Baca PDF (OCR): PKI dan KNI Pusat

23 halaman · 23 halaman diproses dengan OCR· 69566 ms

Daftar isi
  1. Bro 3299/1
  2. POERSATTULES
  3. PKIDAN
  4. KNIPUSAT
  5. ISI KITAB
  6. 4. Program Pembelaan dan Pembangunan Nasional
  7. Joop Morriên
  8. P.K.I. DAN PARLEMENTERISME
  9. Agaknja sudah djelas, djika dipeladjari perdjo-
  10. Sambutan Terhadap Beleid Pemerintah
  11. anti-pemogokan. Tidak dapat kita mendirikan Po-
  12. BARTAI KOMUNIS
  13. Promotor"Persatuan Nasional.
  14. Tadi kawan saja Maruto Darusman telah me-
  15. 6 djakan program nasional jang terang.
  16. Birma jang memulai dan mengorganisir, se-
  17. Ada sifat jang melekat kepada revolusi nasional
  18. III, supaja bisa meienjapkan saingannja imperialis
  19. kalan disemuttendpatiempatidádania ndan
  20. dari Rakjat tanah djaajahánb asal sadja
  21. afuggris sésudah perang dunia kell men-
  22. djadi sdngat lebih lemah daripada dahulu. Didalam negeri kékuatan menentang reak-
  23. Hutangnja makin lama makin banjak, dan
  24. dari Amerika. Hutang jang dipindjamnja dari Amierika mendjadi beban jang sangat
  25. didunia. Karena itu Inggris mengembalikan
  26. ertama Perselisihan dengan negeri, imperialis
  27. Kedua : Perselisihan dengan Soviet-Unie, karena
  28. sendiri memakai rol "arbiter".
  29. itu sekarang timbullah dua soal jang harus kita hadapi:
  30. 1. Sampai kemana Belanda jang kekuatannja
  31. dapat bantuan dari Inggris dan Amerika
  32. PROGRAM PEMBELAAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL.
  33. rakat kita, memperkuat tenaga kita, sehingga
  34. PEMBANGUNAN NASIONAL ini kepada sau
  35. I. PEMERINTAHAN.
  36. 1. Memperkuat Tentara kearah Volksleger"
  37. 8. Menjelenggarakan pendidikan-pendidikan jang
  38. perlu digaris depan dan didaerah-daerah per-
  39. 1. Memperhebat tindakan-tindakan jang tegas ter-
  40. Menjelenggarakan peraturan-peraturan jang
  41. memperbaiki techniek produksi pertanian me-
  42. nurut usul usul B.T.i. d. Pemerintah memberi anugerah, premie dll.
  43. kepada pekerdja jang giat bekerdja.
  44. 1. merantjangkan perumahan untuk mentjukupi
  45. rumah, terutama dikampung-kampung, teris.
  46. keperluan daerah-daerah jang kekurangan-
  47. X. KEUANGAN DAN POLITIEK PADJAK.
  48. Adakanlah di INDONESIA sebanjak-banjaknja
  49. menjusun leerplan jang sesuai dengan djiwa-
  50. kader-kader: Marxis dan Komunis. Orang-orang
  51. ini baik dan berguna untuk masjarakat jang
  52. 10. Mengadakan pendidikan dan pengadjaran
  53. Penerbit: Administrasi Mingguan
  54. Perti: Makmyr" Solo 351-10.47

Bro 3299/1

POERSATTULES

PKIDAN

KNIPUSAT

ISI KITAB

  1. Ringkasan Pedato Sdr D. N. Aidit :
    P. K. I. dan Parlementerisme.
  2. Pedato Sdr. Maruto Darusman: Sambutan terhadap Beleid. Pemerintah.
  3. Pedato Sdr. Alimin: Partai Komunis Promotor Persatuan Nasional.
    4. Program Pembelaan dan Pembangunan Nasional

Joop Morriên

Amsterdam

INT. INSTITUUT SOC. GESCHIFDENIS

  • OKT. 1997 AMSTERDAM

    P.K.I. DAN PARLEMENTERISME

Ringkasan Pedato Sdr. D. N. Aidit, Ketoea Fraksi P. K. I.

Saudara Ketua, Sidang jang terhormat ! KNIP sudah beberapa hari bersidang. Kami dari

P. K. I., sebagai anggota baru, banjak dapat peladjaran dari sidang jang sudah lampau, banjak jg. kami ketahui apa jang mesti kami kerdjakan dan apa jang mesti kami hindarkan dalam. permusja- waratan. Misalnjapembitjaraan jang tidak me- naikkan déradjat revolusi dibitjarakan dalam zaman revolusi kami anggap adalah menjalahi tuntutan zaman. Kesalahan ini akan kami usahakan supaja
udito4go tidak terulang lagi. neganotbte

Agaknja sudah djelas, djika dipeladjari perdjo-

angan kaum komunis jang ada dimana-mana, bahwa bukan hanja parlemen sadja alat perdjoangan kami jang satu-satunja. Bagi kami parlemen adalah salah satu alat perdjoangan jang mesti dipergunakan kalau waktu dan keadaan memestikan kami mem- pergunakannja sebagai alat perdjoangan, jaitu sebagai alat perdjoangan-golongan tertindas, alat perdjoangan kasta proletar, Djadi djelasnja, kami ikut dalam KNIP sekarang ini karena tindakan ini kami anggap sebagai satu tindakan jang revolusi- oner, satu tindakan jang' mesti-kami'lakukan dalam zaman revolusi sekarang ini.

KAMI sekarang ikut bermusjawarat dengan ber- bagai golongan dalam KNIP. Ini kami lakukan karena menurut perhitungan kami, bahwa dengan sikap kami ini revolusi akan mendapat kemadjuan.

  • Ini selaras pula djika dihubungkan dengan usaha Partai Komunis Indonesia dalam menudju kebulatan tenaga nasional guna membendung inter- vensi imperialis ditanah djadjahan, selaras dengan usaha kami dalam menjatukan segenap tenaga kaum progressief. Kami ikut bermusjawarat dalam KNIP adalah semata-mata sebagai bukti usaha kami dalam ke- mauan bekerdja dengan semua golongan jang djuga ada wakilnja dalam KNIP sekarang. Peristiwa ini adalah suatu kedjadian jang historis, karena selama ada Partai Komunis di Indonesia barulah sekarang dengan resmi duduk wakil-wakilnja dalam badan perwakilan, mewakili satu gołongan dalam masjarakat jang belum pernah diwakili dalam badan perwakilan di Indonesia.lslover SEBAGAI diketahui banjak waktu dan tenaga jang kami pergunakan untuk meladeni perdjoangan parlementer sekarang ini, banjak organisasi-organisasi Partai jang untuk sementara kehilangan pimpinan karena pemimpinnja ikut bermusjawarat dalam badan perwakilan. Ini kami lakukan dengan mengingat, bahwa pada waktu sekarang ini perlu adanja satu kebulatan tenaga progressief dan revolusioner dalam menen- tang agressie imperialisme jang sekarang sangat menghambat kemerdekaan Negara kita. Ini kami lakukan dengan tudjuan untuk bekerdja bersama-sama dengan semua golongan, dengan semua partai, dengan golongan agama, dengan wakil-wakil daerah, dengan wakil-wakil pemuda, dengan organisasi wanita dan sebagainja, jang sekarang berusaha memperkuat kedudukan Republik jang dengan segala keperwiraan sudah diproklamirkan oleh pemuda dan pemimpin serta diikuti oleh segenap Rakjat 18 bulan jang lalu. Satu lagi jang kami kira perlu dikemukakan
    2 disini,(jaitu berhubung dengan ikutnja wakil-wakil buruh dan tani dalam KNIP. Ini bagi kami adalah suatu kenjataan, bahwa dalam segala-ga- lanja Republik kita dalam keadaan tumbuh, dalam keadaan mendjadi, menudju kesempurnaannja. Dengan ikut sertanja wakil-wakil buruh, dan tani dalam sidang sekarang ini, ternjatalah bahwa ada progress, ada kemadjuan, dalam beleid Pemerintah. KAWAN-KAWAN, wakil buruh dan tani ! Saudara tahu apa artinja parlemen dalam perdjoangan kita, dan apa artinja buruh dan tani dalam tiap-tiap pergolakan jang akan merobáh structuur masjarakat. Maka itu marilah kita pergunakan kesempatan didalam KNIP ini untuk kepentingan perdjoangan buruh dan tani, tegasnja untuk kepentingan kaum kerdja seluruhnja, untuk mengemukakan dan membela kepentingan buruh dan tani jang mendjadi machtsfactor dalam revo- lusi kita sekarang dan kemudian. Kawan-kawan kaum kerdja jang ada diluar gedung ini menung- gu hasil perdjoangan saudara-saudara dengan kami disini, Satu kenjataan jang mesti kita ingat saudara-saudara bahwa dapat ikut-sertanja wakil-wakil buruh dan tani dalam permusjawaratan ini bu- kanlah karena kepintaran kita mendjalankan perdjoangan parlementer, Kita belum mempunjai pengalaman dalam perdjoangan parlementer. Sedangkan golongan láin jang djuga diwakili dalam KNIP ini sudah berlatih sedjak zaman djadjahan Belanda, mereka sudah dilatih dalam perdjoangan Volksraad, dalamgemeenteraden dan dalam dewan-dewan kolonial jang lain-lain. Djadi kawan-kawan wakil buruh dan tani, dapat ikut-sertanja kita dalam badan perwakilan sekarang ini bukan karena kepintaran atau ke-

