Baca PDF (OCR): Api Kartini (1963) No. 11-12

36 halaman · 36 halaman diproses dengan OCR· 134005 ms

Daftar isi
  1. Api Kartini
  2. Nomer November-Desember Th ke-VI
  3. hal : 1. Mari kita landjutkan djedjak pahlawan......
  4. 16. Film: Keluarga baru” 25
  5. Mari Kita Landjutkan
  6. Diedjak Pahlawan
  7. ERINGATAN Hari Pahlawan 10 November
  8. Kartini Jakin Akan
  9. Hari Depan Jang
  10. Madju
  11. SEMINAR NASIONAL
  12. WANITA RUMAL TANGGA
  13. Wanita
  14. GERWANI TG.4.6.NOV.1964
  15. Rumahtangga
  16. Berseminar
  17. Pertama kali
  18. Untuk menghimpun fakta² jang lebih kongkrit mengenai
  19. rah² telah mengadakan research. Hasil² research telah di-
  20. disimpulkan oleh DPP Gerwani, dan berhasil menghimpun
  21. I. Golongan wanita rumahtangga jang belum mengerti
  22. pagi buta hingga djauh malam tak henti²nja. Kebuda- juan mereka terbelakang dan tidak berorganisasi. Ibarat
  23. Katak dalam tempurung", mereka menghabiskan wak- tunja dengan pekerdjaan rumahtangga, jang tidak ku-
  24. 6. Melajani dan mengasuh anak.
  25. aktif berdjuang. Mereka sangat berbeda dengan golong-
  26. itu maka Gerwani berkewadjiban untuk mengorganisasi dan
  27. menarik wanita² rumahtangga jang masih pasif dan jang (Bersambung ke hal. 4)
  28. Para pengikut seminar asjik mengikuti djalannja Seminar.
  29. perdjuangan, djuga terdapat wanitaa rumahtangga, jang masih setengah pasif.
  30. Pemberantasan Buta Gizi Dalam
  31. Rumah tangga
  32. Wmengikuti gerak-langkahnja Revolusi, mereka telah
  33. Research djuga menjimpulkan mengapa mereka jang
  34. Sesudah Seminar mengupas atas dasar pengalamannja
  35. nja beban chusus inipun harus difahami dan disedari oleh adil dan SAMA RATA SAMA RASA.
  36. gizinja daripada pria.
  37. pria: MENGAPA? Kita wanita hendaknja dapat memberi-
  38. terdjadi penghimatan supply makanan keluarga itu
  39. Adanja rendah diri, bahwa wanita tak patut ber-
  40. lajan dsb....... Sifat² pemikiran jang demikian
  41. Adanja perasaan mempertahankan gengsi, biar hu-
  42. — Kita tidak perlu tergantung daripada beras untuk
  43. II. — Buahan apa sadja, sajuran apa sadja baik jang dida-
  44. Zat Kapur, Zat Pospor.
  45. tanah, katjang idjo, katjang tolo, gude, tahu, tempe,
  46. han jang mengandung zat pembangun jaitu PRO-
  47. Uang tidak tjukup, memilih teri dan tempe adalah
  48. (Bersambung ke hal. 6)
  49. SEMINAR
  50. WANITA
  51. nita rumahtangga masing². Persoalannja antara lain berkisar Tentunja wanita akan mendapat pertanjaan dari fihak
  52. Berbagai Sambutan Dalam Seminar :
  53. Dari Pd. Presiden Subandrio
  54. WANITA RUMAL TANGGA
  55. Dr. S. Hardjolukita
  56. ngan apa jang diadjarkan oleh Pemim-
  57. Nj. R. Pramono :
  58. waa tom bneDidalam masa pantjaroba ini umum-
  59. DALAM sambutan DPP Gerwani ke-
  60. Wanita Indanesia Berkepenti-
  61. Film Imperialis A L.
  62. Kartini Jakin ....
  63. Pada Perpisahan Seminar Wanita Rumahtangga
  64. TEKADKU"
  65. Ah...... betapa indah dan manisnja hari ini.
  66. (Sambungan hlm. 8)
  67. benteng jang tak dapat ditembus!
  68. boikot film imperialis AS ini sungguh film jang menundjukkan pengalaman²
  69. perdjuangan menentang imperialis jang
  70. seirama dengan derap Revolusi Agustus
  71. tang mundur" maka djuga dalam pem-
  72. SEMINARN
  73. Rukiah Kertapati
  74. DALAM seminar nasional wanitaKarno terhadap pelarangan lagu® danmedia seminar ini sangatlah diharapkan
  75. dengan brutainja memakai istilah: mu-
  76. tersedia dinegeri jang akan diperasnja dasar patriotisme bisa terpenuhi
  77. Nj. Hurustiati Subandrio
  78. Ketua Koordinator KOWANI menjata- kawin mendapat beban rangkap seolah-
  79. lain cenghargaan setinggi-tingginja ter- karena itu wanita sangat berkepenting-
  80. Pemimpin Besar kita wanita jang telah air.
  81. dajaan Rakjat tidak mendjadi asing. sa.
  82. 3. Di-sekolah², dirukun° tetangga, atau orangtua, guru, atau dikalangan
  83. tua, para guru dan pemerintah ber-
  84. an tentang pengalaman² tersebut,
  85. Sambutan Perwari:
  86. ah. Research jang meneliti kaidah² jang tjara ilmiah untuk dapat ditjapainja
  87. kerdja setiap potensì pembangunan. Ke-mahtangga, dan dengan demikian dapat
  88. lah menjelenggarakan research jang akan
  89. sanakan hak sama dengan laki². Kita
  90. dalam revolusi dan pembangunan nega-
  91. ra. Tiap potensi pembangunan harus
  92. suatu kenjatan bahwa wanita tingkat il-Tidak dapat disangkal lagi bahwa ke-
  93. mu pengetahuan dan teknologi menen-
  94. ekonomi nasional dan turut pula menen-
  95. jang lebih tjepat daripada orang tuanja.
  96. SERINGR NASIONAL WANITA RUMAL TANGGA
  97. Peranan Wanita Membendung Musik
  98. Dekaden
  99. Oleh : Sjaraswati.
  100. KALAU gedjala-gedjala neo-kolonialis-
  101. wan dengan program sandang pangan,
  102. maka sudah sewadjarnja kalau arus de-
  103. Rakjat Adalah Pudjangga
  104. dan Achli Seni
  105. Lenam wanita
  106. Telapak hadapkan kebawah. 4. Tutup kaki, rentang tangan
  107. TATKALA ketentuan asrama TC
  108. waktu jang sama. Hari rembukaan.
  109. (Bersambung ke hal. 18)
  110. Oleh² dari:
  111. DELEGASI KOWANI (Kongres Wa-KOREA dan RRT
  112. Kaum wanita Korea selalu tidak ke-
  113. ban kaum wanita jang bekerdja dengan pat, garis umum dan Komune Rakjat)
  114. banjaknja penitipan anak maupun TK, telah dapat mengatasi kesulitan jang
  115. nita dan laki dalam memberi djasa²-
  116. nja kepada negara dan' Rakjat. Dengan
  117. Selama berada di Korea, delegasi te-Bangsa, tanpa merasa takut akan hari
  118. Ulang Tahun ke-16 berdirinja RRDK, Selama kundjungan ke RRT, kami
  119. di Sinitju, menindjau pembangunan di telah menghadliri peringatan Ulang Ta-
  120. djuga dapat pergi kedaerah perbatasan langsung dengan pawai rakssa di Pe-
  121. sias dan mempunjai kesan jang menda-
  122. ngat kuda sembrani (Chullima) jang
  123. mendjiwai semangat membangun dengan RRT merupakan demonstrasi besar jang
  124. berdiri diatas kaki sendiri, dan berkat menggambarkan tentang suksesnja pem-
  125. pimpinan jang tepat dari P.M. Kim II
  126. Sung dan Partai Buruh Korea, maka
  127. negeri pertanian dan industri jang ung-
  128. gul. Di-mana° kami melihat Rakjat Ko-ngunan di Peking maupun kota² lainnja,
  129. plan 7 tahun dalam waktu jang lebih
  130. pendek lagi. Dengan tidak adanja lagi
  131. A TJAPKALI aku banggakan dia. Tak balas. Djika pagi³, Darso tentu ambit
  132. goda lagi, sampai Darso kembali keda-
  133. Tugasku tak tentu, djika pagi ini pi-
  134. pur ambil api lagi. Achirnja Nenekku ket didapur umum untuk tentara, besok
  135. teriak Tjiumen sadja". — Aku tjepat
  136. boleh menggoda anak lain, biar dia Semua terdiam. Betul, serombongan per-
  137. gup mendjalankan tugas apapun. Olehkau. Djustru sebaliknja kau harus baik djadi demikian.
  138. taljon. Satu diantara mereka sudah ke-
  139. kan. Upatjara kenaikan kelas. Darso mBak ?" Kami berhenti dan achirnja
  140. berdjalan bersama-sama. Kesempatan
  141. mendjadi lebih membentji. Suka aku pandangan padanja. Aku berpikir, djika
  142. melihat warna kulitnja kuning-langsap
  143. bukanlah anak jang pantas dihormati
  144. Bukan Bunga ....
  145. Nn.Uwas Komara
  146. Beberapa tanaman sajur-majur untuk kebun sendiri
  147. potong kira berumur 40 hari 2. Tomat:
  148. dipotong diberi pupuk.
  149. 3. Terong:
  150. Pengetahuan alat rumah tanggaSelain dari itu sikat² dan sapu termasuk alat²
  151. SETIAP rumah mempunjai suasana. Suasana
  152. melihara rumahtangga sedemikian rupa, sehingga
  153. kar ditetapkannja karena keadaan rumahtangga
  154. kerdja. Marilah kita mulai dengan mempeladjari 1. Keras dan tegar
  155. alar apa jang dibutuhkan untuk bekerdja. 2. Bentuk bersudut, warna kusam, rupa kasar.
  156. Sjarat² jang utama ialah: kuat dan praktis. Se- 3. Lekas kisut dan putus²
  157. karang banjak sekali alat² didjual pedagang, se- 4. Djika dibakar, habis mendjadi abu dan tak
  158. Satu lagi undang² kolonial ditumbangkan:
  159. UNDANG2 TENTANG PEMUTUSAN HUBUNGAN
  160. KERDJA No. 12/1964
  161. Djadi sesuai dengan isi pokok Un.
  162. Undang2 .....
  163. Hari ibu
  164. HARI IBU mengenangkan kita kepada kan untuk diperingati sebagai Hari Ibu.
  165. Indonesia, jang tertjermin dalam Kon-
  166. wanita dan mereka telah bersepakat
  167. untuk mengadakan kerdjasama dalam
  168. suatu badan gabungan jang bernama
  169. ngan wanita, maka tradisi persatuan jang
  170. Peladjaran apa jang bisa kita tarik
  171. Ada tiga (3) soal jang bisa diambil
  172. 1) Adanja persatuan dikalangan organi-
  173. an pemuda jang telah melahirkan
  174. Pekerdjaan Rumahtangga
  175. MEMELIHARA ALMARI
  176. KALI ini saja akan menjadjikan sebuah tjara² tentang
  177. bendanja dan kotornja.
  178. barang penolak binatang ketjil, misalnja: kamfer, naf-
  179. 4. Tjutjilah dan djemurlah buku° dan tampah' jang perlu
  180. 6. Telur jang ditaruh dirak dibalikkan. Ada pula me-
  181. 8. Bersihkanlah isi almari satu persatu.
  182. 12. Djika banjak semut, baiklah diberi bak dan air diba-
  183. 3. Periksalah dan gantilah obatan jang sudah tidak di-
  184. Oleh: Nj. Partinah Suradj.
  185. H1. Berilah alas dibawah tempat seperti minjak, ketjap,
  186. BURUH WANITA
  187. BERDJUANG TERUS UNTUK HAPUSNJA DISKRIMINASI dan HAK-HAK JANG PENUH
  188. Oleh : Ting Suwarni
  189. nan, hak terhadap anak, pembagian
  190. untuk dapat mentjukupi kebutuhan hi- sibaji ditambah sulitnja kendaraan, se-
  191. Biasanja tidak dianggap perlu untuk
  192. kaum prija, ini semua sebagai akibat tjitakan untuk terwudjudnja suatu ma-
  193. aktif dalam mengisi dan menjempurna-
  194. undang" Peraturan kolonial jang masih
  195. ibu jang pada suatu waktu harus me-
  196. KADER REVOLUSI
  197. der revolusi! Apakah jang di-dari kader revolusi adalah tergo-
  198. Buruh....,
  199. Melihat film: (Sambungan him. 23)
  200. Keluarga Baru"
  201. Kebangkitan Wanita Tani melawan
  202. 7 Setan Desa
  203. Oleh: Dahliar
  204. Tjerita saduran :
  205. Burung lajang beterbangan dimusim semi
  206. KAUM WANITA MENJAMBUT REVOLUSI OKTOBER
  207. Oleh: Su l a m i.
  208. Kesimpulan2
  209. Seminar Wanita Rumahtangga
  210. KESIMPULAN KOMISI L.
  211. 2. mengusahakan terbentuknja koperasi produksi, sim-
  212. 3. mengadakan regu saling bantu, dalam hal belandja
  213. 1. Segera dibentuknja Kabinet Gotong Rojong porəs Nasakom sekarang djuga.
  214. 4. Adakan segera perbaikan djalan° dan komunikasi
  215. untuk memperlantjar hubungan ekonomi antar dae-
  216. 2. Menarik wanita rumahtangga dan mendorong mere-
  217. dalam mengembangkan organisasi² anak, dan
  218. jang progresif, chususnja Api Kartini.
  219. 2. Memperkuat hasil Konfernas Lembaga Musik Indo- mengembangkan musik jang berkepribadian nasional.
  220. 3. Medukung sepenuhnja keputusan Kongres CGMI
  221. dan sikap organisasi² mahasiswa lainnja jang menen-
  222. tang prktek² perplontjoan jang berbau kolonial
  223. jang sesuai dengan tuntutan revolusi. 4. Kerdjasama dengan organisasi kebudajaan revolusio-
  224. luaskan pengertian dan kegiatan kebudajaan Rakjat
  225. 5. Mengintensifkan ikutsertanja wanita rumantahgga
  226. meningkatkan pengetahuan kesehatan, menjelenggara-
  227. kan follow-up PBH, grup° membatja karja° sastra
  228. HASIL KOMISI III :
  229. Mengingat :
  230. gota keluarga lainnja mengikuti dan mengambil bagian dalam kehangatan perdjuangan, sebagai konsekwensi
  231. 2. Hasil riset menundjukkan bahwa masih banjak kelu-
  232. sikap masa bodoh, atjuh-tak-atjuh dan pasif terhadap
  233. isme/kolonialisme, dan sisa² feodalisme.
  234. 3. Bahwa prinsipnja keluarga tersebut perlu ditarik setjara ber-angsur kedalam kegiatan kemasjarakatan sesuai de-
  235. generasi muda kita ,agar mereka tumbuh mendjadi pe-
  236. 1. Pentingnja keluarga jaitu: suami isteri, anak° dan ang-
  237. nesia jang mengganjang musik ngak-ngik-ngok dan
  238. dan menggantikannja dengan sistim Masa Prabakti
  239. Masakan
  240. Beberapa matjam Sambal
  241. DARI BUKU MASAKAN INDONESIA MODERN SURYATI.
  242. SAMBAL KETIMUN:
  243. Bawang putih
  244. Daun djeruk purut : 3 helai
  245. SAMBAL IKAN TERI:
  246. SAMBAL TJUKA :
  247. SAMBAL GORENG UDANG PETAI:
  248. Santan minjak kelapa. 2 tjangkir.
  249. Membuatnja: Semua ditumbuk halus², kemudian ditjairkan Membuatnja: Kelapa dikupas bersih², lalu diparut dan di-
  250. Perhebat gerakan 1001 dgmenanam sajur-majur!
  251. D.N. Aidit
  252. REVOLUSI INDONESIA
  253. Latar Belakang Sedjarah Dan Hari Depannja
  254. PESANLAH SEGERA PADA :
  255. Jajasan PEMBARUAN,
  256. Kotakpos 2522 Djakarta
  257. "KUTILANG"
  258. Pesanlah segera !
  259. "BERITA GERWANI"
  260. Bergembiralak dengau..
  261. N.V. BINTANG TOEDJOE
  262. BINTAVIT
  263. UNTUK ORANG TUA dan ANAK?
  264. FEB 2
  265. (DOD

api Kartini

penerbit : jajasan melati matreman raya 51, djakarla

Api Kartini

redaksi: maasje siwi, parjani pradono, sudjinah, sartini nur penanggung djawab: máasje siwi pembantu luar negeri: darmini pembantu²: dra. s.k. trimurti, s. csijah, rukiah kerta. pati, sugiarti siswadi, trees sunito S.H. sulami, rukmi b. resobowo, s. hutapea, sulistyowamno, sutarni, dokter s. carope- boka. illustrator: w. nirahuwa alamat redaksi. matraman raya S1, djakarta tilp. djtn. 753 clamat administrasi: kramat v/7, djakarta tilp: Gmb. 44430 — kotakpos 2522 SIT No. 240/SK/UUPPG/1963 SIPK No. 3835/F/A-3/I

oplah 5000 ex. setahun … Rp. 500.— enam bulan 275,— liga bulan 142,50 eljeran per ex. … 50,— api kartini menerima karangan dari luar, dari siapa zadja jang menaruh minat. karangan harus ditik diatas kertas jang tidak timbal-balik, karangan jang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai dengan perangko. tarip iklan:

I pagina Rp. 600,— 1/2 pagina. 1/4 pagina 230, 159,— kontrak: 12 × muat rabat 15%.

Nomer November-Desember Th ke-VI

ISI

hal : 1. Mari kita landjutkan djedjak pahlawan......

  1. Wanita rumahtangga berseminar pertama kali ..2
  2. Pemberantasan Buta Gizi dalam rumahtanga..4
    6

  3. Sambutan² dalam Seminar Rumah-tangga ....

  4. Wanita Indonesia berkepentingan dalam aksi
    8
    boikot fim ......
    10

  5. Sambutan Rukiah Kertapati ................

  6. Peranan wanita dalam membendung musik
    13

  7. Pertjikan Api Kartini .................... 14
    14

  8. Senam wanita ............
    15

  9. Bukan bunga sembarang bunga............

  10. Oleh² dari Korea dan RRT ................ 16
    17

  11. Kebanggaanku .........

  12. Nn. Uwas Komara, pesinden harapan ........ 18
  13. Buruh wanita berdjuang .................. 23
  14. Kader revolusi ......

    16. Film: Keluarga baru” 25

  15. Kebangkitan wanita tani .................. 26

  16. Kaum wanita menjambut revolusi Oktober .... 28
  17. Kesimpulan seminar wanita rumah-tangga .... 29
  18. Masakan : Beberapa matjam sambal ........ 31

Mari Kita Landjutkan

Diedjak Pahlawan

ERINGATAN Hari Pahlawan 10 November

1964 diadakan dalam suasana makin me- ningkatnja perdjuangan seluruh Rakjat Indonesia dalam mengganjang projek neo-kolonialis Malaysia". Semangat Pahlawan. jaitu patriotisme jang-ting- gi dalam menegakkan kemerdekaan tanahair melawan musuh² revolusi jaitu imperialisme dan si- sa² feodalisme, harus dikobarkan terus-menerus untuk madju terus pantang mundur memenangkan tuntutan² Revolusi Agustus 1945 sampai ke-akar²- nja. Dalam meneruskan perdjuangan, hendaknja kita djangan menodai semangat pahlawan² jang sudah gugur mendahului kita. Para pahlawan tidak menuntut djasa, tetapi mereka gugur dengan harapan agar pedjuang² penerusnja sungguh² meng- abdi amanat penderitaan Rakjat. Oleh karena itu dalam memperingati Hari Pahlawan 10 November harapan tersebut hendaknja diperhatikan dan di- laksanakan. Dalam hal ini sangatlah penting amanat PJM Presiden Sukarno distadion utama Senajan. jang menegaskan. bahwa terhadap lawan, jaitu bone- ka Tengku Abdulrahman dengan penjokong²nja jaitu imperialis Inggris/AS. kita harus terus berkonfrontasi. dan terhadap kawan jaitu semua jang mendjadi kekuatan RI kita harus berkonsultasi. Penegasan PJM Presiden Sukarno jaitu dengan lawan terus berkonfrontasi dan dengan kawan berkonsultasi hendaknja mendjadi garis perdjuangan kita selandjutnja. Mengenai hal ini sinjalemen Pd. Presiden Dr. Subandrio selaku pimpinan Kotrar perlu menda- pat perhatian jang se-besar²nja jaitu bahwa kegiatan kaum kontra-revolusi dan kaum subversi achir² ini makin meningkat dan bahwa karena itu perlu dipertinggi kewaspadaan dan diatas se-ga- la²nja perlu diperkuat persatuan nasional revo- lusioner berporoskan Nasakom. Kaum wanita dalam hal ini perlu mengambil bagian jang aktif. Adalah menggembirakan, bahwa organisasi² wanita telah menjelenggarakan TC2, jaitu Gerwa- ni, Wanita Marhaenis. NU Muslimat, Pertiwı dan organisasi² isteri² 4 Angkatan Bersendjata. Dalam rangka melaksanakan Dwikora mengganjang Malaysia", dikalangan wanita perlu dipertinggi kewaspadaan itu, karena kaum kontra-revolusi dan subversi djuga melakukan kegiatan² melalui kaum wanita. Marilah dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November, ditingkatkan usaha² kita untuk pem- badjaan-diri dan pendidikan-diri, agar kita teguh mengikuti djedjak pahlawan² jang telah gugur mendahului kita.

