Baca PDF (OCR): Pelbagai keradjinan orang Minahasa

86 halaman · teks PDF berhasil diekstrak tanpa OCR· 500 ms

Daftar isi
  1. PELBAGAI
  2. KERADJINAN ORANG MINAHASA
  3. I. BEREIDING VAN ARENSUIKER.
  4. Bab jangkedoea :
  5. BAB JANG PERTAMA.
  6. BAB JANG KEDOEA.
  7. BAB JANG KEEMPAT.
  8. f. Soemelet (menjisip) (69) pinggirnja.
  9. III. VISSCHERIJ.
  10. J. A. KAWILARANG.
  11. DARI HAL PEMELIHARAAN IKAN GABOES.
  12. igi (96 lain
  13. TONDANO, 15 Augustus 1918.
  14. IV. WEEFKUNST.
  15. DARI HAL MENENOEN KAIN BENTENAN
  16. BAB I.
  17. bakal tenoen an.
  18. III. Pinatikan (111)jaïtoe tenoenan jang berboenga te-
  19. Dari hal mengikat(membebat)benang schering.
  20. " Lihat
  21. BAB V.
  22. III IV
  23. tatilir djari Tatilir
  24. 5-5 wiwi Maka wiwi
  25. ) wiwi wiwi
  26. ISI KITA B.
  27. IV kain

Serie uitgaven door bemiddeling der Commissie voor de Volkslectuur No. 203.

PELBAGAI

KERADJINAN ORANG MINAHASA

OLEH

S. PANGEMANAN c. s.
DIKELOEARKAN OLEH BALAI -POESTAKA.

BATAVIA LANDSDRUKKERIJ 1919. LIC

I. BEREIDING VAN ARENSUIKER.

PERI BAGAIMANA ORANG ROEROEKAN MEMBOEAT

GOELA MERAH GOELA
( .
Bermoela orang -orang di -Hindia semoeanja tahoe peri
bagaimana menjadap enau ( nira). itoe djernih lak-
sana bersih jang sangat manis rasanja . Maka adalah
biasanja nira itoe didjadikan toeak akan mendjadi minoeman
warnanja poetih sebagai soesoe, keasam -asaman rasanja
Adapoen orang Roeroekan memboeat goela boekannja dari
pada toeak itoe, melainkan dari pada nira itoelah .Apabila
itoe tertjampoer dengan toeak atau barang jang asam,
biarpoen sedikit sekali , nistjajalah goela itoe tiada akan men-
djadi baik . itoe tiadalah boleh dibiarkan sadja beberapa
lamanja ,karena dapat mengasamkan rasanja ,dan bila demi-
kian tentoelah goela itoe tidak akan .mendjadi .
Maka didjagaïnja benar-benar akan boeloeh penampoeng
nira itoe ,karena nira, jang telah tertinggal sehari lamanja
dalam boeloeh penampoeng itoe, dapat membinasakan
baroe itoe , walaupoen jang tertinggal itoe hanja sedikit sadja.
Maka soepaja itoe djangan mendjadi asam , patoetlah
tiap -tiap pagi dan petang boeloeh penampoeng itoe diganti
dengan boeloeh jang baroe dan bersih .Oleh karena itoe
pestilah akan terpakai amat banjak boeloeh ;dimanakah akan
dapat boeloeh sebanjak itoe ?
Boeloeh penampoeng jang telah dipakai itoe boleh dipakai
poela, tetapi hendaklah disoetjikan benar -benar , sehingga
tidak ada lagi tertinggal nira lama didalamnja ,biar sedikit
sekalipoen. Itoepoen amat soesah, sebab ta 'dapat tiada nira
itoe telah terlekat didinding boeloeh itoe , jang kelak dapat
membinasakan baroe itoe .

ENAU)

ini air Nira air, air.

nira

Nira

nira

nira

nira

Bahwa telah diketahoei orang nira itoe tidak akan asam lagi,kalau soedah dimasak sampai mendidih;demikianlah dapat‘akal akan mengisikan air jang telah mendidih kedalam boeloeh itoe, soepaja nira jang ketinggalan sedikit-sedikit dalam boeloeh itoe mendjadi panas, sepanasnira jang telah mendidih. Maka dari sebab mendapat'akal itoelah, taʼoesah lagi mengadakan boeloeh banjak-banjak akan penampoengnira itoe,melainkan oentoek seboeah majang jang disadap, hanja disediakan orang doea boeah penampoeng sadja. Penampoeng ini diboeat orang dari pada boeloeh air jang toea, sebesar paha, boleh djoega dari pada boeloeh betoeng jang tipis,di- koeliti soepaja ringan. Maka tiap-tiap penampoeng itoe lengkap dengan tali pengebat pada majang itoe. Tambahan lagi disediakan tali jang pandjang dan tegoeh goena penoeroenkan penampoeng jang berisi, dan akan pengangkat penampoeng jang akan dipakai,kalau sekiranja majang jang disadap itoe Jetaknja tinggi pada batang enau itoe. Hatta penampoeng jang seboeah itoe dipakai pada malam hari artinja tiada tetap dari poekoel 6 petang sampai poekoel 6 pagi sadja, tetapi bolēh djo ga dari poekoel 5 petang sampai poekoel 7 pagi;demikian djoega penampoeng jang seboeah lagi pada siang hari, bolēh dari poekoel 5 soeboeh sampai poekoel 7 malam,melainkan hendaklah diichtiarkan pada pagi hari, djanganlah lambat menjadap, apa lagi waktoe panas, sebab kelak nira itoe mendjadi asam, tambahan poela terlaloe banjak lebah mengoesik orang jang menjadap soedah tinggi hari itoe. Sjahdan penampoeng pada malam hari itoe, penoeh atau tidaknja hendaklah diangkat dan diganti dengan penampoeng jang sebocah lagi. Penampoeng jang berisi nira itoe dibawa kedapoer tempat memasak goela laloe niranja ditoeangkan kedalam koeali dan segera direboes.Djikalau soedah mendidih,maka nira jang panas itoe dipakai orang akan pema- naskan boeloeh penampoeng itoe jaïtoe ditjedok nira itoe jang tengah mendidih,diisikan keboeloeh penampoeng tadi. Setelah

sampai kira-kirasepoeloeh menit,nira itoe ditoeangkan lagi kekoeali,laloe boeloeh itoe dipertoenggang. Maka nira mentah jang melekat pada dinding boeloeh penampoeng itoe mendjadi panaslah (masaklah), djadi tentoelah tiada akan mendjadi asamlagi. Maka boeloeh penampoenginidapatlah poela dipakai pada petanghari. Demikianlah dikerdjakan, kedoea boeloeh penampoeng itoe diperganti -gantikan memakainja, sehingga ta ' perloe lagi mempoenjaï boeloeh banjak-banjak oentoek seboeah majang sadja. Adapoen nira jang telah direboes itoe dan soedah mendidih betoel, bolehlah dibiarkan sehari doea hari lamanja;tidaklah dianja akan mendjadi asam;nira itoe boleh dimasak bersama-sama dengan nira jang akan didapat lagi; djikalau ta ' seberapa nira jang disadap orang, haroeslah orang mereboes nira jang sedikit itoe dahoeloe, soepaja dapat dipertjampoerkan dengan nira jang akan didapat lagi.Kerap kali dibegitoe- kannja nira jang disadap petang hari itoe, soepaja dapat sama-sama dimasak dengan nira jang akan didapatnja pada pagi berēsoknja. Djikalau nira jang soedah direboes itoe soedah mendidih, maka bolehlah niranja ditambah dengan nira jang baroe disadap, itoe tidaklah akan mendjadikan soeatoe apa. Djikalau koeali tidak sampai akan memoeat nira jang disadap pada sesoeatoe ketika,maka nira jang telah mendidih itoe boleh ditjedok sebahagian dan diisikan kedalam tempat lain, kemoedian diganti dengan nira mentah. Maka djikalau soedah koerang (soesoet ) nira jang dalam koeali itoe karena airnjasoedah mendjadi oeap, maka ditoeangkan poela nira jang tertjedok tadi. Demikian djoega kalau kekoerangan dapoer atau koeali hanja seboeah sadja. Hatta memasak nira itoe sampai pada waktoe mendjadi goela mērah,hendaklah dipakai api jang baik jaïtoe dengan membakar kajoe jang keras-keras.Dapoer itoe diboeat orang dari pada tanah liat atau batoe, disoesoen baik-baik soepaja tertoetoep sekelilingnja, hanja soeatoe pihak tempat meletak-

kan kajoe bakar dan bahagian diatas sadja jang terboeka jaïloe sesedang- sedangnja oentoek peletakkan koeali besar itoe. Djikalau api baik,maka tiada berapa lamanja berboeihlah nira itoe, segala kotoranpoen oempamanja lebah- lebahjang masoek dalam boeloeh penampoeng itoe, dan sama-sama ter- toeang dengan nira itoe kekoeali, semoeanja terapoenglah bersama -sama dengan boeih itoe. Akan memboeangkan itoe moedah sekali jaïtoe dengan seboeah perkakas jang memang telah disediakan, jaïtoe dari pada boeloeh teranjam sebagai sendoek besar jang diberi bertangkai. Sjahdan oleh karena panas api,maka alkohol ( 1) dan air •jang terdapat dalam nira itoepoen mengoea plah, sehingga makin lama makin koerang nira dalam koeali itoe,melainkan tertinggal sadja zat jang akan mendjadi goela itoe. Makin koerang makin merah laloe moelai kental,merah toea warnanja.Apabila zat jang akan mendjadi goela itoe moelai kental,maka naiklah ia berboeih poela, warnanja mērah koening. Maka pada waktoe itoe selaloe orang mengatjau dengan perkakas tadi agar djangan melimpah.Berapa lamanja demikian, ada kira -kira seperempat djam,dimasoekkan orang kedalam koeali itoe barang sedikit minjak kelapa atau isi bidji kemiri atau djarak atau balatjai(2) atau kelapa sedikit. Setelah itoe maka toeroenlah airgoela itoe, tiada naik lagi;akan tetapi goenanja itoe boekannja soepajaairgoela itoe djangan melimpah lagi,melainkan teroetama goenanja soepaja goela mendjadi keras, tida ' moedah petjah. Maka mentjampoerkan minjak atau barang berminjak itoe hendaklah dengan anggaran (oekoeran)jaʻni:djikalau kira-kira akan mendapat 10 katigoela, maka tjoekoeplah setegoek minjak kelapa atau seperempatisibidji kemiri jang ditoemboek. Kalau terlaloe banjak, mendjadi rapoeh djoega goela itoe.Adapoen soedah diboeboeh benda tadi itoe,maka hendaklah dikoerangkan api sekadar sadja.Sekarang hendaklah didjaga baik-baik dan selaloe diperiksa soedah atau beloemnja goela itoe mendjadi.

Djikalau pentjedok itoe ditjeloepkan laloe diangkat tinggi-tinggi, maka kelihatanlab patinja goela jang tertjoetjoer dari pentjedok itoe sebagai benang seroepa hendak melajang;itoelah tandanja goela itoe soedah djadi;maka segeralah diangkat koeali itoe djaoeh dari dapoer. Maka makin dingin makin keras goela itoe, sebab itoe baiklah dengan tjepat mentjēdok goela itoe, disalinkan ketempoeroeng jang memang telah tersedia jaïtoe tempoeroeng bermata ( berlobang). Maka tempoeroeng itoe dibasahi dengan air bersih dan diletakkan berdērēt- dērēt, sesoedahnja lobang itoe dialas dengan sehelai daoen tipis. Tiada berapa lamanja sesoedah goela itoe disalin ketempoeroeng, maka dinginlah dan keraslah goela itoe,dan demikian djoega goela jang masih ada dalam koeali itoe; sebab itoe hendaklah tjepat-tjepat orang mentjedok dan membahagi- bahagikan ketempoeroeng itoe, agar djangan mendjadi keras dalam koeali; djikalau soedah demikian, soesahlah lagi mem- bangoenkan roepa jang dikehendaki itoe. Adapoen roepa jang dikehendaki ialah setengah boelatan menoeroet bangoennja tempoeroeng.Djikalau tempoeroeng soedah terisi dan soedah dingin,maka diangkat tempoeroeng jang berisi itoe laloe ditioep lobang tempoeroeng itoe dari belakangnja,maka goela itoepoen lepaslah dari tempoeroeng itoe. Biasanja doea keping goela itoe disatoekan orang, artinja kedoea pihaknja jang pipih ( datar) dipertemoekan mendjadi ,,sebatoe ", diseboet orang; beratnja sebatoe goela ada jang setengah, ada tiga perempat sampai sekati, beratnja ialah menoeroet kehendaknja orang masing-masing. Kalau goela djatoeh harganja, moedah dibesarkannja soepaja lakoe,karena selaloe didjoeal orang di-Roeroekan, sebatoe harganja 2 cent. Arkian bagaimana djoega telitinja orang memboeat goela itoe, goela itoe achiroja bermatjam-matjam djoega, itoepoen asalnja ialah dari pada enau. Agaknja bermatjam-matjam djoega pohon enau itoe. Ada pohon enau jang menghasilkan nira jang banjak alkohol,

lagi

ada poela jang koerang alkoholnja . Sebagai majang
jang moela-moela disadap orang pada sebatang enau, majang
itoe menghasilkan nira jang baik , roepanja alkoholnja .
Maka majang banjak. itoelah jang memberi goela jang baik dan
Pohon jang telah loeroch boeah tiadalah
menghasilkan nira jang baik lagi .Adapoen seboeah majang
jang besar dan jang bermoela disadap orang jaïtoe majang
pohon enau baik , dapat dianja menghasilkan tiap -tiap
hari, sehari semalam sebanjak -banjaknja 50 nira .
kalau nira itoe baik sekali,maka jang 50 itoe seba-
njak -banjaknja boleh mendjadi batoe goela. Maka adalah
majang jang lamanja mendapat ¼ M³,akan disadap orang 20 batoe goela memasaknja setengah tahoen terpakai tiga empat atau lebih. kajoe jang djam lamanja baik.
Orang Roeroekan tiada biasa menjimpan goela itoe lama-
lama,karena pasar Tondano dekat,tambahan lagi banjak
orang negeri jang datang kesana .
Djikalau terpaksa djoega hendak menjimpan ,maka
kannja itoe seboeah bakoel dan ditoetoepnja
baik -baik diatas para -para jang selaloe kena asap, djikalau
demikian maka goela itoe tinggal kering selama-lamanja,
bahkan baik. mendjadi sangat keras, itoelah matjam goela jang
Orang Roeroekan itoe hanja itoelah sadja ‘akalnja akan
mendjaga Demikianlah. soepaja goela itoe selaloe kering
Bahwa karangan diboeat tiadalah keterangan
jang didapat dari sana sadja, melainkan ialah dengan
pendapatan penglihatan mata sendiri . S. .
Roeroekan .

banjak

nira batoenja

jang Liter Dji-Liter 20

Akan kira-kira

lain membeli diisį- goela kedalam

.

ini dengan sini

T. PALAR

П. II. VLECHTKUNST

ANEKA -ANJAMAN.

Pendaboeloean.

