Baca PDF (OCR): Jalan ke Demokrasi Rakyat bagi Indonesia

32 halaman · 32 halaman diproses dengan OCR· 106830 ms

Daftar isi
  1. Djalan ke
  2. Demokrasi Rakjat
  3. D. N: Aidit
  4. ke Demokrasi Rakjat
  5. Djalan
  6. 1142122×
  7. dekaan Rakjat, gerakan demokrasi dan perdamaian.
  8. pemerintah Sovjet Uni ini diterima dengan suara bulat
  9. Apa jang terdjadi di Korea adalah kedjadian dibahagian
  10. djantung Eropa. Hal ini tidak boleh terdjadi, oleh karena
  11. Gomulka
  12. dan perang. Golongan jang bersikap netral" atau bebas"
  13. lain harus dilawan, dimana militerisme Djepang jang di-
  14. beri dorongan kepada massa untuk mendapatkan peruba-
  15. bih dari 70% daripada penduduk. Dengan tidak ikutnja
  16. bangan Partai. Kepertjajaan massa makin besar kepada
  17. ngan demikian kekuatan kita akan mendjadi tak terkalah-
  18. nja jang besar dan berat djika Partai terus-menerus mela-
  19. risan pimpinan daripada klas buruh, adalah benteng jang
  20. kaum kapitulator, kaum oportunis dan pengchianat. Djika ini terdjadi, Partai mudah dihantjurkan, dihantjurkan tidak
  21. Partai kita hanja mungkin memenuhi kewadjiban sedja-
  22. rahnja jang besar dan berat, djika Partai tidak mendjadi
  23. sombong karena kemenangan² jang ditjapainja, djika Partai melihat kekurangan² didalam pekerdjaannja, djika Par-
  24. kritik, djika Partai tidak menjembunjikan kesalahan dan
  25. dan mendidik kader²nja menarik peladjaran dari kesalahan² pekerdjaan Partai dan pandai memperbaikinja te-
  26. Indonesia adalah negeri burdjuis ketjil, artinja negeri, di-
  27. mana perusahaan pemilik² ketjil masih sangat banjak terda-
  28. pat, terutama pertanian perseorangan jg. kurang produktif.
  29. langan klas ini dan tidak dapat tidak, bahwa mereka jang
  30. 1. Hubungan kebenaran garis politik Partai de-
  31. krisis ekonomi jang terus-menerus. Djalan un-
  32. jat dan dua Partai jang besar, jaitu Sovjet Uni dan
  33. Marx, Engels, Lenin dan Stalin dan Fikiran Mau Tje-tung
  34. rintah mengambil sikap jang agak tegas terhadap kolonial-
  35. jah Republik Indonesia dan untuk membatalkan Uni Indo-

mi67N 167 N

Djalan ke

Demokrasi Rakjat

bagi ndonesia

D. N: Aidit

Djakarta 1955 Jajasan PEMBARUAN"

Nasional ke-V PKI dalan bulan Maret 1954) (Pidato sebagai laporan Central Comite kepada Kongres oleh : D.N. Aidit 长

bagi Indonesia

ke Demokrasi Rakjat

Djalan

1142122×

n167N

Kawan², pertama-tama saja mengutjapkan terimakasih kepada Partai kita, jang telah memberikan kehormatan kepada saja untuk menjampaikan laporan umum ini kepada Kongres Nasional Partai ke-V, Kongres jang ber- sedjarah ini. Kawan², banjak hal² jang sudah terdjadi sedjak Kongres Nasional Partai jang ke-IV, jang dilangsungkan 7 tahun jang lalu dikota Solo. Tentang ini pokok²nja sudah saja laporkan dalam pidato pembukaan Kongres. Saja tidak perlu mengulanginja lagi. Bahan² untuk Kongres Nasional ke-V sudah dimuat dengan lengkap dalam penerbitan resmi Partai, dalam PKI-Buletin nomer istimewa maupun dalam madjalah Bintang Meráh" beberapa bulan jang lalu. Bahan² ini djuga sudah dibrosurkan, dalam bahasa Indonesia maupun dlm. bahasa² daerah. Kawan² mendapat waktu jang tjukup untuk mem- peladjarinja. Tidak itu sadja, seluruh Partai kita sudah membitjarakannja dan mendiskusikannja, dan djuga sudah diusahakan menjampaikannja kepada Rakjat-banjak. Dengan demikian, kawan² datang kekongres ini tidak hanja membawa suara anggota dan tjalon-anggota Partai, tetapi djuga membawa fikiran dan kritik jang langsung datangnja dari Rakjat-banjak. Ini adalah penting, karena dengan begini kepcrtjajaan anggota, tjalon-anggota dan Rakjat-banjak kepada Partai kita mendjadi lebih besar. Saja kira pada tempatnja djika saja, atas nama Kongres kita ini, menjatakan terimakasih Partai kepada semua golongan dan orang jang sudah menjatakan pendapat dan kritiknja terhadap material Kongres kita, terutama terhadap Ren- tjana Program Partai. 5

6 7 djelek, dan industri² mereka terpaksa bekerdja dibawah kesempatan pendjualan dipasar dunia makin bertambah batnja, mereka kehilangan sumber² bahan jang bukan ketjil, djadjahan telah mempersempit pasar dunia kapitalis. Aki- perdjuangan kemerdekaan Rakjat djadjahan dan setengah-Asia dari dunia kapitalis dan bertambah menghebatnja Pembebasan diri beberapa negeri Eropa Timur dan berdaulat. mendirikan negara nasional sendiri jang merdeka dan djadjahan untuk mengusir kekuasaan² asing dan untuk perdjuangan kemerdekaan Rakjat djadjahan dan setengah- krasi Rakjat, berhubung dengan bertambah menghebatnja diri dari dunia kapitalis dan-mendirikan negara² Demo-dengan beberapa negeri Eropa Timur dan Asia melepaskan tingginja prestise internasional dari Sovjet Uni, berhubung seperti Inggris dan Perantjis, berhubung dengan bertambal dengan bangkrutnja ekonomi negara² imperialis di Eropa imperialis besar Djerman, Italia dan Djepang, berhubung sebelum perang, berhubung dengan hantjurnja tiga negara dalam kedudukan jang djauh lebih lemah daripada ketika Pada pertengahan tahun 1945 imperialisme dunia berada damaian dunia. djuangan kemerdekaan Rakjat dan perdjuangan untuk per- menundjukkan perkembangan jang menguntungkan per- krasi atas fasisme. Keadaan internasional sesudah perang Perang dunia ke-II berachir dengan kemenangan demo-

  1. Situasi Internasional Sesudah Perang Dunia ke-II
    Situasi Internasional 1

diberi pendjelasan tersendiri. mendjadi djelas. Mengenai bahan Kongres jang lain akan diberi nama Djalan Ke Demokrasi Rakjat Bagi Indonesia", fungsi daripada laporan umum, jang oleh Central Comite dimuat didalam Rentjana Program PKI. Dengan demikian. dan kedua, sebagai pendjelasan mengenai pokok² jang laporan umum tentang keadaan politik dan. organisasi, saja sampaikan ini mempunjai dua fungsi : pertama, sebagai djelasan. Oleh karena itulah, laporan umum jang akan kepada Kongres ini perlu diberi pendahuluan sebagai pen- jang sekarang dihidangkan sebagai material jang terpenting Central Comite berpendapat bahwa Rentjana Program Partai Komunis Indonesia. kemerdekaan Rakjat Indonesia dan bagi perkembangan terbukalah djalan jang lebar bagi perkembangan gerakan tentang garis organisasi Partai. Dengan ini berarti akan pengertian jang tepat tentang Program, tentang taktik dan mempersendjatai anggota² dan fungsionaris" Partai dengan kita. Dengan bahan² ini diharapkan Kongres akan dapat pokok dan jang penting mengenai pembangunan. Partai penting dari revolusi Indonesia dan semua masaalah jang akan membikin terang semua masaalah jang pokok dan jang ini dengan kejakinan, bahwa bahan² jang dihidangkan itu Central Comite menjampaikan bahan² kepada Kongres Kongres ini. progresif menjambut tiap" putusan jang nanti diambil oleh anggota, tjalon-anggota, pentjinta² Partai dan semua orang Dari sidang ini dapat kita bajangkan, betapa gembiranja

kapasitet. Keadaan ini lebih memperdalam krisis umum kapitalisme dunia. Rakjat Indonesia djuga ambil bagian jang penting dalam pergolakan besar dari tanah djadjahan dan setengah-djadjahan sesudah perang, dengan memproklamasikan Republik Indonesia jang merdeka, jang kemudian diikuti oleh peperangan jang sengit melawan tentara Djepang, Inggris dan Belanda jang mendapat bantuan sepenuhnja dari imperialisme Amerika. Selama perang dunia berdjalan imperialisme Amerika dapat menarik keuntungan se-banjak²nja dari darah dan djiwa ber-puluh² djuta manusia jang mendjadi korban selama perang. Oleh karena itulah Amerika keluar dari perang dunia jang dahsjat itu sebagai negeri imperialis jang paling kaja, jang kemudian menjebabkan negara² imperialis lainnja terpaksa tunduk dibawah kekuasaan dan pimpinan imperialisme Amerika. Sovjet Uni, pelopor dari kamp perdamaian dan Sosialisme, sekalipun menderita sangat banjak korban djiwa putera²nja jang terbaik dan korban harta-benda selama perang, keluar dari kantjah perang dunia ke-II dengan tenaga jang luarbiasa besarnja sebagai negara jang mendapat kemenangan jang gilang-gemilang. Kekuatan tentara dan Rakjat Sovjet, tidak hanja bisa mengusir dan mem- bersihkan kaum fasis dari negeri sendiri, tetapi djuga dengan gagahberani telah membebaskan negeri" di Eropa Timur dan beberapa negeri di Asia, dan memberikan kepada negeri² itu keleluasaan untuk berkembang menurut keinginan Rakjatnja masing². Djadi djelaslah, bahwa sesudah perang, dunia terbagi sebagai berikut: disatu fihak, bagian dunia jang terdiri dari negara² jang dikuasai oleh kaum imperialis dengan Amerika sebagai kepalanja. Difihak lain bagian dunia jang terdiri dari Sovjet Uni dan negara² Demokrasi Rakjat dimana dinjatakan dalam undang² dan dalam kehidupan se-hari², bahwa sumber segala kekuasaan ada pada Rakjat dan dimana kaum imperialis dan tuantanah dianggap sudah 8

tidak sah lagi. Ini jalah bagian dunia sosialis dan dunia Demokrasi Rakjat. Sifat perkembangan di-negeri² kapitalis, jang dipelopori oleh Amerika Serikat, berlainan sekali dengan perkembangan dinegeri sosialis dan di-negeri² Demokrasi Rakjat. Dunia kapitalis jang terdiri dari negeri² imperialis dengan segenap djadjahan dan daerah² pengaruhnja jang dikuasai dan dipimpin oleh imperialisme Amerika, adalah masja- rakat jang penuh dengan pertentangan² dan permusuhan2, baik permusuhan antara kaum kapitalis jang berkuasa dengan kaum buruh jang dihisap dan ditindas, permusuhan antara negeri imperialis dengan tanah² djadjahannja, mau- pun permusuhan antara kaum kapitalis sendiri satu sama lain. Dibagian dunia kapitalis ini, permusuhan² itu sedang berdjalan dengan hebatnja. Oleh karena itu, kekuatan dunia kapitalis bukannja kekuatan jang kokoh dan kompak berhubung dengan adanja pertentangan dikalangan imperialisme sendiri, pertentangan antara kekuatan imperialis jang berkuasa dengan gerakan kaum buruh jang demokratis dan jang bersatu dengan kekuatan jang kompak dari dunia demokratis dalam kamp dunia anti-imperialisme dan anti-perang. Pertentangan dan permusuhan antara negara² imperialis satu sama lainnja lebih² lagi melemahkan kamp dunia imperialisme dan perang. Salahsatu bentuk pertentangan dan permusuhan antara negara² imperialis jalah perang imperialis jang membawa kemiskinan, ke- sengsaraan dan kematian ber-djuta² manusia. Dalam bukunja Masaalah* Ekonomi Sosialisme di Uni Republik Sovjet Sosialis, Jusuf Stalin membantah pendapat jang mengatakan bahwa jang mendjadi basis hukum kapitalisme modern adalah keuntungan dalam ukuran biása. Itu tidak benar", kata Stalin. Bukan keuntungan dalam ukuran biasa, tetapi keuntungan maximumlah jang dituntut oleh kapital monopoli, jang dibutuhkannja untuk sedikit atau banjak meluaskan produksinja". Kapitalisme monopoli akan lebih tjepat sampai pada kehantjurannja, djika tidak ada djaminan mendapat keuntungan jang maximum. Oleh 9

11 Kenjataannja adalah tidak seperti jang dipropagandakan mimpin² Masjumi dan oleh kaum reaksioner lainnja pagandakan oleh kaum sosialis kanan Indonesia, oleh pe- oner lainnja diseluruh dunia, dan inilah djuga jang dipro- gandakan oleh kaum sosialis kanan dan oleh kaum reaksi- seperti pemerintah Amerika Serikat. Inilah jang dipropa- se-olah² Sovjet Uni djuga mendjalankan politik imperialis perdjuangan ini hanja kedua negara besar itu sadja dan damai", se-olah² jang berkepentingan dan terlibat dalam tentangan antara Amerika dan Rusia jang tidak kenal kenjataan dunia sekarang hanja berputar disekitar ,,per- selalu memutarbalikkan kenjataan dan menggambarkan Propaganda palsu kaum imperialis dan kakitangannja Sosialisme. mua bangsa, memperdjuangkan demokrasi, perdamaian dan perdjuangkan kemerdekaan nasional jang penuh bagi se- dan perang dengan kekuatan Rakjat sedunia jang mem- reaksioner jang mempertahankan penindasan kapitalisme menundjukkan adanja perdjuangan sengit antara kekuatan Kenjataan internasional seperti tersebut diatas djelas jang lebih tinggi. njempurnaan produksi jang terus-menerus atas dasar teknik peluasan produksi jang tak ter-putus² dan kemadjuan pe- ngenai kebutuhan² materiil dan kulturil, hanja mengenal krisis. Sosialisme hanja mengenal kepuasan maximum me- produktif daripada masjarakat jang djuga disebabkan oleh jang timbul periodik, tidak mengenal penghantjuran tenaga² teknik jang ter-putus2 berhubung dengan adanja krisis nusia, tidak mengenal krisis, tidak mengenal perkembangan ngenal keuntungan maximum bagi segolongan ketjil ma- formulasi ini mendjadi djelas, bahwa Sosialisme tidak me- menerus atas dasar teknik jang lebih tinggi". Dengan peluasan dan penjempurnaan produksi sosialis jang terus-menerus meningkat daripada seluruh masjarakat melalui mum daripada kebutuhanª materiil dan kulturil jang terus-besar diformulasi sbb. :Djaminan kepuasan setjara maxi- hukum jang pokok daripada Sosialisme bisa setjara garis

