Baca PDF (OCR): 5.1.2_0008_Hasil-Investigasi-Tim-KontraS-Timor-Timur-Paska-Jajak-Pendapat-Tahun-1999

37 halaman · 37 halaman diproses dengan OCR· 81088 ms

Daftar isi
  1. 8 Desa Ritabou, kaecamstan Maliana, kabupaten Status Bujang Pekerjaan Swasta PELAKU PENANGKAPAN Miliai Pro Otonomi dan SGI KRONOLOGI PENANGKAPAN Pada tanggal 17 mei 1999 korban ditangkap di rumahnya oleh para milisi Pro Otonomi. Korban kemudian dibawah ke rumahnya Ir. Natalino Mon- teiro salah seorang komandan/pendiri milisi. Akan totapi sang pelaku kriminal atau Ruben merasa tidak puas se hingga memaksa Natalino untuk menyerahkan korban kepadanya, karena Na-talino totap ngotot tidak mau menyerahkan korban,maka sang pelaku kriminal atau Ruben memaksa Natalino agar memyerahkan korban untuk dibawah ke batugade sebagai jaminan untuk membebaakan dua (2) orang perenpuan yang ditahan di sana. Hingge kini baik korban maupun dua orang perempu- an yang ditahan itu tidak pernah munoul lagi.
  2. Emil.o Tolusin
  3. 1 Dess Molop, kecamstsn Bobonaro, kabupaten Pobonaro
  4. PELAKU PEMBUNUHAN
  5. 2. Anggota Kodim, Koramil dan Anggota SOI yang dipimpin langsung oleh
  6. wakil Kasi Intel Kodim Maliena.
  7. KRONOLOGI PEMBUNUHAN
  8. Caliatro tidak menyadari kalau dirinva jugs dicari-cari oleh pare mili-
  9. ai teraebut. Korban ditangkap den diikat kemudian dibeyph, ke rumah manten
  10. kepals Desa Molop yang kebatlan munah terssbut sudah ditinpzal perei ote
  11. D 1 1 1, 30 Apr11 1900
  12. E mil. Talao
  13. menyerahakan diri. Kodim menyuruh korban untuk masuk bergabung dengen
  14. Emker Talunin
  15. KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKEKASAN
  16. KRONOLOGI KEJADIAN
  17. Pada tanggal 26 Mei 1999 ditangkap oleh para pelaku di ataa di
  18. di rumahnya. Kemudian korban dibawah ke kota Atabee lama dengan
  19. pare pelaku mengali kuburan, kemudian korban diperintah mesuk ber-
  20. diri di dalam kuburen itu oleh pare pelaku, selanjutnya korban di
  21. tembak mati oloh para pelsku di kuburan itu.
  22. Keterangan : Sakai mata mengatakan para pelaku tidak menyerahkan
  23. mayat korban kepads keluarganya.
  24. KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN
  25. LAPORAN HASIL INVFSTIGAST TTM KONTPAS
  26. pung Labo perpi ke kempung Folbese ( mep ) untu' ilut meravakan pesta
  27. naas baru melangkakan kaki ± 20 meter dari erah mumoh yane dinpinani la-
  28. ngsung ditembak oleh pars pelaku tersebut diatas. Karena Rerluia no San-
  29. menembus dada Berluis Do Santos dan langaung tewas ai tempat. Parn peln-
  30. ku tersebut jugs tidak membiarkan Jenezab korban bepitu aain, mereke
  31. ( pelaku ) memotong kedua kaki dantanpan Berluis To Santos meniadi ms
  32. simg-masing dua potongan dan semua potongan tubuh Berluis ro Santos 4
  33. bawah pergi kearah Desa Sibuni, hingga saat ini mavst Perluis ro Santos
  34. belum di kembalikan kepada keluarganya.
  35. pasukan gabungan untuk dikuburkan secara diam-diam nenr
  36. Selain korban Berluis Po Santos, ada dua korbon lainnyn
  37. yang ditangkap. oleh pelaku.-.pelaku diatas dan iancsm
  38. OPIST UNTUY ORANG ITLANG DAN ORBAN TINDAY PRYRRASAN
  39. Helllintar. Kgorben lengsuns dirubur nade ditersebut.ibi,
  40. KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN
  41. Kampung Koelima, Desa Atabae Lama, Kecamatan
  42. Desa Koelima, Kecamatan Atabee, Kabupaton
  43. Pekerjaan Tani
  44. Desa Koelima, Kecamatan Atabae,Kabupaten
  45. PELAKU PEMBANTAIAN
  46. Paeukan Milisi Pro Integrasi Halilintar yang dipimpin langsung oleh
  47. KRONOLOGI PEMBANTAIAN
  48. Pada tanggal 4 Januari 1998 para muda-mudi setempat mengadakan
  49. KOMISI UNTUKORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KPKFRASAN
  50. Desa Ritabuo, kampung Maliubun, kecamatan "aliana
  51. Desa Ritabou, kampung Maliubun, kecamatan Maliana,
  52. Desa Ritabou, kampunp Maliubun, kecamatan "elians,
  53. Desa Ritabou, kampunp Maliubun, kecamaten Maliana,
  54. Desa Ritabou,kampung Maliubun, Kecamatan Maliana,
  55. KRONOLOGI PEMBANTAIAN
  56. Pada tenggal 19 maret 1999, kampung Maliubun diserang oleh pasukan
  57. gabungan sekitar pukul 18.30 dan menewaskan keempat korbnn tersebut 8i
  58. atas,serta melukai tiga (3) oranglainnya. Sebelum terjadinya penembakan
  59. terhadap korban-korban diatas, masyaraket setempat tidak curiga sama
  60. sekali terhadap apa yang akan terjadi di lingkungan kampung itu. Para
  61. korban yang saat itu baru pulang dari sawah dan bersantai di rumah mesinp
  62. masing sambil makan kacang dan minum kopi, tibe-tiba ditembak dari luar
  63. rumah oleh para pelaku secara sporadis dan sadis.
  64. Emilio taluoin.
  65. Embo Talunn.
  66. KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN
  67. IDENTITAS KORBAN
  68. N e m e 1 Agustiuho Pernandes
  69. PELAKU PENANGKAPAN
  70. KRONOLOGI PENANGKAPAN
  71. E mlio Taluorn.
  72. Emilleo lalo sint
  73. Sedangkan kortan luka luka antara lain :X
  74. paroki Yovalina. dan ei antara pengungsi itu sendiri telah
  75. macinggal I orsng srak >eng ma-darita penyakit kolera dan malaria.
  76. berusaha menahan diri.dan bersikap lebih
  77. crovokatoryang sengajs dilecas dalan
  78. Yecade kelomeck pre Integrasi den oro
  79. emeriekas agar memasriuangkan aspirasinye
  80. as8lagar mulsi rembangun.Fenghayatan
  81. cemahaman nilai-nilai demokrasi dan Hak Asasi Manusia dslam setiao tugasnya sgsr
  82. lebin berani dar jantan menerima kritik dan
  83. pelitil pacs jamen ini
  84. Isabel DC. Ferreira. SH
  85. rcordinator Umum Kontrss
  86. Bapek Uskup Dicsis Dili dan Diosis Baucau
  87. 2.Dewan keamanan P99
  88. 8.Panglima ABRI
  89. 12. Gube-nur KDH. Tk I Timor liur
  90. nuh kemudian mayatnya dibuang di tepi pantai. Sampai pada tanggal 4-
  91. menembus bahu kiri,dada kiri jantung, dan tenggorokan korban.
  92. KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN
  93. Desa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia,
  94. Desa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia,
  95. PELAKU PEMBANTAIAN
  96. Koptu. Hilario ( anggota koramil Hatulie ) dan BTT setempat.
  97. KRONOLOGI PEMBANTAIAN
  98. Pada tanggal 20 mei 1999,Ibu Rosaria sesudah mendengar bahwa
  99. adiknya " Costancio " sudah di tembak mati, Ibu Rosaria yang ketaku -
  100. tan, masih dalam persembunyiam keluar untuk menyerahkan diri kepada
  101. para peleku kriminil ( BTT, dan koramil Hatulia ). Ketika melihat Ibu
  102. Rosaria dan anaknya munoul, BTT dan Miliai langsung beramei-ramei
  103. memberondong keduanya dengan peluru. Ibu dan añak itu tersungkur dan
  104. Keterangan : Kondiai kedua korban tertembus peluru di aekitar
  105. *KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN TINDAK KEKERASAN
  106. Hasil Infestigasi Tim Kontras ke lokasi dari tanggal 6 -3 -99a.
  107. yang di dapat di lokasi adalah terjadi pengungsihan penduduk dari
  108. beberapa desa di kec. Maubara ke kab. ermera sebanyak 2041 orang terhitung
  109. dari tanggal 04/2/99 s/d 13/3/99.jumlah ini akan bertama karena operasi BMP
  110. masih terus beraksi.
  111. : 18 orang sakit malaria
  112. ke 413 orang masyarakat pro kemerdekaan tersebut di atas telah di paksa
  113. mengunsi ke bebrapa tempat yang terpisah antara lain Mingir (Atabae),Batu
  114. Gade dan (Atapupu). mereka juga di paksa untuk mengaku sebagai pengunsi
  115. pro integrasi kalau tidak mereka akan di bunuh tutur beberapa orang yang
  116. meloloskan diri.Dari 413 orang tsb ada 4 orang yang berhasil lari kembali antara lain :
  117. Alamat Desa Lisa Dila
  118. Pada tanggal 6/3/99 8 orang pemuda pro kemerdekan dari desa Lisa Dila di
  119. tembak oleh anggota koramil dan besi mera putih, ke 8 pemuda, 7 orang
  120. berhasil meloloskan diri dan satu orang tewas. Tubuh (mayat) korban di

HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS TIMOR-TIMUR PASKA JAJAK PENDAPAT TAHUN 1999

INFORMASI DAN DOKUMENTASI KONTRAS 2003

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS K88 u8 Penangkapan Status korban Dihilangkan secara pakse H a r i/Tanggal 17 Me1 1999 Lokasi TKP ## Desa Ritabou, kaoamatan Maliana, kabupaten Maliana. IDENTITAS KORBAN 8

U m ur N a m a Longuinhos Ritabou 24 tahun
Jenis kelamin Alamat Laki-lski Baliana.