Bahwa sesoenggoehnja kaoem pendoedoek tanah Minahasa
adalah padanja kepandaian asali itoe beberapa djenis , jang
boleh didjadikannja pokok penghidoepannja .Sajang amat
kepandaian jang terseboet itoe pada masa sekarang ini soedah
hampir -hampir padam lakoenja .
Ma'loemlah kepandaian asali itoe berdjenis -djenis , seoem-
pama : bertenoen kain , dapat dilakoekan orang zaman dahoeloe ,
' ada lagi. perkakas itoe adalah kedapatan
dalam roemah -roemah orang, karena itoelah njata pada kita,
bahwa adalah kita kerdjakan dahoeloe kalanja.
Sebagai kain Ratahan dan Bentenan ditenoen orang,
alangkah bagoesnja dan alangkah mahal harganja!
Dizaman dahoeloe kala ada djoega orang mengoekir batoe.
Itoelah asalnja batoe -batoe napal ) (5) jang
orang dimoeka koeboer- koeboeran sebagai pada pekoeboeran
dinegeri Sawangan dan ditempat -lain djoega
Waroega ) 4.
Memboeat belanga , tempat bara , tempat boenga ,kendi , ping-
gan dan mangkoek dari pada tanah liat, masih dioesahakan
oleh orang Rembokan dan Bantik , memboeat bakoel , ketiding,
niroe dan sebagainja dari pada boeloeh atau rotan , sebagai jang
diperboeat oleh orang , dan Tinoör.
Memboeat koersi dari kajoe atau rotan, seperti diperboeat
oleh orang Ratahan dan .
Memasak kan oleh goela orang Roeroekan toeak (sagoeweer. ), kebanjakan dilakoe-

kini ta Tiap-tiap

pekerjaanitoe jang

(domato didirikan

(Tonsea) lain ( ()

Karor Kwilow

Kinilouw dari

Memboeat garam masak tiada dilakoekan orang dipantai Minahassa lagi, melainkan dipoelau- poelau, oempamanja di-Menado toea, Mantehage dan Talisei. Memboeat tjepiau, kampil roepa -roepa, tempat pinang sirih ( tetengaan ) ( 5), tempat mendjahit (sabarong ) ( 6), tempat pakaian (kabila) (6), toetoep sadji, sebangsa perhiasan ( binoesa) (7), artinja :seroepa boeah nenas;tikarpengalaskatil (sesaniw )

(8),tikarpengalas bangkoe (tepe roeroemberan) (9),tikarpen- djemoer bidji-bidjian( tinorong) ( 10) dan sebagainja itoe, kebanjakan diperboeat dari pada daoen pandan doea djenis, jaʼni: Kaoekoer (11) dan silar (sirar) ( 12). Ada poela dari pada sebangsa daoen toemboehan jang dinamai ajamen( 15 ), Pepeselen (14), wiliran ( 15), werot ( 16) dan ada poela dari pada koelit atau isiboeloeh looe ( 17) (boeloeh nipis)atau boeloeh toei Boeloe () ( 18), sebagai diperboeat dipantai Tondano dan di -Tondano, dimana didapati toemboeh-toemboehanjang toemboeh dirawa-rawa dekat danau Tondano. Maka oleh sebab itoelah djikalau sekiranja kepandaian terseboet dipimpin oleh Gouvernement, tentoe sekali akan mendjadi kemadjoean penghidoepan kaoem Minahasa. Nistjajalah kitab peringatan inipada moelanja tiada sem- poerna, akan tetapi lama kelamaan nistjajalah dapat dibetoelkan mana-mana jang salah dan dapat ditambah mana jang koerang oleh orang ahli dalam hal ini. Adapoen karangan ini diperboeat menoeroetpekerjaan jang lazim dikerdjakan orang. Akan tetapi kita semoeanja sampai tahoe,bahwa sesoeatoe permoelaan itoe mesti adalah tjelanja dan soesahnja. Sjahdan anēka anjaman ini terbahagi atas enam bab dan tiap-tiap bab adalah fasalnja poela, jaïtoe pada menjatakan sesoeatoe halnja. Bab jang pertama : Pada menjatakan toemboeh-toemboehan
jang boleh dipergoenakan orang oentoek menganjam.

Bab jangkedoea :

Bab jang ketiga:

Bab jang keempat :

Bab jang kelima :

Bab jangkeenam :

Kombie.

Pada menjatakan toemboeh-toemboehan jang dipergoenakan orang akan pemboeat atau mengadakan tjat,dan bagaimana mewarnaï anjam -anjaman itoe. Pada menjatakan nama djenis-djenis anjaman itoe dan bagaimana memperboeatnja. Pada menjatakan perkakas -perkakas jang dipakai akan memperboeat lengkapan anjam -anjaman. Pada menjatakan barang -barang jang dapat diperboeat dari satoe-satoe djenis toemboehan itoe. Pada menjatakan bagaimana memperboeat djenis-djenis barang itoe.

M. KOEMENIT.

BAB JANG PERTAMA.

Pada menjatakan toemboeh-toemboehan jang boleh dipergoenakan akan pemboeat anjaman itoe.

Sesoenggoehnja adalah limpah toemboeh-toemboehan sekeliling kita ini, ada jang dipergoenakan orang akarnja atau oembinja, daoennja ataukan boeahnja; ada jang oentoek dimakan; ada jang didjadikan obat; ada poela jang akan didjadikan perkakas dan sebagainja. Maka diantara segala toemboeh-toemboehan jang daoennja dipergoenakan orang boeat anjam-anjaman itoe, jaïtoe pandan(lontar) itoelah jang biasa dipakai orang.

  1. Adapoen pandan itoe doea djenisnja jaïtoe :
    a. kaoekoer dan
    b.silar (sirar).
    A. Kaoekoer. Pohon ini toemboehnja dihoetan -hoetan dan
    boleh djoega ditanam dan dipelihara orang. Pohon ini berbatang dan bertoenas sebagai pohon teboe, tetapi bertjabang djoega, daoennja pandjang sebagai daoen teboe, tetapi tiada berlidi; pinggirnja berdoeri. Daoen inilah jang dipergoenakan orang.

B. Silar (sirar). Pohon ini toemboeh dekat pantai-pantai,
berbatang dan berpelepah sebagai pohon woko (simbel ) ( 19). Poetjoeknja jang sedepa atau lebih pandjangnja itoelah jang dipotong dan jang boleh dipergoenakan orang.

  1. Daoen tikar (ajaman). Sebangsa toemboeban diair jang
    tohor atau dirawa,bertoenas banjak. Kebanjakan didapati orang di parit-parit kintal ( 20) dikampoeng Kiniar T. T. Batangnja bersegi tiga, ada jang pandjang 2 M; lēbar penampang seginja kira-kira 1 cM.Ditjaboet atau dipotong dengan pisau batangnja, djika akan dipergoenakan orang.
3. Daoen tikar (pepeselen ) . Sebangsa toemboeh - toemboeban
atau itoe (ajaman) djoega , toemboehnja
rapat -rapat, toenasnja , batangnja boelat serta berlobang
sebagai boeloeh, pandjangnja ada sedepa atau lebih,
besarnja sebesar kalam batoe ). Bila hendak dipergoe-
nakan, batangnja ditjaboet atau kebanjakan dipotong .
4. Daoen (wiliran ) . Sebangsa toemboehan sebagai
(ajaman) ( pepeselen ) , roepanja bersegi tiga , tetapi lebih
haloes dan semeter, ada dari djoega jang pada ajaman, lebih. pandjangnja -
3. Daoen . Sebangsa toemboehan sebagai
, batangnja lebih pendek dan lebih haloes lagi, roepanja
bersegi doea, dipergoenakan. biasanja atau dipotong dengan raoetan boeloeh pisau nipis bila ( looe ) hendak dames
7. Ansam (22 ). Sebangsa toemboehan dihoetan beloekar,
batangnja dan keras, besarnja sebesar enau ,warna
batangnja djangnja kehitam -hitaman , ada jang pan-
8. Rotan kasar-kasar dan sedang besarnja ,diraoet dan
dipergoenakan orang boeat anjaman .
9. Daoen nipa (bobo ) (23) dan (sepa ) ( 24), toemboehnja
dipantai sebagai silar, dipergoenakan orang.
Moedah -moedahan adalah lagi barang toemboehan jang boleh
dipakai oentoek anjam -anjaman ,akan tetapi jang terseboet
diatas inilah jang teroetama dan jang lazim.

21) atau toei moeda sedang moelai djadi aoer.

air rawasebagai banjak jang (griffel

tikar dan ketjil kira kira

tikar (werot) wiliran

  1. Koelit isi ()
    ( boeloeh jang

boelat lidi kemerahan atau 2M.

daoennja

BAB JANG KEDOEA.

Pada menjatakan toemboeh-toemboehan jang dapat didjadikan tjat(warna) dan bagaimana djalannja mewarnakan anjam-anjaman itoe.

Adapoen tjat (warna)jang tampak pada kita berdjenis-dje-

nis adanja,akan tetapi jang teroetama ja'ni: mērah, poetih dan hitam. Maka warna-warna ini terdjadi dari pada tjat,demikian lagi tjat itoe diperoleh dari pada toemboeh-toemboehan,dari pada logam, ada poela dari pada binatang ditjampoerkannja. Maka warna jang didapati dari pada toemboehan itoeja'ni: getahnja. Maka getah itoe boleh beroebah poela bila ditjampoer satce sama lain atau bila dimasak adanja. Maka dalam fasal ini dinjatakan nama toemboehan jang lazim diperboeat tjat atau warna akan mewarnakan anjaman itoe. Maka toemboehan itoe banjak didapat ditanah kita, oempamanja : laoesip(25), koenjit (koenir) ( 26), bengkoedoe (lenoe) (27),anai ( lelanoe) ( 28 ), sangket ( 29) dan taroem (laoem) (30).

  1. Laoesip (1). Jaitoe sebangsa pohon semak -semak, bocah-
    nja bolēh dimakan,tida' ratjoen, toemboeh dihoetan beloekar, getahnja koening; jang dipergoenakan orang jaʼni: koelit batangnja.

  2. Koenjit (koenir) (2). Jaïtoe sebangsa toemboe han jang
    beroembi koening, dipergoenakan akan mengoeningkan anjaman. Kebanjakan ditanam orang dikintal atau diladang, sebab dipergoenakan lagi akan rempah-rempah.

  3. Bengkoedoe(lenoe) ( 3). Sebangsa pohon semak-semak,
    boeabnja berdoeri, besarnja sebesar boeah enau, akarnja dan kajoenja koening. Maka akarnja jang dipergoenakan akan mendapat warna koening.Tetapi djika ditjampoer dengan kapoer mendjadi merah warnanja.

  4. Anai ( lelenoe) ( 4). Jaïtoe sebangsa toemboehan (roem-
    poet) jang daoennja dan batangnja dipergoenakan, jaïtoe dire-

Volgens Koorders de Baccaurea Minahassa (Stam en takschors
zonder bijmengsel koud met water 3 dagen geweekt zou fraai geel kleuren).
2 Curcuma Morinda longa, wortelstok bracteata. als kleurmiddel en medicijn.
* De Peristrophe Tinctoria , op Java Noedja (rood bruin ).

(') () () ()

boes akan mendapat warna merah .Banjak ditanam orang
dikintal atau diladang .
5. Sangket 1). Jaïtoe sebangsa pohon toemboeh diboetan
beloekar; padanja dipergoenakan koelitnja
hitam akan menghitamkan anjam -anjaman .
6. Taroem (taoem . Jaïtoe sebangsa toemboehan berbatang
dan mendjalar , kebanjakan ditanam orang diladang dan
dikintal; warna hidjau daoennja jang atau biroe dipergoenakan. orang akan mendapat
Sjahdan akan mewarnakan anjam -anjaman ,maka dilakoekan
orang seperti berikoet dibawah :
1. daoen silar moeda ) jang telah dike-
locarkan , dilipat -lipat dan diboeat berkas barang
helai seberkas ,dan banjaknja berkas sekadar tempat mereboes ,
laloe direboes bersama ditjampoer tjoeka 1 dan limau
moente kasoeba ( 31 ) boeah. Mereboes
didih 2¼½ 3 djam lamanja, laloe dikeloearkan silar itoe, dan
dibasoeh dengan soengai jang djernih ,laloe didjemoer
dipanas sehingga hari, sampai kering betoel.
Mereboes poetih bagoes. sebagai goenanja soepaja silar itoe warnanja
2. mengoening-moedakan silar itoe, maka silar jang
soedah dimasak tadi baik jang baroe dimasak atau jang telah
kering itoe, direndam dalam jang dingin dalam seboeah
pipa atau barang apa djoega, bersama-sama dengan koelit
laoesip jang telah ditoemboek lamanja. haloes-haloes. Merendam itoe
5. mendjadikan silar itoe koening betoel, maka silar
poetih tadi direboes kembali bersama-sama oembi koenjit
jang telah ditoemboek haloes-haloes dan ditjampoer dengan
kapoer makan sedikit . Oembi koenjit telah ditoemboek
haloes-haloes itoe boleh 2 kati dan kapoer makan 2 sendoek
(lepel ) dengan 2/3 kalēng minjak tanah .
De papulifolius (Kareumbi te Buitenzorg .

(. dari jang bergetah

)

ini Ambillah (mentah lidinja 10-20

air L. () 2—3 ini sehingga men- - air matahari 2-3 ini

Akan

air

2-5 hari Akan jang

jang

air

(¹) Homolanthuas)

  1. Akan mendjadikan warna merah toea, maka disedia-
    kan akar lenoe (bengkoedoe), (koelit bombongan) (32) (gogoan ) (35),(koelit kajoe ting) ( 54) dan kapoer makan. Akar lenoe dipotong haloes-haloes;demikian djoega koelit kajoe lain-lain. Atoerannja demikian : doea bahagian lenoe, satoe bahagian koelit pakewa ( 35)dan setempap kajoe ting dan 2sendoek makan kapoer makan. Maka silar koening (laoesip) moeda tadi direboes bersama denganair,setjoekoepnja2½-3 djam lamanja laloe dikeloearkan dan dibasoeh denganairsoengai jang bersih airnja,sehabis itoe maka silar itoe dianginkan, jaïtoe dilingkar -lingkarkanpada boeloeh.Maksoednja soepaja silar itoe djangan renggang atau berkeroet. 4a. Akan mendjadikan mērah moeda, maka lenoe tadi ditjampoer sadja dengan kapoer makan setjoekoepnja. Adalah poela jang mengambil koelit manggis jangtelah dikeringkan akan ganti koelit kajoe ting.

  2. Akan mendjadikan warna hitam,maka silar itoe (anjam-
    an) jang telah kering tadi dibenamkan kedalam loempoer atau air jang tida'mengalir sekira-kira 2 hari lamanja,kemoedian dikeringkan (didjemoer). Kemoedian dari pada itoe maka silar atau barang sebagainja itoe direboes dengan koelit sangket setjoekoepnja jang telah ditoemboek haloes-haloes.

  3. Akan mendjadikan warna hidjau,maka silar jang poetih
    tadi direboes dengan daoen taroem (taoem) dan daoen djarak pagar. Mereboes inidengan tjepat-tjepat dipoetar-poetar sambil mereboes dengan diperiksa kalau-kalau soedah tjoekoep hidjaunja,kemoedian diangkat, laloe ditjoetji lekas-lekas dengan air dingin dan dianginkan; kemoedian dilingkar-lingkarkan pada batang boeloeh.Melingkar lingkarkan-itoe goenanja sebagai terseboet pada angka4 pada fasal inidjoega. Demikian djoega halnja segala anjaman jang hendak diwarnakan itoe. Adapoen silar atau anjaman jang soedah diwarnakan itoe, setelah kering,maka diboelang (kombon) ( 36) boeat disimpan, djangan tinggal lama dianginkan, karena moedah mendjadi boelat toemeroewoen() ( 37 ).

Sekarang djalan mewarnakan ini boleh berlainan menoeroet soekanja orang,dan bergantoeng kepada mereboes,dan men- tjampoerkannja sadja. Moedah-moedahan adalah djalan jang lain lagi didapat orang boeat mewarnakan anjaman;akan tetapi barang jang terseboet inilah jang diketahoei dan jang lazim dikerdjakan orang dari pada silar. Adalah lainnja menerahkan ajaman jaïtoe dipergoenakan djoega anai ? atau lelenoe, jang ditoemboek orang; mereboes- nja2-3djam lamanja,kemoedian dibasoeh laloe dikeringkan; artinja dianginkan, tetapi tida ' dianginkan sebagai daoen silar jang dilingkar-lingkarkan, hanja digantoengkan sadja berkas- berkasnja.

BAB JANG KETIGA.

Pada menjatakan nama dari berdjenis-djenis perboeatan anjaman,dan bagaimana memperboeatnja.

