Baca PDF (OCR): Tjeritera seékor koetjing jang tjerdik

27 halaman · teks PDF berhasil diekstrak tanpa OCR· 202 ms

Daftar isi
  1. TJERITERA
  2. مسم
  3. SEEKOR KOETJING JANGJERDIK
  4. DIKELOEARKAN OLEH KANTOR BALAI POESTAKA
  5. DI WELTEVREDEN
  6. 1921
  7. 1.96840 17
  8. KOETJING JANG
  9. TJERDIK
  10. SAVKO
  11. ..."Boer". Bahgia
  12. Sede
  13. jang poenja ini
  14. TAMMAT.

TJERITERA

مسم

SEEKOR KOETJING JANGJERDIK

DIKELOEARKAN OLEH KANTOR BALAI POESTAKA

DI WELTEVREDEN

1921

1.96840 17

KOETJING JANG

TJERDIK

AAAAA

Sebermoela maka pada soeatoe tempat goenoeng
lah seboeah padang goenoeng poeloeh roempoet itoe; bangoennja itoe amat seboeah adalah seboeah loeas. Pada sebagai dangau , .
boedak gembala, karena itoe
menggembalakan héwan orang dikampoeng terlaloe panas dan matahari sedang .
kepala; kalau pemandangan ketengah padang roempoet
itoe kelihatan oedara bergerak - gerak,seakan
mendjilat segala diseboet gembala oedara didalam . dangau itoe itoe akan
melindoengkan boedak pada gembala matahari itoe seorang amat terik gembala panasnja toea .,
telah ber'oemoer itoe bergoerau senda,nénék enam poeloeh gembala tahoen itoe .Sedang tiadalah menghenti-
kan tangan , ta ' dihiraukannja boedak itoe ,melainkan

jang lah kekaki didapati kira -kira lima kaki Dipoentjak boekit ketjil oléh-boedak

Sekali peristiwa hari dilajangkan

  • djilat; itoelah jang
    koempoellah boedak-boedak diri dari sinar Diantara- boedak jang kira-kira boedak sedikitpoen

dikaki Talang ada- tepinja jang sebe- boekit ketjil jang tingginja koeali diloekoepkan jang diperboeat padang roempoet ialah tempat

  • kampoeng jang dekat kesitoe
    dipoentjak

  • akan api besar jang sedang
    riak Ketika ber-

jang adalah boedak-

  • boedak
pekerdjaannja jaïtoe menjirat djala
selaloe meneroeskan . ; sebentar-se-
bentar kepada , sedang makan roempoet
.
,kata seorang pada boedak gembala itoe,
' ,, Benar, belas nék ", kata tahoen . „ . dahoeloe itoe !
„ Hendak mengapa maka kausoeroeh berhenti nénék
bergeloet dengan hati itoe kamoe sekalian dengan ,nénék tersenjoem . koeat lagi, sahoet toea
,nék, boedak gembala .
„ Apa akan koetjeriterakan sahoet nénék gembala poela „ sadja
menjenangkan hati, kata boedak-boedak gembala ,
berdesak sebesar ' ,atau mentjeriterakan nénék gembala nénék hal termenoeng gembala nénék, itoe. „ Tjeritera masa moeda ,ketika
akan ; tetapi tjeritera , itoe kebelakang soedah kita , katanja lama laloe : ,, zamannja; ,melainkan . ditanah seboeah ada;.

selaloe meneroeskan. ia melihat sapinja jang padang itoe Nék" dari-boedak oemoer lima Letakkanlah jang lain poela kita tidak jang baik Tjoba bertjeritera " kata si Djamil jaïtoe jang?" jang " -desak doedoek dihadapan gandjil nék ihwal kami ini !" Sedjoeroes lamanja ditjeriterakannja laloe ia berkata tjeritera beberapa riboe tahoen terdjadinja Jagi poela boekan ditanah terdjadinja „Ta' apa, tjeriterakan- lah kami de-

; sebentar-se- ditengah

jang telah ber- djaroem penjirat"

menjirat ? Toeroet "orang

jang dahoeloetadi .Apa jang banjak sambil jang

sambil mengingat- ingat jang Nénék ada mempoenjaï Barangkali soedah boléh djadi lebih lama lagi Hindoestan ngar !" sa- hoetboedak- boedak gem-

bala itoe sambil mendekati nénék gembala,dan berling koeng dihadapannja., poela sambil

„ Zaman dahoeloe kala " ,kata nénék itoe
meraba ratoes kang memanggil karena tahoen , mempoenjaï. ketiga anaknja menjerahkan ,adalah anak soeatoe berhimpoen ,„ soedah seorang-orang hari toekang soerat orang
kepada anak-anaknja doedoek itoe poela . Setelah ,maka ketiga kata bapanja : „ itoe dan
sekalian ! maka kamoe ketiga bapa ' himpoenkan hari
bapa', karena bapa ' hendak menjerahkan soerat kepadamoe .
soerat itoe, koepateri dengan . Soerat ta ' kamoe boeka
melainkan lama bapa' soedah meninggal, . bapa '
soedah toea, anggota lagi bekerdja soedah; tangan lemah bapa belaka,badan ' soedah
dan ta ' koeat ,
soedah pekak dan soerat matapoen telah raboen., apa
bahagianmoe masing masing ,kalau bapa
soedah ta ada kaubatja . ,tahoelah kalau soerat kamoe,
mendapat siapa dan