10 njatakan, bahwa sifat² dan sjarat² jang penting daripada Stalin dalam bukunja jang telah disebutkan diatas me- atas dasar hubungan normal antara kedua negara'. an antara Amerika Serikat dan Sovjet Uni bisa didjamin pentingan keamanan internasional, kepentingan perdagang-Sovjet Uni. Kepentingan keamanan kedua negara dan ke- haruskan adanja bentrokan antara Amerika Serikat dan berpendapat bahwa tidak ada dasar³ objektif jang meng- nja kedua sistim hidup berdampingan setjara damai. Kita dulu berpendirian dan sekarang djuga berpendirian perlu- tentangan antara Amerika Serikat dan Sovjet Uni. Kita dikatakannja : Ini djuga berlaku mengenai soal jang ber- bersama antara negara³ jang bersangkutan". Selandjutnja tidak bisa dipetjahkan setjara damai dengan persetudjuan ada pertikaian atau soal jang belum diselesaikan, jang berpegang teguh pada pendirian bahwa sekarang tidak Kawan Malenkov antara lain mengatakan : Kita tetap muka sidang Sovjet Tertinggi dalam bulan Agustus 1953. rang, seperti jang didjelaskan oleh Kawan Malenkov di- hendaki, tidak mempunjai niat dan tidak menjetudjui pe- dunia demokrasi tidak membutuhkan perang, tidak meng- dasar politik jang tjinta-damai. Sovjet Uni dan seluruh dan tidak mengandung benih² perang, ia madju terus atas Sebaliknja dunia demokrasi tidak membutuhkan perang untungan jang se-tingginja". ekonomi nasional jang digunakan untuk mendapatkan ke- nja dengan djalan peperangan dan militerisasi daripada negeri lain, terutama negeris jang terbelakang, dan achir- budakan dan perampokan jang sistimatis daripada Rakjat besar dari Rakjat negeri jang bersangkutan, melalui per- exploitasi, kerusakan dan kemelaratan daripada sebagian minan keuntungan kapitalis jang maximum dengan djalan modern dapat setjara garis besar diformulasi sbb. : Dja- daripada hukum ekonomi jang pokok daripada kapitalisme rialisme. Menurut Stalin sifat² dan sjarat² jang penting maximum adalah perdjuangan hidup atau mati bagi impe- karena itu, perdjuangan untuk mendapat keuntungan jang

oleh kaum reaksioner didalam dan diluarnegeri. Dari luar memang kelihatan se-olah² hubungan antara Amerika dengan negeri² kapitalis jang dikuasainja adalah berdjalan dengan baik dan lantjar sadja. Tetapi kita akan salah djika kita hanja melihat dari luarnja sadja, djika kita tidak melihat kekuatan² jang saling bertentangan jang ada didalamnja. Tepat sekali apa jang dikatakan oleh Stalin, bahwa walaupun negeri Eropa Barat, Djepang dan negeri² kapitalis lainnja sudah djatuh kedalam kekuasaan Amerika Serikat, tetapi adalah keliru sekali djika mengira bahwa negeri² ini akan membiarkan sadja kekuasaan dan tindasan jang terus-menerus dari Amerika Serikat, djika mengira bahwa mereka tidak akan mentjoba melepaskan diri dari ikatan Amerika dan menempuh djalannja-sendiri, djalan perkembangan jang bebas. Hal ini sudah dibuktikan dalam perkembangan se-hari² daripada hubungan Amerika Serikat dengan negeri² jang dikuasainja, jang makin hari makin nampak dan makin keras pemberontakan²" negeri² jang dikuasai dan dipimpin oleh Amerika terhadap Amerika sendiri. Ini bukti tentang tidak benarnja keterangan jang mengatakan bahwa tidak mungkin timbul perang antara negeri² kapitalis sendiri. Setjara teoritis, tentu sadja pertentangan² antara kapitalisme dan sosialisme adalah lebih tadjam daripada pertentangan² antara negeri kapitalis. Ini adalah benar, sebelum maupun sesudah perang dunia kedua. Tetapi sedjarah telah membuktikan kepada kita, bahwa perang dunia kedua tidak dimulai sebagai perang dengan Sovjet Uni, tetapi dimulai sebagai perang antara negeri² kapitalis. Didunia kapitalis tidak ada ketenteraman hidup karena pertentangan dan permusuhan klas tidak mendjamin adanja hidup tenteram dan damai bagi manusia. Penghisapan, penindasan, permusuhan, pengrusakan dan perang adalah kenjataan² jang spesifik daripada masjarakat dunia kapitalis. Sebaliknja, kemadjuan jang terus-menerus dalam kekuatan ekonomi nasional dan dalam kehidupan materiil dan kulturil daripada Rakjat adalah kenjataan² jang spe- 12

sifik daripada dunia Sosialis dan Demokrasi Rakjat. Saling membantu setjara djudjur dan persamaan hak antara bangsa², dan persatuan jang kokoh antara pemerintah dan Rakjatnja, membikin dunia Sosialis dan Demokrasi Rakjat mendjadi benteng raksasa jang tidak mungkin dihantjurkan. Terbaginja dunia dalam dua kamp, jaitu kamp kapitalis disatu fihak dan kamp Sosialis dan Demokrasi Rakjat difihak lain, berarti djuga adanja dua matjam kesatuan ekonomi dan dua matjam pasar dunia. Disatu fihak pasar dunia kapitalis jang terdiri dari negara² imperialis dengan daerah pengaruhnja dan negeri² djadjahan dan setengah- djadjahan jang dikuasainja, dan difihak lain pasar dunią demokratis jang terdiri dari Sovjet Uni, RRT dan negara² Demokrasi Rakjat lainnja. Kedua pasar diatas mempunjai sifat dan perkembangan- nja sendiri. Pasar dunia kapitalis makin lama makin dikuasai oleh imperialisme Amerika jang paling kaja dan oleh karena itu paling kuasa. Dengan djalan menekan atau mematikan imperialisme negeri² lain dan dengan memperhebat penghisapan dan penindasan terhadap kaum buruh dan Rakjat di-negeri² imperialis lainnja, kaum imperialis Amerika berusaha untuk lebih memperkaja diri lagi. Apa jang dinamakan bantuan" oleh Amerika kepada negeri² jang ekonominja lemah, tidak menimbulkan kerdjasama jang baik antara Amerika dengan negeri² jang dibantu", tetapi sebaliknja malahan menimbulkan perlawanan dan ,,pemberontakan". Seorang anti-Komunis seperti Clement Attlee, pemimpin Partai Buruh Inggris, menentang politik ,,bantuan" Amerika dengan slogannja Dagang, bukan bantuan" ("Trade, not aid"). Slogan Attlee bukan ditimbulkan oleh karena persetudjuannja pada politik Komunis jang me- lawan politik bantuan" Amerika, tetapi adalah se-mata² timbul karena kepentingan ekonomi imperialisme Inggris sendiri, jang oleh politik bantuan" Amerika mendapat tekanan² jang keras sehingga tidak bisa berkembang dengan bebas. 13

15 Tiongkok. Pidato Profesor Dr. Prijono dan pidato beberapa kepada Tentara Rakjat Korea dan Tentara Sukarela rimakasih dan rasa hormat kepada Rakjat Korea, dengan penuh rasa kegembiraan dan penuh rasa te- jat Indonesia menjambut gentjatan sendjata di Korea Bersama-sama dengan Rakjat seluruh dunia, Rak- an tanahair tetangganja dan untuk perdamaian dunia. djuang mati²an dan dengan gagahberani untuk kemerdeka- dan keperwiraan Tentara Sukarela Tiongkok jang ber- dilupakan oleh sedjarah umatmanusia tentang keksatriaan diri difihaknja. Sangat mengharukan dan tak mungkin menarik perhatian seluruh dunia kemanusiaan untuk ber- jang meliputi massa jang sangat luas. Rakjat Korea telah kekuatan raksasa, melahirkan keberanian dan heroisme sional dan perdamaian dari sesuatu negeri telah melahirkan menundjukkan bahwa kesetiaan kepada kemerdekaan na- vensionis dan orang² sewaan klik Syngman Rhee telah belaka. Perdjuangan Rakjat Korea terhadap kaum inter-Rakjat Korea jang gagah berani mendjadi impian kosong ini, keinginan imperialisme Amerika untuk menundukkan perbuatan²nja jang diluar batas perikemanusiaan. Dengan sehingga dapat memaksa kaum agresor menghentikan djuta² Rakjat jang sudah demikian besar kekuasaannja sedunia, satu kemenangan dari keinginan damai dari ber- suatu kemenangan besar daripada gerakan perdamaian damaian jang sudah lebih dari tiga tahun. Ini adalah tjatan sendjata di Korea sebagai hasil pekerdjaan per-Rakjat diseluruh dunia menjambut dengan gembira gen- rang dunia baru. jang tegang, untuk perdamaian dan untuk mentjegah pe- dalam perdjuangan untuk meredakan keadaan internasional RRT dan dari seluruh kamp perdamaian dan demokrasi karakterisasi oleh kemenangan² besar dari Sovjet Uni, dari Dalam keadaan sekarang situasi internasional sangat di- mai Umatmanusia Atas Kaum Agresor

  1. Beberapa Kemenangan Besar Daripada Keinginan Da-
    14

dekaan Rakjat, gerakan demokrasi dan perdamaian.

tetapi sebaliknja, sangat menguntungkan gerakan kemer- kan kaum kapitalis monopoli dan seluruh kaum reaksi, ke-II, perkembangan jang sudah terang tidak menguntung-Demikianlah perkembangan dunia sesudah perang dunia provokasi timbulnja perang dunia baru. terhadap negeri² jang dikuasainja dan terus-menerus mem- karena itu terus-menerus melakukan tindakan² kekerasan Amerika takut adanja persaingan setjara damai, dan oleh negeri manapun djuga, termasuk dengan Amerika Serikat. hubungan dagang internasional jang normal dengan semua jang njata untuk memperbaiki kembali dan memperluas Uni dan negara² Demokrasi Rakjat mengambil tindakan² dunia Sosialis dan Demokrasi Rakjat. Sebaliknja, Sovjet mengadakan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan blokadenja melarang negeri² dari dunia kapitalis untuk Imperialisme Amerika, dengan politik embargo dan Rakjat. batin antara negara² dari kamp Sosialis dan Demokrasi memperkokoh dan menguatkan persekutuan lahir dan sing² -negeri, makin lama bertambah erat sehingga makin gangan, dilapangan pembangunan ekonomi nasional ma- antara semua bangsa dilapangan kebudajaan dan perda- kapitalisme, kerdjasama jang djudjur dan sukarela Sebaliknja daripada apa jang terdjadi dalam kamp lumrah dan meradjalela dalam dunia imperialis. padjak, merosotnja upah riil, dll, adalah kedjadian² jang militer. Pengangguran, kenaikan harga barang², kenaikan menguasai lapangan ekonomi dan politik, tetapi djuga Amerika menguasai negeri² jang dibantu", bukan sadja setjara besar²an. Bukan itu sadja! Dengan bantuan" itu perluas ekonomi perang dan pembikinan alat² pembunuh nerima bantuan" itu, akan tetapi digunakan untuk mem- menuhi kebutuhan hidup Rakjat daripada negeri jang me- untuk memulihkan ekonomi damai, ekonomi untuk me-Apa jang dinamakan bantuan" Amerika itu bukanlah

pemuka Rakjat lainnja pada malam Menjambut Gentjatan Sendjata Di Korea dalam bulan Agustus 1953, adalah pernjataan rasa gembira, rasa terimakasih dan rasa hormat Rakjat Indonesia kepada Rakjat Korea. Sebagaimana djuga di-negeri² lain, di Indonesia hanja kaum reaksioner jang sangat djahat jang tidak ikut bergembira dengan tertjapai- nja gentjatan sendjata di Korea. Dengan kemenangan gemilang dari dunia damai difront Korea, Kawan Malenkov antara lain berkata dalam sidang Sovjet Tertinggi dalam bulan Agustus 1953: Kami, Rakjat Sovjet, mengharap dengan sangat agar kehidupan Rakjat Korea jang gagahberani bisa berkembang dalam keadaan damai. Sovjet Uni akan membantu Rakjat Korea untuk menjembuhkan luka jang berat jang disebabkan oleh perang. Pemerintah sudah memutuskan untuk memberikan satu miljard rubel (1.000.000.000 rubel; 1 rubel sama dengan kira² 3 rupiah) untuk membangunkan kembali ekonomi Korea jang rusak". Sebagaimana kita ketahui usul

pemerintah Sovjet Uni ini diterima dengan suara bulat

oleh Sovjet Tertinggi.

Apa jang terdjadi di Korea adalah kedjadian dibahagian

Timur dari dunia. Dibahagian Barat dari dunia keinginan damai djuga telah mendapat kemenangan dengan menggagalkan avontur provokatif dari imperialisme Amerika di Berlin dalam bulan Djuni 1953. Organisator² dari perbuatan provokatif di Djerman bertudjuan menghantjurkan kekuatan demokrasi di Djerman, menghantjurkan benteng kekuatan tjinta-damai dari Rakjat Djerman, jaitu Republik Demokrasi Djerman. Mereka mau mengembalikan Djerman mendjadi Djerman dizaman Hitler, mendjadikan Djerman suatu negara militer dan menghidupkan kembali biangkeladi peperangan di-

djantung Eropa. Hal ini tidak boleh terdjadi, oleh karena

itu ia harus ditindas dan achirnja memang dapat ditindas. Kalau tidak segera ditindas maka kedjadian di Berlin akan mempunjai akibat internasional jang besar dan akan membawa bentjana, tidak hanja bagi Rakjat Djerman, 16

tetapi djuga bagi seluruh dunia. Kedjadian di Berlin bulan Djuni 1953 hanjalah satu tjara imperialisme Amerika mem- provokasi perang baru. Makin banjak kemadjuan² jang dapat ditjapai oleh ge- rakan demokrasi dan perdamaian untuk meredakan kegentingan internasional, makin terdjepitlah kedudukan kaum penghasut² perang dan ini membikin mereka makin ber- tambah matagelap. Dengan segenap kekuatannja mereka mentjoba menggagalkan usaha² untuk meredakan kegentingan internasional. Inilah jang mendjadi sebab mengapa gentjatan sendjata di Korea tadinja terus-menerus diundur, jang mendjadi sebab ditjiptakannja batulontjatan perang dunia baru di Djerman dan di Djepang, jang menjebabkan terdjadinja coup atau pertjobaan coup dibeberapa negeri, jang menjebabkan provokasi² di-negeri² jang termasuk kamp demokrasi dan jang menjebabkan digunakannja po- litik bom atom jang bersifat santase (pemerasan). Golongan agresor dengan keras melawan tiap² usaha untuk meredakan kegentingan internasional. Mereka takut pada keredaan internasional, karena djika ini terdjadi maka mereka akan terpaksa mengurangi perdagangan sendjata mereka jang memberi keuntungan luarbiasa pada radja² meriam mereka. Mereka takut kehilangan keuntungan mereka jang luarbiasa besarnja. Untuk mentjegah keredaan kegentingan internasional, Amerika tidak hanja tidak menarik kembali tentaranja dari daerah² jang didudukinja, seperti Djerman, Austria, Djepang, Korea Selatan dsb.nja, tetapi djuga maláhan memperkuat pendudukannja di-negeri² tsb. dan menempat- kan pasukan²nja di-negara² seperti Inggris, Perantjis dan negara² Eropa Barat lainnja. Amerika berbuat bertentangan dengan ketentuan² Piagam PBB, perdjandjian Potsdam dan perdjandjian² internasional lainnja jang dimaksudkan untuk memperkokoh perdamaian. Lebih djauh lagi, Amerika malahan terang²an melanggar semua perdjandjian perdamaian dengan mendirikan blok² agresif seperti blok Pakt Atlantik (NATO) jang dimaksudkan untuk memper- 17

ini merupakan pukulan besar bagi kaum imperialis, berarti nja pekerdjaan melikwidasi perbuatan kaum pengchianat agen² imperialis jang djahat ini dapat dilikwidasi. Berhasil- kitangannja jang tersebar di-mana². Di-mana² perbuatan pengchianat Beria, telah terbongkar rahasianja beserta ka-Belakangan ini agen terbesar dari imperialisme dunia, jaitu dan banjak lagi perbuatan mereka jang kedji dan kotor. di Polendia Kostov di Bulgaria Tjekoslowakia,

Gomulka

seperti Tito di Jugoslavia, Rajk di Hongaria, Slanski di reka dibuktikan oleh perbuatan agen² imperialis Amerika negara² Demokrasi Rakjat. Kekedjian dan kedjahatan me- kan ekonomi dan hidup damai Rakjat Sovjet Uni dan dan seperti jang banjak mereka lakukan untuk mengatjau- dengan provokasi fasis di Berlin dalam bulan Djuni 1953 untuk mengulanginja ber-kali² seperti jang telah terdjadi tidak segan² untuk mengadakan teror dan provokasi dan anti-Rakjat dan anti-damai jang kedji dan djahat. Mereka sebaliknja, mereka akan meneruskan pekerdjaannja jang musuh² kemanusiaan tidak akan menjerah setjara sukarela, waspada lagi. Kita harus ingat, bahwa musuh² Rakjat dan jang sehat ini. Keadaan ini mengharuskan kita untuk lebih tenaganja berusaha untuk mentjegah perkembangan kearah kekuatan reaksioner terus-menerus dan dengan segenap madjuan demokrasi dan perdamaian, tetapi disamping itu pada saat² jang terachir ini adalah sangat baik bagi ke- saat² jang terachir ini. Perkembangan keadaan internasional Demikianlah setjara singkat keadaan internasional pada karang dilakukan oleh kekuatan² agresif". dan provokasi jang begitu sistimatis sebagaimana jang se- tangan jang begitu kasar dalam soal² intern negara² dan ngenal aktivitet subversif jang demikian luasnja, tjampur kán : Sedjarah hubungan internasional belum pernah me- giatan kekuatan² agresif sekarang ini antara lain mengata-Agustus 1953, Kawan Malenkov berhubung dengan ke-Dalam pidatonja dimuka Sovjet Tertinggi dalam bulan dan segala matjam lagi adalah untuk mengabdi politik ini. ternasional dan apa jang dinamakan ,siasat perang dingin"

