Baca PDF (OCR): Sastra dan Seni

53 halaman · 53 halaman diproses dengan OCR· 185786 ms

Daftar isi
  1. DAN SENI
  2. SASTRA
  3. "D. N. Aidit
  4. Jajasan Pembaruan"
  5. Buruh, Tani dan Pradjurit
  6. Berkepribadian Nasional mengabdi Dengan Sastra dan Seni jang
  7. D.N. AIDIT
  8. Dalam bukunja Marxisme Dan Masalah² Nasional"
  9. negeri. Tetapı penilaian dan penghargaan kita per-tama²
  10. Masih ada lagi sastrawan dan seniman luarnegeri jang
  11. mungkin tidak ada. Tapı gambar Ehrenburg diarak. Ge-
  12. menarik peladjaran untuk kepentingan revolusi Indonesia
  13. jang Fjinta-buta darı kawan jang kolot inı harus dilawan
  14. makin berkurang. achırnja tinggal jang tua' Dan djika
  15. hakekatnia. sikap mereka ianę kolot itu akan mematikan
  16. Masih ada kawan kita lang ngotot tidak mau meneri-
  17. lebih didorong untuk meniempurnakan dirı dan memper-
  18. diurı lang memutuskan mana jang mereka gemari dan
  19. dirı pada keadaannia jang sekarang sadja tanpa mengusa-
  20. Rakiat letapı inı tdak berarti tidak mengadakan pem-
  21. kita ridak boleh gegahah, lebih terhadap djenis sastra lentang pembaruan dibidang sastra dan seni memang
  22. kıskan kehıdupan dan perdjuangan Rakjat sekarang. tetapı djuga harus mentjiptakan lakon bara jang melu-
  23. merata sampai ke-desa* Jjika dibandingkan dengan drama
  24. Drama tradisionil jang berbahasa daerah ternjata lebih
  25. massa jang butahuruf, dengan tidak mengurangi perhatian
  26. in perlu diintensifkan penggarapan kita terhadap
  27. Rakjat pekerdja adalah sangat tinggi, sedangkan.tingkat sal finiak semangat revolusioner dan kesedaran politik
  28. Pckerdjaan populerisasi dan peningkatan tidak mung- tidik akan mentjapai tudjuan pengabdian kita.
  29. lah sesuatu jang hanja kita kehendaki sendiri, jang hanja
  30. Sesudah djelas untuk siapa sastra dan seni revolusioner
  31. badjaan-diri dan pendidikan-diri.
  32. mokratis dalam tahap pertama maupun banteng sosialis dalam merebut dua benteng, baik benteng nasional-de-
  33. gala bentuk perdjuangan jang bagaimanapun beratnja
  34. konsekwen anti-imperialisme dan anti-feodalisme. Dan diri sebagai sastrawan dan seniman revolusioner jang
  35. Menerima pimpinan Partai berarti sedar mendjadikan
  36. Ini berarti bahwa prinsip politik adalah panglima" djuga
  37. akan dapat dipenuhi bila sastra dan seni revolusioner
  38. gian jang ikut menentukan djalannja revolusi. Tugas ini
  39. Sastra dan seni revolusioner merupakan satu bagian
  40. mutu ideologinja tetapi djuga tinggi mutu artistiknja.
  41. tentang pentjiptaan sastra dan seni, sehingga mereka lebih
  42. sesuai dengan makin meningkatnja tuntutan perdjuangan
  43. Dalam hubungan dengan drama, terutama untuk men-
  44. dajaan dan olahraga) SOBSI dikenal dengan 4 M"
  45. desa2, ke-perkebunan? dan perkampungan² kaum buruh,
  46. djuan-kemadjuan dibidang politik dan meluasnja aksi²
  47. keberanian kreatif dalam mengadakan pembaruan. Mem-
  48. tangan. termasuk keramik, kita belum memberi perhatian
  49. faham² dan sembojan politik modern kedalam mulut
  50. adakan pembaruan. Sekali lagi saja tekankan. bahwa
  51. adalah perkembangan proses melewati kontradiksi dari
  52. habarata dan Ramajana. Ini djuga menundjukkan
  53. bentuk kesenian wajang seperti jang kita temukan di In-
  54. Mahabaratà atau Ramajana jang didramakan Perwudjud-
  55. tidak mungkin diadakan pembaruan pada pewajangan perbarui. Sikap jang menganggap setiara mutlak bahwa
  56. isme-L.eninisme serta kondisi² chusus dan sedjarah Rak-
  57. Mengenat pembaruan drama daerah harus kita pegang
  58. Dalam rangka pembaruan drama daerah sangat pen- sendjata paling ampuh bagı perdjuangan kaum tani.
  59. dekorasi dan komposisi panggung dsb. Oleh karena itu
  60. seperti pengetahuan tentang prinsip drama, pelakonan,
  61. bentuk harus kita gunakan dan kembangkan sesuai de-
  62. teknik pementasannja, maka kita melihat ada penggunaan
  63. djau dari sudut penggunaan bahasa, kita mendjumpai
  64. dan akan selalu ada. Bentuk drama pada umum-Kontradiksi antara kemadjuan-dan kesulitan adalah wadjar
  65. tentu masing" mempunjaı kemungkinan² dan kesulitan²-
  66. tup pada ludruk, wajang-orang, gambuh, ardja, topeng,
  67. oleh Rakjat. Kemungkinan pembaruan djuga tidak tertu-
  68. antara lain karena masih adanja sikap kurang sungguha
  69. Dalam rangka meluas. masih terdapat kekurangan²,
  70. djadi bagían dari kehidupan massa Rakjat jang luas. Apa
  71. kembang dari Partai jang anggotanja kurang dari 8.000
  72. tinggı daripada mutu karjanja. Hati massa tidak bisa di-
  73. beliau katakan, tulang hidup daripada ' revolusi. Tubuh
  74. tergantung pada kader²nja. Kemarin Bung Karno berbitjara
  75. me. Hanja dengan demikian Partai bisa bersatu fikiran dan
  76. Djadi, kita harus membela teori-teori dan politik-politik
  77. brengsek, akan tetapi kritik² ini tidak akan banjak artinja
  78. nja menghabiskan waktu dengan buku² silat atau komik² Kita sering mengkritik kawan² jang membiarkan anak²
  79. semua anggota keluarga dalam rumahtangga Komunis. dengan karja² dan kegiatan²nja untuk merevolusionerkan
  80. sastrawan dan seniman Komunis dapat berbuat sesuatu
  81. anggota2 keluarga dalam rumahtangga Komunis. Para adanja keterbelakangan politik dan kebudajaan daripada
  82. tentang keluarga Komunis, chususnja tentang kenjataan Belakangan ini dalam Partai kita banjak dibitjarakan
  83. proletariat dan. kursi burdjuasi ketjil atau diantara kursi
  84. kegembiraannja bertambah, dan dia djauh dari penjakit semangatnja malahan mendjadi lebih tinggi dari biasa,
  85. revolusi jang sudah dipilihnja; dalam saat² jang menentukan
  86. Pedeknja, pengembangan kerdja kreasi para sastrawan dan penggarapan karja jang memang sudah selesai projeknja.
  87. penulisan atau penggarapan karja difihak lain. Inı pasti
  88. aengan djalan mengadakan djaringan sekolab dan kursus
  89. karja, baik dalam djumlah maupun dalam mutu, tekad jang
  90. Seperti sudah saja katakan, kita harus mengkritik kawan²
  91. 6970725

DAN SENI

SASTRA

TENTANG

"D. N. Aidit

Djakarta 1964

Jajasan Pembaruan"

igl. 28 Agustus 1964). Revolusıoner di Djakarta, dutjapkan (Pokokº Referat Dihadapan Konfernas Sastra dan Sent :

Buruh, Tani dan Pradjurit

Berkepribadian Nasional mengabdi Dengan Sastra dan Seni jang

D.N. AIDIT

Penerbit

Djakarta, Desember 1964..

5 lama. kemudian Manikebu dilarang oleh Presiden Sukarno kaum Komunis seketika itu djuga melawannja dan tidak nja, sendirı. Ketika Manikebu (Manifes Kebudajaan) muntjul menghukum mati" peraturan itu berdasarkan pengalaman- rakat membenarkan pendapat· ini dan mengutuk serta aturan 26 Mei 1963" itu teror dibidang ekonomi, masja- semuanja tjepat diterima masjarkat. PKI mengatakan per-
desa" sampai ,setan dunia", dan entah apa lagi, dan....
mulai ,salahurus" sampai salahduduk", mulai setan mulai kapitalis birokrat" sampai tuantanah birokrat", sadja jang tidak mereka lontarkan ke-tengah² masjarakat, mengutuk Amerika Serikat. Dan istilah politik. baru apa maka satu-setengah tahun kemudian seluruh bangsa Rakjat Indonesia jang nomor satu dan paling berbahaja, menetapkan imperialisme Amerika Serikat sebagai musuh laysia" jang intinja adalah Federasi Malaya. Sekali PKI me. Sekarang seluruh bangsa bangkit mengganjang Ma- sudah mengatakan bahwa itu adalah neo-kolonialis- siatif mereka. Sedjak Federasi Malaya didirikan PKI mereka organisasi. Dibidang politik, ada sadja ini-dibidang organisasi, sampai² orang djompo dan anak² memusingkan kepala dengan' ber-matjam² kegiatannja rakan riset jang mereka lakukan. Sebelum itu PK1 telah kebangkitan gerakan tani di-mana² sebagai akibat ge- sadja PKI membikin heboh" dengan terus mengobarkan bah lagi pekerdjaan kita untuk membuntutinja. Baru apa lagi PKI ini? Ada sadja jang mereka perbuat. Tam- ber-tanja² dan mendjadi -gusar. Mereka ber-tanja², ada giatan untuk mengembangkan kekuatan Rakjat. Mereka Tentu ada orang" jang tidak senang melihat setiap ke- peningkatan perdjuangan revolusioner Rakjat kita. adalah amat penting bagi kehidupan bangsa dan bagi tang sastra dan seni. Mendiskusikan soal ini sekarang sesuatu jang pelik, tetapi djuga menarik dan penting, ten-Kita sekarang berkumpul untuk bertukarfikiran tentang datang dari semua pendjuru tanahair. Selamat datang saja utjapkan kepada kawan? jang Kawan² jang tertjinta !

tusan² KSSR. Semoga usaha ini dapat menıbantu pelaksanaan kepu- bagai lampiran. kita bina kebudajaan jang berkepribadian nasional! se- dan seni revolusioner ! serta Hajo ber-sama Bung Karno dan Kibarkan tinggi² pandji pertempuran dibidang sastra kepribadian nasional mengabdi buruh, tani dan pradjurit referat jang berdjudul Dengan sastra dan seni jang ber-jang diutjapkan olch Ketua CC PKI, D.N. Aidit, jaitu peserta KSSR. Kali ini kami terbitkan tiga bahan pokok fernas, baik oleh para pemimpin PKI maupun oleh para Banjak bahan berguna telah disampaikan kepada Kon- maka KSSR ini diadakan. ngembangkan prinsip berkepribadian dalam kebudajaan", harus dikerdjakan dalam rangka menegakkan dan me- pun demikian mengingat masih banjaknja tugas2 jang seni, dasar² untuk pekerdjaan itu telah diletakkan. Meski-Sebelum KSSR PK1 sudah bckerdja dibidang sastra dan pertama jang diselenggarakan oleh PKI. volusioner (KSSR), adalah konfernas sastra dan seni jang tanahair. Konferensi inı, Konfernas Sastra dan Seni Re- sastrawan dan seniman revolusioner dari segenap pendjuru Sastra dan Seni di Djakarta jang dikundjungi oleh para CC PKI telah menjelenggarakan Konferensi nasional Dari tgl. 27 Agustus sampai dengan 2 September 1964

PENGANTAR PENERBIT

PWEV

2 Sastra dan Seni dari Lekra. Satu perkembangan jang se- kebudajaan masing2 atau terorganisasi dalam Lembaga² ini bukan liar, mereka tergabung dalam organisasi massa tangan, sekarang sudah lebih dari 500.000. Dan anggota² dari beberapa orang, dapat dihitung dengan djari sebelah Keanggotaan Lekra jang 14 tahun jang lalu hanja terdiri baik dalam Mukadimah itu. Soal² azasi mengenai kebudajaan Rakjat didjawab dengan jat serta peranannja dalam perdjuangan revolusioner. dan kedewasaan pengertian PKI tentang kebudajaan Rak-Mukadimah Lekra menundjukkan kematangan politik pimpinan Partai. bahwa sastrawan dan seniman Rakjat menerima baik tiepat dan pada pokoknja terpimpin baik. Ini membuktikan djata Mukadimah itu sadja telah berkembang relatif sangat nja sastra dan senı jang bersifat kerakjatan, dengan sen- sudah berusia 7 tahun, tetapi kebudajaan Rakjat, chusus-Sekalipun Lekra baru mempunjai Anggaran Dasar se- tidak adaLekra. isi dan rupa sastra dan seni Indonesia sekarang seandainja niata sangat tepat. Kita tidak dapat membajangkan betapa. Inisiatif kita mendirikan Lekra 14 tahun jang lalu ter- sudah dewasa, sekalipun usianja baru 9 tahun ketika itu. jat dan revolusi. Ini -menundjukkan bahwa Lekra kita lebih baik dan lebih berguna bagi kebudajaan, bagi Rak- mua sjarat jang diperlukan untuk bekerdja lebih banjak, oleh Kawan Njoto, menjimpulkan bahwa sudah ada se-Ajub, Sekretaris Umum Lekra, jang kemudian diperkuat perkembangan Lekra sedjak ia didirikan, Kawan Jubaar Kongres Lekra jang bersedjarah ini, setelah menganalisa kan oleh Kongres Pertama Lekra tahun 1959. Dalam lalu dalam Mukadimah Lekra dan kemudian disempurna- volusioner kita. Dasar²nja sudah diletakkan 14 tahun jang baru mau memulai meletakkan dasar² sastra dan seni re- kali kita adakan, bukanlah berarti bahwa dengan ini kita Sekalipun konferensi sematjam ini baru untuk pertama dalam kebudajaan". tentang pentingnja pelaksanaan prinsip berkepribadian pidato Tavip Presiden Sukarno jang antara lain menekankan Konfernas Sastra dan Seni, dan dalam rangka menjambut resolusi Pleno ke-II CC pada achir tahun 1963 tentang rensi ini kita adakan dalam rangka melaksanakan salahsatr

6 budajaan Rakjat) pada tanggal 17 Agustus 1950. Konfe- tahun jang lalu, jaitu sedjak berdirinja Lekra (Lembaga Ke- dengan sedar meminıpin gerakan kebudajaan Rakjat 14 sedjak PKI didirikan 44 tahun jang lalu dan sedjak PKI dan seni pertama jang diselenggarakan oleh Comite Central Konferensi sastra dan seni ini adalah konferensi sastra volousioner kita. ningkat. krena "rising denands" daripada perdjuangan re- konfcrensi ini kita adakan karena tuntutan² jang terus me- mendesak dari perdjuangan revolusioner Rakjat kita. Djuga jang paling perlu, sesuai dengan tuntutan² jang paling lektif masing Inisiatif kita sekarang baru terbatas pada dalam rangka meningkatkan kreativitet dan inisiatit ko- tiap" anggota Partai lebih kreatif dan lebib banjak inisiatif nondjolan peranan individu dalam kegiatan kolektit, supaja kesedaran subiektil semua anggota Partai. Ini berarti pe- panje untuk mengembangkan senara maximal peranan aktit siatif, didalanı Partai kita sekarang sedang berdjalan kam- berinısiatit Dan djustru untuk tebih mengembangkan ini-tidak meng-ada² Sebaliknja, kita merasa masih kurang sanasekali tidak mengadakan inisiatit jang ber-lebihzan, PKI tidak pernah dan tidak akan kelebihan enerzı dan sekali bukan pembuktian enerzi PKI jang ber-lebih²an. dengan praktek kongkrit revolusı Indonesia, dan sama- sudah bertambah baiknja pemaduan Marxisme-Leninisme Bagı kita, kawan", senuanja itu hanjalah pembuktian oner. Demikian gusarnja mereka melihat inisiatif Revolusi-Tentu ada udang dibalik batu ! Mustahil CC PK1 langsung mengurusi sastra dan seni! sung diselenggarakan oleh CC PKI. Tentu ini ada apažnjal fernas Sastra dan Seni Revolusioner (KSSR) jang lang-Sekarang PKI tampil lagi dengan mnisiatit baru: Kon- ekonomi reaksioner Sumitro dan dari pengikut² Sumitro. nuntut supaja perguruan² tinggi dibersihkan darı teori² itupun mengambil keputusan mengganjang Sumitro, me-Besar Sardjana Dan Ahli Ekonomi, maka musjawarah kali PKI tampil mengganjang Sumitro dalam Musjawarah dato Tavip Presiden Sukarno tgl. 17 Agustus jbl. Satu di sah kedudukannja, pensahan mana diperkuat oleh pi- diganjang, tetapi djustru ,Pantjatjınta" malahan mendja-Manikebuis diritul makın santer dan luas. Pantjatjinta" atasnama Pemerintah, dan tuntutan Rakjat supaja kaum

9 man revolusioner. Untuk ini kita harus mementingkan turun masalah jang paling pokok bagi para sastrawan dan seni-dalam fikiran dan perasaan dengan massa Rakjat adalah fikiran. Oleh karena itu masalah mengintegrasikan diri dengan hati. Fikiran Rakjat hanja dapat diselami dengan mengukur hati Rakjat. Hati Rakjat hanja dapat diukur tidak akan ada alat modern jang bagaimanapun jang dapat dan bahkan angkasa dapat diuk ır. Tetapi tidak ada dan modern sekarang laut jang se-dalam²nja mudah diukur, laut dapat diduga, dalam hati siapa tahu. Dalam dunia Kawan2. Diuga peribahasa kita mengadjarkan': Dalam kita. mulia pula mereka dimata dan dihati Partai dan Rakjat. dan seniman revolusioner pada umumnia. Tetapi betapa kepada sastrawan² dan seniman² Komunis serta sastrawan² bagi proletariat". Djelaslah betapa tinggi tuntutan Partai se-baiknja pekerdjaan kita, tidak mungkin tjukup baik kesetiaan kepada apa jang. sering kita katakan, bahwa ketepian, ber-sakit2 dahulu ber-senang kemudian. Dan nenekmojang kita, jaitu: Ber-rakit kehulu berenang-renang memperbarui dan memperkuat kesetiaan kepada kearifan non-proletar. Dengan melakukan gerakan ini berarti kita membela ideologı proletar dari pengaruh² fikiran dan watak gerakan melawan penjakit puasdiri adalah perdjuangan kesedaran subjektif para anggota Partai. Inti daripada membantu dalam usaha- kita mengembangkan peranan aktif tegantung pada bantuan mereka. Mereka dapat banjak. ral dan watak anggota? Partai dan massa Rakját banjak nja, karena pembentukan diiwa, semangat, kesedaran, mo- dan seniman serta pekerdja" kebudajaan revolusioner lain- penting gerakan ini lebih besar lagi bagi para sastrawan dengan langkah² jang lebih tegap dan lebih pandjang. Arti- tidak mau mandeg, kita mau madju terus dan madju semua anggota Partai, terutama kader²nja, karena kita Gerakan melawan penjakit puasdiri sangat penting bagi sastrawan dan seniman revolusioner. dalam fikiran setiap orang revolusioner Indonesia, termasuk revolusioner Rakjat Indonesia. Ini harus senantiasa hidup langi djalan jang sedang ditempuh oleh perdjuangan Mereka sudah, sedang dan akan terus berusaha mengha-Rakjat Indonesia menempuh djalan jang dipilihnja sendiri. dikepalai Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan kan bukti² jang sangat kuat bahwa kaum imperialis jang

8 dan berkepribadian dalam kebudajaan achir² ini memberi dalan politik, berdiri diatas kaki sendiri dalam ekonomi angan Rakjat Indonesia untuk menegakkan kedaulatan Pengalaman revolusi Agustus '45 dan pengalaman perdju- nja, mereka akan mati²an melawan Rakjat jang berdjuang. tidak akan membiarkan Rakjat mengganggu kesenangan- bunga. Mereka jang diuntungkan oleh masjarakat lama pekerdjaan jang mudah, pasti bukan djalan jang bertabur jang baru samasekali dan jang baik bagi Rakjat pasti bukan jang sudah ber-abad" umurnja dan menggantinja dengan tepat. Membongkar setjara revolusioner masjarakat lama onei djaian jang mudah dan enak pasti bukan djalan jang enak padh sementara kader² Partai. Bagi orang revolusi- gedjala miu menempuh "dja!an revolusi" jang mudah dan dani lebih baik lagi, sebagai djawaban terhadap adania rangka mendjadikan diri kita masing® Komunis jang baik pengintetsif an pembadjatan-diri dan pendidikan-diri, dalam penıbetutin fikiran melawan penjakit puasdiri dalam rangka Didalan Partai kita sekarang sedang diadakan gerakan Rakjat utu sendiri. dalan jang kita bitjarakan, karena kita berbitjara tentang dan soni Rakjat, kita tak tahu berapa luas dan berapa banjak jang harus kita kerdiakan. Berbitjara tentang sastra kerdja keras selama 14 tahun ini, tetapi masih djauh lebih tjapai. Memang banjak jang sudah kita tjapai dengan be- balwa kita tidak boleh puas dengan apa jang sudah kita Ada dan banjak, kawan² Partai selalu mengadjar kita, ferensi ini ? Sckarang, apa lagi jang harus kita bitjarakan dalam kon- luas maupun segi meningginja, sudah menggembirakan. diletakkan dan perkembangannja, baik mengenai segi me-Djadi, dasar² sastra dan seni Rakjat jang tepat sudah Manipolis bertambah kuat olch kompetisi² kita. menang karena kebudajaannja mendjadi madju dan front tetapi dalànı kompetisi Manīpolis Rakjat hanja mengenaí tiap" komıpctisi mesti ada jang kalah dan ada jang menang, kita mengadakan kompetisı Manipolis. Biasanja dalam Manıpolıs dibıdang kebudajaan. Mari, djuga dibidang ini Lekra nienguntungkan kita bersama, memperkuat front kita Kepada sckutu² kita berkata, bahwa perkembangan irihati sekutu dan membikin risau serta djengkel musun² Satu prestasi jang membesarkan hati kita, jang membikin irama benar dengan derap langkah kemadjuan Partai kita.

10 11 pendidikan seperti Taman Siswa, Perguruan Rakjat dsb. pentjaksilat, dsb. Mereka djuga bergerak dalam badana senian jang berupa drama Rakjat, perkumpulan musik, revolusioner banjak jang bergerak dalam rombongan² ke-Diwaktu kegiatan politik revolusioner dilarang, kader² kesenian, terutama drama Rakjat. ngan mengorganisasi dan mempengaruhi perkumpulan² Rakjat, tidak terketjuali dikalangan seniman² Rakjat de- an oleh Gerindo. Kader² gerakan massa bekerdja di-tengah² dan Partindo jang dipimpin oleh Bung Karno, dan kemudi- memobilisasi massa setjara terbuka diteruskan oleh PNI SI, SR dan PKI dilarang, peranan mengorganisasi dan terhadap perkembangan sastra dan seni Indonesia. Sesudah jang tjukup luas, telah mempunjai pengaruh jang besar dan PKI sendiri, jang semuanja merupakan gerakan massa PKI (1920), Sarekat Rakjat (SR) jang dipimpin oleh PKI, laan, serikatburuh² jang dipimpin oleh ISDV (1914) dan Sarekat Islam (didirikan tahun 1912) pada tahun² permu- tuk kesenian untuk keperluan agitasi dan propagandanja. dengan sedar menggunakan media pers dan berbagai ben- karena kaum revolusioner jang bergerak dibidang politik kita, jaitu dimulai sedjak awal abad ini. Ini tidak bisa lain, ada sedjak adanja gerakan revolusioner modern dinegeri kaum buruh, kaum tani dan Rakjat pekerdja lainnja sudah Pengintegrasian sastra dan seni revolusioner dengan sedjak gerakan revolusioner itu ada dinegeri kita .berbitjara tentang sesuatu jang boleh dibilang sudah ada tentang sastra dan seni revolusioner sama halnja dengan sudah ada sedjak Rakjat itu ada. Demikian pula, herbitjara tang Rakjat itu sendiri, tentang sesuatu jang boleh dibilang sastra dan seni Rakjat sana halnja dengan berbitjara ten-Dimuka sudah saja katakan, bahwa berbitjara tentang RAKJAT PEKERDJA SENI REVOLUSIONÈR DENGAN MASSA SEDJARAH PENGINTEGRASIAN SASTRA DAN

1.
Tentang hal inilah pidato inı saja landjutkan. dalam bentuk artistik jang tinggi. melaksanakan garis politik jang tepat dengan penuangan massa Rukąat pekerdja merupakan sjarat mutlak dalam

(3) Pengintegrasian sastrawan dan seniman dengan revolusı nasional-demokratis dalam menudju ke Sosialisme; nal mengabdı buruh, tanı dan pradjurit, menjelesaikan
(2) Dengan sastra dan senı jang berkepribadian nasio-
oner dengan massa Rakjat pekerdja;

(1) Sediarah pengıntegrastan sastra dan seni revolusi-
berikan sekedar pengantar tentang: Untuk memudahkan djalannja diskusi saja akan mem- bantuan kawan selama ini. dan seni jang diperlukan, maka hal ini adalah djuga berkat pengetahuan dan pengertian serba sedikit tentang sastra wa kamı tahu segala. Kalau kami sekarang mempunjai putjuk pimpinan Partai kita tidak mempunjai pretensi bah- kawan kami undang. Kami jang sekarang memegang Untuk itulah, untuk saling beladjar dan bertukar fikiran, tukār fikıran. pengetahuan kita dengan banjak beladjar dan banjak ber- jang tentu harus selalu kita usahakan, kita harus menambah tidak menunggu kesempatan turba untuk mengadakan riset dan ketahui begitu banjaknja. Oleh karena itu, dengan usia kita terlalu pendek, sedangkan jang harus kita selami mungkin meriset senua jang perlu kita ketahui. Untuk itu kebawah (turba) untuk mengadakan riset. Tetapi kita tidak

13 tjoretan² dindingnja ikut mengobarkan semangat revolu- djurit dan kaum gerilja. Djuga pelukis² dengan poster² dan di-front² pertempuran dalam mengobarkan senangat pra- tjulan dan berkembang di-mana² serta giat ambilbagian ludruk, ketoprak, reog dan dagelan (bebodoran) bermun- mengabdikan diri kepada revolusi. Drama Rakjat, terutama senian telah mengalami perkembangan dan umumnja telah dan seni revolusioner. Setjara spontan semua bidang ke- an-kemungkinan baru jang luas bagi perkembangan sastra Revolusi Agustus 1945 telah membukakan kemungkin- maupun nihilisme dalum sastra dan seni. kepribadiannja sendiri, dan menolak baik konservatisme jang datang dari luar. Rakjat Indonesia mendjundjungtinggi hadap warisan nenekmojang maupun dogmatisme terhadap dogmatisme dalam sastra dan seni, baik dogmatisme ier- kian dapat disimpulkan, bahwa Rakiat Indonesia menolak dari luar dengan lewat proses penjesuaian.· Dengan demi- diwarisi dari nenekmojang dan bersedia menerima jang sendirı berusaha uniuk mengadakan pembaruan apa iang diletakkan, jaitu dengan bertitiktolak dari kepribadian jang datang dari luarnegeri. Tetapi dasar jang positif telah barui warisan nenekmojang maupun dalam menerima menjebabkan kekurang-sempurnaan, baik dalam memper-Dengan sendirinja, ketiadaan pimpinan jang tepat telah serta masih lambat sekali djalannja. selesai proses penjesuaiannja, dan ada jang belum selésai Rakjat Indonesia sendiri. Ada jang boleh dibilang sudah dengan melalui proses penjesuaian dengan kepribadian maupun jang datang dari negeri² Timur, semuanja diterima bentuk2 kesenian lainnja, baik jang datang dari Barat tidak diterima sebagaimana adanja" sadja. Demikian pula Pun wajang, gambus, terbangan (rebana) dan arsitektur tjontoh kreativitet dalam menerima jang datang dari luar. milik Rakjat Indonesia diseluruh Nusantara merupakan datang dari luar. Kerontjong jang sekarang sudah mendjadi warisan nenekmojang, tetapi djuga dalam menerima jang Rakjat Indonesia tidak hanja kreatif dalam menerima suatu jang asing bagi Rakjat Indonesia. budajaan" dan prinsip seni untuk Rakjat". bukanlah se- dja. Dengan demikian prinsip berkepribadian dalam ke- ditanamkan tradisi sastra dan seni mengabdi Rakjat peker- sesuai dengan tuntutan gerakan revolusioner. Djuga telah nenekmojang dengan pembaharuan jang revolusioner, jang

12 kita. jaitu pemaduan setjara kreatif warisan kesenian sudah ditanamkannia tradisi revolusioner dalam kesenian Darı uraian singkat diatas dapat kita simpulkap tentang sastra untuk Rakjat". dimulailah dalam kesusastraan modern dinegeri kita prinsıp sastra modern Indonesia. Dengan buahtangan² mereka Adhisurio dan Mas Marco Kartodikromo adalah pelopor² volusi". Pun tak dapat disangkal bahwa Hadji Mukti, Tirto negeri kita musik untuk Rakjat" atau musik untuk re-Supratman dimulailah dalam kehidupan musik modern di-Djuga tak dapat disangkal bahwa dengan buahtangan² lagu Indonesia Raja" dan lagu2 revolusioner lainnja. peranan pcnting W.R. Supratmnan jang telah mentjiptakan tur, tjerpen, essai, novel musik dsb. Tak dapat disangkal oner ļang bergerak dibidang djurnalistik, polemik, karika-Kedua, dari kalangan intelektuil dan seniman revolusi- kenalan dengan pendjara kolonial. kuasaan Diepang. Djuga dalang? banjak jang harus ber-Djepang karena kritik satirisnja jang tadjam terhadap ke- sangat terkenal, jaitu Tjak Durasim telah dibunuh oleh fasis kolonial serta musuh² Rakjat lainnja Pemain ludruk iang pekerdja dan sebaliknja sangat dibentji oleh pemerintah sangat ditjintai oleh penontonnja jang terdiri dari Rakjat pologoro. pantjen, dll. Seniman² satiris dari drama² Rakjat terhadap praktek² tuantanah seperti idjon, lintahdarit, Belanda dan fasis Djepang jang dibentji Rakjat. Djuga atau lclutjon" sindiran terhadap alat² kekuasaan kolonial utama jang berupa satire (sindiran) dalam bentuk pantun² dan pewajangan telah melahirkan banjak kritik-sosiai, ter- heroisme, anti-kemaksiatan dsb. Seniman2 drama Rakjat air dan anti-kolonialisme, tjinta kebenaran, tjinta keadilan, jang positif, misalnja dalam menanamkan rasa tjintà tanah- pengarul kaun revolusioner telah memainkan peranan Drama Rakjat dan berbagai bentuk wajang jang dibawah senian Rakjat lainnja seperti tari, musik, sastra, dil. kembangnja drama Rakjat, berkembang pula tjabang ke- ketoprak, reog (Djawa Barat), dsb. Bersamaan dengan ber- dirı dengan gerakan revolusioner, seperti misalnia ludruk, meningkat mendjadi drama Rakjat jang mengintegrasikan Rakiat sendiri dan berkat pengaruh gerakan revolusioner, Pertama, dari ronıbongan folklor, jāng karena kekreatitan revolusioner pada masa itu datang dari dua djurusan. Proses pengintegrasian sastra dan seni dengan gerakan

dan seniman revolusioner. mendjadi tekad tiap* anggota Lekra dan semua sastrawan dalam bentuk artıstik iang. tınggı Tekad inilah jang harus untuk menuangkan djiwa hakikı masjarakaı dan abāa kıa sastra dan seni revolusioner Indonesia memiliki kekuatan Sedjak berdirinja Lekra sudah bertekad untuk membikin tjiptaan kebudajaan baru jang nasional dan ilmiah". jang agung dari sedjarah dan bangsa kita, menudju kepen- dengan inı berusaha meneruskan setjara kreatit tradisi klasik maupun baru darı bangsa lain iang manapun, dan halnja mempeladjari dengan seksama pula hasil tiiptaan diarı dengan seksama segala segı peninggalan itu, seperti dengan kritis peninggalan* nenekmojang kita, mempela- dapat dilakukan olehRakjat" dan bahwa Lekra menerıma bahwa pembangunan kebudajaan Indonesia baru hania 2 bahwa Rakjat adalah satunja pentjipia kebudajaan", 2kalimat² dalam Mukadimah jang antara lain mengatakan qja dalam perdjuangan revolusioner. Ini dibuktikan oleh