8 Desa Ritabou, kaecamstan Maliana, kabupaten Status Bujang Pekerjaan Swasta PELAKU PENANGKAPAN Miliai Pro Otonomi dan SGI KRONOLOGI PENANGKAPAN Pada tanggal 17 mei 1999 korban ditangkap di rumahnya oleh para milisi Pro Otonomi. Korban kemudian dibawah ke rumahnya Ir. Natalino Mon- teiro salah seorang komandan/pendiri milisi. Akan totapi sang pelaku kriminal atau Ruben merasa tidak puas se hingga memaksa Natalino untuk menyerahkan korban kepadanya, karena Na-talino totap ngotot tidak mau menyerahkan korban,maka sang pelaku kriminal atau Ruben memaksa Natalino agar memyerahkan korban untuk dibawah ke batugade sebagai jaminan untuk membebaakan dua (2) orang perenpuan yang ditahan di sana. Hingge kini baik korban maupun dua orang perempu- an yang ditahan itu tidak pernah munoul lagi.

  • Keterangan : Korban hilang.dari tanggal 17 mei. 1999 hingga sekarang
    belum dikembalikan oleh para pelaku yang menangkapnya. D 11 1, 25 Mei 1999 Koordinetor-Inveatigasi

Emil.o Tolusin

KOMISI WWTUK ORANO HTT ANG DAN KORBAN TTNDAX KRKRRASAN (KOBTRAS)

LAPORAN HASIL INVESTTGASI TIM KONTRAS Ka8u 8!Pembunuhan Status korban 1 Disikaa Mati Ha r 1/Tanggel : 24 Apr11 1009 LokesiTP

1 Dess Molop, kecamstsn Bobonaro, kabupaten Pobonaro

IDENTITSS KORBAN : 8 S N 8 Calistro U m u r 多 40 tahun Jenis kelamin Taki- laki Alamaté 8tatusDesa Molpp, kecamatan Bobonaro, kabupaten Robonero Kavin Pekerjaen: Pegawai Negeri Sipil ( Ouru Sn )

PELAKU PEMBUNUHAN
  1. Mlisi pro Otonomi

    2. Anggota Kodim, Koramil dan Anggota SOI yang dipimpin langsung oleh

wakil Kasi Intel Kodim Maliena.
KRONOLOGI PEMBUNUHAN

Pada tanggel 24 April 1999, milisi pro Otonomi melskukan sosialisesi Otonomi ke Desa Molop dan menemukan korban Caliatro dimumahnya. Korban

Caliatro tidak menyadari kalau dirinva jugs dicari-cari oleh pare mili-

ai teraebut. Korban ditangkap den diikat kemudian dibeyph, ke rumah manten

kepals Desa Molop yang kebatlan munah terssbut sudah ditinpzal perei ote

Penghuninye karena dicari-cari oleh pars milisi. Di rumab 1tu korban Calistro digantung kemudian ditikam pada lehernya, hingga korban tewns. D

D 1 1 1, 30 Apr11 1900

Koordinator Investigasi

E mil. Talao

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KO:DAN TINDAK KEKERASAN (K0H2AAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS 星 K a 8 u 8 Penangkapan Status korban 8 Dihilangian dongan paksa 8 H a r i/Tanggal 17 Moi 1999 3 Lokasi TKP Desa Ritubou( didepan kodim ),kecamaten Maliana kabupaten Bobonaro.

IDENTITAS KORBAN H a m a Almeida Mau Gulo 名20 tahun U m u P Jonia Kolamin 8Laki-laki 8 Alamat Desa Ritabou, kecumstan Malione, kabupaten Bobonaro Status 2 Pekerjan Tani

PELAKU PENANGKAPAN Milisi Guntur ( Pausto Gama )

KRONOLOGI PENANGKAPAN

Pada tanggal 17 mei 1999 paaukan miliai guntur. berusaha menang-kapnya namun gagal, Korban lari langaung ke Kodim 1636 Bobonaro untuk

menyerahakan diri. Kodim menyuruh korban untuk masuk bergabung dengen

milisi. Setelah sehari bergabung kurban dijemput oleh Pauato Game sala satuh pemimpin guntur ke batugade. Hingge kini korban belum juga kembali.

  • Keterangan : Diduga korban sudah dibunuh di sekitar Batugade dan
    mayatnya dibuang di sekitar Manu duki.

D 1 1 1, 25 Mei 1999 Xoordingtor Investigaai

Emker Talunin

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAKKEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS Kasus 第 Pembunuhan Status korban DitikamMati H a r i/Tanggal 17 Mei 1999 a Lokasi TKP KampungHolbese, DesaLeber,Kecamatan Bobonaro, Kabupaten Bobonaro. IDENTITAS KORBAN N a m a Pedro De Jesus

Jenis kolamin U m u r Laki-laki 30 tahun
Alamat
Status Kawin

Dese Leber, Kampung Holbeve, Kecamatan Bobonaro, Kabupaten Bobonaro. 家 3 Pekerjaan Tani PELAKU PEMBUNUHAN Pasukan gabungan yang erdiri dari

  • Koramil kecamatan Bovonaro
  • Kodim Maliana, dipimpin langsung oleh Kasi Intel Kodim.
  • Milisi pro integrasi KRONOLOGI PEMBUNUHAN Pada tanggal 17 mei 1999 milisi pro integrasi dan pasukan melaku-kan sosialiaasi otonomi luas di kecamatan Bobonaro, namun karena para pelaku selain melakuken sosialisasi secare memakae, mereka juga meram- pas, merusak dan menjara semua barang milik rakyat. Sementara di Desa Leber, kecamatan Bobonaro, tepatnya di kampung Holbese, seorang petani yang sedang bekerja di kebunnya ditangkap oleh pasukan gabungan milisi dan ABRI. Korban bernama Pedro de jesus setelah ditangkap, korban di suru naik kelapa untuk para pelaku tersebut, Setelah turun dari pohon kelapa, korban disuru masuk ke dalam gubuknya dan didalam gubuk tersebut korban disiksa, diikat kaki dan tangannye kemudian korban disikaa terus sampai tidak berdaye. Setelah korban menyadarkan diri ingin ber- rusaha untuk melepaskan diri dari ikatan tali, namun para pelaku meli-
    hatnya dan langsung menikam korban dengan pisau pada uluhatinya-Sambil mengoyak-ngoyak pisau itu, para pelaku tersebut mengatakan bahwa kalau kalian yang menang kita tetap akan perang. Setelah korban ditikam mati mayatnya dibawah oleh para pelaku tersebut entah kemana tidak ada yang tahu.

-Keterangan Dari pembunuhan terseut duaorang saudari korban sebe- lumnya melihat kalau korban ditangkap namun karena ta- kut kedua saudarinya tersobut lari sambil menyusup di semak- semak.

D i 1 1, 29 Mei 1999 Koordinator Posko Bobonaro Emildo Talo Siri

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN Kasus : Penangkapan Status korbani Diaiksa Mati H a r 1/Tanggal: 2 Juni 1999 Lokesi TKP : Pos SGI Kecamatan Cailaco IDENTITAS KORBAN N a m 8 : Eugenio Gonsalves da Silva Umu r : 23~tahun Jenia kelamin : Laki- laki : Alamat Kampung Koelima, Desa Atabae, Kecamatan Atabae, Kabupaten Bobonaro. Status Bujang Pekerjaen Pelajar PELAKU PENANGKAPAN DAN PENYIKSAAN

  1. Anggota Halilintar Yang.bernama Onorio dan Marcelino.
  2. Satuan Gugus Inteligen( SGI ) Pos keomatan Cailako. KRONOLOGI KEJADIAN Pada tanggal 2.Juni 1999 setelah mendengar kelulusannya di sekolah SPP Corluli, Eugenio di antar oleh seorang guru SPP yang bernama Adelino dan ketua Asrama SPP Corluli ke pos SOI Qailako untuk melapor diri. Tiba di pos guru Adelino disuruh pulang oleh dua orang anggota Halilintar yang bernama Marcelino dan Onorio sambil mengatakan bahwa Eugenio ( korban) tidak akan mati, sete-lah diinterogasi baru kami suru pulang. Namun setelah dua hari
    adik korban yang bernama Andre Gonsalves datang mengecek di los SGI kecamatan Oailako, ternyata Andre mendapat jawaban dari seo rang anggota Halilintar yang bernama Mercelino katanya pergi men cari kakakmu ( korban ) di sungai Bebai, dia kami bunuh disamal Keterangan : Dari pelaku mengatakan korban sudah dibunuh namun mayatnya sampoi sekarang belum di temukan. Dili, 5 Juni 1999 Koordinator Posko Atabae

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKEKASAN

(KONTRAS) LAPORAN K a su s : Penangkepan Status korban : disikaa dan diekaekusi ( Mati ) H a r i/Tanggal :26 Me1 1999 Lokasi TKP Desa Rairobu, kecamaten Atabae, kabupaben Bobonaro.