Bilamana perhatikan anjaman berdjenis -djenis ,
tjepiau, , ketiding dan niroe dan sebagainja ,maka
dapatlah bēdakan atas beberapa djenis , tetapi jang
teroetama : Paselasaken (38), sapiei (39), pindis ,dan
ěpoe -ěpoe soedji, poetar 41). dan berdoeri dari pada. itoe adalah poela anjaman
Adapoen perboeatan berdjenis -djenis itoe dapat diterangkan
seberapa perti berikoet dapatnja serta bibawah dengan : pertolongan gambarnja , se-
1. Paselasaken loeroes , dapat dan dibedakan serong doea matjamnja
a .Paselasaken loeroes, jaïtoe sebangsa anjaman ( tjako) (42)
jang diperboeat begini :jang memboedjoer olēh jang
melintang ; maka jang memboedjoer itoe laloe ditentoekan be-
rapa helainja jang patoet dipergoenakan menoeroet lebar atau
Pelbagai orang Minahasa . 2

kita tikar kampil kita jaʼni (40) ( Lain

ini ja'ni jang jang

diimpit

keradjinan

pandjang, sedang jang melintang itoe nanti dapat ditambah-tambah sekadar perloenja. Kebanjakan anjaman djenis ini dilakoekan orang pada boeloeh jang soedah dipeloepoeh boeat pendinding roemah atau pengalas djalan jang roesak. Maka djalan memperboeatnja jaïtoe : jang tegak mengimpit jang melintang, berganti -ganti atau berimpit -impitan bertoeroet-toeroet, jang satoe melampaui jang lain. (gambar 1).

b.Paselasaken serong, jaïtoe sebangsa
anjaman jang diboeat begini:jang dikanan mengimpit jang dikiri berganti-ganti. Maka kiri kanan itoe boleh ditambah-tambah. Kebanjakan dilakoekan pada tikar berdjenis -djenis, jaïtoe baik daripada pandan, baik poen dari pada anjaman atau pepeselan. (gambar

1).
GAMBAR 1. gambar 2.

  1. Sapiei, dapat dibedakan poela atas doea djenis ja'ni:jang loeroes dan jang serong.
    a. Sapiei loeroes, jaïtoe sebangsa
    anjaman(tjako) jang diperboeat dengan mengimpit doea dan melampaui doea, tetapi bertoeroet-toeroet meninggalkan satoe, me-GAMBAR 2.nambahi satoe helai anjaman, dengan loeroes djalannja, halnja dan oesahanja sebagai paselasaken betoel; dipergoenakan orang akan pendinding roemah dan pengalas djalan, diperboeat dari pada boeloeh jang dipeloepoeh, oempama:gambar 5.

b. Sapiei serong, diperboeat
seperti sapiei loeroes, tetapi dja-GAMBAR 5. lannja serong kiri kanan,dan

toedjoenja kemoeka, kebanjakan dilakoekan pada anjaman tjepiau, ketiding dan niroe, oempamanja : gambar 4.

  1. Pindis, jaïtoe sebangsa
    anjaman pertjampoeran pesala- saken sapiei, baik loeroes atau serong dengan mengingat roepa boenga jang hendak ditiroe orang.Anjaman ini diperboeat atau dilakoekan kebanjakan pada tikar (sesaniw ) pengalas katil, penghampari dinding dan GAMBAR 4. bangkoe oemp.:gambar 5.

  2. Epoe -ěpoe, jaïtoe se-
    bangsa anjaman jang diperboeat demikian, jaïtoe lapisan dari 12 helai anjaman jang dipersilang-silang- kan satoe sama lain berimpit-impitan, sehelai mengimpit doea.Kebanjakan dilakoekan pada kampil berdjenis-djenis. Anjaman ini diperboeat oleh siapa jang soedah GAMBAR 5. tjepat memboeat anjam-anjaman jang terseboet diatas ini. Adapoen anjaman niěpoe-ěpoe itoe diperboeat dari pada daoen anjaman silar kasar-kasar dari sebab soekarnja.Djikalau rabitan anjaman itoe haloes, tentoe sekali lambat dan moedah salah. Djikalau diperboeat haloes-haloes, tentoe elok perboeatan itoe dan boleh menjebabkan anjaman jang sebagai itoe mahal harganja oempamanja :gambar 6.

Gambar 6 ini (toemotol) (45) permoelaan dan didjahit (sairen ) (49)dengan benang sekelilingnja. Maka dapat dilihat silar 4 helai sebelah kiri dan 4 sebelah kanan bersilangan. Berikoet dari itoe, 4 helai poela disisipkan, sehingga roepanja seperti gambar 6a.

  1. Anjaman poetar dan soedji.
    GAMBAR 6. Adapoen anjaman kedoea djenis ini diperboeat pada kampil berdjenis-djenis dan pada tikar penghampiri dinding atau pengalas katil dan pengalas bangkoe. Anjaman soedji itoe djikalau dipoe tarkan,maka dapat-GAMBAR 6a. lah anjaman poetar. Ada kalanja diberinja berdoeri, djikalau memoetar soedjian itoe. Anjaman soedji jang tidak dipoetar itoe, terdapat padati- kar -tikar jang terseboet diatas.Djikalau anjaman soedji dipoetar,maka terdjadi doea djenis, jaʼni:jang berdoeri dan jang tida ' berdoeri; kebanjakan dilakoekan pada kampil. Akan memperboeat anjaman soedji atau poetar, maka lebih dahoeloe dilengkapkan anjaman paselasaken atau ĕpoe-ěpoe, laloe disoedji menoeroet roepa boenga jang hendak disoedji, diroepakan pada anjaman paselasaken atau ĕpoe ěpoe itoe. Djadi anjaman soedji dan poetar itoe lapisan jang kedoea dari paselasaken dan ěpoe-ěpoe itoe adanja.Adapoen gambar soedjian tikar itoe diperboeat sebagai gambar pindis djoega gambar ( 5).
Gambar soedjian nanti dinjatakan pada hal memboeat
pinoetaran jaïtoe : fasal 6 bahagian jang ke 3.

kampil

BAB JANG KEEMPAT.

Pada menjatakan perkakas-perkakas jang dipakai akan memperboeat lengkapan anjam-anjaman.

Bilamana kita melakoekan sesoeatoe pekerdjaan,maka tentoe sekali memperloekan perkakas boeat menjampaikan maksoed pekerdjaan itoe, oempamanja : si toekang kajoe tiada boleh melakoekan kerdjanja,melainkan adalah padanja berbagai- bagai perkakas, oempama : ketam, pabat, goerdi,sikoe dan sebagainja. Maka demikian poela akan hal menganjam,tentoe sekali adalah barang perkakas jang dipergoenakan orang. Soeng- goehpoen demikian akan tetapi tida'banjak ragamnja, lagipoen barang-barang itoe moedah diperoleh. Maka perloelah disediakan :

  1. Kaleng minjak tanah boeat dipakai akan mereboes.
  2. Pipa tempat merendam.
  3. Lesoeng kajoe dan aloenja, penoemboek koelit,akar atau daoen kajoe boeat tjat.
  4. Pisau besar ketjil pemotong dan peraoet.
  5. Rotan atau boeloeh pengoekoer raoetan (keketa ) ( 45) dan anjaman.
  6. Boeloeh beberapa roeas tempat mengatjoekan kampil.
  7. Kajoe beroepa cylinder( beroemboeng) (bewolaan ) (46) akan mengatjoekan beroemboeng tjepiau ( lolona ) ( 47) sekadar besarnja. Djikalau ditilik akan perkakas jang terseboet diatas itoe, soenggoeblah terlaloe moedah pekerdjaan menganjam itoe.
Lagipoen mengeloearkan banjak ongkos akan men-
dapat perkakas -perkakas jang terseboet diatas itoe.
Sjahdan atau meraoet perloe poela itoe. dinjatakan dibawah hal merabit
Maka daoen silar jang telah kering itoe jaïtoe : merah,
poetih, hitam dan sebagainja itoe dirabit memandjang daoen
itoe dengan memakai pisau dan keketa atau
pengoekoer Maka keketa itoe diperboeat dari rotan
dilipat sebagai penjepit toekang mas, - kira 3 mM . lē-
barnja dan pandjangnja 2 ½ dM .
Akan merabit ,maka pisau itoe dipegang dengan tangan
kanan bersama - sama keketa) jang menjepit daoen silar.
Tangan memegang pangkal daoen silar .Tangan
diatas boeat menarik silar dan tangan kanan dibawah .
teloendjoek dan mengimpit silar , oedjoeng pisau
dirasa oleh teloendjoek ; kebanjakan kalinja daoen silar
keatas oleh tangan , dan tangan kanan dibawah .
Merabit daoen anjaman itoe dengan pisau sahadja,
tiada memakai bidang seginja pengoekoer sadja. , sebab boeat mentjeraikan ketiga
Merabit kaoekoer moedah djoega , sebab oeratnja loeroes
dan tida ' dengan pengoekoernja . Maka daoen anjaman
lain-lain tiada biasa dirabit .

tiadalah

ini

silar ketjil() jang kira ×

( kiri kiri daoen Djari pisau djari ditarik kiri tikar

oesah

BAB JANG KELIMA.

Pada menjatakan barang-barang jang dapat diperboeat dari satoe-satoe djenis toemboehan itoe.

Sesoeatoe barang kepandaian itoe ada kalanja mendapat nama menoeroet perboeatan barang itoe, oempamanja: roemah kajoe artinja roemah jang diperboeat dari pada kajoe, roemah batoeja'ni jang diperboeat dari lengkapan batoe,ka-

poer, semen dan sebagainja. Demikianlah poela tentang anjam-anjaman itoe oempamanja :

  1. Bakoel boeloeh jaïtoe bakoel jang diperboeat
    dari pada boeloeh.Kebanjakan dianjam dari pada djenis anjaman paselasaken atau sapiei.

  2. Loto (49) (ketiding ) loʻlo' ( 50), bebitan ( 51), poro (52)
    pepokal (55) ( tjoepak) jaïtoe dari pada raoetan boeloeh atau rotan jang diraoet,diambil bahagian loear atau raoetan isi- nja, kebanjakan dikerdjakan dari djenis anjaman sapiei.

  3. Tjepiau lontar ( silar ) jaïtoe tjepiau jang dianjam dari
    silar; ada beberapa djenisnja:

a. Tjepiau silar jang diperboeat dari lengkapan silar,
diboeat sebagai pita, ada jang loeroes dan ada jang berigi-rigi(bikoe-bikoe), diperboeat selengkapnja seberapa perloe dari anjaman paselasaken atau sapiei atau niepoe -ěpoe sesoe- kanja orang sahadja. Kemoedian dikembarkan artinja didjahit,moelaï dari penampoeng cirkel bertoeroet sampai pada lolona dan lalaina ( 54) (daoen ).Tjepiau ini dinamaï tjepiau ling(55).

b.Tjepiau silar jang diperboeat dari pada toedoeng boeatan
Djawa, jaïtoe : lebih dahoeloe diperboeat isiraoetan boeloeh salina () ( 56) diatjoekan pada boentaran latjoe ( 57)jang ter- toengkoep, laloe dianjam raoetan tadi djarang-djarang, kemoedian dianjam silar menoeroet boentaran anjaman raoetan tadi,dari pada anjaman sapiei djoega diperboeat, laloe direkat (didjahit). Maka bahagian bawahnja dialas kain poetih, mērah atau hitam. (Lebih baik dialasi daoen silar djoega). Tjepiau itoe dinamaï ( toloe) ( 58 ). c. Tjepiau lontar ( silar) jang lebih bagoes, jaïtoe lengkapan silar jang diperboeat menoeroet anjaman sapiei tegak toor () ( 59) pada beroemboeng lolona () soepajalebihbagoes boeatannja.

  1. Tikar pendjemoer bidji-bidjian ( tinorong)artinja disam-
    boeng, sebab tikar ini disamboengnja doea helai anjaman soepaja lebar pandjang,diboeat dari anjaman atau kaoekoer
jang kasar -kasar dari 1lēbarnja , ada poela
lebih haloes paselasaken atau kasar sērong. poela. Dianjam menoeroet anjaman
5. ( tepe) lantai , dinding , pengalas bangkoe,
diperboeat pada anjaman jang raoetannja haloes. Ada
poela dari papeselen, atau wiliran atau werot atau silar . Ada
poela daoen-daoen itoe jang diperbaoerkan .
Anjaman jang haloes boleh ditjampoerkan silar,
dan werot. Daoen papeselen kadang -kadang ditjampoer , sebab
daoen anjaman djenis jang rapoeh adanja . atau
(tepe) inilah kebanjakan dianjam berdjenis warna ditjampoer
dengan atoerannja; ada jang sedjalan ada jang bersilangan .
Ada poela dianjamnja paselasaken , sapiei dan pindis , ada
poela disoedjinja , menoeroet warna boenga jang dikehendakinja .
Ada jang disoedjinja menoeroet roepa manoesia, binatang
atau perkakas .
6. ')berdjenis -djenis oempama :kampil
pinoelaran (60), kampil niepoe -ěpoe (61). Ada jang berpen-
djoeroe dan ada jang beroepa kantoeng (boktja) ada jang
beroepa atau cilinder ( beroemboeng sepa (62) panoelaran )., jaïtoe Maka semoeanja kampil jang dari dianjam daoen djenis
anjaman paselasaken ; setelah itoe disoedjinja . Sambil disoe-
dipoetarnja .Soedjian poetaran herdjenis bangoennja me-
noeroet roepa boenga jang lazim ditiroenja menoeroet soeka
orang jang mengerdjakannja .Selamanja beroepa beroemboeng .
b. Kampil (niěpoe anjaman - ěpoe),jaïtoe (ěpoe- ěpoe kampil. Ada jang jang dianjam disoedjinja dari djoega
sebagai pinoetaran , ada jang diberinja doeri , dan ada
diberinja 2, 4, 6 dan 8 pendjoeroenja .
7. Tempat pinang (tetengaan ),jaïtoe lengkapan gaba-
gaba ( 63) diboeat seroepa kotak kapoer Belanda , tetapi tadjam
sedikit dibawahnja ; ada poela boentar . Maka pada se-
kelilingnja penampang jang berdiri itoe direkatkan anjaman
silar diperboeat pindis berdjenis roepa, lebarnja selebar

dirabit M. jang

Tikar pengalas dari

wiliran

ini Tikar

Kampil (kampi

silar ()

a. Kampil
dji

pekerjaan) kampil jang sirih

jang

jang

penampang berdiri atau tingginja kotak itoe dan pandjangnja sepandjang lilitnja kotak itoe; didalamnja dialasinja dengan daoen silar poela. Demikian penoetoepnja dari gaba-gaba djoega, alasnja silardjoega, dan pinggir -pinggirnja dialasinja atau direkatnja dengansilar berdjenis warnanja..

  1. Tempat mendjahit ( sabarong ), sebagai tempat pinang
    sirih (tetengaan) jang boentar, tetapi djaoeh lebih besar dan lebih tinggi.

  2. Tempat pakaian (kabila) sebagai memperboeat tete-
    ngaan, tetapi djaoeh lebih besar dan tinggi, seoempama peti dari kajoe djoega roepanja.

  3. Toetoep sadji, diperboeat sebagai penoetoep (tetengaan)
    dan penoetoep peti (kabila) artinja rendah. Akan memperboeat perhiasan seperti (binoesa) artinja seroepa nenas dan berdoeri sebagai doerian tida' dapat namanja jang tentoe, sebab menoeroet soekanja orang jang memperboeatnja sadja.Lagipoen barang jang sebagai itoe koerang goenanja.

BAB JANG KEENAM.

Pada menjatakan bagaimana memperboeat

djenis-djenis barang itoe
Bahwa sesoenggoehnja dengan beberapa oesaha dapat djoega
kita menjelidiki bagaimana memboeatnja tiap -tiap barang itoe
Ada jang dapat kita ketahoei dengan mengamat -amati orang
mengerdjakan anjaman itoe, bagaimana melakoekan
perkerdjaan itoe, ada poela dengan menjelidiki woedjoednja
perboeatan barang itoe, ada jang sedang baharoe dimoelaï
ada setengah lengkap , ada poela jang soedah lengkap
Pendapatan inilah jang tjeriterakan dalam bab
seberapa dapatnja dari permoelaannja hingga lengkap sempoer-
na barang itoe.
Memboeat tjepiau lontar boeatan orang Kombi
Tooelimamboet . Maka tjepiau terseboet adalah 2 lapis, ja‘ni
jang diloear dan jang didalam .

