PEMIMPIN PERTANIAN
PARA-KOPI-TEH-TEMBAKAU-KAPOEK DANLAIN
(DENGAN SEHELAI GAMBAR TAMBAHAN) TERKOEMPOEL OLEH
MOEHD.NOEH
KEPALA SEKOLAH GOEBERNEMEN KL, II SERTA DIPERIKSA DAN DIPERBAIKI OLEH TENGKOE HASSIM GEDIPLOMEERD LANDBOUWKUNDIGE
TUD.
N/V H. D. TJEENK WILLINK & ZOON — HAA Fonds ten bshoeve vae
Indologische Studiēn ass
do Rijks Universiteit
to Utrecht.
OT PEMIMPIN PERTANIAN
Ind, dhud: 8
PEMIMPIN PERTANIAN
PARA-KOPI-TEH-TEMBAKAU-KAPOEK DAN LAIN
(DENGAN SEHELAI GAMBAR TAMBAHAN) TERKOEMPOEL OLEH
MOEHD. NOEH
KEPALA SEKOLAH GOEBERNEMEN KL, II SERTA DIPERIKSA DAN DIPERBAIKI OLEH TENGKOE HASSIM GEDIPLOMEERD LANDBOUWKUNDIGE
HAARLEM
N/V H. D. TJEENK WILLINK & ZOON
Fonds ten behoeve van
Indologische Studiën aan
de Rijks Universiteit te Utrecht.
PENDAHOELOEAN
Maksoed jang teroetama mengarangkan kitab ini, ialah sebagai memenoehi boenji rantjangan (leerplan) pengadjaran sekolah Boemipoetera kl. II, karena sedjak beberapa tahoen jang laloe dimasoek- kan dalam leerplan bagi pengadjaran ilmoe toemboeh² an: tentáng memelihara, menanam dan mengerdjakan hasil dari berbagai-bagai tanaman keras jang biasa dipeliharakan olēh Boemipoetera. Djadi kitab ini ialah sebagai pemimpin bagi goeroe² jang akan menga- djarkan pengadjaran itoe. Benar isi kitab ini sangat banjak dari pada jang perloe diketahoei olēh moerid², tetapi pada pendapat hamba, makin loeas dan makin dalam pengetahoean goeroe tentang sesoeatoe pengadjaran, makin terang pengadjaran itoe dapat diadjarkannja. Sekiranja isi pengadjaran itoe haroes ditoeliskan moerid dalam kitab peringatannja, memadaïlah jang perloe² sadja disoeratkan. Tambahan poela pada sekolah² jang berkelas 6 tentoelah pengadjaran ini lebih loeas dapat diadjarkan. Sebagai terang pada moeka sebelah ini, isi kitab ini dikoetip dari karangan toean² terpeladjar jang terseboet namanja disitoe, ialah atas kemoerahan hati toean² itoe. Padoeka Tengkoe Hassim, gediplomeerd Landbouwkundige di Médan telah soedi poela memeriksa dan memperbaiki isi kitab ini, agar kitab ini dapat djoega dipergoenakan pada sekolah² Pertanian Boemipoetera. Kepada sekalian toean² itoe dioetjapkan banjak² terima kasih.
M. N.
Tebingtinggidēli, April 1929.
OVERZICHT DER GEBEZIGDE LITERATUUR (uitgegeven door de N/V H. D. Tjeenk Willink & Zoon te Haarlem).
I. CAOUTCHOUC, door Dr. A. J. ULTÉE, Directeur van het Proefstation te Malang.
2. DE KOFFIECULTUUR, door J. HAGEN, Oud-Planter.
3.DE THEECULTUUR, door Dr. J. J. B. DEuss, Directeur van het Proefstation voor Thee te Buitenzorg.
4. TABAK, door Dr. O. DE VRIEs, Voorm. Scheikundige aan het Proefstation voor Tabak te Klaten, thans Directeur van het Rubberproefstation te Buitenzorg.
5. VEZELSTOFFEN, door Prof. Dr. G. VAN ITERsoN Jr., Hoogleeraar aan de Technische Hoogeschool te Delft.
6. CACAO, door Prof. Dr. W. RoEPKE, Hoogleeraar aan de Landbouwhoogeschool te Wageningen.
Gamb. I. Daoen, boenga dan boeah dari Hevea Brasiliensis.
BAGIAN I
DARI HAL TANAMAN PARA.
1.Riwajat tanaman para.
Berabad-abad jang laloe, ketika ditempat-tempat lain orang beloem mengenal getah para, boemipoetera Amērika telah tahoe mempermainkan bola dari pada getah jang diboelatkannja. Perkataan caoutchouc" jang dipakai orang sekarang akan menamaï getah para itoepoen asalnja dari perkataan merēka: -coa artinja kajoe dan ocho artinja-mengalir; djadi coaocho artinja kajoe atau pohon jang mempoenjaï sifat dapat mengeloearkan sematjam benda tjair (getah). Kemoedian seorang-orang Inggeris jang bernama Priestley dapat mengetahoei, bahwa toelisan pinsil dapat dihapoes dengan karēt. Karena dalam bahasa Inggeris to rub artinja menggosok (mengha- poes), terdjadilah perkataan ,,rubber". Nama jang lain oentoek tanaman itoe ialah Hevea. Karena pohon kajoe Hevea itoe banjak didapat orang ditanah Brazilië, ja ni di Para dan Amazonas, diberi orang poela nama akan dia ,Hevea brasiliensis" atau ,,Para Rubber" (masoek soekoe toemboeh- toemboehan jang bernama ,Euphorbiaceae"). Dahoeloe ta' disangkakan orang bahwa karēt itoe banjak benar goenanja. Dalam tahoen 1825 orang moela-moela memboeat sepatoe karēt di Eropah. Dan kira-kira masa itoe djoega keloear pendapatan
I0 RIWAJAT TANAMAN PARA
baroe memboeat pakaian jang dilapis dengan karēt, sehingga ta'
dapat ditemboes air. Olēh seorang Amerika ,,Goodyear" dalam
tahoen 1839 dan seorang Inggeris ,,Hancock" dalam tahoen 1844 didapat poela 'akal akan mempertegoeh perboeatan itoe. Karēt
itoe ditjampoernja dengan belērang laloe dipanaskan. Karēt jang diper- boeat demikian lebih tahan dan lebih moedah di- regang. Pada awalnja Pemerintah Bra- zilie mendjaga benar-benar, soepaja djangan ada boeah para jang keloear dari nege- rinja. Dengan soe- sah pajah dan ke- maoean hati jang keras pada tahoen 1876 baroe dapat Wickham, seorang-orang Inggeris jang kenal akan keadaan tanah Gamb. 2. Ficus elastica ber'oemoer 10 tahoen. Amazone, mem- bawaboeah para itoe keloear dari moeara soengai Amazone ke Londen, laloe dita-
namkan dikeboen radja di Kew. Dari 7o.ooo boetir boeah para
jang diketjambahkan hanja toemboeh 7ooo batang anak para. Sebagiannja dikirimkan ke Selan (Ceylon) dan djadjahan Inggeris jang lain dan beberapa batang kekeboen radja di Bogor. Sedjak itoe berkembanglah tanaman para itoe diseloeroeh boemi ini. Tidak
MENGERDJAKAN TANAH II
hēran dalam pertoendjoekan getah para jang diadakan dikota Lon- den dalam tahoen 1914 nama toean Wickham itoe sangat benar diperingati. Lain dari pada pohon para jang telah diperkatakan adalah poela bangsa pohon getah jang lain: Castilloa elastica dari Mexico dan Ficus elastica (getah ramboeng), jang moela-moela didapat ditanah Assam. Karena kedoea bangsa pohon ini tidak berapa hasilnja djika diperbandingkan dengan pohon paia, ke- doeanja makin lama makin koerang dioesahakan orang, bahkan banjak keboen² bangsa getah itoe jang ditebang orang dan diganti dengan tanaman para. Pada masa ini hasil getah ramboeng tidak sampai 1/2% dari pada hasil getah para di Tanah Hindia..
- Mengerdjakan tanah.
Tanaman para tidak berapa menghendaki tanah jang soeboer. Pada tanah jang koeroes sekalipoen atjap kali bagoes toemboehnja, asal akarnja moedah dapat teroes masoek tanah dan tanah tempat ia ditanam itoe djangan digenangi air, soepaja akarnja djangan boesoek. Pada tanah ini hendaklah diperboeat saloeran air oentoek menghilirkan air jang tergenang itoe. Sebagai tempatnja di Brazilië pohon itoe lebih soeka toemboeh ditanah jang rendah dan jang berhawa panas. Mengerdjakan tanah 1) itoe bergantoeng kepada keadaan tanah- nja, ja'ni tanah lalang atau hoetan toea. Djika tanah itoe ditoem- boehi lalang hendaklah oeratnja dibersihkan benar², karena oerat itoe moedah toemboehnja, lagi tjelakanja poela ia meroesakkan oerat pohon para itoe. Mengerdjakan hoetan toea demikianlah: Tidak semoeanja pohon ditebang, hanja pohon jang besar-besar sadja. Pohon-pohon jang ketjil ditetak sadja keliling batangnja. Ketika pohon jang besar itoe toembang, pohon² jang ketjil itoe toeroet djoega toembang
1) Peri mengerdjakan tanah ini pada bagian tanaman lain tidak akan dioelang
lagi, karena hal itoe seroepa semoeanja.
MENGERDJAKAN TANAH
ditimpa pohon jang besar itoe. Pekerdjaan itoe dilakoekan pada permoelaan moesim panas. Setelah kajoe itoe kering semoeanja, kajoe² jang ketjil dikoempoelkan keliling kajoe jang besar, laloe dibakar. Biasanja sekali bakar beloem tjoekoep. Sisa² jang beloem terbakar itoe dikoempoelkan lagi, laloe dibakar poela. Lagi didjaga, djangan ada air jang tinggal tergenang.
Gamb. 3. Tempat bibit.
Sekarang orang soedah bolēh moelaï memantjang keboennja. Djarak² jang biasa ditoeroet orang ialah: 24×24, 16×24, 18×18 atau 12×24 kaki. Pohon jang rapat tanamannja bolēh mendatangkan beberapa penjakit dan hasilnjapoen djaoeh koerang.
MENJEDIAKAN TAMPANG DAN MENANAM I3
- Menjediakan tampang dan menanam.
Sementara tanah dikerdjakan haroeslah lebih doeloe disediakan tempat oentoek menanam bibit. Oentoek itoe hendaklah dipilih tanah jang soeboer, dibersihkan dari pada akar-akarnja, ditjangkoel ± 40 c.M. dalamnja dan dihantjoerkan haloes².
Gamb. 4. Pohon para ber'oemoer 13 tahoen dengan poepoek hidjau ,Centrosema plumieri". Bidji itoe hendaklah berasal dari pohon jang banjak hasilnja dan jang baik toemboehnja. Bidji jang ketjil dan ringan koerang baik oentoek tampang. Bidji itoe ta' bolēh disimpan lama². Lebih dari 3 boelan lamanja disimpan, nistjaja tidak seboeah sadja lagi jang toemboeh. Djangan diberi berpanas melainkan lindoengilah. Sebeloemnja bidji itoe ditanam ditempat bibit lebih doeloe bidji itoe diketjambahkan pada tanah jang soeboer atau pada goeni (pasir) jang lembab. Menanamkannja hendaklah diteloengkoepkan,
MENJEDIAKAN TAMPANG DAN MENANAM
soepaja akarnja kemoedian djangan bēngkok. Bagi boeah jang baik kira² I à 2 pekan kemoedian kelihatanlah akarnja keloear. Kemoedian baroelah ditanamkan ketempat bibit, antaranja ± 30 c.M. Kira² 8 à 9 boelan 'oemoer bibit itoe baharoelah dipindahkan kekeboen. Biasanja dipilih orang waktoe moesim penghoedjan. Besar batangnja ketika itoe kira² sebesar kelingking.
Gamb. 5. Pohon para ber'oemoer 6 tahoen dengan poepoek hidjau ,,Mimosa Invisa".
Anak pohon itoe dipotong batangnja kira² 1/2 à 3/4 M. dari pangkalnja, laloe dibiarkan I à 2 pekan, hingga toenasnja keloear. Kemoedian baroelah digali dan iboe akarnja dipotong poela, sehingga tinggal kira² 1/2 M. Anak akarnja dipotong djoega, soepaja bila ditanamkan akarnja djangan bēngkok.Waktoe menanamkannja haroeslah diingat, soepaja pohon itoe djangan terlaloe dalam masoek tanah, melainkan hendaklah sama dalam dengan ketika ia masih ditempat bibit. Tampang jang tidak ēlok, misalnja jang koening daoennja atau jang bēngkok akarnja lebih baik diboeang.
MEMELIHARAKAN I5 Sesoedah beberapa minggoe kemoedian keloearlah toenas² pada batang itoe. Toenas jang baik itoelah sadja jang ditinggalkan, jang lain berangsoer-angsoer diboeang, sehingga penghabisan sekali tinggal seboeah sadja toenas jang baik.
- Memeliharakan.