Kartini Jakin Akan

Hari Depan Jang

Madju

Kepada Njonja van Kol, Kartini menulis dalam surat tgl. 19-8-1901 sbb.: "Tiada barang jang mustahil didunia ini! dan barang apa jang hari inj kita teriak-teriakan sungguh-sungguh mustahil, besok sudah kedjadian. Masjarakat Bumiputera sudah geli- sah, semangat hendak "madju" sudah sampai kepadanja, sudah mendjadì bu- ah tutur dan pikiran. Akan tetapi ter- bendung oleh kasih sajang sudah ber- urat berakar pada sanubari orang Dja- wa, jaitu kasih sajang akan adat jang sudah amat kuno itu. Amat banjak pula lagi perdjuangan lain jang harus diselesakan, barulah berbagai-bagal pendirian dan dasar hidup jang sudah kolot itu, jang tiada sepadan lagi dengan zaman, terkubur dalam² didalam tanah, sehingga tiada akan bangun-bangun lagi". Selandjutnja dalam suratnja kepada Njonja van Kol Kartini menulis: "Se- kali lagi: amatlah banjaknja azab dan sengsara jang diderita dalam dunia perempuan Bumiputera. Dan kesedihan jang harus ditanggung itu pada masa saja masih anak-anak sudah saja keta- hui, itulah jang pertama-tama menim- bulkan dalam hati saja keinginan akan melawan kebiasaan turut-turutan, jang nembuat seolah-olah segala keadaan jang lama itu benar dan adil adanja. Tudjuan usaha kami ada dua maksud- nja, ialah turut berusaha memadjukan bargzsa kami dan merintis djalan bagł saudara² kamì perempuan, menudju ke- arah keadaan jang berdasarkan kema- nusiaan." Lihatlah, betapa tepatnja Kartini me- ngemukakan kejakinannja tersebut! Bukankah sedjarah perdjuangan Rakjat Indonesia sendiri membuktikan kepada kita sekalian akan kebenaran kata Kartini itu ? Sungguh tepatlah kejakin- an Kartini, bahwa: tiada barang jang mustahil didunia ini! Dulu imperialisme Belanda berteriak bahwa kekuasaannja di Indonesia itu mutlak dan tidak bisa terdjadi kemudian? Rakjat Indonesia dengan gigih berdjuang untuk kemerdekaan nasional jang penuh, dan achirnja kekuasaan Belanda bisa ditumbangkan oleh revolusi Agustus 45 dan dengan semangat Trikora Irian Barat baru² ini (Bersambung ke hal. 9)

SEMINAR NASIONAL
WANITA RUMAL TANGGA

Wanita

GERWANI TG.4.6.NOV.1964

DIDJAKARTA

Rumahtangga

Berseminar

Pertama kali

D.P.P. Gerwani pada pembukaan Seminar.
SEMINAR Nasional Wanita Rumahtangga jang diadakan Dalam usaha menarik mereka DPP Gerwani melandasi oleh DPP Gerwani pada tanggal 4 s/d 6 November ulasannja dengan amanat Presiden Sukarno pada pembu- 1964 di Djakarta telah berhasil menjimpulkan soal pen-kaan Kongres ke-X Kowani jang menjatakan : REVOLUSI ting jang dihadapi oleh kaum wanita pada umumnja. INDONESIA DJUGA REVOLUSINJA WANITA. REVO-Seminar itu telah dihadiri oleh utusan² dari 20 Daerah LUSI MENUNTUT PERUBAHAN. MERUBAH SISTIM Daswati Tingkat I, hanja tiga Daerah sadja jang tidak FEODALISME, MERUBAH EKONOMI KOLONIAL menghadiri, termasuk Irian Barat. Kehadiran mereka itu MENDJADI EKONOMI NASIONAL. MERUBAH KUL. menundjukkan perhatian jang besar terhadap persoalan wa-TUR ASING JANG GILA'AN MENDJADI KULTUR nita rumahtangga. Masinga utusan membawa persoalan JANG BERKEPRIBADIAN NASIONAL. REVOLUSI jang beragam isinja sesuai dengan keadaan Daerahnja. DariINDONESIA MENUNTUT PERUBAHAN DISEMUA soal² tradesi, ekonomi, hingga soal² politik mendapat ku-LAPANGAN, DJUGA PERUBAHAN KAUM WANITA- pasan° jang mendalam, karena djustru mengapa belum se-NJA". Dengan landasan amanat ini mendjadi lebih gam mua wanita rumahtangga dapat aktif dalam pekerdjaan kemasjarakatan, disebabkan karena kondisi masjarakatnja. Wanita mendjadi terbelakang karena tekanan² sisa² feodalisme dan kolonialisme jang masih bertjokol dalam masjarakat kita. Prasaran DPP Gerwani jang dibawakan oleh Nj. Suharti persoalan wanita rumahtangga. Ditandaskan bahwa untuk mengerti tentang wanita rumahtangga harus mengerti djelas definisi, klasifikasi, dan persoalan² jang dihadapinja. Dalam prasaran telah disebutkan bahwa definisi wanita rumahtangga telah dirumuskan oleh Sidang Persiapan Se- mengambil bagian dalam proses produksi atau pekerdjaan kemasjarakatan dan mempunjai fungsi pokok sebagai pe- ngurus rumahtangga disamping itu djuga wanita jang mempunjai pekerdjaan jang hanja bersifat sambilan termasuk wanita muda jang belum berumahtangga tetapi bekerdja sepenuhnja untuk membantu orangtua atau saudara". Dengan definisi ini sudah mendjadi djelas bahwa jang dimaksud dengan wanita rumahtangga bukanlah wanita buruh, wanita tani dan wanita jang telah aktif dalam per- gerakan. Oleh karena itu Seminar ini mempunjai tudjuan untuk menarik wanita rumahtangga jang djumlahnja ber-djuta" jang belum aktif dalam gerakan revolusioner untuk melaksanakan Dwikora, dan untuk menjelesaikan tuntutan Revolusi Agustus 45.

blang bahwa jang dimaksud dengan wanita adalah termasuk wanita rumahtangga jang djumlahnja ber-djuta, pada umumnja mereka tinggal di-kota, dan kedudukan sosialnja tergantung pada kedudukan sosial suaminja atau keluarga jang menanggungnja. Dalam menggambarkan keadaan wanita rumahtangga tangga dalam masjarakat kota dapat dibagi mendjadi tiga golongan, jaitu: Pertama: Isteri kalangan elite, golongan atasan misainja isteri² hartawan, pedjabat tinggi, pedagang besar, industrialis dll. pegawai menengah, pedagang° menengah, usa- hawan dan pekerdja merdeka lainnja. Ketig? : Isteri buruh rendahan, pekerdja harian, pedagang² ketjil-etjeran, dan kaum miskin kota lainnja, baik jang mempunjai pekerdjaan sambilan maupun jang tidak. Mereka merupakan golongan luas dan militan. Disamping itu terdapat sebagian ketjil isteri² dari golongan komprador, kapitalis birokrat, tuantanah² djahat dan lin- tah-darat, jang mendjadi musuh° revolusi. Ditekankan bahwa berdasarkan analisa tersebut diatas, maka Gerwani berkewadjiban mengutamakan bekerdja di- kalangan majoritet massa wanita rumahtangga, jaitu isteri dari golongan buruh rendahan, pekerdja² harian, pedagang

dalam masjarakat telah didjelaskan, bahwa wanita rumah-Suwarto telah memberikan gambaran jang djelas, mengenai

Kedua : Isteri² golongan menengah terdiri dari isteri² minar sbb: Wanita rumahtangga adalah wanita jang tidak

ketjil/etjeran dan kaum miskin kota lainnja, jang merupa- kan golongan luas dan militan. Disamping itu menarik wanita² rumahtangga dari golongan tengah dan golongan lainnja untuk melawan musuh² revolusi.

Untuk menghimpun fakta² jang lebih kongkrit mengenai

wanita rumahtangga DPP Gerwani ber-sama² dengan Dae-

rah² telah mengadakan research. Hasil² research telah di-

seminarkan di-daerah². Hasil² seminar Daerah ini telah

disimpulkan oleh DPP Gerwani, dan berhasil menghimpun

fakta lebih banjak. Penggolongan wanita rumahtangga itu dinjatakan sbb :

I. Golongan wanita rumahtangga jang belum mengerti

seluk-beluk masjarakat dan perdjuangan untuk penje- lesaian tuntutan revolusi nasional. Mercka buta politik dan hanja bekerdja untuk keperluan rumahtangga dari

pagi buta hingga djauh malam tak henti²nja. Kebuda- juan mereka terbelakang dan tidak berorganisasi. Ibarat

Katak dalam tempurung", mereka menghabiskan wak- tunja dengan pekerdjaan rumahtangga, jang tidak ku-

rang dari 10 matjam pekerdjaan, seperti:

  1. Belandja.
  2. Masak.
  3. Mentjutji.
  4. Setrika.
  5. Membersihkan dan mengatur runrah.

    6. Melajani dan mengasuh anak.

  6. Melajani dan membantu suami.

  7. Mendjahit pakaian anak² dan suami.
  8. Usaha untuk menutup kebutuhan rumahtangga.
  9. Bekerdja sambilan, mendjadjakan kuweh, buruh mendjahit dll. Mereka tak dapat lagi ber-rekreasi, beladjar dan tidak bisa madju. Mereka mendjadi terbelakang fikirannja, keadaan inilah jang dalam Sarinah" telah diketjam olch Bung Karno Sosialisme tidak bisa diselenggara- kan dengan Rakjat jang bodo plonga-plongo tak mengerti batja-tulis dan mendjadi- kereman dalam rumah. Sosialisme akan membebaskan Sarinah² jang masih demikian". Diantara mereka jang pasif terhadap sesunguhnja tidak begitu mengalami kerepotan, tetapi karena terbelakang kesedarannja dan karena tradisi
    kolot serta pengaruh sisa² feodalisme maka mereka bersikap atjuh-tak atjuh. II. Golongan wanita rumahtangga jang sudah mengerti, mempunjai simpati terhadap perdjuangan, mengerti se- tjara garis besar tentang Manipol, dan mau mengambil bagian dalam beberapa kegiatan masjarakat, tetapi belum mau berorganisasi, karena kerepotan rumahtangga. Golongan ini keadaannja sangat menjedihkan. Penderi- taannja sama dengan golongan pertama, jalah wanita" jang terkena tahanan rumahtangga". Hanja bedanja golongan kedua ini sudah lebih sedar. Mereka dapat mengikuti kehangatan perdjuangan. Tjita² dan keingin- an mereka setinggi .Puntjak Sukarno", tetapi apa dajə bumi rumahtangga tak lagi sanggup mengangkat mereka kepuntjak tjita² itu. Mereka tetap bagaikan Tjebol jang merindukan bulan". Seringkali mereka mentjutjur- kan airmata, karena hati ingin berdjuang, ikut mendjadi sukarelawati, masuk latihan² dalam Training Centre. tetapi dapur dan bujung memberatkannja. Mereka terikat rumahtangga dan perdjuangan berdjalan terus. Mereka jakin bahwa pada masanja kebebasan pasti ada, karena perdjuangan berlangsung terus. Ke- menangan difihak Rakjat untuk sosialisme jang gemi- lang. III. Golongan wanita rumahtangga jang sudah berhasil membebaskan dirinja dari ikatan tetek-bengek rumahtangga. Mereka mengatur pekerdjaan se-baik²nja dengan suami dan keluarga. Mengatur waktu untuk bisa menunaikan tugas kemasjarakatan dan tugas rumahtangga. Sehingga mereka dapat aktif dalam organisasi dan gerakan revolusioner. Mereka berorganisasi dan

aktif berdjuang. Mereka sangat berbeda dengan golong-

an pertama dan kedua. Achirnja dinjatakan bahwa berdasarkan penggolongan

itu maka Gerwani berkewadjiban untuk mengorganisasi dan

memobilisasi wanita² rumahtangga jang sudah berhásil ikut-serta dalam gerakan revolusioner sebagai modal utama untuk

menarik wanita² rumahtangga jang masih pasif dan jang (Bersambung ke hal. 4)

Para pengikut seminar asjik mengikuti djalannja Seminar.

perdjuangan, djuga terdapat wanitaa rumahtangga, jang masih setengah pasif.

Pemberantasan Buta Gizi Dalam

Rumah tangga

oleh: TRANS LISTIWATI, ahli gizi.

ANITA Rumahtangga jang telah dapat berfikir dan

  1. Karena kasih terhadap suami, djumlah porsi jang ter-

    Wmengikuti gerak-langkahnja Revolusi, mereka telah

besar untuk suami. Bahkan anak² selalu dikalahkan, dapat memikul dua beban dalam keseimbangan, jalah be- demi bapak. ban rumahtangga dan beban masjarakat.

  1. Wanita tjukuplah makan dengan ikan seadanja, sisa"-
    Dua beban tersebut bilamana diuraikan satu-persatu, pun djadi. dan dituliskan merupakan suatu buku, mungkin satu wanita rumahtangga dengan jang lain mempunjai kisah senada baik

  2. Tudjuan masak enak adalah untuk suami. Kalau sua-
    jang pahit maupun jang indah. Untuk mentjakup dua beban mi tidak _ada, wanita tjukuplah makan dengan sam- tersebut mereka telah lalui duri dan onak jang runtjing, bal. menerdjang rintangan jang lebih tadjam, tjuram, terdjal,

  3. Membagi makanan diatas medja makan, suamilah jang
    semuanja telah membawakan naik dan turunnja nafas. Te- mendapat kwalitet lauk-pauk jang baik, bilamana di- tapi betapa lega didada, setelah wanita rumahtangga dapat bandingkan dengan anak, apalagi kalau dibandingkar menjusul dan ikutserta dalam derapnja barisan serta mengi- dengan isteri tjukuplah bumbunja sadja. kuti gerak dan nada genderang Revolusi. Satu dari sekian berkas uraian persoalan wanita rumah-

  4. Karena kekawatiran mendjadi gemuk.
    tangga, persoalan PEMBERANTASAN BUTA GIZI me-

  5. Adanja tirakat jang salah. Umpamanja mengurangkan
    megang peranan penting, baik dalam lingkungan rumah-makan untuk berpuasa, agar ditjiņtai suami. tangga sendiri, maupun dalam lingkungan kehidupan kita

  6. Ja...... dan lain², jang dapat diungkap olch Wanita
    se-hari². Rumahtangga, antara lain sistim feodal dalam rumah-Kita telah sadari, bahwa beban pekerdjaan wanita jang tangga jang salah. tidak hentinja mulai ajam djantan berkokok dipagi buta Akibat dari kekurangan keseimbangan antara porsi ma- sampai malam hanjut dalam sepi, wanita rumahtangga makanan dan Calories jang telah dikeluarkan olch wanita, sih belum dapat melepaskan lelahnja. Karena kelelahan membawa akibat wanita itu kekurangan gizi. jang dapat ini pada umumnja mereka telah kehilangan nafsu makan melambankan ketjakapan dan melambankan sifat dinamis sehingga porsi makanan tidak seimbang lagi dengan djum-wanita. Kita harus menjadari, bahwa Ibu Rumahtangga di- lah Calories jang telah dikeluarkan. Akibat' dari soal ini samping bekerdja berat non stop, adalah lagi beban chusus: belum disadari oleh banjak wanita. Oleh karenanja baiklah kami uraikan tentang penjebab kekurangan keseimbangan antara porsi makanan dan Calories bagi wanita:

  7. Karena banjaknja urusan dalam rumah, kelelahan menjebabkan kurangnja nafsu makan.

  8. Susila wanita jang tjondong dalam pemikiran bahwa wanita baik makan sedikit, pelan², tidak mengambil lauk banjak.

    Research djuga menjimpulkan mengapa mereka jang

sebabkan karena:

  1. Kesedaran isteri dan suami akan perdjuangan. Ini mendjadi sjarat utama, karena tanpa kesedaran ini mereka tidak akan dapat aktif.
  2. Saling bantu dan gotong-rojong antara anggota keluarga dipupuk baik. Pekerdjaan rumahtangga mendjadi tang- gungdjawab bersama. Djika ada kekurangan kebutuhan saling mentjari, djika ada kerepotan saling mengatasi Pembagian waktu untuk pekerdjaan rumahtangga dan masjarakat diatur dengan baik. runding dengan setjara terbuka, artinja tidak saling me- njembunjikan. Masing berdjuang untuk menanggulangi nang, dan keluarga tidak merongrong.
    : MENJUSUKAN BAJI : HAMIL : MELAHIRKAN, jang berarti mengorbankan sedjum- lah darah. : MENSIS. : KURANG TIDUR, karena si baji minta digantikan tilam.

Sesudah Seminar mengupas atas dasar pengalamannja

merumuskan kesimpulan sesuai dengan slogan jang dilan- tjarkan: WANITA RUMAHTANGGA IKUTSERTA:

  1. Memperkuat homefront untuk suksesnja Dwi- kora.
  2. Menjelamatnja anak: kita dari pengaruh kebu- dajaan imperialis.
  3. Membentuk keluarga Manipolis sedjati.
    Untuk tertjapainja ketiga slogan itu wanita rumahtangga

sjarat. Kesimpulan telah diperintji sesuai dengan persoalan

Ofeh: Sulami.

sendiri, jang dipadukan dengan hasil Seminar Daerah dan termasuk golongan ketiga dapat mengatasi keruwetan pe- hasil research, maka Seminar Nasional itu telah berhasil kerdjaan rumahtangga sedangkan jang lain tidak, ini di-

harus ikutserta berdjuang untuk menghantjurkan sisa feo-

  1. Kedjudjuran suami, isteri dan seluruh keluarga dipegang
    dalisme-dan kolonialisme jang masih bertjokol dalam ma- 'teguh. Semua persoalan rumahtangga dan keluarga di-

jang dihadapi oleh wanita rumahtangga, sehingga dalam pengaruh° masjarakat jang djelek. Suami tidak meradjai kegiatan selandjutnja dapat didjadikan pedoman. dan berlagak seperti Peperda", isteri tidak mentjari me-

Dari pandangan kami, disamping dua beban tadi, ada-demi Tanah Air, maka mereka harus mendapat porsi jang

nja beban chusus inipun harus difahami dan disedari oleh adil dan SAMA RATA SAMA RASA.

wanita itu sendiri, djuga wanita itu harus membuat sedar

gizinja daripada pria.

pria: MENGAPA? Kita wanita hendaknja dapat memberi-

kan djawaban, bahwa baik-buruknja kondisi badan, mental anak kita adalah tergantung dari kondisi badan dan mental wanita sebagai tempat pembenihan, sempalan daging dan tulang bagi anak, penjiram air susu untuk tunas baru. Kesemua ini membutuhkan gizi jang baik. Oleh karenanja, marilah mulai sekarang kita merubah tjara° menghidang jang salah itu, menudju tjara² menghidang dan membagi jang adil dalam soal makanan dimedja kita masing. Djuga hendaknja disedari oleh para bapak, bahwa anak² kita jang dalam masa tumbuh itu membutuhkan gizi jang sedjumlah kebutuhan si ajah. Djadi: — kalau ajah mempunjai beban mentjari nafkah untuk seluruh keluarga. ibu memutarkan pekerdjaan rumahtangga dan keaktifan dalam masjarakat, ditambah lagi beban chusus tadi, anak menurut alamnja harus tumbuh, baik badan maupun mental. Maka ketiga golongan ini masing° adalah anggota masjarakat, dan tunas masjarakat jang harus ikutserta aktif

Kalau kita peladjari keluh-kesah jang lain jang diderita

soalan tersebut adalah tergantung pula dari kesadaran wa-

pada: — Adanja sifat² konkurensi antara tetangga, sehingga

terdjadi penghimatan supply makanan keluarga itu

dikurangkan oleh njonja rumah, sehingga sedianja uang untuk membeli lauk-pauk untuk putra²nja berbelok haluan ke-kain batik dan sebagainja. Kebiasaan² ini harus kita berantas.

Adanja rendah diri, bahwa wanita tak patut ber-

tjotjok-tanam dihalaman. Itu adalah pekerdjaan pe-

lajan dsb....... Sifat² pemikiran jang demikian

harus kita kikis habis.

Adanja perasaan mempertahankan gengsi, biar hu-

tang sekalipun asal dapat menjuguh tamu dengan makanan mewah. Alhasil dua tiga hari supply makan putranja terpaksa dihemat jang salah. Anak terpaksa diberi makan dengan ketjap dan tjabe rawit. Kini marilah dirubah, untuk tamu baiklah disuguh dengan nada-utama pertjakapan² berirama derapnja Revolusi dengan air dingin seteguk pem- basah kerongkongan, daripada dihidangkan makanan manis diiring lagu merdu dirajukan kata ber- pamer kekajaan berisikan nada² kosong dalam ke- lengahan. Perlu adanja perubahan menu, dengan dasar pemikiran memilih bahan² makanan murah dan seder- hana, bahan makan jang dapat diperoleh dari ling- kungan rumah, tetapi mempunjai kadar gizi jang dapat mempertahankan kesehatan. Perlu mengetahui susunan menu seimbang, dan ke- gunaan zata makanan. Setjara singkat kami tuliskan sbb:

— Kita tidak perlu tergantung daripada beras untuk

bahan pengenjang. Hendaknja diketahui, bahwa bahan pengenjang di Tanah Air kita tjukup ber- limpah². Bahan² ini adalah: djagung, ketela, sing- kong, mbote, tales, kimpul, pisang, tjantel, djewa wut, sagu Ambon, sagu Riau, tawaro, gaplek. gatot. gogik, tiwul, gembili, uwi, gadung, dil. Pergunakar bahan tersebut, dengan tidak ada perasaan : periuk telah mengguling karena tidak menanak nasi".

II. — Buahan apa sadja, sajuran apa sadja baik jang dida-

pat dari pagar, tepi sungai, dísawah, dikebun, dipe- matang, semuanja adalah sumber Vitamin, Zat Besi,

Zat Kapur, Zat Pospor.

III.

  • Dari ikan teri, bader, mudjair, emas, tawes, lele, belut, penju, anak juju, kepiting. udang, daging, telur, darah (didih), kakap, bandeng. kedele, katjang

    tanah, katjang idjo, katjang tolo, gude, tahu, tempe,

ontjom, semua ini adalah bahan makanan jang harus dipilih sesuai dengan kemampuan, demi memilih ba-

han jang mengandung zat pembangun jaitu PRO-

TEIN.

Uang tidak tjukup, memilih teri dan tempe adalah

lebih sehat, daripada memilih kakap, hati, zonder memilih tahu-tempe.

(Bersambung ke hal. 6)

SEMINAR

WANITA

Sdr. Suharti Suwarto Wk. Ketua II DPP Ger- wani menjampaikan pengantar Seminar.

oleh wanita rumahtangga, antara lain berkisar dalam per- suami/pria, bahwa sebenarnja WANITA-lah jang harus mendapatkan porsi makanan se-hari² itu lebih banjak nilaisoalan harga bahan pangan, maka sebenarnja mengatasi per-

nita rumahtangga masing². Persoalannja antara lain berkisar Tentunja wanita akan mendapat pertanjaan dari fihak

Berbagai Sambutan Dalam Seminar :

Dari Pd. Presiden Subandrio

Saja menjambut gembira prakarsa D- PP Gerwani untuk mengadakan suatu Seminar jang diikuti cleh wanita rumahtangga dengan tudjuan merumuskan geranan jang seharusnja dilakukan SEMINAR NASIONAL olch wanita² rumahtangga dalam rang-

WANITA RUMAL TANGGA

ka penjelesaian revolusi kita. Revolusi Indonesía adalah revolusi ki-GERWANI TG.4.6.NOV1964 r kerakjatan, didukung oleh seluruh ke-DIDJAKARTA kuatan Rakjat jang progresif revolusioner. Oleh karena itu kewadjiban kita semuanja ialah selalu mengobar-ngobar- kan, menggelorakan dengan sehebat-he- bainja romantiknja, dinamiknja dan di- alektiknja revolusi kita didada Rakjat. Hal ini adalah suatu kebutuhan jang mutiak, mengingat sedjalan dengan meningkatnja revolusi kita, musuh² kitapun meningkatkan kegiatannja merongrong dan mendjegal revolusi kita. Kesadaran politik tentang revolusi dan ketahanan revolusi harus kita tanamkan seluas-lu-Ibu Dr. H. Subandrio Ketua KoordinstorKowani didepan Semninar Wanita Rumnah asnja, karena djarum halus subversi mu Tangga jang diselenggarakan oleh Gerwani. suh tidak djarang djuga melalui wanita² rumahtangga. Prakarsa Gerwani jang hendak mendorong wanita rumahtangga dalam ge-Dari Pembantu Menteri Research Nasional rakan² revolusioner adalah tepat sekali; urtuk itu perlu sekali ditanamkan pe- ngertian revolusi Indonesia sesuaj de-

Dr. S. Hardjolukita

ngan apa jang diadjarkan oleh Pemim-

pin Besar Revolusi Bung Karno. Sdr.² hadirin jang terhormat. sokoguru Revolusi Indonesia dalam pem Bung Karno mengadjarkan kepada ki- bangunan masjarakat tidak perlu diper- ta bahwa revoiusi Indonesia lebih besar Saja ingin mengutjapkan selamat atasdebatkan lagi. Peranannja sebagai pe- dan lebih modern dari revolusia jangdiselenggarakannja Seminar Nasionalngurus rumahtangga, dan jang terpen- pernah terdjadi olch karena revolusi bu-Wanita Nasional Wanita RumahtanggaUng peranannja sebagaí pendidik utama kan revolusi djiplakan tetapi didasarkanolch Gerwani, suatu usahd jang pentinggenerasi baru "manusia Indonesia" tidak atas kepribadian sendiri dan disesuaikandalam rangka pelaksanaan tugas Revo-disangkal lagi. Sdr.a mengetahuí, bahwa dengan tuntutan revolusi umat manusialusi Indonesia. Dalam suasana bergelo-sebelum anak masuk sekolah maka ranja api revolusi dan meningkatnja se- dalam abad ke-XX. hampir seluruh tanggungdjawab pendi-Saja mengharap agar seminarjangmangat dalam melaksanakan Amanat dikan berada diatas pundak wanita ru-TAVIP, maka usaha mengikutsertakan diselenggarakan olch Gerwani dapat mahtangga. Setelah anak masuk seko- setiap potensi pembangunan dalam ge- mentjapaf sukses jang sebesar-besarnja lah maka diluar sekolah tugas pendi- rakan revolusi patut dihargai. jaitu merumuskan tugasa wanita rumah- dikan sebagian besar masih tetap dipe- tangga dan mendorong mereka dalam Walaupun DPP Gerwanì telah menen-gang oleh wanita rumahtangga. gerakan dan usaha² revolusioner sertatukan definisi bahwa wanita rumahtang-Pada masa perkembangan inilah ma- mempertinggi ketahanan mental merekaga adalah wanita jang tidak atau hanja ka penidkan dapat menentukan "cha- menghadapi rongrongan dan usaha² li-setjara sambilan mengambil bagian Ja-racter bujding" dan orientasi generasi tjik darī musuh revolusi kita.lem proses produksi. namun perananbaru terhzjap keadaan serta gerakan Sekian, Selamat berseminar. wanita rumahtangga sebagai salah satumasjarakat sckelilingnja. AARRRIISSSRSDR. Uang tidak tjukup. memilih belut dan ontjom, ada-tapi tergantung dari kesadaran wanita rumahtangga, kese- lah lebih sehat daripada memilih bandeng tetap) daran bapak rumahtangga, demi kesehatan keluarganja baik dengan tangan terdjerat hutang. phys.k dan mental, maupun sosialnja. Djadi memilih makanan jang mempcnjai kadar gizi jang baik, tidak tergantung dari uang, atau hibatnja bahan, te-Sekian, sampai bertemu dilain kesempatan.

