Baca PDF (OCR): 1998-09-02_Militer2_Penculik-Selain-Prabowo_ADIL_8-9-scaled-e1706691591402

1 halaman · 1 halaman diproses dengan OCR· 12695 ms

Daftar isi
  1. 8 LAPORAN KHUSUS
  2. ADA PENCULIK LAIN?
  3. Langkah akhir
  4. Jenderal Wiranto
  5. menculik 9 orang.keputusan Wiranto yang 'hanya'
  6. Benarkah ada
  7. pelaku lain yang
  8. 14 korban yang
  9. kesaksian di YLBHI.
  10. PENCULIK LAIN
  11. 15 April: Haryanto dilepas.
  12. 28 April: Faisol Reza dilepas
  13. 11 Mei: Desmond menyampaikan
  14. Momen-Momen Penculikan
8 LAPORAN KHUSUS

SURYAWAN/ADIL

ADA PENCULIK LAIN?

Untuk membuktikan kasuş penculikan, juga bukan hal yang mudah. Bukti-bukti hukum yang disyaratkan pengadilan, sangat su- lit ditemukan, mengingat penculikan merupakan kegiatan intelijen. Barang bukti sudah lenyap, sementara hampir semua perintah dilakukan secara lisan. "Kemungkinan besar mereka yang jadi tersangka

''Letjen

Langkah akhir

Prabowo di- akhiri masa

Jenderal Wiranto

dinasnya dalam ABRI." untuk menun-Begitu ujar Menhankam taskan kasus Pangab Jenderal TNI Wiranto dalam jumpa pers singkat, di Mabes penculikan justru ABRI JI Merdeka barat, Senin (27/8) lalu. Sementara dua rekan- mengundang nya, Mayjen TNI Muchdi PR dan Kolonel Chairawan dibebastugas- protes. Prabowo kan dari semua jabatan dan tugas di ABRI. mengaku hanya Banyak pihak tak puas dengan

menculik 9 orang.keputusan Wiranto yang 'hanya'

mempensiunkan Prabowo itu.

Benarkah ada

Kontras, lembaga yang selama ini getol mengurus kasus penculikan,

pelaku lain yang

langsung bereaksi. "Jatuhnya sank- si administratif ini mencerminkan, menculik bahwa ABRI lebih melindungi pelaku penculikan," ujar Munir, Ko-

14 korban yang

ordinator Badan Pekerja Kontras. belum kembali? HARUS KE MAHMIL Menurut Kontras, seharusnya para komandan pelaku penculikan itu diajukan ke Mahkamah Militer (Mahmil). Sebab hanya dengan ca- ra itu, kasus penculikan ini akan terungkap dengan jelas. Para pela- kunya pun akan mendapat hukuman yang setimpal. Oleh karena itu, Kontras tetap mendesak Puspom ABRI untuk memeriksa Pra-

na dibawa ke Mahmil. Tak hanya. Kontras, Mayjen (Purn) Samsuddin juga tidak puas. 'Pemensiunan Prabowo tidak fair," tutur anggota Komnas HAM itu. Soalnya, hukuman Prabowo lebih ringan daripada dua rekannya yang notabene posisinya lebih ren- dah. 'Pengakuan menculik, cukup untuk membawa Prabowo ke Mahmil," tegasnya. Pendapat ini juga disetujui oleh sejumlah anggota DPR. Memang peluang untuk me-Mahmil-kan Prabowo dkk masih ada. Seperti dikatakan Wiranto, ji- ka dalam proses persidangan Mahmil terhadap 11 anggota Kopassus —yang kini tengah dibuat BAP- nya oleh Puspom ABRI— bisa di- buktikan, bahwa ketiga perwira itu melakukan tindak pidana, mereka akan diajukan ke pangadilan. Tetapi bisakah mengadili Prabowo lewat jalur itu? Sangat kecil

kemungkinannya. Di manapun, dalam tradisi militer, tak ada ba- wahan yang menyeret atasannya ke pengadilan. 'Itu hanya terjadi di film," kata sumber ADiL di Mabes ABRI. Apalagi, loyalitas anggota Kopassus kepada Prabowo sung- guh luar biasa. Siapa pun tahu, ia adalah jenderal yang paling dicin- tai anak buahnya.

kesaksian di YLBHI.

8 Juni: Nezar Patria, Mugianto dan Aan Rusdianto dilepas.

14 Juli: Pangab menyebut Kopassus terlibat penculikan.

17 Juli: Prabowo menyatakan ber- tanggung jawab atas kasus penculikan.

3 Agustus: Pangab membentuk DKP untuk memeriksa Prabowo, Muchdi PR dan Chairawan.

24 Agustus: Prabowo dipensiun- kan.akar

nanti malah akan dibebaskan," tutur sumber tadi. Jadi, boleh saja masyarakat menginginkan Prabowo diadili, tetapi itu tak mudah dilakukan. Apalagi para petinggi ABRI sadar, bila Prabowo sampai dijadikan tersangka, pasti dia akan 'nyanyi'. Kalau itu terjadi, "Muka mereka akan ditaruh di mana," tutur perwira berbintang itu. Risiko lainnya, selu- ruh bangunan ABRI bisa jadi berantakan.

PENCULIK LAIN

Soal lain yang menimbulkan tanda tanya adalah pengakuan Prabowo di hadapan Dewan Kehor- matan Perwira (DKP), bahwa pi- haknya hanya menculik 9 aktivis. Pengakuan Prabowo ini diungkap- kan Ketua DKP, Jendral TNI Suba- gyo HS. Siapa mereka? "Saya nggak hafal," tuturnya. Kalau Prabowo cuma mengaku menculik 9 orang sementara —ber- dasar data Kontras—jumlah orang hilang ada 23 orang (9 orang yang sudah kembali dan 14 orang yang belum ditemukan), berarti ada pen-

4 Februari: Pius Lustrilanang dan Desmond Junaedi Mahesa diculik. Mereka diduga terkait dengan isu people power. dan Aan Rusdianto ditangkap. Diduga terkait kasus peledakan bom Rusun 10 Februari: Ratna Sarumpaet me- lapor ke Komnas HAM. Tanah Tinggi. 2 Maret 1998: Haryanto Taslam 31 Maret: Petrus Bimo Anugrah diculik. Diduga terkait kasus peledak- diculik karena dianggap sebagai penggerak people power. an bom di Rusun Tanah Tinggi.

28 Maret: Andi Arief, Ketua SMID 12 Maret: Herman Hendrawan, Su- diculik. Diduga terkait kasus peledak- yat, Faisol Reza dan Raharjo Waluyo Jati diculik. Diduga karena terkait pe-an bom di Rusun Tanah Tinggi. ledakan bom Tanah Tinggi. 2-3 April: Pius dan Desmond 13 Maret: Nezar Patria, Mugianto dilepas

15 April: Haryanto dilepas.

27 April: Pius menyampaikan kesaksian di Komnas HAM.

28 April: Faisol Reza dilepas

2 Mei: Pangab menegaskan tak ada perintah resmi untuk menculik aktivis.

8 Mei: Tim Pencari Fakta ABRI me- nemui Komnas HAM

11 Mei: Desmond menyampaikan

Momen-Momen Penculikan

TABLOID BERITA MINGGUAN ADIL NO. 48 TAHUN KE-66 2 - 8 SEPTEMBER 1998