Baca PDF (OCR): Rentjana Ekonomi

68 halaman · 68 halaman diproses dengan OCR· 123263 ms

Daftar isi
  1. RENTJANA-EKONOMI
  2. Tan Malaka.
  3. Badan Penerbit Indenesia Soerakarta.
  4. RENTJANA-EKONOMI
  5. Tan Mulaka.
  6. Kata pengantar!
  7. gara, sebenarnja terpantjir dari teman dan djaoeh dari Negara bertahoen-
  8. apa jg. saja seboet dalam BROSIRE POLITIK: Tjoekoep sebab maka
  9. RENTJANA-EKONOMI
  10. 1. Timboelnja Nilai Lehih".
  11. zinkan kita sesama manoesia memoedja mereka. Mereka lebih
  12. berbesar hati kalau teori mereka diterdjemahkan dengan se-
  13. baiknja, ialah menoeroet tempat dan menoeroet tempoh. Me-
  14. solideran) para kapitalist sebagai klas. Meroegikan seseorang
  15. tenaga dan mesin begitoe sadja ta' menimboelkan oentoeng".
  16. oempamanja didapati mesin jang lebih baik, lebih tjepat dan
  17. Jang pentingnja boeat diketahoeí ialah: Si Kapitalist jg.
  18. Toke: Kenapa poela tiada bisa, Dam?
  19. Godam: Sebeloemnja Marx mengeloearkan perhitoengannja itoe, soe-
  20. dahlah tentoe ia lebih dahoeloe memberikan bermatjam-ma-
  21. Mesin
  22. Tetapi soedah kau bilang lebih dahoeloe, mesin itoe loentoer Toke:
  23. nja, memboetoehkan mesin penimpa badja jang lebih
  24. Denmas: Engkau ini roepa-roepanja darah ahli filsafat poela, Tjoel!
  25. Mr. Apal: Di Negara Amerika Serikat itoe pada lahirnja, ialah menoeroet
  26. Denmas: Terangkan begitoe, Dam! RENTJANA NAZI roepanja ren-
  27. goeroe kaoem proletar jang sebagian besar itoe beloem lagi
  28. kita oeraikan, ialah ,RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS"!
  29. tangganja, tempat bernaoeng berboelan-boelan barangkali

RENTJANA-EKONOMI

Oleb:

Tan Malaka.

HOE ATPERTENSI RECLAME Penerbit:

Badan Penerbit Indenesia Soerakarta.

RENTJANA-EKONOMI

Oleb:

Tan Mulaka.

Penerbit: Badan Penerbit Indonesia Soerakarta.

Kata pengantar!

Satoe doea perkara jang perloe saja seboetkan disini sebagai kata pengantar. Pertama sekali saja dengan ini terpaksa menjeroekan AWAS" terhadap beberapa orang jang menjamar sebagai Tan Malaka. Seorang diantara Penjamar itoe soedah saja djoempai di Soerabaja. Menoeroet kete- raugan teman-seperdjoeangan disana si Penjamar ini mempoenjai beriboe- riboe pengikoet. Menoeroat pengakoean si Penjamar sendiri, dia soedah lama bekerdja boeat Pemerintah Belanda Almarhoem. Berhoeboeng dengan itce dia soedah banjak mempoenjai perhoeboengan dengan orang jang mempoenjai kedoedoekan tinggi dibawah Belanda diantara Pangreh Pradja dan lain2. Apalagi dengan mereka dari kalangan pergerakan di- berbagai-bagai tempat jang tertipoe mentah2. Ta' perloe diseboetkan lagi bahwa Tan Malaka palsoe banjak menim- boelkan kekaloetan dikalangan pergerakan revolusioner oemoemnja dan pergerakan kominis choesoesnja. Tiadalah soesah mengadakan perhoeboengan antara aksi Tan Malaka Palsoe ini dengan provokasi jg. lazim dilakoekan terhadap pengikoet PARI dizaman Belanda teroetama semen- djak tahoen 1935-1936. Provokasi itoe amat bermaharadjalela dan banjak mengirimkan orang PARI ke Digoel. Ini malam orang PARI didatangi oleh seorang provokatir, besoknja orang itoe di Digoelkan. Selainnja dari-pada itoe Tan Malaka Palsoe, made in Batavia" (Vrijmetselaarsweg) itoe berhasil poela melekatkan persangkaan jang tidak2 terhadap Tan Malaka jang sebenarnja berhoeboeng dengan keriboetan pada tahoen 1926 dan pergerakan rakjat dibelakangnja. Semoea persangkaan itoe satoepoen ta' bisa dikoepas dengan tiada mengoepas perkara jang berhoeboengan dengan aksi dan organisasi Kominis dimana-mana Negara. Persangkaan itoe tiada akan saja koepas! Moeka saja tjoekoep tebal boeat melantoenkan persangkaan palsoe. Hati saja sebagai revolusioner ta' bisa digontjangkan oleh toedoehan palsoe. Sedjarah hampir beloem pernah moengkir mengakoei kebenaran!

Dalam hal Tan Malaka Palsoe jang soedah didjoempai ini bolehlah dikatakan saja ada beroentoeng djoega! Sekiranja Penjamar ini berdjalan teroes, maka akan teroeslah poela ia membohongi para pemimpin. Dianta-

r.uvja jang soedah kena dibohongi banjak poela jang terkemoeka. Ta' miengherankan, karena mereka masih ,,baji" ketika saja meninggalkan Indonesia, boelan Maart tahoen 1922. Oentoenglah beberapa para pemimpin moeda bisa saja djoempai di Soerabaja dan lain2 tempat dan dengan moe- dah saja boektikan kesilapan mereka. Alangkah kaloetnja pergerakan Indonesia, seandainja saja ta' menjaksikan peristiwa ini. Soedahlah tentoe soesah akan menjaring sedjarah saja jang sebenarnja, apalagi kalau lebih mendalam. Sebetoelnja soedah amat dalam. Soedah lebih dari tjoekoep boeat melemparkan saja keneraka para pengchianat. Pembatja tentoe ta' hairan, kalau saja terkedjoet mendengarkan banjak orang bertjerita pada saja, bahwa Pemimpin Besar ini atau itoe ketika Djepang masoek menerima "perintah" dari saja boeat bekerdja" bersama dengan Djepang." Siapa jang sangsi akan adanja Pemberi perintah itoe, ialah saja Tan Malaka dibawa ke Soekaboemi, atau Madioen atau Tjirebon atau kelain tempat boeat didjoempakan dengan Tan Malaka Palsoe. Djepang, piawai dalam politik dubble crossing" menipoe kedoea pi- hak itoe, menerina Tan Malaka Palsoe itoe sebagai warisan dari Belanda. Tan Malaka Palsoe dipakai oleh Belanda boeat memikat dan melenjapkan Tan Malaka toelen. Djepang mendjalankan politik sematjam itoe poela, Dengan lenjapnja Pemerintah serdadoe Djepang, roepanja pekerdjaan pemalsoean politik itoe diteroeskan poela oleh para moerid Djepang ialah boeat mentjari pengaroeh dan pangkat. Siapakah jang akan roegi dan akan beroentoeng dihari depan? Tan Malaka atau moesoehnja? Siapakah jang akan roegi dan akan beroentoeng dihari depan? Kenapakah Tan Malaka jang dipakai boeat meroesak partainja Tan Malaka? Tetapi toean-toean jang arifin tentoe djoega akan bisa mendjawabnja! Saudara jang masih memihak kepada kebenaran saja persilahkan membatja Brosire saja Naar de Republik Indonesia" tahoen 1924, dan Semangat Moeda", serta Massa aksi in Indonesia". Semangat Moeda" ditoelis di Manila dan ditjetak di Manila, sebeloemnja keriboetan permoe- laan tahoen 1926. ,Massa aksi" ditoelis dan ditjetak di Singapoera, SEBELOEMNJA keriboetan tahoen 1926 poela. Maksoednja boekoe itoe ialah boeat mendjelaskan tjaranja Partai Kominis itoe mengadakan organisasi. menjaring pengikoctnja dan mendjalankan aksi jang tjotjok dengan pa- ham massa-aksi, jang bertentangan dengan tjara aksi militer semata- mata. Saja jang bertanggoeng-djawab atas pergerakan kominis di Indonesia dan bagian lain di Asia dimasa itoe merasa wadjib mendjaga soepaja Partai Kominis djangan tergelintjir disebabkan provokasi — soepaja Partai Kominis Indonesia choesoesnja teroes berdjalan diatas rel masa- aksi. Sebagai seksi (tjabang) Internasional 3, P.K.I. haroes mentjotjokkan

dirinja dgn. Dasar, Organisasi,,Taktik, Strategy dan Disiplin Kominis. Boeat tindakan jang moengkin mengenai tanggoeng djawab ataupoen nama Internasional 3, P.K.I. haroes beremboek lebih dahoeloe dengan Poesat Internasional atau dengan wakilnja di Asia, pada masa itoe ialah saja. Wakil Internasional itoe mempoenjai hak mengoe- soel, mengeritik dan melarang (veto). Djika P.K.I. salah dasar, Organisasi, sikap atau menjalahi Disiplin, P.K.I. atau saja atau kedoeanja boleh di-rojeer". Pada tahoen 1932, ialah 6 tahoen sesoedah tahoen 1926, saja malah mendapat kepertjajaan dan kewadjiban jang lebih besar dari jang soedah2. Salah satoe boekti bahwa sikap saja pada tahoen 1926 dibenarkan! Jang tidak membenarkan ialah imperialisme Belanda dan Tan Malaka palsoenja. Kesehatan dan penangkapan Hongkong memoe- toeskan perhoeboengan saja dengan Poesat-Internasioal, bahkan dengan teman sendiri di Asia. Kalau masanja tiba saja -sanggoep tanggoeng djawab atas perboeatan saja jang lain2 terhadap Badan jang sah. Toelen palsoenja seorang pemimpin tiadalah bisa dioekoer dengan toedoehan orang lain terhadap dirinja semata-mata. Palsoe toelennja itoe bisa djoega dioekoer dengan perkataan pemimpin itoe sendiri dahoeloe dan sekarang. Palsoe toelennja itoe djoega bisa dioekoer dengan berapa tjotjoknja perkataan si Pemimpin dengan perboeatannja sendiri. Kalau disini didapat perbedaan, atau pertentangan, maka baroelah toedoehan itoe mendapatkan boekti jang sjah. Saja ta' akan naik perahoe berminggoe2 lamanja diombang-ambingkan gelombang menoedjoe ke Soematra dan Djawa, satoe doea boelan sesoedah Djepang masoek, kalau saja takoet memimpin pergerakan revolusioner jang sebenarnja. Ta' perloe saja semboenji bekerdja sebagai boeroeh di Bajah Kozan, sampai Djepang lenjap, kalau saja pertjaja pada lain ke- moengkinan ialah lain dari massa-aksi" di Indonesia. Saja pertjaja bahwa saja sekoerangnja, mesti dapat memasoeki Gedong seperti Chuo Sangi In dan mendapat gedong besar dibawah perlindoengan Hinomaru, kalau saja maoe sehidoep-semati" dengan serdadoe dan kempe-tai Djepang, ja'ni ta' pertjaja akan timboelnja Aksi Rakjat" jang sebenarnja. Aksi Murba jang meloeap mendidih inilah jang saja toenggoe2. Massa-aksilah jang saja kehendaki lebih koerang 24 tahoen jang laloe. Massa-aksi poelalah jang saja kehendaki sekarang! Oedjian boeat perkataan saja itoe kalau maoe dioedji dengan paham, bolehlah diban- dingkan dengan isi lima atau enam boekoe jang terpaksa saja keloearkan dimasa ini. Terpaksa, karena massa-aksi itoe saja rasa beloem tjoekoep djoega dimengerti, poen sekarang! Memang sekarang soedah ada aksi-Massa, ialah aksinja massa (moerba), tetapi beloem lagi massa-aksi, kalau perboeatanlah jang mesti didjadikan batoe oedjian itoe poela, maka saja harap sedjarah akan memberi penerangan tjoekoep, kalau kelak sedjarah itoe soedah sampai waktoenja bersoeara! Tegasnja bandingkanlah dasar, soeara dan semangat toelisan saja kini dengan dasar, soeara dan semangat toelisan saja 24 tahoen laloe. Sedikit pandjang saja menoelis boeat membatalkan bermatjam-matjam persangkaan jang berhoeboeng dengan haloean dan aksi saja, diloear Ne

gara, sebenarnja terpantjir dari teman dan djaoeh dari Negara bertahoen-

tahoen. Keadaan sekarang memboetoehkan kedjelasan. Seberapa bisa soe- dah saja berikan. Kalau ada lagi diantara teman seperdjoeangan jang ingin tahoe, ke- napa beloem djoega saja memadjoekan diri, maka sekali lagi saja oelang

apa jg. saja seboet dalam BROSIRE POLITIK: Tjoekoep sebab maka

Tan Malaka memilih tempoh, tempat dan teman boeat menjaksikan diri-
nja sendiri kedepan mata rakjat-Indonesia.......
Perloelah lebih dahoeloe saja madjoekan garis" jang saja anggap haroes ditempoeh oleh Rakjat Indonesia dalam perdjoangan sekarang dengan semoea BROSIRE ini. Apabila GARIS" ini disetoedjoei dan jg. menjetoedjoei ichlas takloek kepada soesoenan dan disipline soesoenan itoe, maka kalau masih ,diperloekan" pimpinan dari saja sendiri, tentce- lah saja akan tampil kemoeka dengan tiada menghitoeng-hitoeng korban jang perloe diberikan. Tetapi tiada akan kekoerangan kepoeasan hati saja kalau seandainja GARIS" itoe disetoedjoei oleh mereka jang lebih moeda dan sendiri maoe melaksanakan GARIS itoe dengan djoedjoer, ichlas dan tetap tabah. Tiga paham jang sekarang berdjoang bahoe-membahoe: paham ke- islaman, kebangsaan dan sosialistis. Semoeanja pada tingkat mereboet KEMERDEKAAN NASIONAL ini adalah berhak boeat diakoei. Marilah kita berharap soepaja ketiga paham itce bisa mengadakan persatoean jang tegoeh-tetap. Tetapi ta' bisa disingkirkan kemoengkinan, bahwa kelak sesoedah KEMERDEKAAN NASIONAL tertjapai, boleh djadi ketiga paham itoc, jang dalam garis besarnja mewakili klas tani, bordjoeis-tengah dan pro- letar bertjektjokan satoe sama lainnja. Berhoeboeng dengan itoe maka perloelah ditjari persamaan" sebagai semen (cement) jang mempersa- teekan batoe tembok. Persamaan itoe didapat pada persamaan keperloean. Persamaan keperloean itoe saja kira bisa didapat dalam satoe RENTJANA EKONOMI jang SOSIALISTIS. Inilah maksoednja BROSIRE ini, ja'ni membentangkan paham saja tentangan RENTJANA EKONOMI jang sekarang bisa dan perloe didjalankan oleh semoea golongan jang ada di Indonesia sekarang. Djoega di- bentangkan rentjana ekonomi jang bisa dan perloe didjalankan sesoedan KEMERDEKAAN 100% tertjapai. Tiadalah poela diloepakan KRITIK atas KAPITALISME, atas RENTJANA EKONOMI FASCISTIS dan demokratis. Moedah-moedahan BROSIRE ini bisa menambah pengetahoean Warga Negara Repoeblik Indonesia tentangan EKONOMI. Soerabaja, 28 November 1945 Tanda tangan (TAN MALAKA).

RENTJANA-EKONOMI

Pendawa moderen kita, Denmas, Mr. Apal, Toke, Patjoel, dan Godam sekarang doedoek diberanda seboeah roemah, sedang besarnja, dilindoengi oleh pohon djeroek jang rindang. Soeasana aman tenang melipoeti lima-seperdjoangan ini. Pabrik-raksasa jang berdiri diseberang djalan, jang tadi siang men- deroe-deroe sekarang berhenti diam, seperti seekor gadjah beristirahat sesoedah melakoekan pekerdjaannja. Ta' ada pekerdja jang laloe lintas, menolak, menarik dan mengangkoet barang disekitarnja paberik itoe. Di- kelilingnja paberik terbentang sawah jang loeas ditaboeri warna hidjau dan koening oleh pokok padi jang moeda dan soedah masak. Disana-sini tampak kampoeng jang diselimoeti pohon boeah-boeahan. Terbelintang sepandjang tjakra-wala barisan goenoeng kehidjau-hidjauan, diantaranja ada jang diselimoeti oleh awan poetih seolah-olah kemaloe-maloean. Sang boelan mengintip dari tjela daoen kelapa jang berdiri tegak disoeatoe desa. Soeasana jang aman-tenang ini terganggoe oleh soearanja salah se- orang diantara-lima-seperdjoangan tadi.

I. KRITIK ATAS KAPITALISMÉ.
.A Kapitalisme Merampok. Patjoel: Kapan djoega, Dam, kau maoe membentangkan RENTJANA EKONOMI jang soedah kau djandjikan itoe? Toke: Politik perdjoangan, seperti kita peroendingkan tempoh hari, rasanja soedah meresap betoel dalam pikirankoe. Tetapi rasanja beloem tjoekoep, kalau kita beloem mempoenjai RENTJANA EKONOMI. Karena tindakan ekonomilah kelak jang akan menentoekan kemakmoeran Rakjat dan Keamanan Repoeblik kita. Godam: Dari pendjoeroe manapoen djoega koepandang, oeraiankoe akan terlampau pandjang. Djadi akan meliwati maksoednja satoe Brosire. Menggampangkan mempopulerkan satoe ilmoe seperti EKONOMI rasanja diloear kesanggoepankoe. Kalau terlampau pendek ta' akan tjoekoep dimengerti atau salah dimengerti. Kalau terlampau pandjang akan membosankan dan soesah memboelatkannja. Boekankah kita maoe memberi sekedar pe- nerangan pada MOERBA jang ingin tahoe? Mr. Apal: Ta' perloe engkau bentangkan menoeroet sedjarahnja EKONOMI itoe ataupoen seloeroehnja ILMOE EKONOMI. Bentangkan sadjalah perkara jang terpenting dalam ilmoe ekonomi dan garis-garis besar dalam RENTJANA EKONOMI boeat Indo- nesia.

Denmas: RENTJANA EKONOMI jang sempoerna, saja pikir tjoema bisa didjalankan dalam soeasana aman sentosa bagi Rakjat Indonesia. Seperti soedah pernah kau bilang, dalam soeasana MERDEKA 100%. Tjoekoeplah soedah kalau kau bentangkan RENTJANA dalam keadaan sekarang dan bajangkan sadja RENTJANA jang sempoerna tadi. Patjoel: Pendeknja bentangkan sadja RENTJANA EKONOMI BERDJOANG. Walaupoen RENTJANA EKONOMI BERDJOANG jang teroe-Godam: tama akan koebentangkan tetapi akoe ta' boleh loepa memberi tjontoh tentangan kapitalisme dan sedikit kritik tentangan kapitalisme itoe. Boekankah sistem kapitalisme jang menindas kita selamanja ini dan mendorong kita berdjoang? Toke: Memang tjontoh jang tepat itoe lekas dimengerti dan dipa- hamkan. Betoel poela keboeroekan kapitalisme itoe mesti di- koepas habis-habis. Godam: Koeambil tjontoh ditambang arang di Bajah, Bantam-Selatan, dimasa Djepang dan Kemakmoeran Bersama di Asia-Timoer-Raya. Disini kita berdjoempakan kapitalisme, jang benar2 ber- dasarkan perampokan telandjang boelat. Marilah kita seboetkan lebih dahoeloe semoeanja sjarat-produk- si. Teroetama ialah: le. boemi dan iklimnja; ada atau tidaknja soengai, danau atau laoet boeat laloe lintas, 2e. pabrik, bengkel, kereta, kapal, gedong dan lain2, 3e. tenaga jang toekang atau tidak, koeat dan lemah, laki dan perempoean. Toke: Djadi dalam garis besarnja, le alam, 2e tenaga, 3e perkakas atau mesin. Benar, marilah kita periksa bagaimana berdjalannja prodoeksi Godam: itoe sesoedah tiga sjarat itoe ada. Si Penghasil sesoedah me- ngadakan hasil pertama menghitoeng harga hasil jang dida- patnja, ialah hasil boelat. Kemoedian dia hitoeng ongkos jang keloear. Harga hasil boelat dikoerangi ongkos itoelah oentoeng- nja. Seperti seorang berdagang, dia djoega hitoeng kelebihan djoealan dari pokok. Tjobalah kita hitoeng dahoeloe harga hasil sehari. Toke: Godam: Sehari bisa dihasilkan poekoel rata sedikitnja (menoeroet tak- siran kasar) 100 ton arang. Harganja ditaksir moerah sekali, ialah f 100.— satoe ton. (Nilai roepijah dimasa itoe kira2 tjoema 1/10 harga roepjjah sebeloemnja Djepang). Djadi harga 100 ton arang itoe ialah 100 x f 100.— ada f 10.000.— Toke: Ongkos keloear berapa?
Sewa tanah ........f 0.00 (tanah-logam di Bajah oemoemnja
tanah gedoran). Keloentoeran mesin f 0.00 (Semoeamesin ialah mesin gedoran).

Bahan dipakai......f 0.00 (Bahan di Bajah sebenarnja ta'
ada. Kain mempoenjai bahan be- roepa-benang.Tetapi arang ta' ada bahannja). Gadji 10.000 roomusha:

10.000 x f 0.40 ada f 4000.
f 4000. Djoemlah ongkos Djadi oentoeng bersih saban hari f 10.000 - f 4000.- ada f 6000.— Dipandang begitoe oentoeng Djepang satoe hari adalah 150% dari pokok. Kalau dihitoeng menoeroet atoeran biasa, jaitoe oentoeng satoe tahoen, maka oentoeng kongsi Djepang di Bajah itoe 365 x 150% ada 54.750%. Ini boekan lagi oentoeng, melainkan tjoerian! Kongsi Djepang, BAJAH KOZAN SUMITOMO KABUSHIKI KAISYA itoe boe- kannja peroesahaan lagi, melainkan perampokan. Godam: Toenggoe doeloe, Keh! Akoe tjoema memberi gambaran sadja. Perhitoenganmoe masih beloem beres. Gadji jang f 4000.— sehari tadi, ialah KERTAS KORAN jang digedor oleh TENTERA TENNOO HEIKA di KOLFF di Djakarta. Djadi harganja wang Djepang itoe ialah harga kertas itoe sadja. Beloem f 40.— lagi kalau dioekoer dengan mas oempamanja. Tjoema harga men- tjapkan sadja jang mesti dihitoeng. Jang dinamai dekking (pe- noetoep kertas) itoe, seperti bank biasa memang ta' ada. Tetapi ongkos pengetjapnja poen dibajar dengan kertas poela. Beras jang didjoealkan kepada roomusha itoepoen beras gedoran. Toke: Kalau semoeanja itoe digedor, bagaimana menghitoengnja? Tenaga sendiri poen tenaga gedoran! Godam: Ringkasnja jang 100 ton arang itoe diperoleh dengan makian ,bagero" sadja. Tanah digedor, mesin digedor, dan tenaga roomusha poen digedor. Patjoel: Benar katamoe, kapitalisme jang didjalankan oleh Tentera Djepang dalam 3/ tahoen di Indonesia, ialah Kapitalisme ME-RAMPOK meloeloe! Perhitoengan oentoeng 54750% itoe masih rendah sekali. Ta' ada oekoeran jang sebenarnja boleh dipakai, kalau semoea sjarat menghasilkan itoe barang rampasan. Kalau pokok f 0.00 dan djoealannja sehari f 10.000, dalam ilmoe hitoeng persennja boleh dikatakan ta' berhingga. Boleh

1000.000% atau lebih karena djoealan mesti dibandingkan dengan pokok Djepang jang f 0.00 dan tenaganja si kapitalist Djepang jang keloear tjoema tenaga menjemboerkan bagero" sadja.