kotjék badjoenja mengambil rokok bebe-

SAVKO

rapa jang laloe toe- kintjir padi laki-laki tiga dan seekor koetjing Pada kintjir itoe dihadapannja, ia hendak sepoetjoek wasiat berkoempoel anaknja koetjingpoen dihadapannja Hai anakkoe Sebabnja ini dihadapan wasiat Inilah lima lak ini boléh, kalau Agak- nja tidak lagi waktoenja karena

tidak koeat boe- joet kaki lagi dibawa berdiri telinga

Didalam ini koetoeliskan -' ' lagi Djadi ini telah sekalian, siapa jang mendapat kintjir siapa keledai poela jang mendapat koetjing ini.Hanja itoelah poesaka jang akan bapa ' tinggalkan, karena ta' ada lagi Jang lain. Dan lagi djanganlah kamoe berdeng-

menerima poesaka itoe ! kamoe :
memboeka soerat itoe sebeloem bapa' mati ? " Baiklah ", kata anak-anaknja
dengan , meréka itoe pergi ketempat pekerdja-
masing masing berapa . lamanja toekang itoe beramanat
kepada anak-anaknja , meninggallah , soerat amanat itoe
oléh anak mendapat bersama-sama soerat itoe poesaka ., soerat itoe terseboet tengah , keledai dan anak
boengsoe . toea ,karena dengan itoe ta'kan
soesah mentjaharikan ; apa
seboeah orang kampoeng
memakai kedoea dengan bersoekatjita séwą. , katanja :

ki-dengkian Maoekah berdjandji tidak akan " itoe doekatjitanja laloe poela annja-Tiada sesoedah kintjir demikian iapoen laloe diboeka -anaknja Apakah boenji? Didalam bahwa anaknja jang toea kintjir anak jang jang koetjing itoelah Alangkah soekatjita anak jang kintjir ia penghidoepannja lagi dikampoengnja itoe hanja itoelah kintjir padi.Djadi disitoe semoeanja perloe kintjir itoe Anak jang poela „Dengan keledaikoe ini

penghidoepankoe jang koepakai
ta ' kan soesah akoe mentjaharikan sederhana . ia
oentoek menerima oepah membawa beras soedah abangkoe
keroemah beras .
Betapakah ,anak terlaloe berdoekatjita , katanja :
„ Apakah dapat koeperboeat dengan abangkoe kedoeanja tiada
akan soesah mentjarikan, kedengaranlah bagaimanakah akan ,sebab dapat mentjarikan soeara ada amat bekal oentoek haloes lagi pentjaharikan . Soeara nafakahnja itoe ialah .
soeara , sebab , dapat pada itoe : „ dipoesakakan hari oléh toeanhamba bapanja bapanja itoe.. hati itoe dan djangan dinamakan poela bapanja koeatir ,
sebab hambapoen amat akan dapat terperandjat djoega mendengarkan mentjaharikan rezeki itoe oentoek pandai penghidoepan berkata -kata . .
tertjengang tjengang karena hérannja ,si segera menghampiri dàn
dapan , sambil mengangkat kedoea belah hadapannja ,laloe katanja: „Djangan
toeanhamba soesah ,asal toeanhamba soedi membelikan hamba
seboeah kantoeng toeanhamba bertali, , sepasang apa sepatoe dapat hamba pandjang kerdjakan dan seboeah oentoek penghidoepan toeanhamba ajam ;kelak . ”
" ‚ Seboeah kantoeng dengan Sepatoe taʻadjoeb. pandjang „ dengan akan berboeloe oléh ajam ?” tanja benda
matjam itoe itoe;akan . tiada tetapi mengerti oleh karena akan maksoed itoe meminta memandang pakaian moekanja dengan tiga
bersoenggoeh soenggoeh benar menantikan toeannja ,seolah-olah
berkata : " Tjobalah perboeatankoe ! maka didalam hatinja hendak
mengaboelkan permintaan itoe, katanja hati : ,, koebenarkan
apa ,kalau-kalau ada djoega djasanja !
Sesoedah kekota itoe mentjahari dengan ,maka barang kata kaukehendaki ;moela-moela poela kepada itoe ! meréka itoe pergi : „ kebéngkél !
toekang sepatoe .
„ Toean !” kata toekang sepatoe itoe. „ Koetjing saja meminta sepatoe
sepasang . toekang pada toean sepatoe sepatoe : „. bagoes hendak kamoe dan jang mentjahari datang sesoeai sepatoe kemari benar pada sesoeai mémang benar datang ,haroeslah ketempat ! "
haroes kamoe datangi , .

