PERISTIWA& ANALISA
la Merasa bagaikan
Putra King Lear
Letnan Jenderal Prabowo bakal diperiksa DKP. Bila hanya
sampai di sini, kemungkinan terburuk ia hanya akan dicopot dari jabatan, seperti Panglima Komando Daerah Militer
Udayana dalam Peristiwa Santa Cruz 1991. Ia merasa paling
loyal tapi dituduh berkhianat.
SETELAHPRABOWO Subianto tak lagi menjadi tentara, menurut seorang rekan, ia akan menu- lis bukou. Beberapa waktu lalu, hanya beberapa hari setelah ia menduduki ja- batannya sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) ABRI, ia bilang, sebagai- mana diceritakan rekan tadi: "Kalau pensiun nanti, saya akan tinggal di gunung dan me- nolis buku." Itu bukan sebuah mubuat bahwa sebentar lagi Letnan Jenderal Prabowo, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kos- trad), bakal pensiun atau kehilangan jabatan. Seperti dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Subagyo pada Senin pekan ini, 3 Agustus, setelah konferensi pers oleh Panglima ABRI tentang pembentukan Dewan Kehormnatan Perwira (DKP), Prabowo sudah "dinonaktifkan” dari jabatan Komandan Sesko ABRI di Bandung. la dibebastugas- kan, tentunya, guna pemeriksaan oleh DKP dalam kasus penculikan dan penganiayaan sejumlah aktivis prodemokrasi. Dalam kasus ini bisa dibilang Prabowo adalah kunci, Bukan berarti ia menjadi or- ang yang paling bertanggung jawab, sebab bersalah atau tidaknya mantan Danjen Kopassus itu tergantung rekomendasi DKP dan, kalau perlu, mahkamah militer. la menjadi kunci setelah, kepada wartawan, Jenderal Feisał Tanjung, mantan Panglima ABRI yang kini Menteri Koordinator Poltik dan Keamanan (Menko Połkam), menyatakan tak tahu-menaħu soal penculikan tersebut, apalagi memerintahkannya. Kepada wartawan di DPR RI sehabis mengikuti pembi- caraan soal konvensi antipenyiksaan, Menko Polkam bilang. "Saya baru tahu (tentang penculikan itt) setelah menjadi Menko Polkam. Saya dengar laporan dari Panglima ABRI, dari Pak Wiranto, lalu saya katakan.
segera tindak tegas." Nah, bila sang atasan sudah buka kartu. untuk sementara, pernyataao itu dianggap benar— tinggallah Prabowo yang bisa men- jelaskan latar belakang dan tujuan penculikan serta penganiayaan itu, serta siapa saja yang terlibat. Kita bayangkan, dalam pemeriksaan oleh DKP, tentünya Prabowo tak bisa bersikap seperui ia menghadapi wartawan selama ini. Perwira yang pangkatnya melaju cepat itu belakangan ramai ditulis di media massa yang menyiratkan bahwa ia terlibat, setidaknya ta- ho, tentang penculikan para aktivis prodemokrasi. Ia tak banyak bereaksi, babkan terkesan enggan diwawancarai. la seperti merasa tidak periu"mengoreksi” pers meski ia berpendapat ada yang tidak pada termpatnya mulisan tentang dirinya di berbagai media. Ketka Tim Pencari Fakta ABRI menyatakan telah menahan tersangka, yaitu sejumłah oknum Kopassus, Prabowo kepada pers hanya bilang, ia siap bertanggung jawab. Seorang sumber D&R yang tak bersedia disebut identitasnya mengatakan, jenderal bintang uiga itu pernah melontarkan penda- patnya dalam suatu percakapan informal: "pers yang bebas tak selalu pers yang adil,." begitu sumber tersebut menirukan kata-kata Prabowo. Benarkah itu? Tak ada konfirmasi. Cu- ma, sejauh ini memang jarang pers memuat secara eksklnsif wawancara dengan putra seorang pakar ekonomi yang sulit dipisahkan dari pembangunan ekonomi Orde Baru: Prof. Dr. Sumitro Djojoħadikusumo. Lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951, Prabowo ditakdirkan lahir sebagai sosok yang memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh ter- nara dan berjasa di republik ini. Seperti sudah disebuikan, dia adalah putra—persisnya keempatProf. Dr. Sumitro Djojohadiku- sumo. Kakeknya adalah Margono Djojoha- dikusumo, seorang sesepuh perbankan na- sional dan pendiri bank yang kini dikenal sebagai BNI’46. Sudah disuraikan agaknya, Prabowo ke- 常 D&R. 8 Agustus 1998
eil harus ikut berkelana orang tuanya dari
satu negara ke lain negara, setelah Prof. Soe-
mitro dituduh oleh Bung Kamo bersekong-
kol dengan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semes-
ta. Sang ekonom berikut keluarga pergi ke
luar Indonesia, Mereka menjelajah Singa-
pura, Malaysia, Thailand. Hong Kong,
Swiss, dan loggris.