14 pengertian PKi tentang kebudajaan Rakjat serta peranan-Lekra menundjukkan kematangan politik dan kedewasaan Seperti sudah saja katakan dibagian muka, Mukadimah oleh Lekra. telah ikut dimainkan oleh front kebudajaan jang dipelopori sukses ditjapai dibidang politik, maka peranan penting bangan situasi politik Indonesia terus menaik, banjak barisan progresif. Dan djika sedjak tahun 1951 perkem- dajaan memainkan peranan jang sangat penting dalam sioner berdjalan dengan terpimpin. Sedjak itu front kebu- seni dengan massa Rakjat pekerdja dan gerakan revolu- tahun kelahiran kembali PKI, pengintegrasian sastra dan datangnja kemenangan. Terutama sedjak tahun 1951, jaitu azas, merupakan bukti kesedaran dan kejakinan akan Berdirinja Lekra merupakan kemenangan daripada satu PKI. kan salahsatu perwudjudan daripada meningkat dewasanja sajap Leninis dalam PKI ketika itu dan sekaligus merupa- dan kanan. Lekra merupakan perwudjudan dari usaha perdjuangan intern jang sengit melawan oportunisme kiri" Lekra didirikan ketika didalam PKI sedang berlangsung dari gerakan revolusioner dinegeri kita. jang pening dalam mentjegah kemerosotan lebih landjut jang hampir bersamaan. Lekra telah memainkan peranan djuga mulai digalang atau digalang kembali pada waktu menjusun front kebudajaan disamping froni lain jang ruskan revolusi dengan djalan jang lebih baik, jaitu dengan Agustus 1945, dan merupakan tekad bulat untuk mene- adalah hasil pengendapan dan peladjaran selama revolusi kesedaran jang datangnja terlambat, tetapi difihak lain ini dengan mendirikan Lekra. Disatu fihak ini menundjukkan memberikan pimpinan pada gerakan kebudajaan Rakjat untuk meninggalkan revolusi, kaum Komunis tampil dalam revolusi meninggalkan revolusi atau sedang siap² menurun dan sudah banjak orang jang tadinja ambilbagian lusioner. Baru dalam tahun 1950, djadi sesudah revolusi kan pimpinan kepada perkembangan sastra dan seni revo-Sampai tahun 1950 boleh dibilang PKI tidak memberi- chususnja pada sastra dan seni revolusioner. kemadjuan jang besar pada perkembangan kebudajaan, pinan PKI, kesempatan jang sangat baik itu tidak membawa oner dalam gerakan kebudajaan, chususnja ketiadaan pim- sioner Rakjat. Tetapi, karena ketiadaan pimpinan revolusi-

17 Sedjalan dengan menjebarkan humanisme universil,jang ada. mempertahankan sistim penghisapan imperialis dan feodal halangi terlaksananja tugas tersebut serta berkehendak membentji kaum kontra-revolusioner jang menghalang- dalam perdjuangan menudju ke-Sosialisme dan sebaliknia pungkan tugas² Revolusi Agustus 1945 sampai ke-akar²nia lainnja, mentjintai perdjuangan revolusioner untuk meram- kaum imperialis, kaum tuantanah dan kaum reaksioner mentjintai sesama massa Rakjat dan sebaliknja membentji mentjintai, tetapi djuga sekaligus untuk membentji, jaitu humanisme kita harus mendidik Rakjat tidak hanja untuk pandjang umur sistim penghisapannja. Oleh karena itu, oner itu tidaklah lain daripada akal busuk untuk memper- lebih djauh, kemanusiaan jang di-djadja²kan kaum reaksi- nusiaan burdjuis dan kemanusiaan feodal: Dan bila diteliti kan kaum imperialis dan tuantanah mendjundjung kema- manusiaan proletariat, kemanusiaan massa Rakiat, sedang-Kaum Komunis mendjundjung kemanusiaan. jaitu. ke- siaan jang terlepas dari klas. kemanusiaan jang berwatak klas dan tidak ada kemanu- dalam masjarakat Indonesia sekarang, hanjalah terdapat Menurut kenjataan didalam masjarakat berklas, seperti melawan musuh²nja. adjaran Manipol agar Rakjat tidak mengenal dan tidak harus diselamatkan. Demikianlah tjara mereka mengebiri na itu orang sematjam itu djangan dimusuhi, malahan Ilahi" didalam dirinja, masih ada segi² baiknja. Oleh kare- rachman dan Lyndon Johnson, masih bersinar ,tjahaja Manikebuis, se-djelek² manusia, misainja Tengku Abdul- abstrak, sekalipun maksud mereka kongkrit. Menurut kaum sesama manusia". Mereka mengadjarkan kemanusiaan jang humanisme. universil, jang mengadjarkan tjinta kepada tapi isinja tetap jang itu² djuga. Mcreka sebarkan teori etiket jang ber-ganti² dan bendera jang berubah-ubah, te- kan ideologi reaksioner dibidang sastra dan seni, dengan kitar Manikebu, imperialisme Amerika Serikat menjebar- didalamnegeri, antara lain mereka jang berkerumun dise-Dengan bantuan sastrawan² dan seniman² sewaannja memenuhi harapan² kaum imperialis. mengchianati revolusi Sosialis, dan dengan sendirinja kaum imperialis, jaitu bahwa generasi® kemudian akan buatan kaum revisionis tjotjok benar dengan perhitungan revolusi negeri mereka masing. Dengan demikian per-

16 muda negeri²nja, mercka telah meratjuni pewaris daripada melantjarkan kemerosotan moral dan ideologi generasi imperialis. Mereka sungguh telah berbuat banjak dalam atau membikin barangtiruan (surrogaat) dari kebudajaan imperialis, tetapi mereka bangga kalau berhasil mendjip!ak Kaum revisionis bukan hanja tidak melawan kebudajaan merdekaan bangsa². tubuh gerakan klas buruh internasional dan gerakan ke- sionis modern jang belakangan ini merembes kedalam sebut mendapatkan angin baik dari kegiatan kaum revi- komprador, kapitalis birokrat dan tuantanah. Úsaha² ter- setjara aktif oleh kakitangannja didalamnegeri, jaitu kaum Indonesia dibidang kcbudajaan. Usaha² mereka ini dibantu politik, mercka mengintensifkan agresinja terhadap Rakjat kolonialisme jang mereka djalankan dibidang ekonomi dan dang ilnuu, film, musik din lektur.. Seiring dengan neo- karena dominasinja dibidang kebudajaan, chususnja dibi- karena kedudukan politik dan ekonominja, tetapi djuga hanja merupakan musuh nomor satu Rakjat Indonesia jat Indoncsia. Imperialis Amerika Serikat sekarang tidak bagai tjara dan dialan untuk mematikan kepribadian Rak-Amcrika Scrikat, telah dan sedang berusaha melalui ber-imperialis. mulai Belanda, kemudian Djepang dan kini Sebagaimana kawan² sendiri telah menjaksikan, kaum kan ? sastra dan senınja. Mengpa hal ini harus kita perdjuang- kepribadian nasional dibidang tersebut, termasuk bidang dengan berkeprihadian dibidang kebudajaan adalah ber- berkepribadian dibidang kcbudajaan. Jang saja maksudkan politik, berdiri diatas kaki sendiri dibidang ekonomi dun berdjuang melaksanakan tiga prinsip : berdaulat dibidang saja kemukakan. bahwa kaum Komunis sekarang sedang Sumatra Utara pada tangual 23 Februari 1964, antara lain Sewaktu menerina ronibongan drama Sinandang" dari SOSIALISME KRATIS DALAM MENUDJU KE KAN REVOLUSI NASIONAL-DEMO- T NI DAN PRADJURIT, MENJELESAI-BADIAN NASIONAL MENGABDI BURUH, DENGAN SASTRA DAN SENI JANG BERKEPRI-II.

19 setjara Barat, tetapi malu menarikan tari²an Indonesia Indonesia sendiri. Mereka lebih bangga berdansa-dansi lebih mahir menjanjikan lagu² Barat daripada lagu² Rakjat dung didalam kebudajaan imperialis jang dekaden. Mereka sekan, kebedjatan dan kebobrokan ideologi jang terkan- meniru gajanja, tetapi bulat2 mendjiplak segala kebreng- milik nasionalnja sendiri. Lebih djauh mereka tidak hanja mengenal, menggali dan menjaring serta mengembangkan datang dari Barat, dan sebaliknja tidak berusaha untuk perialis. Mereka setjara latah meniru mentah² apa jang diatas kepala kosongnja itu tidak lain adalah Barat im- bermutu rendah dan tidak indah. Barat jang didjundjung tinggi dan indah, sedang sastra dan seni Indonesia djelek, berpendapat bahwa sastra dan seni Barat itu baik, bermutu dan seni Rakjatnja sendiri. Kaum nihilis kebudajaan ini apa sadja jang datang dari Barat, djuga meremehkan sastra Indonesia jang selain mengagumi dan mengagung-agungkan Kita menjaksikan masih adanja sastrawan² dan seniman² Kawan² jang tertjinta ! pekerdja. tapan kulturil dan bimbingan kreatif kepada anak² Rakjat sastrawan dan seniman dewasa ini untuk memberikan san- revolusi jang dapat dipertjaja. Adaiah kewadjiban para pelaksana dan kemudian mendjadi pewaris dan penerus seni lainnja jang dapat membantu mereka untuk mendjadi kan batjaan, musik, film, drama dan kegiatan" sastra dan İndonesia memerlukan kehidupan sastra dan seni, memerlu- pada anak² kita. Oleh karena itu anak². Rakjat pekerdja ngunan Sosialisme dincgeri kita akan banjak tergantung demokratis maupun sukses revolusi sosialis dan pemba- waris² dan penerus² revolusi. Baik sukses revolusi nasional- na-pelaksana revolusi dan kemudian akan mendjadi .pe- saluran kebudajaan". Padahal anak² kita adalah pelaksa- anak² tidak mudah diketahui, apalag: jang merembes lewat jang penuh dengan kemunafikan, jang kedjahatannja oleh Djepang. Mereka sekarang hidup dalam neo-kolonialisme perti kita dulu mengenal kolonialisme Belanda dan fasisme sudah tidak mengenal lagi kolonialisme jang telandjang: se- hidup bersama dengan orangtua mereka, tetapi mereka pekerdja sekarang memang masih ikut merasakan derita minta perhatian chusus mengenai anak² kita. Anak² Rakjat Kepada para sastrawan dan seniman revolusioner saja

18 penting. nis, peranan 'sastra dan senı revolusioner adalah sangat Dalam rangka kita sekarang membangun keluarga² Komu- kebudajaannja. chususnja perasaan sastra dan seninja. nja, tapi djuga perlu terus mengasah ketadjaman perasaan sadja perlu terus mengasah ketadjaman perasaan politik- politill kebudajaan kanan". Oleh sebab itu, bagi kader PKl tidak tuenaf sikap jang tepat. Inilah jang sering disebut politik kiri, pai sekarang setjara kebudajaan masih belum memiliki diantara kader² Partai kita, berikut keluarganja, jang sam- tindjau dari sikap kebudajaannja. Malahan masih ada politiknja. hakekatnja masih bersikap reaksioner djika di- sudah revolusioner atau sudah Manipolis dalam pandangan saksikan saban hari. Banjak orang2 dan goongan² jang bahaja pelor mas". Ini terbukti dari kenjataan jang kita tadjam djika dibandingkan dengan kewaspadaan terhadap besi. Kewaspadaan Rakjat terhadap bahaja pelor besi lebih pelor mas" itu lebih berbahaja daripada tembakan pelor batas² tertentu dan dalan: keadaan² tertentu tembakan dibidang politik, ekonomi ataupun militer. Malahan dalam tidak kalah berbahajanja dibandingkan dengan agresınia Serangan djahat kebudajaan imperialis Amerika Serikat lam melawan imperialisme. djalan menumpulkan patriotisme revolusioner Rakjat da- an dan penghisapannja terhadap Rakjat Indonesia dengan dibidang politik dan ekonomi, ingin meneruskan penindas- lamnegerı ingin menolong kedudukannja jang sudab gojah Amerika Serikat dengan bantuan kaum reaksioner dida-Pendeknja, dengan tindakan²nja itu kaum imperialis tuan nasional Rakjat Indonesia. dibidang kebudajaan untuk menggerowoti keutuhan persa- dan rastalisme tidak hanja dibidang politik tetapi djuga Mereka djuga mengobarkan provinsialisme, separatisme dunia. duduk salahsatu negeri tanpa sekaligus mendjadi penduduk seolah-olah ada manusia" aneh jang hanja mendjadi pen- sovinisme jang bertentangan dengan internasionalisme, dalam masiarakat. Bersamaan dengan itu mereka sebarkan kat dan tanpa termasuk dalam sesuatu klas atau golongan sesuatu negerı. tanpa mendjadi anggota sesuatu masjara- bisa dilahirkan dimuka bumi tanpa mendjadi penduduk nihilisme nasional, seolah-olah ada manusia aneh jang ideologis2 imperialis menjebarkan kosmopolitanisme dan

21 ideologi, tanpa perketjualiar, djadi djuga pekerdiaan daripada pekerdjaan ideologi kita Dan setiap pekerdjaan Bidang² sastra dan senı termasuk bidang² terpenting Rakiat Indonesią jang revolusioner. diri, bertema nasional dan melukiskan aspirasi² nasional jang mentjerminkan tradisi dan adat-istiadat bangsa sen- tradisi patriotisme revolusioner Rakjat Indonesia sendiri, keprıbadian nasional adalah sastra dan seni jang lahir dari Jang kita maksudkan dengan sastra dan seni jang her- melawan dan mengalahkan kebudajaan imperialis dari itu djuga mempunjaı kemampuan untuk setjara aktif pengaruh merusak dari kebudajaan imperialis, tetapi lebih kuat tidak hanja tahan dan mempunjai kekebalan terhadap keprıbadian nasional Sastra dan seni jang kepribadiannja lawan dan kita kalahkan dengan sastra dan senı jang ber-Agresi sastra dan seni imperialis hanjalah dapat kita djukkan dialan jang.tepat jang seharusnja mereka tempuh. mereka salah-djalan dan salah-pilih, dan harus kita tun- kita harus bersikap sabar menjedarkan mereka. bahwa Terhadap kaum nihilis kebudajaan jang tidak sedaı ini kan klise² dan duplikat² belaka dari kebudajaan Barat. hilangan kepribadian. sedang karja² mereka hanja merupa- mukan. bahkan mereka djauhi. Mereka sendiri djustru ke- kepribadian nasional .jang di-idam²kannja itu tidak terte- tertjapai kemadjuan dalam karja²nja, tetapi sebenarnja antah dari beras. Memang dalam batas² tertentu se-olah² sari-patinja jang baik. Mereka tidak bisa memišahkan jaitu keliru mengambil ampas kebudajaan Barat dan bukan badian nasional melalui Barat, ditambah lagi salah-pilih, samping sudah salah djalan, jaitu akan membina kepri- barang tentu keinginannja itu tidak terkabul, karena di- dajaan Barat jang dianggapnja madju dan bermutu. Sudah kebudajaan Rakjat Indonesia, mereka berorientasi kekebu- ringan. Didorong oleh keinginannja untuk mengembängkan melakukan kesalahan jang serupa dalam ukuran jang lebih sementara sastrawan dan seniman jang setjara tidak sedar Disamping itu memang kitapun mengetahui adanja an mereka harus kita lawan dan kita telandjangi habıs an. utana sekali pemuda-pemudi Indonesia. Karenanja, tindak- semangat perdjuangan revolusioner Rakjat Indonesia, ter- kepribadian nasional, merusak moral dan menumpulkan kebudajaan jang berkepribadian nasional. Mercka imerusak

20 Tindakan mereka itu tidak sesuai dengan maksud membina bertambah tjepat daripada kebudajaan imperialis jang asli. berhahaja. karena daja merusaknja bertambah besar dan kemerosotan ideologinja. Hal ini lebih djahat dan lebih kan" kehudajaan inperialis Jengan segala kebedjatan dan Tindakan mereka itu tidak lain adalah meng-Indonesia- rcka" bandit² dan gangster² à la Amerika di Indonesia. komik jing isinja serupa tentang Indonesia, dengan me- lakangan ini lebih getol menulis roman² pitjisan dan tjeritaa gangstcrisme kedalan bahasa Indonesia, tetapi mereka be-Barat jang mempropagandakan rasialisme, banditisme dan reka bukan hanja tidak berhenti menterdjemahkan buku² jang diiringi oleh musik agak-ngik-ngok nasional". Me- mengadakan sematjam rock 'n roll atau twist ,nasional" daripada kemanusiaan ditentang oleh massa, mereka twist dan tarian² jang lebih mengandung kebinatangan adałah ngak-ngik-ngok. Demikian pula setelah rock 'n roll, Indonesta atau Gaerah, sedangkan ritme dan melodinja dan lagu² daerah, tetapi hanja kata²nja sadja jang Mereka djuga mentjiptakan" lagu² Índənesia populer" jang di-twist-kan, dan lagu² anak2 jang dibrengsekkan. ,,Bengawan Solo" jang dirock-'n-roll-kan, Tirtonadi" menurut gaja ngak-ngik-ngok. Sebagai hasilnja lahirlah Mereka mengaransir dan membawakan lagu² Indonesia kembali ke-.,kepribadian nasional"menurut tjara mereka. musik ngak-ngik-ngok tidak boleh didjadjakan, mereka alasan" jang mentertawakan dan kerdil. Dan setelah patriotik seperti aksi boikot film² Amerika Serikat dengan nasional dibidang kcbudajaan. Mereka menentang aksi² geioranja semangat untuk menegakkan kembali kepribadian jaan imperialis Amerika Serikat belakangan ini, dan meng- ketika bangkitnja kesedaran Rakjat mengganjang kebuda- alat kebudajaan. Ini dapat kita lihat dari tindakan² mereka bius djiwa Rakjat dan membunuh kepribadiannja dengan jang membantu kaum imperialis dalam usaha hendak mem- jang berkepribadian, sebab Jjustru mereka termasuk oranga kita harapkan sesuatu untuk mengembangkan kebudajaan menerima jang datang dari luar. Dari mereka tidak dapat Rakjat Indonesia jang pandai memilih dan kreatif dalam Perbuatan mereka sepenuhnja bertentangan dengan sifat berangsur-angsur mendjadi serdadu sewaannja jang setia. djadi tawanan djinak dari kaum imperialis, dan malahan sendiri. Pendeknja, mereka setjara rochaniah telah men-

23 (Renungan Indonesia).: Biarlah Sutan Sjahrir merenung-Sjahri dalam bukunja Indonesische Overpeinzingen" lemah-djiwa seperti ditjoba digambarkan oleh Sutan orang buangan revolusioner mendjadi pengchianat dan gelintir orang dalam pembuangan tidaklah berarti semua gagal tetap melahirkan. pahlawan Kelemahan beberapa berarti bahwa pemberontakan itu salah; dan sekalipun ia Kegagalan sesuatu pemberontakan revolusioner tidaklah jang mendjadi sebab, maka samasekali tidak beralasan. nimbulkan rangsang untuk menulis. Djika benar ıni inilah jang mungkın mendjadi krikil" sehingga tidak me- dengan tjampurtangan Bunker darı Amerika Serikat dsb., Dl-T1l diselesaikan dengan kompromı, Irian Barat bebas pinan jang sedar dari proletariat, PRRI-Permesta" dan djuga gagai, Revolusi :Agustus berlangsung tanpa pim- kepada Belanda,. pemberortakan Zeven Provincien" diantara orang2 jang dibuang ke Digul ada jang menjerah Pemberontakan 1926 adalah pemberontakan jang gagal, melihat adanja kelemahan² pada tiap² perdjuangan itu. meningkatkan perdjuangan revolusioner, misalnja karena lain jang dapat membangkitkan kebanggaan nasional dan penghantjuran DI-TIl, pembebasan Irian Barat dan tema² Revolusi Agustus 1945, pembasmian PRR1-Permesta", pembuangan Digul, pemberontakan Zeven Provincien", garap tema² besar seperti pemberontakan 1926. tanah trawan dan seniman kita belum kerandjingan untuk meng-Mungkin masihada ,krikil" jang menjebabkan para sas- revolusioner Rakjat Indonesia. kitkan kebanggaan nasional dan meningkatkan perdjuangao disusun dan dipublikasi setjara luas untuk lebih membang- parkan tradisi² revolusioner Rakjai Indonesia harus tjepat Terutama penulisan sedjarah perdjuangan jang mema- harus dikerdjakan dalam waktu jang tjepat. terletak diatas pundak kaum inteligensia revolusioner, dan jang baik. Mau tidak mau penjusunan semuanja inı sudah buku² ilmu-bumi jang baik dan buku² antropologı-budaja atau tentang sangat kurangnja buku² sedjarah jang baik, Tidak ada gunanja kita mengeluh tentang ketiadaan lusioner. harus terus-menerus mendapat dorongan dari kaum revo- ngan masalah kepribadian bangsa, dan oleh karenanja pologı-budaja. Semuanja ini sangat erat hubungannja de- dengan pekerdjaan dihidang sediarah, geografi dan antro-

22 antara pekerdjaan politik dan pekerdjaan sastra dan seni Dengan demikian djelaslah betapa erat hubungannja mereka dengan ketjintaan jang mendalam kepada tanahair. jang paling tjotjok untuk mercka dan jang paling mendjiwai nasional Rakjat dan mendidik Rakjat kita dengan tjara diperlukan bagi usaha kita membangkitkan kebanggaan dan seni pengetahuan jang dalam tentang hal2 ini sangat kita. Baik untuk kerdja politik maupun untuk kerdja sastra mempeladjari sedjarah, geografi dan adat-istiadat Rakjat gemilang. Ini berarti bahwa kita harus lebih sungguh² dan masakini kita untuk membentuk masadepan kita jang adaan negeri dan Rakjat kita sendiri, keadaan masalampau Sebagai Komunis kita harus lebih banjak mengenal ke- negeri lain. Inilah jang harus senantiasa kita ingat. dilaksanakan oleh Rakjat Indonesia dan bukan oleh Rakjat kita dilaksanakan di Indonesia, dan bukan dinegeri lain, munis diluarnegeri dalam memimpin revolusi²nja. Revolusi membikin kesalahan² jang pernah dibikin oleh kaum Ko- supaja kita dapat menarik peladjaran² jang baik dan tidak kan revolusi kita sendiri dengan tjara jang lebih tepat, lusi diluarnegeri itu ke Indonesia, tetapi untuk melaksana- sedjarah² itu? Pasti bukan untuk ,memindahkan" revo-Komunis Tiongkok. Tctapi apa tudjuannja mempeladjari utama sedjarah Partai Komunis Uni Sovjet dan Partai revolusi² dan sedjarah Partai² Komunis diluarnegeri, ter-Sebagai Komunis kita harus mempeladjari sedjarah tindakan² jang tjotjok untuk memetjahkan problim itu. analisa jang ilmiah daripada kenjataan dan mengambil memahami problim itu setjara tepat dan kena atas dasar pada formula² atau dalil² jang sudah tersedia, tetapi harus problin jang kita hadapi, kita tidak seharusnja bersandar Rakjat kita. Ini berarti bahwa dalam memetjahkan sesuatu kemampuan dan tradisi, tuntutan² dan taraf kesedaran aktuil negeri kita, dengan sepenuhnja memperhitungkan dengan sepenuhnja memperhitungkan sedjaran dan situasi isme pada kenjataan² spesifik negeri kita, mentrapkan dalam mentrapkan kebenaran universil Marxisme-Lenin- djuangan kita dalam mendjalankan revolusi setjara kreatif, Indonesia-kan Marxisme-Leninisme, bagian daripada per- adalah bagian daripada perdjuangan kita dalam meng- an Rakjat Indonesia. Perdjuangan dibidang sastra dan seni sastra dan seni, harus disubordinasikan kepada kepenting-

25 Stalin antara lain menjatakan bahwa Nasion utu ber-

Dalam bukunja Marxisme Dan Masalah² Nasional"

sing-masing. dan mentrapkannja setjara kreatit dibidang kegiatan ma- revolusioner harus· menguasai teori Marxisme-Lenmnisme revolusioner kita. Oleh karena itu, sastrawan dan·senıman Djika ini terdjadi maka akan mendjadı rusaklah urusan akan menudju kepada kesalahan² dogmatis dan tormalis. djuga :anpa kepribadian dibidang sastra dan seni, kita Tanpa kepribadian dalam pekerdjaan ideologi, artinja senmman kita sekarang. lagı serta mendorong madju kepekerdjaan sastrawan dan pada sastrawan dan seniman kita jang sudah tidak ada rusan memberi tempat dan penghargaan jang wadjat ke- sendiri, guna meningkatkan kesedaran kita tentang keha- guna mengenal tebih baik sastiawan dan seninian kita progresit luarnegeri harus mendjadi perangsang bagı kita nja. Perkenalan kitá dengan karja-sastrawan dan senıman rendah sastrawan dan senıman kita sendırı serta karja-revolusi lndonesia dan tidak boieh berakibat menganggap harus dilihat dari segi hubungannja dengan kepentingan

negeri. Tetapı penilaian dan penghargaan kita per-tama²

menghargai karja² sastra dan seni progresit darı luar-Kita kaum Komunis bisa dan harus pandai menilaı dan kebiasaan mereka. revolusi Indonesia, adalah biasa dan akan terus mendjadi phobi dan segala jang bertentangan dengan kepentingan luarnegeri, termasuk djuga memudja penjebar² Komunısto- revolusioner, karena memudja segala jang datang dari tentang apa jang terdjadi dikalangan mereka jang tidak dan seni revolusioner kita. Saja tidak berbitjara dengan revolusi kita dan dengan perkembangan sastra geri kita dengan tidak memikirkan betapa hubungannja pernah di-pudja² oleh sementara orang revolusioneı ne-

Masih ada lagi sastrawan dan seniman luarnegeri jang

tentang karja Éhrenburg. mengarak dan jang menjuruh mengarak tidak tahu apa baik, dan oleh kareńa itu gambarnja. diarak sekalipun jang dangkan Sovjet itu adalah baik, karja²nja dikira djuga malisme. Karena Ehrenburg seorang penulis Sovjet, se- djala apa ini,'kalau bukan gedjala dogmatisme dan tor-

mungkin tidak ada. Tapı gambar Ehrenburg diarak. Ge-

menarik peladjaran untuk kepentingan revolusi Indonesia

24 dihitung dengan djari dan jang membatja dengan berhasil beredar hanja sedikit sekali, jang tamat membatjanja bisa dan seni revolusioner Indonesia. Djumlah bukunja jang revolusi Indoncsia, chususnja untuk perkembangan sastra berapa orang jang berhasil menarik peladjaran untuk batjanja tamat, dan diantara jang membatjanja tamat itu orang jang sudah membatjanja, berapa pula jang mem- lah djumlah buku Ehrenburg dinegeri kita ini, berapa 1 Mei. Kalau kita mau berterus-terang, kawan², berapa-Soviet Ilja Ehrenburg diarak dalam suatu demonstrasi Kira² seputuh tahun jang lalu pernah gambar penulis angan jang bagaimiina mereka tampil sebagai pahlawan ? tahui perbuatan kepahlawanan mereka? Dalam perdju- pahlawan? kita. Tetapi berapa banjak orang jang menge- nandakan bahwa kita generasi sekarang tidak me-njia²kan akdemi memakai nama pahlawan. Ini baik sekali, me- rus memperkenalkannja. Sekarang banjak universitas dan Rakjat jang memiliki pahlawan itu oleh mereka jang ha- karena pahlawan Rakjat tidak diperkenalkan kepada archam jang memberi nama Arab kepada anaknja, tetapi di Kairo? Tentu hukan salah ajah dan ibu Kawan Ali-Diakarta dikira berafiliasi dengan Univer:itas, Al Azhar Azhar"? Bahwa Akademi Ilmu Sosial Aliarcham" di bahwa nama Aliarcham" ada hubungannja dengan Al Siapakah jang bersalah djika ada orang jang mengira angan revolusioner Rakjat Indonesia lewat karja kawan². dan jang masih hidup itu menambah semaraknja perdju- jang tidak terlalu lama pahlawan2 jang sudah berdjatuhan mengetok hati kawan" dengan harapan supaja dalam waktu kafi pimpinan dilakukan sesedar-sedarnja oleh PKl. Saja Pki, djustru itu jang djuga harus diungkapkan agar tain harus ditulis. Tentang ketiadaan pimpinan jang sedar dari lah berarti bahwa tidak ada perbuatan kepahlawanan ang balwa pemberontakan, revolusi atau aksi itu salah, tidak- rena tanpa pimpinan sedar dari PKl, ini tidaklah berarti gagal atau tidak mentjapai tudjuan jang sepenuhnja ka- suatu pemberontakan, sesuatu revolusi atau sesuatu aksi djatuhan, pahlawan sudah banjak dilahirkan. Djika se- promi bukanlah Rakjat, dan korban sudah banjak ber- sclesaikan" dengan kompromi, sudah pasti jang berkom- pembuangan Digui itu. Djika sesuatu perdjuangan di- rus mnenuliskan kepahiawanan orang revolusioner tanah renung, tapi sastrawan dan seniman revolusioner ha-

27 volusioner sesuatu nasion disamping mempunjai kechu-Kenjataan itu membuktikan bahwa sastra dan seni re- revolusioner Rakjat negeri masing dan Rakjat? sedunia. mendorong dalam mengabdikan .din bagi perdjuangan adalah saling mengisi dan saling melengkapı serta saling wan seperdjuangan sastra dan senı revolusioner negeri² lain, Sastra dan seni jang berkepribadian nasional adalah ka- mikian karena kepentingan mereka dirugikan olehnja. menggemarı bahkan menentang sastra dan senı lang de- pun diluarnegerı, jang tidak bısa menıkmati dan tidak bısa ımperialıs dan kaum reaksioner liannja, baik didalam mau- tra dan seni patriotik Rakiat negeri² lain Hanła kaum lain sebagaimana halnja kita djuga dapat meniknıati sas- pastı dapat dinikmati tan ligenarı oleh Rakiat2 dı-negeri² terdapat diseluruh dunia. Sastra dan seni jang demikian djuangan melawan ımperialisme dan melawan penghusapan demikıan itu mempunjai watak internásional. karena per- imperiattsme dan antı-penghısapan Sastra dan senı tang berkeprıhadian iang kita kehendakı adalah berwaıak antı-Oieh karena itu sastra dan enikaum penghisap lair Rakjat terbanjak serta membantu kaum imperialis dan kaum enghisap, dan malahan menghisap dan menınJas dan tidak memperdjuangkan pembebasan Rakjat dari djuis lang mentjintai tanahair" tetapi tidak mentjintai Djadi, pațriotisme kita berbeda dengan patriotisme hur- husap ser nembela kepentingan mereku terhadap kaum peng- aır dan diatas segala-galanıa menıınıai Rakıaı Indonesıa triotisme prgresif. iaitu patriotısme iang mentuniaı tanah- adalah patriotisme proletar, patriotisme sosialis atau patriotisme dibidang sastra dan seni Dan patriotisme kita kepribadian pada hakekatnja adalah perwudjudan pa- kebudajaan revolusioner dunia ? Sastra dan senı jang ber- dirı dan mendjadi terpisah darı sastra dan seni serta dari senı jang berkepribadian nasional kita tidak memisahkan Mungkin timbul pertanjaan. apakah dengan sastra dan mangat haņteng dibidane kebudajaan. adalah mengobarkan patriotısme atau mengobarkan se- pribadian nasional dibidang kebudajaan pada hakekaınja hadap penetrasi kebudajaan imperialis. Menegakkan ke- kekatnja sudah merupakan suatu bentuk perlawanan ter- dian, sebab penekanan sedemikian itu sendiri pada ha- dan usaha² untuk membina kebudajaan jang berkepriba-