IDENTITAS KORBAN N a m 6 : Agustinho Ximenes U mur : 29 tahun Jenis kelsmin : Laki-laki Alamat Desa Rairobo, kecamatan Atabae, kabupaten Bobonaro. Status Bujang Pekerjaan i Tani

PELAKU PENANGKAPAN

  1. Kelompok Milisi pro_Integrasi Halilintar
  2. Anggota SGI pos Atabae
  3. Anggota Koramil Atabae
    KRONOLOGI KEJADIAN

Pada tanggal 26 Mei 1999 ditangkap oleh para pelaku di ataa di

di rumahnya. Kemudian korban dibawah ke kota Atabee lama dengan

tanggan terikat, dalam porjalanan korban juga disiksa dengan berbo- gai bentuk penyiksaan. Tiba di kota lame Atabae korban disuruh oleh

pare pelaku mengali kuburan, kemudian korban diperintah mesuk ber-

diri di dalam kuburen itu oleh pare pelaku, selanjutnya korban di

tembak mati oloh para pelsku di kuburan itu.

Keterangan : Sakai mata mengatakan para pelaku tidak menyerahkan

mayat korban kepads keluarganya.

Dili, 5 Juni 1999 Koordinator Posko Atabae

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS)

LAPORAN HASIL INVFSTIGAST TTM KONTPAS

x

X 8 8 u 8 Status korban Pembantaien Fitembak Mati
H a r i/Tangpal 7 Desember 1998

: Loksi TP Kampung Bolbese, Pesa Teber, kecamotan Pobonaro kabupaten bobonaro

IDFNTITAS KORBAN N 9m 8 Berluis Tos Santos U m u r 26 tahun 6 Jenis kelamin I.aki ~ 1aki Alemat Pesa Iaho,Aiassa, Kecamaten Robonaro, kabupaten Pobonaro StatusBujeng 中 Pekerja9n Tani

PELAKU FEMBANTAIAN

Pasukan gabungan yeng terdiri dari:

  1. Pasukan BTT. 144 kecamatan Robonaro
  2. Angrote Satuen Gugus Intelipen ( SGI)
  3. Angpota Koramil kecamntan Bobonaro ( Serda. Januario Pore Mali)
    3 Praka. Pedro Batista Pratu. Lauriano Marquis Pratu. Antonio Dasi Leto

KRONOLOGI PEMBANTAIAN

Fada tanggal § Tesember 199a, Rerluis To antos ( korhen ) 2ori kam-

pung Labo perpi ke kempung Folbese ( mep ) untu' ilut meravakan pesta

adat tebe-tebe nir. Malamnye korban menrinap di kampunp Polbese, 2n7 pada tangeal 7 Pesember 109P pukul o4.0 wita, Rerluis Po santos hermak- sud hendak kembali ke kampungnya ( kampune Taho ), namun Perluis vans

naas baru melangkakan kaki ± 20 meter dari erah mumoh yane dinpinani la-

ngsung ditembak oleh pars pelaku tersebut diatas. Karena Rerluia no San-

tos memiliki ilmu kebal pelumu maka tombakan pertama, kedua den ketipn tidak menembus tubuh korban, baru bembakan keempt dan kelima berhasi1

menembus dada Berluis Do Santos dan langaung tewas ai tempat. Parn peln-

ku tersebut jugs tidak membiarkan Jenezab korban bepitu aain, mereke

( pelaku ) memotong kedua kaki dantanpan Berluis To Santos meniadi ms

simg-masing dua potongan dan semua potongan tubuh Berluis ro Santos 4

bawah pergi kearah Desa Sibuni, hingga saat ini mavst Perluis ro Santos

belum di kembalikan kepada keluarganya.
  • Keterangan : Mayat Berluis Do Santos dibawah oleh sepuluh (10) oranp

    pasukan gabungan untuk dikuburkan secara diam-diam nenr

bisa menghilangkan jejak pembunuhan itu.

Selain korban Berluis Po Santos, ada dua korbon lainnyn

yang ditangkap. oleh pelaku.-.pelaku diatas dan iancsm

agar tidak memberikan kesaksian tentang pembpntaian ter- hadap diri Berluia Do Sentos kepada oranp lein atau vena-TSM TSM badan hukum.

OPIST UNTUY ORANG ITLANG DAN ORBAN TINDAY PRYRRASAN

(VONTRAS) VASU ROPEO ATISURI

I. IDENTITAS KORBAN Nomo Lengkar Umur Alomot Peverjean Stetus
II. NANA ORANG TUA

III. IDENTITAS FELAVU N ame

IV. KRONOLOGIS VEJADIAN

: Romeo Atisuri : 22 T-hun : Bilimpu Desn Miligo : Tani : Sudsh Nikah Ayah: Guruber Ibu: Noisia : Joao Toyere bersama

  • SGI, BTT, Holilinter
  • Pelisiano Maubere
  • Prancisco Viegas
    vorban ditpngkan oleh setuon rnsukon orerasi SGI, BTT, den Halilintar rada tanggel, 10 - 12 - 1998 sekitor rukul 09.30 wit Kpmung Sumiuba Desn Goulolo (Korbm didugn membantu PALINTIL) Korban dibawa ke huten untuk menunjuk temrat Falintil. Delnm rerjelenan korbon diikat dan disikso hinggn korben meninggel rada jumnt Tgl, 11-12-98,di Kamrung Nunudoe di rerbntoson on- tarn Dess Atudero ates don Meligo Atrs. Jenajah kobban digoli padn Tgl, 14 - 12 - 98 dan dibawn ke Peliana(Ibukoto Knb. Bobo- naro) untuk disemayemkan di Gereja Faroki St. Cruz Paliann. Kemudian dibawe ke RSUT Melinne untuk diotorsi namun tidak jodi sehinggn jenazah korban diusung ke DrRD II untuk ditunjuken verada wakil Rakyat setemrat dan akhirnye dibewa kembali ke Desa Koilnko untuk disempyamkon di rumah korban sambil menunggu keje- lnsan dori rihak-rihak yrng bertonggung Jawob lhususnya ABRI. Namunrada tg1, 16-12-98 rukul 09.00 witta korban dbkububkom secare rokse karenn kelunrgonya diteror oleh srarot SGI don

Helllintar. Kgorben lengsuns dirubur nade ditersebut.ibi,

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS K89u9 Pembantaian 2 Statuskorban Ditembak Mati : H a r 1/Tanggal 4 Januari 1998 : LokasiTKP

Kampung Koelima, Desa Atabae Lama, Kecamatan

Atabae.

IDENTITAS KORBAN 1, N a m a Simao_ Daumau 8

U m u r Jenis kelamin Laki- laki 28 tahun
Alamat
Status Bobonaro.
Pekerjaan Tani
2. N 8 m 8 U m u r 21 tahun Joae Arubuti
Jenis kelamin Alamat Laki -laki
Status Bujang Bobonaro.
Pekerjaan Tani
U m u r Jenia kelamin Alamat Valentino Guilhermi 17 tahun
Status Bujang Bobonaro.
U m u r Jenis kelamin Alamat Laki -laki 21 tahun
Status Bujang bobonaro.
Pekerjaen Tani

Desa Koelima, Kecamatan Atabee, Kabupaton

: 8 8 Desa Koelima, Kecamatan Atabae, Kabupaten

  1. N a m a
    Laki-laki Desa Koelima, Kecamatan Atabae, Kabupaten
Pekerjaan Tani
  1. N a m a Lorenco Saroto
    Desa Koelima, Kecamatan Atabae,Kabupaten
PELAKU PEMBANTAIAN

Paeukan Milisi Pro Integrasi Halilintar yang dipimpin langsung oleh

Komandannya yaitu; Joao Da Silva Taveres

KRONOLOGI PEMBANTAIAN

Pada tanggal 4 Januari 1998 para muda-mudi setempat mengadakan

peata Natal dan tahun baru bersama, Tiba-tiba meroka diserang olch pasuken Halilintar. Keempet orang korban diatas ditangkap kemudian dieksekusi mati di dalam sungai Bebai.

KOMISI UNTUKORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KPKFRASAN

(KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS Xas u s Pembantaian X Status korban Ditembak Mati : H a r i/Tangral 19 maret 1099 LokasiTKP

Desa Ritabuo, kampung Maliubun, kecamatan "aliana

kabupaten Bobonaro

IDENTITAS KORBAN 1 N a m8 Pedro Asa Mali 文

Um u r Jebis kelamin 30tahun
Alamot Laki ~laki
Status Pekerjeen Ten1 Kawin
N am a U m u r 11 tahun

Desa Ritabou, kampung Maliubun, kecamatan Maliana,

kabupaten Bobonaro

Joao Roben Barros Jenia kelamin Laki-laki Alamat

Desa Ritabou, kampunp Maliubun, kecamatan "elians,

kabupaten Robonaro. Status Masih anak-anak * Pekerjaan Pelajar Sr

3 N a m a Fonceca Gomes U m ur 12 tabun Jenis kelamin Laki-laki Alamat

Desa Ritabou, kampunp Maliubun, kecamaten Maliana,

kabupaten Bobonaro Statua Masih anak-anak Pekerjaan Pelajar sr

N 8m a U m u r Domingos Manu Mau 25 tahun
Alamat Jenis kelamin Laki- laki
Status kabupaten Robonaro.
Pekerjaan Pelajar SMA

Desa Ritabou,kampung Maliubun, Kecamatan Maliana,

Pelajar SMA(Pujang) 中

KRONOLOGI PEMBANTAIAN

Pada tenggal 19 maret 1999, kampung Maliubun diserang oleh pasukan

gabungan sekitar pukul 18.30 dan menewaskan keempat korbnn tersebut 8i

atas,serta melukai tiga (3) oranglainnya. Sebelum terjadinya penembakan

terhadap korban-korban diatas, masyaraket setempat tidak curiga sama

sekali terhadap apa yang akan terjadi di lingkungan kampung itu. Para

korban yang saat itu baru pulang dari sawah dan bersantai di rumah mesinp

masing sambil makan kacang dan minum kopi, tibe-tiba ditembak dari luar

rumah oleh para pelaku secara sporadis dan sadis.

