Baca PDF (OCR): 00027-Kliping_PIUS-DIDEPAN-KONGRES-16-MEI-1998

2 halaman · 2 halaman diproses dengan OCR· 9242 ms

Daftar isi
  1. LUAR NEGERI
  2. PIUS LUSTRILANANG. Meminta pertanggungjawaban.
  3. Pius di Depan
  4. Kongres
  5. Akhirnya, Pius mengungkapkan soal penculikannya dihadapan
  6. Hanggota Kongres Amerika Serikat. Di Jakarta, jadwal pelatihan oleh anggota green barret dipercepat.
  7. kan Indonesia pada 27 April lalu.
  8. D&R. 16 Mei 1998
  9. Langkah Awal Trer
  10. IM PENCARI FAKTA DARI MARKAS BESAR ABRI
  11. yang dibentuk atas perintah Menteri Pertahanan dan
  12. Yang Pernah Hilang
  13. IMPETTU pemah kehilangan jejaknya dan mencari ke mana
  14. SYAMSU D.DI KOMNAS HAM TampllsebagaI pendengar.
LUAR NEGERI
PIUS LUSTRILANANG. Meminta pertanggungjawaban.

Pius di Depan

Kongres

Akhirnya, Pius mengungkapkan soal penculikannya dihadapan

Hanggota Kongres Amerika Serikat. Di Jakarta, jadwal pelatihan oleh anggota green barret dipercepat.

AK ASASI ADALAH PERSOAL fan universal. Tak mengherankan jika perkara penculikan di Indone sia menjadi bahasan menarik bagi masyarakat internasional, termasuk anggoia Kongres Amerika Serikat (AS). Maka, Ka- mis, 7 Mei lalu, Pius Lustrilanang, aktivis yang sempat diculik selama dua bulan, melakukan testimonì di hadapan anggota Subkomite Hubungan Internasional dan Hak Asasi Manusia Kongres AS. Kehadiran Pius, 30 tahun, di AS merupakan rangkaian dari misinya untuk me- agampanyekan gerakan antipenculikan dan penyiksaan di daratan Eropa dan AS, bahkan di beberapa negara lain, seperti Jepang dan Australia. Pius, Sekretaris Jenderal Soñda- ritas Indonesia untuk Amien dan Mega dan Ketua Aliansi Demokrasį Rakyat, berada di Eropa, Belanda tepatnya. setelah meninggal-

kan Indonesia pada 27 April lalu.

Bagi yang sudah mengikuti kisah penculikan Pius, kesaksian yang disampaikan di Ruang 2220 Rayburn House, Office Building. Washington DCtersebut tidak banyak yang batu. la antara lain bercerita ba- gaímana dao di mana saat ia diculik, serta períakuan apa yang dialaminya selama ia berada di tempat penyekapan. la juga menyinggung soal risiko yang mungkin dihadapinya ketika ia memutuskan memberikan kesaksian tentang penculikannya secara terbuka. "Barangkah, keputusan memberikan kesaksian itu bisa mempercepat proses penglepasan terhadap teman-teman saya yang lain," katanya. Dalarn kesempatan tersebut, Pius sempat menjelaskao pengertan antara kata hülang dan dihalangkan. Meskipun keduanya punya atti yang mirip, rennnut Pius, kata dihilang•

kan merupakan sebuah bentuk kalimat aktif yang artinya "dibikin hilang". "Syukurlaħ. saya bukan termasuk orang yang dikatego rikan dibikin hilang." kata Pius. Hal lain yang disinggung lajang kelahir- an Palembang ini, pembebasan yang ia alami merupakan hasil dari desakan yang dilakukan berbagai lenbaga dalam dan luar negeri, serta hasil dari pemberitaan pers yang luas. "Untuk mereka semua, saya ucapkan terima kasih." katanya. Pius juga mengingatkan anggota Kongres AS, pembebasannya merupakan bukti nyata bahwa tekanan interasional terhadap pemerintah Indonesia bisa memperbaikà kondisi hak asasi manusia di Indonesia. Karena itu, kata Pius, masyarakat internasional seharusnya bisa mencegab penculikan dan penyiksaan seperti yang dialaminya terjadi lagi dan meminta pertanggungjawaban dari pelakunya.