Sering djoega dia bertenaga banjak! Toke: Patjoel: Kapan oempamanja? Toke Oempamanja kalau dia soedah main tampar, atau asjik menjiksa seperti koetjing menjiksa tikoes. Si Ken Pei Tai siboek men- tjari api pembakar mangsanja atau membanting dan menendang mangsanja sepoeas-poeasnja. Mr. Apal: Betoel sekali anak Dewa Toeroenan Amaterasu Omikami itoe disini meroesakk dan me-a oa Da sa pang itoe maoe lekas kaja dengan tiada memperdoelikan soem- bernja kekajaan di Indonesia. Kita ingat pada tjerita disekolah rendah, tjerita ajam bertelor emas. Si Empoenja ajam jang ta' mempoenjai kesabaran dan bodoh itoe potong ajamnja soepaja sekali laloe dia dapat semoea emasnja. Tentoelah achirnja dia ta' mendapatkan apa-apa. Denmas: Dalam EKONOMI jang betoel-betoel didjalankan boeat Kemak- moeran Rakjat Moerba, soedahlah tentoe ,tenaga" itoe mesti dipelihara baik-baik. Sebisa moengkin ditambah nilainja dgn. menambah kodrat dan sifat baiknja. Dipelihara makan-minoem- nja si pekerdja, dipelihara roemah dan kesehatannja serta di- gembleng otak dan tangannja. Dengan begitoe tenaga itoe naik banjak (quantiteit) dan sifatnja. Inilah jang memakmoerkan Negara. Toke: Tentoelah soember hasil jang lain-lain mestinja dipelihara poela. Bagaímana si Djepang membikin koeroes sawah dan me- roesakkan mesin, kereta dan auto ta' perloe poela kita bitja- rakan disini. Oemoer mesin jang sepatoetnja bisa 10 tahoen, ditangan si Djepang ta' sampai 5 tahoen. Patjoel: Semoea mesin jang ,bagoes" jang bisa beroemoer pandjang, habis diangkoet Djepang kenegerinja — Benarlah, dia mendja- lankan EKONOMI-MERAMPOK.

B. KRITIK MARX.

1. Timboelnja Nilai Lehih".

Toke: Saja soedah pernah djoega batja, bahwa ,oentoeng" itoe ialah "pentjoerian". Mr. Apal: Kalau saja ta' salah lebih dari satoe abad lampáu Weitling. poedjangga Djermania soedah mengatakan, bahwa oentoeng" itoe ialah bagian hasil jang ditjoeri si Kapitalist dari boeroeh- nja. Denmas: Saja poenja teman poen seorang djoernalis Tionghoa, bilang, bahwa poedjangga Tionghoa, góeroe Tjung, moeridnja goeroe Ming katakan, bahwa oentoeng" itoe memangnja pentjoerian".

Mr. Apal: Jang mengoepas Kapitalisme dan ,oentoeng" itoe sebagai pen- tjoerian ialah seorang poedjangga, ahli filsafat Djermania, bernama Karl Marx. Orang bilang Marx mempeladjari EKO. NOMI itoe dalam tempoh lebih koerang 20 tahoen, di Negara, jang dimasa hidoepnja paling terkemoeka dalam perindustrian, jalah Inggeris. Marxlah jang mengoepas KAPITALISME itoe setjara ilmce, selama ia hidoep sebagai pelarian politik di Inggeris itoe. Kami persilahkan Mr. Apal memberi penerangan tentangan Toke: koepasan Karl Marx itoe setjara populer. Mr. Apal: Setjara populer, teroes terang koebilang, akoe koerang sanggoep. Biarlah Godam sadja menerangkan! Patjoel: Memang Godam jang hari-hari bergaoel dengan PEKERDJA MOERBA dan goeroe-koersoes boeat mereka. Lebih pada tem- patnjalah kalau Godam jang memberikan koepasan itoe. Godam: Tetapi saudara sekalian disini boekannja PEKERDJA MOERBA! Benar tetapi kami djoega sanggoep dan dimasa PEKERDJA Toke: MOERBA masih serba kekoerangan tenaga seperti sekarang kami wadjib memberi penerangan poela pada Pekerdja Moerba. Isi jang patoet diterangkan dan tjaranja menerangkan, tentoelah kau lebih paham, Dam! Godam: Karl Marx ialah bapak dari satoe Teori, satoe Paham, jang masjhoer didoenia ekonomi dengan nama Nilai Lebih". Dalam bahasa Djermannja ialah Mehrwert; Inggerisnja Surplus-Value. Maafkan sadja, kalau saja terdjemahkan dengan NILAI-LEBIH. Marx mengoepas timboel, ada dan toembangnja Nilai-Lebih tadi dalam tiga BOEKOE TEBAL, jang masjhoer didoenia bernama ,Das Kapital". Benar tidak semoeanja Marx jang menoelisnja, karena dia meninggal doenia, sebeloemnja Das Kapital" itoe rampoeng. Teman sepemboeangannjalah, bernama Frederich Engels, jang meneroeskan pekerdjaan-raksasa itoe. Tentoelah Engels meneroeskannja dalam semangatnja Marx, teman sepemboeangannja itoe poela. Patjoel: Djadi kepada doea BAPA PROLETAR inilah sebenarnja doenia-proletar seharoesnja berterima kasih. Marilah kita menghe- ningkan tjipta boeat arwah dua Maha-Goeroe itoe! Toke: Engkau masih ketinggalan semangatnja Pemoedja Tennoo", pemoedja arwah di Tjureido Djakarta dan Kuil Ise di Tokyo, dan Kuil Yasukuni Djindja tempat arwah serdadoe Tennoo Heika bersemajam, bersoeka-riah!

Godam:Memangnja Marx-Engels ta' meminta, malah ta' akan mengi-

zinkan kita sesama manoesia memoedja mereka. Mereka lebih

berbesar hati kalau teori mereka diterdjemahkan dengan se-

baiknja, ialah menoeroet tempat dan menoeroet tempoh. Me-

reka menghendaki soepaja teori mereka mendjadi pahamnja PEKERDJA MOERBA diseloeroeh doenia! Patjoel:Sesoenggoehnjalah rasa menghormat dan tjinta itoe ada pada saja. Saja pikir djcega ada pada kebanjakan orang. Tetapi kalau ta' baik tjaranja menghormat seperti jang saja madjoe- kan diatas bagaimana kita menoendjoekkan rasa hormat, peng- hargaan dan tjinta kita kepada pemimpin proletar jang mem- pergoenakan semoea tempoh, tenaga dan djiwanja boeat kelas-proletar itoe, poelcehan tahoen lamanja? Godam: Ada djalan, Tjoél! Pertama sesoedah kelak teori Marx disetoe- djoei dan dipahamkan, laksanakanlah paham itoe seradjin- radjinnja dan sedjoedjoer2-nja, teroetama diantara kelasmoe sendiri, ialah kelas-proletar tanah. Kedoea, boeat menerangkan NILAI LEBIH" tadi akan koeambil tjontoh jang diberikan oleh Marx sendiri, dalam boekoenja Das Kapital" tadi. Tjontoh itoe masih boleh dimengerti dan dipakai. Dengan begitoe kita panggil kembali Karl Marx didepan pikiran kita! Patjoel: Ja, benar, itoelah tjara jang sebaik-baiknja boeat menghormati goeroe itoe! Moelailah, Dam! Terangkan dari mana asalnja NILAI LEBIH" jang oleh Weitling dan Goeroe Tjung tadi dinamai pentjoerian. Mr. Apal: Sekarang djoega sering dinamai tenaga jang tidak dibajar" Inggerisnja ,,unpaid labour". Godam: Sekarang marilah kita memasoeki satoe paberik pemintal benang. Didepan si pemintal ada mesin. Dikanannja ada kapas sebagai bahan. Dikirinja ada benang, sebagai hasil tenaganja dan kekoeatan mesin. Kita timbang benang, hasilnja tadi, ada- lah 10 k.g., ialah hasilnja sehari bekerdja oempamanja 6 djam. Toke: Berapakah harga 10 k.g. benang itoe? Marilah kita hitoeng, dengan harga jang diberikan oleh Marx. Godam: Sekarang, karena harga wang Indonesia ta' karoean toeroen- naiknja ini, barga dimasa Marx baik teroes kita pakai sadja. Tetapi wang Inggeris baik kita toekar dengan wang jang kita kenal sadja, dengan ta' begitoe memperdoelikan harga toeka- rannja itoe. Maksoed kita tjoema boeat memberi tjontoh soepaja paham, bagaimana timboelnja Nilai Lebih" tadi, bisa kita mengerti. Silahkanlah! Toke:

Godam: Harga 10 k.g. kapas, sebagai bahan benang tadi, ialah 10 x 25 sen ada 250 sen. Harga keloentoeran mesin, dalam 6 djam kerdjanja 50 sen. Harga tenaga pekerdja dalam 6 djam ker- dja itoe (oepah sehari) 75 sen. Djoemlahnja 375 sen. Djadi pokok 1 kg. benang ada 37½/2 sen. Toke: Kalau dia djoeal oempamanja 75 sen 1 k.g. benang, djadi oen- toengnja 100%? Godam: Toenggoe doeloe, Keh! Djangan terlaloe tjepat. Kita mesti anggap kaoem Kapitalist seloeroehnja. Boekannja kapitalist benang ini sadja. Kita mesti menganggap kapitalist kain jang membeli benang oempamanja, seperti kaoemnja kapitalist benang tadi djoega, bahkan seperti dirinja sendiri. Dia sendiri biasa djadi Kapitalist kain jang memakai benang sebagai bahan. Kalau dia mengambil oentoeng lebih dari dirinja sendiri itoe, pada satoe pihak, maka ini berarti ia meroegikan dirinja sendiri pada lain pihak. Ini mesti dimengerti, Ke! Akoe beloem mengerti, Dam! Toke: Godam: Oempamanja si Kapitalist Benang kita tadi mempoenjai doea kas. Kas jang kesatoe berisi 37½/2 sen sadja. Kas kedoea 75 sen. Djoemlah wangnja 112½/ sen. Sekarang kas kesatoe boekan berisi wang 371/2 sen lagi, melainkan diisi dengan benang senilai 37½/2 sen. Jang 37½/2 sen tadi mendjelma mendjadi benang 1 kg. Djoemlah nilainja kedoea kas tadi boekankah tetap 1121/2 sen? Seandainja benang 1 kg. dari Kas kesatoe tadi dia toe- karkan dengan kas kedoea, ialah 75 sen tadi. Djadi sekarang benang senilai 37½/2 sen bertoekar tempat. Benang itoe sekarang berada dikas kedoea jang dahoeloe berisi wang 75 sen. Dan wang 75 sen sekarang pindah kekas kesatoe. Djoemlah nilainja benang dan wang boekankah tetap 112½/ sen? Memang djoemlah nilainja tetap 112½/2 sen. Tjoema tempatnja Toke: benang 1 kg. dan wang 75 sen jang bertoekar. Godam: Andaikan sekarang kas kedoea berisi 75 sen boekan kepoenjaan satoe orang. Dia kepoenjaan kapitalist lain, tetapi kapitalist djoega. Djadi djoemlah nilai pada doea orang kapitalist itoe, boekankah tetap 112/2 sen djoega? Djadi kalau nilai 871 sen dilipat doea boekankah ini berarti dia meroegikan diri sendiri atau klas-nja sendiri? Disinilah terselipnja persatoean (ke-

solideran) para kapitalist sebagai klas. Meroegikan seseorang

kapitalist lain, berarti meroegikan dirinja sendiri sebagai seorang dari klas kapitalist poela. Toke: Terlampau pandjang akoe mengambil tempoh. Tetapi hal ini mesti terang betoel boeat kami. Sekarang baroelah terang betoel boeat saja, bahwa dengan djalan menoekar kapas memakai

tenaga dan mesin begitoe sadja ta' menimboelkan oentoeng".

Djadi dari mana mestinja timboel oentoeg itoe?

Godam: Sekarang begini Keh! Si Boeroeh jang karena ta' berpaberik, bermesin atau berpatjoel itoe, pendeknja Si Proletar, Si ta' berpoenja itoe boekankah terpaksa menjerahkan, mempersekotkan, tenaganja kepada Si Kapitalist jang poenja mesin? Benar, karena dia ta' poenja perkakas lagi, seperti dizaman Toke: lampau. Dia soedah di-,merdeka"-kan oleh. Pemberontakan Boerdjois" dari perkakasnja. Jang ada padanja sekarang ha- njalah tenaganja" sadja, jang dia peroleh dari Alam, dari Iboe Bapanja. Godam: Benar, dengan harga 75 sen. Inilah dinamai oepah Keh! Sekarang dia akan dibeli boeat kerdja sehari, ialah 24 djam. Tadi kita andaikan dia bekerdja tjoema 6 djam sadja sehari, 18 djam dia bebas! Sekarang si kapitalist merasa keberatan melihat dia bebas selama itoe. Si Kapitalist kerdjakan Si Boeroeh, jang soedah mempersekotkan tenaganja, mengkontrakkan tenaganja itoe, boekan 6 djam, melainkan oempamanja 12 djam! Apakah hasilnja? Toke: Ingin djoega akoe maoe tahoe, hasil 12 djam kerdja itoe dgn. bajaran 75 sen sehari, karena dia dibajar boeat satoe hari. Godam: Perhatikan soelapan Kapitalist, Keh Tenaga itoe sekarang boekan seperti mesin lagi melainkan mendjelma mendjadi barang jang bisa menjoelap hasil jang dikehendaki si Kapitalist. Patjoel: Sekarang engkau Dam, jang berlakoe seperti toekang soelap jang membikin kami bingoeng! Tjobalah beri perhitoengan bagaimana Si Kapitalist menimboelkan NILAI LEBIH" tadi! Godam: Boekankah tadi kita andaikan si pemintal benang bekerdja 12 djam? Benar! Toke: Godam: Dalam 6 djam tadi dia pintal 10 kg. Artinja itoe kapas dia soc- lap mendjadi benang! Inilah keadjaiban pertama dari tenaga manoesia. Dia bisa toekar bentoeknja barang. Bentoek kapas bertoekar mendjadi bentoek benang. Dalam 12 djam berapa kilogramkah benang jang bisa dipintal? Toke: Tentoelah 2 x 10 kg. djadi 20 kg. Godam: Berapakah harganja 20 kg. benang, pendjelmaan 20 kg. kapas tadi? Toke: Sekarang akoe sendiri bisa hitoeng 20 kg. harganja 2x 375 sen tadi, ialah 750 sen. Godam: Tetapi berapa pokok" si kapitalist?

Patjoel: Akoe sadja, Dam! Akoe soedah mengertí. Harga 20 kg. kapas ada 20 x 25 sen djadi .. 500 sen Harga keloentoeran mesin ada 2 x 50 sen djadi ... 100" Harga tenaga tetap ada 75 Djoemlahnja...675 sen Djadi ,,oentoeng" ada 750 sen — 675 sen tinggal 75 sen. Dan oentoeng" ini terang didapatnja dari tenaga. Inilah jg. tiada dibajar, inilah jang setjara ilmoe oleh Marx dinamai NILAI-LEBIH. Godam: Inilah soelapan kedoea ja'ni soelapan jang menimboelkan NILAI-LEBIH dengan djalan memakai tenaga boeroeh, lebih dari harga tenaga jang dipersekotkannja oleh Boeroeh. Dari tenaga"-lah timboelnja NILAI-LEBIH itoe. Hitoeng sadjalah per- sen oentoengnja, kalau 12 djam kerdja itoe diperpandjang sampai 15 djam, sampai 18 djam, seperti soenggoeh terdjadi di Inggeris dimasa Marx! Bagaimana mesin? Boekankah mesin mengambil bagian poela Toke: dalam NILAI-LEBIH tadi? Apakah artinja keloentoeran mesin jang masoek perhitoengan diatas? Godam: Mesin itoe asalnja bermoela dari ,,tenaga" djoega boekan? Tenaga jang menoekar besi djadi badja dan badja mendjadi mesin. Pikiran-tjerdas pikiran si Pendapat (inventor), jang mes- ti dianggap sebagai tenaga-istimewa, seperti kata Marx, tenaga-berlipat, soedah masoek poela kedalam mesin tadi. Bagaimana djoega mesin itoe boekannja barang gaib. Keloentoeran mesin itoe, apa poela? Toke: Godam: Seandainja mesin itoe bisa dipakai 10 tahoen. Pokoknja mesin itoe oempamanja f 1000.— Djadi oemoernja sang mesin itoe ialah 10 tahoen. Djadi tiap-tiap tahoen dipakai oemoernja berkoerang satoe tahoen, dan harganja berkoerang f 1000 : 10 ada f 100.— Jang f 100.— itoelah jang saja namakan keloentoeran. Jang f 100.— itoelah jang dihitoeng oleh kapitalist sebagai ongkos. Disini hal itoe koepopulerkan sadja. Walaupoen mesin itoe bisa hidoep teroes 10 tahoen, tetapi kalau sesoedah 5 tahoen

oempamanja didapati mesin jang lebih baik, lebih tjepat dan

lebih koeat, maka mesin jang tadi biasanja dilemparkan sadja. Ta' dipakai 5 tahoen lagi! Tetapi hal ini disini agak.sedikit menjimpang.

Jang pentingnja boeat diketahoeí ialah: Si Kapitalist jg.

mempoenjai mesin dan wang pergi kepasar tenaga. Disini dia berdjoempakan tenaga jang ta' bisa dipakai oleh si Empoenja, karena ta' ada kapital. Tenaga itoe amat moerah, karena per- saingan satoe pendjoeal dengan jang lain. Karena jang Empoenja tenaga mesti makán, membajar sewa roemah boeat diri- nja dan kaloewarganja. Tenaga moerah itoe dibeli moerah. Adjaibnja tenaga itoe bisa menoekar bentoeknja barang, dari kapas ke benang dan dari benang ke kain. Tenaga itoe boleh dipakaí lebih lama dari nilai oepahnja. Seandainja oepahnja bisa dibajar dengan 6 djam pekerdjaannja. Tetapi karena dia berkontrakt boeat sehari, maka dia bisa dipekerdjakan lebih dari 6 djam itoe. KERDJA-LEBIH itoelah jang menimboelkan NILAI-LEBIH, ialah tenaga jang ta' dibajar. Patjoel: Kalau begitoe masjarakat kita ini berdasarkan kedjoestaan be- laka. Kata si Kapitalist, dialah jang memberi kehidoepan pada si Boeroeh. Sebenarnja, boekankah si Boeroeh jang senantiasa menambah kekajaan si Kapitalist? Boekankah poela si Boeroeh jang mem-persekoti si Kapitalist? Boekan sebaliknja si Kapitalist jang mempersekoti si Boeroeh!!! Godam: Memang begitoe, Tjoel! Si Boeroeh baroe menerima oepahnja sesoedah membanting-toelang dan mengeloearkan peloeh keri- ngat sekoerangnja seminggoe. Baroe biasanja dia menerima oepahnja. Djadi tenaganjalah jang keloear dahoeloe. Dibela- kangnja baroe mendapat oepahnja. Toke: Kalau begitoe mangkin lama si Boeroeh dipekerdjakan, mangkin besar poela NILAI-LEBIH si Kapitalist. Boekankah ta' lebih beroentoeng boeat Si Kapitalist, kalau dipekerdjakan 24 djam sehari Godam: Ada batasnja, Keh! Nantilah koeterangkan!

II. MEMPERTINGGI NILAI-LEBIH. Godam: Engkau Keh, tadi soedah bilang, bahwa mangkin lama si Boeroeh bekerdja, mangkin besar oentoeng si Kapitalist. Oempa- manja oepahnja sehari bisa diteboesnja dengan kerdja 6 djam hari itoe, maka seandainja ia kerdja teroes sampai 10 djam, maka 4 djam tempoh lebih itoe jalah boeat si Kapitalist. Em- pat djam tempoh lebih i toe menimboelkan 4 djam NILAI-LEBIH poela. Kau sangka, bahwa si Kapitalist akan lebih beroentoeng kalau boeroehnja bisa dipekerdjakan 24 djam sehari. Toke: Logisnja memang begitoe, boekan?