Hendaklah selaloe kita djaga soepaja keboen kita selamanja bersih. Djanganlah dibiarkan roempoetnja sampai banjak, melainkan segeralah bersihkan! Pada masa ini selaloe dipergoenakan orang akau pelawan roempoet² itoe ,,poepoek hidjau", jaitoe sebangsa toemboeh² an Leguminosen. Poepoek hidjau itoe faēdahnja boekan sadja mema- tikan roempoet2, tetapi daoen² nja jang goegoer itoe menggemoekkan poela akan tanah² jang ditoetoepinja; dalam moesim kemarau mendinginkan tanah dan dalam moesim penghoedjan menahan badja tanah soepaja djangan hanjoet:
I. Mimosa invisa (bangsa sikedjoet) dapat mengalahkan lalang
dan roempoet jang djahat, tetapi ta' baik toemboeh pada tempat jang tedoeh. Toemboeh² an ini mendjalar dan berdoeri, sebab itoe sebaris sepandjang pohon para itoe djangan ditanami poepoek itoe akan tempat laloe orang jang menjadap (gamb. 5). II. Colopogonium, tidak mendjalar. Baik ditanam dibawah pohon para jang moeda, karena daoennja jang lēbar itoe dapat menoetoepi tanah dengan baik. III. Centrosema plumieri, daoennja lēbara dan ta' baik hidoep ditempat kelindoengan seperti Colopogonium djoega. Pada negeri jang panas, jang tidak banjak hoedjan, baik ditánam: IV. Indigofera endecaphijlla, karena dapat hidoep teroes dan berdaoen banjak djoega dalam moesim panas.
V. Vigna Hosei dapat hidoep meskipoen kelindoengan dan tidak
mendjalar. Biasa ditanam orang dibawah pohon para jang soedah toea. Daoennja ketjil, tanah jang ditoetoepinja seperti permadani hidjau roepanja.
TANAMAN SELAAN
Pohon para itoe sendiri tidak menghendaki pemeliharaan jang banjak. Pada permoelaannja hanja tingginja sadja jang banjak
bertambah; sesoedah I à 2 tahoen baroelah moelaï bertjabang.
Meskipoen biasanja orang menjadap batangnja tidak lebih tingginja
dari 11/2 M. dari tanah, tetapi baiklah ditinggalkan sekoerang-
koerangnja 2 M. jang tiada bertjabang, karena bo- lēh djadi olēh se- soeatoe sebab bagian sebelah ba- wah batang itoe ta' dapat disadap, bolēhlah djadi orang rmenjadap pada bagian sebelah atas.
- Tanaman selaan. (catch-crops). Catch-crops ia-
lah tanaman selaan jang ditanam orang diantara pohon² para, dengan maksoed tanaman selaan itoe kemoe- ditebang, dian Gamb. 6. Pohon para ber'oemoer 16 boelan dengan
apabila ta' baik
pohon kopi dan petai tjína. lagi toemboehnja
karena kelindoengan olēh pohon para itoe.
Dalam 4 à 5 tahoen permoelaan orang beloem mendapat hasil
TANAMAN SELAAN I7 dari keboen paranja. Akan penoetoepi belandja selama itoe selaloe ditanam orang diantara pohon² para itoe tanaman selaan. Keba- njakan Boemipoetera menanami antara² itoe dengan oebi, nenas, djagoeng, katjang tanah dan lain-lain. Tetapi njata sekaliannja itoe (ketjoeali katjang tanah) banjak mengambil zat makanan, sehingga gemoek tanah jang tinggal lagi amat koerang. Akan djadi tanaman selaan selaloe diboeat orang ,kopi Robusta", karena lekas mendatangkan hasil (± 2 tahoen), tidak meroesakkan tanaman para, dapat hidoep dengan baik pada tempat jang koerang disinari matahari, ja'ni ketika pohon para beroemoer 6 à 8 tahoen. Ditanah Hindia tanaman kopi perloe dilindoengi sedikit olēh tanaman lain. Sebeloem pohon para tjoekoep melindoengi tanaman kopi itoe, ditanam orang Dadap dan Lamtoro (Petai Tjina) sebagai tanaman pelindoengi. Kopi Robusta ditanam orang dengan djarak 6×6 kaki, para 12×24 kaki dan lamtoro djoega 12×24 kaki. Demikianlah atoeran menanamnja: ×.×. ☑× × ××.×. Robusta.
.0..o..o..0.. o. × Para.
o Lamtoro. × ×.×.×.×.×.×.× Kemoedian bila kelihatan kopi itoe telah menghalangi soeboernja tanaman para, hendaklah tanaman kopi itoe separoehnja dipotong, sehingga tinggal seperti ini: × × × × X × × x. Robusta. .o. .0. .0..0. .0..o...o. × Para. o Lamtoro. × × × × × X × ×
Makin toea pohon para itoe makin banjak ia melindoengi,
PENJAKIT POHON PARA
sehingga sebagian tanaman kopi perloe diboeang dan tanaman lamtoro ta' perloe dipakai oentoek pelindoengi lagi; demikianlah:
× X × × × X × Robusta.
× Para. X× × × × × × ×
Kesoedahan sekali, bila waktoenja telah datang, diboeang poela
sebaris tanaman kopi jang tinggal lagi itoe, sehingga terdjadilah
tanaman para semata.
6. Penjakit pohon para.
Keroesakan² jang disebabkan penjakit pohoņ para tidak berapa
besar. Meskipoen demikian hendak- lah si peroesaha tanah mendjaga, soepaja pohonnja djangandihing- gapi penjakit.
a. Penjakit koe-
lit batang (bruine binnenbast) war- nanja tjokelat ke- hitaman, disebabkan olēh karena terlaloe keras dan ati-ati koerang menjadap. Bekas sadapan itoe kę- moedian bertoeng-Gamb. 7. Penjakit koelit batang (knobbelziekte). goel-toenggoelroe-
panja, sehingga bila sampai sekeras itoe penjakit itoe, bagian
batang itoe ta' dapat disadap lagi. Pada gambar 7 njata, bahwa orang terpaksa menjadap pada batang bagian diatas.
PENJAKIT POHON PARA I9
b. Penjakit pekoeng (kanker). Penjakit itoe kelihatan pada
tempat bekas menjadap, seperti garis² hitam tegak loeroes. Baris²
hitam itoe dengan lekas bertambah banjak, sehingga koelit batang
bekas disadap itoe boesoek semoeanja; achirnja bolēh sama sekali
tidak mengeloearkan getah. Tempat jang sakit disajat dan bekasnja
disapoe dengan tēr. Karena itoe penjakit keloear biasanja pada waktoe moesim penghoedjan, diichtiarkan orang akan menolak penjakit itoe dengan menjapoei bekas² sadapan itoe pada permoe- laan moesim itoe dengan 5 % tjampoeran creoline atau carbolineum plan- tarium.
c. Djamoer oepas. Pe-
njakit ini sama halnja dengan penjakit pekoeng: moedah berpindah, terle- bih pada waktoe moesim penghoedjan. Biasa kelihatan pada tempat batang bertjabang, warnanja mē- rah moeda. Dahan jang Gamb. 8. Menghindarkan penjakit dihinggapinja lama kela- ,,djamoer oepas". maan mati. Kalau tanam-
an tjoekoep terangnja, djarang mendapat ganggoean penjakit itoe.
Bila ada kelihatan dahan (batang) dihinggapi djamoer oepas,
potonglah dahan itoe djaoeh kepangkalnja, soepaja terbawa dengan akar² djamoer itoe. Dahan itoe dibakar dengan segara. Bekas
potongan itoe ditēr, soepaja djangan dihinggapi penjakit itoe lagi.
Kira-kira 2 pekan kemoedian keloearlah toenas dekat potongan
itoe; separoehnja diboeang, hanja ditinggalkan seboeah jang
baik oentoek pengganti dahan jang diboeang itoe.
PENJAKIT POHON PARA
d. Penjakit akar. Penjakit ini sangat berbahaja dan bolēh menoelar keakar jang lain. Tambahan poela penjakit itoe tidak
dapat lekas kelihatan, lebih² pada pohon jang toea ‘oemoernja,
karena pohon jang toea biasanja mempoenjaï banjak anak akar,
sehinggaiboeakar- nja telah habis olēh penjakit itoe sedang daoennja masih beloem me- nandakan pohon itoe sakit, sebab masih dapat me- nerima makanan dari anak akar
jang masih baik
itoe. Lama kela- maan baroelah kelihatan daoennja kering dan goe- goer, tetapi wak- toenja telah ter- oentoek lampau diobati. Pada akar jang dihinggapi penjakit itoe kita lihat baris² djamoer
itoe, jang lebih
berbahaja poetih warnanja. Djika Gamb. 9. Penjakit akar. penjakit itoe lekas ketahoean, balēhlah di'akalkan begini mengobatinja: Keliling batang itoe digali, hingga kelihatan akarnja. Djamoer jang toem- boeh pada akar itoe dikikis dengan bilah jang toempoel. Pengi- kisannja itoe dibakar, soepaja djangan dapat berpindah lagi keakar lain. Akar jang soedah dikikis itoe disapoe dengan carbolineum
PERI MENJADAP 2I
plantarium (jang ditjampoer dengan air sama banjak). Demikian
diperboeat sampai beberapa kali antara 2—3 hari. Tjahaja matahari
biarkan menjinari akar jang berpenjakit itoe. Kemoedian baroelah
ditimboeni kembali.
7. Peri menjadap.
Pohon para moelaï disadap biasanja ketika ‘oemoernja telah
sampai 5 tahoen. Demikianlah atoer- an menjadap jang haroes dilakoekan: Moelaǐ dari atas kira² 6o c.M. tingginja dari tanah diiris batang itoe loeroes kebawah, hingga kira-kira 10
c.M. lagi maka sampai ketanah. Irisan ini goenanja oentoek tempat getah me- ngalir kebawah, di- namař,,pendjaliran". Kemoediankeliling batang itoe diatas dibagi empat dengan memakai seoetas tali, jang dilingkarkan ke- batang itoe. Demi-
kian poela diperboeat sebelah kebawah. [Gamb. 1o. Tjara menjadap 2 tingkat. Tanda pembagi jang (Sekarang biasa ditoeroet tjara menjadap satoe tingkat sadja). diatasdipertemoekan
dengan tanda jang dibawah olēh irisan jang diperboeat dengan
pisau. Irisan ini ta' perloe dalam², tetapi hendaklah loeroes seperti
MENGERDJAKAN HASIL
irisan jang bermoela tadi dan tingginja lebihkan dari jang tadi, soepaja bila oedjoeng irisan ini kita pertemoekan dengan oedjoeng irisan tadi, kita dapat irisan jang miring, tempat batang itoe moelaï disadap. Dibawah pada pendjaliran dipasang pantjoerannja. Pantjoeran itoe terboeat dari pada sēng atau aluminium. Seperempat bagian batang jang telah digambar itoe disadap setahoen lamanja. Kemoedian baroe pindah keperempat bagian jang kedoea, ketiga dan keempat, sehingga setelah 4 tahoen baroe kita kembali poela menjadap bagian jang pertama tadi. Sesoedah 4 tahoen loeka bekas sadapan itoe telah mendjadi baik dan bolēh disadap poela. Sadapan itoe hendaklah rata (sedjadjar) semoeanja, miring dari kiri sebelah atas kekanan sebelah bawah. Sebab itoe perloe diperboeat irisan² penolong oentoek menentoekan bagian² jang disadap seboelan² lamanja (lihat gambar 1o). Irisan penolong itoe djanganlah dalam² diperboeat, karena goenanja hanja penoendjoekkan irisan sadapan jang benar. Si penjadap haroeslah berati-ati soepaja djangan terkajoe (terlaloe dalam) menjadap, sehingga koelit manisnja (cambium) terpotong. Akan tetapi, karena oerat² jang berisi getah jang terbanjak sekali dekat koelit manis itoelah tempatnja, djanganlah terlaloe dangkal poela orang menjadap. Pekerdjaan menjadap itoe hendaklah dilakoekan pagi². Makin pagi orang moelaï menjadap makin banjak orang akan mendapat getah. Biasanja pekerdjaan itoe dilakoekan dari poekoel 6 hingga poekoel 1o pagi. Kalau hari telah panas, getah itoe tidak dapat mengalir lagi.
- Mengerdjakan hasil.
Getah tjair jang baroe disadap warnanja poetih sebagai soesoe. Getah soesoe itoe dibekoekan dengan zat asam. Biasanja dipakai orang tjoeka jang I % kerasnja dan I bagian dari air tjoeka itoe dipakai oentoek pembekoekan 1o bagian getah soesoe. Djika tjoekanja koerang, lambat bekoenja dan bila terlaloe banjak, mengoerangkan baik getah. Tjampoeran tjoeka dengan getah itoe dikatjau baik², kemoedian disisihkan boeihnja. Kalau boeih itoe
CONTROLE LJST BER BEREIDINE
Gamb. I1. Beberapa helai getah lembar.
Gamb. 12. Memasoekkan' kedalam peti.
MENGERDJAKAN HASIL
tidak dipisahkan, getah jang diperolēh djadi boeroek, berbintik-
bintik atau bergaris-garis hitam. Sesoedah 2 à 3 djam getah itoepoen mendjadi bekoe. Getah bekoe itoe digiling diatas papan dengan botol atau kajoe boelat. Dalam peroesahaan jang besar² pekerdjaan itoe dilakoekan dengan mesin peremas. Goenanja akan mengeloearkan air jang ada dalam getah bekoe itoe. Mesin peremas itoe ada 2 matjam, seboeah jang djarang, seboeah jang rapat gilingannja. Sesoedah getah itoe keloear dari mesin jang rapat itoe ia dimasoekkan lagi kemesin jang ketiga, jaïtoe mesin oentoek pemboengaï getah jang tipis tadi. Boenga itoe goenanja boekan oentoek pembagoeskan roepa getah itoe sadja, tetapi djoega soepaja lekas ia kering. Getah jang telah diboengaï itoe direndam sampai ēsok hari atau dalam air jang mengalir ± 6 djam lamanja, soepaja air tjoeka jang ada dalam getah itoe hilang sama sekali. Kemoedian digantoengkan pada tempat jang tedoeh beberapa djam lamanja, hingga airnja toeroen, laloe disalai dalam ,,roemah asap". Roemah asap itoe terbahagi atas beberapa bilik tempat menggantoengkan getah lembar itoe. Dalam bilik itoe dimasoekkan asap, tetapi panasnja disitoe djangan lebih dari 50° C. Soepaja getah itoe lekas kering hendaklah lembar² jang digantoengkan disitoe djangan terlaloe tebal, hanja ± 3 m.M.; kira² 1o hari keringlah getah itoe. 非 * * Lain dari pada getah lembar (sheets) jang telah diperkatakan diatas adalah lagi matjam getah jang lain, jang dikerdjakan dalam peroesahaan² jang besar, dinamaï ,getah pita" (crêpe). Soesoe tjair itoe dikentalkan orang doeloe dalam soeatoe tempat (bak) jang besar. Ésoknja baroe dipotong-potong, laloe digiling dalam mes'n, sehingga diperolēh getah litjin jang menjeroepaï pita beberapa mētēr pandjangnja, tebalnja à r1/g m.M. dan lēbainja ± 2 d.M.