Pembatalan Latihan Militer Meskipun belum ada ketegasan, tampak- nya kesaksian Pius di subkomite tersebut sudah menunjukkan efeknya, yakni dengan ter- betiknya berita penghentian latihan militer bersama antara 95 anggota Special Forces Group Airbone atau yang tebih dikenal se- bagaí pasukan elite baret bijau dan pasukan TNI di Indonesia. Keputusan menghentikan latihan militer kecil bersama tersebut dilakukan mendadak. baru Jumat pekan lalu, 8 Mei. Pentagon atau Departemeo Pertahanan AS memerintahkan 17 pelatih dari pasukan baret hijau yang sudah telanjur betada di Indooesia selama se- pekan untuk kembali ke paogkalan mereka di Okinawa, Jepang. Reocananya, program latihan bersama ini dilangsungkan selama satu bulan penuh. Seorang pejabat di Pentagon yang tak mau disebutkan namanya mengatakan ke- pada kantor berita Associoted Press, alasan penghentian di tengab jalan program latihan tersebut diambil mneogingat situasi keaman- an yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia. "Tindakan tersebut diambil derni kese- lamatan anggota pasukan iu sendiri dan juga karena tentara Indonesia sedang menghadapi banyak kerusuhan," kata sumber Pentagon tersebut, seperti yang ditulis harian Washington Post. Sumber Pentagon itu juga menekankan bahwa pembatalan ini jangan diartikan se- bagai protes pemerintah AS terhadap Indonesia yang banyak dikritik berkaitan dengan kebijaksanaan represifoya. Bahkan. salah seorang anggota Kongres AS, Christopher Smith, dari partai Republik, mengkritik peme- rintahnya yang telah melakukan kerja sama lathan mifiter dengan pemerintah Indonesia. Rustass. Mandayun/Bohan: Assoclated Prees dan Wastington Post

D&R. 16 Mei 1998

Langkah Awal Trer

IM PENCARI FAKTA DARI MARKAS BESAR ABRI

yang dibentuk atas perintah Menteri Pertahanan dan

Keamanan/Panglima ABRI dan diketuai oleh Komandan Pusat Polisi Milter (Puspom) ABRI Mayor Jenderal mulai bergerak, Langkah awal merekn adalah mengundang semua korban yang pemah diculik. Tapi, baru satu korban yang datang mekapor ke Markas Puspom dan itu pun diwakili orang tuanya. Sang korban adalah Andi Aricf, aktivis Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi. Tim ima pada Jumat 8 Mei 1998. juga datang ke Komtsi Nasional Hak Asasi Manusia. Di sana, mereka ber- temo dengan tim tuan rumah sekitar dua setengah jam Dalam acara tertu top imi,tum ABRI kbih tampit schagai pendengar. Pertenuantu pada garis besamya membahas laporan yang diperoleh Komist Nasional Hak Asasi Manusia tentang orang yang hilang. Lalu, kedua üm mencocokkan secara yuri- dis-formal penemuan-penemuan mercka. Dibahas juga soal orang hilang yang kaharaya telah dieps, Sony dan Yam Avn, tapi kenyataannya belum kembali ke rumah orang tuanya Detasemen polist militer (denpom) tampaknya tak ingin buang-buang waktu. Seperti kata Syansu D., mereka ingin secepamya menguak kasus-kasus penculikanagar Indonesia tdak tenus menjadi sorotan intermasional, Tampaknya, itu sebabnya Denpom Lampong telah merekonstruksi penculikan Andi Anet kendati pelakunya belum jelas. Anggots Denpom Lampung Letnan Satu Edi Pumomo pada