pandáian kita dalam mendjalankan perdjoangan parlementer, tetapi semata-mata karenadituntut oleh azas-azas- demokrasi kita dan oleh keper- luan membulatkan: tenaga nasional jang menun- tut lenjapnja pertikaian partai-partai dan golongan. snnd SUDAH beberapa hari kita mengikuti pembitjaraan sidang KNIP. Djelas kepada kita, bahwa suara jang diperdengarkan dalam ruangan ini adalah dua suara jang bertentangan satu dengan jang lain, dua suara daripada dua golongan, sua- ranja kaum kerdja jang berarti suara kita, jang diwakili oleh bərbagai partai, berbagai golongan, dan difihak lain suara daripada golongan lain jang djuga ada wakilnja disini. Ini adalah satu kenjataan jang kita hadapi, dan kita tidak boleh lari dari kenjataan ini. Maegsa. zstn E0mL nE9solgnien! Memang pada. dasarnja parlemen bagi kaum burdjuis dipakai sebagai alat untuk menutupi perdjoangan kasta dinegeri-negeri kapitalis, tetapi bagi kita saudara-saudara adanja perdjoangan kasta diustru mesti kita beberkan dalam parlemen, dengan satu konsekwensi bahwa kita mesti membawa, perdjoangan kasta kesatu kesimpulan jāng benar. Parlemen, terutama KNIP kita ini, adalah salah satu alat pendidikan politik bagi Rakjat, maka itu marilah kita pakai alat ini sebaik-baiknja.dn 7916ne1Tg ctbreq Bukankahkaum kerdjaselamanja terusterus mengemukakan pendiriannja, terus- terang dalam mengemukakan tjita-tjitanja? Déngan terus- terang kita serukan kesegenap ploksok dunia bahwa kita menudju masjarakat jang adil dan makmur dengan siasat jang tertentu. Untuk inilah saja menegaskan dimuka sidang pendirian Partai terhadap perdjoangan kami dalam badan perwakiannatetadad aaad sehd l ttea

ALAM sidang jang lampau banjak uraian jang sudah dikemukakanmalahan tidak hanjaeitu sadja, djuga causerie-causerie tentang ilmu hukum dan ilmu negaraburdjuissudahdiberikan pada kami oleh ahli-ahlijang berpengalamaniBuku jang tebal-tebal sudah banjak jang dibatjadan disiteer untuk memberikan uraian dan causerieitu. Tetapi, disini mesti saja katakan, bahwa tjara jang demikian bukan jang primair dikehendaki oleh kaum kerdja. Kaumkerdja tidak akan puàs hanja dengan citaten danuraian jang diambil dari buku jang tebal-tebal. Uraian jang pandjang lebar tentang ilmu-hukum dan ilmu-ńegara burdjuis lebih baik kalau dibawa kemuka peladjar sekolab tinggi untuk menambah pengetahuan- umumnja, di tempat jang tidak mémpersoalkan nasib Rakjat jang dalam penderitaan, Rakjat jang kurus karena kurang makan, Rakjat jangukedi- -nginan karena tidak berpakáian jángtjukup pem- balut tubuhnjaIni dideritanja karenahéndak meneruskan revolusi jang sering tuan-tuan utjap kan itu. Mehgertikah tuan-tuand nasna Kesinilah perhatiankita mestinkita tudjukan, jaitoe: bagaimana tjara mengentengkan penderitaan Rakjat dalam revolusi, bagaimana mengentengkan penderitaanpradjuritdanánggota laskar serta buruh dan tani jang mendjadibmachts- factor dalamrevolusi kita. Kalau tidakdemikian saja kuatir, kalau-kalau penderitaan jang sudah berlebih-lebihan dapat memalingkan buruhdan tanib serta lain-lain golongan pekerdjà kepada fihak lawan dan merekamendjadi kontra-revołu-Sionerteb 1ns,dutd,eif,Iu,ae Bt AeiisR Ruu1oe R11e4 -oSaudara KetualeiBotg nye KAMI sering mendengarpembitjaraan wakil- iwakil golongan lain tentang Rakjat. Pembitjaraan ini mengingatkan kita akan pembitjaraan seorang kusir tentang kudanja. Memang ada per-

hatian sikusir pada kudanja, memang tjinta sikusir pada kudanja, tetapi semuanja berputar disekitar kepentingannja sikusir, kepentingan rumah-tangga dan penghidupan sikusir. Demiki- an pula keadaannja djika kaum burdjuis dimana- mana berbitjara tentang Rakjat. Rakjat ditjintainja karena Rakjat adalah kuda tung- gangannja. Rakjat seakan-akan dibelanja dalam perdjoangan parlemen karena buruh dan tani adalah sapi perasannja. Mereka menjatakan rasa tjinta pada Rákjat dimuka sidang, mereka berbitjara atas nama Rakjat. tetapi semuanja dengan tidak mengingat tuntutan Rakjat jang bekerdja, dengan tidak mengingat kebutuhan perutnja Rakjat jang utama guna meneruskánrevołusi. satu kebutuhan jang tak dapat ditembel-tembel dengan citaten dandengancauserie-causerie dimuka sidang parlemen Sidang jang terhormat! MARILAH kita dalam sidang sekarang dan sidang jang akan datang benar-benar memper- hatikan suara-suara dari golongan anggota ma- sjarakat jang benar-benar bekerdja untuk revolusi. Marilah kita meneliti tiap-tiap suara dari wakil buruh dan tani jang sekarang sudah ada wakil- nja. Marilah kita usahakan supaja dalam KNIP jang akan datang diperbanjak wakil-wakił dari buruh dan tani. Ketahuilah bahwa dengan tidak ada bantuan jang aktif dari golongan buruh dan tanibiarpun tuan-tuan mempunjai laskar jang bisa tuan gadji, djanganlah diharap perdjoangan mendapat kemenangan jang gilang-gemilang. Marilah kita seluruhnja-buruh, tanidan tentara serta semua golongan progressief dan revolusio- ner- atas dasar kemerdekaan nasional dan atas dasar anti-imperialisme, bersatu menghadapi intervensi imperialisme Belanda chususnja jang sekaráng sedang bertindak aktif di Indonesia.

Demikianlah garis besar pendirian kami dalam menghádapi pekerdjaan kami dalam KNIP sekarang ini. Saudara ketua,! Atas dasar inilah kami akan berbitjara dan bermusjawarat dan atas dasar inilah kami akan mentjari persatuan dengan semua golongan jang ada dalam badan perwakilan lini. Atas dasar ini pulalah kawan-kawan dari fraksi P.K.I.

  • Sdr. Maruto dan Alimin- akan menentúkan sikap kami terhadap beleid Pemerintah.

Sambutan Terhadap Beleid Pemerintah

Pedato Sdr. MARUTO DARUSMAN SaudaraKetua, Saudara-saudara jth. Keterangan Pemerintah tentang beleidnja perlu kami sambut setjara principieel, terutama bila- mana ada kekurangan2 dalam keterangan itu jang perlu ditambah. Kami minta perhatian sepenuhnja untuk bagian jang terachir dari keterangan Pemerintah jang berbunji sbb: ,Kedudukan kita tiap hari dapat bertambah kuat, djika dapat dipenuhi dua sjarat, jaitu: organisasi dan disiplin. Organisasi didalam segala lapangan, dalam lapangan pemerintahan, maupun dalam lapangan partai-partai politik, disiplin baik dalam tentara, maupun dalam pemerintahan sipil, maupun dalam hertindaknja partaiz politik." Saudara Ketua, Perkataan Pemerintah itu penting sekali dan perlu kita perhatikan. Djustru dalam hal orga. nisasi, jaitu dalam hal menjelenggarakan dan mendjalankan peraturan2 disegala lapangan masjarakat, djustru dalam hal itulah Negara kita menundjukkan kekurangan2 jang belum dapat kita atasi, karena kurang pengalaman dan kurang tenaga. Tetapi soalnja bukan soal organisasi sadja, bukan soal mengatur pekerdjaan