.

.

jang ia

, jang. kita ini

I. T.

Memperboeat kedoea lapisan ini sama djoega djalannja. Akan tetapi lipatan penambah pada lapisan loear itoe terdapat sebelah didalam, dan lipatan terseboet pada lapisan dalam itoe terdapat diloear; sebab lapisan dalam itoe dimasoekkan kedalam toengkoepan lapisan loear; dengan demikian itoe lipat-lipatan itoe tersemboenji dalam perantaraan kedoea lapisan itoe bila soedah dikembarkan. Hal memperboeat kedoea lapisan itoe dapat kita bēdakan atas lima halnja.

a. Memoelai ( toemotol ) (64) ( moempoen ) ( 65),
b. Menambah anjaman (mawes ) (66),
C.Memboeat beroemboeng ( lolona) ( 67),
d. Memboeat daoennja( loemalai) (68), .Menambah anjaman daoen (mawes) dan

f. Soemelet (menjisip) (69) pinggirnja.

a.Memoelai (toemotol). Ambillah daoen silar jang soedah dirabit sama lēbarnja
dan pandjangnja sepandjang daoen silar jang soedah dibersih- kan dari 5-7 d.M. itoe,diikat -ikat diboeat berkas, maksoednja agar djangan tersiar-siar. Ambil 16 atau 22, djadi bilangannja hendaklah genap,dianjam dengan benang (sairen ) pada pertengahan memandjang- nja, oempamanja : 16 helai.
a a.....benang tinggal
tidak dioeraikan lagi. Sekarang moelaï pekerdjaan menganjam Csapiei dengan menambahi sehelai-sehelai kiri dan kanan b dan c itoe sehingga helai ki- d ri kanan, mendjadi GAMBAR 7. sebanjak helai jang didjahit itoe, oempamanja : 16 helai.

GAMBAR 8. GAMBAR 8a. Adapoen pada tanda itoe maka silar anjamankiri ditoe- djoekan atau dipalingkan sedikit kekanan,dan jang dikanan dipalingkan kekiri, goenanja akan mendjadikan penampang jang boentar. Sedang anjaman penampang boentaran itoe bertambah loeas, maka oleh sebab itoelah haroes ditambahi silar anjaman itoe.

b. Hal menambahi anjaman
itoe, djadi kemoedian dari mema- lingkan penoedjoean anjaman itoe. Menambahi sehelai pada anjaman kiri dan sehelai poela pada ka- nannja, tetapi berantara satoe helai goenanja tempat menjang- koetkan lipatan penambah agar GAMBAR 9. djangan terlepas. Setelah itoe maka dianjam 2 kali menganjam sekeliling penampang boentaran itoe laloe ditambahi poela. Akan a 0 tetapi menambah ini lebih djarang lagi dari pada djalannja menambah jang pertama. Sambil menganjam itoe haroes diperiksa, kalau-kalau soedah tjoekoep GAMBAR 10.besarnja penampang itoe, sehingga lapang-

an boentaran beroemboeng (lolona) soedah sekadar dengan
lapangan c .Adapoen lona) itoe achir itoe anjaman koeng djoega beroemboeng anjaman bewolaan akan kemoedian .Maka itoe maka sekeliling ). Maka. Demikianlah itoe sehingga ). memboeat dari pada sedang tida ' anjaman boentaran diatjoekan tjoekoep beroemboeng menambah jang ditambahi itoe teroes beroemboeng (lolona) itoe selaloe diperboeat (lolona (lo- lagi meleng- pada itoe,
GAMBAR sekadar dikehendaki orang tinggi rendahnja .
Ada kalanja pada penampang diperboeat (lolona ) anjaman. sapiei (toor) ( 70
. Sekarang jepiau soedah sampai kepada beroem-
boeng (lolona ). Habis itoe maka moelaï orang loemalai .
Adapoen loemalai ( ) itoe bersama - sama dengan
menambah penampang daoen moelaï lebar.
e. Maka akan menambah itoe djadi djoega sebagai terseboet
diatas sebagai (mawes ) menambah pada penampang cirkel
itoe gambar 9. anjaman sapiei mengēdar 2 kali ,maka ditambahi
anjaman . Demikian daoen tjepiau tjoekoep lēbarnja , sepa-
dan dengan beroemboeng (lolona ) ,maka kemoedian dilipatkan .
Lipatan itoe pinggir atau tepinja daoen tjepiau lapisan
loear. Setelah dilipat ,maka dianjam poela djalan 3 kali,
baharoe diperhentikan anjaman itoe .Adapoen bahagian lapis-
an loear lengkap . Maka lengkapan diatjoekan
pada beroemboeng (bewolaan ), ditinggalkan kesitoe sehingga
lengkapan lapisan jang dalam itoe sedia poela adanja .
Maka kedoea lapisan itoe dikembarkan . Sedang
lapisan dalam 2 CM. dari itoe dilipatkan tepi kedalam ,maka pertemoean. lapisan kadar
Oleh sebab itoe dikerdjakan orang :
Soemelet menjisip ) artinja pangkal oedjoeng silar kedoea
lapisan itoe disisipkan . Hal menjisip haroes diperhatikan

beroemboeng(

(bewolaan

)

11.
) tegak

d kita

pekerjaan (mawes ) sebab

() Tiap kali itoe

ja'ni

soedahlah ini

sekarang

f. (

soepaja oedjoeng silar jang tida'dianjam lagi itoe disemboe- nikan antara kedoea lapisan itoe. Silar anjaman loear disisipkan pada lapisan dalam dan demikian jang dalam disisipkan dalam lapisan loear.Pekerdjaan menjisip haroes memakai perkakas penjisip (selelet) (71) gambar 18. Demikianlah tjepiau itoe lengkap diboeat orang. Adapoen bagoes boeroeknja,dan kasar haloesnja boeatan tjepiau itoe, bergantoeng kepada pandai bodohnja orang jang mengerdjakannja.Meskipoen sipemboeat itoe pandai, kadang -kadang boeroek djoega perboeatannja, djikalau ia mengerdjakan pekerjaan dengan gopoh- gopoh dan koerang hēmat adanja. II.Tjepiau silar jang diperboeat dari pada lengkapan silar jang dianjam sebagai pita,dari paselasaken atau niěpoe-ĕpoe, ada jang loeroes dan ada jang berigi -rigi (bikoe-bikoe). Pita loeroes itoe dianjam dari paselasaken banjaknja 4 atau 6 helai silar; oempamanja :

GAMBAR 12. Pita berigi -rigi itoe diperboeat dengan anjaman niĕpoe -ěpoe dari 4 helai daoen anjaman, oempamanja : Adapoen pi- tajang telah پیر sedia sekadar GAMBAR 15. memperboeat satoe tjepiau itoe dikembarkan moelaï dari pada pertengahan poesat ()penampang boentaran (cirkel) dengan didjahit berke- liling djalannja dari kiri kekanan berimpitan dengan atoeran sebagai tjepiau jang didjoeal orang dipasar atau kedai atau ditoko. III. Kampil pinoetaran. Adapoen djalannja memperboeat kampil ini sama djoega dengan djalan memperboeat tjepiau lontar No. 1, jaïtoe doea

ja'ni Jang ketjil
tetapi lebih pandjang sedikit kira -kira ½ cM . dari jang di-
loear, artinja jang didalam boleh loeloes dalam lobang
diloear, sedang pandjangnja melebihi pandjang diloear ,
goenanja soepaja moedah dimasoek kan dan dikeloearkan.
Maka beroemboeng besarnja sebesar boeloeh atjoean .
Anjaman boekan sapiei melainkan paselasaken .
Maka anjaman soedjian nanti dikerdjakan pada beroem-
boeng soedah sedia. Maka anjaman soedjian inilah jang
dipoetarkan .
1. Akan memperboeatnja dibedakan demikian :
a. Memboeat penampang beroemboeng cirkel
C. 29 tepi ( 72)
a. 10 poela, helai silar djadi diikat (sairen doea ikatan ) dan oempama 10 helai gambar silar ini :

boeah poela didalam dan diloear. didalam, tetapi lebih pandjang sedikit kira -kira ½ cM. dari jang di- jang jang

ini ini

jang

b.
(miwi) Ambil diikat (sairen) a d d

a

2 GAMBAR 14. 2

GAMBAR 14. 2
a tempat benang . GAMBAR 15 .
Pekerdjaan toemotol (permoelaan ).
Sekarang dikembarkan 5 helai pada gambar 14 pihak od
diangkat dan jang mengimpit helai gambar 15
pihak ed. Demikian sebaliknja jaïtoe: 5 helai pihak b -
gambar 14, diangkat dan inilah mengimpit 5 helai pihak
gambar 15.
Seoempama dalam gambar 16.
Setelah soedah sebagai gambar 16 itoe , maka
dianjam 17. roèpa paselasaken , sehingga tjoekoep sebagai gam-

ini

inilah l

b -l

diperboeat

bar

Adapoen pada a itoe adalah beroebah sekarang toe- djoe anjaman itoe; jang dikanan b dipalingkan sedikit kekiri dan jang dikiri a itoe kekanan toedjoenja. Sedang diboeat begitoe, maka anjaman itoe •moelaïlah djarang, oleh sebab itoe ditambahi; hal menam-GAMBAR 16. bahi anjaman tjepiau lontar itoe ialah sebagai jang diperkatakan pada b gambar 10. Setelah tjoekoeplah besarnja penampang cirkel, maka ditambahi poela sekali lagi, sehingga ta' oesah menambahi lagi, sebab ouk selaloe memboeat beroemboeng. GAMBAR 17.

b. Memboeat beroemboeng itoe
diatjoekan pada boeloeh jang diperkatakan pada pasal 5 angka 6.

C.Setelah beroemboeng itoe kira-kira 15
cM.tingginja, maka beroemboeng itoe diberi pinggir(tepi).Tepinja itoe 1 CM.lebarnja. Memboeat tepi itoe moedah djoega, sebab dilipatkan sadja, jaïtoe pada menjemboenikan potongan silar itoe sahadja. Adapoen kedoea beroemboeng itoe diperboeat dari pada silar, warnanja merah, poetih,hitam koening dan sebagainja. Djikalau beroemboeng itoe diperboeat dari silar mērah, maka silar penjoedji itoe koening hitam dan biroe. Djikalau beroemboeng itoe dari pada silar poetih,maka silar penjoedji itoe merah hitam atau biroe. Maka warna djenis jang lainpoen begitoe djoegalah adanja.

  1. Memperboeat soedjian jang dipoetar. Maka dahoeloe dari pada mentjeriterakan halnja soedjian

itoe, maka perloe diketahoei berdjenis -djenis nama dari roepa soedjian itoe jaïtoe: Belah boeloeh, Tenalendei,( 75) Bori, Bintang, Belah ketoepat dan sebagainja. Belah ketoepat jaïtoe jang boenganja diperboeat bersilang- silangan. Bintang jaïtoe jang beroepa bintang. Bori, jaïtoe soedjian jang beroepa tjabang dan daoen pohon (bori). Tinalendei artinja soedjian bertjampoer warna merah, poetih,hitam sebagai bidjiboeah miloe ( talendei ) ( 74). Belah boeloeh artinja soedjian loeroes menoeroet beroemboeng seperti boeloeh jang dibelah. Adapoen akan mengerdjakan soelam soedjian berdjenis-djenis,haroeslah disediakan silar berdjenis warnanja, dan djoega seboeah penjemat selakoe djaroem dan lilin sedikit. Maka silar soedjian itoe dikerdjakan demikian : Ambil daoen silar sehelai jang telah disediakan, jang mērah atau poetih dan sebagainja itoe, laloe diraoet ( dibelah) artinja : silar dibelah mendjadi tiga lapis,maka 1/3 nja jang litjin benar itoelah jang dipergoenakan. Maka silar demikian dirabit, selēbar anjaman beroemboeng tadi itoe. Demikian lagi boeloeh penjoedji ( djaroemnja ) 1 dM.pandjang (seselet) ( 75) selebar daoen anjaman terseboet itoe; boleh djoega lebih haloes dari anjaman itoe. b Pangkal b dibelah doca, tempat memasoekkan silar soedjian GAMBAR 18. itoe. (c) Sekarang moelaïlah orang mengerdjakan soedjian itoe. Boeloeh penjemat dimasoekkan GAMBAR 19. pada salah satoe mata pada anjaman penampang beroemboeng itoe laloe dikeloearkan pada mata jang berikoet,kekiri,kemoeka atau ke-

kanan, menoeroet djalannja boenga jang dikehendaki orang. Setelah lepas dari mata jang pertama, maka lebih dahoeloe dari menoesoekjang berikoet, maka silar itoe dipoetar keatas sebagai orang jang memboeat mata badjoe (loebang badjoe) dipoetar dan GAMBAR 20. ditarik kentjang sedikit sehingga silar itoe terpilin. Peringatan: Beroemboeng itoe djangan ditjaboet sementara disoedjikan, artinja biarlah tinggal teratjoe pada boeloeh seroeas itoe. Demikianlah orang mengerdjakan kampil pinoetoeran itoe. IV. Kampil niěpoe -ěpoe. Adapoen memperboeat kampil niěpoe - ěpoe itoe, sebagai kampil pinoetaran djoega jaïtoe doea boeah poela, akan tetapi ada jang diberi berpendjoeroe 2, 4, 6 atau 8. Pertama bawahnja menoeroet beroemboengnja.Djikalau 2 pendjoeroenja, maka kelihatan roepanja sebagai boktja. Boleh poela diperboeat penampang cirkel (boentar) alasoja itoe. Djikalau diperboeat besar boeatannja sehingga 8 pendjoeroe alasnja, bolēh didjadikan tempat tjoeroet(76). Anjaman itoe ĕpoe -ěpoe djoega sebagai gambar 6a. Setelah lengkap kadar besar penampang alas itoe seberapa dikehendaki orang, maka orang memperboeat beroemboengnja anjamanini ditambahi djoega, tetapi tidak banjak penam- bahnja, lagipoen penambah itoe disisipkan djoega seberapa perloenja.Djikalau diberi berpendjoeroe,maka pendjoeroe itoe mendjadi kaki atau toempoean beroemboeng. Akan memboeat pendjoeroe itoe, dengan memoetarkan penoedjoean anjaman jaïtoe jang dikiri kekanan dan jang dikanan Pelbagai keradjinan orang Minahasa.

kekiri; dengan memoetar demikian, kedjadianlah pendjoeroenja. Maka pada perantaraan doea pendjoeroe kedjadian loebang jaïtoe : perkandjangan anjamankiri kanan itoe adanja. Djadi lebih baik djangan diberi pendjoeroe,melainkan diperboeat djoega sebagai kampil pinoetaran, dan kemoedian boleh disoelam (soedji),asalkan rabitan silar itoe diboeat haloes.Kampil ini tidak biasa memakai (wewolaan ) beroemboeng tempat mengatjoekan.Hanja bolēh djoega kalau kampil ini tidakdiberi pendjoeroe.

V. Tempat sirih pinang ( tetengaan ), tempat mendjahit
( sabarong) tempat pakaian dan toetoep sadji itoe, memboeatnja lihatlah fasal jang kelima angka 7, 8, 9 dan 10, sebab sama djalannja. Tetapi ditjeriterakan disini bagaimana memperboeat anjaman jang dipakai boeat perekat sahadja. Ambillah silar 4, 5, 6, 7, 8 helai, dirabit dengan atoeran, sehingga satoe-satoe helai boleh dapat 4 atau 5bahagian. Tentoe pinggir silar kiri kanan tiada dipergoenakan, sebab serong pada oedjoeng pangkal sebelah menjebelah. Rabitan itoe tidak teroes pada oedjoeng pangkalnja, oempama:

GAMBAR 21.

