TANÁH AIR
OLEH
M. JAMIN
TANAH AIR
Dipersembahkan kedalam perdoepaan ba- hasa Melajoe olèh Moehammad Jamin D.I. semasa Perhoeboengan Pemoeda Pertja (Jong-Sumatranen-Bond) tjoekoep oesianja lima tahoen genap.
50/7
PENGANTAR. [Ketika ditaman berwarna-warna, terkenang dihati isinja Doepa. Bagaimanakah bitjara berésok kalanja. djikalau selagi merantau dipadang loeas, tiada mempersembahkan apa-apanja sepantoen anoegerah kedalam Dcepa? Terceslsh béta, teroes berdjalan, melalcei marga jang tak poetces-toctoesnje, serta angkasa semerbaklah baoenja oléh soegandi kajoe Meedjari. Harilah malam. mendjalang siang: emboen dan fadjar bere- boet-reboetan. berkat tjahaja Soerja hampirlah terbit. Ketika boclan hendakkan padam, terasa ditangan setangkai boenga: koebawa dia melaloei taman. dan deaçan gembira alang-ke- palang koemasoekkan gerangan kedalam Doepa. Badanpcen sadar haram tiada, entahlah boenga masih semerbak, karena kelopak dan sari soedshlah lajocr. Sebentar hatikoe çcesar, tetapi disana dikaki langit, terdengar soesra Tjati Bilang Pandai: Biarlah, Biarlah!"]
JAKARTA
TANAH AIR.
Diatas batasan Boekit Barisan
Memandang béta kebawah memandang: Tampaklah hoetan rimba dan ngarai Lagipoen sawah, telaga nan permai; Serta gerangan lihatlah poela Langit jang hidjau bertoekar warna Oléh poetjoek daoen kelapa; Itoelah tanah, tanah airkoe Soematera namanja toempah darahkoe.
Indah alam warna poealam
Tempat mojangkoe njawa tertoempang; Walau berabad soedahlah lampau Menoetoepi Andalas diwaktoe nan silau Masih koebatja disegenap médjan Segala kebaktian seloeroeh zaman, Serta perboeatan jang moelia-hartawan Nan ditanam segala ninikkoe
Dikorong kampoeng hak milikkoe.
Rindoe digoenoeng doedoek bermenoeng
Terkenangkan masa jang soedah lindang: Sesoedah melibat pandang dan tilik Timoer dan Barat, hilir dan moedik, Teringatlah poelau tempat terdidik Diloemoeri darah bertitik-titik, Semasa poelai berpangkat naik:
O. Bangsakoe, selagi tenaga Nan dipintanja berkenan djoega.
Goenoeng dan boekit boekan sedikit
Melengkoeng ditaman bergeloeng-geloeng Memagari dataran beberapa lembah; Disanalah pendoedoek tegak dan rebah Sedjak belioeng dapat merambah Sampai kezaman soedah beroebah: Sabas Andalas, boenga bergoebah Mari koedjoendjoeng, mari kcesembah Hatikoe sedikit haram beroebah!
Anak Perta kalboenia toetia
Apabila terkenang waktoe nan hilang, Karena kami anak Andalas Sedjak dahoelce sampai keatas Akan seia sehidoep semati Sekata sekoempoel seikat sehati Senjawa sebadan soenggoeh sedjati, Baik didalam bersoeka raja Ataupoen diserang bala bahaja..
Hilang bangsa bergantikan bangsa
Loepoet masa timboellah masa .. Demikianlah poelaukoe mengikoetkan sedjarah Sedjak doenia moela tersimbah Sampai kezaman bagoes.dan indah, Atau tenggelam bersama kelembah
Menjerikan tiahaja penoeh dan limpah.
Tetapi Andalas dizaman nan tiba
Itoe bergantoeng ketoean dan hamba.
Awal berawal semoela asal
Kami serikat berpagarkan 'adat, Tapi poelaukoe jang moelia raja Serta Soeboer, tanahnja kaja Mari koepagar serta koebilai Dengan Kemegahan sorak semarai Lagi ketinggian berbagai nilai, Karena disanalah darahkoe tertoempah Serta koepinta berkalangkan tanah.
