Baca PDF (OCR): Analisis

26 halaman · 26 halaman diproses dengan OCR· 61347 ms

Daftar isi
  1. 3385
  2. Mnalysis
  3. Joop Morriën
  4. Amsterdam
  5. SEMUA SEDJARAH MASJARAKAT JANG HINGGA KINI
  6. ANALYSIS
  7. (Alimin)
  8. Saja berpendapat bahwa Perdjoangan Kasta Dalam 20 tahun Partaí kami telah menderita be-
  9. Proletar tidak akan segera berhásil bilamana Perdjo-berapa rintangan dan perpetjahan. Partai kami dirusak
  10. angan itu tidak disertai dengan Teori Revolusioner
  11. jang menggambarkan semua kesulitan jang ada da-
  12. lam Perdjoangan Kelas pada tiap-tiap Masjarakat.oleh kawan-kawan kami jang tidak lurus hati. Mereka
  13. 10817703
  14. Partai mulai hidup dalam waktu 68 bulan ini.
  15. Partai madju dan kwaliteitnja tambah baik dari pada
  16. jang sudah-sudah. Dengan bantuan pemuda baru, dan
  17. kawan-kawan jang telah mendapat banjak pengalaman
  18. di Eropah dan di Australia, maka sekarang Partai
  19. mendapat banjak tenaga jang baik. Partai mulai me- nudju kearah teori, teori Marxisme dan Leninisme.
  20. Partai mewadjibkan pada seluruh anggautanja su-
  21. paja mereka banjak beladjar tentang ilmu revolusi dan perdjoangan kaum sekerdja. Djuga Partai mulai
  22. giat membatja banjak buku. Harus dikemukakan bah-
  23. wa pemuda-pemuda kami jang memegang pimpinan Partai bekerdja radjin, mempeladjari Riwajatnja Partai
  24. mendjadi Partai-Avangard perlulah Partai diberi sen-
  25. jang kedua, negeri Persatuan Soviet terpaksa mem-
  26. mengakui pula adanja bagian jang negatif pada
  27. revolusi nasional di Indonesia. Bagian jang negatif
  28. itu telah terang pada kita sekalian, bahwa revolusi
  29. Seientific Socialism"Sosialisme jang: berdasarkan
  30. ilmu pengetabuan. Dalam Thesis" orang itu hanja
  31. menerangkan sistih Sosialisme dan sistim Kapitalisme
  32. jang bertentangan, dan buntutnja kapitalisme katanja
  33. ialah imperialisme. Bagaimana djalannja pertentangan
  34. dua matjam sistim itu? Dan bagaimana serta kapan
  35. dengan semangat adventurous" ia ingin merebut
  36. kekuasaan Djadi untuk melakukan putsch" jang
  37. jang gilang-gemilang, Barangkali penulis r Thesis
  38. punja Hakim Hakimoja iala seluruh badan Par
  39. teka dimuka Partai berdiri tegak bersama-sama, me-
  40. Maka Tan Malaka menuntut dan minta djawabaa
  41. Di negeri Sedjuk, di neger Djerman; di Amerika.
  42. Tentang pindjaman Tsar. Dalam Thesis" orang
  43. keadaan sedikit baik bagi pendirian Rusła, Djadi usul
  44. Trotzky supaja membajar hutaog luar negeri adalah
  45. berhadapan dengan sebagian besar darianggauta C.C.
  46. Dihadapan mereka saja menerangkan sedapat-dapatnja
  47. kawan-kawannja telah terbuka rabasianja dan bersa-
  48. kaum Trotzkisten bekerdja sebagai provokator.
  49. Marxisme sangat terlarang adanja aliran opportunisme",
  50. menderita rintangan dan tentangan dalam aksi jang
  51. ia telah menggunakan taktik Cavalery jang djungkir-
  52. Orang jang menudju' kesesuatu tudjuan jang
  53. tinggi" dan mendasarkan kehendaknja itu atas pe-
  54. itu akan meogandaskan dirinja atas karang opportu-
  55. dengan djalannja keadaan sekelilingnja. Djadi boleh
  56. diartikan bahwa buah otak manusia itu pada Analysis
  57. jang penghabisan ialah djuga buahnja alam — kedua-
  58. duanja tidak menentang bahagian jang lain dari alam.
  59. tetapi keduaduanja itu bekerdja bersama-sama.
  60. rialisme Belanda pada saat itu. Memotong djalannja
  61. revolusi itu berarti memberi kesempatan kepada musub
  62. djut lagi berkata: Pertjajalah bahwa sedjarah lndonesia ada disebelah saja" lni pudjian tjukup untuk
  63. an dilautan Pasific. Di Indo-China pada tahun 1927, jang kedua. Kedjadian-kedjadian di Burma pada tahuo
  64. Sebelum timbuloja krisis dunia pada 1929 — krisis
  65. ga penghidupan kaum kerdja ada sedikit ringan
  66. INDONESIA ramai dibitjarakan tentang
  67. DIVISI IV.

KAOEM BOEROEH SELOEROEH DOENIA, BERSATOELAH!

3385

Bro 6

Mnalysis

(Alimin)

Penerbit: Administrasi Madjallah "BINTANG MERAH" Bintaran Kulon 14-Djokjakarta.

KAOEM BOEROEH SELOEROEH DOENIA, BERSATOELAH!

Joop Morriën

Amsterdam

SEMUA SEDJARAH MASJARAKAT JANG HINGGA KINI

ADALAH PERDJOANGAN KELAS-KELAS.

ANALYSIS

Komunis Manifesto.

K

(Alimin)

Kitab ini disiarkan dengan melalui Bahagian Sensor AGIT-PROP CC. PARTAI KOMUNIS INDONESIA. Djokjakarta, April 1947.

I. Penerangan.
AJA diminta oleh kawan-kawan dalam Partai me- nulis satu brosur untuk mendjawab soal-soal jang langsung bersangkutan dengan Partai kami. Kawan-kawan kami memandang perlu sekali ada- nja djawaban dan penerangan tegas untuk mentjegah landjutnja kekeruhan, kebingungan dan pertikaian dalam Partai. Saja kira pemandangan kawan-kawan itu betul, oleh karena mereka mengetahui betul keadaan umum dan chususnja keadaan politik di Indonesia. Saja sebagai orang baru hanja datang menindjau. Saja harus beladjar lagi untuk menambah pengalaman. Setelah kembali ditanah air, barulah mengetahui betapakah kerusakannja Partai selama kami tinggalkan semendjak 22 tahun jang lampau.

Saja berpendapat bahwa Perdjoangan Kasta Dalam 20 tahun Partaí kami telah menderita be-

Proletar tidak akan segera berhásil bilamana Perdjo-berapa rintangan dan perpetjahan. Partai kami dirusak

oleh fihak reaksi, oleh kawan-kawan kami sendiri

angan itu tidak disertai dengan Teori Revolusioner

kawan kawan kami jang masih terdjangkit oleh penja-

jang menggambarkan semua kesulitan jang ada da-

kit ,kiri" penjakit kanak-kanak dan dirusak pula

lam Perdjoangan Kelas pada tiap-tiap Masjarakat.oleh kawan-kawan kami jang tidak lurus hati. Mereka

Alimin menggunakan Partai sebagai adpertensi, sebagai re- klame untuk menutup rahasia-rahasianja. Ada djuga kawan-kawan kami jang membesar-besarkan diri dan me- ngaku sebagai anggauta terpenting dari internasional dan berkuasa atas pimpinan sebagian dari pergerakan INT. INSTITUUT revolusioner di Pacific. Orang ini sangat melebih-lebihi. SOC. GESCHIEDENIS Perbuatan sematjam ini sangat merugikan Partai. Orang-orang itu tidak setia pada Partai dan mereka tidak

  • NOV. 1998
    memperdulikan nasib Partai, sebaliknja mereka meru- sak nama Partai. AMSTERDAM Pendeknja Partai terlantar! Meskipun begitu dengan bantuan kawan-kawan jang pulang dari buangan, jang baik, jang djudjur hati dan jang mentjintai Partai, maka kami bersama-sama

10817703

membangunkan hidupnja Partai kami.

Partai mulai hidup dalam waktu 68 bulan ini.

Partai madju dan kwaliteitnja tambah baik dari pada

jang sudah-sudah. Dengan bantuan pemuda baru, dan

kawan-kawan jang telah mendapat banjak pengalaman

di Eropah dan di Australia, maka sekarang Partai

mendapat banjak tenaga jang baik. Partai mulai me- nudju kearah teori, teori Marxisme dan Leninisme.

Partai mewadjibkan pada seluruh anggautanja su-

paja mereka banjak beladjar tentang ilmu revolusi dan perdjoangan kaum sekerdja. Djuga Partai mulai

giat membatja banjak buku. Harus dikemukakan bah-

wa pemuda-pemuda kami jang memegang pimpinan Partai bekerdja radjin, mempeladjari Riwajatnja Partai

Dunia, Partai Komunis (Bolsewik) dinegeri Persatuan Soviet dibawah pimpinan Stalin. Inilah tanda-tanda jang sehat. Inilah kewadjiban Partai Komunis. Partai Komunis ialah Partai kasta Buruh dan kasta Tani ialah Avangard kasta Proletar. Djadi supaja Partai Komunis sungguh-sungguh

mendjadi Partai-Avangard perlulah Partai diberi sen-

djata teori revolusioner-teori dan wet-wet revolusi. Apabila tidak begitu Partai ákan tinggal impoten, Partai tidak bisa memberi pimpinan pada perdjoangan Proletar. Inilah kata Lenin dalam bukunja: Selangkah madju, dua langkah mundur", memperingatkan pada anasir jang ragu-ragu, jang mundar-mandir, jang tidak tetap. Tjukuplah dengan keterangan bahwa Partai Komunis ialah bentuk Organisasi jang tertinggi dalam organisasi kasta Proletar. Berhubung dengan permintaan kawan-kawan dalam Partai, maka kami akan memberi penerangan dan djawaban kepada omongan- omongan dan tulisan-tulisan jang dihambur-hamburkan dalam Thesis" dan surat- surat sebaran. Penulis.

II. Revolusi di Indonesia. ANALYSIS. mukakan sebuah pemandangan tentang revolusi nasional di Indonesia. Kami mengharap pemandangan pendek ini kiranja mendjadi suatu bahan jang berguna bagi penjelidik-penjelidik revolusi — tentang kemungkinan-kemungkinan, kemenangan dan kesukaran-kesu- karannja revolusi ditanah djadjahan atau revolusi-revolusi didunia seumumnja. Ada beberapa hal jang berbubungan dengan riwajat Revolusi Indonesia. Maka itu pertama kali harus diketahui bagian jang penting dan bagian jang historis, agar supaja orang bisa mengetahui kekuatan dan kelemahannja revolusi, dan dengan djalan begitu orang mendapat faham jang djelas tentang duduknja revolusi ini. Revolusi Indonesia mempunjai watak sendiri, watak jang berlainan daripada watak jang menurut hukum-hukum (wet-wet) revolusi pada umumnja. Kekuatan revolusi nasional mulai dari 8 Maret 1942 jang didahului oleh intervensi militer Djepang di Indonesia itu adalah datang dari luar. Ada beberapa hal dan keadaan internasional jang menetapkan kemenangannja revolusi di Indonesia. Kemenangan revolusi itu telah mematabkan salah satu mata-rantai imperalisme dilautan Pacific. Dengan. kekuatan dari luar dan kekuatan dari dalam, maka dapatlah revolusi Indonesia menggugurkan kekuasaan burdjuis nasional (radja, regen dan lain-lain perkakas negara) dan selandjutnja dengan mudah membasmi puia restan-restan dan kekuatan burdjuis asing (Belanda dan kaki tangannja). Sebab jang pertama: Revolusi Indonesia mulai ditengah-tengah peperangan dunia jang kedua, jaitu peperangan mati- matian antara kaum imperialis sendiri (Amerika, Inggeris, Perantjis, Belanda) versus fasis-imperialis (Djerman, Itali, Djepang). Dalam peperangan dunia