Boléh Sjang ditoemboek dari kintjir jang poenja hal Bahgia jang boengsoe ? Wah ia jang koetjing itoe ? Akan penghidoepannja Tetapi halkoe penghidoepankoe dengan koetjing itoe ? " Tiba-tiba oléhnja jang njaring si Kamis koetjing jang Koetjing si Kamis Kamis Kata koetjing Djanganlah bersedih kita berdoea " Bahgia koetjing Tengah Bahgia -Kamis dia doedoek diha-Bahgia kaki memikirkan penghidoepan kita topi berboeloe boléh lihat jang ? topi Bahgia didalam hatinja Apakah jang diperboeat koetjing ini dengan jang tiga?" Bahgia sedikitpoen si Kamis jang roepa melihat koetjing -sambil djawab ia hendak lihat kelak " timboellah koetjing laloe didalam Baiklah jang diminta koetjing ini kelak " ia berpikir demikian Bahgia koetjingnja Kamis marilah kita pergi jang " Maka berdjalanlah Bahgia koetjingnja

Bahgia kepada pandjang Tjoba ambilkan jang kaki koetjingkoe Sahoet Kalau jang ditjari toekang Djadi ini jang Boejoeng "

Sesoedah berkata demikian , dengan segera toekang sepatoe itoe mengambil beberapa
pasang sepatoe pandjang ,laloe satoe-satoe kepada si .
" benar oentoek si ,kata toekang sepatoe menekan-nekan
oedjoeng99 sepatoe, kalau-kalau terlaloe .
, soedah tampak. ! djoega, bahwa sepatoe itoe soenggoeh sesoeai benar oentoek
Sesoedah itoe berboeloe ajam. poela seboeah kantoeng bertali dengan seboeah
" Sekarang lengkaplah soedah ketiga barang dikehendaki ,kata
dalam pakaian . „ Hendak koeketahoei sekarang itoe. , apa jang hendak dengan
Setelah dikenakan si pakaian élok-élok itoe ,tiadalah apa
hendak diboeatnja ,melainkan dengan segera ia berdjalan meninggalkan toeannja , jaïtoe
pergi menangkap .
Dengan apa ditangkapnja dan bagaimana djalannja ia menangkap itoe ? tanja
boedak-boedak gembala itoe kepada nénék gembala .
"9 pekerdjaan itoe ta ' dapat kami ,sahoet nénék gembala .
tetapi roempoet kantoeng dengan moeda ,laloe moedah diletakkannja sadja kedalam ditanah melakoekannja kantoeng soedah itoe . ,kemoedian disamboengnja tali kantoeng
dengan rami kasar pandjang . tali rami itoe
menjemboenjikan , tetapi awas ketempat kantoeng itoe terletak . berapa lamanja
datanglah , laloe masoek didalam kantoeng itoe hendak memakan roempoet
moeda karena roempoet itoe mémang benar oléh . segera
itoe dengan sekoeat-koeatnja ;maka dapatlah menangkap seekor
dengan moedahnja didalam beberapa sa'at sadja itoe dipersembahkannja kepada
radja; itoe radja sedang bersemajam diatas tachta , oléh segala
menteri hoeloebalang dan orang-orang itoe,melainkan besarnja; teroes si sadja ia masoek mempedoelikan menghampiri tachta kera-
djaan. Setelah sampai dihadapan radja , ia soedjoed dihadapan radja
Sesoedah iapoen berdatang sembah , sembahnja : toeankoe sjah' alam !Harap
diampoen ,seékor binatang amat hina . akan terlaloe
sekali hendak memperlihatkan kesetiaan patik kebawah , jaïtoe dengan memper-
sembahkan apa-apa kebawah . tiada poenja persembahan
toeankoe, hanja persembahan tiada sepertinja , .

ditjobakannja kaki Kamis Kamis " sambil pandjang Ini sedang itoe Tjoba lihat Boejoeng " Oléh Bahgia si Kamis laloe dibelinja dibelinja topi jang

hatinja jang dikehendakinja Kamis jang kelintji

Memang Akan si Kamis kannja pahit loebang itoe itoe tali diri kelintji itoe, ditariknja

ketika, orang besar dan menteri-menteri

itoe patik

bagi inilah

ditoko lain

jang si Kamis " Bahgia dilakoekannja ber- " jang ia berpikir lagi

kelintji "

pikirkan " Moela-moela dimasoek- sedikit itoe diboekakannja;

  • pandjang Oedjoeng dipegangnja sambil
    Tiada pahit disoekaï kelintji Dengan tali si Kamis kelintji .Kelintji keradjaan dihadap tetapi Kamis tiada orang-

diboekanja topinja laloe. Daulat jang ini Adapoen patik ini ingin doeli toeankoe doeli toeankoe Tetapi patik jang lajak patik jang ja‘ni seékor kelintji " la

Mate

berdatang sembah sambil itoe, soepaja njata
oléh radja radja . hati itoe terlaloe memperlihatkan soekatjitanja me-
persembahan , seraja bertitah dengan lemah lemboet , titahnja
,, soenggoeh hatimoe , !Koehargakan benar persembahanmoe .,
seboeah oeang emas oentoek pembalas kesoetjian hatimoe kepadakoe !
,, emas sepoeloeh roepiah ,kata didalam
, menerima anoegerah itoe dari tangan radja. Sesoedah
menjembah dan terima kepada radja dengan amat
hormatnja ,laloe dengan segera memberikan oeang emas itoe
kepada toeannja . patoet-patoet soekatjita menerima oeang
emas itoe ,laloe dioeroet hari kemoedian poela dengan kantoengnja kepala dari pada dan poenggoeng itoe itoe
beberapa ékor boeroeng ajam -ajam pada pese-
maian baharoe .
ajam oléh dimasoekkannja . beberapa moela
dah poela belalang kedalam kantoengnja ,

itoe mendjoendjoengkan kelintji kelihatan Adapoen jang baik nerima si Kamis : Baik koetjing Nah ini dinar " Oeang? Boekan sedikit " si Kamis hatinja sambil ia memohonkan kasih ia pergi Boekan Bahgia