18 dan melandjutkan politiknja jang agresif. Provokasi² in- bentjana bagi dirinja. Mereka memilih djalan avontur lihat keredaan kegentingan internasional sebagai suatu meriam dan avonturir politik internasional. Mereka me- internasional guna kepentingan beberapa gelintir radja kerdjalah satu kekuatan lain untuk mempertegang situasi djuan² jang ditjapai oleh kekuatan perdamaian dunia, be-Mendjadi djelaslah sekarang, bahwa disamping kema- memerintahkan perebutan kekuasaan. bangsa ini, pemerintah Amerika menjiapkan dan achirnja jaan". Takut akan adanja hubungan sukarela antara kedua jang baik, djalan peluasan hubungan ekonomi dán kebuda-Sovjet-Iran akan madju melalui djalan hubungan tetangga bergantung kepada pemerintah Iran apakah hubungan memadjukan perdagangan antara kedua negeri. Adalah tjapai persetudjuan jang saling menguntungkan dalam soal ini akan berhasil. Tidak berapa lama jang lalu telah ter- lain mengatakan tentang ini : ,Kami harap pembitjaraan dimuka Sovjet Tertinggi dalam bulan Agustus 1953 antara pemerintah Mossadeq. Kawan Malenkov dalam pidatonja ada pembitjaraan antara pemerintah Sovjet Uni dengan me, Fazlollah Zahedi. Peristiwa ini terdjadi ketika sedang an oleh agen imperialis Amerika, seorang penganut fasis-negeri Iran, dan achirnja menimbulkan perebutan kekuasa-Iran telah menimbulkan ketegangan jang besar didalam-Rakjat Vietnam jang tjinta-damai. Kegiatan² Amerika di djatanja kepada imperialisme Perantjis untuk membunuh Amerika nampak difront Vietnam dengan mendjual sen- pengchianatan jang besar terhadap perdamaian. Kegiatan tudjuan defensif, tetapi jang sebenarnja adalah merupakan dinjatakan kepada dunia sebagai blok² jang mempunjai sudkan sematjam NATO bagi daerah Asia. Semua blok itu di Eropa, dan seperti ANZUS dan Pakt Pasifik jang dimak- kan kembali tentara fasis Djerman bagi keperluan agresinja Tentara Eropa"-nja jang dimaksudkan untuk menghidup- mereka namakan Masjarakat Pertahanan Eropa" dengan siapkan agresi baru terhadap Sovjet Uni, seperti apa jang

kaum imperialis kehilangan kakitangannja jang penting. Semuanja harus mendjadi peringatan bagi gerakan Rakjat, nasional maupun internasional. Kaum reaksi jang di-mana² berada dalam keadaan ter- djepit tidak bisa mengambil djalan lain, ketjuali djalan inti- midasi, provokasi, sabot, santase, teror dan achirnja coup d'état. Ini kita lihat diluarnegeri dan kita lihat di Indonesia sendiri. Oleh karena itulah semuanja bukan soal teoritis lagi bagi Rakjat Indonesia, tetapi sudah mendjadi soal praktis.

  1. Perdjuangan Rakjat Indonesia Untuk Perdamaian Keadaan internasional seperti tersebut diatas meletakkan kewadjiban jang berat diatas pundak tiap² bangsa jang tjinta demokrasi dan perdamaian, djadi djuga diatas pundak bangsa Indonesia. Rakjat Indonesia tidak boleh bersikap netral" terhadap soal damai dan perang. Sikap ,,netral" adalah menguntung- kan penghasut perang dan melemahkan perdjuangan untuk perdamaian, karena dengan bersikap netral" kita tidak mungkiņ memobilisasi massa untuk menentang perang dan membela perdamaian dengan mati®an. Di Indonesia ada dua matjam sikap netral" atau bebas" terhadap kekuatan perdamaian jang dipelopori oleh Sovjet Uni dan kekuatan jang hendak menimbulkan perang dunia jang baru jang dipelopori oleh imperialisme Amerika Serikat. Sikap netral" atau bebas" jang pertama jalah jang dilakukan dengan sedar untyksnenipu oleh agen² imperialis, seperti oleh pemimpin² sosialis kanan dan pemimpin² Masjumi. Mereka mengetahui, bahwa mereka akan men- dapat tentangan jang keras dari Rakjat Indonesia, djika mereka terang²an menjetudjui perang dan terang²an me- mihak Amerika Serikat. Oleh karena itu mereka memakai kedok netral" atau bebas". Pemimpin² Masjumi Suki- man-Subardjo-Wibisono jang melakukan Razzia Agustus 20
    atas perintah imperialisme Amerika mentjantumkan dalam program pemerintahnja politik luarnegeri jang bebas". Demikian djuga kaum sosialis kanan ngomong tentang politik netral", politik ,bebas" atau politik ,kekuatan ketiga" untuk menutupi pengabdiannja jang setia kepada imperialisme. Makin lama makin djelas bagi Rakjat Indonesia apa artinja politik luarnegeri jang netral" atau bebas" daripada pemimpin² PSI, Masjumi dan pemimpin² reaksioner lainnja. Sikap netral" atau bebas" sematjam ini harus kita telandjangi dan kita kupas maksud² jang se- sungguhnja, agar tidak mendjadi ratjun bagi Rakjat. Sikap netral" atau ,,bebas" jang kedua jalah sikap dari orang² jang karena tidak mengerti, karena naif, mengira bahwa ada kekuatan gaib jang bisa berdiri diantara damai

dan perang. Golongan jang bersikap netral" atau bebas"

karena tidak mengerti atau karena naif itu sangat banjak dikalangan bangsa kita, djuga banjak terdapat dikalangan Rakjat biasa. Terhadap golongan jang tidak mengerti atau naif ini, kaum Komunis harus bersikap sabar dalam mejakinkan mereka. Kita harus mejakinkan mereka, bahwa sikap mereka jang bimbang adalah merugikan perdamaian dan merugikan Indonesia. Dengan sikap bimbang kekuatan raksasa daripada Rakjat tidak mungkin dibangunkan untuk membela perdamaian dunia dan membela suasana damai di Indonesia. Tiap² akibat sikap mereka jang bimbang jang sudah terbukti merugikan perdamaian dunia dan merugikan suasana damai di Indonesia harus segera dikupas dan sikap mereka jang ternjata keliru itu harus dikritik. Politik perdamaian, sebagaimana dikatakan oleh Kawan Malenkov, se-kalis bukanlah soal ,taktik" atau manuvre diplomatik", melainkan garis umum kita dilapangan politik luarnegeri, djadi satunja garis jang benar bagi Partai kita disaat sekarang dan seterusnja. Apakah tudjuan gerakan perdamaian itu? Jusuf Stalin dalam bukunja Masaalah² Ekonomi Sosialisme di Uni Re- publiks Sovjet Sosialis mendjelaskan bahwa tudjuan gerakan perdamaian sekarang ini jalah membangkitkan massa 21

23 bagi perdamaian dunia dan bagi Indonesia sendiri. nasional tiap² bangsa adalah mempunjai arti jang penting Maroko, Tunisia, Kenya, Iran dl., karena kemerdekaan dilakukan oleh Rakjat Malaja, Filipina, Birma, Siam, India, jat untuk mentjapai kemerdekaan jang penuh seperti jang Rakjat Indonesia harus menjokong tiap² perdjuangan Rak-Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia, mesti diperbanjak. tara bangsa², penukaran delegasi² Rakjat antara negara² perkuat hubungan persaudaraan dalam suasana damai an- tjampurtangan dalam soal² intern negara lain. Untuk mem- kan persamaan dan saling menguntungkan serta sonder Barat dan Timur, antara semua negara didunia berdasar- bungan dagang internasional jang normal dan bebas antara Indonesia harus memperdjuangkan terselenggaranja hu-Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia, tjinta-damai. djarnja dalam pergaulan bangsa² jang demokratis dan kian bangsa Djerman akan menempati tempat jang sewa- politik imperialisme Amerika di Djerman. Dengan demi- sudah delapan tahun terus-menerus di-tunda² sadja oleh ini harus segera diadakan perdjandjian perdamaian jang manapun djuga. Dengan negara Djerman jang demokratis bangsa Djerman sendiri sonder tjampurtangan negara asing jang demokratis dengan satu pemerintah nasional dari dipersatukan setjara damai dalam satu negara Djerman Djerman, seluruh wilajah dan Rakjat di Djerman harus pang. Untuk mentjegah timbulnja kembali militerisme di pang, untuk mentjapai kemerdekaan jang penuh bagi Dje-RRT, jang sangat penting bagi kehidupan ekonomi Dje- dengan semua negeri, terutama dengan Sovjet Uni dan hubungan diplomatik dan hubungan dagang jang normal ekonomi dari imperialisme Amerika, untuk mengadakan djuang untuk melepaskan diri dari ikatan politik dan tang pendudukan tentara Amerika ditanahairnja, jang ber- njatakan diri bersatu dengan Rakjat Djepang jang menentang timbulnja kembali militerisme di Djepang, kita me-

22 dibangunkan oleh imperialisme Amerika. Dalam menen- militerisme Djepang dan Djerman jang sekarang sedang kita harus menentang dan mentjegah timbulnja kembali Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia, jang tjinta-damai dapat hidup bebas dan sedjahtera. dilaksanakan difront Vietnam, agar seluruh Rakjat Vietnam angkan supaja apa jang sudah tertjapai di Korea djuga nasional Korea jang demokratis. Kita harus memperdju- mendjadi satu negara dibawáh pimpinan satu pemerintah supaja seluruh wilajah Korea dipersatukan setjara damai semua tentara asing jang ada diwilajah Korea ditarik dan jang telah tertjapai di Korea dengan menuntut supaja kita harus meluaskan dan mengkonsolidasi perdamaian Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia gara² jang bersangkutan. diselesaikan setjara damai dengan perundingan antara ne- persoalan dan pertikaian internasional jang tidak dapat Kita harus berpegang teguh pada prinsip, bahwa tidak ada harus mentjegah Indonesia terseret kedalam peperangan. tenaga mentjegah timbulnja bahaja perang jang baru. Kita Diatas se-gala²nja Rakjat Indonesia harus dengan sekuat untuk Indonesia dan Rakjat Indonesia. gerakan perdamaian adalah per-tama untuk kita sendiri, dulu untuk menguasai negeri® lain jang lemah. Makaitu perangnja, imperialisme Amerika berkepentingan terlebih Demokrasi Rakjat, karena dalam menjiapkan kekuatan Indonesia daripada mengantjam Sovjet Uni dan negeri* kita harus insaf, bahwa bahaja perang lebih mengantjam Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia dan kepertjajaan apapun. se-luas²nja, jang meliputi se-luas²nja golongan dari aliran itu gerakan perdamaian mesti merupakan gerakan jang tudjuan demokratis untuk memelihara perdamaian". Maka dan mendirikan Sosialisme — ia membatasi diri kepada gerakan ini bukanlah untuk menumbangkan kapitalisme mentjegah perang dunia jang lain", dan bahwa tudjuan Rakjat untuk berdjuang guna memelihara perdamaian dan

Dalam hubungan dengan membela perdamaian dunia, kita harus menentang keras politik Belanda jang tidak tahu malu terhadap Irian Barat, wilajah jang sah dari Republik Indonesia. Laporan tahunan kementerian luarnegeri Belanda dan keterangan ratu Juliana jang disampaikan dalam pembukaan parlemen Belanda tanggal 15 September 1953 menjatakan, bahwa pemerintah Belanda tidak melihat fae- dahnja untuk memulai lagi perundingan dengan Indonesia mengenai status Irian Barat. Dengan perkataan lain pemerintah Belanda tidak lagi menganggap Irian Barat sebagai daerah sengketa antara Belanda dan Indonesia. Ini adalah bukti jang se-njata²nja bahwa imperialisme Belanda seenaknja sadja melanggar perdjandjian jang sudah dibikin- nja dengan Indonesia, bahwa imperialisme Belanda dengan bantuan sepenuhnja dari imperialisme Amerika tetap mas meneruskan kolonialisme model lama di Irian Barat. Pada- hal bagi Indonesia, djika Belanda terus berkuasa di Irian Barat adalah merupakan antjaman pistol jang terus-menerus ditudjukan kepada Republik Indonesia. Pelaksanan daripada semua tindakan² kearah perdamaian akan lebih mudah apabila badan internasional PBB selekasnja dapat dipulihkan kembali kepada fungsinja jang semestinja seperti jang tersebut dalam Piagam Bangsa². Badan internasional ini harus bisa kembali mendjadi alat dan tempat untuk menjelesaikan semua persoalan dan pertikaian internasional setjara damai. Praktek sampai sekarang, dimana PBB praktis mendjadi embel² dari kementerian luarnegeri Amerika Serikat, harus dihentikan se- lekas²nja. Seorang anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, D. Jay namanja, karena melihat kedudukan PBB jang dikangkangi oleh Amerika, telah mengatakan kepada koresponden AFP, dalam hubungan dengan gentjatan sendjata di Korea dan pemasukan RRT kedalam PBB, bahwa Rakjat Inggris umumnja telah memutuskan untuk tidak ikutserta dalam suatu peperangan umum melawan RRT. Mereka menghendaki agar PBB mendjadi mimbar untuk menjelesaikan pertikaian² dan untuk mempertegak 24

nukum, tapi bukan untuk mendjadi ,club anti-kormunis'" (berita AFP tanggal 17 September 1953). Utjapan anggota Partai Buruh ini tidak boleh kita pandang sebagai per- setudjuannja kepada Komunisme, tetapi se-mata² didorong oleh keadaan ekonomi di Inggris jang makin lama makin bangkrut karena ditekan terus-menerus oleh Amerika. Sjarat jang penting bagi PBB, djika ia hendak kembali kepada kedudukannja jang semestinja, jang sesuai dengan Piagam Bangsa², jalah memberikan kedudukan jang se- wadjarnja sebagai anggota PBB kepada RRT jang mc- wakili lebih dari 600 djuta manusia, dan mengeluarkan klik Kuomintang jang sampai sekarang dengan tidak sah duduk dalam badan internasional itu. Satu faktor jang menentukan bagi terlaksananja sernua tjita² umatmanusia jalah, djika mengenai semua soal internasional ada kata sepakat antara negara" besar Amerika Serikat, Sovjet Uni, RRT, Inggris dan Perantjis. Oleh karena itu, perdjuangan untuk mentjapai Pakt Perdamaian antara Lima Besar adalah perdjuangan jang penting dan bersifat menentukan. Rakjat Indonesia akan mendapat manfaat jang besar djika pemerintah Indonesia — jang sekarang sampai batas² tertentu mendapat sokongan Rakjat — konsekwen men- djalankan politik perdamaian dan konsekwen men- djalankan ,,good neighbour policy" (politik hubungan baik dengan negeri tetangga) jang telah dipraktekkan dengan Filipina, Birma, India dll., serta djuga meluaskan prinsip ini dengan tetangga kita jang besar, jaitu RRT, dan dengan tetangga kita jang gagahberani Republik Demokrasi Rakjat Korea dan Republik Demokrasi Vietnam. Pelaksanaan dari politik luarnegeri ini hanja akan menguntungkan Rakjat Indonesia dan menempatkan Republik Indonesia pada tempatnja jang terhormat dalam pergaulan dan hubungan internasional.