Godam: Si Djepang djoega pernah mendjalankan begitoe, atau hampir seroepa itoe. Dengan matakoe sendiri koesaksikan riboean roomusha" dikerdjakan dihoedjan dan panas sehari-hari boeat membikin lapangan kapal terbang. Di Inggeris di-abad jang lampau, dizaman revolusi in- doestrie, hal itoe memang hampir oemoem terdjadi. Tetapi lambat-laoen, karena akibatnja kelamaan kerdja itoe amat menjedihkan, dan teroetama disebabkan perlawanan kaoem boeroeh sendiri, maka tjara mempertinggi NILAI-LEBIH dgn. djalan memperpandjang lamanja kerdja semaoe-maoenja kapitalist itoc tiada bisa dilakoekan. Boekankah manoesia perloe tidoer selama 7 atau 8 djam sehari? Boekankah si Boeroeh perloe mengaso, makan, membersihkan diri dan melajani anak dan isteri, walaupoen dalam sedikit tempoh sadja? Boekankah si Boeroch perloe menambah keboedajaannja boeat menambah hasil pekerdjaannja poela? Patjoel: Lagi poela hasil kerdja 8 djam sehari beloem tentoe koerang dari 12 djam sehari. Boleh djadi pada permoelaan satoe atau doea hari bekerdja, hasil 8 djam bekerdja koerang dari bekerdja 12 djam sehari. Tetapi kalau soedah berhari-hari dilakoekan, maka semangat pekerdja dan tenaganja sendiri pasti akan berkoerang-koerang. Djadi achirnja hasil-pekerdjaannja koerang dari si Pekerdja 8 djam sehari. Si Pekerdja 8 djam kesehatannja, kalau terdjaga, tentoe lebih koeat dan lebih ber- semangat. Godam: Toentoetan kaoem boeroeh doenia jang soedah di-organisi", toentoetan 8 djam kerdja sehari, memang tjotjok dengan ilmoe dan kemanoesiaan. Djadi lama kerdja itoe memang ada batas- nja. Pertama sebab tenaga manoesia memang -berbatas. Ke- doea sebab organisasi proletar dimana-mana memaksa madji- kan mengoerangi lama-kerdja. Patjoel: Si Kapitalist itoe, boekankah, selaloe mentjari akal boeat memperbesar oentoengnja? Godam: Memangnja begitoe. Djalan jang lain boeat si Kapitalist ialah menambah-koeatnja bekerdja (lebih intensive). Seandainja ia mesti memoekoel 100 x dalam 1 djam, maka sekarang dia disoeroeh memoekoel 200 x dalam 1 djam. Seandainja ia mesti berdjalan 6 kilometer satoe djam, sekarang dia disoeroeh berdjalan 8 kilometer dalam sedjam. Ada poela djalan lain! Patjoel: Djalan apa poela, Dam? Godam: Seandainja oekoeran hidoepnja jang tjotjok dengan hidoepnja dalam kesosialan, adalah hasil poekoel rata 8 djam bekerdja, maka dia sekarang dioepah dengan 6 djam kerdja sadja. Tetapi marilah kita andaikan moeslihat ini ta' didjalankan oleh si Kapitalist. Ada lagi moeslihat lain jg. ta' begitoe kentara di- mata kaoem boeroeh.

Patjoel: Ada-ada sadja si Kapitalist ini. Soenggoeh pintar ia memikir- kan djalan jang mengoentoengkan dirinja sendiri. Godam: Seandainja seorang boeroeh kerdja 10 djam sehari. Boeat pe. neboes oepahnja oempamanja perloe ia kerdja dihari itoe 6 djam lamanja. Jang 4 djam lagi ialah boeat madjikannja. Sekarang ia dan ahli pembantoenja si Pendapat (inventor) me- mikirkan djalan, menoeroenkan kerdja 6 djam itoe sampai 5 djam oempamanja. Kalau bisa begitoe maka kini boeat mene- boes oepahnja sendiri, dia perloe bekerdja 5 djam sehari. Sisanja jang 5 djam lagi dipakainja boeat madjikannja. Djadi dengan tetap djoemlah kerdja 10 djam sehari si Kapitalist sekarang bisa menaikkan NILAI-LEBIH sebanjak kerdja satoe djam sehari, djadi 25% tambahnja dari hasil 4 djam kerdja-lebih dahoeloenja. Mr. Apal: Boeat ini perloe perobahan kemesinan dan sosial. Boeat itoelah seorang insinjoer atau pendapat selaloe ada disampingnja si Kapitalist. Mereka ini selaloe memoetar otak boeat mempertinggi kekoeatan-,Efficiency-nja"- mesin. Patjoel: Tjelaka 13, kalau begitoe mesin itoe! Mesin jang bisa mengoentoengkan masjarakat seloeroehnja sekarang dipakai boeat mempertinggi NILAI-LEBIH-nja si Kapitalist sadja! Mr.Apal: Mesin itoe mentjoba memoerahkan harga kain, makanan dan keperloean sehari-harinja si Boeroeh. Mesin, tenoen jang leih koeat, tjepat, banjak dan tractor jang lebih efficient, bisa melipatgandakan hasil seperti pakaian dan makanan. Hasil jang berlipatganda banjaknja itoe tentoelah toeroen poela har- ganja. Karena hasil-jang toeroen harga itoe merendahkan ta- karan-hidoep (standard hidoep) si Boeroeh, maka dia sekarang bisa koerang lama kerdja peneboes oepahnja sehari-hari. Seandainja doeloe perloe kerdja.6 djam sehari, sekarang dengan 5 djam sehari atau koerang, bisalah diteboes oepahnja itoe. Sisanja jang 5 djam masoek kekantong madjikannja. Godam: Begitoelah maka si Kapitalist berlomba-lomba mendapatkan mesin baroe. Setahoen demí setahoen modal jang terkandoeng oleh mesin bertambah naik dan modal jang terkandoeng oleh oepah, sehari demi sehari bertambah toeroen. Ada sadja, pahanı jang berlainan dengan paham ahli ekonomi Toke: boerdjois, Dam! Djadi kalau begitoe menambah modal jang ditanam dalam mnesin itoe memang soedah terbawa oleh ke- madjoean kapitalisme. Godam: Begitoelah jang sebenarnja. Selaloe modal-mesin naik sadja! Patjoel: Tjoba kasi tjontoh, Dam! Godam: Tjamkanlah tjontoh dari Goeroe Marx djoega, Tjoel! Tapi saja koetip dari peringatan sadja. Maafkan kalau ada berbeda ang- kanja!

Andaikan 5 modal: NILIAI LE Oentoeng

Modal Modal dalamGadjih boe Roepijah Roepijah:
mesia roeh Gadjih BIH
2. 70 50 50 30 100 100 25 15 25 15
3. so 20 100 10 10
4. 84 16 10 8 8
5. 90 10 100 5 5
129 500 63 63

DjoemlahNILAI LE. BIH:50% modal

  1. 374
    |Djoemlah] Jang Andaikan 5 modal tadi kepoenjaan seorang kapitalit. ke-1 ialah modal kebon kapas. Jang ke-2 modal boeat member- sihkan bidji kapas. Jang ke-3 modal oeat memintal benang. Jang ke-4 boeat menenoen kain. Jang ke-5 boeat mentjat atau mentjelcep. Djoemlah 5 modal itoe adalah f500.— Djoemlah oen toengnja f 63. Djadi oentoengnja dipoekoel rata adalah f 12.60. Kalau begitce, maka ada modal, jang oentoengnja mesti ditoe- rcenkan ke centoeng poekoel rata, jaitoe oentoeng jang lebih tinggi dari oentoeng poekoel rata. Ada poela modal jang boleh dinaikkan sampai setinggi oentoeng poekoel rata. oen- Modal ke-1, jang mesinnja berharga f 50, kekoerangan toeng f ?2.40 (f 25 — f 12.60). Modal ke-2, jang mesinnja berharga f 70, kekoerangan oen- toeng f 2.40 ( f 15 — f 12.60) Modal ke-3, jang mesinnja berharga f 80, kalebihan oentoeng i 2.80 (10 + f 2.80) Modal ke-4, jangmesinnja berharga f 84, kelebihan oentoeng f 4.60 (f 8. + f 4.60) Modal ke-5, jang mesinnja berharga f 80, kelebihan oentoeng

17.60 (5,—+f7.60) Modal ke-1 dan ke-2 kekoerangan sedjoemlah f 2.60 + f4.60 mendjadi f 14.80. Modal ke-3, ke-4 dan ke-5 kelebihan sedjoemlah f 2.60 - f 4.60 + f 7.60 mendjadi f 14.80. Dengan kenaikan modal boeat mesin dari 80 ke 84 dan ke 90, maka naik poela kelebihan oentoeng dari oentoeng poekoel rata f 2.60 ke f 4.60 dan ke f 7.60.
Toke: Kalau begitoe akan teroes meneroes modal dipendamkan ke- dalam mesin achirnja ta' ada lagi kapitalist jang maoe me- mendamkan modalnja ke gadji boeroeh, ketenaga boeroeh. Te- gasnja penghasilan kelak akan ditimboelkan oleh mesin sema- ta-mata. Tenaga manoesia ta' akan bergoena lagi.

Godam: Djangan terlampau tjepat berlari, Keh. Dalam teorinja me- mang begitoe. Tetapi pemakainan mesin tentoelah poela ada ba tasnja. Modal jang ditanam dimesin ta' bisa sampai ke f 100.—, ialah kesemoeanja pokok f 100.— Boeroeh akan tetap perloe, boeat mengawasi mesin. Ta' semoea pekerdjaan bisa dikoeasai oleh mesin sadja. Tetapi dalam kenaikan teroes-meneroes dalam lingkoengan terbatas itoe sebenarnjalah kenaikan modal-mesin itoe berarti kenaikan kelebihan oentoeng dari oentoeng poekoel rata" Patjoel: Memangnja poela oentoeng poekoel rata" itoelah jang penting boeat masjarakat kapitalist. Boekanlah keoentoengan seseorang" kapitalist, tetapi oentoeng poekoel ratalah jang men- djadi pedoman. Godam: Tepat, Tjoel! Lihatlah sadja modal ke-1, sebetoelnja boeat diri sendiri ialah boeat kebon kapas, oentoeng itoe f 25.— Tetapi sebab poekoel ratanja tjoema f 12.60, djadi kebon kapas itce sebenarnja kehilangan f 12.40. Awas, Tjoel, Marx memperbe- dakan ,NILAI-LEBIH" dengan OENTOENG" seseorang kapitalist! Dan oentoeng poekoel rata" kaoem Kapitalist seloe- roehnja! Diatas tadi dicisalkan 5 modal itoe kepoenjaan seorang kapitalist sadja. Akibatnja sama djoega kalau 5 modal itoe di- poenjai oleh 5 orang kapitalist. Jang 5 kapitalist inipoen kalau dipandang dari pendjoeroe kepentingan klas, adalah satoe kaoem, satoe klas. Toke: Djadi roepanja seorang kapitalist pada satoe pihak bersatoc kalau menghadapi boeroeh. Sama-sama mereka itoe mengisap beeroeh. Sama-sama poela mereka itoe dioekoer oleh oentoeng peekoel rata, ialah hasil persaingan satoe sama lainnja kapitalist. Jang tinggi boeat diri sendiri toeroen kalau dioekoer dengan oentoeng poekoel rata dan jang rendah naik menerima sisa sampai keoentoeng poekoel rata. Inilah poela sebabnja tiap-tiap kapitalist berlomba-lomba me- naikkan modal jang ditanam dalam mesin. Nah, sekarang mesin memperbanjak hasil. Kalau hasil itoe kebanjakan, maka harganją toeroen, sampai merosot sama sekali. Kalau sampai merosot begitoe rendah, boekankah kapitalist ta'bisa dapat oentoeng lagi? Achirnja paberik ditoetoep! Kaoem pekerdja dilepas ber- doejoen-doejoen. Ini namanja krisis boekan? Godam: Baiklah kita bitjarakan poela perkara krisis itoe dilain tempat!

C.KRISIS. Godam: Marx mempoenjai perhitoengan jang pasti poela tentangan krisis itoe. Dia djelaskan alirannja KRISIS itoe dengan angka Tetapi akoe sangsi apakah perhitoengan itoe bisa diperlihat- kan disini.

Toke: Kenapa poela tiada bisa, Dam?

Godam: Sebeloemnja Marx mengeloearkan perhitoengannja itoe, soe-

dahlah tentoe ia lebih dahoeloe memberikan bermatjam-ma-

tjam penerangan, Lagi poela mempoenjai bahasa sendiri dan tjara memeriksa sendiri. Kalai kita beloem memahamkan fil- safatnja Hegel; ialah Goeroenja Marx, soesah kita mengikoeti oeraian Marx. Achirnja saja sangsi, apakah saja masih ingat seloeroehnja perhitoengan Marx tadi, karena soedah lama be- toel saja peladjari hal itoe. Tjelakanja lagi saja ta' mempoenjai boekoe karangan Marx soedah bertahoen-tahoen. Patjoel: Asal aliran pikirannja benar, Dam! Selamanja ini kami bisa mengikoeti aliran pikiran Marx jang kau bentangkan. Godam: Maaf, kalau salah! Sebenarnjalah, ditengah-tengah perdjoa- ngan Soerabaja ini, diantara api terbakar dikampong ini dan dikampong itoe, diantara tembakan dari pihak moesoeh dan pihak kita, manakan kita bisa mentjari, apalagi mempeladjari teori crisisnja Karl Marx. Seadanja sadja, Dam! Patjoel: Godam: Marilah kita moelai: Semoeanja jang berhoeboengan dengan perkakas menghasilkan, ringkasnja mesin, ditaroh oleh Marz pada garis atas. Semoeanja jang berhoeboengan dengan pemakaian (consumtion) diboeboehnja digaris bawah. Djadinja:

Modal (gadjih) NILAI LEBIH Boeroeh (mesin) (modal mesin). Modal mesin

Mesin

f 1000,-f 1000,- f4000,

Modal Boeroeh NILALLEBIH Modal(mesin) (pemakaian) (modal pema-Pemakaian pemakaian f 2000, f500,-kaian) f 500,-

Oleh Marx modal jang ditanam dalam mesin" itoe, baik- poen boeat pembikin mesin ataupoen pembikin barang jang di- pakai, dinamainja kapital-tetap" atau constant-capital. Karena mesin itoe ta'berobah nilainja selamanja dipekerdjakan, selamanja menghasilkan. Modal jang ditanam dalam tenaga" itoe dinamainja. kapital-berobah", atau variable-capital. Kare-

na seperti soedah diterangkan diatas memang nilainja berobah selamanja menghasilkan. Modal jang ditanam dalam tenaga" ga" itoe jang moelanja berharga f 675 mendjadi benang jang berharga f 750.--

Tetapi soedah kau bilang lebih dahoeloe, mesin itoe loentoer Toke:

djoêga!

Memangnja begitoe, tetapi kalau dibandingkan dengan tempoh Godam: bertahoen-tahoen. Boekan kalau dibandingkan dengan masanja mesin bekerdja! Patjoel: Terangkanlah perhitoengan diatas! Godam: Lihatlah dahoeloe angka digaris ke-doea! Jang f 500.— boeat tenaga, atau gadji itoe mesti se-imbang dengan NILAI-LEBIH f 500 jang beroepa kain, dan lain-lain barang, jang dipakai. Itoelah pertoekaran antara Boeroeh dan kapitalist. Moelanja si Kapitalist memindahkan modalnja kepada boeroeh beroepa gadji. Tenaga boeroeh menoekar modal tadi mendjadi barang dipakai. Kemoedian barang pemakaian itoe dibeli poela oleh boeroeh boeat dipakai. Toke: Pendeknja djoemlah gadji boeroch mesti tjotjok dengan djoemlah harga barang Kalau barangnja berlebihan mendjadi tertoempoek ta' bisa didjoeal. Kalau kekoerangan, maka kaoem boeroeh kekoerangan poela, ta'ada barang boeat dibeli. Godam: Begitoelah dalam garis-besarnja. Diandaikan disini dalam ma- sjarakat itoe tjoema ada doea golongan sadja. Ialah golongan Boeroeh jang terbanjak itoe dan golongan kapitalist jang se- dikit itoe. Sekarang jang amat penting poela! Lihat f 2000.—, digaris bawah f 2000.- ini, ialah modal jang ditanam pada mesin boeat barang dipakai poela digaris manoesia: Kain dan lain-lain. Lihat poela digaris atas f 1000.—, ialah modal boeat gadji boeroeh mesin jang akan bertoekar roepa mendjadi mesin dan NILAI LEBIH beroepa mesin poela seharga f 1000.—. Djoemlahnja f 2000. Sekarang mesin seharga f 2000., digaris bawah mesti sama dengan djoemlah gadji dan NILAI-LEBIH, djadinja f 1000 + f 1000 = f 2000.—. (Gadjih f 1000.— dan NILAI LEBIH f 1000.— itoe kedoeanja mendjadi beroepa mesin). Seperti soedah dibilangkan lebih dahoeloe garis atas, ialah berhoeboengan dengan pembikinan mesin. Garis bawah berhoeboengan dengan pembikinan barang pemakaian. Mesin jang dibikin diatas mesti tjotjok harganja dengan mesin jang dipakai boeat pemakaian. Djika mesin itoe dibikin terlampau banjak, maka mesin itoe kelebihan, mendjadi ber- toempoek-toempoek, ta'bisa didjoeal lagi. Mesin tambahan itoe menambah poela banjaknja hasil boeat dipakai, kain dan lain2. Tertoempoek poelalah kain dan sebagainja itoe. Inilah namanja krisis. Si kapitalist terlampau banjak mena-Patjoel: nam modalnja di mesin jang.membikin mesin. Oentoeng terlampau banjak mengalir kekantong si Kapitalist. Dan oentoeng jang beroepa wang itoe ditanam di paberik ini dan paberik itoe, sampai hasil melimpah. Timboellah krisis, bandjirlah hasil!

Godam: Tepat, Tjoel! Tetapi sebaliknja kalau modal mesin tadi koerang menghasilkan mesin boeat pemakaian, djadi djoemlah f 2000 diatas koerang dari f 2000 maka hasil koerang. Rakjat pembeli kehaoesan barang! Pendeknja harga mesin jang dibikin oleh Kapitalist-mesin Toke: mesti sama dengan banjaknja mesin jang perloe dipakai oleh Kapitalist-Barang-Dipakai. Karena barang-dipakai ini teroeta- ma dibeli oleh kaoem boeroeh maka hasil barang dipakai mesti tjotjok dengan djoemlah gadji, ialah djoemlah wang pembeli barang pakaian tadi. Godam: Begitoelah sebenarnja, Keh! Tetapi akce insjaf bahwa penerangan diatas beloem tjoekoep. Memangnja seloek-beloeknja oeraian Marx tentangan Kapitalisme itoe tiadalah bisa dimengerti begitoe sadja. Malah banjak orang terpeladjar jang ta' mengerti Das Kapital" itoe. Barangkali penerangan jang lebih populer akan bisa menambah jang koerang. Djanganlah postoes asa! Patjoel: Kasihlah djoega penerangan jang populer. Kalau penerangan diatas amat soesah dimengerti atau beloem tjoekoep, maka pada sesoeatoe kursus kami bisa memakai penerangan jang populer itoe. Godam: Paul Momberts, namanja seorang ahli ekonomi berkata: Hasil dan pemakaian atau produksi dan konsumsi, mesti seimbang. Momberts ini adalan seorang ahli ekonomi berdjoeis. Tetapi dalam hakekatnja dia sama pahamnja dengan Marx, ahli ekonomi proletar, ja'ni terhadap perkara krisis tadi. Toke: Tjobalah beri satoe simpoelan tentangan wataknja KRISIS, Dam. Godam: Benar poela, Keh! Selamanja ini kita beloem sampai kesana. Memang perloe, satoe simpoelan jang pendek-dan djitoe. Akoe ingat akan simpoelan jang pendek djitoe itoe. Toke: Keloearkan, Dam! Godam: Krisis, ialah keadaan, jang meroepakan serba kekoerangan disatoe koetoeb dan serba kelebihan dikoetoeb jang lain. Toke: Memangnja dipihak jang banjak orangnja serba kekoerangan. Sedangkan dipihak jang sedikit orangnja serba kelebihan. Ialah kelebihan mesin, auto, pakaian, makanan dan lain-lain. Godam: Ada poela beberapa simpoelan dari pihak Socialist jang ter- kemoeka di Djerman, ialah Hilferding. Socialist ini menoelis satoe boekoe jang mashoer sekali dikalangan kaoem socialist. Namanja boekoe itoe ialah Finanz-Kapital. Hilferding pernah mendjadi mantri di Djerman.

Patjoel: Manakah simpoelan Hilferding itoe? Godam: Barangkali Den mas, atau Mr. Apal bisa memberikannja. Akoe bisa mengaso sebentar. Mr. Apal: Kalau saja ta'salah Hilferding memberikan tiga simpoelan penting berhoeboengan dengan krisis tadi. Saja terpaksa me- ngoetip diloear kepala! Maksoednja kira2 begini: le. Demi lebih besar dan demi lebih tjepat mesin itoe diboetoehkan boeat demi lebih besarnja permintaan (demand). Permintaan jang bertambah besar boeat badja oempama-

nja, memboetoehkan mesin penimpa badja jang lebih

koeat dan lebih tjepat. Tetapi mesin jang senantiasa bertambah besar itoe lebih soesah menjotjokkan dirinja dengan permntaan daripada paberik dizaman manifaktur, pertoekangan. Artinja itoe hasil badja lebih besar daripada permintaan badja. Demikianlah badja melimpah! Ingatlah apa jang diterangkan oleh Godam tadi perkara haroes seimbangan djoemlah harga f-2000,— digaris atas dengan harga f 2000,— digaris bawah. 2e.Djoerang diantara apa jang seharoesnja dipakai oleh kaoem boeroeh dengan apa jang mereka bisa pakai, semangkin hari semangkin bertambah besar. Karena djoemlah gadji boeroeh jang sebenarnja sehari demi sehari berkoerang- koerang, dan hasil barang sehari demi sehari bertambah- tambah, maka kekoeatan boeroeh membeli itoe, tiadalah seimbang dengan naiknja banjak barang. Ingatlah apa jang dioeraikan oleh Godam perkara oesahanja kaoem kapitalist, mengoerangkan djam kerdja boeat meneboes oepahnja! Dalam tjontoh jang diberikan tadi ialah dari 6 djam ke 5 djam. 3e.Prodoeksi, penghasilan itoe tidak sadja senantiasa bertambah madjoe koeatnja, efficiency-nja, tetapi djoega bertambah soelit. Paman kita di Borneo-Dalam cempamanja kalau perloe makanan, dia menengok sadja kesana-sini. Kalau terlihat oelar, dengan tangan sadja dia tangkap oelar itoe masoekkan kemoeloet. Tetapi sebeloemnja. roti sampai kemoeloet ada banjak tingkat jang mesti dilaloei. Soepaja djangan ada krisis, tiap-tiap tingkat itoe mesti memenoehi sjarat. Tidak sadja si toekang roti mesti mengadakan roti ta'kelebihan dan ta' kekoerangan boeat para pemakan. Tetapi djoega pabrik batoe tembok ta'boleh mengoerangi atau melebihi batoe temboknja boeat paberik roti. Ta'poela boleh melebihi atau mengoerangi perkakas dan mesin boeat pabrik roti tadi. Djadinja hasil tambang tanah liat dan tanah-besi mesti ta'lebih dan ta'koerang dari jang diboetoehkan oleh pabrik batoe tembok dan pabrik besi atau badja. Hasil pabrik besi-badja ta'poela boleh lebih atau koerang dari jang diboetoehkan oleh pabrik membikin perkakas memasak roti

Hasil pabrik batoe tembok dan pabrik membikin perkakas memasak roti ta'poela boleh lebih atau koerang dari ke- boetoehan pabrik roti sendiri. Pabrik roti achirnja mesti mentjoekoepi, ta'boleh mengoerangi atau melebihi keper- loean pemakan-roti. Patjoel: Mana seimbangan itoe bisa diperoleh, kalau begitoe banjak kapitalist tambang tanah liat dan tanah besi. Begitoe banjak poela madjikan pabrik batoe tembok dan pabrik besi dan ba- dja. 1001 poela banjaknja dan perhitoengannja Kapitalist pabrik membikin perkakas memasak roti. Achirnja berapa poela persaingan, konkurensi diantara pabrik roti ditiap-tiap kota. Satoe sama lainnja para kapitalist pada bermatjam-matjam tingkat dari tambang tanah liat atau besi sampai ke-ROTI jalah hasil jang penghabisan ta'beroending atau menghi- toeng hasil dan pemakaian lebih dahoeloe. Mereka berlomba- lomba mendapatkan dan memakai perkakas jang sebaik-baik- nja, soepaja bisa mendjoeal semoerah-moerahnja dan menda- pat oentoeng sebesar-besarnja! Godam: Tepat, Tjoel! Itoe namanja anarchisme dalam prodoeksi, Tjocl, memangnja engkau ahli Mamah dan Toekang sekali dalam hal melaksanakan, sesoeatoe paham! Tetapi engkau sekarang agak terlampau liwat melompat. Tiga simpoelan Hilferding jang dimadjoekan oleh Mr. Apal tadi memangnja tjoekoep boeat pendjelaskan perhitoengan Marx. Tetapi barangkali Denmas, jang selamanja ini diam-diam sadja barangkali ada poela poenja pelor boeat ditembakkan menoedjoe penghasilan setjara kapitalistis itoe. Denmas: Memang akoe soedah sediakan pelor itoe. Sebenarnja pelor itoe datangnja dari pehak kaoem bordjoeis poela. Soedahkah saudara sekalian mendengarkan satoe aliran di Amerika. bernama ,technocracy"? Toke: Soedah! Seorang terkemoeka sekali dalam aliran itoe ialah seorang professor dari Columbia University bernama Mosley. Aliran itoe timboel dimasa KRISIS jang heibat sekali di Amerika, Negara Kapitalisme terbesar dan katanja paling makmcer itoe. Kacem technocrat" ta'pertjaja pada sistem parlementer Mereka berpendapat bahwa kaoem technik-lah jang berhak mengoeroes Negara. Karena kaoem technik-lah jang menjelenggarakan produksi. Sebab itoelah aliran itoe mereka namai technoeracy". Almarhoem Presiden Roosevelt ialah seorang penganoet technocracy, jang mentjoba melaksanakan aliran itoe. Tetapi, Denmas, apakah paham kaoem technocracy ten- tangan crisis?