Getah jang soedah diasap dan dikeringkan soedah siap oentoek dimasoekkan kedalam peti dan dikirimkan kepasar-pasar perniagaan.
染
Ga t 1 qeae.
BAGIAN II
DARI HAL TANAMAN KOPI.
- Riwajat tanaman kopi.
Soedah lebih 3oo tahoen kopi itoe mendjadi minoeman jang terkenal ditanah Éropah, sedang di Tanah Parsi dan 'Arab sedjak abad jang ke 14 telah digemari orang. Bagaimana asal moelanja maka kopi itoe mendjadi minoeman jang berkembang dan jang sangat kita kenal pada masa ini, tiada dapat dipastikan benar-benar. Soeatoe riwajat jang bolēh kita pertjajaï jaïtoe seorang tabib bangsa Djerman Leonard Rauwolf pada tahoen 1573 di Aleppo dan Prosper Alpin di Egypte pada tahoen 1591 dapat mengetahoei chasiat jang bolēh didatangkan olēh pohon itoe. Pastilah zat ,,coffeïne" jang menjebabkan kopi itoe demikian rasanja, jang mengadakan chasiat jang dibenarkan olēh kedoea toean itoe. Zat coffeïne itoe boekan sadja terdapat pada boeah kopi itoe, tetapi djoega pada seloeroeh bagian pohonnja; jang terbanjak pada daoen dan bidji, rata² lebih 1 %, pada bagian jang lain kira² 1/2 %. Baroe pada abad ke-17 kegoenaan minoeman itoe diketahoei orang di Londen; pada tahoen 1652 seorang bangsa Griek mendirikan seboeah padjak (roemah) kopi jang pertama disana. Kedai² kopi itoe makin lama makin bertambah banjak djoega berdiri dinegeri- negeri jang lain.
KOPI'ARAB
Sebeloem kita tjeriterakan bagaimana kopi itoe sampai ke Tanah Hindia, haroeslah kita ketahoei dahoeloe, bahwa kopi itoe asal toemboehnja jaïtoe dihoetan-hoetan tanah Afrika. Olēh orang 'Arab tanaman itoe dibawanja kenegerinja, kemoedian ke Hindia Moeka. b1 Pada tahoen 1696 Toean Besar Goebernoer Djenderal Willem van Outshoorn mendapat kiriman kopi dari Malabar (Hindia Moeka). Inilah tanaman kopi jang moela² sekali ditanam orang de Betawi. Tetapi karena bandjir besar sekalian tanaman kopi itoepoen moesnahlah. Dalam tahoen 1699 datanglah toean Zwaardekroon dari Malabar ke Betawi membawa tampang kopi poela. Tampang kopi inilah jang kemoedian berkembang diseloeroeh Tanah Djawa dan kepoelanan Hindia Timoer jang lain. Djadi njatalah, bangsa kopi jang moela² berkembang di Tanah Hindia ini ialah kopi jang asalnja diperkeboenkan orang di Tanah 'Arab. Sebab itoe dinamaǐ orang akan dia Kopi 'Arab (Coffea arabica), jaītoe seboeah dari bangsa Kopi (Coffea) jang masoek soekoe toemboeh² an jang bernama Rubiaceën.
- Kopi Arab.
Kopi Arab itoe tingginja sampai 8 à 9 M. Koelitnja kasar dan warnanja kekelaboe-kelaboean. Dahannja lentoer dan pandjang, letaknja bertentangan seboeah dengan seboeah. Daoennja lantjip dan bertangkai pēndēk,lēbarnja dari 1,5 sampai 5 c.M. dan pandjangnja dari 5,5 sampai 20 c.M. Boenganja terletak pada ketiak daoennja, 3 sampai 16 boeah banjaknja. Waktoenja berboenga tidak lama, tetapi beroelang- oelang sepandjang tahoen. Warna boenganja poetih, baoenja haroem. Tangkai boenganja pēndēk, kelopaknja hidjau bergigi lima boeah. Daoen penampoengnjapoen terbagi lima, sebelah bawah senjawa mendjadi pemboeloeh ± 1/2 c.M. pandjangnja. Benang sarinja 5 à 7 boeah banjaknja; kepala poetik dan asal boeah doea bagiannja. Lain dari pada boenga biasa ini ada poela kita dapati pada bangsa kopi 'Arab ini, lebih² pada waktoe moesim penghoedjan,
茶
Gbae es qeag, o qa.
KOPI LIBERIA
boenga² jang lain lebih ketjil, letaknja pada ketiak daoen djoega, tangkainja lebih pēndēk dan warnanja kehidjau-hidjauan. Bangsa boenga ini tidak mengadakan boeah. Setelah benang sari mengenaï kepala poetik, moelaïlah daoen boenga itoe goegoer, dan asal boeahpoen mendjadi boeah. Setelah 5 à 7 boelan lamanja, bergantoeng kepada hawa dan tanahnja, boeah itoepoen masak, warnanja mērah toea atau mērah toea kekoening-koeningan. Koelit boeah itoe sebelah loear mendjadikan soeatoe lapis jang loenak penoetoepi bidji jang keras itoe. Pada tiap² boeah kedapatan doea boeah bidji. Meskipoen demikian ada djoega sekali² kita berdjoempa dengan boeah jang satoe atau tiga bidjinja. Karena kopi 'Arab itoe soedah lebih 2 abad lamanja dioesahakan orang dikepoelauan kita ini dan sebab ia kerap dipindahkan dari soeatoe tempat ketempat jang lain hawanja, beroebah poela sifatnja menoeroet tempat ia ditanam. Maka sekarang kita dapati pada berbagai-bagai negeri pohon kopi 'Arab jang berbēda-bēda sedikit sifatnja, sehingga diperbēdakan orang poela mendjadi: Kopi Padang, Kopi Priangan, Kopi Menado, d.1. 1.
- Kopi Liberia.
Kopi Liberia itoe baroe kira² 35 tahoen lamanja ditanam orang. Asalnja dari hoetan tanah Angola (Afrika). Bidji oentoek tampang jang dikirimkan kemari hada tahoen 1873 sama sekali tidak mendjadi. Pada tahoen 1875 diterima poela bibit dari Leiden dan kemoedian dari keboen radja di Kew (Tanah Inggeris). Bangsa kopi ini tingginja sampai 1o M. Warna batangnja tjokelat kemērahan, daoennja berkeroet-keroet, pandjangnja 16 sampai 36 c.M. dan lēbarnja 6 sampai 15 c.M. Tangkai daoennja pēndēk dan koeat. Boenganja besar, ialah boenga jang sebesar-besarnja pada sekalian bangsa kopi, warnanja poetih bersih; letaknja biasanja seboeah-seboeah. Daoen penampoengnja 6—8 helai. Boe- ahnja berbagai-bagai besarnja dan bangoennja, warnanja jang masak mērah toea atau kekoening-koeningan sedikit. Koelit
KOPI LIBERIA 3I boeahnja tebal dan liat; sebab itoe mengoepasnja lebih soesah dari pada mengoepas kopi 'Arab. Kopi Liberia itoe berboenga beberapa kali setahoen, kopi 'Arab hanja 4 à 5 kali, diantaranja sekali jang berboenga amat lebat. Djadi pada sebatang pohon kopi Liberia kita dapati kadang² boeah jang masak dan jang masih moeda. Ini ada poela baiknja, karena
Gamb. 15. Kopi Liberia jang sedang berboeah.
ketika mengambil hasilnja pohon itoe tidak sampai meranggas. Kebalikannja hal itoe pada kopi Djawa! Inilah seboeah sebabnja maka kopi Djawa itoe sangat menderita ,penjakit daoen". Lagi poela karena pada kopi Liberia itoe tidak sekali-banjak boeah jang dipoengoet, djadi tidak berapa perloe memakai koeli sebanjak pada kopi Djawa. Memoengoet boeah pada kopi Djawa tiada bolēh poela dilēngahkan, karena boeahnja jang masak itoe lekas goegoer. Olēh karena kebaikan kopi Liberia jang telah diseboetkan itoe pada awalnja disangkakan orang sekalian kopi Arab akan berganti
KOPI ROBUSTA semoeanja dengan kopi Liberia. Tetapi bangsa kopi inipoen makin lama makin koerang digemari orang, teroetama karena iapoen menderita djoega penjakit daoen jang ta' dapat dihindarkan itoe. Olēh sebab itoe telah ditjobakan orang memasoekkan bangsa kopi jang lain atau mengawinkan kopi Djawa dengan kopi Liberia. Ternjata perkawinan kedoea bangsa itoe, tidak mendapat ganggoean dari penjakit daoen. Biasanja diperolēhnja sifat iboenja, djadi batangnja tegap² sebagai pohon Liberia, sedang boeahnja menjeroepaï kopi Djawa, djadi lebih ketjil dan koelit boeahnja tipis. Bangsa² kopi jang baroe dimasoekkan itoe bolēh kita bagi poela atas doea bagian, jaitoe: Ie. jang menjeroepaï kopi 'Arab dan ze. jang menjeroepaï kopi Liberia. Jang masoek bagian pertama ialah: bangsa Robusta, Quillou, Canephora, Bukobensis dan lain-lain. Jang masoek bagian kedoea jaïtoe: Excelsa, Abeokuta, Dewevrei dan lain-lain.
- Kopi Robusta.
Inilah bangsa kopi jang terbanjak ditanam orang di TanahHindia. Lebih 8o %dari pada tanaman kopi, kopi Robusta belaka. Atas oesaha toean van Lennep kopi itoe dimasoekkan kemari pada tahoen Igor. Roepanja toean itoe mengetahoei benar, bahwa kopi Djawa dan Liberia nistjaja akan moendoer. Dan setelah beliau membatja berita kopi Robusta jang baik sifat² nja telah dimasoekkan olēh toean Wildeman dari Afrika ke Brussel, bermaksoedlah beliau akan memperkeboenkan kopi ketjil ini di Tanah Hindia. Maksoednja itoe sampai. Pohon itoe berboenga sepandjang tahoen, hidoepnja koeat, daoennja besar², dapat menderita penjakit daoen. Sedang kopi Djawa sesoedah 4 tahoen dan kopi Liberia sesoedah 5 tahoen baroe mengadakan hasil, jang tidak lebih dari 1o pikoel sebahoe, kopi Robusta ini sesoedah 2 tahoen, telah mengadakan boeah, jang berlipat ganda banjaknja dari bangsa kopi jang pertama tadi. Hanja beberapa sifatnja sadja kopi Robusta itoe dapat diper- bēdakan dengan sebangsanja kopi Quillou, Uganda dan Canephora.
Kan, er or r hen
at e,e e Keo o qoen.
KOPI ROBUSTA
Jang pertama kopi Robusta itoe boeahnja mērah toea kebiroean. Lain dari pada itoe warna daoennja jang moeda hidjau ke- koeningan dan koelit tipis pemaloet boeahnja hidjau kekela- boean, sedang daoen Quillou jang moeda tjokelat warnanja. Letak dahan pada kopi Robusta miring sedikit, sedang dahan kopi Quillou rata letaknja, sehing- galebihloeasdjadjah- an daoennja dari pada kopi Robusta. Djadi menanamnja- poen haroes lebih dja- rang poela. Bangsa kopi Quillou ini me- ngadakan boeah se- soedah 3 tahoen 'oe- moernja. Meskipoen demikian hasilnja lebih dari hasil kopi Robusta,asalpendja- gaannja baik. Bangsa kopi Quillou tidak berapa perloe dilin- doengi olēh pohon jang lain, tetapi perloe dipangkas selaloe. Bangsa kopi Cane- mempoenjaï phora daoen lebih ketjil dari kedoea bangsa Gamb. 18. Coffea Excelsa. kopi jang terseboet diatas. Bangsa ini selaloe mendapat ganggoean penjakit daoen, sehingga tanaman kopi Canephora itoe koerang disoekaï orang. 米 Kopi Excelsa sebagai telah kita seboetkan masoek bilangan
bangsa kopi jang menjeroepaï kopi Liberia. Bangsa kopi ini hidoep
MEMILIH TANAH DAN MENJEDIAKAN TAMPANG ditempat jang selaloe bermoesim panas, dan koerang baik djadi tanaman selaan dalam pohon para, hanja sebagai tanaman kopi sedjati, jang tidak bertjampoer dengan tanaman jang lain. Daoennja dan tjabangnja lebih besar dari pada kopi Liberia, sedang boeahnja lebih ketjil dan warnanja mērah toea. Kopi Abeokuta daoennja lebih ketjil dari kopi Liberia dan menghasilkan boeah jang banjak. Bangsa kopi ini tidak dihinggapi penjakit daoen.
- Memilih tanah dan menjediakan tampang.