PELAKUPEMBANTAIAN

  1. Anggota Kodim 1636 Maliana
  2. Satuan Ougus Inteligen ( SGt)

Keterangan : Mayat keempat korban dikuburkan secara terpaksa tampe melakukan suatu upacara adat semuai denpan kehiasaan orang thmor Timur. Mayat keempat korban tersebut sempat diliput oleh warte- wan di tempat kejadian perkara bersama team investiresi Kontras.

  • Kontras
    : Tidak benar kalau pelakunye adalah Falintil, sebab rakyat melihat dan mengenal salah seorang pelakunva D 1 1 1, 20 Maret 1000 Koordinator Investipasi

Emilio taluoin.

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KPWERASAP ( KONTR AS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS Kn 8u 8 Pembunuban dan PEMERKOSAAN 96atus.korban H a r i/Tanggel Diperkoaa dan isiksa sampai Mati

LokasiTKP 28 maret 1999
U mu r N 9 m 8 26tahun
Alamat Jenis kelamin Perempuan
Status Belum nika

Desa Ritabou, kampunp Maliubun, kecamatan Maliana, kabupaten Bobonaro. ID NTITAS KORBAN Esperanca Abu Taka Desa Ritabou, kampung Maliubun, kecamatan Maliene, kabupaten Bobonaro. x 。 Pekerjaan Tani PELAKU PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN

  1. Anggota kodim maliana
  2. Milisi Halilintar KRONOLOGI PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN Pada tanggal 28 maret 1999, pukul 07.00 pagi Faperanca Abu Iake pergi ke sawah sendirien, jarak aawah± 10 kilo meter. Pada saat korban ditemu-
    kondisinyo dalem keadaan bugil tampa pakaian, telinga sehelah kanen dipo- sawah. tong, ujung lidah dipotong,mayat korban dengan posisi terbuang dipinpgir
  • Keterangan 1 Mayat Esperansaditemukan setelah dilakukan pencarisnoleb pihak keluarganya.
    Pihak keamanan tidak mengusut kejadian ini meski sudeh diri Esperanca. mengetahui adanya pembunuban dan pemerkosaan terhadap D 1 1 1, 30 Maret 1999 Koorcinator Investigasi

Embo Talunn.

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS Ka 8 u 8 。 Pembantaian Status korban : Ditembak Mati H a r i/Tanggal 12 April 1999 : LokasiTKP DiHalaman Koramil, Kecamatan Cailaco, Kabupaten Bobonaro. IDENTITAS KORBAN

  1. N 8 m a
    Joao Evangelista Vidal U m u r42 tahun
Jenis kelamin Alamat Laki-laki
Status Pekerjaan Kawin
U m u r Jenis kelamin Jose Paulelo 36 tahun
Alamet Laki- laki
Status paten Bobonaro.
U m u r Jenis kelamin Antonio Soares 42 tahun
Alamat Laki- laki
Status Kawin
U m u r Jenis kelamin Alamat Laki-laki 37 tahun
Statua Pekerjaan Kawin Kabupaten Bobonaro.
U m u r Joao Matos 34 tahun
Jenia kelamin Alamat Laki-laki
Status Pekerjaan Tani Laki- laki
U m u r Jenis kelamin Paulino Batu Mali Laki- laki 28 tahun

Desa meligo, kampung Poegos, Kecamatan Cailaco, Kabupaten Bobonaro. : PNS / Guru SD Negeri 08 Daudo

  1. N a m a
    8 : Marco kota, Desa Meligo, Kecamatan Cailaco, Kabu- 6Kawin 4 Pekerjaan PNS( Kepala Desa Daudo )

  2. N a m a
    Desa Meligo,Kampung Poegoa, Kecamatan Cailako, Kabupaten Bobonaro. Pekerjaan PNS / GuruSD Negeri Induk Cailaco.

  3. N a m a
    Manuel Mau Lelo

Desa Atudara, Kampung Maumela, Kecamatan Cailaco, PNS / Guru SD Negeri Haarema (PJS Kepala Sekolah)

  1. N a m a
    2 8 Desa Meligo,.Kampung Poegoa, Kecamatah Cailaco, Kabupaten Bobonaro. 。 e

  2. N a m a Alamat
    Desa Meligo, Kampung Marco/Malebadak, Kecamatan Cailaco, Kabupaten Bobonaro. Status Kawin

2, PELAKU PEMBANTAIAN Pasukan gabungan yang terdiri dari :

  1. Milisi Halilintar
  2. Kqramil Cailaco
  3. SGI dan BTT Para pelaku tersebut kurang lebih lima puluh (50) orang dibawah perintah/Komando langsung Dandim 1636 Maliana Letkol Kav. Burhanudin Siagian dan Komandan milisi Joao Da Silva Tavares, dalam perintah pembantaian di halaman koramil kecamatan Cailaco. KRONOLOGI PEMBANTAIAN Tanggal12 April 1999 setelah tewasnya Kadis Pendapatan Daerah TK.II
    Bobonaro ( Manuel Soares Gama ), dari pihak ABRI dan SGI bersama para melayat di rumah duka. anggota Koramil kecamatan Cailaco menangkap Joao Evangelista yang sedang Korban dibawah ke koramil untuk diinterogasi. Dalam interogasi tersebut ditemukan salah satu kwitansi sumbangan ke Palintil. Bukti tersebut dilaporkan ke Dandim dan Joao Tavares yang sedang melayat ke rumah duka. Tampa mempertimbangkan terlebih dahuluh, kedua pejabat ini lang- membantu Palintil. sung memberi perintah supaya bunuh saja orangnya bila sudah terbukti Mendengar bahwa Dia akan mati, maka Evangelista mulai memberitahu bahwa sumbangan yang Dia berikan itu langsung dipotong oleh Bendahara mereka. Dari imformasi tersebut aparat keamanan langsung ke rumah duka ( Manuel Soares Gama ) disana mereka menangkap Bendahara Guru SD Bapak rogasi. Antonio Soares dan selanjutnya dibawah ke koramil Cailaco untuk diinte-Saat diinterogasi, dari dompet korban ditemukan daftar absen rapat/ pertemuan Clandestine sehingga aparat koramil langsung kembali sekali yakni; - Jose Paulelo lagi ke rumah duka. Disana mereka menangkep lagi empat korban lainnya -Joao Matos
  • Paulimo Batu Mali
    keempat korban ini dibawah ke koramil untuk bergabung dengan kedua te-man mereka yang sudah ditangkap terlebih dahulu. Dandim dan Joao Tavares yang baru saja melayat ke rumah duka dan mengatakan kepada Istri Almarhum Manuel Soares Gama bahwa dia ( Dandim) akan membalasnya secara tuntas setiap orang yang membunuh Manuel Soares Game, dan ketika Dandim dan Joao Tavares dari rümah duka kembali ke koramil Cailaco, keduanya langsung mendapat imformasi dari koramil bahwa koramil Cailaco telah menemukan pelakunya. Mendengar imformasi tersebut Dandim langaung perintah bahwa " Tem-bak saja mereka, itu harua dibunuh semua." Mendengar teriakan Dandim anak buah / prajurit yang sedang berkumpul kurang lebih 50 orang lang-sung memberondong keenam korban dengan tembakan. Para korban yang ada-lah keluarga Manuel Soares Gama terõebut langsung tersungkur tewas semua.

KOMISI UNTUK OPANG UTLANG DAN ZOPAN TIYDAK KEVPRASAN (XONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS :

Stetus korban K n 8u 8 Pombantaian Ditembak Mati
LokasiTKP
IDENTITAS KORBAN
U m u r Jaki-laki 56 tabun
Status Al amat Kawin

: H e r i/Tanggal:12 Apr11 1999 x Desa Melipo, kecamatan Cailaco, kabupaten Bobonaro

N 8 m 8 Manuel Soares Cama Jonis kolamin Desa Meligo, kecamatan Cailako, Kabupaten Pobonaro Pekerjaan Pegawai Negeri sipil PELAKU PEMBANTAIAN

  1. Pasukan BTT kecamatan kailako
  2. Milisi Halilintar yang dipimpin oleh Paolo Consalves KPONOLOGI PEMBANTAIAN Pada tanggal 12 April 1999, korban dari kailako menuuh ke Maliana, namun dalam perjalanan korban ditembak oleh para pelaku dehgan waiah sem- muanya bertopeng. Dalam kejadian ini, selain korban Manuel Soares Cama masib ada seorang korban lainnya yaitu Angelino Asa Bere tewas bersoma Manuel Soares Gama. Pemakaman Almarhum Manuel Soares Gama dan Angelino Asa Bere dibadiri oleh Dandim 1636 Maliana Letkol. Burhanudin Siapian dan Komandan Halilintar Joao Da Silva Tavares. Kepada Istri Almarhum Manuel à Soares Gama Dandim mengatakan" ibu jangan sedih saya ( Pandim ) akenmembalas",
  • Keterangan3
    Dari saksi mata seorang pegawai kodim maliane yang tidak mau disebut namanya mengatakan semua korban bukon aitem- bak oleh Palintil, tetapi mereka (korban) ditembak oleh dua oreng angpota halilintar dan beberaps orane anpgota SOI. Salab satu anggote Halilintar yang dikenal oleh saksi adalah Paclo Gonsalves.