Dalam hakekatnja mereka membenarkan simpoclan Marx da-Denmas: lam garis-besarnja. Mereka mengakoei penoeh, bahwa mesin dan hasil barang boeat dipakai pada pihak Kapitalist sehari kesehari bertambah-tambah sadja. Tetapi kemadjoean hasil ta'berbanding dengan kekoeatan si pembeli. Kata mereka kaoem technocrat tadi kalau dibanding dengan madjoenja hasil, maka koerang demi berkoeranglah banjaknja kaoem boeroeh jang menerima gadji sepadan dengan takaran hidoep dalam Masjarakat Amerika. Maksoed mereka ialah hasil bertambah banjak, tetapi pembeli bertambah koerang. Si Kaja bertambah kaja, si Miskin bertambah miskin. Godam: Rasanja soedah tjoekoep pendjelasan KRISIS itoe dari segala pihak: dari pihak Marxist, ialah dari Marx sendiri, pihak so- cialist dan pihak bordjoeis. Semoeanja moepakat, mengatakan bahwa Crisis timboelnja disebabkan oleh ganggoean seim- bangnja prodoeksi dan konsoemsi, penghasilan dan pemakaian. Keoeanganpoen bisa menimboelkan atau memperhebat CRISIS, tetapi akan terlampau pandjang kalau perkara ini di-oesik- oesik poela. Baikiah saja tanja, apakah saudara sekalian tiada ingin mendengarkan beberapa simpoelan dari Maha-Goeroe, sehabat dan teman-sepemboeangan Marx sendiri? Dari Fre- derich Engels, jg. selaloe setia dgn. teman-seperdjoeangannja Marx, selaloe tepat-djitoe dalam simpoelannja dan gampang poela dimengerti! Patjoel: Tentoe, Dam! Otakkoe masih koeat menerimanja! Akoe ta'akan meminta saudara sekalian mengheningkan tjipta" boeat meng- hcrmat MAHA-GOEROE kita Engels. Akoe tjoema meminta beberapa simpoelan Engels jang berhoe- boengan dengan CRISIS. Godam: Dalam Dasar Komoenisme" Engels kira-kira menoelis: le. Alat menghasilkan jang loear biasa (mesin) kita peroleh dari Kapitalisme. Tetapi Kapitalisme poelalah jang menimboelkan pertentangan diantara prodoeksi dan konsoemsi, diantara penghasilan dan pemakaian. 2c.Oentoek kemadjoean alat (mesin) menghasilkan perloelah poela dinaikkan hasil. Kenaikan hasil ini tiada memper- doelikan para penghasil dan para pemakai hasil itoe. (Djadi maksoednja Engels, kalau ada seorang Kapitalist mendapatkan mesin baroe, maka dia naikkan sadja hasilnja dengan mesin jang baroe itoe. Dia tiada memperdoe- likan, apakah hasilnja sendiri ditambah hasil para kapitalist lain melebihi keperloean pemakai. Djoega tiada dia pikirkan apakah hasilnja jang banjak dan moerah itoe memboenoeh peroesahaan para kapitalist temannja). 3e.Dapat atau tidaknja pasar, mesin raksasa zaman sekarang mesti meneroeskan prodoeksi, boeat menghindarkan ke-

loentoerannja mesin. (Dimasa sekarang, memangnja diakoei soenggoeh oleh ahli ekonomi dan technik, bahwa mesin jang terlantar itoe amat meroegikan, kalau dipandang dari pihak keloentoeran sadja). Patjoel: Habislah pembitjaraan kita ini tentanganKRISIS, kalau Mr. Apal maoe membentangkan bagaimana lakonnja KRISIS itoe. Mr. Apal: Baik saja pendekkan sadja: 1e. Barang melimpah, sebab itoe harganja toeroen dan oentoeng merosot. 2c. Pabrik terpaksa ditoetoep sebab ta'mengoentoengkan lagi. Penganggoer memoentjak. 3e. Kaoem soedagar djoega memperhentikan berdagang. 4e. Para pemegang andil, jang soedah merosot koers-andilnja bereboet-reboet mendjoealkan andilnja, dari indoestri berat dan ringan. 5e. Para Bankir menoentoet pioetangnja. Godam: CRISIS itoe dahoeloe terdjadi sekali 10 tahoen. Tetapi sekarang bertambah tjepat dan bertambah heibat lagi. Boekankah poela mesin itoe setahoen demi setahoen bertambah koeat-tjepat? Se- padan dengan itoe poetaran (cycle) CRISIS itoe bertambah tjepat poela.

III. PRODOEKSI ANARCHISTIS. Denmas: Kalau koelihat sepintas laloe, mesin itoe ialah tjelaka 13" boeat masjarakat manoesia. Koeakoei penoeh, bahwa mesin itoe banjak membawa kemadjoean. Banjak sekali, ta'perloe koese- boetkan semoeanja. Ingatlah sadja kelaparan disatoe daerah ter- pantjir dan koeroes tanahnja bisa ditolong dengan tjepat. Ka- rena kapal atau kereta api dengan segera bisa mengangkoet makanan dan obat ketempat jang ditimpa marabahaja itoe. Persatoean dari beberapa bangsa jang doeloenja ta'kenal-me- ngenal satoe sama lainnja atau bermoesoeh-moesoehan bisa ditimboelkan atau ditambah-tambah. Tetapi boekankah poela madjoenja mesin mempertjepat datangnja dan memperdalam haibatnja KRISIS? Selainnja dari itoe memperbanjak koerban manoesia dalam peperangan? Perhatikan sadjalah akibatnja bom-atom dan akibatnja mortir, bom dan peloeroe Inggeris di- kota Soerabaja kita ini. Tidakkah lebih aman masjarakat berdasarkan tenaga be- laka? Boekankah poela menoeroet angka-angka Marx tadi modal f 50,— ditaroehkan pada modal-tetap oentoengnja lebih besar daripada modal f 90,— modal tetapnja?

Jang pertama mendapat oentoeng f25,- jg. kedoea tjoema f5.- kalau persennja sama-sama 50% dan djoemblah modal, f 1000. (lihat halaman 9). Mr. Apal: Sekarang Denmas, baiklah saja jang mendjawab. Ta'koesangkn engkau makan dalam hegitoe! Memangnja tenang mengha njoetkan" kata pepatah Indonesia. Roepanja, Denmas. engkau masih terpaoet oleh feodalisme! Denmas: Oh,-djangan begitoe, Pal! Mr. Apal: Kalau sebeloemnja David Ricardo, ahli ekonomist Inggeris itoe engkau berkata begitoe memangnja tjotjok dengan zaman se- perti Ningrat. Engkau akan pertahankan mati-matian sistem memakai tenaga, ialah dibagian pertanian. Karena persennja oentoengmoe sebagai kapitalist-tanah-perseorangan jang memakai tenaga memang lébih tinggi dari persennja kaoem indoestrialist jang memakai mesin, maka engkau akan meminta perlindoengan dan hak loear-biasa pada Negara. Engkau akan mendjadi orang jang ber-hak loear biasa! Dalam bahasa awak namanja ini Ningrat!. Denmas:- Kemana akoe kau bawa, Pal? Mr. Apal: Lihatlah kembali perhitoengan Marx! Boekankah keoentoengan bertinggi berendah itoe dipasar perdjoangan dipoekoel-rata? Jang tinggi direndahkan dan jang rendah ditinggikan? Dipasar ",merdeka", ialah merdeka boeat kaoem bordjoeis, persaingan itoe mesti berlakoe atas semoea modal. Baikpoen oentoengnja modal pabrik si indoestrialist ataupoen oentoengnja modal si Ningrat, jang ditanamnja ditanah itoe mesti dipoekoel" sampai rr a. Jang lari keparlemen itoe ialah mereka jang ta'maoe di- p_ekoel-ratakan. Mereka memakai oendang istimewa boeat me- lindoengi dirinja. Dalam politik itoe namanja kekolotan, con- servation. Denmas: Kekolotan? Mr. Apal: Memang kaoem Ningrat toeien itce kolot, maoe memegang jang lama. Dalam doenia politik, itoe berarti meminta perlindoengan meminta hak istimewa. Dalam pertanian, itoe berarti memakai tenaga sadja atau perkakas jang didjalankan oleh tenaga sadja, patjoel, oempamanja, oleh boedak atau setengah boedak. Denmas: Loe! Kenapa sampai begitoe, Pal! Patjoel: Memangnja patjoel itoe,-bockan akoe, lo!, lebih moerah har- ganja dari ,tractor"! Djadi boekankah njata- modal jang ditanam pada perkakas (patjoel) itoe lebih rendah persennja dari jang ditanam pada tractor?
Denmas: Ja, tetapi....

Tetapi apalagi, Denmas? Akoepoen soedah mengerti betoel, Toke: bahwa Negara berdasarkan perkakas didjalankan dengan tenaga itoe kolot. Ningratnja takoet sama mesin. Tetapi boekankah itoe mengenai pahammoe jang pertama? Denmas: Paham jang mana poela Keh? Toke: Engkau memoedji mesin, karena mesin bisa menolong bahaja kelaparan dengan tjepat. Tetapi bisakah kelaparan di Bodjone- goro oempamanja ditolong kalau seperti dizaman Ken Angrok padi itoe mesti dipikoel dari Indramajoe oleh manoesia atau oleh kerbau? Apakah krisnja Ken Angrok sadja bisa melawan tank badja atau kapal-terbangnja Inggeris? Denmas: Dalam hal semoeanja ini akoe mengalah. Tetapi akoe tidak kolot, loe! Dam akoe maoe tanja, apa baiknja mesin jg. membawa penjakit CRISIS tiap-tiap 10 tahoen malah koerang dari itoe! Godam: Roepanja Denmas, maoe memegang teroes pendiriannja walau- poen soedah kepinggir djoerang. Denmas: Wah, ini hari roepanja panas sekali boeat akoe. Moelanja Mr. Apal, kemoedian Toke, sekarang engkau Dam jang men- dorong akoe. Baiklah, kalau kau bisa kalahkan akoe dlm. per- kara terachir ini, akoe akan bertekoek loetoet. Koeoelang lagi: Apa baiknja mesin, jang membawa CRISIS tiap-tiap 10 tahoen, malah koerang dari waktoe jang sebegitoe? Godam: Ini pertanjaan memang ta'bisa didjawab dengan satoe atau doea kalimat sadja. Akoe mesti sedikit memberi penerangan. Denmas: Itoelah jang saja kehendaki, Dam! Sendirinja mesin itoe adalah satoe BAHAGIA boeat masjarakat Godam: mancesia. Tetapi ditaroh dan dipakai dalam soeasana Kapita- lisme, maka mesin itoe memperlihatkan keboeroekannja. Ditilik dari pendjoeroe politik dan sosial, maka dasaruja masjarakat bordjoeis, jang demokratis-demokratisnja poen ialah perseorangan, induvidualisme". Dihoeboengkan dengan perekonomian. maka ini berarti Hak Milik Perseorangan". Seteroesnja peng- hasilan perseorangan. Kalau diperhoeboengkan poela dengan kemerdekaan, maka dalam perekonomian, si Boerdjoeis menoen- toet kemerdekaan" boeroeh mendjoeal tenaga; kemerdekaan seseorang madjikan mengatoer gadji. kemerdekaan memilih membeli barang dipasar jang merdeka poela. Patjoel: Memangnja doenia demokratis boerdjoeis itoe penoeh penoeh dengan soeara kemerdekaan disampingnja perseorangan. Kaiau begitoe tiap-tiap kapitaiist berlomba-lomba poela mentjari oentõeng" semaoe-macenja, dengan tiada memperdoelikan na- sib si boeróeh atau keboetoehan ramai atas hasil. Mereka itoe berlomba-lomba masing-masing menghasilkan dengan tiada menghitoeng keperloean masjarakat seloeroehnja dan berhoe- boeng dengan ini tidak beremboek lebih dahoeloe dengan teman- temannja.

Godam: Paling tepat, Tjoel. Jang kaubilang paling belakang iní, namanja PRODOEKSI ANARCHISTIS. Anehnja poela Sang Boer- djoeis mempoenjai kaoem tjerdas, ada jang namanja professor dalam ekonomi jang mempertahankan sistem jang lapoek me- njolok mata itoe. Akan terlampau pandjang kalau disini saja mesti membentangkan dan membantah semoeanja dalil" dalam ilmoe ekonomi mereka itoe. Patjoel: Tjoba séboetkan tiangnja sadja ilmoe ekonomi mereka itoe! Godam: Menoeroet mereka, maka hasjrat mentjari oentoeng itoe (profit motive), menghasilkan dengan merdeka — setjara anarchistis- persaingan, kemerdekaan dan biar-membiarkan-laissez-faire istilahnja —semoeanja inilah jang sebenarnja menimboelkan jang ditoedjoei ialah Kemakmoeran bersama. Patjoel: Apa jang dimaksoedkannja dengan kemakmoeran bersama itoe? Godam: Hasil banjak dan harga moerah" Patjoel: Adakah bahagia lain selainnja kemakmoeran bersama itoe? Godam: Ada! Pertama kemenangan mereka jang tjakap. Dalam bahasa Charles Darwin ialah the survival of the fittest". Kedoea pen- dapatan baroe" (invention) Ketiga bahwa Kemakmoeran tiap-tiap orang mendjamin kemakmoeran bersama. Maksoednja ini, kalau tiap-tiap orang mendjaga kemakmoeran nja sendiri, maka masjarakat seloeroehnja akan sendirinja ter- djaga kemakmoerannja. Patjoel: Tetapi apa goenanja barang banjak dan moerah" itoe, kalau kaoem boeroch itoe ta'bisa beli lagi? Boekankah kalau barang kelak terlampau banjak dan terlampau moerah, si madjikan ta' beroentoeng lagi dan pabriknja ditoetoep? Dengan begitoe kaoem boeroeh menganggoer, ta'tjakap membeli apa-apa lagi? Akibatnja ialah barang banjak tadi diboeang sadja. Masihkah ingat gandoem .di Amerika, jang diboetoehkan oleh kaoem boeroeh miskin itoe diboeang kelaoet atau dibakar dalam ketel lo- komotip karena melimpah? Apakah jang terdjadi dengan mi- njak tanah di Indonesia dizaman krisis? Godam: Katanja poela hasjrat beroentoeng" itoe, memberi kemenangan pada jang tjakap. Tetapi jang sebenarnja tjakap itoe tjoema satoe doea orang sadja. Biasanja jang digelari tjakap itoe, ialah anak orang kaja jang mempoesakai harta bapanja atau tamat sekolah tinggi karena bapanja mampoe membajar, Banjak poela diantara jang ta'tjakap namanja atau boeta hoe- roef itoe, ialah karena ta'mempoenjai apa-apa dan ta'mampoe membajar ongkos sekolah. Patjoel: Perkara bahagiannja kapitalisme, jaitoe kemakmoeran tiap-tiap orang itoe mendjamin kemakmoeran bersama" akoe soedah lihat kebohongannja. Ini memang benar dalam soeasana lain dari soeasana kapitalisme. Jaitoe kalau tiap-tiap orang menda- pat kesempatan boeat madjoe. Dalam hal ini memang ,kemakmoeran tiap-tiap orang akan mendjamin kemakmoeran bersa-

ma", jaitoe kalau tíap-tíap anak diberi kesempatan masoek sekolah jang tjotjok dengan wataknja. Dan tiap-tiap orang boleh mengerdjakan pekerdjaan jang tjotjok dengan ketjakapannja dan keperloean masjarakat seloeroehnja. Dengan begitoe memang hasil akan berlipatganda dan berman- faat boeat tiap-tiap orang jang kerdja. Mr.Apal: Sang Professor Boerdjoeis djoega pintar. Ditaroehnja kesala- han itoe dipihak boeroch. Katanja Pakbon tidak menoentoet tambah gadji, maka oendang alam akan berdjalan sendirinja dalam ekonomi, kemakmoeran tiap-tiap orang akan terdjaga. Godam: Kalau dibiarkan si Kapitalist bertindak semaoe-maoenja hidoep boeroeh akan terdesak kembali kehidoep haiwan atau setengah haiwan, seperti dimasa revolusi indoestrie Inggeris. Batjalah sadja Das Kapital" karangan Marx dan boekoe karangan Engels tentangan keadaan boeroeh di Inggeris dimasa itoe. Pakbon itoe adalah sendjata boeroeh boeat membela nasibnja ter- hadap para madjikan jang bersatoe dan dilindoengi poela oleh oendang, polisi dan kehakiman Negara, dan jang selaloe ber- niat merendahkan gadji boeroeh dan menambah lamanja kerdja. Mr. Apal: Kata professor itoe poela: Apa salahnja teroes-meneroes si Kapitalist menghasilkan mesin boeat membikin barang dipakai. Dengan begitoe harganja barang itoe senantiasa toeroen. Se- moea orang bisa membeli. Godam: Pembagian hasil itoe ta'seimbang. Kebanjakan hasil pergi ke kaoem Kapitalist. Kalau terlampau banjak pergi ke si kapitalist dengan apakah kaoem dan sedikit pergi ke kaoem boeroeh, boeroeh beli hasil jang melipah itoe? Boekankah ini asalnja krisis? Ialah disebabkan pembagian hasil ta' seimbang. Bagian si Kapitalist jang beroepa oentoeng ditanam pada modal-membikin barang dipakai dan ditanam teroes-meneroes. Tetapi dengan apa dibeli kalau bagian kaoem boeroeh sedikit, demi sedikit? Mr. Apal: Achirnja kata si professor: Kalau gadji boeroeh itoe rendah, kan, ongkos rendah poela? Dengan begitoe djoealan rendah poela! Godam: Roepanja begitoe! Tetapi, djoealan itoe tiada semata-mata ber- gantoeng kepada ongkos sadja. Bagaimanakah kalau kaoem kapitalist koempoelan, monopoli namanja? Dengan monopoli itoe dia bisa tetapkan djoealan semaoe-maoenja sadja Patjoel: Oempamanja kita monopoli kina atau timah didoenia ini. Kalau seandainja kita tawarkan timah f 1000 sepikoel, atau kina f 100 sebidji bagaiman seandainja! Saja pikir bangsa In- donesia ta' mempoenjai darah monopolist itoe!

Denmas: Kalau kita koeat dilaoet. didarat dan dioedara, tentoe Negara lain mesti beli! Terangkan doeloe, Dam! Patjoel: Oleh kareria intan dan mas itoe sedikit sekali berada didoenia Godam: ini dan scesah poela mengerdjakannja, maka harganja tinggi sekali. Selama air itoe mengalir darisoembernja teroes-mene- roes, maka air itoe ditempat itoe hampir ta' ada harganja. Tetapi alangkah tingginja harga air digoeroen pasir. Ring- kasnja politik monopoli ialah ,hasil sedikit harga mahal". Ber- tentangan dengan -dalil professornja jang mengatakan, bah- wa tjaranja penghasilan kapitalisme itoe, dengan toedjoean "mentjari oentoeng" ialah: hasil banjak dan harga moerah". Sekarang rasanja kita soedah tjoekoep djaoeh membitjarakan Patjoel: apa jang kaoe seboetkan PRODUKSI ANARCHISTIS" itoe ialah: menghasilkan semaoe-maoenja sadja dengan ta' ada percendingan dan perhitoengan lebih dahoeloe satoe sama lain- nja. Djadi koelihat akibatnja PRODUKSI ANARCHISTIS" itoe ialah PERSAINGAN" hebat antara kapitalist dan kapitalist dalam satoe Negara. Mr.Apal: Selandjoetnja ialah persaingan satoe negara kapitalist dengan negara kapitalist jang lain, Tiap-tiap negara kapitalist ber- lomba-lomba menanam modal di negara jang lemah, memonopoli bahan dinegeri lemah itoe boeat perindoestrian negara Iboe dan memonopoli pasar Negara lemah boeat pendjoealan barang-indoestri Negara Iboe. Perlombaan itoelah jang dinamai imperialisme. Perlombaan Godam: imperialisme ini berachir pada peperangan imperialisme, peperangan mereboet djadjahan boeat didjadikan pasar bahan dan barang pabrik serta boeat menanam modal. Memang kalau begitoe produksi anarchistis itoe berachir pada Patjoel: peperangan imperialisme. Tetapi dengan madjoenja monopoli, boekankah perseorangan itoe atau menghasilkan dan mendjoeal semaoe-maoenja seseorang anggota monopoli itoe sendirinja terhenti? Boekankah atoeran jang diikoet oleh seseorang anggota monopoli itoe: satoe boeat semcea dan semoea boeat satoe? Godam: Tepat, Tjoel! Pintar loe Tjoel! Memang dalam dirinja sendiri satoe monopoli itoe, anggotanja kerdja bersama satoe dengan jang lain. Tetapi perdjoangan jang lebih haibat terdjadi poela diantara satoe monopoli dengan monopoli lain. Dalam satoe Negara seperti Amerika, satce monopoli jang berbentoek Trust. berdjoang dengan Trust lain dalam Negara itoe boeat mereboet pasar daiam Negara. Diantara Negara dan Negara berdjoang poela satoe Trust Raksasa dengan Trust Raksasa lain. Begitoelah kita kenal disini perdjoangan Kongsi Minjak Ame-

rika, Standard Oil dengan Gaboengan Kongsi Minjak Belanda-Inggeris, ialah Royal Dutch atau B.P.M. boeat memonopoli pa- sar di Indonesia ini. Patjoel: Kalau begitoe produksi anarchisme itce berlakoe dalam soeasa- na jang lebih haibat lagi, Ringkasnja pada Kapitalisme itoe melekat perseorangan, penghasilan anarchistis, imperialisme
dan perang........ boeat mentjari keoentoengan.