Berlainan halnja dengan tanaman para, pohon kopi itoe ta' dapat toemboeh pada sebarang tempat sadja. Tanaman ini menghen- daki tanah jang gemoek dan gemboer, akarnja hendaklah dengan moedah dapat mendjalar kesana kemari. Olēh sebab itoe tanah hoetan toea jang soeboer tanahnja itoelah tanah jang sebaik-baiknja tempat bertanam kopi. Kesoeboeran tanah itoe nampak benar pada toemboehnja jang segar dengan daoennja jang hidjau toea warnanja. Lain dari pada itoe tanahnja sebaik-baiknja rata. Tambahan lagi tinggi tanah tempat kita bertanam itoe soeatoe sjarat poela bagi tanaman kopi. Kopi Robusta dan Liberia hidoep pada tanah jang rendah hingga 25oo kaki tingginja, sedang kopi Djawa lebih baik toemboehnja pada tanah jang tingginja 4ooo kaki atau lebih. Bila kita akan bertanam kopi, haroeslah lebih doeloe bidji dibibitkan. Ta' perloe rasanja dioelang lagi, bahwa tanah tempat membibitkan itoe perloe sekali soeboer, dibersihkan dan ditjangkoel haloes. Tempat itoe dibagi-bagi menoeroet pandjangnja, kira² 4 kaki lēbarnja. Diantara soeatoe pētak dengan pētak jang lain adalah djalan tempat laloe memeriksaï bibit itoe atau menjiramnja pada waktoe moesim panas. Tempat bibit ini diatap dengan lalang, jang ditaroeh orang diatas para². Para² itoe diperboeat dari pada boeloeh, tingginja sehingga orang dapat laloe dibawahnja. Dahoeloe kebanjakan orang mengambil tampang kopi dari pada anak² kopi jang toemboeh dibawah pokok iboenja. Itoe koerang
GGams sta.
MENANAM DAN MEMELIHARAKAN baik, karena tampang itoe haroeslah berasal dari bidji pohon jang soeboer dan koeat. Bidji jang soedah dipilih itoe dikoepas dengan tangan, koelit lendirnja diboeang dengan memakai aboe atau pasir. Kemoedian ditjoetji, laloe didjemoer ditempat jang tidak kena panas, sehingga bidji itoe kering olēh angin sadja. Tatkala mentjoetji itoe dapat kita pilih: mana jang terapoeng (ringan) dikeloearkan. Bidji itoe ditanam ditempat bibit dengan djarak 1/2 sampai I kaki, bergantoeng kepada lamanja bibit haroes tinggal ditempat bibit dan kepada bangsa kopi jang dibibitkan (bangsa kopi Liberia lebih djarang dari pada kopi 'Arab). Lalang pelindoengi bibit itoe berangsoer-angsoer diboeang, sehingga anak kopi itoe makin lama makin biasa menentang panas.
- Menanam dan memeliharakan.
Apabila bibit kopi itoe telah tjoekoep besarnja dan hoedjan telah banjak toeroen, bolēhlah ia dipindahkan kekeboen. Biasanja
Teotl bsta. 5—9 boelan ia ditempat bibit itoe baharoe dapat dipindahkan,
ja'ni ketika daoennja kira² 5—8 helai banjaknja. Tetapi sebeloem anak kopi itoe dipindahkan haroeslah keboen dipantjang dahoeloe, tempat ia ditanamkan menoeroet djarak jang
Ga.
benar. Djarak dari soeatoe pohon kepohon jang lain bergantoeng kepada bangsa kopi jang ditanam, hawa dan tempatnja. Pada galibnja makin tinggi tempat kita menanam atau makin soeboer tanah, makin djarang pohon ditanam, karena dahannja makin djaoeh merambak kekiri dan kekanan. Kopi Djawa biasa ditanam orang dengan djarak 6 × 6 kaki, sedjarang-djarangnja 8 × 9 kaki, kopi Liberia 12 × 12 kaki dan kopi Robusta 6 × 6 kaki hingga 7×8kaki. Soedah tentoe sadja anak kopi jang dipindahkan itoe, jaïtoe anak kopi jang soeboer toemboehnja. Anak kopi jang kekoeningan warnanja serta daoennja tidak litjin, melainkan berkerenjoet- kerenjoet, menandakan pohon itoe mengandoeng penjakit. Ketika mentjaboet itoe hendaklah atia, soepaja akarnja djangan roesak. Iboe akarnja dipotong hingga tinggal kira² ³/4 kaki. Dengan
MENANAM DAN MEMELIHARAKAN
sebilah kajoe diboeat loebang tempat menanamkannja, laloe dita- namkan sama dalam dengan ketika ia masih ditempat bibit. * * 冰
Biasanja tanaman kopi soeka dilindoengi olēh pohon² jang lain. Akan djadi tanaman pelindoengi selaloe dipakai orang pohon Dadap, karena pohon itoe lekas toemboeh, sehingga setelah setahoen 'oemoernja telah tjoekoep memberi lindoengan jang baik pada tanaman kopi. Lagi pohon itoe tahan ditioep angin serta menjoe- boerkan tanah. Biasanja dahannja jang ditanam orang. Dahan itoe djangan terlaloe toea, besarnja kira² sebesar pergelangan, dipotong-potong kira² 2 kaki pandjangnja. Menanamnja haroeslah miring dan dari pada toenas² nja jang keloear ditinggalkan seboeah jang baik. Sajang sedikit, karena pohon Dadap itoe menanggoeng beberapa matjam penjakit. Lain dari pada Dadap selaloe ditanam orang djoega Lamtoro sebagai tanaman pelindoengi. Boeahnjapoen bolēh digiling didjadi- kan poepoek. Tambahan poela pohon Lamtoro itoe bolēh diper- goenakan oentoek penghambat angin, karena tanaman kopi ta' dapat menahan tioepan angin jang keras. Akan mendapat tanaman Lamtoro bidjinja jang ditaboerkan orang. Memelihara soepaja tanah soeboer dan djangan dihanjoetkan air, selaloe djoega ditanam orang dilērēng-lērēng boekit antara pohon kopi itoe poepoek hidjau jang bernama Tephrosia candida, ja ni sematjam pohon kajoe ketjil, jang bolēh dipangkas-pangkas. Daoen²pangkasanitoebolēhpoeladipergoenakanoentoek pemoepoek tanaman kopi itoe. Daoen² kopi jang goegoer baik dibiarkan sadja, hingga lama² mendjadikan soeatoe lapis tanah jang soeboer dan menjedjoekkan tanah itoe. Pohon kopi itoe djangan dibiarkan banjak bertjabang-tjabang. Sekalian toenasnja hendaklah diboeang dengan pisau jang tadjam. Kalau 'oemoernja telah doea tahoen dan tingginja soedah tjoekoep, maka ia dipangkas poela. Perloenja memangkas itoe soepaja pohon itoe djangan tinggi amat, djadi moedah memetik boeahnja dan
GANGGOEAN DAN PENJAKIT PADA PCHON KOPI
soepaja daoennja lekas merambak, sehingga lekas menoetoepi tanah. Memangkas itoe bergantoeng kepada djarak tanaman itoe. Kalan ia rapat ditanam hendaklah tinggi pangkasnja, kalau djarang
Gamb. 2o. Pohon kopi Robusta jang ditanam diantara pohon para.
tanamannja rendah dipangkas. Biasanja kopi Djawa tingginja hanja 5 kaki, kopi Robusta dan Liberia 8 kaki.
- Ganggoean dan penjakit pada pohon kopi.
a. Loendi (engerlingen) jaïtoe anak dari sebangsa koembang
(meikever), orang Soenda menamaïnja Koeoek, di Djawa Timoer diseboet orang Oeret. Koembang itoe berteloer dalam boelan Februari hingga boelan April dalam tanah, lebih² pada tanah jang baroe ditjangkoel dan
GANGGOEAN DAN PENJAKIT PADA POHON KOPI jang gemboer. Loendi jang keloear dari teloer itoe tinggal dalam tanah itoe kira-kira 2 tahoen lamanja dan memakan sekalian oerat² jang bersoea padanja, sehingga keroesakan jang bolēh disebabkannja sangat besar. Koembangnja terbang waktoe malam atau soeboeh²; djika hari telah terang ia bersemboenji dalam tanah. Djalan memoesnahkannja lain tidak, djangan mengerdjakan tanah pada boelan² jang terseboet dan mentjari koembang dan loendi² jang meroesakkan itoe pada waktoe siang hari. Pada keboen jang soedah toea mentjari koembang dan loendi itoe lebih soesah, karena binatang itoe biasanja bersemboenji dekat batangnja, sehingga bila tanah itoe digali bolēh meroesakkan tanaman itoe.
b. Aaltjes (Tylenchus-soorten) ialah sebangsa binatang jang
sangat ketjil sekali ta' dapat dilihat dengan mata. Binatang itoe bolēh mendatangkan keroesakan jang besar djoega pada tanaman kopi. Apabila kita lihat tanaman kita pada soeatoe tempat moelaï merana, kesoedahannja mati, besar doegaan kita bahwa tanaman itoe telah diserang olēh binatang ,aaltjes" itoe. Binatang ini mempoenjaï sematjam gigi pada moeloetnja, ja'ni perkakasnja akan menggērēk iboe akar dan anak akar jang besar². Pada tempat loeka bekas diroesakkannja itoe kita lihat koelitnja mati. Dan apabila tempat jang roesak itoe kita sajat maka kelihatanlah warna tjokelat atau kelaboe, sedang pada akar jang sēhat warna itoe selamanja poetih. Akan melawan serangan itoe hendaklah tempat jang menaroeh penjakit itoe djangan ditanami. Sekalian djalan² ketempat itoe dihindarkan, karena penjakit itoe moedah mendjangkit. Sebaik- baiknja tempat itoe ditanami bangsa katjang dan ditinggalkan sadja.
c. Koetoe. Bangsa koetoe jang meroesakkan tanaman kopi ialah
Koetoe Perisai dan Koetoe Daoen. Djenis Koetoe Perisai jang hidjau lebih berbahaja dari pada djenis Koetoe Perisai jang lain. Teloernja disimpannja dibawah perisainja Tempajak jang keloear dari teloer koetoe itoe meroesakkan dahan jang moeda dan bagian daoen sebelah bawah dekat oerat daoen itoe. Tiap² seēkor koetoe kadang² berteloer sampai 1oo boeah.
GANGGOEAN DAN PENJAKIT PADA POHON KOPI 4I Njatalah besar keroesakan jang bolēh disebabkan olēh koetoe itoe. Bangsa koetoe ini mengeloearkan zat jang manis dari toeboehnja, menjebabkan pada tempat itoe toemboeh sebangsa tjendawan jang hitam warnanja, sehingga bagian daoen itoe tertoetoep olēhnja. Koetoe Daoenpoen mengeloearkan djoega zat manis seroepa itoe dari toeboehnja, sehingga semoet datang berkoempoel ketempat itoe akan mengisap manisan. Binatang lain jang membinasakan koetoe itoe ialah sebangsa koembang (Lieveheersbeestjes) dan lebih-lebih tempajaknja. Lain dari pada itoe sebangsa taboehan mengendap (sluipwespen) poen meroesakkan djoega koetoe itoe. Bangsa taboehan itoe berteloer pada toeboeh koetoe itoe. Setelah tempajaknja keloear, tempajak itoe memakan toeboeh koetoe itoe. 'Akal akan meroesakkan koetoe itoe ialah dengan menjiramkan air kapoer, air saboen atau cyaanwaterstof (blauwzuur) ketempat jang dihinggapi koetoe itoe. Tetapi ‘akal ini hanjalah dapat diper- goenakan pada tempat bibit atau tanaman jang masih moeda, karena pekerdjaan menjiramkan obat itoe ketanaman jang soedah besar dan toea tidak moedah.
d. Koepoe2. Oelat koepoe2 jang meroesakkan pohon kopi ada
bermatjam-matjam. Bangsa jang pertama (Oreta extensa) memakan daoen kopi itoe, tetapi toelang daoen itoe ditinggalkannja. Keroesakan jang disebabkannja besar; dalam beberapa hari sadja keboen kopi itoe bolēh dikatakan tinggal toenggoel belaka. Oelat koepoe² itoe pandjangnja I à 5 c.M. warnanja mērah tjokelat, tidak berboeloe. Kepalanja ketjil dan mempoenjaï doea
boeah soengoet jang pēndēk, bagian badannja jang sebelah belakang
bēngkok menjeroepaï ēkor, pandjangnja ± I c.M. Setelah kita ketahoei bahwa tanaman itoe diroesakkan olēh oelat koepoe² itoe hendaklah oelat² itoe segera ditjari. Moesoehnja jang teroetama ialah beberapa bangsa taboehan. Bangsa jang kedoea ialah oelat koepoe² Zeuzera coffea. Dengan seboeah perkakas penggērēk pada ēkornja batang dan dahan pohon itoe dēgērēknja. Disitoe diletakkannja teloernja. Anak koepoe² jang keloear dari teloer itoe segera menggērēk lebih kedalam, sehingga bagian pohon itoe sebelah keatas loebang jang digērēk itoe hidoepnja
GANGGOEAN DAN PENJAKIT PADA POHON KOPI
merana. Dahan jang demikian hendaklah segera dipotong dan dibakar.