26 27 hasil dalam mempertahankan pengawasannja di Indonesia, Dengan persetudjuan KMB imperialisme Belanda ber- dalam sedjarah bangsa Indonesia. belaka, adalah sandiwara sę-besar²nja jang pernah terdjadi keradjaan Belanda kepada Indonesia adalah hanja lamunan latan" jang diberikan berdasarkan persetudjuan KMB oleh seluruh bangsa mengetahui, bahwa penjerahan kedau- jang pahit menanggung akibat persetudjuan KMB. Achirnja demokratis lainnja dan berkat pengalaman Rakjat sendiri an² jang diberikan oleh kaum Komunis dan oleh golongan² sioner dalamncgeri ini terbongkar djuga, berkat penerang- lama-kelamaan tipudaja kaum imperialis dan kaum reak- ,lenjapnja kekuasaan kolonial atas Indonesia". Tetapi Hatta jang mengatakan, bahwa persetudjuan KMB berarti Pada permulaannja banjak orang jang pertjaja pada dan keradjaan Belanda. dasar kedudukan jang sama antara Republik Indonesia persetudjuan kolonial, persetudjuan jang tidak dibikin atas Sultan Abdul Hamid dengan pemerintah Belanda adalah bahwa persetudjuan KMB jang dibikin oleh Hatta dan Rakjat dengan terus-menerus dan dengan tidak djemu²nja, Sudah tiga setengah tahun PKI me-nerangkan kepada si Rakjat djahan Dan Menggantikannja Dengan Sistim Demokra- ngatasinja Jalah Melikwidasi Keadaan Setengah-dja- sis Ekonomi Jang Terus-menerus. Djalan Untuk Me-

  1. Indonesia Setengah-djadjahan Membawa Akibat Kri-Situasi Dalamnegeri Indonesia
    ⅡI

Indonesia. lain jang merusak kemerdekaan dan suasana damai di setudjuan² jang diadakan antara Indonesia dengan negara²

5) Memperdjuangkan pembatalan perdjandjian² dan per-
RRT, Inggris dan Perantjis). damaian antara Lima Besar (Amerika Serikat, Sovjet Uni, anggota PBB, dan memperdjuangkan tertjapainja Pakt Per-perdamaian; memperdjuangkan masuknja RRT sebagai ngan Piagam Bangsa®, jaitu sebagai alat umatmanusia untuk

4) Memperdjuangkan supaja kedudukan PBB sesuai de-
perang baru di Djerman. Djerman dan melawan provokasi untuk menimbulkan nam; menentang timbulnja militerisme di Djepang dan sudah tertjapai difront Korea djuga tertjapai difront Viet- rea dan memperdjuangkan agar gentjatan sendjata jang

3) Ikut mengkonsolidasi kemenangan perdamaian di Ko-
kemerdekaan nasional jang penuh. sepenuhnja; menjokong tiap® perdjuangan Rakjat untuk negara atas dasar saling menguntungkan dan persamaan nomi dan kebudajaan antara Indonesia dengan semua

2) Memperdjuangkan adanja kerdjasama dilapangan eko-
damaian dan mentjegah peperangan. jang tjinta-damai dengan tudjuan mempertahankan per-adanja kerdjasama antara Indonesia dengan semua negeri kan dengan perundingan setjara damai; memperdjuangkan djuangkan supaja semua pertikaian internasional diselesai- mentjegah timbulnja perang dunia jang baru dan memper-

1) Melandjutkan perdjuangan untuk perdamaian, untuk
Adalah Sbb. : Kewadjiban Partai Dilapangan Politik Luarnegeri Sekarang

Indonesia mendjadi anggota dari apa jang dinamakan Uni Indonesia-Belanda. Politik luarnegeri dan perdagangan luarnegeri Indonesia dikontrol oleh pemerintah Belanda. Irian Barat, bagian jang sah dari Republik Indonesia, masih sepenuhnja dikuasai oleh Belanda. Sumber ckonomi jang penting tetap dalam kekuasaan negeri² imperialis. Pe- gawai² sipil dan militer Belanda masih tetap mengontrol alata negara dan tentara Indonesia. Persetudjuan KMB telah membikin Indoncsia jang mer- deka dan berdaulat mendjadi negeri setengah-djadjahan, jaitu negeri jang kelihatannja mempunjai hak meimerintah diri sendiri", tetapi dalam kenjataannja, kekuasaan jang se- sungguhnja. terutama kekuasaan dilapangan ckonomi, masih tetap ditangan kaum imperialis, terutama kaum imperialis Belanda. Ber-matjam² demagogi oleh kaum reaksioner telah dila- kukan untuk mengabui mata Rakjat, antara lain demagogi tentang pembangunan, industrialisasi dan kesedjahteraan negeri. Semuanja ini adalah demagogi, omong besar tetapi tidak ada buktinja, selama ckonomi Indonesia masih dikuasai oleh kaum kapitalis monopoli asing. Dengan demagogi ini Indonesia bukannja makin dekat kepada pembangunan, industrialisasi dan kesedjahteraan. tetapi makin lama makin djauh. Malahan sebaliknja, Indonesia sekarang berada didalam tjengkeraman krisis ekonomi jang terus- menerus dan sudah dekat pada keruntuhannja. Bahwa Indonesia berada didalam tjengkcraman krisis ekonomi. ini dibuktikan oleh angka² pemerintah sendiri dan oleh kenjataan² didalam masjarakat. Pemerintah Ali Sastroamidjojo, jang memikul akibat politik ekonomi dan keuangan dari pemerintah Hatta, Natsir, Sukiman dan jang terachir politik Sumitro ketika kabinet Wilopo, menerang- kan dalam djawaban pemerintah kepada parlemen pada tanggal 2 September 1953, bahwa ketekoran (defisit) untuk 7 bulan pertama tahun 1953 sudah berdjumlah sampai 1600 djuta rupiah. Menurut taksiran pemerintah Ali Sastroamidjojo, untuk tahun 1953 kekurangan anggaran belandja 28

akan berdjumlah lk. 2500 djuta rupiah. Djumlah ini ham- pir sama besarnja dengan djumlah jang harus dibajar keluarnegeri untuk ,djasa²" (invisibles), jaitu untuk tahun 1953 melebihi 2300 djuta rupiah. Sebagian besar dari djumlah ini merupakan pembajaran untuk modal asing jang ditanam diwaktu jang lampau, demikian pengakuan pemerintah Ali Sastroamidjojo. Pembajaran djasa" keluarnegeri jang besar djumlahnja pada waktu sekarang, menurut pemerintah Ali Sastroamidjojo sendiri, adalah sebagai akibat dari struktur ekonomi Indonesia sekarang dan sebagai akibat dari politik penanaman modal asing (foreign- investment policy) dizaman kolonial, jang sampai sekarang masih berlaku. Disamping ketekoran anggaran belandja Republik Indonesia jang besar, dengan berbagai djalan modal monopoli asing menggondol keuntungan jang luar- biasa besarnja keluarnegeri! Mengenai export dikatakan oleh pemerintah Ali Sastroamidjojo, bahwa kemundurannja ditahun 1953 tidak disebabkan oleh djumlah volume export, akan tetapi disebabkan oleh djumlah harganja. Djadi export tetap besar, tetapi jang merosot jalah harganja. Ini disebabkan oleh politik menekan harga dari imperialisme Amerika dengan melalui politik pembeli-tunggal (single-buyer), politik blokade dan embargo. Djumlah volume export Indonesia, dan bersa- maan dengan itu djuga dengan sendirinja djumlah harga barang² jang diexport, bisa berlipatganda lebih besar djika Indonesia bebas dalam menentukan hubungan dagang dengan luarnegeri, djika Indonesia tidak terikat oleh politik blokade dan embargo Amerika. Sebagai tjontoh sangat me- njolok sekali diktatur harga dari Amerika dengan lewat Rubber Study-Group jang dengan tidak tahu malu mene- tapkan, bahwa untuk harga karet baru dapat diharapkan perbaikan harga dalam tahun 1957. Padahal, diluar pasar blok Amerika ada negeri² jang bersedia membeli karet Indonesia dan karet negeri² lain dengan larga jang pantas. Djuga politik import sangat merugikan ekonomi nasional, herhubung politik imperialisme Amerika jang memaksa

31 harus dibatalkan, dimana intervensi Amerika dan negeri" Dalam keadaan sekarang, dimana persetudjuan KMB

  1. Perkembangan Front Persatuan Nasional
    kratis, jaitu dengan mewudjudkan sistim Demokrasi Rakjat. kemerdekaan nasional jang penuh dan perubahan² demo- bangunan, industrialisasi dan kesedjahteraan jalah djalan donesia mendjadi jakin, bahwa satu²nja djalan untuk pem- ekonomi. Dengan demikian sebagian besar dari bangsa In- daripada persetudjuan KMB jalah mengenai kekuasaan persetudjuan KMB seluruhnja, karena djustru isi pokok ekonomi nasional hanja mungkin dengan menghapuskan Penghapusan ekonomi kolonial dan penggantiannja dengan dihapuskan dan diganti dengan sistim ekonomi nasional. djuis nasional, bahwa sistim ekonomi kolonial harus tani, kaum inteligensia, kaum burdjuis ketjil dan bur- jakinkan Rakjat Indonesia, jaitu kaum buruh, kaum Kenjataan² diatas makin lama makin dalam me- berupa DI, TII dsb. Republik Indonesia untuk meluaskan gerakan terornja jang hidup Rakjat merupakan tanah jang subur bagi musuh" kembangan ilmu dan kebudajaan. Kemerosotan tingkat Indonesia jang tidak makmur tidak memungkinkan per- nerus berada dalam tjengkeraman krisis ekonomi, karena haridepan jang gemilang didalam Indonesia jang terus-me. darat. Kaum inteligensia Indonesia djuga tidak mempunjai dan terbelakang dibawah tindasan tuantanah dan lintah- masih tetap berada dalam kedudukan budak, hidup melarat tani Indonesia jang merupakan 70% daripada penduduk penganggur makin lama makin bertambah banjak. Kaum hubung dengan harga barang² terus meningkat. Djumlah nesia sangat rendah, sedang upah rilnja terus merosot ber-makin lama makin merosot lagi. Upah kaum buruh Indo- dengan sendirinja tingkat hidup Rakjat sangat merosot dan Dalam Indonesia jang ditjengkeram oleh krisis ekonomi di Indonesia.

30 kan kepada melikwidasi kekuasaan kapital monopoli asing dahkan perhatian, agar perdjuangan Rakjat tidak ditudju- untuk mengatasi krisis ekonomi, ia hanja untuk memin-Djadi koperasi a la Hatta bukanlah obat jang mudjarab nopoli asing adalah satu lamunan bagi koperasi² a la Hatta. Tetapi, untuk melangkah kelapangan operasi kapital² mo- melangkah kelapangan operasi kapital² monopoli asing. nopoli asing, apalagi djika koperasi-kopcrasi itu berani baik, pada waktunja ia akan dihantjurkan oleh kapital² mo- krisis ekonomi, koperasi tidak mempunjai haridepan jang ditelannja. Dalam negeri jang terus-menerus diantjam oleh kakap mau, dalam sekedjap mata sadja ikan teri itu habis kolam ketjil ber-sama² dengan ikan kakap". Kalau ikan beda dengan nasib ikan teri jang ditempatkan dalam satu gugat di Indonesia ini. Nasib daripada koperasi² ini tidak nja kapital kaum monopolis asing jang tidak diganggu- dengan modal Rp. 56 djuta djika dibanding dengan besar- hal tidak ada artinja ribuan perusahaan koperasi ketjil²an di-besar²kan arti dari koperasi kaum pertengahan ini. Pada-Rp. 56 djuta. Dalam pidato sambutan Hatta itu terlalu dangkan wang simpanan meningkat sampai lebih dari tambah kira² 179.000 orang (semua 1.180.000 orang), se- tambah 2.000 buah (semua 7.700), djumlah anggota ber-dengan tahun 1952, maka kelihatan djumlah koperasi ber- kannja, bahwa djika dibandingkan angka² tahun 1951 ke-III pada tanggal 12 Djuli 1953 dengan bangga disebut-Drs. Mohammad Hatta, berkenaan dengan Hari Koperasi dilakukan demagogi tentang koperasi. Dalam pidato radio oleh kaum kapitalis monopoli asing, oleh kaum reaksioner sar²an dan keuntungan² raksasa jang digondol keluarnegeri Untuk mengalihkan perhatian orang dari exploitasi be- mua export maupun importnja kepada negeri Belanda. djuan KMB Indonesia harus membajar komisi untuk se- hubung peraturan devisen Sumitro. Berdasarkan persetu- importir² asing, berhubung penurunan nilai rupiah dan ber- nja maupun harganja, berhubung masih tetap berkuasanja Indonesia membeli barang² jang mereka tentukan matjam-

lain harus dilawan, dimana militerisme Djepang jang di-

bangunkan oleh imperialisme Amerika sekali lagi harus ditentang, dimana Indonesia harus dilepaskan dari Uni Indonesia-Belanda, dimana Irian Barat harus diperta- hankan sebagai wilajah Republik Indonesia dan dimana gerombolan² DI, TII dan gerombolan teror lainnja harus dihantjurkan, adalah tugas jang sangat urgen dari klas buruh untuk lebih memperkuat persatuannja. Persatuan kaum buruh Indonesia makin hari makin kuat. Resolusi Politbiro CC PKI bulan Maret tahun 1952 tentang Kewadjiban Front Persatuan Buruh merupakan stimulator jang penting bagi perdjuangan kaum buruh Indonesia untuk tuntutan² ekonomi dan politiknja jang langsung, untuk mempersatukan- nja dan untuk mengkonsolidasi organisasinja. Bersamaan dengan memperkuat persatuannja, klas buruh memelopori terbentuknja front persatuan nasional jang tumbuh dengan sewadjarnja di-mana² diseluruh Indonesia. Semua orang Indonesia lelaki dan wanita jang setudju dengan kemerdekaan nasional jang penuh bagi tanahair In. donesia dan setudju dengan perdamaian, dengan tiada pan- dang kejakinan politik, kepertjajaan agama dan kedudukan dalam masjarakat berdiri dibelakang front persatuan nasional ini. Dibawah pimpinan Partai mulai diadakan propaganda, bahwa perdjuangan massa tidak hanja dapat mendjamin di- penuhinja sesuatu tuntutan ekonomi, tidak hanja dapat mendjamin realisasi daripada sesuatu tudjuan politik jang langsung, tetapi djuga bisa mendjamin kemenangan² jang lebih besar. Perdjuangan massa tidak hanja bisa mengakibatkan pcrubahan pemerintah jang tidak mempunjai arti apa² karena pemerintah baru tetap mendjalankan politik pemerintah jang lama (pemerintah Hatta diganti dengan pemerintah Natsir, dan pemerintah Natsir diganti dengan pemerintah Sukiman), tetapi djuga, dan ini adalah penting, perdjuangan massa bisa mengakibatkan perubahan dalam po'itik. Terbentuknja pemerintal Ali Sastroamidjojo mem- buktikan kebenaran hal ini, dan kedjadian ini telah mem-

beri dorongan kepada massa untuk mendapatkan peruba-

han politik jang lebih besar. Kepentingan kaum buruh dan kaum tani Indonesia, kepentingan seluruh Rakjat Indonesia lelaki dan wanita, me- nuntut supaja dilakukan segala sesuatu jang mungkin untuk menggagalkan tindakan² djahat dari pemimpin² Ma- sjumi, PSI dan kaum reaksioner lainnja, jang atas perintah negeri asing bertindak anti-Rakjat, anti-demokrasi, anti-nasional dan anti-Indonesia. Kita harus menggagalkan tiap² siasat (manuvre) mereka dimana sadja, didalam maupun diluar parlemen, jang legal maupun jang illegal. Mengga. galkan siasat mereka berarti menggagalkan operasi² imperialisme Belanda, Amerika dan Inggris dilapangan ekonomi, politik, militer dan kebudajaan dinegeri kita. Tidak bisa diungkiri, bahwa pada saat sekarang masih banjak lelaki dan wanita Indonesia jang belum dapat me- nerima beberapa bagian daripada program Partai kita, walaupun kita kaum Komunis memandang program Partai kita sebagai satu²nja program jang sepenuhnja sesuai dengan kebutuhan tanahair kita untuk sekarang dan nanti. Tetapi walaupun demikian, sudah banjak bukti² jang me- nundjukkan bahwa sebagian besar lelaki dan wanita Indonesia sekarang dapat menjetudjui beberapa bagian dari program Partai Komunis dan berdasarkan beberapa bagian dari program ini dapat dibentuk front persatuan nasional jang kuat dan kuasa jang akan menetapkan dan memper- djuangkan terlaksananja tudjuan² politik dan ekonomi sesuai dengan tuntutan pada saat sekarang. Front persatuan nasional jang digalang oleh Partai kita jalah front jang mempersatukan lelaki dan wanita Indonesia dari semua kejakinan politik, semua kepertjajaan agama dan kedudukan sosial, dan sudah tentu atas dasar has- rat bersama untuk mengatasi krisis ekonomi jang terus- menerus mentjengkeram Indonesia, untuk mentjegah dise- retnja Indonesia kedalam pakt agresif oleh imperialisme Amerika, untuk mempertahankan Irian Barat sebagai wilajah Republik Indonesia, untuk melawan dipersendjatainja 33