IV. RENTJANA EKONOMI. Godam: Sebenarnja akoe maoe pakai sebagai pokok perkara ini istilah ECONOMI TERKENDALI, boekan RENTJANA EKONOMI. Apa bedanja, Daim? Toke: Godam: Istilah TERKENDALI itoe maoe koepertentangkan dengan ANARCHISTIS jang berarti semace-maoenja, djadi tidak" terkendali. Tetapi sebab istilah RENTJANA EKONOMI ini sekarang soedah lazim dipakai. maka akoe poen toeroet me- makainja. Tetapi djanganlah diloepakan bahwa jang koemak- soedkan dengan RENTJANA EKONOMI itoe ialah EKONOMI jang didjalankan menoeroet rentjana Patjoel: Baik djoega lebih dahoeloe kau djeláskan, Dam, apakah mak- panja EKONOMI. Sampai sekarang boeat akoe perkataan EKONOMI masih kaboer. Seboieh-bolehnja kau pakai sedikit perkataan sadja. Godam: EKONOMI itoe beroeroesan dengan produksi dan distribusi. Toke: Djitoe, tepat, Dam, itoelah jang teroetama. Mr. Apal: Boekoe professor bordjoeis menarik-narik lain perkara lagi, seperti pengangkoetan don kewangan. Tetapi memang jg. men- djadi pokoknja perkara produksi dan distribusi itoeiah! Patjoel:Djadi tegasnja RENTJANA EKONOMI ialah oesaha mengatoer produksi dan distribusi. Atau dalam bahasa awak ialah: Oesaha mengatoer penghasilan dan pembagian hasil boeat Ne- gara. Dalam doenia Kapitalisme EKONOMI itoe, penghasilan dan pembagian itoe, ta' diatoer, melainkan liar. Dalam masja- rakat Kapitalisme maka manoesia itoelah jang dikendalikan oleh ekonc.ni. Boekannpa EKONOMI itoe jang dikendalikan qleh manoesia.

Denmas: Engkau ini roepa-roepanja darah ahli filsafat poela, Tjoel!

Godam: Akoe soedah bilang. Pikirannja Patjoel, segar-boegar, seperti boeah djerock didesanja. Patjoel: Wah, boekan main!

Sebeloemnja dilandjoetkan pertjakapan kita ini, saja maoe Toke: bertanjakan apakah jang mengatjaukan perhitoengan para kapitalist pada sesoeatoe KRISIS? Tentoelah si Kapitalist djoega tidak sama sekali nerimo, passief sadja dalam oesaha men- tjotjokkan hasil dengan pemakaian, produksi dengan konsumpsi. Mr. Apal: Memang, Keh, mereka para Kapitalist ada memakai perhitoengan djoega. Tetapi tjelaka 13! Mereka jang poenja peroe- sahaan itoe banjak sekali orangnja dan berlain-lain poela ke- maoeannja. Kata pepatah: Kepalanja sadja sama beramboet, tetapi pendapatnja berlain-lain. Lagi poela menoeroet paham Sang Professor tiap2 si pembeli itoe adalah satoe machloek jang ekonomist". Makna kasarnja ialah satoe machloek jang selaloe bisa memilih apa, jang patoet dibeli menoeroet kekoea- tan membelinja apa jang tidak. Selaloe si pembeli itoe katanja bisa menghitoeng berapa dia bisa membelandjakan boeat makanan atau barang jang terpenting itoe. Boeat pakaian ialah barang jang koerang penting itoe. Boeat kaos-kaki ialah kemewahan sederhana. Boeat palm-beach ialah kemewahan se- dang. Boeat auto-sedan ialah kemewahan toean besar. (Dalam hal makanan poen berapa tingkatnja poela keinginan itoe. Bandingkan sadjalah keinginan dan pembelandjaan wang boeat nasi sama lombok, nasi sama pergedel, nasi sama corned- beaf atau sardine. Nah, menoeroet Sang Professor, si pembeli, jaitoe machloek jang ekonomist tahoe benar menjelenggerakan belandjanja. Dengan begitoe consumpsi itoe bisa diketahoei lebih dahoeloe. Tetapi dalam prakteknja si pembelandja itoe sama anarchistis dalam berbelandja dengan Si Kapitalist jang menghasilkan Si Pembelandja ta' beremboek lebih dahoeloe dengan teman-temannja. Begitoe poela si Kapitalist mengoeroes hasil menoeroet perhitoengan sendiri sendirinja sadja). Djadi kalau begitoe akoe sekarang bisa menjimpoelkan mak-Patjoel: soednja EKONOMI teratoer atau RENTJANA EKONOMI itoe. Denmas: Tampillah kemoeka, Tjoel! Patjoel: RENTJANA EKONOMI ialah oesaha merentjanakan pengha- silan. Pembagian hasil dan gadji. Kalau gadji ta' direntjanakan lebih dahoeloe bagaimana ahli rentjana mentjotjokkannja dengan hasil. Lebih dahoeloe djoemlah gadji sekalian boeroeh, mestinja ditjotjokkan dengan djoemlah hasil. Satoe liter beras hasil diadoekan dengan 5 sen gadji. Satoe elo kain hasil ditjotjokkan poela dengan 15 sen, dan se. bagainja. Kalau djoemlah hasil dan djoemlah gadji soedah tjotjok dalam perhitoengan, dalam rentjana, baroelah rentjana tadi di praktekkan. Toke: Boekankah perkara HAK-MILIK, mesti dipetjahkan lebih dahoeloe? Bagaimana bisa diadakan rentjana sebeloem semoea

pabrik, bengkei, tambang, kebon dan sebagainja lebih dahoeloe dikoempoelkan? Godam: Memangnja semoea mata-pentjaharian lebih dahoeloe seharoes- nja didjadikan harta bersama. Bolehkan saja pakai istilah saja pakai istilah saja sendiri boeat menggambarkan oesaha sema- tjam itoc? Mr. Apal: Kalau m-mang tepat-pendek, apa salahnja, Dam! Apakah istilah jang hendak kau pakai itoe? Godam: Men-sita dan memakai mata-pentjaharian itoe boeat masjara- kat, saja maoe pendekkan sadja dengan istilah: memasjara- katkan. Denmas: Kalau begitoe boekan sadja mata-pentjaharian, atau alat-penghasil jg. mesti dimasjarakatkan lagi. Kehidoepan sosial sendiri, boekankah mesti dimasjarakatkan poela. Bagaimanakah bisa diadakar rentjana kalau tiap2 pembeli dan penghasil masih berdiri atas perseorangan? Godam: Tepat Denmas. Djadi simpoelan Sang" Patjoel tadi baik kita sempoernakan sadja bagini: Patjoel: Kenapa poela Sang", Dam? Boekankah Patjoel sadja soedah tjoekoep? Tetapi akoe ta' akan ambil poesing sama gelaran jang dalam wajang dikasihkan sama Ardjoena itoe. Berilah sadja simpoelan jang sempoerna boeat RENTJANA EKONOMI itoe. Godam: RENTJANA EKONOMI, ·ialah daja-oepaja me-masjarakat- kan Alat-Penghasil, Penghasilan, Pembagian-Hasil, Gadji dan Hidoep-Sosial. Toke: Djadi lima perkara ada terkandoeng didalamnja. Denmas: Tepatlah koerasa penetapannja Godam tentangan RENTJANA EKONOMI itoe! Tetapi akoe maoe tahoe poela, bagaimanakah perhoeboengan Negara dengan sesoeatoe RENTJANA itoe. Mr.Apal: Memang RENTJANA EKONOMI itoe soedah didjalankan di Negara Komoenis, ialah Ruslan. Kemoedian di Negara Fascistis, ialah Djerman dan Italia. Poen di Negara Demokratis, seperti Amerika EKONOMI ANARKISTIS itoe ditjoba ditoe- kar dengan EKONOMI (sedikit-) TERATOER, ialah dengan NEW-IDEAL-nja Roosevelt. Berhoeboeng dengan deradjatnja pemoesatan kekoeasaan dinegara jang demokratis dan tidak demokratis, maka pemoesatan kekoeasaan boeat mengatoer EKONOMI adalah bertinggi berendah poela. Di Negara Komoenis semoea MATA-PENTJAHARIAN di-sita oleh Negara. Di Amerika dan Negara Fascistis HAK-MILIK diakoei teroes.

Terangkan bagaímana tinggi rendahnja kekoeasaan menga-Patjoel: toer RENTJANA itoe?

Mr. Apal: Di Negara Amerika Serikat itoe pada lahirnja, ialah menoeroet

oendang, maka hak dan kekoeasaan itoe memang dibagi-bagi: Pertama antara Rakjat dan Pemerentah. kedoea antara Tiga Badan Pemerintah, ialan kekoeasaan membikin Oendang, mendjalankan Oendang dan Pengawasan Oedang. Ketiga diatara masing2 Staat dan Amerika Sarikat. Djadi di Amerika, kekoeasaan itoe tidak begitce terpoesat pa-Toke: da pemerintah. Sebagian djoega ada ditangan Rakjat, teroeta- ma ditangan para hartawan. Mr. Apal: Begitoelah dia! Itoelah sebabnja maka di Amerika, Pemerintah itoe ta' berani tjampoer tangan dengan langsoeng kedalam oeroesan RENTJANA EKONOMI disana. Para Kapitalist me- nerima oesoelnja Pemerintah Roosevelt, tetapi mereka kapita- listlah jang mempraktekkan ekonomi itoe. Simpoelan Godan diatas ta' berlakoe boeat Amerika. Di Masjarakat fascistis, kekoeasaan itoe terpoesat pada pe- merintahnja bordjoeis ketjil. Pemerintah fascistis memaksa ka- oem kapitalist mendjalankan rentjana jang dibikin oleh Pemerintah setjara fascistis. Di Masjarakat fascistis simpoelan Godam diatas sedikit lebih berlakoe daripada di Amerika. Di masjarakat Sosialistis, ialah Russia, pe-masjarakat-an Alat-Penghasil, Penghasilan, Pembagian Hasil, Gadji dan Hidoep Sosial memangnja tjotjok dengan jang dimaksoedkan oleh Godam tadi. Baik djoega Dam, kau oeraikan serba sedikit RENTJANA Toke: EKONOMI di Negara Demokratis, Negara Fascistis dan Negara Komoenis tadi.

A. NEW DEAL.
Godam: Baik kita tentoekan lebih dahoeloe dalam soeasana mana lahirnja NEW DEAL itoe. Mr. Apal: Pada tahoen 1929 Kapitalisme Doenia sampai poela kepoen- tjak moesim-BAHAGIA-nja. Kita masih ingat bahwa dari ma- sa penghabisan Perang Doenia ke-I sampai kira2 tahoen 1923 Kapitalisme Doenia menarik-narik napas. Dari tahoen 1928 Rodanja Kapitalisme moelai berpoetar kentjang dari kentjang sampai ketahoen 1929. Sesoedahnja tahoen 1929 timboel lagi moesim KEMARAU ialah KRISIS. jang paling haibat boeat Kapitalisme Doenia. Amerika, Negara jang memiliki hampir 100% mas doenia, menghasilkan barang penting seperti besi, badja mesin, minjak-tanah, auto, gandoem, rata-rata lebih dari 60% djoemlah prodoeksi seloeroeh doenia dan berpioetang ke-

pada seloeroch doenia tiadalah loepoet dari krisis. Sebelas djoeta boeroeh berkeliaran didjalan raja di Amerika. Kalau seandainja tiap-tiap boeroeh mempoenjai satoe isteri dan 1 anak sadja, maka lebih koerang 33 djoeta manoesia jg. terlantar. Artinja itoe 25% dari selocroeh pendoedoek. Dimana letaknja kemakmoeran Amerika itoe!!! Godam: Dalam keadaan sematjam itoe Amerika ta' mempoenjai partai Sosialis jang membahajakan. Perscalan dalam Negara ialah: New Deal atau Old Deal, Kapitalisme didorong atau Kapita. lisme Lama dibiarkan. Denmas: Baroelah boeat saja terdjemahan senatjam itoe, Dam! Didorong bagaimana dibiarkan bagaimana? Boekankah New Deal itoe satoe RENTJANA EKONOMI? Godam: Memang satoe rentjana, tetapi rentjana setjara Amerika. Kapitalisme disana memangnja ta' bisa dialan. Tetapi beloem lagi remoek. Seperti oto mesinnja jang penting masih baik. Tjoema bensinnja kebanjakan atau dísana-sini ada bagian jg. roesak. Dia tidak bisa start" sendirinja. Mesti didorong lebih dahoe.
loe, baroe mesinnja kerdja lagi.......
Patjoel: Kalau koebiarkan, Dam. engkau teroes-meneroes mengoekir gambaranmoe itoe, akoe nanti miendjadi poesing. Kembalilah engkau kepada tjontoh jang njata. Godam: Kita soedah roendingkan keadaan kapital dalam Krisis. Se moeanja hasil melimpah! Mesin pembikin mesin kebanjakan. Mesin pembikin barang dipakai kelebihan. Barang boeat dipakai melimpah. Dalam hal semoea barang berlebih ini kacem boeroeh dalam kelaparan dan keboetoehan. Sebab dalam kea daan semoea berlebih itoe, harga barang toeroen. si Madjikan roegi, pabrik ditcetoep, djadi kaoem boeroeh dioesir. Seandainja" kalau 11.000.000 itoe doeloe menerima gadji poe- koel rata $ 5.00 sadja atau f 12.50 sehari, berapakah merosot- nja djoemlah gadji jang diterima kaoem boeroeh Amerika dalam sehari. Patjoel: f 137.500.000,—. Barangkali lebih dari itoe! Godam: Hitoenglah banjak barang jang dibeli dengan f 137.500.000 sehari sadja! Dengan begitoe timboellah pertanjaan dalam pi- kirannja Presiden Roosevelt & Co.: le. Apakah mesti dibiarkan sadja barang jang melimpah itce roesak sendirinja. 2e. Atau apakah tidak baik dimasoekkan wang kembali kekan- tong kaoem boeroeh sebanjak f 137.500.000 sehari? Kalau djalan ke-1 jang ditoeroet, maka itoe koenamai old deal", djalan lama, peratoeran lama. Biarkan sadja me-

sin berlebih itoe roesak atau lemparkan. Biarkan sadja gan- doem kain, kramopen roesak atau diroesakkan sadja. Biarkan sadja toko jang ta' tahan lagi bankroet. Tjarilah achirnja barang baroe jang bisa membangoenkan pabrik baroe, permintaan baroe dan pembeli baroe, seperti lipstik", karet dima- mah" dan sebagainja. Dengan adanja permintaan baroe atas barang baroe itoe satce atau doea pabrik baroe bisa dibangoen- kan dan digerakkan. Roda ekonomi jang berhenti itoe siapa tahoe, bisa bergerak lagi, bisa start" lagi seperti oto kita tadi — Achirnja diharap soepaja RODA EKONOMI bisa ber- djalan seperti biasa. Itoe Old Deal. Itoe djalan lama. Kalau djalan baroe, New Deal, Patjoel: bagaimana? Godam: Kalau djalan baroe? Seperti dibilang diatas. Masoekkan kembali wang kedalam kantong peroesahaan jang menarik napas, karena setengah bankroet dan persenkan wang pada kaoem boeroeh. Patjoel: Benar persenkan wang begitoe sadja? Codam: Engkau ta' dengar berapa wang ditjetak, ketika Roosevelt baroe diangkat djadi President? Wang dikasihkan sama bankir jang hampir bankroet, kepada indoestri jang berhoetang menarik-narik napas. Djadi si Bankir jang hampir bankroet dan Industrialist jang setengah mati, bisa hidoep kembali. Akoe loepa apakah dikasihkan dengan pertjoema, atau dipindjamkan dengan ta' pakai boenga. Tetapi sama sadja. Roosevelt isi kantongnja bankir dan Industrialist. Djoega dia isi kantongnja toean tanah jang berhoetang. Lagi poela isi kantongnja proletar mesin dan tanah. Akoe benar ta' bisa tahoe apakah semoeanja dikasihkan dengan pertjoema. Tetapi akoe tahoe, baik dioega kalau dikasihkan dengan pertjoema. Jang akoe pasti tahoe, ialah Roosevelt memboeka peroesahaan baroe, ada jang beroepa industri boeat barang dipakai. Tetapi teroe- tama dia memboeka bangoenan baroe. Presiden Roosevelt asjik membangoenkan gedong ini dan gedong itoe boeat oe- moem, djalan raya, teroesan-air, taman boeat mengaso dan sebagainja. Toke: Kalau begitoe tiadakah, pertama industri lama akan menda- pat persaingan haibat dari industri baroe, industri bikinan Roosevelt? Kedoea, tiadakah nanti akan terlampau banjak gedong ini dan gedong itoe, taman ini dan taman itoe? Godam: Memang begitoe, Keh! Sebentar sadja sesoedah Roosevelt ber- tindak, Industrialist lama berdjerit-djerit dan memprotest ter- hadap -industri baroe jang didirikan oleh Roosevelt. Boekan- kah perseorangan dan persaingan teroes-tetap walaupoen

Amerika sekarang mempoenjai New Deal? Didesak oleh protest itoe sebagai ,demokrat" dan dalam hakekatnja penganoet kapitalisme, maka Roosevelt mesti indahkan protest kaoem industrialist itoe. Akoe ta' tahoe benar pada bagian industrialist mana sebenarnja Roosevelt memehak. Tetapi bagaimana djoega dia ta' maoe bersaing teroes dengan para industrialist jang tersepit oleh New Dealnja tadi! Dia makin lama makin lari kepada tjetakan wang, kepada bangoenan ini dan bangoenan itoe, sampai gedong, djalan dan kebon jang dibikin itoe achirnja kebanjakan poela. Mr. Apal: Tetapi kapitalist tanah menjoesoetkan hasil dan meninggikan harga hasil Poen industrialist mengadakan politik restriksi seperti soedah kita kenal djoega di Indonesia dan semoea Negara jang ada monopoli. Djadi banjaknja kaoem boeroeh di. restrikt, dibatasi poela. Dengan begitoe maka djoemlah gadji dan kekoeatan membeli terbatas poela. Tetapi oemoemnja rodanja industri meelai bergerak lagi. Toke: Godam: Memangnja begitoe! Tidak sadja start" tetapi teroes djalan. Sesoedah djalan maka si toekang dorong oto-industri tadi, ia- lah Roosevelt, berhenti. Boekankah dia tjoema mendorong sadja. Dorongannja tadi ta' perloe dioelang lagi karena ketika perang-doenia kedoea ini petjah ditahoen 1939, maka Perang-Doenia itoelah jang teroes mendorong Kapitalisme Amerika itoe. Patjoel Lah, Dam! Sekarang engkau jang mendorong akoe bertanja: Dengan apa poela Perang Doenia Kedoea itoe mendorong industri Amerika?" Godam: Permintaan Amerika sendiri dan Negara Sarekat seperti Ing- gris, Perantjis, Tiongkok dan Russia atas bahan makanan dan mesin seperti kapal-terbang, oto, kapal-perang, tank, meriam dan sebagainja, sekarang loear biasa besarnja. Permintaan sebesar itoe boeat perang disertai poela oleh keloearnja Rak- jat Dewasa Amerika boeat berperang disekalian medan perang. Kaoem menganggoer sekarang semoeanja bisa dipakai, malah mereka tiada lagi mentjoekoepi. Industri Amerika ter- paksa membawa perempoean kedalam-pabrik lebih dari jang soedah2, didorong oleh besarnja permintaan dari semoea pen- djoeroe. Patjoel: Roepanja engkau Dam, teroes didorong oleh Kapitalisme Didorong" atau New Deal itoe! Perhentikanlah mengoeraikan Kapitalisme Didorong" itoe! Baiklah engkau berikan peman- dangan tentangan RENTJANA EKONOMI jang fascistis.