Selasa, 5 Mei lalu, mendatangi kediaman Andi Arief untuk menganbil gambar lokasi alumni Fakultas Ilmu Susial dan Imu Politik Universitas Gadjah Mada tersebut "diambil". "Saya mengantarkannya ke rumab kakak tertua Andi Arief," ucap Ariel Mahya, ayah Andi. Rokonstruksi dilakukan berdasarkan keterangan Andi yang sebelumnya telah diperiksa Puspom ABRL. Rekonstruksi yang masih terlatu dini itu kemudian dipersoalkan Komisi untuk Orang Hitang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras). Mereka juga mempermasalahkan perampasan surat Andi Arief oleh polisi yang ditujukan kepada masyarakat. Setetah diproses polisi akhinya mengizinkan Andi menulis ulang surat tersehut. Dalam suratnya, Andi menya rankan agat Pangima ABRI, Puspom ABR1, Komusi Nasional Hak Asasi Manusia, dan kclompok in- dependenpencan orang hilang me manggil Letnan Kolonel Lubis dan Murkas Besar Kepotisian RI (Mabes Polro Sebub, Lubislah yaag bertanggung jawab dalam serah-te- rima Andi dan penculik ke Mabes Polri.Andi juga menyebut menolak diperiksa, baik sebägat tersangka maupun sebagai saksi Sehabaya, 12 mehhat iodkast yang mengarah ke penghapusan jejakpenculik dinnya. Tapi, ta bersedia diperhadapkau se cara terbuka dengan Lubis di depan Komist Nasional Hak Asasi Mamusia, Puspom ABR1. dan kelompok independen. Masih minggu lalu, Kontras juga mendesak Megawau Soekmnoputn selaku prupmnan PDI unuk mengungkap mformast tentang hilangnya Haryanto Taslam. Dalam surat bertanggal 8 Met 1998 yang duandatangani Mulyana W. Kusunah (dewan penasihat) dan Munir (badan pekerja), Kontras mengatakan masyarakat sangat berharap Taslam akan menceritakan segala pengalamannya selama hilang Laporea Budt Nugrata dan Tiama Sibora

Yang Pernah Hilang

UCAS DA COSTA RESMI MENYANDANG GELAR doktor setelah mempertahankan disertasunya, "Analisis Pengaruh Konfigurasi Organisasi terhadap Tingkat Excel lene", di UnivenstasAmrtangga, Surabaya, pada 6 Mei talu Putra Tinor Timar ini dinyatakan hulus dengan sangat memuaskan. Dengan demikian, dialah doktor pertama asal Timor Timur di Umver Airangza Seba tada sakata ltan Mahasowe Pelajar Timor Timur (IMPETTU) menghadiahi dia sebuah karangan bunga Ada rasa haru yang lchih di Aula Pascasarjana Universitas Airlangga sesudah Lucas dinyatakan lulus oleh tim penguji. Penyebabuya: dia menjadi doktor di saat ccrita tentang orang hilang ramai dibicarakan orang. Ayah Nan Rolanda Paula da Cruz e Costa dan Liberto Guera Maria da Costa ini pun pemah juga diculik dan hilang. Keluarga dan kawan-kawamnya di D&R. 16 Mci |998

IMPETTU pemah kehilangan jejaknya dan mencari ke mana

mana. Namun, waktu muncul kembali,Lucachanya mengatakan habis dmampok, bukan diculik hilang. "Ya, saya korban, pemah dirampok. Tapt, saya enggak apa-apa. Saya kehlangan satu mobil beeraismya Tapi, kan,sayamendapatkan doktomya lad, pos Saya ndak merasa kebilangan apa-apa." ujanya. Setclah penculikan Locas memilih untk menutup mulut. Pengaduan keloatganya ke Lembaga Bamtuan Hukum Surabaya juga ditarik dua minggu kemudian. "Mungkin, dia sudah punya komitmen soal iut." kata Yudi Burhan, Kenua Divısi Hak Sipil dan Politik Lembaga Bantuan Hukum Surabaya. Lucas lahr di Timor Timur pada 11 Januan 1952. Sclalus dan Sekolah Kesehatan Dr. Cavallo, Dil, ta mengambit S-1 ckonomi di Universitas Pendidikun Nasional Denpasar dan kemudian S-2 di Universitas Airlangga. la perah memumpin rumnah sakit, pusat keschatan masyarakat, Ketua Tim Palang Merah Interasional, dan Ketua Tim Umited Nation Children's Pund. Dari 1991 sampat sekarang. ia menjadi pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya. Laporan abk| Manan

SYAMSU D.DI KOMNAS HAM TampllsebagaI pendengar.