jang kedua, negeri Persatuan Soviet terpaksa mem-

bela diri dari antjaman fasisme. Dalam peperangan anti-fasisme negeri Persatuan Soviet mengambil bagian jang terbesar dan menderita korban jang terbanjak. Negeri Persatuan Soviet telah melembekkan dan meng- gugurkan sebagian besar dari kekuatan raksasa fasis- dan nazisme. Adalah kekuatan negeri Persatuan Soviet jang mendjadi tenaga pendorong dan jang mempertjepat petjahnja revolusi ditanah-tanah djadjahan. Djadi peperangan antara kaum imperialis sendiri dan peperangan anti- fasis itu adalah berarti besar sekali bagi negeri-negeri djadjahan dan negeri-negeri setengah-djadjahan. Keadaan jang sematjam ini telah memberi keuntungan kepada negeri-negeri tersebut. Negeri-negeri itu mendapat kesempatan menggunakan kekalutan dan pertentangan jang sangat tadjam diantara dan didalam kalangan imperialis sendiri, dan bersamaan dengan itu maka negeri-negeri djadjahan dapatlah mengorganisir kekuatannja sendiri. Sebab jang ke-dua: Revolusi Indonesia pada fase jang kedua telah meningkat mendjadi tinggi — setelah Djepang menjerah- kan diri dihadapan imperialisme Amerika. Imperialisme Djepang menghadapi imperialisme Amerika boleh di- umpamakan seperti tikus ketjil menghadapi Sang Singa atau seperti David menghadapi Goliath. Djepang kalah. Kekalahan Djepang itu membawa beberapa akibat jang merugikan dan jang sesungguhnja tidak dikehendaki oleh Amerika atau oleh imperialisme Inggeris sendiri. Kekalahan Djepang itu menimbulkan beberapa perobahan jang besar. Revolusi diseluruh Pacific djadi lebih meluap Sebab jang ke-tiga: Pada masa tengah-tengahnja peperangan dunia jang kedua, imperialisme itu umumnja telah mendjadi lemah. Terutama imperialisme Belanda jang telah menderita beberapa krisis di-ibu negerinja sendiri dan

jang telah kehilangan alat dan sjarat-sjarat jang perlu untuk merebut kembali sebagian dari tanah djadjahan- nja. Njatalah bahwa kekuatan imperialisme Belanda setelah habis peperangan djauh kurang daripada kekuatan imperialisme Perantjis untuk merebut kembali semua atau sebagian dari djadjabannja di Vietnam. Sebab jang ke-empàt. Kemenangan Revolusi nasional di Indonesia terdja- di pada penghabisan peperangan imperialis di Pacific. Dunia umum telah djemu deogan adanja peperangan. Kaum kerdja diseluruh dunia mengharap datangnja damai selekas-lekasnja. Maka menurut logikanja dari beberapa soal, maka kaum kerdja diseluruh dunia menjetudjui adanja perobahan, perobahan jang membawa damai diseluruh dunia. Tidak sadja di Barat akan tetapi djuga di Timur manusia itu umumnja se- tudju pada kemerdekaannja bangsa-bangsa ditanah djadjahan. Maka Revolusi nasional di Indonesia telah mendapat banjak sokongan dan simpati dari kaum kerdja di Barat dan di Timur. Jang terpenting ialah: Di Indonesia telah terdapat beberapa Partai jang berpengalaman dan militant dan Partai-partai itu mendapat sokongan jang masal, sokongan jang banjak. Revolusi nasional di Indonesia telah dengan mudah mengatasi beberapa reaksi dan kesukaran, oleh karena bantuan kaum tani miskin dan bantuan petty proletariat jang kedua-duanja itu sangat haus kepada perobahan nasib, haus mendapat tanah, haus pada damai serta haus pula pada peraturan-peraturan jang adil. Revolusi nasional di Indonesià telah dengan mudah mengatasi beberapa reaksi, pandai menindas kontra-revolusi didalam negeri dan menolak kontra-revolusi dari luar dengan bantuannja pemuda tani dan pemuda kaum kerdja jang giat dan patriotis mempertahankan revolusi nasional. Selain daripada itu orang harus mengerti dan senantiasa memperhatikan keadaan-keadaan diluar dan keadaan-keadaan didalam negeri dan orang harus

mengakui pula adanja bagian jang negatif pada

revolusi nasional di Indonesia. Bagian jang negatif

itu telah terang pada kita sekalian, bahwa revolusi

nasional di Indonesia adalah terpentjil, terpisah atau ge-isolir, terpisah oleh samudera, tertjerai dari bantuan- nja tetangga kita, tetangga kita jang djuga memper- djoangkan revolusi dibenua Pacific. Kalau negeri kita ini letaknja ada dibenua, maka negeri-negeri tetangga kita itu dapat memberi bantuan dan sebaliknja kitapun bisa memberi sokongan langsung padanja. Revolusi nasional di Indonesia telah memberi banjak peladjaran dan pengalaman pada lain-lain tanah djadjahan jang masih menanti bagiannja mendja- lankan revolusi. Djadi bersama-sama dengan adanja kedjadian-kedjadian dari luar dan kedjadian dari dalam, maka kita dapat menimbang, bahwa sebab-sebab tersebut diatas itu adalah memudahkan berhasilnja revolusi nasional dí Indonesia. Sebagai analysis jang lebih luas, orang harus mentjoba menarik garis jang tegas dan memperban- dingkan revolusi nasional kita dengan revolusi nasional lainnja, di Vietnam, di Birma, atau lebih djauh lagi, dengan revolusi-revolusi di India dan di Tiongkok. Ill. Thesis". DA Thesis" baru. Dalam Thesis" itu Tan AMalaka menulis beberapa soal rempah- rempah. Sebagian besar dari tulisan itu tidak aktueel lagi. Soal-soal jang dikemukakan kami anggap sudah terlalu tua, sudah basi, dan sebahagian lagi hanja fragmenten, Cut- tings" dari buku-buku jang tidak berguna lagi untuk mendjadi bahan atau material guna membikin orientasi keadaan baru. Didunia telah penuh dengan bahan atau material baru sebelum dan sesudah perang dunia jang kedua. Meskipun begitu dari material baru itu toch sudah tidak digunakan lagi. Perubahan ekonomi dan perubahan politik dunia berdjalan tjepat hingga tiap-tiap 3—5

bulan sekali meminta pembaharuan orientasi dan pemandangan jang luas. Kaum kerdja perlu mendapat pemandangan jang aktuil jang langsung dan jang kongkrit mengenai po- litiknja sendiri. Kami berpendapat, bahwa kewadjiban kaum kerdja pada masa jang akan datang ialah mempeladjari politik empat negeri besar, terutama politik dan eko. nomi Amerika dan Soviet Rusia, Sehabis perang dunia kedua Amerika timbul mendjadi diktator groot Finans kapital dan Soviet Rusia timbul mendjadi negeri Sosialis jang lebih kuat dan jang mendapat kemenangan dan banjak pengalaman dalam politik, dalam ekonomi dan dalam militer, Orang harus mempeladjari dua aliran besar ini sedalam-dalamnja. Dalam abad jang ke XX ini, adalah hanja dua sistim sosial sadja, sistim Sosialisme dan sistim Kapitalisme. Disana-sini penulis Thesis" mentjoba menerang- kan arti Sosialisme. la mengatakan Sosialisme itu diben- tuk oleh Marx dan Engels kira-kira 100 tahun jang lampau. Keterangan ini tidak tepat. Robert Owen adalah orang jang mula-mula mentjoba mempraktekkan Sosialisme di Irlandia dan kemudian di Ameríka. Pada masa itu Robert Owen belum mempunjai teori tinggi tentang Sosialisme. Djadi Sosialisme Owen ialah Sosialisme Utopi. Marx dan Engels tidak membentuk So. sialisme, akan tetapi mereka mempeladjari dan mening- gikan teori masjarakat Sosialis. Djadi ada dua tjorak Sosialisme. Satu Sosialisme Utopi dan jang lain Scien- tific Socialism" atau Sosialisme jang berdasarkan ilmu- pengetahuan. Marx dan Engels mempeladjari Sosialisme sedalam-dalamnja. Mereka memeriksa, mereka mengu- dji dan mereka mengritik habis-habisan teori Sosialisme hingga mendapat kesimpulan jang semurni-mur- ninja. Mereka tidak hanja mengritik semua ekonomi burdjuis, tetapi djuga memeriksa lagi bukunja sendiri sehingga berhasil menulis sebuah buku: Critique of Political Economy". Begitu djuga mereka memeriksa lagi Sosialisme sedalam dalamnja dan hasilnja ialah

Seientific Socialism"Sosialisme jang: berdasarkan

ilmu pengetabuan. Dalam Thesis" orang itu hanja

menerangkan sistih Sosialisme dan sistim Kapitalisme

jang bertentangan, dan buntutnja kapitalisme katanja

ialah imperialisme. Bagaimana djalannja pertentangan

dua matjam sistim itu? Dan bagaimana serta kapan

kapitalisme itu berbuntut? Kita kira perlu diterangkan sifatnja pertentangan dua sistim itu. Sistim Sosialisme dan sistim Kapitalisme itu terus-menerus tentang-menentang dan tidak sadja perteotangan jang terus-menerus. akan tetapi sebaliknja pada puntjaknia krisis kapitalisme, kapitalisme itu sendiri akan memperkosa diri-séndiri untuk melahirkan Sosialisme atau lebih térang lagi Sosialisme itu lahir dari kandungan kapitalisme sendiri. Djadi, Sosialisme itu dilahirkan dari kandungan kapitalisme — ia lahir dipaksa oleh tenaga pendorong atau aksi revolusioner dari kaum kerdja. Djadi bukan pertentangan terus menerus antara dua sistim itu — bukan proses jang terus-menerus, tetapi proses terus-menerus mendjadi tinggi dan puntjak atau krisis prosesnja itu melahirkan Sosialisme. Djadi seperti jang telah kami terangkan diatas, Sosialisme itu ialah suatu sistim Sosial jang dilahirkan oleh aksi revolusioner dari kaum kerdjad dan kawan kawan seperdjoangannja. Djadi Sosialisme itu lahir dari kandungan masjarakat kapitalis dengan sjarat tenaga pendorong aksi jang aktif dan aksi j ng revolusioner. Menurut Historis-Materialisme, peralihan dari satu masjarakat kelain masjarakat — peralihan keJ umpamanja masjarakat tingkat jang lebih tinggi perbudakan mendjadi masjarakat feodal. dan dari kan dungan masjarakat feodal itu lahirlah masjarakat kanı talís Perpindahan atau peralihan dari satu masjarakat kemasjarakat lain itu tidak terdjadi dengan djalan damai atau aman, tetapi dengan djalan pertenrangan dan perdjoangan dengan djalan perlawananmati-matian Tan Malaka menerangkan bahwa masjarakat Sosialis itui ialah masjarakat jang tidak berkasta kasta Itui tidak hanja begitu sadja. sitbse