e. Boeboek. Penjakit ini disebabkan olēh sebangsa koembang
jang amat ketjil jang diseboet orang ,,boeboek". Boeboek itoe ada 2 matjam, jaïtoe boeboek dahan dan boeboek boeah. Kalau sebatang dahan jang dihinggapi penjakit itoe kita perhatikan, kelihatantah olēh kita pada bagian sebelah bawah dahan itoe soeatoe loebang, besarnja kira² I m.M. Biasanja loebang itoe ta' moedah kita dapati sebab ketjilnja, tetapi karena bekas penggērēkan itoe kelihatan poetih keloear dari loebang itoe, segera djoega dapat kita ketahoei. Tambahan poela daoennja kemoedian goegoer dan dahannja jang kena gērēk itoe mati. Kalau dahan itoe kita potong, kelihatanlah olēh kita sekalian pendjelmaan koembang itoe: teloernja, oelatnja, kepompongnja dan koembangnja. Dalam loebang bekas digērēknja itoe koembang betina mele- takkan teloernja, kadang² sampai 7o boeah banjaknja. Dari dalam teloer itoe keloear oelatnja, pandjangnja ± 2 m.M. Badannja poetih, kepalanja kekoening-koeningan. Dalam loebang itoe selaloe kita dapati djoega djamoer jang warnanja poetih. Dahan² jang roesak olēh karena penjakit ini amat banjak. Soedah tentoe sekalian dahan itoe ta' dapat diboeang; tambahan poela boeboek itoe tidak akan hilang. Melainkan haroeslah kita sabar sadja menoenggoe bantoean binatang lain, ja'nisebangsa ,,taboehan pengendap" jang selaloe kedapatan dalam sarang boeboek itoe, jang menolong meroesakkan boeboek² itoe. Bangsa koembang boeboek jang kedoea warnanja hitam, pandjangnja ± 11/2 m.M. Ia menggērēk boeah kopi baik jang masih moeda, baik jang soedah toea. Boeah jang digērēknja itoe berloebang, kosong atau boesoek dalamnja. Dalam boeah itoe koembang jang terseboet berteloer. Sesoedah seboelan teloer itoe telah mendjadi koembang poela dan moelaï poela berteloer. Koembang betina keloear dari dalam boeah kopi itoe dan menggērēk boeah² kopi jang beloem berloebang. Disitoe ia berteloer poela. Olēh sebab itoe keroesakan jang disebabkan boeboek itoe bolēh mendjadi hēbat sekali. Kopi² jang djatoeh ketanah bolēh poela digērēknja. Olēh sebab itoe keboen haroeslah bersih benar, sehingga kopi²
GANGGOEAN DAN PENJAKIT PADA POHON KOPI
jang djatoeh moedah dikoempoelkan. Segala boeah kopi jang kena penjakit itoe dipetik, dikoempoelkan, laloe dibakar. Kalau ada diantaranja jang bolēh dipakai, dimasak.
f. Penjakit daoen. Penjakit daoen ini disebabkan olēh sedjenis
djamoer. Spore (asal djamoer itoe) selaloe kita dapati pada bagian bawah daoennja, warnanja kekoening-koeningan. Spore ini bolēh diterbangkan angin, sehingga bolēh berpindah-pindah kepohon jang lain. Penjakit daoen ini sangat berbahaja bagi tanaman kopi,-lebih² pada ketika kopi itoe tidak berapa tahan menanggoeng penjakit. Pada kopi Djawa oempamanja jang boeahnja sekali masak, pada ketika itoe tidak dapat menahan penjakit jang hēbat itoe. Daoennja habis bergoegoeran, oedjoeng² dahannja mati, sehingga sebagian boeahnja ta' dapat masak teroes, menjebabkan banjak menghasilkan boeah jang koerang baik. Ketika soedah memetik boeah kelihat- anlah tanaman kopi itoe sebagai toenggoel sadja. Djika ia tidak mati sama sekali, nistjaja sekoerang-koerangnja doea tahoen lagi lamanja, maka ia dapat. menghasilkan boeah jang baik poela. Soenggoeh ada djoega orang jang menjiram daoen jang berpenjakit itoe dengan air tembakau atau tjampoeran dari kopersulfaat sehingga sporen itoe mati, tetapi pekerdjaan itoe tentoelah ta' dapat dilakoekan pada tanaman jang loeas. Hanja seboeah jang moedah kita lakoekan jaitoe dengan memoepoek tanaman kita itoe, sehingga soeboer dan koeat hidoepnja.
g. Djamoer oepas. Penjakit ini disebabkan djoega olēh sedjenis
djamoer. Pada djamoer oepas jang moela-moela dikenaïnja jaïtoe tjabangnja, tjabang itoe kesoedahannja mati. Lebih dahoeloe kelihatan kepada kita garis² djamoer itoe jang warnanja kekela- boekelaboean, kesoedahannja berwarna mērah djamboe. Pada batang²nja jang basah soeboer hidoepnja djamoer itoe. Seperti pada penjakit daoen ia terlebih berbahaja pada ketika boeah sedang masak. 'Akal akan melawan penjakit itoe, ialah tjabang² jang kena penjakit itoe dipotong, laloe dibakar.
MENGERDJAKAN HASIL
- Mengerdjakan hasil.
Toedjoeh sampai sepoeloeh boelan bergantoeng kepada bangsa kopi dan hawa tanah tempat kopi itoe ditanam, moelaïlah kopi
LONDON
LINDETEVES
Gamb. 21. Mesin pengoepas. itoe masak. Sekarang orangpoen moelaï memetik boeah. Perkakas jang dipakai jaïtoe seboeah kerandjang dan kadang² seboeah tangga jang ringan oentoek mentjapai boeah jang tinggi. Boeah jang bergoe- goeran ketanah, jang koerang masak atau jang soedah kering dikoem- poelkan djoega, ditjampoerkan kepada kopi bangsa jang kedoea.
MENGERDJAKAN HASIL
Boeah kopi itoe direndam dalam soeatoe tempat jang berisi air. Kemoedian koelitnja jang mērah itoe dikoepas dengan memakai mesin pengoepas. Boeah jang tidak terkoepas terkadang-kadang toeroet djoega keloear dari mesin pengoepas dan kadang² banjak poela boeah jang petjah. Boeah jang tidak terkoepas dan jang
LINDETEVES-STOKVIS
Gamb. 22. Mesin pembelah.
petjah itoe haroeslah disisihkan dari pada jang baik. Oentoek penjisihkan itoe dipakai orang mesin pemilih jang bolēh disam- boengkan dengan mesin pengoepas itoe. Boeah jang soedah terkoepas dengan baik keloear melaloei soeatoe loebang dibawah perkakas itoe. Boeah jang soedah terkoepas tetapi jang masih berkoelit lendir itoe dimasoekkan poela dalam soeatoe bak, jang tinggal disitoe
MENGERDJAKAN HASIL hingga 36 à 40 djam lamanja; sehingga koelit lendir itoe beroebah halnja, mendjadi moedah diboeang. Membersihkan koelit lendir itoe dikerdjakan dalam bak pentjoetji. Ketika itoe dapat poela disisihkan mana boeah jang terapoeng (ringan). Dalam peroesahaan jang besar² pekerdjaan ini dilakoekan dengan mesin pentjoetji. Boeah jang masih berkoelit ari itoe didjemoer dipanas matahari. Soepaja djangan soesah mengangkat-angkatnja bila hari hoedjan, disediakan orang paraª pendjemoer jang diperboeat dari pada bam- boe. Para² itoe diberi beratap jang bolēh ditoetoep dan diboekakan. Pada peroesahaan jang besar boeah kopi itoe tidak didjemoer
Gamba 23. Mesin penjisihkan.
dipanas matahari; karena dengan demikian haroes banjak memakai koeli dan bila moesim penghoedjan tentoe akan lambat keringnja. Oentoek itoe diboeat orang roemah pengeringkan. Dengan oedara jang dipanaskan olēh soeatoe mesin, boeah kopi itoe dapat kering dalam 3 à 4 hari. Pekerdjaan jang akan dikerdjakan lagi ialah membelah boeah itoe. Boeah itoe dimasoekkan dalam lesoeng kerandjang laloe ditoemboek, jaïtoe pekerdjaan jang selaloe dilakoekan olēh orang perempoean. Mesin oentoek itoe ada bermatjam-matjam poela. Jang terbaik diantaranja ialah boeatan ,,Engelberg". Pekerdjaan jang penghabisan sekali ialah menjisihkan boeah itoe atas matjamnja. Mesin jang dipakai bagi pekerdjaan ini
MENGERDJAKAN HASIL
dinamaï mesin penjisihkan. Bangoennja boelat pandjang berloebang- loebang jang berbagai-bagai besarnja. Besi jang melingkar dalam- nja memaksa boeah itoe soepaja berdjalan teroes. Dengan mesin ini dapatlah disisihkan 4 à 5 matjam boeah kopi menoeroet besarnja. Kemoedian dengan tangan dapatlah dikoetip mana boeah jang masih boeroek dan petjah. Djika sekalian pekerdjaan itoe dengan ati² dikerdjakan, nistjaja kita perolēh boeah kopi jang sedap rasanja dan baik warnanja. Sekarang kopi itoe soedah bolēh dimasoekkan dalam karoeng jang satoe² pikoel beratnja dan sedia akan dikirim kemana-mana.
a
R
babba e eb e n tz aa.
业
BAGIAN III
DARI HAL TANAMAN TÉH.
- Riwajat tanaman tēh.
Bagi bangsa Tjina dan Djepoen tēh itoe telah lebih 25 abad lamanja mendjadi minoeman jang disoekaïnja, tetapi di Eropah sampai permoelaan abad jang ke 17 masih beloem dikenal orang. Orang Belandalah jang moela² sekali membawa tēh itoe kesana dalam pelajarannja jang tetap dari Eropah ketanah Tjina dan ketanah Djepoen. Boekan sadja sebagai minoeman, mendjadi obat²- anpoen ada djoega diperboeat olēh setengah tabib², menjebabkan tēh itoe lama kelamaan berolēh nama jang haroem. Dalam tahoen 1728 bermaksoedlah perkongsian Oost-Indische-Compagnie akan memasoekkan bidji tēh itoe ketanah Djawa, tetapi
GKa o t ia.
maksoednja ta' djadi. Pada tahoen 1825 dikirimkan olēh Dr. Ph.
F. von Siebold ke 's Lands Plantentuin beberapa batang anak tēh dan njata tanaman itoe di Tanah Djawapoen dapat hidoep dengan baik. Sedjak itoe Pemerintahpoen beroesahalah mengem- bangkan tanaman itoe. Beberapa orang jang ahli dalam tanaman itoe disoeroeh ketanah Tjina akan mengambil bidjinja dan mempe- ladjari peri menanam dan mengerdjakannja. Peroesahaan tēh negeri Tjina itoepoen kembanglah. Tetapi dibagian lembah Brahmapoetra dekat Assam didapat orang sebangsa tanaman tēh jang lain, daoennja lebih lēbar dan
BOENGA DAN DAOEN
batangnja lebih koeat dan kemoedian njata, bangsa tēh jang kedoea ini lebih ēnak rasanja dari jang pertama tadi. Dalam tahoen 1873 tanaman tēh Assam inipoen moelaï diperkeboenkan orang ditanah Djawa. Peroesahaan jang baroe ini sangat kembangnja, sehingga lama-kelamaan perkeboenan tēh Tjina tidak berapa tinggal lagi. Dari pada jang terseboet diatas njatalah, bahwa ada 2 matjam bangsa tēh, jaïtoe tēh Tjina (Thea sinensis), jang asalnja dari sebelah oetara tanah Mandsjoerije dan tēh Assam (Thea assamica), jang asalnja dari lembah Brahmapoetra ditanah Assam (Hindia Inggeris). Lain dari pada itoe adalah lagi bangsa tēh jang lain, jang diseboet orang tēh Ceylon, jaïtoe soeatoe bangsa tēh, jang terdjadi dari perkawinan kedoea bangsa jang moela² tadi.
- Boenga dan daoen.
Tanaman tēh itoe sangat koeat menahan dingin. Dipegoenoengan tanah Djepoen dan dipegoenoengan Himalajapoen dapat djoega ia toemboeh. Meskipoen demikian ditanah jang tidak seberapa tinggi kita dapati djoega keboen tēh jang soeboer hidoepnja (dekat negeri Bogor 300—4oo kaki), tetapi njata ditempat jang tinggi lebih banjak hasilnja. Boenga jang poetih dan haroem itoe kedapatan pada ketiak daoennja. Daoen kelopaknja 5—6 helai, daoen penampoengnja 5—6 helai, benang sarinja banjak, asal boeah diatas, kepala poetik 3 helai. Boeahnja petjah djika telah masak; dalam tiap² bilik ada 4—6 boeah asal bidji. Dari pada bidji ini hanja seboeah dari tiap² bilik jang dapat toemboeh, kadang² sama sekali tidak mendjadi. Bagiannja jang dipakai oentoek mentjampoeri air, ialah daoennja. Ketika tēh itoe moela² diketahoei orang, orang beloem tahoe bagaimana mempergoenakannja. Daoen itoe direboesnja laloe di- mamah. Kemoedian baroelah orang mendapat djalan memasaknja seperti ditoeroet pada masa ini.
MENGERDJAKAN TANAH DAN MEMELIHARAKAN
Daoen itoe terdjadi dari ± 75 % air. Olēh sebab itoe daoen itoe dengan moedah dapat dikeringkan dan bila daoen jang telah kering itoe direndam dalam air panas adalah ³/s bagiannja lagi jang dapat hantjoer. Dalam zat jang hantjoer itoe kita dapati
Gamb. 25. Boenga tēh.
zat tēh (theelooistof) jang menerbitkan rasa tēh itoe, zat coffeîne, jang menjedapkan rasanja dan lain².
- Mengerdjakan tanah dan memeliharakan.