Hampir Gagal
Itulah soalnya bila sumber D&R bilang
Prabowo sama sekali tak mengalami kesu-
litan untuk menyatakan pendapat dan eks- presinya dalam bahasa Inggris. Bisa jadi. kemampuan berbahasa Inggns dan kebiasa- an yang terbentuk selama sekolah di luar Indonesia--membaca buko--itu menyebab- kan ada yang berpendapat ia tak suht bergaul
dan masuk ke dalam lingkungan para per-
wira Amerika. Dan bukan cuma Inggris, Prabowo oleh rekan-rekannya dikenal mahir berbahasa Prancis, Jerman, dan Belanda. Dengan kemampuan seperù itu, ketika Sumitro pulang dan ditunjuk sebagai menteri di dalam kabinet Orde Baru, Prabowo masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia di taħun 1970. Bekal yang ia peroleh dari pendidikannya di berbagai negara itu, dan mungkin karena intelektualitasnya, membuat karir Prabowo mulus selepas pendidikan
Akabri, empat tahun kemudian. la pun sempat
menjalani pendidikan army specíal forces di
Fort Bragg (North Carolina) dan Fon Benning
(Georgia), Amerika Serikat, untuk pendidikan advanced infantry afficers. Ada yang menganalisis, ketika ia dites untuk masuk menjadi anggota satuan elite yang kini disebut Kopassus hampir saja ia gagal. Tapi. bukan karena milai tes menunjuk
di bawah peringkat yang bisa dinyatakan
lulus; nilai Prabowo berada di atas peringkat yang bisa diterima di satuan khusus itu. Dan kemudian ia benar-benar menjadi seseorang yang oleh seluruh rakyat dikenal.
Bukan cuma Sumitro tokoh penting yang pu-
nya hubungan dengannya, Akhinya, orang no- mor satu diodonesia kala itu pun terkait dengan nama Prabowo: ia menikah dengan Sit Hedijao Harijadi (Titek), anak keempat Presiden Soeharto—perkawinan yang membuahkan seorang pura bemama Ragowo Hedi Prasetio.
Itulah pernikahan yang oleh mereka yang
tak suka kepada Prabowo disebut-sebut sebagai yang membuat kenaikan pangkatnya melaju di luar biasanya. Adalah Prabowo saat ía dilantik sebagai Komandan Kopassus pada 4 Desember 1995 yang pertamia ber-
hasil meraih bintang dari angkatannya. Di
bawah kepemimpinannya, tubub Kopassus kemudian mekar merbesar. Pemekatan ini
mendapat kritik dari berbagai pihak—tenma- suk dari sebagian petinggi militer sendiri—
D&R, 8 Agustus 1998
PERISTIWA& ANALISA
SUBAGYODAN PRABOWO. Sudah"dinonaktifkan" darl jabatan Komandan Sesko ABRI.