Pemerintah dan kementerian2nja. Dan bagi partai2 politik pun soalnja bukan pertama menjelenggarakan organisasi dan disiplin jang rapih. Soal organisasi, jang menurut keterangan Pemerintah sendiri mendjadi sjarat untuk menjelamatkan revolusi kita, ialah pertama soal politik, soal siasat Negara dan Pemerintah kedalam dan keluar negeri. Siasat Negara ialah ditentukan oleh tjorak perdjoangan kita semendjak tg. 17 Agustuş 1945 serta oleh tenaga jang ada pada kita dan pada lawan. Perdjoangan kita merupakan revolusi-nasional-demokratis. Dengan sendirinja organisasi Negara kita disegala lapangan harus menjukupi sjarat2 revolusi nasional-demokratis. Nasional-demokratis itu tidak berarti sosialistis, pun tidak berarti demokratis setjara negeri Belanda, Inggeris atau Amerika Serikat. Mendirikan masjarakat sosialis pada saat ini djuga di Indonesia tidak mungkin, karena sjarat2nja belum ada. Sebaliknja djanganlah pedagang2 kita, kaum importeur dan exporteur mengira bahwa Negara kita dapat ber- lomba2 dengan negara2 kapitalis asing sebagai negara-burdjuis jang merdeka. Itupun tidak mungkin, karena sjarat2nja tidak ada. Kita harus memilih tjorak jang ditengah2 dan menjusun Negara setjara national-demokratis jang progressief, sebagaimana terdapat tjorak2nja di Yugcslavia, di Tjekoslowakia atau di Vietnam. Karena itu, sdr. Ketua, organisasi kita pun harus berdasar atas tjorak jang tersebut tadi. Organisasi dan politik dari sesuatu Negara tak dapat dipi- sahkan satu sama lain. Satu umpama Sdr. Ketua! Bagaimana dapat kita menjelenggarakan orga- risasi dilapangan kemakmuran pertahanan atau kepamong-pradjaan, djika soal kader tidak diperha- tikan? Kader artinja orang jang pandai memee

gang pimpinan dibeberapa lapangan. Kita kekurangan kader, dan kader jang ada kerap kali tidak mentjukupi sjarat2nja. Bagaimana tjaranja Pemerintah memelihara kader tua dengan tidak menga- baikan kader muda? Tidak bisa kita selesaikan soal2 jang kita hadapi itu dengan mengadakan partiele oplossing sadja, sedangkan soalnja me- ngenai seluruh lapangan masjarakat sebagai satu komplex. Buat suatu Negara jang muda, soal kader itu adalah soal pokok, sebagaimana dapat kita saksikan dinegeri2 Soviet, di Yenan, Yugo- slavia, Tjekoslowakia dsbnja. Kalau misalnja, mahasiswa2 kita dididik setjara djaman Belanda atau menurut ukuran2 Belanda atau Amerika, itu berarti perguruan tinggi kita sesat djalannja. Negara jang sedang dalam pertumbuhan serta menghadapi serangan2 militer terus-menerus, harus mendjalankan kaderpolitik jang tepat dan se- suai dengan djaman peralihan ini. Djangan selalu dikatakan kita kekurangan alat atau sendjata. Soal mempertahankan dan membangun negara jang merdeka dan demokratis seperti Negara kita ini, bukan pertama soal alat, akan tetapi soal tjaranja Pemerintah memberi pimpinan dan mengorganisir tenaga2 jang ada, pimpinan jang memenuhi pee rasaan keadilan dari rakjat sehingga rakjat berkata: benar, inilah Pemerintah kita jang akan kita bela mati2an, sebab mana Pemerintah mendjamin ke selamatan rakjat dan mendapat kepertjajaan se penuhnja. Djangan kita lupakan, Sdr. Ketua, bahwa Negara kita mempunjai tjadangan atau reserve jang djauh lebih luas djika dibandingkan dengan reservenja kaum reaksioner Belanda. 70 djuta djiwa tanah air kita kaja raja, ketjakapan minimum pun ada, apa lagijang kita butuhkan ? Tetapi, untuk mengerahkan segala tenaga rakjat jang begitu banjak itu, untuk mempersatukan dan membulatkan tenaga itu, perlu adanja suatu or

ganisasi jang tepat, kaderpolitik jang revolusio- ner serta tidak hanja melihat idjazah dan lamanja bekerdja. Pernahkah Pemerintah memikirkan soal kaderpolitik dengan sematang2nja, supaja selekas mungkin ditambah kader technis dan pamong-pradja umpamanja? Kami harap sudah, tetapi kami kuatir belum. Saudara Ketua, Satu tjonto pula. Lebih dari satu tahun lamanja diandjur2kan supaja kita mendjalankan pemba. ngunan. Dalam hal ini perlu kami peringatkan您 bahwa usahá pembangunan itu menghadapi dua soal:

  1. Negara kita berdiri diatas keruntuhan masja-E rakat djadjahan Belanda dan Djepang jang serba katjau disegala lapangan; Negara kita berada dalam peralihan, dari susunan djadja. han kesusunan jang merdeka.
  2. Negara kita tak dapat dipisahkan dari ling- kungan dunia sekelilingnja jang djuga berada dalam waktu peralihan, dari keadaan pepe- rangan beralih keperdamaian antara bangsa2. Kedua hal itu mau tidak mau membatasi usaha Negara kita dalam pembangunan. Kita harus memimpin perobahan2 dalam masjarakat dengan tidak melupakan adanja hukum2 masjarakat jang tertentu serta tidak bisa dilanggar. Dengan lain perkataan; kita harus sabar dan bidjaksana, tetapi sebaliknja tidak boleh mempertahankan keadaan2 jang buruk dan basi, dan lagi kita tidak boleh menutup mata kita terhadap keadaan2 jang njata. Pendek kata, Sdr, Ketua, pembangunan Negara harus kita lakukan, tetapi tidak setjara Negara Amerika Sarikat misalnja jang hibuk memikirkan soal membrantas kaum buruh dengan undang2 户

anti-pemogokan. Tidak dapat kita mendirikan Po-

lisi Ekonomi umpamanja setjara dinegeri Belanda, dimana. kaum tjatut besar dibiarkan sadja mera- djalela sedangkan Polisi Ekonomi menangkap kaum tjatut ketjil. Tidak, kita harus membangun untuk mempertahankan negara kita terhadap serangan- serangan imperialisme asing. Kita membangun un- tak pahlawan2 dan pemuda2 kita didaerah2 pertem- puran, untuk kaum buruh dan kaum tani, untuk hidup selajaknja, untuk membrantas parasiet2 Negara jang menjembunjikan dirinja dibelakang sembojan2 jang muluk. Saudara Ketuá, Organisasi jang rapih, disiplin jang teguh, Partai Komunis Indonesia pun belum tjukup memenuhi sjarat2 jang semestinja dipenuhi menurut paham dan ideologi kami. Kami tak segan mengadakan zelfcritiek, sebab hanja zelfcritieklah jang dapat memadjukan partai kita dan menjempurnakan kekurangan2 kami. Kami akan berdaja-upaja supaja kekurangan2 tadi dapat kami atasi selekas mung- kin, dan kami harap lain2 partai pun akan mem- perhatikan kritiknja Pemerintah dalam hal ini. Satu sjarat, Sdr. Ketua, jang harus dipenuhi supaja partai2 politik turut menjelenggarakan organisasi Negara ialah sjarat jang mengenai Pemerintah kita sendiri, Tadi sudah kami djelaskan bahwa organisasi terutama dilapangan dalam ne- geri, kemakmuran dan pertahanan itu tidak dapat diselenggarakan bilamana tak ada politik Pemerintah jang tertentu. Sudah 18 bulan lama- nja perdjoangan kita berdjalan, sdr, ketua, tetapi hingga kini belum nampak suatu rentjana dari Pemerintah jang tegas. Satu rentjana, sdr, Ketua. Keterangan Pemerintah menjinggung soal organisasi dan disiplin, tetapi organisasi zonder rentjana adalah bukan organisasi. Jang kami 学

maksudkan bukanlah rentjana bagi tiap- tiap kementerian satu persatu, pun pula bukan hanja buat kementerian kemakmuran sadja jang belum terang itu, tetapi rentjana jang meliputi segenap lapangan masjarakat kita. Satu Program Pemerintah jang mengenai pokok dan rantingnja untuk waktu peralihan ini, jang dapat memberi pimpinan, pedoman dan dorongan bagi seluruh rakjat kita, Program bukan beras atau pakaian, adanja satu program bukan lalu berarti adanja beras dan pakaian jang tjukup, tetapi program jang tepat, jang dipegang teguh dan didjalankan oleh Pemerintah dengan bantuan segala partai dan golongan jang sanggup mendjalankannja. Program sematjam itu. dapat memberi beras dan pakaian kepada rakjat. Kami dari P. K. I., dan pada umum- nja dari pergerakan sosialis di Indonesia jang kini tergabung dalam Sajap Kiri, berwadjib memberi sumbangan untuk menjusun rentjana perdjoangan dan pembangunan Negara jang sekiranja dapat mendjadi bahan bagi Pemerintah. Saudara Alimin nanti akan memberi sekedar pendjelasan tentang Program kami. Saudara Ketua, Kami telah mengemukakan sekedar kritik terhadap Pemerintah, karena kami berwadjib ber. buat demikian selaku koreksi terhadap Pemerintah. Djika Naskah Linggadjati diterima kelak, bila. mana dapat persetudjuan dengan pihak Belanda, ataupun bagaimana djuga nasib kita dihari jang akan datang, hendaknja Pemerintah djangan melalai- kan sjarat2 jang kami madjukan disini dan jang telah diumumkan pula garis2 besarnja oleh Sajap Kiri, Phase j.a.d. ini sungguh2 akan meruntjing- kan pertentangan2 dengan pihak imperialisme Belanda; hendaklah kita berpajung sebelumnja hudjan.