Sebagai tanaman jang lain tanaman tēh inipoen lebih baik diperkeboenkan pada tanah hoetan toea jang banjak mengandoeng badja itoe. Kalau tanahnja soeboer, sehingga akarnja dapat mendjalar kekiri kekanan dan senang mengisap makanan dari
Gamb. 26. Keboen tēh jang ber'oemoer setahoen pada lērēng pegoenoengan.
MENGERDJAKAN TANAH DAN MEMELIHARAKAN
dalam tanah bolēh kita harap dalam tiap² tahoen akan mendapat hasil lebih 1ooo K.G. tēh iang soedah kering dalam I H.A. Karena pohon tēh biasanja diperkeboenkan orang ditanah tinggi dilērēng-lērēng goenoeng, perloelah diperboeat pematang² sebagai tangga keatas akan mendjaga soepaja air hoedjan djangan menghanjoetkan badja tanah pada lērēng goenoeng itoe dan air hoedjan mengalir melaloei pematang itoe (lihat gambar 26). Kadang² soepaja tebing pematang itoe koeat menahan air, ditanam orang poela disitoe roempoet² jang tidak meroesakkan tanah, seperti ,,atanan" (Hydrocotyle), ,djoekoet djatinangar"(Alternanthera) atau bangsa Leguminosen. Poepoek hidjau jang kemoedian ini selaloe djoega ditanam orang antara pohon² tēh, oentoek menggemboerkan dan menjedjoekkan tanah (membanjakkan zat stikstof) dan menahan air jang menghanjoetkan badja tanah itoe. Kadang² ditanam orang djoega poepoek hidjau jang berbatang tinggi seperti Tephrosia, Leucaena, Albizzia dan lain². Tanah tempat menanam pohon tēh itoe haroeslah ditjangkoel dalam ± I—11/2 kaki dan diboeangkan sekalian batoe² dan akar² roempoet²an jang meroesakkan. Karena mentjangkoel dalam itoe tanah tidak padat, oedara dapat masoek dengan moedahnja. Selaloe kita bersoea, keboen jang koerang baik ditjangkoel tidak lama mengeloearkan hasil, karena pohonnja koerang soeboer hidoepnja, sehingga koerang koeat melawan serangan penjakit. Lebih² pada tahoen permoelaan haroeslah keboen selaloedisiangi. Bila pohon itoe telah banjak da- oennja, dapatlahia melindoengitanah, roem- sehingga poet² tidak berapa A. toemboeh lagi. Be- berapa kali dalam setahoen haroeslah keboen itoe ditjangkoel. Lain dari pada itoe diboeat orang loebang² (,,rorokan") antara
ae e eodd e a Se e odn z qan
BIBIT DAN DJARAK TANAMAN
lēret² pohon tēh itoe, ja'ni akan mentjegah air hoedjan djoega jang menghanjoetkan badja dan akan memoedahkan oedara masoek kedalam tanah. Loebang itoe bangoennja empat persegi pandjang, lēbarnja kira² selēbar tjangkoel, dalamnja I—11/2 kaki, pandjang- nja sepandjang djarak dari soeatoe pohon kepohon jang lain atau sedjarak 3 batang pohon, djadi 3 atau 6 kaki. Letak loebang
B.
itoepoen beratoeran poela (lihat loekisan A dan B). Dalam loebang itoe bolēh poela dikoempoelkan bagian² pohon itoe jang soedah dipangkas dan roempoet² jang disiangi, sebagai poepoek poela oentoek kemoedian hari. Setahoen atau doea tahoen sekali loebang itoe diperbaiki.
- Bibit dan djarak tanaman.
Bidji tēh jang dipakai oentoek bibit diambil dari pohon jang baik toemboehnja. Tidak semoeanja pohon mengeloearkan bibit, sebab pohon tēh jang ditanam orang sengadja didjaga soepaja djangan berboenga dan berboeah, karena dengan demikian bolēh mengoerangkan daoennja jang perloe dipetik. Bidji hanja diperolēh dari pohon jang sengadja disediakan oentoek bibit. Bidji jang soedah toea goegoer ketanah. Bidji inilah jang dikoetip orang oentoek djadi bibit. Bidji jang baik bolēh djoega diperiksa, oempama dengan merendamkan kedalam air. Biasanja bidji jang tenggelam itoelah bidji jang baik. Moela² bidji itoe disērakkan ditempat ketjambah jang terdjadi
MEMANGKAS
dari pasir soengai atau tanah basah ditjampoer batoe bata jang soedah ditoemboek haloes. Tempat itoe diberi beratap soepaja djangan kepanasan. Tiap² hari bidji jang soedah toemboeh dipindahkan ketempat bibit dan ditanam antara 15—20 c.M. dan dalamnja I—2 c.M. Tanah tempat membibitkan itoe hendaklah soeboer dan selaloe dibersihkan roempoetnja. Tempat bibit inipoen hendaklah diberi beratap lalang jang diletakkan diatas para². Lama kelamaan atap itoe roesak dan berdjatoehan, sehingga anak pohon itoe makin lama makin biasa menahan panas matahari (lihat peri membibitkan kopi). Sebeloem anak pohon itoe ditanamkan dikeboen hendaklah keboen dipantjang doeloe dengan peratoeran 3 ×4 kaki. Biasanja dipakai orang peran- taraan jang membangoenkan segi tiga (lihat gambar). Dengan demikian akan kita dapat 8o0o pohon dalam tiap² H.A. 'Oemoer anak pohon itoe ketika dipindahkan jaïtoe 12—18 boelan. (Bila dipindahkan dengan tanah²nja tjoekoeplah jang ber'oemoer 6—8 boelan). Batangnja dipotong kira² 30 c.M. dari pangkalnja. Akarnja sebagian dipotong
djoega, akan mendjaga soepaja akar itoe kemoedian djangan
bēngkok. Waktoe memindahkan itoe sebaiknja waktoe moesim penghoedjan.
- Memangkas.
Pohon tēh tidak dibiarkan orang sadja bertambah tinggi dan bertambah besar seberapa soekanja. Bila telah kenjataan bahwa
hasil daoennja telah koerang atau sesoeatoe penjakit mendjangkit
dikeboen itoe ataupoen pohon itoe telah tinggi amat bagi orang jang memetik, moelaïlah orang memangkas.
Memangkas (memotong) batangnja jang pertama soedah dila-
koekan ketika anak pohon dipindahkan kekeboen. Memangkas jang
MEMANGKAS
kedoea dikerdjakan sesoedah I à 11/2 tahoenkemoedian. Dahan pohon litoe kemoedian hendak- lah kembang, sehingga kita bolēh banjak mendapat daoen jang keloear dari toenas²nja. Biasanja tiap² 11/2 à 2 tahoen pohon itoe dipangkas, makin lama makin tinggi tempat pe- mangkas itoe, sehingga sesoedah 5 à 7 kali memangkas, bolēh balik memangkas kebekas potongan jang lama. Perkakas jang dipakai oentoek memangkas itoe ialah pisau jang tadjam dan koeat, sehingga bekas potongan itoe litjin lagi miring, soepaja air djangan ting- gal disitoe. Djika dahan itoe
Gamb. 28. Pohon tëh ber'oemoer 20 boelan.
terlaloe besar bolēhlah dipakai ger- gadji pohon, kemoedian dilitjinkan memakai pisau jang tadjam. Keboen jang baroe dipangkas roepanja sea- kan-akan ditoemboehi toenggoel be- laka. Tetapi tidak lama kemoedian Gamb. 29. Pohon tēh itoe sesoedah keloearlah toenas jang hidjau dan dipangkas.
PENJAKIT DAN GANGGOEAN PADA POHON TEH kira² 2 boelan sesoedah dipangkas orang soedah bolēh moelaï memetik daoennja. Haroeslah kita ingat, djanganlah memangkas pohon jang
Gamb. 3o. Pohon tēh sesoedah 1/s tahoen dipangkas. koerang koeat hidoepnja; bagian batang jang kering dan jang tidak bergoena diboeang.
- Penjakit dan ganggoean pada pohon tēh.
Binatang jang selaloe meroesakkan pohon tēh ialah Helopeltis, sedjenis penjengat jang memakan daoen jang moeda. Ia berteloer didahan jang hidjau, ditangkai daoen atau dibawah daoen. Lebih² keboen jang rendah letaknja selaloe diganggoe olēh binatang ini. Djalan menghindarkannja hanjalah dengan menangkap binatang itoe.
Gamb. 31. Memetik daoen.
Gamb. 32. Membawa hasil ketempat pelajoekan dalam pabrik.
MENGERDJAKAN HASIL Sebangsa labah² ,Oranje mijt (Arachnide)" meroesakkan pohon tēh djoega. Biasanja kedapatan pada bagian sebelah bawah daoennja dan mengisap air daoen itoe sehingga kering, laloe goegoer. Hoedjan bolēh mendjatoehkan labah² itoe dan teloernja kebawah, laloe mati ditanah. Menjiram dengan belērang atau tjampoeran minjak tanah itoelah soeatoe 'akal akan memoesnahkan binatang itoe. Labah² djenis jang mērah dan oengoe dan beberapa matjam oelat bangsa koepoe², koembang, anai² dan djengkerikpoen meroesakkan djoega akan pohon tēh. Lain dari pada itoe dahan jang dihinggapi olēh sedjenis djamoer Djamoer oepas" namanja, hendaklah dipotong. Djenis djamoer jang lain Djamoer akar", disebabkan olēh toenggoel lama jang ketinggalan. Djamoer jang menoetoepi toenggoel² itoe bolēh memindah keakar pohon tēh itoe. Akar jang diroesakkan djamoer itoe digali, tanahnja laloe disirami kapoer. Pada galibnja haroeslah kita ingat, pohon jang koeat dan sēhat lebih tahan melawan penjakit dari pada pohon jang lemah. Sebab itoe lain dari pada memoesnahkan asal penjakit itoe, haroeslah keboen kita dibersihkan, ditjangkoel dan dipoepoek, soepaja hidoepnja soeboer dan koeat.
- Mengerdjakan hasil.
Hasil jang diambil dari tanaman tēh jaïtoe daoennja. Memetik daoen itoe selaloe dikerdjakan olēh perempoean² dengan seboeah kerandjang atau kain tempat memasoekkan daoen jang soedah dipetik. Biasanja poetjoeknja jang berdaoen 3 atau 4 jang dipetik orang. Daoen jang toea ta' baik didjadikan tēh. Pada pangkal pemetikan itoe akan toemboeh poela toenas jang lain, jang kemoedian bila soedah tjoekoep waktoenja (± 8—1o hari) dipetik poela. Daoen jang baroe dipetik itoe dilajoekan, ja' ni dengan mengekar- kan daoen itoe pada secatoe tempat. Dengan hal jang demikian akan mengoeap sebagian airnja jang ada dalam daoen itoe, sehingga daoen itoe tidak petjah bila digoeloeng. Dalam fabriek² dipakai
MENGERDJAKAN HASIL
orang mesin oentoek pelajoekan daoen itoe, sehingga meskipoen matahari tidak kelihatan daoen itoe bolēh djoega lajoe dalam waktoe 18 djam. Daoen jang terlaloe lajoe menjebabkan tēh jang koerang baik, air tēh jang didjadikannja koerang keras. Koerang lajoepoen tiada
Gamb. 33. Menggoeloeng daoen tēh dengan tangan.
baik poela, daoen itoe akan patah² bila digoeloeng. Daoen jang demikian menjebabkan tēh jang koerang haroem. Sesoedah dilajoekan baroelah daoen itoe digoeloeng. Bagi orang kampoeng pekerdjaan itoe dilakoekan segenggam² digosokkan dengan tangan pada soeatoe tampi (tampah), lihat gambar 33. Pada keboen jang besar² pekerdjaan itoe dikerdjakan dengan mesin. Daoen tēh itoe doea kali dimasoekkan kedalam mesin itoe, tiap²
MENGERDJAKAN HASIL kali 40 menit lamanja. Daoen jang ketjil dan moeda tjoekoeplah sekali sadja. Ketika digoeloeng, air daoen itoe diperas keloear dan daoen² itoe mendjadi bergoempal-goempal sebagai bola roepanja. Kemoedian dimasoekkan kemesin pemetjah bola itoe. Disitoe goempal² daoen itoe petjah² poela kembali dan jang lemboet dipisahkan dari pada jang kasàr. Sesoedah digoeloeng sekali, jang
Gamb. 34. Seboeah fabriek tēh di Soematera Timoer.
lemboet teroes dibawa ketempat memeram, sedang jang kasar digiling sekali lagi. Dalam tempat memeram itoe sebolēh-bolēhnja hawa itoe tetap panasnja, antara 25—30° C. Tēh itoe mendjadi kehitaman warnanja. Kemoedian tēh itoe dihamparkan, tebalnja 6—8 c.M. diatas para² jang diperboeat dari pada anjaman bamboe atau kain kasar. Sekarang daoen tēh itoe mendjadi mērah toea warnanja dan wangi baoenja. Doea tiga djam lamanja tēh itoe dibiarkan demikian, kemoedian dibawa kemesin penggarangan. Biasanja tempat pengga-
MENGERDJAKAN HASIL
rangan itoe bertoetoep. Tempat itoe dipanaskan (± 90° C.) dengan hawa panas dari pemboeloeh jang dipasang diatas dapoer. Lama menggarang itoe ± 25 menit. Waktoe tēh itoe diperam ia meragi dan olēh karena tiba² dibawa kepenggarangan, berhentilah ia meragi. Sesoedah kering tēh itoe dipilih, jang besar2 dipotong dengan mesin, kemoedian dipisah-pisahkan menoeroet besarnja dan ma- tjamnja. Dengan tjara demikian diperolēh tēh berbagai-bagai matjam, jang diseboet. ,,Oranje Pecco", ,,Broken Pecco" dan
lain2. Kemoedian dipilih lagi olēh perempoeana, tangkainja jang
mērah warnanja diboeangkan. Penghabisan sekali dimasoekkan kedalam peti, jang dalamnja diberi berlapis timah, dipateri dan dipakoe baik². Kadang² diberi berbingkai besi, soepaja djangan petjah ditengah perdjalanan.
a -e d eaeah ee e)
BAGIAN IV
DARI HAL TANAMAN TEMBAKAU.