  • oeroetnja si Kamis.
    Beberapa ditangkapnja

jang ditaboeri padi Menangkap

  • ajam si Kamis Moela-71
    itoe moe-ékor

wwwwwwww

kemoedian diletakkannja ditanah,laloe ia pergi kebalik batang kajoe. Setelah ajam-ajam itoe masoek kedalam kantoengnja, disentakkannja tali kantoeng itoe. Setelah dapat beberapa ékor laloe dipersembahkannja poela kepada radja. Baginda amat bersoekatjita menerima persembahan koetjing itoe, sebagai ia dahoeloe menerima kelintji itoe poela,laloe diberinja si Kamis oeang emas sebanjak ajam-ajam jang dipersembahkannja itoe. Oeang emas itoe dengan segera poela diberikannja semoeanja kepada toeannja. Ketika itoe pertjajalah Bahgia,bahwa koetjingnja amat tjerdik mentjari oeang dan tiadalah ia chawatir lagi akan kekoerangan nafakah oentoek kehidoepannja sehari- hari. Dan lagi timboellah persangkaannja dengan kepertjajaannja,bahwa si Kamis kelak akan dapat mengangkat dia kepada daradjat jang moelia.
Persangkaan Bahgia itoe tidak salah,sebab....Dengarlah bagaimana si Kamis
melandjoetkan ichtiarnja akan menolong toeannja! Sekali peristiwa si Kamis mendengar kabar,bahwa radja dengan poeteranja jang perempoean hendak pergi tamasja dengan menaiki ga-

djah kebesaran si Kamis pergi

. Seketika itoe djoega mendapatkan Bahgia ,laloe katanja :
„ Toeanhamba !, hendaklah soeka seorang kaja itoe; tetapi berapa lamanja oléh beberapa marilah toeanhamba toeanhamba ternama tiada ia kemoedian orang hamba lekas-lekas menoeroet sekali mengerti djoega mengikoetkan, datanglah menteri kekolam memboeangkan nasihat. akan radja dan hoeloebalang besar hamba,tentoe moeslihat dengan poeteranja menoenggang . kedalam toeanhamba ketepi mengendaraï radja laloe kolam itoe akan mengadjak besar koeda. ! dia itoe. gadjah,
angkatan radja melaloei raja besar itoe, dengan segera
memboeka pakaiannja ,laloe djoega · dengan melompat sekeras-kerasnja kedalam kolam : „ Tolong, itoe.,
poetera radja kajangan djatoeh itoe terdengar ! oléh ,, segala djatoeh dan , penoendjoek djatoeh djalan baginda !
serta oléh pawang gadjah poela oléh radja dengan toean poeteri ; tetapi
terang apa jang diteriakkannja . Pada sa'at itoe djoega radja menjoeroeh menghentikan gadjah
kenaikannja ,laloe ia mendjengoek beloehan . kedengaranlah kepada
radja itoe berseroe-seroe : , , tenggelam !
dengan ,sabda ajam-ajam baginda. amat " Itoe roepanja lazat dagingnja mempersembahkan itoe. dan

ikoet pergi Apabila kelak disitoe diri Kalau mendjadi jang " Bahgia sedikitpoen tipoe si Kamis pergi pergi koetjingnja kolam Tiada disertaï Ketika djalan ditepi kolam Bahgia

..."Boer". Bahgia

Seketika itoe si Kamis berteriak -teriak tolong Tolong tolong Déwa Indera Déwa Indera " Teriak koetjing pengiring. Demikian tidak

dari (ténda) Maka koetjing,, Tolong tolong Déwa Indera " Masja Allah " koetjing jang kelintji jang Lihatlah topinja

Sede

jang jang demi-
sepatoenja itoe, laloe amat bagindapoen bagoes itoe ! melompat Sesoedah toeroen baginda dari atas bersabda
kepada segala poengoet , „,, hoeloebalang dalam !Segera sekalian ,lekas sebeloem
tenggelam ! keempat, hendak radjapoen berpegang dibelakang berlarianlah toeannja, sekali serta poela ,dan ketempat tangan memegang .

" kian gadjahnja dan bertitah pengiringnja : Hai menteri tolong, lekas Déwa Indera dari air tolong ia " Maka pengiring koetjing itoe berteriak laloe berdiri berdjadjar-pegangan Akan si Kamis, jang ingin poela menolong oedjoeng badjoe pengiring radja jang pengiring radja jang,

dimoeka sekali mengoeloerkan tangannja kepada Bahgia,laloe dihélanja Bahgia be- ramai-ramai kedarat.