26 Oleh karena itu, penting sekali ditekankannja kegiatana nangkan perdjuangan revolusionernja. rupakan sendjata ampuh ditangan Rakjat dalam meme- badian jang sedemikian dikembangkan, tentu akan me- pun diagresi oleh kebudajaan imperialis. Dan bila kepri- jang kuat. Karenanja, ia tahan udji dan tidak lebur walau- tengah² Rakjat adalah djenis2 jang memiliki kepribadian seni jang hingga kini masih hidup dan berkembang di-Kenjataan djuga membuktikan, bahwa djenis sastra dan mengorganisasi massa dalam perdjuangan revolusioner. nja tidak memiliki kemampuan untuk memobilisasi dan akar dan berkembang di-tengah² Rakjat dan oleh karena- adałah asing bagi Rakjat, ditolak Rakjat, tidak bisa ber-Sebaliknja, sastra dan seni jang tidak berkepribadian mentjintai tanahair dan melawan musuh²nja. mampu menggugah dan membangkitkan Rakjat untuk kalangan Rakjat dan karenanja lebih mudah serta lebih nasional lebih berakar dan lebih tjepat berkembang di- sion. Inilah sebabnja, sastra dan seni jang berkepribadian waktu tertentu, maka ia meninggalkan bekas pada na- nasion jang bersangkutan. Tetapi karena ia ada pada kan berkembang seiring dengan perkembangan kehidupan sekali ditctapkan lalu berlaku untuk se-lama²nja, melain- waktu jang pandjang. la tidak merupakan sesuatu jang melainkan tumbuh dan terbentuk melalui proses dalam kehudajaan. Kepribadian itu bukan datang dari langit, tiap² nasion mempunjai kepribadian sendiria dalam bidang membedakannja dengan nasion² lain. Ini berarti, bahwa watak nasional" kepada nasion jang bersangkutan jang berikan tjorak chusus atau dengan kata lain memberikan sjarat bagi existensi sesuatu nasion, djuga sekaligus mem- satu kebudajaan bersama" selain merupakan salahsatu ,susunan kedjiwaan bersama jang menjatakan diri dalam bawah dari Stalin). Tulisan Stalin ini menegaskan bahwa salahsatu tjiri nasion jang karakteristik". (sda, hal. 10, garis- njatakan diri dalam satu kebudajaan bersama, adalah kan, bahwa ,satu susunan kedjiwaan bersama, jang me-Lebih djauh dalam bukunja itu Stalin djuga menandas-Nasional, Jajasan Pembaruan 1959, hal. 9). jaan nasional". (J. W. Stalin, Marxisme Dan Masalahs nıan iang menampakkan dirı dalam kechususan kebuda- hudup mereka sadja, tetapı djuga dalam wadjah kerocha- beda satu dengan lainnia bukan hanja dalam keadaan

7 die

29 nja diedjek atau ditjemoohkan, tetapi djustru sastra dan Kekurangan² jang ada pada Rakjat pekerdja tidak seharus- sikap sastra dan seni revolusioner harus memudjinja. Terhadap: massa Rakjat pekerdja berikut pelopornja, front persatuan dan terhadap lawan. hadap massa Rakjat pekerdja, terhadap sekutu dalam hadapi. Mereka harus mempunjai sikap jang berbeda ter- klas jang tepat selaras dengan keadaan kongkrit jang di- wan dan seniman revolusioner harus mempunjai sikap konsekwen diatas dasar pendirian tersebut. Artinja sastra-baik. Demikian pula sikap mereka harus diletakkan setjarā dirian proletariat jang sudah dirumuskan setjara paling memiliki dan memegang teguh pendirian Partai, jaitu pen- djadi anggota PKI, hal ini berarti bahwa mereka harus jaitu pendirian proletariat. Bagi mereka jang telah men- harus mempunjai pendirian jang tepat, jang paling madju, an burdjuis ketjil atau burdjuis nasional. Tidak, mereka satukan dalam front persatuan nasional, misalnja pendiri- dari salahsatu kläs jang bukan proletar jang harus diper- tidaklah berarti bahwa mereka boleh mempunjai pendirian ambilbagian dalam menggalang front persatuan nasional, Sekalipun sastrawan dan seniman revolusioner ikut jang tepat. man tersebut belum menggunakan pendirian dan sikap sesuatu hal jang akan ditjiptakannja sastrawan dan seni-oleh massa. Hal .ini disebabkan karena dalam menindjau bahasa jang digunakanpun bukan bahasa jang, dimengerti jang dilukiskan bukan apa jang dikehendaki massa dan daja penggugah dan pembangkit massa Rakjat, sebab apa pentjiptanja, Dengan demikian karja² itu tidak mempunjai kan émbél²" dari reka²an subjektif fikiran burdjuis ketjil tani, tetapi kaum uruh dan kaum tani itu masih merupa- reka sudah. mulai membitjarakan kaum buruh dan kaum dan udji dari karja² sastra dan seni mereka. Benar, me- belum terlaksana setjara tepat. Hal ini dapat kita lihat abdian itu pada' sebagian sastrawan dan seniman masih terus-menerus selama ini, namun ternjata bahwa peng-Meskipun sudah -nampak kemadjuan² berkat usaha jang ngan baik. didalam kenjataannja azas tersebut sudah terlaksana de- azas ,Seni Untuk Seni". Tetapi, ini tidak berarti bahwa pokoknja azas ,Seni Untuk Rakjat" sudah mengatasi kan pandji² reaksioner Seni Untuk Seni". Sekarang pada

28 mengibarkan pandji² Seni Untuk Rakjat guna meruntuh- prinsipiil dan karenanja selama ini dengan gigih mereka. Mcreka menganggap masalah ini sebagai masalah jang kepada Rakjat, terutama kaum buruh dan kaum tani. sioner menjedari, bahwa sastra dan seni harus diabdikan Sudah agak lama para sastrawan dan seniman revolu- landjutkan dan mengembangkannja terus-menerus. harus mengawalinja, dan jang sudah memulai harus me- tjapai hasił jang gilang-gemilang. Jang belum memulai Marxisme-Lcninisme tentulah pekerdjaan² itu akan men- dan disuluhi oleh pandángan dunia dan pandangan hidup tidak kenal lelah, bersandar pada kekuatan massa Rakjat, suatu jang tidak dapat dikerdjakan. Dengan usaha² jang. revolusioner. Tetapi betapapun, ia bukan merupakan se- memerlukan ketlatenan dan kesungguhan serta ketekunan pekerdjaan pelik, makan waktu pandjang, dan karenanja pat diselesaikan dalam waktu jang singkat. la merupakan dang kcbudajaan bukan pekerdjaan jang mudah dan da-Sudah barangtentu usaha² menegakkan kepribadian dibi- jat, terutama kaum tani, jang semula tidak mereka kenal. seni jang masih hidup dan berkembang dikalangan Rak- nasional jang terkandung pada berbagai djenis sastra dan mengenałi dan kemudian menegakkan tjiri² kepribadian djuangan kaum tani, dimana mereka berhasil menemukan, reka belakangan ini lebih mendalami kehidupan dan per- pada karja" sastra dan seni mereka, terutama setelah me-Usaha ini mulai menampakkan hasil²nja jang tertjermin menegakkan kcpribadian dibidang kegiatannja masing². timhuł dari katangan sastrawan dan seniman kita untuk Adalah menggembirakan bahwa usaha² sudah mulai isme nasional jang mekar indah dalam tamansari internasional- dalam isı dan nüsional dalam bentuk, ia bagaikan kembang sastra dan seni jang berdiri diatas prinsip revolusioner Sastra dan senı jang berkepribadian nasional adalah lusioner Rakjat sedunia. sangkutan tetapı djuga memperkuat perdjuangan revo- tidak hani memperkuat perdjuangan Rakjat jang ber- karena itu. sastra dan seni jang berkepribadian nasional watak lang anti-imperialisme dan anti-penghisapan. Oleh revolusioner nasion² lain diseluruh dunia oleh persamaan nja masing², djuga dipertalikan dengan sastra dan seni susan sendiri² jang tertjermin pada kepribadian nasional-

31 lah salah dan harus kita lempangkan. wa ke-dua²nja tidak dapat berdjalan setjara simultan ada-salahsatu dari kedua usaha itu atau jang menganggap bah- ningkatan. Fikiran jang berat sebelah, jang meremehkan ping usaha populerisasi djuga harus dilakukan usaha pe-Rakjat pekerdja terus meningkat. Oleh karenanja, disam- berfikir sesuai dengan kenjataan, bahwa taraf kebudajaan berhenti sampai taraf keadaan sekarang, tetapi kita harus boleh berfikir bahwa taraf kebudajaan Rakjat pekerdja sekarang tetapi djuga untuk waktu² mendatang. Kita tidak memenuhi kebutuhan mereka, tidak hanja untuk waktu² Mengabdi kepada buruh, tani dan pradjurit berarti sastra dan seni revolusioner harus segera dimulai. tani, pengabdian kepada massa pradjurit melalui karja² menjempurnakan pengabdian kepada massa buruh dan diuga kepada pradjurit. Ini berarti bahwa sélain kita harus tidak hanja harus diabdikan kepada buruh dan tanı, tetapi Djadi djelaslah, bahwa sastra dan seni revolusioner Rakjat. sekarang untuk mengalahkan dan mengusir aspek anti- memperkuat aspek pro-Rakjat dalam kekuasaan politik sioner sebetulnja djustru membantu usaha mendorong dan nja pradjurit sebagai objek karja sastra dan seni revolu- tidak ikut mengembangkan aspek pro-Rakjat. Didjadikan-massa pradjurit. Kalau tidak, maka sastra dan seni kita dan seni revolusioner harus djuga ditudjukan kepada pro-Rakjat". Padahal, djustru karena alasan ini, sastra sekarang ini, jaitu aspek anti-Rakjat disamping aspek dua aspek dalam kekuasaan politik atau kekuasaan RI dan seni revolusioner adalah karena ,mengingat adanja mendjadikan massa pradjurit sebagai objek karja sastra Alasan jang selama ini didjadikan dasar untuk tidak nja termasuk Rakjat pekerdja. blik Indonesia, tetapi djuga karena pradjurit pada umum- hanja karena pradjurit adalah djuga warganegara Repu- kriminasi terhadap pradjurit adalah tidak tepat, bukan bagi karja² sástra dan seni revolusioner. Mengadakan dis- kerdja jang seharusnja mendjadi salahsatu sasaran penting vitalitetnja pradjurit merupakan bagian dari Rakjat pe-Djadi ditindjau dari segi kelahirannja, asal-usulnja dan donesia. alat membela keutuhan wilajah dan kesatuan nasion In- mengabdi perdjuangan besar Nefo kontra Oldefo; dan 3)

30 tis, anti-imperialis, dan ber-tjita² Sosialisme; 2) alat untuk Bersendjata RI mempunjai tjiri²: 1) anti-fasis, demokra- terangkan dalam tjeramah didepan SESKOAD, Angkatan oleh Revolusi Agustus 1945, sehingga seperti pernah saja diingat baliwa Angkatan Bersendjata Indonesia dilahirkan dari buruh, tani dan Rakjat pekerdja lainnja. Apalagi djika manggul senapan, sebab mereka pada umumnja berasal reka pada umumnja adalah Rakjat pekerdja jang me- hai setjara politik bagi kita sudah tidak ada soal lagi, me- objek karja² sastra dan seni, jaitu massa pradjurit. Pada- jat jang belum kita perhatikan dan belum kita djadikan Disamping itu, selama ini masih ada segolongan Rak- akan dapat diperbaiki. abdian kepada buruh, tani dan Rakjat pekerdja lainnja Hanja dengan pendirian dan sikap jang tepat, peng- kita scndiri dan akan memperlambat djalannja revolusi. terhadap kebenaran achirnja akan memukul kembali diri dan semua bentuk subjektivisme. Sebab semua perkosaan mendjauhkan diri dari semua pemalsuan, kemunafikan dalam artikata dialektik, serta kedjudjuran dan dengan lakukan dcngan selalu mendjundjungtinggi kebenaran, Baik dalam memudji maupun dalam mentjela harus di- dah dikalahkan. suh² Rakjat itu makin terpentjil dan karenanja lebih mu- mereka, supaja Rakjat makin membentjinja sehingga mu- ampun, menjingkapkan kedjahatan dan kekurangadjaran harus mientjela, dan harus menelandjanginja tanpa kenal Terhadap musuh, sikap sastra dan seni revolusioner djuangan² atau kritik² bersahabat. kebimbangan dan kekurangan sekutu, kita lakukan per- dengan kita seerat dan selama mungkin. Sedang terhadap perdjuangan melawan musuh² bersama dan terus bersatu tra dan seni kita dorong sekutu kita untuk madju dalam tetapi luwcs prinsip bersatu dar berdjuang". Lewat sas- dan senı revolusioner harus mengamalkan setjara teguh Terhadap sekutu dalanı tront persatuan, sikap sastra tugas" sedjarahnja dengan baik. keterbelakangan kulturil dan lebih mampu menunaikan sehingga mereka dapat mengangkat dirinja dari lumpur mereka dan mengobarkan semangat perdjuangan mereka, dorong madju Rakjat pekerdja, memperteguh persatuan kurangan" itu. Sastra dan seni harus mendidik dan men- seni revolusioner harus membantu dalam mengatasi ke-

33 jang sudah diperbarui narus lebib baik, lebib mdab dan sudah diperbarui ttu Oleh karenanja jang baru atau jang lama dan menarik mereka ber-angsur² kepada jang dengan menempatkan jang sudah diperbarui disamping dengan tidak usah mengganggu kesenangannja, melainkan

jang Fjinta-buta darı kawan jang kolot inı harus dilawan

jang tua sudah mat semua maka nabislah penonton wa-

makin berkurang. achırnja tinggal jang tua' Dan djika

tarik pada wajang. penonton wajang akan makin lama karang dan apalagı generasi kemudian makin tidak ter- pewajangan. karena tanpa adanja pembaruan, generasi se-

hakekatnia. sikap mereka ianę kolot itu akan mematikan

nja mereka sajang dan tjinta betul pada.wajang. Tetapi ma oembaruan. misalnja dibidang pewajangan. Nampak-

Masih ada kawan kita lang ngotot tidak mau meneri-

tınggı pengabdiannja kepada Rakjat.

lebih didorong untuk meniempurnakan dirı dan memper-

mana jang tidak Dengan tiara demikiar ke-dua²nja akan

diurı lang memutuskan mana jang mereka gemari dan

pingan dan saling berlomba Dan diadikan Rakjat sebagaì sudah mengalamı pembarual., dibiarkan hidup berdam- k pándjang, ke-dua²nja. baik jang lama maupun lang hakan Denjempurnaan Sebaiknja. untuk waktu iang tju-

dirı pada keadaannia jang sekarang sadja tanpa mengusa-

baruan Adalah tidak tepat bila kita berhentı memuaskan

Rakiat letapı inı tdak berarti tidak mengadakan pem-

dan senı lang popuier dikalangan Rakiat dan ditjintai

kita ridak boleh gegahah, lebih terhadap djenis sastra lentang pembaruan dibidang sastra dan seni memang

Rakjat toprak. agar. mendjadi sendjata jang lebih ampuh ditangan baru inı telah setiara bulat bertekad memperbaharui ke-

Adaiah menggembırakan. bahwa Kongres BAKOKSI

kıskan kehıdupan dan perdjuangan Rakjat sekarang. tetapı djuga harus mentjiptakan lakon bara jang melu-

hanla dengan merevolusionerkan lakon jang sudab ada, ga lakon² jang dımaınkan harus diperbaıkı Fidak tjukup nja teknık pementasannja jang harus disempurnakan, dju- tradisınnil perlu diperbaharui dan dipertinggi Bukan ha- dengan pengalaman kreatif Rakjat Indonešia, maka drama nudern di-kota jang masib sangat terbata: itu. Sesuai

merata sampai ke-desa* Jjika dibandingkan dengan drama

Drama tradisionil jang berbahasa daerah ternjata lebih

kilan-kaju memenuhi keperluan ini. menuhi keperluan ini. Diuga tjergam, karikatur dan tju-sudah diuraikan dimuka, drama termasuk jang paling me- kita dalam menggarap djenis2 kesenian lainnja. Seperti

massa jang butahuruf, dengan tidak mengurangi perhatian

djenis? kesenian jang mudah mentjapai massa, termasuk

in perlu diintensifkan penggarapan kita terhadap

dah dincngerti. Oleh karenanja, dalam hubungan sulil. melinkan karia iang populer, sederhana dan mu- miendesal untuk mereka bukanlah karja jang rumit dan sih bantak diantara mereka jang butahuruf. Jang paling kchuıdajaannja pada umumnja masih rendah, bahkan ma-

Rakjat pekerdja adalah sangat tinggi, sedangkan.tingkat sal finiak semangat revolusioner dan kesedaran politik

Kenjatan jang kita hadapi sekarang adalah, bahwa di- dan memperkuat. dtik bertentangan, tetapi bahkan saling mendorong popu!erissi. Dengan deniikian kedua usaha itu bukan peningkatan jang kita djalankan haruslah berlandaskan jän kit; lakukan harus dibimbing oleh usaha peningkatan, dluanja rus kita hubungkan dengan baik. Populerisasi san dengan me-lajang2 tanpa landasan. Karenanja, ke- ngn nandeg, sedangkan peningkatan tanpa populerisasi kin dlipishkan. Populerisasi tanpa peningkatan sama de-

Pckerdjaan populerisasi dan peningkatan tidak mung- tidik akan mentjapai tudjuan pengabdian kita.

Popuilerisasi maupun peningkatan jang tidak demikian tani dan pradjurit, jaitu arah jang ditudju oleh proletariat. dililıak lain harus kita djuruskan kearah tudjuan buruh, üsarkan pada taraf massa buruh, tani dan pradjurit dan pula peningkatan jang kita lakukan disatu fhak harus kita dan disukai ołeh massa buruh, tani dan pradjurit. Demikian melainkan sastra dan seni jang dikehendaki, dimengerti kita mengerti sendiri dan jang hanja kita sukai sendiri,

lah sesuatu jang hanja kita kehendaki sendiri, jang hanja

Sudah barangtentu jang harus kita populerkan bukan-taraf sastra dan seni mereka. pulit peningkatannja kita tudjukar untuk meningkatkan seni kepada kaum buruh, tani dan pradjurit. Demikian sası jang kita maksud adalah mempopulerkan saştra dan kita baktikan, maka djelas pula bagi kita, bahwa populeri-

Sesudah djelas untuk siapa sastra dan seni revolusioner

32S25

badjaan-diri dan pendidikan-diri.

untuk lebih² lagi dan terus-menerus mengintensifkan pem- tut kepada setiap sastrawan dan seniman revolusioner dalam tahap kedua revolusi kita. Kesiapsiagaan ini menun-

mokratis dalam tahap pertama maupun banteng sosialis dalam merebut dua benteng, baik benteng nasional-de-

gala bentuk perdjuangan jang bagaimanapun beratnja

lebih dari itu harus menjiapkan diri untuk menempuh se-

konsekwen anti-imperialisme dan anti-feodalisme. Dan diri sebagai sastrawan dan seniman revolusioner jang

Menerima pimpinan Partai berarti sedar mendjadikan

semua kegiatan revolusioner. kin 'mendjadi alat revolusi jang terkordinasi baik dengan pimpinan Partai, sastra dan seni revolusioner tidak mung-Oleh karena itu, bagi kaum Komunis, tanpa mengakui berlaku bagi sastra dan seni revolusioner.

Ini berarti bahwa prinsip politik adalah panglima" djuga

mengintegrasikan diri dengan tugas² politik jang kongkrit.

akan dapat dipenuhi bila sastra dan seni revolusioner

gian jang ikut menentukan djalannja revolusi. Tugas ini

lukan, bagian jang aktif mendorong usaha revolusi, ba- darı usaha revolusi seluruhnja, bagian jang mutlak diper-

Sastra dan seni revolusioner merupakan satu bagian

34 Tahu Marxisme dan kenal keadaan". harus melaksanakan sembojan beladjar dan bekerdja Pendeknja, sastrawan dan seniman revolusioner djuga

mutu ideologinja tetapi djuga tinggi mutu artistiknja.

mampu mentjiptakan karja² baru jang tidak hanja tinggi

tentang pentjiptaan sastra dan seni, sehingga mereka lebih

tahuan tentang Marxisme-Leninisme dan pengetahuan menerus meningkatkan pengetahuannja, terutama penge- fihak lain sastrawan dan seniman revolusioner harus terus-jang baik. Inilah azas dari massa kembali kemassa. Di- massa agar kemudian dapat mendjadi pendidik massa djuangan massa, dan dengan rendahhati beladjar dari djun ke-tengah² massa, memanaskan diri dalam api per- dan pradjurit setjara tepat. Mereka disatu fihak harus ter- dan seni tentang kehidupan dan perdjuangan buruh, tani buat demikian tidak mungkin mereka mentjiptakan sastra nja dengan massa buruh, tani dan pradjurit. Tanpa ber-mereka mengintegrasikan fikiran, perasaan dan tindakan- dilakukan oleh sastrawan dan seniman revolusioner bila Usaha² populerisasi maupun peningkatan hanja dapat Rakjat.

sesuai dengan makin meningkatnja tuntutan perdjuangan

nenghadapi kesulitan² karena ketiadaan repertoar² jang kian. tentulah usaha² pembaruan dan peningkatan akan kan repertoar² drama jang diperlukan. Bila tidak demi- sangat diperlukan bantuan para sastrawan guna menulis- djamin berhasilnja, usaha² pembaruan dan peningkatannja,

Dalam hubungan dengan drama, terutama untuk men-

(Massal, Mudah, Murah dan Meninggi).

dajaan dan olahraga) SOBSI dikenal dengan 4 M"

niannja. Inilah jang dikalangan pekerdja kebora (kebu- ngan tidak meninggalkan usaha peningkatan mutu kese- mudah penjelenggaraannja dan lebih murah biajanja de- gung-panggung terbuka, agar lebih bersifat massal, lebih maupun modern, supaja diutamakan pementasan dipang- nesia. Selain daripada itu, baik untuk drama tradisionil baik dalam bahasa daerah' maupun dalam bahasa Indo- temakan kehidupan dan perdjuangan Rakjat sekarang, misalnja dengan penjusunan repertoar² drama jang ber-

desa2, ke-perkebunan? dan perkampungan² kaum buruh,

memungkinkan drama itu dapat lebih tjepat masuk ke-Mengenai drama modern, perlu diusahakan sjarat² jang lebih tinggi mutu artistiknja daripada jang lama.

37 dor, kapitalis birokrat dan tuantanah melalui makin ter- telah menjusup ke-desa² dengan dukungan kaun kompra- agresi kebudajaan imperialis, terutama impcrialis AS, djuga bruari, Maret, April dan.Mei tahun ini, terbukti bahwa tani diseluruh Djawa jang saja lakukan pada bulan² Fe-Dalam riset tentang keadaan kaum tani dan gerakan strips, komiks, ilustrasi, iklan, reklame, slides dll. reka salurkan lewat film dan lektur, tetapi djuga lewat lawan perseorangan" sebagai petualang tidak hanja me- dation, Library, afiliasi dll. Sensasionalisme dan pah- jaan Amerika Serikat, Field Šervice, Peace Corps, Foun- lakukan melewati aparat² seperti USIS, Pusat Kebuda- gian dari bentuk² agresi kebudajaan imperialis jang di-Abstraksionisme dilapangan sastra dani seni adalah ba- kekatnja hendak melutjuti ideologi revolusioner Rakjat. isme nasional, pasifisme dan kebedjatan moral jang ha- isengan, humanisme universil, kosmopolitanisme, nihil- madjalah² berbahasa Indonesia jang menjebarkan ke-Agresi ideologi melewati lektur kita rasakan dalam arti agresi dibidang tari. tari, sehingga agresi imperialis dibidang musik djuga ber- dan-musik² daerah. Musik sangat erat hubungannja dengan giatan musik babi-tjintjang", jaitu sematjam band botjah, ladjar kita. Lagu² brengsek telah menjusup kedalam ke- climb telah merusak kehidupan sebagia. pemuda dan pe- masjarakat. Rock 'n roll, dansa monjet seperti twist dan piringhitam brengsek telah menimbulkan penjakit dalam lusioner dan perdjuangan revolusioner. Pembandjiran usaha lain² untuk memisahkan Rakjat dari tradisi revo- isme, rambut sasak dan rambut gondrol (beatle) serta demokrasi, diskriminasi rasial, cross-boy-isme, gangster- den, tjabul, penjebar naluri kebinatangan, sifat anti- imperialis didjalankan dengan pembandjiran film² deka-Amerika Serikat lewat film ielah dibuka lebar². Penetrasi Amerika Serikat, pintu bagi agresi kebudajaan imperialis anak-emaskan AMPAI, artinja menganak-emaskan film² Akibat politik impor Dewan Film Indonesia jang meng- ngat revolusioner Rakjat. rena ke-dua2nja berusaha melemahkan djiwa dan sema- dengan expresi kebudajaan kaum revisionis modern, ka- kebudajaan imperialis bertemiu pada satu titik jang sama segi ideologi. Dalam serangan ideologi itu inti ideologi itu mereka terus-menerus mentjoba menjerang PKI dari

vital seluruh Rakjat dan nasion Indonesia. Oleh karena nja Program dan politik PKI dengan kepentingan paling sulit memukul PKl dari segi politik, karena begitu satu-djuga telah kita rumuskan bahwa kaum reaksioner makin book thinking dll. Dalam Kongres Nasional ke-VI itu gila²an seperti rock 'n roll, musik ngak-ngik-ngok, text- menjerukan untuk melawan kebudajaan imperialis jang Peringatan Sumpah Pemuda tahun 1959 di Suiabaja telah bidang film, musik dan lektur. Presiden Sukarno pada Serikat telah melakukan agresi kebudajaan terutama di- kita telah menjimpulkan bahwa imperialisme Amerika Sedjak Kongres Nasionalnja jang ke-VI (1959), Partai perkuat pimpinan proletariat dibidang sastra dan seni. mihak dan membela Rakjat pekerdja, terus-menerus mem- menerus memperkuat kedudukan sastra dan seni jang me- dajaan. Lni antara lain berarti bahwa kita harus terus-mutlak untuk menegakkan dominasi Rakjat dibidang kebu- menudju dominasi Rakjat dibidang politik sebagai sjarat kakitangan²nja dan terus memperkuat pimpinan proletariat desak kedudukan kaum imperialis dan kaum feodal serta kebudajaan makin diperkuat. Tugas kita jalah terus men-Rakjat makin terdesak dan pimpinan proletáriat dibidang talis birokrat dan 7 setan desa, setjara ber-angsur² musuh² melawan imperialisme, melawan kaum komprador, kapi-Sudah barangtentu dengan makin meningkatnja aksi² massa ada pada kaum imperialis dan feodal serta kakitangan“nja. maka dominasi dibidang kebudajaan sekarang masih ber-jang belum merdeka penuh dan masih setengah teodal, Sebagai pentjerminan keadaan masjarakat Indonesia JANG TINGGI AN DALAM BENTUK ARTISTIK JANG TEPAT DENGAN PENUANG-MELAKSANAKAN GARIS POLITIK MERUPAKAN SJARAT MUTLAK DALAM MAN DENGAN MASSA RAKJAT PEKERDJA PENGINTEGRASIAN SASTRAWAN DAN SENI- Ⅲ.

39 ini, senifoto djuga dapat ikut memegang peranan jang sasiannja. Dalam mengintensifkan alata pendidikan visuil lebih intensif kita fikirkan dan kita perbaiki pengorgani- huruf. Alat² pendidikan visuil jang bersifat massal harus sedaran massa jang masih butahuruf atau setengah buta- bergambar, jang sangat efektif untuk meningkatkan ke- djuga tertjermin dalam kekurangan kita dibidang tjerita sjarakat sekarang. Kelemahan dilapangan senigrafik ini massa kaum buruh dan kaum tani dalam kondisi² maling baik untuk bisa tersebar seluas-luasnja dikalangan massa. Padahal senigrafik nempunjai kemungkinan pa-

djuan-kemadjuan dibidang politik dan meluasnja aksi²

masih belum memadai djika dibandingkan dengan kema- sketsa, ilustrasi, karikatur dll). Tetapi kemadjuan² ini ditjapai, seperti djuga dibidang senigrafik (tjukilan kaju, Dilapangan poster ada kemadjuan® penting jang sudah nasional, terutama dibidang senilukis. ting kita perhatikan agar kita tidak terdjangkit nihilisme lam bentuk sudah kita praktekkan se-baik²nja ? lni pen-Apakah prinsip revolusioner dalam isi dan nasional da- atau kepribadian nasional dalam senilukis Indonesia ? kita dihadapkan kepada persoalan : Apakah tjiri nasional bidang senipatung. Dilapangan senilukis dan senipatung terus kita konsolidasi dan kita kembangkan. Djuga dalam sepenuhnja. Kemenangan lang sudah ditjapai harus berarti bahwa persoalan senilukis sudah kit: menangkan lusioner menempati kedudukan didepan, tetapi ini tidak Dilapangan senilukis bisalah dikatakan pelukıs² revo- kan dominasi Rakjat dibidang politik. senı revolusioner aktit ambilbagian dalam usaha menegak- belum berdomınasınja Rakjaı dibidang politik. Sastra dan perimbangan kekuatan klas lang njata, sesuaı dengan belum berkedudukan berdominasi, sesuaı dengan keadaan dat makin menandjak, tetapı sastra dan sent revolusioner Semangat Rakjat melawan kebudajaan imperialis dan teo- bagian dari kebangkrutan politik reaksi pada umumnja. sedang berada dalam keadaan makin bangkrut sebagai budajaan sekarang adalah sbb.: Kebudajaan reaksioner Kalau kita rumuskan setiara singkat, maka sıtuası ke- kreasi. dibidang politik, ofensit revolusioner dilapangan sastra solidasi. Tetapi djika dibandingkan dengan kemenangana

38 kebudajaan anti-imperialis dan anti-feodal makin terkon- sekarang kekuatan kepalabatu makin terpentjil. Front Seperti djuga dilapangan politik, dilapangan kebudajaan lah ukuran kerevolusioneran pekerdja sastra dan seni. tani, terutama tanimiskin dan buruhtani, bagi mereka ada-sepenuhnja kepada perdjuangan kaum buruh dan kaum membela dan memenangkan kebudajaan Rakjat. Pemihakan budajaan imperialis dan kebudajaan feodal, serta untuk sekwen melaksanakan perdjuangan untuk melikwidasi ke- dan seniman² Komunis adalah golongan jang paling kon-Kaum progresif jang bertulangpunggungkan sastrawan² djuga dalam estetika mereka. kerdja ataupun pekerdja itu hina", dan hal ini tertjermin tasi feodal. Mereka djuga misalnja menganggap bahwa nesia jang masih berdiri dengan satu kakinja diatas exploi- nja atau sebagian, berhubungan dengan sifat burdjuasi-Indo- mereka djuga masih mengeloni kemaksiatan feodal seluruh- dengan pckerdja2 sastrà dan seni progresit. Tetapı melawan kebudajaan imperialis dan mau bekerdjasama Kaum tengah, terutama sajap kirinja bersikap patriotik, hidup dalam hal ini adalah kaum Manikebuis. sanakan Gerakan Kebudajaan Baru. Tjontoh jang paling dan kemaksiatan, maupun kegiatan massa untuk melak- aksi baik jang memukul agresi kebudajaan imperialis AS bersembunji-sembunji. Mereka adalah penentang² setiap lah pembiaja kegiatan² kemaksiatan baik terbuka maupun sastra, seni dan kemaksiatan feodal (5 M). Mereka ada-imperialis, terutama imperialis Amerika Serikat, serta dukung, penjebar dan pembela sastra dan seni dekaden Kaum kepalabatu atau kaum reaksioner, adalah pen- kuatan tengah dan kekuatan progresif. litik dari tiga kekuatan, jaitu kekuatan kepalabatu, ke- menghadapi tiga konsep sebagai pentjerminan sikap po-Dalam situasi kebudajaan di Indonesia sekarang kita kaum komprador dan kauın kapıtalis birokrat. AS harus disatukan dengan kemaksiatan kaum feodal, an). Oleh karena itu melawan agresı kebudajaan imperialis (Maling, Melatjur, Maindjudi, Madat dan Minum mabuk²- djalin dengan kemaksiatan feodal dalam wudjud 5 M tjara hidup Amerika Serikat" (American way of life) ber- bahasa Indonesia jang mendjadjakan kebedjatan moral, sebarnja radio, pick-up, radio-transistor dan madjalah² ber- ataupun melewati band² gaja ngak-ngik-ngok. Kebedjatan dan seni masih belum memadai, terutama dalam bidang