- Riwajat tanaman tembakau.
Bagaimana asal moelanja tanaman tembakau itoe sampai ke Tanah Hindia kita ini ta' dapat dinjatakan dengan benar. Separoehnja mengatakan, tanaman itoe dibawa olēh bangsa Portoegis kira² pada tahoen 16oo ketanah Djawa; separoehnja poela mengatakan, tanaman itoe moela² dipindahkan dari Mexico ke Pilippina, dari sitoe bersērak ke Tanah Tjina, Djepoen dan ke Hindia. Tiada dapat diketahoei mana diantaranja jang benar, tetapi ketika toean Rumphius dalam perdjalanannja kemari pada tahoen 165o, telah mendapati tanaman tembakau itoe ditempat-tempat di Tanah Hindia, poen jang beloem pernah didatangi bangsa Portoegis. Pada pertengahan abad XIX baroe hasil tembakau itoe dapat dikeloearkan dari sini. Sekarang tanaman tembakau itoe masoek hasil perniagaan jang teroetama ditanah Hindia. Pada masa ini negeri jang teroetama menghasilkan tembakau ialah Deli, Tanah² Kesoeltanan Djawa 1) dan Besoeki. Tembakau Deli ternama karena baiknja, teroetama oentoek diperboeat pembaloet tjeroetoe (dekblad). Bangsa tembakau jang ditanam ditanah Deli berlainan dengan
1) Vorstenlanden.
WAKTOE MENGERDJAKAN DAN DJALAN MEMBIBITKAN bangsa tembakau Kanari, jang hanja ditanam orang di Tanah² Kesoeltanan Djawa. Demikian poela bangsa tembakau Kedoe hanja baik toemboehnja ditanah pegoenoengan Besoeki. Bangsa tembakau Deli jang menghasilkan pemboengkoes tjeroetoe jang sangat baik itoe, ditanah Djawa mengadakan daoen jang ketjil serta kemērahan warnanja.
- Waktoe mengerdjakan dan djalan membibitkan. Waktoe moelaï mengerdjakan tanah di Deli dan ditanah Djawa
berlain-lain. Di Deli jang tiada berapa berbēda moesimnja sepan- djang tahoen, dimoelaï orang menaboerkan bibit pada boelan Januari dan Februari, menanamkannja kekeboen pada boelan Maart dan April dan mengoetip hasil pada boelan Mei dan Juni. Ditanah jang tinggi lebih doeloe dimoelaï bekerdja dari pada ditempat jang rendah. Ditanah Djawa biasanja orang menaboer bibit waktoe moesim kamarau (Juli atau permoelaan Augustus) dan menanamkannja pada boelan Augustus hingga September, dan mengoetip hasil pada boelan² jang pertama pada moesim penghoedjan (October dan November). Di Besoeki kebiasaannja dikerdjakan orang 2 minggoe lebih doeloe dari pada itoe. ** * 'Oemoer I hingga 11/2 boelan soedah dapat bibit dipindahkan kekeboen. Sementara itoe hendaklah keboen dibersihkan dan tanahnja dihaloeskan benar². Lebih² oentoek bibit hendaklah tanahnja bersih dan gemboer. Seperti pada tanaman jang lain, tempat bibit tembakaupoen haroes diberi beratap jang bolēh diboeka-boeka. Makin besar bibit, makin lama atap itoe diboeka (pagi dan malam). Karena bidji tembakau itoe sangat haloesnja hendaklah bidji itoe sebel em disēbarkan ditjampoer dengan pasir atau aboe. Kira² 5 hari sesoedah
WAKTOE MENGERDJAKAN DAN DJALAN MEMBIBITKAN
ditaboerkan biasanja toemboehlah bidji itoe. Bibit itoe hendaklah 2 à 3 kali disirami sehari dan sekalian roempoet²nja ditjaboet. Djika toemboehnja terlampau rapat, hendaklah separoehnja ditjaboet, soepaja mendjadi lebih djarang. Ganggoean jang teroetama ketika membibit itoe ialah oelat koepoe2. Oentoek pelawan itoe disiramkan orang loodarsenaat-
emulsie ketempat bibit itoe. Oelat dan teloernja haroeslah djoega
Gamb. 36. Tempat bibit (Deli). Bagian sebelah belakang kelihatan roemah toean ketjil (assistent) dan bangsal tempat mengeringkan.
ditjari. Lain dari pada itoe semoet api (semoet mērah) selaloe djoega melarikan bidji tampang itoe sebeloem toemboeh. Oentoek itoe disiram orang tempat bibit itoe lebih doeloe dengan tjampoeran saboen dan minjak tanah. Sebangsa tjendawan ,,Phytophtora" namanja dapat poela membinasakan sekalian bibit itoe sama sekali dalam sebentar sadja. Bagi itoe dipakai orang sebangsa obat bouillie bordelaise jang disiramkan 5 hari sekali kepada bibit itoe.
MENANAM DAN MEMELIHARAKAN
- Menanam dan memeliharakan.
Anak tembakau itoe biasanja ditanamkan berlērēt-lērēt; antara soeatoe lērēt dengan lērēt jang lain 21/2 à 3 kaki dan antara pohon 11/2 kaki, sehingga akan diperolēh 14.000 sampai 18.000 pohon sebahoe. Sekarang biasa ditoeroet orang djalan menanamkan berdjadjar doea, seperti terloekis pada gambar dibawah ini. Tiap² empat boeah titik tanaman tidak mengadakan empat persegi melainkan' seboeah djadjaran. Tjara menanam berdjadjar doea. Djadi parit² jang dipakai oentoek meninggikan tanah² sekeliling tanaman itoe diperboeat diantara doea² lērēt tanaman. Sebeloemnja bibit dipindahkan haroeslah tempat bibit itoe disiram doeloe basah², soepaja ketika anak pohon itoeditjaboet, akarnja djangan banjak poetoes². Dengan tjangkoel atau sebilah kajoe diperboeat loebang tempat menanamkannja. Anak pohon jang baroe ditanamkan itoe hendaklah bertoeroet- disiram 5 hari toeroet, kadang²diperboeat orang sepotong papan atau sehelai daoen jang kering oentoek pelindoenginja dari pada tjahaja matahari jang terik. Biasanja ditoenggoe orang waktoe hoedjan banjak toeroen. Berhoeboeng dengan itoe disediakan orang bibit jang bertingkat-tingkat 'oemoernja, oempama selang² 14 hari bibit ditaboerkan, soepaja dapat dipergoenakan bibit mana jang sesoeai dengan keadaan hari. Sesoedah pohon itoe agak besar sedikit hendaklah tanah keliling pohon itoe ditinggikan dengan tanah bekas memboeat parit antara 2 lērēt tadi. Pekerdjaan ini diseboet orang ,,toetoep kaki", jang
MENANAM DAN MEMELIHARAKAN
dilakoekan bertoeroet-toeroet hingga 2 à 3 kali. Dengan hal jang demikian akan banjak keloear oerat²nja pada tanah jang baroe ditinggikan itoe, sehingga hidoepnja tambah lebih soeboer. Dalam pada itoe haroeslah poela didjaga soepaja air djangan tergenang. Kalau pendjagaan baik sesoedah 6 minggoe 'oemoernja tingginja soedah ada 21/2 M., banjak daoennja 20 à 3o helai sebatang, kadang²
Gamb. 37. Anak pohon tembakau jang baroe ditanam menoeroet tjara tanaman ,.berdjadjar doea" (Deli).
sampai 40 helai; pandjang daoennja itoe ada jang sampai 50 à 6o c.M. Lain dari pada itoe biasa toenas² jang toemboeh diboeangi, soepaja hidoep daoennja djangan terganggoe. Oentoek memoepoek keboen tembakau biasa dipakai orang badja boeatan (kunstmest). Tanah jang mērah biasanja kekoerangan zat fosforzuur. Akan mentjoekoepkan zat itoe biasa dipakai badja boeatan jang bernama ,,superfosfaat" (6 gram bagi tiap² pohon). Pada masa ini di Deli biasa dipakai orang badja boeatan jang tertjampoer dari 2—6 gram zwavelzure ammoniak (oentoek zat
PENJAKIT DAN GANGGOEAN PADA POHON TEMBAKAU stikstof), 7—14 gram superposfaat (oentoek zat fosforzuur) dan 1—2 gram zwavelzure kali (oentoek zat kali). Meskipoen demikian, kebiasaan ini beroebah-oebah djoega menoeroet satoe² tanah jang dipoepoek. Hal memoepoek itoe di Tanah² Kesoeltanan Djawa berlainan
Gamb. 38. Tanaman tembakau. Sebelah kiri dan kanan (bagian belakang) jaïtoe pohon jang sedang berboenga.
keadaannja. Disini tanahnja tjoekoep berisi zat kali, tetapi ke- koerangan zat stikstof. Olēh sebab itoe poepoek zwavelzure ammo- niak haroes lebih banjak dipakai.
- Penjakit dan ganggoean pada pohon tembakau:
Meskipoen pohon tembakau itoe hanja 4 à 5 boelan ‘oemoernja, banjaklah djoega penjakit dan ganggoean jang datang kepadanja. Lain dari pada oelat dan penjakit Phytophtora jang soedah
PENJAKIT DAN GANGGOEAN PADA POHON TEMBAKAU 75
diperkatakan, sebangsa koetoe daoen ada poela meroesakkan tanam-
an tembakau. Binatang ini mengisap airnja, sehingga daoen
tembakau itoe ta'
dapat hidoep dengan soeboer. Tambahan
poela binatang itoe
lekaskembangnja. 'Akal akal menghin- darkan penjakit itoe ialah menjirami pohon itoe dengan air akar toeba atau air tembakau. Penjakit jang lain ialah penjakit len- dir", jang bolēh poela memoesnahkan keboen tembakau sama sekali. Penjakit ini disebabkan olēh sebangsa bacterie; ba- mendjadi tangnja berlendir. Akar jang dihinggapi penjakit demikian itoepoen
djoega halnja dan
hitam warna koelit- 4 2 I3 nja, sehingga air ma- kanan ta' dapat laloe
Gamb. 39. Pohon jang mengandoeng penjakit.
lagi keatas, menje-
- Phytophtora. 2. Sebangsa Phytoptora jang me-
babkan daoennja roesakkan tangkai daoen. 3. Pohon jang kerdil toem- boehnja. 4. Pohon jang koeroes, daoennja berkeroet- mendjadi lajoe (lihat keroet.
gambar 39). ‘Akal
jang teroetama akan mendjaoehkan penjakit itoe ialah mendjaga keboen soepaja djangan digenangi air, sehingga benih penjakit itoe ta' dapat hidoep.
MENGERDJAKAN HASIL
Bibit jang koeat dan soeboerpoen sangat perloe boeat meng- hindarkan penjakit itoe.
- Mengerdjakan hasil.
Telah kita ketahoei hasil jang diambil dari pohon tembakau jaïtoe daoennja. Dahoeloe se pohon² dipotong orang pada pangkal batang-
Gamb. 4o. Bangsal pengeringkan. Mentjoetjoek tembakau jang dilekatkan pada bilah² bamboe.
nja, laloe dibawa kebangsal pendjemoeran bersama-sama batangnja itoe. Pada masa ini hanja daoennja sadja jang dipetik orang sehelai² mana jang soedah tjoekoep toeanja. Djadi mengambil daoen pada sebatang pohon tidak sekali goes, hanja berantara-antara doea hari, sehingga dalam tēmpoh 6—8 pekan baharoe sekalian daoen terpetik. Sebaiknja memetik daoen itoe dilakoekan pagi², karena kebaikan daoen sangat bergantoeng kepada keadaan hari. Kebanjakan hoedjan atau panas mengoebahkan sifat² nja jang baik. Sesoedah daoen itoe sampai kebangsal pengeringkan, laloe ditjoe-
MENGERDJAKAN HASIL
tjoek pada seoetas tali dan digantoengkan pada sebilah bamboe. Mentjoetjoek itoe hendaklah didjaga, soepaja daoen itoe berhadap- hadapan atau berbelakang-belakangan, soepaja bila daoen itoe bertambah kering — jang menjebabkan daoen itoe bergoeloeng — djangan sehelai daoen menoetoep daoen jang lain, sehingga tidak sama rata keringnja. Moela² daoen itoe mendjadi koening dan kira² seminggoe kemoedian baroelah warnanja beroebah mendjadi
Gamb. 41. Tempat memeram (Deli). Sebelah kiri boengkoesan² tembakau jang akan dikirim, sebelah kanan tembakau jang sedang diperam.
koening toea (tjokelat). Meskipoen demikian perloelah ditoenggoe beberapa hari lagi, sehingga daoen itoe mendjadi kering benar. Kemoedian daoen itoe dikeloearkan dari tjoetjoeknja, laloe disisihkan menoeroet satoe² pandjangnja. Pekerdjaan ini biasanja dilakoekan dalam soeatoe bangsal dan ketika itoe hawa oedara djangan terlaloe lembab. Soepaja dapat hawa panas jang sempoerna, daoen itoe ditoem- poek-toempoekkan, pandjang dan lēbarnja satoe² toempoek 11/2 M.