Sosialisme ialah sistim sosial darí suatu masjarakat dimana orang bebas dari tindasan crang lain Diadi Sosialisme ialah suatu masjarakat dimana pendudukbja terhindar dari segala matjam penindasann Dalam masjarakat Sosialis alat alat pembikinan barang dikuasai oleh segenap kaum kerdja dan sebaliknja dalam masjarakat kapitalis alat-alat itu dimiliki hanja oleh segenggam orang sadjaud io Sistim kapitalisme tumbuh mendjadi xinggi dan puntjaknja ialah imperialisme. Djadiimperialisme bukan buntut tetapi sebaliknja imperialisme ialah puntjak jang tertinggi atau udjung daripada kapitalismeuiDan ber- sawa- sama dengan timibulnja imperialisme timbullab revolusid proletar, Djadi imperialisme jalah tingkat kapitalisme jang tertinggi tingkat jang penghabisaa. tiogkat jang melahirkan tjorak revolusi jang tertioggi jaitu revolusi proletar. noDidalam masjarakat Sosialis seperti jang telah ter njata ada di Soviet Rusía itu, tiap-tiap orang diwa- djibkan bekerdja menurut ketjakapannja dan tiap-tiap orang diberi bahan keperluan hidup menurut hasil pekerdjaannja, Ini adalah permulaan daripada Komu- nisme, Dalam masjarakat Komunis, tiap-tiap orang bekerdja menurut ketjakapannja dan meodapat baban bahan keperluab hidup menurut kebutubannja, Didalam masjarakat Sosialis dan masjarakat Komupis bérlaku satu hukum jang menetapkan: Siapa bekerdja, dapat makan"Siapa ridak, bekerdja, tidak makan" sbp Pada katja jang pertama dari Thesisdalam Kata Pergantar', penulisnja mengemukakan dirinja sebagairsSeorang Nachoda sjang berpengalaman tju- kup' Ia mengambil Columbus sebagai, tjontoh Columbus akan berbalik setengah pelajaran setélah me nemui mara bahaja,okalau ia tjuma bergantung kepada teorinja, abli bumi Toscanelli sadja" noDalam Thesis nja orang mengandjurkan semangat Ladventurer", mentjoba tjoba sesuatu jang me- ngandung bahaja mautpun mesti dilakukan. la menghar. gai semangat ,adventure" sebagai sjarat untuk men tjoba-tjoba sesuatu perbuatan jang berbabaja Djadi

dengan semangat adventurous" ia ingin merebut

kekuasaan Djadi untuk melakukan putsch" jang

berbahaja-dengan tidak pakai perhitungan, by chance", orang harus bertindak dengan berani dan disertai dengan semangat adventure". Inilah suatu illusi jang digambat- gambarkan oleh seorang jang berpengalamán tjukup" Columbus bukan adventurer" dan tidak bersemangat adventure". la adalah seorang ontdekkings. reiziger jang berilmu tjukup tentang teori dmu bumi, la jakin bahwa Amerika ada, dan memang ada. Adanja Amerika itu telah dibuktikan oleh telornja Columbus" sendiri: la tidak mentjoba- tjoba menudju kebenua Amerika dengan semangat adventure". la fahan dan jakin pada dirinja akan kebenaran jang dipeladjarinja. Djadi perbandingan antara Columbus dan Tan Malaka ada berlainan sekali. Lebih tepat kalau penu- lis Thesis" mengumpamakan dirinja sebagai Don Quichotte-the errand knight-jang melalui sepan- djang djalan dengan fantasi dan semangat ,adventurer". Don Quichotte dengaa gagah berani melawan windmolen (kintjir-angin). la ingin merebut roda angin. la djatuh pingsan dan untuk maut"-pun ia akan berbuat la mendjadi, lebih nekat lagi! Perbuatan Don Quichotte itu ialah perbuatan adventurer" atau avonturier", ialah aliran jang sangat berbahaja. Seorang jang bersemangat avontuurlijk" adalab sangat berbahaja kalau ia diberi kewadjiban mendjalankan perge rakan politik Didalam kalangan revolusioner tidak ada tempat bagi -politici" jang berwatak adventure". Bagi kaum revolusioner adalah satu pengbinaan besar apabila ia atau mereka mendapat kritikan atau tielaan sebagai politieke avonturier". Kaum revolusioner di Barat mengritik dan menghina habis-habisan kepada orang-orang jang beraliran avonturisme" dan oppor- tunisme". Memaog banjak sekali terhadap aliran avonturisme". dalam kalangan pemimpin-pemimpin petty- burdjuis dan pseudo-revolusioner. Orang-orang jang akan merebut kekuasaan karena dorongan keinginan avonturisme" ingin mendapat

gelaran dan pudjian'- boleh kami samakan dengan Don Quichotte jáng nekat, dia jang tergesa-gesa. Ein Stre- ber"; Perbuatan kurang sehat perbuatan avonturier". -Dalam politik avonturier" atau avonturisme" adalah aliran jang sangat berbahaja.Ambitious". itulah orang-orang jang mengatjau- balaukau pekerdjaan ka- wan-kawannja. Dalam revolusi di Indonesia banjak orang jang mengemukakan dirinja bahwa merekalah jang telah berdjasa dalam proklamasi Indonesia Merdeka. Mereka masing-masing merasa berhak memegang kemudi Ne- gara. Mereka berebut-rebutan pengaruh. Mereka mendjalankan komplotan dan intrik, noda-menodai. Seofang lagi mengaku lebih pandai daripada jang lain, lebih revolusioner dan sebagainja. Meveka berebut-rebutan tulang. Perbuatan jang sematjam itu mengeruhkan keadaan politik dan memetjah persatuan rakjat. Mereka memetjah simpati rakjat dan menimbulkan antipati terhadap orang-orang jang dimusuhinja. Revolusi rugi! Inilah akibatnja perbuatan orang-orang jang men- tjari kedudukan dan pudjian. Hampir pada achir Thesis" penulisnja membeberkan berupa- rupa soal jang diambilnja dari buku tjatatannja. la menjerang, ia mengritik lawan-lawan nja. Kritikan dan serangan itu chususnja ditudjukan pada kami (Muso-Alimin). Untuk membela diri ia membeberkan kelitjinannja sebagai pemimpin jang di- benumd" oleh kantor Agung. la menerangkan supaja dia mendapat sokongan dan bantuan dari Rakjat untuk membela dan membersih-bersihkan diri, ia appel pada Rakjat supaja diberi keputusan bahwa dia benar, bahwa dia tidak bikin saiah dalam revolusi 1926. la me- nundjuk -nundjukkan kekuasaan, autoriteit dan hak veto. la menjebut- njebut nama pemimpin besar, jang sesunggubnja tidak disukainja. la menjebut nama kantor jang memberi bénuman dan kekuasaan" padanja dengan maksud supaja orang takut", supaja orang

memandang padanja sebagai orang ,berguna"s jang diberi rautoriteit Sebetulnja Tan Malaka menenggelam- kan diri dalam pudjian dan reklame sendiri Pudjia it baiktetapi memudji-mudji dirirsendiri dtu tidak be-dstils dsi gitu baik didengarnja. sad satbislea uslunled la mentjurigai dan mendakwa- dakwa orang jang tidak disukainja Sebaliknja ketjurigaan dan dakwaan itu dirasa oleh Tan Malaka sendiri déngan perasaan jadg tidak' djudjur. Tan Malaka voelt zich gepas. .. ia merasa ketjewa sebab kami berdua seerd"M. Musodan Alimin dengantidak diketahuinja pergi kenegeri Djauh. Dinegeri Djauh kami dapat mengetahui apakah artinja pangkat dan kekuäsaan itu Orang jang tahu bagaimana keadaan politik neger tersebut akan heran" mendengar pudjian, reklame,

jang gilang-gemilang, Barangkali penulis r Thesis

masih ingat akan kawan-kawannja seperti O. Hell. jang dahulu pernah sebagai pegawai dan M. Voit biasà bekerdja di Pacific. Dua orang itu bekerdja bukan dikantor Besar akan tetapi hanja membantu pekerdjaan dalam pergerakan kaum kerdja. Mereka Baraagkali dua orang pegawai orang Prof.. : .. itu jang lantjaog-jang tidak berhak memutus apapun jang memberi mandat", jangumemberi /,autoriteie!, jang memberi kekuasaan besaripada TanMalaka. Dua propagandis tersebut kemudian kena bukumiclanta- ran membela pergerakan Anti Soviet-pekerdjaan Trotz: kisten Orang jang djudjur hatiu dan jang mengerti akan pekerdjaan propagandis" bukan orang iang penting dan jang Berautoriteit",ddilaraog menundjuk-nundjuke kan dirinsebagai reklame menjebutndanomembangkit nama kantor Besar. Orang jang biasa sunggub sutng uh bekerdja buat keperluat kaum kerdjabukan tjari nama dan pudjian, bukan ingin mashur"ia tidak akan membuka-buka rabasia tjara tjaranja bekerdja di bawah tanab, Orang tahurapa artinja tkantor Besar itu dimatadkaum imperialis Pada waktu kami berdua tinggal lamadinegeri Djauh itue kami kenał beberapa kawan jang lebih ,responsibledan memegang P. K: dinegeriisBesar. Setelah dididik baik-baik mereka

pulang kenegerinja masing-masing djuga zonderman- dat",djugazonder ,autoriteit,odjuga zonderveto dan djuga zonder apa-apa'dnMereka pulangt kembali kenegerinjaomasing masing dan bekerdja untuk P K. sebagai orang biasa.w. Merekaq tak perlu,mandat"
mereka- tak perlu ,,veto" atau kekuasean luar biasa....
Mereka tahu kewadjiban bekerdja dibawah tanah I s Sebelum orang mendjadi Presiden" orang sudab ingin memegang hak,veto" vetonja petty burdjuis, Pemuda Komunis tahu bahwa dalam Partai tidak ada veto atau kekuasaan mutlakDalam Partai babja ada DemokrasiDemokrasi Centralisme, ialah Demokrasi Progressif. Semua itu bukan salahnja orang jang ingin pudjian dan djundjuogan, tetapi ialah karena kekurangan pengetabuan, ia merasa lebih besar dari-pada jang lain-lain Banjak kawan kawan jang datang dinegeri Sedjuk. Disana hanji melihat rapat besar dan kenal si-itu dan si-ini. Ia tidak dapat didikan apa-apa Banjak orang datang dinegeri Djaub, kira- kira pada tahun antara dua puluhan. Pada masa itu Negeri kami masih rusak. Politik dan ekonominja belum teratur. Tetapi dalam tahun 1927 — 1928 keadaan mulai berubah dengan tjepat. Politik Partai mendjiadi lebih tinggi dan sekolaban Partai lebih teratur, Disini kar wan-kawan dapat didikan jang tetap dan teratur, Te- ori Partat djadi lebih tinggi dan kader kader Partai diwadjibkan beladjar banjak.MMusubnja djuga tambah banjak dan-keadaan umum lebih .mendjadi genting. Peraturan bekerdja dirubah sama sekali Perkara intern ini kami tidak di-izinkan meneraogkan lebih lanjut, Orang jang membersihkan diri dan menjalahkan ke- djadian pada tahun 1926 jtu betul-mereka, tidak salah. Mereka tidak salah karena mereka tidak berbuat apa-apa; orang jang tidak berbuat apa-apa sudah tentu tidak mungkin membuat kesalahan. TENTANG ROYERAN. Tan Malaka merasa tidak -senang bati bahwa ada kabar dia telah diroyeer oleh..Dari fihak Partai, waktu Partai dipimpin oleh kawan -kawan lain

dan djuga setelah kembali ditangan kami, kami tidak memperhatikan soal-soal partai lain atau -soal-soal se- seorang jang tidak berhubungan dengan Partai. Kami hanja berdaja-upaja membangunkan dan mendidik kader baru, mengumpulkan kawan-kawan jang tidak urang dan kawan-kawan jang lurus hați dan bersama-sama kami berichtiar mendirikan sekolahan dan kursus-kursus bagi pemuda jang kami didik dalam ilmu Marxisme-Leninisme, jang kemudian hari akan djadi dasarnja Partai kami, Partainja Lenin dan Stalio. Kami tidak suka meminta dan mengundang kawan-kawan atau anggauta Partai lama kembali kedalam Partai dengan tidak kehendaknja sendiri-Menurut hukum Partai, anggauta Partai jang telah lama tidak bekerdja bagi Partai atau telah lama dengan sengadja mendjaubkan diri dari Partai atau masuk anggauta Partai lain, maka orang atau" anggauta itu dengan sendirinja dikeluarkan dari Partai — djadi orang itu bukan anggauta Partai lagi. Partai Komunis mempunjai disiplin dan hukum sendiri. Partai Komunis bukan Partai burdjuis dan djuga bukan Partai nasional dimana anggauta-anggauta- nja bertindak atau berbuat dengan semau-maunja sendiri. Pada katja jang penghabisan penulis Thesis" minta dibuktikan siapa jang meroyeernja dan dimana dia berada pada waktu dia diroyeer. Lebih landjut dikatakannja, bahwa disini ada dua Tan Malaka. Tan Malaka palsu dan Tan Malaka sebenarnja.