  1. Terputusnja hubungan bathin de- baik berupa antjaman maupun alat² pe- ngan salah satu atau kedua orang-rangsang lainnja, hingga didalam hal

    Nj. R. Pramono :

tuanja jang mengakibatkan tidak ini, mercka mendjerumuskan anak² dari kenalnja kasih sajang orangtua. orang tua jang tidak mengetahui akan Kepala Biro I (Biro Anak) Departe-2. Anak tidak lagi diasuh oleh bahaja jang mengintai mereka dikota- temen Kepolisian dalam katasambutan- orangtua jang bertanggung djawab kota besar. nja kepada Seminar Wanita Rumahtang- atas kelahiran mereka. Sekarang kita akan meningkat pada ga mendjelaskan tentang kenakalan anak Dinjatakan oleh Nj. Pramono tentangpengaruh lingkungan jang negatif, Pada sebab² maupun tjara² mengatasinja. umumnja kita membagi lingkungan da- faktor² jang menjebabkan perpetjahan Sebegai Komisaris Polisi Tingkat II lam: keluarga dan selandjutaja mengakibat- jang memimpin Biro Anak² DEPAK. kan anak kehilangan kasih sajang per-1. Lingkungan rumah, dimana anak Nj. Pramono banjak sekali. pengalaman- lindungan serta nasehat-nasehat orangbertempat tinggal. nja dan tjeramah° jang telah diberikan

  1. Lingkungan sekolah. dimana anak
    tua. Djuga pertjektjokan² dalam keluar- diberbagai tempat, teutama menekankan beladjar. ga menjebabkan anak²-kebingungan tan- kepada tanggung djawab orang tua ter- pa pegangan siapa mesti dianut. 3. Lingkungan antara rumah dan se- hadap pendidikan anak², terutama anak² Nj. Pramono mendjelaskan tentang kolah dimana anak ber-main². Lingkung remadja. an minta perhatian daripada orang tua Diuraikan tentang akibat pendjadjah bahaja² kota besar sert kekurangan pe- atau wali sianak, karena pada umumnja an serta tjara imperialis untuk meng-ngertian orangtua dalam manghadapi di-mana² berada manusia jang tak ber- hantjurkan moral pemuda didaerah² bahajaa jang bersifat internasional jang tanggung djawab jang mengintai korban djadjahannja. Pemuda° jang suka meni-tentunja djuga sangat membajakan ge- untuk diperalat, uptuk diperas atau un- ru-niru apa jang dilihat terutama dalamnerasi muda. Bahajaa tersebut ada jang tuk didjadikan korban dalam suatu tin- film imperialis jang dilihatoja. tjaradapat dilihat dan ada jang tidak dapat dak pidana. Hal ini tidak sadja dengan hidup jang bermewah-mewahan serta ke-dilihat jang berasal dari manusia jang budjukan² tetapi ada djuga dibawah an- baratan dsb. Perpetjahan keluarga, per-bertanggung djawab, jang berkeliaran tjeraian banjak menjebabkan terlantar-kian kemari hanja untuk melampiaskan tjaman. Anak² jang umumnja mendjadi haw, nafsu dengan menggunakan segala korban dari oknum² jang tidak bertang- nja pendidikan anak². Dinjatakan oleh daja upajz. baik berupa harta benda,gung djawab itu adalah anak² berasal
    Nj. Pramono bahwa ..... akibat per-
    petjahan ini anak² mengalami: balk dalam tentuk rajuan mulut manis, dari:

  2. Keluarga jang kurang memberikan perhatian terhadap keluh kesah anak.
    2.Keluarga jang tidak memberikan perlindungan pada anak.
    3.Keluarga jang kurang memberikan naschat pada sianak untuk ber-hari* dil. Dalam melindungi anak² dari pengaruh° negatif kebudajaan lektuur luar negeri maka kita haruslah memperhi- tungkan psychologicalneed dari pada anak tersebut. karena begitu anak² tersebut meningkat umur belasan tahun, maka anak² itu tidak mau lagi disebut ketjil sungguhpun mereka belum dapat diterima sebagai orang dewasa. Didalam penghidupan pantjaroba ini kita mengetahui pula bahwa:

  3. Anak ingin disebut besar.
  4. Anak ingin memperlihatkan ke- beranian.
  5. Anak° ingin memperlihatkan tanggung djawab jang pada umumnja hati ketjil mereka masih anak². masih penakut dan masih sangat tidak bertanggung djawab.

    waa tom bneDidalam masa pantjaroba ini umum-

nja mereka sangat ingin meniru orang besar, meniru-niru djagoan², dan meniru° tanggung djawab hingga pengaruh jang melekat adalah pengaruh jang dilihat. dibatja disaksikan dilajar putih, Ibu Pramono tengah menjampaikan tjeramahnja. (Bersambung ke hal. 32)

DALAM sambutan DPP Gerwani ke-

pada Mubes PAPFIAS dinjatakan

Wanita Indanesia Berkepenti-

antara lain, bahwa dalam gelombang pasang aksi boikot film imperialis AS diseluruh pelosok tanahair, sebagai ba-ngan Dalam Aksi Baikat gian jang tak terpisahkan dari Revolusi Agustus 45, dalam mengikis habis akar²

Film Imperialis A L.

penetrasi -kebudajaan imperialis, kaum wanita tidak ketinggalan. alah nasional jang menjangkut seluruhitu dilakukan dengan kerdjasama antara Wanita sebagai ibu pendidik meng- kepentingan Rakjat, terutama para ibu²lembaga² drama, ludruk, ketoprak dls, hendaki agar anak² mendapat pendidik-serta kaum wanita pada umumnja.maupun pertundjukan tari-njanji jang an jang sehat melalui media film dan Kaum wanitalah jang per-tama men-revolusioner. bukan sebaliknja malahan film diguna- djadi korban kebudajan imperialis. kan oleh kaum imperialis untuk mera-Kita mengetahui betapa banjak kesu-Kalau dimasa feodal wanita dihina, di- tjuni pemuda-pemudi kita jang seharus- litan° jang dihadapi oleh produser na- rendahkan dan didjadikan bunga kosorg nja mendjadi penerus² revolusi. Betapa sional jang dalam pembuatan film* tak berfikir, maka imperialisme men- sedih seorang ibu, bila melihat putra- nasional sukar bisa mengharapkan kem- djadikan wanita barangdagangan. Djuga putrinja mendjadi "crossboy" atau balinja modal pertama, karena mahal- dalam dunia film artis² wanita dipaksa "crossgirl" jang tidak bisa menjesuaikan nja bahan baku, kesulitan alat studio oleh kekuasaan uang untuk melakukan diri dengan derap re olusi, bahkan men-dil. peranan tjabul hanja untuk membuat djadi penghalangnja. Kalau terdjadi Berbagai usaha bisa ditempuh, dengan "bestseller" (film² jang laku sekali) anak tanggung berkelompok mendjadi mengubah sama sekali politik DFI de. ataupun peranan° jang merendahkan de- anak² nakal jang melakukan kedjahat- ngan meritul personalianja agar benar radjat wanita. an² seperti pentjurian, penodongan, bisa meliputi Nasakom dan tegas mem- pelanggaran kesusilaan dsb., sesungguh-Gerwani sebagai organisasi pendidik-bendung merembesnja film imperialis, nja siapakah jang bersalah ? Pertanggu-an dan perdjuangan mendukung dengan terutama imperialis AS beserta segenap ngan djawab anak² ini tîdak boleh hanjasepenuh hati dan daja atas aksi boikot salurannja. dibebankan kepada anak itu sendiri.film AS jang membendung arus neo-Kenjataan menundjukkan bahwa the-Pendidikan diluar sekolah, baik diru-kolonialisme dibidang kebudajaan. Aksi ma wanita atau gadis sering digunakan mah maupun film² jang dilihat, buku jang mendapat dukungan luas dari ber-dalam pembuatan film. Dalam hal ini bagai lapisan masjarakat tidak hanja di- jang dibatja sangat mempengaruhi. Ka-Gerwani mengharap agar disingkirkan lau tiap hari dihadapkan pada film ibukota tetapi sampai pula puluhan or- djauh² penokohan wanita jang bersifat gangster, penodongan², film² tjabul dll,ganisasi® didaerah sungguh merupakan merendahkan deradjat dan kepribadian kita tak boleh terkedjut apabila anak taufan badai jang menggetarkan sendi nasional. Djuga perlu difikirkan untuk meniru-nirukannja dalam kehidupan se-kaum imperialis AS. Kalau kita ingat, menjorot kehidupan wanita bisa dan hari². bahwa diseluruh dunia ini hanja enam bukan hanja dari kaum jang berada negeri jang memboikot total masuknja Demikian ketjemasan kaum wanita lengkap dengan rumah gedung. flat di- film² imperialis AS, diantaranja Cuba ditudjukan terhadap pendidikan putra- gunung dan mobilnja tanpa menjinggung dan Indonesia, maka bisa kita bajangkan putrinja jang sangat dibahajakan oleh bagaimana perdjuangan wanita Indone- bahwa benar kaum imperialis, bagaikan film² imperialis terutama dari Holly- sia diberbagai lapangan.kerdja. Film² terkena halilintar menjambar, mengha- wood jang dengan selubung tatawarna jang bisa membangkitkan daja djuang dapi aksi patriotik jang diluar perhitu- indah menjuguhkn keisengan, menjebar- dikalangan wanita sangat kita nantikan, ngan imperialis benar mendjumpai njebarkan apathisme dan pesimisme. dan bukan film jang sentimentil pe- tanah subur dibumi Rakjat Indonesia. Betapa gandjilnja dunia film kita, apa-simis. Rakjat kami jang sudah lama menden- bila kita ingat bahwa 60% dari film² Mengenai film kanak² hal ini meru- dam pembalasan terhadap kekurang- jang dulu beredar ditanahair adalah adjaran "Pakanbaru", dimana PRRI/ pakan tanah garapan tersendiri. Kalau film² AS, 39% dari negeri° lain jang Permesta, Armada ke-VII, Pope serta jang dikuatirkan adalah kurangnja pe- kebanjakan dari negeri" Barat djuga, se- achir ini penerbangan² pesawat² mata nonton, maka bisa ditempuh djalan, dang hanja 1% sadja disediakan untuk bahwa film² tersebut diputar di-sekolah² AS dalam rangka konfrontasi dengan film² nasional. dan TK, diadakan digedung maupun di-Malaysia". Bukankah suatu kegandjilan jang me- lapangan-lapangan terbuka dengan beaja njinggung perasaan, bila kita lihat bah-Kalau Cuba dimulut singa imperialis jang ringan. Kalau sampai sekarang AS kini bertahan dalam memboikot wa setelah ber-tahun² menghirup udara penonton film praktis hanja di-kotaa film² imperialis AS, kita Rakjat Indone- kemerdekaan film² Indonesia ditanahair maka djutaan kaum tani di-desa" bisa siapun bertekad dengan segala konse- sendiri masih terpodjokkan dalam bios- ditjapai melalui pertundjukan film kwensinja untuk meneruskan aksi boikot kop ketjil pinggiran kita, sedang bios- keliling, agar film merupakan sendjata ini sampai se-habisnja. kop klas satu harus melajani kontrak² ampuh dalam mendidik Rakjat banjak. dengan MGM, Paramount atau Warner Kekosongan sekarang adalah untuk Kalau ada golongan orang ber-teriaka mengisi kekosongan dengan film² nasio-Brothers. mengatjau, sementara koran° kuning se- nal, maupun film² dari negeri² NEFO Itulah sebabnja maka masalah per- matjam Berita Indonesia, Karyawan dan lainnja, terutama film² dari negeri² Asia filman bukan hanja masalah mereka sebangsanja memfitnah-fitnah PAPFIAS, Afrika jang seirama seperdjuangan da- jang bersangkutan dengan pembuatan itu hanjalah menundjukkan betapa aksi lam revolusi. Disamping itu sebagaima- film, seperti para artis, sutradara, pro- (Sambungan hal. 9) duser dll., melainkan merupakan mas- na dilakukan di Djawa Timur pengisian

4003833

Kartini Jakin ....

Pada Perpisahan Seminar Wanita Rumahtangga

(Sambungan hlm. 1) dapat dibebaskan dari kolonialisme Be- landa. Demikian pula mengenai kekuasaan fasisme Djepang jang ganas itu, achirnja dengan persatuan dan kekuat- an seluruh Rakjat kekuasaan tersebut bisa dienjahkan dari Indonesia. Ketjuali tidak ada jang mustahil didunia ini, Kartini djuga jakin, bahwa dengan perdjuangan maka berbagai pendirian dan dasar hidup jang kolot itu, jang tiada sepadan lagi dengan zaman, bisa dikubur, untuk selama-lamanja. Kata² ini djuga tepat sekali! Semua harus ditjapai dengan perdjuangan, sekali fagi perdjuangan!!! Demikian pula untuk mewudjudkan tjità sosialisme di Indonesia! Kami mewarisi api Kartin, dan mempunjai kejakinan jang teguh bahwa sosialisme pasti akan terwudjud di Indonesia! Akan tetapi untuk itu kita harus berdjuang menjelesaikan 2 tahap revolu- sì jang nasional dan demokratis sekarang ini dan tahap revolusi sosialis se- landjutnja. Kita jakin, bahwa tidak ada barang jang mustahil didunia ini! Djuga sosialisme jang mendjadi haridepan revolusi kita akan tertjapai! Dan untuk itu kita kaum wanita harus memperkuat perdjuangan seluruh Rakjat Indonesia menjelesaikan revolusi Agustus 45 sampai akarnja. Ketjuali tepatnja kejäkinan Kartini akan haridepan jang madju tersebut djuga beliau dengan tepat mengartikan dua tudjuan perdjuangan wanita, jaitu pertama untuk memperkuat perdjuang-mmmmmmmmmommomo an Rakjat dalam mentjapaì kemadjuan menudju masjarakat baru jang berda- sarkan kemanusiaan! Dengan demikian

an untuk emansipasi wanita itu tak ter- pisahkan dari perdjuangan seluruh Rak-

TEKADKU"

Oleh : Nj. St. Kartinah Pasarminggu.

Laksana bunga² mekar bertabur indah ditempa hasrat gunung, laut dan badai lunglai ditelan gelombang tekad! Sarinah² jang biasa mēnekun tungku berdiri dibalik tirai tabu
kini.... bangkit dan bitjara
mana hakku? .... Aku djuga manusia?
Berilah aku waktū........ berilah aku waktu
aku mau bitjara tentang derita aku mau sukseskan Dwikora

Ah...... betapa indah dan manisnja hari ini.

máta bertemu...... hati berpadu
sajang perpisahan datang merenggut tetapi djandji revolusioner telah terpaut Keprihatinan membadjai setiap dada melawan gelombang menahan badai lawan setan² dunia dan desa bina sosialisme nan djaja
Selamat djalan.... selamat berpisah
esok dan lusa kita berdjumpa kembali dalam njala api djuang deru dan ombaknja revoiusi

bersifat feministis (jakni: berdjuang me-

(Sambungan hlm. 8)

45.

benteng jang tak dapat ditembus!

dan kedua untuk hak" wanita sendiri 1

Kartinì sangat djelas melihat perdjuang-Wanita Indonesia berkepentingan.....

jat. Tjita Kartini jang tepat inilan

boikot film imperialis AS ini sungguh film jang menundjukkan pengalaman²

mengenai ulu hati imperialis jang beri- jang sampai sekarang mendjiwai gerak-

perdjuangan menentang imperialis jang

ngas lewat pembela² setianja. an wanita, sehingga perdjuangan jang

seirama dengan derap Revolusi Agustus

Bagi mereka jang tak setjara sadar akibat pembiusan ratjun film² AS kini lulu untuk hak² wanita sadja), di Indo-Sebagaimana dalam dunia olahraga merasa ketagihan" tjandu film² terse- nesia tidak tumbuh subur dan tidak kita bersembojan : Terus madju, pan- but, maka obatnja tetap boikot terus mempunjai pasaran. Marilah kita warisi

tang mundur" maka djuga dalam pem-

tanpa ampun. Bagaikan petjandu² jang apì Kartini jang akan terus menjinari boikotan film² imperialis AS jang men- kelabakan minta opium, maka bila di- perdjuangan nasional Rakjat Indonesia dapat perhatian besar tidak hanja di biarkan mereka achirnja akan berterima- menudju masjarakat baru, masjarakat Indonesia tetapi djuga diluarnegeri, sem- sosjalis, jang bebas dari penindasan oleh kasih dapat terlepas dari perbudakanbojan itu harus mendjadi pegangan kita. tjandu imperialis jang membiuskan. manusia atas manusia, dimana hak wa-Kita jakin bahwa segenap kesulitan Film² Nefo jang bermutu tinggi harus nita terdjamin sepenuhnja. akan teratasi, karena bukankah tak ada kita litjinkan djalannja masuk, terutama

jang bimbang. jang sangat diragukan nilai patriotismenja. Dengan mengadjak kerdja sama golongan manikebuis setjara langsung atau tidak, pahlawan² kebudajaan imprialis berfungsi untuk menghalangi patriotisme atau melenjap- kannja samasekali. Tjirinja ialah lewat

SEMINARN

realisme sadis atau realisme seksualis — atau jang sangat berbahaja, ia berusaha membuat korbannja bersikap netral dalam melawan perdjuangan dan melawan imprialisme dan kapitalisme. Djadi djelaslah, membangunkan pendidikan dan kebudajaan jang berdasar- kan kepribadian nasional, sama sekalı tak mungkin tanpa melawan kebudajaan imprialis. 5dr. Rukiah Kertapati, Tadi sudah saja katakan, bahwa sa- seorang penulis wanita saran pertama kebudajaan imprialis jang terkenal, sedang adalah para pemuda dan pemudi jang memberikan sambutan- belum tergembleng dengan dasar' pat- nja, dimuka Seminar riotisme. Saja kira djustru kaum ibu Wanita Rumah tangga. rumahtangga jang per-tama* harus me- njedari bahwa patriotisme adalah pokok bagi dasar djiwa anak'. Untuk ini baik- lah kita menggabungkan diri dengan organisasi revolusioner lainnja untuk setjara luas mehgadakan pendidikan terhadap anak kita tentang tradisi perdjuangan, tentang pendidikan jang me- madukan antara patriotisme dan inter- nasionalisme. Bila melihat perkembangan pendidik-Tjuplikan dari sambutan : an di Indonesia sekarang ini tidaklah begitu menjedihkan. Banjak tanda', bahwa usahà bersama dalam membendung kebudajaan imprialis berdjalan Kearah

Rukiah Kertapati

jang lebih baik. Oleh karena itu, dengan

DALAM seminar nasional wanitaKarno terhadap pelarangan lagu® danmedia seminar ini sangatlah diharapkan

rumahtangga ini terdapat 3 thema musik² jang tidak berkepribadian nasio-kan tertjapainja suatu konsepsi program pokok, tetapi jang paling urgen adalah :nal, dansa gila jang mendjidjikkan, kerdja untuk menjatukan kerdjasama masalah pengaruh kebudajaan imprialisode dan susunan rambut tidak sopan, jang lebih baik antara pendidikan dima- terhadap anak kita. Sesungguhnja mas-dan belakangan ini melantjarkan aksi sjarakat dengan pendidikan dirumah alah pengaruh kebudajaan imprialisboikot film imprialis AS — ini sudah dan diluar sekolah. Untuk bahan diskusi terhadap pendidikan anak bukannjamenundjukkan bahwa setjara konkrit ada baiknja djika dilampirkan peserta² soal baru. Pada kira² tahun lima puluh-pemerintah dan rakjat Indonesia telah seminar nanti, sekedar turut membantu an. oleh kaum seniman telah ramai mengadakan kerdjasama dan saling me-dalam perdjuangan membendung kebu- dibitjarakan tentang adanja pengaruhngerti dalam kewaspadaan terhadap me- dajaan imprialisme. Pokok² usaha itu kebudajaan imprialis terhadap anaka kita rasuknja kebudajaan imprialis. antara lain:
terutama generasi muda...... Istilah Tapi — begitulah — setiap usaha
kebudajaan imprialis telah ramai dibi-kaum imprialis dapat digagalkan, maka1. Anak² harus digalang dalam kehi- tjarakan sedjak lama. Bilamana kita bi-setiap itu pulalah ia menjelinap dengan dupan kolektif setjara terpimpin di- tjara tentang kebudajaan imprialis tidakbentuk dan gaja jang lebih halus, litjin bawah asuhan para guru dan para mungkin kita hanja membitjarakan dari bagai belut dan kalau perlu biarlah orangtua. Karena, dengan beladjar satu dua segi soal sadja. Masalah ini dengan kedok dan istilah² jang bagus, hidup kolektif, anak akan diantu adalah masalah jang mentjakup seluruhseperti peri-kemanusiaan. tjahaja iilahi, mengenal hidup sosial jang daput kehidupan suatu bangsa soal jang mem-manifes kebudajaan atau manikebu, ma-mengembangkan bakat® dan ketjakap butuhkan pengertian sedjarah politikh belakangan ini tak malu° mereka an anak untuk perkembangan lebih jang matang. landjut.

dengan brutainja memakai istilah: mu-

Sekarang pemerintah Indonesia de-sjawarah besar Nasakom, jang sebenar-2. Peladjaran sedjarah dan haluan ne- ngan terang-terangan dan tegas telabnja anti Nasakom. Ja, selamanja mercka gara atau manipol dan pantjasila, mengutuk dan melarang kebudajaan im menggunakan badju² baru jang sudah hendaknja ditekankan agar isi dari prialis beroperasi di Indonesia. Sedjak

tersedia dinegeri jang akan diperasnja dasar patriotisme bisa terpenuhi

turun-tangannja Presiden kita Bung- atau, mereka mempergunakan orang Beladjarlah anak² menghargai kebu-

Nj. Hurustiati Subandrio

Ketua Koordinator KOWANI menjata- kawin mendapat beban rangkap seolah-

kan dalam Seminar Rumahtangga antaraolah ternak jang menarik 2 kereta. Oleh

lain cenghargaan setinggi-tingginja ter- karena itu wanita sangat berkepenting-

hadap inisiatif Gerwani untuk menje-an untuk mengubah nasibnja, untuk hi- lenggarakan Seminar Wanita Rumah-dup dalam masjarakat adil makmur, tangga. Seminar jang didahului risetmasjarakat sosialis, dimana tidak ada Ik. 2000 aktivis adalah penting sekalilagi penghisapan manusia atas mnusia terutama untuk membahas masalah wa-lainnja. Baru dalam masjarkat jang de- nita rumahtangga jang kebanjakan ter-mikianlah maka kaum wanita bisa benar" dapat di-kota. Ini adalah penting da-merasakan kebebasan dan bahagia hi- lam rangka mensukseskan Dwikora, un-dupnja. Sebelum itu beban wanita ru- tuk membitjarakan bagaimana tjara se-mahtangga masih tetap berat, Oleh ka- baiknja mengadjak wanita rumahtang-rena itu penting sekali untuk berdjuang at serta didalam penjelesaian revo-mensukseskan Dwikora mengganjarg lusi. Malaysia jang mendjadi penghalang ter- tjapainja masjarakat jang bersih dari Sebagaimana pernah dinjatakan olehimperialisme, neo-kolonìalisme ditanah

Pemimpin Besar kita wanita jang telah air.

dajaannja sendiri agar istilah kebu-adalah penting bagi kehidupan bang-

dajaan Rakjat tidak mendjadi asing. sa.

Adjarlah mereka mengerti buruh, ta-7. Untuk pendidikan moral, kepribadi- ni, dan pradjurit. Tjinta dan diberi an nasional, hendaknja diadakan tje- kerdja/kesibukan. ramah² dan diskusi² dikalangan

3. Di-sekolah², dirukun° tetangga, atau orangtua, guru, atau dikalangan

dimana sadja ada kelompok anak', para peladjar sendiri dengan thema' hendaknja dipergiat praktek kelom-mengenai masalah kebudajaan, mo-

mana setjara periodik dipertundjuk-dari pengertian politik jang progre- kan kepada para orangtua dan guru'. sif.

