaian, Council W.I.D.F. dan Konggres Wanita Sedunia di Kopeohageo. Pengurus Besar selalu berusaha untuk mengeluarkan publikasi sebanjak-banjakoia mengenai keputusan-keputusan berbagai pertemuan internasional itu uotuk disebarkan seluas²nja. Disamping siaran-siaran lni, Pengurus Besar djuga memberikan solidariteitaja dengan djalan menjokong dan memperkuat setiap kampanje internasional jang dila- kukan oleh G.W.D.S. misalnja kampanje untuk pembebasan suamisteri Rosenberg. protes terhadap didjalankannja hukuman mati terhadap suami-isteri pahlawan per-Sgueere damaiso ini. gentietan sendjata di Korea. penangkapan Sdr. Janet Jagan dari Guiana Inggris, pengusiran anak-anak Roseoberg dari sekolahan dan jang achir-achir-ini

iupprenia jalah kampanje mendjelang Sidang Komisi Kedudukan Wanita dari Perserikatan

Bangsa-Bangsa berhubung dengan akan Hkut-sertanja wakil G.W.D.S. dalam sidang nüki4 27

tersebut pada tanggal 22 Maret jad. di New York dengan djalan menjiarkan seluas-luasnja Memorandum jang dikeluarkan oleh G.W.D.S. berbubung dengan sidang tersebut. Adapon aktivitel nasional dari berbagai pertemuan internasional itu tidak semua- nja dapat kita tjapai dengan hasil jang sebaik-baiknja. Ini dapat kita laporkan se- bagai berikut :

a. Pembelaan Kanak² Usaha jang pertama-tama kita lakukan jalah mengadakan kampanje nasional
menghadapi Konferensi Pembelaan Anak jang dilangsungkan di Wiena pada bulan April 1952. Sembutan terhadap Panitya Pembelaan Anak² ini ternjata baik sekali. sehingga kita berhasil membentuk suatu Panitya Pembelaan Anak² jang luas jang antara lain ikut serta djuga Persatuan Guru Republik Indouesia, Perguruan KRIS dan Persatuan Orang Tua Murid. Organisasi-organisasi semua ini adalah jang banjak sekali bersangkutan dengan nasib anak² terutama dalam lapangan pendidikas. Panitya ini kemudian dapat menjetudjui berangkatnja Sdr. Soewarti untuk meng- hadiri Konferensi Pembelaan Anak² di Wiena. Segera sesudah Konferensi itu selesai dan delegasi kita kembali, putusan-putusan dari Konferensi. Pembelaan Anak² itu kita siarkan seluas-luasnja dan diterdjemahkan dalam beberapa ribu copy. Disamping itu kita mengadakan tjeramah-tjeramah jang djuga pada umumnja mendapat sambutan jang baik. Semua usaha ini kita tudjukan untuk terbentuknja Panitya Pembelaan Anak² didaerah-daerah lainnja untuk menudju Konferensi Nasional Pembelaan Anak². Kesukaran-kesukaran kita dalam pembelaan anak-anak ini disebabkan karena Tjabanga sendiri djuga belum ada aktiviteit-aktiviteit dalam hal ini. Hingga sekarang menurut laporan jang kita terimə haoja Tjabang Semarang jang sudah mengusahakan terbentuknja Panitya Pembelaan Kanak², tetapi sampai dimana usaha ini kita belum mengetahui. Mengingat keadaan ini, maka sudah semestinjalah dalam Konggres kita sekarang ini kita petjahkan bersama-sama untuk mentjapai perkembangan jang sebaik-baiknja dalam gerakan kita untuk pembelaan kanak-kanak.

b. Gerakan membela perdamaian Organisasi kita selalu mengambil bagian jang aktif dalam gerakan membela per-
damaian sedjak Konferensi Kerdja jang kita langsungkan sebelum Konggres ke I. Gerakan untuk pengumpulan tanda-tangan kita lakukan terus terutama waktu- menghadapi Konggres Rakjat untuk Perdamaian pada bl. Desember 1952 di Wiena. Mengingat keadaannja, maka rentjana pengumpulan tanda-tangan itu kita rentjanakan 5.000 pada tingkatao pertama dalam satu bulan. Tetapi menurut laporan jang masuk pada Peng- urus Besar hasilnja ternjata djauh lebih banjak jaitu: 17.711 tanda-tangan. Selandjutnja, dalam menghadapi Konggres Nasional untuk Perdamaian, organisasi kita djuga mengambil baian jang aktif dalam persiapan dan penjelenggaraannja. Ini dapat kita lihat banjaknja utusan-utusan wanita jang datang dari daerah-daerah ke Kongares Nasional untuk Perdamaian.

Sekarang. kita mempunjai kewadjiban bersama untuk melaksanakan keputusan-keputusan Konggres itu dan menjiarkannja seluas-luasnja untuk menarik lebih baojak lagi pentjinta-peotjinta perdamaian. Turut-serta kita dalam Konggres Wanta Sedunia Sedjak stusan-utusan kita kembali dari Council G.W.D.S. Jaitu Sdr. Oemi Sar- djono. Nj. Tam. Sdr. Warsinl dan utusan kita ke Rapat-Kerdja G.W.D.S. Sdr. Asljah pada bl. Januari 1953, maka kita mulai kampanje nasional persiapan kita untuk mengambil bagian dlm. Konggres Wanita Sedunia di Kopenhagen Denmark. Seruan GWDS untuk mengadjak kaum wanita diseluruh dunia mengambil bagian dalam Konggres jang bersedjarah itu. telah kita tjetak dalam 5.000 copy dan tersebar diberbagai ke- pulauan. Kampanje ini kita landjutkan dengan mengadakan Konferensi Wanita pada bl. April 1953 di Dakarta jang dihadliri oleh KDB, Tjabang/Pers. Tjabang, aktivis- aktivis daerah-daerah, wakil-wakil berbagai organisasi wanita dan perseorangan jang menaruh minat terhadap adanja Konggres Wanita Sedunia ini. Pembitjaraan jang terpeotiog dari Konferensi Wanita ini jalah kemungkinan pengiriman delegasi wanita Indonesia jang luas ke Kopenhagen. Seruan G.W.D.S. ini ternjata mendapat sambutan jang baik. Disamping itu di- daerab-daerah dibentuk Panitya² kerdja-sama untuk pengiriman delegasi ke Kopenhagen. Di Magelang Panitya ini didukung oleh kurang lebih 20 organisasi-organisasi wanita, di Sulawesi oleh 30 organisasi-organisasi pusat wanita. di Djakarta sendiri Panitya ini terdiri dari berbagai pusat organisasi wanita dan perseorangan jaitu suatu kerdja-sama jang baik jang pernah kita tjapai. Hasil kerdja-sama ini jalah pengiriman delegasi ke Kopenhagen jang terdiri dari 10 orang jaitu : Sdr. Setiati Surasto jang mengetuai delegasi Indonesia. Sdr. Trimurti, Sdr. Sumampow Lapian, Sdr. Sumampow Rompas, Sdr. Ratjih, Sdr. Hadiprabowo. Sdr. Maasje Siwi. Sdr. Darmini, Sdr. Kartinah dan Sdr. Asijah. Ini memberikan pengalaman jang baik bagi perkembangan organisasi kita sekarang dan diwaktu-waktu jang akan datang untuk mempersatukan kaum wanita dalam per- djoangan-bersama membela hak-hak wanita sebagai Ibu. pekerdja dan warga-Negara. Sesudaboja delegasi kembali, maka oleh Pengurus Besar diadakan perdjalanan-spreedig keliling untuk mengadakan tjeramah-tjeramah mengenai hasil-hasil dan keputusan-neus. keputusan Konggres Wanita Sedunia jaitu :

  1. Sdr. Trimurti untuk Surabaja dan Kediri.
  2. Asijah untuk Semarang dan Jogja.
    3.Kartinah untuk Bandung dan Tjabang² Djawa-Barat jang berdekatan mengingat waktunja.
    4.Sumampow Rompas untuk. Sulawesi. Perdjalanan-keliling jang dilakukan oleh utusan-utusan Pengurus Besar Gerwis
    ini. selain menjampaikan keputusan-keputusan Konggres Kopenhagen, pada waktu jang sama djuga merupakan perdjalanan-keliling untuk kampanje Konggres kita. Sementara ini, pekerdjaan kita untuk mempersiapkan Konggres kita ke II berdjalan teros. terutama pengumpulan uang. bahan-bahan untuk program dan undangan kita terhadap organisasi dari berbagai negeri djuga G.W.D.S. 29

  3. HUBUNGAN DENGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA
    中 SEBAGAIMANA telah kita kemukakan, sedjak kita tergabung dalam GWDS. maka kita telah mengambil bagian dalam berbagai pertemuan internasional. Konggres di Kopenhages al. djuga memutuskan keanggotaan kita dalam Council GWDS dengan mendapat tempat 3 wakil-tetap serta 3 wakil tjadangan. Disamping inen't reprtirenta,hies keanggotaan dalam Council GWDS ini. kita adalah djuga salah-satu organisasi-

e representaficnasional jang mendjadi anggota Komite Eksckuti GWDS dengan wakil-tetap seorang.

Mengingat pentingnja kewadjiban serta tanggung djawab kita, maka scharusnja- lah kalau Konggres sekarang ini nanti dapat menentukan siapa-siapa jag mendjadi wakil kita kedalam Council dan Komite GWDS itu. Pada sidangnja Komite Eksekutif jang pertama dari GWDS sesudah Konggres di Kopenhagen, kita djuga menerima undangan untuk mengirimkan seorang dan utusan Pengurus Besar GERWIS jalah sdr. Darmini jang menghadiri sidang tsb. pada tgl 12 - 16 Djanuari 1954 di Djenewa dan jang putusao-putusannja telah disampaikan kepada saudara-saudara. Kesimpulan: Pada umumnja pekerdjaan kita untuk mengorganisasi massa wanita, makin lama makin nampak dengan njata. Ini dapat kita lihat dari perkembangan organisasi selama 2 tahun ini dengan makin bertambahnja Tjabang dan persiapan' Tjabang baru. Hasil ini əkan lebih baik lagi apabila kekurangan-kekurangan jang ada pada kita sekarang dapat diatasi terutama usaha menggalang persatuan kaum wanita untuk terlaksananja hak-hakoja jang sudah diakui dalam Undanga dan untuk tingkat hidup jang lebih tinggi. Kekurangan-kekurangan :

  1. Structuur organisasi kita jang sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan pada waktu sekarang ini.
    2.Kurangnja kader-kader perdjuangan wanita baik didaerah-daerah maupun di Pusat.
    3.Kurang dapat menghubungkan aktiviteit jang satu dengan usaha konsolidasi organisasi. Misalnja perajaan 8 Maret dengan pengluasan anggota, persiapan untuk Konggres kita dengan meluaskan gerakan kita, pengumpulan tanda-tangan untuk perdamaian dengan mendirikan Ranting² baru dst. Belum dapat membawa massa wanita kearah aksi-aksi jang memuaskan untuk menuntut keperluan hidup sehari-hari dan mendjadikan aksi jang luas.
  2. Kelemahan administrasi adalah kekurangan jang umum. Ada dua hal jang me- njebabkan jalah: keadaan keuangan kita tidak memungkinkan untuk membiajai tenaga-tenaga jang baik dan pengertian administrasi didaerah-daerah masih perlu ditingkatkan. Belum dapat mengusahakan usaha-usaha mentjari uang jang teratur untuk membiajai keperluan-keperluan organisasi. 30

t1954 already dioussion abint

the need 6or

apublicaton

  1. Kekurangan jang terutama dan pertama-tama ialah bahwa kita tidak atau belum mempunjai satu madjalah sesuai dengan perkembangan organisasi kita. Selan- djutnja dengan madjalah itu kita akan dapat melakukan kampanje jang luas dari setiap sktiviteit kita dan dapat menghubungkan antara massa wanita baik jang sudah terorganisasi maupun jang belum dengan gerakan kita dan disamping itu meningkątkan kesadaran politiek dari anggota-anggota kita sendiri. Ini adalsh satu kekurangan jang perlu mendapat perhatian kita sepenubnja sesuai dengan perkembangan organisasi kita pada waktu sekarang. Kewadjiban kita jang pertama-tama jalah meluaskan gerakan kita ini atas dasar jang concreet-jaitu kepentingan massa dan memperdjuangkan tuntutan-tontutan jang vital pada waktu sekarang ini. Ini akan berhasil apabila kita mengadakan kerdja-samaSighihrzonce of dan menarik massa jang luas dalam aksi-aksi bersama. decorahn
    reuamest Perajataan mengenai Hak Wanita dari Konggres Wanita Sedunia telah me- mungkinkan kita untuk meletakkan dasar jang kuał dalam kerdja-sama ini. Djuga nght Konggres di Kopenhagen telah membuka pintu untuk mengadakan kerdja-sama jang seluas-luasnja dengan berbagai organisasi wanita. Kita pertjaja, bahwa Konggres kita jang ke II ini akan dapat berhasil memetjah- kan kesulitan-kesulitan jang kita bersama akan berusaha dengan segala kekuatan jang ada pada kita untuk memperkuat barisan wanita untuk kemenangan hak-hakoja. keba- hagiaan tiap-tiap rumah tangga dalam Indonesia jang merdeka penuh. Djakarta, 26 Maart 1954 Disahkan dalam konggres ke II GERWIS cidalam sidang ke IV tgl. 29-I-'54 djam 14.00