P. K.I. tidak bisa meroyeer orang, jang bukan
anggauta Partai dan Tan Malaka bukan anggauta Partai lagi. Seperti Nath Roy di lndia-ex-Komunis, jang mendirikan Partai lain di India telah diroyeer oleh Partai-akan tetapi Roy nekat, dikatakannja: Saja tidak mau diroyeer, saja orang Komunis". Partai tidak mau menga- kuinja sebagai ənggauta lagi, baik Tan Malaka palsu atau Tan Malaka sebenarnja. Partai menolak kedua- duanja, baik jang sebenarnja apa lagi jang palsu. Orang memegang keras anggapan titel" atau "kekuasaan penub" jang katanja diberi padanja oleh rapat Besar. Ia appel. Oleh karena dia memegang "mandat pol" dari organisasi Besar dia tidakwsuka

9 diroyeer, dia minta putusan tértinggi". Djuga wakty kami ada di Sana, kami tidak mendengar apapun tentang royerannja oleh organisasi Besar. Sekarang organisasi Besar sudah tidak ada lagi, djadi kalau dia menuntut Hakim Komunis Tinggi dia harus tari sendiri dimana adanja hakim itu. Dia menakut-nakuti orang dan menuntut supaja perkara itu diputus oleh Hakim lnternasioualsedangkan Internasional tidak

punja Hakim Hakimoja iala seluruh badan Par

tai bersama-sama. Partai tidak mengindahkan siapapun djuga anggauta Partai besar", ketjil. ber-nautoriteit atau »mandat-loos", dihadapan Partai mereka adalah anggauta dan hanja anggauta biasa. Kita sama kita da lam satu Partai-Partai Komunis. Kami kira, bahwa sangkalan" jang diadjukan oleh si Penulis Thesis itu lebih tepat djikalau sangkalan" itu disangkal dan ditundjukan oleh perbuatannja si penulis sendiri. Tan Malaka tidak perlu ketjil hati dan ragu-ragu dan dja- nganlah memperhatikan omongomong dan perkabaran. dan djangan menduga-duga orang jang tidak &salah atau jang menjalahkan padanja dangkerdjakanlahiterus kejakinan tsendirjsld aw.b imss sbaz abiT nsmal pner umir. tgolosb mish ibib ssl lmal lqaiei asdeloxga mu ud ea grst ssm

V. Tuduhan Trotzkisme. einned
ADA waktu kami ada diluar negeri kamisenantia, sà memikirkan dan mendaja-upajakan bagaimana kami bisa mendapat sambungan dan bisa bekerdja buat Partai di ladonesia. Menúrut kewadjiban dan hukuu Partai, Partai Komunis (Bolsewik) tiap-tiap anggauta Partai, tiap-tiap oráng Komiunis, diwadjibkan hanja bekerdja untuk Partainja, diwadjibkan mentjintai Partair nja dan mendjundjung tinggi kehormatan dan prestise (prestige) Partainja, Tiap-tiap anggauta orang Komunis, siapapun djuga, jang, melalaikan dan mendja- uhkan diri dari Partai-orang itu dengan sendirinja keluar dari kalangan Partai. Lebih-lebih orang Komunis" jang mendirikan Partai lain, atau organisasi politik lain jang menentang atau berlainan dengan azas Partai, orang itu melanggar, hukum Partai, melanggar disiplin Partai, melanggar undang undang, Patai

0 Orang-orang ini menentang Partai, antl Partal, mereka likwidator, mereka renegad. Orang Komugis hanja kenal dan bania mengakui satu Partal sadja, jaitoe Partainja Lenia. Partai Leaía jang diteruskan dan dipimpin oleh Stalin, mewadjibkan pada sekalian anggauta Partai memperbaojak perga- laman, memperbanjak dan -mempertinggt teorl dan memperbanjak ilmoe lain jang. berbubuogan deogan bukum-hukum pergerakan revolusioner, pandai me ngambil sikap terhadap massa dan mendjalankan taktik jang flexible" jang elastis, jaug ulet dan jang liat.

djalan demikian orang dapat nama baik. munis (Bolsewik) sjarat-sjarat dan perbuatan jang se- mátjam ltu idak tjukup- kurang banjak. s Setelah kami lama tinggal diluar negeri, kami beladjar dan tbendapat tambah pengetahuao dan penga- laman. Tidak sadja kami diwadjibkan beladjar dalam sekolah, akan tetapi kami lama dididik dalam ideologi Komunis. Kami lama mempeladjari ilmu-ilmu jang telah ditetapkan oleh Partai, memegang keras bukum disiplin Partai dan tunduk pada hukum Partai Kami dilatibn diudj dan dipraktekkan beberapasdlama. Ke- mudian kesetiaan kaml pada Partal dilibate danadi. awas-awasi. Dengan adanja Partai baru Partainja Lenia maka didikan seatjamoinizdidjalankans disemua rjabang tjabang Partai Komunis diseluruh dunia. Kami harus mendjadi Ideologist jang terbaik jang diharuskan menghlndarkan diri dari pengaruh burdjuis pengarub burdjuis ketjil dan pengaruhpolitisi sjarlatan lalnnja. Sbu Pada waktu kami masib dildar negert ditanah Me- taju-kami membatja surat-surat kabar luggeris jang menerangkan bahwa Tan Malaka, seorang Komunis jang ter- nama membentangkan program baru -program Expau- siono. jaitu program melebarkan djadjahan Indonesia kabar itu mendjelaskan bahwa poltik Expansion"iu

udak lain dari pada turunan dan melandjutkan politik imperialisme Diepang jang bersembojan : Asia buat bangsa Asia". Surat-surat kabar ju menerangkan. bahwa orang Itu adalah seorang Komunis" jang ber- aliran Trotzkisme, Kira kira dua minggu sesudah perkabaran itu, warta lain lagi dari Ceylon dan Ausr tralia menjatakan djuga, bahwa ia seorang Trotzkis jang mengandjur-andjurkan partai nasional Partal Republik Indonesia. Sekianlah perkabaran dan, warta jang kami tangkap pada waktu kami berada ditanah sfansriel anema gosto lepsdee Setelab kami kembalp dpTanah Air, kami mende- ngar berupa-rupa tjerita teotang aksi dan perbuatan- uja sesudah la kembali di ladonesia. Disana sibi ada orang jang? memudjicaksinja dan dilain pibak ada jang mentjela tindakan politiknja di lndonesia. la ber- laku sebagal umümnja Trotzkisten diluar negeri jang membikin keruhnja pergerakan Nasional. Seperti di India, Roy- seorang ex-Komunis-jang telah menga- tau pergerakan revolusioner dr ladia, di Togkok ialah Tjang Du Su, di Persia lalah Sultan Sidik, dan dinegeri-negeri lain lagi.nKalau Tan Malaka mengang- gap dirinja seorang Komúnis apalagi sebagatpendekar Partaidjang terkenal atausbapakrevolusioneriselekas. nja ià pulang ke Tanah Air csepatutnjaudán wadjib la denganisegera-berhubungan sidengansdahasmenghi- dupkan Partai Komunis dibindodesia, walaupoend ba- gaimana djugakeadaan Parfài padaimasa-itoe.numo DalamThesis nja la meajangkal keras tuduhan Trótzkisme. la menuofut dan minta alasan jang njata atas tuduban jang bohongtul ns at in néude a Kami tdak meuduł, kami tidak mendakwa, kami udak pernab memfitnah oraog. kamf tidak suka menusuk- nusuk dan membusuk-busukkan kawan atau lawan. kami banja bekerdja untuk keperluan, Partai, meninggikan kwaliteit Partal dan mendjundjung tinggi prestise Par tai. Dalam Partal Komunis (Bolsewik) tidak ada per- bedaan beaz ketjil tidak ada perbedaa pemimpin dan anggauta, pemimpio jang berdjasa atau ranggauta biea jang djudjus dan bekerdja baik buat Partai, me-

teka dimuka Partai berdiri tegak bersama-sama, me-

hanggung djawab, bersama bagi keperluan Partai. Partai Komunis bukan Partai burdjuis, bukan Partar adpokat atau juris jang mendakwa atau jang menen- tang atat memungkiri dakwaan dengan tjerdik dan litjin bitjara untuk menghindari tuduhan atau dakwaan. Partai Komunis melakukan pemeriksaan atas suatu soal meminta pada anggauta anggautanja siapapud djuga, pemimpin, atau anggauta biasa, menerangkan terus-te- rang, menundjukkan kebenarannja, dan mengakui kesalahannja sebagai orang Komunis-sebagai Bolsewik dihadapan Pantai. Kami orang Komunis bukan seorang duaorang jang tertjerai-berai, akan tetapi kami adalah Partai jang bulat sebagai satubadan, Partai jang mengi- kat seluruh anggauta dan pemimpinnja dalam satu ikatao. Partai adalah kekuasaan atau autoriteit jang tertinggi dan jang berkuasa. loilah faham orang-orang Komunis di Barat.

Maka Tan Malaka menuntut dan minta djawabaa

Seperti telah kami terangkan diatas, kámi bukan pendakwa dan bukan penuduh, akan tetapi kami ber. pendapat bahwa tuntutandan djawaban itu sebalikoja harus didjawab oleh orang itu sendiri, membuktikan dan mendjelaskan denganterang-terangan dengan perbuatan daa sepak-terdjangoja sebagai orang Komunisterhadap Partainja Partai Komunis Indonesia. la mendjadi terkenal disebabkan oleh karena dia pernah mendjadi anggauta Partai. Maka dengan tebusan ini ia akan mendjadi lebih mashur, lebih ter- hormatdimata kawan-kawan kami orang Komunis, Aabtr dimata kawan-kawan seperdjoangannja.

Di negeri Sedjuk, di neger Djerman; di Amerika.

di Inggeris, di Perantjis dan djuga di Tíongkok kawan-kawan Komunis jaag mengakul kesalahannja dan me- nolak tuduban-tuduban jang memberatkan pada dirinja dengan perbuatan jang njata dan jag djudjur terhadap Partainja, dapatlah kehormatan dan djuodjungan jang

Dalam Thesis disana- sini orang mengutip dua tiga kalimat dari bukir Riwajat Partai Komunis Negeri Persatuan Soviet (History of the C. P. S. U.). Kutipan- kutipan itu untuk ménundjukkaa kesalabanseseorang dan membenarkan orang laina Dalam tulisan itu disebut nama-nama seperti Zinoviev, Kamenev dan lain -lain Orang orang ini termasuk dalam golongan atau blok Trotzkisten seperti Bucharin dan lain -lain. Limonadze dan Shatskin, orang dua inilah jang senantiasa berte- siak- teriakb real shouters pada satu masa mereka tmemudji Partai dan mentjela N. E. P. dan pada lain masa mereka memudj N. E. P. dan-mentjela Partai serta meotjela ini dan itu. Sepak-terdjang dua orang .ini diamat-amati. Serelah ketauan bahwa ternjata mereka mendjadi sel Trotzkisten, mereka kemudian mengambil keputusan sendiri. mereka bunuh diri. Kedjadian sematjam ini banjak sekali terdjadi pada waktu diadakan pembersihan dalam Partai.