  1. Para guru hendaknja dibantu untuk8. Adakan regu sekolah setjara kolek- mendapatkan kesempatan berkonsul-tif jang berpraktek turun kedesa tasi dengan orangtua, rukun kam-atau kepabrik² untuk membawa pung dsb. Mereka harus sering me-anaka mengenal kerdja dan kehidup- ngadakan pertemuan² setjara umum an Rakjat dari dekat. atau setjara kelompok. 9. Olah Raga adalah kegemaran anak-
    5.; Adakan pertemuan periodik antara jang bisa menjalurkan keisengannja. para orangtua, para guru dan para Tjabang olahraga ini hendaknja di- pekerdja kebudajaan (ahli musik, pergiat dan diperiuas dikalangan ahli mengarang, ahli drama, film anak² dibawah pimpinan para orang. dsb.) untuk mentjari daja usaha ber-tua atau guru². didikan anak.
    masjarakat untuk membantu usaha

  2. Adakan tempat pertundjukan. Aula, perkembangan kebudajaan rakjat In-
    donesia, seperti: lektur, film, seni- gedung latihan jang tjukup, dengan tari, senidrama, ilmu dan pendidik- usaha gotong rojong antara orang- an lainnja.

tua, para guru dan pemerintah ber-

samaa sehingga mereka menganggap 11. Sistim pendidikan hendaknja djuga bahwa pendidikan dan kebudajaan lebih menitik beratkan untuk men-

tjiptakan guru² tipe baru. jakni guru* pekerdja sosial, jang senantiasa mempunjai hubungan crat dengan rakjat. dan jang mengambil bagian aktif dalam kehidupannja dimasj rakat, dengan tidak melalaikan akan djaminan kehidupan dan hari tua-. nja.

peladjaran, para guru dengan djalan bantuan muridnja, menjelenggara- kan aktivitas jang sesuai dengan usia dan hasrat masinga. Misalnja tukar- menukar keterangan, tanjadjawab perpustakaan, perdebatan dan pen- diskusian. Tema² chusus pada malam hari atau kundjungan bersama keper- tundjukan bioskop atau senidrama jang baik, kemusium dan pameran². Setelah selesai diadakan pendiskusi-

an tentang pengalaman² tersebut,

dan

untuk mengandjurkan kepada anak. nja agar memilih organisasi mana jang baik jang harus dimasuki. Se- bab, organisasi pemudapun dapat menentukan sikap hidup dan sikap pilihan kebudajaan bagi semua anak".

  1. Hendaknja pada waktu habis djam
    pok kebudajaan dan olah raga, di-ral dan sebagainja jang tak lepas

  2. Adalah penting sekali bagi kaum ibu
    sama dibidang kebudajaan bagi pen-10. Mendorong kepada pemerintah dan

menetapkan djawaban terhadap masa-rupa bidang ilmu pengetahuan. Hal ini lah² dengan mempergunakan tjara ilmi-

Sambutan Perwari:

memungkinkan pula dipergunakannja

ah. Research jang meneliti kaidah² jang tjara ilmiah untuk dapat ditjapainja

Ketua umum PERWARI dalam sam-berlaku dalam masjarakat, dalam indus- efisiensi kerdja jang optimal dalam ru- butannja menjatakan antara lain, bahwa tri, dalam pembangunan ekonomi nasio-mahtangga. Peranan organisasì wanita baik sekali Gerwani menjelenggarakan ral dan dalam alam sosialisme Indone-dalam hal ini ialah untuk memberikan Seminar Wanita Rumahtangga untuk sia, memberikan landasan bagi usahabantuan dan menjelenggarakan usaha² bisa menarik wanita rumahtangga ikutmemperkembangkan daja guna dan dajameningkatkan efisiensì kerdja dalam ru- serta dalam penjelesaian revolusi. Dalam

kerdja setiap potensì pembangunan. Ke-mahtangga, dan dengan demikian dapat

hal ini penting sekali adanja Penitipan semuanja ini bersumber pada daja kre- disediakan tjukup waktu untuk hal jang Kanak jang meringankan beban kaum atif dan imaginasi manusia, jang kemu-berhubungan dengan soal "up-grading" ibu/wanita agar mereka bisa lebih aktif dian menterdjemahkannja dalam invensidirinja. dalam mendjalankan tugas organisasi. dan innovasi. Dalam peníndjauan saja ke Tiongkok Kami bergembira bahwa Gerwani te-Oleh karena itu dalam usaha² kita dapat saja saksikan bahwa wanita Ti-

lah menjelenggarakan research jang akan

ongkok betul= dengan konsekwen melak-memperkembangkan ilmu pengetahuan, dipergunakan sebagai dasar untuk me- research dan aplikasi teknologinja bagi

sanakan hak sama dengan laki². Kita

nentukan dengan tjara bagaimana wa- harus' beladjar dari mereka bagaimana pembangunan nasional kita tidak dapat nita rumahtangga dapat dikutsertakan kaum wanita membantu menaikkan pro-mengabaikan faktor manusia, jáng dapat

dalam revolusi dan pembangunan nega-

duksì disamping mendjalankan tugas menggali, mengolah dan memperguna-

ra. Tiap potensi pembangunan harus

sebagai wanita rumahtanga. Dalam Ta-kannja. Pendidikan adalah salah satu berorientasi ilmiah, dan ini berarti di- tjara untuk dapat menghasilkan "manu- vip dinjatakan kita harus mendjebol dan tjiptakannja suasana ilmiah dalam sia Indonesia jang berorientasi dan ber- membangun dan untuk ini diçerlukan masjarakat luas pada umumnja dan ma- fikiran ilmiah". Dalam hal ini maka wa- persatuan segenap kekuatan. Oleh kare- garakat jang lebih ketjil chususnja, ja- na. itu penting sekali persatuan dika nita rumahtangga sebagai pendidik uta- itu lingkungan rumahtangga. ma dalam rumah memegang peranan langàn organisasia wanita bisa lebih di- jang penting dalam menentukan "ori- perkokoh. PUTJUK PIMPINAN CGMI : entasi ilmiah" anak²nja. Dalam abad modern inî merupakan Pimpinan Pusat CGMI atasnama se-

suatu kenjatan bahwa wanita tingkat il-Tidak dapat disangkal lagi bahwa ke-

madjuan² ilmu pengetahuan telah me-genap anggotanja mengutjapkan selamat

mu pengetahuan dan teknologi menen-

ngakibatkan perubahan² dalam kuriku-atas berlangsungnja seminar wanita ru- tukan tertjapainja suatu perkembangan lum dan merubah metode tradisioniimahtangga pada saat jang sangat tepat

ekonomi nasional dan turut pula menen-

tukan kedudukan serta peranan negara dalam tjara mengadjar disekolah sehing-ini. Mengharap sukses pada seminar un- dalam dunia internasional. Dalam hal tuk dapat meningkatnja semangat per- ga generasi jang kini masih duduk di- ini research sebagai dasar penemuan il-bangku sekolah mengalami kemadjuan djuangan mengganjang "Malaysia". miah dan teknologi memainkan peranan Kepada para peserta kami mengha-

jang lebih tjepat daripada orang tuanja.

penting dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu pada tempatnjalah bah-rapkan kesehatan jang se-baik'nja sela- ma mengikuti seminar. Madju terus pan-Research bertudjuan untuk mentjari danwa para wanita rumahtangga turutserta tang mundur! mengikuti perkembangan² baru dalam

SERINGR NASIONAL WANITA RUMAL TANGGA

GERWAN TG.4.6.NOV1964 DIDLIAKARTA

Paduan Suara Gerwani Djakarta Raja, ikut meriahkan Resepsi penutupan Seminar.

Peranan Wanita Membendung Musik

Dekaden

Oleh : Sjaraswati.

an² lagu anak² jang Manipolis dan pa- lum dilandjutkan dalam Taman Ka-

KALAU gedjala-gedjala neo-kolonialis-

nak² serta sekolah² landjutan jang triotik inilah jang senantiasa diharap- me dilapangan politik segera bisa kan oleh para ibu², guru² Taman Ka- kita lawan, dibidang ekonomi kita la-lebih tinggi. Pengaruh senimusik dalam nak² dan para pendidik pada umumnja. pembentukan watak anak² sangat tera-

wan dengan program sandang pangan,

Njanjian² jang sesuai dengan derap re- sa, njanjian² penuh rangsang djuang

maka sudah sewadjarnja kalau arus de-

volusi Indonesia, mentjerminkan ke- jang membangkitkan semangat membela ras neo-kolonialisme dibidang kebudaja- indahan dan kekajaan warna irama an lewat media musik harus kitatanah air serta berbagai njanjian² Rak- tanah air, lagu² jang sanggup menandi- bendung dengan sekuat tenaga, sebagai-jat jang sungguh berpengaruh terhadap ngi dan membendung arus lagu² jang pendidikan anak dan pemuda. mana dalam film kita lawan dengan sengadja dirembesi oleh kaum neo-Dewasa ini terutama dikota-kota be- aksi boikot total terhadap film² imperi-kolonialis. alisme AS. sar dan ketjil jang bisa ditjapai dengan Berbitjara soal membendung lagu² radio, transistor² milik tuantanah pada Sinjalemen Presiden Sukarno dalam umumnja dll. maka besar sekali penga-imprialis, tak bisa kita pisahkan dari Manipol akan masih adanja musik aksi boikot film² AS karena film² itu Ngak-ngik-ngok jang sama sekali diluar ruh siaran² musik RRI terhadap pendi- terutama jang membawa serta lagu² jang dikan pemuda. Imprialisme bukan impri- irama derap revolusi Agustus '45, telah alisme, kalau ia tak menggunakan ber-dengan perlahanlahan meratjuni djiwa lama mendjadi pembitjaraan dan per- pemuda pemudi kita. Oleh karena itu- hatian dikalangan pendidik, instansi² bagai sáluran untuk merembeskan ,ke- budajaannja" dengan sengadja menan-lah kita mendukung sepenuhnja aksi jang bersagkutan, hususnja para ibu². boikot film AS setjara total dan menje-Protes telah dikirim kepada RRI jang- tjapkan kedalam hati pemuda², agar me- luruh tanpa ketjuāli. reka mendjadi makanan empuk bagì menjiarkan lagu² piringan² hitam jang Dalam semangat TAVIP jang ber- tjengeng, harapan ditumpahkan kepada penetrasi neo-kolonialisme selandjutnja. vivere pericoloso kita harus berani men- para komponis dan penjanji². Tetapi ke-Benarlah apa jang dinjatakan dalam Laporan Konfernas I Lembaga Musik djebol dan membangun, meninggalkan njataan menundjukkan bahwa tumbuh-jang bobrok untuk digantikan dengan nja band² ngak-ngik-ngok terutama di-bahwa Perlawanan terhadap kebudaja- jang baik. Sebagaimana dalam perdju- kalangan muda-mudi masih subur. an imprialis itu tidak boleh tidak harus Pertama kali diibukota diselenggara- disertai dengan keberanian dan kegiatan angan melawan masuknja film² imprialis AS djuga dalam membendung arus kan Konfernas Musik sebagai djawaban kreatif, atas dasar pengintegrasian total atas tantangan perembesan neo-kolonial- dengan massa Rakjat, dengan mentjip-musik ngak-ngik-ngok kita djumpai per- isme dibidang musik. Perdjuangan ter-takan lagu² baru jang sehat, patriotik lawanan, reaksi² jang setia kepada imprialis. hadap perembesan kebudajaan imperi-dan revolusioner". alisme ini harus senantiasa dilakukan Kita tidak boleh mengabaikan him-Kepada mereka jang hanja ikut-ikutan sama gigihnja dengan perdjuangan bauan senimusik jang didjadikan sen-terbawa arus musik dekaden jang didje- bersendjata menghalau agresi imprialis. djata ditangan kaum imprialis untuk djalkan oleh kaum imprialis lewat sa-Mengenai perdjuangan dibidang seni-melemahkan semangat berdjuang pemu-luran²nja, kami serukan agar menengok musik kaum wanita, para ibu² sangat da² kita. bumi tempat berpidjak. berkepentingan agar anak mendapat Mereka tahu benar, bahwa meskipun pendidikan jang patriotik, dan tumbuh kuat djasmani, tétapi bila semangat di- mendjadi pedjuang² tanah air, penerus lemahkan oleh musik dansa-dansi jang revolusi.dekaden pemuda seperti itu tidak akan Sesungguhnja para ibu² dan wanita fumbuh mendjadi bungà bangsa, tetapi pada-umumnja sangat erat hubungannja akan apathis terhadap revolusi, bahkan dengan kegiatan senimusik. Dalam ben-mendjadi penghalang penjelesaiannja. tuknja jang sederhana, misalnja meni-Sebagai wanita dan ibu² sebaiknja durkan anak, sang ibu biasanja menja-mereka terdjun kedalam berbagai tja- njikan lagu² meraju njanjian² kunda-bang seni, chususnja senimusik disam- ngan" (di Djawa) merupakan njanjianping dengan berbagai djalan kita kikis harapan ibu terhadap anak, agar sibu-pandangan feodal jang merendahkan se- jung atau upik mendjadi pahlawan niwati², biduanita². bangsa. Demikian semendjak masa ka-Kepada anak² kita adjarkan, agar me- nak², pendidikan senisuara disampingreka mentjintai musik² tanahairnja sen- senitari dalam bentuk jang sederhanadiri sebelum mereka mengenal dan diberikan oleh si ibu kepada anak, sebe-mentjintai musik lain² negeri. Gubah-

Pertjikan Kartini:

Rakjat Adalah Pudjangga

dan Achli Seni

Dalam suratnja tertanggal 15 njakannja, Stella?... Engkau le- sanja. Bangsa Indonesia jang Agustus 1902, Kartini menulis bih tahu tentang hal itu daripada sering beliau sebut Orang² Dja- kepada sahabatnja Nona Zee- aku ini. — Tetapi tjobalah pergi wa". Kartini mengatakan bahwa handelaar jang menjatakan, bah- berdjalan dengan daku, didalam pudjangga dan ahli seni demikian wa Kartini mengagumi dan kampung dan desa, marilah kita banjak dikalangan Rakjat djela- menghargai Rakjat djelata seba- masuk teratak orang jang mis- ta. Ditekankan bahwa dengan gai sumber pudjangga dan ahli² kin², dengarkanlah kata² mereka. bahasa hariannja jang sederhana, seni.
fikiran mereka..... Mereka sopan santun dan rendah-hati,
Surat Kartini itu berkata sbb: itu semuanja tiada bersekolah. dibawakannja setjara puitis. Ada-Wahai, Stella, alangkah ba- tetapi dengarkanlah, alangkah lah sesuatu jang indah djelita njaknja fikiran jang indah² kami indahnja lagu katanja, bagaikanbagi kehidupan manusia dan dengar diutjapkan oleh mulut lagu suara angin mendesau-de- bangsa jang demikian tiada Rakjat rendah; fikiran jang mu- sau pada daun, alangkah indah-mungkin rendah deradjatnja. lia² dan indah², terang dan itu nja, mengandung indah rasa dji-Alangkah agungnja Kartini ini, kata² jang diutjapkan se-hari² wa. Semoga santun, sederhanakatag jang demikian luhur dilim- sadja. akan tetapi sangat merdu dan rendah-hati. - Pudjanggapahkan kepada Rakjat pada za- bunjinja. Semakin dalam aku dan ahli seni, sangatlah banjak-man feodalisme dan kolonialisme menjelam kedalam lautan djiwa nja diantara mereka itu, dan bilasedang djaja²-nja. Oleh karena bangsa kami, semakin tinggi de- sesuatu Bangsa ada perasaannjaitu kebenaran Kartini tidak perlu radjat djiwanja pada peman- akan puisi, ialah barang sesuatu disangsikan. jang seindah-indahnja dan se- danganku. Bangsa Eropa orang
budiman dan pudjangga biasanja djelita-djelitanja ..... Kita penerus Kartini wadjib
kedapatan pada beberapa lapisan mewarisi apinja tjita² Kartini. sadja. Orang kebanjakan ialah Kejakinan kita, penerus Karti-Djadilah wanita penerus Kartini
Rakjat djelata .... maafkanlah ni pada zaman kini, bahwa Kar-jang bisa menghargai Rakjat
aku menjatakannja...., kasar. tini mempunjai pandangan jangdan bangsanja dengan setia ber-
Ada djuga pada lapisan Rakiat tadjam dan besar djiwa kerakjat- djoang melawan tiap bentuk pe- djelatan itu orang jang halus annja. Kartini telah mengungkap nindasan dan pendjadjahan Ne- budi dan fikirannja, tetapi keba- kebesaran dan keluhuran bang- kolim. — (Sul).

Lenam wanita

Latihan senam pagi harus ter- atur dan tak henti²nja. Untuk mentjapai hasil baik kita harus tak djemu², meskipun kadang² terasa otot" tegang dan kaku. untuk setiap pagi melakukan senam. Kalau sudah merupakan kebiasaan, maka tak akan terasa berat dan malahan merupakan latihan jang kita perlukan seperti makan-minum se-hari². Latihan kali ini tak berat, ha- nja memerlukan ketekunan, jang mntang su untuk mentjapai

kesehatan badan. berdiri tegak
14 sampai 10 kali) Titik Sudarminto Semarang.
  1. Tutup kaki, rentang tangan kesamping

    Telapak hadapkan kebawah. 4. Tutup kaki, rentang tangan

ajunkan keatas kiri kemuka, ajunkan kaki Lengan agak dibengkokkan, kanan dan sepakkan ketangan kiri bertemu dimuka dada Ulangi 15 kali. Ulangi 15 kali, lalu ganti ta- tempat, kaki jang harus sam- gang, pai ditangan dan kaki tetap Angkat tumit per-lahan². Me- lurus). lentur kebawah-djongkok dengan tetap rapat, terus ber-Sekian dulu, latihan² selan- diri lagi. djutnja kami berikan dalam no-Ulangi 10 kali. mor berikut. Silahkan mentjoba!

  1. Tutup kaki, angkat paha dan
    Asuhan: Djangan bergerak (dihitung Ulangi 4 kali kiri/kanan.

Marilah kita mendisiplin diri ngan/kaki. (tangan tetap di-

  1. Tutup kaki, tangan diping-

bajangkan daun° jang hidjau, pohon' Bukan bunga sembarang

bunga

TATKALA ketentuan asrama TC

DWIKORA ANGKATAN .,TAVIP" di Pontianak Gaharu" Mess MPPR Tjipete kami dengar. setjepatnja aku

rambutan jang rindang dan dusun² jang agak terpentjil. Belum ada aliran listrik, air leiding. dan sunji dari keramaian kota. Kesibukan kerdja jang seperti di- buru hantu. Panas dan haus jang me-Ibu Subandrio jang bertindak sebagai Inspektur Upatjara dengan sikap sem- ngedjar diwaktu siang apabila berdjalan purna pun menantang hudjan jang se- diarah Tandjung Priok. Jah! Semua aku makin lebat. Sehingga berlangsungiah bajangkan terlebih dahulu, tetapi achir- upatjara pembukaan itu dalam pekatnja nja hari pémbukaan TC Angkatan T9- hudjan dan dingin. Kehangatan meme- vip" sampai djuga. nuhi rongga dada sehingga tetesan air Belum semua jang aku bajangkan. hudjan jang dingin lenjap dalam pera-Tanpa aku bitjara dengan Perwira jang saan. Bapak Sumarno Menteri Dalam mengurusinja. Semua sibuk. Tak se-Negeri, Pak Djambek PB Front Nasio- orang jang malas². Baik Petugas² dari nal, dan tamu² lain, Ibu Sumarno Ko-DPP Gerwani, Tiswati Djaja Gerwani, mandan Tiswati Djaja, Ibu Marijamah dan sukarelawati tjalon siswa sangat dari Muslimat NU, Anwar Kadir dari sibuk. Semua harus dikerdjakan dalam CC PKI. Pelatih² dari Suswati Djaja

waktu jang sama. Hari rembukaan.

dan Ass. V/Pangad, wakil² organisasi. Meskipun pelah menetes karena terik dan wartawan mengikuti upatjara da- matahari jang bersuhu tinggi, jang ber- lam hudjan, meskipun sebentar kemu- tjampur dan Ferubah dengan hawa men- dian hudjan berhenti langit kembali tje- dung jang mau mendjatuhkan hudjan, dengan semangat dan tekad jang lebih gembira. Kamar tidur mulai satu per- jakin lagi, kerena dihangati dan didji- satu disi. Semua tas pakaian diatur wai aleh amanat² dari Ibu Subandrio, rapi sesuai dengan tatatertib asrama. Bapak Sumarno dan Bapak Dj mbek, Dilarang keras barang" memenuhi tem- jang menekankan bahwa sumbangan pat tidur. Dari pakaian, katja, sabun, GERWANI dalam mensukseskan DWI- gosok gigi, odol, bedak, sampai dengan KORA. dengan latihan kader sukarela- tjemara dll. harus diatur rapi. Tidak bo- wati dalam TC Angkatan Tavip" ini leh membawa makanan ketempat tidur. akan merupak n sumbangan jang besar. Fangun djam lima pagi, makan pagi Sumbangan berharga jang pantas dihor- djem setengah-tudjuh. appel pagi djam mati. Sesuai dengan kebesaran Gerwani, tudjuh, dan peladjaran dimulai djam maka diharapkan kader² sukarelawati delapan sampai djam setengah-dua si- jang datang dari Daerah² dan Pulau² ang: selesai makan djam dua siang. ke- dapat lebih giat dan aktif melaksana- mudian istirahat sampai djam empat sore; peladjaran sore hari dan malam kan tugas DWIKORA didaerahnja hari dimulai djam empat sampai djam masing". enam sore dan djam tudjuh hingga Seminggu telah berlalu. Waktu berdjalan dengan matjam ragamnja asra- djam sembiran malam; appel malam djam sepuluh malam, kemudian ma. Suka dan duka mendjadi satu. Na- mun tekad berasrama untuk suksesnji tidur. Demikianlah tiap hari kehidupan asrama itu diatur. DWIKORA senantiasa mendjadi api da-Semua menginsjafi. karena pada lam djiwa setiap siswa. Tidak mudah umumnja mejakini bahwa asrama jang bagi seorang Ibu meninggalkan anak tertib akan memberikan pengaruh- baik dan suami selama tudjuhbelàs hari. bah- dalam kehidupan selandjutnja. Lebih² kan jang luar Djawa bisa satu dua bu- karena asrama TC itu diatur seperti lan karena angkutan antar pulau jang belum lantjar. Akan tetapi rasa duka kehidupan militer jang ditertibkan de ngan disiplin latihan dan pekerdjaan, jang melingkupi hari² pertama itu men- maka sifat liberal dan seenaknja akan djadi hilang tersapu oleh njalanja api Tavip jang telah dikomandokan oleh mendjadi hilang. Semua harus tepat me-Bapak Pemimpin Besar Revolusi Presi- menuhi peraturan. Suatu' tanda redjeki kata Bapak Su-den Sukarno. Langit mendjadi tjerah marno Menteri Dalam Negeri, karena kembali. Matahari bersinar hangat menghidupi bunga ditaman Tjipete itu. pembukaan itu berlangsung dalam hu-Bunga² meker kembali pada hari ketiga, djan lebat. Barisan sukarelawati dengan keempat, kelima -dan seterusnja. Jah, tegap berseri menantang hudjan. Dan

memang bukan bunga sembarang bunga. Semua bunga, merah, kuning, ungu, pu- tih dan semuanja mekar sesuai dengan dajatahannja masing². Giat gembira mengikuti tatátertib dan peladjaran dengan baik. Rasa kolektif, tjinta-mentjintai, gotong-rojong, saling bantu. dipraktek- kan dalam asrama .,TAVIP". Tiap siswa jang mendapat giliran mendjadi Kc- pala Djaga, Kepala Regu, Kepala Klas, Kepala Barak, Komandan Pleton dan Komandan Kompi, saling mengisi dan s ling membantu untuk melantjarkan pekerdjaan dan tanggungdjawabnja. Dalam satu minggu telah menjelesai- kan atjara° jang -besar dan penting se- bagni salah satu dari peladjaran pokok. TAVIP. dengan mendengarkan tjera-

Notosutardjo dari PB NU, Bung Njoto dari CC PKI. dan masih ditunggu tjeramah dari DPP PNI, kemudian dari Sdr. Kartinah Kurdi perintjian² dan pe- laksanaan TAVIP. Indoktrinasi- soal Organisasi Gerakan Sukarelawan dari Bapak Sumarno Menteri Dalam Negeri. soal produksi dari Djawatan Pertanian, dan demonstrasi pembuatan makanan tahan lama oleh Lembaga Penelitian Teknologi Bahan Makan. Peladjaran Baris Berbaris, Pengetahuan dan peng- amanan sendjata. PPPK. PK, Organi- snsi dan Gerakan Kebudajzan Baru. Dengan semangat tinggi sukarelawati Gerwani dari semua pendjuru tanahair ini mengikuti- peiadjaran. Minggu kedua mulailah peladjaran jang baru, meskipus lama telah dikenal. Marxisme-Leninisme, Dengan tjeramah Bung Lukman setjara populer dan e'e- menter-Marxisme sebagai ilmu pengetahuan telah mulai dipeladjari. Mempe- ladjari ilmu adalah penting. terutama Marxisme perlu dimiliki oleh setiap pe- djuang revolusioner, sebagaimana dika- takan oleh Lenin jang berulangkali di- kutip oleh Presiden Sukarno. bahwa tidak akan ada perdjuangan revolusioner tanpa teori revolusioner". Dengan tiga bagian Marxisme-Leninisme. Fils- fat Materialisme Dialektik dan Histo- ri, Sosialisme dan Ekonomi Politik, seorang kader revolusioner akan memp-

(Bersambung ke hal. 18)

rah. Para siswa TC kembali ke srama. mah² dari Partai² NASAKOM. Pak semua kawan aku lihat ber-senjum

Oleh² dari:

DELEGASI KOWANI (Kongres Wa-KOREA dan RRT

nita Indonesia) belum lama berselang Oleh : Suharti Suwarto telah kembali dari kundjungannja ke Korea dan RRT. Delegasi tersebut di-membangun koperasi pertanian jangmendjamin hak wanita sepenuhnja. pimpin sendiri oleh Ketua Koordinator telah dimadjukan dengan dipetjahkan-Agar dalam memberikan sumbangan Kongres Wanita Indonesia, jaitu Nj. Dr nja masalah meehanisasi, irigasi, elec-untuk pembangunan bisa dengan se-

H. Subandrio dan berkomposisi Nasa-
trifikasi, pupuk dan bibit jang unggul. baik²nja maka pimpinan Gabungan Wa- kom karena anggotanja terdiri dari: Persoalan sandang pangan telah dapat nita baik dipusat maupun didaerah° ba-Nj. Dedeh Sukahar salah-seorang Ke-diatasi dengan demikian Rakjat Korea njak melakukan gerkan turun kebawah, tua Kowani, Ketua Bhajangkari, Nj. telah meninggalkan zaman jang lampau jaitu ditingkat pusat 40% anggota pim-Suharti Suwarto (Wakil Ketua Gerwa-jang penuh dengan derita dan kini me-pinan pusat ditugaskan turun ke-dacrah². ni). Nj. Hadji Mariam Kantasumpena masuki zam baru jang penuh denganDalam melaksanakan tugas tersebut (Salah seorang anggota Pimpinap Pusat kebahagiaan. mereka tinggal untuk paling sedikit 6

N.U. Muslimat) dan Nj. Kamsinah Ali bulan lamanja.