Pak Diro menjambut ... disambut hadlirin dengan riuh. 31

Detik dan Peristiwa

Kesibukan Panitya. Panitya Kongres Gerwis ke-II men- tjapai persiapannja jang terachir. Tg. 20 Maret 1954 sebagian dari utusan² sudah mulai datang, antara lain jalah 12 orang dari Sumatera Utara, 11 orang dari Sumatra Selatan, Menado 4 orang, Djawa Tengah 3, Djawa Timur 2, dan Djawa Barat 2 orang. Utusan² lainnja datang sebagian besar pada tanggal 23 Maret dengan menumpang kapal dan kereta api. Utusan2 Luar Negeri, Utusan dari Wanita Australia Allison Dickie — datang dengan pe- sawat terbang BOAC pada tanggal 23-3 djam 12.05 dilapangan Kemajoran. Ia disambut selain oleh anggota Panitya Kongres dan Pengurus Besar, djuga oleh utusan² Kongres jang sudah lebih dulu datang. Tanggal 24 Maret pelabuhan udara Kemajoran jang biasanja tidak begitu ramai, sekonjong-konjong mendjadi meriah dan hidup, ketika para wanita Djakarta. dan utusan² Kongres men- djemput kedatangan utusan GWDS Monica Felton dan utusan De Neder- landse Vrouwenbeweging (Belanda)— Rie Lips Odeno:, pada djam 2.30 siang. Utusan dari Komite Wanita Sovjet Anti Fasis baru dątang sesudah Kongres. Mereka itu adalah A. Kholopova, dekaan Universiteit Moskow, K. Sjewil- jeva, seorang penjair dan T. Gorinova seorang guru sebagai djuru bahasanja. Tanggal 25 resepsi. Dengan mendapat perhatian jang luar biasa besarnja, Kongres diduhului

dengan sebuah resepsi bertempat dige- dung SBKA. Begitu besarnja perhatian sehingga banjak orang jang ter- paksa berdiri diluar gedung. Pelukis Besuki Resobowo dengan kawannja telah membikin suasana dalam gedong menarik dan indab. Podium dihias dengan kain² biru muda dan tua, dikanan kirinja dipasang gambar jg. besar dari tokoh wanita nasional RA Kartini dan internasional Clara Zetkin, sedang pot² jang ketjil mungil berderetdiping- gir podium menambah semaraknja suasana. Diantara hədirin nampak sedjumlah anggota2 Parlemen, Wk2 Sekr. Djen- dral PKI, Walikota Sudiro beserta njo- nja, dan banjak sckali wakil² organi- .sasi2 wanita dan organisas: massa lainnja. Perhatian besar dari masjarakat. Perhatian besar jang ditundjukkan. oleh masjarakat terhadap konggres terbakti dari diterimanja karangan bunga dari Perdana Menteri Ali, Wanita Denokrat, CC PKI, PSI, PPI, DPP PNI, Sarbupri, Sobsi dan lain2- nja-Diantara tilgram² dan surat-surat jang diterima dari dalam negeri djuga diterima pernjataan dari Wanita² Pe- rantjis, Denmark, Vietnam, Korea, Bulgaria, Rumania, Tjekoslowakia dan Tiongkok. Perdana Menteri dan Mr Sartono mengirimkan surat pan- djang dibatjakan dihadapan resepsi dengan mendapaí tepuk tangan jang ramai. Sambutan lainaja adalah dari Walikota Sudiro dan Nj. Kariowijone se-

laku wakil dari Kongres Wanita Indonesia. Utosan dari seluruh Indonesia. Djumlah pengundjung Kongres jg dataug dari pendjuru tanah air ber-

hek51m jang mewakili

djumlah 349 orang, wanita dalam berbagai golongan masjarakat, wanita rumah tang- ga, istri² buruh kebun. buruh pe- labuhan, tambang, perusabaan2, dja- watan". tani, dll. Djumlah seluruh tjabang adalah 201, sedang jang hadlir 143 meliputi daerah Kalimantan, Sulawesi Utara dan Selatan, Sumatra Utara, Tengah dan Selatan, Djawa Timur, Tengah, dan Barat, utusan ini mewakili sedjumlah 88.551 anggota. Penindjau² dari organisasi luar Gerwis jalah dari Persatuan Wanita Tiong- hoa Makasar. Persatuan Wanita Ke- reta Api Sumafra Utara. Sentral Biro SOBSI, DPP BTI, DPP SB Textiel, SERI, Sarbupri. Pemuda Rakjat dan Lekra. Pimpinan Kongres. Sebagai Presidium jang memimpin Kongres terpikh saudara2: Soewarti, Asijah (dari PB), Tanti (Djawa-Barat), Sundari (Djawa Tengah). Kundjariah (Djawa-Timur). Chalisah Aimad (Su matra) dan Leny Sorongan (Sulawesi). Sebagai anggota Presidium kehormatan adalah Momica Felton, Allison Dickie dan Rie Lips Odenot. Pembentukan Komisi. Komisi Laporan Umum terdiri dari: Socwarti (PB). Sulami (Djawa Timur), Mudjilah (Djawa-Tengah), Suning (Djawa-Barat) dan Mahlin (Sumatra). Kemisi Tudjuan dan Kewadiat terdiri dari: Supiah (Djawa-Tengah) Adam (Menado) dan Ratinah (Sumatra). Komisi Peraturan Dasar terdiri dari: Dcdeh (Djabar), Soeharti (Djateng),

Lestari (Djatim), Chalisah (Sum Teng) dan Lies Supit (Sulawesi). Komisi Verifikasi terdiri dari: Par (Sulawesi), tinah (Djateng), Rompas dan Nurlela (Sumatra). Selain Komisi tsb. ada pula Komisi Resolusi dan program. Kegiatan deerah. Tjabang Klaten adalah tjabang jang paling banjak mentjapai plan peluasan keanggotaan. Dalam djumlah keang-

gotaan sekarang ia mempunjai 330

anggota, sedangkan Sidaredja adalab tjabang jang baru berumur 9 bulan, tetapi jang paling banjak mempunjai anggota jaitu sedjumlah 5672. Putusan² Kongres. Tanggal 30 Maret '54. Dengan suara bulat Gerwis (Gerakan Wanita Ind. Sedar) mendjelma mendjadi GERWANI (Gerakan Wanita Indonesia) atas dasar pertimbangan sedar dihilangkan karena seringnja timbul anggapan bahwa Ge:- wis adalah sektaris. Dengan demikian berachirlah nama Gerwis. tetapi dasar perdjoangannja masih tetap dilandjutkan dibawah pandji Gerwani. Djuga Peraturan Dasar, Tudjuan dan Kewadjibau Gerwani dan resolusi² setelah dilaporkan oleh Komisi mendapat pengesahan. Tanggal 31 Maret. Setelah sehari pe- nuh bersidang untuk memilih anggota DPP baru, pada malamnja diadakan malam gembira antara Kongresisten. tamu-tamu dalam dan luar negeri. Malam gembira ini merupakan malam jang betul gembira, (berkat pimpinan Sdr. Setiati Surasto) diselingi dengan nja- njian diatara jang hadlir dan pemberian

souvenir dari Tjabang² kepada tamu²

Luar Negeri. Malam gembira ini baru berachir pa-

da djam 1.30 tengah malam setelsh

mendengarkan putusan pemilihan anggota DPP Pleno Gerwani jang baru. (lihat halaman 42). Pemberian tanda penghargaan. Kepada tjabang² jang menundjukkan kegiatan dalam lapangan: kerapian administrasi, kegiatan pengumpulan ke- uangan menghadap Kongres, kegiatan organisasi dalam menghimpun anggota dan kepada beberapa angota jang me- nurut tjabang dipandang luar biasa ik- tiviteitnja, diberikan surat tanda penghargaan. Adapun jang mendapat tanda penghargaan itu sebagai berikut: Dalam hal kerapian administrasi: Djawa-Timur: Surabaja III dan Bon- dowoso: Djawa-Tengah Tegal dan Klaten: Djawa-Barat — Bandjar dan Djatinegara : Sumatra Selatan — Tandjung Enim: Sumatra Utara-Kuala Simpang dan Aek Kanopan. Daiam kegiatan menghimpun anggota: Djawa-Timur ~ Lamongan dan Tjer- mee: Djawa-Tengah ~ Sidaredja, Bo- jolali dan Klaten; Djawa-Barat — Pa- daherang dan Tasikmalaja: Sum. Utara Rantau Prapat dan Belawan; Sum. Selatan — Palembang. Dalem hal kegiatan menggerakkan ke- uangan menghadapi kongres: Djawa-Timur-Paree dan Suruhwadang : Djawa-Tengah — Ambarawa dan Gu- nungkidul : Djawa-Barat — Tjimahi dan Tasikmalaja; Sum. Selatan — Tandjung Enin dan Tandjung Radja; Sum. Tengah-Padang Pariaman: Sum. Utara — Medan. Lho Semawe dan Sawit Seberang: Sulawesi Tondano dan Tompaso. Aktivisº : Djawa-Timur-Nj. Sudiro dari Tjab. Malang dan Sdr. Sri Wulan- dari dari tjabag Tuban: Djawa-Tengah Sdr. Kartini dari Tjabang Tjiseru; Djawa-Barat — Ketua tjabang Anjer: Sulawesi-Nj. Tarore Mawengkang

dari tjabang Tompaso; Sum. Selatan-Sdr. Maria Suadi dari Tjabang Palembang merangkap KDB Sum. Selatan. Adapun hasil rentjana peluasan ke- anggotaan djatuh pada KDB Djawa-Tengah. Penutup. Tanggal 1 Aprl, djuga bertempat di- gedung SBKA diadakan rapat umum untuk menjampaikan putusan² Konggre; jang mendapat perhatian besar sekali. Kesempatan bagi Tamu Luar Ngeeri, Berhubung dengan adanja Pekan Pertanian di Pasar Minggu, pada tg. 29-3 tamu² luar negeri menindjau Pasar Minggu. Kesan mereka tentang Pekan ini baik. Hanja sadja mereka heran tentang banjaknja barang² luar negeri jang dipertontonkan. Tanggal 30 Maret bértempat di Djl. Madura 5 diadakan pertemuan ramah tamah dengan wanita² terkemuka di Djakarta. Antara lain hadlir Nj. Sudiro. Nj. Suryadarma, Nj. Iwa Kusu- ma Sumantri, Nj. Soenarjo, Nj. Soe- darman dll. Tanggal 3 April Saudaraa Monica Felton, Rie Lips dan Allison Dickie diterima Presiden diistana. Beberapa pendapat. Nj. Salawati Daud: Bukti² jang te- lah ditundjukkan Gerwis selama ini dalam memperdjuangkan kepentingan wanita² dari kalangan buruh dan tani, dan perdjoangan Gerwis untuk kepentingan kemerdekaan nasional jang pe- nuh dan perdamaian dunia, adalah me- narik hati. Keadaan kita pada dewasa ini begitu rupa, sehingga seekor an- djing bisa makan susu, sedang banjak sekali anak² baji terpaksa mati, ka. rena ibunja tidak punja air susu. Itu- lah antara lain jang menjebabkan aku terdjun dalam Gerwis". Nj. Tarore Mawengkang: Memang

orang² muda itu selalu mentjari saja, dan saja selalu ditarik2. Malahan dim. pemilihan pengurus jang baru, saja diangkat djadi ketua. Saja datang ke Kongres ini karena ingin membikin panas tjabang. Tompaso dengan hasil² jang ditjapai Kongres". (Nj. Tarore adalah utusan tertua, berumur 67 tahun). Nj. Tjoa Tjiong Lok: Dalam Kongres ini kita dapat saling bertukar pi- kiran dan pengalaman dalam soal organisasi dan kewanitaan umumnja, jg. sangat penting artinja bagi kemadjuan pergerakan wanita umumnja". (Nj. Tjoa adalah ketua Perhimpun- an Wanita Tionghoa dan mendjabat Guru Sekolah Menengah di Makasar jang datang ke Kongres sebágai pe- nindjau). Pertemuan dan rapat" diberbagal tempat. Rapat². tjeramah dan pertemuan² jang diadakan selama di Indonesia oleh tamu² Luar Negeri adalah sebagai berikut: Di Djakarta: bertempat di Podium dikundjungi oleh wakil² organisasi dan perseorangan. Tjeramah disclenggarakan oleh Maha- siswa entang Pendidikan di Sovjet Uni bertempat'di Aula Universiteit Kedok- teran, dan di Adhic Stat dikundjungi oleh orang² terkemuka. dan tentang perburuhan di Sovjet Uni didepan kader² buruh diselenggarakan oleh Sobsi Tjabang Djakarta-Raja. Disamping itu oleh Lekra Pusat jang dipimpin oleh A.S. Dharta penjair Ka- therina Sjewiljeva diadakan pertemuaa dengan para seniman Ibukota. Jang ha- dlir al. sasterawan² Rivai Apin. Sitor Sitomurang, Pramudya Ananta Toer, Achdijat K. Mihardja. Toto Sudarto. Bachtiar, Dolong Djiwapradja. Soboron Aidit. M. R. Dajoh. Sk. Muljadi, M. S.

