PENGADILAN PRD.Dinyatakan sebagai organisasiterlarang
PERISTIWA & ANALISA
ANDI ARIEF, DI MANA K A
Menurut siaran pers yang dikeluarkan Rupanya, tetap dilakukan pengejaran ter-NDA MENGENALANDIARIEF? Kenika Partai Rakyat Demokratik hadap sejumiahnama yang terkait dengan PRD. Dugaan inilah yang muncul atas "diculik"oya (PRD) menjadi berita. yakni se Andi Arief oleh sekelompok orang tak dikenal. telah meletus Peristiwa 27 Juli Sabtı, 28 Maret pekan lalu, di Bandarlarpung. 1996, nama ini disebut-sebut dalam berbagai tulisan tentang PRD. la disebut-sebut sebagai Tak Termasuk Buron Ketua Solidaritas Mahasiswa Indonesia un- tuk Demokrasi (SMID), salah satu organ Disebut sebogai "diculik" oleh sekelom-PRD. Sementara itu, sejumlah peogurus pok orang tak dikenal, karena orang-orang PRD, antara lain keta umumnya, Budiman yang datäng ke ruko tersebut samā sekal üdak menunjukkan surat resi penangkap-Sudjatmiko, yang diburu karena dituduh an, misalnya. Bahkan, pihak aparat keaman- menjadi penggerak Peristiwa 27 Juli itu. akhimnya tertangkap di termpat persembunyi-an. baik tentara maupun polisi di Bandarlampung, menyangkal kalau pihaknya me- annya, di rumaħ Benny Sumardi, kakak kan- nangkap pemuda yang bernama Andi Arief. dung seorang aktivis kemanusiaan, Romo Danrem 043 Garuda Hitam. Kol. Inf. Cor-Sandyawan Sumardi. nel Simbolon, menyatakan belum menerima Penangkapan berbuntut pengadilan, dan laporan tentang Andi hingga Minggu malam. akhimya oleh pemerintah PRD dinyatakan 29 Maret lalu. Pun Kapolda Lampung, Kol. sebagai organisasi teriarang. Bahkan, pemi-Gendo Budi Santoso, menyatakan tidak ta- lik rumah tempamya "sembuny" dan Romo hu-menahu tentang keberadaan Andi. Bah-Sandyawan yang dituduh"mehindungi” me- kan, Gendo menyatakan Andi tidak termasuk reka ikut diadili. Tapi. berbeda dengan se- dalam daftar buron Polda Lampung. "Saya jumlah aktivis PRD yang dijatuhi hukuman tidak mengenal siapa itu Andi Arief. Tapi. satu sampai 13 tahun, Beñny dan Romo San- kalau memang hilang. kami akan membantu dyawan dua pekan lalu dibebaskan dari mencarinya." kata Gendo seperti dikutip su- mintutan hukum oleh Majelis Hakim Peng- rat kabar Media Indonesia édisi 30 Maret. adilan Negeri Bekasi (ihat D&R 28 Maret).
Lembaga Banuan Hukum (LBH) Bandarlampung, siang hari, 28 Maret itu juga, Andi diculik menjelang tengah hari. Sekitar pukul
11.00 datang serombongan orang dengan mengendarai dua mobil Kijang ke nuko tem- pat penyewaan komputer dan alat-alat musik milik keluarga Andi. Dua orang dari dalam mobil Kijang tersebut turun dan langsung naik ke lantai dua. Ketika ditanya oleh Sahdan, si penjaga toko, tentang keperluan kedua orang asing itu, salah satunya malah membemtak. "Ja- ngan ikut campur, kamu," demikian handik- nya. Lalu, si penghardik langsung menuju ke lantai dua, seperti sudah tahu lekuk-liku ruko tersebut. Kala inu Andi sedang menele- pon. Hanya dalam beberapa detik Andi sudah dibawa ke lantai satu dan laugsung di- masukkan ke salah satu mobil Kijang. Sapa mereka? Tak jelas. Menurut penjaga ruko bemama Sahdan tadi. salah satu pe- nangkap Andi adalah laki-laki berbadan ting- gi sekitar 170 sentimeter, bertubuh gemuk, berambut cepak, dan membawa pistol. Bilarnana LBH Bandarlampung sampai membuat siaran pers. Setelah Andi dibawa
D&R, 4 Aprl 1998
MEGAWATI,
DUKU
PIUS LUSTRILANANG (Depan), Hilang tak tentu rimbanya. PERISTIWA & ANALISA
Andi Arief, salah satu pimpinan SMID, "diculik" ketika menginap di rumah saudaranya. Dia orang ke-10 yang dinyatakan hilang selama
Januari hingga Maret ini.