Bahgia badjoenja
Setelah hendak dikenakannja sampai, tetapi kedarat, ia mentjahari tiada kain. „ Kemanakah
pakaiankoe , tanja tahoe kemana atau dalam dimana hatinja ,sambil badjoenja melihat terletak kesana; tetapi kemari .
betoel tempat pakaian toeannja ,karena ia menjemboenjikannja kedalam
gelagah kolam itoe; tetapi si poera tahoe dengan
segera datang mendapatkan toeannja , seraja berkata : ,, toeankoe ,kalau
toeankoe oléh soeltan , amat pengasih lagi penjajang
itoe,tentoelah toeankoe akan mati tenggelam didalam kolam besar .Sekarang

sampai laloe mentjahari, kain badjoenja lagi " Bahgia la tidak kain si Kamis tahoe sendiri jang ditepi Kamis-poera tidak dan ia Ja tidak ditolong seri jang ini

persalin hilang
toeankoe soedah poela , malang benar toeankoe toeroen
kedoenia . berkata demikian itoe poera-poera menangis
dengan tangis sabda radja dakoe amat sedih. didalam hatinja disangka „ Koetjing seékor telah mem- dengan
beberapa ékor ajam ajam jang amat sedap sekarang hendak
koesenangkan poela hatinja dengan memberi toeannja persalin
poela dengan disangka sangkanja .
Seketika itoe selengkapnja dititahkan keistana oentoek radja seorang Bahgia . radja mengambil itoe
koeda, dan koedanja setjepat-tjepatnja menoedjoe istana .
berapa sa'at lamanja ia membawa persalin indah-indah
setjoekoepnja . „ Toean Déwa Indera ", kata pengiring radja ; ,, nah
setjoekoepnja , anoegerah dengan dari segera menerima baginda maharadja persalin kepada itoe,laloe toean. dikenakannja . Sesoe-
dah ia berpakaian menjoeroeh segera menghadap
radja toean poeteri; serta sampai dihadapan radja ,laloe ia menjembah
dengan amat hormatnja ,akan memohonkan terima kasih atas pertolongan

ini " Si Kamis jang Maka : ini dahoeloe bawakan dengan tidak-sangka kelintji dagingnja; jang tidak " djoega pengiringnja persalin Pengiring naik dilarikannja Tiada kembalilah jang ini persalin " Bahgia ,si Kamis pergi Bahgia dengan dengan

baginda dan terima kasih atas persalin jang dianoegerahkan baginda itoe.

dianoegerahkan baginda itoe .
dengan sehingga ,,Terima ,sesoedah amat pada poetera kembali manis ia berpakaian dan sangka toean kajangan gadjah kenaikan ,sahoet. pantas poeteri ,laloe baginda akan roepanja benarlah ajahandanja ,
bersama -sama dengan dia. sadja adjakan toean poeteri itoe dengan
soekatjita Bahgia , meréka itoe bersama-sama
dengan radja. amat itoe alat djoega tampannja pakaiannja itoe. memandang didalam moeka toeannja gadjah dari kenaikan roesoek
beloehan itoe dan matanja ,seolah-olah
berkata : ,, Sebegitoepoen soedah beroentoeng ; ,
beroentoeng dari pada itoe hendaknja .
Setelah berangkatlah ketiganja poela diatas. gadjah akan ,maka kendaraan baginda ,
dengan sekoeat-koeatnja mendahoeloei perarakan itoe, laloe berkata kepada
beberapa orang , sawahnja , katanja : ,,
anhamba sekalian ! Ketahoeilah oléh toeanhamba sekalian ,
Olagi laloe kemari mengendaraï gadjah kebesarannja bersama-sama

kasih " wadjah jang Adapoen Bahgia jang indah-indah itoe élok

ia radja dipersila- kannja naik Tentoe diterima oléh laloe naik gadjah Boekan main Bahgia doedoek radja jang indah Seketika si Kamis gadjah dikerling-kerlingkannja ia tetapi kalau boléh lebih lagi " doedoek itoe itoepoen Maka si Kamis jang tjerdik itoe berlarilah ia laki-laki jang sedang mengerdjakan Hai toe- bahwa sebentar radja

jang perempoean Kalau baginda kelak

dengan poeteranja . bertanja , siapa jang
empoenja sawah poetera ,hendaklah kajangan toeanhamba; djangan sekalian menjahoet sawah toeanhamba :,,
soepaja moga anoegerah toeanhamba oléh baginda.
,, semoea orang itoe dengan hérannja ,sebab melihat
pandai berkata-kata atas kajangan ; pada sangka djoea meréka. Sesoedah itoe itoe poela mendapatkan
beberapa orang keboennja ,laloe ia berkata poela
: radja akan laloe kemari dengan toean poeteri mengendaraï
gadjah kebesarannja ; kalau baginda menanjakan :
siapa orang keboen ,hendaklah

ini Sawah Déwa Indera radja diakoe sendiri, -moga diberinja kelak " Baik ", djawab koetjing si Kamis ialah koetjing jang toeroen dari si Kamis pergi jang sedang mengerdjakan,katanja „ Sebentar lagi

jang poenja ini

djawab Déwa Indera kajangan"

toeanhamba : keboen , poetera radja .
begitoe sadja nanti ,sahoet orang berkeboen itoe dengan
hérannja melihat berapa sa'at pandai kemoedian berkata-kata dari dengan pada itoe , sampailah soearanja kepada .
mengerdjakan sawah tadi, bertanja : „ empoenja sawah
Sahoet meréka itoe : „ Sawah , toeankoe sjah' alam; poetera kepada
Kajangan . radja dalam : loeas benar

Baik,kami djawab"jang koetjing njaring Tiada radja orang jang laloe baginda Siapa jang ini ?" Déwa Indera ja radja Maka pikir hatinja,,Wah sawah Déwa Indera ini !"