SUBAGYO HS.
karena seyogianya pasukan eħtę seperti na- manya: harus ramping dan ringkas. Íronisnya, sementara sebagian orang menganggap ia melaju pangkatnya karena mertua, majalah Time edisi 26 Mei 1997 memberitakan bahwa Soeharto serpat hilang kepercayaanmya terhadap menantu- nya itu, Ceritanya, dekat setelah Peristiwa 27 Juli 1996, peristiwa pengambilalihan kan- tor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia dengan kekerasan dan disusul me- ledaknya hunu-hara, pasukan Prabowo ber gerak di kawasan Jalan Cendana, Jakarta, ke- diaman pribadi mertuanya. Ada bermacam penilaian, tapi yang diambil Time yang imi: pasukan Probowo diduga akan melancarkan pengambilalihan kekuäsaan. Benarkah ita? Menurut sebuah sumber, Prabowo memban- tah habis tulisan di majalah berita Amerika itu karena sesunggubnya ia bergerak ke Cendana ingin mengamankan presiden. Maret 1998. Prabowo dipromosikan sebagai Panglima Kostrad, sebuah jabatan yang sangat prestisius yang pernah disan- dang mertuanya. Pangkatnya pun naik men- jadí letnan jenderal. Tetapi, bersamaan dengan bintangnya yang naik setingkat. pada sãat itu pula Soehanto sebagai presiden sudah ditakdirkan jatuh oleh gerakan mahasiswa. Dan pada saat itu pula, bintang Prabowo mo- lai memudar. Dimulai dari peristiwa kesak.
sian Pius Lustrilanang-korban penculikan Prabowo sendiri merasa sebagai seorang yang pertama berani memberi kesaksian atas yang sering terlalu bersemangat dalam me- pencülikannya—disusul dengan peristiwa ngerjakan tugas-tugasnya. Tampaknya. du- penembakan mahasiswa Trisakti, kerusuhan gaan itu tak jauh meleset. Melihat potensi- pertengahan Mei lalu, demonstrasi maha-nya, sangat bisa jadi ia tak sabar dengan bi- siswa di DPR. hingga akhirnya pengumu-tokrasi, sekalipun birokrasi ABRI yang mes- man pengunduran din Soeharto sebagai pre-tinya tidak separah di birokrasi sipil. siden pada 21 Mei 1998 telah memberi kon-Karena "gerak cepat" Prabowo itulah tribusi besar dalar kejatuhan sang jeoderal lalu ada yang menduga ia dianggap bersaing yang sebelumuya dianggap the rising star. dengan Panglima ABRI/Menten Pertahanan Soalnya ruror bilang, itu semua ada kaitan-dan Keamanan sekatang. Jenderal Wiranto. nya dengan nama Prabowo sebagai mantan Seorang wartawan Amerika bernama Mar-Danjen Kopassus. garet Scou menulis dalam The New York Tapi, rumor adalah rumor dan baru pekan Review, tampaknya memang ada rivalitas an- inilah nama Prabowo bakal diuji benar. Ite tara Prabowo dan Wiranto. Tapi, persaingan pun belum final, sebelum mahkamah militer dalam karir bukankah itu biasa? meyidangkanaya, bila pertu, seberapa Menanggapi suara ini, kepada sebuah bersalah mantan danjen itù. sumber. Prabowo menganggap dirinya besar di Kopassus, dan Wiranto di tempat lain, dan Prabowo dan Wiranto tak pemah terpikir olehnya untuk menim-Sebelumnya, bertumpuk "isu" sekitar bulkan perpecahan