Maka seberapa perloenja banjaknja helai silar rabitan itoe, selebar roepa boenga jang ditiroe laloe dikembarkan sebagai orang bertenoen kain, oempama gambar jang disebelah ini. Kembaran silar jang seperti gambar itoe diboeat demikian, sehingga oedjoeng pangkalnja silar itoe dipasangkan kajoe atau boeloeh akan menetapkan tempatnja djangan tersiar -siar. Maka lengkapan itoe digantoengkan pada soeatoe tempat,

jang sebelahnja itoe dipasangkan pada tali kiri kanan kajoe atau boeloeh akan pengoeatkannja itoe. pada tahanan lengkapan itoe. Maka orang jang mengerjakan itoe doedoek atau berdiri demikian, sehingga tali pengikat itoe dililitkan pada pinggangnja sambil ia meng- hadap kelengkapan itoe dan dapat direntangnja lengkapan itoe, soepaja rabitan silar itoe tegang. Maka moelailah ia menjisip kekiri kekanan dengan silar warna lain dari lengkapan tadi, soepaja njata boenga-boenganja. Menjisip itoe dengan memakai perkakas penjisip dan pengangkat. Pengangkat dan penjisip itoe diboeat tipis -tipis, 5 mM.tebalnja, 2 CM.lebarnja dan 3, 4 dM.pandjangnja dan diboeat roentjing. Pengangkat itoe mengatoerkan beberapa helai, diangkat dan diimpit menoeroet tjontoh jang ditiroe. Setelah lengkap kadarnja jang di- perloekan sepandjang lilitsabarong atau tempat pinang sirih (tetengaan ), maka lengkapan itoe direkatkan dengan didjahit sahadja djarang -djarang, agar djangan terlepas. Maka tepi rekatan itoe ke- biasaannja direkat poela dengan pita silar gambar 13 jaïtoe akan penjemboenjikan tepi itoe, lagi

poela lebih bagoes djoega perboeatan itoe. Demikianlah dikerdjakan perekat itoe. Memperboeat roepa-roepatikarpengalas dan tikar pendjemoer dan memboeat roepa -roepa loto (ketiding ) dan njiroe, badang(77) dan sebagainja terlaloe moedah, sebab pekerdjaan itoe boleh dilakoekan dengan menengok benda -benda itoe, jang banjak didapat dalam roemah.

III. VISSCHERIJ.

KETERANGAN HAL MEMAKAI PERKAKAS PENANGKAP -

IKAN DISOENGAI SOENGAI DIDISTRICT
TONDANO , .
Kalasei ( 78) 1). Diboeat dari bamboe nipis jang dibelah-
belah, lēbarnja . dan dengan
rotan haloes pada ada 1 depa dan pada kedoea koerang oedjoengnja dan ada . poela
jang 2 depa; kalasei sampai jang pendek baris ada 3 baris; pandjangnja anjaman kalasei ; dan
depa, dan biasa orang samboengkan 4 atau lebih banjak
kalasei, soepaja besar tempat jang boleh dilipoetinja . Maka
kalasei itoe dipakai orang disoengai -soengai dan ditelaga .
Maka kalasei tergoeloeng itoe dimasoek kan tegak
dalam ,laloe diboeka itoe perlahan -lahan tempat
dimana disangka ikan -ikan banjak terkoem poel , sehingga bolēh
terkoeroeng dalam kalasei . Setelah itoe loemoet -loemoet dalam
didalam kalasei dikeloearkanlah, laloe kalasei itoe moelaï
diperketjil , sehingga achirnja boleh moedah
menangkap terkoeroeng dalam kalasei itoe.
Sesosok . Perkakas goena menangkap ikan haloes-
haloes ditelaga dan disoengai-soengai oempamanja gaboes jang
masih , diperboeat moemoe ( 80) jang dianjam rapat
dengan gamoetoe ( 81), dan pakai bingkai dari rotan ;
pandjangnja moemoe terboeka dan 1 M. atau lēbarnja lebih .Moeloetnja sesosok sesosok itoe -
dM .
(') Balek bidai (Minangkabau), ( Bat .). belat (Maleisch), wide .) widè (Jav .),

TONDANO, TOOELIMAMBOET.

( 2-3 cM disamboeng (dianjam) tengah-tengah Tingginja jang atau

jang tinggi5-6anjaman 3-5

jang air, melipoeti

air orang dengan ikan jang ( 79)

ketjil dari tali

dibikin moeloet kira kira 7-8

(Soend

Menangkap ikan dengan perkakas itoe,maka haroes di- tjaharidahoeloe ikan -ikan haloes jang masih berkoempoel-koempoel, maka sesosok itoe dimasoekkan kedalam air laloe ikan-ikan itoe dioesir perlahan -lahan sampai masoek kedalamnja. Lain kali sesosok itoe teroes djoega dimasoekkan diair, dimana ada ikan -ikan haloes itoe terkoempoel, hingga ikan-ikan itoe masoek kedalamnja. Sesoedah itoe diangkat. Siboe -siboe (82). Perkakas goena menangkap ikan-ikan ditelaga dan disoengai- soengaioempamanja gaboes haloes, oeloeoe (85) dan oedang-oedang haloes. Diperboeat dari koffo ( 84), toelang- toelang boeloeh; besarnja kira -kira 2 kebaja dan toelangnja pandjangnja1 depa. Menangkap dengan perkakas ini,maka ditjaharilah ikan jangterseboet ditempat-tempat dimana ada terkoempoel banjak. Setelah itoe perkakas itoe dimasoekkan dengan amat lekas dalam air, hingga ikan -ikan termasoek kedalamnja laloe diangkat dengan lekas. Tingkep (85). Perkakas goena menangkap ikan diserokan-serokan oempamanja : oedang, sogili( 86) ketjild. 1. 1. ikan ketjil. Diperboeat dari bamboe air doea roeas. Boekoejang ditengah diberi berloebang. Roeas jang pertama diloebangi pada 2 pihak, roeasjangkedoea dipotong, dikeloearkan setengahnja laloe dibelah dan dianjam mendjadi terboeka besar pada oedjoengnja. Maka tingkep itoe ditaroeh orang disoengai (sērokan) dimana ada airdjatoeh (air mantjoer ) ( terdjoen, berdjeram ). Maka air jang masoek kedalam roeas jang kedoea dari tingkep itoe keloear dari loebang sebelah menjebelah jang lebarnja kira-kira 1 cM. Dan ikan-ikan jang masoek dimoeloet tingkep itoe tersimpan dalam roeas jang kedoea. Sesaroep(87). Perkakas goena menangkap oedang-oedang haloes diserokan -serokan.Diperboeat dari moemoe jang dianjam haloes-haloes dengan tali gamoetoe atau dengan koffo,

pandjangnja moemoe kira -kira 1 M., lebarnja sesaroepkira- kira 1 M. Maka sesaroep itoe diletakkan diserokan jang mengalir dan tohor,dimana ada banjak oedang haloes. Haroeslah jang seorang memegang sesaroep itoe, sedang jang lain mengoe- sir perlahan-lahan, sampai oedang itoe masoek kedalam perkakas ini,dan dengan lekas djoega diangkat, laloe ikan itoe disalin dalam soeatoe tempat jangsoedah tersedia. Roreng (88). Perkakas goena menangkap oedang disoengai-soengai.Diperboeat dari bamboe 1 roeas (boeloeh toei )jang dibelah-belah haloes 1 cM laloe dianjam dengan boeloeb.Loebang moeloetnja besar dan memakai 2 loebang (pintoe) bertoeroet-toeroet, diboeat dari boeloeh jang oedjoengnja ditadjamkan, hingga ikan, jang soedah masoek kedalamnja, ta' dapat keloear lagi. Pada dekat pantatnja roreng itoe diboeka sedikit dan ditaroch oempan, jaïtoe: kelapa jang digaroet. Pada pantatnja ditaroeh penoetoep seboeah tempoeroeng. Maka roreng itoe diletakkan didalam air, moeloetnja menoedjoe kehilir soengai. Maka oedang, jang masoek dari moeloet roreng akan memakan oempan itoe, tinggallah dalam roreng dan dikeloearkan orang dari pintoe dipantat rorēng. Pepenetan (89). Perkakas goena menangkap sogili. Diperboeat dari bamboe ( boeloeh toei) 1-2 roeas jang dibelah haloes -haloes sampai pada dekat boekoenja jang dioedjoeng dan dianjam dengan boeloeh seperti roreng. Dimoeloetnja ada penoetoep. Didalamnja ja'ni pada pantatnja pepenetan itoe ditaroch oempan(oedang jang masih hidoep). Maka pepenetan itoe diletakkan disoengai-soengai dan ditindih dengan batoe agar djangan hanjoet. Dan bilamana sogili masoek dalamnja dan memakan oedang jang ditaroeh orang didalamnja, maka tertoetoeplah pintoe pepenetan itoe. Lihat gamb. No. 1. tali a itoe menahan pintoe hingga pintoe terboeka, tali a tersamboeng dengan tali b oleh oempan d. Pintoe ƒ ada ter-

hoeboeng dengan tiang h, sehingga tali g menarik pintoef. Bila oempand soedah dimakan olēh sogili, maka tali a terlepas dari tali b, sehingga pintoef ditarik oleh tali g; laloe tertoetoeplah. Sosoroka (90). Perkakas goena menangkap ikan ditelaga dan disoengai-soengai oempamanja gaboes dan lain-lain ikan jang sedang dan jang besar.Diperboeat dari besi sebesar djari kelingking atau ada djoega jang lebih haloes, dan diboeat tadjam, bertjabang lima, 1ditengah dan 4 diloear, roepanja persegi empat,antara · tjabang tengah dengan jang lain ada dari 5-8 cM.; pandjangnja besi (tjabangnja) 2—3 dM. dan tangkainja3-4 dM.,gagangnja dari boeloeh jang haloes dan loeroes, pandjangnja kira-kira 4 M. atau lebih. Perkakas inigoena penangkap ( tikam) ikan -ikan terseboet sementara ada dalam air.

J. A. KAWILARANG.

h

a

d asg

I.
9 Gambar

d a

a

. b

DARI HAL PEMELIHARAAN IKAN GABOES.

Adapoen akan menerangkan hal pemeliharaan ikan gaboes itoe, maka moela-moela koetjeriterakan dibawah ini peri hal hidoepnja ikan terseboet itoe. Sebermoela maka ikan gaboes itoe bila ia soedah sebesar boeloeh toei moelaïlah ia berteloer; bilamana datanglah wak- toenja hendak berteloer,maka ditjaharinjalah tempat ditengah roempoet-roem poetan pada tepi telaga atau soengai, jang kena sinar matahari dengan setjoekoepnja. Maka tempat ditengah roempoet-roempoetan itoe dibersihkannja atau diberinja berloebang segala loemoet-loemoet disitoe dengan menggerakkan badannja. Maka roepanja loebang itoe boendar, sedang midellijnnja (senkang) kira-kira 5—6 dM.,ja‘ni sekadar-pandjangnja ikan itoe. Maka penjediaan tempat sedemikian itoe diseboet orang Tondano maoat (91). Maka maoat itoe lamanja kira-kira 3-4 hari.Sesoedahnja maoat, maka berteloerlah ikan gaboes itoe diloebang itoe dan kelihatan teloernja sebesarbidji gandoem haloes, jang amat banjak,tiada terbilang banjaknja, dan warnanja koening;maka berteloer itoe sehari lamanja. Teloer itoe didjagaïnja oleh ikan gaboes dengan sebaik-baiknja, soepaja djangan dimakan oleh gaboes atau ikan lain. Kemoedian dari kira-kira 10 hari kelihatanlah teloer itoe soedah mendjadi hitam dan achirnja teloer itoe menetas dan keloearlah anak gaboes ketjil-ketjil seperti toema ketjilnja dan banjaknja tiada terbilang. Kemoedian dari 10-15 hari lamanja anak -anak ikan itoe moelaï mērah warnanja;anak gaboes sedemikian diseboet orang kameana (92) dan besarnja soedah seperti bidji padi jang haloes dan kemoedian dari 2-3minggoe anak-anak gaboes itoe soedah mendjadi merah bergaris hitam,dan

pada waktoe itoe moelaïlah anak -anak gaboes itoe berenang djaoeh-djaoeh sedikit, tetapi ramai-ramai berkoempoel-koempoel dengan pendjagaan indoeknja dan gaboes djantan, dan senanti- asa ikan ketjil-ketjil itoe poelang djoega pada tempatnja. Maka pendjagaan sedemikian itoe dilakoekan beberapa lamanja sehingga anak -anak ikan itoe soedah sebesardjari kelingking ja'ni'oemoernja kira -kira soedah 2-3 boelan. Maka baha- roelah anak -anak ikan itoe moelaï bertjeraian. Kemoedian kira-kira 2 tahoen' oemoernja, pandjangnja mendjadi sedjeng- kal lebih,dan demikian bertambah lama makin bertambah besar ikangaboes itoe, tetapi biasa jang betina lebih besar dari jang djantan. Maka ada gaboes jang pandjangnja1 M. dan besarnja seperti batang boeloeh djawa. Maka ikangaboes itoe nanti boleh mendjadi besar, bila ia hidoep dalam telaga besar atau dikocala ataupoen disoengai,dimana air menghilir betoel. Arkian maka ikan gaboes itoe biasa dipelihara orang:

I.Didalam telaga ikan ( vijver )
atau tamboe (91). II. Dipelihara pada tempat -tempat pasini( 92) ditepi telaga atau soengai. Adapoen akan memeliharakan ikan gaboes dalam telaga ikan ( vijver), haroes diperboeat seperti jang berikoet dibawah ini : Telaga itoe seboleh-bolēhnja besar;makin besar telaga itoe makin lekas gaboes itoe mendjadi besar dan banjak. Maka airtelaga itoe haroes air hidoep adanja dan telaga itoe haroes lengkap dengan beberapa lepoet ( 95 ) goena memasoekkan dan mengeloearkan airdengan setjoekoepnja. Djikalau telaga itoe baroe diperboeat,maka haroes ditaroeh loemoet air (arakan) ( 94)dalamnja boeat mendjadi makanan gaboes. Maka dalam telaga (vijver) itoe pada tepinja ditaroeh orang roem poet-roempoetan dalam air dan ditoetoep dari atas dengan raga-raga atau tjabang-tjabang kering. Maka tempat itoe disediakan goena tempat ikan itoe menaroehkan teloernja. Arkian maka dipinggir telaga (meer ) biasa didapati orang

tempat-tempat jang soedah dipoenjaï pasini , jaitoe djaoehnja
- sampai 20 depa dari tepi telaga dan pada watasnja
diboeboeh orang bamboe . Maka tempat sedemikian diseboet
orang reën ( 95); maka ditempat itoe dipelihara orang ikan
gaboes dan lain-lain ikan. Maka gaboes jang hidoep
ditempat itoe tinggal tetap disitoe dan sekali -kali pergi ia
keloear, kadang-kadang djaoeh sampai ketengah telaga. Maka
tempat ikan berteloer ta' oesah disediakan orang ,karena ada
banjak roem poet-roempoetan disitoe . Maka akan menangkap
direën itoe biasa dipakai perkakas jang dinamakan
orang kalasei; atau ditangkap dengan perkakas lain seperti
), kail,sosoroka dan -lain.
Ditepi soengai-soengai besarpoen biasa djoega orang me-
melihara gaboes. Lebih dahoeloe soeatoe tempat
jang tiada moedah didatangi atau dilaloei orang ,laloe ditaroeh
roempoet-roempoetan dan tjabang kering dari boeloeh atau
kajoe diatasnja , soepaja ikan gaboes jang disoengai itoe, da-
tang masoek bertempat dan berteloer disitoe ,dan bilamana
soedah banjak gaboes ditempat itoe, maka orang taroch
kalasei dikelilingnja dan ditangkaplah ikan itoe.

kira kira

ikan

ikan

igi (96 lain

ikan dipilih

ikan

J. A. KAWILARANG.

TONDANO, 15 Augustus 1918.

IV. WEEFKUNST.

DARI HAL MENENOEN KAIN BENTENAN

(kakalimoean) (97).