poela

Setelah sampai ketempat orang berkeboen tadi , radjapoen bertanja
menanjakan siapa keboen itoe; maka oléh
meréka itoe "Jang poenja keboen , poetera radja ,
daulat toeankoe mahamoelia .
,,Kaja benar , baginda dalam hatinja . Semoea sawah
dengan semoea keboen itoe teroes masoek djoega kehalaman , seboeah empoenja dahoeloe gedoeng . ;kemanakah raja, amat
bangoennja , seolah djoega bangoennja .
empoenja gedoeng raja. itoe seorang itoe toekang , amat pemarah amat dan
soeka atau laloe bertanja andjoengkan kepada . penoenggoe pintoe gedoeng raja itoe,
menanjakan : boléhkah berdjoempa sebentar dengan toekang itoe ?
Sahoet penoenggoe itoe : pintoe „ Boléh itoe amat masoek héran poela sadja kedalam melihat !

jang poenja didjawab poela : ini Déwa Indera Kajangan ja jang " Déwa Indera ini "pikir jang koelaloei dia jang " Ketika si Kamis berlari-lari lebih ia pergi ? Si Kamis jang indah-olah istana radja Adapoen orang jang ialah sihir jang masjhoer pandai sihir Toekang sihir tabi'atnja dipoedji diandjoeng Si Kamis ia sihir " Penoenggoe koetjing

lagi berpakaian si Kamis

pandai berkata-kata bagoes-bagoes ,laloe ditoeroetkannja dengan
matanja, ketika waktoe itoe itoe toekang sedang dengan makan dimédja masoek makannja itoe .Dengan . segera
menjembah dengan, hormatnja serta ; tetapi dipoetar toekang itoe ,akan dengan menjatakan merentak ia marah , dan seolah-olah matanja
hendak makan mengatakan : berboeat engkau poera-poera masoek kedalam mengerti roemahkoe, mengoesik toekang akoe itoe sedang amarah
kepadanja ,laloe katanja poela dengan hormat sekali : „ toeankoe , harap diampoeni hamba
seekor binatang jang amat hina .Sesoenggoehnja hamba datang kesenangan
toeankoe ;akan tetapi apa boléh boeat ,karena hamba terpaksa haroes mengganggoe kesenangan
toeankoe . toeankoe sanja hamba sangat dapat mengoebahkan telah kerap mengherankan , sehingga toeankoe toeankoe chabar, segala orang roepa seorang. ,
hamba sekarang „ Tjoba laloe dimoeka istana akan toeankoe kesaktian ;maka ' ,akan hati menjaksikan hamba
dengan mata kepalakoe. chabar hamba masoek menghadap angin toeankoe . itoe, benar mengaboel- atau
permohonan amat boeas itoe hamba,. itoe soeka ;dan mengoebahkan mengaboelkan ketika itoe ia sempat toeankoe permintaan poela mendjadi memperlihatkan seékor betapa singa menjenangkan kebesaran djantan
' , soepaja oléh itoe .Dengan telah
mendjelma mendjadi amat tangannja hendak; dengan seékor terperandjat ,dan belah segera singa djantan gementar gedoeng ia menjembah roepa singa toeboehnja itoe kepada amat hébat mendengar rasanja singa itoe roepanja amat menakoeti soearanja ;dan roepanja dan berkata . itoe hendak dengan ,serta menerkam sangat ketakoet- terlepas,
an : „ Harap toeankoe mendjelma ,hamba sangat takoet !"
Seketika itoe itoepoen telah doedoek poela manoesia biasa,
sebagaimana roepa kata sangat toekang itoe besar itoe poela dengan. sediakala tersenjoem Dapat poelakah terlaloe . toeankoe soekar : „ Benarlah mengoebahkan oléh toeankoe toeankoe mengaboelkan seorang mendjadi
mohonan hamba binatang itoe,karena besar-besar toeankoe " hanja biasa mengoebahkan toeankoe

koetjing berdjalan kotjaknja gedoeng Pada sihir si Kamis sihir tiba-tiba dibelalakkannja misainja- poetarnja ia " Berani !" Tetapi si Kamis tidak bahwa sihir Ja ini ini mengganggoe

Bahwa kali mendengar bahwa toeankoe jang ber'ilmoe sihir jang digelari Maharadja sihir sebab diri djadi binatang Kebetoelan timboellah pikiran didalam begini : koelihat sendiri ilmoe Maharadja sihir ini -chabar jang koedengar jang beloem tentoe tidaknja " Laloe Soedi apalah kiranja toeankoe kan jaïtoe diri jang sekali " Toekang sihir sekali si Kamis oentoek hati koetjing lagi ilmoenja dipoedji-poedji kelak koetjing tiba-tiba iapoen jang Si Kamis melihat jang topinja dari jang menderam-deram bagaikan toedjoeh koetjing itoe roepanja kembali mendjadi manoesia singa dikerosinja mendjadi sihir Maka koetjing manoesia jang'ilmoenja diri seékor tikoes jang ketjil sekali ? Ataukah per- barangkali diri mendjadi jang sadja ?