B. RENTJANA EKONOMI FASCISTIS.
Fatjoel: Sebeloemnja koedengarkan oeraiannja Godam tetangan REN. TJANA EKONOMI fascistis itoe, akoe soedah bisa terka per- -kara apa jang hendak diselidikinja lebih dahoeloe. Toke: Tjoba toeliskan diatas kertas sadja! Goeloeng sadja dahoelce kertas itoe! Nanti kita batja bersama-sama, Tjoel! Kalau betoel terkaan moe itoe akoe akan kasi gelaran engkau ini pawang". Seka- rang Dam, toeliskan apa perkara jang hendak kau selidiki lebih dahoeloe itoe! Nanti kita bandingkan dengan apa jang ditoeliskan oleh Patjoel. Denmas: Mari koeboeka kedoea kertas itoe. Loe, sama-sama tertoelis: SOEASANA. Toke: Tjoel. Pawang Patjoed. engkau betoel djempol Patjcel: Tjoemà perkataan pawang" itoe ta' sedap ditelingakoe. Akce boekan menerka. loe! Akoe selamanja ini mempeladjari "tjaranja" Godam berpikir. Mr. Apal: Perkara ,sceasana" di Djerman sesoedahnja kalah dimasa perang doenia kedoea dan sebeloemnja partai fascist tahoen 1932 naik memegang kendali Pemerintah. kita semoea masih ingat. Perkara kemelaratan Rakjat Djerman ta' perloelah kita oerai- kan lagi disini. Poen ta' perioe dikemoekakan lagi kekatjau- an politik. Pernah maiah sering kali partai komoenis dan so- sialis kalau digaboengkan bisa mendapat soeara-lebih dalam Parlemen Djerman. Bentjana jang menimpa Djerman, teroeta- ma sekal menoeroet pahamkoe ialah karena kedoea partai proletar itce ta' bisa mengadakan persatoean jang koeat-djoe- djoer boeat menantang moesoch jang mengantjam, ialah ka- oem fascist. Partai Fascist, dibawah Adolf Hitler achirnja mendapat kesempatan boeat memegang tampoek Pemerintah Djerman, pada tahoen 1932. Mr. Apal: Tetapi baikiah Godam sadja meneroeskan oeraian tentangan RENTJANA EKONOMI-nja German Fascist, ialah German-NAZI. Denmas: Sebeloemnja partai Nazi mendjalankan rentjana-nja, apakah ;kesoekaran" jg. dihadapinja? Tjobalah soesoen djalan satoe atau doea kalimat sadja, Dam! Godam: Kesoekaran itoe ialah ,serba salah", satoe alternative. Denmas: Memang dimasa sebeloemnja Pemerintah Nazi, pembajaran hoetang perang kepada Sekoetoe ,serba salah" boeat Sekoetoc sendiri. Kalau Djerman ta' dipaksa menbajar hoetang, maka tentoelah Djerman jang ditakoeti itoe bisa lekas bangoen kem- bali. Kalau Djerman dipaksa membajar, maka didjoempai perkara serba salah" poela.

Toke: Apa poela ,serba salahnja" kalau Djerman dípaksa membajar? Denmas: Apabila Djerman hendak membajar hoetangnja dengan wang- nja, maka semoea Negara Sekoetoe, menolak wang kertasnja Djerman jang merosot itoe. Kalau Djerman membajar hoetangnja dengan hasil pabriknja maka Sekoetoe berteriak2 setinggi langit lantaran pasarnja dibandjiri barang Djerman jang lebih baik tetapi lebih moerah dari barangnja Negara Sekoetoe sendiri. Patjoel: Tjelaka 13, boeat Sekoetoe! Tetapi, jang ditanjakan oleh Denmas tadi ialah, apakah ,serba salahnja" kedoedoekan pemerin- tah NAZI sebeloemnja partai NAZI naik memerintah? Godam: Peroendingan kita memangnja sedikit menjimpang. Tetapi tiada meroegikan sama sekali. Bahkan memberikan penerangan lebih baik tentangan soeasana Djerman, seperti Negara jang kalah perang. Memang Djerman, ketika maoe merentjanakan ekonomi dalam keadaan ,serba salah". Kalau dia naikkan gadji kaoem boeroeh Djerman, maka harga barangnja boeat keloear (export), mendjadi mahal, akan kalah bersaing dipasar asing. Tetapi kalau dia toeroenkan gadjinja itoe, maka kekoeatan pembeli Rakjat Djerman dipasar dalam Negara akan merosot. Barang akan bertoempoek-toempoek, karena pembeli mendjadi koerang. Memang gadji kaoem boeroeh itoe perkara jang amat penting. Toke: Kita masih ingat peroendingan kita jang soedah2, bahwa djoemlah gadji mestinja sama dengan djoemlah harga barang, boe- kan? Djadi, apa siasat jang didjalankan oleh Nazi? Ingin poela akoe mengetahoeinja. Godam: Terka sadja, Keh! Partai Nazi itoe terdiri dari chauvinist, orang mabok kebangsaan, tjongkak terhadap bangsa lain. Mereka digenggam oleh kaoem kapitalist seperti Thiesen & Co. dan kaoem Ningrat Maha-Chauvinist, seperti Herman Goering & Co. Mereka soedah terlampau banjak berdosa terhadap boeroeh Djerman. Mereka soedah boebarkan semoea koempoelan dan rapat kaoem boeroeh dengan sendjata. Mereka berdendan kasoemat terhadap Negara Menang, Negara berdjadjahan. Patjoel: Dalam hal memilih, apakah gadji kaoem boeroeh akan ditoeroenkan atau dinaikkan tentoelah si Nazist ta' akan banjak ambil poesing. Tentoelah gadji kaoem boeroeh jang dalam politik itoe dimoesoehi, ditoeroenkan. Godam: Memang ditoeroenkan sampai rendah sekali. Toke: Tetapi kalau begitoe, kan kekoeatan membeli kaoem boeroeh Djerman merosot poela. Djadinja djoemlah harga barang ke- lebihan, karena djoemlah gadji kekoerangan.

Godam: Itoelah ketjelakaan RENTJANA NAZI. Tetapi mereka men- dapat djalan. Roepanja djalan itoe pendek dan bertaboeran intan poela. Tetapi djalan itoe beroedjoeng di Neraka Peperangan. Patjoel: Wah, Dam, gambaran lagi! Boeka isi sadja Dam, djangan di- boengkoes-boengkoes begitoe, Dong Godam: Begini! Sebab naik atau toeroen gadji tadi serba salah, maka ekonomist Sang Nazist bikin barang banjak-banjak. Tetapi barang itoe boekanlah boeat dimakan atau dipakai, seperti kain, djaroem, goenting, mesin-djahit dan lain2. Bahkan ba- njaknja barang sematjam ini disoesoetkan. Djadi djoemlah gadji jang disoesoetkan itoe tjotjok dengan djoemlah harga barang dipakai jang sengadja disoesoetkan itoe poela. Denmas: Pintar sekali Nazi itoe. Gampang, seperti telor Columbus", boekan? Toke: Tetapi kalau barang dipakai disoesoetkan membikinnja, boekankah banjak paberik jang terpaksa ditoetoep poela? Kalau begitoe partai Nazi itoe ta' akan mengoerangkan kaoem penganggoer jang berdjoeta-djoeta itoe, melainkan menambah. Godam: Penganggoer jang berdjoeta-djoeta itoe dibawa masoek pabrik baroe, pabrik membikin kapal terbang baroe, seperti STUKA. Pabrik pembikin tank baroe, senapan baroe, meriam baroe, bom baroe pendeknja sendjata baroe boeat memoesnahkan sesama manoesia. Patjoel: Saja mentjioem-tjioem Djawa Baroe" disini, Djawa Djepang! Roepanja dan namanja djoega semoea baroe. Tetapi isinja kolot dan contra-repolusioner, semoea tindakan bersifat ke- moendoeran, Boekankah pembikinan sendjata itoe menggem- parkan doenia, menimboelkan ketjoerigaan didoenia lain dan mempertinggi hawa-perang? Toke: Oendang ekonomi- memang ta' terlanggar. Karena djoemlah gadji kaoem boeroeh sama dengan djoemlah harga barang dipakai. Patjoel: Memangnja meriam raksasa, tank-raksasa, stuka dan bom raksasa itoe tidak akan dipakai? Akoe lihat RENTJANA EKONOMI fascistis itoe kontra-revolusioner terhadap kaoem boeroeh didalam Negara dan imperialistis terhadap Negara Loear. German-Nazi-pasti akan menerkam Negara Lain. Jang beloem diketahoei, tjoema siapa jang akan diterkamnja lebih dahoeloe! Godam: Itoelah jang koemaksoedkan dengan djalannja RENTJANA NAZI! Roepanja pendek dan bagoes. Tetapi membawa keme- dan peperangan.

Mr. Apal: Bagaimana djoega, perloelah kau terangkan, Dam, apa lagí dasar dan tindakan jang diambil oleh Djerman-Nazi. Boekankah pertama Pemerintah NAZI lebih banjak tjampoer tangan dalam hal membereskan perekonomian terhadap kaoem Kapitalist Djerman, daripada Roosevelt terhadap kaoem Kapitalist Amerika? Boekankah poela Rakjat Djerman selama membikin alat-sendjata perang itoe masih perlce makanan dan pakaian? Boekankah poela mereka perloe beli makanan dan pakaian lebih mahal, kalau mereka mesti beli makanan dan pakaian jang dimasoekkan dari loear Negara? Godam: Perkara pertama tjampoer tangan terhadap kaoem. kapitalist boleh djadi Hitler lahirnja, kelihatan lebih berkoeasa dari pada Roosevelt. Tetapi lahirnja sadja! Djoega Hitler terikat oleh kaoem kapitalist walaupoen kaoem kapitalist itoe dipak- sa menanam modalnja dalam perindoestrian perang. Bagaimana djoega perekonomian Djerman tetap tinggal kapitalis- tis. Tetapi tentangan barang dipakai itoe memangnja apa janz diseboetkan oleh Mr. Apal itoe adalah salah satoe koentji terpenting poela boeat memboeka rahasianja. RENTJANA NAZI. Barang-dipakai itoe tidak bisa terbatas pada barang pemboenoeh sesama manoesia sadja. Barang-dipakai seperi makanan dan pakaian teroes perloe boeat 70 djoeta Rakjat Djerman itoe. Kalau barang itoe ta' dibikin, maka Rakjat Djerman terpaksa mendatangkan barang itoe dari loear. Inilah jang mereka ta' setoedjoei. Politik NAZI kita kenal sebagai autarki, ialah menghasilkan barang atas dasar kekoea- tan (bahan dan tenaga), diri sendiri. Sebab ta' ada getah toemboeh di Djerman, maka mereka tjarilah roempoet jang zatnja bisa disaring dan ditjampoer dengan zat lain soepaja mendjadi karet. Karena Djerman amat kekoerangan minjak, maka mereka saringlah minjak itoe dari batoe-arang jang banjak didapat di Djerman. Kalau ta' ada oelat-soetera, maka mereka tjarilah poela toemboehan, jang bisa disaring dan ditjampoer zatnja mendjadikan soetera. Memang Djerman soedah terkenal sebagai NEGARA DJEMPOL dalam hal membikin ERSATZ ialah barang gantian itoe. Rentjana ekonomi Nazi memang dipoesatkan ke Ersatz ini. Kalau Djerman Nazi bisa mengadakan barang dipakai ite, beroepa ERSATZ, lebih moerah dari barang Loear jang dimasoekkan, maka akan djajalah siasat Djerman Nazi. Djadi RENTJANA EKONOMI NAZI dipandang dari pendjoe-Toke: roe politik bersifat Contra-Revolusioner kedalam dan impe- rialistis keloear. Inilah jang soedah dikatakan oleh Patjoel tadi, boekan? Dari pendjoeroe ekonomi, maka siasat Nazi roepanja berdasarkan penghasilan sendjata" dan ERSATZ. Godam: Tepat, Keh. Semoeanja membawa NAZI kemedan peranz, boekan?

Denmas: Terangkan begitoe, Dam! RENTJANA NAZI roepanja ren-

tjana perang! Rentjana ini memang tjotjok dengan semangat JUNKER alias Ningrat Djerman. RENTJANA NAZI itoe dalam garis besarnja memang djaja, boekan? Doenia ham- pir takloek pada Djerman Nazi. Kalau Negara, jang soedah roesak ekonominja dimasa perang doenia 1911 — 1918, seperti Dierman, dan diremoekkan poela, selama 14 tahoen sesoedah- nja perang itoe olch gentjetan Sekoetoe, kalau Ncgara jang koeroes kering senuatjam itoe, dalam lebih koerang 7 tahoen sadja bisa bangoen dan mengantjam seloeroeh doenia lainnja jang lebih koerang 30 x sebesar pendoedoek Djerman, boekankah ini berarti RENTJANA NAZI itoe djaja? Patjoel: Engkau ini bersabda seperti Zarathustra" sendiri, Denmas! Frederich Nietsche akan senjoem menerima engkau seperti "ubermensch" di Indonesia. Dan Von Bernhardi sendiri akan bangkit dari koeboernja memberi selamat kepada engkau! Boekankah begitoe Raden Mas Pandji Singodimedjo? Tetapi oentoeng poela Singa diatas medja sadja! Taringnja soedah ta' ada lagi dan koekoenja soedah toempoel poela! Ditoem-
poelkan imperialisme Belanda selama 350 tahoen.....
Paling banjak djoega bisa menangkap tjeroetoenja Van Mook sadja!!! Denmas: Boekan koemaksoed INDONESIA hendaknja bikin RENTJANA NAZI itoe, Tjoel! Boekan poela koemaoe berperang,
Tjoel.... Djangan bitjara begitoe, Tjoel....!
Tetapi RENTJANA NAZI memang berdasarkan Kontra Re-Toke: volusioner kedalam dan imperialistis keloear! Akibatnja ialah peperangan. Sesoenggoehnja peperangan ta' bisa dihindar-
kan oleh RENTJANA jang sematjam itoe.......
Tetapi bagaimana RENTJANA EKONOMI fascist ITALIA? Godam: RENTJANA fascisa ITALIA jang dipastikan boeat sekian tahoen (5 atau 3 tahoen) seperti di Russia dan Djerman ta' koekenal. Tetapi pasti Mussolini, bapanja aliran fascisme Doenia tjampoer tangan dalam oeroesan dalamnja kaoem kapitalist Italia. Lagi poela perekonomian Italia djoega be- roepa Contra Revolusioner kedalam dan imperialistis keloear. Ingatlah sadja semoea koempoelan dan rapat boeroeh jang diboebarkan oleh Mussolini dengan sendjata. Betoel perindustrian perang Italia ta' menterkedjoetkan dan menakoetkan Doenia seperti perindustrian Djerman. Tetapi Mussolini djoega memoesatkan perhatiannja kepada alat-perang, seperti kapal-terbang jang lebih tjepat dan lebih tangkas berdjoang. Tampaknja poela kaoem kapitalist Italia dan kaoem Ningrat Italia lebih terkendali oleh Mussolini daripada kaoem Kapitalist dan Ningrat Djerman oleh Hitler. Tetapi politik dan perekonomian Italia, ber-atau ta' ber-rentjana menoedjoe dan tiba pada Perang Doenia djoega. Demikianlah politik

ekonominja Djerman-Nazi, seperti djoega politik ekonominja Italia, jang didasarkan atas Kontra Revolusioner kedalam dan imperialisme keloear itoe berachir dengan Keroentoehan! Patjoel: Sekarang kita sampai kepada RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS"! Godam: Baiklah dibitjarakan dalam fatsal ISTIMEWA!

C. RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS.
Denmas: Soedah sampai kita sekarang ke RENTJANA EKONOMI berdasarkan SOCIALISME. Mr. Apal: Seperti biasanja tentoelah lebih dahoeloe kita mesti selidiki dalam soeasana bagaimana RENTJANA SOSIALISTIS itoe didjalankan. Pada soeasana itoelah tergantoengnja KEKOEASAAN dan TJARA mendjalankan rentjana itoe. Patjoel: Soeasana itoe tentoelah berhoeboengan dengan keadaan ekonomi dan politik, boekan? Mr. Apal: Benar keadaan sosial dan lain2 tentoelah terbawa oleh keadaan ekonomi dan politik itoe poela. Di. Inggeris sekarang keadaan politik-ekonomi itoe berlainan daripada di Russia tahoen 1927, ketika Pemerintah Soviet hendak mendjalankan rentjana ekonomi itoe. Inggeris mempoenjai Parlemen jang tertoea didoenia. Sedangkan Soviet Russia tahoen 1927 itoe beloem mengenal Pemerentahan setjara Parlementer itoe. Baroe sadja 10 tahoen Russia lepas dari Pemerintah Csar jang sewenang-wenang itoe. Inggeris mempoenjai klass-tengah jg. sedar dan akan menghalang-halangi sesoeatoe tindakan jang sosialistis. Russia ta' mempoenjai kelas-tengah jang koeat seperti di Inggeris itoe. Inggeris mempoenjai INDUSTRI BERAT dan MESIN-IBOE, ialah mesin pembikin mesin, jg. sempoerna boeat abad ke-20 ini. Russia tahoen 1927 mesti memoelai mengadakan INDUSTRI BERAT dan MESIN IBOE itoe. Patjoel: Ringkasnja Inggeris sekarang mempoenjai Parlemen. Russia tahoen 1927 ta' mengenal Parlemen. Inggeris sekarang poenja kelas-tengah ialah Contra-Revolusioner tersemboenji. Russia tidak atau sedikit mempoenjai, kalau dibandingkan dgn. Inggeris poenja mesin INDOEK jang sempoerna. Russia tahoen 1927 sama sekali tidak. Toke: Ja, kalau begitoe Inggeris ta' bisa menjoesoen RENTJANA EKONOMI itoe, setjara langsoeng, terpoesat dan mendjalankan rentjana itoe dengan tjepat, ja'ni kalau kaoem bordjoeis Inggeris jang insjaf dan koeat itoe meng-izinkan rentjana sosialistis itoe. Russia (1927) bisa menjoesoen dan mendjalankan rentjana itoe dengan tersoesoen, terpoesat pada satoe kekoeasaan, ialah kekoeasaan Proletar.

Mr.Apal: Inggeris mesti membagi-bagi kekoeasaan itoe diantara bordjoeis-Ningrat-atau Ningrat-Bordjoeis, dengan kaoem-tengah dan kaoem-boeroeh. Djadi disana ,seandainja" RENTJANA itoe disetoedjoei Rakjat, maka Parlemen mesti mempoenjai sebagian kekoeassan. Kemantrian sebagaian poela. Pakbon sebagian lagi. Serekat-tani, para-pembeli (consumer) dan sa- rekat kapitalistis ta' poela boleh ketinggalan. Makloemlah di Negara demokratis itoe semoea golongan dan sekalian jang berkepentingan ta' boleh dilampaui. Semoeanja mesti direm- boekkan lebih dahoeloe dan dimoepakati lebih dahoeloe. Di Soviet Russia taheen 1927 kaoem modal dan Ningrat itoe soedah lenjap sama sekali. Kaoem tengah, ahli dalam mengo- mong dan mengeritik itoe soedah ta' ada poela kekoeasaannja. Partai Komoenis jang memeloek semoea kekoeasaan dan ke- kajaan Negara dengan lekas dan setjara praktis bisa menjoe- soen rentjana sosialistis. mendjalankan dengan tjepat dan mengawasi serta-memperbaiki djalannja itoe menoeroet kepen- tingan satoe kelas sadja, ialah kelas pekerdja. Kalau Inggeris soedah melakoekan revolusi-sosialnja, apakah Toke: kelak KEKOEASAAN dan TJARA mendjalankan Rentjana-Ekonomi ta' akan sama dengan di Russia tahoen 1927? Godam: Djoega tidak! Sedjarah jang soedah dilaloei sesoeatoe Rakjat dan sesoeatoe Negara itoe teroes mempengaroehi djiwa dan tindakannja rakjat itoe. Sedjarah politik Inggeris akan teroes mempengaroehinja. Tiadalah orang Inggeris akan sama sekali iepas dari pengaroeh sedjarahnja jang berhoeboengan dengan iklimn Negaranja, soeasana politik, ekonomi, sosial dan keboedajaannja dizam n' lampau. Memang sedjarah dan soeasana itoe mengobah pcela Djiwa dan Lakoenja Rakjat itoe. Tetapi karena soeasana pada sesoeatoe tempat akan teroes berlainan deri tempat lain-oempamanja karena berlainan iklim: sadja-maka Djiwa dan Lakoenja manoesia berlain2 tempat itoe akan tetap mempoenjai tjorak sendiri sendirinja poela. Dalam garis besarnja Djiwa dan Lakoenja atau watak- nja manoesia itoe memang sama diseloeroeh moeka boemi ini. Tetapi dalam garis ketjilnja ada berlainan. Perhatikan sadja- lah Djiwa dan Lakoenja toeroenan berlainan bangsa dalam satoe Negara dimana berlainan bangsa itoe bersamaan atau hampir bersamaan Hak dan Kewadjibannja. Patjoel: Wah, Dam, reepanja engkau ini lari kentjang lagi menoeroen kelembah filsafat. Akoe mesti tangkap lengan badjoemoe dan bawa kembali engkau keperbandingan Inggeris dan Amerika dalam ekonomi dan politik. Engkau scedah madjoekan perbedaan dalam hal bentoeknja kekoeasaan jang akan mendjalankan rentjana itoe di Inggeris dan Russia. Tetapi kekoeasaan tetap kekoeasaan, boekan? Djadi mesti ada poela persamaan isinja pada kedoea Negara tadi, maka kedoeanja bisa dinamakan kekoeasaan.

Godam: Memang ada! Kekoeasaan atas RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS dikedoea Negara terseboet, sama2 mengandoeng tiga kewadjiban atau Djabatan. Patjoel: Apakah Djabatan jeng Tiga itoe? Pertama, Djabatan menjoesoen rentjana. Kedoea, mendjalan-Godam: kan rentjana. Ketiga, mengawasi rentjana. Di Negara demokratis soedahlah tentoe tiga djabatan itoe di-Toke: pisah-pisahkan poela. Godam: Memang begitoe. Di negara sosialistis seperti Russia, jg. di- perintahi oleh satoe Partai sadja, betoel tiga djabatan itoe diperbedakan, tetapi tiada dipisah-pisahkan seperti di Negara Demokratis Kapitalistis itoe. Denmas: Djadi jang membikin, mendjalankan dan mengawasi rentjana itoe orang itoe djoega. Djadi cempamanja kalau si ABCD. jang menjoesoen maka si ABCD. poelalah jang mendjalankan dan mengawasinja? Akibatnja tiadakah seperti dizaman jang selaloe ditjela itoc, ialah dizaman Sewenang-wenang, dimana kekoeasaan menangkap, memeriksa perkara, menghoekoem dan mendjatoehkan hoekoeman ditangannja satoe orang itoe djoega, atau beberapa bidji- orang ,sekontjoh"? Dalam partai Komoenis itoe boekannja ada 1 atau 4 orang Godam: sadja Denmas. Didalamnja Partai itoe semoeanja orang ten- toelah sama2 berpaham komoenis. Tetapi toh tidak satoe sadja pikiran, kemaoeari dan perasaan riboean kominis dalam Partai sebesar itoc! Lagi poela kalau saja ta' salah maka di Russia poen dipisahkan Djabatan menjoesoen rentjana itoe dengan Djabatan mendjalankan dan mengawasi. Patjoel: Bagaimana memisahkannja? Godam: Saja koerang nendapat keterangan dan banjak keloepaan. Tetapi saja pikir rentjana itoe disoesoen dipoesat. Tetapi penga- wasan dilakoekan dicaerah. Walaupoen dipisahkan, boekanlah pemisahan berlakoe seperti di Negara Kapitalistis. Baik dipoesat ataupoen daerah, jang berkoeasa itoe ialah satoe kelas, ialah kelas-proletar. Kepentingan mereka adalah satoe, ialan kepentingan kaoem proletar. Paham jang didjoendjoeng poen tjoema satoe sadja ialah kominisme atau sosialisme. Djadi kepentingan sama dan toedjoean sama. Toke: Sekarang soedah sedikit terang bagikoe apa badan kekoeasaan dan djabatan (function) masing2 kekoeasaan itoe. Kalau akoe ta' salah maka djabatan menjoesoen rentjana itoe berbentoek satoe Panitya atau Komisi. Djabatan mendjalankan rentjana itoe berbentoek satoe kemantrian. Achirnja djabatan mengawasi rentjana itoe berbentoek satoe penjelidikan. Godam: Benarlah begitoe!