dalan tubut organisasi. Prabowo, yang semuanya sulit dikonfimasi-Mungkin Prabowo jujur. Masalahnya, kan, antara lain karena yang bersangkutan se-orang laín punya kacamata sendiri dalam perù enggan bicara kepada wartawan. Mi-melihat dirinya. Scorang mantan menteri salnya, ta dikaburkan kadang menyimpang dan pernah mengatakan, kalau mau dican "ke- koordinasi dan melakukannisiatifsendiri untuk salahan" Prabowo, itu karena ia banyak ber- melengkapi keperluan pasukannya. Di satu sisi politik. Pohtk? boleh dibilang ia komandan yang pemuh inisiatif Benar. Misalnya, ia banyuk discbut-sebut dan kreativitas, di sisi lain, sebagai tentara, ia sebagai orang yang dekat dengan kelompok hanus patuh kepada pimpinan. Islam. Dalam hal ini mumcuilah berbagar Bagaimana menjelaskan isu itu? Konon. analisis, misaloya, ia dekat dengan Islam ka- D&R, 8 Agustus 1998
PERISTIWA& ANALISA
PRABOWO BERSAMA SJAFRIE DAN AGUM GUMELAR. Dianggap terlalu banyak berpoltik. rena tidak suka kepada Jenderal Benny ristiwa 27 Juli 1996, ia dituduħ mau mengu-Moerdani yang di masa menjadi Panglima deta presiden. Bahkan belakangan ini, dekat ABRI metakukan banyak konflik terhadap sebelum Presiden Soeharto menyatakan me- kelompok Islam (salah satu contoh; Peristi- ngundurkan dirí, ada suara-suara yang me- wa Tanjungpriok 1984). Prabowo oleh kelom- ngatakan ia merencanakan skenario kudeta. pok itu dianggap menjadi pelindung Islam. Kepada Margaret Scou, wartawan yang Sumber D&R menyatakan, Prabowo tak sempat bercakap-cakap intormal dengannya. menolak tuduhan bahwa ia dekat dengan Is: Prabowo bercerita ia merasa bagaikan menja- lam. Tapi, ito bukan karena ia tidak suka ke- di anak kaisar dalam film Kurosawa berjudul pada Jenderal Benny. Ia merasa bahwa Ran, sebuah adaptasi drama Shakespeare King mendekati kelompok Islam dan mengajaknya Lear.Dialah sat-satumya yang loyaltapi justru berdialog agar tak berkembang menjadi ke-dianggap punyai niat menjatuihkan presiden. lompok Islam radikal adalah misinya. Bila itu Benar? Menurut sebuah sumber, empat benar, setidaknya ada kaitan dengan kebijakan hari sebelum Soeharto mundur, ketika maha-ABRI di masa Jenderal Benny yang kon-siswa menduduki Gedung DPR-MPR, Pra- frontatif" dengan Islam yang dicap radikal. bowo ditanya oleh salah seorang anak Soe-Tapi, melihat secara terbatas masalah ini harto. Pertanyaannya: mau diapakan maha- bisa menyesatkan. Kebenarannya memang bi-siswa bila mereka terus berdemonstrasi. Ja- sa ada, cuma perlu diingat latar belakang se- wabnya, mereka tak bisa ditembak. Lalu, apa muanya, yaiti perubahan hubungan pemerin-solusinya? Menurut sumber tersebut, Prabo- tah-Islam sepanjang 30-an tahun Orde Baru. wo bilang, presiden mesti mengundurkan di-Mestinya, perubahan itu menghadirkan suasana ri. Kemungkinan kedua, presiden trarus me- yang memungkinkan pula adanya hubungan lakukan kompromi sedikit