„ Soekar ?" kata toekang itoe poela dengan membelalakkan mata. „ ta ' ada
soekar . ia soedah mendjelma poela , mendjadi seékor tikoes amat
. itoe, tjepatnja habis-habis . melompat menerkam dan merekah tikoes
sekarang soedah selesai poela seboeah pekerdjaankoe akan
kata dan senang hati berapa kenaikan hatinja amat lama ia dengan keréta itoe , sangat. dimoeka toean sampai ia pergi gedoeng poeteri benar kemoeka kehalaman raja bersama gedoeng gedoeng itoe, tampaklah dengan radja raja itoe itoe, perarakan itoe. ia berdatang
sembah, sembahnja : „ Daulat toeankoe ‘ alam , ,
itoe . toeankoe sjah‘ alam dengan toean poeteri mempersilakan
kedalam telah gedoeng sekadarnja akan. ” beristirahat barang sekedjap Santapan tengah
„ Soeka , sahoet radja ,laloe toeroen dari atas gadjahnja oleh toean
poeteri itoe . „ toempoean , tampan tangga benar gedoeng sampai ,sabda. melihat ,terlaloe
;tiada dengan istana, titah poela.
Pemandangan itoe mémang ta' salah,sebab gedoeng raja itoe soenggoeh
bagoes boeatannja , lengkap dengan élok-élok .
„ Silakan toeankoe masoek mengikoet , sembah berdjalan
dahoeloei radja, masoek kedalam gedoeng raja itoe. radjapoen masoeklah bersama-
sama dengan toean poeteri dan mengikoetkan itoe belakang sampai
ketempat makan. ,sabda ketika ia melihat santapan diatas
médja makan itoe santaplah dengan . „ Segala bersama segera mengangkat ada dengan , toean talam boeah-boeahan ; poeteri segala ada dengan, dipersembahkannja . Sesoedah Bahgia. itoe laloe makan kepada
toean poeteri. Dengan moeka amat manis toean poeteri mengambil boeah itoe
dimakannja . Setelah selesailah soedah radja santap dengan toean poeteri ,maka titah
kepada dengan kemari tjahaja ;terima moeka kasih berseri-seri : „ atas kesoetjian terima hati sangat mene-
kami kedoea dengan santapan lazat-lazat .
Sesoedah bertitah demikian itoe ,maka radja dengan toean poeteri hendak
keloear gedoeng berdiam ditempat itoe,akan makan meneroeskan itoe, perdjalanannja sebab merasa . maloe Bahgia masih sadja hatinja atas
perkataan radja kepadanja itoe , jang sekali-kali boekan haroesnja

sihir Bagikoe jang" Tiba-tiba jang ketjil sekali Sebagai kilat si Kamis kepala laloe ditelannja Nah, menolong toeankoe," si Kamis didalam laloe dengan kotjak jang Tiada berdiri oléhnja gadjah radja-sama Bahgia Oléh si Kamis dinantinja laloe sjah inilah roemah Déwa Indera djoendjoengan patik Soedikah kiranja masoek raja ini? haripoen patik sadjikan sekali " diiringkan dan Bahgia Wah raja ini " radja sambil gedoeng dari kepoentjak menaranja Terlaloe indah élok oebahnja " radja radja-soenggoeh perkakas jang patik " si Kamis sambil men-Maka Bahgia koetjing dari Masja Allah " radja jang tersadji disini Déwa Indera " radjapoen-sama dan Selesai, si Kamis laloe air jang, laloe radja Bahgia jang Minta kasih kami dibawa singgah banjak-banjak Déwa rima jang ini " radja jang dari raja Tetapi doedoek diri didalam poedji-poedjian dioetjapkan

dirinja laloe Ja toeankoe

atas ; sembahnja dengan hormat : „
sjah‘ alam !Sesoenggoehnja nama Indera
toeankoe ,melainkan Bahgia anak toekang
meninggal dan gedoeng raja boekan poela patik
poenja . ” „ katamoe tanja radja dengan hérannja . „
poekah itoe kami poela dekat médja pada seboeah
bangkoe , kepalanja melampaui tepi bangkoe
tempat makan itoe .Pertanjaan radja itoe dengan
segera menjembah , sembahnja : „ toeankoe sjah
' alam, harap diampoen sembah kebawah
toeankoe. sesoenggoehnja toean
menipoe toeankoe sjah‘ alam ,melainkan djoega
berboeat dosa kepada toeankoe dengan toean poeteri ; akan
tetapi memboeat dosa itoe tiada dengan maksoed
djahat lakoekan .
maksoedmoe berlakoe begini ,kalau hendak
berboeat djahat bertjeritera tanja radja bertjeriteralah tentang kepada si, sembahnja . : „ Harap toean
adapoen toean amat ,tiadalah soeatoe apapoen sesoenggoehnja ;ketika orang djoea anak seorang toeanja toekang meninggal
diatas ,dari pada seekor tetapi
saudaranja mendapat ,
dan tengah ' soesah bagi mendapat mereka itoe mentjaharikan keledai seékor ;

patik boekanlah Déwa, ja kintjir jang baharoe inipoen jang Apa?" Diti- kami ? Dipermainkankah?" Ketika si Kamis doedoek tinggi sehingga disahoetinja sambil Daulat patik berdatang doeli Bahwa patik sekali-kali tidak patik jang