Tentang pindjaman Tsar. Dalam Thesis" orang

menundjukkan, — mejurut Riwajat Partai Komunis di Rusia —, babwa Trotzky sendiri pernah mengusulkan pada Partai supaja pindjaman luar negeri harus dibas jar. Usul itu ditolak oleh Partai. Usul Trotzky adalah salah, karena Revolusi di Rusia adalah Revolusi Sosialis dan dari Revolusi Proletar berdirilah Diktator Proletariat jang mendjadi pemimpinu masjarakat sosialis. Dalam Revolusi Demokratik burdjuis (bourgeois democratic revolution) sembojanuPartai ialah mena sionalisir tanah-tanah dads beberapa perusabaao. Se. dangkan dalam Revolusi Sosialis Partai betsembojan: Sosialisasi dan konfiskasi"dselurub bank-bankdan perusahaan besar. Menurut keadaan masa itu, setelah perang dunia jang-kesatu, Inggeris dan Djerman ekonominja lembek untuk mengadakan serangan ker pada masjarakat sosialis. Burdjuis dunia mengira bahwa keadaan di Rusia padawaktu itu tidaki akantinggal tenang, mungkio kontra-revolusirakan petjah dan kastà burdjuis menunggu-nunggu petjahnja kontra-revolusi dan mereka mengharap dapat merebut lagi kekuasa- annja. Keadaap internasional pada waktu ituldalam

keadaan sedikit baik bagi pendirian Rusła, Djadi usul

Trotzky supaja membajar hutaog luar negeri adalah

salah menurut dasar Revolusi Sosialis, dan salah pula menurut strategi dan taktik Proletar Revolusionero dSeperti sudah kamí terangkan, Revolusi Nasional d Indonesia Revolusi Demokratik burdjuis (bour geois democratie revolution)butang -hutangluar degeri barus dibereskan dengan djalan damai, dengan djalan pembajaranp angsuran dansedapat dapatnja sebabagian perusabaan penting langsung dimiliki oleh Negara. Dengan djalan begini kami dapat menjela- matkan Repubłik dan memperkuat ekonomi nasional.asb ai slsioasm ensto. sub Hia lisms-temaib

V. Soal Lama.
AMI kira masih perlu memberi sedikit penerangan seperti dibawah ini: Kira-kira dua puluh dua tahun (22) jang lampau, kami berdua, saudara Muso dengan saja. pergi kenegeri Sedjuk. Kepergian kami kesana perlu mendjalankaa Perintah Partai. Kira-kira pada permu- laan tahun 1925, kami berempat telah dihadapkan di- muka C. C. Partai Besar. Disini kami bersama-sama dengan saudara-saudara Darsono. Semaun dan Muso

berhadapan dengan sebagian besar darianggauta C.C.

Dihadapan mereka saja menerangkan sedapat-dapatnja

tentang poliik dan ekonomi di Indonesia pada masa itu. Padaspertemuan itukami bèr-empat mendapat kesan jaog baik. Kamí meoghormati semua figuur jang duduk dálam pertemuanoituea Mereka adalah orang biasa. Setelahkami tinggal bebérapa bulan di Pusat negeri Sedjuk, kami mendapat sekadar pemandaogan tentang soal-soal jang berhubungan dengan soal soal Partai Besar: Kami mendapat keterangan bahwa sedjak tabun 1924 timbul beberapa ealiran jangimenentangkodms!sinionole padarPimpinan Partat se luinu swisTrotzkyradalah seorang bekas aoggauta japg ter nama dalam Partai, jang mulai mengadákan opposisi. Pada mulanja opposisinja itu hanja ketjil sadjaoge feulo Kemudian kami ber-empat bertemu dengan Pe- sgurús Partal jang terkemuka. Sudab itu kami berdua kemball menddju keeTanabiAirastoi asshso sicas

Setelab kami kembali lagi kenegerl Sedjuk pada tahun 1927, maka kami tahu babwa opposisisterus menentang Partal menjalah-nialahkan dan membusuk- busukan pimpinan Pattai. Telah beberapa kali Trotzky dan kawan kawannjaadiperingatkan supaja djaogan membikin pertentangan dalam PartalsPeringatan itu diabaikadan ebaliknja opposisiberlakusgiat lagiwmo. sarsa isiamemynudasee asgnsb asb msib Mula-mulag opposisi didjalankan. deogan alasan- politik,tetapi kemudiandalam prosesnja mendjadi satu gerakan sabotase, menggunakan eterror, mem- bunub pegawai negeri. dan orang-orang Soviet jang ternama. Trotzkisen dan Trotzkisme mendjadi pergerakan terroris Moraloja kaum Trotzkisten merosot begitu rendah sehinoga melakukau beberapa pembuouban pada Gorky di Moskow, Kirov baik-baik menggulingkan kereta api, memberi ratju dalam makanan lang disediakan untuk Rakiat Soviet. Didalam wakiu 15 tabun lamanja kami dapat mengetabui bahwa perbuatan- perbuatan kaum Trotzkisten itu lamSat laun mendjadi satu pergerakan pem- baniu Pasisme-pembantu kontra- revolusioner Sesudah beladjar beberapa tahun lamanja saja dapat mengetahui, bahwa pertzntangan antara kaum Trotzkisten dalam Partai, bukanlab pertentangan jang persoonlik, pertentangan perseorangan, akan tetapl pertentangan itu letakoja dalam pertentangan kasta pertentangan antara Mensewik dan Bolsewik, antara Mensewik (petty-burdjais) dan Bolsewik (kaum kerdja). igl Trotzky adalah Mensewik, ialah anasir burdjuis bewolls son e1e egob baa sagoid kerofzky sebaga kastanja burdiuis ketil dengaa sendirinja merosotemendjadi kawannja Pasisme, men. djadi reaksi. mendjadí musuh jang kedjam daripada ibusd AApaaisie? tesebasa)istum dituq-maa nsisibApakahbTrotzkismetoesid dunad musl hibasa Trorzky atsu Trotzkisme adalah esatu golongan Jang berbahafa. Trotzky pernah mendjadi salah satu anggauta pergeraked kaum kerdja di Rusia. Dia dan

kawan-kawannja telah terbuka rabasianja dan bersa-

marsama dengan lain kaum kontra-revolusioner, Trotz- kisted dan Trotzkisme telah dibasmi dinegeri Soviet. Di Eropah Trotzkisme itu masih berlaku diantara kasta burdjuis ketjil dan golongan anti- revolusioner. Sebab apa kami namakan Trotzkisme itu golongan jang ber- bahaja, oleh karena kaum Trotzkisten bekerdja diam- diam dan dengan sembunji memakai nama Komunis, Revolusioner,, Maxist Dulu banjak kaumTrotzkis- ten mendjadi anggauta Partai. Mereka tahu tjara-tjara R2190 1I88 kami bekerdja.asa pnsi Kontra-revolusioner, baik bagi pembantu Fasisme dan baik sebagai pembantu pekerdjaan spionase melawan Partai Komunis, menentang pergerakan buruh revolusloner dan melawan Persatuan Negeri Soviet Seringkali

kaum Trotzkisten bekerdja sebagai provokator.

dan Trotzkisme pada waktu kami ada di luar negeri. 1619009m d1or asiet msqVI. Sekadar soal Kebangsaan. DADA katja 7 buku, Thesis" penulisnja membentang: kan hal kebangsäan. la memudji keadaan di Soviet Rusia. la menghargai buabnja sosialsme di Rusia. Dari buah sosialisme itu, maka lenjaplah pertentangan dan per- selisihan antara golongan bangsa-bangsa dinegeri tsb. Tetapi, sebaliknja nundjukkan perbedaan bangsa-bangsa ditanah djadjahan. la membangunkan agitasi jang sudah tua seperti: Chinese and dogs are not allowed". Ini adalah salah satu pepgaruh dari pendjadjaban. Tetapi kita pandang soal ini tidak perlu dibongkar bongkar lagi, oleh kare- pa sedjak permulaan tabun 1934 keadaan sudah berobah banjak. Prejudice atau purbasangka mulai kurang. Hitam-putih mulai mendekat. Sekarang di Amerika sendiri kaum buruh hitam dan putih sudah berdjalan bersata-sama dan bekerdja dalam satu pabrik, Djadi nagitasiabetween black and whiteTtidakiperlu dike- mukakan lagbUmumnjaperasaan cbauyinismesudab

mendjadi sangat kurang. Hanja masih tinggal sedikit sadjaodiantara anasir butdjuis ketjil. Kami tahu di Indonesia soal kebangsaan sudah tidak mendjadi soal lagi. Pada waktu revolusi dan kontra-revolusi, segolongan bangsa di Indonesia sama bersatu dan segolorgan lagi memisahkan dirinja. Tetapi selagi revolusi mendapat kemenangan, maka golongan bangsa bangsa iu berdjoang bersama sama. Mereka tidak memperdulikan apapuh djuga. Revolusi barus menang' l I Inilah sembojan jang ada pada mereka, Tetapi setelab kekalahan dan bahaja tengantjam pada- nja, mereka mulai berpetjah-belahi dan mereka lambat laun memisahkan diri. Dan mereka kembali kepada perasaan golonganoja. Di Indonesia sekarang inf ter- lihat golongan- bangsarbangsa itui berkumpul sebagai satu bangsa jang besar. Mereka berdjuang bersama-sama atas dasar kesatuan Bangsa dan atas dasar Patriotisme — tjinta kepada nusa dan bangsa. Sepandjang penge- tahuan kita di Indonesia perasaan jang schauvinistik" hampir lenjap sama sekali. Djadi kepada kawan-kawan jang baik, kita andjur- kan supaja mempeladjari: Marxism and the National and Colonial Question" (Marxisme dan soal Kebangsaan dan Tavah djadjahan), karangan Stalin., Meskipun Indonesia sekarang ini telah merdeka dan mendjadi satu, tetapi kita pandang soal bangsa dan golongan bangsa-baagsa itu masih perlu dipeladjari. Inilah kewadjiban studen-studen, ekonomis dan ahli-ahli penjelidik soal kebangsaan. VII. Dialectics. ARX dan Engels adalah ahli fikir dan ilmu- pengadjarannja meminta banjak fikiran. Marxisme adalah satu doctrine, jang hidup, jang senantiasa berdjalan terus, terus mendjadi tinggi— bukan dogma. Marx adalah ahli tialectics. Dengan dialectics Marx tidak hanja mengupas satu soal masjarakat dan satu tudjuan politik dunia sadja, akan tetapi terutama sekali dialectics itu digunakan untuk mengupas dan mendje- laskan soal-soal dalam pergerakan revolusioner

wet- wet atau hukum-bukum pertentangan. Kami pan- dang perlu. memberi sekadar penérangan tentang hukum-hukum dialectics. Apakah dialectics itoe? Dialectics adalah bukum pergojangan (Beweging), bukum gerak, ,hukum tegenstelling atau pertentangan. ialah hukum kemadjuannja masjarakat jang terdiri dari beberapa golongan. Dialectics adalah bukum segala gerak, gerak baik diluar (lahir), maupun didalam djalan pikinan maousia (bathin), semua itu terikat oleh bukum dialecties, bahwa hukum dialectics itu menentukan proses labir-melahirkan, proses terus-menerus atau ungkir-mengungkiri (Negasinja Negasi Negation of Negation). Dialectics ialah proses ganti-mengganti, robah- merobah, dari entjer mendjadi kental (beku) dan darl beku mendjadi eptjer, djadi dari kwantiteit mendjadi kwaliteit dan vice-versa atau sebaliknja. Inilah dialec- ticsnja kwantiteit. Dilain soal dialectics itu memeriksa hal-hal seperti dialectics biologi, dialectics botant (ilmu tumbuh- turbuhan) dan dialectics zoologi jang telah berdjuta- djuta abad terus-menerus lahir-melahirkan, ada-meoga- dakan, mendjadi dan rusak. Begitu djuga dialectics dalam alam, jaitu Natur Naturas atau Alam menga- lamkao, turun-temurun, tumbuh dan mati. Telah diketahui bahwa dalam masjarakat sosial hingga sekarang ini selalu ada pertentangan-pertentangan, antara jang memerintah dan jang terperintah, antara kapital dan burub, dan sebagainja. Djadi terang ada pertentangan, maka dalam hidup (orang hidup) djuga ada pertentaogap, suatu proses jang senantiasa mempertahankan hidup dan, merusak hidup sendiri, seperti dalam barang (benda) sendirik Dan selekasnja pertentangan itu berhenti, selekasnja djuga hidup itu sampai dipuntjaknja, sapai dibatasnja-orang mati. Seperti telah kami sebutkan diatas dialectics Marx itu chususnja digunakan untuk memandang djalannja gerakan revolusioner. Pemandangan jang djauh dari łantasi, djauh dari tjita-tjita, djauh dari taksiran dan

djauh lagi dialectics jaug, berdasarkan atas semangat adventure", avonturisme", etc. ete. Maka apabila orang mengakui kebenarannja dialectics dengan didasarkan atas semangat adventure" maka orang itu menjasarkan faham,dialectics. Dalam

Marxisme sangat terlarang adanja aliran opportunisme",

"putchisme". Kalau orang tidak berbati- hati menggunakan dialectics dan orang itu mendjalankan tindakan dengan fikiran jang, egoistik, jang ,tjampur-aduk", orang itu akan mendapat hasil seperti Napoleon jang telah

menderita rintangan dan tentangan dalam aksi jang

didjalankan di Eropah. Sebagaimana diketahui, kemudian Napoleon menderita beberapa kekalaban, oleh karena

ia telah menggunakan taktik Cavalery jang djungkir-

balik".