Kaum wanita Korea selalu tidak ke-

Dachlan (Ketua II Pengurus Besar Per-tinggalan dalam perdjuangan Rakjat dan Kaum revisionis telah gagal dalam wamu). pembangunan negeri. Semua ini dimung-mengisolasi Tiongkok dan dalam men-Kundjungan delegasi tersebut merupa- sabot pembangunan. Rakjat RRT de- kinkan, karena Pemerintah menjeleng- kan balasan terhadap kundjungan wa-garakan usaha² untuk meringankan be-ngan semangat 3 pandji (madju melom- nità RRT dan Korea jang pernah meng-

ban kaum wanita jang bekerdja dengan pat, garis umum dan Komune Rakjat)

hadiri Kongres ke-X Kowani jbl. Saling

banjaknja penitipan anak maupun TK, telah dapat mengatasi kesulitan jang

berkundjung tersebut merupakan lang-serta adanja hak sama bagi kaum wa-luar biasa dan kini telah dapat madju kah penting untuk mempererat persa- pesat didjalan sosialisme.

nita dan laki dalam memberi djasa²-

habatan antara kaum wanita dan Rak-Baik Rakjat dan kaum wanita Korea,

nja kepada negara dan' Rakjat. Dengan

jat Indonesia dengan kaum wanita dan adanja djaminan² sosial jang diberikan maupun Rakjat dan kaum wanita Tiong-Rakjat RRDK dan RRT dan adalah kok telah menjatakn sokongan mereka dengan tjuma², seperti waktu melahir- sangat menggembirakan bahwa dalam kan dengan adanja libur 77 hari dengan jang sepenuhnja atas perdjuangan Rak- menanam bunga persahabatan tersebut tjuma², beaja kelahiran jang gratis, se-jat Indonesia dalam mengganjang ..Ma- delegasi Kowani telah memberi sumba-Jaysia". Sebaliknja delegasi Kowani me- kolah anak² tanpa dipungut beaja, sa- ngan jang berharga. natorium serta pelajanan kesehatan de-negaskan pula sokongan Rakjat dan Saja merasa berbahagia untuk mene- kaum wanita Indonesia terhadap per-ngan tjuma, semuanja ini membuktikan rima ikutserta dalam delegasi tersebut, bahwa kaum wanita untuk se-lamafnja djuangan untuk menjatukan kembali Korea setjara damai dan membebaskan karena ini adalah untuk pertamakalinja telah dibebaskan dari exploitasi feodal- saja berkundjung ke Korea dan untuk isme dan imperialisme dan sepenuhnja Korea Selatan dari pendjadjahan impe- ketiga kalinja saja menindjau RRT. dapat mengabdikan dirinja bagi Nusa rialisme AS-dan sokongan terhadap perdjuangan Rakjat Tiongkok untuk pem

Selama berada di Korea, delegasi te-Bangsa, tanpa merasa takut akan hari

lah ikutserta hadlir dalam perajaan bebasan Taiwan dan pendudukan impe- depan bagi anak²nja serta bagi dirinja. rialis AS. Kita ber-sama akan berdjuang

Ulang Tahun ke-16 berdirinja RRDK, Selama kundjungan ke RRT, kami

bahu-membahu, madju terus, pantang

di Sinitju, menindjau pembangunan di telah menghadliri peringatan Ulang Ta-

mundur, dalam melawan imperialisme, Pyongyang. Hamhung. Cheool, dan hun/ke-15 berdirinja RRT, jang bēr- kolonialisme dan neo-kolonialisme. Un-

djuga dapat pergi kedaerah perbatasan langsung dengan pawai rakssa di Pe-

dengan mengundjungi kóta Kaisang dan üan tuk itu semua sangatlah penting diper- king jang sangat mengesankan Panmunjom. Kami semua sangat enthu-pesta kembang api jang sangat meriah. kuat persahabatan antara ketiga Rakjat kità ber-sama² dengan Rakjat lainnja Kami berada di Peking ber-sama de-

sias dan mempunjai kesan jang menda-

dari Asia, Afrika, Amerika Latin untuk lam melihat pembangunan Korea jang ngan lebih dari 3000 tamu° luarnegeri begitu tjepat dan sukses, berkat sema- melawan musuh kita bersama jaitu im- lainnja jang datang dari segenap, pelo- sok dunia. Perajaan Ulang Tahun ke-15 perialisme jang dikepalai oleh imperi-

ngat kuda sembrani (Chullima) jang

alisme AS.

mendjiwai semangat membangun dengan RRT merupakan demonstrasi besar jang

Suksesnja KTT non-blok di Kairo

berdiri diatas kaki sendiri, dan berkat menggambarkan tentang suksesnja pem-

bangunan sosialisme di RRT, berkat te-jang memenangkan garis perdjuangan

pimpinan jang tepat dari P.M. Kim II

patnja pimpinan Ketua Mao Tse Tung anti imperialisme, kolonialisme dan neo-

Sung dan Partai Buruh Korea, maka

kolonialisme, jang disusul dengan suk- kini Korea telah mendjelma mendjadi dan Partai-Komunis Tiongkok. Dalam mengundjungi berbagai objek pemba-sesnja peledakan pertjobaan nuklir RRT

negeri pertanian dan industri jang ung-

jang pertama, merupakan peristiwa² pen-

gul. Di-mana° kami melihat Rakjat Ko-ngunan di Peking maupun kota² lainnja,

ting jang gemilang. membanggakan maka kami dapat mengetahui betapa rea, wanita dan laki², pemuda dan pe- pesatnja Rakjat Tiongkok membangun Rakjat° tjinta damai dan tjinta kemer- mudi, mengambil bagian dengan kese- dekaan didunia. Marilah kita terus me- negerinja atas dasar politik berdiri di- daran jang tinggi untuk melaksanakan atas kaki sendiri. Sebagaimana halnja mupuk bunga² persahabatan antara

plan 7 tahun dalam waktu jang lebih

Rakjat² dan kaum wanita sedunia atas di Korea, maka di RRT kaum wanita

pendek lagi. Dengan tidak adanja lagi

djuga mengambil bagian aktif dalam dasar sembojan: Kita tjinta damai tuantanah², maka kaum tani untuk se- tetapi lebih tjinta kemerdekaan". lamanja telah dibebaskan dari exploitasisegala bidang pembangunan. Ini semua- feodalisme dan dengan gembira telah nja dimungkinkan karena Pemerintah

wa surat. Katanja Bu, ini dari pak

A TJAPKALI aku banggakan dia. Tak balas. Djika pagi³, Darso tentu ambit

hanja dalam hati dan lamunan, te- api dirumahku. Aku merasa sangatDarso, minta bubur dia sakit." — Tjepat² aku siapkan dan aku berikan. Kata- tapi sungguh² aku katakan. Betul² dia tjongkak dan berani untuk mengganggu tampan. Lebih² apabila sedang dalam dia. Api jang sudah diambilnja akunja lagi ,Bu, bapak sudah kenal ibu,
barisan, memberikan aba² kepada pra- rebut dan aku kembalikan ketungkukatanja......" Belum landjut suruhan
djurit, berlatih, berbaris dengan tegap- jang besar dimana dandang besar penuh jang lain datang, supaja tjepat, karena nja. Samorai senantiasa dipinggangnja. berisi nasi berdiri tegak, dia tak mem- ada tugas jang harus diselesaikan. Aku balas sedikitpun padaku. Berkali-kalindongkol, belum fandjut bitjara dan Meski itu tinggalan musuh durhaka ten- aku berbuat begitu, tetapi dia diam sa-tanja djawab. sudah pergi. Dimana tara fasis Djepang. tetapi disamping sadja. Ahirnja Nenekku datang, aku di-dia" kenal aku. Aku tambah bertanja- morai sebagai sendjata, memang samorai tanja lagi. dipinggang bisa menambah gagah, Betul omeli, dan aku lari keluar, kearah dja-Djam lima sore serombongan teman- aku banggakan dia. lan dimana Darso akan melaluinja. Aku ku pulang. Aku berada ditengah-tengah

goda lagi, sampai Darso kembali keda-

Tugasku tak tentu, djika pagi ini pi-

mereka. Tjeritanja sudah tak menentu

pur ambil api lagi. Achirnja Nenekku ket didapur umum untuk tentara, besok

lagi. Masing² membanggakan bintang-

teriak Tjiumen sadja". — Aku tjepat

piket di-stasiun, besok lagi di KNI, be- lari dan Darso pulang dengan aman.nja. Tiba dik Tun temanku karib ber- soknja lagi kesehatan, dan baaru kembali Ber-kali² Nenekku berkata Kau tidakkata Lihat belakang ada hidjau²!" lagi kedapur. Rombonganku periang,

boleh menggoda anak lain, biar dia Semua terdiam. Betul, serombongan per-

gadis remadja jang berani dan sang- wira berdjalan membuntuti. Biasa ter-miskin, tetapi dia djuga anak seperti

gup mendjalankan tugas apapun. Olehkau. Djustru sebaliknja kau harus baik djadi demikian.

karena itu, meskipun mendapat tugas satu hari satu malam tanpa istirahat tak pernah mengeluh. Pada suatu ketika aku dikedjutkan oleh berita dari garis depan Ada jang gugur". - Seorang Pahlawan menjusul Kebanggaanku Pahlawan jang telah mendahuluinja. OLEH; SULAMI Siapa gerangan'? Tak hentinja aku me- mikirkan. Tetapi perasaan lega dan tjampur haru setelah mendengar jang DjawabkuNggak dengan dia".Mereka adalah bekas² Peta, jang men-gugur bukan ",,dia". Tak pernah aku mau, dia bau, badjunja tidak ganti, dia dapat tugas didaerah untuk melatih Ba- njebut namanja, karena malu. Tetapi, suka ngompol." — Kau beri badju".

taljon. Satu diantara mereka sudah ke-

kasihan pku melihat kawanku satu grup

  • Suatu peristiwa jang mendjengkel-nal dan segan² dia menegur Pulang
    menangis terisak-isak, karena jang gu-

kan. Upatjara kenaikan kelas. Darso mBak ?" Kami berhenti dan achirnja

gur, pradjurit pudjaannja. Tiga hari ke-tidak naik kelas, terpaksa dia harus

berdjalan bersama-sama. Kesempatan

mudian kawanku tak tampak tugas. Ber-mendjadi satu kelas dengan aku. Aku itu aku gunakan untuk melemparkan bulan-bulan kawanku itu bersedih, na-

mendjadi lebih membentji. Suka aku pandangan padanja. Aku berpikir, djika

mun pekerdjaan sehari-hari memenuhi berlagak, sombong, dan nakal, karena

melihat warna kulitnja kuning-langsap

seluruh waktunja. aku mengagungkan orangtuaku Kepala memang mirip teman ketjilku dahulu. Baru satu minggu aku bertemu de-Desa disitu. Aku tak mengerti mengapa Tetapi apakah mungkin, anak setolol itu ngan ,dia", tetapi tiap hari aku sudah aku bentji, baik dirumah maupun dise-hisa mendjadi perwira jang sudah satu menerima suratnja, matjam² jang ,dia"kolahan. Tetapi toch aku harus berka-minggu ini mendjadi kebanggaanku? minta, ada bubur untuk jang sakit, ada wan satu tahun. Aku naik kelas, dia ti-Aku tidak jakin, karena aku tidak dapat dak naik kelas. Kasihan! obat, ada lauk-pauk jang kurang, po- melihat kenjataan bahwa selama tudjuh koknja selama dia" mendjadi perwira Entah sudah berapa tahun kedjadian tahun itu dapat membawa perubahan piket ada sadja urusan dengan tugásku, itu berlalu. Tetapi semuanja masih ter-besar bagi tiap² manusia dan kehidupan. baik didapur, di-stasiun, di-kesehatan ingat. Bahkan waktu orangtua Darso Zaman Djepang jang membuat kehi- dan di KNI. Aku tanjakan namanja,pindah ke Purworedjo, orangtuaku dan dupan dan djiwa seluruh bangsa Indo- kawanku mendjawab ,Darso". Aku ke-aku pun mendatangi rumahnja, membèri nesia semakin tegas dan bulat untuk nal nama itu, tetapi bukankah Darso sekedar uang saku dll. Perpisahan itu membebaskan nusa dan bangsa dari pe- teman sekolahku itu sudah mati? Ka-mesra dan aku disuruhnja salaman dgn. nindasan imprialisme dan fasisme. Rak- barnja dia mati waktu mengikuti ajah-Darso. Akupun merasa senang' waktu jat semakin bulat utuk merebut kemer- nja pulang ke Purworedjo. Alangkah itu, meskipun aku setiap hari berteng-dekaan nasionalnja. Revolusi Agustus dungunja aku ini, sudah tak mengenalkar. mentjatji, mentjubit menjiram air 45 meletus bagaikan halilintar dimusim dll. teman lagi. Tetapi entah karena kemarau. Dan berkat revolusi inilah se apa, sedjak aku mendapat djawaban Malam itu aku memikir, seandainja mua Rakjat, terutama pemuda²nja ang- betul itu Darso kawan ketjilku dahulu, Darso", semalam suntuk aku tak da- kat sendjata melawan musuh. -. Pan- pat tidur. Pikiranku terus® ingat masa-apa jang harus aku perbuat? danganku dangkal sekali terhadap ke- ketjilku jang sudah djauh berlalu. Pagi² djam enam aku sudah siap. adaan ini. Otakku risau dengan fikiran Darso jang berperawakan tinggi, ku Tjepat² aku berdjalan menudju dapur-lama jang kolot. Bahwa Darso dahulu ning. bodoh, longa-longo itu sangat men-umum. Mungkin agak kesiangan, kare-

bukanlah anak jang pantas dihormati

djengkelkan aku. Meskipun Darso usia-na aku terlalu letih semalamnja tak bisakarena dia hanja anak seorang miskin. nja djauh lebih tua, tetapi dia tak ber-tidur njenjak. Kakiku terasa ringan me-— Betapa djelek fikiran itu. berangsur- daja menghadapi aku. Biar kufarik ba-/ngindjak halaman dapur. Dan betul aku angsur mulai aku sedari, bahwa fikiran djunja sampai robek, dia tàk mau mem-sudah ditunggu oleh pradjurit memba-itu salah.

Bukan Bunga ....

11 (Sambungan hlm. 15) njai pandangan jang tepat untuk per-Pesinden harapan' djuangan memenangkan revolusi, meng- hapuskan penindasan dan penghisapan,

Nn.Uwas Komara

membela Rakjat jang tertindas. Maka setiap kader harus memiliki teori Marx- isme-Leninisme. Lebih² kaum wanita Oleh : RATNASIH.水省水水水关水水安安有北公长公大 jang mempunjai daja djuang luar biasa, akan mendjadi tiang kemenangan dan SENISUARA njanjian Sunãa sedjaksenikawih, ia sering disuruh njanji olch lebih produktif lagi dalam perdjuangan permulaannja adalah sebagai alat guru dan teman² disckolahnja, dan ia apabila kader itu memiliki teori® revo- jang memegang pèranan penting. baik senang sckali apabila disuruh njanji. lusioner. Kader² revolusioner jang pan- dalam gerak-geriknja maupun perspektif Pada tahun 1960 Uwas Warsita ma- tang menjerah dalam perdjuangan me- dan berdaja-upaja melukiskan kepribadi-suk S.M.P. Negeri dan pada tahun 1962 menangkan revolusi. an, kesedihan, kemesraan/keindahan, keluar dari S.M.P. karena tjita'nja te-Dalam minggu kedua disamping akan kegembiraan, kesedaran. keinginan, jang tap ingin mendjadi pesinden pengabdi menjelesaikan peladjaran fi'safat Marx- dipadukan dengan kata (sadjaknja), masjarakat. Kemudian Uwas Warsita isme-Leninisme ini akan menerima tje- jang beranekawarna ragamnja. baik mulai beladjar senikawih asuhan Ibu ramah² dari PB Front Nasional, Ibu jang bersifat subjektif maupun jangJajah Permasih di Tjibuntu Bandung Subandrio, Ibu Hidajat, Lekra, Dra. C. bersifat objektif. Oleh karena itu, .se-Ik. 2 bulan. Budiardjo. latihan menembak, tjotjok ni kawih" harus selalu mengembangkan Uwas Warsita ikut masuk perkumpul- tanam dll. kepribdian Nasional jang membangkit-an Ketjapi Rineka/Tjempala Djaja" Semangat jang tinggi, pengorganisa- kan semangat djuang dan perlawanan dibawah Pimpinan S. Sudarma dari sian jang rapi dan gotong-rojong satuLekra Djawa Barat. terhadap ketidak-adilan dalam masjara- hati, fikiran dan tindakan dari semua kat dan terhadap kaum kontra-revolusi, Pada bulan Djuni 1963 karena sclalu petugas mendjadi sjarat mutlak dari jang dibawakan oleh para pesinden mendjadi idaman Nn. Uwas Warsita suksesnja pekerdjzan. Demikianlah TC (kawih Sunda) jang progresif revolusio-dengan hasrat jang tinggi dalam me-Dwikora Angkatan ,TAVIP" dimulai. ner. ngembangkan bakatnja, jang selandjut-Berkat bantuan jang besar dari instansi Nn. -Uwas Komara Warsita sudah nja Uwas Warsita mentjeburkan diri Militer dan Sipil, dan terutama RESTU terkenal. adalah salah satu pesinden masuk sekolah sinden di Bab, Suka-Bapak Pemimpin Besar Revolusi Presi-HARAPAN" asuhan Ibu Rd. Komera, manah Tjikeruh Kab. Sumedang diba- den Sukarno, maka TC berdjalan de-jang belum pernah absen demi merg-wah asuhan Ibu Rd. Komara. ngan sukses. Para siswa dengan senjum abdikan diri dibidang senikawih, atas Oleh karena berkat kedjudjuran, di- dan tawa mendjalankan semua tugas- permintaan baik untuk masjarakat Su-siplin dan bimbingan dari seorang guru nja. Tidak mengindahkan apa itu bela-medang dan lain² daerah sekitar Djawa sinden terhadap murid sampai sekarang djar teori dan politik, apakah itu kerdja Barat, maupun luar Djawa Barat sekali-dengan berrsaha terus-menerus untuk badan, ngepel lantai, mengangkati air, pun dalam pengembangan bakatnja baru memadjukan se'uruh murid'nja. menanam bunga, menjiram pot dll. Se-15 bulan sadja. Maka sejak tahun 1964 Uwas Ko- ragam biru sedap dipandang tiap pagi, Daerah° jang pernah didatangi de-mara Warsita dibawa oleh Ibu Rd. Ko- djam tudjuh, menjemarakkan halaman ngan rombongan² baik kliningan maupunmara untuk ikut siarán di Studio RRI jang berumput hidjau. Benar indah wajang golek, selain didaerah Kabupa-Bandung dengan perkumpulan kliningan laksana taman bunga. Rumah° baru,ten Sumedang, djufa daerah° seperti:.SETIA LUJU" Pimpinan Rd. Abdul tanaman ladang singkong dan pepaja, Tjiandjur, Sukabumi, Subang, KeresideKodir Iljas Bandung, jang sangat ter- hidjaunja Detasemen Sukarelawati, pe-nan Tjirebon, Keresidenan Banten dli,kenal dan digemari oleh masjarakat. kerdja²nja jang giat benar² akan mem-djuga pernah ke Surabaja Djatin. Ketjuali itu, Nn. Uwas Komara War- buat kenangan indah. Sukarelawati Ger-Nn. Uwas Komara Warsita sering ter-sita tidak mau ketinggalan dalam gerak- wani untuk suksesnja DWIKORA me-dengar medapat sambutan dari masja-an masjarakat jang sedang berkembang. mang bukan bunga sembarang bunga. rakat pengundjung, tiap membawakanikutserta dengan paduan suara (koor) la melati jang ditjintai oleh siapapun. suaranja. Kegemarannja adalah laguGerwani Tjabang Kab. Sumedang. Hanja mereka jang menderita sakit de-Rudjak Uleg Kombinasi". disamping mam phobi jang membentji. sebagaima-lagu²/kata jang menundjukkan kebera-Bandung, 17 Agustus 1964 nian membangkitkan semagat perdjua- na pesan Pak Idham Chalid jang di- sampaikan olch Pak Notosutardjo ,te-ngan Rakjat sesuai dengan kepribadian Nasional dengan berpedoman kepad taplah Gerwani mendjadi pelopor, dan garis² Manipol. kerdjakan apa jang bisa dikerdjakan Sekedar untuk diketahui riwajatnja djangan menunggu besok, dan jang lain biar menjusul". Nn. Uwas Komara Warsita: Dilahirkan Harumlah melati disepandjang zman. pada tanggal 26 Oktober 1947 di Situ-Lambang Gerwani untuk kemenangan aksan Bandung, umur 7 tahun mulai revolusi! masuk SR Negeri 6 tahun. Sedjak duduk dibangku sekolah klas Tjipete, 21 September 1964. Iil, sudah kelihatan ad: bakat dibidang Sulami.

Beberapa tanaman sajur-majur untuk kebun sendiri

potong kira berumur 40 hari 2. Tomat:

Dibawah ini kami sadjikan tjara² menanam dan memelihara sajur-sajuran jang kita tanam dalam rangka gerakan menanami halaman² kita dengan bahan ma- kanan untuk mempertinggi pro- duksi pangan.