AMU?
mengaku tidak tabu benar tentang akuivitas anak-anak muda yang hilang karena aktivi- onang-orang tadi, H.M. Arief Makhya, orang polirik Andi di SMID dan PRD. Dan. sean- tasnya sebagai demonstran atau tindakan lain tua Andi, dan Dr Edi Irawan, kakak Andi, dainya itu benar, Arief Makhya, ayah Andi, yang dianggap melawan pemerintah, Menu- melaporkan penculikan- tersebut ke LBH rela anaknya diadili dan dijatuhi bukuman nut laporan Yayasan Lembaga Bantuan Huloum Bandarlampung. Lalu, mereka, pihak ke- kalau memang terbukti bersaiah. Indonesia, selama bulan Januari hingga Maret luarga dan L Bí, langsung meiaporkan pe-"Tapi, saya tidak rela kalau anak saya 1998 ini, sudah 10 aktivis hilang tak ketahuan ristiwa im ke Polisi Resor Kota Bandarlam- disiksa,"kata Makhya, yang anggota Dewan rimbanya. Nasib mereka, seperti Herman pung, Polisi Daerah (Polda) Lampung, dan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Hendrawan, mahasiswa Fakultas Ilme Sosial Markas Komando Resor Militer (Makorem) (MUT) Lampung dan mantan Rois Pengurus dan Politik Universitas Airlangga, Surabaya, 043/Garuda Hitam. Tapi, semua aparat ke-Wilayah Nahdlatul Ulama Lampung, seperu Pius Lustrilanang, Ketua Aliansi Demokrasi amanan yang dilapori mengaku tdak tahu- dikutip Harian Suara Karya. Rakyat (Aldera); Desmon J. Mahesa, Pengacara menahu ihwal Andi Arief. Bahkan, pihak Belum lama ini Direktar Eksekutif Per-LBHNusantara, dan ketujub pemuda yang lain, keamanan memperingatkan agar tidak me- himpuman Bantuan Hukum dan Hak Asasi masih tidak jelas hingga kini. nuduh pihak keamanān dalam kasus pencu-Manusia, Hendardi, mengimbau Menteri Tapi, kalao benar mereka diambil oleh likan tersebut. Negara Koordinator Bidang Politk dan Ke- apatat keamanan, dan nanti bakal masuk Jadi, bila bukan pihak keananan, siapa amanan Jenderai Feisal Tanjung, agar me- pengadilan, nama merekag akan menambah mereka? "Kalau dilihat dari ciri-cirinya, mie- naruh perbatian untuk mencari para aktivis deretan nama-nama mergka yang dikaikan nurit cerita saksi mata, pelaku pencuħikan yang hilang itu. Kata Hendardi di akhir pe- dengan PRD, yang sudah dijebloskan ke tersebut mirip petugas keamanan," kata kan lalu: "Setiap warga negara Indonesia. penjara. Misalnya Budiman Sudjatmiko, Iberahim Bestar, S.H., Kepala Operasional termasuk para aktivis itu, berhak memper-Garda Sembiring. Petrus H. Hariyanto, I LBH Bandarlampung, seperti diktip harian oleh jaminan keamanan pribadi dari negara." Gust Anom Astika, Yakobus Eko Kumia-Suara Karya, 30 Maret, Bila aparat keama-Dan, kalau memang mereka disangka ter- wan, Ken Budha, Victor da Costa, Putat Arin- nan Bandariampung mengaku tak tahu-me- libat suatu pelanggaran hakum, menahan toko, Soeroso, D. Pranowo, Wilson Nurtiyas, nahu, mungkin saja mereka datang darį luar mereka pum ada aturan hukumnya. Sudah Coen Husein Pontoh, dan Dita Indah Sari. Bandariampung. sering diontarkan oleh berbagai pituak bah-Tapi, benarkab Andi Arief masih tetap wa Indonesia negara hukum. Kema SMID, setelah induknya, yakni PRD 10 Aktivis "Hilang"Tim D&l, dari Berbagai Sumder dilarang pemerintah? Pihak keiuarga Andi Hilangnya Andi telah menambah daftar