  • Kontras
    Seauai dengan komentar Dandim Maliana pada aaat melayat ke rumab korban, Kontras melihat bahwa pembunuhen vane di lakukan terhadap Manuel Soares Cama dan Angelino Asn Bere adalah jelns-jelas rekavasa pembunuhan untuk mam- benarkan tindakan biadab selanjutnya terhadep mesvarakat di kabupaten Bobonaro den khususnya di kecamatan Cailac D 1 1.1, 15 Apr11 1099 Koordinator 7nvestigasi ml Taluom

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KO.BAN TINDAX KEKERAWAN (KONTRAS)

LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS

K 9 8 μ 9 1 Penangkapan Stetua korban 1 Hilsng aacara Paksa H a r i/Tanggal : 12 Apři1 1999 Lokaai TKP : Desa~ Meligo, ( dikhramil Cailako ), kacamatan Cailako, kabupaten Bobonaro

IDENTITAS KORBAN

N e m e 1 Agustiuho Pernandes

U m u r 1 40 tehun Jenis kelamin i Laki- laki Alamat 1 Desa Meligo, kecamatan Cailaco, kabupaten Bobonaro; Kewin Stetus Pekerjaan i PNS( Guru SD Induk Maliana )

PELAKU PENANGKAPAN

Pasukan gabungan dari satuan :

  1. SGI
  2. Koramil oailaco
  3. Milisi Helilintex

    KRONOLOGI PENANGKAPAN

Pads tanggel 12 mei 1999 aabelum keenam orang dibantai di koramil ada namanya ikut dipanggil juga nemun dia ( korban Aguatinho ) tidak sehingga pasukan gabungan di etas langsung mendatangi rumahnye untuk menengkapnya. Setelah penangkapan tersebut hingga kini korban belum kembali, diduga keras korban telah dibantai と

  • Koterangan : Korbon Aguatinho Fernandes ditangkap saat melayat ke
    rumah Manuel Soares Gama ( korban yang di tembak oleh Halilinter sebelumnya ). Manuel Soares Gams(Almarhum) adalah masih keluarga dengan korban (Agustinho F. )

  • Kontrae 1 Menangapi tuduhan Dandim Maliana Burhanudin Siagian
    yangmengatakan bahwe penembakaa terhadap Almarhum Manuel Soares Game dilakukan oleh Falintil, sangat tidak benar karena pembalasannya juatru ditujukan kepa da keluarga Manuel Soares Gama oleh ABRI dan para

milisinya, terbukti seperti korban Agustinho MPernande dan keluarganya yang lain.

D 1 1 1, 25 Me1 1999 Koordinator Investigasi

E mlio Taluorn.

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) JAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS

K a s u s Status korban Pembantaian Ditembak Mati
15 Mei 1999
IDENTITAS KORBAN
ll 8 m a U m u r Jenis kelamin Albino Maumori 27tahun
Status kabupaten Ermera
Pekerjaan Tani

Ha r i/Tanggal Lokasi TKP Desa Maubu, kampung Samatuku Laran, kecamatan Hatulia, kabupaten Ermera

e Laki-laki Alamat Desa Maubu, Kampung Leboremo, kecamatan Hatolia ov 第 第

PELAKU PEMBANTAIAN

  1. Koramil Hatulia Yang dipimpin oleh Koptu Hilario
  2. PasukanBTT poa Hatulia KRONOLOGI PEMBANTAIAN Pada tanggal 15 mei1999,Maudasi salah seorang anggota SGI di
    ④ kampung Leboremo pergi ke kantor koramil membuat laporan bahwa
  • Palintil akan menculiknya. Sesudah mendengar imformasi tersebut kopral satu Hilario langsung mengadahkan operasi di kampung Samatuku leren. Dalam operasi tersebut mereka menembak mati Albino Maumori, warga sipil yang ketakutan dan tidak tahu apa-apa.
  • Keterangen : Isi perut berhamburan keluar, akibat tertembus
    peluru para pelaku.

D i 1 1, 27 Mei 1999 Koordinator Posko Ermera

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN K a 8 u 8 : Pembantaian Status korban; Ditembak Mati H a r i/Tanggal :28 Me1 1999 Lokasi TKP Deaa Manapa, kecamatan Cailaco, kabupaten Bobonaro. IDENTITAS KORBAN N a m a; Manuel Coreia U m u r : 35 tahun Jenis kolamin : Laki- laki Alamat : Dosa Manapa, kecnmatan Cailaco, kabupaten

Status ; Kawin Bobonaro.
Pekerjaan : Tani.

PELAKU PEMBANTAIAN

  1. Kelompok Milisi pro Intograsi Guntur
  2. Anggota koramil Cailako(Gabriel) KRONOLOGI KEJADIAN Pada tanggal 28 Mei 1999, sesuai dengan Jadwal Jaga korban ber- sama dengan beberapa temannya berangkat duluan ke pos jaga, kemudi- an dua orang pelaku mssing-masing Gabriel dan Antonio Martins me-
    itu nyusul korban dan kawan-kewannya dari belakang para pelaku tiba di pos penjagaan langsung melepaskan tembakan ke arah korban dan mengenai paha korban. Korban Manuel Coreia sempat dilarikan ke rumah sakit umum Maliana namun karena banyak mengeluarkan darah korban tidak dapat ditolong.

Keterangan : Korban tewas karena.pendarahan, pelaku gampai sekarang tidak di prosee oleh pihak yang berwajib.

Dili, 5 Juni 1999 Koordinator Posko Cailaco

Ates permintaan saksi name dan alamat tempat tinggal harus di rahasiakan.

D 1 1 1, 29 Mei 1999 Koodinator yosko Atabae

Emilleo lalo sint

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (K0A2BA8) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS 象

á a 8u 9 Status korben Pemaksaon
12 Me1 1999
l a m a 17 tehun
Jenia kelemin Status Alamet Laki-laki
Pokerjaen Swasta

美 Dipakee masuk miliai Aitare 8 H a r i/Tanggal Lokesi TKP Desa Bebonuk, kecamatan Dili Barat, kabupaten Dili

IDENTITAS KORBAN 文 Carlos Sofian 4 U m u r 8 Desa Bebonuk, kecamatan Dili Barat, kabupaten Dili Bujang 8

PELAKU PEMAKSAAN Anggota BTT pos 8 ( Pratm Rudin )

KRONOLOGI PEMAKSAAN Pads tanggel 19 Mei 1999 korban ditengkap den dipukul_ oleh anggota BT yang bername kudin, pangkat prajuriß satu di pos 8 bTT Bebonuk. Korben dipukul dengan kayu dan tangan karena menolak bergabung dengan pare milisi dan dipaksa memberitahu keberadaan pars pemuda pro kemer dekaan yang korban sendiri tidak mengetahui keberedaanya. selain menge- lami pemukulan, korban juge mendapeß ultimatum untuk masuk Aitara dan memberitahu keberedaan pare pemuda pro kemerdekaan, delam waktu 24 jam Apabilah tidak make BTT aken memerintahkan Aitara untuk membunuhnya.

  • Keterangen : Korban saat ini bersembunyi di suatu tempat dibewah
    pengawasan Kontras.

D 1 1 1, 19 Mei 1999 Koordinator Iuvestigeai

aitn Nixom Die2

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN TINDAK KEKEPASAN (KONTRAS) PERNYATAANSIKAP KONTRAS

KETIDAK PASTIAN HUKUM DI TIMOR TIMUR 3

I. Esjak berdirinya KONTRAs, kami mengikuti secars seksama kajasian-kejadian yang menimpah rakyat dibeberaps wilayah di Timor Timur sebagai berikut: Di kabupsten Manufahi
a. Kasus Weberek : Pemtunuhan
terhadap 2 crang anggota ABPI dan satu orang tg! Degswai Akam cleh Falentil pacaOk tober

78.menyebabkan 11 orangditahan. dua orang sudah dibebaskan sedangkan 9 orang lainnya masih ditahan di Polda Dili. Damcak yang sangat terasa dilokasi transmigrasi Weberek adalah.semua pemuda yang tinggal disekitarnya menghilang atau dihilangkan. Para transmigran luar dipindahkan kedaerah asalnya,dan sebagian transmigranlckal mengungsi dari Weberek. Dari hasil investigasi Kontras di lapangan tinggal 97 orang dari kurang lebih 1900 orang-Dampak lainnya adalah sekolah. - sekolah masih tutup karena guru-guru dan murid-murid tidał ada ditempat.
b. Kasus Alas Fenyerangan terhadap koramil alas oleh anggota falentil cada tanggal :10- 11- 1999 menyebabkan 3 anggcta ABRI tewas di tempat kejadian, serta Il orang lainnya di bawa ke hutan di sandera di mana 9 orang telah di bebaskan sedangkan 2 crang masih di tahan hingga saat ini. Dari hasil Invistigasi dan Informasi daripihak- pihak terpercaya bahwa mabil Pastor serta rumah rakyat yang tarbakar.adalah hasil dari perbuatan pihak ABRI hingga kini Kontras belun mengeldarkan. juelah korban -korban dari Alas. kacena alas masin tertutup bagi Investigasi dankünjungan bebas antar masyarakat.
CKasus Turiskai Pada tgl 19 Nop 1998 seorang anggota koramil 04. Turiskai Pratu Antero Baros Soares, menganiaya hingga.tewas seorang pemuda yang bernama Francisco Xavier di desa liu-Rai kampung Titi-lawai. Dari kejadiap tersebut beberapa warga masyarakat

terpaksa harus mengunsi ke Dili. KABUPATEN MALIANA.

a.Atabae Teror serta intimidasi terhadap pemuda. Atabae setelah mengikuti mimbar bebasyang di adakan oleh dewan mini Maliana cada tg1. 8-9 Nccember 1998 mengakibatkan: Hilangnya seorang pemuda yang bernama Paulino Malibere 25 th Rt 9- Pw 9 Aipusaran. 30 Pemuda dari berbagai kampung di Atabae terpaksa harus mengunsi ke Dili, meninggalkan sekolah,pekerjaandan keluarga. Sejak 23 Ncp 1998 hingga7 Januari 99 mereka berlindung di Posko kontras. Sehubungan dengan kasus ini kontras telah aelakukan negcsiasi dengan aparat setempat (Dandim) untuk menjamin keamanan para pemuda tersebut.
b. Cailaku. Namun pada tgl 27 Nc 1999 telah terjadi cenembakan terhadap 2 grang anggota ABRI oleh pihak yang tidak dikenal, kejadian tersebut memaksa aparat keamanan (ABRi) mengintimidasi,menangkap menteror masyarakat Atabas
secaramembabibuta tanpa kompromi,sehingga menyebabkan 2 orang tewas, satu orang hilang (diduga telah tewas) .Dampak. lebih lanjut dari operasi secara besar-besaran ini meyebabkan 256 orang harus mengungsi ke Dili untuk mencari perlindungan pada kontras dari tgl 30 nop 1999hingga 7 Januari 1999. 3KABUPATEN AINARO KasusAinaro Rekayasa konflik pembantaian terhadap rakyat pada tgl.3 Januari 1999cleh kelompok- kelompok Mahidin,pimpinanCancio Carvalho sehingga menyebabkan tewasnya:2 orang antara lain: 3