Adapoen dalam district Pasan-Ratahan -Ponosakan biasa di-
tenoen orang kain jang diseboet Bentenan . Barangkali
moela-moela menenoen kain itoe ialah orang Bentenan
jaïtoe seboeah negeri dipantai Ponosakan .
Maka dalam seloeroeh district terseboet banjak orang jang
pandai menenoen kain itoe, sedang dinegeri Bentenan sendiri
tiada ada lagi orang jang biasa itoe .

kain jang district P. R.

memboeat

BAB I.
bakal tenoen an.

Adapoen jang dipakai boeat bakal tenoenan ialah benang kapas, jaʼni benang jang dipintal orang dari pada kapas jang diperoleh dari pohon kapas. Pohon kapas itoe biasa ditanam orang dikeboen -keboen. Maka boeahnja jang toea -toea itoe dikoempoelkan banjak -banjak serta diboeang koelitnja. Kemoedian maka kapas itoe didjemoer dipanas. Maka bidji-bidji kapas itoe dikeloearkan dengan mamakai perkakas jang dinamai laligisan (98).Laligisan itoe diperboeat dari pada kajoe atau niboeng, pandjangnja kira-kira 2 kaki,lēbarnja1½ kaki. Maka kapas jang soedah dikoepas dan soedah didjemoer itoe ditaroeh diatas laligisan laloe digiling- giling dengan kajoe boendar, pandjangnja 1½ kaki, ja‘ni digiling-gilingkan, sehingga bidji-bidji kapas itoe habis keloear, lihatlah ( gambar1). Setelah soedah dikeloearkan bidji-bidjinja, maka kapas

Iitoe dibongkar-ALbongkar dengan djarilaloe didjemoer poela dipanas matahari. Maka kapas jang soedah kering dan soedah bersih itoe diperha- 201 loes dengan perkakas jang dina- maipapitik(99), jang mana leng- 112206 )koengnja(boog) diperboeat dari GAMBAR 1. pada, bamboe 1½ kaki pandjangnja, dilengkoengkan dengan tali iroep ( 100 ) (daritjabang enau). Tali ini ditarik dan dilepaskan seperti tali boesoer (panah), sehingga dengan demikian tali itoe mem- bongkar -bongkarkan kapas itoe mendjadi lebih haloes, (lihat gambar 2). Maka kapas jangsoedah mendjadi haloes ini dinamai pindi 101 () jaïtoe bakal me- mintal benang. Pindi ini dimasoek kan kedalam perkakas jang diperboeat dari pada koelit peroet koesch (102) sebangsa koeskoes, ja'ni koelit peroet jang soedah dikeringkan baik-baik. Koe- litini tipis dan ringan, pojoe (103 ) namanja dan GAMBAR 2. roepanja seperti beroemboeng buisvormig().

Akan memasoekkan pindi itoe kedalam pojoe, dipakai orang daoen woka ( 104 ). GAMBAR 3. Kapas itoe digoeloeng dengan daoen woka laloe diisikan kedalam pojoe. Soedah itoe

daoen woka ditjaboet, sedang kapas itoe ditahan dengan djari, hingga tertinggallah kapas itoe dalam pojoe.

Maka dari pada pindi jang terisi dalam pojoe itoe dipintal benang dengan perkakas jang dinamai wawilingen (gamb. 4), jang dipoetar atau dipoesingkan diatas toembaingen (105) sebagai gasing.Toembaingen itoe roepanja seperti pinggan ketjil (schotel) lihatlah gambar 4. Wawilingen itoe dipoetar dioe- djoengnja dengan tangan kanan. Kapas itoe ditarik dari dalam pojoe jang dipegang dengan tangan kiri. Oedjoeng benang itoe dilingkarkan pada wawilingen, dikaitkan pada oedjoengnja (knop). Maka wawilingen GAMBAR 4. dipoetarkan dengan djari tangan itoe kanan pada oedjoengnja (knop), ja'ni, dipoetar sebagai gasing, sehingga djadilah benang kapas itoe. ( lihat gambar 4). Maka benang jang soedah dipintal itoe dilingkarkan pada wawilingen.Adapoen djikalau ada benang jang tida'sama rata (tiada sama haloes) ataupoen terlaloe ge- ros,maka dengan djari GAMBAR 5.

benang itoe ditarik selagi wawilingen berpoetar, sehingga benang itoe mendjadi sama rata haloesnja. Soepaja wawilingen itoe berpoetar tetap dan tiada berdjalan kesana kemari,maka dihamboerkan aboe dodiha ( 106 ) diatas toembaingen (gamb. 5).

BAB II.

Dari hal mewarnai benang inslag dan benang schering.

Adapoen dalam ilmoe bertenoen adalah doea djenis benang ja‘ni :

I.Sa'lange (pakan
) (inslagdraden) ( 107). II. Wasa'lene (loengsin) (schering ) ( 108). Maka kain Bentenan (kakalimoean) itoe dibahagi orang atas lima djenis jaʼni:

I.Tonilama (109). Tenoenan dari pada benang poetih, dengan kata lain tenoenan jang tiada berboenga, hanja berwarna poetih selaloe. II. Sinoi (
110)tenoenan dari
benang berwarna,

III. Pinatikan (111)jaïtoe tenoenan jang berboenga te-

IV.Tinompakoeda ( 112 ) tap ( regelmatige figuren).

V. Tinontomata (113 ) atau patola ( 114 ) tenoenan jang ditenoen daribenang inslag dan benang schering jang soedah diboeboehi boenga dahoeloe dari itoe ditaroeh pada perkakas tenoenan (mangaiwoe) ( 115) dan perkakas pelingkaran benang schering( tatanoeman) ( 116). Maka akan mewarnaï benang schering dari djenis ke 5 ini diseboet orang mamikis, ( 117) jang diterangkan dalam fasal IV. Arkian maka akan menenoen kain tonilama, benang-benang itoe tiada oesah diwarnai. Maka akan menenoen kain sinoi, pinalikan dan tinompakoeda itoe, benangnja hafoeslah diwarnakan dengan warna merah, koening, biroe dan lain-lain

warna tjampoeran oempamanja : biroe moeda, merah moeda d. l. 1. Boeat mewarnakan dipakai orang tjat jang terseboet dibawah ini : Bengkoedoe (mērah) sedjenis koelit akar kajoe jang dimasak dengan kapoer ( ongebluschte kalk). Maka akar dan koelitnja dipotong haloes-haloes laloe ditoemboek dan ditaroch dalam air. Moela-moela air mendjadi koening. Makin banjak kapoer jang ditjampoerkan kedalamnja,makin mērah warnanja air itoe. Taom (biroe) reboesan dari daoen taom, sedjenis tanaman merajap, jang ditjampoer dengan kapoer sedikit. Makin banjak kapoer jang ditjampoerkan,makin toea warna biroe itoe. Warna koening itoe diperoleh dari pada akar koenjit jang ditoemboek haloes-haloes laloe ditjampoer air dan lagi air limau dengan kapoer sirih sedikit. Bilamana orang hendak dapat warna lain seperti warna woengoe,maka orang boleh tjampoer tjat biroe dengan tjat mērah. Arkian sebeloemnja benang itoe ditjeloepkan kedalam tjat,maka benang itoe dilingkarkan pada soeatoe perkakas jangdiseboet orang saikan (118) Oedjoeng benang itoe dimoelaï dari a (lihatlah gambar 6) laloe dilingkar-lingkarkan seperti kenjataan digambar hingga kembali ke a. Setelah benang itoe dikeloearkan dari GAMBAR 6. saikan laloe diboeka mendjadi pandjangnja4 kali seperti pandjangnja saikan. Maka benang ini dilipat pendēk- pendēk laloe ditjeloepkan kedalam tjat ataupoen dimasak dengan tjat. Hal meutjeloep itoe dilakoekan berselang -oelang dengan menambah kapoer

sedikit -sedikit kedalam tjat, sehingga diperoleh warna jang dikehendaki. Setelah soedah ditjeloep,maka benang itoe didjemoer di-. panas, sehingga kering. Maka benang itoe digoeloeng seperti benang bola.

BAB III.

Dari hal moetan oem ( 119 ) dan (mengatoer benang di tatanoemen (scheringstoestel).

Adapoen akan menjediakan benang boeat ditenoen (weefklaar maken) moelai benang sa'lange (inslag) itoe dilingkarkan pada perkakas jang dinamai kasilian ( 120). Perkakas itoe diperboeat dari pada bamboe, pandjangnja kira-kira 2 kaki.

tatanoemen.

kasilian.

kasilian dengan benang .
GAMBAR 7.
Sedang benang wasa'lene ( schering) itoe dilingkarkan pada
tatanoemen (tempat moetanoem ).
Maka toestel ) perkakas jaïtoe : jang dipakai akan moetanoem itoe (scherings-
Talanoemen , diperboeat dari pada gaba-gaba (tjabang kajoe)
ataupoen dari pada kajoe.
Ahepes 121 ), diperboeat dari pada kajoe (kajoe hitam),
Pelbagai keradjinan orang Minahasa.

(

roepanja boendar, tapi pihak jangsatoe plat(rata, datar ), pandjangnja kira-kira 2½ kaki, tebalnja 35 cM.Oedjoengnja jangsatoe toempoel, jang lain tadjam boeat dimasoekkan ditatanoemen. Maka ada doea matjam ahepes. Wiwi atau wawiwian ( 122 ) diperboeat dari kajoe hitam atau ahepes. lain djenis kajoe jang keras, GAMBAR 8. roepanja boendar, pandjangnja kira-kira 2 kaki dan tebalnja 1 CM. Wawaloekan ( 125), diperboeat dari kajoe hitam, roepa-wiwi. nja bersegi empat, pandjang-GAMBAR 9. nja 2 kaki, tebalnja1 cM. Arkian maka wasa´lene ( schering) itoe diatoer pada perka- wawaloekan. kas tatanoemen seperti terse-GAMBAR 10. boet dibawah ini. Oedjoeng benang (a) diikatkan pada ahepesII.Dari ahepesII kembali ke-ahepes I. Dari ahepesI kebalik wawaloekan dan digatai (diikat ) dengan benang (b) dari hadapan sebelah kiri dari wiwi. Dari sini ke -ahepes II. Dari ahepes II kembali ke-ahepes I. Dari ahepesI masoek antara wiwi dan wawaloekan laloe ke-ahepes II. Dari ahepesII kembali

;;

C. tatanoemen d. ahepes : e. wiwi
. wawaloeken; g. poetong GAMBAR . 11.

f

ke-ahepes I. Dari ahepesI kebalik wawaloekan laloe digatai dengan benang pada hadapan sebelah kanan dari wiwi. Laloe poela ke-ahepes II dan kembali ke-ahepes I dan berikoet-ikoet seperti pada moelanja. Demikian maka benang schering(wasa'lene) diatoer berikoet-ikoet, hingga tjoekoeplah seperti1/2pandjang kain jang hendak ditenoen.Adapoen benang -benang janglaloe dibalik wawaloekan itoe berganti-ganti pada sebelah kanan dan kiri dari wiwi,digatai dengan benang b sehingga olehnja benang-benang itoe soedah terikat denganwiwi. Sesoedahnja moetanoem, maka pada antara benang jang dibalik dan jang dihadapan wawaloekan pada sebelah kiri wiwi itoe diisikan perkakas jang dinamaï walira ( 124) (pemoekoel) ,pandjangnja kira -kira 2 kaki, diperboeat dari GAMBAR 12. kajoe roepanja seperti pedang hitam dan. Pada sebelah kanan dari wiwi itoe walira. diisikan per-GAMBAR 15. kakas jang diseboet soelang(125); soelang itoe diperboeat dari pada bamboe perindoe (boeloeh toei)pandjangnja2kaki,tebalnja1,CM. Arkian bilamana kain jang hendak ditenoen itoe kain to- soelang. nilama adanja, maka benang GAMBAR 14. wasa'lene (schering) jang diatoer ditatanoemen itoe poetih belaka. Djikalau kain jang hendak ditenoen itoe sinoi atau pinatikan ataupoen tinompakoeda,maka benang schering itoe berlain-lainan warnanja ja'ni poetib,merah atau hidjau,biroe, koening. Sebab itoe dari hal mengatoer benang haroeslah dihitoeng banjaknja satoe-satoe warna oempamanja moelaï 4 oerat benang poetih, 5 oerat benang merah, 4 oerat benang

biroe d. 1. 1. menoeroet kehendak orang ,asal warna
berganti -ganti atau sepasang - sepasang adanja.

itoe

BAB IV.

Dari hal mamikis ( 126) jaïtoe mengikat benang wasa'lene lebih dahoeloe dari ditjeloep dalam tjat, sehingga sesoedahnja ditjeloep benang itoe bergambar atau berboenga. Adapoen boeat menenoen kain kaiwoe -tinontomata- pa- tola, maka dipakai orang benang schering jang bewarna atau bergambar roepa-roepa, jaïtoe jang diperoleh sesoedahnja mamikis,(ikis=ikat). Maka benang itoe bertempat-tempat diikat sebeloemnja ditjeloep. Ambillah satue bola benang poetih ( tiada ditjeloep) laloe lingkarkan pada tatanoemen (lihat bab III). Setelah itoe maka soelang itoe dikeloearkan dan diganti dengan seoerat benang. Maka wiwi itoe ditjaboet sehingga benang jang mengikat wiwi dengan benang schering itoe tertinggal, sehingga orang lihat seperti gambar dibawah ini. (Njatalah bahwa kedoea benang seolah -olah menganjam benang -benang schering itoe). Kedoea ahepes itoe dikeloearkan laloe diganti dengan doea kajoe boendar jang2 meter pandjangnja dan 21,cM.tebalnja. a b

. benang pengganti .
99 39 soelang.

a wiwi

b.
GAMBAR 15. Kajoe terseboet itoe komajan ( 127) namanja. Maka kedoea oedjoeng jang diatas komajan itoe diikatkan pada tiang dinding roemah atau tiang djendēla, sedang kedoea oedjoeng jang dibawah itoe berdiri diatas lantai roemah. Maka komajan dan lantai roemah itoe meroepakan djikoe (soedoet ) ± 45 °. Maka pada bahagian dibawah jaïtoe pada pinggir

benang, kedoea komajan itoe ditongkat dengan sepotong boeloeh jang diseboet poetong ( 128), sehingga benang- be- nang itoe dapat direntangkan rat-rat (kentjang). Adapoen benang-benangschering itoe diatoer pada komajam demikian kedoea oerat benang jang mengganti soelang dan wiwi itoe letaknja dekat komajankiri. Maka pada benang-benang dibalik komajan, jaïtoe pada dekat komajan kanan haroes diisikan poela doea benang sebagai jang diatas ini, bc

a.komajan.
1. poetong.
b. benang wiwi.
C. 99 soelang.
d.
e. seperti b. c.
de a

GAMBAR 16.

ja'ni jang djoega menganjam benang-benangschering, goenanja soepaja benang-benangschering itoe lebih teratoer bertoeroet-toeroet, tiada jang bersoesoen.Sesoedahnja itoe maka moelailah orang mengikat benang -benang (mamikis). Bagi maksoed itoe dipakai orang daoen moeda lanoe ( 129 ) (pinang hoetan). Daoen moeda itoe ditjeloep dalam tjat seroepa tjat jang dipakai akan mewarnakan benang. Setelah soedah diwarnakan,maka daoen lanoe itoe dirabit dengan pisau, mendjadi rabitan jang kira -kira 2½ mM.lēbaroja. Arkian sebeloem mentjeriterakan lebih djaoeh peri hal mamikis, maka dinjatakan disini hal-hal jang penting dan maksoednja mengikat benang. Adapoen pada pekerdjaan mamikis itoe dipakai orang doea

ja'ni jang
jang biroe . Maka semoea pētak jang hendak diwarnakan
mērah itoe diikat dengan pengikat merah. Maka pētak-petak
tiada hendak diwarnaï , jaitoe jang haroes tinggal poetih
djoega, diikatlah dengan pengikat biroe dan pētak-pētak jang
hendak hitam itoe tiada oesah diikat . Moela-moela
benang-benang itoe (dibebat) itoe mendjadi hitam , sehingga belaka. semoea Kemoe-
dian maka pengikat-pengikat diboeka ( dikeloearkan ),
laloe benang - benang itoe ditjeloepkan kedalam mērah.
Semoea pengikatnja mērah soedah dikeloearkan itoe,
mendjadi merah belaka , sedang petak- petak jang hitam tiada
beroebah lagi warnanja , biarpoen ditjeloep ditjat mērah .
Kemoedian pengikat biroe ( jang soedah djadi hitam oleh
tjat) itoe diboeka. Semoea dibebat dengan pengikat
biroe itoe tinggal poetih, tiada mengandoeng tjat. Demikian
maka orang dapati tiga djenis warna pada benang - benang
schering poetih, merah dan hitam.

djenis pengikat; pengikat merah dan pengikat jang pētak jang

jang

diwarnaï ditjeloep dalam tjat hitam jang tiada diikat mērah tjat jang

jang

ja'ni

Dari hal mengikat(membebat)benang schering.