信 Saudara Ketua, Kami mengritik tetapi kami menolak sekeras- kerasnja kritik atau serangan terhadap Pemerintah jang bersifat membongkar sadja, bersifat destructif dan merobohkan belaka. Kita menolak sekeras2nja kritik dan serangan jang-hanja ter- dorong oleh nafsu hendak bertachta dan berkuasa sadja, serangan2 jang sengadja atau tidak sengadja bermain mata dengan kaum reaksioner luar negeri jang ingin menghantjurkan Republik kita. Kami tolak serangan2 jang berbau komplotan, berbau putschisme dan berkongkalikong. Politik kami, Sdr. ketua, terang dan sematá2 ditudjukan untuk keselamatan Negara, keselamatan nasional. Demikianlahkesanggupan kami sebagaikaum komunis Indonesia jang berilmu Marxisme, Marxisme jang hidup ditengah2 pergolakan politik sehari2, ditengah penghidupan rakjat, beladjar dari rakjat, berdjoang bersama2 dengan rakjat dan untuk rakjat. Sekian Saudara Ketua.

BARTAI KOMUNIS

Promotor"Persatuan Nasional.

Pedato Sdr. ALAMINdi KN.P.

Sauñara Ketua,

Tadi kawan saja Maruto Darusman telah me-

nerangkan didalam pédatonja, bahwa untukmem- perbaiki organisasi Negara kita atas segala la- pangan, perlulah kita mempunjai suatuprogram nasional jang terang. Djuga beliau memberitahu- kan kepada sidang KNI, bahwa partai kami Partai Komunis Indonesia' sudah merantjang-suatu program jang serupa itu, jang kami namakan ",PROGRAM PEMBELAAN DAN PEMBANGU. NAN NASiONAL" untuk menjokong dan memper- kuatkan Pemérintah dan Negara kita partai kami memberi kewadjiban kepada saja untuk memberi pendjelasan dari program kami tersebut. Program itu ialah kami persembahkankepada Pemerintah, Komite Nasional Indonesia, partai2 dan organisasi2 nasional lain untuk mendjadi ba- han dan kalau mungkin mendjadi-dasar perun- dingan antara organisasi-organisasi tersebut, jang sanggupmenetapkandan bersama-sama menger-

6 djakan program nasional jang terang.

Saudara -Ketua, Pengalaman dari keadaan di Soviet-Unie, Yenan dan.Yugoslaviamisalnjatelahmembuktikan, bahwa suatu program jang terang adalah salah suatu sjarat jang terutama buatpembelaan dan

pembangunan Negara. Tidak bisalah Rakjat dari Yenan mempertahankan penghidupannja,ditengah- tengah serangan2 jang sengit, jang bertahun-tahun dan jang datang dari luar míaupun dari dalam, kalau susunan masjarakat Yenan tidak berdasar atas suatu programjang tertentu. Kalau seandai- nja, saudara ketua, rakjat Indonesia bisa meren- tjanakan program nasional itu, dan bisa menger- djakan meskipun hanja sebagian sadja itoe sudah akan bisa membawa kita ketingkat jang lebih tinggi dalam revolusi kita. Saudara Ketua, Menjambut amanat2 dan pedato2 jang telah dikeluarkan disidang KNI ini oleh Presiden, Wa- kil Presiden dan Perdana Menteri kita, kami dengan ini mendjelaskan program kami jang ber- nama PROGRAM PEMBELAAN DAN PEMBA. NGUNAN NASIONAL. Saudara Ketua, Dengan sengadja kami namakan program kami ini suatu program nasional, karena bukan mak- sud kamilah disini memadjukan program sosialistis atau komunistis. Perdjoangan kita ialah suatu perdjoangan nasional. Revolusi kita ialah suatu revolusi nasional. Dan satu-satunja hukum, satu-satunja sjarat jang terpenting untuk men- dapat kemenangan dalam revolusi nasional ini, ialah persatuan nasional, persatuan dari segala kekuatan dan persatuan dari segala tenaga nasional dan patriotis, walaupun terdiri dari berba- gai aliran jang ada di Negeri kita. Tiap-tiap badan, tiap-tiap partai, tiap-tiap orang jang ikut serta memperdjoangkan revolusi nasional itu, harus jakin akan sifat revolusi kita ini. Selandjutnja harus diketahui pula betapa besarnja kemungkinan2, akan tetapi djuga harus

4 diketahui dimana letaknja batas-batasnja perdjoangan kita, supaja bisa memenuhi sjarat jang terpenting dan dapat memperdjoangkan revolusi itu jang sebaik-baiknja, jaitu atas dasar persatuan nasional jang kokoh. Saudara Ketua, 2 Kami dari P. K.I. sanggup memadjukan dan djuga bersama-sama déngan golongan2 lain me- ngerdjakan program nasional itu. Kami tidak akan memadjukan program sosialistis atau program lain jang menjimpang dari sifat kenasio- nalan kita. Sedjarah pergerákan Kebangsaan Indonesia telah tjukup terang memperlihatkan, bahwa partai kami ialah suatu partai jang, memperdjoangkan kepentingan nasional. Sedjarah kita telah tjukup terang memperlihatkan, bahwa segala tenaga jang ada pada partai kami, segala usaha jang kami kerdjakan, segala korban jang kami ichlaskan, bahwa segala sesuatu jang datang dari kami, kami serahkan untuk mentjapai tjita-tjita nasional itu, Bahkan sdr. Ketua, tidak hanja dinegeri kita sendiri, akan tetapi dinegeri-negeri lainpun orang bisa melihat djuga, bahwa partai Komunis adalah salah satu kekuatan nasional. Ditanah-tanah dja- djahan, jang sedang memperdjoangkan perdjoangan kemerdekaannja, bahkan djuga buat bagian besar sedang memperdjoangkan revolusi nasional, kelihatanlah bahwa Partai2 Komunis mendjadi avantgardenja. Siapakah di India jang terus-me- nerus mengandjur- andjurkan persatuan antara kaum Hindu dan kaum Muslimin? Siapakah di India jang memadjukan penjelesaian jang njata dan jang mungkin dapat memuaskan kedua belah pihak, jaitu pihak Hindu dan pihak Muslimin tenang soal Pakistan? Hanjalah Partai Komunis India jang dipimpin oleh sdr. Joshy. Siapakah di

Birma jang memulai dan mengorganisir, se-

terusnja memimpin pergerakan anti fascis dibawah tanah menentang Djepang, sehingga sesudah pe- perangan pergerakan kebangsaan Birma mempul njai kedudukan jang sangat kuat menghadapi imperialis Inggris? Ialah Partai Komunis Birma dibawah pimpinan sdr. Than Tun. Siapakah di Vietnam jang memulai dan jang mengorganisir, seterusnja memimpin pergerakan anti fascis me. lawan Djepang, dan sesudah perang mempersatu kan front nasional jang kokoh melawan imperi- alisme Perantjis? Ialah Partai Komunis Vietnam jang dipimpin oleh sdr. Ho Chi Minh. Siapakah di Tiongkok jang mengandjurkan dan mengerdja. kan program nasional jang termuat dalam program almarhum Dr, Sun Yat Sen, jang dinamakan San Min Chu I? lalah Partai Komunis Tiongkok jang dipimpin oleh sdr. Mao Tse Tungen Akan tetapi, sdr. Ketua, tidak hanjaditanah djadjahan Sadja, atau tanah setengah djadjahan sadja, kaum komunis itù mendjadi kekuatan nási- onal jang terbaik. Djuga dinegeri-negeri merdeka mereka mendjadi motornja tjita-tjita nasional. Makin lama makin besarlah kepertjajaan Rakjet kepada Partai2 Komunis. dibeberapa negeri di Eropah Barat pengaruh merekalah makin lama makin besar, malahan di Perantjis sekarang me. rekalah Partai jang terbesar. Diseluruh Benua Eropah, ketjuali negeri- negéri seperti Belanda, Swiss, dan negeri fascis seperti Sepanjol dan Juna. ni, kaum Komunis ikut mengemudi pemerintahan negara. Bahkan dinegeri Eropah Timur seperti Yugoslavia, Tjekoslowakia, Bulgaria,bPolandia, merekalah jang terkemuka memimpin politik peme. rintah. Semua Negeri-Negéritersebutbukan negeri-negeri jang sosialistis a tau jang komunistis. Meskipun négeri-negeri Balkan sekalipun belum boleh dinamakan sosialistis. Kelihatanlah, bahwa

Rakjat pertjaja, hahwa Partai Komunis djuga dinegeri-negeri kapitalis atau jang belum sosialis. tis, Partai Komunis ialah Partai jang memperdjo- angkan kepentingan, nasiónal. Saudara kētua, Apakah sebabnja maka kaum Komunis sekarang berdiri terkemuka dan mempunjai pengaruh begitu besar didalam perdjoangan Rakjat diseluruh dunia, mempertahankan tjita2 nasional? Sebabnja tak lain karena Partai Komunis adalah Partai kasta buruh, Dan dizaman ini, dimana sistem kapitalis sudah merosot, dan meningkat stadium jang ter- achir, malahan sudah mendapat pukulan jang sangat hebat karena kekalahan fasc'sine, jang sebetulnja mendjadi salah satu pilarnja imperi- alisme, dan karena kemenangannja Soviet Ünie, bentengnja sosialisme jang telah masuk golongan jang terbesar dan berkuasa didunia, dizaman ini kaum imperialis jang lapangannja sudah mendjadi sempit, tidak ragu-ragu lagi mendjual dan mem- beli kemerdekaan dan kebangsaan Rakjat seluruh dunia, termasuk djuga Rakjat negerinja sendiri. Dan kaum buruhlah jang insjaf, bahwa merekalah jang sudah mendekati kemenangannja. Dengan kekuatan dan kekuasaan mereka pada waktu ini, mereka insjaf bahwa nasib penghidupan Rakjat, hak-hak Rakjat, djuga hak Rakjat untuk hidup dalam kemerdekaan, adalah ditangan mereka sendiri. Oleh karena itu kaum buruh ialah kekuatan nasional, pergerakan kaum buruħ pergerakan ajap kiri diseluruh dunia, adalah pergerakan nasłonal, dan partai buruh, partai-partai sajapkiri, Partai2 Komunis adalah partai-partai jang mem- perdjoangkan kepentingan nasional, malahan mendjadi partai-partai jang terkemuka dídalam perdjoangan dan revolusi nasional.