sekali-kali patik " Apakah tidak ?" Kamis Maka si Kamispoen diampoen patik hal ihwal patik ini; patik ini kintjir jang miskin sekali doenia miliknja doenia ini lain koetjing, jaïtoe patik inilah; saudara- jang toea kintjir padi jang djadi ta

kehidoepannja patik
toean sampai tertipoe . ,itoelah karena sebabnja toeankoe hati maka dengan berlakoe toean poeteri ; tetapi ,
toeankoe , tipoean hendak itoe menganiaja toeankoe sjah ' alam. kedjahatan ,
tiadalah seorang itoe,melainkan djoeapoen semoeanja menaroeh, masjgoel toeankoe karena dengan perboeatan poeteri dan
toean , bersoekatjita belaka . bersoekatjita
karena mendapat indah-indah dari pada daulat toeankoe
dan toeankoe seorang didalam sekadarnja serahkan maha . moeda akan singgah. kepada ' bersama toean selama toeankoe kemari Sekarang pertimbangan. poeteri perdjalanan dan akan toean bersoekatjita dosa daulat toeankoe poeteri diatas ,karena termasa itoe karena dengan itoe gadjah mendapat.

Oleh iba melihat kemiskinan patik patik begini jaïtoe daulat patik sekali-kali tidak mengandoeng sekali-kali tidak Kenjataannja : jang patik jaïtoe patik sendiri Toean patik persalin jang diadjak doedoek-sama oléh kenaikan Akan jang élok akan lawan bertjakap- tjakap beloehan Adapoen sendiri bersoekatjita dibawa didjamoe santap patik patik jang adil djoea"

radja koetjing jang
mendengar persembahan demikian
itoe, maka termenoenglah sambil .
berkeroet , kepalanja ditoendoekkannja ,karena ia sedang
menimbang kesalahan hati Bahgia ,serta itoe, dan memikirkan
atnja atas , berkata teroes terang itoe.
Beberapa sa'at lamanja radja termenoeng , maka melihatlah
kepada ' ada bertitah, dengan keroet titahnja: moeka keningnja „ Hai anakkoe amat .Radja, ; melihat !Sekarang itoe
koeketahoei soedah, kamoe seorang anak moeda
loeroes hati. maloe kamoe mengatakan
moe,karena takoet berdoesta . hati itoelah
manoesia sebaik-baiknja tadi, poeterakoe . amat soeka lagi koeketahoei kepadamoe poela. Sebab
itoe dia kepadamoe akan ,sebab
'oemoernjapoen soedah tjoekoep oentoek bersoeami .

Demi ia berpikir Keningnja tampak koetjing keloeroesan memikirkan apa jang hendak diboe- diri Bahgia jang

ia Bahgia air jang djernih sedikitpoen ta lagi sambil Bahgia bahwa jang Tiada kemiskinan-Orang jang loeroes jang Dan sedjak bahwa koeberikanlah djadi isterimoe Akan

dosa koetjingmoe koeampoeni belaka,karena meng- hargakan keloeroesan hatimoe." Demi Bahgia mendengar titah radja jang demikian itoe,terlaloe soekatjitanja, sehingga tiada dapat apa jang akan dikatakannja,melainkan dengan segeraia merebahkan diri mendjoendjoeng doeli baginda,akan menoendjoekkan terima kasih- nja atas kemoerahan hati baginda dan atas kesoetjian hatinja, lagi dengan'adilnja. Si Kamispoen demikian poela diboeatnja. Ketika dilihatnja Bahgia mendjoendjoeng doeli baginda itoe, dengan segera poela ia soedjoed mentjioem tjerpoe baginda. Sesoedah itoe baharoelah Bahgia dapat berkata-kata,laloe ia memohonkan terima kasih atas ampoenan dan atas anoegerah baginda jang amat moelia itoe. Selang berapa hari kemoedian dari pada itoe, maka bagindapoen mengadakan pésta besar oentoek mengawinkan poeteranja dengan Bahgia. Boekan patoet ramainja kerdja itoe. Kedoea mem- pelai itoe diarak kemesdjid diatas gadjah kenaikan radja,dan dengan segala boenji-boenjian,disertaï oléh baginda,dan dengan oepatjara. Boekan patoet-pato et banjaknja orangFH jang menjertaï perarakan itoe. Dari istana radja sampai kemesdjid tidak poetoes-

orang

poetoes dan gadjah kenaikan orang besar-besar dan orang kaja-kaja . Setelah selesai
itoe,maka dengan didalam gedoeng raja amat
itoe. karena telah keadaannja menantoe doea radja isteri ,maka terlaloe menjenangkan hati ,sebab
kedoea soeami isteri itoe selama itoepoen seia sekata dan sangat berkasih - kasihan . kedoea
toeannja itoe. itoe,kata gedoeng nénék gembala raja itoelah itoe kepada ia boedak-boedak sampai mati. „ gembala sangat
mendengarkan orang tjeriteranja . „ Kamoe dan loeroes hati !" kiasannja dari pada itoe, tentang hal

kerdja tinggallah Bahgia isterinja jang indah Oleh ia mendjadi iapoen digelarilah Tengkoe Tjendera Bahgia. Peri laki -lamanja Dan koetjing jang tjerdik se'oemoer hidoepnja dipeliharakan poela baik-baik oleh Didalam tinggal Demikianlah hika- jatnja " jang asjik ambillah hikajat jang tawakkal

TAMMAT.

FOR