41 40 baik kwantitatif maupun kwalitatif. Ini tidak berarti bah-Rakjat dengan suara modern harus kita perluas. Pem- tradiksi antara tuntutan massa dengan kemampuan kreasi dalam kehidupan Rakjat. Kegiatan menjanjikan lagu² soalan baru, maka kemadjuan massa menimbulkan kon-gali kemungkinan² kekajaan ritme dan melodi jang ada nangan menimbulkan kontradiksi baru, menimbulkan per-lakukan aransemen² baru, orkestrasi² baru, serta meng- dalam proses dialektis, tiap kemadjuan dan tiap keme-Dilapangan musik daerah dituntut keberanian kita me- memenuhi tuntutan massa jang lebih madju. Seperti djuga derap langkah gerakan revolusioner. tentang gerak kerdja dan gerak djuang sesuai dengan dan Rakjat pekerdja lainnja, sehingga hasil karja kurang politik dan tingkat kebudajaan kaum buruh, kaum tanitradisi jang dipadukan dengan memasukkan hasil studi »patjeklik sastra" adalah akibat kemadjuan kesedaranolah. Pembaruan tari harus djuga berarti meneruskan kebangkrutan ideologi dan politik. Timbulnja persoalandangkan gerak kerdja masih kurang dipeladjari dan di- pengungkapan jang terlalu diliputi oleh gerak² erotis, se- an mereka sendiri dan madjikannja jang sedang mengalami oleh massa. Sisa fikiran feodal masih tertjermin dalam dilantjarkan kaum soska, jang mentjerminkan krisis fikir- naturalistis, atau bahkan abstrak sehingga sulit ditangkap berbeda samasekali dengan ,krisis kesusastraan" jang baru Hasil² karja dilapangan tari pada umumnja masih patjeklik sastra". Maksud kita dengan patjeklik sastra" ngat memperkaja kemungkinan² untuk menggubah tari Dilapangan sastra pernah kita mempersoalkan adanja dapat menghalanginja. peladjarı gerak tari folklor serta musiknja akan sa-

keberanian kreatif dalam mengadakan pembaruan. Mem-

dan kebudajaannja, dan perkembangan ini tidak ada jang pun musik daerah kita harus meneruskan tradisi dengan bodoh". Rakjat kita makin berkembang kesedaran politik nja dengan. bersikap menganggap massa Rakjat ,tetap ketjenderungan jang kurang tepat itu. Dalam hal tari mau- pasaran sungguh tidak tepat. Fikiran demikian sama arti-sikap konservatif. Djuga dalam musik daerah ada dua Adanja fikiran bahwa film jang progresif akan kehilangan menganggap segala jang baru tidak baik sehingga ber- memproduksi film² nasional jang revolusioner dan indah.digunakan Sebaliknja ada pula ketjenderungan untuk AS lebih menuntut kepada kita untuk lebih banjak lagimengabaikan peninggalan² teknik tari tradisionil jang bisa Kekurangan film sementara sebagai akibat boikot film²tarı. dalam menggubah tari baru, nampak ketjend ngan volusioner dan semangat revolusioner Rakjat pekerdja.karena tidak ada tari tanpa iringan musik. Dilapangan memperbanjak karja² film jang mentjerminkan ofensif re-mau tidak mau harus disertai dengan pembaruañ musik, duksı film nasional disatu fihak dan difihak lain lebihdengan musik. Oleh karena itu merevolusionerkan tari, lebih mendorong dan berdjuang untuk melindungi pro-luas. Hal ini sangat baik Tari sangat erat hubungannja an massa Rakjat dewasa ini. Oleh karena itu kita harusKegiatan menggubah tari baru achir² ini makin me- irama dengan kesedaran politık dan kebudajaan dikalang-jang tjukup. itupun masih terlalu ketjil djumlah jang dapat dikatakan se-

tangan. termasuk keramik, kita belum memberi perhatian

persen dari seluruh peredaran film. Dari hasil produksirasi jang baik, murah dan massal. Dilapangan keradjinan- ketjil djumlahnja, hanja meliputi sekitar satu sampai limakorator² kita belum merumuskan metode membuat deko- luruh screen-time. Produksı lilm Indonesia masih terlalumadjuan² dilapangan dekorasi helum meluas. karena de- rialis AS melalui AMPAl jang meliputi ± 75% dari se-di-desa² dapat membantu perdjuangan revolusioner Ke-Selama ini film di Indonesia dikuasai oleh film² impe-sedaran massa. Pameran foto² revolusioner di-kota² dan harus diluaskan sampai ke-desa².massa pasti dapat ikut menggugat dan meningkatkan ke- harus lebib diratakan tidak hanja di-kota² tetapi djugabangkan senifoto kita. Foto² tentang aksi2 revolusioner kan lagu² daerah, lagu nasional dan lagu" revolusionersudah seharusnja kita mulai mengorganisasi dan mengem- sekarang. Pengorganisasian paduansuara² jang membawa-lihat dari segi bertambahnja kegiatan setjara kwantitet, feodal, sehingga lebih mampu melukiskan perdjuanganlihat darı tingkat artistik jang ada sekarang maupun di- terhadap pentjarian efek² murah dan efek mat-matanmenınggi memerlukan -sjarat² jang banjak, tapı baik d baruan musik daerah harus dipadukan dengan pelawananpenting. Walaupun untuk mentjapai taraf meluas dan

2 43 Peranan membimbing dari kritikus sastra terhadap sastra-adalah tidak tepat. Djustru dengan pembaruan ini dan pe-gagahi" oleh jang tua sedangkan jang tua beku kreasi". membuat drama daerah menghadapi kesulitan pasaran"sastra kita, djangan sampai terdjadi jang muda merasa ,di- gap bahwa dengan merevolusionerkan drama daerah akan sastrawan² muda mendapat perhatian tjukup dari kritikus² njempit dan dengan isi jang baru. Fikiran jang mengang- dengan kritik sastra saja minta perhatian supaja karjaa tradisinja, memelihara sifat2 chususnja jang tidak me- njebabkan metode kritiknja formalistis. Dalam hubungan tjabutan dari akar tradisi, melainkan djustru setia kepada ikut dalam kehangatan kehidupan revolusioner akan me- demikian pembaruan drama daerah tidak berarti pen- bertekun dan tenggelam dalam buku-buku sadja, tidak kaum tani sekarang sambil meneruskan tradisi. Dengan dan ilmiah. Sebaliknja, penulis kritik sastra jang hanja suai dengan garis klas jang mentjerminkan perdjuangan tama disebabkan karena masih lemahnja segi kerdja tekun drama daerah harus berprinsip pada pembaruan isi se- kreasi, kritik sastra masih mengandung kelemahan teru- dan pemudjian feodal dalam tjerita. Mengembangkan kritik, antara lain menganggap kritik sastra bukan sebagai pokok terletak terutama pada belum bersihnja pengaruh masih adanja sikap kader kita jang tidak tepat terhadap umumnja adalah drama kaum tani. Kelemahannja jang memadukan kerdja kobar dan kerdja tekun. Disamping daran politik massa pada abad ke-20. Drama daerah pada an sastrapun kita harus berdjalan dengan dua kaki, jaitu dari folklor, jang berpadu dengan perkembangan kese-Kehidupan kritik sastra menundjukkan bahwa dilapang- muka, drama daerah adalah perkembangan lebih landjut an massa, disamping penguasaan teknik menulis. wajangan. Pada umumnja, seperti sudah saja uraikan di- nguasai benar² kontradiksi² jang terdapat dalam kehidup- miliki tradisi drama jang tua, seperti kita lihat pada pe- mengintegrasikan diri dengan massa, mengetahui dan me- kemassa, termasuk jang masih butahuruf. Negeri kita me- gaimana lebih banjak mengenal kehidupan massa dengan sebab drama adalah kesenian jang dapat tjepat sampai sang jang wadjar untuk menulis. Djadi persoalannja ba- disimpulkan pentingnja mengembangkan kegiatan drama, bahan dan persoalan sehingga tidak mungkin timbul rang-Dalam Sidang Pleno ke-II CC Kongres ke-VII, .telah guhnja kesulitan itu timbul oleh karena tidak menguasai Rakjat sebelum dan sesudah Agustus '45. teknik menulis djuga masih mengalami kesulitan. Sesung- tetapi djuga tentang kepahlawanan2 dalam perdjuangan nulis² jang sudah berpengalaman dan sudah menguasai jang monuniental, tidak hanja tentang Revolusi Agustus, nis sadja. Hal ini sudah tentu tidak tepat. Banjak pe- tapi sungguh kita ingin memiliki karja² sastra dan seni kesulitan menulis hanja disebabkan karena kesulitan tek- bangkrutan. Mungkin kata2 saja ini terlalu keras", te- dan reportase literer sangat penting, Ada fikiran bahwa bajar maka djurusita akan datang membawa vonis ke- mengembangkan kegiatan penulisan tjerpen, essai, novel hutang? baru akan menjusul. Dan kalau terus tidak mem-prosa lebih tjepat diterima oleh massa. Oleh karenanja lagi jalah membajar hutang" itu, karena kalau tidak belum tjukup meluas. Kita harus menjedari bahwa bentuk untuk melangkah lebih madju. Tetapi jang lebih penting essai, novel dan reportase literer sampai sekarang masih sedaran ini sangat penting, karena ia dapat mendorong Sebaliknja perkembangan penulisan tjerita pendek, dasar kegiatan meluas. memadai tentang Revolusi Agustus 1945. Timbulnja ke- kepada revolusi karena belum mengadakan penulisan jang rena itu harus dibarengi dengan usaha² peningkatan atas wan-sastrawan revolusioner bahwa mereka berhutang" luas. Tetapi tidak tjukup dengan meluas sadja. Oleh ka-Sudah sedjak agak lama timbul kesedaran pada sastra-bentuk puisi merupakan kegiatan kreasi jang sangat me- dang-bidang lain sangat penting. Indonesia sebagai negeri agraris mempunjai tjiri, bahwa Oleh karena itu memadukan kegiatan sastra dengan bi- tistik karja² para sastrawan kita. dengan kegiatan penulisan repertoar drama dan skenario. barisan kreatif dan mempertinggi mutu ideologi dan ar-Kemadjuan film dan drama sangat rapat hubungannja meningkatkan kemampuan kreasi dengan memperbesar kegiatan penulisan repertoar drama dan skenario film. samasekali tidak. Persoalannja adalah bagaimana kita Salahsatu kelemahan jang agak menjolok nampak pada wa semua hasil karja sastra jang ada adalah djelek. Tidak, wan² muda supaja lebih·dirasakan.

45 baruan. Dan bersamaan dengan itu kita melawan sikap jang dapat kıta tjegah sıkap vulger dan sembrono terhadap pem- oja dan anti-sedjarah, barus kita tjegah Dengan demıkian tokoh dalam pewajangan jang terang tidak pada tempat-

faham² dan sembojan politik modern kedalam mulut

menμımpang darı kenjataan sedjarah.·seperti memasukkan Pendangkalan dan perkosaan dalam pembaruan" lang poouler dan sangal disukai Rakıat tidak boleh gegabah. mengadakan Dembaruan. segala bentuk kesenian iang

adakan pembaruan. Sekali lagi saja tekankan. bahwa

tidak diperharuı. melaınkan bagaımana tiara 'kita meng- menerus. Diadı soalnia bukan terletak pada bisa atau lahır Kehidupan itu sendiri adalab perubaban terus-karena Rakjat itu sendirı madju dan generasi² baru terus membuat pewajangan mendjadi tidak lagı disukai Rakiat, şudah saja uraikan dimuka, sikap demikian djustru akan seperti apa adanja" adalah sikap konservatit Seperti haridepannja. maka sikap mempertahankan wajang tetap masalampau dan djuga akan berkembang membentuk

adalah perkembangan proses melewati kontradiksi dari

berartı membuang samasekali tradisi. Sebagai djuga hari ini Soal pembaruan bukan soal perombakan total jang àda ditanahair kita. pada waktu sekarang dimana basis ideologi teodal masih struktur masjarakat feodal pada waktu itu. dan bahkan Ramajana jang sudah di-lndonesiakan, disesuaikan dengan tanahair kita merupakan perwudjudan Mahabarata dan lam pendramaan pewajangan. Artinja pewajangan di- dan Ramajana tidak sepenuhnja sama diwudjudkan da- bahwa dasar filsatat jang terkandung dalam Mahabarata

habarata dan Ramajana. Ini djuga menundjukkan

donesia tidak dikenal di India tempat kelahiran Ma-

bentuk kesenian wajang seperti jang kita temukan di In-

an wajang itu sendiri adalah spesifik Indonesia. karena

Mahabaratà atau Ramajana jang didramakan Perwudjud-

an". artinja suatu konsep filsatat jang terkandung dalam memang suatu filsafat jang diwudjudkan dalam kehidup- sungguh bukan sikap dialektıs. Dalam sedjarahnja wajang

tidak mungkin diadakan pembaruan pada pewajangan perbarui. Sikap jang menganggap setiara mutlak bahwa

jangan masih ada anggapan bahwa wajang tidak bisa di-Seperti sudah saja singgung dimuka, mengenai pewa-

44 jat Indonesia.

isme-L.eninisme serta kondisi² chusus dan sedjarah Rak-

ngatan perdjuangan revolusioner, dan mengenal Marx- nal hari-ını, artinja mengenal dan ikut merasakan keha- bangkan. Pembaruan hanja mungkin djika kita menge- folklor dan kegiatan riset ibidang folklor barus dikem- dengan drama daerah. Karenanja kegiatan mempeladiari harus mempeladjari bentuk kesenian jang berhubungan nian· revolusioner. Untuk mengembangkan tradisi kita lain meneruskan tradisi dan memadukannja dengan keki- tjiri pokoknja sebagai drama daerah, atau dengan kata teguh prinsip setia kepada garis klas dan mengembangkan

Mengenat pembaruan drama daerah harus kita pegang

ting bantuan para sastrawan antuk penulisan repertoar.

Dalam rangka pembaruan drama daerah sangat pen- sendjata paling ampuh bagı perdjuangan kaum tani.

salahsatu bentuk kesenian kaum tani dan merupakan tang kesenian kaum tani, maka drama daerah adalah organisasian. pementasan dll. Djika kita berbitjara ten- harus lchih diintensifkan, misalnja mengenai riset. peng- perhatian dan bantuan kepada kegiatan drama daerah

dekorasi dan komposisi panggung dsb. Oleh karena itu

mimik dan musik dalam drama serta tatasinar lampu, penggunaan bahasa dalam dialog, penggunaar tarı, gerak

seperti pengetahuan tentang prinsip drama, pelakonan,

meningkatkan pengetahuan eorı pekerdja drama daerah, ngan tuntutan massa jang makin meningkat. Kita harus

bentuk harus kita gunakan dan kembangkan sesuai de-

teknik klasik atau tradisionil dan teknik modern Segala

teknik pementasannja, maka kita melihat ada penggunaan

drama dacrah dan drama nasionał. Djíka kita tindjau dari

djau dari sudut penggunaan bahasa, kita mendjumpai

nja dapat kita bedakan dengan pengertian, bahwa ditin-

dan akan selalu ada. Bentuk drama pada umum-Kontradiksi antara kemadjuan-dan kesulitan adalah wadjar

nja. Tetapi dimanakah ada kemadjuan tanpa kesulitan ?

tentu masing" mempunjaı kemungkinan² dan kesulitan²-

abdulmuluk, randai, sandiwara Sunda, lenong dil. Sudah

tup pada ludruk, wajang-orang, gambuh, ardja, topeng,

oleh Rakjat. Kemungkinan pembaruan djuga tidak tertu-

penggemarnja. Sesuatu jang lebih baik tidak akan ditolak membuat drama daerah lebih tinggi mutunja dan lebih luas ningkatan teknik atas dasar penerusan tradisi, akan

H

47 bersikap dingın serta merasa bahwa itu bukan urusannja ? di-indjak2 orang ? Ataukah masih atjuh-tak-atjuh dan lawanannja kalau Rakjat pekerdja diganggu, dihina dan sudah marah dan me-maki² serta bangkit semangat per- man kita harus terus bertanja pada dirinja, apakah piereka diusahakan untuk memilikinja. Para sastrawan dan seni-jang demikian ini harus terus-menerus ditanamkan dan ruh, tani, pradjurit dan Rakjat pekerdja lainnja. Rasa tjinta dalam jang menimbulkan rindu-dendam kepada kaum bu- djadi tjinta sedjati, tjinta jang dibawa mati, tjinta jang men- artistiknja mereka harus meningkatkan rasa tjintanja men- menghasilkan karja jang tinggi mutu ideologi dan mutu tani, pradjurit dan Rakjat pekerdja lainnja. Tetapi untuk dah melalui fase tjinta jang dangkal kepada kaum buruh, Pada umumnja kader sastrawan dan seniman kita su- senimannja.. bukan berasal dari proletariat, termasuk sastrawan dan pintu Partai kita akan terus terbuka bagi mereka jang jang pandjang terus akan ada didalam Partai kita, karena riat. Kawan² jang demikian masih ada dan dalam waktu buah tjiptaannja. Orientasi mereka belum orientasi proleta- nja si Anu dan si Fulan burdjuis ketjil, tidak senang dengan diliputi oleh kekuatiran kalau² si Anu dan si Fulan, maksud- nuhi selera burdjuis ketjil. Ketika sedang mentjipta mereka atau tanimiskin, pada hakekatnja ditudjukan untuk meme- kalipun mereka menulis tentang kaum buruh, buruhtani kasihan intelektuil melihat penderitaan kaum buruh dan Rakjat pekerdja, tetapi karena didorong oleh rasa belas karena mereka sudah sungguh² mendjadi bagian dari kawan2 jang kena penjakit ngeloni ideologi burdjuis ke- langan kader² sastrawan dan seniman kita masih terdapat jang masih ada, kita pernah menjimpulkan bahwa dika-Tetapi berbitjara setjara chusus mengenai kekurangana sedang tumbuh dan jang mendjadi pemilik haridepan. mereka pada umumnja adalah baik. Mereka mempunjai kader2 PKl, djuga kader2 PKl dibidang sastra dan seni, șional ke-I PKI belum lama berselang, berbitjara tentang Seperti sudah saja kemukakan dalam Konferensi Na-

46 dibidang kebudajaan. memperkuat ofensif revolusioner atau ofensif Manipolis dengan tuntutan massa jang makin meningkat dan dapat tinggi mutu ideologi dan mutu artistiknja, sehingga sesuai memnperbesar barisan kreatif, memperbanjak karja jang ka persoalannja adalah bagaimana kita memperkuat dan Setelah menelaah situasi sastra dan seni sekarang, ma- mungkin dipentaskan suatu drama. kuntjinja adalah repertoar, karena tanpa repertoar tidak bagi perkembangan drama nasional kita. Tetapi, untuk satu rombongan ditiap kota. Ini akan sangat penting artinja mengembangkan drama nasional, misalnja paling sedikit harus kita kembangkan. Kita harus dengan penuh semangat ditempatkerdja, pokoknja dimana sadja dimungkinkan, panggung terbuka, dihalaman rumah, dipabrik, disawah, keberanian pementasan dalam bentuk arena dipanggung- dalam dialog dan gerak mimik. Djika ini sudah dipenuhi terpokok dalam drama adalah pelakonan tjerita serta kuat sulitan² dekorasi, artinja kesulitan² materiil. Padahal, jang kegiatan drama banjak fikiran jang terpantjang pada ke- klas, jang benar² realis, revolusioner dan artistik. Dalam memperbanjak repertoar jang benar² melaksanakan garis modern (bukan tradisionil), pada pokoknja kita harus menggunakan bahasa Indonesia serta menggunakan teknik Dalam memadjukan drama nasional, artinja drama jang ketlatenan penggarapan. sulit, tetapi pasti dapat diatasi melalui kesungguhan dan sudah tentu akan menimbulkan rasa aneh pada Rakjat. Isi mempertundjukkan wajang dengan garis visuil, jang kasar biasa melihat garis2 bentuk wajang jang sangat halus, gunakan bentuk tradisionil, sudah pasti akan menghadapi dengan isi baru. Dalam menuangkan isi baru dengan meng-Rakjat, misalnja wajang, mungkin digunakan setjara baru Bentuk2 tradisionil jang sudah lama mempengaruhi lam suatu pelukisan kontradiksi ? Kalau kita persoalkan tentang konsepsi, adakah kese- bangan jang sesuai dengan perkembangan masjarakat. konservatif, jang tidak dialektis, karena menolak perkem-

watak' manusia dengan garis² visuil wajang. Ini memang adalah titiktolak burdjuis ketjil. Tjiptaan merekapun, se- baru dengan tokøh² baru memerlukan suatu studi tipe dan kaum tani. Titiktolak mereka dalam memandang sesuatu

kesulitan, misalnja didalam segi visuil. Karena-kita sudah tjil". Mereka mentjintai kaum buruh dan kaum tani bukan

sudah berfihak dan berfihak pada jang tepat, pada jang apa jang dibawakan ? Atau segi apa jang dibawakan da- ketjintaan terhadap Rakjat pekerdja dan revolusi, mereka nian jang tidak membawakan konsepsi ? Soalnja konsepsi

49 melihat langsung bahwa massa bukan hanja objek tetapi samping arti manusia sebagai produk sedjarah. Kita akan arti massa Rakjat pekerdja sebagai pentjipta sedjaralı, di- tegrasi itu kita akan merasakan setjara mandalam apa djuangannja untuk membebaskan diri. Hanja dengan in- man dengan ketjintaan dan kebentjian massa dalam per-berarti -mengintegrasikan subjek sastrawan dan seni-Pengeintegrasian diri para sastrawandan seniman hisapan, penindasan dan ketidakadilan. Rakjat, karena dirinja mengalami sendiri apa itu peng- jang diketahui dan dirasakan sendiri kedjahatan musuh² tumbuh atas dasar prasangka² melainkan atas dasar apa Kebentjian jang mendalam kepada musuh² Rakjat tidak praktek perdjuangan klas. pergulatan kehidupan se-hari², dalam praktek produksi dan kedalaman rasa tjinta dan rasabentji kita temukan dalam tjian kepada musuh bukanlah kebentjian jang abstrak, dan Tjinta kepada klas bukanlah tjinta jang abstrak, keben- kita melakukan pengintegrasian setjara langsung. dan Rakjat pekerdja lainnja hanja bisa kita perdapat djika dja, kepada perdjuangan kaum buruh, kaum tani, pradjurit Pada hakekatnja kedalaman rasa tjinta kita kepada ker- kehidupan. kanjataan jang hidup, dari sumber kreasi, dan warna sastrawan dan seniman akan berarti melutjuti dirinja dari penuh warna. Mengambil djarak dengan kehidupan bagi produksi dan praktek perdjuangan klas jang komplex dan Kehidupan adalah perubahan senantiasa, adalah praktek bagian dalam proses produksi dalam masa waktu tertentu. hidup di-tengah² massa Rakjat pekerdja dan mengambil hidup, jalah djalan pengintegrasian setjara langsung kreatifnja djalan jang paling baik, supaja hasil karjanja Untuk perkembangan seniman dan sastrawan dalam kerdja dan jang langsung, jaitu datang sendiri di-tengah² massa. tulisan² atau laporan² lisan kader² jang memimpin massa : meialui dua djalan, jaitu djalan tidak langsung : melalui Pengintegrasian perasaan dan fikiran dapat dilakukan isme. kaum Komunis tidaklah mungkin kita sampai ke Sosial- landreform jang radikal seperti jang dimaksudkan oleh pertanian setjara sosialis. Tanpa melalui pelaksanaan acnu, tetapi harus dilandjutkan dengan pengkoperasian konsekwen revolusioner, semuanja ini bukanlah jang ter-

48 Komunis, djuga bagi sastrawan dan seniman lain jang luarganja setjara seorangz. Bagi sastrawan dan seniman kaum tani, terutama buruhtani dan tanimiskin dan ke- tanah tuantanah², membagikannja dengan tjuma kepada hisapan tuantanah atas kaum tani dengan djalan mensita sctjara radikal, jaitu penghapusan sistim feodal atau peng- lain darinada persetudiuan pada pelaksanaan landretorm tus 1945 sampai ke-akar²nja pada hakekatnja tidak bisa Pemihakan pada penjelesaian tuntutan² Revolusi Agus- untuk membebaskan diri. aspirasi² revolusionei kaum tani dalam perdjuangannja menjatukan fikiran dan perasaan dengan tuntutan dan sian dalam perasaan fikiran dan dengan kaum tani. jaitu Pengintegrasian per-tama² harus diartikan pengintegra- memihak revolusi. bufat dan kuat. Tidak ada djalan lain, djika benar mau mudah. menghendaki ketekunan. ketlatenan. tekad iang masalah memihak revolusi, dan oleh karenanja bukan soal tegrasikan diri dengan kaum tani pada hakekatnja adalah djuga omongkosong. Lebih tandasnja, masalah mengin- donesia dan kekuatan pokok revolusi Indonesia adalah integrasikan diri dengan bagian terbesar dari uasion In-Djuga mempersoalkan kepribadian nasional canpā meng- rupakan majoritet Rakjat Indonesia adalah omongkosonig. tidak mengintegrasikan diri dengan kaum tani, jang me- dan tentang dominasi Rakjat dibidang kebudajaan. tetapi Berbitjara tentang memperkuat pimpinan proletariat ngenal keadaan massa. Tanpa mamahami kontradiksi² tidak mungkin me- apalagi kontradiksi jang ada didalam perasaan dan fikiran mengungkapkan kontradiksi² jang tidak mudah kelihatan, tidak akan banjak artinja, karena tidak akan mungkin isme. Tanpa sendjata Marxisme-Leninısme turun kebawah melakukan riset dengan sendjata Marxisme-Lenin- bawah ikut merasakan penghidupan mereka serta hanja mungkin djika kita membiasakan diri turun ke- integrasikan diri dengan mereka. Dan pengıntegrasian itu ngan Rakjat pekerdja banjalah mungkin djika kita meng ngan Rakjat pekerdja. Memadukan perasaan dan fikıran de- menerus diasah agar benar seperasaan dan sefikıran ce- djurit ? Semuanja ıni adalah soal ideologi, jang harus terus djarak pemusah dengan kaum buruh, kaum tanı dan a Apakah benar bahwa antara dirinja sudah tidak ada lagi

51 man kita belum erat berhubungan dengan pemimpina njalah menundjukkan bahwa kader² sastrawan dan seni-karja jang tidak berbunji" bagi kader2 revolusioner ha- jang hendak kita lukiskan. Tentang masih adanja hasil sudah mendekati kebenaran perasaan dan fikiran massa tjapai kebenaran objektif sepenuhnja, paling tidak kita massa. Mengenal kader, meskipun mungkin belum men- lusioner itulah ditjerminkan segi² tipikal dan karakteristik dari perasaan dan fikiran massa. Didalam kader² revo- pemimpin² massa, adalah pentjerminan jang terkristalisasi Sebagaimana saja katakan tadi, kader2 revolusioner, terhadap kader² revolusioner. revolusionerpun tidak bisa dilepaskan dari pengenalan kita kita :hubungkan dengan kerdja kreasi, melukiskan massa oner bertudjuan mempebesar kadar pengabdiannja. Kalau menggaruk untung, sedang sastrawan dan seniman revolusi- lebih berhasil. Perbedaannja, kaum kapitalis bertudjuan ruh, kaum tani, pradjurit dan Rakjat pekerdja lainnja akan volusioner, sehingga tudjuan pengabdian kepada kias bu- pendukung² karjanja, pembatja² aktifnja, jaitu kader² re- sedar berusaha lebih mengenal sasaran pengabdian karjanja, harüsnja djika sastrawan dan seniman revolusioner dengan keuntungan lebih besar. Oleh karena itu, sudah se- usaha mengenal langganan²nja, supaja bisa menggaruk Kaum kapitalis setjara ,sistimatis dan ilmiah" ber- nja. basis, sehingga lebih mengenal sasaran pengabdian karja- mesra dengan kader² revolusioner dari pusat sampai ke- lusioner harus berusaha lebih sungguh² untuk bergaul lebih terkristalisasi. Oleh karena itu sastrawan dan seniman revo- massa jang sampai batas² tertentu atau sepenuhnja sudah kader pada hakekatnja mengenal perasaan dan fikiran massa jang mereka pimpin. Mengenal perasaan dan fikiran inti, tulangpunggung dan djurubitjara perasaan dan fikiran kader adalah pentjerminan massa, karena mereka adalah sekarang. adalah kepada kader-kader revolusioner. Kader- berapa tahun jang lalu, bahwa praktis sasaran pengabdian kepada kader2 sastrawan dan seniman di Bandung be- demikian lebih terang apa jang pernah saja sampaikan dibandingkan dengan massa pada umumnja. Dengan lebih tinggi tingkat kesedaran politik dan kebudajaannja lebih lagi oleh massa luas, karena betapapun kader itu lusioner tidak bisa dimengerti oleh kader2 revolusioner,

50 seniman²nja. Kalau karja sastrawan dan seniman revo- ngenal dan bisa mengerti hasil² karja sastrawan² dan seberapa djauh kader2 gerakan revolusioner sudah me- ukuran jang paling praktis pada taraf sekarang adalah, sampai kepada massa jang dipimpinnja. Oleh karena itu bagaimana dan dalam bentuk apa, karja² itu akan djuga seniman² dan sastrawan² revolusioner, ini berarti, entah Kalau kader2 revolusioner kita mengenal hasil² karja jang ratusanribu djumlahnja. dengan djumlah kader PKI dan ormasrev semua tingkat butahuruf lagi ? Pun tidak sepadan djika kita bandingkan ngan puluhan djuta penduduk Indonesia jang sudah tidak oplah 10.000 sampai 20.000 djika kita bandingkan de- lum bisa mendjangkau massa luas. Apa artinja djumlah penerbitan buku djuga belum tjukup besar, sehingga be- hadapi kesulitan membatja, disamping djumlah (oplah) butahuruf. Oleh karena itu massa Rakjatpun masih meng-Massa Rakjat masih banjak jang butahuruf atau setengah sulit dibajangkan. Kita ambil tjontoh dilapangan sastra. massa Rakjat, tanpa memperhatikan kader2 revolusioner adalah pemimpin² massa, karenanja untuk mentjapai jat. Dan pernah djuga kita simpulkan bahwa kader baiknja mengabdikan hasil² karja kepada massa Rak-Kita pernah mempersoalkan bagaimana tjara sebaik- tetapi mendorong dan mengubahnja mendjadi lebih madju. dan seni kita tidak hanja sekedar mentjerminkan realitet miskinnja, tanpa djiwa dan tanpa api. Dengan karja² sastra minan kehidupan akan demikian putjat dan demikian manpu memobilisasi dan mendjiwai massa, karena pentjer- denikian, karja² sastrawan dan seniman kita akan tidak na mentjapai jang lebih tinggi. Sebaliknja djika tidak menggugah dan membangkitkan massa untuk berdjuang gu- dari realitet itu sendiri, sehingga memiliki kemampuan karja² mereka akan lebih hidup, lebih segar dan lebih indah kehidupan dan perdjuangan massa. Malahan lebih dari itu, wan dan seniman kita untuk setjara realis mientjerminkan Semuanja itu akan mendjamin kemampuan para sastra-kekajaan fantasi massa jang tidak ada batas dan taranja. pembajangan djuga akan kita peroleh dari kekuatan dan warna, tetapi benar² berlandaskan kehidupan. Kekajaan akan dapat kita lukiskan bukan seperti seorang jang buta- sekitar jang merintangi kemadjuannja. Warna kehidupaa djuga kreator² jang aktif, jang hidup dan bergulat dengan

53 kita mengenal hakekat hubungan agraria dıdesa dan tahu siatan, ketahajulan. dll hania mungkin berhasil baık duka Membongkar kebudajaan teodal lang menjebarkan kemak- buruh terhadap kepala imperialisme jang patıng djahal uu. gangster dan badjaklaut imperialisme AS dan politik klas dajaan ınıperialis AS. tanpa mengetahui hakekat politık lainnja. Kita akan menghadapı kesulitan mendjeboł kebu- sosialis kanan dan Masjumı serta kaum kontra-revolusioner seni tanpa mengerti hakekat kebangkrutan politik kaum mengerti apa hakekat Manikebuisme dilapangan sastra dan klas buruh, filsafat materialisme dialektik. Kita tidak akan manitestasi2 politik jang didasarkan pada analisa filsatat njataan kepentingan ataupun aspirasi Rakjat dalam dapat djika kita melihatnja dari sudut kristalisası per- diksi². kepentingana Rakjat dan nasion hanja bisa diner- artistik. Pengertian jang dalam tentang gedjala². kontra- mampu memadukan politik jang tepat dengan ketjakapan jang ampuh ditangan Rakjat, djika sastrawan dan senıman tai. Sastra dan seni hanja akan bisa mendjadi sendata harus mengetahui, bahkan harus menguasai politik Par- inti aspirasi² Rakjat pekerdja, sastrawan² dan seniman² dalam Manipol (1959). Oleh karena itu untuk mengerti sional ke-V PKI). Kemudian hal ini djuga dinjatakan Program Umum PK1 sedjak tahun 1954 (Kongres Va-Indonesia jang paling vital dan penting dinjatakan datam adalah panglima. Aspirasi² massa pekerdja dan nasion njataan paling terpusat dari kepentingan klas. potk limat lain dapat kita katakan bahwa politik adalah per- ekonomi, demikian pendirian kaum Marxis. Dengan ka-Politik adalah pernjataan jang paling terpusat darıpada memperoleh sukses jang menggembirakan. selama ini, dan telah menuntun sastra dan seni revolusioner (turba). Garis ini telah terudjı ketepatannja dalam praktek me revolusioner, dan 1 tjarakerdia jaitu turun-kebawah massa, memadukan realisme revolusioner dengan romants- roner, memadukan kreativitet individuil dengan kearitan mutu artistik, memadukan tradisi dengan kekinian revolusi- jaitu meluas dan meninggi, tinggı mutu ideologi dan tinggi 1 azas politik adalali panglima"; 5 pedoman pentjip:an sastra dan seni jaitu garis 1-5-1 (satu-lima-satu). la:tu Kita sudah męmpunjaı garıs jang tepat dilapangan dan universil. mendalam, realistik, revolusioner. artistik, berkeprihadian

