Baca PDF (OCR): 1998-09-8-14_Hukum_Ayah-Prabowo-Buka-Kartu_Detak_1-12_20231229_0001-scaled

1 halaman · 1 halaman diproses dengan OCR· 8597 ms

Daftar isi
  1. Rp. 2500
  2. LEVERANSIR
  3. JAYAAGENCY ALAT TULIS.KANTO
  4. GATSBYu upd perfuet viyiieg
  5. DeTAK
  6. AYAH PRABOWO
  7. BUKA KARTUdapat mengumpulkan bukti bahwa saya mempunyai kekayaan
  8. "Perintahnya
  9. bukan hanya culik, tapi dilakukan sepekan sebelumnya itu segera jadi head line hampir
  10. mungkin lebih "Saya percaya Pak Harto nggak punya uang satu sen. Mana
  11. Soemitro Djojohadikoesoemo
  12. Teten Masduki, Koordinator Badan Pekerja Indonesia
  13. Menyeret Soeharto ke Pengadilan
Rp. 2500

Luar Jawa Rp. 2700

TOKO &

LEVERANSIR

JAYAR

JAYAAGENCY ALAT TULIS.KANTO

MAJALCH

GATSBYu upd perfuet viyiieg

KORAN TREATMENT HAIR CREAM AMTI-DANDRUFY NE7Q 90

BACAAN BAGI YANG BERPIKIR MERDEKA 8 - 14 SEPTEMBER 1998 TAHUN 001/ NOMOR: 009 Pak Harto Termiskin di Dunia

DeTAK

Kasihan Pak Harto. Kalau pengakuannya bahwa ia tak punya uang sesenpun benar, maka sungguh miskin ia. Pengakuan ayah enam orang anak yang semuanya mempunyai bank ini diucapkan dengan polos, lugu dan percaya diri seakan-akan ia másih jadi presiden RI. Tapi wajar kalau Pak Harto masih percaya diri, karena ia ngomong di stasiun tv milik putri sulungnya. Terus terang, masyarakat banyak yang rindu suara Pak Harto. Suara dan gaya bicara yang secara pas

AYAH PRABOWO

bisa ditirukan aktor Butet Kartarejasa. Orang juga menanti apa jawabnya tentang gugatan atas kekayaannya yang konon mencapai 16 miliar dolar. Maka Minggu (6/9) malam orang lebih banyak yang memelototi TPI dibanding stasiun-stasiun TV swasta lainnya, yang hampir semuanya juga milik anak-anak Pak Harto. "Saya ini tidak mempunyai sesenpun tabungan di luar negeri. Tidak mempunyai account di bank-bank luar negeri. Tidak mempunyai deposito di luar negeri. Bahkan mempunyai juga tidak mempunyai saham di perusahaan-perusahaan luar negeri. Apalagi sampai kepada ratusan miliar yu'es dolar. Tentunya merupakan suatu tanda tanya daripada angka-angka tersebut. Tetapi andaikata ada daripada orang-orang yang

BUKA KARTUdapat mengumpulkan bukti bahwa saya mempunyai kekayaan

di bank-di luar negeri, saya persilakan untuk segera

"Perintahnya

menghubungi duta besar di negara tersebut agar uang itu bisa segera ditansfer ke dalam negeri," kata Pak Harto mantap. Harus diakui TPI amat beruntung. Wawancara khusus yang

bukan hanya culik, tapi dilakukan sepekan sebelumnya itu segera jadi head line hampir

semua harian yang terbit Senin (7/9). Lantas ramai jadi pembicaraan.

mungkin lebih "Saya percaya Pak Harto nggak punya uang satu sen. Mana

ada orang yang punya satu sen sekarang ini," kata Marsin, penjual somay asal Puwakarta, ditemui di terminal bus Lebak Buus, Senin (7/9)."Masak saya lebih 'kaya dari Pak Harto? jauh lagi... Mana masuk akal? Masak Pak Harto termiskin di dunia, ha..ha.." Tanya penjual somay ini sambil tertawa.

Soemitro Djojohadikoesoemo

Teten Masduki, Koordinator Badan Pekerja Indonesia

Coruption Watch/, melihat, statement Soeharto itu mengasumsikan bahwa tudingan masyarakat terhadap dia adalah secara pribadi. "Mungkin saja secara pribadi Soeharto tidak punya uang. Tapi keluarganya, putra putrinya, kroninya yang memiliki harta tidak wajar, itu sebenarnya yang digugat oleh masyarakat, " kata Tetan pada DëTAK Senin (7/9). Bohong atau jujurkah Pak Harto? Tak perlu diperdebatkan lagi. Soalnya, menurut Atmajaya Salim, pengacara ahli hukum perbankan, bisa saja Pak Harto menyimpan uangnya di luar atau di dalam negeri atas nama orang lain. "Kalau mau mengambil harus orang bersangkutan. Maksudnya sesuai nama yang tercantum, atau memakai surat kuasa. Kalau disimpan di luar negeri harus sepengetahuan duta besar.' Jadi, sebenarnya para duta besar RI bisa dimintai bantuannya untuk 'menindak-lanjuti' petunjuk Pak Harto. ezki dan ma

Menyeret Soeharto ke Pengadilan

Saat bagi Habibie untuk memilih, apakah ia akan bergandeng tangan dengan rakyat, atau mempeti-eskan kasus-kasus yang menuntut pertanggungjawaban Soeharto. Ia dituntut berterus terang dan mengambil sikap tegas bahwa pemimpin juga bisa keliru dan dengan demikian bisa diadili. Sebab selama ini rakyat hanya dipaksa percaya bahwa negara tidak boleh diprasangkai, pemerintah tak boleh dicurigai. Sejak proklamasi kemerdekaan, rakyat dipaksa percaya bahwa pemimpin tidak pernah punya pamrih pribadi. Dan seluruh kerusakan bermula dari sana. Jika ia memutuskan bergandeng tangan dengan kehendak rakyat, setidaknya ia bisa berkaca pada kasus Chun Do Hwan di Korea Selatan, juga kasus Argentina. Ataukah ia ingin melihat pengadilan kilat rakyat Rumania terhadap Nikolai Ceaucescu yang menghukum mati mantan diktator tersebut?