Denmas: Kalau Djabatan menjoesoen itoe berbentock satoe Panitia, maka Panitia sematjam ini mesti diberi kekoeasaan penoeh boeat mentjari keterangan ini dan itoe dari semoea badan dan kantor pemerintah jang berhoeboengan, boekan? Teroetama poela jang berhoeboengan dengan Ekonomi. Pekerdjaan menjoesoen atau lebih tegas, pekerdjaan menaksir ini mestinja pekerdjaan ahli. Patjoel: Tetapi kalau Djabatan atau Panitya Penjoesoen soedah mem- bikin sesoeatoe rentjana siapakah jang mesti memoetoeskan betoel atau tiiaknja taksiran Panitya itoe? Denmas: Tentoelah para ahli tadi bersama-sama dengan pengoeroes industri. Mr. Apal: Pemerintah dan Dewan Perwakilan boekankah mesti ikoet poela meroendingkan dan memoetoeskan benar atau tidaknja taksiran Panitya itoe? Godam: Para ahli, para Pengoeroes Industri, Kemantrian beserta Dewan Perwakilan Rakjat memangnja mesti ikoet beroending dan memoetoes. Tetapi djoega ta' boleh loepa wakilnja kaoem Pekerdja jang terscescen, dalam berbagai-bagai Pakbon. Apa- lagi wakilnja kaoem pemakai, konsoemer jang djoetaan itoe ta' boleh poela ditinggalkan. Kebanjakan mereka jang diseboet dibelakang ini soedan tersoesoen dalam koperasi. Adjaklah pocla para wakil koperasi itoe beroending dan memoetoes! Ingatlah bahwa RENTJANA itoe ialah boeat masjarakat se- loeroehnja. Boekanlah boeat satoe golongan sadja, berapapoen besarnja golongan itee. Mr. Apal: Achirnja Djabatan Pengawas itoe mestilah mempoenjai pe- njelidik jang bepergian kesana kesini. Godam: Mestinja begitoe. Denmas: Sekarang soedahlah terang begitoe KEKOEASAAN atas RENTJANA EKONOMI itoe. Nanti akan diroendingkan poela TJARA mendjalankan rentjana itoe. Tetapi sebeloemnja itoe baik djoega kau berikan sekali lagi ketetapan (definisi)-nja RENTJANA itoe. Mr. Apal: Doeloe soedah ditetapkan bahwa: RENTJANA EKONOMI ialah daja-oepaja me-masjarakatkan, Alat-Penghasil, Pengha- silan, Pembagian Hasil, Gadji dan Hidoep-Sosial. Godam: Benar. Definisi ini memangnja soedah tjoekoep. Tetapi ada definisi jang lebih penoeh dan lebih tjotjok dipakai menaksir. Tjobalah seboetkan! Patjoel: Godam: RENTJANA EKONOMI, ialah Oeroesan perekonomian jang teratoer dengan maksoed soepaja Prodoeksi tjotjok dengan Konsumsi, serta berdasarkan hidoep sama-rata dan tolong- bertolong.

Patjoel: Betoel. Ekonomí itoe mestínja teratoer, boekan lagí anarchís- tis, seperti dizaman kapitalisme. Produksi mesti di-imbangkan dengan konsumsi. Dengan begitoe maka krisis itoe terhindar. Dasarnja ialah sama-rata dan tolong-bertolong. Memang ini dasar sosialisme. Toke: Terang semoeanja boeat akoe. Sekarang TJARANJA hitoeng menghitoeng dalam pekerdjaan mentjotjokan hasil dan pemakaian itoe. Godam: TJARA jang gampang dan pasti itoe tentoelah tak ada. Rentjana itoe berarti djoega satoe taksiran. Semoea taksiran itoe mengandoeng kesilapan. Sedangkan menaksir banjak te- lor jang akan menetas sadja, boekannja satoe perkara jang selaloe bisa dilakoekan dengan tepat. Apalagi menaksir banjaknja hasil jang mistinja tak lebih dan tak koerang dari pemakaian dalam sesoeatoe Negára. Menaksir dalam hal ini selaloe berarti mentjoba menghitoeng lebih dahoeloe. Patjoel: Teroeskan Dam. Tetapi hendaknja lebih mengenai boekti jg. njata. Godam: Beloem bisa akoe berbitjara njata-pasti Tjoel. Lagi satoe perkara jang misti koekemoekakan sebagai petoendjoek boeat sesoeatoe RENTJANA Tjoel. Patjoel: Petoendjoek apa poela lagi, Dam? Godam: Lebih gampang pekerdjaan taksir menaksir boeat satoe Negara. Agak ketjil tetapi mempoenjai bahan lengkap, dari pada satoe Negara Besar jang pendoedoeknja rapat dan ta- karan hidoepnja rendah. Gadjinja rendah, persaingan antara tenaga dan tenaga amat haibat. Patjoel: Beloem koelihat seloeroehnja arti kalimat itoe. Tetapi soedah koerasa. Boekankah gadji itoe perloe boeat membeli hasil? Djoemlah harga hasil misti sama dengan djoemlah gadji. Makin tinggi gadji makin bisa ditinggikan hasil. Makin rendah gadji, makin soesah meninggikan hasil. Boekan? Godam: Sampai sekian benar Tjoel. Simpoelan ini boleh kita pakai sebagai pedoman. Simpoelan jang kedoea: Sebeloemnja tjoe- koep banjaknja industri enteng, sesoedah kita menimboelkan industri-berat, industri-Induk. Toke: Ini akoe bisa tangkap artinja. Sebeloemnja beloem lagi tjoe- koep banjaknja pabrik teh, pabrik kina, pabrik kain, obat-obatan, minoeman d.sg. sebeloemnja itoe, tentoe soesah boeat mengadakan MESIN INDOEK, jang misti bikin-mesin boeat pabrik teh, kina, kain, obat-obatan, minoeman d.l.l. itoe. Boe- kanlah poela hasil PABRIK IBOE mistinja seimbang dengan hasil jang beroepa mesin boeat indoestri ringan?

Godam: Tepat, Keh! Petoendjoek jang ketiga ialah: industrialisasi, atau rentjana menakar NEGARA-PERTANIAN itoe mendja- di NEGARA-PERINDUSTRIAN lambat djalannja pada per- moelaan, tetapi semakin lama semakin tjepat. Mistinja begitoe Dam. Tak bisa dilakoekan sekali djalan sadja. Toke: Tjobalah se-Apalagi petoendjoek jang perloe diperhatikan. boetkan! Godam: Penting poela artinja boeat Indonesia ialah: NEGARA ketjil tak bisa mengadakan RENTJANA jang sempoerna, terpisah dari NEGARA besar. Negara ketjil itoe misti bergaboeng dengan negara Besar!Djadi boeat negara Ketjil soesahlan kalau tak, moestahil mengadakan EKONOMI TERATOER itoe. Toke: Gampang dimengerti Dam! Bagaimana Negara Ketjil bisa memakai Mesin Raksasa, Mesin modern, jang hasilnja melam- boeng tjepat dan tinggi, kalau Rakjatnja sedikit! Boekankah rakjatnja jang pertama misti djadi pembeli? Negara Asing tak selaloe bisa diharapkan. Negara Asing berhak dan moeng- kin menoetoep pintoe-pasarnja sewaktoe waktoe. Satoe RENTJANA PENGHASILAN jang pasti, misti didasarkan poela atas pembelian, ialah pemakaian jang pasti. Terlampau koe- rang pembeli kaloetlah RENTJANA jang semolek-moleknja diatas kertas itoe! Patjoel: Koelihat, dalam hal djoeal beli memangnja engkau Djempol djoega, Keh. Tidak pertjoema roepanja engkau ni bekas toke! Toke: Perkara doeloe, tinggal doeloe, Tjoel! Boekankah akoe bankroet sebab ikoet ikoet Godam poela dalam pergerakan. Patjoel: Tak apa bankroet itoe Keh. Nanti koe-oesoel engkau djadi Mantri RENTJANA EKONOMI! Toke: Memangnja akoe ni bergerak boeat tjari pangkat, Tjoel! Djangan gitoe Tjoel. Mr.Apal: Semoea petoendjoek itoe memangnja perloe. Sekarang tjobalah bentangkan technik-nja MENAKSIR itoe, ialah menjoe- soen RENTJANA itoe! Godam: Berat rasanja, Pal. Terlampau banjak jang misti diroending- kan! Patjoel: Ambil sari-perkara sadja atau perkara-sari sadja! Toke: Loe! Lihat si Patjoel djadi ahli filsafat poela! Godam: Karena sarinja RENTJANA itoe ialah menaksir hasil jang tjotjok dengan pemakaian, maka perloelah di-rentjanakan: le INDUSTRI oemoemnja, 2e mesin, ialah choesoesnja. Kedoea- nja misti ditjotjokkan dengan 3e ialah gadji dan 4e perda- gangan masoek dan keloear Negara.

Toke: Moedah koemengerti kalau kau soesoen begitoe Dam! Misti- njalah jg. le jaitoe industri itoe (termasoek djoega pertanian), jang tentoelah bergantoeng pada kekoeatan mesin (2e) itoe, di-imbangkan, ditjotjokkan dengan 3e. ialah gadji. Boekankah djoemlah harga hasil misti sama dengan djoemlah gadji? Dalam hal kekoerangan mesin maka hendaklah kita periksa hasil atau barang bahan jang bisa didjoeal diloear negara (export), boeat memasoekkan barang-mesin jang koerang boeat dibeli (import). Ringkasnja kita tjotjokkan dengan 4e. Patjoel: Sekarang leksanakanlah penaksiran itoe, Dam! Godam: Pertama, periksalah industri jang ada poen periksalah lebih dahoeloe apakah serta paberik, boleh ditoekar menghasilkan barang jang lain. Boekankah pabrik oto itoe kalau sedikit ditoekar bisa mendjoedi pabrik mesin kapal terbang? Periksa lagi apakah satoe.tjabang industri anak menghasilkan lebih atau koerang boeat keperloean Negara. Apakah harga itoe koerang dari harga barang asing jang didjoeal dalam Negarn. Kalau hasil itoe memang lebih moerah dan melebihi keperloean Negara, maka hasil-lebih itoe boleh didjoeal diloear Negara boeat membeli barang jang koerang. Toke: Pendeknja oekoerlah kekoeatan industri-awak. Kalau hasilnja bisa lebíh dari keperloean anak dan harganja tjoekoep moerah, maka keloearkanlah hasil-lebih itoe boeat pembeli jang koerang, mesin atau barang dipakai. Kalau perloe boeat dipakai sendiri atau didjoeal diloear Negara toekarlah kalau bisa — satoe pabrik boeat barang ini mendjadi pabrik boeat menghasilkan barang lain. Godam: Sesoedahnja ditindjau kekoeatan industri anak itoe, tjotjok- kanlah djoemlah pekerdja dengan djoemlah industri jang ada atau akan diadakan. Kemoedian periksalah poela apakah ada pabrik lapoek. Jang saja maksoedkan dengan pabrik lapoek itoe, ialah pabrik jang lebih banjak memakai ongkos kalau dipakai daripada meroesakkan pabrik itoe sama sekali. Jang lapoek itoe baik diroentoehkan sadja. Anggaran ongkosnja pabrik-lapoek itoe boeat mengadakan hasil baik dipakai sadja boeat mendirikan pabrik baroe. Denmas: Seboetkanlah djoega nama industri jang teroetama Dam, soe- paja kita sedikit mendapat pemandangan. Godam: Akoe soesoen sadja begini: Pabrik boeat bangoenan roemah, gedong, djembatan, dll. Pabrik boeat perhiasan roemah, tikar, tjet dinding d.s.g., djam, makan,an minoeman d.s.g.. Pabrik boeat kain, benang-pentjeloepan dll. Pabrik boeat pengangkoe- tan, kereta, oto, kapal air dan oedara, badja, besi dll. Tam- bang arang, minjak, besi, timah, tembaga, bauxite, d.s.g. dgn. Pabrik obat-obatan dll. Di Indonesia djoega pabrik teh, kina, kopi, goela, karet dll.

Tjoekoeplah rasanja kita menindjau kekoeatan industri awak. Toke: Djadi pabrik jang koerang ditambah dan pabrik jang meng- hasilkan lebih, didjoeal hasil lebihnja itoe boeat pembeli pabrik jang koerang. Sekarang tindjaulah permintaan (demand) berhoeboeng dengan keperloean pembeli. Godi.m: Ingatlah bahwa keperloean itoe bertoekar kalau takaran hidoep itoe bertoekar poela. Pastikan Dam! Patjoel: Godam: Kalau sesandainja gadji seseorang tjoema f 0,50 sehari, boe- kankah jang dipikirkannja tjoema makanan sadja? Kalau gadjinja mendjadi f 2,— baroelah dipikirkannja membeli ka- in. Kalau takeran-hidoepnja bertambah poela baroelah dia memikirkan membeli vulpen, speda, gramopon, radio, oto dsg. Sepadan dengan naiknja takaran-hidoep setingkat demi setingkat bertoekarlah poela keinginan dan keperloean sipem- beli. Toke: Memang, bermoela sekali dipikirkan oleh si Pembeli ialah barang jang paling diboetoehi. Kemoedian baroe dipikirkan membeli barang boeat setengah kemewahan. Achirnja barang boeat kemewahan semata-mata. Godam: Tjoema ada satoe lagi penindjauan ialah menindjau apakah barang jang dihasilkan industri-awak itoe tjoekoep ataukah tidak boeat kita! Toke: Kalau tak tjoekoep bagaimana? Godam: Djika perbedaan ongkos sesoeatoe barang jang awak bikin dengan harga-pasarnja barang itoe tetapi dimasoekkan dari loear, lebih besar dari perbedaan ongkos awak dengan harga barang itoe dipasar awak, maka baiklah barang itoe dibikin di Negara Awak, walaupoen ongkos pada permoelaan membikinnja sedikit besar. Patjoel: Tegaskap dengan angka, Dam! Amat tinggi tergantoeng kalau kausoesoen begitoe! Godam: Kalau ongkos barang awak oempamanja 18 sen dan djoealan barang asing mematjam itoe djoega dipasar awak 28 sen, djadi perbedaannja adalah 10 sen. Kalau ongkos barang awak itoe 18 sen djoega, tetapi djoealan dipasar awak tjoema 20 sen, djadi perbedaannja tjoema 2 sen, maka baiklah barang itoe dibikin sendiri, walaupoen soesah membikinnja dan ongkosnja bermoela lebih mahal. Toke: Semoea permoelaan itoe soesah sekali. Betoel lambat membi- kin sesoeatoe pada semoea permoelaan itoe. Lagi poela banjak barang- (bahan) diboeang-boeang, Waste" istilah inilah jg. dipakai dalam ekonomi! Sebab itoelah ongkosnja tinggi poela. Dengan bertambahnja lama pengalaman berkoeranglah barang terboeang boeang (waste) tadi. Djadi kalau diteroeskan mem-

bikin barang sematjam itoe besarlah pengharapan kita lam- bat laoen akan mendapatkan tjabang industri nasional baroe, jang baik dan moerah hasilnja. Tetapi bagaimana kalau perbedaan harga tadi sebaliknja? Godam: Ja, baik kaudjawab sendiri, Keh. Toke: Kalau sebaliknja, boekankah ini berarti barang-barang itoe, lantaran bermatjam-matjam sebab, ta' mengandoeng harapan akan bisa kita bikin lebih moerah dari barang asing, walau- poen pengalaman diperbanjak. Barangkali lantaran bahannja soesah didapat, atau lain-lain sebab. Dalam hal ini, akoe pikir baiklah barang sematjam itoe kita datangkan dari loear Negara sadja! Toh tak ada salahnja bertindak begitoe asal sadja tjotjok dengan oendong ekonomi? Godam: Memang begitoe Dam. Manfaatnja djoega banjak boeat per- hoeboengan baik antara satoe Negara dengan Negara lain. Perdagangan itoe adalah satoe perkara jang merapatkan Bangsa dengan Bangsa, Negara dan Negara. Tak perloe se- moeanja barang itoe kita sendiri jang membikin. Asal INDUS. TRI IBOE sempoerna ditangan kita, tak ada salahnja kalau hasil barang industri enteng kita datangkan dari loear. Jai- toe kalau ongkos sendiri membikinnja akan terlampau tinggi dibanding dengan ongkos loear Negara. Tetapi baiklah djangan kita landjoetkan persoalan ini. Baiklah kita roendingkan sekarang perkara TJARA memba- gikan gadji. Penting boekan? Patjoel: Tentoelah penting sekali! Godam: Bermoela maka pembagian gadji itoe boleh didjalankan atas doea matjam. Pertama pada tingkat sosialisme, jang soedah sampai ketingkat kominisme. Kedoea pada tingkat sosialisme itoe sendiri. Pada tingkat kominisme: Tiap-tiap orang itoe bekerdja menoeroet ketjakapannja, dan mengambil hasil sesoekanja. Inilah tingkat tertinggi dan beloem tampak kapan akan tertjapainja tingkat ini. Tetapi sebagai pedoman hidoep maka ideal, idaman pembagian setjara koministis itoe perloe se- nantiasa dipertjermin. Patjoel: Apakah tjara pembagian ditingkat kedoea? Godam: Tingkat ini kita tjapai, apabila kita sampai ketingkat sosía- lisme, ialah apabila semoea alat penghasilan dalam masjarakat kaptalisme soedah di miliki oleh masjarakat. Pada tingkat ini moengkin dipakai wang dan gadji dibajar menoeroet ketjakapan sipekerdja". Djadi sipekerdja masih menerima gadji. Tetapi moengkin poela pembagian itoe sebagian beroepa gadji ja'ni menoeroet ketjakapan, dan sebagian lagi beroepa bagian sosial". Jang terachir ini berarti bahwa pembagian itoe rata boeat orang dewasa serta rata poela boeat kanak-kanak. Bagian ini ialah bagian tiap2 anggota masjarakat jang kerdja.

Ini misalnja sadja! Tiap2 Negara sosialistis dalam keadaan istimewa boleh poela mengambil tindakan istimewa. Asalnja sadja kita djangan loepa akan pedouan kominisme diatas. Toke: Kita andaikan sadja, kita memakai sistem-kembar ini, jani sebagian dibajar sebagai gadji dan sebagai bagian-sosial". Barangkali ini tjotjok dengan tingkat pertengahan (compro- mis). Tetapi bagaimana menaksirnja? Godam: Agak soesah sedikit menerangkannja dengan pendek. Tetapī perloe djoega diberikan garis kasarnja pembagian harta- pentjaharian Negara berdasarkan sosialisme pada tingkat pertengahan itoe. Andaikan satoe Negara! Andaikan dalam Negara itoe ada

25.000.000 kaloewarga, terdiri dari iboe-bapa dan 2 anak be- loem balig. Andaikan djoemlah pentjaharian -Negara itoe setahoen ber- harga f 4500.000.000. Andaikan bagian-sosial" djoemlahnja seharga f 2000.000.000 Andaikan boeat keloentceran mesin setahoen ,, 500.000.000 Andaikan boenga wang dan sewa dihapoeskan djadi, 000. Oentoeng jang dibagikan pada kapitalist soedah dihapoeskan
poela, 000.

Djcemlah f 2500.000.000 = f 2500.000.000 Djadi sisa boeat gadji: f 2000.000.000

Jang f 2000.000.000 itoelah jang akan dibagikan kepada pekerdja menoeroet ketjakapan, kepada 25.000.000 keloewarga tadi. Toke: Djadi gadji itoe masih bertinggi berendah menoeroet ketjakapan, boekap? Memang kalau tak begitoe jang radjin djadi malas, sebab manoesia sekarang masih mempoenjai semangat perseorangan. Tetapi kalau hasil soedah melamboeng dan di- dikan sosialisme soedah lebih mendalam, maka sistem-gadji ini bisa dihapoeskan sama sekali. Djadi nanti tiap2 pekerdja akan menerima bagian-sosial"-nja. Boekankah begitoe, Dam? Tetapi bagaimana roepanja bagian sosial itoe?

Godam: Apabila tiap-tiap orang soedah mendjalankan kewadjibannja sebagai anggota masjarakat, maka iboe-bapa mendapat oem-
pamanja 2 x f 4 = (seminggoe) .... f 8.
anaknja 2 orang mendapat 2 x f 4. (seminggoe) = 8.

4.
bapanja kerdja istimewa f 4. Djoemlah (seminggoe) =... f 20.— Djadi satoe boelan 1 keloearga tadi mendapat f 80. Misalnja sadja! Bagian setiap keloearga tentoelah mesti ber- hoeboengan dengan banjaknja pendoedoek poela, djoemlah hasil Negara, takaran hidoep dan sebagainja. Ini garis besarnja sadja, sebagai tjontoh. Ada lain banjak perkara jang ber- sangkoetan. Tetapi boekanlah akoe menoelis BROSIRE lagi kalau koeteroeskan. Toke: Djadi sebagai tjermin sadja! Bagaimanakah keadaannja RENTJANA EKONOMI INDONESIA? Patjoel: Toenggoe doeloe, Keh! Engkau ini pada peroendingan ini koelihat terlampau giat. Kalah kegiatan Mr. Apal, Denmas dan akoe dikoempoel mendjadi satoe. Roepanja engkau tertarik be- toel oleh RENTJANA EKONOMI ini. Tetapi mesin sekalipoen memboetoehkan bensin. Apalagi Godam, jang ta' berhentinja diserang oleh pertanjaan dari kanan kiri.