52 langsung di-tengah² massa akan terdjamin karja jang Diuga hanja dengan riset dan melakukan integrasi setjara mentjiptakan karja² jang bergaris klas dan patriotik. wan revolusioner dalam melaksanakan garis klas untuk riset akan terdjamin kerdja kreatif seniman dan sastra- bersifat nasional. demokratis dan ilmiah. Hanja dengan akan mendjanun suksesnia pembinaan sastra dan seni jang dengan kaum tanı, terutama buruhtani dan tanimiskin) tiga sama" (sama kerdja, sama makan dan sama tinggal dengan mengembangkan semangat riset dengan metode sıası kader dan Rakıat pekerdia pada umumnia. Hanja hiran artistik sastrawan dan seniman dengan daja apre-Rakıat dan kesetiaan kepada kesenian dan antara kema- pekerdiaan organisasi dan kreası, antara kesetiaan kepada bagai persoalan iang timbul karena kontradiksi® antara diaan sasıra dan senı akan membantu memetiahkan ber- kan pengalaman rıseı jang sudah kita milikı untuk peker- jang dilakukan Partai pada awal tahun ini. Mengembang- kerdja, terutama kaum tani, akan djelas apa arti riset hidupan. maupun mengenal bentuk² expresi Rakjat pe-Untuk mengenal kader, mengenal massa, mengenal ke- artstik ditangan Rakiat. pur massa, tidak ada artinia kreasi itu sebagai sendiata kia sampaikan iu tidak bisa dimengerti oleh kader atau- arıstik darı massa kepada massa. Kalau apa iang akan konsepsı. suatu expresı pemikıran dalam pembaiangan metewall bahasa artistik" hendak menjampaikan suatu wan ran senıman revolusioner sebagai djurubitjara massa. Kalau kita ambil persoalannja setjara hakekaı, sastra- bautu lang tebih etektit. mendekatı dan saling mengerti, sehingga tertiapat saling kap hahasa artstik". Dengan demikian ada usaha salıng katkan daia apresıasinja, sehingga lebih mudah menang- kan senuman harus djuga berusaha keras untuk menıng- kepada kesenian. Sebaliknia kader revolusioner iang bu- annia atas dasar lebih setia kepada massa dan tetap seua satrawan revolusioner selain harus meningkatkan pengabdi-Oleh karena iul tidak ada djalan lain bagi senıman dan fikıran dan bahasa massa Rakjat pekerdja. lah scbabnja mengapa kita harus lebih mengenal perasaan, orang revolusioner kita tidak akan menjalahkan massa ! Ini-kader" revolusioner, siapakah jang bersalah ? Sebagai massa. Kalau ada hasil karja jang tidak berbunji" bagi

antara lain karena masih adanja sikap kurang sungguha

Dalam rangka meluas. masih terdapat kekurangan²,

terutama kaum tani. kader, mengintegrasikan diri kita dengan Rakjat pekerdja, djuga tidak bisa lain kita harus lebih mengenal massa dan kreatif. Untuk melaksanakan garis meluas dan meninggi" njelesaikan persoalan meluas dan meninggi dalam kerdja perasaan, fikiran dan aspirasi massa akan membantu me- perlambang² atau kiasan² jang digunakan oleh massa, dengan tjara expresi. Mengenal baik tjara expresi Rakjat, Masalah meluas dan meninggi banjak bersangkutpaut tunja tidak dapat dipopulerkan. Sebaliknja djuga tidak berarti bahwa hasil jang tinggi mu- massa atau memberi barang rongsokan". kepada massa. ngertian meluas iu diidentikkan dengan membodohkan" dan seni. Pada hakekatnja adalah sungguh salah djika pe- mendidik dan memobilisasi massa dengan sendjata sastra melaksanakan tugasnja untuk membantu dalam mendorong, harus diperhatikan oleh sastrawan dan seniman dalam leluasa mengembangkan kemampuannja. Segi inilah jang nikmati karja sastra dan seni dan belum dapat dengan belum mempunjai kesempatan jang tjukup untuk me- dasan dobel, jaitu penindasan imperialis dan feodal, kerdja pada umumnja karena masih mengalami penin- umumnja dan para kader chususnja. Massa Rakjat pe- sedaran artistik dan daja apresiasi antara massa pada fahami berhubung dengan adanja perbedaan tingkat ke- tang perlunja meluas dan meninggi djuga dapat kita djuga atas dasar massa dan untuk massa. Pengertian ten- luas atas dasar massa dan untuk massa, serta meninggi itu kita harus tetap berpegang teguh pada pendirian me- revolusioner, kepada massa Rakjat pekerdja. Oleh karena meninggi ke-dua²nja untuk diabdikan kepada perdjuangan perlukan oleh praktek revolusioner. Baik meluas maupun dapat dipisahkan satu sama lain, karena ke-dua²nja di-Garis meluas dan meninggi" adalah dua hal jang tidak populerkannja. tetapi djuga memerlukan lebih banjak waktu untuk mem- ninggi memerlukan pengolahan artistik jang lebih tinggi, dan gampang ditangkap isinja. Sebaliknja karja jang me- dan memobilisasi massa dalam bentuk jang tepat, mudah dengan tudjuan untuk kepentingan praktis mendorong pokoknja adalah hasil kreasi jang dilakukan setjara sedar

54 dan untuk siapa ? Suatu karja jang bersifat meluas, pada mengetahui tentang meluas dan meninggi" untuk apa-1(09 Berbitjara tentang ,meluas dan meninggi" kita harus djadi. bukan melaksanakan rumus ramuan obat jang bisa sekali pentjiptaan itu harus dilakukan terus-menerus, karena kita tertentu. Memperbaiki pekerdjaan atas dasar 5 pedoman sudah pasti pada suatu saat akan mentjapai suatu kwalitet Djika banjak mereka berlatih menggunakan pedoman itu, hingga pedoman itu benar' mendjadi bagian dari dirinja. terus-menerus melatih diri menggunakan pedoman itu, se- kreatif. Soalnja adalah bagaimana sastrawan dan seniman kreatif mereka. Menghafal perumusan² bukanlah djalan di bagian dari pedoman pemikiran dan pembajangan man jang mendarahdaging, artinja belum benar² mendja- seniman kita masih belum mendjadikannja sebagai pedo-Dalam hal 5 pedoman pentjiptaan para sastrawan dan ngan estetika burdjuasi atau feodal. kedalam pentjampuradukan antara estetika klas buruh de- sikap dan metode klas buruh supaja kita tidak terdjerembab e lima" kita harus berpegang pada pandangan, pendirian, Dalam rangka melaksanakan azas politik adalah pang- hal ideologi tidak bisa ada perkawinan. kan ideologi klas buruh dengan klas? lain, karena dalam kreasi bukanlah berarti menjatupadukan atau mengawin-Menempatkan azas ,,politik adalah panglima" didalam buruh dan Rakjat pekerdja lainnja. kegiatan kreatif dengan perdjuangan revolusioner klas meneruskan tradisinja jang agung dan mengintegrasikan dan lain²nja. Hanja dengan demikian sastra dan seni dapat Partai untuk mengkonsolidasi front persatuan nasional menudju keperubahan agraria jang radikal, garis politik untuk pelaksanaan UUPA dan UUPBH setjara konsekwen dengan melikwidasi imperialisme, perdjuangan kaum tani masalah² seperti perdjuangan untuk kemerdekaan penuh pin pemikiran kreatif dan pembajangan kreatif mengenai kerdja kreatif berarti mendjadikan politik untuk memim-Menempatkan azas politik adalah panglima" dalam pada hakekatnja djuga berarti melaksanakan Program PKI. menguasai dan melaksanakan Manipol setjara konsekwen samahalnja dengan keharusan menguasai Program PKI, dan seniman revolusioner keharusan menguasai Manıpoł politik PKI untuk pembebasan kaum tani. Bagi sastrawan

57 mengenal tradisi Rakjat kita, dan ini hanja mungkin dengan per-tama² para sastrawan dan seniman revolusioner harus Γentang memadukan tradisi dan kekinian revolusioner" dan lebih baik lagi. didik-diri untuk mendjadi orang revolusioner jang baik harus ikut berpatju dalam membadjakan-diri dan men-Oleh karenanja para sastrawan dan senıman revolusioner seniman harus lębih baik mutunja darıpada karlania. djauhi kemunafikan. Dan malahan pribadi sastrawan dan ner harus satu dalam karja dan perbuatan, harus men- jang sulit diobati, para sastrawan dan seniman revolusio-Untuk tidak menimbulkan luka dalam hatı sematjam ını, menimbulkan sinisme terhadap sastrawan dan senıman. dan seniman jang tadinja disajanginja, tetapı dıuga mudah hanja membikin massa dan kader² me-maki² sastrawan jang demikian, malahan memiliki jang sebaliknja Inı tidak para pentjipta jang bersangkutan tidak memılikı sitat² tetapı kemudian ternjata, setelah berkenalan darı dekat, membawakan prinsip, keunggulan kerdja kolektit, dsb, dan kepahlawanan, disiplin lang kuat, keluwesan dalam dirian klas jang teguh, sikap klas jang tepat. keberanian karjanja para pentjipta memudji moral jang tinggı. pen- ologı dan mòral jang tinggı darı para pentjiptanja Datam tadinja mereka senangi ternjata tidak didukung olen ide- sering diketjewakan oleh kenjataan bahwa karja lang pentjiptanja. Massà, terutama kader gerakan revolusioner, dukung oleh ideologi dan moral jang tinggi darı pentjıpia- hanja akan disambut baik oleh massa djika karja ıtu di-Karja jang mutu ideologı dan mutu artistıknja tinggi memiliki penghajatan revolusionernja. dan ikut langsung dalam praktek revolusioner sehingga mentjapai dua tinggi" harus mempergiat kreasi, beladjar dan giat berlatih dilapangan artistik. Pada pokoknja untuk didik-diri, beladjar Marxisme-Leninisme serta giat beladıar djika sastruwan dan seniman tidak terus-menerus men- sioner Dan mutu artistik karja djuga tidak akan meninggi membadjakan diri didalam kehangatan perdjuangan revolu- kreasinja sendiri tidak menempa ideologınja sendirı. tidak logı karja tidak mungkın tınggı kalau manusia lang mueng- rus membadjakan-diri dan mendıdik-dırı Mutu ideo- mentjari sumber kreasinja pada massa, dan terus-mene-

56 pada massa. Pendeknja para sastrawan dan seniman harus harus diolah oleh para seniman dan sastrawan terdapat cian seni terdapat pada massa; djuga keartistikan jang ngan massa, karena bahan baku untuk kerdja kreatif sastra ladjar Marxisme-Leninisme dan pengintegrasian diri de- artistik", inipun harus djuga ditjapai dengan djalan be-e Mempersoalkan tinggi mutu ideologi dan tinggi mutu ruwetan, kekaburan dan kehampaan. tema jang mau digarap hasil kreasi akan bebas dari ke- mau digarap. Hanja dengan mengerti benar² selukbeluk tepat untuk mengerti benar persoalan² tentang tema jang untuk tertjapainja garis meninggi. Hanja ini djalan jang kan dibasis-basis dan daerah*, merupakan djaminan laporan² kegiatan perdjuangan revolusioner jang dilaku- oner, mendengarkan dan membatja serta mempeladjari samping lebih radjin berdiskusi dengan kader² revolusi- tengah* massa Rakjat pekerdja terutama kaum tani, di- praktek produksi maupun praktek perdjuangan klas, di- langsung dengan datang dan ikut dalam praktek sosial, baik penjelesaiannja. Disamping itu pengintegrasian diri setjara jang pokok dan mana jang tidak pokok serta tahu djalan keadaan, mengerti lebih baik kontradiksi² dan tahu mana isme supaja lebih mampu menganalisa dan menjimpulkan dan seniman harus lebih radjin beladjar Marxisme-L enin-Untuk mendjalankan garis meninggi, kader2 sastrawan volusioner dengan Rakjat pekerdja. mempererat hubungan antara sastrawan dan seniman -re- gus dengan meluasnja aktivitet basis itu akan berarti oner di-tengah² massa, terutama kaum tani. Dan sekali- populerisasi hasil karja sastrawan dan seniman revolusı- naan sembojan satu desa satu sanggar" adalah djalan apresiası massa dapat dilakukan setjara efektif. Pelaksa- memperluas aktivitet basis sehingga peningkatan daja dengan memperluas sanggar² seni serbaguna, jang berartı ljara jang paling tepat untuk meluas diantaranja jalah dajāannja tidak sama. jang tingkat perkembangan politik, ekonomi dan kebu- negerı kita teridirı dari ribuan pulau, banjak sukubangsa menınggı tidak boleh kita abaikan kenjataan bahwa alan kegiatan kreasi atas dasar garis meluas dan populer dikalangan kaum tani. sa²) jang pada umumnja merupakan bentuk expresi jang dalam mengembangkan sastra dan seni daerah (sukubang-

59 sedang tumbub untuk kehidupan lebih madju, lebih revolusioner berarti selalu berfihak kepada jang baru dan volusioner terhadap kenjataan. Setjara fundamentil sikap Realisme revolusioner artinja berprinsip realis dan re- "realisme revolusioner dan romantisme revolusioner". lebih tepat djika kita rumuskan dengan memadukan revolusioner" jang selama ini digunakan oleh Lekra Perumusan memadukan realisme sosialis dan romantik tjita massa Rakjat pekerdja, jaitu Sosialisme Agustus 45 sampai keakar-akarnja dalam menucu ke- djuang aktif untuk menjelesaikan tuntutan-Revolusi lusioner adalah sebagian darı kesedaran massa lang ber- tiknja. Kesedaran subjektif sastrawan dan seninan revo- hasilkan karja jang tinggi niutu ideologi dan muiu artis- perdjuangan dengan setengah hati tidak mungkin meng- niman jang hanja berfikir dan merasakan kenangatan hangati perdjuangan Rakjat pekerdja. Sastrawan dlan se- pasifan tidak mungkin menghasilkan karja jang meng- trawan dan seniman jang tenggelam dalam rawa ke- djadi elemen aktif didalam kehangatan perdjuangan. Sas- angan massa, karcna dengan demikian mereka men- pengabdian sastrawan dan seniman kepada perdju- bidjaksanaan massa adalah revolusioner dan memperkuat Kreativitet individuil sebagai pengembangan darı ke- daripada ide. isme dialekús jang mendjundjung tinggi peranan aktif sepenuhnja sesuai dengan filsafat Marxis, jaitu material- tentangan samasekali dengan individualisme burdiuis. la kan kemampuan kolektif bukan hanja berbeda, tapı ber- an aktit kesedaran subjektif dalam rangka mengembang- íni telah diteru kan oleh Partai kita. Pengenıbangan peran- dirı mendjadi Komunis maximum sebagaimana belakangan berusaha keras melalui pembadjaan-diri dan pendidikan- tidak hanja puas mendjadı Konunis² minimum tetapi harus meningkutkan individualitetnja sebagai Komunis, untuk sastrawan² dan seniman" Koniunis dituntut supaja mereka kan subjek sastrawan dan seniman dengan massa. Dari pekerdja. Untuk ini kita harus memperkuat usaha memadu- ranan akit kesedaran subjekiif dalam mengabdi Rakjat Sebaiiknja, kita harus mengembangkan setjara maxımal pe-Kita bukannja tidak mengakui peranan perseorangan. massa kepada karja sastra dan senı harus dikembangkan. mondjadi murid massa jang baik. Oleh karena itu kritik

58 baik. Untuk mendjadi guru massa jang baik harus pandai massa, tidak mungkin tanpa mendjadi murid massa jang revolusioner berkreasi. Mengabdi se-baik2nja kepada djuis, dan melupakan untuk siapa sastrawan dan seniman tidaklah lain daripada pentjerminan individualisme bur-Sikap tidak tepat terhadap kritik, apalagi kritik massa, suka bekerdja kolektif dan menghàrgai pendapat kolektif. djundjung tinggi kearifan massa, harus djuga diartikan katnja sama artinja dengan mengingkari Rakjat. Men- oleh karena itu mengabaikan kearifan massa pada hake-Sepandjang sedjarah Rakjat adalah pentjipta agung, kannia rus dengan meneruskan tradisi dan bukan menghantjur-Memperbarui bukan asal nemperbarui, tetapi djustru ha- sikap seorang revolusioner dalam melakukan pembaruan. gabah adalah bukan sikap sungguh² jang harus mendjadi barui sesuatu jang lama jang disenangi massa. Sikap ge- lagi harus selalu diingat : djangan gegabah memper- arti memadukan warisan dengan pembaruan. Sekali Memadukan tradisi dengan kekinian revolusioner ber- revolusioner serta mengadakan riset. dengan ambilbagian dalam produksi dan dalam kegiatan Rakjat pekerdja dengan pengintegrasian diri lewat turba, tanpa mengenal keadaan kongkrit perdjuangan massa politik Partai, tanpa mengetahui teori revolusioner, mengenal hari ini tidak mungkin tanpa menguasai garis karang. jang tidak lain adalah garis politik Partai. Untuk adalah persoalan perdjuangan massa Rakjat pekerdja se- dan seni tertjabut dari akarnja. Kekinian revolusioner perdjuangan untuk melawan bahaja perkembangan sastra Mengenal dan mengembangkan tradisi adalah sebagian dari an dan keadaan kongkrit sastra dan seni ditanahair kita. mentrapkan garis klas atas dasar kondisi² kongkrit kehidup- dan seni revolusioner hanja mungkin djika kita mampu Tahu Marxisme dan kenal keadaan". Menegakkan sastra nilai segi'nja, tidak lain adalah djuga pentrapan slogan Pengenalan tentang materi sastra dan seni tanahair, me- ditanah-airnja sendiri. wan dan seniman kita tidak lagi seperti orang asing" Rakjat. Dengan mengenal lebih baik tradisi Rakjat sastra- dan mana tradisi feodal atau pengaruh feodal dalam tradisi dapat membantu kita untuk mengetahui mana tradisi Rakjat djalan lebih intensif melakukan riset. Pekerdjaan riset akan

61 giatan² kaum sosialis kanan dibidang sastra dan seni, djuangan membubarkan Sticusa, perdjuangan melawan ke- melawan reaksi dibidang politik kebudajaan seperti per- djak berdirinja Lekra sudah terudji dalam perdjuangan dalam pengabdian kepada perdjuangan revolusioner Se- selalu meningkatkan diri dan memperbesar peranannja mampuannja dengan sepenuh hati kepada massa, untuk wan dan seniman Lekra dalam memberikan segala ke- proletariat. Semangat itulah jang harus mendjiwai sastra-baik jang kita berikan tidak mungkin tjukup baik bagi massa. Sebagaimana pernah saja katakan, bahwa sehaik- bersatu dengan massa dan mengabdi tanpa reserve kepada Kekuatan Lekra terletak pada tekadnja jang bulat untuk jat Indonesia selama beiasan tahun ini? seni demikian jang diterima, dibela dan dilaksanakan Rak- lasan tahun ini. Bukankah politik dan haluan sastra dan sastra dan seni. Ini sudah mendjadi kenjataan selama be- mikian itu adalah politik PKI dan haluan PKI dibidang terbaik. Politik termadju dan penuangan artistik terbaik de- nakan politik jang termadju dengan penuangan artistik dan seniman revolusioner jang bertekad untuk melaksa-Lekra mengambil peranan sebagai. penghimpun sastrawan bentuk artistik jang tinggi. Sudah pada tempatnjalah, djika mukakan djiwa hakiki masjarakat dan abad kita dalam revolusioner Indonesia memiliki kekuatan untuk menge- dirinja Lekra bertekad untuk membikin sastra dan seni Sebagaimana saja katakan dimuka, sudah sedjak ber- massa berarti bahaja. hal kreasi sastra dan seni, terpisah dari praktek dan dari dengan praktek kongkrit. Oleh karenanja, djuga dalam teori kita akan mendjadi beku djika tidak kita padukan Karena kehidupan selalu berubah, maka pengetahuan kin mengenal keadaan itu sepenuhnja. Kenal keadaan" tanpa mengetahui Marxisme tidak mung- untuk beraksi" tidak bisa dipisahkan dari keadaan kongkrit. sudah mendjadi watak dari Marxisme sebagai pedoman dengan tidak mengetahui apa² tentang Marxisme, karena Tahu Marxisme" tanpa mengenal keadaan sama halnja kenal keadaan" diperlukan untuk mengetahui Marxisme. Marxisme" diperlukan untuk mengenal keadaan, dan keadaan" bukanlah dua hal jang dapat dipisahkan. Tahu isme dan kenal keadaan". Tahu Marxisme" dan ,kenal ra jang terpenting untuk mewudjudkan slogan Tahu Marx-

60 apa" tentang Marxisme. Turba pada hakekatnja adalah tja tidak ada gunanja, atau sama halnja dengan tidak tahu jaitu massa. Pengetahuan tentang Marxisme sematjam itu diarah, karena terpisah dari sumber kreasi jang hidup, Marxisme tanpa turba, membuat teori putjat tidak ber- kita perlukan untuk mengenal keadaan. Sebaliknja, tahu schagai lokomotif perkembangan masjarakat. Semuanja ini ats minusia oleh manusia dan tentang perdjuangan klas nundjukkan kepada kita tentang sumber² dari exploitasi Jin melihat segala sesuatu dalam perkembangannja, me- mengadjar kita untuk bertitiktolak dari kenjataan objektif Filsalat, ekonomi politik dan Sosialisme Marxis-Leninis akan mendapat apa jang ditjari. orang buta mentjarı djarum dipadang rumput, pasti tidak dengan meraba-raba dalam malam gelap atau seperti se- scndjata Marxisme-Leninisme, sebab tanpa itu sama halnja Turba seperti sudah saja katakan dimuka harus dengan seniman kita melakukan kegiatan turun kebawah (turba). tjiptaan akan berhasil dilaksanakan djika sastrawan dan Azas politik adalah panglima" dan 5 Pedoman Pen- perlukan romantisme revolusioner. njataan itu. Untuk itu, elain realisme revolusioner kita pankan hakekat dan semangat jang. terkandung pada ke- tjurahkan segenap fikiran dan perasaan untuk mengede- revolusioner, kaja dan penuh tjita", dan kita harus men- ralis seperti potret, melainkan dengan penuh kegairahan Kita harus nienggambarkan kehidupan tidak setjara natu- dasar kenjataan² tentang kontradiksi² dalam kehidupan. adalah suatu angan2 revolusioner jang berdiri tegak diatas jang paling besar. Pada pokoknja romantisme revolusioner adalah massa, karena massa adalah kritikus sastra dan seni paling objektif terhadap setiap hasil karja pada setiap saat paduan dua unsur tersebut. Oleh karena itu ukuran jang nımian jang disukai Rakjat sudah pasti mengandung per- sioner tidak gampang, tetapi setiap karja sastrawan dan se- perpaduan realisme revolusioner dan romantisme revolu-Mengukur sesuai atau tidaknja sesuatu karja dengan sampai kezaman Komunisme. mudah dimengerti, lebih tepat, lebih langgeng dan berlaku Dengan demikian perumusan realisme revolusioner lebih pun kemudian didalam Sosialisme dan sesudah Sosialisme. fikiran- subjektit, baik sekarang, sebelum Sosialisme, mau- baik dan lebih indah, memihak fikiran² objektif, menolak

03 asih dan saling asuh" jang berarti saling kritik dengan seni harus dilakukan dengan pedoman salıng asah. saling rus dikembangkan. Dan untuk etektifnja kritik sastra dan daja apresiasi massa. Oleh karena itu pekerdjaan inı na- dan seni jang kreatif mendorong kreasi dan menıngkatkan dan seni harus djuga diartikan sebagai kreasi Kritik sastra penguasaan atas materi. Pekerdjaan melakukan kritik sastra baik tanpa pengetahuan tentang Marxisme-Leninisme dan tekun, oleh karena itu kritik sastra dan senı tidak mungkin seni memerlukan keahlian, memerlukan kerdja ilnuiah jang dengan kehidupan kritik sastra dan seni. Kritik sastra dan terus-menerus kekuatan kreatif tidak mungkin dipisahkan Memperkuat, mengkonsolidasi dan memperkembangkan perdjuangan revolusioner pada umumnja djut akan memperkuat front kebudajaan revolusioner serta kuat barisan sastra dan seni revolusioner, dan lebih lan- binasi diantara kedua matjam kader itu akan memper- pengatasan akan lebih tiepat dapat dilaksanakan Kom- kedua matjam sastrawan dan seniman revolusioner itu lemahan itu harus diatasi. dan dengan saling bantu antara lam praktek produksi dan praktek perdjuangan klas. Ke- pentjiptaan sastra dan senı, sedang jang kedua temah da-Jang pertama umumnja lemah dalam pengetahuan tentang Keduanja mempunjai kelebihan dan kekurangan masing2. dan jang berasal dari kalangan intelektuil burdjuis ketjil. usulnja, jaitu : jang berasal dari kaum buruh dan tani, koknja mempunjai dua matjam kader ditindjau dari asal-Barisan sastrawan dan seniman revolusioner pada po- dapat mengkreasi karja² jang disenangi dan ditjıntai massa. tinggi mutu mereka sebagai sastrawan dan seniman agar menerus meningkatkan kemampuan diri dalam memper- wan dan seniman jang mempunjai kewadjiban untuk terus-revolusioner, pekerdja sastra dan seni adalah tetap sastra-Tetapı, djangan dilupakan, disamping pekerdja politik giatan? politik bagi pengintegrasian kegiatan² kebudajaan dengan ke- litik revolusioner jang baik merupakan bantuan besar trawan dan seniman jang sekaligus mendjadi pekerdja po- orang pekerdja politik revolusioner jang baik. Malahan sas. jang baik, tidak lalu ia kehilangan hak untuk mendjadi sesudah berhiasil dalam kreasi, sudah mempunjai hasil karja lainnja. Sudah tentu djika seorang sastrawan atau seniman diri sebagaimana jang dilakukan oleh kadera revolusioner

62 volusioner harus djuga membadjakan-diri dan mendidik- massa Rakjat. Oleh karena itu kader² sastra dan seni re- sama dengan kadera revolusioner lainnja, jaitu mengabdi gerakan revolusioner mempunjai hak dan kewadjiban jang pat, sebab kader sastra dan seni revolusioner sebagai kader waan" kepada sastrawan dan seniman tentu djuga tidak te- djuis. Demikian pula fikiran untuk memberikan keistime- tjara ideologis berbeda dengan sastrawan dan seniman bur- tidak tepat, karena sastrawan dan seniman revolusioner se- kan sastrawan dan seniman dengan liberalisme" adalah volusioner. Anggapan sementara orang jang mengidentik- dari membitjarakan persoalan kader sastra dan seni re- lam perdjuangan revolusioner tidak bisa kita pisahkan Berbitjara tentang meningkatkan peranan Lekra dida- volusioner Indonesia. lain berarti tjemerlangnja haridepan sastra dan seni re- kesedaran politik dan taraf kebudajaan massa tidak batu dibidang sastra dan seni, serta makin meningkatnja bidang, jang berarti makin terpentjilnja kekuatan kepala- revolusioner. Makin hebatnja ofensif revolusioner disegala manipuan kreatif serta mengkonsolidasi front kebudajaan makin memperkuat barisan kreatif dan meningkatkan ke- an-kemenangan tersebut harus terus dikonsolidasi dengan dibidang politik kebudajaan, teori dan kreasi. Kemenang-Lekra telah mendapatkan kemenangan² satu demi satu Demikianlah dalam waktu 14 tahun sedjak berdirinja, kebudajaan revolusioner. garis seni untuk Rakjat" sebagai hasil kekuatan front Manikebu" adalah saiahsatu bukti tentang kemenangan menangan bagi ,seni untuk Rakjat". Pelarangan terhadap untuk Rakjat" dan seni untuk seni" telah mentjapai ke- seni. Dilapangan teori dan estetika perdjuangan antara seni trawan dan seniman Lekra tidak mempunjai nilai sastra dan sioner jang berupa edjekan", jang menganggap karja sas-dilapangan kreasi dan dalam mengalahkan serangan reak-Djuga Lekra telah berpengalaman dalam perdjuangan Rakjat Indonesia disemua bidang. menjatupadukan diri dengan perdjuangan revolusioner kebudajaan imperialis dan feodal. Disamping itu Lekra rialis Amerika Serikat, pendeknja melawan semua bentuk bubarkan AMPAI dan melarang pemutaran film impe- lum dan sesudah ada Manikebu, perdjuangan untuk mem- terutama dalam mengganjang humanisme universil sebe-

64 65 kan Tentang ukuran kritik, kita gunakan dua ukuran. ja dan organisasi. Tekanan Plan Pembangunan Partai jang kenal ampun terhadap musuh agar lebih mudah kita kalah laksanakan Plan 4 Tahun dilapangan kebudajaan, ideologi bersatu dengan kita, dan dengan penelandjangan jang tidak Tjoba bajangkan kawan2, sekarang Partai sedang me- sendiri.jang bersifat mendorong agar tidak bimbang dan lebih lebih bersatu dan lebih madju. dengan kritik kepada sekutu mematikan kita, sebaliknja pasti akan mematikan reaksi itu kritik kepada massa jang bersifat mendorong agar massa kulan reaksi, tetapi pukulan itu djika datang bukan akan dengan pendirian dan sikap klas. Harus dibedakan antara nangan harus direbut dengan kesiapan menghadapi pu- bungan inı kritik harus kita lakukan setjara tepai sesuai waktu pagi tjerah. Kader² kita menjedari bahwa keme lakukan, dan ukuran apa jang kita gunakan Dalam hu- djebol dan membangun bagaikan kehadiran matahari di-Soalnja sekarang bagaimana seharusnja kritik itu kita kat dikalangan Rakjat jang sangat luas, perspektif men-djuta menandjaknja semangat anti-imperialisme Amerika Seri- ta.pa massa Rakjat pekerdja jang djumlahnja puluhan untuk membebaskan diri dimana-mana, dengan makin jaan Rakjat sudah tentu tidak mungkin madjt sendiri makin tinggi kesedarannja, dengan kebangkitan kaum tani dengan bergantung diawang-awang. Membangun kehuda-Dengan bertambah kuatnja persatuan kaum buruh dan wan dan seniman Komunis.,hendak meninggi sendiri" tanpa landasan massa, sama sebagian dari massa jang tidak luas, berarti bersikap rus mendjıwai dan mendjadi sumber inspirasi para sastra- mentingkan kritik terhadap kegiatan² jang mendjangkau meningkatnja kepertjajaan massa Rakjat kepada Partai ha- jang mendiangkau massa adalah tidak tepat. Hanja me- tek perdjuangan dan dalam teori dan ideologi, serta makin tik terhadap kenjataan² dalam kehidupan sastra dan seni meluas diseluruh negeri, makin terbadjakan dalam prak- tidak mendjangkau massa luas, dengan mengabaikan krı- kader sekaligus. Perkembangan Partai jang makin kritik buku jang djumlahnja hanja beberapa ribu dan jang besar dan sudah merupakan Partai massa dan Partai Rakjat, dll. harus diutamakan. Tenggelam dalam kegiatan Partai. sekarang sudah mendjadi organisasi Komunis nja, ruangan" kebudajaan suratkabar, paduansuara." lagu² politik dan ideologi. darı serikatburuh dan organisasi massa revolusioner taın- lebih dari 3 djuta dan terkonsolidasi dibidang organisasi, dongeng lang bidup dikalangan massa, koran dinding bisa dimusnahkan, apalagi sekarang sesudah beranggota tjerita dalam drama Rakjat jang banjak dipentaskan, rahun 1951 anggotanja kurang dari 8.000 sudah tidak hadap kenjataan jang bisa didjangkau oleh massa. seperti Kalau pada waktu Partai baru bangkit kembali dalam pekerdja jang luas, peranan kritik sastra dan seni ter- pan pasti ada ditangannja. Untuk meningkatkan tarat kebudajaan massa Rakiat mengatasi kontradiksi dengan hari-ini sedangkan haride- tu menıngkatkan daja apresiasi massa. spektif baik jang semakin dekat. Banjak kawan² sudahKritik sastra dan seni serta djuga resensi² sangat memban- tetapi perkembangan situasi sekarang menudjukkan per- senıman untuk mentjipta lebih banjak dan lehih baik lagi. Betapa tidak, bukan hanja Rakjat tidak pernah pesimis, bat, dan akibatnja djuga kurang mendorong sastrawan dan kan perasaan Rakjat jang memiliki optimisme revolusioner. mikian peningkatan taraf kebudajaan massa mendjadı iam- lebih keras daripada lapar. Utjapan demikian mentjermin- jang baik, jang kurang baik dan jang buruk. Dengan de puler sekali bait sadjak Kawan Agam Wispi: Hat kitasastra dan senı massa tidak dituntun dalam menilaı karia dan membentuk haridepan. Dalam Partai kita sudah po- bannu untuk mempertinggı dala apresiasinia. Tanpa kritik senimannja sedang bergulat untuk menundukkan hari-ini dibantu untuk mengembangkan diri dan massa udak dı-Kaum Komunis ber-sama² Rakjat, serta sastrawan dan baik. karena sastrawan dan seniman revolusioner tidak Kawan² jang tertjinta! tidak mungkin ada perkembangan sastra dan senı lang mutu ideologi dan tinggi mutu artistik. lapangan sastra dan seni. Tanpa kritik sastra dan seni rangi usaha kita dalam memadukan dua tinggi, jaitu tinggi lanpa krıtik dan selfkrıtık kita tdak madju, djuga Ji nekankan per-tamaa pada ukuran politiknja, tanpa mengu- perasaan saling mentjintai dan saling mendorong madin. itu ukuran politik dan ukuran artistik, dengan me