Saudara Ketua, Hak kemerdekaan dari suatu bangsa, haknja tiap-tiap bangsa untuk mendirikan negaranja jang merdeka dan jang berdaulat, ialah suatu hak demokratis, jang mutlak. Olch karena itu pergerakan nasional, revolusi nasional jáng menentang imperialisme dalam hakekatnja ialah suatu pergerakan atau revolusi jáng demokratis. Ini berarti bahwa pergerakan nasional, revolusi nasional, akan tidak berhasil, kalau pergerakan atau revolusi itu menjimpang dari dasar demokrasi. Revolusi kita bertjorak nasional itu, djadi harus ber- dasar atas demokrasi, dan bersifat demokratis. Dan jang dipentingkan harus kepentingannja bagian terbesar dari Rakjat jang memperdjoangkan revolusi itu. Demokrasi tidāk berarti hanja "fcrmele democratie" dan ,parlementaire democratie" sadja, akan tetapi demokrasi didalam revolusi kita harus ditjotjokkan dengan keadaan dan kenjataan revolusi, demokrasi nasional jang kami adjukan harus sesuai dengan demokrasi jang bersifat progressief itu. Saudara Ketua, Mengapakah kami andjurkan demokrasi jang bersifat progressief itu? Karena banjaklah aliran- aliran didalam negeri2 dan antara Rakjat jang sedang memperdjoangkan pergerakan atau memperdjoangkan revolusi nasional, jang menamakan dirinja kekuatan nasional dan demokratis, akan tetapi pada hakekatnja menjimpang·dari sifat nasional dan sifat demokrasi itu. Imperiaiisme jang mulai merosot itu didalam usahanja untuk membendung kekuatan-kekuatan jang menentang- nja, menggunakan berupa-rupa alat. Kadang- kadang kelihatanlah, bahwa mereka memakai alat2 jang menundjukkan üengan terang-terangan

sifatnja jang anti-demokratis seperti terlihat di Vietnam, dimana tentara kolonial Perantjis dengan terang-terangan hendak memaksa dengan keke- rasan kepada Rakjat Vietnam supaja menjerah; seperti djuga terlihat di Djepang, dimana suatu hak demokratis, jaitu hak untuk mogok, telah ditjabut dan dilarang; seperti terlihat djuga dinegeri-negeri imperialis jang makin lama makin mendjadi militeristis, dan bertindak sewenang- wenang. Akantetapi kelihatanlah, bahwa pada umumnja kekuatan imperialisme itu memakai tjara jang seakan-akan demokratis, atau jang berkedok demokratis. Saudara Ketua, Didalam masa ini kekuatan pergerakan kaum buruh dan kekuatan pergerakan kebangsaan di- tanah/djadjahan sudah mendjadi. sangat kuat. Terpaksalah imperialisme memberi konsesi, karena dengan djalan lain tidak bisa menghalang- halangi pergerakan itu. Akan tetapi konsesinja itu tidak diberikan sepenuh-penuhnja. Imperialis selalu mentjoba membagi-bagi kekuatan-kekuatan nasional, memberi konsesi kepada satu fihak dan menindas fihak jang lain bersama-sama dengan fihak jang diberinja konsesi itu. Imperialisme memberi sekedar kemerdekaan, akan tetapi dalam hakekatnja pemerintah jang katanja merdeka itu hanja pemerintah boneka-sadja. Imperialisme mengadu-domba extremisten dengan moderaten; atau tuan tanah besar Muslimin dengan kaum kapitalis besar Hindu; atau burdjuis Nasional dengan kaum buruhnja; atau Aung San dengan Than Tun; atau bangsa Arab dengan bangsa Jahudi; ataù memberi kemerdekaan politik dengan menindas hak perekonomian.Dan imperialisme akan berhatsil dalam usahanja membagi-bagi ini, selama ada kekuatan jang sanggup membantunja,

selama ada bagian dari pergerakan nasional jang hanja melihat kepentingannja sendiri, jang hanja mentjari kursi atau djabatan tinggi sebagai men- teri, jang hanja mementingkan keuntungan sendiri, pendeknja, jang bersifat egoistis dan reaksioner. Begitulah keadaan dinegeri-negeri tetangga kita. Oleh karena itu program nasional jang betul-betul bersifat nasional tidak akan memuaskau golongan-golongan jang tak progressief itu. Saudara Ketua,

Ada sifat jang melekat kepada revolusi nasional

kita. Selainnja bersifat demokratis- progressief revolusi kita berdasar atas perdamaian dan per- sahabatan didunia, Imperialisme ialah sekarang kekuatan jang mengantjam perdamaian didunia. Imperialisme ialah jang sekarang mempersiapkan dirinja untuk mengadakan perang dunia jang ke

III, supaja bisa meienjapkan saingannja imperialis

dan musuhnja jang terutama, ialah kekuatan sosialis, pergerakan kaum buruh, dan pergerakan kebangsaan diseluruh dunia. Revolusi kita jang menentang imperialisme itu pada hakekatnja adalah porgerakan jang mempertahankan perda. maian didunia. Dan didalam hal ini kita harus insjaf, bahwa kita ada sebagian dari pergerakan jang universeel jang mempertahankan perdamaian didunia. Dan didalam hal ini kita harus insjaf, bahwa kita ada sebagian dari pergerakan jang universeel jang mempertahankan perdamaian itu. Kita harus insjaf, bahwa kita mempunjai sahabat seluruh dunia, dan bahwa kemenangan kita adalah kemenangan mereka djuga, dan kemenangan mereka adalah kemenangan kita djuga. Itu djuga berarti, bahwa kita harus selalu metjo- ba melalui djalan damai, dengan mempersiapkan pertahanan kita supaja bisa membela kemerdekaan kalau diserang oleh imperialisme. Itu djuga berarti

bahwa kita harus berhati-hati dengan segala kemenangan kita jang tertjapai ,step by step"; bahwa kita mengetahui betul kekuatan kita sendiri akan tetapi djuga mengetahui kekuatankawandan kekuatan lawan kita sedunia; bahwa kita harus menggunakan segala pertentangan jang timbul da- lam kalangan impezialis sendiri, akantetapi djaga, bahwa pada hakekatnja merekaitu toh bukan kawan kita; bahwa kita djangan putus asa dan menghadapi djalan buntu dengan hanja melihat kekuatan imperialisme sadja, akan tetapi bahwa kemenangan kita itu terutama tergantung dari kekuatan kita sendiri dan kedua darí kekuatan kawan-kawan kita diseluruh dunia. Kekuatan kita sedunia bersama-sama itu bisa dan mungkin dapat mentjegah, dan melembekkan imperialisme, dan menghindari perangydunia jang ke lil Saudaral ketuabib nérnnzbyrEb dprnau tbgibnem PROGRAMPEMBELAANDANPEMBANGUNAN NASIONAL jang akan kami usulkan ini kamij bentuk dengan mempergunakan keadaandankenjaz taan didalam dan dilúar negeri kita sebagai faktor jang mempengaruhi perdjalanangrevolusikita. Apakah jang perlu bagi revolusi kita? Bagaimanakah kita bisa mempergunakan keadaan danasegala kemungkinan itu untuk memperkuatkan pembelaan dan pembangunan Republik kita, jaitu untuk menje- lesaikan revolusi nasional demokrusi pada waktu ini? Saudara ketua,.brmubib 182ediss "Terutama jang perlu untuk memperkuatkan dan menjelestikan revolusi sekarang ini ialah kekuatan nasionabkitaisendird.bd skneAatsde na Bagaimanakah kita harus tnenjusun tonaga-tenaga nasional,dan terutama tenaga-tenaga buruhdait tani,jang merupakankekuatanjang terutama dinegeri kita? Bagaimanakah kita haru mempey- baiki susunan dan organisasi Negara kita disegala lapangan? Suudara, Maruto Darusmansudah menge-