35 lam front iņi, karena kaum tani dinegeri kita merupakan le- luas dan jang kuat, sebelum kaum tani dapat ditarik keda- bitjara tentang front persatuan nasional jang benar2, jang dan jang kuat. Oleh karena itulah, kita tidak mungkin ber- kata tentang front persatuan nasional jang benar2, jang luas kan sebagian terbesar dari Rakjat Indonesia, kita bisa ber- belakang front ini. Hanja djika sudah dapat mempersatu- asing atas Indonesia harus bersatu didalam atau berdiri di- nita Indonesia jang tidak menjukai pendjadjahan negeri ngat terbesar daripada Rakjat. Semua orang lelaki dan wa- djanja. Front persatuan nasional mengikat bagian jang sa- mokratis dalam komposisinja maupun dalam tjara beker-Front persatuan nasional adalah front jang paling de- sional sebagai badut² politik jang menggelikan. dl. akan dianggap oleh semua orang jang berperasaan na- seperti Sukiman, Jusuf Wibisono, Sjahrir, Hatta, Natsir bahan² sematjam itu. Dan pembela² politik anti-Komunis tuan nasional jang kuasa, jang mampu mendesakkan peru- satuanaksi² jang se-luas²nja didalam bingkai front persa- kin dengan bantuan perdjuangan kaum Komunis untuk ke- sesungguhnja, bahwa perubahan dalam politik hanja mung- rintah jang sedia mendjalankan politik ini. Dan memang Indonesia dan bisa mendjamin terbentuknja suatu peme- litik jang sesuai dengan kepentingan tanahair dan bangsa kaum Komunis dengan semua patriot, bisa menetapkan po-Hanja front persatuan nasional, jang mempersatukan anti-Indonesia. gagalkan tiap² perbuatan mereka jang anti-demokrasi dan djangi perbuatan² mereka jang mesum dan jang akan meng- dalam front persatuan nasional adalah jang akan menelan- karena mereka tahu bahwa kekuatan Rakjat jang bersatu nja takut setengah mati kepada front persatuan nasional, pemimpin² Masjumi, PSI dan pemimpin2 reaksioner lain- poli asing untuk pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, perdjuangan DI dan TII dan tentang djasa²" modal mono- bagian dari Amerika Serikat, tentang kesutjian" tudjuan Indonesia mendjadi bagian dari keradjaan Belanda atau

34 PSI dan pemimpin² reaksioner lainnja tentang keharusan kan betapa bohongnja keterangan pemimpin² Masjumi, mudahkan dalam memberikan bukti² jang lebih mejakin- jang memobilisasi Rakjat kedalam perdjuangan, akan me- berakar dikalangan semua sektor daripada bangsa kita, dan kin bertambah kuat. Djadi, front persatuan nasional jang rombolan² teror lainnja makin lama makin meluas dan ma- gerakan menghantjurkan gerombolan² DI, TII dan ge- djuga, dengan persatuan nasional jang belum begitu kuat, dari Masjumi dan elemen² komprador dari PSI. Demikian dalamnja tidak ikutserta elemen² komprador dan tuantanah Sastroamidjojo jang programnja agak demokratis dan di- djuga dapat mendesakkan terbentuknja pemerintah Ali 1952 oleh golongan sosialis kanan dan kaum militeris, dan menggagalkan pertjobaan coup pada tanggal 17 Oktober pemerintah Sukiman-Subardjo-Wibisono tahun 1951, kuat, dapat menggagalkan tindakan² fasis Razzia Agustus bahwa dengan persatuan nasional, walaupun belum begitu jat Indonesia waktu tahun² belakangan ini membuktikan, mua serangan kaum reaksi dan fasisme. Perdjuangan Rak- berkewadjiban membela kebebasan² demokratis dari se- donesia lelaki dan wanita, front persatuan nasional djuga Berdasarkan bantuan jang sepenuhnja dari Rakjat In- duduk. sedjumlah besar rumah jang sangat dibutuhkan oleh pen- tungkan dengan semua negeri dan dapat membangunkan mengembangkan perdagangan atas dasar saling mengun- tak-bertanah atau tak tjukup mempunjai tanah, jang dapat kaum buruh, dapat memberikan tanah kepada kaum tani dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan langsung daripada perkembangan industri dan pertanian di Indonesia, jang didalam bingkai ekonomi damai, jang dapat mendjamin djuga mendjalankan politik ekonomi, keuangan dan sosial Atas dasar hasrat bersama, front persatuan nasional bisa sional jang penuh bagi Indonesia. mokrasi dan untuk memperdjuangkan kemerdekaan na- kembali Djepang, untuk mendjundjung tinggi pandji² de-

bih dari 70% daripada penduduk. Dengan tidak ikutnja

kaum tani berarti tidak ikutnja bagian jang terbesar daripada Rakjat Indonesia, dan ini merupakan kelemahan jang sangat besar daripada front persatuan nasional kita. Sampai sekarang baru kira² 7% dari kaum tani jang sudah terorganisasi. Djumlah ini adalah djumlah jang masih sangat ketjil. Oleh sebab itulah, kewadjiban kaum Komunis jang pertama-tama jalah menarik kaum tani kedalam front persatuan nasional. Ini artinja, agar kaum tani dapat dita- rik, kewadjiban jang terdekat daripada kaum Komunis Indonesia jalah melenjapkan sisa² feodalisme, mengembang- kan revolusi agraria anti-feodal, mensita tanah tuantanah dan memberikan dengan tjuma tanah tuantanah kepada kaum tani, terutama kepada kaum tani tak-bertanah dan tani-miskin, sebagai milik perseorangan mereka. Langkah pertama dalam pekerdjaan dikalangan kaum tani jalah membantu perdjuangan mereka untuk kebutuhan se-hari², untuk mendapatkan tuntutan-bagian kaum tani. Dengan demikian berarti mengorganisasi dan mendidik kaum tani kearah tingkat perdjuangan jang lebih tinggi. Inilah dasar untuk membentuk persekutuan kaum buruh dan kaum tani, sebagai basis daripada front persatuan nasional jang kuasa. Revolusi agraria adalah hakekat daripada revolusi De- mokrasi Rakjat di Indonesia. Revolusi agraria adalah sjarat untuk pembangunan, industrialisasi dan kcsedjahte- raan ekonomi bagi Indonesia. Dengan kaum tani jang me- larat, jang tak-bertanah atau tak tjukup mempunjai tanah, tidak mungkin mengadakan pembangunan, industrialisasi dan kesedjahteraan ekonomi negeri. Djadi, sjarat pertama dan sjarat jang tidak boleh tidak untuk pembangunan Indonesia, untuk industrialisasi dan kesedjahteraan ekonomi negeri, jalah pelaksanaan sembojan ,tanah untuk kaum tani". Dengan menitikberatkan pekerdjaan pada menarik kaum tani, samasekali tidak berarti bahwa pekerdjaan dikalangan kaum buruh, kaum inteligensia. burdjuasi ketjil dan bur- 36

djuasi nasional dikota dilengahkan. Dan djuga samasekali tidak berarti melengahkan pembikinan blok2 kerdjasama dengan partai² dan organisasi² Iain. Pengalaman Rakjat Indonesia sendiri mengadjarkan, bahwa pembentukan blok² kerdjasama didalam maupun diluar parlemen dengan partai" dan organisasi² lain bisa memberi manfaat jang tidak ketjil artinja, misalnja dalam menggagalkan Razzia Agus- tus Sukiman tahun 1951, dalam menggagalkan pertjobaan coup sosialis kanan dan kaum militeris pada 17 Oktober 1952, dalam membentuk kabinet Wilopo tahun 1952 dan dalam membentuk kabinet Ali Sastroamidjojo tahun 1953, jang atas desakan Rakjat berdjandji akan mendjalankan program² jang demokratis sesuai dengan tuntutan² rapat² umum dan demonstrasi² Rakjat. Diantara anggota Partai, sesudah sedikit mempeladjari pengalaman revolusi Tiongkok, ada jang berpendapat bahwa karena jang terpenting jalah membangkitkan kaum tani agar turutserta dalam perdjuangan, maka semua Komunis mesti meninggalkan kota dan bekerdja dikalángan kaum tani. Pendapat ini tentu sadja salah. Pertama perlu dinjata- kan bahwa kaum Komunis Tiongkok tidak pernah menge- tilkan arti bekerdja dikalangan kaum buruh. Djustru seba- liknja, mereka telah memberikan arti jang besar kepada pekerdjaan dalam kota, teristimewa diwaktu mendjalankan peperangan gerilja didaerah luar kota. Kedua, ada perbe- daan" tertentu dalam keadaan geografi dan dalam hal per- kembangan politik antara Indonesia dan Tiongkok jang harus kita perhatikan. PKI harus terus tetap mendjalankan pekerdjaan dika. langan kaum buruh, kaum inteligensia, burdjuasí ketjil dan burdjuasi nasional di-kota². Semangat kaum inteligensia dan pemuda peladjar dan tekad mereka untuk mengabdi kepada Rakjat pekerdja banjak artinja bagi gerakan revo- lusioner. Ini sudah dibuktikan oleh pengalaman perdjuangan Rakjat Indonesia sendiri. Dari keterangan diatas djelaslah, bahwa satu²nja garis politik PKI jang tepat jalah membentuk persekutuan buruh S7

39 atau sebagai pemerintah jang benar² progresif. djojo sekarang sebagai pemerintah front persatuan nasional pi, PKI djuga tidak memandang pemerintah Ali Sastroami- pasti akan menindas gerakan Rakjat dengan kedjam. Teta- kuasaan partai Masjumi-PSI jang ultra-reaksioner, jang sehingga bisa berakibat pemerintah djatuh kedalam ke- kepada pemerintah Ali Sastroamidjojo jang sekarang ini, merintah jang lebih baik, tidak memberikan sokongannja turisme djika PKI, karena mengharapkan terbentuknja pe- kongkrit dan perimbangan kekuatan. Adalah satu avon- politiknja atas analisa Marxis mengenai keadaan jang berkembang kepada gerakan Rakjat. PKI mendasarkan dengan sjarat bahwa pemerintah itu memberi kesempatan berikan kesempatan bekerdja kepada sesuatu pemerintah net Ali Sastroamidjojo adalah sikap jang tepat. PKI mem-Sikap PKI terhadap kabinet Wilopo dan terhadap kabi- pemerintah Ali Sastroamidjojo. anti-nasional, maka PKI memherikan sokongannja kepada belum ia melakukan tindakan² jang anti-demokrasi dan Wilopo. Sebagaimana djuga kepada pemerintah Wilopo se- mokratis dan lebih tegas daripada program pemerintah Ali Sastroamidjojo jang mempunjai program jang lebih de- rintah, pada tanggal 30 Djuli 1953 terbentuklah pemerintah Rakjat, sesudah hampir dua bulan mengalami krisis peme- jang berkuasa didalamnegeri dan atas desakan persatuan Sebagai hasil daripada pertentangan" diantara kalangan² desakan kekuatan demokratis. diantara kalangan² jang berkuasa didalamnegeri dan atas po kemudian djatuh, sebagai hasil daripada pertentangan² partai Masjumi dan PSI jang reaksioner. Pemerintah Wilo- kratis jang ada didalamnja dan karena politik dari menteri² anti-nasional, berhubung dengan lemahnja elemen demo-njata bahwa pemerintah ini bertindak anti-demokrasi dan kan sokongannja kepada pemerintah Wilopo, setelah ter-PKI dan seluruh kekuatan demokratis segera menghenti- kratis. dibentuk telah melakukan beberapa tindakan jang demo-

38 bukti, bahwa pemerintah Wilopo dalam bulan² ketika baru djikan tindakan² jang demokratis. Kemudian memang ter- tuh dan digantikan oleh pemerintah Wilopo jang mendjan-Rakjat, pemerintah Sukiman jang ultra-reaksioner telah dja- jang berkuasa didalamnegeri dan atas desakan persatuan Sebagai hasil daripada pertentangan² diantara kalangan² Rakjat kuasa Didalamnegeri Dan Atas Desakan Persatuan Daripada Pertentangan2 Diantara Kalangan2 Jang ber-

  1. Pemerintah Ali Sastroamidjojo Dibentuk Sebagai Hasil
    rus disitą ·dan dinasionalisași. pada semua imperialisme di Indonesia, milik² mereka ha- bangsa Indonesia, maka perdjuangan mesti diarahkan ke- bersendjata kepada pendjadjah Belanda dan kakitangannja Amerika dan imperialisme lainnja memberikan bantuan penuh bagi Indonesia. Tetapi, bilamana imperialisme dari Uni Indonesia-Belanda dan pernjataan kemerdekaan si milik kaum pendjadjah Belanda, penarikan Indonesia sendjata mereka dari Indonesia, pensitaan dan nasionalisa- pengusiran kaum imperialis Belanda dan kekuatan² ber- asing di Îndonesia. Per-tama² tudjuan front ini mestilah bukan kepada melikwidasi sekaligus semua imperialisme djukan kepada melikwidasi kaum imperialis Belanda dan rena itulah front persatuan nasional per-tama² harus ditu- dilapangan ekonomi, jalah imperialisme Belanda. Oleh ka- dut besarnja kekuasaan diberbagai lapangan, terutama Musuh² Rakjat Indonesia jang pertama, dilihat dari su- partai² dan organisasi² lain. persatuan nasional dalam bentuk blok² kerdjasama dengan samaan dengan itu memperbaiki dan memperkuat front tani atas dasar program agraria jang revolusioner dan ber- nja sekaligus, jaitu mengorganisasi persekutuan buruh dan adalah kewadjiban Partai kita untuk membentuk ke-dua²- berdasarkan kemungkinan² dan kemampuan Partai kita, nasional. Berdasarkan keadaan jang njata dinegeri kita, dan tani dan diataș dasar iní mendirikan front persatuan

Keadaan jang tidak stabil di Indonesia sekarang ini bisa berkembang sebagai berikut : Pertama : Atas desakan massa pemerintah Ali Sastroamidjojo bisa memberikan konsesi² tertentu kepada Rakjat, gerakan Rakjat bisa mendapat sedikit kemadjuan dan pemerintah Ali Sastroamidjojo dengan demikian tetap pada kedudukannja. Kedua : Pemerintah Ali Sastroamidjojo, djika bertindak anti-demokrasi dan anti-nasional, berhubung dengan le- mahnja elemen demokratis dalam pemerintah, bisa mengalami pengalaman pemerintah Wilopo. jaitu didjatuhkan olch kekuatan² demokratis dan atas desakan kckuatan² demokratis dibentuk suatu pemerintah jang lebih memenuhi sjarat² untuk bertindak lebih demokratis dan lebih tegas. Ketiga : Kaum reaksioner dan imperialis, dengan mengam- bil keuntungan dari politik pemerintah jang bertudjuan membatasi gerakan Rakjat dan karenanja tidak mendapat sokongan Rakjat mungkin akan menggulingkan pemerintah Ali Sastroamidjojo dan menggantinja dengan suatu pemerintah reaksioner. Keempat: Pemerintah Ali Sastroamidjojo, jang menggu- nakan sokongan Rakjat untuk memperkuat kedudukannja dan karena itu bisa mendesak Belanda untuk memberikan konsesi² jang tertentu, bersamaan dengan itu. karena takut akan meluasnja gerakan Rakjat, bisa mengubah politiknja jang setengah² sekarang, dan ber-sama² dengan kaum imperialis dan kaum reaksioner melakukan serangan terhadap Rakjat. Partai Komunis Indonesia dan Rakjat Indonesia mesti waspada, mesti sedia untuk menghadapi segala kemung- kinan jang bisa terdjadi. PKI dan Rakjat Indonesia harus mendorong madju pemerintah Ali Sastroamidjojo, supaja pemerintah Ali Sastroamidjojo suka memberi konsesi² kepada Rakjat agar gerakan Rakjat bisa mendapat sedikit kemadjuan. Tetapi djika pemerintah Ali Sastroamidjojo mendjurus kekanan, maka PKI dan Rakjat Indonesia djuga harus bersedia menghadapinja. 40

Pembentukan pemerintah Ali Sastroamidjojo adalah peladjaran jang penting bagi Rakjat Indonesia. Ia memberikan peladjaran bahwa perdjuangan massa tidak hanja mampu mierealisasi tuntutan ekonomi dan tudjuan politik jang langsung, tetapi ia djuga mengadjarkan bahwa dengan perdjuangan massa dapat diadakan perubahan didalam politik, bahwa dengan perdjuangan massa dapat dibentuk suatu pemerintah jang agak madju. Pemerintah Ali Sastroamidjojo memetjahkan soal tanah di Tandjong Morawa dengan tjara jang berlainan dari politik reaksioner Masjumi dan PSI jang mau dipaksakan dengan mele- wati pemerintah Wilopo. Putusan Pemerintah Ali Sastroamidjojo mengenaí soal tanah di Tandjong Morawa mendapat sambutan hangat dari kaum tani. Rakjat Indonesia harus terus mendesak, agar bagian² dari program pemerintah Ali Sastroamidjojo jang demokratis didjalankan dengan konsekwen, sesuai dengan keinginan bagian terbesar Rakjat Indonesia. Inilah djaminannja supaja pemerintah Ali Sastroamidjojo bisa dalam waktu jang lama se- djalan dengan Rakjat Indonesia. Dan inilah pula djaminannja sypaja politik anti-demokrasi, anti-nasional dan anti-Indonesia dari pemimpin Masjumi, PSI dan pemimpin² reaksioner lainnja terus-menerus mengalami kegagalan. Kekalahan politik dari pemimpin² Masjumi, PSI dan pemimpin² reaksioner -lainnja telah membuat mereka makin lama makin matagelap. Hubungan politik antara mereka dengan kaum imperialis Belanda dan Amerika, dengan gerombolan DI dan TII, dengan kaum militeris jang tersangkut dalam pertjobaan coup pada tanggal 17 Okto- ber 1952, dan ini dipengaruhi lagi oleh kemenangan se- mentara dari coup jang diorganisasi oleh Amerika dibawah pimpinan fasis Zahedi di Iran, merupakan bahaja jang kongkrit bagi Indonesia. Keadaan ini meletakkan kewa- djiban jang lebih berat diatas pundak tiap² Komunis dan tiap² patriot Indonesia.