Ashar, Joebaar Ajoeb, Boejoeng Saleh. dll., pelukis2 Henk Ngantung. Alex Wetik, Produktor film Kotot Soekardi dan dari kalangan musik a.l. Dungga. Sudarnoto. Pertemuan dengan anggota Gerwa- ni dan SBPP di Tandjung Priok. Selain pertemuan dan rapat² tsb. tamu² djuga mendapat kesempatan me- nemui Seksi Luar Negeri Parlemen, se- dang dari Presiden R.I. mereka mendapat hadiah buku .Sarinah". Di Solo; tjeramah digedung Kusumo- judan dikundjungi oleh 5000 wanita. Di Bojolali; rapat umu dikundjungi oleh 15.0000 orang wanitta dan laki2; para tamu djuga diterima oleh Bupati setempat. Di Klafen dan Prambanan: rapat umum jang masing2 dikundjungi oleh dua dan seribu orang. Di Jogja; disamping resepsi djuga diadakan tjeramah di Gedung Gadjah Mada jang dikundjungi oleh 1000 undangan dan mabasiswa. Di Magelang: pertemuan? dengan wakil² organisasi dan para undangan. Di Wonosari: rapat umum dikundjungi oleh 4000 orang. Di Surabaja : tjeramah dengan meng- undang guru², wakila djawatan serta ahli pendidik, dan pertemuan dengan wakil² organisasi dan perseorangan terkemuka a.l. Walikota Surabaja. Di Malang: tjeramah bertempat digedung Pertemuan Umum dengan kun- djungan 1500 orang. Panitya² penerimaan tamu² Luar Negeri itu, dibeberapa tempat didukung tidak sadja oleh Gerwis tetapi djuga oleh organisasi² luar misalnja Pemuda Rakjat, PBS. Pers. Warga Negara Ind. Tionghoa dan Gabungan² organisasi wanita (misalnja di Magelang) dll. 35

Mereka datang dan

nja, dan diatas segaia- rakjat² jang bekerdja ber- galanja itu tentang bagai- sama bagi kebaikan kaum mana beratnja tugas kewa- wanita dimana²". djiban tsb. serta betapa hebatnja perdjuaagan jang

A.Kholopeva :
dilakukan untuk perdamat-Rakjat Indonesia sa- an dunia. ngat radjin bekerdja. mem- punjai bakat² jang banjak Negara baru kuat. apabila dan tjinta damai. Rakjat kaum wanita ikut berdja-Indonesia teatu akan men- 2 ang. Perdluangan untuk tjapai kehehasannja. jaita perdamatan erat sekali hu- mendjadi tuan atas kekaja-bungannla dengan perdje-Monica Felton an alamnja sendirí jang angan untuk kemerdekaan begitu melimpah-limpah. nasiona! : dengan tiada Monica Felton: untuk rakjat sendiri. perdamzian tidak mungks .Waktu saja tiba per- ada kenerdekaan nariaaal. tama kali di Kemajoran. Rakjat Sovjet Uni selalu dan kemudian mengalami membantu rakiat² jarg ber- perdjalanan Kongres Ger- djuzng cntuk kemerdekaan wis. kesan saja sudsh ber- sasionalnja, djadi termasuk leiaan. Dari pembitjara djuga Indonesia dimana Kongresisten saja menda- rakjatnja djuga sedang pat kejakinan bahwa rak- memperdjuangkan kemer- jat Indonesia betul² mau dekaan nasional jang pe- bebas dan tjinta damai. nuh. Meskipun saja datang dari suatu negara jang beçitu Mereka jang dilahirkan berlainan dalam sedjarah- disesuatu negeri harus me- nja. dalam iklimoja dan miliki negeri itu: mereka.

A. Kholopova
dalam keadaan²-nja. saja jang mendirikan pebrik² tidak akan mengatakan harus memilik: pahrik it: Aku akan mentjeritakaa bahwa kita berbitjara da- kaum tani jang mengerdja- segala apa jang kuketahui lam bahasa jaag berlaina, kan ladang harus memliki dan alami di Indonesia ke- karena meskipun kata° jang ladang itu dan mereka ig pada Rakjat Sovjet Un: saja utjapican harus diter- meaghasilkan kekajaàn ha- mengenai bagaimana kaia- diemahkan bagi saudara. rus pela memiliki kekałcan rajanja Indonesia. betapatsb. bakasa persahabatan seka- indah alam pemandangan- 2 dak beda hani seua 36

n membawa kesan

Sewadjarnjalah apabila perhubungan persaudaraan antara Indonesia dan Sov- jet Uni lebih dipererat da- ripada masa jang sudah²". Katharina Shewiljeva: Sebagai seorang seni- wati aku telah melihat ha- sa pekerdjaan jang sangat baik dari kalangan keseni- an: aku telah melihat ba-

K. Sjeriljera
njak lukisan jang realistis,

sesuai dengan penghidupan rakjat di Indonesia. jaitu lukisan² jang tidak lagi formalistis". (Katherina telah meng- gambarkan Indonesia dengan perdjoangannja jang ditjiptakanja daian se-Bo bush sjair berns: jolali"). Rie Lips: Didudukinja Irian Ba- rat olch Beianda adalan

(Gh.: Muller).

37 小

Sedjenak bergamhar bersama Presiden dan Njonja: Tamu² Luar Negeri, anggota² Panitya dan Kongresiste.

jang disebarkan di Neder-Kurang banjak pengeta- land itu adalah sangat be- huan jang sebenaraja ten- sar dan kebohongan itu tang keadaan rakjat Indo- sekarang masih ada arena nesia a.l. karena penerang- mereka masih mau me- an pemerintah Belaada ngembalikan pendjadjah- jang sangat kurang dan an". nemang berlainan dengan icniataan. Dari penerang-Allison Dickle: an pemerintah Belanda Anggapan pada seba- aojalah jang didengar gian rakjat Australia jang ahwa rakjat Indonesia mengira bahwa rakjat In- .bodoh dan malas" sedang donesia betul masih bodon buku jang dibuat oleh pe-Rie Lips Odenot dan malas. bukanlah kesa- merintah Belanda hanja lahan rakjat Australia mentjeritakan hahwa mc- merupakan bahaja jang be- sendiri, melainkan karena reka membuat djalana ke- sar bagi perdamaian dunia. penerangan² jang salah. reta api, djalan² raja da. Irian kini merupakan basis Saja tertarik akan rehabi- lain2. sedang sebenarnja kaum imperialis. Tetapi litasi centrum, rumah² sa- apa jang dikerdjakan ol rakjat Belanda jang tjinta kit dan sekolah tinggi ke- mereka itu hanjalah untak damai menentangnja dan dokteran di Surabaja. kepentingan mereka sea- mereka itupun berdjuang Kedatangaaku di In- diri. Mereka membuat in bersama-sama rakjat Indo-donesia adalah keuanggap untuk mengangkut ha! sangat pentisg. karena nesia untuk membatalkan hasil kekajaan Indonesia nanti aku akan dapat mmen-KMB. untuk kepentingan merelą. tjeritakan pengaiamacku Kaum wanita Belanda Aku berpendapat bahwa sendiri kepada rakjat Aus- berada dipihak Indonesia rakjat Indonesia tjukun alia. daiam usahanja mengem- intelegent. bahkan intel- balikan Irian Barat. Ter- geasinja sudah mendjad bentuknja Masjarakat Per- pembawaarnja. tahanan Eropa (EDC) Disalah sebuah kebu: adalah merupakan pendja- karct aku telah bertjakap djahan kauin fasis dalam dengan pengusaha Belaa bentuk -baru. Oleh karena da dan kepadaku·ditjerita- itu bangsa Belanda pada kan bahwa kemadjuan jaeg dewasa ini berdampingan ada pada rakjat lndonesia dengan bangsa Indonesia bukanlah karena pengusa- untuk menentang pendja- ha Belarda itu. tetapi ka- diahan. dan mentjapai ke- rena tenaga rakjat Indoe- merdekaan nasional dan Allison Dickie sia sendiri. Kebohongaa perdamaian dunia.

TUDJUAN DAN KEWADJIBAN ,GERWANI" 品 Sampai sekarang kaum wanita Indonesia masih terus menerus mendjadi korban penghisapan dan diskriminasi jang melewati batas. Sebagai buruh dan pegawai, kau wanita menerima upah jang rendah sekali. Selaia itu, untuk pekerdjaan jang sama dengan kaum laki-laki kaum wanita menerima upah jang lebih rendah. Perbedaan upah antara kaum wanita dan laki-laki untuk pekerdjaan jang sama hanja merupakan tambahoja sumber keuntungan bagi kaum penghisap. Kesengsaraan kaum wanita sebagai ibu jang bekerdja adalah lebih besar lagi. karena perlindungan kerdja sangat kurang, bantuan tidak ada untuk pemeliharaan anak-anak, seperti penitipan baji, tempat untuk bermain anak-anak, penitipan anak-anak sesudah waktu sekolah dan sebagainja. Dengan demikian hak-hak bekerdja bagi kaum ibu mendjadi terbatas sekali. Wanita muda jang telah berhasil mendapat pendidikan jang pantas tidak selalu mendapat pekerdjaan atau penghargaan sesuai dengan kepandaiannja. Dalam perkawinan kaum wanita tidak mendapat djaminan hak jang sama dengao kaum laki-laki dalam hubungan dengan anak dan keluarga. hak-hak waris dan per- tjeraian. Malahan kawin paksa dan perkawinan anak-anak masih meradjalela terutama didesa-desa. Penghidupan jang sukar bagi kaum wanita Indonesia tidak bisa dipisahkan dari upah kaum buruh umumnja jang sangat rendah, dari penghidupan kaum tani jang melarat karena tiodasan sisa-sisa feodalisme, dan dari penghidupan pedagang-pedagang ketjil jang mengalami bekunja modal dan semakin merosotnja kekuatan-membeli rakjat pada umumnja. Semua itu menjebabkan kesehatan dan pendidikan anak-anak mendjadi sangat terlantar, hingga tidak mempunjai hari depan jang baik. Kenjataan sekarang menundjukkan, bahwa peoderitaan kaum wanita bukannja makin berkurang, tetapi malahan makin bertambah, sedjalan dengan makin merosotnja tingkat hidup Rakjat pada umumnja dan dengan meradjalelanja gangguan keamanan oleh gerombolan terroris. Semuanja ini adalah disebabkan karena kedudukan Indonesia janç masih sebagai negeri setengah djadjahan dan setengah feodal. Ini adalah akibat persetudjuan KMB jang telah memulihkan kekuasaan kaum pendjadjah atas perusahaan² industri, perda- gangan dan keuangan, seperti : bank, pabrik, sentral listrik, pengangkutan, perkebunan dan sebagainja. Dengan persetudjuan KMB kaum tani mendjadi tetap tidak mempunjai atau ke- kurangan tanah. karena baik tuan-tanah asing maupun tuan-tanah Indonesia kembali menguasai sebagian besar dari tanah jang subur dan jang bisa dikerdjakan. Djuga dengan persetudjuan KMB. kaum pendjadjah telah meninggalkan gerombolan pengatjau 39

bersendjata jang terus-menerus membakar desa-desa dan membunuh kaum tani, sehingga beribu-ribu kaum tani terpaksa melarikan diri ke kota, dimana mereka hidup terlantar. Dengan demikian teranglah bahwa perdjoaugan kaum wanita untuk hak-hak d perbaikan nasiboja sendiri adalah merupakan bagian jang tidak bisa dipisahkan da perdjoangan seluruh Rakjat Indonesia untuk mentjapai Indonesia jang merdeka penuh demokratis. makmur dan madju. Perdjoangan kaum wanita untuk kepentingan sehari- hari jang nampaknja ketjil dan remeh adalah jang sebenarnja dapat memberikan kesedaran berorganisasi dan kesedaran akan kekuatan sendiri untuk lebih membulatkan persatuan kaum wanita. Dalam memperdjoangkan kepentingao² dan bak-haknja sendiri jang chusus, kaum wanita selalu berkepentingan untuk bekerdja sama dengan organisasi buruh, organisasi tani dan organisasia jang demoratis lanaja. Kaum wanita berkepentingan ustuk selalu memperdjoangkan bersama-sama tuntutan kaum buruh untuk kenaikan upah dan tuntutan kaum tani untuk turunnja sewa tanab. hapusnja sisa-sisa kebiasaan dan kewadjiban² feodal dan tuntutan untuk mendapat tanah. Karena perdjoangan untuk perbaikan nasib, untuk kemadjuan kebudajaan, untuk hak-hak kaum wanita dan kebahagiaan anak-anak tidak bisa dipisabkan dari pada demokrasi dan perdamaian dunia. maka kaum wanita djuga berkepentingan sepenuhnja untuk bersama-sama memperdjoangkan hak-hak demokrasi dan perdamaian dunia. Kaum wanita sangat berkepentingan dengan perdamaian. sebah merekalah dala:n tiap-tiap peperangan jang paling menderita dan mendjadi korban peperangan dan teror. Oleh karena itu kaum wanita selalu berdjoang dengan sungguh-sungguh membela perdamaian. Selama perang dunia ke-II. kaun wanita dengan sepenuh djiwa dan ke- perwiraan berdjoang menentang fasisme. Dalam tahun-tahun jang sukar itu kaum wanita membuktikan kebesannja akan tanggung djawab terhadap tanah air. terhadap rakjat dan umat manusia. Segera sesudah perang dunia ke-II. jaitu dala revolusi 1945 — 1948, kaum wanita Indonesia-tua dan muda — mengambil bagian jang gagah berani disemua lapangan disamping kaum laki-laki. Untuk mewudjudkan tudjuan kaum wanita seperti tersebut diatas. maka didirikan- lah GERAKAN WANITA INDONESIA SEDAR (GERWIS) pada tanggal 4 Djuni 1950 sebagai peleburan dari pada organisasi-organisasi wanita:

  1. Rupindo Semarang; 2. Istri Sedar Surabaja: 3. Istri Sedar Bandung; 4. Ge-
    rakan Wanita Kediri: 5. Perdjoangan Putri Republik Indonesia di Pasuruan 3an

  2. Wanita Madura, - dan sekarang dilandjutkan oleh GERWANI, setelah terdjadi peleburan dari berbagai organisasi istri buruh Kereta Api dan Persatuan Wanita Indonesia (PERWIN) jang berpusat di Menado. Untuk mendjamin terlaksananja dasar demokrasi. maka organisasi GERWANI disusun setjara demokratis sehingga bisa mewudjudkan hubungan dan persatuan jang erat antara badan pimpinan jang diatas dengan jang dibawahoja, antara pimpinan dengan anggota dan persatuan antara anggota dengan anggota., Dengan demikian organisasi GERWANI merupakan satu kekuatan jang bulat. GERWANI mewarisi tradisi perdjoangan jang perwira dari kaum wanita Indonesia jang dipelopori oleh R. A. Kartini. Selain memiliki sifat-sifat nasional jang patriotk. GERWANI djuga memiliki solidaritet internasional jang dalam. Atas dasar inilah

GERWANI masuk dalam satu barisan dengan kaum wanita diseluruh dunia dalam GABUNGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA (GWDS — WIDF), Jang be-

djoang untuk perdamaian, hak-hak wanita. kebahagiaan anak-anak dan keselamatan

umat manusia pada umumnja.

GERWANI berseru kepada seluruh kaum wanita Indonesia supaja bersatu padu

mewudjudkąn satu front dalam perdjoangan untuk membela hak-hak wanita. hak-hak anak-anak. untuk hapusnja sisa-sisa feodalisme, untuk mentjapai kemerdekaan nasional

jang penuh dan perdamaian dunia jang abadi.

SUSUNAN

DEWAN PIMPINAN PUSAT HARIAN GERAKAN WANITA INDONESIA

GERWANI"

e

Nj. Oemi Sardjopo #Soeharti Moedigdio Wk. Ketua II

S. Asijah

Sekretaris-Umum : Wakil Sckretaris-Umum: Darmini
Scksi Organisasi : Penerangan Hak² Wanita : Pembelaan Anak: Perbendaharaan : Moedigdio Parjani Mawarni

Nj. Soewarti Kartinah Pendidikan

ANGGOTA-ANGGOTA

DEWAN PIMPINAN PUSAT PLENO

GERAKAN WANITA INDONESIA

"GERWANI"

1.Sdr. Kartinah
2. Francisca Fangiday
3. Dedeh
4. Mawarni
5. Tanti
6. Nj. Hanafi
7. Nj. Mudigdio
Djawa-Tengah)

  1. Soeharti
  2. Soenda:i
  3. Nj. Hadiwinoto
  4. Muljani
  5. Nj. D. Soesanto
  6. Sopiah

    (Djawa-Timur)

  7. Soelami

  8. Koendajatoen
  9. Nj. Diro
  10. Soctiah

    (P.B. GERWIS)
  11. S. K. Trimurti

  12. Oemi Sardjono
  13. Soewarti
  14. Parjani
  15. Sri Tohir
  16. Darmini
  17. S. Asijah
  18. Juswati
  19. Maria
  20. Roesmani
  21. Nuraini

    29. Rabajani
  22. Chalisah

  23. Nurleila
    (Sulawesi)

  24. Nj. Salawati Daud

  25. Lenie 34 Sumampow Rompas
    (Kalimantan)

  26. Soemarlien
    TET-ET

non-pany 1954.

PERATURAN DASAR ,,GERWANI"

Beb 1 NAMA, SIFAT DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1: Organisasi mi bernama:. GERAKAN WANITA INDONESIA disingkat GERWANI. Gerwani adalah perobahan dari Gerwis setelah terdjadi peleburan dari berbagai organisasi² isteri buruh kereta api dan Persatuan Wanita Indonesia (Perwin) jang berpusat di Menado. Gerwani adalah organisasi pendidikan dan perdjoangan, bersifat nonpartij dan berkedudukan dimana Dewan Pimpinan Pusat berada.

Bab n BENDERA, LAMBANG dan LAGU Pasal 2: Uatuk meneguhkan semangat perdjoangan dan semangat persatuan dikalangan kaum wanita, maka Gerwani mempunjai bendera, lambang dan lagu sebagai berikut: Bendera Gerwani berwarna biru dengan lambang melati dengan ukúran 2 ber- banding 3. Lambang Gerwani adalah melati.

C.Lagu: Mars Gerwani.
Bab II KEANGGOTAAN Pasal 3 : Jang dapat diterima mendjadi anggota lalah setiap wanita warga-negara Indonesia jang berumur 16 tahun keatas jang menjetudjui Peraturan Dasar dan program Gerwani, dengan tidak membeda-bedakan aliran politik, agama dan suku bangsa dan masuknja sebagai anggota atas dasar sukarela.

Pasal 4: Hak-hak anggota Gerwani ialah: Mengadjukan usul", keterangan da kritika untuk kemadjuan organisasi kepada segenap badana pimpinan Gerwani dari bawah sampai keatas.

b. Memilih dan dipllth. Pasal 5: Kewadjiban anggota Gerwani ialah:
a.Mentaati Peraturan Dasar, Program dan putusan organisasi. Mambajar uang pangkal, iuran, mengikuti rapat, kursus dan pertemuan? serta
b. memahami dan meluaskan penerbitan² Gerwani.
mbaship fee

c. Mendiskusikan pelaksanaan putusan organisasi dan ikut setjara aktif dalam 7
fee mendjalankannja.

d.Memberi laporan tertentu tentang keadaan Gerwani didaerahnja masing-masing
d meenngs dan ikut aktif mengusabakan bertambahoja anggota serta meluasnja perkem- ser+ bangan Gerwāni. Pasal 6 : Gerwani memberi tanda penghargaan kepada tiap* anggota dan badan² pimpinan jang telah mendjalankan tugas organisasi dengan sebaik-baiknja atau jang telah mentjiptakan sesuatu untuk kemadjuan dan kepentingan perdjoangan kaum wanita. Pasal 7: Tindakan disiplin dikenakan kepada semua angota dengan tidak membeda-beda- kan kedudukan dalam organisasi. jang melanggar ketentuan organisasi sebagal berikut: Tidak mentaati Peraturan Dasar, program dan putusa orgaoisasi.

b.Melakukan tindakan dan perbuatan jang merugikan organisasi dan Rakjat.
c.Tidak membajar iuran selama 3 bulan berturut-turut dengan tidak ada alasan jang dapat dibenarkan. Tindakan disiplin ini berupa peringatan atau pemetjatan. Pasal 8: Pemetjatan anggota harus diputuskan oleh rapat aoggota dimana anggota tersebut tergabung dan diberi kesempatan membela dri: putusan hanja berlaku setelah disjah- kan oleh Dewan Pimpinan Tjabang. Dalam keadaan chusus Badan Pimpinan diatas Ranting dapat mengambil tiodakan untuk memetjat anggota tetapi tindakan sematjam itu baru berlaku sesudah mendapat persetudjoan dari Badan Pimpinan jang langsung diatasnja. Pemberbentiau dari Badan Pimpinan dan pemetjatan sebagai anggota dari seorang anggota Badan Pimpinan harus diputuskan olch rapat pleno Badan Pimpinan jang ber- sangkutan dengan /3 djumlah suara jang berhak memutuskan

Pasal 9 : Keanggotaan berhesti karena: Meninggal dunia

b. Permintaan sendiri
c. Dipetjat.
Bab IV SUSUNAN ORGANISASI Pasal 10: Dasar² pokok susunan organisasi Gerwani adalah sebagai berikut: Semua Badan Pimpinan dari bawah sampai keatas dipilih setjara demokratis. Semua Badan Pimpinan dalam waktu* jang tertentu memberi laporan dan per- tanggungan djawab kepada Badan jang memilihnja. Tiap anggota tunduk dan mendjalankan semua putusan drganisasi. djumlah suara tersedikit tunduk kepada djumlah suara terbanjak dan organisasi bawahan tunduk kepada organisasi diatasnja. Pasal 11 : Organisasi Gerwani didirikan atas dasar pembagian daerah atau tjabang produksi. Organisasi jang mengatur pekerdjaan Gerwan? disesuatu daerah tertentu adalah Badan tertinggi dari semua organisasi Gerwani dalam daerah itu. Organisasi jang mengatur pekerdjaan Gerwani disesuatu tjabang produksi adalah Badan tertinggi dari semua organisasi Gerwani dalam tjabang produksi itu. Pasal 12 : Semua Badan Pimpinan dari berbagai tingkat dipilih setjara tertulis atau setjara lisan dengan djaminan bahwa pemilih berhak mengritik meogusulkan penghapusan tjalon² atau mengadjukan tjalon² baru. Pasal 13 : Semua Badan Pimpinan atau orang2 jang bertanggung-djawab baru boleh memberi keterangan atau pernjataan kepada umum jang merupakan sikap organisasi me- ngenai masalah prinsipiil jang bersifat nasional dan internasional. setelah ada ketentuan-ketentuan stau putusan* dari Dewan Pimpinan Pusat Gerwani. Pasal 14 : Untuk menyadakan pembagian pekerdjaan jang praktis, Dewan Pimpinan Gerwani mulai dari Anak Tjabang sampai ke Dewan Daerah mengadakan bagian2, sedang di Dewan Pimpinan Pusat mengadakan seksia, disesuaikan dengan keadaan untuk

mengurus berbagai lapangan pekerdjaan Geruani, misalnja membentuk baglan atau seksi² organisasi, penerangan dan pendidikan. pembelaan² hak wanita, pembelaan hak³ kanak², perbendaharaan dll. Djuga Dewan Pimpinan Gerwani bisa membentuk komisi² jang dibutuhkan (komisi redaksi — komisi verifikasi dll. Tiap² seksi atau bagian dipimpin oleh seorang kepala, dan seorang kepala bisa merangkap mengurus beberapa seksi atau bagian disesuaikan dengan kebutuhan dan tenaga jang ada. Pembagian pekerdjaan diantara Seksi atau Bagian² ditentukan oleh Dewan Pimpinan jang bersangkutan. Kewadjiban Seksi atau Bagian adaiah sebagai pembantu Sekretariaat Dewan Pimpinan jang bersangkutan. Untuk menjampaikan atau mendiskusikan putusan² jang penting dari organisasi Gerwani jang lebih tinggi. atau untuk menindjau kembali atau merentjanakan pekerdjaan, setiap organisasi Geruan: dapat mengadakan berbagai matjam rapat* dengan kader atau dengan anggotanja jang aktif. Untuk kepentingan dan kemadjuan organisasi, tiap² tingkat Badan sesuai dengan kekuasaan masinga dapat mengadakan dan menarik kembali perwakilan organisasi dalam badan lain jang harus ditentukan dan dipilih setjara demokratis.