Orang jang menudju' kesesuatu tudjuan jang

tinggi" dan mendasarkan kehendaknja itu atas pe-

rasaan jang Ambitious", "Adventurous",maka orang

itu akan meogandaskan dirinja atas karang opportu-

nisme, atas karang kontra-dialectics. "spekulasi" Itulah lukisan orang jang menderita penjakit Untuk memperdalam pengetahuan tentang dialectics kami andjurkan kepada kawan-kawan jang ingio mempeladjari ilmu dialectics jang Marxistis supaja membatja dan memahamkan isi buku History of the Party of the Soviet Union (Bolsewik) (.Riwajat Partal Komunis Persatuan Soviet" (Bolsewik), bagian IV dari katja 97 sampai katja 143. Bagian ini mengenai soal dialectics jang ditulis oleh Stalin dengan tjara begitu mudah dan populer, hingga ilmu dialectics jang begitu. sulit dapat dengan mudah dipahamkan. Djadi djikalau masih ada orang jang bertanja:

  1. Apakah fikiran dan keinsjafan itu?
  2. Dan dari manakah datangnja?e
    Kami kira telah terang bahwa kedua-duanja itu adalah buab otak manusia sedang orang sendiri adalah buahnja alam, alam jang bergerak madju bersama-sama

dengan djalannja keadaan sekelilingnja. Djadi boleh

diartikan bahwa buah otak manusia itu pada Analysis

jang penghabisan ialah djuga buahnja alam — kedua-

duanja tidak menentang bahagian jang lain dari alam.

tetapi keduaduanja itu bekerdja bersama-sama.

Inilah pémandangan kami atas dasar materialistik. VIII, Perkara Tahun 1926. EPERTI jang sudah-sudah Tan Malaka memberi be- berapa alasan untuk membenarkan pendirianoja dalam Perkara Tahun 1926", Alasan-alasan itu tidak memberi penerangan dan pendjelasan dalam teori revolusi Se bahagian besar dari alasan-alasau itu digunakan untuk membenarkan pendiriannja. la menjebut dirinja sebagai orang jang ber-mandat", jang dibenumd", jang ber- kuasa' Dengan mengadakan. dan mengutip alasan" jang tidak berguna, ja melanggar hukuo bekerdja bawah tanah", la menjebut nama internasionale: orang jang sematjam ini sama sekali tidak. mengerti kedudukan internasionale dimata imperialisme. Dengan memudji diri dan memperlihatkan kekuasaannja, ia insjaf atau tidak insjaf telah membuka rabasia Partai dan memberisen djata kepada musub untuk menuduh bahwa internasionale membantu pergerakan revolusioner dinegeri-negeri djadjahan. Kami tidak dapat menerangkan hal ini de ngan pandjang lebar. lni adalah provokäsi- provokasi jang dittjapkan oleh oradg jang mentiari pudjian. Orang harus mengerti apakah artinja Orgahisasí Besar ini kalau ditindjau o'eh mata imperialisme. Orang meogaduk-aduk putusan Prambanan dan lain-lain putusan jang diambil oleh Partai. Kami kira lebih baik dan bergunā kalau orang itu bisa memberi pemandangan jang teoritis jang meninggikan teori revolusi, supaja orang bisa menarik kesimpulan jang Marxistis tentang salahs dan benaroja djalan revolusi ditahun 1926. Tjerita dan alasan jany disiar-siarkan dalam Thesis" itu tidak ada harganja bagi teoriateori revolusioner

Pemandangan-pemandangan itu ialah pemandangan burdjuis ketjil. Seperti djuga di Eropah, Kautsky, mentjela basil revolusi Oktober. la berkata:Revolusi Oktober salah, revolusi Oktober bukan revolusi jang didjaankan menurut peladjaran Marx." Disini orang bisa tahu siapakah Kautsky itu. Revolusi jang berhasil ditjela, apalagi revolusi jang kandas, umpamanja're- volusí-revolusi di Rusia ditabun -1905 dan 1907. Sebagai Kautsky, di Indopesiapun ada satu dua ahli teori burdjuis:/jang mentjela kandasnjabrevolusi pada tabun

  1. Apa-lagi revolusi, jang kandas, sedang revolusi jang berbasil toch ditjela djuga oleh pendekar Sosial Demókrat Batjalah bukunja Lenin jäng bertitel Kautsky the Renegade" (Kautsky seorang pengchianat). Satu pertanjaan : Bagaimanakah sikap Tan Malaka dalam revolusi sekarang: apakah banja mentjela -tjela revolusi sadja?" Menurut watak dan tjara-tjara memikir orang revolusioner, tiap- tiap revolusi, besar maupun ketjil harus dianalisir dan dikritik, mentjari sebab -sebab ekonomz jang memaksa Rakjat melakukan revolusi. Sebab kerusakan ekonomi, sebab kekatjauan ekonomi umum dalam suatu negeri bisa mendorong Rakjat ber- gerak melawan tindasan dan keberatan hidup. Lain dari pada itu kewadjiban orang revolusioner, apabila suatu revolusi itu lakáa dimulai atau telah ber djalao, sedapat-dapatnja harus memberi pimpinan agar supaja mendapat kemenangan; atau kalau akan mendapat kekalahan revolusi itu. harus. dipimpin djuga, supajasrevolusi itu dapat diundur dengan djalan jang rapih dan- teratur, Berhasillatau kandas, apabila suatu revolusiiitu telah mulai, revolusi itu harus tetapimen- dapat pimpinan, dan sebaliknja, tidak boleh revolusi itu dihalang-halangi atau dipotong-potong seperti telah kedjadian di ladonesia pada tahun 1926 di Djawa dan tahun 1927 di Sumatera. Haluan jang reaksioner ini menghalang balangi petjahnja révolusi edi Indonesia dalam satu masa.n Timbulaja revolusiserentak bisa melembekkan sebahagian kekuatan musuhimpe-
    -29

rialisme Belanda pada saat itu. Memotong djalannja

revolusi itu berarti memberi kesempatan kepada musub

revolusi membagi- bagi kekuatannja untuk memetjah kekuatan revolusi. Perbuatan kontra- revolusioner ini merugikan djalannja revolusi damenjokong pada

musuh-musuh revolusi.a Orang belum puas memudji dirinja. la lebih lan-

djut lagi berkata: Pertjajalah bahwa sedjarah lndonesia ada disebelah saja" lni pudjian tjukup untuk

mengukur deradjat dan kesenangan Tan Malaka. REVOLUSI 1926 DI INDONESIA. Revolusi 1926 adalah suatu kedjadian jang penting dalam sedjarah perdjoangan kemerdekaan lndonesia. Revolusi jáng pertama jang petjah pada tahun 1926 jalah pelopornja revolusi-revolusi ditanah-tanah djadjah-

an dilautan Pasific. Di Indo-China pada tahun 1927, jang kedua. Kedjadian-kedjadian di Burma pada tahuo

1926/1927 ialah jang ketiga.

Sebelum timbuloja krisis dunia pada 1929 — krisis

kapitalis jang sehebat-hebatnja jang belum pernah terdjadi dalam kapitalisme-imperialisme gelombang krisis itu telah mulai menjerang ekonomi kapitalisme di- negeri djadjaban. Penarikan kembali duurtetoeslag pengurangan upah kaum kerdja, pemandjangan waktu bekerdja dan penaikan beberapa djenis padjak dan bea dan permulaan mengurangi Staatsbegroting diseluruh tjabang-tjabang perekomian di Indonesia, itu semua sangat merusak lagi penghidupan Rakjat di Indonesia seluruhoja. Krisis-krisis itu ialah akibatoja peperangan imperialisme pada tahun 1914—1918. Telah beberapa kali Guber- nur-Djenderal menerangkan dihadapan Volksraad ada- nja kekatjauan ekonomi di Indopesia dan telab memerin- tahkan pada sekalian pembesar-pembesar Departementen supaja segera mengurangi belandja Negeri dan meng. hemat segala barta benda pemerintahan Belanda di 05e Indonesia. Pada tahun 1926/1927 hampir seluruh duoia di- timpah krisis ketjuali Djepang dan Amerika jang men- dapat keuntungan dari peperangan jang kesatu, sehing-

ga penghidupan kaum kerdja ada sedikit ringan

buat sementara waktu. Tetapi kemudian, bahkan Amerika sendiripun, meńdapat djuga tabrakan jang maha hebat dari krisis dunia pada tahun 1929. Tidak sadja ekonomi Amerika umumnja akan tetapi bank- sistim dan lain-lain organisasi keuangan jaug telah ter- atur sebaik-baiknja menurut faham abli ekonomi bur- djuis, telah gontjang oleh antjaman Krisis Ekonomi Dunia. Pada pertengahan tahun 1926 di London telah petjah pemogokan umumThe General Strike in Eng- land jang menggontjangkan perekonomian negara. Di India telah timbul beberapa pemogokan-pemogokan kaum kerdja, umumnja di pabrik-pabrik tenun di Bombay dan Calcuttà menuntut naiknja upah dan kurangnja djam bekerdja. Di Indo-China telah timbul beberapa massa-aksi dari pihak kaum pekerdja dan terutama dari pihak kaum tani jang menuntut turunnja padjak dan laja-lain bea. Massa -aksi revolusioner di Indo-China telah terkenal dalam riwajat revolusi di lautan Pasific dan telab memakan korban gantungan da kalangan tani dan buruh. Di Indonesia telah terdjadi beberapa pemogokan besar dan ketjil (kereta api 1923 dan lain-lain, pemogokan umum). Djadi revolusi di Indonesia, ialah revolusi jang pertama di negeri-negeri Pasific. revolusi jang menentang landjutnja kerusakan ekonomi dari seluruh penduduk, revolusi jaog menentang tindasan imperialisme Belanda atas penghidupan kaum pekerdja dan revolusi jang telah mendjadi permulaan dan pengadjaran. bagi tani dan buruh revolusioner dalam perdjoangaonja terhadap imperialisme. Revolusı di Indonesia pada tabun 1926 adalah revolusí jang membuka djalan pertama menudju ke Kemerdekaan Indonesia. Pengalaman revolusi itu telah memberi pengadjaran dan meninggikan deradjat teori perdjoangan kaum proletar di Indonesia, dan hasil pengadjaran dani peagalaman revolusi 1926 itu telah terbukti dalam kemenangannja revolúsi nasional di Indonesia spada masa inistramigaibut xsdiq dalo aisoa