66 62 trawan dan seniman daripada perspektif hasil karjanja men jang diharapkan oleh massa. Harapan massa dan Partai Apa jang lebih besar dan lebih menggembirakan bagi sas mntuk mempertjepat perkembangan sesuai dengan apa mantisme revolusioner. kita perdapat dari kebidjaksanaan massa, adalah sjarat karja besar memadukan realisme revolusioner dengan ro luruh kemampuan, enerzi dan kearifan individuil jang Partai itu sendiri merupakan perwudjudan jang hidup dar kesedaran pengabdian kepada massa dan memberikan se- trawan dan seniman kreatif. Mensukseskan Plan 4 Tahu ampuh bagi massa itu sendiri. Keberanian kreatif dengan baru dari Rakjat pekerdja untuk memperkuat barisan sas mengambil dan mengolahnja guna didjadikan sendjata sioner jang akan meluas, tetapi djuga akan lahir kade dalam sedjarah kita. Soalnja tinggal kita harus datang Partai bukan hanja pendukung sastra dan seni revolu gudang perbendaharaan tema jang belum pernah terdjadi sungguh² revolusioner. Dengan suksesnja Plan 4 Tahu maupun Rakjat pekerdja lainnja dewasa ini merupakan depan sangat baik bagi sastrawan² dan seniman² jan pada umumnja. Kebangkitan kaum burub dan kaum tani makin kurang". Sungguh, keadaan sekarang dan har pada klas buruh, kaum tani, pradjurit dan Rakjat pekerdja seni reaksioner jang ,,kebanjakan barang tapi pembelinj man revolusioner untuk mengabdikan diri lebih baik ke- beli dan kekurangan barang", berbeda dengan sastra da Situasi sekarang adalah baik bagi sastrawan dan seni meluas. Sekarang sudah mulai terasa ,kebanjakan pem tistik. an" sastra dan seni revolusioner selalu luas dan selalu aka litik jang bersendjatakan expresi sepenuh hati jang ar-Kalau berbitjara dengan istilah pasaran", maka pasar seniman revolusioner adalah pradjurit ideologi dan po- tani, pemuda, wanita, pradjurit dan Rakjat pekerdja lainnj rialis, kaum feodal dan kaum revisionis. Sastrawan dan djadi bagian mutlak dari kehidupan kaum buruh, kau sasaran kegiatan ·ideologi jang pertama dari kaum impe- banjak hasil karja kawan². Dan karja kawan² akan men lam front ideologi. Oleh karena itu pula mereka mendjadi kebudajaannja makin meningkat ingin mengetjap lebi revolusioner memainkan peranan jang sangat penting da- artinja ini bagi sastrawan dan seniman ? Massa jang tara dang jang sangat perasa, maka sastrawan dan seniman memiliki sanggar² untuk kegiatan sastra dan seni. Dan ap menjangkut. hati, dan bidang sastra dan seni adalah bi- dari suasana desa jang ,sepi" mendjadi bergolak denga Karena tanahgarapan sastrawan dan seniman banjak datang.menulis, dari buta-ilmu mendjadi memiliki pengetahuar Rakjat jang butahuruf mendjadi pandai membatja da hangatan revolusioner sekarang maupun dimasa jang akan Plan 4 tahun Partai akan mengubah berdjuta-djut Kedua-duanja mendjadi bagian dari kehidupan dalam ke- pemisah antara kerdja politik dengan kerdja kebudajaan. taraf kebudajaan dikalangan wanita. baik. Oleh karenanja kaum Komunis tidak menarik garisemansipasi, tidak bisa -lain berarti makin meningkatni adalah manusia jang mempunjai otak dan hati jang ter-dirinja dari kungkungan sisa² feodal dan merebut hak utama jang tergabung dalam Gerwani untuk membebaska sastra dan seni adalah hatinja Partai. Orang Komunis bahwa pekerdjaan politik adalah otaknja Partai, sedangan". Makin meningginja kesedaran dikalangan wanita ter memenangkan 6 baik, jang diantaranja ,,naik kebudaj Saja ingin mengulangi apa jang pernah saja katakan, disamping mengganjang 7 setan desa, berkompetisi untu Kawan² jang tertjinta ! sastra dan seni. Kaum tani jang tergabung dalam BT gairahan kerdja jang besar. njak Komunis2 muda tidak mau ketinggalan dilapanga put dengan hati gembiraria dan kita rebut dengan kejat sangat giat mendirikan paduansuara² dan mákin ba sedang kita hadapi, suatu prospek jang harus kita djem-garakan kegiatan sastra, seni dan olahraga. Pemuda Ral djuta Rakjat pekerdja ? Perspektif itulah, kawan², jang mempertinggi pengetahuannja, berlomba-lomba menjelen segani -orang dan ditjintai serta disenangi oleh berdjuta-an. Kaum buruh jang tergabung dalam SOBSI sangat ak revolusioner dari kedudukan diedjek orang, mendjadi di-Partai sedang berlomba-lomba untuk merebut kemenan lusioner daripada perubahan kedudukan sastra dan seni anggota dan organisasi² revolusioner dibawah pimpina jang lebih membahagiakan sastrawan dan seniman revo-raksasa ini diletakkan pada kebudajaan. Sekarang tia

djadi bagían dari kehidupan massa Rakjat jang luas. Apa

8 69 serta alasan-alasannja, tetapi djuga dengan djaian mem- purnakannja, tidak hanja dengan pernjataan persetudjuan ingin supaja semua kawan ikut ambilbagian dalam menjem- sampaikan bukanlah sesuatu jang sudah sempurna. Saja Per-tama² ingin saja kemukakan bahwa referat jang saja referat jang telah saja sampaikan beberapa hari jang lalu. dang kebudajaan, terutama jang berhubungan dengan isi jang langsung berhubungan dengan pekerdjaan Partai dibi- kesempatan ini saja gunakan untuk mendjawab persoalan² sadja saja bisa mendjawab pérsoalan² tsb., tetapi sebaiknja tepat langsung diadjukan kepada Comite Partai jbs. Tentu pekerdjaan dibidang kebudajaan pada umumnja, jang lebih mahan Comite2 Partai dalam memimpin Lekra dan dalam pinan Lembaga²nja. Ada djuga persoalan2, misalnja kele- tepat djika diadjukan kepada pimpinan Lekra atau pim- bahwa banjak persoalan jang kawan² adjukan itu akan lebih djawab semua persoalan jang kawan² adjukan, mengingat Sudah tentu saja tidak mungkin dan tidak perlu men-KSSR besok. waban, maka akan saja djawab dalam pidato penutupan pandangan kawan² besok masih ada jang memerlukan dja- bagi saja untuk memberikan djawaban. Seardainja dari berikan pandangan, saja berpendapat sudah tiba waktunja Karena sampai sekarang sudah tjukup banjak jang mem- ada beberapa kawan lagi jang akan memberikan pandangan. sudah djawaban saja ini, pada hari terachir besok masih ada jang menjampaikan pandangannja setjara tertulis. Se- kan pandangannja mengenai referat saja. Disamping itu akan berachir. Lebih dari 50 kawan jang sudah memberi-KSSR jang kita mulai tanggal 27 Agustus 1964 segera Kawan² jang tertjinta ! KSSR pada tanggal 1 September 1964) (djawaban D.N. Aidit pada pandangan peserta² REVOLUSIONER ! DIBIDANG SASTRA DAN SENI KIBARKAN TINGGI? PANDJI PERTEMPURAN Lampiran 1

benteng sosialis 1 banteng merah merebut benteng nasional-demokratis dan Madjulah terus dengan sastra dan seni jang bersemangat dan sumber kekuatanmu ! revolusi jang mendjadi sumber inspirasi, sumber kreasi integrasikan dirimu sepenulnja dengan massa Rakjat dan Madjulah terus sastrawan dan seniman revolusioner, djurit ! nasional madjulah terus mcngabdi buruh, tani dan pra-Dengan sendjata sastra dan seni jang berkepribadian buh sehingga achirnja tidak terkalahkan. an ini terus-mencrus tergembleng dan terus-menerus tum- bangkan kegiatan kreasi kawan² untuk membikin kekuat- sastra dan seni jang baik adalah kekuatannja. Kem-Kawan², Partai dan Rakjat mejakini bahwa karja dan kebanggaan nasion kita. sehingga mendjadi kcbanggaan Partai, kebanggaan Rakjat sioner jang se-indah²nja, jang disukai dan dimiliki massa, jat mengharapkan karja" sastrawan dan seniman revolu-Atas dasar kepcrtjajaan itulah kawan², Partai dan Rak-Amerika Serikai dan revisionisme modern. "Malaysia", tudjuh setan desa, setan dunia imperialisme tjara maximal untuk mengganjang Si Empat djahat: man revolusioner akan menggunakan sendjata artistik se-Partai dan Rakjat pertjaja bahwa sastrawan dan seni-benteng sosialis. volusioner untuk mercbut benteng nasional-demokratis dan mannja adalah bagian tak terpisahkan dalam kiprah re-Partai dan Rakjat pertjaja bahwa sastrawan dan seni- jat pekerdja. jat dalam pcrdjuangan untuk pembebasan nasion dan Rak- tidak mementingkan diri sendiri, semangat Partai dan Rak- karja nja politik jang paling madju, heroisme jang paling wan dan seniman revolusioner untuk mentjerminkan dalam Partai dan Rakjat pertjaja kepada kemampuan sastra-massa Rakjat ? hidupan kita daripada mendapat kepertjajaan Partai dan sastrawan dan seniman. Apa jang lebih besar dalam ke- kepada mereka. Ini adalah satu kehormatan besar bagi landaskan kepertjajaan jang diberikan massa dan Partai kepada sastrawan dan seniman revolusioner adalah ber-

71 dang sastra dan seni. praktek aktuil revolusi kita disemua bidang, termasuk bi- sikan Marxisme-Leninisme dengan praktek kongkrit atau dalam arti makin kreatifnja, Partai kita dalam mengintegra- dan revolusi. Semuanja ini adalah berkat mákin baiknja, bekerdja baik dan lebih baik lagi guna kepentingan Rakjat ini djuga selalu mendjiwai seluruh anggota Partai kita untuk kami untuk bekerdja baik dan lebih baik lagi. Kebesaran oleh kebesaran Partai kita. Kebesaran ini selalu mendjiwai saja dan pemimpin² Partai kita lainnja sering dikagumkan Kawan². Dalam memimpin Partai kita sedjak tahun 1951, hampir seminggu ini. tidak mentjerminkan apa jang sudah kita kerdjakan selama oleh komisia Konferensi. Djangan sampai resolusi² KSSR ditjerminkan oleh resolusi² jang sekarang sedang disusun program besar. Saja harap program besar KSSR ini djuga untuk puluhan tahun! Dengan KSSR kita telah membikin Selama hampir satu minggu ini kita sudah bekerdja volusioner. dalam masjarakat Komunis sastra dan seni djuga harus re- realisme revolusioner" tetap akan dapat digunakan, karena masjarakat Komunis dikemudian hari. Sedangkan istilah istilah ini akan tidak tepat lagi djika kita sudah sampai ke- maksudkan dengan keterbatasan jalah, bahwa penggunaan disamping memang ada keterbatasannja. Jang saja berbagai persoalan jang dapat menghambat kegiatan, salah. Tidak. Tetapi penggunaan istilah ini menimbulkan Kita tidak mengatakan bahwa realisme sosialis" itu lebilı madju dan lebih indah. harus mengubah kenjataan objektif itu supaja mendjadi berfıhak kepada jang baru, jang sedang tumbuh dan madju, dan seni harus bertitiktolak dari kenjataan² objektif, harus volusioner dengan mudah menermia pendirian bahwa sastra realisme revolusioner". Tiap² sastrawan dan seniman re- mendjadikan ,,realisme sosialis" milik nasion daripada volusioner jang non-Komunis. Pendeknja, lebih sulit kita masih soal, apalagi dikalangan sastrawan dan seniman re-Kalau dikalangan sastrawan dan seniman Komunis sadja ngun Sosialisme djuga bisa ditrapkan realisme sosialis ? soal, misalnja soal: apakah dinegeri jang belum memba- volusioner" lebih mudah difahami dan tidak menimbulkan belum selesai mengenai ,realisme sosialis". Realisme re- sastrawan dan seniman Komunis sendiri masih ada jang

70 sosialis", istilah jang selama ini kita gunakan. Dikalangan mudah diterima oleh seluruh nasion daripada realisme romantisme revolusioner". Realisme revolusioner" tebih pentjiptaan memadukan realisme revolusioner dengan an. Terutama pada waktu ini. Ambillab, misalnja, pedoman sastra dan seni baik pada waktu ini maupun dihari kemudi-Garis² KSSR mewakili kepentingan² nasion kita dibidang sastra dan seni. KSSR ini akan mendjadi pedoman nasion kita dibidang nja tepat, saja jakin dalam waktu jang tidak lama garisz tiga tahun. tetapi untuk puluhan tahun. Dan karena garis² jang tepat. lang kegunaannja bukan hanja untuk dua atau setjara bulat menjetudjui garis² sastra dan seni revolusioner banjak lapangan dan dari semua pendjuru tanahair, telah kreatit serta pekerdja² teori dibidang sastra dan seni dari KSSR iang dihadiri oleh para sastrawan dan seniman KSSR memnpunjai arti politik jang besar, terutama karena jang baik tentang KSSR lewat siaran chususnja. saban malam selama KSSR berlangsung membikin djurnal karena Radio Republik Indonesia — radio pemerintah— kan sambutan positit terhadap KSSR, dan bukan hanja KSSR. oukan nanja karena banjak menteri jang memberi- kawan" sastrawan dan seniman iang ambilbagian dalam Sukarno telah menjatakan simpatinja jang penuh kepada rena dalam pidato amanat pembukaan KSSR Presiden dibuka dengan resepsi di Istana Negara, bukan hanja ka- politik jang besar. Arti politiknja bukan hanja karena KSSR mempunjai arti kebudajaan jang besar, tetapi djuga arti Saja berpendapat bahwa KSSR kita inı bukan hanja KSSR Mempunjaı Artı Polıtik Jang Besar susunan kalimat disana-sini, penggunaan istilah, dsb. purnakan jalah tentang tjara² mengemukakan persoalan, kawan sudah menjetudjui sepenuhnja. Jang perlu disem- referat, karena tentang isi pokok tidak ada persoalan, semua nakan reterat. Tentu sadja ini tidak mengenai isi pokok pandangan kawan² akan saja gunakan untuk menjempur- ngan fikiran² jang timbul pada saja selama mendengarkan kalimat, la. satu perkataan. Amandemen² itu bersama de- halaman, satu alinea atau satu kalimat. Kalau tidak satu amandemen, se-kurang²nja satu halaman. Kalau tidak satu berikan amandemen². Saja minta semua kawan memberikan

73 misalnja tanpa pertemuan² bilateral jang tjukup untuk petiahan. karena dilakukan tanpa persiapan jang baik, akan datang. Berhubung konferensi ini diadakan untuk per- konferensi perpetjahan GK1 dalam bulan Desember jang Kepala kaum revisionis Chrusjtjov mau menaksakan mereka pertahankan adalah salah. timbulkan dalam gerakan revolusioner, karena prinsip jang kin kreatif mereka makin besar kerusakan jang mereka revisionis modern menang tidak usah kreatif, karena ma- djuga sehingga sangat mendjemukan. Tetapi sebaiknia kaum onisnja, mereka biasanja hanja memamahbiak jang itua sekali. Dalam memberi alasan mengenai pendirian revisi- dern dan dogmatisme modern sekaligus, gaja jang miskin modern mempunjai gajanja sendiri, gaja revisionısme mo- itu kaum Komunis harus kaja dengan gaja. Kaum revisionis gaja bisa merusak kerdja revolusioner kita. Oleh karena tukan berhasil atau tidaknja pekerdjaan kita. Salah dalam gaja, soal tjara membawakan prinsip jang tepat itu, menen- kita sendiri. Setelah menetapkan prinsip jang tepat. soal mengganjang revisionisme, dan kitapun mempunjai gaja dll. Masing Partai itu mempunjai gajanja sendiri dalam kawan² Albania, Vietnam, Korea, Djepang, Selandia Baru wan2 Tiongkok mengganjang revisionisme, demikian pula Ambillah, misalnja hal mengganjang revisionisme. Ka- kan oleh Rakjat kitá. apa jang kita njatakàn harus dapat dimengerti dan dirasa- dan dari perasaan dan fikiran Rakjat kita sendirı, dan karena itu kita harus selalu bertitiktolak dari kepentingan Indonesia dan dilaksanakan oleh manusia² Indonesia. Oleh Partai Komunis Indonesia, revolusi kita berlangsung di Rakjat kita. Ini tidak bisa lain, karena Partai kita adalah berikan bentuk² jang sesuai dengan kepentingan dan selera Marxis-Leninis lain. Kita senantiasa berusaha untuk mem- tang sesuatu jang sama adalah berbeda dengan Partai² kita sama, tapi tjara kita menuangkan pendirian kita ten-Partai kita adalah Partai Marxis-Leninis. Prinsip² dan teori² Seperti djuga Partai² Komunis sedjati diluarnegeri, dan seni. kepribadian kita, termasuk kepribadian dibidang sastra bidang sastra dan seni, inilah sjarat untuk menemukan isme dengan keadaan, kongkrit diberbagai bidang, termasuk baik, mengintegrasikan kebenaran² umum Marxisme-Lenin-Leninisme dengan baik dan mengenal keadaan dengan

72 makin medekati kesempurnaan. Mengetahui Marxisme-Rakjat kita. Lambatlaun kita menemukannja, makin lama sulit menemukan kepribadian Partai kita, revolusi kita dan pada umumnja, mempunjai kepribadian. Kitapun mulaa karena senilukis kita sebagaimana djuga sastra dan seni kita hal ini terus dipersoalkan. Achirnja pasti akan keteniu, menemukan kepribadian dalam senilukis. Adalab baik Kawan Basuki Resobowo mempersoalkan bagaimana Kepribadian Adalah Tanda Kekreatifan djuangan melawannja. kebudajaan imperialis dan feodal dan harus memimpin per- pinan politik harus terutama waspada terhadap serangana kan dirı dengan kehidupan kebudajaan Rakjat, karena pim- ral tituler! Pekerdja² politik harus sungguh² mengintegrasi- punja pasukan, djadi tidak memimpin, dan banjak djende- rena dmegerı kita sekarang banjak djenderal jang tidak tidak menggunakan istilah politik adalab djenderal" ka- integrasikan diri dengan kehidupan kebudajaan Rakiat Kita amalkan azas inı, tiap pekerdja politik kita harus meng- bagi sastrawan dan seniman kita. Bersama dengan meng-Azas kıta politik adalah panglima”. Djadi inı djuga azas politik dengan kerdja kebudajaan. kita tidak menarik garis pemisah jang tebal antara kerdja seluruh dunia. Dan, sebagaimana kawan² ketahui, Partai terbesat diluar kubu sosialis dan Partai jang nomor tiga di-Parta besar, Partai Komunis jang djumlab anggotania Partaı lang belasan tahun jang lalu masih ketjil mendjadi Rakjal pekerdja, tidak mungkin kita mengembangkan lah kreatil. lanpa dajatjipta semua anggota Partai dan jang senantiasa didjiwaı oleh Rakjat kita jang kreatif, ada- senıman lidak. Kita semua, termasuk pekerdja politik jang mengira bahwa jang kreatif itu hanja sastrawan dan Djadı. djanganlah ada kawan sastrawan dan seniman kita Partaı kita besar pengaruhnja pada sastrawan dan seniman revolusı kita berlangsung setjara kreatif, dan kreativitet integrasian Marxisme-Leninisme dengan praktek kongkrit diseganı sahabat dan ditjintai massa Rakjat pekerdja. Peng- orang, mendjadi Partai jang besar, jang ditakuti musun, 13-14 tahun jl masıh ketjil sekali, masih suka diremehkaa Partai kita telah berkembang dari suatu Partai jang

ZITTEO/TS

.75 politik kita dan dari semua anggota Partai kita, tidak Tanpa pengembangan dajakreatif dari para pekerdja
donesia. atau anggota keluarga Komunis dalam tiap 3 orang In- rata² terdapat seorang Komunis atau simpatisan Komunis Tidak, anggota PKI hanja 3 djuta lebih. Jang tepat jalah dari BTI, bahwa dalam tiap 3 orang ada seorang Komunis. Djadi, tidak seperti jang dikatakan oleh Kawan Sudjadi atau simpatisan Komunis atau anggota keluarga Komunis. orang dinegeri kita sekarang terdapat seorang Komunis atas massa jang luas. Boleh dibilang rata² antara tiap 3 berhubungan erat dengan massa dan mempunjai pengaruh mendjadi Partai jang beranggota lebih dari 3 djuta, jang

kembang dari Partai jang anggotanja kurang dari 8.000

Dalam waktu jang relatif singkat Partai kita telah ber-Tjiptakan Karja² Jang Bersemangat Revolusioner tanda daripada kekreatifan. kan kepribadian Rakjat masing2. Kepribadian adalah revolusi seluruh dunia, harus menggali dan mengembang- dan revolusi masing² sebagai bagian mutlak dari Rakjat dan sovinisme, harus bertitiktolak dari kepentingan Rakjat maupun modern, harus melawan kosmopolitanisme dan modern, melemparkan djauh² dogmatisme, baik klasik lemparkan djauh² revisionisme, baik klasik maupun menang. Tetapi untuk ini tiap Partai Komunis harus me- semua Partai Komunis, termasuk jang ketjil dan jang belum besar atau sudah menang, ia djuga kewadjiban dan hak me bukan hanja kewadjiban dan hak Partai Komunis jang ketjil. Menjumbang pada pertumbuhan Marxisme-Leninis-djadi sikap semua Partai Komunis, baik besar maupun ninisme. Ini adalah sikap jang tepat, dan seharusnja men- berikan sumbangan. kepada pertumbuhan Marxisme-Le- ngembangkan kepribadian kita sendiri, kita dapat mem- dengan berbuat demikian kita dapat menemukan dan me- umum Marxisme-Leninisme, kita berbuat ilmiah. Hanja Hanja kalau kita kreatif dalam membawakan kebenaran² trapkan kapan dan dimanapun. dan histori, sudah merupakan kreasi agung jang dapat di naran² umun itu sendiri, chususnja materialisme dialektik kan" atau dibidjaksanakan", karena prinsıp dan kebenaran² umum Marxisme-Leninisme tidak boleh ,dikreatif.

74 truktif terhadap Marxisme-Leninisme. Prinsip dan kebe- dengan demikian mereka bukan berhuat kreatif, tetapi des- sionis mengubah kebenaran umum Marxisme-Leninisme; atau kcbenaran² umum itu, djadi dalam gaja. Kaum revi-Marxisme-Leninisme, tetapi dalam membawakan prinsipa lah dalam mengubah prinsip² atau kebenaran² umum Berbeda dengan kaum revisionis, kekreatifan kita bukan- lukisan² dimana kepribadian Indonesia ditjerminkan. negeri maupun luarnegeri, pelukis² kita harus mentjiptakan sendiri. Dengan bahan² dan alat² baik bikinan dalam-kita harus mempunjai gaja kita sendiri, kepribadian kita Dibidang sastra dan seni, djadi djuga dibidang senilukis, gaja kita sendiri. dan oleh karena itu kita harus menemukan dan memnpunjai nusia" kita sendiri, adat-istiadat dan kebiasaan² kita sendiri, sendiri, sedjarah perdjuangan kita sendiri, alam dan ma- kan oleh revisionisme itu. Kita mempunjai Rakjat kita Indonesia, kepentingan Revolusi Indonesia, jang dibahaja- revisionisme dengan bertitiktolak dari kepentingan Rakjat dunia. Tetapi, djadi ada ,,tetapinja", kita harus melawan menjusup didalam gerakan revolusioner Rakjat² diseluruh dunia. Kaum revisionis adalah kolone ke-V imperialis jang kuatan inti dalam gerakan revolusioner Rakjat² diseluruh oner Rakjat² discluruh dunia, karena GKI merupakan ke- meratjuni. tidak hanja GKI tetapi djuga gerakan revolusi- ketjuali harus melawan revisionisme karena revisionisme Bagı kita, kaum Komunis Indonesia, tidak bisa lain tenggel:um dalam dekadensi. revisionis sudah kehilangan kepribadian, sudah laju, terus badian, oleh karena itu semua segar2. Sedangkan partaia mempunjai daja-tjipta jang kuat, masing2 mempunjai kepri- jang satu hanja meniru jang lain. Partai2 Marxis-Leninis tak seorangpun jang ber-sungguh² bisa mengatakan, bahwa dimenangkan, djuga sama, jaitu Marxisme-Leninisme. Tapi me; prinsip² jang dipertahankan dan diperdjuangkan untuk matian revisionisme. Jang Jiganjang sama, jaitu revisionis- seluruhnja merupakan satu simfoni jang melagukan ke- warna-warninja, betapa beraneka-ragam gajanja, tetapi memahami baik sikap Partai kita. Tjoba perhatikan, betapa Korea, Vietnam, Djepang, Selandia Baru, dll., dan kawan² tentu sudah membatja sikap dari Partai² Tiongkok, Albania, Leninis menolak untuk hadir dalam konferensi itu. Kawan² Partai² Komunis dan Buruh, maka semua Partai Marxis- memetjahkan sedjumlah perbedaan pendapat dikalangan

tinggı daripada mutu karjanja. Hati massa tidak bisa di-

tekad untuk mendjadikan mutu pribadinja masing" lebih hehat ini tiap sastrawan dan seniman Komunis harus ber- terketjuali. Untuk melantjarkan ofensif revolusioner iang revolusioner, dibidang sastra dan seni. Kawan Dharta tidak mengibarkan tinggi² pandji pertempuran, pandji otensif Selama KSSR ini kawan² telah bertekad-bulat untuk Kawan Dharta. pandji² Komunisnja. Kawan2, kita sambut hangat selfkritik pakkannnia. la telah merebut kembali dan mengibarkan lagi memungut kembali pandji² revolusi jang pernah ditjam- dilakukannja. Dengan selfkritiknja itu Kawan Dharta telah kesalahan² dibidang ideologi, terutama 'moral, jang pernah Kemarin Kawan Dharta mengadakan selfkritik mengenai djuga akan herantakan. kendor, moralnja bedjat, maka Partai dan revolusi kita kalau kader² kita dimakan bubuk" karena ideologinja akan putus dan piguranja akan berantakan. Begitulah pula Kalau bingkai rusak dimakan bubuk, bingkai itu achirnja pigura, tanpa kader tidak ada Partai dan tidak ada revolusi. bagaikan bingkai pigura itu. Tanpa bingkai tidak ada pembangunan Partai dan revolusi peranan kader adalah Dan djika bingkai itu rusak maka pigura beranıakan. Dalam tentunja pernah melihat pigura. Pigura mempunjai bingkai. tidak mungkin tegak tanpa kader2 revolusioner. Kawan² tidak mungkin tegak tanpa tulang², demikian pula revolusi

beliau katakan, tulang hidup daripada ' revolusi. Tubuh

rutji". Kader, kata Bung Karno, adalah tulang, dan bahkan Revolusi" dan dihadapan anakbuah kapal pelatih Dewa- tentang kader dihadapan para peserta Pendidikan Kader

tergantung pada kader²nja. Kemarin Bung Karno berbitjara

Kawan". Perkembangan sesuatu Partai politik banjak Lebih Baik Daripada Mutu Karjanja Mutu Pribadi Sastrawan Dan Seniman Harus

padu dengan massa Rakjat tidaklah banjak artinja. gotanja, tetapi tidak berhubungan erat dan tidak bersatu-berhubungan erat dengan massa. Partai jang banjak ang- bersatu hati dengan massa, dan anggota2 Partai kita bisa

me. Hanja dengan demikian Partai bisa bersatu fikiran dan

Marxisme-Leninisme dengan semangat Marxisme-Leninis-

Djadi, kita harus membela teori-teori dan politik-politik

76 an² jang kita kemukakan. mengorganisasi massa agar berdjuang membela kebenar- berbitjara atau menulis djika tidak untuk memobilisasi dan mobilisasi dan daja-organisasi jang kuat. Buat apa kita jang hersemangat revolusioner sehingga mempunjai daja-para sastrawan dan seniman harus mentjiptakan karja² bekerdja dan berbitjara dengan bersemangat, tetapi djuga kita bela Tidak hanja para pekerdja politik kita harus bilisasi orang banjak untuk berdiri difihak kebenaran jang hatian, dan ini berarti kurang dapat menarik dan memo- dengan semangat revolusioner, kurang dapat menarik per- bitjaraan jang baik, jang benar, tetapi tidak dikemukakan dato" atau tulisan"nja. Semangat penting, kawan². Isi pem- dalam membela kebenaran jang dikemukakan dalam pi- kita jang tidak bersemangat, misalnja tidak bersemangat lebih penting lagi. Maka itu, saja kesal kalau melihat kawan² me penting, tetapi semangat Marxisme-Leninisme adalah katakan, kita berpendirian bahwa teori Marxisme-Leninis-Marxisme-Leninisme. Malahan, sebagaimana pernab saja Leninisme, tctapi djuga dan terutama dalam semangat tidak hanja menggembleng diri dalam teori Marxisme- solidaisı dalam organisasi, politik dan ideologi. Partai kita gotanja dan tersebar diseluruh negeri, tetapi djuga terkon-Partai kita bukan hanja Partai jang sekedar banjak ang- apa jang kita inginkan. Kita mau dan kita bisa ! landaskan realisme jang revolusioner kita bisa mentjapai sendiri, diluar dugaan. Dengan kemauan keras dan ber- dengan realisme revolusioner kita, dan hasilnja kita lihat atau romantisme revolusioner inilah jang kita padukan puntjak² kemenangan revolusioner. Heroisme revolusioner ada taranja dalam melawan kesulitan² dan dalam mentjapai pckerdja Indonesia jang merupakan kekuatan jang tidak kita padukan dengan heroisme proletariat dan Rakjat haridepannja Rakjat Indonesia. Kesedaran jang dalam ini mempunjai haridepan jang gemilang, jang djuga mendjadi miliki kescdaran jang dalam bahwa hanja Partai inilah jang annja. Tetapi sekalipun ketjil dan sulit posisinja, kita me- kenjataan, jaitu Partai jang ketjil dan sangat sulit keduduk-Partai kita dalam tahun 1951, kita bertitiktolak dari suatu revolusioner". Ketika kita memulai pembangunan kemhali menadukan ,realisme revolusioner" dengan romantisme Kita berhasil dalam pekerdjaan besar ini karena kita mungkin kita membangun Partai jang demikian hesarnja.