Jakin pendapat akan sepakat
Akibat Barisan manik seikat; Baikpoen hampir djaoeh dan dekat, Lamoen poelaukoe mari koeangkat Dengan tenaga kata moefakat Karena, bangsakoe, asal'lai serikat Mana jang djaoeh rasakan dekat Waktoe jang pandjang rasakan singkat, Dan Kemegahan tinggi tentoe ditingkat.
O, tanab, wahai poelaukoe
Tempat bahasa mengikat bangsa. Koeingat dibati siang dan malam Sampai semangatkoe soeram dan silam; Djikalau Soematera tanah moelia Meminta koerban bagi bersama Terboekalah hatikoe badankoe réda Memberikan koerban segala tenaga. Berbarang doea koeoendjoekkan tiga.
Elok pemandangan kesana Barisan
Kepihak Timoer pantai nan kaboer, Sela-bersela tamasa nan ramai Diselangi soengai jang amat permai: Dengan lambatnja seperti tak'kan sampai Menghalirlah ia hendak mentjapai Djaoeh disana teloek jang lampai; Dimana dataran soedah dibilai Tinggallah emas tiada ternilai.
Lamoen djasakoe kepada bangsakoe
Sedjak semoela sampai ketoea Atau berpindah keboemi nan baka Meninggalkan 'alam bersifat fana. Biarlah hilang moedah-moedahan Sebagai koerban kepada Toehan Serta kesedjahteraan bangsa kemanoesiaan. O, Bangsakoe, pendoedoek Emas Mari bekerdja sampaikan bébas.
Adapoen darah daérah nan indah
Disoearangkan ninik mendjadi milik, Tiadalah enggan toeroen tertoempah Mendjadi aliran dipermoekaan tanah Asal'lai kebesaran bersama didjalang: Karena poelaukoe hendaklah tjemeriang Dihiasi Ketinggian moelia terpandang; Di-Andalas gerangan tanah airkce Poesaka moelia, tempat lahirkoe.
Hari nan datang soedah gemilang
Tertera bagoes ditabir Soematera Sebagai boelan kilat kalmantang Poetih poernama berpagarkan bintang: Inilah djasanja pemoeda sekarang Menoeroet Darma kilau benderang Membawa tanahnja ketempat nan terang:" Ketoempah-darah hatikoe setia Karena Soematera bagikoe moelia.
Terdjatoeh pandangan kekaki Barisan
Memandang kepantai teloek nan permai, Tampaklah air, air segala Itoelah laoet Semoedera Hindia; Tampaklah ombak gelombang pelbagai Memetjah kepasir laloe berderai Ia memekik berandai-randai: Wahai Andalas poelau Soematera
Haroemkan nama Selatan Oetara!"
Arah ke-Barat akoe melihat ..Memandang'alam berdjandjang-djandjang Bertangga toeroen tiada terkira Sampai kepasir laoetan segara. Antara goenoeng djoerang dan ngarai Mengalir air berderai-derai Sepantoen permata keboemi berderai Memboeat djeram, riam nan ramai. Air memantjoer-pandangan permai..
Naoeng badankoe dipoelau indoeng
Diléréng boekit berbelit-belit; Disana sini dikaki goenoeng Meneroes kelaoet beberapa tandjoeng Dipagari teloek beriak-riak, Tempat membanting beberapa ombak Serta menggoeloeng berboeih semerbak, Sepantoen semoeanja membawa pesanan Pinta Soematera akan berkenan."
Atjap berbelit berpagarkan bochit
Terhampar dataran bertepi Barisan, Seperti jang terpakoe didjantoeng hatikoe. Tempat mengoerbankan segala baktikoe Kepada tanah jang koesantoeni: Siang dan malam, soeka dan soeni Dengan tenaga akoe bantoeni...
O. Barisan, kandoengkoe toean Itoelah gerangan 'alamat persatoean.
Hiasan moelia dikatistiwa
Ialah Pertja alangkah bagoesnja; Disanalah berkoeboer dilembah dan loerah Ditedoehi kembodja ditanah nan mérab, Ditanam bangsakoe seasal sedarah Ditengah pesara dikelilingi daérah, Tempat berdjoeang kedjadian sedjarah Seperti jang dibajaukan dengan gairah Oléh iboekoe, bapa pitarah.
Apabila koeboeran tiada bermédjan Atau bersalib silang jang talib. Soekalah hati boekan sembarang Seperti menerima poesaka soearang; Kalau badankoe demikian berpoelang Sampaikan hantjoer toelang beloelang Balik keboemi beroepakan hilang: Bertjerailah badan dilembah dan djoerang Berderailah dia dipantai dan karang.