  1. Kangkung darat : Dari bidji jang disebar baik dalam petak² dihalaman. maupun dalam pot², kaleng² kosong dll. dengan menggu- nakan pupuk. Kangkung sawah bisa dita- nam dahan²nja tetapi kangkung darat hanja bisa dari bidji. Sampai bibit berumur 20 hari. kemudian dipindah. Djadi dari bidji sampai di-
    dalam pemotongan pertama, untuk selandjutnja tiap² 20 hari dipotong.

Tjara memberi pupuk: Bisa memakai kotoran sapi ditimbun sampai 20 hari baru bisa dipakai untuk pupuk. Tjara memelihara : Pertama disebar tiap hari sebelum tumbuh harus disiram 3 kali sehari, kalau sudah tumbuh tjukup 2 kali sehari dengan air tawar antara djam

10.00 dan djam 17.30. Setelah dipindahkan disiram 4 kali sehari pada waktu hari pemindahan, selandjutnja 2 kali sehari. Setiap kali habis

dipotong diberi pupuk.

Tjara menanamnja sama dengan diatas (no. 1) hanja bedanja waktu pertama disebar s/d dipindahkan 20 hari, setelah dipindahkan s/d mengambil buahnja 30 hari. Menjiram 3 hari 1 kali.

3. Terong:

Djuga terong tjara menanamnja sama dengan tomat dengan menjebar bidji terlebih dahulu.

  1. Selain itu djuga Tjabe me- merlukan penanaman serta pemeliharaan sama dengan tomat maupun terong. Silahkan mentjoba!
    Kiriman: Harti A.

jang bersih?

Pengetahuan alat rumah tanggaSelain dari itu sikat² dan sapu termasuk alat²

penting dalam memelihara rumahtangga. Marilah ALAT-ALAT BEKERDJA kita tindjau sikat² manakah jang terbaik untuk memelihara rumahtangga itu?

SETIAP rumah mempunjai suasana. Suasana

ini tak hanja bergantung pada rumah dan susun- annja, tetapi terutama dari penduduknja. Kewa-Bahan untuk sikat ada dua matjam: djiban njonja rumahlah untuk mengatur dan me-

  1. Bulu dan rambut hewan

    melihara rumahtangga sedemikian rupa, sehingga

timbul suasana jang aman dan tenteram/keluarga-2. Serat² dan tangkai tumbuh²an nja. Ini bukan pekerdjaan jang mudah, tetapi mu- lia. Sifat² bahan dari hewan: Seorang wanita jang pandai mengatur rumah- tangganja dan memelihara rumahnja akan dapat1. Sangat bingkas.

  1. Litjin dan mengkilap
    meneadakan suasana jang aman dan bahagia untuk keluarganja. Ini tidak berarti bahwa seorang3. Permukaannja rata nionja rumah harus mendjadi budak keluarganja.4. Bila dibakar memberi bau tanduk hangus dan membubul udjungnja. Kita harus pandai mentjari djalan tengah. Ini su-

5.Tak tahan soda dan air mendidih.

kar ditetapkannja karena keadaan rumahtangga

itu tidak sama. Sifat" bahan dari tumbuh²an. Untuk memelihara rumah dibutuhkan alat be-

kerdja. Marilah kita mulai dengan mempeladjari 1. Keras dan tegar

alar apa jang dibutuhkan untuk bekerdja. 2. Bentuk bersudut, warna kusam, rupa kasar.

Sjarat² jang utama ialah: kuat dan praktis. Se- 3. Lekas kisut dan putus²

karang banjak sekali alat² didjual pedagang, se- 4. Djika dibakar, habis mendjadi abu dan tak

hingga njonja rumah harus pandai memilih. Djadi: membubul Fikirlah sebelum membeli. 5. Tahan air soda dan air panas.

SIKAT-SIKAT (Petikan dari buku Alat² Rumahtangga oleh : F. Gouw Tjoe Nio, R.S. Wirajat). Djika tak ada sikat dan sapu dalam rumahtangga, bagaimanakah kita tak bisa mendapat rumah

Satu lagi undang² kolonial ditumbangkan:

UNDANG2 TENTANG PEMUTUSAN HUBUNGAN

KERDJA No. 12/1964

Sebelum Undang' tentang Pemutusan kesulitan kaum buruh jang berbentuk — apabila tidak tertjapai persetudjuan Hubungan Kerdja nomer 12 tahun 1964 perselisihan belum sepenuhnja bisa di- dikeluarkan oleh Pemerintah banjak se-atasi oleh Undang No. 22/1957 itu kali terdjadi pemetjatan/massaontslag di sebagaimana diharapkan oleh kaum bu-Perusahaan Swasta dan Perusahaan² ruh, terutama mengenai pemetjatan² dan Negara. Matjam² alasan jang dilempar-massaontslag, berhubung masih berlaku- kan kepada kaum buruh untuk mela-nja ontslagrecht 396/1941. kukan pemetjatan/massaontslag jaitu Setelah kita kembali ke Undang Da- pemetjatan / massaontslag berdasarkan sar 1945 dan setelah MPRS menetap- alasan mendesak, paksaan dengan pem-kan Manipol sebagai garis haluan ne- berian uang pesangon jang djumlahnja gara,maka sudah tibalah waktunja tidak sedikit, politis karena tidak se-untuk mengganti peraturan² jang ber- tudjunja kaum buruh masuk Sarekat-sifat kolonial dilapangan perburuhan buruh dsb. Hubungan dengan ini tidak jang melindungi kepentingan modal sedikit pula buruh² wanita jang dipetjat asing dan merugikan kaum buruh de- dan diontslag. Malahan terdjadi seorang ngan Undang nasional jang bertudjuan bidan jang bekerdja di B.P.M. dipetjat membela dan melindungi kaum buruh karena dia mendjalankan perkawinan sebagaimana telah diputuskan oleh MP. sebelum 2 tahun lamanja bekerdja.RS jang menjatakan perlunja dibentuk Kedjadian² ini disebabkan karena ma-suatu Undang tentang Hubungan Ker- sih adanja Undang Ontslagrecht 396/ dja. 1941, dimana Undanga ini masih ber-Maka tepatlah apa jang tertjantum djiwa kolonial dan pokoknja masih dalam ketetapan² MPRS No. II tahun banjak melindungi madjikan dalam ber-1960 jang menjatakan antara lain Hen-

nja, kekuasaan memetjat, menentukanlain penghapusan Undang² kolonial jang

jang sebesar²nja madjikan selalu mem-Pemutusan Hubungan Kerdja jang lebih

nierugikan kaum buruh berdasarkan kakan diatas dalam Undang Dasar 1945 pasal 27 telah dinjatakan pula bahwa atas pasal jang tertjantum didalam Un- setiap warganegara Indonesia didjamin dang itu. Walaupun di Perusahaan² itu haknja untuk mendapatkan pekerdjaan. telah ada perdjandjian kerdja bersama, dan jang mewakili kaum buruh dalam guh tepat ketetapan MPRS jang menjatakan perlunja mendjamin setiap war- segala persoalan jang menjangkut kepentingan kaum buruh dan dalam hu-ganegara akan pekerdjaan dan pengha- silan jang lajak guna memenuhi keper- bungan kerdja dengan madjikan harus luan hidup sehari-hari bagi dirinja sen- dirundingkan dengan Sarekatburuh, te- diri beserta keluarganja, diantaranja ke- tapi dalam kenjataannja perdjandjian perluan sandang-pangan, perumahan, itu sering dilanggar oleh madjikan, se- kesehatan, pendidikan, kebudajaan dan hingga kaum buruh selalu banjak di- rugikan. keagamaan serta djaminan untuk hari tua. Djadi sudah selajaknja kalau Ont-Dalam Undang² Dasar 1945 pasal slagrecht 396/1941 itu diganti dengan 27 dinjatakan bahwa setiap warganegara Undang Pemutusan Hubungan Kerdja Indonesia didjamin haknja untuk men- sesuai ketetapan MPRS. dapatkan pekerdjaan. Tetapi dalam pe-Berkat aksi² dan tuntutan° kaúm bu- laksanaannja sangat bertentangan de- ruh jang terus-menerus, achirnja baru ngan Undang² Dasar 1945 dan keten- pada_tanggal 23 September 1964 Un- tuan MPRS, sedangkan pada waktu dang2 tentang Pemutusan Hubungan kaum buruh Indonesia memasuki perio-Kerdja telah diundangkan atas penge- de pembangunan seperti sekarang ini, sahan Dewan Perwakilan Rakjat Go- perlu semua tenaga dihimpun dan se- tong Rojong. Djelaslah, bahwa Undang² gala funds and forces dikerahkan bagi tersebut djustru hasil tuntutan kaum pembangunan semesta. buruh jang sudah bertahun² lamanja. Untuk mendjamin hak“nja sebagai kaum buruh dibutuhkan suatu peratur-Pada dasarnja kita dapat menerima an atau perundangan jang sama sekali Undang Pemutusan Hubungan Kerdja itu, karena isinja lebih-demokratis, ja- bisa merombak djiwa ontslagrecht 396/

  1. itu antara lain mengandung ketentuan²
    sebagai berikut: Dalam usaha mengatasi segala kesulitan" antara kaum buruh dengan ma- setiap akan ada pemefjatan/massa- djikan sudah ada Undang no. 22/1957 ontslag Serikatburuh jang bersang- tentang penjelesaian perselisihan perbu- kutan harus diadjak berunding lebih ruhan. dulu. Namun demikian segala persoalan

supaja diselesaikan menurut tjara jang ditentukan oleh Undang nomer 22/1957 tentang penjelesaian perselisihan perburuhan. dan selama masih dalam penjelesaian, pengusaha tidak bolch melaku- kan pemetjatan dan wadjib memberikan upah dan djaminan° jang mendjadi hak kaum buruh jang bersangkutan setiap hari. apabali pemetjatan itu terdjadi dengan sudah mendapatkan permohon- an idjin dari P4D atau P4P berdasarkan ketentuan° seperti jang tertjantum dalam pasal 2 Undang tersebut, maka pengusaha ditetapkan untuk memberikan kepada buruh jang bersangkutan uang pesangon, uang djasa, dan ganti kerugian lain- nja. Adapun pemberian uang pesangon, uang djasa dan ganti rugi telah diatur

Djadi sesuai dengan isi pokok Un.

mengurangi adanja pemetjatanmassa bersifat mengawasi kemungkinan adanja pemetjatan atau massaontslag. Selandjutnja perlu diketahui tentang isi darí Peraturan Menteri Perburuhan sbb.:

  1. Uang pesangon : masa kerdja sampai 1 tahun mendapatkan 1 bulan upah, masa kerdja 1 tahun afau lebih tetapi kurang dari 2 tahun mendapatkan 2 bulan upah masa kerdja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun 3 bulan upah, masa kerdja3 tahun atau lebih mendapatkan 4 bulan upah.
    2.Uang djasa: masa kerdja lebih dari 5 tahun kurang dari 10 tahun 1 bulan upah, masa kerdja lebih dari 10 tahun tetapi kurang dari 15 tahun 2 bulan upah, masa kerdja lebih dari 15 tahun tetapi kurang dari 20 tahun 3 bulan upah. masa kerdja lebih dari 20 tahun tetapi kurang dari 25 tahun 4 bulan upah. maśa kerdjaa lebih dari 25 tahun 5 bulan upah. (Bersambung ke hal. 21)
    bagai matjam hal atas kekuasaan me-daknja ada Undang² Pokok Kepega-dalam Peraturan Menteri Perburuhan reka terhadap kaum buruhnja misal-waian/Perburuhan jang memuat antara No. 9/1964 tertanggal 28-10-1964. masa pertjobaan kaum buruh dlsb. masih berlaku antara lain ontslagrecht dang tersebut, maka Undang² ini be-Untuk mempertahankan keuntungan 396/1941 dan diganti dengan Undang lum berarti sudah bisa mengatasi atau pergunakan hak sepenuhnja jang sangat madju". Sedang seperti telah dikemu-ontslag seluruhnja eu sdusiio

Maka dengan adanja hak² tersebut sung-nomer 9/1964 tersebut, jang antara lain dimana Sarekatburuh diakui sebagai ba-

Undang2 .....

  1. Ganti kerugian meliputi

    Hari ibu

  • ganti kerugian untuk istirahat tahunan jang belum diambil menurut perhitungan seperti tersebut pada

    HARI IBU mengenangkan kita kepada kan untuk diperingati sebagai Hari Ibu.

pasal 2 ajat 2 dan pasal 7 Peratur- kebangkitan dan persatuan wanita Hari Ibu tahun 1964 ini diperingati an Pemerintah nomer 2 Itahun 1954 dalam saat makin meningkatnja perdju-

Indonesia, jang tertjermin dalam Kon-

tentang istirahat tahunan bagi buruh angan seluruh Rakjat Indonesia meng. gres Perempuan Indonesia jang perta- ganjang 4 djahat, jaitu Malaysia, 7 se- ganti kerugian untuk istirahat pan-ma, jang diadakan di Djokjakarta pada djang, buruh belum mengambil is, tan desa, setan dunia jaitu imperialis tgl. 22 — 25 Desember 1928. Pada tirahat, menurut perbandingan anta-AS dan revisionisme modern. Oleh ka- waktu itu telah berkumpul 30 organisasi ra masa kerdja buruh dengan masa rena itu kaum wanita Indonesia perlu

wanita dan mereka telah bersepakat

kerdja jang ditentukan untuk dapat. membulatkan tekad untuk mengambil mengambil istirahat pandjang.

untuk mengadakan kerdjasama dalam

ongkos pulang untuk buruh dan ke- bagian dalam memenangkan perdjuang-

suatu badan gabungan jang bernama

tempat dimana buruh itu diterima an tersebut.

P.P.I. (Perikatan Perempuan Indonesia).
bekerdja. Sekalipun wanita² jang menjelenggara-Sjarat untuk memenangkn perdjua- hal lain menurut pertimbangan Pa kan kongres tersebut tidak membitjara-ngan itu jalah, adanja persatuan nasio- nitia Penjelesaian Perselisihan Perbu- ruhan Dacrah atau Pusat. nal revolusioner jang berporoskan Nasa- kan masalah² politik dan hanja terbatas Perlu diketahui. bahwa jang diarti-mempersoalkan masalah hak² wanitakom. Masalah ini selalu ditekankan oleh kan dengan upah untuk keperluan pem-P.J.M. Presiden Sukarno untuk dilak- dalam perkawinan dan masalah² penting berian uang pesangon, uang djasa dan sanakan disegala bidang. Djuga dikala- dalam sedjarah perkembangan gerakan ganti kerugian lainnja jaitu: upah pokok, segala matjam tundjangan jang di- kala dan setjara teratur berikan kepada buruh dengan tjuma-tjuma bilamana tjatu harus di. bajar oleh buruh penggantian perumahan jang diberikan setjara tjuma-tjuma, jang besarnja ditetapkan 10% dari upah berupa uang penggantian untuk pengobatan dan perawatan jang diberikan setjara tjuma² jang besarnja ditetapkan se- besar 5% dari upah berupa uang. Seperti apa jang telah saja djelaskan diatas Undang ini hanja berlaku chusus di perusahaan² Swasta sadja. Hal ini berarti bahwa Undang ten- tuk Perusahaan Negara belum ada, dan baru akan diatur kemudian sebagaimana telah dinjatakan dalam pendjelasan Undang-undang tersebut. Karena itu, kaum buruh mengharap- kan kebidjaksanaan Pemerintah agar se- lama Peraturan Undang² Pemutusan Hubungan Kerdja jang chusus untuk Perusahaan Negara itu belum ada, ke- tentuan jang termuat dalam Undang-

Perusahaan Swasta itu supaja semen- tara diberlakukan djuga untuk Perusahaan Negara. Atas dasar itu diserukan kepada se- genap kaum buruh diperusahaan² swasta untuk melakukan tuntutan dan me- lawan terus setiap pemetjatan dan mas- saontslag dalam bentuk apapun dengan berpegangan pada Undang-undang jang Pemutusan Hubungan Kerdja nomer 12 tabun 1964 jang sudah disahkan oleh jong dan diundangkan tgi. 23 Septem- ber 1964 jang baru lalu.

wanita Indonesia.

ngan wanita, maka tradisi persatuan jang

ditanamkan sedjak adanja Kongres Pe-

Peladjaran apa jang bisa kita tarik

perlu diteruskan, bahkan diperhebat

Ada tiga (3) soal jang bisa diambil

politik petjah-belah jang achir² ini di- sebar²kan oleh uknum² bekas partai ter.

1) Adanja persatuan dikalangan organi-

larang jang bersatu dengan gerakan sasi² wanita merupakan djawaban subverzi dan kontra-revolusi ditanah air jang tepat terhadap politik petjah-kita. belah imperialis Belanda jang terke-Hari ibu selain mengharuskan kita nal dengan politik "divide et impe- mengabdi lebih banjak, lebih baik lebih ra". Kongres tersebut telah merupakan kelandjutan dari usaha gerak- berguna dalam perdjuangan mengga- njang 4 djahat tersebut djuga lebih

an pemuda jang telah melahirkan

mengharuskan kita sebagai ibu untuk sembojan tepat jalah: Satu Nusa, berbuat Îebih baik, dan lebih banjak satu Bangsa dan satu Bahasa — Indonesia". dan lebih berguna bagi kemadjuan se、

sifat kedaerahan dan berdiri sendiri',lam membina keluarga Revolusioner. dalam kongres tersebut telah berse-Sebab kaum ibu mempunjai peranan penting dalam unit² keluarga terutama pakat untuk bersatu dan merumus- dalam hal mengasuh anak². Keluarga kan tuntutan² jang sifatnja nasional. seharusnja senantiasa berada dalam ke-Ini menundjukkan makin meningkat- hangatan perdjuangan. senantiasa tidak nja kesedaran dikalangan wanita terpisah dari perdjungan. Untuk dapat untuk memperkuat gerakan nasional Rakjat Indonasia. melaksanakan tugas itu, kaum wanita

rus memiliki pengertian jang tepat ten- memperdengarkan tuntutan dan tang soal pokok revolusi Indonesia. program bersama sebagaimana telah diputuskan dalam kongres tersebut. Maka sjaratnja ialah membadjakan diri Ini berarti makin madjunja kesedaran dan melakukan pendidikan diri setjara terus-menerus agar mengerti tentang si- kaum wanita Indonesia untuk beker tuasi dan tidak tertinggal dengan per- djasama atas dasar program bersa- kembangan perdjuangan. ma. Marilah dalam memperingati Hari Djelaslah, bahwa sedjak pada permu-

ngan irama revolusi, untuk dapat madju Indonesia tidak bisa dipisah²kan darì

mergibarkan tinggia pandji² emansipasi Indonesia. Oleh karena itu adalah tepat wanita revolusioner. sekali, bahwa tg. 22 Desember diputus-AAASEMEAS

rempuan Indonesia jang pertama itu berikan kepada buruh setjara ber-dari peristiwa tersebut ? harga pembelian dari tjatu jang dí- lagi, sebagai djawaban terhadap ratjun sebagai peladjaran, jaitu:

tang Pemufusan Hubungan Kerdja un-2) Organisasi² wanita jang semula ber-luruh keluarga, terutama berusaha da-

sebagai ibu² dalam rumah tangga ha-

3) Untuk pertama kali wanita Indonesia
undang Pemutusan Hubungan Kerdja di

telah ada jaitu Undang-undang tentangIbu kita senantiasa berbuat sesuai de- laannja, perkembangan gerakan wanita Dewan Perwakilan Rakjat Gotong Ro-perkembangan gerakan seluruh Rakjat terus-pantang mundur -dalam

Pekerdjaan Rumahtangga

MEMELIHARA ALMARI

KALI ini saja akan menjadjikan sebuah tjara² tentang

memelihara lemari. Sekalipun pekerdjaan ini kelihatan sepele, tetapi sangat penting artinja, sebab barang² jang

kurang bersih, maka akibatnja banjak barang jang rusak dan kita sendirilah jang akan mendapat kerugian'.

  1. Aimari Gantungan tempat pakaian.
    Alat jng kita perlukan: 1 bulu ajam, 2. sapu pendek,

  2. kain seka, 4. lap kerdja, 5. sikat debu, 6. air sabun,

  3. kertas alas lemari, 8. paku pajung (pines), 9. obat penolak binatang ketjil. Tjara mengerdjakannja.
  4. Keluarkanlah pakaian pagi, se-kurangnja sebulan se- kali, pada waktu musim hudjan 14 hari (2 minggu).
  5. Gantunglah pakaian' beberapa djam diluar, tetapi harus ditempat jang teduh.
    3.Bersihkanlah almari itu, diatas, dibawah, dan diluar- nja dengan bulu ajam dan lap penjeka. basahi dengan air atau lap dan air sabun, menurut tingkatan kotornja almari itu.
  6. Balikkan atau gantilah kertas alasnja. kuntji.
  7. Berilah obat penolak binatang ketjil, misalnja kamfer, naftalina, boraks, meritja.
  8. Periksalah noda² pada pakaian, djuga kerusakan jang lain.
  9. Kembalikanlah pakaian itu dengan teratur kedalam almari dan untuk mendapatkan bau jang enak, taruhlah akar wangi. II. Almari papan biasa (legkast). Alat³ sbb.: 1. air sabun, 2. lap kerdja, 3. lap debu,
  10. bulu ajam, 5. sikat debu, 6. obat gosok kaju, 7. obat binatang, kertas alas almari. Tjara mengerdjakan:
  11. Keluarkanlah papan almari.
  12. Bersihkanlah buku, buka dan djemurlah.
  13. Bersihkanlah papan almarinja, menurut tjara membersihkan kaju. Djika perlu gosoklah dengan Ocedar (obat penggosok kaju) atau lilin penggosok. 4. Balikkanlah atau gantilah kertas alasnja.
    bendanja dan kotornja.

barang penolak binatang ketjil, misalnja: kamfer, naf-

tatline dll.

  1. Kembalikanlah barang ketempatnja dan menjusunnja barang agar rapi.
    III. Almari Sepen. Alat² jang diperlukan seperti no. II (dua).

  2. Keluarkanlah isi almari. -2. Periksa dan djemurlah ditampah makanan" dan bahan makanan,

  3. Bersihkanlah stopfles dan kaleng° tempat penjimpanan bahan/makanan itu.

    4. Tjutjilah dan djemurlah buku° dan tampah' jang perlu

seperti tjengkeh, ketumbar, lada, pala dil.

  1. Tepung beras, ketan dan tepung djagung tidak dapat lama disimpan. Berilah tjabe (lombok) satu atau dua bidji agar tidak asam.

    6. Telur jang ditaruh dirak dibalikkan. Ada pula me-

njimpan telur dalam air kapur.

7.Keluarkanlah papan almari. Bersihkanlah dengan air lagi dan dilap hingga kering.

8. Bersihkanlah isi almari satu persatu.

  1. Gantikanlah kartu tanda' (tanda nama bahan') jang rusak. kan dan diberi alas kertas. Taruhlah barang jang telah dibersihkan pada tempatnja kembali. mentega agar tak ada nodaa (vlek) dari bahan terse- but.

    12. Djika banjak semut, baiklah diberi bak dan air diba-

wahnja.

IV. Almari obat. Alat jang diperlukan seperti No. III. Tjara membersihkan seperti diatas.

  1. Sebelumnja dibersihkan, isi obatan jang ada dikeluar- kan, dan setiap mengerdjakan, harap dikerdjakan sendiri.
  2. Periksalah dan laplah dengan air sabun satu persatu botol² jang ada dan sekalah jang bersih.

    3. Periksalah dan gantilah obatan jang sudah tidak di-

perlukan (lama). Dan sebaiknja djangan menjimpan obat² lebih dari 3 bulan dan tutuplah rapat². Berilah tandaa nama obat'. Berilah tandaa atau obat².

Jang harus dibersihkan:

  1. Bermatjam perban, 2. Kapas, 3. Plester, 4. Boorzalf,
  2. Perubalsem, 10. Aspirin-Acetosal, 11. Amonia, 12. Kaju Sekian.
    Oleh: Nj. Partinah Suradj.

Tjara mengerdjakan: bernilai banjak kami simpan didalam almari itu sendiri

  1. Djika perlu bersihkanlah dengan lap jang sudah di-
  2. Djika papan almari rusak. Maka papan itu dikembali-

    H1. Berilah alas dibawah tempat seperti minjak, ketjap,

  3. Berilah talk pada latji² jang serat dan minjaki lubang

  4. Bersihkanlah isi almari satu persatu menurut keadaan 5. Merchirecreem, 6. Dermatol, 7. Norit, 8. Kina tablet,
  5. Periksalah baik, barang dari kulit atau wol. Bung-putih, dll. jang penting diperlukan untuk se-waktu diperlu- kuslah dengan koran atau plastik jang diberi obat kan, bila ada anggauta keluarga jang memerlukan.