luarkan pemandangannja tentang kekurangan dalam organisasi kita dan nanti didalam program kami saudara bisa melihat bagaimana menurut peman- dangan kamikita bisa menjusun kekuatan-kekuatan nasional itu. Saudara ketua, Sekarang faktor jang kedua jang mempengaruhi revolusi kita dan bagaimana tjara kita mempergu- nakan dan mengemudikan faktor kedua ini, ialah faktor internasional, jang sebahagian menetapkan kedudukan internasional dari NegaraRepublik 011AG Indonesia1 2892 Tentang hal ini harus kita kemukakan, bahwa sesudah perang dunia jang ke II muntjullah hanja tiga Negara Besar, jang perhubungannja satu sama lain menetapkan sifat diseluruh dunia ini Buruk atau baiknja perhubungan mereka adalah mendjadi ukuran dari perdamaian didunia. Negara-negara besarlitu ialah Amerika, Inggris dan Soviet 11,星 ZLJNON Saudataetuaod Pertjektjokan antara Belanda dan kita buat baha- gian besar tørgantung dari sikap Amerika dan Inggris, akan tetapi sikap Amerika dan Inggris terhadap Belanda dan terhadap kita tergantung pula dari perhübungan dan perimbangan kekuatan 1 antara Amerika, lnggris dan Soviet Unie. Amerila telah mendjadi negara kapitalis jang 1 TH terbesar didunia. Negerí Amerika tid k menderita sama sekali dari pada peperangan, malahan kelihatanlah bahwa kaum kapitalis Amerika méndapat keuntungan jang besar selama peperangan, terutama nasib dari beberapa negeri jang berperang melawan facisme tergantungatassokonganAmerika.Produksi Amerika bisa mendjadi sangat tinggi, terutama produksi salat-alat perang, kelihatanlah bahwa produksi ini makin lama makin dikonsentrir dalam

satu pusat, sehingga ribuan perusahaan ketjil- ketjil bisa dibinasakan dan kaum finans kapital mendapat kekuasaan jang sangat besar. Akibat produksi setjara besar-besaran itu, dan akibat kekuasaan kaum finans kapital dalam alat Negara, sesudah peperangan kelihatanlah spanning fri jang sangat besar. Pertama: Didalam Negeri antara kaum imperialis dan kaum buruh; karena Pemerintah-Amerika tunduk pada tuntutan-tuntutan kaum finans-kapital dan monopolis untuk menindas kaum buruh dengan lebih hebat, misalnja: aturan-aturan Pemerintah untuk mentjegah pemogokan, aturan-aturan Pemerintah melenjapkan prijscontrole, dan lain-lain aturan jang anti-demokratis dan terang-terangan reaksioner. Kedua: Diluar negeri, karena Amerika mentjoba supaja memakai muka bumi diseluruh dunia sebagai daerah afzet buat kapital dan barang-barangnja, mereka mengetok pintu disegala negeri diduaia supaja terbuka buat kapitalnja jang berkuasa itu dan minta konsesj-konsesi. Didalam hal ini tentu Amerika mendapat tentangan dan rintangan dari negeri-negeri Soviet Unie, "new demo- cracies" dan lain-lain negeri jang mempu- njai perekonomian jang teratur menurut rentjananja, sebagai akibat dari besarnja pengaruh kaum buruh dinegeri-negeri itu. Keduanja Amerika mendapat tentangan dari negeri-negeri imperialis saingannja, jang tidak mau melepaskan kedudukan istimewa didalam tanah djadjahannja. Buat menjelesaikan kedua perselisihan ini, Amerika terus menerus mengadakan pang-

kalan disemuttendpatiempatidádania ndan

membésarkaarmadaatdanlebihiebih ahgkatan údaradéngairatoshbomkabagai sendjata, Istimewasnierkartmenjokong pergérakanreaksibnerndibeberapasnegeri untuk membendunig timbulhjpergerakan progressief dan revolusioneaDilapangan. politik kolonial Amerika memadjukan, bah- wa dra setudju dengan kémierdekaanopolitik

dari Rakjat tanah djaajahánb asal sadja

djangan dipimpin oleh jang/ dinamakan méreka"extremisrevólusióner", supaja dia mempunjai djalan masuk jangleluasa. DiIndonesia misalnja (Amerika setudju dengan habisnja pefselisihan Indonesia-Belanda setjepatmángkinagar supaja selekaslekasnja dia-bisa-masukmendjalan- kanpolitik ékofominja. Saudara Ketua,

afuggris sésudah perang dunia kell men-

djadi sdngat lebih lemah daripada dahulu. Didalam negeri kékuatan menentang reak-

si-konservatief tidak bisa ditjegah lagi, sehingga Labour Party mendapat keme- nangangan sepenuh-penuhnja.

Hutangnja makin lama makin banjak, dan

karena itu makin lama makin tergantung

dari Amerika. Hutang jang dipindjamnja dari Amierika mendjadi beban jang sangat

berat, karena terpaksalah dia memberi kónsesi kepada Amerika maupun dilapangan politik, maupun dilapangan ekonomi. Salah suatu sendjata jang dipakai Amerika ialah memaksa Inggris menuruti dia didalam politik Amerika jang anti-Soviet. Pada saat ini Inggris hanja mendjadi negara. jang kekuatannja nomer tiga sadja

didunia. Karena itu Inggris mengembalikan

kerugian ini dari-tanah djadjahannja dari tanah orang lain. Dengan itu Inggris mengalami:

ertama Perselisihan dengan negeri, imperialis

lain seperti Perantjis (kelihatan di Libanon), dan Amerika (di Lautan Tengan, dan Asia Timur, dimana Amerika hendak memonopolisir Djepang dan pulau-pulau di Pasifik, dan hendak memasuki negri-negri Tiongkok, India, Australia, dan di Lautan Atlantik karena pengaruh Amerika di Kanada), dan kaum reaksioner terkanan dari Belanda oleh karena sikap Inggris terhadap Indonesia.

Kedua : Perselisihan dengan Soviet-Unie, karena

tidak bisa memasuki lagi daerah-daerah jang dulu dibawah pengaruhnja, seperti di Balkan, dan karena pangkalan politik dan militer Inggris jang mengantjam Soviet Unie dari Junani dan Turki. Ketiga Perselisihan, dengan tanah djadjahannja sendiri jang sekarang sedang bergerak setja- ra revolusioner,oleh karena kekuatan perge- rakan tanah djadjahan, Inggris mengadakan konsesi, akan tetapi seperti tersebut diatas mentjoba mempertahankan kekuasaannja dengan berkompromi dengan satu pihak dan menindas lain pihak. Politik kolonial baru dari Inggris ini terlihat di India, Birma, Malaya, tetapi djuga di Mesir, Palestina dan Indonesia. Di Indonesia tidak hanja ditjobanja mengadakan spanning antara kita dengan kita, akan tetapi djuga antara-kita dan Belanda, sedang Inggris

sendiri memakai rol "arbiter".

Akibat politik kolonial Inggris sekarang

berarti, bahwa Inggris menjetudjui adanja Republik Indonesia jang tidak tergenggam oleh Belanda sendiri, akan tetapi djangan sampai dipimpin oleh gerakan progressief. revolusioner. Dalam usaha Inggris dan Amerika di Indonesia kelihatanlah perse- lisihan mereka, karena kedua-duanja hen- dak memakai suatu Republik Indonesia buat keuntungan mereka sendiri, dan kelihatanlah bahwa kadang-kadang Inggris, kadang-kadang Amerika jang mendesak atau me- njokong Belanda atau kita. Selainnja Inggris dan Amerika, kelihatanlah bahwa djuga kelas burdjuis dari India, Filipina, Tiongkok, Australia, selainnja tentu sadja kelas buruh dan golongan progressief-demokrat di negeri-negeri itu-kelihatanlah bahwa mereka mempunjai kepentingan dan keuntungan djuga dengan adanja Republik Indonesia jang tidak di- monopolisir Belanda lagi, Karena keadaan internasional ini, saudara ketua, kedudukan Republik ada kuat, dan naskah Linggadjati dapat dan harus kita terima, karena naskah kita memang tjotjok dengan keadaan diluar negeri djuga, selainnja tjotjok dengan keadaan kesulitan didalam negeri. Kalau naskah diterima, kedudukan kita akan tertentu dan kita bisa terus menjusun kekuatan kita. Saudara ketua, Dengan penerimaan naskah Linggadjati

itu sekarang timbullah dua soal jang harus kita hadapi:

1. Sampai kemana Belanda jang kekuatannja

sendiri sudah mendjadi lembek, begitu bisa

dapat bantuan dari Inggris dan Amerika

didalam sikapnjá mengisi naskah itu dengan pedato Jonkman dan mosi Romme, sehingga tak bisa kita terima lagi? 20 B1OVa tsiza9tao1a tee Rgtan