1.=Julio 24.thn (≤desa:Mau- v10>
2. Reinaldo Orleans 23 thn ( desa Soro)
Sedangkan.yang mengalami luka-luka: 1 Domingos De Andrade 22 thn. (Desa soro)

  1. Celestino Da Silva Pereira 19 thn (Manutasi)
  2. Hermegildo Barros 22 thn (Manutasi)
  3. Marcal DeAndrade 20 thn (Soro)

KABUPATEN LICUISA Reka-asa konflik Rakyat Pro-Otonomi dan Pro Referendum di ksbupaten liquisa. Swalnva kelompok Pro Integrasi yang di rekrut dari grang oreng yarg setiap hari nongkrong di koramil Maubara termasuk cara tawa-an va-g terpaksa tunduk terhadac kelompok Pro integrasi. keloassk ini ci biarkan tampak kendali, bila mereka mengalami hembstan raka AERI yang biasan:a di belakang akan tampiliiai. Sejak tg! S. 1. 1ce? hingga kini aksi teror yang dilakukan oleh Lelorcokang juluki" Nage Merah atau" besi merah putih " ini menvecatksn beberaps orangluka luka dan masyarskat yang ketakutan secara kcnsisten mangungsi ke Cili.

  1. KAS. EEUCAU. Tgl. 12 ceb.1coe di Baucau teriadi penangkapan terhadap 2 wargs wai-ccc didess Gariwai hinggs kini belum kembali pads pihak tel~args. Esdakan Identitas e 2 korbar tersebut adalah sebagai berikut :
  2. Antonio Sarmento 27thn (kampung balamori desa Gariwai) Domingos Freitas 30thn kampung Ossa .Ouiqui desa Uma Ona Ulv Berkoli.
  3. KASUS SUAI Brutalisme kelompok mahidi semakin tak terkendali, ketika mereka memperluas wilavah operasinya ci desa-desa di sekitar wilayah zumaIai secerti:
    I. Pembantaian terhadap Fernando Cardoso 27.thn. penduduk ssal kampung Hudu wai desa karabau, Bobonaro. pada tgl 24 Januari 1999. Korban di tembak di kampung Webaba desa aape kec.Zumalai kabupaten kovalima,mayat fernando belum dapat dievakuasi dari lokasi karena para kerabat maupun keluarganya takut terhadap pelaku yang bersenjata. Penangkapan.Denganiayaan,serta penghilangan secara paksa terhadap, Jose, Soares 17 thn dan Joao da Costa 20 thn cenduduk asal kampung Hudu wai desa karabau kecamatan Eobonaro tgl 24 Januari 199. Korban ditangkap di kampung webabs desa Mape kec. Zumalai sekitarjam 16.30 wita. Pada tg1 25 Januari 1999 malam kurang lebih 22 .orang mahidi dari cassa (Ainaro) menyerang rakyat di kampung Galitas sehingga menyebabkan,3 orang tewas antara lain :)

a>. Orlando Pereira 52 thn b>. Angelica De Jesus 27 thn (Ibu Hamil) c>. Luis Pereira 15 thn.

Sedangkan kortan luka luka antara lain :X

a>.Adelino Bareto 40 thn b>.Hermeneg11ds 40 thn Dari kejasian tersebut 5.955 masyarakat dari 10 desa mengunsi ke

paroki Yovalina. dan ei antara pengungsi itu sendiri telah

macinggal I orsng srak >eng ma-darita penyakit kolera dan malaria.

KASUS DILI =/ ter gemshan

  1. Pada tgl. 14 Pebruari 1==9.sekitar cukul 16.00 wita telah terjadi cenamiakan atas diri Benedito Pires 25 thn. di dese Bai-opitelscamstan Dili barat. Tempatkejadiandi Pe-umnas.atav 20 mster cari kopleks asrama Brimob. Pelaku penembakan dicuga karas cleh oknum Brimcb. Pada ti!. 24 Pebruari 1=99 di kampung Bedois desa Camea Kacamatar Dili Tinur. Terjadi bentrokan antara pihak militer dengan masavarakatbiasa.Bectrak an fisik menewassn 2 cranz pemcda dan satu orang anggota ABRI.nama nama-nams kcrsan sabagai berikut :
  2. Fransisco da Co-secas Hornai 2o thn. Pelajar SMU 4 Hera
  3. Joaquim de Jesus Mahasiswa Untim
  4. Mario Da Costa. Pratu anggota ABRI ( Koramil Dil Timur )
  5. KONTRAS
    Melihat Fentetan Permasslahan diatas maka

  6. Menegaskan
    (a) Sejak kasus alas hingga kasus di Dili adalah tanda bahwa tidak sdanya hukum dan pemerintahan di wilayah Timor Tinur
    b. ABRI berada libelakang semua skenario dan rekayasa konilik pada semua .kejadian diatas c. ABRI harus bertanggungjawab sepenuhnya atas semua tindakkekerasanyangdilakukanoleh
    kelampak Mahisi.Besi Merah Putih,Aitarak dan Halilintar.

d.. Apabila. terbukti.rakyat sipil melakukan tindakan kriminal maka yang berwewenang menahannya adalah aparat kepplisian buksn tentara operasional dan SGI. 8 Mahidin.Halilintar,Aitarak adalah hasil rekayass militer untu meabangun keksrasan baru. Ini terlihat, .melalui membangun kefasipen acarat untuk mengatasinya dan keaktifan ABRI untuk mendukung dan membagi-bagikan 43 senjata.
23

Mendukuns. Pernyataan Uskup Belo vang mendesak ABpI agar berhenti memcagi-bagi senjata bagi rakyat sipil.

二。Mengakui : Kebaradssn Halilintar. Mshidin.Aitarak dan Sakunar sebsgai kelompok yang memcerjusngkan Integrasi

  1. Menanyakan manyangkan: sng terjazi selsns ini ( Alss-Dili
    b. Eikao Dasi ds masa bodoh enda dan DpRD terhadap penderitaan rakyat selams ini
    C.Ketidsk sungguhan Danrem dalam menvelesaikan masalah pengungsiarstuntasmlslui pemberian jaminan tertulis
    5。 Manentaっg adsnva wadah-wadah hanya akan membangun intimidsssi,tarcr dan pembunuhanterhadap mesyararat

二. Mendesar

AspI agar lebih profesional dan mematuhi aturan -aturan HAM dalam menghadapi proses pe-ubahan politik di Tiror Timur AERI untuk segsra menarik senjata-senjatnva vang kini berada ditangan rakyat Penarikan semua pasukan dari Timor Timur Pembubaran SGI tanpa syarat apapun P99 untuk segeramengirim pasukan Perdamaianke Timor Timur,mengingat hilangnyawibaws apsrat-aparat setempat semakin kentara dalam ketidakmampuan mereka untuk mengatasi ancaman yang terjadi dalam masyarakat Pemerintah Jakarta seçera memproses para pelaku kejahatan di Timor Timur secara terbuka DPRD dan Pemda Tk I Timor Timur untuk mengontrolanggota-anggotanya yang terlibat secaraaktif dalam Operasi militer serta melakukan tindakan teror dan intimidasi terhadap rakyat kecil yang tak bersalah DPRD dan. Pemda Tk-I Timor Timur segera mengadakankros informasi dengan lembaga- lembaga Ham

Menghimbaukepads masyaravat sipil agar

berusaha menahan diri.dan bersikap lebih

dewass dalammenghadapihasutan para

crovokatoryang sengajs dilecas dalan

sstiac lingkungan mesvarakat saat ini.

Yecade kelomeck pre Integrasi den oro

emeriekas agar memasriuangkan aspirasinye

ascsre demcyresi

ごa?

as8lagar mulsi rembangun.Fenghayatan

cemahaman nilai-nilai demokrasi dan Hak Asasi Manusia dslam setiao tugasnya sgsr

lebin berani dar jantan menerima kritik dan

第三i1去杂imanaa fungsi eosidl #广

pelitil pacs jamen ini

gekatang

Mengetahui

Isabel DC. Ferreira. SH

rcordinator Umum Kontrss

Tembusan

Bapek Uskup Dicsis Dili dan Diosis Baucau

  1. Kedutaan -kedutaan Asing di Indonesia 3, Perwokilan P8B di Indonesia

    2.Dewan keamanan P99

Komisi Ham PBB

S.
o. Annesti Internasional Kontras Jakarta
7.

8.Panglima ABRI

  1. DPR Pusat
    11.

    12. Gube-nur KDH. Tk I Timor liur

Danrem 1s4 Wiradarma Timcr Timur

  1. 14 Kapclda Timor Timur

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN-KORBAN TINDAK KEKERASAN (KENTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS 美Pembanetaian

K.9 8 μ 8 Status korban : Ditembak Mati
: 14 Pebruari 1999 H a r i/Tanggel LokasiTKF Didepan Aarama Brimob Kompi A, Deaa Baixo Pite, Kecamatan Dili Barat, Kabupaten Dili.