42 43 masaalah menggalang front persatuan nasional jang ber- dan jang paling urgen untuk dipetjahkan, jaitu : pertama, menerus, Partai dihadapkan dengan masaalah² jang pokok an Partai. Ditengah-tengah pukulan² reaksi jang terus- kan pengaruh Partai dan untuk memperhebat pembangun. sempatan jang ada semaximum-maximumnja untuk meluas-Partai kita. Partai kita dilatih untuk menggunakan tiap² ke- memberi latihan² kepada anggota², kader² dan pimpinan Comite jang bersedjarah itu. Kedjadian² jang banjak ini Banjak jang kedjadian sesudah sidang Pleno Central pada Partai. Partai, untuk kesatuan ideologi dan kesatuan tenaga dari- dan selfkritik didalam Partai, untuk memiperkuat disiplin kehidupan demokrasi intern Partai, untuk kehidupan kritik Indonesia, untuk meninggikan tingkat politik Partai, untuk dorongan jang besar untuk perkembangan Partai diseluruh rapat Pleno Central Comite bulan April 1951 mendjadi Demikian pula lahirnja rentjana Konstitusi Partai dalam mempunjai akibat jang baik bagi perkembangan Partai kita. dan politik proletar atas ideologi dan politik non-proletar, Comite, dan jang berachir dengan kemenangan ideologi ideologi dan politik daripada beberapa anggota Central Central Comite berhubung dengan adanja penjelewengan mana diadakan kritik dan selfkritik dikalangan anggota² Rapat Pleno Central Comite bulan Djanuari 1951, di- bangunan Partai

  1. Hubungan Kebenaran Garis Politik Partai dengan Pem.
    Partai Ⅲ

kaum imperialis dan kaum reaksioner dalamnegeri. dap provokasi², intimidasi®, perbuatan² teror dan coup dari patriotisme dan menanamkan kewaspadaan politik terha-

5) Meninggikan aktivitet politik Rakjat, memperkuat
Sementara Republik Indonesia sendiri. mokratis kepada Rakjat sesuai dengan Undangs Dasar dorong pemerintah ini supaja memberikan kebebasan* de-

4) Menjokong pemerintah Ali Sastroamidjojo dan men-
teror lainnja. bu-runtjing, Gerajak Merbabu-Merapi dan gerombolan bilisasi massa untuk membasmi gerombolan² DI, TII, Bam- mau dihapuskan oleh pemimpin* Masjumi-PSI dan memo-

3) Mendjundjung pandjis demokrasi parlementer jang
serta memperkuat front persatuan nasional. sekutuan kaum buruh dan kaum tani dan memperbaiki ruh, kaum tani dan massa Rakjat lainnja, menggalang per-

2) Melakukan pekerdjaan se-hari dikalangan kaum bu-
lajah Republik Indonesia. sia-Belanda dah mempertahankan Irian Barat sebagai wi- han® demokratis; melepaskan Indonesia dari Uni Indone- tuk kemerdekaan nasional jang penuh dan untuk peruba- ngan berdjuang untuk pembatalan persetudjuan KMB, un- oleh tjengkeraman krisis ekonomi jang terus-menerus de-

1) Mentjegah keruntuhan Indonesia jang disebabkan
karang Adalah Sebagai Berikut : Kewadjiban Partai Dilapangan Politik Dalamnegeri Se-

basiskan persekutuan kaum buruh dan kaum tani, dan kedua, masaalah membangun Partai Komunis Indonesia jang dibolsjewikkan, jang meluas diseluruh negeri dan jang mempunjai karakter massa jang luas, jang sepenuhnja ter- konsolidasi dilapangan ideologi, politik dan organisasi. Razzia Agustus Sukiman tahun 1951 merupakan udjian jang berat bagi Partai kita, karena peristiwa ini terdjadi ketika Politbiro jang dipilih dalam bulan Djanuari 1951 baru sadja enam bulan mulai dengan pekerdjaannja meng- konsolidasi Partai dan terdjadi dalam keadaan dimana hu- bungan Partai belum erat dengan massa, terutama dengan massa kaum tani. Kesulitan Partai dalam mengatasi Razzia Agustus Sukiman adalah djuga karena disebabkan kesa- lahan² tjara bekerdja dikalangan tjalon-anggota, anggota dan kader Partai berhubung masih banjaknja elemen² sek- taris dan masih adanja elemen² kapitulator dan avonturis didalam Partai. Taktik jang tepat jang digariskan oleh Politbiro Central Comite ketika itu, jaitu taktik memisahkan burdjuasi nasional dari burdjuasi komprador jang ultra-reaksioner jang dipelopori oleh Sukiman-Subardjo-Wibisono, adalah bersi- fat menentukan dalam menggagalkan Razzia Agustus Sukiman. Taktik ini, sesudah diadakan penerangan jang inten- sif, diikuti dengan bulat oleh seluruh Partai dan oleh massa jang dibawah pimpinan Partai. Tulisan² dalam Bintang Merah" merupakan petundjuk² jang penting bagi kader² dan anggota² Partai untuk mengatasi bahaja fasisme ketika itu. Taktik Partai berhasil, pemerintah ultra-reaksioner jang dikepalai oleh Sukiman-Subardjo-Wibisono makin la- ma makin terisolasi dan achirnja terpaksa turun panggung. Burdjuasi nasional sendiri mendjadi sedikit tjondong ke- kiri, dan berangsur-angsur mengambil tempatnja jang se- wadjarnja, jaitu tempat ber-sama² dengan kaum buruh, kaum tani dan burdjuasi ketjil kota dalam perdjuangan me- lawan kaum komprador dan imperialisme Belanda. Kebenaran garis politik Partai sangat besar pengaruhnja pada pekerdjaan membangun Partai dan pada perkem- 44

bangan Partai. Kepertjajaan massa makin besar kepada

pimpinan dan politik Partai. Beberapa anggota jang pada permulaan Razzia Agustus agak panik karena ingat kembali akan keganasan kaum reaksioner ketika Peristiwa Madiun", jang dikiranja akan terulang lagi dengan Razzia Agustus, timbul kembali keberanian dan kegembiraannja. Sukiman tidak berhasil mentjiptakan Peristiwa Madiun" kedua, karena di-mana² ia tertumbuk pada kekuatan de- mokratis. Atas petundjuk² Politbiro Central Comite dihidupkan demokrasi intern Partai serta kritik dan selfkritik. Sesudah melalui proses kritik dan selfkritik dalam grup, resort, fraksi dan comite Partai, keberanian dan kegembiraan bekerdja timbul kembali disemua organisasi Partai. Usaha memperkuat ideologi anggota Partai untuk pertama kalinja dalam sedjarah Partai kita dimulai dalam Razzia Agustus dengan apa jang dinamakan diskusi teori" jang diadakan setjara periodik, disamping apa jang dinamakan diskusi tentang pekerdjaan praktis" jang djuga dilakukan setjara periodik didalam grup, resort, fraksi dan comite Partai. Demokrasi intern Partai, kritik dan selfkritik dan diskusi² tentang soal² teori dan soal² pekerdjaan se-hari² sekarang su- dah mendjadi kebiasaan didalam Partai kita. Satu kema- djuan jang tidak ternilai artinja bagi perkembangan Partai kita. Disamping itu semangat-Partai dari tjalon-anggota, anggota dan kader Partai terus tumbuh sesuai dengan perkembangan Partai disegala lapangan. Hal ini tidak mungkin kedjadian di-waktu² jang lampau, berhubung tidak adanja kebulatan dalam pimpinan dan karena sifat liberal dari-pada pimpinan. Kedjadian jang penting jang terdjadi pada achir Razzia Agustus jalah Konferensi Nasional Partai jang dilangsung- kan pada permulaan tahun 1952. Dalam Konferensi Nasional ini dibitjarakan dengan mendalam politik Partai terha- dap pemerintah Sukiman-Subardjo-Wibisono, soal mem- basmi gerombolan teror DI dan TII, soal menggalang front persatuan dengan burdjuasi nasional, soal memperkuat 45

47 djaan Partai menggalang persatuan dengan burdjuasi na. telah memperbaiki dan melapangkan djalan bagi peker-Taktik Partai jang tepat terhadap pemerintah Wilopo luas diluar Partai. dapat simpati dan sokongan dari elemen² demokratis jang lawesi, Kalimantan, Sunda Ketjil dan Maluku, telah men- lebih dari 100 ribu, telah meluaskan diri di Madura, Su- dapat kemungkinan meluaskan keanggotaannja mendjadi longan² demokratis lainnja dalam tahun 1952 telah men-Djawa dan Sumatera dan jang terisolasi dari klas² dan go- dari 10 ribu jang organisasinja tadinja hanja meluas di Anggota dan tjalon-anggota Partai jang tadinja kurang sional. tambah baik pula pekerdjaan untuk front persatuan na- baik pekerdjaan untuk pembangunan Partai mendjadi ber- bangan Partai, dan demikian pula sebaliknja, bertambah persatuan nasional membawa perbaikan bagi perkem- nasional. Pekerdjaan Partai jang makin baik untuk front dan memperkuat pekerdjaan menggalang front persatuan Selama pemerintah Wilopo, Partai telah memperbaiki kembang memperkuat diri. Partai dan bagi kekuatan² demokratis lainnja untuk ber-Sukiman-Hatta cs. dan supaja terbuka kesempatan bagi mentjegah agar pemerintah tidak djatuh kembali ketangan patan bekerdja kepada pemerintah ini, sebagai usaha untuk madju, jaitu pemerintah Wilopo. Partai memberi kesem- tah Sukiman dan diganti dengan pemerintah jang agak kuatan demokratis telah menjebabkan djatuhnja pemerin- kalangan jang berkuasa sendiri dan desakan daripada ke- perkembangan kekuatan demokrasi. Pertentangan diantara ngunan Partai, telah mendjadi faktor jang terpenting bagi menggalang front persatuan nasional dan dalam pemba-Kegiatan² Partai selama Razzia Agustus dalam hal massa diadakan dengan rentjana tertentu. lon-anggota, untuk anggota, untuk kader dan djuga untuk soal kewaspadaan politik. Kampanje pendidikan untuk tja- soal memperkuat ideologi, soal menempatkan kader dan

46 nisasi tjalon-anggota dan anggota, soal pendidikan politik, na peluasan anggota ini djuga dipetjahkan soal² mengorga- melebihi rentjana. Bersamaan dengan berdjalannja rentja- sil 126.671 anggota dan tjalon-anggota, artinja hasil jang Partai. Rentjana peluasan keanggotaan ditutup dengan ha- jang besar dikalangan tjalon-anggota, anggota dan kader Rentjana peluasan keanggotaan menimbulkan aktivitet dari 7910 medjadi seratus ribu dalam 6 bulan. njetudjui rentjana Politbiro untuk meluaskan keanggotaan tjanakan peluasan keanggotaan. Konferensi Nasional me- jang ingin masuk kedalam Partai, maka Politbiro meren- dalam Partai telah menarik massa jang luarbiasa besarnja politik Partai dan makin berkurangnja elemen² sektaris di- organisasi massa, dan mengingat pula bahwa kebenaran tudjuh matjam pekerdjaan dalam pimpinan Partai dan tai sehingga banjak kader² jang mesti merangkap sampai Mengingat banjaknja pekerdjaan jang dihadapi oleh Par- kongan penuh dari imperialisme Amerika. mendjatuhkan pemerintah Sukiman jang mendapat so- wadjiban politik jang luas dan berat seperti diatas, jaitu ketjil dan sempit, adalah tidak mungkin melaksanakan ke- hanja 7910 dan dengan organisasi Partai jang ketika itu anggota dan tjalon-anggota jang ketika itu djumlahnja luasan keanggotaan dan peluasan organisasi Partai. Dengan ganisasi jang terpenting ketika itu dipetjahkan, jaitu pe- ultra-reaksioner, hanja bisa dipetjahkan djika masaalah or- lang front persatuan nasional anti-pemerintah-Sukiman jang menitikberatkan kewadjiban Partai pada tugas mengga. masaalah pembangunan Partai. Garis politik Partai jang hubungannja antara masaalah garis politik Partai dengan Dalam Konferensi Nasional sangat dirasakan betapa erat tusan² Konferensi. isme dan avonturisme, sebagai djaminan terlaksananja pu- kesimpulan perlunja melenjapkan sektarisme, kapitulator- bitjarakan dalam Konferensi Nasional ini sampai kepada organisasi lainnja. Diskusi mengenai semua atjara jang di- ideologi Partai, masaalah peluasan anggota dan masaalah²

sional, persatuan jang petjah sedjak pertengahan tahun 1948, dengan memihaknja kaum burdjuasi nasional kefi- hak kaum komprador jang dipelopori oleh Hatta-Sukiman-Natsir jang menjatakan perang terhadap kaum buruh, kaum tani dan elemen² demokratis lainnja (Peristiwa Madiun). Kembalinja burdjuasi nasional kedalam front persatuan nasional anti-imperialisme berarti tambahan kekuatan jang penting pada front ini. Djika Partai tidak tjepat dan tepat mengadakan hubungan kembali dengan burdjuasi nasional, maka tidak akan setjepat sekarang perkembangan front persatuan nasional dan perkembangan, perkokohan dan pembolsjewikan Partai kita. Berkat front persatuan nasional dan Partai Komunis jang bertambah kuat inilah, pertjobaan coup dari kaum sosialis kanan pada tanggal 17 Oktober 1952 dapat digagalkan. Kegagalan pertjobaan coup 17 Oktober ini telah memberi kekuatan jang baru kepada front persatuan nasional dan kepada PKI serta partai² demokratis lainnja. Perkembangan front persatuaņ nasional dan pembangunan Partai mempunjai kemungkinan² jang lebih besar dengan terbentuknja pemerintah Ali Sastroamidjojo jang komposisi dan programnja lebih madju dari pemerintah Wilopo, dan oleh karena itu mendapat sokongan dari PKI dan dari partai² dan golongan² demokratis lainnja. Kelemahan jang serius dari Partai sekarang jalah, bahwa anggota² dan kader² Partai belum mengerti benar tentang hubungan² agraria dan tentang tuntutan serta penghidupan kaum tani. Oleh karena itu Partai belum dapat menarik se- bagian besar dari kaum tani kedalam front persatuan nasional dan djumlah keanggotaan Partai dari kalangan kaum tani, menurut perbandingan, adalah masih sangat sedikit. Sekarang baru kira² 7% dari kaum tani jang sudah teror- ganisasi dibawah pimpinan Partai dan keanggotaan Partai tidak sampai 50% datangnja dari kalangan kaum tani. Program Agraria Partai jang dibikin dalam Razzia Agustus dan kemampuan bekerdja dari anggota² Partai, ternjata belum dapat menarik dan memobilisasi kaum tani 48

setjara besar²an. Dengan ini berarti, bahwa front persatuan nasional kita belum mempunjai basis jang kuat, dan dalam keadaan sulit, misalnja djika burdjuasi nasional sekali lagi tidak setia kepada perdjuangan melawan imperialisme asing seperti ditahun 1948, maka Partai tidak mempunjai sanda- ran kaum tani jang kuat. Front persatuan nasional kita sekarang, walaupun sudah bisa mentjapai beberapa kemenangan² dalam perdjuangan- nja, masih tetap belum berdiri diatas fondamen jang kuat. Keadaan ini akan terus selama Partai belum bekerdja jang benar untuk massa kaum tani dan selama belum banjak orang² dari kalangan kaum tani, terutama tani miskin dan tani tak-bertanah, masuk Partai dan mendjadi kader Partai kita.