3f

Begitulah tjeranja orang Marxist memandang suatu revolusi menganalisir tidak sadja sebab -sebab politik, akan tetapi terutama menganalisir sebab-sebab ekono mi jang mendjadi dasar timbulnja revolusi-revolusí di dunia umum. Djadi djuru penjelidik revolusi diIndonesia tidak seharusnja banja memeriksa matérial untuk membenar- kan atau mempersalahkan djalannja revolusi di Indó nesia jang timbul dari kehendak satu dua orang sadja atau sebab-sebab dari putusan rapat-rapat di tjandi itu atau di tjandi ini. Bagi keperluan riwajat revolusi: dan ahalysis revolusi, tanggal dato, tempat rapat, laporan satu dua órang kepada si Anu, semua itu tidak berguna dan tidak berarti apa-apa. ltu semua tidak memberi arti apa-apa hagi analysis politik dan ekonominja sesuatu revolusi. Pada tahun 1905 revolusi di Rusia telah kandas. Apa sebabnja? Petjahnja revolusi tabun 1905 itu disebabkan oleh krisis ekonom di Rusia lantaran kekalaban perang dengan Diepang. Seperti djuga pemerintahan Belanda, pemerintahan Tsar adalah sangat reaksioner menindas Rakjat.Rus dengan.sawenang-wenang. Kekandasan revolusi 1905 itu disebabkan oleh karena kaum tani tidak mengambil bahagian jang aktif dalam perdjoangan revolusioner, dan kaum tani itu séba- bagian masih menarub kepertjajaan kepada Tsar Djuga kesalahan ini ada pada revolusi kita dalam tahun 1926, dimana sebabagian dari kaum tani belum teratúr dan sembojan revolusi jang diberikan pada kaum tani tidak terang dan tidak tjukup sehingga tidak menarik sebahagian besar dari kaum tani. Sebab itu sebahagian dari kaum tani tinggal passif dan ada sebahagian jang menjokong fibak kontra-revolusi. Terapi bagaimanapun djuga, revolusi 1926 di Io- donesia akan lebih bebat menghantam imperialisme. lebih hebat mergatjaukan kekuatan imperialisme Belanda. djika revolusi itu tidak dipotong-potong, tidak disabotir oleh pihak indisplinairen. Betapa tidak akan

lebih hebat, betapa tidak akan lebih besar effect dan pengaruhnja djika diingat, bahwa revolusi 1926 jang tidak sepenubnja didjalankan itu sadja sudah mendapat sambutan begitu hangat dinegeri-negeri tetangga. Di Indo-China dengan massa-aksi kaum tani dan buruh, di Birma dan !ndia dengan pemogokan-pemogokan kaum kerdjanja, dan sebagainja. Ternjatalah pada kita, bahwa revolusi tahun 1926 di Indonesia mendjadi pelopor revolusi di Pacific jang disebabkan oleh adanja kerusakan dan krisis kapi- talisme. Menurut wet Dialectics tidak ada sesuatu barang- pun jang "absolute", pasir, angin-pun tidak absolute" tetapi relative". Revolusi bukan kehendak atau perbuatan seseorang, Revolusi tidak tergantoeng pada kehendak atau nafsu seseorang. la meluap dari batas garis tindasan orang atas orang lain. Barang apakah jang tergantuog pada nafsu seseorang? Tahun 1926, ialah sinar, dan dengan sinar ini Sedjarah Tanah Air kita mulai bertjahaja! Oleh karena Perkara tahun 1926 mas:h sering di gugat-gugat orang, maka oleh sebab kebanjakan kawan- kawan sudah meninggal dunia, maka kami berdua— Muso, Alimin-jang menanggung djawab atas segala- galanja. Segui il tuo corso, e lascia dir le genti.*)

A.
IX, Partai Komunis. APAKAH Partai Komunis? Partai Komunis ialah Partai baru, Partainja Lenin dan Stalin. Partai Komunis ialah Partai Proletar jang revolusioner jang mendjadi penundjuk perdjoangan kasta Proletar dan lain-lain kaum kerdja (avanguard of the guiding forces), ) Teruskanlah djalanmu, djanganlah perduli orang mengo- mel. (Dante)

Partai Komunis menudju kepembentukan masjarakat Sosialis. Sesuai dengan masanja, kami lebih dahulu mementingkan penjelesaian Revolusi Nasional. Partai Komunis menerima anggauta-anggauta baru jang djudjur, jang berani, jang militant, menerima kaum kerdja jang sadar akan kastanja dan djuga menerima golongan-golongan lain dari lapisan masjarakat. Partai Komunis mendjalankan pimpinan jang revolusioner dan jang taktis-teoritis. Anggauta Partai Komunis harus tunduk pada disiplin dan harus memper- tahankan Demokrasi revolusioner, jaitu Demokrasi-Centralisme. Tiap-tiap anggauta sangat diwadjibkan beladjar Marxisme dan Leninisme dan ilmu-pengeta- huan lain jang berhubungan dengan perdjoangan revolusioner. Tiap-tiap anggauta harus tunduk dan mendjalankan hukum-hukum jang termuat dalam pro- gram dan undang-undang Partai. Tiap-tiap anggauta harus bekerdja dan berbuat banjak bagi Partai, me- ngundjungi rapat-rapat Partai dan tiap-tiap anggauta diwadjibkan mengambil bahagian dalam pekerdjaan Partai sebanjak-banjaknja. Apakah kewadjiban Partai jang pertama? Menolak dan menentang àkan adanja bahaja pe- rang jang ketiga. Membantu Pemerintah Nasional dan memperkuat Persatuan Nasional dan bersama-sama dengan itu mendidik dan memperkuat pergerakan kaum buruh dan kaum tani. Menentang sekalian aliran reaksioner, aliran op- portunisme dan aliran lain-lain dalam perdjoangan kaum kerdja. Mendjalankan agitasi dar propaganda dikalangan Rakjat-banjak untuk memperkuat persendjataan dan kekuatan militer Pemerintah Nasional. Menggiatkan pemuda revolusioner, buruh, tani dan intelektuil sebagai dasar dan djaminan tegak berdirinja Republik. Mendjalankan massa-agitasi diseluruh lapisan Rakjat guna persatuan nasional, guna mendjalankan pekerdjaan revolusioner. Inilah kewadjiban Partai Komunis jang terpenting dalam Revolusi Nasional

X. Sosialisme.

INDONESIA ramai dibitjarakan tentang

D1 soal pembentukan Sosialisme. Lebih lama lagi soal ini telah dibitjarakan dinegeri Tiongkok dan djuga di beberapa negeri di Barat. Sesungguhnja kalau suatu negeri telah berhasil menjelesaikan revolusi dan negeri itu telah mendjadi merdeka dari genggaman pendjadjahan, maka kalau sebagian besar dari penduduk dinegeri itu ingin membentuk satu masjarakat sosialis, keinginan itu memang mungkin dan bisa ditjapai. Inilah keinginan dan kewadjiban manusia jang pertama dan jang berat serta jang makan banjak tempo. Sebagai perbandingan, kami kira ada perlunja di berikan sekadar gambaran dan pemandangan bagaimana Rusia berhasil membentuk Sosialisme didalam satu negeri. Pada tabun 1913 Lenin menulis dalam Pravda" dengan bertitel How to increase per Capita con- sumption in Russia". (Bagaimana tjara memperbanjak konsumsi — makanan — bagi tiap-tiap orang di Rusia). Lebih landjut lagi Lenin menoelis, bahwa Rusia pada waktu itu adalah negeri jang terbelakang, jang miskin dan orang-orangnja masih setengah biadab. Dalam alat pembikinan barang-barang masih sangat terbelakang; empat kali lipat daripada Inggeris, lima kali daripada Djerman dan sepuluh kali daripada Amerika. Begitulah keadaan pada waktu Rusia baru sadja terlepas dari genggaman Tsar. Revolusi' Oktober tahun 1917 di Rusia menang. Ialah Revolusi Proletar jang pertama berhasil baik dan disinilah dimulai pembentukan masjarakat sosialis suatu transasi langsung dari Kapitalisme ke Sosialisme. Masjarakat sosialis ialah Das Reich der Zukunft" ialah Dunia Pengharapan". Rusia adalah satu negeri jang besar, 6 dari dunia. Di Rusia terdapat bahan- bahan tambang dan pelikan jang memberi kemungkinan untuk mengadakan perindustrian jang mendjadi salah satu dasar daripada pembentukan masjarakat sosialis. Selain daripada mas,

kaju dan bahan-bahan jang terdapat dari alam, maka di Rusia terdapat bahan jang terpenting untuk pem. bangunan masjarakat sosialis ialah: batubara, minjak, besi dan badja. Rusia negeri jang besar, penduduknja banjak, dan letaknja negeri itu djauh dari Amerika, djauh dari Inggeris, dan hanja Djermanlah jang men- pada djadi tetangganja, jang tidak aman bagi Rusia waktu permulaan pembentukan masjarakat sosialis. Reatjana ini dimulai kira-kira pada tahun 1928. Pada masa itu dengan segera pemerintahan Soviet seluas-luasoja. membikin plan. — membikin rentjana ekonomi jang Mula-mula pemerintahan segera menguasai segala alat-alat pembikinan barang. Bersama- sama itu pemerintahan mengorganisir lain-lain ekonomi seperti: kooperasi, Soviet ekonomi, kolektif ekonomi dan lain lain organisasi jang sementara waktu mendjadi badan- badan bantuan untuk mendjalankan rantjangan- ran- tjangan Soviet jang besar. Mula-mula organisasi-organisasi itu berdjalan dengan tidak mudah, mereka men- dapat beberapa rintangan dari anasir burdjuis ketjil jang masih ketinggalan di Rusia pada masa itu Di kota-kota besar organisasi itu berdjalan lantjar dari-pada dikota-kota ketjil atau didesa-desa. Bersama dengan djalannja organisasi-organisasi itu pemerintahan Soviet mengorganisir segala kekuatan jang ada pada massa —jang ada pada Rakjat djelata dan mengadakan agitasi dan propaganda serta mene- rangkan pada Rakjat umum, maksud dan tudjuan rentjana Soviet itu. Hasil propaganda itu membawa banjak perobahan jang sangat penting. Perhubungan buruh dan tani mendjadi erat, persaudaraan antara bangsa dan golongan bangsa-bangsa mendjadi amikal dan sebagian penduduk negeri Soviet bekerdja bertam- bah radjin dan insjaf kepada kewadjibannja masing- masing. Kaum intelektuil mendekat pada massa dan massa mentjintai golongan intelektuil. Rakjat umum kemauan sendiri. mendjadi gembira, membantu dan bekerdja radjin atas

Dengan segera pemerintah mengatur pembikinan alat-alat jang membikin barang-barang, membeli atau membikin mesin-mesin jang penting bagi keperluan pembangunan ekonomi sosialis dan meng-rekonstruir mesin-mesin jang telah ada, menjewa dan_ mempergu- nakan ahli tehnik dari luar negeri, pendeknja semua tenaga dan akan digunakan untuk mewudjutkan mesin-mesin jang langsung perlu bagi perekonomian modern. Setelah itu dimulai, lalu membentuk pegawai-pegawai — kader-kader — kader-tehnik dan kader lain jang berhubungan dengan perekonomian Soviet. Perlu. di- katakan, bahwa dalam riwajat rentjana Lima Tahun dinegeri Soviet, bahwa dengan bantuan Stalin, jang mengadakan pendidikan kader-kader itu telah berhasil dalam waktu jang sependek-pendeknja. Maka kader-kader dan tehnik itu ialah dasar jang pertama untuk pembangunan masjarakat sosialis — masjarakat modern. Pembentukan masjarakat sosialis di Rusia menga- lami banjak rintangan. Pada waktu djalannja pembangunan Sosialisme di Rusia, negeri-negeri imperialis besar ketjil amat tjemburu dan menentang sekali. Negeri-negeri itu mengeritik Soviet, menghina-hina dan membusukkan, mergadakan anti propaganda dengan press kampanje, menjinggung-njinggung semua hal jang mengenai pembangunan masjarakat Sosialis. Dengan segala daja upaja mereka mengadakan sabotase dan memboikot perekonomian Soviet, dengan mengi- rimkan sepion kedalam negeri untuk merusak mesin-mesin, pendek kata mereka mengbalang-halangi dengan berbagai djalan untuk mentjegah terlaksananja rentjana-rentjana Soviet itu. Setelah selesai peperangan dunia ke I, setelah menangnja revolusi di negeri Rusia, negeri-negeri Inggeris, Djerman, jang terutama Inggeris mengantjam- antjam hendak menjerang pada Soviet Rusia di Timur djaub. Rintangan-rintangan ini memakan banjak tenaga dan biaja jang sangat melambatkan djalannja rentjana Soviet. Pembentukan sesuatu masjarakat sosialis itu dipan- dang oleh imperialisme sebagai antjaman jang sangat berbahaja terhadap masjarakat kapitalis.