IDENTITAS KORBAN Bendito Pirea N 8 m 8 8 U m u r 24 tahun # Jenis kelamin Laki-laki AlemetDegs Bairo Pite, Kecamatan Dili Barat, Kabupaten Dili. 名 Status Bujang à Pekerjaan Swaata

PELAKU PEMBANTAIAN Polisi Brimob dan Milirl Mahidi yang didukumg oleh SGI.

KRONOLOGI PEMBANTAIAN Pada tanggal 14 Februexi 1999 milisi Mahidi mengadakan pertemuan di Desa Bairo Pite, Kampung Ailok Laran. Masyarakat Desa Bairo Pite yang mengetahui adanya milisi Mahidi yang masuk di wilayahnya-langsung men gadakan pengecekan. Namun para milisi Mahidi itu-audah mengetahui ka lau kehadiran moreke tidak disukai oleh masyarakat sotempat, sehingga sebelum masyerakot mendatangi mereke,para miliai Mahidi mulai bergerek keluar dari kampung Ailok Laran sambil mengeluarkan tembakan secara sporadis keatas dan kearah rumah penduduk eetempat Masyarakat di Kam-pung Alok Laran, Desa Bairo Pite dan sekitarnya yang mendengar bunyi tembakan itu muiai berhamburan keluar dari rumehnya masing-maeing dan melakukan pengejaran terhadap para milisi yang meneror masyarakat. Me-lihat semus jalan keluar sudah ditutup oleh maayareknt setempat, para milioi Mahidi itu menyelamatkan diri ke aszama Kompi # Brimob. Maeyero- kat mendesak agar Brimob mengeluarkan para milisi itu dari dalam asrama tersebut, namun justru yang dikeluarken dari dalam aarama Brimob itu adalah rentetan tembakan secara sporadis ke arah masyarakat sebagai ja- waban atas desekan untuk mengeluarkan para milisi Mahidi. Akibat dari tembakan yang di keluarkan oleh para pelaku, seorang pemuda yang berns- ma Bendito Pires tewas tertembak saat sedang berdiri di depan rümahnya.

  • Ketorangan Korban Bendito Pires tewas dengan luka tembakan di
    kepala. Kontras bersamo keluarga korban telah mongajukan kasus Bendito Pires ke Kepolisian untuk di Proses, Namun sam pai sekaran tidak ada realisasinya.

D 1 1 1, .29 Me1. 1999 KoordinatPosko Dili

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS 第

K as u 8 Pembunuhan
H a r 1/Tanggal LokasiTKP Minggu 2 mei 1999 Longuinhos Da Silva 19 tahun
Jenis kelamin Laki-àaki

品 Status korban Diaikaa Sampai Mati Desa Hera, Kecamatan Dili Timur, Kabupaten Dili

IDENTITAS KORBAN

N a m a U m u r AlamatDesa Metinaro, Kampung Manleo, Kecamatan Dili Timur, Kabupaten Dili Status Bujang Pekerjaan Swaata

PELAKU PEMBUNUHAN Manuel Soares ( Komandan Aitara ) di desa Hera

KRONOLOGI PEMBUNUHAN Pada tanggat 2 mei 1999korban dari desa Manleo menumpang mikrolet dengan tujuan Dili. Ketika tiba di Hera korban diturunkan oleh kelom- pok Aitare yang sodang melakukan awiping. Korban langsung diaiksa, di- paksa minum-minuman keras dan sampai pada malam harinya korban dibu-

nuh kemudian mayatnya dibuang di tepi pantai. Sampai pada tanggal 4-

mei 1999 pagi korban ditemukan oleh nelayan setempet.

Keterangan : Korban telah dikuburkan oleh keluarganya.

D 1 1 1, 29 Mei 1999 Koordinator Pogko Dili

KOMISI UFTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KRKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIMKONTRAS Ka 8 u 8 : Pembantaian H a r i / Tanggal : Minggu 9-5-1999 Lo k a s i TKP.; DesaBemori, Kecamatan Dili Timur dan Desa Santa Cruz ( Kintel Kiik ), Kecamaten nili Barat, Yedua Desa Jaraknya 2 vm dori Maron Monicipal Dili. IDENTITAS KOREAN

  1. N 0 m 8 Eugenio Antonio Patima U m u r 26tabun Jenis kelamin Laki-laki Alamat Desa Bemori, Kecamatan Dili Timur Status Pekerjean Swasts
  2. 7 a m 9 Jose Augusto
    : U m u r : Jenis kelamin Laki-laki 2 Alamat Dess Santa Cruz/Kintal kiik, Kecamaten Pili Sarnt Status 二 Fekerjaan Swasta PELAKU FEMBANTAIAN

  3. Satuan Ougus Intelijen( SOI. )

  4. Folisi Brimob KRONOLOGI PEMBANTAIAN Pada tanggal 9 bulen Mei tabun 1909 hari minggu pukul12.00 ada bebe-rapa anggota Aitara / RMp secara sengaja disusup mesuk ke dalam kerumunan orang yang sedang main judi " Bola Guling " di mercado "onicipal rili (Mercado Lama ). Kira-kira pukul 14.00, datane sekelompok nv lainnya untuk menyerang kelompok bola guling dan masyarakat yanp seang herbelan di situ. Melihat kelompok BMp yang mulai menyerang, orane oranr yane sedang belamje, jualan, termasuk yang main judi, mereke memili jnlan velu- ar untuk lari. Namun kelompok BMp yang pertama sudah terlebih dahuln ber-gabung dengan kelompok judi bola guling, mengajak orang-orsne disobitnr situ untuk menyereng dengan mengataknn : " Ayo mereke seeikit saia, bita
    lawan". Yakin atas ajakan di atas kelompok maayaraket di situ mulei hor- gabung untuk menyerang. Ketika kedus kelompok mulai saling berbadapn, on ang-orang susupon ( kelompok I BMp ) langsung berpnbung denpan vol ompo penyerang dan kembali membacok masyarakat / pemuda yane sudah terjehak A dalam ajakan mereka. Dalam kejadian tersebut tujuh (7) orang luka-luka ha- cok, saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat. Sementara itu Fuponio Antonio Fatima dan Jose Augusto adalah dua korban yang tidek tshu menahu apa-apa. Mereka adalah korban yang teves akibat r dan Aitara memporlu- as wilayah operasinya, karena aparat setempat mem( Polisi) membiarar p ra milisi tersebut melakukan operasi seenaknys sendiri.

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS K a 9 u.8 Penyiksaan 8 Status korban Disiksa 8 H a r 1/Tanggal 17 Mei 1999 8 LokaaiTKP Dese Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia, kabupaten Ermera. IDENTITAS KORBAN N a m a Marcelo Marcal U m u r 53 tahun

Jenis kelamin Alamat Laki-laki
Status Pekerjaan Tani Kawin

Desa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia, kabupaten Ermera

PELAKU FENYIKSAAN Koptu. Hilario dan Para milisi prointegrasi

KRONOLOGI PENYIKSAAN Dalam operasi bersamo pada tanggal 17 mei 1999, Hilario cs. juga menangkap Bapak Maroelo Maroal. Mereka menahan dan menyiksanya karens dalam operasi tersebut tidak berhasil membunuh anak-anak korben. Setelah membunuh anak-anak dan cuou pak Marcelo ( Ibu Rosaria ber- sama anaknya dan Constancio ) mereka kemudian melopaakannye. Kini pak Marcelo dalam keadaan sakit berat, namuu tidak dapat keluar dari kà- camatun Hatulia karens para milisi dan korumil menghalang-halangi- dirinya. Korban diperlakukan sobagai tuhanan rumah.

  • Keterangan I Korban dibiarkan untuk mati tampa diberi ijin berobet
    D 1 1 i, 27 Mei 1999 Koordinator Posko Ermera

KONISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN (KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS Kagu 8 Pembanteian Status korban°。 Ditembak Mati : H a r 1/Tanggal 20 Mei 1999 : Lokasi TKP Desa Maubu, kampung Samatuku Laran, kecamotan Hatulia, kabupaten Ermera. IDENTITAS KORBAN N a m a Constancio Madeira U m u x 29 tahun Jenia kelamin Laki- laki Alamat Deaa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia, kabupaten Ermera Status 第 Kawin 。 PekerjasnTani PELAKU PEMBANTAIAN 1, Anggota koramil Hatulia,yang dipimpin oleh koptu_Hilario

  1. Anggota milisi pro integrasi yang dipersenjatai oleh koramil/ TNI, ( salah satu anggota milisi yang ikut dalam pembantaian ini adalah Jorge de jesus
  2. bTT pos Hatulia ikut melindungi para pelaku saat menyerang. KRONOLOGI PEMBANTAIAN Pada tanggal 20 kei 1999, meraaa ketakutan atas pembantaian terha dap saudaranya ( Albino), korban bersama anak dan istrinya mengunsi ke kampung Urahou, Disitu dia ditembak mati oleh seorang milisi yang dipersenjatai oleh koramil /TNI bernama Jorge Urahou,
  • Keterangan : Kondisi korban ditembak tiga (3) kali dan mengenai /

    menembus bahu kiri,dada kiri jantung, dan tenggorokan korban.

D i 1 i, 27 Mei 1999 Koordinator Poako Ermera

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN KORBAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS) LAPORAN HASIL INVESTIGASI TIM KONTRAS 第 K a 8 u8 Pembantaian Status korban : Ditembak Mati 。 H a r i/Tanggal 20 Mei 1999 LokesiTKP

Desa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia,

kabupaten Ermera

IDENTITAS KORBAN 8

  1. N 8 m a Rosaria Marcal
    : U m u r 28 tahun 8 Jenia kelamin Perempuan Alamat

Desa Maubu, kampung Leboremo, kecamatan Hatulia,

kabupaten Ermera. Status Kawin Pekerjaan Tani/Ibu rumah tangga

  1. N a m a Manuel Marcal U m u r 6 tahun( anak-anak ) Jenis kelamin Lakai- laki Alamat
    Anak dari Ibu Rosaria Marcel Status Anak-anak 志 Pekerjaan
PELAKU PEMBANTAIAN

Koptu. Hilario ( anggota koramil Hatulie ) dan BTT setempat.