Pasal 15: Susunan organisasi Gerwani adalah sebagai berikut: Untuk seluruh Indonesia ada Kongres Nasional Gerwani, Dewan Pimpinan Pusat Gerwani dan Konferensi Nasional Gerwani. Untuk tiap Provinsi ada organisasi Daerah Gerwani. Konferensi Daerah Gerwani dan Dewan Pimpinan Daerah Gerwani. Untuk Ibu Kota R.I. (Djakarta-Raja) ada organisasi Daerah Gerwani Djəkarta Raja, Konferensi Daerah Gerwani Djakarta-Raja dan Dewan Pimpinan Daerah Gerwani Djakarta-Raja jang kedudukanja sama dengan Dewao Pimpinan Daerah.

d. Untuk Kabupaten dan Kota-besar ada Tjabang Gerwani, Kongres Tjabang Gerwani, Konferensi Tjabang Gerwani, dan Dewan Pimpinan Tjabang Gerwani. Untuk Ketjamatan dan Kota-ketjil ada Anak Tjabang Gerwani, Konferensi Anak Tjabang Gerwani dan Dewan Pimpinan Anak Tjabang Gerwani. Untuk desa (kelurahan). pabrik, tambang, perusahaan, kantor ada Ranting Gerwani, rapat anggota Gerwani, dan Dewan Pimpinan Ranting Gerwani atau Ranting Besar Gerwani, konferensi Ranting Besar dan Dewan Pimpinan Ranting Besar Gerwani. Ranting dibagi dalam kelompok² jang terdiri dari sedikit-dikitnja 5 orang jang tempat tinggal atau pekerdjaannja berdekatan. Pasal 16 : Organisasi Geruani jang baru didirikan harus dapat pengesahan dari organisasi Gerwani jang lebih tinggi didaerah mana ia termasuk.

Bab V KONGRES NASIONAL Pasal 17: Kongres' Nasional adalah kekuasaan tertinggi dari seluruh organisasi Gerwani, diadakan tiap* 3 tahun sekali, diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat, dikundjungi oleh utusan' Jang dipilih dalam Kongres Tjabang. Dalam keadaan luar biasa Kongres Nasional dapat dipertjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah anggota atau atas putusan Dewan Pimpinan Pusat Pleno. Pasal 18: Kongres Nasional adalah sjah, djika dikundjungi oleh utusan² jang mewakili lebih dari separo djumlah anggota. Tiap putusan adalah sjah, djika disetudjui oleh lebih dari separo djumláh suara jang hadlir. Paal 19: Djumlah utusan dan penindjau untuk Kongres Nasional serta tjara* mengatur pemulibannja ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 20 : Kewadjiban dan kekuasaan Kongres Nasional adalah sebagai berikut: Menerima, mendiskusikan dan mengesjahkan laporan* jang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat. Menjusun dan merobah Peraturan Dasar. Menetapkan djumlah anggota Dewan Pimpinan Pusat Pleno.

d.Memilih anggota Dewan Pimpinan Pusat Pleno.
Bab VI DEWAN PIMPINAN PUSAT Pasal 21 : Dewan Pimpinan Pusat Pleno Gerwani adalah kekuasaan tertinggi dalam waktu antara dua Kongres Nasional. Sidang Dewan Pimpinan Pusat Pleno diadakan setiap 6 bulan sekali. Dalam keadaan luar biasa Sidang Dewan Pimpinan Pusat Pleno dapat dipertjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah anggota Dewan Pimpinan Pusat Pleno atau atas putusan Dewan Pimpinan Pusat Harian. 47

Pasal 22: Sidang Dewan Pimpinan Pusat Pleno adalah sjah, djika dikundjungi oleh lebih dari separo djumlah anggota Dewan Pimpinan Pusat Pleno. dan tiap putusan adalah sjah. djika disetudjui oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 23 : Hak dan kewadjiban sidang Dewan Pimpinan Pusat Pleno ialah:

a.Menerima, mendiskusikan dan mengesjahkan laporan jang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Harian.
b.Menetapkan ketentuan² umum dan program kerdja mengenai masalaha organisasi, hak² wanita. pembelaan kanaka, penerangan dan pendidikan, mengatur hubungan kerdjasama dengan organisasi wanita lainnja, serta kerdjasama dengan organisasi demokratis lainnja. Mengesjahkan anggaran belandja jang direntjanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Harian.
d.Menetapkan dan mengangkat dari antara tjalon² jang tidak memenuhi quorum pemilihan anggota Dewan Pimpinan Pusat Pieno pada Kongres jang lalu untuk mengganti anggota² Dewan Pimpinan Pusat Pleno jang berhenti. Memilih Dewan Pimpinan Pusat Harian diantara anggota² Dewao Pimplnan Pusat Pleno jang terdiri dari seorang Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II. Sekrctaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, dan Kepalaa Seksi. Pasal 24 : Ketua dan Wakil? Ketua Dewan Pimpinan Pusat Harian merangkap mendjadi Ketua dao Wakila Ketua Dewan Pimpinan Pusat Pleno dan Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 25 : Dewan Pimpinan Pusat Harian melaksanakan kekuasaan Dewan Pimpinan Pusat Pleno' diantara dua sidang Dewan Pimpinan Pusat Pleno. Pasal 26 : Sidang Dewan Pimpinan Pusat Harian diadakan sedikitoja 1 bulan sekali; sdang dianggap sjah djika dikundjungi oleh lebih dari separo djumlah anggota Dewan Pimpinan Pusat Harian: tiap putusan adalah sjah djika disetudjui oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 27 : Kewadjiban dan kekuasaan Dewan Pimpinan Pusat Harian adalah sebagai berikut: Membantu dan mengontrol badan² pimpinan bawahannja dalam melaksanakan
TT

putusan* Kongres Gerwani. Merentjanakan anggaran belandja untuk disjahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat 4 Pleno.

C.Mempersiapkan sidang* Dewan Pimpinan Pusat Pleno dan Konferensi Nasional. dMembentuk komisi2 untuk menjelesaikan sesuatu pekerdjaan; mengadakan rapat dengan Dewan Pipinan Daerah, Dewan Pimpinan Tjabang dan aktivis orga- pisasi jang dianggap perlu. Memberi petundjuk dan tugas, serta memimpin kegiatan* anggota² Dewan Pimpinan Pusat Pieno, jang tidak masuk dalam susunan Dewan Pimpinan Pusat Harian. Pasal 28 : Pekerdjaan sehari-hari Dewan Pimpinan Pusat Harian dilaksaoakan oleh Sekretariaat Dewan Pimpinan Pusat, jang terdiri sedikit-dákitnja dari Ketua, Wakila Ketua, Sekretaris Umum dan Wakil Sekretaris Umum. Untuk mengadakan pembagian pekerdjaan jang praktis, Dewan Pimpinan Pusat Harian dapat membentuk Seksi² untuk mengurus berbagai lapangan pekerdjaan, jaitu: Seksi Pembelaan Hak² Wanita : berkewadjiban membantu Sekretariaat dalam memetjahkan pembelaan terhadap hak wanita dalam lapangan politik, ekonomi dan civil.
b.Seksi Pembelaan Kanak²: Berkewadjiban membantu Sekretariaat dalam memetjahkan pembelaan terhadap hak' kanak dan meluaskan Panitya Pembelaan Kanaka. Seksi Organisasi : Berkewadjiban mengatur lantjarnja hubungan antara organisasi satu dengan lain- nja, mempertimbangkan kepada sekretariaat adanja seleksi, promosi dan mutasi kader, mempeladjari sjarat² mengatur dan memimpin aksi, dan mengurus pendaf- taran keanggotaan.
d.Seksi Penerangan dan Pendidikan: Berkewadjiban melaksanakan keputusan Sekretariaat untuk mengurus penerbitan. mengadakan kampanje dan mempopulairkan soala gerakan wanita nasional dan intermasional. mengumpulkan. mempeladjari dan membikin terdjemahan atau ke- simpulan² bahan² jang penting bagi gerakan wanita di Indonesia, menjelenggara- kan kursus, pemberantasan buta huruf dll. Seksi Perhendaharaan: Berkewadjiban membantu Sekretariaat dalam merentjanakan anggaran belandja. mengurus pemasukan uang pangkal dan iuran, inventaris, merentjanakan adanja usaha² produktif untuk mentjukupi beaja Dewan Pimpinan Pusat.

Pasel 29: Hak dan kewadjiban Sekretariaat Dewan Pimpinan Pusat ialab: Memimpin dan mengontrol lantjarnja pekerdjaan' Seksi.

b.Mengesjahkan rentjana² kerdja seksi* dan mempersiapkan sidang Dewan Pimpinan Pusat Harian. Menetapkan salah seorang anggota Dewan Pimpinan Pusat Harian sebagai kepala administrasi Sekretariaat Dewan Pimpinan Pusat.
d.Mengangkat dan mengesjabkan anggota* staf daripada Seksia dan staf administrasi atas usul Kepala Seksi masing² dan Kepala Administrasi.
Bab VI KONFERENSI NASIONAL Pasal 30 : Konferensi Nasional adalah Badan Kontrol dan pendorong untuk menjempurnakan pekerdjaan organisasi mengenai soala jang umum atau chusus diselenggarakan dan bln Dewan Pimpinan Daerah Pleno. kor Dalam keadaan luar biasa Konferensi Nasional bisa dipértjepat atau ditunda atas permintan lebih dari separo djumlah Daerah atau atas putusan Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 31 : Konferensi Naslonl adalah sjah, djika dikundjungi oleh utusan² jang mewakili lebih dari separo djumlah Daerah dan tiap putusan adalah sjah djika disetudjui oleh lebih dari separo djumiah jang hadlir. Djumlah utusan untuk Konferensi Nasional ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 32 : Hak dan kewadjiban Konferensi Nasional ialah: Mengontrol pekerdjaan Dewan Pimpinan Pusat Pieno mengenai anggaran belandja dan pelaksanaan putusan' Kongres Nasional.

b. Mengambil resolusi² tentag organisasi dan lainnja jang dianggap perlu. Pasal 33: Putusan Konferensi Nasional harus disjahkan lebih dahulu oleh Dewan Pimpinan Pusat sebelum dilaksanakan.

Bab VII DEWAN PIMPINAN DAERAH Pasal 34 : Organisasi Daerah Gerwani berkewadjiban memimpin dan mengkoordinasi ke- giatan perdjoangan Gerwani didaerah Provinsi. Pasal 35: Konferensi Daerah Gerwani adalah kekuasaan tertinggi Gerwani didaerah Provinsi, diadakan tiap 2 tahnn sekali, diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah dan dikundjungi oleh utusan* jang dipllih oleh Dewan Pimpinan Tjabang Pleno. Dalam keadaan luar biasa Konferensi Daerah dapat dipertjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah Tjabang atau atas putusan Dewan Pimplnn Daerab. Koaferensi Daerah dianggap sjab, djika dikundjugi oleh utusan² jang mewakili lebih dari separo djumlah Tjabang dan tap² putusan adalah sjah djka disetudjui oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 36 : Djumlah utusan ke Konferensi Daerah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Daerah. Pasal 37 : Kewadjiban dan kekuasaan Konferensi Daerah falah: Menerima. mendiskusikan dan mengesjahkan laporan Dewan Pimpinan Daerah Pleno.

b.Membitjarakan pelaksanaan putusan* Kongres Nasional, disesualkan dengan keadaan Daerahnja. Memilih dan menetapkan anggota? Dewan Pimpinan Daerah Pleno. Pasal 38 : Dewan Piapiaan Daerah Pleno adalah kekuasaan tertinggi dalam waktu antara dua Konferensi Daerah. Sidang Dewan Pimpizan Daerah Pleno diadakan 6 bulan sekali. Dalam keadaan luar biasa sidang Dewan Pimpinan Daerah Pleno dapat dipertjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah anggota Dewau Pimpinao Daerah Pieno, atau atas putusan Dewan Pimpinan Daerah Harian. Sidang Dewan Pimpinan Daerah Pleao dianggap sjah djika dikundjungi oleh lebih dari separo djunlah anggota Dewan Pimpinan Daerah Pleno: dan tiap² putusao adalah sjah diíka disetudjui oleh lebih dari djumlah suara jang hadlir.
51

Pasal 39 : Kewadjiban dan kekuasaan Dewan Pimpinan Daerah Pleno ialah:

Menerimaendiusikan dan mengesaka laporan ang dberkan l Dewan

Pimpinan Daerah Harian. Mengesjahkan anggaran belandja jang direntjanakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Harian. Menetapkan dan mengangkat diantara tjalon jang tidak memenuhi quorum pe- milihan anggota Dewan Pimpinan Daerah Pleno dalam Konferensi Daerah Jang lalu untuk mengganti anggota2 Dewan Pimpinan Daerah Pleno jang berhenti. Memilih Dewan Pimpinan Daerah Harian terdiri dari: Ketua, Sakretaris dan kepala bagian disesuaikan menurut keperluan. Pasal 40 : Dewan Pimpinan Daerah Harian melaksanakan kekuasaan Dewan Pimpinan Daerah Pleno diantara dua sidang Dewan Pimpinan Daerah Pleno. Sidang Dewap Pimpinan Daerah Harian diadakan sedikitoja sebulan sekali; sidang dianggap sjah djika dikundjungi oleh lebih dari separo djumlah anggota Dewvan Pimpinan Darah Harian: tiap putusan adalah sjah. djika disetudjul oleh lebih dari separo djumlah suara Jang hadlir. Pasal 41 : Hak dan kewadjiban Dewan Pimpinan Daerah Harian ialah:

a.Mendjalankan putusan² Dewan Pimpinan Pusat Plezo dan Konferensi Daerah.
b.Menetapkan sikap terhadap semua masalah jang dihadapi didaerah Provinsi. cMengkoordinasi dan memimpin kegiatan Tjabang² didaerahnja serta menjempur- nakan djalannja organisasi. Pasal 42: Sekretariaat Dewan Pimpinan Daerah terdiri dari: Ketua. Sekretaris dan salah seorang Kepala Bagian. melaksanakan pekerdjaan se-hari Dewan Pimpinan Daerah Harian dan mempersiapkan sidang? Dewan Pimpinan Daerah Harian. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Harian merangkap mendjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pleno.
Bab IX TJABANG Pasal 43 : Tjabang dibentuk ditiap kabupaten atau Kota Besar; Tjabang adalah sjah djika sedikitnja terbeatuk 2 ranting ditiap Ketjamatan dan meliputi 4 daerah Ketjamatan atau jang setingkat dengan itu.