BURUH WANITA

BERDJUANG TERUS UNTUK HAPUSNJA DISKRIMINASI dan HAK-HAK JANG PENUH

Oleh : Ting Suwarni

dapatkan tempat bersalin di-rumah² sakit untuk membendungnja dengan djalan BERABAD-ABAD lamanja kaum wa- harapan agar bisa mendapatkan pera- nita termasuk buruh wanita menga-mempertahankan berlakunja undang/ watan dan pemeliharaan jang sangat lami ber-matjam' penindasan, tekananPeraturan itu selayna mungkin. Kalau kaum wanita sekarang banjak bekerdjabaik, bukan soal mudah. Bagi buruh dan diskriminasi. Dalam soal perkawi- wanita lebih sulit lagi bila datang wak- diluar lingkungan rumah tangganja, ini

nan, hak terhadap anak, pembagian

tunja untuk kembali masuk kerdja. waris, pendidikan dsb wanita tidaktidak berarti bahwa kaum wanita ba-Mana susu mahal, siapa jang mendjaga mempunjai hak jang sama dengan prija.njak mentjari tambahan nafkah se-mata²

untuk dapat mentjukupi kebutuhan hi- sibaji ditambah sulitnja kendaraan, se-

Biasanja tidak dianggap perlu untuk

didengar suaranja, tetapi ,,harus" men-dupnja, tetapi jang terutama adalah -bagai buruh wanita terpaksa berangkat lebih pagi dan pulang lambat. Oleh ka- djalankan semua keputusan, biarpunadanja kesedaran jang makin tinggi, ke. sedaran akan kewadjiban sebagai wargarena kesulitan² diatas tidak djarang bu- itu bertentangan. Maka wadjarlah apa- ruh wanita terpaksa harus berhenti dari bila dalam banjak hal ketinggalan daridari negara jang merdeka, jang mereka pekerdjaannja sesudah mereka melahir-

kaum prija, ini semua sebagai akibat tjitakan untuk terwudjudnja suatu ma-

kan. Selain itu sebagai buruh mempu- dari sisa' kebiasaan jang lampau jangsjarakat jang adil dan makmur, suatu -njai kewadjiban pula ambil bagian da- sudah sangat berakar, jang sehingga se-masjarakat sosialis dimana tidak terda- lam kehidupan serikat buruhnja, dam karäng masih berpengaruhnja, biarpunpat lagi penindasan oleh manusia ter- ambil bagian dalam bidang sosial lain-kita sudah 10 tahun kita hidup dalamhadap manusia jang lain, suatu masjarakat dimana orang tidak perlu takutnja. alam kemerdekaan. Pendapat dan pan- dangan kolot jang sudah usang dan akan kelaparan, ialah baru seperti apa Dalam undang° kepegawaian jang di- jang dikatakan oleh P.J.M. Presiden basi jang menjatakan bahwa ,wanita sjahkan oleh DPR GR telah tertjantum itu tidak tjakap" sudah seharusnja di-Soekarno. Pada dewasa ini kaum wa-pasal² dimana dinjatakan bahwa hak lempar djauh', karena kenjataan menun- nita tidak hanja mengharap" dan ber-kaum buruh baik prija maupun wanita djukkan kepada kita, betapa tidak be-mimpi", tetapi untuk- mewudjudkan adalah sama dalam menerima pensiun marnja dalih itu. Kalau kepada wanitatjita² jang mendjadi tjita seluruh Rak-untuk para ajahda mereka. Alangkah diberi kesempatan, pasti akan dapat di- jat. Kita sama tahu bahwa ada golong-bidjaksananja andaikata pembesar jang laksanakan dengan baik. Makin luasnjaan ketjil manusia dinegeri kita ini jang bertanggung djawab memberikan hak² kesempatan jang diperoleh, kemadjuan hidup mewah sekarang ini. Segolonganng sama bagi buruh wanita, artinja ketjil manusia ini ber-foja² dan menga-wanita akan makin pesat, terutama se- dari kebenaran dan kerelaan untuk me- sudah Revolusi Agustus 45 sangat njata dukan bentuk pakaian dari hasil peme-robah peraturan jang sekarang ini ma- kelihatannja. Dari hari kehari makinrasan keringat buruh jang hidup dipon-sih berlaku, tetapi jang sebetulnja sudah banjak wanita jang menerdjunkan diri dok jang rejot dan setiap hari bergulat usang. Buruh wanita mempunjai andil untuk ikut serta ambil bahagian jangdengan djerih pajahnja untuk bisa men-jang tidak ketjil. Dalam segala bidang dapatkan seliter beras guna memperta-peranan wanita penting. Selain itu perlu

aktif dalam mengisi dan menjempurna-

kan kemerdekaan tanah airnja sebagaihankan njawa anak²nja. ditegaskan bahwa djumlah buruh wani- hasil perdjuangan bersama seluruh rak-Dibandingkan dengan kaum prija, ta sekarang tidak kurang dari 30% dari jat, termasuk kaum buruh wanita. Se-kaum wanita memikul beban jang berat djumlah buruh, dan ini tidak mungkin djak itu dan sampai sekarang dan sete-apalagi didalam keadaan seperti seka-ditinggalkan dalam pembangunan nega- rusnja, andil kaum wanita makin njata ra. Oleh karena itu sangat djanggal bila rang ini dimana situasi ekonomi sangat dan akan makin besar. Hampir semua beratnja, setiap hari memerlukan pen-masih sadja terhadap wanita umumnja lapangan pekerdjaan dimasukinja, dan tjurahan fikiran jang sangat melelahkan dan buruh wanita chususnja berlaku ternjata mereka menundjukkan ketja- hal² jang tidak tepat dan dianak tirikan. dan memusingkan, bahkan kalau tidak kapannja dan kemampuannja. Sampai Buruh wanita wadjib mengusahakan te- tahan dan tabah bisa mudah putus asa, sekarang ini masih ada djabatan² jang rus dengan segala tjara ialah tjara² jang apalagi bagi buruh wanita jang keluar- tertentu jang tertutup bagi kaum wanita tidak asing lagi dengan 1000 matjam ganja banjak atau besar, sedang djum- tetapi ini bukan dikarenakan wanita aksi berdjuang agar peraturan", Un- lah penghasilan jang diterimanja djauh tidak tjakap" melainkan masih adanja dang jang tidak tjotjok itu bisa diha- daripada mentjukupi. Selain daripada

undang" Peraturan kolonial jang masih

puskan, sehingga buruh wanita bisa istri jang tjukup berat tugasnja, sebagai dipertahankannja, jang tidak memung- mendapatkan hak²nja sepenuhnja. Ini

ibu jang pada suatu waktu harus me-

kinkan sesuatu djabatan dipegang oleh nunaikan tugasnja, jang utama untuk semua membutuhkn kerdja keras, ke- wanita; dan dipertahankan oleh oranga mengandung melahirkan kemudian me-muan dan tindakan jang bulat dari se- tertentu jang tidak menjukai kemadju-njusuinja serta mendidik anak'nja bu- (Bersambung ke hal 25) an wanita, sehingga mereka berusaha kanlah soal jang enteng. Untung men-

KADER REVOLUSI

Kader revolusi, sekali lagi ka-Orang² jang keluar dan lulus Silahkan bertanja kepada Badan

der revolusi! Apakah jang di-dari kader revolusi adalah tergo-

PPKR. Kalaupun ada jang me- maksud oleh Bung Karno?
long insan politik baru. Ja......njeleweng tentunja mereka ter-
Kader itu adalah tulangpung-tentu sadja djulukan ini sepenuh- masuk golongan lulus tetapi terus gung, bukan tulang mati, tetapinja benar sebab siapa jang lulus dalam pengawasan apakah pan-tulang² hidup. Lalu lebih tegasitu sedikitnja sudah mengerti tas diberikan nama sebagai ka- lagi dikatakan kader menentukantentang hukum² revolusi, me-der revolusi. se-gala²nja. Apa jang dinamakanngerti tentang mutlaknja persatu-Kuliah kira-kira berdjalan ½ kader adalah bidang revolusi. an Nasakom. Tugas kader revo- bulan, sehabis kuliah ada diskusi Sedjak dua bulan janglalu idelusi adalah mendalami adjaran² kelompok, terus taraf terachir pembentukan kader revolusi su-Bung Karno tentang revolusi In- udjian. dah ditjetuskan oleh Bung Karnodonesia. Setiap hari kader² di- baik itu diutjapkan dalam pidato gembleng dalam kuliah² menge-Siapakah jang mengira, bahwa beliau pada tanggal 17 Agustus, naí 6 matapeladjaran pokok, Pan-apa jg. dinamakan udjian itu ter- maupun didalam pembitjaraan² tjasila, Manipol/Usdek, SPN, njata djuga betul² udjian. Sebab dilingkungan Front Nasional. MDK, ekonomi terpimpin dan dahulu selalu dikatakan, djangan Dalam Tavip ini lebih ditegas-organisasi F.N. Matapeladjarantakut udjian, sebab itu hanja un- kan lagi oleh Bung Karno, bahwa pokok hanja 6, tetapi tjeramahnja tuk mengetjek sadja, dan semua kader termasuk salah satu sjarat tidak kurang dari 15 tambahan. akan lulus dan sebagainja. Tahu penting untuk berlangsungnja guru² itu djuga jang bertemu di- revolusi kita, merupakan salah Bajangkan sadja betapa sibuk medja pengudji. Dan siswa² ka- satu hukumnja. Maka sedjakdan kerasnja disiplin ini. Setiap der tidak lagi mengutjap tentang tanggal 1 September hingga 10peserta jang mangkir 2 kali ma-botaknja, tentang ini itu, tetapi November tahun ini Front Na-tapeladjaran pokok dan 6 mata-ber-tanja² Apa sadja jang dita- sional telah berhasil mendidikpeladjaran tambahan bisa dipe-njakan, bagaimana gentjeramnja kader² revolusi. Program terpen-tjat, dinjatakan gagal dalam Udjian adalah udjian. Penilaian ting bagi garis Tavip selesai di-mengikuti kader-kursus Bungtergantung tepat tidaknja men- pentaskan. Karno. Dan memang ada bebe-djawab itu adalah udjian objek-Orang luar, the men on therapa orang jang gagal. Djam tif. Makin berketiak ular djawab- street, penonton² revolusi biasa-kuliah mulai djam 8.30 sampaiannja, makin seperti hudjan per- nja selalu ingin dengar hal² jang13.00 sorenja mulai 20.00 dan tanjaannja. Disini kita ingat apa- sensasionil, tetapi bukan hal²23.00. Buku² lektur tambahankah kalau aku mendjadi pengudji jang perkasa. Itu kaum avon-djangan tanja berapa tumpukan-djuga demikian tjara bertanjanja? turier! Tapi apa jang lebih pen-nja. Pendeknja kader revolusi Achirnja kader revolusi sudah ting dari se-gala²nja, jang lebihmendapat didikan _disiplin jang selesai ditutup angkatan perta- penting untuk diketahui adalahbaik, kesempatan menjelewengmanja. Angkatan kedua segera penilaian objektif tentang suksessebetulnja tidak ada. Tetapi mes-dibuka. Mudah²an lebih sempur- penjelenggaraan kader ini. Dankipun demikian apakah tidak ada na penjelenggaraannja. tentang kegagalan kaum reak-jang menjeleweng? Saja tidak Olch: Umi sioner! akan mendjawab pertanjaan ini.

Buruh....,

Melihat film: (Sambungan him. 23)

99 furuh buruh wanita. Para pemimpin kita sudah seringkali pula mengatakan bahwa: .kita tidak mentjapai kemerde-

Keluarga Baru"

kaan jang sempurna tanpa mengikutser- takan kaum buruh (termasuk buruh wa-Dalam melihat gelagat sifat pemuda FILM RRT jang kami lihat bersama-nita) didalamnja'. Djadi sudah djelas sama dengan para peserta Seminar tersebut guru besar menulis surat kepa- bagi siapa sadja, bahwa tidak mungkin Wanita Rumahtangga jang berdjudulda ajahnja untuk membantu pemuda kaum wanita termasuk buruh wanita-Keluarga baru" sangat tepat bagi para kita melempangkan fikiran² jang keliru nja dianggap sepi dan ditempatkan di- ibu. Film tersebut menundjukkan suatu pada anaknja. luar segala persoalan jang menjangkut keluarga jang hidup sesudah terbebasnja Pemuda tersebut kemudian ditempat-kepentingan seluruh bangsa dan negara. Rakjat Tiongkok dari rezim Tjiang kan oleh Pemerintahnja bekerdja seba-Paduka Jang Mulia Presiden Soekarno Kai-shek. Keluarga tersebut terdiri dari gai ahli tehnik disebuah pabrik tempat dalam amanatnja pada Konggres² wa- ajah, ibu dan dua orang anak laki² danajah serta kakaknja bekerdja. nita atau dalam pertemuan² dengan tinggal disebuah gedung bertingkat jang Karena dilihat ajahnja bahwa pada kaum wanita sering menandaskan seba- merupakin perumahan kaum buruh anaknja terdapat fikiran² sombong dan gai berikut: ,Jang sangat berkepenting-Ajah itu adalah seorang buruh kepala menempatkan diri lebih tinggi dari ka-an akan terwudjutnja masjarakat Sosia- disalah satu pabrik mesin jang besar. um buruh pabrik pada umumnja, makalis di Indonesia, adalah kaum wanita". dimana anaknja jang tua djuga beker sengadja dimintakan kepada pemimpin Memang berat tugas kita sekarang ini dja sebagai buruh biasa dan kedua-dua-pabrik agar anaknja diberi latihan ker-selain harus berdjuang hapusnja semua nja selamanja gembira dalam melaksa-dja sebagai buruh biasa dahulu untuk perbedaan² hak²nja, mengatasi kesulitan nakan tugas° mereka. sementara waktu. Ajahnja mengetahui sandang pangan dia harus djuga melak-Kehidupan mereka terlihat sangat benar bahwa anaknja kedjangkitan pe-sanakan tugas komando P.J.M. Presiden bahagia, karena tidak memikirkan ten-njakit sisa pemikiran bordjuasi jang ti- mengenai Dwikora. Tapi sudah dikata- tang kenaikan° harga sandang pangan dak menghargai peranan kerdja kaum kan bahwa buruh wanita tidak mau atau kesulitan dalam mensekolahkan buruh. Dianggapnja dirinja sebagai te-absen disegala bidang. Dimana-mana anak°. naga ahli jang terpandai, dan lebih ting- kita melihat buruh wanita berpakaian Jang ada ialah pemikiran bagi setiap gi kedudukannja diatas buruh biasa. hidjau berlatih kemiliteran, siap siaga buruh dan tani serta seluruh Rakjat Sikap sombong dan merendahkan buruh untuk dikirim kegaris depanpun, selain bagaimana melipatgandakan hasil pro- sampai² ia tak mau memakai pakaian harus menunaikan tugasnja digaris bela- duksi disegala bidang untuk kepenting- jang sama maupun topi badja jang kang. Mereka tahu bahajanja Kolonial- an negara. sama seperti jang dipakai oleh kaumisme, karena mereka sudah tahu dan Djuga bagaimana mempertinggi mutu buruh. pendidikan dan pengetahuan Rakjat merasakan sendiri betapa djahatanja, Ajahnja melihat gelagat sikap anak-serta membetulkan fikiran² jang tidak kedjinja sistim kolonialisme imperialis- nja jang didjangkiti fikiran jang keliru sesuai dengan garis massa jalah mem. me, neo koionialísme. Buruh wanita ja- segera memintakan kepada direktur agar bentuk negara sosialisme, terutama pen- kin se-jakin²nja. Untuk pembebasan wa- anaknja diberikan tugas mendjalankan didikan terachir ini terhadap anak* mu- nita sepenuhnja dan untuk mengusir im- praktek seperti buruh biasa dahulu se- da jang mulai dewasa. perialisme, kolonialisme dan neo koloni- belum sebagai insinjur dalam pabrik Hal ini dapat dilihat dari film terse- alisme hanja bisa dan mungkin, hanja itu. but diatas. dan apabila bersama bebasnja seluruh Berbeda dengan anak pertama, anak bangsa. Maka buruh wanita sekarang Dengan melampaui suka duka, kon- jang kedua mendapat kesempatan pen- sedang berdjuang terus untuk mengga- didikan sampai selesai sekolah tehnik tradiksi² jang achirnja bisa djuga dise-lang persataun dengan semua golongan tinggi dengan biaja Pemerintah keselu-lesaikan, achirnja pemuda tadi sadar guna hapusnja diskriminasi, mendapat- ruhannja, karena pemuda tersebut di-akan kekeliruan pandangannja. Ia sam- kan hak² jang penuh dan mempertjepat besarkan dan mendapat didikan setelah pai kepada kesimpulan bahwa ilmu itu dunia serta masjarakat baru jang kita pembebasan sehingga mentjapai insi-harus dipadukan dengan praktek serta tjita²kan. njur. disimpukan setjara kolektif. Lambat Dengan ditjapainja keahlian tersebut laun dengan beladjar dari pengalaman² segenap anggota keluarganja bergirang pemuda kita mendjadi seorang ahli jang hati, terutama ibunja. Berkat sisa fikir-mengabdikan ilmunja untuk kepentingan° feodal serta bordjuis jang masih an masjarakat. Djadi kesan saja, bahwa melekat pada ibunja pemuda tersebut film tersebut bukan sadja bisa mendjadi dimasa ketjilnja dimandjakan oleh ibu-pedoman untuk bagaimana kita mendi- nja. Fikiran mementingkan diri serta dik anak° dan melempangkan fikiran meremehkan kerdja lain orang terutama jang menudju revisionisme, tetapi djuga merendahkan pekerdjaan buruh biasa, merupakan pendidikan bagi orang tua, achirnja menjelinap dalam kepala pe-bagaimana mengikis sisa pandangan muda tersebut. feodalisme terhadap anak². 东东水东水水水水水水水水水水水水水水水水水水水水水水水水东水水水水水水水水京水水水水水水水京水水水水水水水水水水

Kebangkitan Wanita Tani melawan

7 Setan Desa

mana jang dihadapkan oleh kaum tani. diri tidaklah mungkin perbaikan hidup kaum tani pria didalam produksi. Maka itu kaum tani (wanita, pria) datang sendirinja. 7 setan desa tak Mereka merupakan tenaga² produktig harus melaksanakan sendiri UUPA, mungkin hapus djika-tak dilawan, dari didesa dan pentjipta kebutuhan pokok itu mereka semakin lebih memperkokoh UUPBH menurut ketentuan sesudah le- manusia. Didalam proses produksi me- persatuannja dan Icbih mempertinggi bih dahulu mengadakan perundingan reka sama bekerdja baik didalam me-kewaspadaannja. dengan tuantanah, mengirimkan delega- ngerdjakan pekerdjaan pokok produksisi kepedjabat/pemerintah, F. Nasional Berdasarkan sama° kepentingan terse- maupun didalam pekerdjaan samben membangkang, menolak dan tak me-but jaitu kepentingan pada tanah ga- lainnja: umpamanja, mentjangkul, me-nuntut dilaksanakan UUPA/UUPBH. rapan, kepentingan hapusnja penghisap- njebar dan mentjabut bibit, menanam, Pengalaman kaum tani dalam setiap pe-an 7 setan desa, kepentingan untuk hari mengairi. menjiangi, mendjaga hama rundingan dangan tuantanah ini selalu depan kaum tani jang lebih baik, kaum dan memanen bahkan kadangnja mem- gagal karena tuantanah djahat tetap tani menjedari perlu dan pentingnja badjakpun ada jang dikerdjakan wanita membangkang, menolak dan tak me-mengorganisasi diri kedalam satu orga- tani. Setelah hasil panen sampai diru- nisasi tani revolusioner jang selalu me- nerima tuntutan adil kaum tani itu, mah, penumbukan, pemasakan, pendju- malah dia mengantjam dan mentjabutmihak kepada kepentingan kaum tani alannja kaum wanita tanilah jang me-jaitu BTL. tanah garapan kaum tani. Akal litjik ngerdjakan.dan busuk tuantanah djahat tidak hanja Aksi® mendobrak kematjetan UUPA/ Penghisapan sisa feodalisme, impe-UUPBH adalah bukti jang njata dari berhenti hingga begitu sadja tapi beru- rialisme, kedjahatan 7 setan desa tidaksaha mengadu domba kaum tani sesa- pengabdian kaum tani jang konsekwen sadja memukul kehidupan wanita tani, ma Kauni tani dengan mentjabut tanah terhadap pelaksanaan UU negara jang tapi mendjadikan kaum tani umumnja garapan kaum tani penggarap setianjasah. dukungan tak bersjarat terhadap hidup melarat, sengsara dan terbela- diberikan pada kaum tani jang lain. garis bung Karno, mengenai Landreform kang. Dari itu membitjarakan soal wa-Sudah tentu kaum tani melawan dengan sebagaimana jang sudah ditegaskan be- nita tani adalah satu dan tak dapat di-mempertahankan tanah garapan mereka, liau dalam Manipol. Djarek, Dekon dan pisahkan daripada membitjarakan ma-karena bagi kaum tani tanah garapan Tavip. adalah sjarat mutlak dalam usa- salah kaum tani pada umumnja, karenaadalah djiwa, tanpa menggarap tanahha meningkatkan produksi pangan dan wanita tani dan kaum tani umumnja mentjukupkan kebutuhan pangan de- sana² mempunjai kepentingan untuk ngan prinsip berdiri diatas kaki sendiri membebaskan diri dari penghisapan sisa jang telah mendjadi garis pemerintah feodalisme jang diperkuat imperialisme seperti jang didjelaskan oleh Tavip, se-

Oleh: Dahliar

tersebut, jang pada tingkat sekarang bagai sjarat untuk mensukseskan Dwi- dari penghisapan 7 setan desa. Mereka kora. sama² mempunjai kepentingan untuk Berdasarkan hal² tersebut tuntutan terlaksananja UUPA dan UUPBH se-tak bisa hidup tegasnja lepas dari tanahurgen kaum tani sekarang jalah pem- garapan berarti mati. tjara konsekwen sesuai dengan pidato bentukan Pengadilan Landreform jang Tavip. Dari itu dengan persatuan merskaundangnja sudah disahkan oleh DPR Berdasadkan hal² tersebut wanita tanijang kuat dan solidaritet jang dalamsetjara merata sampai ke Dst II sesuai satu pula dengan kaum tani umumnja wanita pria sama² mempertahankan ta-dengan ketentuan undang-undang itu didalam aksi² terutama didalam aksi² nah garapan kawannja jang ditjabut se-sendiri, mengingat banjaknja persengke- tjara se-wenang" olch tuantanah djahattaan² tanah dewasa ini merata diseluruh pendobrakan kematjetan UUPA dan UUPBH disamping aksi gerakan 6dengan gotongrojong mengerdjakan ber-daerah. Bagi BTI jang merupakan or-Baik dan Gerakan 1001 karena sudahsama° jang laki² mentjangkul dan wa-ganisasi tani revolusioner jang semen- 4 tahun UU tersebut diundangkan sam-nitanja menanam. Tetapi anehnja dida- djak lahirnja mendasarkan diri kepada lam hal ini kaum tani jang selalu disa-kekustan buruh tani dan tani miskni, pai sekarang belum ada kelihatan tan- lahkan, mercka ditangkap, diproses ver-bersatu dengan tani sedang, menetrali- da² untuk melaksanakannja setjara bal, dihadapkan kepengadilan dan di-sasi tani kaja dan melawan tuantanah

P.J.M. Presiden menegaskan dalam pi-
pendjarakan dengan tuduhan menjero-setapak demi setapak dan setjara mem- datoa beliau mutlak perlunja pelaksana- bot tanah, menggarap tanah tanpa izin,bedakan, tidak ada djalan lain ketjuali an UU itu lebih lagi didalam mensuk- melanggar KUHP malah sampai diterormemihak kaum tani didalam aksi² men- seskan Dwikora sekarang dan pening- dsb. sedangkan tuantanah djahat jangdobrak kematjetan UUPA/UUPBH de- katan produksi pangan mendjadi sjarat dibantu setan² desa lainnja tidak dibi-ngan melawan 7 setan desa serta me- pokok. Dari itu kaum tani berpenda- kin apa, kesalahannja dtiegur sadjapunnolak setiap perlakuan² jang tidak adil pat: tanpa adanja aksi² pendobrakan tidak.terhadap kaum tani. Sikap BTI ini ada-terhadap kematjetan pelaksanaan UU Sekalipun menghadapi pengalamanlah sesuai dengan Manipol, Dekon jang tersebut dari kaum tani itu sendiri ti- pahit seperti tersebut kaum tani tetaptelan menempatkan kaum tani disam- daklah mungkin ke-dua² UU jang pada tenang, semakin jakin mereka bahwa ping kaum buruh mendjadi sokoguru batas tertentu menguntungkan kaum revolusi. tani itu akan berdjalan lantjar sebagai- tanpa perdjuangan dari kaum tani sen-

Tjerita saduran :

Burung lajang beterbangan dimusim semi

Oleh: Karis embang.

dah bertemu.- Houang kemaskan barangmu, kita KERETA masih belum berangkat. Aku hanja ingin memberi kauturun disini. Sebelah sisiku duduk seorang dara suatu supriso. Giao berkata sambil ter-— Kita sudah sampai. — Giao aku remadja. Tangannja digapaikannja ke- tak turun disini. senjum gembira. Sama² mereka berdua luar, asjik ber-main° dengan gerimis air — Ada apa Houang. Houang tam- hudjan. Matanja bening dan se-akan" tampak tersenjum. Gerimis hudjan tampak membasahi pak terdiam dan tak mendjawab apa menatap sesuatu jang djauh.
bumi. Tri......t.
ketjuali memberikan tiketnja kepada Pohon nampak merunduk membisik Giao. Peluit pandjang segera berbunji. ke- djałan se-akan menjampaikan salam一 Kau lihat sendiri Giao. — Djadi reta berangkat lagi Kereta meluntjur bahagia dimusim semí ini Angin ber- kau turun di Trai Hut. dengan ladjunja. Satu demi satu setasi- tiup agak kentjang dan gadis ini seakan Giao tampak agak terperandjat ber- un kíta lampaui. Kami masing terdiam pernah kulihat sebefumnja, aku djuga tjampur ketjewa. Tetapi ia tak djadi dibuai angan² masing. Ah betapa indah- tak ingat dímana jang pasti. Ah mung- turun disini tapi minta tiket untuk sta- nja berlibur dimusim semi ini dan be- kin di Gia Lam alau Hanoi Diperon siun selandjutnja. tapa indahnja burung lajang menghias stasiun tampak orang banjak bergegas Giao aku memberikan kau suprise angkasa. Kulihat mereka berdua tak ba- sama ingin bepergian. Seorang pemuda jang lebih hebat rupanja. njak tjakap lagi. Kelihatan Houang ter-gesa tampak mengikuti arus orang Aku dapat tugas dari serikat bu. agak-murung, aku tak tahu sebabnja. banjak. Terlihat dia seakan mientjari Houang tentu kau menjembunjikanruh muda kesana. seseorang dari pandangnja jang kesana sesuatu. kemari. Temannja atau saudaranja aku-— Tidak Houang aku tak ketjewa, pun kurang tahu. Tiba² gadis disisiku — Kenapa? Aku tak mengerti mak- kau menang rupanja.