dan harus ada pe- antara Prabowo dan Islarn. Seandainya kondisirubahan ke arah reformasi. itubelum ada, paling tidak hobungan itu tidak Boleh jadi, perasaan sebagai tokoh dalam akan semulus yang sudah terjadi. drama King Lear munçul setelah ternyata Tapi, Prabowo tampaknya bukan jenis mahasiswa memang tak bubar juga sampai orang yang bisa dikatakan manusia satu di-Presiden Socharto mengundurkan diri. mensi. la punya banyak referensi dalam ke-Apa pun yang terjadi, esok sorenya, di- palanya, dari hasil bacaan dan berbagai filmserahierimakan jabatan Panglima Kostrad yang ia tonton. Bukan cuma di sekitar Pe-dari Prabowo kepada Mayor Îenderal Johny
D&R. 8 Agustus 1998
Lumintang. Beberapa hari kemudian, Prabowo yang menjadi Panglima Kostrad hanya sekitar dua bulan diangkat menjadi Komandan Sesko ABRI. Itu sekadar mutasi biasa agar seorang perwira punya pengalaman di berbagai bidang, kata Jenderal Wiranto kepada wartawan. Tapi, banyak yang percaya mutasi itu memang memberikan posisi pinggir ke Prabowo. Yang pasti, setelah itu, tuntutan untuk mengusut kasus penculikan aktivis prodemo- krasi makin gencar, Dan akhimya diumum- kanlah ditahannya 10 anggota Kopassus dan kemudian dinyatakan terbentuknya DKP. Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Sjamsudin, mantan anggota Kopassus, keuka diwawancarai SCTV mengatakan baħwa DKP sebenarya tidak perlu. "Itu cumna memperpenjang waktu saja," katanya. Menurut Sjamsudin, lebih cepat bila langsung para tersangka diajukan ke mahkamah militer. Sebab, di sinilah bakal terbukti siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab. Bila Prabowo ternyata bukan orangnya, ia harus dibebaskan, dicabut status non-aktifnya, dan dikembalikan sebagai Komandan Sesko ABRI. Bila sebaliknya, tentulah ia akan rela memikulnya. Bukankah, pagi-pagi, ia sudah mengatakan"siap bertanggung jawab"? Tims O&8
PERISTIWA& ANALISA
Karena itu, Munit yang mantan Dircktur Lembaga Bantuan Hukum Semarang berpendapat, Kapuspen ABRI berkewajihan
Menur
mengklarifikasi informasi yang telah disampaikan ke masyarakat. dapat Letnan "Bisa berbahaya kalau dibiarkan." katanya. Bisa saja kemungkinan kedua lama-kelamaan memang dipercaya masyarakat. Pa-WAN DI dari Jenderal dahal, Munir yakin ABRI mengetahui masib ke-14 orang yang atpina, bukan pasukan sampai saat ini belum kembali. Logikanya, setelah ke-10 tersang-Pengaruh le Jan temasuk 14 ka yang anggota Kopassus itu dinterogasi di Pusat Polisi Militer tak lalu menjawab ti atas ABRI tentunya mereka sudab mengatakan keberadaan ke14 or ang, setidaknya sebagian dari mercka (ini kalau ternyata ada ke- angan (Kapuspen) ABRI satuan lain yang melakukan penculikan). Hanya, dengan alasan ang mengatakan korban pen-
ukan ang-tertentu, Mayor Jenderal Syamsu Djalal, Ketua Tim Pencan Fakta
drawan amncul. laABRI, belum mau menjelaskan kepada
menyalahisaja Komisi masyarakat.