  1. Naskah Linggadjati hanja bisa menguntungkan kita, kalau revolusi kita dipimpin oleh golongan nasional jang konsekwen progressief dan revolusioner, sehingga si imperialis tidak 135ada kesempatan memakai naskah itu buat menghindari kemadjuan perdjalanan kita. Akan tetapi sebaliknja, karena sebab-sebab tersebut diatas, kaum imperialis tentu tidak bisa menje- tudjuhi adanja pimpinan progressief-revolusi-
    1700 tanãex oner itu. BasbutE Saudara ketua, Memang kalau kita pandang kedudukan in- ternasionaldari Negara Republik Indonesia hanja dari sudut lingkungan imperialisme di Pasifik sadja, sangat sukarlah mendjawab kedua soal ini. Akan tetapi seperti saja terangkan tadi, sikap Inggris dan Amerika terhadapkita dan kekuatan mereka di Pasifik tergantung dari perhubungan baik atau buruknja dari ketiga negara jang terbesar. Kita harus memikir, bahwa didunia, dan djuga didunia kapitalis kelihatanlah, bahwa kekuatan front demokratis dan anti-kapitalis makin lama makin besar. Dan ini tentu melemahkan kedudukan kaum imperialis dan djuga sikap mereka terhadap kita. Kita harus pikirkan, bahwa kekuatan Soviet-Unie, dan negara-negara demokratis baru ada- lah sangat besar pada waktu ini. Ini djuga mele. mahkan kedudukan kaum imperialis. Kita harus pikirkan, bahwa ditanah djadjahan semuanja ada pergerakan revolusioner dan boleh dikatakan sewaktu-waktu bisa melebar- kan lapangan revolusi. Oleh sebab-sebab ini kedudukan imperialisme akan dipengaruhi sa-

PROGRAM PEMBELAAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL.

ngat banjak, dan memandang segala faktor ini tetaplah pendirian kita, walaupun raksasa-rak. sasa imperialis tidak menjetudjui bahwa re revolusi kita harus dipimpin setjara progressief revoIusioner. Saudara ketua, Program jang kami adjukan kami pandang menjukupi sjarat progressief, demokratis, dan nasional dari revolusi kita itu. Program ini untuk menjusuí susunan dan organisasi masja-

rakat kita, memperkuat tenaga kita, sehingga

tudjuan revolusi nasional bisa tertjapai. Sebab, dalam hakekatnja, tertjapainja tudjuan kita tergantunglah dari kekuatan kita sendiri. Saudara ketna, Kami adjukan program PEMBELAAN DAN

PEMBANGUNAN NASIONAL ini kepada sau

dara, Kalau ada tempo, kami minta idzin supaja program itu dibatjakannja, walaupun ha- nja didalam garis-garis besarnja. Dan selekas- lekas nja kami minta kepada segala golongan-一 golongan nasional jang ikut serta dalam revolusi kita supaja mempertimbangkan program kami sebagai bahan dan mungkin sebagai dasar perun- dingan supaja bersama-sama kita dapat mem- pertjepat, membetulkan, dan menjelesaikan perdjalanan revolnsi kita, Inilah sumbangan Partai kami. Merdeka!!!!

I. PEMERINTAHAN.

a.Susunan dan tjorak Pemerintah (Kabinet).
1. Menjempurnakan susunan Pemerintah terdiri dari wakil partai dan golongan jang menerima dan sanggup mendjalankan Program Pembelaan dan Pémbangunan Nasional ini. Pemerintah tidak boleh terdiri dari orang- orang jang telah mengambil bagian dalam usaha merobohkan Negara Republiek Indonesia,
3. Pemerintah bertjorak Persatuan Nasional jang menudju akan terwudjudnja Negara Kesatuan Republiek Indonesia diseluruh kepulauan Indo nesia.
4. Pemerintah melandjutkan Revolutie Nasional jang Democratis kearah Negara Republiek Indonesia jang Merdeka, Berdaulat, Bersatu, Adil dan Makmur seperti termaktub dalam undang-undang Dasar serta didjelaskan pula dalam politiek Manifes tertanggal 1 Nopem- ber 1945.
5. Pemerintah bertanggung djawab kepada Dewan Perwakilan Rakjat.
b. Dewan Perwakilan Rakjat.
1. Dewan Perwakilan Rakjat dipilih menurut

rantjangan jang sesuai dengan waktu pera- lihan sekarang.

  1. Pemerintah menentukan waktu jang tertentu untuk mempersiapkan pemilihan Dewan Per. wakilan Rakjat.
  2. Dewan Perwakilan Rakjat jang dipilih setjara itu berwadjib menjusun perobahan-perobahan
    O.O.D. sebagaimana perlu mengingat keadaan.
    c. Negara Kesatuan.
  3. Pemerintah berpegangan teguh kepada Azas-azas Negara Kesatuan sebagaimana tertjan- tum dalam O.O.D.
  4. Pemerintah mengusahakan adanja hak-hak democratie bagi Rakjat Indonesia didaerah- daerah diluar de facto Republiek jaitu: ke merdekaan bersidang, berkumpul, mengeluar-
kanfikiran dengan lesan dan tulisandan Jang mengenai Naskah Linggadjati.
sebagainja. mendirikan pemerintahan daerahnja sendiri a.
4. C6006080 b.
turan jang diambil oleh Pemerintah Belanda jang merobah kedudukan salah-satu daerah XS aaabas aateé jang termaktub dalam kata Pendahuluan (Preambule). d. N.R.I keluar.
e.
  1. Pemerintah sanggup untuk membantu rakjat-rakjat diluar daerah de facto Republiek untuk jang diakui sjah oleh rakjat itu masing-masing. a4 Pemerintah tidak ·mengakui peraturan-pera- kepulauan lndonesia, djika peraturan-peraturan itu tidak disetudjui oleh Pemerintah Republiek Indonesià. 1I. POLITIEK LUAR NEGERI.
  2. Umum. Pemerintah mendjalankand ini
    1des neliaswiet naw

a.Politiek Luar Negeri jang bebas dari penga. ruh Negara Asing mana djuapun serta berdasar atas azas,azas Piagam Perserikatan Bangsa-
bangsa (U.N.O.) jang mempertahankán perda. maian dunia dan tjita-tjita democratie.

b. Atas dasar tadi mengadakan perhubungan diplomatiek dan ekonomie atau dilain-lain la- pangan dengan negara-negara jang mengun- tungkan perdjoangan kita dan dengan negara-negara Besar. Diplomatie jang actief serta mendjauhkan segala sifat-sifat "geheime-diplomatie."
d. Perhubungan jang chusus dengan negeri-negeri jang memperdjoangkan kemerdekaannja.
e.Untuk duduknja N.R.I. di U.N.O.
f. Usaha ikut dalam segala perundingan Interna- tionaal jang langsung mengenai kedudukan N.
R.I. didunia dan terutama dilingkungan Lautan Pacific. f Memperkuat mosi Dr. A. Halim jang telah diterima baik oleh sidang K.N.I. Pusat pada tg. 4 Maret 1947 terutama mengenai sjarat- sjarat termaktub sub. 2 no. 1,2 dan 3. Menjelenggarakan Naskah tersebut dengan berpegangan teguh pada azas-azas democratie Terutama menegakkan terselenggaranja Pasal 1,15, dan 17 jang mengandung kedaulatan Memperbaharui wakil-wakil Indonesia dalam Panitya-panitya Penjelenggara Naskah sesuai dengan Program ini. Mendesak supaja Tentara Belanda meninggal. kan seluruh daerah kepulauan Indonesia mulai sekarang djuga.
III. PERTAHANAN.

1. Memperkuat Tentara kearah Volksleger"

(Tentara Rakjat) dengan : àmendidik tentara-menurut azas-azas democratie supaja tentara ditjintai oleh rakjat dan men- djauhkan diri dari sifat-sifat membentji bangsa-bangsa lain.

b.Menghilangkan sifat dan tingkah laku kolo. niaal-dan fascis dikalangan tentara. memperbaiki danmemperbanjak pendidikan pengétahuan umum dan pemberantasan Buta Huruf dikalangan tentara.
d. memudahkan promosi dari pangkat-pangkat rendahan dengan tidak terutama mementing- kan idjazah dan lamanja bekerdja. 2: Tentara tidak boleh-bertindak sendiri-sendiri, nelainkan mendjalankan politiek Pemerintah.
3. Mempererat perhubungan antara lasjkar dan rakjat dengan mewadjibkan tentara lasjkar bekerdja untuk rakjat diwaktu jang lapang (membantu panen, membantu dipabrik, memperbaiki djalan dsb.nja). Mendjamin Tentara dan lasjkar setjukupnja dalam hal persendjataan dan lain-lain perleng. kapan. Menghargai djasa pahlawan-pahlawan digaris depan dengan sepenuhnja sbb:
a. mereka harus ditjukupi dalam hal makan dan pakaian. keluarga mereka harus ditjukupi dalam hal djaminan, dan keluarga pahlawan jang gugur mendapat djaminan luar biasa. merobah tjara bekerdja 'B. P. K. K. P. supaja langsung memberi manfa'at bagi perdjurit-perdjurit. Memberi hukuman jang patut kepada perdjurit atau opsir jang terbukti:
a. tidak memenuhi kewadjibannja dalam perta hanan garis depan. bmelakukan korrupsi.
dengan sengadja mengandjurkan tjara-tjara fascis dan koloniaal dalam tentara.

  1. Memperhebat latihan keperdjuritan digaris belakang sesuai dengan pengalaman digarisSfmm depan dan di lain-lain negeri.

    8. Menjelenggarakan pendidikan-pendidikan jang

perlu digaris depan dan didaerah-daerah per-

tempuran buat tentara, lasjkar dan pengungsi.