Pasal 44 : Kongres Tjabang adalah kekuasaan tertinggi dari organisasi Gerwanl dalam daerah Tjabang. diadakan setahua sekali — diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Tjabang. Kongres Tjabang dan sidaagnja dianggap sjah, djika dikundjungi oleh utusan jang mewakili lebih dari separo djumlah anggota dan tiap putusan adalah sjah, dlika disetudjui oleh Iebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 45 : Djumlah utusan dan penindjau untuk Kongres Tjabang serta tjara mengatur pe- milihannja ditentukan oleh Dewan Pimpinan Tjabang. Pasal 46 : Kewadjiban dan kekuasaan Kongres Tjabang ialah: Menerima, mendiskusikan dan mengesjahkan laporan pekerdjaan Dewan Pimpinan Tjabang. Mendiskusikan pelaksanaan putusan² Kongres Nasional dan Konferensi Daerah disesuaikan dengan keadaan daerah Tjabang.

c.Memilth utusan untuk Kongres Nasional.
d. Memilih dan menetapkan anggota Dewan Pimpinan Tjabang Pleno. Pasel 47: Dewan Pimpinan Tjabang Pleno adalah kekuasaan tertinggi dalam waktu antara dua Kongres Tjabang. Sicang Dewan Pimpinan Tjabang Pleno diadakan tiga bulan sekali dan diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Tjabang Harian. Dalam keadaan luar blasa sidang Dewan Pimplnan Tjabang Pleno dapat diper- tjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah anggota Dewan Pimpinan Tjabang Pleno dan tiap² putusan adalah sjah djika disetudjui oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 48 : Kewadjiban dan kekuasaan Dewan Pimpinan Tjabang Pleno ialah: Menerima, mendiskusikan dan mengesjahkan laporan jang diberikan oleh Dewan Pimpinan Tjabang Harian. Mengesjahkan Anggaran belandja jang direntjanakan oleh Dewan Pimpinan Tjabang Harian. Menetapkan dan mengangkat dari antara tjalon jang tidak memenuhi quorum pemiliban anggota Dewan Pimpinan Tjabang Pleno pada Kongres Tjabang jang lalu, untuk mengganti anggota² Dewan Pimpinan Tjabang Pleno jang berhentl. Memilih Dewan Pimpinan Tjabang Harian jang terdiri dari: Ketua, Sekretaris, Kepala Bagian jang djumlahnja disesuaikan menurut keperluan.
53

Pasal 49; Pixpinan Dewan Pimpinan Tjabang Harian melaksanakan kekuasaan Tjabang Pleno diantara dua sidang Dewan Pimpinan Tjabang Pleno. Sidang Dewan Pimpinan Tjabang Harian diadakan satu bulan sekall: sidang di- anggap sjah djika dikundjungi oleh lebih dari separo djumlah anggota Dewan Pimpinan Tjabang Harian dan tiapa putusan adalah sjah, djika disetudjui oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 50 : Hak dan kewadjiban Dewan Pimpinan Tjabang Harian ialah: Mendjalankan putusan? Badan Pimpinan atasan, putusan Kongres Tjabang dan Dewan Pimpinan Tjabang Pleno. Mengkoordinasi aksi kaum wanita.

b.
c.Memberi petundjuk, mengatur dan memimpin kegiatan anggota.
d.Menjusun laporan periodik untuk badan? pimpinan atasan. Menjiapkan laporan dan anggaran belandja untuk Dewan Pimpinan Tjabang Pleno; menjelenggarakan sidang Dewan Pimpinan Tjabang Pleno. Pekerdjaan sehari-hari Dewan Pimpinan Tjabang Harian diplmpin oleh Sekre- tariaat Dewan Pimpinan Tjabang jang terdiri dari Ketua. Sekretaris dan salah seorang Kepala Bagian. Pasal 51 : Konferensi Tjabang adalah badan kontrol dan pendorong untuk menjempurnakan pekerdjan organisasi mengenal soala jang umum ataa chusus diselenggarakan dan dipimpin oleh Dewan Pimpinan Tjabang: diadakan 6 bulan sekall dan dikundjungi deh utusan jang dipilih oleh Konferensi Anak Tjabang. Dalam keadaan luar blasa konferensi Tjabang dapat dipertjepat atau ditunda atas permintaan lebih dari separo djumlah Aak Tjabang.dan tiap putusan adalah sjah, djika disetudjuí oleh lebih dari separo djumlah suara jang hadlir. Putusan Konferensi Tjabang barus disjahkan lebih dulu oleh Dewan Pimpinan Tjabang sebelum dilaksanakan.
Bab X ANAK TJABANG Pasal 52; Anak Tjabang Gerurani berkewadjiban memimpin dan mengkoordinasi keglatan perdjoangan Gerwani didaerah Ketjamatan atau Kota ketjil. Anak Tłabang adalah sjah djika sedikit-dikitnja mempunjai 2 ranting.

Pasal 53 : Konferensi anak Tjabang adalah kekuasaan tertinggi dari organisasi Gerwani didaerah Ketjamatan atau kota ketjl: diadakan tiap 6 bulan sekali, diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Anak Tjabang dan dikundjungi oleh utusan jang dipilih oleh rapat anggota Ranting. Konferensi Anak Tjabang adalah sjah, djika dikundjungi oleh utusan² jang me- wakili lebih separo dari djumlah Ranting. Dan tiap putusan adalah sjah. djika disetudjui oleh lebih dari separo djumlah jaug hadlir. Pasal 54 : Djumlah utusan dan penindjau untuk konferensi Anak Tjabang serta tjara meng- atur pemilihannja ditentukan oleb pimpinan Anak Tjabang. Kewadjiban dan kekuasaan konferensi Anak Tjabang ialah: Menerima. mendiskusikan dan mensjahkan laporan pimpinan Auak Tjabang. Membitjarakan penglaksanaan putusan Kongres Tjabang dan badan Pimpinan lainnja, disesuaikan dengan keadaan daerahnja.

d.Memilih utusan² untuk konferensi Tjabang. eMemilih dan menetapkan anggota Pimpinan Anak Tjabang. Pasal 55: Pimpinan Anak Tjabang melaksanakan kekuasaan konferensi Anak Tjabang di- antara dua Konferensi Anak Tjabang. Sidang Pimpinan Anak Tjabang diadakan 2 minggu sckali. Sidang adalah sjah djika dikundjungi olch lebih dari separo djunlah anggota Pimpiaan Anak Tjabang dan tiao putusan adalah sjah, dika disctudjui oleh lebih dai separo djumlah suara jang hadlir. Pasal 56 : Hak dan kewadjiban Pimpinan Anak Tjabang ialah: Mendjalankan putusan Dewan Pimpinan Tłabang. Kongres Tjabang. Konferensi Anak Tjabang. dan badan' Pimpinan Atasan lainnia. Mengkoordinasi dan memimpio keglatan Ranting2, serta menjempurnakan djalannja organisasi. Menjusun laporan periodik untuk Dewan Pimpinau Tjabang. Menjiapkan laporan untuk konferensi Anak Tjabang dan menjelenggarakan konferensi-kosferensi Anak Tjabang. Pasal 57 : Pimpinan Anak Tjabang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Kepala Bagian me- nurut keperluan daerchnja. Ketua merangkap mendjadi Ketua Koaferensi Anak Tjabang.
- 55

Bab XI RANTING 1 Pasal 58 : Organtsasi basis Gerwaní jalah Ranting Gerwani jang diadakan menurut tempat tinggal atau tempat kerdja. Dalam suatu Desa (keiurahan), pabrik, tambang. perusa- haan atau kantor dimana terdapat 5 atau lebih anggota Gerwani. diorganisasi satu Ranting Gerwani. Kalau disitu terdapat kurang dari 5 anggota Gerwani, anggota tersebut harus menggabungkan diri dalam Ranting Gerwani jang terdekat. Ranting Gerwaní harus disjabkan oleh Dewan Pimpinan Tjabang. Pasal 59 : Didalam Ranting Gerwani dimana terdapat banjak anggota harus dibetuk kelompok-kelompok jang terdiri darl sedkit-dikitnja 5 orang menurut tempat tinggal atau tempat pekerdjaan. Masing² kelompok memilih seorang Kepala Kelompok dan kalau perlu seorang wakil Kepala. Disatu Daerah tempat tinggal atau tempat kerdja dimana terdapat anggota Gerwani lebih dari 100, bisa dibentuk Ranting besar Gerwani. Dibawah Ranting besar Gerwani ada anak Ranting Gerwani. jang diorganlsasi menurut lingkungan tempat tnggal atau lingkungan tempat kerdja. Ranting besar Gerwani mempunjal kedudukan jang sama seperti Rating blasa dari Gerwani. Pasal 60 : Kewadjiban' Ranting Gerwani adalah sebagai berikut: Mendjalankan propaganda dan pekerdjaan meogorganisasi dikalangan massa wanlt untuk mendjelaskan pendirian Gerwan: dan putusan² organisasi Gerusni jang lebih tinggi.

b. Mengorganisasi massa wanlta untuk memetjahkan masalah² mereka sendiri. Menarik anggota baru, mengumpulkan uang pangkal, mengumpulkan uang furan Gerwani, mendidik anggota Gerwani dan mengorganisasi peladjaran merek. Pasal 61 : Rapat apggota Ranting adalah kekuasaan tertinggi dalam daerah Ranting: diadakan sedikitoja 3 bulan sekali atau atas putusan Dewan Pimpinan Rantiog dan dikundjungi olch segenap anggota dan bukan anggota sebagal penmndjau; ketentuan mengenai penindjau ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Rantiog. Rapat anggota adalah sjah djika dikundjungi oleh lebih dari separo djumlah anggota; dan tiap putusan adalah sjah djika disetudjui oleh lebib dari separo djumlah suara jang hadlir. 56

Rapat anggota memllih Dewan Pimpinan Ranting untuk melakukan pekerdjaan harian dan terdiri dari seorang Ketua, Sekretaris, dan seorang kepala bagian.

Dewaa Pimpinan Ranting dipilih untuk waktu 6 bulan sampal 1 tahun.

e

Dewan Pimpinan Ranting Besar dipilih oleh Konferensi Ranting Besar jang di-

hadliri oleh utusan² dari Dewan Pimpinan Anak Ranting untuk waktu 6 bulan

sampai 1 tahun.

Bab XII PERBENDAHARAAN

Pasal 62 : Perbendaharaan Gerwani didapat darli :

Uang pangkal jang berdjumlah 1 rupiah

b.Uang luran sebesar Rp. 0.25 Bantuan sukarela dari anggota
d.Hasil dari usaha produktif Penjokong tetap (donateurs)

f. Pendapat² lainoja jang sjah dan tidak mengikat

Pusal 63:

Dewan Pimpinan Daerah mendapat 90% dari pendapatan uang Pangkal, luran

dan pendapat lainnja setiap bulannja untuk keperluan kas Dewan Pimpinan Daerah.

Dewan Pimpinan Tjabang. Dewan Pimpinan Anak Tjabaag das Dewan Pimpinan

Ranting. keperluan keuangan untuk Dewan Pimp. Tjb., Dewan Pimp. anak Tjabang.

Dewan Pimp. Ranting. diatur oleh Dewan Pimpinan Daerab.

Sisa jang 10% dikirim oleh Dewan Pimpinan Daerah ke Dewan Pimpizan Pusat.

Bab XIII LAIN-LAIN

Pasal 64 :

Ketentuan jang belum masuk dalam peraturan Dasar akan diatur dan ditempatkan

dalam Peraturan chusus dan Tata Tertib. jang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan

Pusat Harian.

Disjahkan oleh Kongres Gerwis Ke-II

di Djakarta pada tanggal 25-31-II-'54

RESOLUSF

  1. Mengenai undang² Perkawinan
    Setelah mengadəkan pertukar-fikiran jang mendalm mengenai nasib waita dalan perkawinan pada waktu sekarang ini. — misalnja pertjeraian sewenang-wenang jang mengakibatkan telantarnja penghidupan anak-anak, perkawinan anak-anak. kawin- paksa dsb. menjatakan : Menderak kepada Pemerintah segera dikcluarkannja Undang Perkawinan jang demokratis dan berlaku untuk seluruh Indonesia-jang pada prinsipnja mendjamin persamaan hak sepenuhnja antara wanita dan laki-laki mengenai soal perkawinan. pertjeraian dan hubungan dengan keluarga dan anak. Selandjutoja Kongres menjerukan dan mengadjak semua wanita untuk bersama- sama memperdjoangkan Undanga Perkawinan tsb. sebagai salah satu bagian dari peng- hargaan terhadap hak-hak wanita.