KRONOLOGI PEMBANTAIAN

Pada tanggal 20 mei 1999,Ibu Rosaria sesudah mendengar bahwa

adiknya " Costancio " sudah di tembak mati, Ibu Rosaria yang ketaku -

tan, masih dalam persembunyiam keluar untuk menyerahkan diri kepada

para peleku kriminil ( BTT, dan koramil Hatulia ). Ketika melihat Ibu

Rosaria dan anaknya munoul, BTT dan Miliai langsung beramei-ramei

memberondong keduanya dengan peluru. Ibu dan añak itu tersungkur dan

tewas ditempat.

Keterangan : Kondiai kedua korban tertembus peluru di aekitar

seluruh tubuh.

Kedua korban ibu dan anak ini sudah angkat tangan dan menyerah namun para pelaku mesih saja tetap meñembek.

D i 1 1, 27 Mei 1999 Koordinator Poako Ermera

KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS)

Kasus Liquisa

Identitas korban: Nama : Felisberto dos Santos Umur : 21 tahun Pekerjaan : Konjak ALamat : Liquisa Kronologis kejadian, Pada tanggal, 13 Maret 1999 kelompok Besi Merah Putih (BMP) melakukan tindakan kekerasan dengan membacok Felisberto dos Santos (21 thn) di Kecamatan Maubara. Kejadian ini bermula pada pukul 09.00 wita, mengakibatkan Pastor Liquisa, Rafael do Santos terluka saat hendak menyelamatkan korban yang dibacok oleh kelompok Besi Merah Putih (BMP). Peristiwa itu terjadi pada saat Pastor Rafael hendak pergi ke Loes guna mengambil jagung untuk dibagi-bagikan pada masyarakat. Namun sampai di Benteng Maubara kelompok Besi Merah Putih menghentikan mobil Pastor. Ketika Pastor turun dari mobilnya kelompok Besi Merah Putih langsung mengatakan, Jubah kami hormati tapi Rafael tidak atau kita sama. Pastor Rafael mengatakan kepada kelompok tersebut untuk meletakan samurai itu, kalian orang-orang kecil yang tidak tahu apa-apa, yang tahu adalah orang-orang besar atau pejabat. Beberapa saat kemudian, kelompok tersebut mencegat mikrolet Lisa Lau, tanpa banyak bicara, kelompok BMP bacok Kondektor mikkrolet Lisa Lau Felisberto Do Santos, melihat massa (BMP) membacok Felisberto maka Pastor membelanya dan mmeluk korban untuk dimasukan ke mobil Pastor. Tetapi massa BMP tetap tusuk korban (Felisberto ) dari belakang, sehingga mengenai pada tangan kanan Pastor Rafael. Walaupun korban sudah diamankan dalam mobil Pastor, namun massa BMP tetap melempar mobil Pastor dengan batu, sehingga kaca belakang mobil pecah. Felisberto do Santos (korban ) dirawat dirumah sakit Liquisa, dengan mengalami luka bacokan dikepala dengan tiga jahitan, serta luka ditangan kiri dan punggung.

*KOMISI UNTUK ORANG HILANG DAN TINDAK KEKERASAN

(KONTRAS)

Laporan kronologi pengungsihan masyarakat dari kecamatan Maubara ke wilaya kab. Ermera

  1. Kejadian Tgl 15 Pebruari 1999 (hari senin)
    Penangkapan Babinsa DS.Giso (Sertu Paulo) oleh kelompok pro otonomi yang terdiri dari satuan:

a. Besi merah putih yang di pimpin langsung oleh camat maubara (Jose Afat) dan Manuel Sousa (Koaaandan BMP)
b. Anggota koramil yang di pimpin oleh Bahazar Do Santos ( pratu) Jose Mateus (kopda) Teofilo (pratu)
II. Kejadian Tgl 16.Pebruari 1999 (hari selasa) Babinsa tidak juga muncul Masyarakat dan pemuda DS.Gisu mulai mencari babinsanya. Masyarakat dan pemuda baru bergeraki menuju kantor desa Guiso pada pkl

13.00 witeng. Tiba- tiba lampemuda di serang oleh besi merah putih. Akibat dari serangan tersebut dari pihak BMP banyak yang luka dan melarikan diri.
III. Kejadian tgl 21 Pebruari 1999 (hari minggu). Babinsa Ds.Guisu kembali lagi Babinsa juga membawa pesan dari Camat maubara dan Danramil maubara. Isu pesan Camat dan Danramil semua warga desa Guiso berkumpul di Desa Guiso untuk berdamai. 1V. Kejadian tgl 23 Pebruari 1999 (hari selasa) Semua pesan camat dan koramil semua warga desa Guiso berkumpul di kantor desa Guiso Niat baik warga desa Guiso yang berkumpul di kantor desa Guiso untuk berdamai di kiamati oleh camat /Danramil. Camat Jose dapat memberi komando untuk menembak. Danramil mendengar perintah ( komando) dari camat yang menyatakan tembak sambil meletuskan pistol, Danramil juga ikut menembak. Semuanya dari pro kemerdekaan.

V. Kejadian tgl 24 Pebruari 1999 (hari rabu)
Akibat dari insiden penembakan warga sipil oleh anggota koramil dan canat maubara serta oleh anggota BMP tersebut, masyarakat desa Guiso banyak yang mengumsi ke wilayah ermera Teror intimidasi penangkapan pembunuhan pembakaran dan pengrusakan pengrusakan rumah penduduk oleh kelompok pro otonomi atau pro integrasi semakin meluas dari desa Guiso sampai ke deas yang lainnya seperti :

a. Ds.Guiso
b. Ds. Lisa Dila
C. Ds. Guguleur
d. Ds. Vatuvou
e. Ds. Bovarlisa
f. Ds. Faviquinia
atas mengungsi ke berbagai tempat yang aman.Akibat teror intimidasi dan penembakan tersebut semua penduduk dari semua desa tersebut di

Hasil Infestigasi Tim Kontras ke lokasi dari tanggal 6 -3 -99a.

yang di dapat di lokasi adalah terjadi pengungsihan penduduk dari

beberapa desa di kec. Maubara ke kab. ermera sebanyak 2041 orang terhitung

dari tanggal 04/2/99 s/d 13/3/99.jumlah ini akan bertama karena operasi BMP

masih terus beraksi.

b. Kondisi pengunsi : 3 orang luka-luka tersiram air panas 6 orang sakit batuk darah

: 18 orang sakit malaria

c.: 4 orang wanita hamil harus melahirkan anaknya di semak-semak Sebanyak 413 orang masyarakat pro kemerdekaan telah di tangkap oleh kelompok gabungan koramil halilintar besi merah putih, BTT pds 10 yang Ji pimpin oleh camat maubara.

ke 413 orang masyarakat pro kemerdekaan tersebut di atas telah di paksa

mengunsi ke bebrapa tempat yang terpisah antara lain Mingir (Atabae),Batu

Gade dan (Atapupu). mereka juga di paksa untuk mengaku sebagai pengunsi

pro integrasi kalau tidak mereka akan di bunuh tutur beberapa orang yang

meloloskan diri.Dari 413 orang tsb ada 4 orang yang berhasil lari kembali antara lain :

1. Nama Umur 37 thn Avelino
Alamat desa Lisa Dila
Nama Umur 26 thn Selestina

2.

Alamat Desa Lisa Dila

  1. Nama Tomas Do Santos
Almat Umur 27 thn Desa Guiso
Nama Umur 43 thn Barsilio Ramos F.
Alamat Desa Lisa.

4.
d.

Pada tanggal 6/3/99 8 orang pemuda pro kemerdekan dari desa Lisa Dila di

tembak oleh anggota koramil dan besi mera putih, ke 8 pemuda, 7 orang

berhasil meloloskan diri dan satu orang tewas. Tubuh (mayat) korban di

2× kemukakan dalam semak -semak pada tgl 9/3/99 menurut seleksi korban di kembali oleh Anggota koramil.Baltazar dan Teofilo serta 14 orang anggota BTT pds 10 Bafuvoro kondisi mayat saat di kemukakan dalam keadaan kaki keduamya putus, dantangan keduanya putus dan mukanya hancur di duga benda keras. Korban memiliki idenditas

Nama Umur 25 thn Dominggos Carrion
Alamat
Pekerjaan Katolik Tani
Suami dan : Ayah dan Pangkat : Emilia Soares 1 orang anak
Pangkat : Nama Baltazar
Nama Teofilo

Desa Lisa Dila / kab.Galai Agama

5.2551
Idenditas pelaku menurut seleksi adalah anggota koramil Nama Carlos Amaral ( Danramil Maubara)

Pangkat : Dan beberapa orang yang BMP/Halilintar.

C. Dari tanggal 24 s/d 2/3/1999 telah terjadi penembakan dan pengrusakan rumah penduduk di beberapa desa tersebut di atas. Antara lain. Di Bakar :
- 8 rumah di bakar di Gubukur
- 3 rumah di bakar di Gisu
- 2 rumah di bakar di Bakalisa
- 6 rumah di bakar di faviquinia
- 7 rumah di bakar di Vatusou
Di Rusak: Hampir semua rumah penduduk di setiap desa di rusak, isi rumah dicuri dan di porak-porandakkan. Di Curi: Desa-desa Dila 24 ekor sapi di curi milik penduduk pro kemerdekaan. 4 Kios di desa Gisu dì rampok. penangkapan terus di lakukan. Semuua InfestigasiTim kontras tersebut di atas belum selesui karena Iutimidusi, teror dan