MENGERDJAKAN HASIL dan tingginja I M. Ditengah-tengahnja diletakkan seboeah taboeng boeloeh tempat meletakkan thermometer jang menentoekan panas tembakau itoe. Karena dionggok-onggokkan seroepa itoe, tembakau itoe pada permoelaannja mendjadi tambah panas ± 5° sehari, sehingga 50° à 60° panasnja. Kemoedian beberapa toempoek jang ketjil didjadikan soeatoe toempoek jang besar ± 6 M. pandjang, 3 M. lēbar dan tingginja. Sekarang hanja bertambah panasnja kira² 1/2° atau koerang sehari. Pekerdjaan ,,memeram" atau ,,meragi" ini lamanja 2 hingga 4 boelan. Karena itoe boekan sadja ia bertambah kering, tetapi beberapa sifatnja bertambah baik oentoek diisap dan baoenja bertambah haroem. Sesoedah habis pekerdjaan memeram itoe berat daoen itoe sangat banjak soesoetnja (lebih 9o % dari berat daoen jang baroe diambil). Kemoedian baroelah daoen tembakau itoe disisihkan poela me- noeroet satoe² matjamnja jang baik dan sekarang sedia akan diboengkoes dan dikirim ke Éropah. Bagi Boemipoetera daoen tembakau jang soedah kering itoe diratjip haloes² dengan pisau peratjip oentoek didjadikan tembakau pengisap rokok, laloe didjoeal kepasar atau kepada sandagar² bangsa Tjina dan dikirim ke Singapoera.
IRloa iad.
Gaen e qe ee oet qt qet
BAGIAN V
DARI HAL TANAMAN KAPOEK.
- Pohon kapoek.
Pohon kapoek atau kaboe-kaboe itoe setengah orang mengatakan asalnja dari Tanah Amerika bagian jang panas hawanja. Lain dari pada itoe pohon itoe banjak djoega kedapatan ditanah Hindia Inggeris dan pada masa ini banjak poela diperkeboenkan orang di Pilippina, Fransch-Indo-China dan lain-lain. Ditanah Djawa pohon itoe toemboeh dimana mana tempat: dipekarangan, disepandjang djalan, sebagai tiang talipon dan tēlegrap. Pohon kaboe-kaboe itoe ada jang sampai 30 M. tingginja dan I M. baris menengah batangnja. Pohon itoe lekas besarnja, moedah diperbanjakkan dengan djalan ,,stekken" atau menanam bidjinja. Lebih baik toemboehnja ditanah jang rendah, jang tingginja koerang dari rooo kaki, karena pohon itoe menjoekaï tempat jang berhawa panas. Dikeboen lada, sirih dan vanielje pohon itoe ditanam orang oentoek tempat mendjalarkan tanam² an itoe. Pohon kapoek itoe amat moedah dikenal orang. Batangnja berdiri tegak, tjabangnja sekaliannja rata toemboehnja dan tidak banjak ranting- nja. Daoennja amat sedikit; pohon jang lagi moeda berdoeri; jang soedah toea, tidak. Ditanah Djawa pohon kapoek itoe berboenga pada boelan Mei. 6
POHON KAPOEK Daoennja ketika itoe masih lebat, tetapi sedjak itoe moelaï goegoer. Dengan berantara-antara 2 à 3 minggoe berboenga poela ia 2 à 3 kali lagi. Biasanja boenga jang kedoea kalilah mengadakan boeah jang lebat. Kira² 3 boelan kemoedian baroelah boeah itoe moelaï toea. Waktoe moeda boeah itoe litjin dan hidjau, sesoedah toea
Gamb. 43, Kapas Pelēmbang. 'Oemoernja hanja 15 pekan. Ketika moelaǐ di- tanam perloe banjak hoedjan. Tetapi hoedjan ketika berboenga sangat meroe- sakkan. Kapas dipintal orang didjadikan benang.
hitam tjokelat warnanja. Kalau tidak segera diambil, koelitnja
jang keras itoe petjah belah lima dan djatoeh, sehingga tinggallah kapoeknja sadja bergantoengan. Dalam kapoek itoe kita dapati bidjinja jang tidak melekat kekapoek itoe. Olēh sebab itoe member- sihkan kapoek dari pada bidjinja lebih senang dari pada membersih- kan ,kapas".
MENANAM DAN MEMELIHARAKAN
- Menanam dan memeliharakan.
Menanam bidji lebih baik dari pada mentjangkoek pohon itoe, karena pohon jang diperolēh dari pada bidji itoe akan mengadakan tanaman jang koeat. Bidji itoe lebih doeloe diketjambahkan ditem- pat bibit; sesoedah kira² 1/2 d.M. tingginja diperdjarang tanamannja dan setelah ber'oemoer 11/g à 2 tahoen baroelah bolēh ditanamkan
Gamb. 44. Pohon kaboe-kaboe jang sedang berboeah.
kekeboen. Lebih doeloe diboeat loebang tempat menanamnja atau bagi anak pohon jang agak ketjil dipindahkan bersama tanahnja. Anak pohon jang besar bolēhlah ditjaboet sadja; anak akar dan iboe akarnja' dipotong oedjoengnja (stumps). Biasanja bersama pohon kapoek ditanam orang poela tanaman lain, seperti kopi dan tjokelat. Tetapi tidak selamanja mentjam- poerkan tanaman kapoek dengan tanaman jang lain itoe menda- tangkan oentoeng, karena pohon kapoek boekan pohon pelindoengi jang baik, tambahan poela banjak mengambil zat makanan dari
MENGERDJAKAN HASIL
dalam tanah. Djarak jang baik antara pohon kapoek dan tjokelat atau kopi jaītoe 12 kaki. Pohon kapoek tidak perloe banjak pemeliharaan; lagi pohon itoe ta' perloe dipangkas. Pasilan jang soeka menghinggapi pohon
Gamb. 45. Mengoepas dan memboeang empoeloer.
itoe ialah bangsa Loranthus, jang bolēh meroesakkan koelit, kajoe dan tjabang pohon kapoek itoe.
- Mengerdjakan hasil.
Kira² 'oemoer 5 tahoen moelaïlah pohon kapoek itoe berboeah. Biasanja orang mengambil boeah kapoek itoe dengan memakai galah jang pandjang serta diberi berkait dioedjoengnja. Dengan mempergoenakan kait itoe dahan pohon kapoek itoe digoentjang-
MENGERDJAKAN HASIL
goentjang, sehingga boeahnja jang toea bergoegoeran. Bila pohon itoe tinggi hendaklah dinaiki dahoeloe, baroe didjolok. Lebih baik kalau dipilih seboeah² mana jang toea, akan mendjaga soepaja dahannja djangan roesak dan boeah jang moeda djangan goegoer. Pekerdjaan ini biasanja dilakoekan pagia, karena bila matahari soedah tinggi bolēh menjilaukan mata memandang keatas. Kemoedian laloe dikoepas koelitnja dan empoeloernja diboeang. Kapoek jang baik diasingkan dari pada jang koerang baik. Soedah itoe baroe didjemoer ditempat pendjemoeran. Tempat ini biasanja berlantaikan semēn dan diberi beratap dengan kawat djarang, soepaja kapoek itoe djangan berterbangan ditioep angin. Disini kapoek itoe dibalik-balik sampai kering benar dengan memakai seboeah tongkat, biasanja dari pada bamboe dan bertja- bang bēngkok dioedjoengnja. Olēh sebab ,,memboesoer" itoe bidji kapoek itoe sebagian besar bergoegoeran djatoeh kelantai. Makin kering makin moedah bidji itoe terlepas. Tetapi ada djoega orang memakai mesin oentoek penjisihkan bidji itoe kapokmolen" namanja. Lain dari pada kapoeknja bidjinjapoen mendatangkan hasil poela. Ditanah Djawa bidji kapoek itoe diapit orang, diambil minjaknja; sedang ampasnja (boengkil) amat baik oentoek poepoek. Setelah kapoek itoe bersih (tiada lagi berbidji), dimasoekkan kedalam karoeng dan diapit padat² dengan memakai ,,mesin pengapit". Karoeng itoe diberi bersaroeng goeni dan bersimpai besi. Makin padat kapoek itoe diapit, makin moerah biaja mengirimkannja. Akan tetapi djika terlampau padatpoen diapit bolēh meroesakkan kapoek. Tiap² M³ beratnja 1,6 pikoel bolēh dikatakan pengapitan jang lebih dari pada patoetnja. Ditanah Djawa perdagangan kapoek jang ketjil hampir semoea- nja ditangan orang Tjina. Boeah kapoek jang telah toea dibelinja dan dikoempoelkannja dari orang Boemipoetera. Kemoedian diboeang bidjinja, diapit, laloe didjoeal pada kantor perniagaan jang akan mengirim-kannja ke Eropah.
ISINJA
Halaman Bagian
PENDAHOELOEAN 5
9
I. Riwajat tanaman para 9
2.Mengerdjakan tanah.
3.Menjediakan tampang dan menanam 13
4.Memeliharakan
5.Tanaman selaan 16
I. DARI HAL TANAMAN PARA
6. Penjakit pohon para
- Peri menjadap
- Mengerdjakan hasil
II. DARI HAL TANAMAN KOPI
I. Riwajat tanaman kopi.
2.Kopi 'Arab.
3. Kopi Liberia
Kopi Robusta
4.
6. Menanam dan memeliharakan
8. Mengerdjakan hasil
III. DARI HAL TANAMAN TEH
I. Riwajat tanaman tēh
2. Boenga dan daoen
3. Bibit dan djarak tanaman
4. Memangkas..
5.
6.
7.]Mengerdjakan hasil
II
I5
21 22
27 27 28 30 32 35 37 39 44 51 51 52 53 57 58 60 62
5. Memilih tanah dan menjediakan tampang.
7. Ganggoean dan penjakit pada pohon kopi.
Mengerdjakan tanah dan memeliharakan
Penjakit dan ganggoean pada pohon tēh
ISINJA Bagian Halaman IV. DARI HAL TANAMAN TEMBAKAU
I. Riwajat tanaman tembakau
2. Waktoe mengerdjakan dan djalan membibitkan .. 70
3. Menanam dan memeliharakan..
4. Penjakit dan ganggoean pada pohon tembakau 74
- Mengerdjakan hasil
V. DARI HAL TANAMAN KAPOEK
I. Pohon kapoek. - Menanam dan memeliharakan
3. Mengerdjakan hasil..
Gamb. 47. Tali jang diperboeat dari pada daoen agave. Gambar sebelah moeka menoendjoekkan benang, jang diperboeat dari daoen
agave, jang beloem dipintal didjadikan tali. Pekerdjaan menjisihkan benang
(oerat) dengan daging daoen itoe biasanja dilakoekan orang dengan mesin.
Gamb. 46. (Naar Prof. Dr. G. van Iterson Jr. ,Vezelstoffen"). Pohon agave (nenas Belanda). Oemoer 3 tahoen soe-Gamb. 51. dah bolēh diambil hasilnja (daoennja). Sebelah kanan babkan batangnja belah. (Naar Ch. S. Lugt ,Het Boschbedrijf in N. O. L.").
sekali kelihatan seboeah jang sedang berboenga.
Gamb. 5o. Pohon tjokelat bangsa Criollo. Djenis ,,Djati-Roenggo" dari pada bangsa Forastero itoelah jang terbaik dan terbanjak ditanam orang ditanah Djawa. Pohon tjokebat atau Theobrama-cacao itoe asalnja dari Amérika Tengah. Tingginja hanja 5 à 1o M., sedang 'oemoernja ada jang sampai 40 tahoen, tetapi lebih toea dari 25 tahoen koerang baik diperkeboenkan lagi. Pohon ini baik toemboehnja ditanah jang rendah serta banjak hoedjan. Anak pohon jang baroe dipindahkan biasa dilindoengi dengan tanaman Dadap atau Lamtoro. Sekali setahoen pada waktoe tidak berboeah, perloe pohon tjokelat itoe dipangkas atau diboeang toenasa dan tjabang jang lemah, jang boeroek atau jang terlaloe pandjang toemboehnja. 'Oemoer 3 tahoen moelaï berboeah. Dari pada bidjinja diperboeat orang kopi tjokelat. (Naar Prof. Dr. W. Roepke .,Cacao").
Gamb. 49. Pohon djati biasanja toemboeh Gamb. 52. Pohon kina Cinchona Ledgeriana" jang ber'oemoer 45 tahoen. ditanah rendah dan berhawa panas. (Djawa Perkataan ,,kina" jang diseboetkan oleh bangsa Inca's, pendoedoek asli tanah anai-anai. Selaloe diboeat djadi perkakas roemah, dikapal, gerobak kerēta Amerika Selatan, jaitoe tempat asal pohon kina itoe, artinja ialah ,koelit". Tengah dan Timoer). Pada moesim panas
Di Periangan diperkeboenkan orang dileréng-léréng, goenoeng (9oo-18oo M.
daoennja goegoer; waktoe moelaǐ moesim api. Doea tahoen sebeloem ditebang, lebih doeloe dikoepas koelitnja Gamb. 48. Pohon manila-hennep ditanah Djawa (sedang memotong pelepah). diatas moeka air laoet). 'Oemoernja sampai ± 5o tahoen; jang ditanam jaitoe hoedjan keloearlah daoen jang baharoe. Ka-hingga sampai kekajoenja (sekeliling batang sebelah bawah), soepaja bidjinja. Hasil jang diambil ialah koelitnja, jang didjadikan obat kinine.
Pelepah itoe didjadikan tali, jang banjak dipakai dikapal-kapal, karena tegoeh
joenja sangat koeat, lagi tidak dimakanpohon itoe mati. Karena menebang pohon jang hidoep selaloe menje-(Naar Dr. A. Groothoff ,,De Kina-Cultuur").
dan tahannja kepada air laoet. Inilah hasil Poelau Pilippina jang teroetama.
INT