  1. Dua Kewadjiban Partai Jang Sangat Urgen Djelaslah, bahwa masaalah jang sangat urgen bagi Partai kita sekarang jalah : pertama, masaalah penggalangan front persatuan nasional anti-imperialisme jang berbasis- kan persekutuan kaum buruh dan kaum tani anti-feodalis- me; kedua, meneruskan pembangunan PKI jang dibolsjewikkan, jang meluas diseluruh negeri dan jang mempunjai karakter massa jang luas, jang sepenuhnja dikonsolidasi di- lapangan ideologi, politik dan organisasi. Sjarat subjektif dan sjarat objektif tjukup untuk mem- bangun front persatuan nasional jang luas dengan basis persekutuan buruh dan tani dan tjukup untuk memba- ngunkan Partaí Komunis jang dibolsjewikkan, Partai Komunis tipe Lenin-Stalin.
    A. Masaalah Menggalang Front Persatuan Nasional Sedjak Partai kita berdiri pada tahuin 1920, front persatuan dari proletariat dengan burdjuasi nasional Indonesia telah melalui beberapa keadaan jang berlainan dan dalam beberapa periode jang berlainan pula.
    49

51 Partai, karena Partai, berhubung kelemahan pekerdjaannja diri dari front persatuan terasa sangat berat bagi mad Roem. Politik burdjuasi nasional jang memisahkan ditjiptakan oleh Hatta, Sultan Abdul Hamid dan Moham- dengan menjetudjui persetudjuan KMB jang chianat, jang Burdjuasi nasional ikut berkapitulasi kepada imperialisme man-Natsir jang memprovokasi ,Peristiwa Madiun". imperialisme dan memihak pemerintah Hatta-Suki- djuasi nasional memisahkan diri dari front persatuan anti-Periode keempat (1948-1951) jalah periode dimana bur-Natsir jang menelorkani Peristiwa Madiun". ini didahului oleh provokasi pemerintah Hatta-Sukiman-Republik Indonesia ketika itu. Tetapi pelaksanaan resolusi adalah djalan keluar dari keadaan sulit jang dihadapi oleh jang disahkan oleh Konferensi PKI bulan Agustus 1948 perialis. Resolusi ,Djalan Baru Untuk Republik Indonesia" achirnja mereka memilih fihak kaum komprador dan im- kalahan² ini telah membikin ragu burdjuasi nasional dan kekalahan² dilapangan militer, politik dan ekonomi, dan ke- revolusi menjebabkan revolusi terus-menerus mengalami pokok daripada kegagalan revolusi. Lemahnja pimpinan kan pekerdjaannja dikalangan kaum tani, dan inilah sebab² tik, ideologi dan organisasi dan Partai tidak mementing- si ini Partai telah meninggalkan kebebasannja dalam poli- keadaan objektif jang sangat baik ketika itu. Dalam revolu- babkan Partai tidak mampu memberikan pimpinan kepada Partai dilapangan politik, ideologi dan organisasi menje- mulaan revolusi mempunjai sikap jang teguh. Kelemahan besar telah membikin burdjuasi nasional pada tahun² per- adalah besar. Revolusi Rakjat jang mempunjai kekuatan nasional setelah melihat bahwa kekuatan Revolusi Rakjat Burdjuasi nasional kembali masuk kedalam front persatuan tuan nasional bersendjata melawan imperialisme Belanda. Periode ketiga (1945-1948) jalah periode front persa- merdekaan" kepada Indonesia. mempunjai illusi bahwa Djepang akan memberikan ke-Rakjat melawan Djepang tidak begitu besar dan mereka

50 ngan Djepang, setelah mereka melihat bahwa kekuatan Burdjuis nasional mendjalankan politik kerdjasama de- dor mendjalankan politik bekerdjasama dengan Djepang. djuasi nasional dan boleh dikata semua burdjuasi kompra- tentara Djepang menduduki Indonesia, sebagian besar bur- kekuatan dalam front anti-Djepang. Tetapi setelah bala- sebagian dari burdjuasi komprador merupakan tambahan hanja berhasil menarik burdjuasi nasional, tetapi djuga ma zaman pendudukan Djepang. Front anti-fasis tidak fasis, sebelum Djepang menduduki Indonesia maupun sela-PKI ambil bagian jang aktif dalam menggalang front anti-tetapi dengan melewati GERINDO dan organisasi² lain pun kembali. Walaupun PKI ketika itu bekerdja illegal, njak mengalami kerusakan² dan tidak bisa segera terhim- teror pemerintah kolonial Belanda tahun 1926-1927 ba- wan Mussolah dibangunkan kembali Partai jang sedjak pinan politik kepada Partai, tetapi dibawah pimpinan Ka- tangan Kawan Musso tidak hanja dapat memberikan pim- datang ke Indonesia setjara illegal dari luarnegeri. Keda- lah berkat pimpinan Kawan Musso jang dalam tahun 1935 mendapatkan garis politiknja jang benar ini, terutama ja- tuan dengan burdjuasi nasional melawan fasisme. Partai Periode kedua (1935-1945) jalah periode front persa- di Timur. guh² revolusioner bagi tanah² koloni dan negeri² tergantung adalah sjarat jang penting untuk melatih kader² jang sung- wa perdjuangan jang teguh melawan penjelewengan ini mengubah Partai' mendjadi sekte. Stalin mengatakan, bah- ini mengandung bahaja mengisolasi Partai dari massa dan 1925, dimana dikatakannja bahwa penjelewengan kekiri peladjar Universitet Rakjat Timur pada tanggal 18 Mei setjara tepat dan kena oleh Stalin dalam pidatonja dimuka tariat". Penjelewengan kekiri daripada Partai ini dikritik sekarang djuga", Sovjet Indonesia" dan diktatur prole- burdjuasi nasional, dimana slogan Partai jalah ,,sosialisme Partai masih gelap samasekali tentang perlunja bersatu dgn. Periode pertama (1920-1926) jalah periode dimana

dikalangan kaum tani, belum dapat bersandar kepada kaum tani. Keadaan ini memaksa Partai mendjalankan taktik untuk mendapatkan waktu guna menarik kembali burdjuasi nasional kedalam front persatuan anti-imperialisme dan untuk memperbaiki serta memperkuat pekerdjaan Partai dikalangan kaum tani. Kebenaran taktik Partai ini dibuktikan oleh perkembangan politik dalamne- geri jang baru jang dimulai pada permulaan tahun 1952. Periode kelima (1951 sampai sekarang) jalah periode dimana persatuan dengan burdjuasi nasional makin bertambah erat, tetapi persekutuan kaum buruh dan kaum tani masih belum kuat. Dengan perkataan lain, Partai masih tetap belum mempunjai fondamen jang kuat. Dalam tingkat ini Partai dengan keras harus melawan penjelewengan kekanan jang memberi arti ber-lebih²an kepada persatuan dengan burdjuasi nasional dengan mengetjilkan arti pimpinan klas buruh dan arti persekutuan kaum buruh dan kaum tani. Bahaja ini jalah bahaja melepaskan sifat bebas daripada Partai, bahaja meleburkan diri dengan burdjuasi. Disamping itu, sudah tentu Partai djuga harus dengan keras mentjegah penjelewengan kekiri, mentjegah sektarisme, jaitu sikap jang tidak mementingkan politik front persatuan dengan burdjuasi nasional dan me- melihara front persatuan itu dengan sekuat tenaga. Karena klik burdjuasi komprador bersandar pada imperialisme jang berlainan, dan karena politik Partai sekarang ini per- tama² ditudjukan kepada imperialisme Belanda dan bukan kepada semua imperialisme asing, maka telah timbul pertentangan jang bertambah tadjam dikalangan kaum impe- rialis sendiri dan pertentangan² ini dengan sendirinja djuga timbul dikalangan komprador²nja. Terbentuknja front persatuan dengan burdjuasi nasional ini membukakan kemungkinan² baru bagi perkembangan dan pembangunan Partai dan bagi pekerdjaan Partai jang terdekat, jaitu menggalang persekutuan kaum buruh dan kaum tani anti-feodal- isme. Pembangunan Partai dan penggalangan persekutuan kaum buruh dan kaum tani adalah djaminan bagi pimpin-

an proletariat atas front persatuan nasional. Dari pengalaman² diatas dapat kita tarik kesimpulan² sbb. :

  1. Burdjuasi nasional Indonesia, karena djuga tertekan
    oleh imperialisme asing, dalam keadaan tertentu dan sampai batāsª jang tertentu, dapat turut serta dalam perdjuang- an melawan imperialisme. Dalam keadaan tertentu demikian proletariat Indonesia harus menggalang persatuan dengan burdjuasi nasional dan mempertahankan persatuan itu dengan sekuat tenaga. Dalam keadaan jang lebih tertentu lagi, djika politik Partai pada suatu waktu hanja ditudjukan kepada sesuatu imperialisme, maka sebagian daripada burdjuasi komprador bisa djuga merupakan tambahan kekuatan dalam melawan imperialisme jang tertentu itu. Tetapi walaupun demikian, burdjuasi komprador masih tetap sangat reaksioner dan masih tetap bertudjuan untuk menghantjurkan Partai Komunis, menghantjurkan gerakan proletariat dan gerakan demokratis lainnja.

  2. Karena lemahnja burdjuasi nasional Indonesia dila-
    pangan ekonomi dan politik, maka dalam keadaan se- djarah jang tertentu burdjuasi nasional jang wataknja bim- bang itu bisa gontjang dan mengchianat. Oleh karena itu proletariat dan Partai Komunis Indonesia harus senantiasa ber-djaga® akan kemungkinan bahwa dalam keadaan jang tertentu burdjuasi nasional tidak ikut dalam front persatuan, tetapi dalam keadaan lain lagi mungkin ikut kembali.

  3. Dengan tidak ikutnja kaum tani, front persatuan na-
    sional tidak mungkin kuat dan kuasa. Dengan tidak ikutnja kaum tani, front peršatuan paling banjak hanja bisa meng- himpun 20% sampai 25% Rakjat, jaitu kaum buruh, burdjuasi ketjil kota dan burdjuasi nasional. Sedangkan kaum tani djumlahnja lebih dari 70% daripada Rakjat Indonesia. Oleh karena itulah, front persatuan nasional jang kuat dan kuasa, jalah front persatuan nasional jang berbasiskan persekutuan kaum buruh dan kaum tani. Disamping kaum tani adalah sekutu proletariat jang teguh, 53

mua rintangan dan mengatasi semua kesulitan, dan de- kedepan, hanja dengan demikian kita bisa mendobrak se- bungan erat dengan massa dan memimpin massa madju ninisme dan mempunjai kepertjajaan kepada massa, berhu-Partai. Hanja apabila kita menguasai ilmu Marxisme-Le- tingkat ideologi Marxis-Leninis daripada segenap anggota tai kita hanja mungkin kuat dengan djalan meninggikan mengkonsolidasi pimpinan Marxis-Leninis jang tepat. Par- tingkat ideologi Marxis-Leninis dari seluruh Partai dan Marxis-Leninis didalam barisannja sendiri, meninggikan per-táma² Partai kita harus mentjiptakan kesatuan ideologi sia dari kemenangan jang satu kekemenangan jang lain, sar dan berat dan agar mampu memimpin Rakjat Indone- kita mampu sepenuhnja memikul beban sedjarah jang be- klas buruh dan massa Rakjat-banjak lainnja. Agar Partai Leninisme jang bisa dipertjajai memelopori dan memimpin madju. Hanja Partai jang menguasai teori Marxisme-Partai hanja mungkin djika Partai dipimpin oleh teori jang kita mempunjai Partai demikian. Peranan pelopor daripada Dengan tiada teori Marxisme-Leninisme tidak mungkin Komunis Tiongkok. Partai model Partai Komunis Sovjet Uni dan model Partai ngubah fisionomi dunia, maka kita harus mempunjai merdeka penuh, kalau kita mau ambil bagian dalam me- sjarakat jang setengah-djadjahan mendjadi Indonesia jang si, kalau kita mau mengubah fisionomi (wadjah) ma- ngan perkataan lain, kalau kita mau menang dalam revolu- perialisme dan kakitangannja dan bumi Indonesia. De- mimpin massa Rakjat jang luas untuk menghapuskan im. me, adalah tidak mungkin memimpin klas buruh dan me- style Marx-Engels-Lenin-Stalin, jang bebas dari oportunis- jang dibangun menurut teori revolusioner dan menurut Stalin. Dengan tiada Partai revolusioner jang demikian, dikatakan oleh Kawan Mau Tje-tung, Partai tipe Lenin- njai Partai revolusioner tipe Lenin, atau sebagai jang lau kita mau menang dalam revolusi, kita harus mempu-

54 Kawan Stalin terus-menerus mengadjar kita, bahwa ka- mengenai Partai sendiri, masaalah pembangunan Partai. lam hal ini jang mendjadi pusat masaalah jalah masaalah taan? Ini adalah bergantung kepada keadaan Partai. Da- mungkinan² jang digariskan oleh Partai mendjadi kenja- mendjadi garis massa ? Bagaimanakah supaja semua ke- tai jang benar itu bisa didjalankan dengan konsekwen dan maka soalnja jalah bagaimanakah supaja garis politik Par-Djika Partai sudah mempunjai garis politik jang benar,

B. Masaalah Pembangunan Partai basis front persatuan nasional.
masaalah persekutuan kaum buruh dan kaum tani sebagai alah bersatu dan berpisah dengan burdjuasi nasional dan nar memetjahkan masaalah front persatuan, masa-Djelaslah bagi kita, bahwa Partai kita harus setjara be- tarisme. Partai mesti memperingatkan anggota2nja terhadap sek- menentang sikap mereka jang bimbang. Disamping itu tindakan-tindakan jang reaksioner dari sekutunja, mesti ngan ini, djika perlu, kaum Komunis mesti mengkritik dasar tuntutan® bersama dan aksi bersama. Bersamaan de- klas jang lain adalah merupakan suatu persekutuan atas Partai. Front persatuan dengan partai® politik dan dengan dengan pengertian jang terang tentang program dan taktik Untuk ini Partai mesti mempersendjatai fungsionarisnja bebasannja dalam lapangan politik, ideologi dan organisasi. terlebur dengan mereka. Partai mesti tetap memegang ke- bagai aliran dan ideologi, Partai tidak boleh mendjadi politik maupun dengan kerdjasama dengan orang dari ber- nasional, baik dengan kerdjasama dengan berbagai partai

  1. Dalam perdjuangan untuk tertjiptanja front persatuan
    djuga pekerdjaan jang penting. itu, pekerdjaan dikalangan burdjuasi ketjil kota adalah adalah sekutu proletariat jang bisa dipertjaja. Oleh karena maka burdjuasi ketjil kota jang djumlahnja tidak ketjil

ngan demikian kekuatan kita akan mendjadi tak terkalah-

kan. Partai kita hanja bisa memenuhi kewadjiban sedjarah-

nja jang besar dan berat djika Partai terus-menerus mela-

kukan perdjuangan jang tidak kenal ampun terhadap kaum oportunis kanan maupun ,kiri" didalam barisannja sendiri, djika Partai terus-menerus membersihkan kaum kapitulator (penjerah) dan pengchianat dari kalangannja sendiri dan djika Partai terus-menerus memelihara kesatuan dan disiplin didalam barisannja sendiri. Partai adalah ba-

risan pimpinan daripada klas buruh, adalah benteng jang

terkuat, adalah djenderal staf. Kemenangan tidak mungkin tertjapai djikalau didalam djenderal staf ini duduk

kaum kapitulator, kaum oportunis dan pengchianat. Djika ini terdjadi, Partai mudah dihantjurkan, dihantjurkan tidak

hanja dari luar tetapi djuga dari dalam.