Korban Tindak Tapi, udakkah Herman Davao mun umber cul atas perintah seseorang atau sesuatu as) menghubungi pihak guna menunjukkan di mana ke- 14 avao, juga mengirim avao. Segera saja Munir, yang belum pulang? Munit meragukan teotí ini sebab ia tak tahu, dengan cara Kontras, menyimpulkan di Davao bukan Herman salah tersebut, pihak mana yang berkepenting- an memainkan peran itu. "Kalau Herman däri 14 korban penculikan yang dm pulang. yang asłi saja udak merdeka atas dinnya. bagäimana dia mengirim kurir buat ske-Sebab, Herman Hendrawan yang nario begitu?" paparmnya. dicari adalah mahasiswa Fakultas Iimu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Apa pun, tetap pertu ada peogusutan Airlangga, Surabaya, sedangkan Herman apa dan siapa beradadi balik monculnya "Davao" adalah mahasiswa Universitas Herman Davao: siapa sebenamya dia. permainan apa di baliknya, apakah ini Siliwangi di Tasikmalaya, Jawa Barat la sekadar insiden kecil-kecilan atau sebuah talu pindah ke Universitas Parahyangan. proses by design. "Atau, memang ada Bandung. Munir. lewat telepon, meng- korban penculikan lain yang tidak dila- aku mencoba berbahaß Jawa dengan porkan ke Kuntras." ujamya. dialek Surabaya yang tentumya dikuäsai Heman Hendrawan (asli) diculik di oleh Hermao yang ashi. Tapi, Herman? Davao terbukti tak bisa berdialek? sekitar Rumah Sakit Cipto Mangunkusu-Surabaya.mo, Jakarta Pusat, 12 Maret lahu,bersama dua rekannya: Waluyo Djati dan Faisol Lain daripada itu, pihak Konsulat HERMANHENDRAWAN Jenderal RI di Davao pun sudah memas-Reza. Ketiganya akiivis prodemokmasi. termasuk pendin Komite Nasional Pro- tikan Herman yang muncul ini bukan Kapuspen ABRI bukan Demokrasi (KNPD). Ketiganya diculik Herman yang dicari Kontras. Menurut pihak konsulat, Herman Davao sendiri sehabis memproklamasikan berdirmnya tidak meneliti dahulu yang mengatakan begitu. Bahwa ia pun KNPD di Yayasan Lembaga Bantuau bo- penemuan itu, tapi memangkum Indonesia, Jalun Diponegoro, lakar- korban penculikan, itu memang benar. Tapi, ia segera dilepaskan setclab ta Pusat, tak jauh dari Rumab Sakit Cip- ada maksud untuk to. Tapi. Waluyo dan Faisal sudah mun- dinterogast. Mungkin. st penculik segera menunjukkan bahwa ABRI tahu terjadi salah culik. cul kembali, sementara Herman belum Yang muncul Herman yang lamn. Lalu, siapa Heman Davao yang ju.memang benar-benar tidak ga mengaku diculik? Menurut Munic. Kini Munir berteoni, bila Herman tahu mengenai keberadaan(asli) dan ke-13 orang yang belum pu- munculnya Herman yang lain itu punya beberapa kemungkinan. lang tidak sudab tewas, mereka berada ke-14 korban penculikan Pertama, bisa jadi Herman Hen- di suatu tempat dan sulit melakukan yang sampai saat ini belum drawan yang saat ini berada di Davao komunikasi ke luar. Suatu tenpat itu bisa juga korban penculikan tapi tidak dila- berartt tempat yang bebas atau tempat kembali. penyekapan yang lain lagi. Bisa jalijuga porkan olch keluarganya; schingga ke- mereka terscbar di mana-mana (Setelah tika dia melapor ke Konjen RI di Davao langsung ditangkap. Herman Davao muncul, Pangfima ABRI Jenderal Wiranto Kedua. Kapuspen ABRI bukan üdak meneliù dahulu pene memerintahkan semua atase mititer di kedutaao RI segera melapor muan itu, tapi memang ada maksud untuk menunjukkan bahwa bila saja ada korban penculikan muncul di kedutaan atau di ABRI memang benar-benar tidak tahu mengenai keberadaan ke-konjen). 14 korban penculikan yang sampai saat ini belum kembalt."Se Suapa tahu mereka masih hidup dan bakal muncul sebagat mingga ABRI bisa sga salah dan begitu ada yang ketemu langsung saksi ketika para tersangka penculik disidangkan. senang. Ini untuk menciptakan image di masyarakat bahwa ABRI idak tahu dan tidak tahu informasi mengenai hal itu." ujamya. Caporan 39v8 7grono D&R. 8 Agustus 1998