Ingin djiwakoe meninggalkan poelaukoe
Berkat gerangan dibimbing Djoendjoengan Membawa pesanan penjenangkan hati Kepada taulan diachirat menanti Atau ber'amanat mecinggalkan poesaka Kepada jang hidoep semoea belaka: .Selama badankoe segenap ketika Selagi menoempang didoenia nan baka Koebawa Andalas kepadang merdéka."
Rindoe dan rawan dipoentiak Barisan Mata menindjau kesebelah danau: Belit-berbelit beberapa scengai Mengalir kepantai jang amat landai Sepantoen langit hidjau-hidjauan Bertepikan tjahaja permata intan Berseri-seri silau kelihatan.. Ditanah demikian akoe terlahir Tempat bangsakoe bertanah air.
Bergoenoeng boekit lembah sedikit; Djaoeh disana disebelah sitoe Dipagari goenceng satoe persatoe Adalah gerangan seboeah soerga Boekannja djanat boemi kedoea Firdaus Andalas diatas doenia! Itoelah tanah jang koesajangi Soematera namanja nan koedjoendjoengi.
Oelang-beroelang akoe memandang
Melihat goenoeng tempat berndoeng
Mengeloearkan asap memboeboeng-boeboeng
Dihiasi api keangkasa terlamboeng; Inilah bagia tanahkoe kandoeng Penjamboeng njawa masa'kan koedoeng, Tempat badankoe dahoeloe berlindoeng Semasa iboekoe sedang membadoeng Dihadiri mamak, ninik dan andoeng.
Emaslah Soematra soenggoeh sedjahtera
Serta permai intan dan oerai, Mari koepinta menadahkan tangan Kepada Allah Toehan Begawan, Soepaja bangsakoe dipoelau Kenaka Sedang sentausa segenap ketika Lagi moelia lepas merdéka, Karena hatikoe haram'lai girang Kalau bangsakoe diindjakkan orang.
Maksoed Andalas soedahlsh djelas Hendak berdiri ditengah boemi Mengadang kema'moeran tiada berbanding Serta Kebesaran soekar berganding; Inilah petaroeh soeatoe djandji Dalam djantoengkoe soedah tersadji Mendjadi do'a sertakan poedji Kepada tanah nan menantikan kita Sebeloem berdagang keboemi nan lata.
Akoe pintakan kepada Toehan Bagi Soematera ditoeroenkan tjinta. Soepaja poelaukoe tanah dan ladang Sertakan sawah, keboen berbidang Ditoeroenkan rahmat bersedang-sedang, Sehingga jang lemab, ketjil dan gedang Dapat bertedoeh dikajoe nan rindang.
O. Toehan jang mahamoelia Limpahilah tanahkoe dengan Tjahaja.
Memandang kezaman nan akan datang: Tampaklah ditjelah sibiran tanah Berdjalan didjoerang, ngarai dan ranah Soeatoe bangsa bersifat moelia Bertempat di'alam jang amat kaja Serta kepoelaunja tegceh setia, Karena dihatinja wadjah dan moeka Berseri gerangan tjahaja merdéka.
Entah bak mana poela rasanja
Nanti berdjalan kita berdandan Menoedjoe padang tinggi moeliawan Diiringkan gerangan bangsa perempoean, Karena tjintakoe kebangsa boenda Sedjakkan ketjil ber'oemoer moeda Sampai beroesia berganda-ganda, Koesimpan tinggi didalam dada Hening dan djernih beroebah tiada
Riang hatikoe djika berlakoe
Melihat bangsakoe berniatkan madjoe Toea dan moeda ketjil dan besar Hendak bergerak hendak berkisar Menoedjoe maksoed berhiaskan baidoeri Sebagai permainan setiap hari, Berkat disinari baoe moedjari. Demikianlah gerangan poelau Soematera Tanah airkoe ditepi Semoedera.
Akan jang Eka, Toehan nan Esa
Berdjandji badan berboeat bakti, Serta kalboekoe barce berboedi Kalau berdjasa ketempatkoe djadi. Serta, Andalas, malam dan siang Kepada Dialah akoe sembabjang Serta kedjiwa ninik dan pojang, Segala nan hidoep soepaja selamat Lahir dan batin ditoeroenkan rahmat.