Partai kita hanja mungkin memenuhi kewadjiban sedja-

rahnja jang besar dan berat, djika Partai tidak mendjadi

sombong karena kemenangan² jang ditjapainja, djika Partai melihat kekurangan² didalam pekerdjaannja, djika Par-

tai berani mengakui kesalahan²nja dan dengan terang²an dan djudjur memperbaikinja. Partai akan mendjadi tak terkalahkan djika Partai tidak takut pada kritik dan self-

kritik, djika Partai tidak menjembunjikan kesalahan dan

kekurangan² dalam pekerdjaannja, djika Partai mengadjar

dan mendidik kader²nja menarik peladjaran dari kesalahan² pekerdjaan Partai dan pandai memperbaikinja te-

pat pada waktunja.

Indonesia adalah negeri burdjuis ketjil, artinja negeri, di-

mana perusahaan pemilik² ketjil masih sangat banjak terda-

pat, terutama pertanian perseorangan jg. kurang produktif.

Partai kita dilingkungi oleh klas burdjuis ketjil jang sangat besar ini, dan banjak anggota² Partai kita datang dari ka-

langan klas ini dan tidak dapat tidak, bahwa mereka jang

masuk Partai kita ini membawa sedikit atau banjak fikiran² dan kebiasaan² burdjuis ketjil. Burdjuasi ketjil inilah jang mendjadi basis sosial daripada dua matjam penjakit sub-

jektivisme didalam Partai kita, jaitu dogmatisme dan emperisisme. Dua matjam subjektivisme inilah jang merupa- kan dasar ideologi daripada mereka jang bersalah mendja- lankan oportunisme kanan dan kiri" didalam Partai di- waktu² jāng lampau. Dogmatisme dan emperisisme timbul dari dua udjung jang bertentangan. Kedua matjam ideologi ini adalah sama² berat-sebelah. Kaum dogmatis mendasarkan sesuatu hanja kepada buku dan kepada dalil² teori jang ter-pisah², dan tidak melihat sesuatu sebagai jang hidup, berubah dan berkembang. Mereka membikin teori mendjadi mati tak- berdaja karena dilepaskan hubungannja dengan praktek, dengan massa. Sebaliknja kaum emperisis, mereka beker- dja, mungkin kerasnja seperti kudabeban, tetapi dengan tidak mengetahui dari mana asal semua jang dikerdjakan- nja dan tidak mengetahui kemana tudjuannja dan bagai- mana tjara jang tepat untuk mentjapai tudjuan itu. Mereka membikin praktek mendjadi gelap karena tidak dipimpin oleh suatu teori, karena mereka meremehkan teori. Djelas- lah, bahwa ke-dua²nja adalah tidak objektif, dan atas dasar berat-sebelah inilah kedua matjam ideologi itu dalam menghadapi sesuatu soal praktis pada waktu jang tertentu, akan saling berhubungan dan bertemu pada titik pertemuan jang sama. Oleh karena itulah bukan djarang kita melihat, bahwa orang jang kiri" didalam dan diluar Partai kita, dalam menghadapi masaalah² praktis saling berhubungan dan bertemu dalam titik pertemuan jang sama dengan orang kanan didalam dan diluar Partai kita. Demikian djuga sering kita melihat, bahwa orang seorang itu djuga, bisa dari seorang jang tadinja kiri" tiba² mendjadi seorang kanan, atau sebaliknja, dengan tidak mengalami perdjuangan batin jang berat, terdjadi dengan sewadjarnja sadja. Bagi Partai kita adalah sangat penting soal melawan subjektivisme, jaitu melawan dogmatisme maupun emperisisme. Ke-dua² matjam subjektivisme ini sama berbahajanja bagi Partai kita, dan jang paling berbahaja jalah subjektiv- 57

59 lahan dan untuk mengkonsolidasi kesatuan daripada Par- burdjuasi ketjil, maka untuk mengatasi ber-matjam² kesa- sedjarah, sebagian besar anggotanja adalah dari kalangan tai kita? Karena Partai kita, berhubung dengan keadaan subjektivisme dan sektarisme setjara besar²an didalam Par-Bagaimana tjara jang paling berhasit untuk mengatasi bagi Partai jang sudah dibolsjewikkan. sendiri. Pengetahuan tentang semuanja ini adalah sjarat adaan politik. sosial, ekonomi dan kebudajaan negerinja tai akan lebih mengetahui tentang sedjarah, tentang ke- bahwa di-waktu² jang akan datang anggota dan kader² Par- ke-V sekarang ini. Dengan demikian dapat kita harapkan, gram PKI jang diadjukan kepada Kongres Nasional ting lagi putusan Central Comite tentang Rentjana Pro- tuk memperingati ulangtahun ke-33 Partai dan lebih pen-Jang Penuh (Menudju Indonesia Baru) sebagai pidato un- jat Indonesia Berdjuang Untuk Kemerdekaan Nasional ting djuga artinja persetudjuan Politbiro atas uraian Rak- sosial dan ekonomi daripada daerahnja masing", pen- diwadjibkan membikin laporan tentang keadaan politik, Partai kita dalam tahun 1952 dimana tiap" wakil Comite sangat penting arti daripada konferensi² jang diadakan oleh lam Partai. Berhubung dengan dua hal inilah, mendjadi kok sedjak tahun 1929 untuk melawan subjektivisme dida- tjara inilah djuga jang dipakai oleh kaum Komunis Tiong- mereka tenggelam dalam fantasi dan avonturisme. Dua penjelidikan sesuatu keadaan jang njata akan menjebabkan membikin Kawan² kita mengerti bahwa kesalahan dalam tik perdjuangan dan metode kerdja, dan dengan demikian dan ekonomi, agar dengan demikian bisa menentukan tak- anggota" kearah penjelidikan dan studi dilapangan sosial perhitungan setjara subjektif. Kedua, memimpin perhatian kuatan klas. Dengan demikian kita menentang analisa dan menganalisa situasi politik dan dalam menghitung ke- ta² Partai untuk memakai metode Marxis-Lèninis dalam lah sangat perlu kita lakukan : pertama, mengadjar anggo-Untuk melawan subjektivisme didalam Partai kita ada-

58 sempit burdjuis ketjil. adalah dua segi dari barang jang satu dan sama, jaitu sifat- ganisasi dari massa didalam dan diluar Partai. Ke-dua²nja Partai. Sedangkan sektarisme berarti isolasi politik dan or- berarti isolasi ideologi dari massa, didalam maupun diluar tambahan pada sifat-sempit dalam ideologi. Subjektivisme dalam kehidupan politik dan dalam organisasi, sebagai Sifat-sempit burdjuis ketjil mendapat bentuk sektarisme dak disinari oleh teori revolusioner". bahwa : Praktek meraba dalam gelap djika djalannja ti- menentang praktek sonder teori dengan utjapannja. hubungkan dengan praktek revolusioner". Stalin djuga bahwa : Teori mendjadi tidak bertudjuan djika tidak di-Stalin menentang teori sonder praktek dengan utjapannja, pimpin oleh pandangan Marx, Engels, Lenin dan Stalin. Pokoknja jalah, supaja kita dalam pekerdjaan kita di- demikian tidak mendjalankan kesalahan emperisisme. putus² dan terbatas sebagai kebenaran umum, agar dengan tidak menganggap pengalaman dirinja sendiri jang ter- katkan diri dilapangan teori. Inilah djalan baginja untuk tentang pengalaman²nja agar dengan demikian mening- pengalaman²nja setjara sistimatis dan membikin sintese supaja membatja dengan sungguh2, agar dapat menjusun jang berpengalaman bekerdja supaja pergi kestudi dan supaja tidak mendjalankan kesalahan dogmatisme. Mereka supaja bisa madju dan tidak mati dalam mengeloni buku, pengetahuan buku harus pergi kekenjataan jang hidup, an jang ada pada dirinja masing?. Mereka jang mempunjai Partai jang dihinggapi penjakit ini harus mengisi kekurang- emperisisme. Oleh karena itu, anggota dan tjalon-anggota subjektivisme jang tersebut diatas, jaitu dogmatisme dan jang disebabkan olehnja) adalah disebabkan oleh kedua lahan dalam melawan Provokasi Madiun serta kerusakan sakan tahun 1926, kekalahan Revolusi 1945-1948, keka- kerusakan² didalam Partai (misalnja kekalahan dan keru-Partai kita menundjukkan, bahwa kekalahan² Partai dan isme jang tidak kita lawan dan kita serang. Pengalaman

tai, kita harus mengambil sikap jang serius dan hatia, dan samasekali bukan sikap jang liberal dan kesusu. Dengan ti- dak kenal ampun kita harus mengupas tiap² kesalahan, menganalisa dan mengkritiknja setjara ilmu, agar dengan demikian kita akan lebih hati² lagi dalam pekerdjaan² kita dikemudian hari dan akan bekerdja lebih baik lagi. Tetapi, disamping mengkritik keras tiap² kesalahan, kita harus ber- usaha memperbaiki jang bersalah. Dengan demikian kita melakukan tugas kita setjara benar, jaitu membikin bersih ideologi Partai dan memelihara persatuan dikalangan kawan². Gerakan jang diadakan oleh Partai kita dalam tahun 1952 untuk mempeladjari tulisan Kawan Mau Tje-tung Tentang Praktek dan Membasmi Liberalisme Dalam Partai dan tulisan Kawan Liu Sau-tji Tentang Garis Massa mempunjai arti jang sangat besar bagi usaha meninggikan tingkat ideologi Partai kita. Demikian djuga kemadjuan jang pesat dari penerbitan lektur Partai, terutama dengan terbitnja seperti tulisan Lenin Komunisme Sajap-Kiri", Suatu Penjakit Kanak², dan akan terbitnja tulisan Stalin Sedjarah Partai Komunis Sovjet Uni dan Masaalah² Ekonomi Sosialisme di Uni Republik² Sovjet Sosialis, tulisan Kawan Malenkov Laporan Pada Kongres ke-19 Tentang Pekerdjaan Central Comite Partai Komunis Sovjet Uni dan tulisan Keawan Mau Tje-tung Tentang Kontradiksi, akan lebih meninggikan tingkat ideologi daripada Partai kita. Kewadjiban Kita Untuk Memperkuat Partai Adalah sbb. :

  1. Meninggikan tingkat politik para tjalon-anggota, ang-
    gota dan kader Partai dan mejakinkan mereka akan eratnja saling hubungan untara kebenaran garis politik Partai dengan pembangunan Partai.

  2. Mejakinkan seluruh Partai tentang dua kewadjiban
    Partai jang sangat urgen, jaitu pertama, penggalangan front persatuan nasional anti-imperialisme jang berbasiskan per- sekutuan kaum buruh dan kaum tani anti-feodalisme dan kedua, meneruskan pembangunan PKI jang dibolsjewikkan, 60

jang meluas diseluruh negeri dan jang mempunjai karak- ter massa jang luas, jang sepenuhnja dikonsolidasi dilapangan ideologi, politik dan organisasi.

  1. Melandjutkan peluasan keanggotaan dan organisasi
    Partai, menarik lebih banjak kaum tani kedalam barisan Partai — terutäma kaum tani miskin dan tani tak-bertanah — menempatkan anggota dan kader² Partai pada tempat jang lebih tepat, mengurangi rangkapan pekerdjaan anggota dan kader Partai. Mengadakan kontrole jang lebih baik atas tiap2 pekerdjaan Partai.

  2. Mementingkan pekerdjaan dilapangan ideologi dida-
    lam Partai dengan lebih banjak mempeladjari tulisan Lenin, Stalin, Malenkov, Mau Tje-tung, Liu Sau-tji dan pe- mimpin2 Partai lainnja, meneruskan perdjuangan terhadap dogmatisme, emperisisme, oportunisme, sektarisme dan liberalisme.

  3. Lebih banjak mempeladjari sedjarah Indonesia, mem-
    peladjari keadaan politik, ekonomi, sosial dan kebudajaan Indonesia sebagai dasar untuk menentukan taktik perdjuangan dan metode kerdja Partai.

  4. Memperlengkapi Partai dan mempersendjatai fung-
    sionaris Partai dengan garis taktik jang tepat, garis organisasi jang tepat dan dengan program baru jang terang dan singkat mengenai semua masaalah penting dan pokok daripada revolusi Indonesia. Membikin program jang memenu- hi keinginan massa ini mendjadi program massa. Kawan², dari laporan umum ini sekarang mendjadi te- 8 rang bagi kita beberapa segi jang pokok daripada keadaan internasional, keadaan dalamnegeri dan keadaan Partai kita, dan djuga mendjadi terang kewadjiban Partai dilapangan politik luarnegeri, dilapangan politik dalamnegeri dan kewadjiban kita untuk memperkuat front persatuan nasional dan memperkuat Partai. Dengan demikian djuga mendjadi djelas, apa jang mendjadi dasar daripada Rentja- na Program PKI jang mendjadi atjara terpenting dalam Kongres ini. 61

54 B. Masaalah pembangunan Partai .....
sional 49

A. .Masaalah menggalang Front Persatuan Na-
2.
49 Dua kewadjiban Partai jang sańgat urgen .....
43

1. Hubungan kebenaran garis politik Partai de-

Ⅲ Partai....
43

desakan persatuan Rakjat ....
38 langan² jang berkuasa didalamnegeri dan atas gai hasil daripada pertentangan² diantara ka-

3.
Pemerintah Ali Sastroamidjojo dibentuk seba-

2.
Perkembangan Front Persatuan Nasional .....
31 ngan sistim Demokrasi Rakjat ... 27 setengah-djadjahan dan menggantikannja de- tuk mengatasinja jalah melikwidasi keadaan

krisis ekonomi jang terus-menerus. Djalan un-

  1. Indonesia setengah-djadjahan membawa akibat
    II Situasi Dalamnegeri Indonesia 27

maian 20 Perdjuangan Rakjat Indonesia untuk perda-3. an damai umatmanusia atas kaum agresor ... 15 Beberapa kemenangan besar daripada keingin-2. ke-II 7

  1. Situasi internasional seșudah Perang Dunia
    7 I Situasi Internásional

ISI

oleh karena itu ia akan mendjadi milik Rakjat. tengah-feodal di Indonesia. Ini adalah tudjuan Rakjat dan mokrasi Rakjat ataskekuasaan setengah-djadjahan dan se- sampai kepada kemenangan kita, kemenangan sistim De- jat Indonesia jang gagahberani, kita pasti akan madju terus bersatu dengan Rakjat dan pertjaja kepada kekuatan Rak-Dibawah pandji² Lenin dan Stalin jang abadi, dengan Tiongkok. 沪

jat dan dua Partai jang besar, jaitu Sovjet Uni dan

mendapat inspirasi dan teladan dari pengalaman² dua Rak- jang mahadjaja, dan karena kita dalam pekerdjaan kita

Marx, Engels, Lenin dan Stalin dan Fikiran Mau Tje-tung

karena kita dalam pekerdjaan se-hari² disinari oleh teori² djuga sedar, bahwa kewadjiban ini akan dapat kita penuhi, ini djuga didjelaskan oleh laporan umum ini. Tetapi kita

oleh kita kaum Komunis Indonesia adalah berat. Tentang Kita semuanja sedar, bahwa kewadjiban jang dihadapi isme Belanda.

rintah mengambil sikap jang agak tegas terhadap kolonial-

terus-menerus terhadap Pemerintah telah memaksa Peme- perundingan, dan bahwa dorongan Rakjat Indonesia jang memaksa imperialisme Amerika untuk datang kemedja ti bahwa gerakan perdamaian jang bertambah kuat dapat sudah ditjantumkan dalam laporan umum, menambah buk. nesia-Belanda. Semua kedjadian ini memperkuat apa jang

jah Republik Indonesia dan untuk membatalkan Uni Indo-

kongkrit untuk mempertahankan Irian Barat sebagai wila-Republik, adanja tindakan pemerintah Indonesia jang jalah mulai digulungnja komplotan kolonialis Belanda anti- mur Djauh. Sedang kedjadian² dalamnegeri antara lain oleh lima-besar untuk membitjarakan ketegangan² di Ti- untuk mengundang RRT dalam konferenşi jang dihadiri ferensi empat-besar di Berlin jang antara lain memutuskan lamnegeri jang penting. Kedjadian luarnegeri, misalnja kon- tober jang lalu ada beberapa kedjadian luarnegeri dan da-Sesudah sidang Pleno Central Comite dalam bulan Ok-