  1. Menghilangkan anasir-anasir jang menjukarkan terlaksananja program ini. IV. PEMBERSIHAN.

    1. Memperhebat tindakan-tindakan jang tegas ter-

hadap orang-orang jang tersangkut paut dalam peristiwa Coup d'etat 3 Juli 1946. Memberi hukuman jang tepat kepada orang orang jang mendjadi alat spionnage musuh dan orang-orang jang melakukan korrupsi dan tjatutan.

  1. Mengadakan hukuman mati untuk kesalahan jang paling berat. Membentuk Pengadilan Istimewa jang djuga harus terdiri dari wakil-wakil Rakjat; Pengadilan itu harus mengurus soal-soal pembersihan tadi dan memberi hukuman jang tepat; Pengadilan itu harus lepas dari Djaksa Agung dan bertang
    g djawab langsung kepada Kehakiman dan Bd. Pekerdja K.N.I.P. SUSUNAN PAMONG-PRODJO, POLISI, KE-KEMENTRIAN DAN DJAWATAN. Pamong-Prodjo jang terbukti tidak disukai Rakjat segera diganti dan systeem Pamong-Prodjo dibawa kearah systeem perwakilan (Col- legiaal-bestuur).

  2. Pemerintah merantjangkan Peraturan-Pemerin tahan Daerah jang memberi kesempatan luas

bagi wakil-wakil Rakjat untuk mengambil bagian dalam pemerintahan itu. 3Pembagian gadjih dan promosi pegawai negeri, djangan didasarkan kepada idjazah atau lamanja bekerdja, tetapi terutama kepada ketjakapan dan initiatief pegawai-pegawai. 4 Menghilangkan sifat-sifat bureaucratie dan koloniaal dengan memadjukan initiatief dan memberi anugerah istimewa bagi pegawa jang ternjata bekerdja giat dan berdjasa bagi usaha djawatan atau kementerian. H VI. KEMAKMURAN. asdedneq

A. Keluar.
Mendjalankan perdagangan luar negeri jang dikuasai dan dipimpin oleh pemerintah. Supaja perdagangan luar negeri memadjukan usaha industrialisasi dan produksi oleh Rakjat.

  1. Supaja terutama mendatangkan barang-barang jang dibutuhkan Rakjat.
    我的理作,提软理形到熟的

B. Kedalam. selibA er

Menjelenggarakan peraturan-peraturan jang

berdasar atas Pasal 33 O.O.D dengan mengingat bahwa segala pembangunan dilapangan ekonomie harus didasarkan kepada Cooperative productie dan pertahanan Negara, dimana:

1.Memadjukan pembentukan koperasi-koperasi dilapangan distribusi, produksi dan kredit, mulai dari keluarga-keluarga sampai keatas, dengan bantuan Pemerintah:obo
2. Memperbesar produksi dilapangan industrie dan pertanian dengan djalan:
a. mengandjurkansupajaAngkatan-Angkatan Muda dalam tiap-tiap djawatan dan perusahaan mendjadi pelopor produksi, begitu pula barisan-
barisan pemuda tani dilapangan pertanian. mengatur. kembali produksi ditiap-tiap lapangan dengan mengadakan rantjangan jang tertentu bersama-sama dengan gerakan-buruh, tani dan pemuda. Buqiraxasa

memperbaiki techniek produksi pertanian me-

nurut usul usul B.T.i. d. Pemerintah memberi anugerah, premie dll.

kepada pekerdja jang giat bekerdja.

e. selekas mungkin mendjalankan peraturan Social jang meringankan nasib buruh dan tani.
3. Perusahaan pengangkutan, listrik-gas- air, persendjataan,tambang-tambang,kehutanan. karet dan gula; mendjadi milik Negara dengan memberi kerugian setjara biasa kepada jang smempunjainjaere whyee aeguenbodeeo
4. Perusahaan produksidan distribusibahan mentah, beras,pakaianharus dikuasai-oleh Negaraend Aeate A
5.Distribusi dari barang-barang makanan, pakaian dan lain-lain barang buat penghidupan sehari- hari harus ditangan Negara dengan mengingati: a Supaja djawatan distribusi jang sekarang dipimpin oleh Menteri Negara harus ada jang duduk wakil-wakil rakjat dan badan-badan
apaansaaal perdjoangan.

b.Polisi Ekonomie dibentuk dari D. P. P. supaja Polisi itu dapat bergerak dengano tjepat dan benar-benar dapat mengontrol distribusi serta harga barang dan mengambil tindakan jang tepat terhadap kaum tjatut besar.
6. Dalam menghadapi modal asing Pemerintah :
a. membuat undang- undang jang mengatur perdagangan dan perusabaan dari warga-negara
R.I., supaja tidak mendjadi tunggangan modal asing.
b.menguatkan gerakan sekerdja,

VIL BAGI KAUM BURUH.

A. Menuntut adanja undang-undang jg. mendjamin hak buruh untuk:
a.berorganisasi.
b. berkumpul dan bersidang.

c. mengeluarkan fikiran setjara lesan dan tulisan. kekurangan tenaga ( Sumatra).
b.
e.mogok. 3

d. berdemonstratie.
B. Mendjamin hak- hak sosial.
a. mempertjepat terlaksananja djam bekerdja 40 djam seminggu sedangkan jang dimaksudkan seminggu adalah 6 hari bekerdja.
b. minimumloon sesuai dengan harga barang, dengan tidak memperbedakan tenaga buruh lelaki maupun perempuan.
c. perbedaan gadjih pegawai rendahan dan tinggi di Djawatan-Djawatan paling djauh jalah 1:5 dan menetapkan tulage. tulage jang perlu untuk mengimbangi harga barang didaerah masing-masing.
d. djaminan diwaktu buruh menderita ketjelaka- an-sakit-invalid dan berusia tua (ongevallen- ziekte-invaliditeit dān ouderdomsverzekering).
e. kewadjiban bekerdja (arbeidsdiscipline) jang termaktub dalam D.P.N.- harus segera di laksanakan.
f.membatasi perburuhan kanak- kanak,
C. Menjokong program Sobsi jang mengenai hal- hal tersebut. VIII. BAGI KAUM TANI. Menjokong program B.T.L. jang mengenai: agraria.
2. padjak. IX. SOSIAL.

1. merantjangkan perumahan untuk mentjukupi

rumah, terutama dikampung-kampung, teris.

timewa-bagi pengungsi. memperluas adanja pekerdjaan dengan me- ngingat:

keperluan daerah-daerah jang kekurangan-

program pembangunan pertahanan. membuka tanah- tanah jang hingga sekarang tidak ada atau kurang dikerdjakan, memberi lapang pekerdjaan bagi para pengungsi dan tundjangan bagi jang sudah djempo(tidak bisa bekerdja lagi karena sudah tua).

X. KEUANGAN DAN POLITIEK PADJAK.

  1. padjak negeri diherzien dan didasarkan kepada azas progressief. padjak-padjak bagi kaum tani diringankan sebanjak mungkin.
  2. padjak atas modal harus diperhaibat.
  3. indirecte belastingen atas garam dll. kebutuhan sehari- hari dihapuskan, padjak atas barang-barang kemewahan diperhaibat. kontrol jang keras atas pemasukan padjak negeri jang mengenai licensi dan beja-tjukai.
  4. menghukum dengan keras badan jang tidak resmi jang menarik padjak dari penduduk. memperhaibat usaha productie perusahaan pemerintah sebagai sumber penghatsilan ne- gara/ XI. PENGADJARAN DAN KESEHATAN
  5. memberantas terutama penjakit -, penjakit umum (seperti: pes, dysentrie, dll.nja) dengan permufakatan, dan bantuan organisasi- organi- sasiRakjat. sebanjak mungkin mengembalikan dokter dari lain-lain lapangan kelapangan kesehatan

mengawasi import obat obat jang harus di- dálam tangan Pemerintah dan mendjual kepada 3 memperhaibat perhubungan dengan Palang Merah, Internationaal dau badan- badan sosial diluar negeri jang sanggup membantu kita dengan obat-obat mengutamakan pemberantasan buta huruf setjara sama. HTO 2ebit

6.sebanjak mungkin mengembalikan,guru-guru dari lain -lain lapangan kepengadjaran dengan debmemberi gadjih jang sepatutnja, terutama kepada guru-guru S. R.
7. Kementerian Penerangan mengambil tindakan supeja /membenantasl anasir-anasir koloniaal HSTdan anti demokratis jang dimasukkan dari luar negeri,
1

Adakanlah di INDONESIA sebanjak-banjaknja

menjusun leerplan jang sesuai dengan djiwa-

kader-kader: Marxis dan Komunis. Orang-orang

njaO.O.D.0

ini baik dan berguna untuk masjarakat jang

madju jaitu masjarakat jang aman dan adil. ditetapkan oleh Kementerian Pengadjaran.

10. Mengadakan pendidikan dan pengadjaran

sementara untuk memenuhi kebutuhaan pem- bangunan sekarang,ine179891 s5ed dsb yuat R60820794 oabo1a con deletsdgnag 290110s

Penerbit: Administrasi Mingguan

BINTANG MERAH" aae Bintaran Kulon 14 ini
Kotak- pos.......27
JOGJAKARTA

Perti: Makmyr" Solo 351-10.47