V. RENTJANA EKONOMI OENTOEK INDONESIA.
Patjoel: Sekarang kita soedah sampai kelangkah penghabisan. Tibalah waktoenja boeat kita memeriksa semoea kemoengkinan oentoek melaksanakan RENTJANA EKONOMI itoe dikepoelauan Indonesia ini. Baiklah Mr. Apal sadja membentangkan SOEASANA politik, ekonomi dan sosial di Negara ini. Toke: Tjoel Tadi akoe kautoedoeh akoe terlampau giat. Memangnja koe akoei sadja, bahwa semangatkoe masih meloeap. Semoea- nja sjarat boeat meoeraikan soeasana itoe masih segar-boegar dalam peringatankce. Izinkanlah akoe mentjoba membentang- kannja. Patjoel: Benarlah poela oesoelmoe itoe, Keh. Boekankah kita ini tjalon

goeroe kaoem proletar jang sebagian besar itoe beloem lagi

sedar? Toke: Tentangan soeasana itoe banjak koelihat persamaan Indonesia ini dengan Russia. Pertama, Russia ta' mempoesakai SISTEM parlementer. Indonesia djoega tidak. Kedoea, Russia tidak mempoenjai klas-tengah jang koeat boeat menghalang-halangi tin- dakan sosialistis. Poen Indonesia tidak mempoenjai. Russia boleh dikatakan ta' mempoenjai MESIN INDOEK. Demikian- lah djoega Indonesia.

Mr. Apal: Memang semoea persamaan jang kauseboetkan itoe benar. Tetapi ada perbedaan besar, jang djoega berhoeboengan dengan soeasana itoe. Pada tahoen 1928 (?) ketika Russia mendjalankan rentjana 5 tahoen, dia soedah lebih koerang 10 tahoen mempoenjai Pemerintah jang Koministis. Semoea kekoeasaan ada ditangannja kaoem proletar. Bagaimana Indonesia sekarang? (November 27-1945) Soera- baja, kota perindustrian terbesar di Indonesia sedang dihan- tjoerkan Inggeris, Nica dengan pelor dan bom, dari darat, laoet dan oedara. Kita sedang membela kemerdekaan kita dengan sendjata jang beloem sampai 1% dari sendjata moesoeh banjaknja dan kwaliteitnja. Bagaimana bisa kita menjoesoen dan mendjalankan RENTJANA EKONOMI jang sempoerna boeat kita? Mr. Apal: Moelanja akoe sendiri maoe mengoesoelkan RENTJANA dalam waktoe kita diserang dengan haibat itoe. Tetapi dibela- kangnja akoe mengerti, bahwa akoe terlampau banjak dipe- ngaroehi boekoe". Sesoedah akoe tjoba berhoeboengan dengan keadaan jang sebenarnja, maka baroelah akoe insjaf, bahwa akoe terlampau tinggi melajang diawang-awang. dan Patjoel: Kalau koeingat peroendingan lampau tentangan dasar techniknja RENTJANA itoe, sebenarnjalah sesoeatoe mak- soed mengadakan RENTJANA jang sempoerna ataupoen se- tengah sempoerna, adalah impian belaka. Kalau ada REN. TJANA dan mestinja ada rentjana, maka rentjana itoe mestinja ta' koerang dan ta' lebih dari RENTJANA EKONOMI BERDJOANG. Toke: Tepat, Tjoel! Seboetkan lagi sarinja dasar dan technik RENTJANA itoe! Patjoel: Dasarnja RENTJANA itoe ialah menjotjokkan Prodoeksi dengan konsumsi. Techniknja ialah menindjau keadaan: le. indoestri, 2e. kemesinan, 3e. gadji dan 4e. perdagangan loear Negara. Baik dalam hal indoestri BERAT, ataupoen dalam indoestri- ringan kita banjak sekali kekoerangan mesin. Barang bahan kita benar poela lebih dari tjoekoep boeat didjoeal diloear Negara. Djoealan itoe bisa dibelikan kemesin jang koerang Tetapi perdagangan dengan loear Negara sama sekali terpoe- toes. Lagi poela perindoestrian Indonesia, sebagai poesaka dari Imperialisme Belanda amat pintjang. Pabrik boeat barang dipakai seperti kain dan lain2 baroe pada tingkat per- moelaan. Tetapi tambang, pabrik dan kebon boeat menghasil- kan barang jang didjoeal diloear Negara, seperti teh, kopi, goela, minjak, timah, mas dan lain2 lebih dari pada tjoekoep. Dibawah telapak serdadoe Djepang banjak poela mesin jang diroesak atau diangkoet keloear Indonesia.

Indonesia dan doenia loear seolah-olah dipisahkan oleh djoe- rang jang dalam dan lebar. Indonesia kekoerangan mesin dan kain tetapi kebanjakan barang bahan. Doenia loear sanggoep mendjoealkan mesin pada kita dan memboetoehkan bahan dari kita. Tetapi perniagaan sama sekali terhenti. Djoe- rang tadi ta' bisa atau beloem bisa di-djembatan-i, selama Inggeris-Nica menjerang Indonesia dan menghantjoer-leboer- kan kota Indonesia. Denmas: Nah, sekarang Djeroek Bali" jang kauhidangkan, Tjoel! Se- gar-boegar! Soedah pandai poela engkau memakai perkataan seolah-olah dan gambaran. Tetapi engkau djangan memikir- kan RENTJANA EKONOMI jang moderen, jang sempoerna sadja, Tjoel! Boekankah dimasa perang inipoen kita mesti mengadakan RENTJANA? Dalam arti istimewalah dalam soeasana perang inilah kita mesti mengadakan RENTJANA. Toke: Djadi, rentjana itoe mestinja, seperti soedah kita seboetkan diatas, ialah RENTJANA EKONOMI BERDJOANG. Godam: Benarlah, begitoe. Kita mesti toenda rentjana besar-besaran, dan rentjana bertoedjoean djaoeh. Rentjana jang akan mem- bawa kita kezaman sentosa ialah apabila kita soedah mempoenjai INDOESTRI BERAT, INDOESTRI IBOE. Apabila kita soedah mempoenjai MESIN PEMBIKIN MESIN, ialah MESIN pembikin lokomotip, pembikin mesinnja oto, kapal air dan kapal terbang, baroelah boleh kita tidoer dengan perasaan lebih aman dan meninggalkan anak tjoetjoe dan Negara kita dengan hati-aman-tentram. Sebeloemnja keadaan itoc tertjapai, beloemlah berapa artinja sesoeatoe kemerdekaan 100% jang kita toentoet itoe. Patjoel: Tetapi kemerdekaan 100% itoelah poela jang sanggoep mem- beri kesempatan kepada Negara kita boeat mendirikan MESIN IBOE dan INDOESTRI BERAT NASIONAL boekan? Godam: Benar Tjoel! Sebab itoe rentjana kita sekarang ialah rentjana ekonomi berdjoang boeat mentjapai kemerdekaan 100% itoe lebih dahoeloe. Bermoela baiklah diperingatkan soeasana sekarang ini, tegasnja ialah soeasana dalam perdjoeangan. Denmas: Apa perkara jang penting jang tampak dimatamoe dalam soeasana berdjoang ini, Dam? Godam: Banjak perkara jang bisa mendjadi sebab kemenangan atau kekalahan kita dalam perdjoangan jang maha-dahsjat ini. Maha-dahsjat ialah berhoeboeng dengan banjak kekoerangan kita dalam perdjoangan. Kekoerangan ini kelak akan koe- oeraikan lebih djelas dalam BROSIRE bernama MUSLIHAT. Disini koekemoekakan beberapa perkara jg. mengoentoengkan kita sadja. Karena perkara ini langsoeng bersangkoetan dengan fatsal ini ialah RENTJANA EKONOMI BERDJOANG.

Patjoel: Djadi berhoeboeng dengan rentjana ekonomi berdjoang ini menoeroet pikiranmoe ada berapa perkara jang mengoentoeng- kan kita. Tjobalah seboetkan atau oeraikan poela perkara itoe pandjang lebar. Godam: Beloemlah sampai temponja boeat mengoeraikan perkara itoe Baiklah diseboetkan sadja semoeanja itoe. pandjang lebar. Kalau perloe disana sini koetambah sedikit penerangan. Toke: Moelailah, Dam! Godam: Semoeanja adalah empat perkara jang njata mengoentoeng- kan kita itoe. Makin tahan lama kita berdjoang, makin njata poela keoentoengannja. Perkara itoe: le. Iklim. Lantaran ta' ada moesim dingin di Indonesia, ta- naman toemboeh 12 boelan setahoen, sedangkan dinegara dingin tjoema 6 boelan. Makanan moedah disiapkan, di- rentjanakan dan pakaian tjoema sedikit jang kita per- loekan. Dipinggir-pinggir atau pinggang goenoeng kita bisa hidoep dalam pondok ketjil meneroeskan perdjoangan, menghindarkan pesawat oedara. 2e. Pendoedoek Indonesia amat banjak. Boeat-dibelakang dan didepan medan-peperangan lebih dari tjoekoep banjaknja pradjoerit. Kalau dari Rakjat jang 70 djoeta itoe diambil 10% orang terkoeat sadja, kita soedah bisa mendapatkan 7 djoeta pradjoerit boeat garis depan. Jang 7 djoeta lagi boeat garis belakang. Beloem lagi terhitoeng kaoem wa- nita jang amat penting boeat perdjoangan ini. 3e. Moral pradjoerit amat menggembirakan. Semangat boeat membela kemerdekaan dan keichlasan berkorban boeat kemerdekaan beloem pernah ternjata dan oemoem seperti sekarang. Lebih soesah boeat seseorang pemimpin perang menahan pradjoeritnja bertaroeng daripada menjoeroeh- nja bertaroeng. Bereboet-reboet pradjoerit jang maoe kegaris depan, walaupoen sendjatanja dalam serba kekoe- rangan. 4e. Keadaan internasional amat memoeaskan. Beloem pernah doenia internasional menaroh sebegitoe banjak perhatian kepada persoalan kemerdekaan Indonesia daripada sekarang ini. Soeara oemoem sehari demi terdengar keras demi keras. Sebagian besar kaoem boeroeh dan sebagian dari kaoem liberal doenia semakin menantang imperialis- me Inggeris-Belanda dengan perkataan dan perboeatan. Semangkin lama rakjat Indonesia berdjoang semangkin besar kemoengkinan soeara oemoem akan memaksa impe- rialisme Inggeris-Belanda memperhentikan penjembelihan besar-besáran di Indonesia.

Toke: Djadi berhoeboeng dengan 4 perkara itoe moeslihat apakah jang mesti didjalankan dan RENTJANA EKONOMI BERDJOANG manakah jang baik dipakai? Godam: Terang moeslihat berdjoang jang baik ialah moendoer madjoe, moeslihat gorilla. Moendoer kalau berdjoempa dengan jang amat koeat. Madjoe dan terkam kalau moesoeh lengah dan koerang koeat. EKONOMI BERDJOANG ialah menghasilkan dan mengatoer hasil boeat perang-lama. Ingatlah makin ta- han lama perdjoangan ini, makin baik boeat kita. Boeat moesoeh makin silau matanja menantang obor-kebenaran, makin lemah oerat-sarafnja mendengarkan protest oemoem didoenia dan makin kosong kasnja boeat melandjoetkan penjerangan- biadab ini. Achirnja pemerintah tjeroboh-imperialistis itoe akan didjatoehkan oleh protes dan aksi-oemoem, jang ingin damai didoenia ini! Toke: Apakah perkara ekonomi jang penting boeat perang lama? Boeat RENTJANA jang lebih landjoet periksalah semoea Godam: sjaratnja RENTJANA EKONOMI dalam fatsal jang baroe

kita oeraikan, ialah ,RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS"!

Perkara jang menjolok mata dimasa berdjoang ini, ialah: le. menambah makanan dan pembagian makanan. 2e. mendirikan peroesahaan tenoen dan membagikan hasilnja. 3e. mendirikan pondok ditempat aman sebagai persiapan boeat pendoedoek kota. 4e. mengatoer pertoekaran barang. 5e. mempersiapkan perhoeboengan dengan loear Negara. Toke: Apakah tindakan jang pertama mesti diambil? Patjoel: Saja pikir mengadakan, le. Panitya menaksir, 2e. Djabatan mendjalankan taksiran atau Rentjana, dan 3e. Badan Penje- lidik. Godam: Tepat Tjoel! Sebenarnja ta' perloe saja oeraikan lagi apa tindakan sesoedahnja mengadakan Badan itoe mesti diambil. Semoeanja itoe soedah terkandoeng dalam fatsal rentjana ekonomi sosialistis tadi. Tjoekoeplah disini kalau diseboetkan, bahwa sesoedahnja Badan Kekoeasaan tadi dibentoek, maka hendaklah diadakan penaksiran itoe selekas moengkin. Sebenarnjalah mesti ditjotjokkan semoea hasil makanan, pa-Toke: kaian dan perkakas peroemahan (diloear kota) dengan keperloean boeat Djawa seloeroehnja dengan keperloean dan permintaan. Kalau ada kekoerangan tjobalah tjari akal boeat menambahnja. Barangkali kebon ini mesti ditanami ini dan pabrik ini mesti ditoekar dengan pabrik itoe. Sesoedahnja itoe adakanlah pendaftaran, boeat semoea djenis pekerdja, seperti pekerdja besi, kain, kereta, tambang dan lain2. Tiap- tiap djenis pekerdja itoe mesti dibagi poela menoeroet kepan-

daiannja. Diantara pekerdja besi oempamanja berapa banjak toekang leboer, toekang las dan sebagainja.Baroe kita men- dapat pemandangan tentang banjak dan kesanggoepannja kaoem pekerdja kita, apabila kita soedah mempoenjai Daftar jang sempoerna. Baroe poela kita bisa mengerahkan pradjoerit-pekerdja kita ketempat jang perloe, kalau kita soedah mempoenjai pendaftaran jang sempoerna itoe. Godam: Kalau tindakan terseboet diatas soedah didjalankan di Djawa, soedahlah tentoe Sumatra, Borneo, Soelawesi, Maloekoe, Soenda Ketjil akan mengikoet. Sebab itoe semoea tindakan di Djawa itoe mestinja tepat tjepat. Memang begitoe, Dam! Indonesia ini boekannja Djawa sadja. Toke: Memangnja perhoeboengan kita dengan Seberang kini amat terganggoe. Tetapi kalau maksoed dan toedjoean itoe sama, persatoean dalam mengambil tindakan bisa didapat. Seberang seperti biasa siap setia akan mengikoeti Djawa. Denmas: Kalau kita dari semoelanja REPOEBLIK didirikan sedikit sadja bisa memandang kedepan dan pegang tegoeh makna dan akibatnja KEMERDEKAAN itoe, kita tentoe soedah mempoenjai RENTJANA EKONOMI BERDJOANG itoe. Dengan itoe kita akan djaja menangkis serangan Inggeris-Nica jang mesti datang menjerang kita. Saja bilang mesti, karena mengingat keboetoehan imperialisme Inggeris-Belanda sesoedah Perang-Doenia ini dan mengingat poela sedjarahnja imperialisme Inggeris-Belanda dalam 350 tahoen dibelakang ini, di- seloeroeh pelosok doenia. Patjoel: Memang penggarapan kosong itoe terlampau banjak terselit dalam hati sanoebarinja para pemimpin kita. Ta' perloelah na- manja pemimpin kita seboet. Kita tjoekoep mengerti artinja persatoean dimasa perang ini. Tetapi ingatlah sadja perdjandjian Inggeris dengan para pemimpin kita di Soerabaja dan Magelang. Berapa banjaknja korban mesti diberikan sesoedah perdjandjian itoe, karena kita pertjaja pada soeara merdoe dan djandji-molek para pendjahat jang terdesak itoe. Mr.Apal: Memang akoe setoedjoe penoeh dengan perkataanmoe. Tetapi engkau sedikit sesat kepada simpang diplomasi. Baiklah kita kembali kebagian ekonomi. Seandainja kita soedah mempoenjai RENTJANA EKONOMI BERDJOANG itoe, tiadalah akan begitoe besar penderitaan mereka jang mesti meninggalkan roemahnja dikota-kota dan lari tergesa-gesa kedesa-desa. Mereka akan bisa disamboet dengan persediaan makanan dan pe- mondokan, walaupoen amat sederhana sekali. Rakjat ta' akan begitoe katjau, kaloet dan pradjoerit kita ta' akan begitoe terganggoe hatinja melihatkan Rakjat dalam kesoesahan itoe. Lagi poela djika ada persiapan diloear kita, maka Rakjat dalam kota ta'kan begitoe berat hatinja meninggalkan roemah

tangganja, tempat bernaoeng berboelan-boelan barangkali

soedah bertahoen-tahoen. Denmas: Ta' poela koerang pentingnja perkara rentjana pakaian. Akoe menjaksikan sendiri seorang pemoeda remadja jang mendesak mengikoet rombongan pergi menjerang. Pertama koesaksikan di Bantam. Disana koelihat seorang pemoeda pergi menjerang ke Kebajoran. Kedoea pemoeda lain jang menjerboe" ke Soe- rabaja. Mereka berangkat dengan tombak bamboe dan golok sadja. Ta' poela mereka tadi memakai pakaian militer. Bah- kan badjoepoen ta'ada dipakainja. Tetapi mereka kembali ke- desanja membawa beberapa pistol dipinggangnja dan tommy- gun dibahoenja! Patjoel: Bagaimana perasaan Denmas melihat pemoeda sematjam itoe? Mereka itoe satria oenggoel, boekan? Denmas: Tetapi akoe soeka dan sedih! Soeka karena beloem pernah akoe seoemoer hidoep menjaksikan boekti ke-satria-an bangsa Indonesia, seperti sekarang. Sedih, melihat pradjoerit moeda, gagah perkasa itoe tjoema memakai tjelana boentoeng ta' bersepatoe dan berbadjoe. Alangkah baiknja kalau diberi uniform, pakaian militer. Alangkah senang dan girang hatinja sendiri. Alangkah poela besarnja minat dan keinginan ber- taroeng diantara teman sedesanja mereka itoe, apalagi sesoedah melihat temannja poelang membawa oleh-oleh perang, tanda kemenangan. Godam: Baiklah kita toetoep peroendingan kita ini. Rasanja BROSIRE ini soedah terlampau djaoeh melebihi BROSIRE jang lain2. Patjoel: Sebagai penoetoep oetjapkanlah beberapa kalimat, Dam, sebagai simpoelan jang penting. Godam: Kita dimasa penjerangan moesoeh sekarang dan dihari depan perloe mengadakan RENTJANA. Boekan boeat mengadakan perekonomian jang koeat-kokoh. Boeat ini kita ta' diberi ke- sempatan. RENTJANA EKONOMI kita ialah boeat berdjoang semata-mata. Berdjoeng mati-matian, karena maksoed moe- soeb soedah terang seperti tjahaja Matahari. Hendaknjalah lengan tjepat-tangkas kita mengadakan Badan boeat menga- toer penghasilan dan pemakaian boeat berdjoang. Hasil itoe mesti ditjotjokkan dengan permintaan. Dalam pembagian hasil itoe, sekarang wang Djepang itoe masih dipakai. Tetapi tjetakan wang itoe soedah direboet Nica. Wang Djepang itoe sangat mengaloetkan perekonomian Rakjat. Soedahlah sam- pai tempohnja sekarang boeat Pemerintah Repoeblik me- ngambil tindakan mentjegah merosotnja wang Djepang jang menaikkan harga barang itoe dan memoetoes-asakan Rakjat Djelata. Ada beberapa tindakan jang bisa diambil. Pertama Pemerintah Repoeblik bisa mentjetak wang baroe. Kedoea, pradjoerit pekerdja dan perang bisa dikasi kartjis sesoedah mendjalan- kan kewadjibannja. Kartjis itoe dibolehkan dipakai dipasar

dan ditoko. Ketiga, pakai sistem Rakjat Djelata dizaman Djepang. Karena wang Djepang amat merosot, maka banjak rakjat didesa jang ta' maoe lagi menerima wang. Mereka toekarkan telor, ajam atau kerbaunja dengan kain. Salah satoe, doea atau ketiganja sistem itoe boleh dipakai. Tetapi boleh atau tidaknja dipakai, perkara sepenting itoe, karena mengenai seloeroehnja Rakjat ta' bisa dipoetoeskan begitoe sadja. Lebih dahoeloe mesti diadakan peroendingan jang masak diantara para wakilnja Rakjat Djelata. Disini tjoema bisa dimadjoekan dasarnja tindakan itoe sadja seperti diatas. Tetapi tindakan keoewangan itoe mesti lekas diambil, soepaja semoea pentjeroboh itoc mati koetoe. Perloelah poela selekas moengkin diadakan perhőeboengan dengan loear Negara! Makloemlah saudara artinja tindakan ini! Andaikan kita soedah siap dengan rentjana ekonomi berdjoang. MAKANAN tjoekoep boeat Rakjat dan pradjoerit. Pa- kaianpoen soedah moelai ditenoen. Wanita soedah ichlas me- ngerahkan tenaganja boeat mengoeroes dapoer-oemoem dan palang merah. Perkakas tenoen dengan ta' berhentinja ber- poetar oleh tangan wanita jang ingin menang ingin merdeka. Pembagian makanan dan pakaian berlakoe dengan tetap ter- atoer diselenggarakan oleh laki perempoean toea dan moeda dalam Negara. Dikaki dan pinggang Goenoeng ratoesan, ma- lah riboean pondok siap sedia boeat menerima pendoedoek kota jang terpaksa menjingkirkan diri. Biarlah kaoem imperialis membabi boeta. Dioedara dan laoet mereka bisa menang. Semoea kota besar moengkin mereka bisa doeçoeki. Tetapi selama lembah, dataran dan lereng goenoeng teroes ditanami menoeroet rentjana ekonomi jang ter- atoer rapi; selama semangat rakjat seloeroehnja masih boelat pertjaja pada Hak Kemerdekaannja, selamanja Tentara Rakjat masih pegang semangatnja jang menjala-njala itoe, saudara sekalian, achirnja moesoeh mesti akan bertekoek loe- toet dengan tiada perdjandjian soeatoe apa. Sebeloemnja kaoem imperialis itoe meninggalkan pesisir kita beloemlah akan kita saroengkan belati kita kesaroengnja. Kembali kita ke alam kita ke penghidoepan jang sederhana. Kita bisa dan kita terpaksa berlakoe begitoe! Dengan hidoep sederhana dan sendjata sederhana kita bisa bertahan berta- hoen-tahoen. Tjamkanlah, bahwa kekajaan Indonesia jang teristimewa itoe mengizinkan kita bertaroeng lama dengan hidoep miskin. Semoea kekajaan dan kemegahan Indonesia itoe, kelak akan djatoeh kembali ketangan kita apabila kita soedah menang! Sembojan kita! RENTJANA EKONOMI BERDJOANG! MERDEKA 100%! RENTJANA EKONOMI SOSIALISTIS!

PERTIETAKAN REPOEBLIK INOÑESIA SOERAKARTA 82-1946