79 bersamaan dengan itu anggota CC jang bersangkutan bisa merasa dibantu oleh anggota CC jang bersangkutan, dan CSS dan CR. Dengan demikian, Comite2 Partai setempat negeri, dan dimana perlu memberikan petundjuk² kepada tang Partai, tentang berbagai persoalan dalam dan luar- bagaimana suara massa anggota dan massa Rakjat ten-Partai ditempat tinggalnja, dan supaja mengetahui langsung petundjuk² CC dipraktekkan oleh Comite2 dan anggota² nja, supaja mengetahui sendiri bagaimana instruksi² dan gaul dengan pimpinan dan anggota²'Partai ditempat tinggal- atau CR. Maksudnja supaja bahwa anggota² CC ber- anggota² CC harus menggantikan peranan Sekretaris CSS CR ditempat-tinggainja. Tentu maksudnja bukanlah bahwa an Comite Partai ditempat-tinggalnja, membantu CSS dan bahwa tiap anggota CC berkewadjiban membantu pekerdja-harus kita lakukan terus-menerus. Kawan² mengetahui turba bukanlah pekerdjaan musiman, tetapi sesuatu jang Tetapi, kawan², turba bukan hanja kedesa sadja. Dan kedesa. Makaitu, kita harus membikin waktu untuk ini. sastrawan dan seniman harus mempunjai pengalaman turba bung kita masih kekurangan kader. Tetapi semua kawan saban hari ditumpuki dengan pekerdjaan2 dikota, berhu- dan ini memang sulit bagi banjak kawan, karena mereka untuk turba kedesa harus disediakan waktu jang chusus, ngan Kawan Agam Wispi, bahwa ini tidak benar. Memang, waktu untuk turba (turun kebawah). Saja sependapat de-Diantara kawan² ada jang berbitjara tentang tidak ada .Turba. Bukan Pekerdjaan Musiman. manusia² dekaden kan merusak kader² jang sudah baik, membikin mereka bukan hanja tidak melahirkan kader² jang baik, tetapi bah- tidak bisa diterima oleh Rakjat pekerdja. Kaum revisionis memandang rendah Rakjat pekerdja dan jang politiknja Rakjat pekerdja, tetapi mewakili klik² jang berkuasa jang Partai tidak mendjiwai dan tidak mewakili kepentingan onıs, Rakjat pekerdja tidak suka masuk Partai, karena lama. Di-negeri² Sosialis jang dipimpin oleh Partai² revisi- manusia² dengan ideologi dan pandangan lama, manusia² onıs, bukan manusia" baru jang dibentuk oleh Partai tetapi Dalam masjarakat Sosialis jang dipimpin oleh Partai revisi- masjarakát Sosialis. Tergantung pada Partai Komunisnja. mudah membikin manusia baru dalam masjarakat baru,

78.
sekarang. Tetapi, adalah benar bahwa tidak otomatis lebih sia baru dalam masjarakat lama seperti masjarakat kita Djadi, dapat dibajangkan betapa sulitnja membikin manu- dalam masjarakat baru, masjarakat Sosialis di Albania. baru adalah lebih sulit daripada mendirikan pabrik². Ini bahwa menurut pengalaman Albania membikin manusia sambutan dalam KSSR kita ini antara lain mengatakan Kawan Imer Manzhozi dari Albania jang memberikan bong. tidak mendjadi kemasukan angin, kita tidak mendjadi som- demikian kita melihat kekurangan² kita dan kepala kita terusmeneias memperbaiki kwalitet kader kita. Dengan kita, kita mempunjai teladan jang mendorong kita untuk bahwa dalam usaha kita meningkatkan taraf kader Partai membikin kita ketjil hati. Malahan kita harus bergembira kadernja lebih unggul daripada kader Partai kita. Ini tidak nis Tiongkok, Partai Buruh Korea dan beberapa lagi, jang baik. Memang ada Partai2 sekawan, misalnja Partai Komu- bahwa djika berbitjara pada umumnja, kader PKI adalah dapat membuat perbandingan2, dan kesimpulannja jalah, keadaan kader Partaia sekawan. Dengan demikian saja kapitalis jang pernah saja kundjungi, saja djuga mengenal saja dengan kader Partai disemua negeri Sosialis dan negeria baik keadaan kader Partai kita. Selain itu dari perkenalan kita. Saja dapat mengatakan demikian karena saja mengenal Partai sekawan jang kadernja mengungguli kader Partai atau pada pokoknja, kader PKI adalah baik. Tidak banjak Pernah saja katakan, bahwa berbitjara pada umumnja mereka. tjipta untuk mereka, disamping djuga suka beladjar dari sastrawan dan seniman revolusioner harus terutama men- reka harus mendapat perhatian penuh dari Partai. Para waktu berhubungan dengan massa Rakjat. Karenanja me- dudukannja, karena merekalah jang langsung dan saban Ranting ormas revolusioner, adalah sangat penting ke- bawahan. Malahan kader² basis, kader² Resort Partai dan gang peranan penting, tetapi djuga kader² menengah dan Dalam Partai kita bukan hanja kader² tinggi jang meme- baik mutu pribadinja daripada mutukarjanja. lusioner, satunja karja dengan perbuatan, bahkan lebih kata dengan perbuatan. Bagi sastrawan dan seniman revo- kebusukan. Salahsatu tjiri orang revolutioner jalah satunja dustai dan djanganlah bakat digunakan untuk menutupi

81 belum tentu dapat menarik 3 ataù 5 orang tjalon anggota anggotaan dan tjara mendidik. tjalonanggota² baru. Saja jang memimpin. Ambillah, misalnja, soal peluasan ke- tidakpuasan serta kontradiksi² antara jang dipimpin dengan merasa mendapat pimpinan dan achirnja akan timbul ke- bagi massa anggota. Dengan demikian massa anggota tidak tinggalan dan kemudian tidak akan terasa sebagai tuntunan an² massa, maka tuntunan² jang kita berikan akan ke- menjimpulkan pengalaman kader² bawahan dan pengalam- laman² mereka. Oleh karena itu, djika kita tidak tjepat duga, mereka akan memperkaja tuntunan itu dengan penga- itu dengan lebih baik daripada jang kita fikirkan atau kita mereka sendiri, maka mereka akan melaksanakan tuntunan artinja tuntunan jang dibikin berdasarkan pengalaman Partai. Sedikit sadja mereka diberi tuntunan jang tepat, letan mereka dalam melaksanakan instruksi² dan petundjuk² dibikin kagum oleh kekreatifan, kebidjaksanaan dan keu- anggota? biasa daripada Partai kita, sering saja tertegun organisasi basis daripada Partai dan ormas², serta dengan Dalam saja berġaul dengan kader² bawahan, pemimpin² demikianlah keadaannja. fikiran dan hati kita. Menurut kenjataannjapun memang kita duga atau kita fikirkan" harus ditanamkan dalam tulang-sungsum. Bahwa ,,massa lebih kreatif daripada jang kejakinan itu belum mendarah-daging, beluim masuk ke- wan dan seniman kita, sudah mejakininja. Tetapi umunnja Tentang kekreatifan massa, semua kita, termasuk sastra-Kreasi Jang Sesungguhnja Massa Adatah Sumber Inspirasi Dan Sumber sastrawan dan seniman kita. Djadi banjak tanah subur jang belum digarap olch para an politik djika diungkapkan lewat karja sastra dan seni. asing banjak jang menarik dan akan membantu pekerdja- membantu pekerdjaan politik. Djuga kegiatan2 subversif hanja akan menarik djika diungkapkan, tetapi djuga sangat orang jang terpeladjar" ? Ja, banjak lagi hal² jang tidak jang datang kerumahnja mendapat kesan bahwa dia se- harus ada kamus jang tebal atau ansiklopedi" agar tamu² reka sebut tetapi mereka memesan sekian meter pandjang, mesan buku bukan titel buku atau penulis buku jang me- perabot rumah-tangga asal mahal" sadja dan kalau me-

80 muakkan. Bukankah diantara mereka ada jang memesan diluarnegeri, dsb? Tingkahlaku kaum OKB djuga me- mempunjai lebih dari satu bungalow, mempunjai devisen fang ber-sama² dengan kaum madjikan asing bermain golf, mobil pribadi dan banjak gundik ? Bukankah mereka pula Rakjat kepada maskapai² minjak asing; memiliki banjak dan bukankah mereka pula jang mendjual negara dan gembor tentang revolusi dan amanat penderitaan Rakjat, mafik dan memuakkan itu ? Bukankah mereka jang gembar- mengungkapkan tingkahlaku kaum kabir jang djahat, mu- para sastrawan dan seniman kita tidak tertarik untuk seni jang menelandjangi mereka sampai habis²an. Mengapa mja jang memuakkan. Tetapi belum ada karja sastra dan diludahi oleh Rakjat karena kedjahatan dan tingkah-laku-Kaum kabir dari OKB, misalnja, setjara politik sudah waktu, harus bekerdja tekun dan sistimatis. kita harus mempunjai kemauan keras, pandai mengatur fungsionaris ormas dsb. Soalnja, sastrawan dan seniman (Orang Kaja Baru), buruh kereta api, pegawai negeri, diungkapkan, misalnja tema kabir (kapitalis birokrat), OKB Di-kota" tidak kekurangan tema jang menarik dan perlu seni jang menarik. apa jang diperlukan untuk mentjiptakan karja² sastra dan perasaan dan fikirannja, aspirasi dan tjita²nja, dan segala untuk mengetahui benar² keadaannja, suka dan dukanja, Orang² dari berbagai kedudukan sosial ini bisa diriset kerdja jang kedudukan sosialnja djuga ber-matjam², dsb. an sosiainja ber-matjam², mereka mempunjai teman² se- mempunjai kcluarga sekota atau sekampung jang keduduk- teman dekat jang kedudukan sosialnja ber-matjam2, mereka sosialnja ber-matjiam2, mereka mempunjai kenalan dan tengah" orang banjak dengan tetangga²nja jang kedudukan tempat-tinggal di-awang2, mereka bertempat-tinggal di- mengadakan turba jang terus-menerus. Mereka tidak ber-Demikian pula para sastrawan dan seniman kita bisa dan lebih realistis. truksi² serta petundjuk² CC akan mendjadi lebih objektif hidupan Partai akan mendjadi lebih hidup, sehingga ins- bawahan, maka diskusi² diantara anggota² CC tentang ke- alaman² langsung tentang kehidupan Partai diorganisasi tundjuk" CC. Dengan anggota² CC jang mempunjai peng- praktis jang segar, guna memperbaiki instruksi² dan pe menjumbang dalam diskusi2 CC dengan pengalaman

83 tempat buang-air jang biasa mereka kenal, dan mereka rumahnja. Mereka kebingungan, karena tidak melihat buang-air dikali. Mereka mengimpikan WC seperti di-Pada waktu itu sering terdjadi bahwa kader2 kota kita sulit tidak bisa menjesuaikan diri dengan kehidupan didesa. mana kader² intelektuil kita dan kader² wanita kota kita alaman perang gerilja dalam Revolusi Agustus 1945, di- dan kuat sjaratnja, sehingga tidak akan terulang lagi peng- dengan massa kaum tani adalah tjukup dan kuat. Tjukup sjarat untuk mengintegrasikan PKI jang Marxis-Leninis Pertanda apa semuanja ini, kawan²? Pertanda bahwa luarga petani jang pertama. lain, karena sudah bégitu mesra hubungannja dengan ke- kepada mereka tentu mereka tidak mau dipindah kedesa pertama kali mengadakan tiga sama". Kalau tergantung bertemu lagi dengan mbok dan pak. tani tempat mereka lagi meriset desa lain, mereka ternjata kembali kedesa untuk laporan pertama kepada Comite Provinsi dan harus turba mereka ber-tangis²an. Setelah mereka selesai memberikan reka melakukan ,,tiga sama" sehingga ketika berpisah mesra hubungannja dengan mbok dan pak tani ten.pat me- jang ambilbagian dalam pekerdjaan riset ada jang begitu Ada jang lebih mengharukan lagi. Kader2 wanita kita itu. umumnja baik sekali peranannja dalam pekerdjaan riset jang terbaik. Djuga para sastrawan dan seniman pada diri dengan kaum tani, laporan riset méreka sering termasuk kawan² lain dan mereka djuga sungguh² mengintegrasikan malahan, karena pengetahuan mereka lebih luas dari Tetapi setelah dikerdjakan, terbukti bahwa mereka bisa, dan makan dan sama kerdja dengan buruhtani dan tanimiskin. dengan melákukan ;,tiga sama", jaitu sama tinggal, sama sardjana² Komunis tidak bisa ambilbagian dalan turba belum riset dimulai, banjak kawan jang mengira bahwa diantaranja banjak jang mengagumkan saja. Misainja, se- ngan kaum tani, tetapi mereka sungguh² berbuat, jang nurut teori tentang pentingnja pengintegrasian Partai de- hanja berbitjara dan tidak hanja mejakini kebenaran me- tentang kesungguhan kader² Partai kita. Mereka tidak kaum tani dan gerakan tani pada awal tahun ini jalah selama 4 bulan melaksanakan tugas riset tentang keadaan Kawan2, salahsatu kesan saja jang sangat mendalam perbaiki mutu kepemimpinannja.

82 nantiasa bersandar kepada massa dan terusmenerus mem- dengan baik. Dengan demikian pemimpin² Partai kita se- tenaga agar sang pemimpin bisa melakukan tugas nja kan mereka jang bukan pemimpin harus membantu sekuat Demikian seharusnja tiap pemimpin kita berfikir, sedang- bagian dalam mengembangkan Lekra. se-mata". Ribuan bahkan djutaan orang jang telah ambil- kita dengan /2 djuta anggota adalah hanja karena dirinja anggota mendjadi organisasi kebudajaan terbesar dinegeri Lekra berkembang dari organisasi dengan beberapa gelintir Djuga pcmimpin² Lekra tidak boleh berfikir bahwa kan adalah tachajul dan meremehkan peranan massa. lain. Menganggap diri sebagai pemimpin jang tak terganti- lebih tjepat kemadjuannja djika jang memimpinnja kawan pin harus berfikir, bahwa Partai atau ormas mungkin akan nja madju hanja karena dirinja se-mata2. Masing2 pemim- pemimpin ormas revolusioner, jang berfikir bahwa ormas-hanja karena dirinja se-mata². Djuga keliru kalau ada pemimpin Partai kita jang berfikir bahwa Partai madju keadaannja. Oleh karena itu keliru samasekali djika ada sudah tunibuh dan menumbuhkan. Memang demikianlah sekarang sudah dalam keadaan "selfpropelling growth", Kawan", saja pernah mengatakan bahwa Partai kita djuk" jang lebih baik lagi, demikianlah seterusnja. an, dan atas dasar kesimpulan² itu kemudian dibikin petun- praktek jang lebih baik itu harus disimpulkan oleh pimpin- djuk² itu massa akan berpraktek lebih baik lagi, dan berdasarkan pengalaman² mereka sendiri. Dengan petun- petundjuk² dari pimpinan, tapi petundjuk2 jang dibikin karena pergaulan saja dengan mereka. Massa memerlukan CSS dan CR ditenipat-tinggal saja jang saja kenal baik lainnja, tetapi djuga dari kader? bawahan, termasuk kader2 sumbangan fikiran dari anggota² CC dan kader² tinggi menjusun laporan kepada CC saja tidak hanja meminta sudah agak lama dilakukan oleh CC Partai kita. Setiap kali kembangan Partai akan lebih baik. Bekerdja beginilah jang nja didalam tulisan² atau laporan² Comite, maka pasti per- baik dan kita djadikan milik seluruh Partai dengan memuat- baik. Djika pengalaman mereka ini kita simpulkan dengan anggota" biasa kita jang bisa melakukan hal ini dengan Komunis? jang jakin. Tetapi banjak kader bawahan dan didik mereka dalam beberapa bulan untuk mendjadi baru dalam beberapa bulan, dan belum tentu mampu men-

85 Marxisme-Lenınisme dalam otak dan hatinja. Kegagalan kedesa hanja akan. berhasil djika. mereka membawa" Leninisme bersama kita. Turba sastrawan dan seniman bawa amanat proletariat djika kita membawa" Marxisme- barisan proletariat. Kita hanja bisa turba dengan mem-Komunis berarti kita memasuki dan mendjadi bagian dari berasal darı klas burdjuis ketjil, tetapi dengan mendjadi mendjadi unsur kaum tanı. Sekalipun kebanjakan dari kita jang turba kedesa mengubah diri darı unsur proletariat tani" Ini tepat. Tetapi maksudnja bukan supaja kawan² dalam turba kedesa kita tidak. boleh menggurui kaum adaan kaum tani dan gerakan tani di Djawa, jalah bahwa dengan kaum tani. Salahsatu kesimpulan riset tentang ke-Kawan² menerima dengan antusias garis pengintegrasian tinggi mutu artistikπja. djalan mentjiptakan karja² jang tinggi mutu .ideologı dan dan seni untuk buruh, tani dan pradjurit", dan dengan kan prinsip ,sastra dan seni untuk Rakjat" dan ,sastra ngan mengganjangnja habis²an dengan djalan memenang- masjarakat" dsb. Kita harus 'mengachiri penipuan ini de- seperti sèni untuk seni", seni untuk semua"; seni untuk menggunakan perumusan² jang menipu dan menjesatkan seni untuk kapitalis birokrat, dsb. Oleh karena itu mereka kaum menak", seni untuk kaum kapitalis komprador", untuk kaum feodal", seni untuk radja²",seni untuk untuk terang an berkata ,seni untuk kaum kapitalis", seni Kaum reaksioner sudah tidak mempunjai keberanian djelas untuk siapa, untuk penghisap atau jang dihisap? kerdja jang dihisap. Djadi, seni untuk masjarakat" tidak krat, tuantanah dsb., disamping djuga terdapat Rakjat pe- perti kaum imperialis, kapitalis komprador, kapitalis biro- rang terdapat musuh² Rakjat, jaitu kaum penghisap se- feodal" sekarang ini. Dalam masjarakat Indonesia seka- untuk masjarakat jang belum merdeka penuh dan setengah tjara tentang seni untuk masjarakat" maka berarti ,seni apa², tetapi djuga menjesatkan. Djika sekarang kita berbi- suka berkata ,,seni untuk masjarakat". Ini nampaknja tidak ditjakup dalam Manikebuismie". Ada djuga orang jang untuk sastra" dan ,,seni untuk semua" jang semuanja itu penghukùman terhadap aliran seni untuk seni", sastra Dengan demikian ada kebulațan jang se-bulat²nja tentang sadja dengan orang² jang dikritik oleh Kawan Mau itu. perkataan dengan perbuatan. Kalau tidak, kita akan sama

84 kitat sebagai orang revolusioner, harus membuktikan satunja kepada kaum buruh, tanı dan pradjurit. Soalnja sekarang, sudlah bertekad bulat untuk mengabdikan sastra dan eni kaum buruh. tani dan pradjurit. Kita dalam KSSR ıni satu, mereka tidak berbeda, mereka sama² meremehkan jaitu untuk siapa sastra dan seni, sementara kawan itu prinsipiil Tetapi mengenai jang penting, jang prinsipiil, mentara kawan tentang soal² jang tidak penting, jang tidak antara lain mengatakan, bahwa ada perselisihan antara se- bulan Mei 1942. Dalam salahsatu kritiknja, Kawan Mau pidato Kwan Mao Tje-tung dalam simposion Jenan pada sependapat dengan reterat. Kawan² tentu telah membatja Djuga tentang untuk siapa sastra dan seni, semua kawan oleh proletariat. nesia dak akan berkembang baik djika tidak dipımpin tegas dalam pandangannja, bahwa sastra dan seni Indo- alamannja jang banjak mengatakan antara lain dengan Sudharnoto, komponis terkenal kita, berdasarkan peng- pimpinian proletariat, dibidangsastra dan seni. Kawan KSSR ang meragukan tentang keharusan pimpinan Partai, munis dengan Partainja. Tak seorang diantara peserta hal misalnja, oleh kesatuan sastrawan dan seniman Ko- olch kebesaran Partai kita jang diexpresikan oleh beberapa Kawan², djuga selama Konferensi ini saja dibikin kagum Nasion. Dengan Partai, Klas Buruh, Rakjat Pekerdja Dan Terus Perkuat Kesatuan Sastrawan Dan Seniman jang sesungguhnja. hebat. Massa adalah sumber inspirasi dan sumber kreasi dan Rakjat dengan karja² mereka guna berdjuang lebih dengan clemikian mereka dapat mendjiwai anggota² Partai dirinja bisa didjiwai olch Partai dan Rakjat, dan hanja tidak terketjuali, mereka djuga harus senantiasa membikin mendjiwai massa Rakjat. Para sastrawan dan seniman kita beradia di-tengah² massa. Hanja dengan demikian kita bisa dan oleh massa Rakjat. Untuk ini kita harus senantiasa senantiasa bisa didjiwai oleh massa anggota² Partai kita Pendcknja, kawan2, kita harus membikin diri kita supaja termasuk mereka jang semula dikira tidak bisa. dengan kchidupan didesa. Tapi sudah banjak jang bisa, Tentu belum senmua kader kota bisa menjesuaikan diri menggerutu dan memaki-maki dalam bahasa Belanda.

原望

87 bantu memenuhi hasrat membatja dari anak² kita dengan djika para sastrawan dan seniman reyolusioner tidak mem-

brengsek, akan tetapi kritik² ini tidak akan banjak artinja

nja menghabiskan waktu dengan buku² silat atau komik² Kita sering mengkritik kawan² jang membiarkan anak²

semua anggota keluarga dalam rumahtangga Komunis. dengan karja² dan kegiatan²nja untuk merevolusionerkan

sastrawan dan seniman Komunis dapat berbuat sesuatu

anggota2 keluarga dalam rumahtangga Komunis. Para adanja keterbelakangan politik dan kebudajaan daripada

tentang keluarga Komunis, chususnja tentang kenjataan Belakangan ini dalam Partai kita banjak dibitjarakan

nangkan urusan proletariat. timbul dalam diri 'sastrawan :dan seniman dengan meme- dan lebih tepat menjelesaikan'kontradiksi² intern jang suka Dengan sungguh² mengamalkan ini kita akan lebih mudah klas buruh, dengan Rakjat pekerdja dan dengan nasion. sastrawan 'dan seniman revolusioner dengan Partai, dengan Rakjat. Masalah pokoknja jalah memperkuat kesatuan djangi dan menanamkan kebentjian terhadap musuh² jang bersatu dan berdjuang terhadap sekutu² serta menelan- dan tentang sikap proletariat jang memudji massa Rakjat, seni, tentang sastra dan seni untuk buruh, tani dan pradjurit, tama tentang peranan pimpinan Partai dalam sastra dan satuan pendapat jang kita pertegas dalam KSSR ini, teru- rintangan² ideologis. Oleh karena itu penting sekali ke- pekerdjaan kita, dan ini harus dimulaí dengan melemparkan untuk melemparkan segala sesuatu jang akan merintangi bagı para sastrawan dan seniman kita. Kita harus berusaha makin banjak dan makin kompleks. Ini tidak terketjuali Pekerdjaan kita sebagai orang revolusioner makin lama kaum tani dan kursi tuantanah.

proletariat dan. kursi burdjuasi ketjil atau diantara kursi

biasa duduk diantara dua kursi, misalnja diantara kursi volusioner jang berhasil djika sikapnja plintat-plitut,djika an revolusioner. Tidak ada dan tidak akan ada orang re- penting bagi seseorang jang mau bérhasil dalamn perdjuang- hanja ingin mengemukakan bahwa soai sikap adaiah sangat sjaraf disebabkan karena sikap klasnja tidak teguh. Saja sjaraf. Sudah tentu tidak semua kawan jang kena sakit

kegembiraannja bertambah, dan dia djauh dari penjakit semangatnja malahan mendjadi lebih tinggi dari biasa,

revolusi jang sudah dipilihnja; dalam saat² jang menentukan

86 tidak pernah ragu tentang djalan proletariat dan djalan niakit TBC hanja tinggal satu paru²nja, tapi sikapnja kuat, baliknja saja mengenal beberapa kawan, jang karena pe- bingungnja keterlaluan ia bisa diserang penjakit sjaraf. Se- tukan orang demikian bisa mendjadi bingung, dan kalau klas burdjuis ketjilnja jang lama, dalam saat2 jang menen- lain masih belum mau melepaskan diri sepenuhnja dari satu fihak telah memilih djalan proletariat tetapi difihak jang mempunjai sikap jang tidak tepat, misalnja, jang di- tepat dljuga dapat melawan serangan penjakit sjaraf. Orang nja. Ja, bahkan saja dapat mengatakan bahwa sikap jang hanja untuk perbaikan kreasi kawan2, tetapi untuk se-gala² djuga bersatu. Sikap jang tepat ini sangat penting, bukan Rakjat. Dalam soal sikap, soal jang prinsipiil ini, kita landjangi serta menanamkan kebentjian terhadap musuh2 Rakjat, bersatu dan berdjuang terhadap sekutu, dan mene- seniman revolusioner harus bersikap memudji massa proletariat. Berdasarkan sikap proletariat, sastrawan dan Satu²nja sikap jang tepat jalah sikap klas buruh, sikap Kemudian, kawan², KSSR djuga bulat mengenai sikap. PK1 dengan kcadaan objektif di Indonesia. mungkin kita ambilbagian dalam proses mengintegrasikan kita mcngenal keadaan apalagi mengubah keadaan, tidak masing² kita meniliki Marxisme-Leninisme tidak mungkin peladjari dan meresapkan Marxisme-Leninisme. Tanpa kader Partai di-bidang" lain, harus dengan sungguh² mem- itu. kawan sastrawan dan seniman, sebagaimana djuga mendjadi wakil jang sedjati dari proletariat. Oleh karena ismc-Lenínisme schingga kita dimanapun, djuga didesa, bisa djuasi ketjil sungguh² mempeladjari dan meresapkan Marx- pentingnja supaja kaum Komunis jang berasal dari bur-Leninıs, dan kedua, unsur kaum tani. Demikianlah betapa pertama. unsur proletariat, jaitu Komunis atau Marxis- bitjara tentang pengintegrasian harus ada dua unsur, jaitu kaum tani Kalau kita dalam hubungan dengan ini ber- ketjil desa. Djadi, bukan pengintegrasian PKI dengan tetapi unsur burdjuis ketjil kota dengan unsur burdjuis bukan unsur proletariat, bukan PKI, dengan kaum tani, dengan baik. Jang diintegrasikan oleh turba sematjam itu mereka belum pernah mempeladjari Marxisme-Leninisme membawa" Marxisme-Leninisme kedesa, karena memang diwaktu jang sudah² disebabkan karena mereka tidak turba kedesa dari sementara kawan² sastrawan dan seniman

M

89 seniman kita harus diorganisasi dan dibantu sungguh².

Pedeknja, pengembangan kerdja kreasi para sastrawan dan penggarapan karja jang memang sudah selesai projeknja.

untuk turba jang diperlukan maupun untuk penulisan dan sangkutan harus memberi kesempatan² dan fasilitet² baik kuat, dan bersamaan dengan itu Comite Partai jang ber- wan dan seniman sendiri harus mempunjai seltdisiplın jang djuga ákan dapat kita petjahkan Per-tama², kawan² sastra-

penulisan atau penggarapan karja difihak lain. Inı pasti

kerdja organisasi dan pengintegrasian disatu fihak dengan sastra dan seni kita harus. memetjahkan kontradiksı antara Chuşus untuk mengembangkan kerdja kreasi dibidang djaan praktek untuk beladjar teori bagı kader² jang sibuk dengan peker-Dengan demıkian kita telah melikwidası banjak rintangan Partai, dan bahkan sámpai kita adakan akademi tertulis.

aengan djalan mengadakan djaringan sekolab dan kursus

kontradiksı antara bekerdja praktek dengan beladjar teori halang. Sampai batas tertentu kita sudah memetjahkan djaan harus dıpetjahkan kontradiksi² jang mendjadi peng-Saja mengetahui bahwa untuk mengembangkan peker- tıngkat. ketjamatan dan desa. nasional maupun tingkal provinsi, kabupaten sampai ke- adakan dibanjak bidang dan disemua tingkat, baik tingkat pengontrolan terhadap djalannja kompetisi2, jang harus kita seniman jang berada dibawah pimpinannja, chususnja jang besar pada pengontrolan pekerdjaan sastrawan dan tama dari Comite® Partai, harus memberikan perhatian KSSR ini semua Comite Partai, dan bahkan orang2 per-djuga harus dikontrol pelaksanaannja oleh Partai. Sesudah sama dengan kader² lain, oleh karena itu pekerdjaan mereka ngatakan, bahwa kader sastrawan dan senıman adalah baik Tepat sekali pernjataan semientara kawan jang me- hanja akan berhasil djika dikontrol, pelaksanaannja dengan Sebagaimana halnja tiap koinpetisi; djuga kompetisi kawan* taan perang terhadap liberalisme dan kemalasan djiwa. petisi kreası adalah sangat penting. inı merupakan pernja- kawan² ikrarkan dalam KSSR ini untuk mengadakan kom-

karja, baik dalam djumlah maupun dalam mutu, tekad jang

Dalam rangka melawan kemerosotan dan meningkatkan mendjulang tinggi ! wan dan seniman revolusioner agar mutu karjanja terus pembadjaan-diri dan pendidikan-diri dalam barisan sastra-

88 seluruh pckerdjan kita. Oleh karena itu, intensifkanlah merosotan ideologis setjara menjeluruh dalam barisan dan trawan dan seniman kita merosot, karena ini berarti ke- untuk melawan kemerosotan. Kita tidak mneginginkan sas- diri dan mendidik-diri adalah djalan jang paling efektif akan makin baik dan makin indah. Usaha membadjakan- meningkat, dan mutu karja sastrawan dan seniman kita politik dan pekerdjaan organisasi kita akan terus-menerus kan-diri dan mendidik-diri terus-menerus, mutu pekerdjaan menerus. Hanja dengan melakukan ini, dengan membadja- gerakan musiman, tetapi jang akan berlangsung terus-berlangsung dalam Partai kita. Gerakan ini bukanlah badjakan-diri dan mendidik-diri jang sekarang sedang dan seniman untuk ambilbagian aktif dalam gerakan mem-Saja menjambut dengan hangat tekad kawan² sastrawan baik. kan bentuk² jang se-tepat²nja agar usaha² kita berhasil kita tanggulangi dengan se-baik²nja. Kita harus menemu- seniman musik, sekolah rejog, ludruk, dsb., djuga harus tani dan pradjurit. Sekolah aplikasi untuk sastrawan dan karja" jang berkepribadian nasional dan mengabdi buruh, membantu kawan" sastrawan dan seniman mentjiptakan Rakjat Indonesia dalan abad ini dan lain² lagi jang dapat budaja. sedjarah tanahair terutama sedjarah perdjuangan dan estetika Komunis, guna mempeladjari antropologi lehih baik Marxisme-Leninisme, guna mempeladjari etika sungguh² program dan politik Partai, guna mempeladjari para sastrawan dan seniman Komunis guna mempeladjari intensilkan pendidikan-diri diadakan sekolah² chusus untuk Saja menjambut usul kawan supaja dalam rangka meng-Intensifkan Pembadjaan-diri Dan Pendidikan-diri Untuk Mutu Karja Jang Terus Mendjulang Tinggi, rapa lama lagi hal² ini akan dibiarkan ? lagu itu brengsek, karena kritik-seni kita belum djalan. Be- bahkan diantara kita banjak jang tidak mengetahui bahwa njanjikan lagu² brengsek jang kita dengar dari radio, dan diantara kita banjak jang dengan tidak sedar suka me- tra kita belum djalan. Dan bukanlah suatu rahasia, bahwa brengsekan buku² jang dibatja anaknja, karena kritik-sas-Masih banjak kawan jang tidak mengetahui tentang ke- kan pelaksana", pewaris dan penerusz revolusi kita ini! memberi mereka batjaan² jang baik. Bantulah menjelamat-