Dalam hal mengikat (mamikis ) dipakai orang tjontoh, ja'ni tenoen-tenoenan toea jang diboeat oleh orang toea-loea atau datoe-mojang. Maka kain -kain toea itoe diseboet orang tinontomata-kaiwoepatola ( 150). Tinontomata artinja bergambar manoesia. Biasanja kain -kain jang bernama itoe dibagi atas beberapa bahagian,ialah menoeroet gambar-gambar jang ada padanja. Satoe-satoe bahagian gambar jang ada padanja itoepoen, soedah ditjeloep masing -masing dalam tjeloepan.Tiap-tiap bahagian itoe diseboet orang pinoesoe ( 151). Maka pinoesoe jang bergambar manoesia diseboet orang tinontomata ( sebe- narnja jangdiseboet tinontomata itoelah gambar manoesia sadja ), gambar -gambar pada sebelah kiri dan kanan tinontomata ( lihatlah gambar) ada namanja sendiri, ja‘ni lenkei-

wanoea ( 132) artinja ,, kediaman orang besar- besar .
gambar 17.
Maka bahagian -bahagian lain dari kain tinontomata jaïtoe :
winolokan ) haarwrong kondē ataupoen tolai (134
ēkor Kelonaloego Lamoer ikan;kelo 156 ) 137 ( 155 ) warna kelo- toea. mērah. aboe (aschkleur ) .
Lamoertamala 138 atau mērah tolai. (Lihat moeda. gambar 18).
Dahoeloe dari pada benang -benang itoe diikat (dibebat) ,
maka itoe dihitoeng .Djikalau sekiranja benang-
benang meroepakan gambar manoesia pada tjontoh ada
300 oerat ,maka dihitoeng orang 300 oerat benang pada
komajan ,laloe setoempoek benang 300 oerat ditjeraikan
sedikit benang . Setelah itoe 300 oerat benang itoe
dibahagi atas 28 sampai 30 bahagian jang tiada oesah
sama, satoe-satoe bahagian 6 sampai 10 oerat . Satoe-
satoenja sama-sama, jang dihadapan
dan jang dibalik komajan (lihat gambar 19).
" Lihat

= (133 =) = = ( () = --- () Winolokan

benang jang

ini dari lain

ja'ni ini diikat ( dibebat) ja'ni

· GAMBAR 19. Djadi satoe -satoe bahagian soedah 2lipat banjak oeratnja ja‘ni, djika ada 6 oerat dihadapan dan 6 oerat dibalik

komajan, djadi djoemlahnja 2 X 6 oerat. Oleh sebab benang-benang jang dihadapan dan jang dibalik itoe soedah diikat sama-sama, nistjaja kelak tiada dikenal lagi, mana jang dihadapan dan mana jang dibalik. Sebab itoe orang taroch tanda dengan sepotong daoen lanoe pengikat(lihat gambar 19). Sekarang orang moelaï mengikoet pētak-petak itoe jang haroes meroepakan gambar jangdioesah.Apabila gambar jang hendak diroepakan itoe rechthoek roepanja,maka ada moedah djoega membebatnja.Tjontoh: fig. D. jang 2 duim pandjangnja dan ½

duim lēbarnja, ada 8 oerat dan warnanja mērah.Sekarang orang hitoeng 8 oerat benang, artinja 8 dihadapan dan 8 dibalik,laloe dibebat dengan pengikat mērah, tjoekoep 2 duim jang dibebat. Keterangan : bal membebat artinja oedjoeng pengikat(kira-kira 2—3 duim darioedjoeng) diletakkan pada benang-benang jang soedah dipegang mendjadi1 bundel (ikatan). Laloe pengikat itoe dilingkarkan beberapakalipada benang-benang jang soedah digenggam dengan oedjoeng djari, sehingga terboengkoeslah sepētak benang. Bila tjoekoeplah kepandjangan jang diper- loekan,maka kedoea oedjoeng pengikat itoe disimpoel(diikat mati). Bilamana pētak (gambar) jang hendak diikat itoe recht- hoekig,maka bolehlah orang teroes -teroes ikat banjak benang oempamanja banjaknja dari 20 oerat. Bilamana gambar itoe melengkoeng,maka hal membebat itoe mendjadi djalan jang berikoet dibawah ini : Lihat gambar 20. Maka dibahagi orang 40 oerat benang itoe atas 4 bahagian, satoe-satoenja 10 oerat. Soepaja diperolēh gambar lingkoengan di ajang 8 oerat banjaknja,maka a itoe seolah-olah dibahagi dalam 4 pētak ketjil; Lihat gambar 21.

Gambar 17.

TINONTOMATA

Gambar 18.

Gambar 20. Χ a

C

Y

Gambar 21. Gambar 22.

Jang 8 oerat benang banjaknja dibebat seperti biasa (lihat fig. D. Bilamana pengikat sampai dipetakII,maka dikoerangi 2 oerat benang, sisa 6 oerat;laloe membebat ke 6 oerat itoe sampai dipētakIII. Serta sampai dipetakIII,dikoerangi poela 2oerat benang, sisa 4benang jang dibebat poela sampai pada pētakIV. Serta sampai pada pētakIV,dikoerangi poela 2 oerat,sisa 2 oerat jang dibebat sampai habis pētakIV. Demikianlah diperoleh orang seperti gambar 22. Sekarang kita datang pada bahagianbjang kira-kira roepanja seperti ruit. Akan memperoleh gambar jang demikian,maka hendaklah benang-benang itoe diikat atau dibebat seperti terseboet dibawah ini. Moela-moela orang bebat 2 oerat,laloe ditambah 2 oerat laloe membebat 4 oerat; sesoedahnja ditambahi poela 2 oerat, mendjadi 6 oerat dibebat. Laloe ditambah poela 2 oerat, mendjadi 8 oerat jang dibebat. Sekarang dikoerangi 2oerat mendjadi 6 sadja jang dibebat. Berikoet dikoerangi 2 oerat,sisa 4 oerat sadja jang dibebat. Laloe itoe dikoerangi 2 oerat,sisa 2 oerat sadja jang dibebat. Dengan demikian diperoleh orang ikatan seperti gambar 25. Maka bahagian c dan bahagian ddibebat djoega seperti jang terseboet diatas ini. Arkian bilamana gambar itoe boelat atau boelat memandjang, maka dilakoekan seperti jang berikoet dibawah ini. Lihat gambar 24. Gambar jang 32oerat benang banjaknja itoe dibahagi dalam 5 pētak ja'nia, b, c, d, dan e. Pētak cada 12 oerat, b dan dmasing-masing 6 oerat, adan emasing -masing 4 oerat benang. Lihat ( gambar 24dan gambar 25: adan c itoe dibebat seperti fig. a²; b dan ddibebat seperti fig. b²; c dibebat seperti fig. c²). Djadi karena mengikat (mamikis) itoe tiadalah dapat diperolēh gambar boendar betoel atau boelat pandjang betoel,hanja sekira-kira seperti gambar 26. Agar soepaja diperoleh gambar jang kira- kirasempoerna,

artinja boelat betoel, maka tentoe pestilah kiranja benang-benang itoe dibebat satoe-satoe, sehingga soeatoe gambar boelatan jang 10 oerat benang banjaknja haroes dibahagi atas 10 pētak laloe diikat satoe-satoe, akan tetapi hal ini terlaloe soekar adanja. Sebab itoe pada hakekatnja,maka fig. a haroes dibebat seperti njata digambar 27. Sebab itoe maka pada gambar-gambar melengkoeng jang ketjil-ketjil, oempamanja dalam hal memboeat gambar mata manoesia, maka benang-benang itoe diikat atas peri diatas ini ja'niada jang diikat satoe-satoe oerat adanja. Akan tetapi biasanja sekoerang-koerangnja dibebat orang 2 oerat benang (artinja 2 × 2 oerat jaʼni2 dihadapan dan 2 dibalik ). Arkian maka pinoesoe-pinoesoe(139 ) itoe dibebat satoe-satoe berloeroet- toeroet. Maka orang moelai mengikat jang soekar -soekar jaitoe tinontomata. Berikoet itoe dibebat 2 winolokan dan lebih djaoch 2 lamoer, 2 kelotamata dan 2 kelonaloega. lamoer tamata idem lamoer idem kelo naloego idem kelo idem winolokan

idem

tinontomata

GAMBAR 28. Sesoedahnja benang-benangschering itoe diikat (dibebat) (mamikis), maka satoe-satoe bahagian( pinoesoe) itoe disendirikan. Satoe-satoe toempoek benang jang meroepakan satoe pinoesoe itoe diikat sama-sama dengan tali, ja'ni tali jangmana diisikan kelobang,dimana ada terisi komajan. Maka satoe-

Gambar 23.

Gambar 24.

Gambar 25.

Gambar 26.

Gambar 27.

Gambar 36.

;

satoe pinoesoe itoe disendirikan dengan memotong atau me- moetoeskan benang pertama dan jang penghabisan, sedang oedjoeng benang jang dipoetoeskan itoe diikatkan pada benang jang didekatnja. Maka kedoea helai benang jang mengganti wiwi dan soelang itoepoen dipoetoeskanlah, laloe diikat mati pada oedjoeng sebelah menjebelah, sehingga tidak dapat lagi keloear dari benang-benang ikatan itoe. Setelah itoe maka poetong itoe dikeloearkan dan komajan poen dikeloearkan dari tingkat roemah dimana dianja terikat. Sesoedah itoe maka masing -masing pinoesoe dikeloearkan dari komajan. Maka benang-benang jang soedah diikat ini ( mamikis ) sedialah akan ditjeloepkan. Sjahdan daoen taom itoe diisikan kedalam air jang mendidih dibelangaataupoen dalam kalēng minjak tanah jang dipakai akan mereboes. Maka air dibelanga itoe bewarna biroelah. Maka ditaroeh orang sedikit kapoer sirih ( ongebluschte kalk) kedalam air taom, laloe dimasoekkan ( tjeloep ) benang-benang ikatan satoe-satoe kedalamnja. Maka dioelang-oelang bebera- pakali sambil menambah kapoer sedikit -sedikit kedalam tjat. Makin banjak kapoer jang ditjampoerkan,makin gelap warnanja tjat itoe.Beroelang -oelang benang itoe ditjeloep berganti -ganti sampai diperoleh warna jang dikehendaki adanja. Maka djika ada benang ikatan (pinoesoe jang ketjil) jang hendak diwarnakan biroe moeda, maka benang-benang ini ditjeloep1-2 kali, ja'ni sementara tjat itoe masih biroe moeda lagi. Setelah itoe maka benang-benang ikatan jang soedah ditjeloep itoe didjemoer dipanas. Bilamana soedah kering dan njata,bahwa warna hitam jang dikehendaki itoe beloem didapat,maka benang-benang itoe ditjeloepkan sekali lagi kedalam tjat jang soedah ditambahi kapoer sedikit. Setelah benang-benang soedah kering betoel, maka pengikat mērah itoe dikeloearkan semoeanja. Maka pētak-petak jang terikat dengan pengikat merah itoe tiadalah mendjadi hitam, banja tinggal poetih sadja.Sekarang benang-benang itoe ditjeloepkan kedalam tjat mērah. Soepaja diperoleh warna merah

jang perloe, maka dilakoekanlah seperti dalam hal mentjeloep ditjat biroe, ja'ni ditambah -tambahi kapoer sedikit-sedikit. Maka sekalian petak jang bekas dibebat merah itoe mendjadi mērahlah belaka, sedang pētak-pētak, jang hitam,tiada beroebah lagi, hanja tinggal hitam djoea. Maka ada djoega pinoesoe jang orang hendak warnakan mērah dengan poetih sadja. Maka pinoesoe jang seperti itoe (kelo naloego) itoe diikat sadja dengan satoe djenis pengikat, ja'ni pengikat mērah, dan ditjeloepkan sadja kedalam tjat mērah.Demikianpoen ada pinoesoe jang bewarna biroe dan poetih sadja, maka pinoesoe jang demikian ditjeloepkan sadja kedalam tjat biroe. Setelah soedah kering betoel, maka pengikat-pengikat hitam itoe dikeloearkan. Maka semoea pētak jang bekas diikat dengan pengikat hitam (biroe) itoe semoeanja tiadalah mengandoeng tjat, hanja tinggal poetih sadja. Demikian djoegalah orang mendapat berdjenis-djenis warna pada benang ja'ni pada pinoesoe jang besar : warna poetih hitam dan merah. Dan pada pinoesoe-pinoesoejang lebih ketjil,warna biroe dan poetih atau warna mērah dan poetih. Maka satoe-satoe pinoesoe itoe diikatkan orang, jaʼni pada tempat jang mana tatkala moelaï mamikis soedah diikat dekat komajan dan benang jang tinggal poetih, kemoedian diikatkan pada sepotong bamboeketjil.Dengan demikian maka benang -benang itoe tiada terbongkar, hanja teratoer dan boleh tersimpan lama-lama boeat ditenoen kemoedian hari. Bilamana orang hendak menenoen kain dari pada benang jang soedah mamikis ini,maka hendaklah benang-benang itoe ditaroeh poela pada tatanoemen (scheringstoestel). Maka pinoesoe tinontomata dan winolokan itoelah bahagian jang teroetama dari kain-kain tinontomata. Lain-lain pinoesoe ja'ni kelo dan lamoer itoe dibahagi-bahagikan, sehingga ia tiada meroepakan gambar jang tentoe dikain tenoenan. Biasa maka bahagian-bahagian (pinoesoe) itoe teratoer seperti digambar 29. Arkian maka pada antara pinoesoe-pinoesoe ini dan pada

tolai atau winolokan lamoer tamata kelo naloego lamoer kelo kelo naloego Tinontomata kelo naloego kelo lamoer kelo naloego lamoer tamata tolai atau winolokan GAMBAR 29. pinggir kain tinontomata itoe ditaroehkan lagi benang-benang schering jang biasa ,ja'ni jang boekan benang patola,dan meroepakan baris-baris (streep ) diantara benang-benang patola. Maka benang itoe bewarna poetih atau mērah atau biroe dan hitam. Bilamana orang taroeh benang ditatanoemen (moetanoem), moela -moela ditaroeh orang benang biasa (mērah atau poetih atau biroe) boeat mendjadi pinggir kain. Laloe itoe diisikan 1 tolai, ja'nikedoea oedjoeng pinoesoe itoe dimasoekkan ke ahepes. Akan tetapi sementara memasoek kan haroeslah benang -benang itoe berganti masoek dibelakang dan dihadapan wawaloekan. Soepaja moedah,maka orang boleh pakai benang jang mengganti soelang.Djadi wawaloekan haroeslah masoek dilobang,dimana ada benang pengganti soelang. Sesoedahnja maka benang- benangjang laloe dibalik wawaloekan itoe diikatkan pada wiwi dengan seoerat benang jang djoega dipakai akan mengikat benang biasa sementara moetanoem. Sebagai njata digambar disebelah ini begitoelah benang-benang biasa dan benang patola itoe ditaroeh pada tatanoemen. Maka menaroehkan pinoesoe tinontomata ditatanoemen itoelah jang soekar dan haroes dilakoekan dengan akal dan dengan hati -hati sebab lebar. Bilamana benang-benang itoe soedah

benang patola

benang biasa

benang patola

benang biasa

wawaloekan wiwi GAMBAR 50. kendor (soesoet) sebab ditjeloep, sehingga ta ' dapat dimasoekkan lagi pada kedoea ahepes, maka bolehlah jang mengangkat kedoea ahepes itoe dikeloearkan dahoeloe.Djangan diloepa- kan, bahwa dalam hal memasoekkan pinoesoe ke ahepes itoe haroeslah benang jang mengganti soelang itoe diletakkan ditengah-tengah ditempat wawaloekan itoe. Maka lobang jang diantara benang -benang schering itoe, jaïtoe ditempat benang soelang itoe dapatlah diperbesar dengan djari. Maka dima- soekkanlah lobang ini kewawaloekan. Lebih djaoeh maka benang -benang jang dibelakang wawaloekan itoe diikatkan pada wiwi seperti biasa. Demikian maka benang-benang itoe disediakan boeat ditenoen.