  2. Mengenai Pemiliban Umum
    Setelah mengadakan pertukaran-fikiran mengenai Pemilihan Umum. - menjatakaa sambutannja jang hangat terhadap ketegasan Program Kabinet Ali-Wongso jang akan melaksanakan pemilihan umua pada tahun 1955 jad. Scterusnja Kongres berpendapat, babwa masalah Pemilihan Umum adalah masalah jang sangat penting bagi Rakjat Indonesia karena merupakan suatu langkah jang tepat bagi pembentukan Dewan Perwakilan Rakjat dan Konstituante jang demokratis. Berdasarkan hal-hal tsb. diatas, maka Koagres menjatakan sbb.:

  3. Membenarkan sikap GERWANI bahwa sebagai massa organisasi tidak turut serta mentjalonkan Wakil-wakilnja untuk mendjaga persatuan organisasi.

  4. Membenarkan pendirian GERWANI untok aktif mengambil bagian dalam pembentukan Panitya? Penjelenggara Pemilihan Umum di Pusat dan Daerah². Mengingat pentingnja Pemilihan Uiaum tersebut. maka Kongres menjerukan dan
    mengadjak anggota-anggota chususnja, kau wanita Indonesia umumnja untuk mengambil bagian jang akif dalam Pemilih Umum jad. setjara sungguh-sungguh dengan djałan mendaftarkan diri sebagai pemilih dan mempergunakan hak-pilihnja untuk me- milih tjalon-tjalon Partai dan golosgan-çolongan demokratis jang benar-benar sanggup memperdjoangkan kepentingan wanita. anak-anak dan rakjat umumnja. 58

3. Mengenai Hak-hak Demokrasi

Setelah mempersoalkan dengan mendalam tindakan-tindakan pembatasan hak-hak demokrasi —, menjatakan sbb.:

  1. Adanja larangan-laraogan demonstrasi, kesukaran-kesukaran mendapatkan per- setudjuan dalam mengadakan rapat-rapat, permintaari daftar-daftar anggota dan riwajat hidup para pimpinan organisasi massa, dihadlirinja rapat-rapat in- tern organisasi oleh pihak D.P.K.N. dll. jang terdjadi diberbagai daerah, ~ adalah bertentangan dengan Undanga sementara R.I. jang mendjamin hak-hak demokrasi bagi segenap warga negara.
  2. Kedjadian-kedjadian jasg sekarang masih berdjalan jaitu adanja penahanan- penahanan dan hukuman-hukuman terhadap para aktivis-aktivis organisasi buruh jang mendjalankan aksi-aksi membela nasib kaum buruh/kaum tani merupakan tindakan-tindakan jang memberi keuntungan bagi kaum modal besar asing. Mengingat akan hal-hal tersebut diatas maka Kongres Gerwis ke-II memutuskan :

    1. Memprotes keras terhadap tindakan-tindakan jang didjalankan oleh alat-alat

pemerintah di daerah-daerah tersebut jang merupakan antjaman terhadap hak-

hak demokrasi.

  1. Mengharap kebidjaksanaan Pemerintah Pusat untuk mengambil tindakan terhadap alat-alatnja, sesuai dengan politik Pemerintah Kabinet Ali-Wongso jang pada dasarnja mempunjai program untuk mengembangkan hak-hak demokrasi.
  2. Mengenai Gangguan-gangguan Keamanan
    Setelah mengikuti laporan-laporan Tjabang² bahwa sampai kini didaerah-daerah masih meradjalela gangguan-gangguan keamanan dalam bentuk perampokan-perampokan dan pembunuban-pembunuhan jang dilakukan oleh gerombolan-gerombolan teror DI ~ TII dll. Gangguan-gaogguan keamanan tsb. sangat menggelisahkan kehidupan kaum wa- nita dan Rakjat Indonesia umumnja karena menimbulkan penderitaan-peaderitaan jang amat berat, misalnja: pengungsian-pengungsian, kehilangan harta-benda serta mata- pentjaharian keluarga. terlantarnja pendidikan anak-anak, bertambahnja djumlah pengangguran. Mengingat hal-hal tersebut, maka KONGRES GERWIS KEII jang diadakan di Djakarta menjatakan sbb.:

  3. Menjambut dengan hangat tindakan Pemerintah jang tegas terhadap komplotan- komplotan Belanda anti-Republik jang bersarang di Indonesia dan njata-njata telah mempunjai hubungan dengan DI-TIl dsb. jang melakukan teror terhadap Rakjat.

  4. Meogharap seterusnja agar Pemerintah tidak ragu-ragu dalam mendjalaokan pengguluga komplotan Belaoda anti-Reublik sb serta pembasmian terus eeus teraa geromolan-gerombolan D ang sangat ugikan ke hidupan Rakjat Indonesla.

  5. Mengenai pertjobaan Bom Zat Air
    Setelah mempersoalkan aktiviteit katum wanita dalam gerakan membela perdamaian dan menentang persiapan perang jang sekarang ini sedang giat dilakukan diberbagai negeri, menjatakan sbb.: aktiviteit kaum wanita dalam gerakan membela perdamaian dan menentang persiapan perang jang sekarang ini sedang giat dilakukan diberbagat negeri, menjatakan sbb.: Kaum Ibu dan wanita Indonesia dengan penuh kechawatiran dan kegelisahan mengikuti peristiwa-peristiwa dan berita-berita tentang pertjobaan bom zat air. Pertjobaan ini terajata telah mengakibatkan lukanja nelajan-nelajan Djepang jang sedang mentjari ikan dilautan Pasiik karena terkena bahan radio aktif akibat pertjobaan bom zat air tersebut. Kedjadian ini sekali lagi memperingatkan pada setiap orang pentjinta perdamaian, bahwa sekarang ini sedang giat dilakukan persiapan-persiapan perang baru. Djuga kenjataan ini menundjukkan, bahwa kemadjuan tehnik dalam negara-negara tertentu tidak dipergunakan untuk peradaban dan kesedjahteraan kemanusiaan. tetapi sebaliknja untuk menghantjurkannja setjara besar-besaran. KONGRES menjerukan kepada para sardjana ilmu pengetahuan, sardjana-sardjana hukum, doktor-doktor, sasterawan. seniman dan semua kaum Ibu dan wanita untuk bersama-sama mentjiptakan kekuatan perdamaian jang besar guna menjelamatkan ke- maousiaan dari bahaja jang mengerikan.

6. Protes terhadap PBB jang akan mengeluarkan wakil²

GWDS dalam Komisi hak² Wanita dalam Dewan Sosial Ekonomi dari PBB. Setelah mendengar pendjelasan utusan Gabungan Wanita Demokratis Sedunia. bahwa Persatuan Bangsa-bangsa berusaha akan mengeluarkan GWDS dari Komisi Hak² Wanita dalam Dewan Sosial Ekonoml dari PBB. disebabkan sktivitet² GWDS tentang pengiriman Komisi penjelidékan ke Korea dan menentang perang kuman karena sikap GWDS dalam membela hak² wanita dan anak² terutama dinegara-negara dja- djahan dan setengab djadjahhan jang selalu dianggap bertentangan dengan keputusan² komisi t kaum wanita Indonesia menikuti dengan sangat gelisah terhadap tindakan PBB tsb. jang makin lama makio djauh mesinggalkan piagam PBB. 60

Dengan akan dikeluarkannja wakila GWDS darl keanggotaan tsb. berarti kaum wanita seluruh dunia akan kehilangan hak suaranja dan ini adalah suatu penghinaan jang besar dan suatu diskriminasi jang terang-terangan terhadap kaum wanita. Terhadap tindakan Komisi PBB itu. kongres menjatakan protes sekeras-kerasnja dan menuntut tetapnja keanggotaan GWDS dalam Komisi Hak² Wanita dalam Dewan Sosial Ekonomi dari PBB.

  1. Tentang Konsolidasi Organisasi.
    Menarik pengalaman² bekerdja selama 2 tahun dalam áktivitet organisasi jang telah dinjatakan dalam laporan umunt P.B. Gerwis, maka terdapat beberapa kelemahan jang perlu diperbaiki untuk suksesnja pekerdjaan dihari-hari jang akan datang. Berkenaan dengan hal tersebut diatas. maka kongres Gerwis setelah mempersoal- kan masalah² itu dengan mendalam, memutuskan uotuk mengadakan konsolidasi organisasi dengan djalan:

1.menjelenggarakan pendidikan kader jang praktis untuk aktivis² organisasł. (21/ djuta) sampai kongres jad. 2 mengusahakan perluasan keanggotaan dengan djumlah 30 × lipat keanggotaan sekarang.
3.memperbaiki administrasi.
4.mengintensivir keuangan dengan memperbesar keradjinan untuk penarikan kuran dan laina usaha jang produktif.
5.meluaskan penerangan untuk popujarisasi langkah² perdjoangan sehari-hari, dengaa adanja penerbitan madjalah dan lain-lain lektuur bagi kesedaran anggota. Semua asaha tersebut perlu dikerdjakan dengan setjara berrentjana dan hal ini sangat berguna bagi perkembangan Gerwani dalam mentjapai tjita² menudju kemer- dekaan nasional jang penub, pembelaan hak² wanita, kebahaglaan anak-anak dan perdamaian. Kongres berseru kepada segenap anggota? dan aktivis? organisasl untuk mem- pertinggi pengetahuan, memperbaiki tjara kerdja kolektif dan mengatasi segala kesulitan-kesulitan dengan militansi jang besar.

  1. KERDJA-SAMA
    KONGRES GERWIS KE I, jaę dilangsungkan pada tanggal 25 31 Maret 1954 di Djakarta, jang dikurd oleh 349 utusan², penindjau dan tamau jang me- wakili ber-djuta massa wanka buruh tani. kaum Ibu dan wanita muda, ~ setelah ber-sama² membitjarakan keadaan dan penghidupan se-haria kaum wanita Indonesia, - merasakan dengan sungguha perlunja mempererat kerdja-sama antara berbagai orga- nisasi wanita-dengan tidak memandang perbedaan politik, kepertjajaan agama ata kedudukannja dalam masjarakat. Kerdja-sama ini selandjutoja mcrupakan usaha jang njata kearah persatuan jan luas dari kaum wanita Indonesia dalam aksia bersama membela hak² wanita dan ke bahagiaa aak-sebagai sumbangan terhadap perdjoangan ntuk mentapai Ido- nesia jang merdeka-penuh. Tuntutana berikut ini adalah kepentingan jang vital bagi sebagian besar kaum wanita, dan karenanja perlu segera diaksanakan sesuai dengan hak² mereka jang sudah diakui dalam Undang²:

1.Segera deluarkanja Undanga Perkawinan jang demokratis berlaku untuk seluruh Indonesia-jang mendjamin persamaan hak² wanita dan laki² dalam soal perkawinan, pertjeraian, hak-waris, hubungan keluarga dan perlindungan terhadap Ibu dan anak. 2 Ditambahnja anggaran-belandja untuk kesehatan untuk memungkinkan pemba- ngunan klinik bersalin, kousultasi biro Ibu dan anak, bala pengobatan dan mem- perbanjak djumiah bidan agar dengan demikian mendjamin kesedjahteraan Ibu dan anak² baik di kotaa maupun di desa².
3.Ditambahnja anggaran-belandja untuk pendidikan untuk memungkinkan pem- bangunan rumah sekolah baru, dan lebih-lebih mempergiat pembrantasan buta- buruf. Adanja djaminan sosial bagi semua wanita jang bekerdja sebagai pelaksanaa Undang Kerdja 1948 dan Peraturan? Pemerintah jang melindungi semua wanita jang bekerdja. Supaja Pemerintah benar melakukan politik bebas jang mentjegal timbuloja perang dunia baru sebagai djamiaan untuk kemerdekaan jang penuh bagi Indonesia
Djakarta, 31 Maret 1954 PRESIDIUM KONGRES GERWIS KE-II

1..