91 orang dengan pakaian jang bagus² Maka diputarlah long- malam liaikovsky di Djakarta ıni. dihadirı oleh banjak Ada lagi pengalaman. Pada suatu waktu diadakan belum ada alasan bung bisa menikmatinja". bung tidak punja bakat untuk kebudajaan, tetapi memang mendengar klenengan dengan segala kenikmatan. Bukan baru pertama kali mendengarnja, sedangkan biasanja bung tidak ada alasan: bung bisa menikmatinja, karena bung nikmati apa2". Saja katakan kepada kawan itu : Memang dan entah apa lagi, sedangkan saja samasekali tidak me- terpaku mendengarkan tjiptaan Beethoven, Γjaikovsky memang tidak ada bakat uatuk kebudajaan. Semua orang opera ada kawan jang dengan sedih berkata: Sajz ini opera. Beberapa kali terdjadi, sepulang dari konsert atau kami dibawa oleb tuanrumah kekonsert musik klasik atau sering ikut kawan jari provinsi Diluarnegerı ada kalanja Dalam delegasi jang pernah saja pimpın keluarnegeri nimbulkan kelutjuan² dan kesedihan² atau di-paksa²kan kepada massa Rakjat, sebab bisa me- mempeladjari mereka Tetapı. djanganlah di-djedjalkan lainnja. Teoritikus² atau ahli² sastra dan senı kita harus Schubert, Tjaikovsky dan raksasa² sastra dan seni dunia kespeare, Honoré de Balzac, Pusjkin, Beethoven. Chopin, djelas. Ja, kita misalnja. tidak boleh tidak męnggubris. Sha- tidak mungkin dipisahkan. Tentang hal ini, reterai saja seni kita adalah bagian dari sastra dan seni dunia. djadi sastra dan seni dunia. Tidak, samasekali tidak. Sastra, dan samasekali bukan maksud kita untuk memisahkan diri dari dibidang sastra dan seni, seperti dikatakan dalam reterat, Kawan², kalau kita menekankan masalah kepribadian memiliki kewadjaran dan kebenaran. itu. naran jang dianggap wadjar dan benar oleh Rakjat jang an Kepribadian tidak lain daripada kewadjaran dan kebe- nja remeh inipun ada hubungannja dengan soal kepribadi- tahu gambar apa jang dilihatnja. Djadi, soal jang nampak- ternasional", orang Indonesia kalau melihat gambar ingin dimana saja katakan : persetan dengan itu ,kebiasaan in- sional". Lantas saja kirim surat lagi kepada Bung Samah an pada gambar itu, katanja, adalab kebiasaan interna- djawaban dari Bung Samah bahwa tidak memberı keterang- lama nanti, djuga akan lupa. Kemudian saja mendapat tentu tidak tahu. Bagı mereka jang ikutpun, kalau sudah mereka jang tidak ikut dalam malam kesenian Kongres itu,

90 ingat bahwa gambar itu adalah gambar penari Bali. Tetapi, saja jang ikut dalam malam kesenian Kongres itu masih Kongres PKI? Saja betul² ,,memberontak", kawan2. Ja, Kongres PKI. Apa hubungannja orang ngibing dengan gambar orang ngibing dalam buku jang memuat dokumen² samasekali sehingga pembatja tidak mengerti mengapa ada mengapa gambar² dalam buku itu tidak diberi keterangan bitan² kita. Dalam surat itu saja tanja kepada Bung Samah, Samah, kawan jang bertanggungdjawab mengenai pener- ke-VII Partai kita. Kemudian saja tulis surat pada Bung nomor Bintang Merah" jang memuat dokumen2 Kongres Baru² ini saja membatja buku Madju Terus !", jaitu mentjontoh luarnegeri setjara membuta. daftar-isi dibelakang buku bukan kepribadian Korea, tapi lebih dulu apa isinja dengan membatja daftar-isi. Memuat Kawan Kim, orang Korea kalau membatja buku mau tahu isi dimuat dibagian belakang, tidak didepan. Padahal, kata mengkritik mengapa buku² di Korea ditjetak dengan daftar- badian kita sendiri. Misalnja, Kawan Kim Il Sung pernah kitapun harus mempertahankan dan mengembangkan kepri- kawan", mengenai soal² jang nampaknja ketjil, remeh, Djangankan mengenai kreasi dibidang sastra dan seni, mendjawab pertanjaan itu. wab, asal kawan" terus berkreasi dengan tekad untuk jang akan mendjawab pertanjaan itu. Pasti akan terdja- karena pertanjaan itu belum mau hilang. Prakteklah nanti Teruskanlah bertanja, tapi djangan berhenti berkreasi banjak kawan diliputi oleh pertanjaan: bagaimana tjaranja ? ini sudah tjukup djelas. Tetapi saja tahu bahwa masih nasional. Rasanja, apa jang dimuat dalam referat mengenai keharusan menegakkan sastra dan seni jang berkepribadian Kawan², kita djuga sudah bersatu dalam fikiran tentang Keprıbadiun Adalah Kewadjaran Dan Kebenaran kan daja apresiasi massa terhadap karja² sastra dan seni. sastrawan dan seniman kita, tetapi djuga untuk meningkat- ini diperlukan tidak hanja untuk meningkatkan mutu karja kian, kritik-sastra dan kritik-seni kita bisa berkembang. Hal sastra dan seni. Hanja dengan adanja barisan jang demi- melahirkan barisan ahli dan teoritikus kita sendiri dibidang kan mutu karja para sastrawan dan seniman kita, kita harus Makin lama makin dirasakan, bahwa untuk meningkat-

terutama menikmati semuanja itu. lebih berbahagia lagi kalau kita dapat menghargai dan berbahagia mempunjai kesenian jang warna-warni, tetapi tari Bali sadja, sekalipun tari Bali itu indah sekali. Kita sekali. Betapa mendjemukannja seandainja tari kita hanja kita hanja gamelan sadja, sekalipun gamelan itu indah dan indah sekali. Betapa mendjemukannja seandainja musik kita, chususnja tari dan njanji kita, adalah warna-warni kita terdiri dari banjak sukubangsa sehingga kebudajaan Kita semua harus merasa berbahagia karena bangsa menikmati kesenian sukubangsa lain. lam kesenian. Dan masing2 harus berusaha untuk dapat saling menghargai dalam soal kebudajaan, chususnja da-Tentang ini tidak boleh diperdebatkan lagi. Harus ada paling baik, keseniannja sendiri adalah jang paling indah. Bagi tiap sukubangsa kebudajaannja sendiri adalah jang kebudajaan sukubangsa lain. sampai ada sesuatu sukubangsa menganggap rendah anggap kawan2 itu sebagai orang aneh". Djuga djangan di Sumatera sedang menonton wajang wong karena meng- hatinja kalau melihat kawan² dari salahsatu sukubangsa ada kawan dari:sukubangsa Djawa jang ketawa geli dalam adalah milik seluruh nasion. Djadi djanganlah, misalnja, indah dari semua sukubangsa. Kebudajaan sukubangsa nasion, harus berusaha untuk dapat menikmati segala jang atau Kongres Ormas revolusioner sebagai pemimpin seluruh munis, terutama jang sudah dipilih oleh Kongres Partai Bangsa kita terdiri dari banjak sukubangsa. Setiap Ko- harus diachiri setjara ber-angsur². salahsatu daerah atau sukubangsa. Kedjanggalan ini djuga seorang pemimpin nasion, djadi bukan hanja pemimpin ada jang sudah dipilih oleh Kongres Partai sebagai salah- ketjuali sukubangsanja sendiri. Dan diantara kawan² itu jang tidak mau ambilpusing dengan kesenian sukubangsa bangsa sendiri. Masih terdapat dalam Partai kita kawan² an kebudajaan Rakjat, djadi bukan hanja kebudajaan suku- jang tidak berusaha mengintegrasikan diri dengan kehidup-

Seperti sudah saja katakan, kita harus mengkritik kawan²

wadjar, memperkenalkannja kepada Rakjat kita. man² dunia jang terkenal dan setjara ber-angsur2, setjara matinja, tetapi harus mengerti karja² sastrawan dan seni-

92 seni kita tidak hanja harus berusaha untuk dapat menik- menolaknja, dan malahan teoritikus² atau ahli² sastra dan masuk dalam kebudajaan dunia sekarang ini. Kita tidak belum atau tidak dapat menikmati apa jang dianggap ter-Rakjat. Kita tidak boleh memandang rendah mereka jang tidak menginiegrasikan diri dengan kehidupan kebudajaan nenikmatinja. Tetapi kita harus mengkritik kawan2 jang tidak berkcbudajaan" mereka jang belum atau tidak dapat djalakan, djangan di-paksa"kan, dan djangan mentjap dapat menikmati kebudajaan dunia, tetapi djangan di-dje-Kita harus setjara ber-angsur² mendidik kawan² kita untuk Kawan³, jang lutju dan menjedihkan ini harus kita achiri. Djadi, betapa lutju, ja, betapa menjedihkannja. belum bisa menikmati Becthoven", katanja lebih landjut. airmata", demikian djawahnia. ,Sampai sekarangpun saja Hlabis. teman dekat Saja dan Bung Bintang mengeluarkan mengapa bung mengeluarkan airmata", tanjaku lagi. itu ?" Dengan ketawa lebar dia mendjawab : tidak" Tapi mata. Apakah benar bung menikmati Beethoven ketika apa waktu malam Beethoven itu bung mengeluarkan air- kepalanja membenarkan saja. Kemudian saja tanja : Meng-kesenian Rakjat kita sendiri. Orang itu meng-angguk"kan tetapi betul satu kehinaan kalau kita tidak bisa menikmati kehinaan djika kita tidak bisa menikmati lagu klasik Barat, Beethoven itu saja djelaskan kepadanja, bahwa bukanlah luarkan airmata itu. Dengan tidak menjinggung malam suatu waktu saja bertemu dengan salahseorang jang menge- airmata. Memang sedih lagunja", kata mereka. Pada selesai diputar ada beberapa orang jang mengeluarkan dan sungguh penikmat Beethoven. Sesudah salahsatu lagu Bintang Suradi almarhum, kawan jang memang mengerti belum tiap² lagu diputar diberi pengantar olch Kawan Ada lagi pengalaman pada suatu malam Beethoven. Se- mendapat tjap orang berkebudajaan". ka hanja munafik, berpura2, mereka datang hanja untuk dapat menikmati Tjaikovsky. Mereka tidak bersalah, mere- wan2. OKB² dan kabir itu memang tidak ada alasan untuk lampu sudah semua dinjalakan. Bukan salah mereka, ka- malahan ada jang masih terus ngorok dikursinja sekalipun matanja merah, menundjukkan baru habis tidur pulas, dan kembali dan ternjata balwa banjak diantara hadirin jang redup. Selesai lagu² diputar, lampu semua dinjalakan play dan tjahaja dalam ruangan dikurangi, dibikin agak

95 kita sedang mengalami pasangnja ofensif revolusioner da- serhuan jang ber-tubi² dari kebudajaan Rakjət. Sekarang kubu² kebudajaan imperialis dan feodal sudah mendapat dibidang kebudajaan. Tapi tidak bisa dibantah, bahwa Sekarang Rakjat pekerdja memang belum berdominasi tani dan pradjurit. seni jang berkepribadian nasional dan jang mengabdi buruh, bersatu fikiran dan bersatu tudjuan mengenai sastra dan Jang terpenting jalah bahwa kita sudah bersatu hati, djelas bagian² tertentu daripada referat. tambahan² jang saja rasa diperlukan untuk membikin lebih jang kawan? adjukan dalam pandangan kawan². Djuga ada Demikianlah djawaban² saja pada berbagai persoalan Kawan² jang tertjinta ! kita, karena belum diterdjemahkan. tetap rahasia untuk bagian jang terbesar sekali dari Rakjat sekarang hanja namanja dikenal luas, tapi karja²nja. masih pasif terhadap Ronggowarsito dan Multatuli jang sampai Pokoknja, sastrawan² revolusioner tidak boleh tersikap pengusiran dari tanahgarapan. karena saduran Kawan Bakri djuga mengungkapkan soal pasti akan melihat dirinja sendiri jang sedang dipentaskan, sekarang sedang melawan pengusiran² dari tanahgarapannja kan. Djika pementasannja baik, kaum tani Indonesia jang Multatuli Saidjah dan Adinda" jang sudah sering dipentas-Kawan Bakri Siregar telah membikin saduran dari karja hebat bagi kaum tani kita. merupakan pendidikan internasionalisme. progresif jang dan setan² desa lainnja jang memusuhi kaum tani. Ini pasti reka, berbeda dengan tuantanah djahat bangsanja sendiri menarik kesimpulan bahwa orang Belanda itu mengerti me-Multatuli seorang Belanda, maka kaum tani sendiri akan tani kita bahwa jang dipentaskan itu adalah dari karja sendiri. Dan djika kemudian didjelaskan kepada· kaum akan merasa bahwa jang dipentaskan itu adalah mereka sedang berdjuang melawan 7 setan desa, kaum tani kita sebagai drama di-tengah² kaum tani kita jang sekarang hidupan kaum tani Indonesia. Dan djika ini dipentaskan Diantara karja² Multatuli ada jang mengungkapkan peng- hanja karena ditulis dalam bahasa Belanda ? Apakah karja² ini djuga tidak termasuk sastra Indonesia, donesia dari sukubangsa Indo dalam bahasa Belanda? ja² jang bertemakan Indonesia jang ditulis oleh orang² In-

94 Indonesia. Selaın daripada itu bagaimana pula dengan kar- an sebagian besar penulis² Indonesia sendiri kepada Rakjat sar kepada Rakjat Indonesia, lebih besar daripada ketjinta- tema² Indonesia dan ia menulis dengan ketjintaan jang be- bagaimana ? Multatuli dalam karja²nja mengungkapkan kalau sudah diterdjemahkan kedalam bahasa Indonesia umumnja tidak dapat membatja dan menikmatinja. Tetapi fikir². ada djuga benarnja, sebab orang Indonesia pada karena ditulis dalam bahasa asıng, bahasa Belanda Saja karja²nja tidak bisa dimasukkan kedalam sastra Indonesia Mengenaı Multatuli ada kawan² jang berpendapat bahwa generasi haru kita. kebanggaan nasional jang sehat, terutama dikalangan dibidang sastra dan seni, demikian pula untuk memupuk perdjuangan kita untuk menegakkan kepribadian nasional karja² Ronggowarsito adalah penting sekali dalam rangka dinikmatı oleh banjak putera Indonesia. Penterdjemaban dirasakan olch seluruh bangsa sclama karja²nja belum dapat gowarsito besar, tetapi kebesarannja tidak akan meresap nja tidak diterdjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Rong- pudjangga besar Indonesia. Tetapi bagaimana kalau karja² Kita semua sependapat bahwa Ronggowarsito adalah daripada saduran terdjemahan dalam bahasa Indonesia. gaja bahasa Ronggowarsito dalam bahasa aslinja lebih baik kritik sosialnja dan begitu baik gaja bahasanja. Tentunja Kawan Sunarjo. Saja sangat tertarik, karena begitu tadjam Saja sedikit mengenal Ronggowarsito dari tulisan² dan akan terbit. an Ronggowarsito dan Multatuli sunggub² akan digarap entah keinudian, tapi mesti ada ketentuan bahwa terdjemab- tjul terdjenahan itu. Entah dalam komisi KSSR sekarang, bahasa Indonesia, tapi sampai sekarang belum djuga mun- an supaja karja kedua tokoh ini diterdjemahkan kedalam pada masa hidupnja. Sudah pernah saja kemukakan harap- tertentu mengungkapkan keadaan masjarakat Indonesia bahasa Belanda. Tetapi ke-dua²nja berhasil sampai batas² satu ditulis dalam bahasa Djawa dan jang satu lagi dalam dua²nja sama² tidak ditulis dalam bahasa Indonesia, jang antara karja² kedua tokoh kebudajaan jang besar ini. Ke- jalah tentang Ronggowarsito dan Multatuli. Ada persamaan Hal jang tcrachır jang ingiın saja kemukakan, kawana, Kapan Ronggowarsito Dan Multatuli Diterdiemahkan?1

.97. dilindungi dan dikembangkan, PKI mendukung dan me- me kebudajaan diganjang dan agar kebudajaan nasional guh² seruan Bung Karno dalam Manipol agar imperialis-
1959. PKI mendukung-dan melaksanakan dengan sung- resepsi Kongres Nasional Pertama LEKRA di Solo tahun dan duta massa, seperti jang beliau amanatkan dalam Karno jang menekankan agar seni mendjadi duta masa kung dan melaksanakan dengan sepenuh hati ide Bung dan nasionalisme jang sempit difihak lain. PKI mendu- kosmopolitanisme disatu fihak serta menolak sovinisme Bung Karno dalam Lahirnja Pantja Sila" jang menolak kung dan melaksanakán dengan konsekwen penegasan Betapa tidak para Saudara dan Kawan". PKI mendu-
dangnja Bung Karno. susnja sastra dan seni, PKl merupakan sanak dan ka- bidang lainnja, tetapi djuga dibidang kebudajaan. chu- wa tidak hanja dibidang politik dan ekonomı serta di- langan Peristiwa malam ini sekaligus membuktikan. bah- jo kadangnja Bung Karno jen mati Bung Karno melu ke- : Kongres Nasional ke-VI. PK1, bahwa PKI dalah jo sanak pernah dinjatakan sendiri oleh Bung Karno didepan resepsi Kenjataan ini sekali lagi menundjukkan, bahwa sepèrtı jäng sudian beliau berada di-tengah² .kita bersama malam mni. kasıh dan penghargaan jang tulus atas kesediaan dan ke-Terutama kepada Bung Karno saja menjatakan terima- sekarang ini. bukaan Konfernas Sastra dan Seni Revolusioner (KSSR) Karno jang kita tjintai menghadiri Malam Resepsı Pem- dirin atas kesediaan da kesudian untuk ber-sama Bung trál PKI menjampaikan rasa terímakasih kepada para ha-Per-tama² perkenankànlah saja atasnama Comite Cen-Para Saudar: dan Kawan². Para tamu jang terhormat. Para Wakil Perdana Menteri dan para Menteri jang mulia.

P.J.M. Presiden, Bung Karno jang tertjinta. NASIONAL!
KEBUDAJAAN JANG BERKEPRIBADIAN HAJO BER-SAMA2 BUNG KARNO KITA BINA Lampiran II

(diambil dari rekaman) ∴で seni revolusiouer ! Kibarkan tinggi² pandji pertempuran dibidang sastra dan budajaan Rakjat disemua pendjuru tanahair. kan kubu² itu dan mengibarkan pandji kemenangan ke- pertahanan ,kebudajaan" imperialis dan feodal, menakluk- berhasil menantjapkan pandji pertempuran disemua kubu Lebih daripada itu, saja jakin bahwa kawan² pasti akan lagı dan mutunja akan terus mendjulang tinggi. dan oleh karena itu hasil karja kawan² akan lebih gemilang li.gi pandji pertempuran jang dimertjusuari oleh KSSR, gemilang. Saja jakin, kawan" akan mengibarkan lebin tinggi Di-masa" jang lalu kawan" telah mentjapai hasil² jang dang sastra dan seni revolusioner. oner telah mengibarkan tinggi² pandji pertempuran dibi-Dengan KSSR ini para sastrawan dan seniman revolusi- lam kehidupan kebudajaan Rakjat kita.

99 melainkan berlandaskan analisa jang ilmiah terhadap ke- dari formula² atau dalil² jang sudah ready-made (tersedia), memetjahkan sesuatu problim bukan per-tama² bertolak Rakjat Indonesia. Oleh karenanja, kaum Komunis dalam kemampuan dan. tradisi, tuntutan² dan taraf kesedaran spesifik negeri kita, dengan sepenuhnja memperhitungkan mentrapkan kebenaran universil Marxisme pada kenjataan² kita dalam mendjalankan' revolusi setjara kreatif dalam kan Marxisme-Leninisme, bagian daripada perdjuangan pada perdjuangan' kaum Komunis dalam meng-Indonesia-Perdjuangan dibídang sastra dan seni adalah bagian dari- nesia. harus disubordinasikan kepada kepentingan Rakjat Indo- kita. Dan setiap pekerdjaan ideologi tanpa perketjualian bidang² jang paling perasa daripada pekerdjaan ideologi Bidang² sastra dan seni termasuk bidang² terpenting dan apinja kebudajaan jang berkepribadian nasional jang kuat. pertama dan lebih² lagi tahap kedua, tanpa dihangati oleh mungkin merampungkan tugas2 revolusi Indonesia tahap mengalahkan serangan kebudajaan imperialis. Kita tidak nja dapat bertahan tetapi djuga mampu berlawan dan dengan kebudajaan jang berkepribadianlah kita tidak ha- ladjar dari pengalaman perdjuangan kita selama ini, hanja pribadian dalam kebudajaan" dengan gairah? Karena be-Mengapa kaum Komunis menjambut prinsip ,,berke- bubarkan. importir² Amerika Serikat jang berkedok Indonesia". di- kom-kan pimpinan dan kómposisi keanggotaannja, serta supaja Dewan Film Indonésia djuga diritul dan di-Nasa- supaja oknum² jang main-mata dengan AMPAl diritul, pun dihentikan kegiatannja. Kini Rakjat berdjuang terus berkat desakan Rakjat jang makin santer, achirnja AMPAI- sudah lebih dari tiga bulan diboikot setjara total, dan ofensif Rakjat terhiadap kebudajaan imperialis. Film AS perialisme dikalangan Rakjat, makin meningkat pulalah Kini seiring dengan menandjaknja semangat anti-im- dan senaif jang mereka kira. terutama oleh api Revolusi Agustus 1945, tidak setolol dibadjakan oleh pengalaman perdjuangan revolusioner Tetapi, mereka gigit djari. Rakjat Indonesia jang telah njang musuh²nja. Manipol agar Rakjat tidak mengenal dan tidak mengga- djangan dimusuhi: Begitulah tjara² mereka mengebirł

98 menurut kaum Manikebuis, imperialis dan boneka²nja masih ada segi² baik pada diri mereka. Dan karenanja, Johnson, masih bersinar ,tjahaja lahi" didalam dirinja, tentunja termasuk Tengku Abdurachman dan Lyndon djakan Manikebu". Mereka katakan se-djelek² manusia, sepenulrja oteh imperialis Amerika Serikat, mereka djakan Malaysia" projek imperialis Inggris jang disokong Dwikora dibawah pimpinan Bung Karno guna membubar-Di-tengah perdjuangan Rakjat Indonesia melaksanakan djagung sudah digulung oleh Rakjat bersama Bung Karno. achir inı jang bernama Manikebu" tidak sampai seumur jang sudah dikalahkan. Dan benderanja jang muntjul rasialisme dan entah apa lagi, semua diganjang dan ada litanisme, nihilisme nasional, provinsialisme, separatisme, maksa menurunkannja. Humanisme universil, kosmopo- atas kubu pertahanan mcreka, Rakjat selalu berhasil me- scrbuan" itu. Apapun bendera jang mereka kibarkan di- sa harus djatuh-bangun dalam mempertahankan dir dari sudah dapat dihantjurkan. Dan kaum reaksioner terpak- pertahanan kebudajaan musuh jang diserbu dan ada jang terpimpin. sehingga makin harı makin besar djumlab kubu itu ofensit kebudajaan Rakjat dilantjarkan dengan lebih jang djuga mendjadi gagasan Bung Karno. Dan sedjak Seni untuk Rakjat" atau Seni untuk Revolusi" seperti mulailah dengan sedar PKI mengibarkan tinggi" pandji² dan seni. Dengan berdirınja LEKRA 14 tahun jang lalu mau meletakkan dasar bagi pekerdjaan dibidang sastra PKI. letapı dengan ini tidak berarti bahwa PKI baru KSSR ini baru pertama kalinja diselenggarakan oleh tersebut. Karno seperti jang beliau tegaskan dalam pidato TAVIP PKI scbagai langkah kongkrit dalam merealisasi ide Bung Septembei jang akan datang djustru dimaksudkan oleh malam ini dan akan berlangsung sampai dengan tanggal 2 KSSR jang dibuka dengan resepsi di Istana Negara lam amanat TAVIP baru² ini. dian dalam kebudajaan" seperti jang beliau tegaskan da- konsekwen ide Bung Karno tentang prinsip berkepriba-Dan PKI mendukung dan memperdjuangkan realisası jang beliau kenukakan dalam berbagai rapat belakangan ini. twist, cambut sasak dan gondrol (beatles) jang ber-kali agai melawan musik ngak-ngik-ngok, tarian rock 'n rol, laksanakan dengan tak kenal lelah seruan Bung Karno

101 hum Ki Hadjar Dewantara didalam pertemuan para sas- nangi massa Tenat apa jang dikemukakan oleh almar- massa akan disajangi oleh massa dan karja²nja akan dise- dan seniman² jang mempersenjawakan dirinia dengan diuangan revolusioner Rakjat. Sebab hanja sastrawana tindakannja dengan revolusi, dengan kehidupan dan per- man" revolusioner menintegrasikan fikiran. perasaan dan revolusi. Ini hanja mungkin manakala sastrawan“ dan seni- lusi, maka sastra dan seni harus diintegrasikan dengan Karena sastra dan seni harus mengabdi kepada revo- revolusi. dan bahwa seni harus diabdikan kepada politik, kepada penegasan Bung Karno bahwa seni dan politik harus satu, kan politik jang ręvolusioner: Ini sesuai sepenuhnja dengan mendjadi djantung revolusi jang baik, bila ia ber-panglima- kehidupan manusia. Tetapi sastra dan sení hanja akan jang mutlak perlu, senerti mutlak perlunja djantung hagi Sastra dan seni. merupakan bagian dari usaha² revolusi lam perampungan tugas revolusi tidak dapat disangkal. dan mengganjang ,,Malaysia", sedangkan vitalitetnja da- membasmi PRRI-Permesta", membebaskan Irian Barat njala api Revolusi Agustus 1945 dan api perdjuangan nja berasal dari Rakjat pekerdja, mereka lahir di-tengah² djika dilihat dari asal-usulnja, pradjurit² kita, pada umum- satu objek karja sastra dan seni revolusioner. Sedangkan kita atasi, jaitu belum didjadikannja pradjurit sebagai salah- kepada Rakjat, ada kekurangan penting jang perlu segera Dalam menjemipurnakan pengabdian sastra dan seni jaitu tinggi mutu ideologi dan tinggi mutu· artistik. jang diperlukan, terutama dalam memenuhi ,dua tinggi", ditjapai, namun masih lebih banjak lagi penjempurnaan ja² dan kegiatan² mereka. Sudah banjak kemadjuan jang sanggupannja dalam merealisasi sembojan itu dalam kar- man revolusioner telah menundjukkan kesungguhan dan ke- kaum buruh dan tani". Selama ini sastrawan dan seni-terutama diartikan ,Seni dari kaum buruh dan tani untuk res Solo LEKRA ,seni dari Rakjat untuk Rakjat" harus Rakjat" atau seperti dikatakan Bung Karno didepan Kong- song. Inilah sebabnja pengibaran pandji Seni untuk takan sedjarah itu sendiri, hakekatnja adalah omong ko- tjiptakan kepribadian nasional dan bahkan jang mentjip kaum buruh dan tani sebagai majoritet Rakjat jang men- badian tanpa menghubungkannja dengan kepentingan

100 djuangan sesuatu nasion, maka berbitjara tentang kepri- langit, melainkan tumbuh dari proses kehidupan dan per-Karena kepribadian bukan sesuatu jang djatuh dari Rakjat negeri masing dan Rakjat2 sedunia. dorong dalam mengabdikan diri kepada perdjuangan volusioner negeri" lain, saling melengkapi dan saling men- nasional adalah kawan seperdjuangan sastra dan seni re- negeri lain. Sastra dan seni Indonesia jang berkepribadian kita dapat menikmati sastra dan seni progresif dari Rakiata djuga dinikmati oleh Rakjat² negeri² lain, seperti djuga hisapan. Sastra. dan seni Indonesia jang demikian dapat Indonesia djuga berwatak anti-imperailisme dan anti-peng- me revolusioner, jang selain mentjintai tanahair dan Rakjat triotisme kita adalah patriotisme jang progresif, patriotis- djudan patriotisme dibidang sastra dan seni, sedang pa- tidak. Sastra dan seni jang berkepribadian adalah perwu- ciari sastra dan seni revolusioner dunia. Tidak, samasekali herarti bahwa kita ingin memisahkan sastra dan seni kita semangat banteng dalam kebudajaan. Dengan ini tidak pada hakekatnja adalah mengobarkan patriotisme atau Menegakkan kepribadian nasional dalam kebudajaan tanabair. djiwai mereka dengan ketjintaan jang mendalam kepada tjara jang paling tjotjok bagi mereka dan jang paling men- kebanggaan nasional Rakjat, mendidik Rakjat dengan sebab hanja dengan demikian kita dapat membangkitkan perlukan pengenalan jang dalam tentang masalah² ini, politik, djuga untuk kerdja sastra dan seni serta ilmu di- serta adat-istiadat Rakjat kita. Tidak hanja untuk kerdja harus lcbih sungguh² mempeladjari sedjarah dan geografi bentuk masadepan jang gemilang. Ini berarti bahwa kita sendiri, mengenal masalampau dan masakini untuk mem- lebih banjak mengenal keadaan negeri dan Rakjat kita donesia. Untuk melaksanakan dua prinsip ini kita harus perkembangan besar dalam sastra dan seni serta ilmu In- dan konsekwen adalah dua prinsip jang akan membawa text-book thinking" djika kita laksanakan dengan sedar Berkepribadian dalam kebudajaan" dan meninggalkan ilmu. wa kita harus kreatif dan djuga berkepribadian dibidang paja meninggalkan text-book thinking". Ini berarti bah-Komunis djuga menggarisbawahi seruan Bung Karno su- adaan kongkrit. Dari sini keterangannja mengapa kaum

kepribadian asiona! 97 Hajo bersama Bung Karno kita bina kebudajaan jang ber-Lampıran I1.

9094 Kapan Ronggowarsito dan Multatuli diterdjemahkan .. Kepribadian adalah kewadjaran dan keberaran..
89 kan pembadjaan-diri dan pendidikan-diri ...
84Terus perkuat kesatuan sastrawan dan seniman denganPartai. klas buruh Rakjat pekerdja dan nasion ...... 81 Massa adalah sumber inspirasi dan sumber kreasi jang sesungguhnja
77 Mutu pribadi sastrawan dan seniman harus lebih baik 79 Ijiptakan karja2 jang bersemangat revolusionerKSSR mempunjai arti politik lang besar .... Turba bukan pekerdjaan musiman .... Kepribadian adalah tanda kekreatifar darıpada mutu karjanja
Kibarkan tinggi² pandji pertempuran dibidang sastra dan seni revolusioner. Lampıran 1.

Untuk mutu karja jang terus merdiulang tinggi. intensif.

6970725

bentuk artistik jang tinggi .....
36 sanakan garis politik jang tepat dengan penuangan dalam Rakjat pekerdja merupakan sjarat mutlak dalam melak-

m.
Pengintegrasian sastrawan dan seniman dengan massa 16 tusi nasional-demokratis dalam menudju ke Sosialisme .. mengabdi buruh, tani dan pradjurit, menjelesaikan revo- n Dengan sastra dan seni jang berkepribadian nasional
dengan massa Rakjat pekerdja .........

  1. sedjarab pengintegrasian sastra dan seni revolusioner
    Pengantar Penerbit hlm.

Djakarta, 27 Agustus 1954. berkepribadian nasional! Hajo bersama Bung Karno kita bina kebudajaan jang lam kebudajaan". realisasi setjara konsekwen prinsip berkepribadian da- sama" Bung Karno dan kaum revolusioner lainnja me- dengan harapan agar melalui KSSR ini PKI dapat ber-oleh Bung Karno, saja hentikan uraian saja sampai disini Untuk tidak mengurangi waktu jang akan digunakan seni sebagai sendjata ampuh ditangan Rakjat. tjapai sukses jang maximal dalam mendjadikan sastra dan sendiri, untuk lebih mendjamin dapatnja KSSR ini men- mendapatkan bekal² berharga langsung dari Bung Karno rapan mereka agar pada kesempatan ini nanti mereka Adalah pada tempatnja dan tidak ber-lebih²anlah ha-Karno jang mereka tjintai. air, dan kini mereka berada diruangan ini ber-sama² Bung bagai bidang kegiatan dan dari seluruh pendjuru tanah-Djakarta sastrawana dan senimana peserta KSSR dari ber- nunaikan tugas² berat tapi mulia itu, telah berkumpul di Untuk menemukan tjara² jang lebih efektif dalam me- gas² sedjarahnja. gugah dan membangkitkan massa dalam menunaikan tu- mutu ideologi dan mutu artistiknja dan lebih mampu meng- seni. Dengan demikian karja" mereka akan lebih baik teori² revolusioner maupun tentang pentjiptaan sastra dan sa dan selalu meningkatkan pengetahuan baik tentang senantiasa berada dalam kchangatan api perdjuangan mas- membadjakan-diri dan mendidik-diri, sehingga mereka tingnja sastrawan dan seniman revolusioner terus-menerus Untuk memiliki djiwa massa" PKI menekankan pen- masakini maupun masananti. sepenuhnja bagi sastrawan" dan seniman² revolusioner ditudju oleh Ki Hadjar ketika itu, tetapi djuga berlaku arif ini bukan hanja penting bagi sardjana² sastra jang massa djuga tidak akan memperdulikan tuan". Kata Apabila tuan² tidak mau memperdulikan djiwa massa, di Indonesia pada bulan Desember 1929 di Surakarta: trawan untuk pembentukan Fakultas Sastra jang pertama

P.I.R. 527/1965