BAB V.
Dari hal menenoen mangaiwoe
Setelah benang -benang schering soedah ditaroeh ditatanoe
men seperti njata dalam bab dan bab ,maka dilakoe
kanlah seperti jang berikoet dibawah .
Ahepes itoe diganti dengan sepotong bamboe enteroe ( 140 )
boendar ) pandjangnja 2 kaki , tebalnja cM . ,namanja
antaen 141.

().

III IV

ini II (,3½ ()

Maka ahepes itoe ditaroeh diatas benang schering dekat
ahepes 1, ditaroeh begitoe , sehingga kedoea pihak jang
rata dari itoe ahepes gambar) bertemoe. seraja menjepit benang schering

II ja'ni

(lihat

C 6P

GAMBAR 51.

a. antaen; e. ahepes II;
b. soelang;f. ahepes I;
c. wiwi; g. toembalikoeren; d walira; h. tatilir.
Maka antaen itoe diikatkan dengan tali ke dinding roemah atau pada kebiasaan digandaria ( 142 ) roemah. AhepesII djoega diikatkan dengan tali pada toembalikoeren ( 145 ) jaïtoe sebilah papan pandjangnja 2 kaki, lēbarnja½ kaki, dan ada melengkoeng pada soeatoe pihak boeat tempat menjan- darkan belakang ( poenggoeng) sipenenoen. >

Maka sipenenoen doedoek dibangkoe ketjil antara toembalikoeren dengan ahepes, dengan kaki jang mengoendjoer kehadapan. Maka walira itoe disorong tergoeling rebah (horizontaal) kebelakang,laloe didirikan tegak. Maka oedjoeng benang sa'lange (inslag) itoe diikatkan dihadapan ahepes pada benang walira. schering jang pertama(dise-GAMBAR 32

belah kanan ). Maka benang inslag jang terlingkar pada kasi-
lian itoe dimasoekkan kedalam lobang ditempat ,ke-
loear sebelah , laloe walira itoe disorongkan (dipoekoelkan)
kebelakang . Dengan tangan itoe keatas
laloe walira itoe diisikan kelobang dibawah . Laloe walira
itoe poela disorong kebelakang .Sekarang orang taroeh
sepotong bilah, pandjangnja 2 kaki, 1 CM. pada
antara benang schering , betoel-betoel dihadapan benang
inslag jang pertama . Bamboe diseboet soengkah ( 144), dan
goenanja akan menahan benang jang dipoekoelkan kebelakang
dengan walira dan olēhnja mendjadi selakoe basis tenoenan.
Kemoedian orang moelailah menenoen seperti terseboet
dibawah : lihatlah itoe ditaroeh gambar dilobang 34. dibawah laloe dipoekoel
horizontaal ) kebelakang .Dengan demikian maka soengkah
itoe terkoentjilah didalam schering Maka moeka terdjadi dan gambar draden lihatlah laloe satoe lobang dibalik 34. gambar itoe disorongkan tegak besar dihadapan itoe 33. ke- sehingga (lihatlah
GAMBAR 35.

walira kiri kiri wiwi ditarik wiwi

lēbarnja ja'ni ini

ini () Walira wiwi (

walira didirikan

walira )

GAMBAR 34.

kirinja

Maka sipenenoen memasoekkan dengan tangan
kasilian 145 kelobang dibalik , dan sementara ia
bersandar sedikit pada toembalikoeren dan merentangkan
benang -benang schering ,maka dipoekoelkannja walira itoe
dengan koeat kebelakang .
Laloe itoe diangkat beserta benang- benang jang
terikat dengan dia,sambil menarik soelang kebelakang seraja
menindih ( 146 ) dengan . itoe sepotong

() walira

wiwi

tatilir djari Tatilir

GAMBAR 55.

bilah, pandjangnja kira-kira 2 kaki dan lēbarnja1 duim. Oleh menindih tatilir sambil mengangkat wiwi, djadilah lobang dibawah wiwi (lihat gambar 35). Dalam lobang ini diisikan walira laloe disorongkan kebelakang sampai pada benang jang soedah dikoentji poela oleh benang-benang wiwi dan benang-benang soelang. Laloe walira itoe disorongkan kehadapan dan ditegakkan.Sekarang benang inslag itoe dimasoekkan kelobang dibalik walira,keloear lobang sebelah kanan,laloe walira itoe dipoekoelkan kebelakang. Demikianlah dilakoekan orang beroelang-oelang, sehingga benang schering itoe habis ditenoenkan, dan diperoleh soeatoe tenoenan seperti njata pada gambar 36. Felbagai kerajinan orang Minahasa.

jang

Bilamana ada benang schering poetoes sementara
menenoen , maka benang itoe dihoeboeng seperti biasa .
Boeat menenoen kain pinalikan, sinoi dan tinompakoeda ,
haroeslah dipakai . jang besar itoe
diikatkan pada benang sementara moetanoem (lihat bab
moetanoem dan lain jaitoe tambahan oentoek
memboeat boenga -boenga itoe diikatkan kemoedian dari pada
moetanoem .
5-5 wiwi Maka wiwi
) wiwi wiwi

S. PANGEMANAN c. s.

KATA ASING DAN KATA-KATA MENADO JANG TERDAPAT

DALAM KITAB INI DENGAN KETERANGANNJA.

1. Alkohol , soeatoe zat jang dapat memaboekkan ; segala
minoeman keras mengandoeng minoeman jang alkohol. memaboekkan ) adalah
2. , soeatoe bangsa toemboeh - toemboehan , sebangsa
pohon djarak, boeahnja boleh diperboeat minjak .
3. Domato, sematjam tanah jang amat keras atau
hapal, sehingga sama kerasnja dengan batoe.
4. Waroega, seboeah negeri , jang ada didapati batoe
domato) beroekir dimoeka koeboer - koeboeran .
5. Telangaan, tempat pinang, boeatan anak_negeri
Minahasa .
6. Kabila, tempat pakaian.
7. Binoesa, sebangsa toedoeng sadji atau bakoel besar,
tetapi rendah, tempat menjimpan makanan , lengkap
dengan toetoepnja , tetenong kata orang Soenda .
Sesaniw, dari pada koemboeh ( mensiang) .
9. Tepe roeroemberan ,tikar dari pada koemboeh (mensiang) .
10. Tinorong, atau bidai tempat mendjemoer
bidjian dari pada sebangsa pandan .
11. Kaoekoer, bangsa toemboeh -toemboehan , hampir seroepa
gabang boeat atau palm kata orang Belanda , boleh diper-
12. atau sirar, sebangsa pohon gabang atau palm.
13. Djamen, sebangsa toemboeh -toemboehan ; daoennja boleh
dianjam .
14. Pepeselen , bangsa toemboeh -toemboehan jang boleh dia-
njam pohonnja, dan ditanam orang .
15. 14.

(

Balatjai

lijat

( sirih

  1. tikar ketjil
    tikar bidji-

tikar. Silar

Wiliran ()

16. 14.
17. Laoet , sebangsa boeloeh nipis .
18. Boeloe, boeloeh .
19. atau simbel , sebangsa dengan silar atau sirar,
20. pekarangan .
21. Dames, sebangsa boeloeh tipis.
22. Ansam , sebangsa toemboehan dihoetan beloekar , batang-
nja boelat dan keras, besarnja sebesar enau.
23. Bobo, sebangsa pohon nipa , daoennja diperboeat akan
atap roemah.
24. Sepa (23), toemboeh dipantai sebagai silar.
25. Laoesip , scbangsa koenjit, diperboeat tjat anjaman .
26. , koenjit .
27. Lenoe, bengkoedoe .
28. Lelanoe, toemboeh-toembochan jang boleh diperboeat
gentjoe atau gendol ,akan pentjat barang anjaman .
29. Sangkel, sebangsa pohon dihoetan beloekar .
30. Taoem, nila.
31. Moente Kasoeba , nama sematjam limau .
32. Bombongan , bangsa kajoe - kajoean; koelitnja diperboeat
gandola (gentjoe ) akan pentjat barang anjaman .
34. Gogoan ,
35. Pakewa , sebangsa pohon kajoe; koelitnja diperboeat
gandola atau gentjoe.
36. Kombon , penjimpan barang jang akan dianjam , soepaja
djangan kena angin atau sinar matahari .
37. Toemoeroewoen , penjimpan barang jang akan dianjam
soepaja 38. Paselasakon, djangan bergoeloeng .
39. Sapiei, 40. 41. Epoe -epoe, nama-nama bangsa anjaman .
42. 43. Toemotol, , matjam melakoekan menganjam .

Werot ()

Woko Kintal,

lidi

Koenir

toemboeh

33., Ting pohon kajoe.
,

Pindis,

Tjako

44. Sairen , mendjahit dengan benang,
45. Keketa, oekoeran daripada bamboe atau rotan
46. Bewolaan, 47. Lolona 49. Loto, 50. 51. Bebitan, 52. Poro, 55. Pepokal, atjoean anjaman. bakoel. ketiding. penampi sebangsa gantang, memboeat, tampian. bakoel. tjoepak. topi anjaman.
54. Lolona 55. dan lalaina nama topi , daoen. topi.
86. Salina, 57. Tatjoe, 58. Toloe 59. Toor, 60. Pinoetaran, boeloeh atjoean, toedoeng dinding jang soedah topi. pandan. topi. diraoet , jang bakal dianjam
61. Niepoe-epoe, nama matjam kampil .
62. Sepa nama sematjam koemboeh atau masiang
65. Gaba-gaba, tempat 64. Toemotol pangkal ,memoelai pelapah. pohon sagoe, jang
65. Moempoen lapisan 66. Mawes, nama anjaman pekerdjaan. moela -moela memperboeat
Lolona, 68. Loemalai 69. Soemelet, nama -nama anjaman menjisip. pekerdjaan. memperboeat
70. sapiei, nama bangsa anjaman .
71. Selelet, nama perkakas, nama perkerdjaan penjisip anjaman menganjam . topi.
73. Tenalendei, nama matjam soedjian .
74. Talendei, mérah. nama soedjian bertjampoeran
75. Seselet, 76. Tjoeroet, nama djaroem seroetoe penjoedji. .

.

, topi

Lolo,

Ling,

.

1,. diperboeat sirih.

,

  1. lapisan
    ,

Toor,

  1. Miwi
    jang warna
77. Njiroe badang, nama matjam .
78. Kalasei , sematjam pagar dari pada bamboe oentoek pe-
nangkap .
79. Sesosok, perkakas penangkap ikan -ketjil.
80. Moemoe, .
81. Gomoetoe, idjoek .
82. Siboe -siboe, 85. Oeloeoe, perkakas ikan penangkap. ikan gaboes.
84. Koffo , sebangsa pohon pisang .
85. Tingkep, 86. Soegili, nama beloet. perkakas penangkap ikan-ikan ketjil.
87. Sesaroep, nama perkakas penangkap oedang.
88. Roreng , soeatoe perkakas dari pada bamboe, penangkap
oedang .
89. Pepenetan , nama perkakas penangkap beloet.
90. Sosoroka , nama perkakas penangkap ikan.
91. Tamboe ,nama tempat ikan , sematjam tebal .
A92. Pasini, Lepoet, 94. Arakan, sebangsa polongan loemoet empang.. (tebat ).
95. Reën, pada 96., walas tempat bamboe lóekah. ikan. ditepi telaga, terbocat dari-
97. imoean, menenoen kain.
98. Laligisan, perkakas memboeangkan kapas .
99. Papitik, perkakas menghaloeskan kapas .
100. Iroep, loeskan dari kapas. pada pelepah enau, perkakas mengha-
101. , kapas jang soedah haloes.
102. Koeseh, nama binatang, sebangsa moesang .
103. Pojoe ,nama koelit koeseh jang soedah kering .
104. , nama pohon , sebangsa gabang ( palm).
105. Toembaingen 106. Dedika ,, toengkoe sebangsa lesoeng. daripada kajoe .
107. Sa'lange, pakan ,nama benang oentoek bertenoen .

tikar

ikan ketjil lidi

ketjil

  1. air Igi Kakal
    bidji

tali

Pindi

Woka

108. Wasa'lene , loengsin , nama benang oentoek bertenoen ,
109. Tonilama , tenoenan jang tiada berboenga .
110. 111. Sinei, Pinatikan nama -nama, bangsa tenoenan ,
112. Tinompakoeda ,
113. Tinontomala , nama -nama bangsa tenoenan ,
114. Patola ,
118. Mangaiwoe, nama perkakas bertenoen.
116. Tananoemen , perkakas pelingkarkan benang tenoen .
117. Mamikis, pekerdjaan mewarnaï benang tenoen.
118. Saikan, perkakas pelingkarkan benang tenoen.
119. Moetanoem , perkakas mengatoer benang tenoen.
120. Kasilian, perkakas melingkarkan benang tenoen .
121. Ahepes, djaroem kajoe perkakas bertenoen .
122. atau wawiwian , nama-nama djaroem kajoe oen-
123. 124. Wawaloekan, , pemoekoel toek. bertenoen .
125. Soelang atau ,nama perkakas jang ,terboeat dimasoekkan dari pada kedalam wiwi boeloeh.
126. Mamikis beloem , pekerdjaan ditjeloepkan mengikatkan kedalam benang tjat. tenoen , se-
127. Komajan, kajoe nama bahagian. perkakas menenoen dari pada
128. Poetong, boeloeh perkakas. merentangkan benang dari pada
129, Lanoe, sebangsa pinang toemboeh dalam rimba.
130. Tinontomata dah , kaiwoepatola lama, ditenoen ,nama oleh bangsa orang-orang kain jang toea dahoeloe soe-.
131. Pinoesoe , nama bahagian gambar kain lama.
132. Lenkeiwanoea ,kediaman orang besar -besar.
133. 135. Winolokan Kelo, , nama-nama warna aboe. bahagian tomata. kain bangsa tinon-
136. 137. Kelonaloego Lamoer, ,warna mēraḥ. aboe toea,

Wiwi

Walira

wawiwian

jang

  1. Tolai,
138. Lamoerlamala, merah moeda.
139. Pinoesoe -pinoesoe ,gambar tjontoh oentoek bertenoen.
140. Enteroe, nama bangsa boeloeh.
141. Nataen, teroe nama perkakas. bertenoen dari pada boeloeh en-
142. Digandaria ,sarambi roemah.
143. Toembalikoeren papan , persandaran melengkoeng orang. bertenoen dari pada
144. Soengkah, nama bamboe bahagian perkakas. menenoen dari pada
145. Kasilian, nama perkakas memasoekkan benang tenoen.
146. boeloeh nama bahagian ,akan mengadakan perkakas lobang menenoen dibawah ,dari pada.

Tatilir, wiwi

ISI KITA B.

HALAMAN

I. 3
Memboeat goela enau
. hal menganjam
Dari hal menangkap ikan 37
Dari hal pemeliharaan ikan gaboes 41
. Dari hal menenoen 44

. IIDari...9
III.......

IV kain