MEMORANDUM GABUNGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA (W.I.D.F.) ingin meminta perhatian dari Sidang ke-8 Komisi Kedudukan Wanita akan pertemuan di Kopenhagen (Denmark) pada bulan Djuni 1953 jalah KONGRES WANITA SEDUNIA jang mendiskusikan keadaan wanita disemua negeri dan menerima suatu Deklarasi Hak Wanita" jang mentjerminkan kepentingan vial dari wanita diseluruh dunia. Kongres Kopenhagen adalah pgerwakilan jang sewadjarnja dari wanita diselurub pelosok dunia: 1.990 delegasi, tamu-tamu dan penindjau-penindjau dari 70 negara dari semua continent 26 negara-negara di Eropa. 19 negara-negara di Amerika. 17 negara-negara di Asia, 3 negara-negara dari Australia dan Pasifik dan 5 di Afrika mengambil bagian dalam pertimbangan Kongres. Bagian terbesar dari delegasi telah dipilih melajui rapat-rapat penting darl wanita. dan mewakili golongan-golongan sosial dan djabatan jang bermatjam-matjam sekali. Pekerdja-pekerdja industri, tani, pekerdja-pekerdja kantor. guru-guru, sardjana-sardjana tehnik. sardjana-sardjana hukum, dokter-dokter. wanita-wanita pengusaha (business women), managers dan wanita* rumah tangga berkumpul bersama-sama selama 5 hari. 500 diantara mereka adalah Ibu dengan beberapa anak, 30 adalah anggota-anggota parlemen atau Menteri-Menteri dari berbagai negeri. termasuk Mrs. Annie Mascerene → anggota parlemen India. Mrs. Sylvi Killikki Kilpi dari Finlandia. Mrs. Nao-Nakato dari parlemen Djepang. Mrs. Maria Maddalena Res. anggota Parlemen Italia dan djuga perseorangan terkemuka dalam aktiviteitnja memela hak-hak wanita, Mrs. Jessie Street wakil dari Australia pada Sindang-Sidpag jan lampau dari Komisi Kedudukan Wanita. Mrs. Tahira Mazhar dari Pakistan. Mrs. Ceza Nabaraoui dari Mesir. Mrs. Monica Whately-pemimpin dari .Six Poirt Grour satu organisasi wanita di Ing- gris, Mrs. Andree Marty Copgras seorang dorneli Perantjis dan masih banjak lagi. Diantara mereka jang ikut ke Kongres terdapat wanita-wanita dari berbagai kepertjajaan: Protestant, Katolik. Islam, Brahma den berbagai pandangan politik: sosial-demokrat, sosialis. komunis, radikal, libcral dsb. Pengikut-pengikut Kongres dari negara-negara termasuk anggota dari berbagai organisasi wanita nasional dan internasional seperti misalnja: Perkumpulan Koperasi Wanita Internasional, Perserikatan Internasional untuk Hak² sama dan pertaggungan- djawab sama. Liga Internasional uotuk perdamaian dan kemerdekaan, Dewan Dunia dari Perserikatan Wanita Muda Kristen, Federasi Wanita Australia, Federasi Wanita Djepang jang meliputi 36 bermatjam-matjam crganisasi dsb. Sebagian besar anggota-anggota delegasi negara-negara itu meliputi waki-wakil dari bermatjam-matjam Sarekat-Buruh. Pengikut-pengikut dalam Kongres menundjukkan dalam pidato-pidatonja. jang di- dasarkan pada kejakinan- akan kenjataan-kenjatran dan bermatjam-matjam tjontoh. 63

bahwa sekalipun berdjuta-djuta wanita melalu pekerdjaannja ~, mentjiptakan ilai- nilai kebendaan dan kedjiwaan untuk kemanusiaan, - mereka adalah korban diskriminasi di banjak negeri mengenai hak-haknja dalam lapangan ekonomi, politik dan civil dan di daera tusteeship dan dacrab tergantung hak-hak merek sangat terbatas. ~ dan malahan seringkali tidak mempuojai hak apa-apa. Dibanjak negeri, wanita jang bekerdja menerima upah lebih rendah dari laki-laki untok pekerdjaan jang sama; seringkali hak-hak wanita jang sudah kawin diantjam: wanita adalah Jang pertama-tama dipetjat dan pertama-tama jang memperbesar pengangguran. Berdjuta-djuta wanita tidak mendapat gadji selama tjuti baik sebelum atau sesudah melahirkan anak, tidak ada djumlah penitipan-bajl atau penitipan-kanak jang mentjukupi. Hak-hak wanita untuk pendidikan umum dan pendidikan djabatan serlogkall terbatas: mereka tidak memiliki hak civil jang sama dengan laki-laki, dan bak mereka untuk menduduki djabatan-djabatan administrasi dan civil terbatas. Kongres dengan rasa chawatir memperhatikan bahwa perslapan perang terus- menerus mengakibatkan djeleknja keadaan ekonomi rakjat jang bekerdja dan membikin penghidupan wanita mendjadi lebih berat. Dalam Deklarasi Hak wanita Jang diterima dengan suara bulat dalam Kongres. tuntutan-tuntutan pokok dibawah ini telah diformulasi jang timbul dari keadaan wankta pada waktu sekarang. Hak-hak berıkut ini harus diakui bagi semua wanita, dengan tidak memandang warnanja, kebangsaannja dan kedudukannja dalam masjarakat: 1Hak untuk bekerdja. Hak untuk memilih setjara bebas djabatan atau usaha. Hak untuk memasuki semua djabatan-djabatan administratif dan djabatan-djabatan umum, kemungkinan jang sama untuk promosi dalam semua lapang pekerdjaan. Upah sama uotuk pekerdjaan jang sama. Hak sama untuk mendapat djaminan sosial. Hak sama uotuk mendapat perlindungan Pemerintah terhadap Ibu dan Anak. Tjuti sebelum dan sesudah melahirkan dengan upah penuh, - adanja rumah-rumab bersalin jang tjukup, klinik-klinik kesedjahteraan Ibu dan anak. penitipan baji dan penitipan kanak-kanak. baik dikota-kota maupun dlluar kota atau dipusat- pusat industri. Pemberian hak sama baik kepada pekerdja-pekerdja industri maupun pekerdja-pekerdja tani mengenai upahnja, tindakan-tindakan djaminan dala pekerdjaannja dan perlindungan terhadap Ibu dan anak. Hak bagi wanita tani untuk memiliki tanah dan hasil buminja. Hak uotuk pendidtkan jang penub dan pendidikan keachlian. Hak untuk memilih dan dipilih dalam semua badan-badan pemerintahan dengan tiada batas-batas dan diskriminasi. Hak sama jang njata dengaa laki-laki meagenai hak-milik perkawinan dan anak. Hak untuk berkumpul dan melakukan aktiviteit seluas-luasnja untuk organisasi- organisasł wanita demokratis dan hak untuk turut serta dalam organisasl lainnja.

Hak-hak inl seharusnja didjamin dalam Undang dan mentjiptakan sjarat-sjarat jang diperlukan uotuk pelaksanaannja. Djuga sangat peoting untuk meningkatkan standard hidup jang umum dari Rakjat. untuk meluaskan perumahan dan mengadakan djaminan-djaminan sosial. Langkah-langkah ini mungkin dilakukan dengan djalan mengurangi beaja-beaja perang. dan dipergunakan untuk keperluan hidup dan rumah tangga jang bahagia dalam dunia dimana perdamaian terdjamin. Dekiarasi Haka wanita tni jang menjatakan keinginan jang sesungguhnja dan harapan dari berdjuta-djuta wanita dan kaum Ibu diseluruh dunia telah disambut dengan eothusiasme dimona-mana. 2 Dibanjak negeri, kampanje untuk menjokong Deklarasł ini sedang dilakukan. Dalam rapat-rapat besar atau ketjil dan dalam pertemuan-pertemuan atau konferensi- konferensi nasional, wanita dengan suara bulat menjetudjul Deklarasi ini; tanda-tangan mereka dumpulkan, dan petisi-peisi serta delegasi-delegasi telah dikirim pada Peme- riotah jang menuntut supaja Deklarasi u dilaksanakan. Sekalipun ada piagam PBB dan keputusan-keputusan dari sidang umum jang menganggap perlunja memberikan hak sama untuk wanita dan laki-laki, - adalah mengetjewakan sekali kenjataannja, bahwa hingga sekarang ini tidak satupun dari andjuran-andjuran mengenail masalah prinsip dari persamaan ltu jang dikerdjakan dalam tingkat iternasional. Dengan demikian, Komlsi Kedudukan Wanita tidak dapat mengabaikan begitu sedja tututan berdjuta-djuta wanita dan harus sungguh-sungguh menjokong Dekia- rasí int. GABUNGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA (W.I.D.F.) atas nama 140 djuta wanita dari 66 negara. - dengan suogguh-sungguh minta pada pengundjung-pengundjung Sidang ke-8 dari Komisi, Wakil bangsa-anggota dari PBB untuk mendiskusikan sebagai satu hal jang urgent. fasal-fasal dari Deklarasi Hak² Wanita jeng sesuai dengan atjara jang achirnja diterima untuk Sidang ke-8 dari Komisi Kedudukan Wanita dari PBB. terutama: hak untuk mendjamin pekerdjaan. upah sama untuk pekerdjaan sama, terbukanja setiap djabatan administrasi dan djabatan umum. kesempatan Jang sama untuk perkembangau dalam segala lapang pekerdjaan, hak dari wanita tani untuk memiliki tanah dan menikmati hasilnja. hak sama untuk djamtnan sosial, hak untuk mendapat perlindungan pemerintah bagi Ibu dan anak. pemberian hak poltik jang sama kepada wanita dan laki-laki djuga didaerah-daerah trusteeship dan daerah-daerah tergantung. Kita djuga minta agar semua masalah-masalah lainnja jang ditjantumkan dalam Deklarasi mendapat perhatian, agar dengan demikian dapat diadakan pertimbangan- pertimbangan apabila program keputusan Sidang ke-8 dari Komisi dikerdjakan. ★ 65

Tjatatan penindjauan

Surabaja Gubeng. Bukan sahan digedung Wei Kung

A. Kolopova, Tatiana
Sbe, Jogja. ratusan tetapi ribuan rakjat Gorinova dan Katherina laki² dan wanita jang ber-Kemudian semua menu-Sehwiljeva (Sovjet Uni) dujun² menjambut. Objek² dju kesetasiun Tugu, dari Rie Lips (Nederland) dan jang ditidjau di Surabaja mana para tamu itu de-Allison Dicky (Australia) adalah di pabrik² Gelas, ngan kereta api mening- tanggal 5 April berada di rokok dan sabun, fakulteit galkan kota Jogja. Solo. Mereka mengadakan Kedokteran. rumah sakit sta-Madiun. Disetiap penindjauan dibeberapa Simpang. SGKP dan ru- siun besar kereta api ber- objek al. di perusahaan ba- mah rakjat jang terlantar heņti sebentar. Setiap wak- tik. perkebunán Batudja- di Dupak Bangunredjo. tu kereta api berhenti. mus dan perusahaan teh Tanggal 19 April, pe-Kemuning. para tamu das pengikut- nindjauan terachir dilaku- nja menengok keluar. Ha. Djuga mereka berkun- kan ke Bandung. Keda- laman stasiun penth ma- djung kemakam pahlawan, tangannja di setasiun Ban- nusia. Njanjian disertai te- kemudian mengundjungi dung dengan kereta api riak seru ramai dan lam- museum konservatori, dan pagi dari Djakarta disam- baian karangan bunga. rehabilitasi centrum. but olch ratusan wanita Ngandjuk. Ratusan ma-Hari Saptu tanggal 6 dan banjak djuga dari nusia menunggu. Kepala April mereka menudju Jog- berbagai organisasi pela- stasiun melontjat masuk ja dan selama 4 hari ber- djar, buruh dan perse- kereta. Atas nama pendu- ada disini mereka me-orangan. duk ia minta dengan sa-Tamu' tersebut dengan ngundjungi daerah Gunungngat supaja para tau su-Kidul. keradjinan perak di melalui barisan penjambut di keluar sebentar. Rakjat Kotagede, Universiteit Ne- jang mengutjapkan kata' ingin menjampaikan seke- geri Gadjah Mada dan dar isi hatinja jang dinja-selamat datang membalas beberapa objek lainnja. sambutan? dengan hangat. takan dalam sehuah tanda Pada tanggal 13 April mata jang sederhana. Mereka kembali dengan naik mobil sambil menin- perdjalanan diteruskan ke Kertosono dan Modio- djau beberapa daerah per- kerto. Djuga disini tamu² Djaua Timur. Sebelum perdjalanan dimulai, terle-disambut oleh ratusan rak-kebunan didaerah Tjian- bih dulu dilakukan perpi-jat. djur. KETERANGAN GAMBAR DEPAN Dari atas kebawah : No. 1 Anggota Panitya Penjelenggara Sdr. Sri Tohir das Kartinah Dibelakang PB Jama dan tamu². No. 2 kiri Waktu pemberian tanda perghargaan. Mereka jang menerma berdjadjar berdiri didepan podium. kanan Pemandangan seiama Kongres. Para utusan dari 143 tjabang. No. 3 Presidium jang memimpin Kongres. Gilirannja djatuh pada sdr. Asijah. No. 4 kiri Selama kongres berdjalan, para utusan jang membawa anak. dapat menitipkanja diruang Kesehatan. kananAnggota Verilikasi Komisi sedang giat bekerdja.

Selamat berkongres :

LIU PING Djl. Angke 115/5 Djakarta-Kota.

SOEDARSONO SBKP Tjab. Dj Katedral 2 Djakarta.

AKID Sarbumami Tjb. Djakarta.

Indonesia Promoting

Corporation

General Importers-Exporters & Comm. Agents

CABLE ADDRESS: PROMOTOR DIAKARTA 18 PASAR PISANG — PHONE KOTA

P.O.-BOX 1051. DJAKARTA INDONESIA

BANKERS: BANK NEGARA BANK OF CHINA NED. TRADING SOCIETY

O.C.B.C.