Sosialisme ialah suatu masjarakat jang berlaku dengan tidak menggunakan modal. Dalam masjarakat ini orang dilarang menggunakan tenaga orang lain. Orang merdeka, semua orang bekerdja bagi keper- luannja semua orang, djadi tidak segolongan orang ini bekerdja buat golongan lain. Buat sementara waktu. pada permulaan Sosialisme, masjarakat ini masih menggunakan aturan Negara (Staat), akan tetapi alat-alat negera Sosialisme itu tidak berlaku seperti alat-alat Negara jang memerintah, akan tetapi bersifat mendidik penduduk masjarakat sosialis itu supaja keradjinan dan kehendak untuk bekerdja mendjadi tinggi. Dan sebaliknja alat-alat negara itu di amat-amati oleh seluruh penduduk masjarakat itu. Sosialisme ialah masjarəkat jang menudju kepada penam. bahan senantiasa kesedjahteraan penduduk masjarakat itu. Setelah terbentuknia Sosialisme dinegeri Soviet, maka ternjatatah, bahwa sesuatu masjarakat jang sematjam itu dapat dan mungkin diselenggarakan dimana djugapun. Lebih mudah lagi menjelenggarakan Sosialis. me disatu negeri besar dimana telah berada dasar dan sjarat-sjarat jang perlu untuk mendjadi dasarnja masjarakat sosialis. Umpamanja di Inggeris, di Djerman, di Amerika dan djuga mungkin di Djepang. Oleh karena negeri-negeri tersebut telah tersedia alat-alat jang baik untuk memulai mendirikan rumah tangga sosialis. Dinegeri-negeri tersebut telah tersedia banjak mesin-mesin perindustrian berat atau perindustrian jang penting dan disitu telah banjak kaum kerdja jang telah pandai melakukan alat-alat modern itu, djadi dengan mudah membentuk masjarakat sosialis. Seperti telah di terangkan diatas, bahwa kader-kader dan tehnik itu adalah salah satu sjarat jang pertama untuk mempertjepat penjelenggaraan Sosialisme. Ini tidak berarti, bahwa negeri-negeri jang terbelakang, seperti Tiong- kok, India atau Indonesia tidak mungkin membentuk Sosialsm. Tidak sadja mungkin akan tetapi bisa. Tetapi Sosialisme sematjam itu akan berdjalan lambat se-

kali dan tidak mudah mengubah atau mengganti keadaan jang sudah-sudah dan apalagi untuk bersaingan, menjusul atau memburu keadaan-keadaan jang ada dalam masjarakat kapitalis, dengan jang tidak berda- sar atas mesin-mesin dan alat industri jang modern. Lain dari pada itu selama didunia masih banjak negeri-negeri kapitalis dan masih kuat, maka penjelenggaraan suatu masjarakat sosialis dinegeri-negeri jang letaknja berdekatan dengan negeri kapitalis dan jang kekuatan kapital raksasanja masih besar, jang mengontrol sebahagian besar ekonomi negeri lain, maka penjelenggaraan itu tidak mudah didjalankan. Per- tentangan antara sistim Sosialisme dan sistim kapitalisme itu selama Kapitalisme masih kuat, selamazja ia merintangi adanja pembentukan masjarakat Sosialis. Rintangan itu didjalankan keras dan kedjam, dengan terang- terangan dan dengan tjara gelap. Rintangan-rintangan dan sabotase seperti jang telah dilakukan terhadap Soviet Rusia pada permu- laannja dan masih terlihat perbuatan sematjam itu akan dilakukan pula dan akan lebih kedjam daripada jang sudah-sudah. Lebih banjak djumlahnja negeri-negeri sosialis lebih tjepat mendjadi lembeknja kapitalisme dan lembeknja kapitalisme dapat memudahkan kemungkinan penjelenggaraan masjarakat sosialis. Selama kapitalisme masih kuat. negeri -negeri disekitar Pacific jang hanja baru melepaskan dirinja dari genggaman negeri-negeri pendjadjah negeri-negeri merdeka itu sebaik-baiknja berdjalan dan berlaku buat sementara waktu, lebih koerang bersama-sama, disamping kanan kirinja peraturan kemodalan dan bersama-sama negeri itu haruslah mengurangi dan menghindarkan diri dari peraturan-peraturan ekonomi jang bertentangan, sambil meninggikan dan menambah penghasilan nasional jang langsung bagi keperluan Rakjat dan mempertjepat peraturan ekonomi jang mempertjepat tingginja kesedjahteraan dan kultur seluruh penduduk. Inilah kewadjiban jang pertama, jang berat dan jang terpenting.

XI, Progressif Ekonomi Nasional (P. E, N.). UAH revolusi nasional di Indonesia dalam satu Bsetengah tahun ini telah merobah sistim politik ekonomi Negara. Banjak atau sedikitnja perobaban sematjam ini telah mempengaroehi politik internasional. Pada waktu pembangunan Negara soal jang terpenting ialah soal Ekonomi — soal ekonomilah jang mendjadi dasar politik kami. Ekonomi Indonesia dalam keadaan rusak. Keru- sakan itu ditambah pula dengan krisis dan peperangan dunia, akan tetapi meskipun begitu Pemerintah telah pandai mengatasi beberapa kesulitan dan lambat laun ekonomi nasional mulai madju. Sekarang timbul pertanjaan: Perekonomian ma- nakah jang harus didjalankan?" Mula-mula harus diketahui berapa banjaknja perusahaan-perusahaan jang telah mendjadi hak milik Negara perusahaan tanah dan perusahaan industri besar ketjil. Selain daripada perusahaan-perusahaan Negara kami harus sedapat-dapatnja menambah djum- lah jang telah ada dengan djalan mengoper beberapa perusähaan jang sekiranja dapat dibeli atau dipindjam dengan bajaran angsuran (obligasi nasional dan lain-lain pindjaman Negara). Soal jang terpenting ialah: Pemerintah harus mempunjai satu-dua perusahaan besar jang mendjadi dasar dan djaminan bagi sebahagian ekonomi nasional. Pertama-kali memperbaiki dan memodernisir alat- alat pembikinan barang. Untuk menjempurnakan pembangunan Negara sebahagian besar dari Rakjat harus mendapat didikan jang bersemangat entusiasme giat dan radjin bekerdja — dan bersama-sama itu menguatkan disiplin kerdja", disiplin seluruh tenaga kerdja dalam masjarakat dan mengontrol sebaik-baiknja segala rentjana dan hasil pekerdjaan, mengadakau pilihan personil, mengadakan pilihan lain-lain pegawai atau kader-kader dalam perusahaap dan pilihan alat- alat Negara. Pemerintah harus senantiasa mentjari

djalan untuk meninggikan produksi dan mendjalankan agitasi-propaganda jang disertai semangat Kompetisi nasional" saingan atau perlombaan memperbanjak produksi, perlombaan memperbanjak pembikinan barang lebih banjak lagi daripada jang sudah-sudah untuk memperluas kemakmuran Rakjat. Perusahaan tekstil dan lain pertenunan barus di perbanjak dan penghasilan kapuk harus diperluas. Untuk mewúdjutkan rantjangan Progressif Ekonomi Nasional harus dirantjang program Agrikola jang menambah banjaknja hasil bumi dari seluruh perusahaan Agrikola, salah satu urat ekonomi jang terpenting dalam ekonomi nasional (gula, teh, kopi, tjoklat, tapio- ka, getah, kopra, tembako, kina dan lain-lain). Ber- hubung dengan rentjana Negara ini pertama-tama Pemerintah berlaku sebagai satu-satunja pemimpin Ekonomi nasional, maka untuk mengharap hasil rentjana itu harus diperhatikan hidupnja dua golongan jang terbesar dalam masjarakat, jang mendjadi dasar ekonomi masjarakat kita.

  1. Meninggikan dan menambah penghasilan kaum tani tiap-tiap tahun dari 10 hingga 20 pCt. (mem- bantu kaum tani dengan memberipindjaman alat- alat pertanian modern). Perubahan dan moderni- sasi masjarakat feodal berarti satu revolusi dalam pertanian jang hingga sekarang belum pernah kedjadian dinegeri-negeri djadjahan meski dinegeri Djepang sekalipun dimana tehnik telah memuntjak.
  2. Upah dan penghidupan kaum kerdja harus diper- tinggikan 20 hingga 30 pCt. Perbaikan nasib kaum kerdja mendorong kegiatan bekerdja jang berarti menambah produksi. Djuga Hortikultur (kubis, kentang dan lain-lain, sajuran serta buah-buahan) harus diperbaiki dan di- perbesar. Dilapangan Perternakan segera diadakan pemilih- an bibit jang baik dan mengadakan kawin-tjampuran antara berbagai djenis binatang agar kita lekas dapat binatang ternak jang baik dan lekas berkembang- biak (kuda Australi, sapi benggala, ajam leghorn dan lain-lain).

Bersama-sama dengan madjunja Ekonomi nasional harus djuga diperhatikan alat-alat Perhubungan jang memudahkan transport antara distrik -distrik dan afdeling-afdeling, antara desa dan kota supaja tempat- tempat jang ketjil itu mendapat alat-alat pengangkutan dan lain-lain kendaraan jang praktis, misalnja: trem-trem ketjil, truk dan lain-lain kendaraan jang lambat laun akan menggantikan gerobak dan tjikar. Kereta api, listrik, trem dan lain-lain barus mendjadi hak milik Negara. Inilah Progressif Ekonomi Nasional dalam transa- si Negara feodal kemasjarakat jang progressif jang mendjadi tinggi dan modern. XII. Usul Kami. ERHUBUNG dengan pentingnja Pertahanan Ne- B gara, Partai mengusulkan:

  1. Reorganisasi seluruh tenaga dan kekuatan bersendjata, djuga termasoek bagian kepulisian: semua tenaga dan kekuatan bersendjata harus bekerdja dengan aktif dan rationeel; verbrudering dan mempererat persahabatan antara seluruh tenaga dan kekuatan bersendjata atas dasar mentjintai nusa dan bangsa — atas semangat pa- triotisme revolusioner.
  2. Menuntut bantuan pemerintah memperluaskan agi- tasi dan propaganda menginsjafkan kaum kerdja dan seluruh lapisan tani miskin jang hanja mulai sedar pada hidup politik.
  3. Membentuk pegawai-pegawai atau kader-kader reserve untuk gantinja pegawai-pegawai tua dan dengan segera menghapuskan pegawai-pegawai jang rudimenter dan menghapuskan burokrasi.
  4. Mempertahankan Demokrasi revolusioner.
  5. Perobahan gadji pegawai negeri tidak boleh melebihi daripada gadji atau upah dari seorang buruh jang tjakap bekerdja (wage of a competent wor- ker) Perobahan gadji harus dilakukan dari atas ke- bawah.
  6. Kewadjiban kami jang pertama ialah: Tidak me- ngumumkan pembentukan masjarakat sosialis", tapi mempersatukan produksi sosial dan pembagian barang-barang itu dikuasai oleh Pemerintah nasional dan dikontrol oleh badan-badan pekerdja jang ter- tinggi. Partai Proletariat jang revolusioner tidak bisa me- ngizinkan Partai Komunis mempropagandakan ter- selenggaranja Sosialisme dalam satu negeri dimana sebagian besar dari penduduknja masih terdiri dari tani pertengahan dan dimana sebagian dari penduduknja belum merasa perlu meneruskan dja- lannja revolusi sosialis.
  7. Program Agrikola (Agrarian Programme) harus di pusatkan dalam satu kekuasaan jang dipimpin oleh salah satu badan Eksekutif Pemerintah.
  8. Menambah wakil-wakil buruh dan tani dalam pe- merintahan negara.
    Joop Morriën Amsterdam

ISI KITAB.

I. Penerangan. Revolusi di Indonesia. III. Thesis". IV. Tuduhan Trotzkisme.
V.Soal Lama. VI. Sekadar soal Kebangsaan. VII. Dialectics. VIII. Perkara Tahun 1926. IX. Partai Komunis.
X. Sosialisme. XI. Progressif Ekonomi Nasional (P. E. N.). XII. Usul Kami.

ISI KITAB.

I.Penerangan. II.Revolusi di Indonesia. III. "Thesis". IV. Tuduhan Trotzkisme.
V.Soal Lama. VI. Sekadar soal Kebangsaan. VII. Dialectics. VIII. Perkara Tahun 1926. IX. Partai Komunis.
X. Sosialisme. XI. Progressif Ekonomi Nasional (P. E. N.). XII. Usul Kami.

DIVISI IV.