  • Hampir semalam aku memikirkan
    ini berbisik pelan dan berkata padaku sudmu Giao. se-olah kami sudah kenal betul. Tjoba hal ini Giao. kau lindungi aku nanti terlihat oleh. — Tak usahlah bersedih, nanti pan 自北世美美公公公英体关公 nja. masih ada waktu lagi. Ke-dua²nja nampak sama² merenung. Ia tak menepati djandji sama² dari Jogjakarta ahir okt. 63. Kasihan rentjana mereka terpaksa ba-Hanoi. Dengan tak sadar kuturuti ke-tal. Tjerpen berasal dari madjalah Vietnam mauannja. Akupun tak keberatan akan Youth-April 1962. hal ini. — Itu Giao, aku djangan sam-Stasiun Chi Chu! Disinilah terpaksa titel aseli: Spring swallows karangan pai terlihat olehnja. Giao berpisah dengan Houang kekasih-Troung Tu Tan. nja. Houang me-lambai²kan kedua ta-Ia tak menepati djandji. Kembali gadis itu berkata padaku, pelan sekali. 美世女卡美美长美首首景长安语大子公 ngannja, ia terus melambai sampai ke-Tampak djelas Giao mentjari sese- kasihnja tak terlihat lagi. Kedua tangannja jang dilambaikannja ini mengikat orang. Ia menudju ke Wagon tempat

  • Tapi kenapa kau kelihatan agak
    kami. Kulihat ia sedang naik Wagon kan impressiku pada burung lajang jang murung Houang. ini. Gadis ini pura² sadja tak tahu ia sedang beterbangan kala ini. Akupun Aku harap kau tak mengetjewa- jang sedang ditjari. djadi teringat kesedihanku jang tak se- kan aku. berapa. Aku tak bisa menikmati liburan Hallo Houang! Gadis ini hanjaTak ada apa² Giao nanti sadja tahunanku seperti semula jang kuren- terdiam. Ia.memperkenalkan aku padaaku beri tahu kau. tjanakan. Tentu Giao sampai ma-Giao kekasihnja dan dengan senang hatiGiao kini mengalihkan pembitjaraan. lam ini di Don Hung. Ah betapa ra- kuberikan tempat dudukku pada Giao. Betapa rentjananja berlibur merajakan mai ia merajakan tahun baru didesanja, Aku sendiri duduk tak djauh dari me-Festival tahun baru nanti. kembali ingatanku pada Giao kekasih reka, dari sini pertjakapan mereka djelas Kau tentu akan bersenang hati gadis ini. tertangkap olehku. Giao hampir' dan kita akan menjusur pantai. (Sungai aku menangis oleh engkau. Tadi akuChai). Stasiun At An Thung disinilah aku hámpir ketinggalan kereta menunggu 一Dan terus ke Lou. Giao, serta berpisah dengan Houang. kau di Hanoi. tentu kita nanti akan menikmati buah°-- Jah, semoga aku berdjumpa lagi Ja, Houang, aku djuga agak pajah an manis jang segar. Keduanja kembali dengan sepasang muda-mudi ini. mentjari kau. nampak gembira.Dan udara desaku jang tjerah bersa-Hampir aku djuga ketinggalan — Ah alangksh indah bagi merekama rajuan burung lajang jang sedang kereta.jang bertjinta. beterbangan membuat hatiku gembira — Salahmu sendiri, mengapa kau tak bersemangat. Stasiun demi stasiun achirnja dengan naik kereta jang dari Gia Lam.tak terasa stasiun Phu Tho tampak di-
    Langkahku kuajunkan kerumah.....
    — Tak apalah Houang kita pan su- depan mata. kerumah tertjinta.

KAUM WANITA MENJAMBUT REVOLUSI OKTOBER

Oleh: Su l a m i.

kongan itu, kaum wanita jang tergabung dalam AUM wanita Indonesia menjambut hangat K Hari Ulang Tahun ke 47 Revolusi Oktober Wanita Indonesia, kemudian karena antjaman dan Besar, jang berlangsung dalam suasana semakintekanan dari Pemerintah Belanda mendjilma men- hangatnja perdjuangan Rakjat² sedunia melawandjadi organisasi wanita jang lain, Wanita Mar- imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme dan hainis, dimana mereka mempunjai tuntutan jang revisionisme. revolusioner, jalah untuk kebebasan dan kemerdekaan seluruh bangsanja, hilangnja penindasan Kaum wanita menjadari sepenuhnja akan ke- dan pendjadjahan, dan dinjatakan bahwa kemer- gemilangan Revolusi Oktober Besar dimana klas dekaan nasional ini sebagai djaminan terseleng- buruh per-tama² berhasil menghantjurkan impe- garanja hak² wanita jang penuh. rialisme, menghapuskan penindasan atas manusia oleh manusia, mendirikan Negara dan Pemerin-Keberanian Rakjat² dinegeri djadjahan semakin tahnja sendiri dibawah pimpinan klas buruh de-menandjak, karena pengaruh kemenangan sosia- ngan Lenin guru besar proletariat jang agung.lis. Rakjat jakin bahwa imperialisme, betapapun Klas buruh berhasil mendirikan negara sosialiskuatnja pasti dapat dihantjurkan. Sesuai dengan jang per-tama² dalam dunia, sehingga sistim ka-adiaran Lenin guru besar klas buruh. bahwa .re- pitalis tidak lagi merupakan sistim tunggal dalam volusi akan meletus dimana matarantai imperialis-dunia. Ini memberikan kejakinan kepada Rakjat² me lemah", maka pada saat dimana Djepang te- sedunia bahwa kekuasaan imperialis dapat dihan lah bertekuk-lutut. maka keadaan Indonesia men- tjurkan. djadi matang untuk merebut kemerdekaannja dengan mentjetusnja Revolusi Agustus 45. Kejakin-Revolusi Oktober Besar memberikan inspirasi an dan kebulatan tekad inipun sepenuhnja didji- dan dorongan jang tiada taranja pada gerakan² wai oleh Revolusi Oktober Besar. Kaum wanita pembebasan nasional jang sedang berlangsung ter- tidak ketinggalan, ikut tjantjut-taliwondon mengo- utama di Asia, Afrika dan Amerika Latin. Demi- harkan Revolusi Agustus 45 untuk memenangkan kian pula di Indonesia. Kaum wanita Indonesia tuntutan² revolusi. Kaum wanita Indonesia seba- jang ikut serta dalam perdjuangan nasional un- gai penerus² Kartini berdjuang dan berkorban tuk merebut kemerdekaan jakin akan daja dorong untuk kemenangan revolusi. Untuk meluaskan jang tanpa umpama dari pengaruh Revolusi Ok- gerakan²nja, dengen kesadaran bahwa berdju- tober ini. Pada tahun² itu kaum wanita Indonesia ang untuk kemerdekaan nasional dan untuk me- sedang merintis djalan untuk mendapatkan tem- lawan imperialisme tidak bisa sendirian, tetapi ha- pat gerakannja jang betul² revolusioner. Gerakan rus bersatu dengan kaum wanita sedunia, maka Wanita tidak berdiri sendiri, tidak terlepas dari gerakan wanita Indonesia jang tergabung dalam gerakan nasional jang semakin dahsjat. Kaum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), mengada- wanita mendjadi kekuatan jang tidak dapat di- kan hubungan dengan Gerakán Wanita Demo- tinggalkan dalam gerakan revolusioner untuk katis Sedunia jang dibentuk di Paris pada tahun menghantjurkan imperialisme dan kolonialisme. 1945, jalah saat² sesudah djatuhnja fasisme Djer-Oleh karena itu kaum wanita ber-sama² dengan man, Italia dan Djepang. Kontak ini membuat ge- kaum lelaki berdjuang untuk mentjapai tjita²nja. rakan wanita Indonesia semakin dikenal oleh ka-Kaum wanita mejakini bahwa perdjuangan un- um wanita diberbagai negeri. tuk hak²nja jang penuh tidak mungkin tertjapai. apabila tidak ada kemerdekaan nasional. Beladjar Dengan semangat Revolusi Oktober Besar ka- dari pengalaman perdjuangannja sendiri, bahwa um wanita sedunia berdjuang untuk menegakkan perdjuangan wanita harus mentjampuri tuntutan² kemerdekaan nasional, untuk melawan imperial- politik. oleh karena itu kaum wanita jang terga- isme, kolonialisme dan neo-kolonialisme jang ma- bung dalam PPII menjokong tuntutan GAPI jang sih nekad mengagresi dan mengintervensi Rakjat² bersifat politis. seperti Indonesia Berparlemen, sedunia, jang tidak mau didjadjah kembali. Kaum milisia untuk bersama dengan Pemerintah Belan- wanita Indonesia tidak ketinggalan. da menghadapi bahaja fasis Djepang dll. Meski-Madju terus dengan vivere pericoloso untuk pun tuntutan ini tidak disetudjui oleh Belanda, kemerdekaan sedjati dan untuk menghantjurkan dan memang tidak mungkin kolonialisme akan me imperialisme. njetudjui tuntutan Rakjat djadjahannja jang meru-Hidup Revolusi Oktober. gikan kedudukannja. Dan bahkan lebih dari so-

Kesimpulan2

Seminar Wanita Rumahtangga

KESIMPULAN KOMISI L.

  1. KELUAR: Solidaritet internasional :
  2. Pernjataan kepada Front Nasional Pembebasan Rakjat Vietnam tentang penjampaian penghargaan terhadap Rakjat dan Wanita Viet Nam — atas kemenangannja jang gilang-gemilang dengan djatuhnja benteng imperialis AS di Bien Hoa.
  3. Perajataan kepada Pemerintah RRT.
  • menjmpaikan selamat atas berhasilnja pertjobaan nuklir
  • mendukung sepenuhnja pernjataan Pemerintah RRT dan usul PM RRT Tjou En Lai untuk diselengga- rakan suatu konferensi tingkat tinggi semua negeri didunia untuk membitjarakan masalah pelarangan sepenuhnja dan penghantjuran samasekali sendjata nuklir. Usul tersebut akan mendjamin perdamaian dunia.
  1. Mendukung keputusan KTT non-blok di Kairo — ter- utama tentang berhasilnja penggalangan Front anti imperialis dan perdjuangan anti nekolim, jang berarti kemenangan non-blok progresif atas non-blok munafik. Mendukung diselenggarakannja Konferensi AA ke-IIL IL. Pelaksanaan Dwikora:
  2. Memperkuat pernjataan DPP Gerwani tentang mendukung dan ikut aktif melaksanakan Dwikora dalam pengganjangan projek projek neo-kolonialisme "Malay- sia" dan untuk ketahanan revolusi, dengan djalan: -melaksanakan TC-TC sampai di-daerah², baik oleh Gerwani setjara sendiri, maupun bersama-sima dengan organisasi² wanita lainnja. mengikutsertakan Wanita termasuk Wanita Rumahtangga dalam kesiap-siagaan Dwikora sampai di Kampung dalam bentuk kerdjasama dengan RK/RT dengan latihan²:
  • mendjaga kewaspadan kampung
  • kemiliteran
    — P.P.P.K. — Dapur umum — pemadam kebakar- an dll.
  1. Kewaspadaan Nasional.
  • menjambut dan membenarkan sinjalemen Kotrar tentang meningkatnja kegiatan kontra-revolusi dan sub- versi disegala bidang.
  • berhubung dengan itu menuntut segera direalisasi pembersihan alat revolusi dari unsur² kontra-revolusi dalam lembaga" resmi, alat² pemerintahan, organisasi dsb. mengambil tindakan tegas terhadap Suratkabar termasuk penjebar selebaran, tjorat-tjoret dan orang jang sengadja menjiarkan berita² bohong jang ber-
    sifat memetjah-belah persatuan nasional revolusioner berporoskan Nasakom. mendukung dan mendesak pelaksanaan setjara konsekwen Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 9/64 tentang membersihkan pedjabat pemerintah jang di- bawah Dep. Dalam Negeri dari elemen= Partai ter- larang dan kontra-revolusi.

  • mengharap agar operasi tumpas menjelesaikan tugas- nja sesuai dengan djangka waktu jang sudah ditetap- kan, dengan prinsip pelaksanaan Dwitunggal AB dan Rakjat, termasuk kaum wanita.

  1. Ekonomi:
  • mendukung Tavip dalam merealisasi prinsip ekonomi nasional jang berdiri diatas kaki sendiri, dengan djalan: — melaksanakan setjara konsekwen UUPA/UUPBH. — mendemokratiskan susunan Panitia Landreform dengan poros Nasakom dan membentuk di-daerah jang belum ada. — segera direalisasinja UU Peradilan Landreform dan pembentukannja di-daerah² setjara konsekwen.
  • mendukung Tavip tentang penghentian import beras dan mengharapkan divisen sebanjak 150 djuta digu- nakan untuk pembangunan agraria, sesuai dengan Dekon, jang dengan tegas menggariskan, bahwa Pertanian itu dasar dan Iindustri tulangpunggung.
  • Menjambut dan mendukung kesediaan P.J.M. Presi- den sebagai pelindung gerakan pemberantasan hama tikus, Ketua CC PKI Bung Aidit sebagai Koman- dan, Ketua Umum BTI Sdr. Asmu sebagai kepaia Staf dan agar gerakan tersebut dilaksanakan di-daerah² dengan kompesisi seperti dipusat. Segera direalisasinja keputusan DPA tentang tindakan tegas terhadap pentjoleng" ekonomi, koruptor" diatas djumlah 50 djuta rupiah ditembak mati dan segera diumumkannja hasil operasi budhi".
  • Menuntut segera diturunkannja penetapan harga beras dan harga² kebutuhan pokok se-hari².
  • pentingnja dilantjarkannja distribusi bahan makanan dan dipertahankannja distribusi beras pegawai negeri.
  • mengandjurkan agar Wanita Rumah Tangga menggu- kan bahan makanan jang ada ditempat masing, atas dasar hemat, harga murah dan mudah didapat. mengikutsertakan Wanita Rumah Tangga sebagai social control/social support terhadap aparat distribusi ditempatnja masing.
    IHI. SERUAN KEDALAM. Untuk sekedar mengurangi kesulitan pangan, seminar menjerukan kepada Wanita Rumah Tangga supaja menggiatkan:
  1. gerakan 1001, keradjinan tangan, industri rumah, penternakan dll.

    2. mengusahakan terbentuknja koperasi produksi, sim-

pan pindjam, dsb.

3. mengadakan regu saling bantu, dalam hal belandja

bersama, penitipan anak²/baji dsb. IV. PERSOALAN UMUM.

1. Segera dibentuknja Kabinet Gotong Rojong porəs Nasakom sekarang djuga.

kratis.

manusia Husein cs.

4. Adakan segera perbaikan djalan° dan komunikasi

untuk memperlantjar hubungan ekonomi antar dae-

rah. HASIL KOMISI II : Soal pendidikan dan kebudajaan.

I. Pendidikan:
1. Mengadakan penerangan, tjeramah², kursus² tentang pendidikan melalui andjangsana, arisan, pertemuan lainnja, agar kaum ibu mendjadi ibu pendidik jang Manipolis sedjati.

2. Menarik wanita rumahtangga dan mendorong mere-

ka lebih madju perlu diberikan kegiatan² seperti:

dalam mengembangkan organisasi² anak, dan

mendorong adanja grup beladjar dikalangan anak².

b. Menarik mereka mendjadi pengurus TK, antara lain TK Melati", JPTKM, TMM, dan meningkatkan mereka mendjadi pengasuh-pengasuhnja untuk melaksanakan penjaturagaan 3 sentral pen. didikan.

jang progresif, chususnja Api Kartini.

untuk selandjutnja meningkatkan mereka mendjadi anggota. II. Kebudajaan :

  1. Mendukung keputusan² Mubes Papfias (Panitia Pem- boikotan Film Imperialis Amerika Serikat) jang men、 dan mengembangkan perfilman nasional jang mengs abdi Rakjat dan Revolusi, termasuk usaha pembuat- an film² kanak² jang bermutu. Menentang Mubes Film kaum reaksi jang menjalah- gunakan nama Nasakom" ikutsertanja unsur Nasakom jang sedjati.

    2. Memperkuat hasil Konfernas Lembaga Musik Indo- mengembangkan musik jang berkepribadian nasional.

3. Medukung sepenuhnja keputusan Kongres CGMI

dan sikap organisasi² mahasiswa lainnja jang menen-

tang prktek² perplontjoan jang berbau kolonial

jang sesuai dengan tuntutan revolusi. 4. Kerdjasama dengan organisasi kebudajaan revolusio-

ner (Lekra bersama dengan Lembaga²nja) untuk me-

luaskan pengertian dan kegiatan kebudajaan Rakjat

seni-suara, seni-sastra, seni-musik, serta kesenian dikalangan wanita rumahtangga, antara lain kegiatan lainnja, baik untuk ibu² maupun untuk anak².

5. Mengintensifkan ikutsertanja wanita rumantahgga

dalam pemberantasan 5 matjam kemaksiatan (5 M),

meningkatkan pengetahuan kesehatan, menjelenggara-

kan follow-up PBH, grup° membatja karja° sastra

revolusioner.

HASIL KOMISI III :

Mengingat :

gota keluarga lainnja mengikuti dan mengambil bagian dalam kehangatan perdjuangan, sebagai konsekwensi

daripada penjelesaian tuntutan revolusi Agustus 45 sampai se-akar'nja dan mensukseskan Dwikora mengganjang "Malaysia".

2. Hasil riset menundjukkan bahwa masih banjak kelu-

arga jang belum ikutserta dalam perdjuangan dan ber-

sikap masa bodoh, atjuh-tak-atjuh dan pasif terhadap

isme/kolonialisme, dan sisa² feodalisme.

gerakan Rakjat jang berdjuang untuk melawan imperial- isme/kolonialisme, dan sisa feodalisme.

3. Bahwa prinsipnja keluarga tersebut perlu ditarik setjara ber-angsur kedalam kegiatan kemasjarakatan sesuai de-

ngan kemampuannja.

generasi muda kita ,agar mereka tumbuh mendjadi pe-

laksana dan penerus revolusi.

5.Perlunja keluarga mendjadi benteng° jang kuat dalam menghadapi pengaruh kebudajaan imperialis jang me- rusak moril anak° kita dan dalam menegakkan kebudajaan jang berkepribadian nasional. Berdasarkan hal tersebut diatas Seminar memutuskan pentingnja pembentukan keluarga Manipolis sedjati dengan Untuk ini perlu diadakan usaha sebagai berikut: nisasi massa pemuda, wanita, RT/RK, buruh, tani jang konsekwen melaksanakan Manipol.
2. Membentuk grup° beladjar, grup membatja, taman² per- pustakaan, kelandjutan kursus° PBH, dan mengikutsertakan keluarga dalam tjeramah untuk meningkatkan ke- sedaran politik dan kebudajaannja. 5 M (kemaksiatan), mempertinggi kebudajaan dan me- melihara kesehatan.
4.Mengadakan rekreasi² keluarga ditudjukan untuk meng- integrasikan diri dengan Rakjat pekerdja, terutama kaum tani. 5. Mengembangkan kesenian Rakjat (tarian, njanjian° dll.) dan olahraga. puk kerukunan tetangga untuk menghadapi djarum² sub- versi dan kontra-revofusi jang sengadja memetjahbelah Rakjat serta menanamkan kejakinan pentingnja persatu- an revolusioner berporoskan Nasakom. tanahair, tjinta kerdja dan tjinta Rakjat pekerdja dengan membiasakan kepada mereka melaksanakan pekerdjaan² jang bertanggungdjawab sedjak anak² sampai dewasa, sesuai dengan perkembangan fisik dan mentalnja.
2. Segera dikeluarkan U.U. Perkawinan jang demo-Tentang membentuk keluarga Manipolis sedjati. 3. Teruskan tuntutan hukuman mati terhadap djagal

1. Pentingnja keluarga jaitu: suami isteri, anak° dan ang-

a. Memasuki POMG dan mengambil bagian aktif4. Bahwa perhatian jang se-besarnja harus tertudju kepada
3. Memperluas grup² membatja dikalangan wanita ru. per-tama° mendjadikan keluarga kita masing sebagai ke- mahtangga, terutama memperluas peredaran madjalah luarga teladan dalam kegiatan revolusioner.
4. Menarik mereka-dalam kegiatan² organisasi massa1. Mengikutsertakan semua anggota keluarga dalam orga- dobrak monopoli imperialis AS dibidang perfilman 3.Merealisasi Gerakan Kebudajaan Baru, jaitu melawan
6. Menghidupkan saling bantu antar keluarga dan memu-

nesia jang mengganjang musik ngak-ngik-ngok dan

7.Chusus kepada generasi muda tanamkan semangat tjinta

dan menggantikannja dengan sistim Masa Prabakti

Masakan

Beberapa matjam Sambal

DARI BUKU MASAKAN INDONESIA MODERN SURYATI.

SAMBAL KETIMUN:

Bahannja: Kelapa jang sedang tuanja : 1 buah : 2 buah Lombok merah Terasi bakar : sedikit

Terasi bakar Gula dan garam : sedikit Katjang tanah jang sudah disangai segenggam Lombok merah
Bawang merah : 3 siung : 2 buah : setjukupnja
Kentjur : 1 potong : sedikit
Bawang putih
Daun djeruk purut : 3 helai

njanjah dengan bawang merah dan bawang putih serta kentjur, lombok dan daun djeruk purut supaja matang. Bila kelapanja sudah kuning lalu diangkat. Bumbu° jng dinjanjah dan lainnja ditumbuk pula sampai halus, lalu di-aduk: sampai rata bertjampurnja.

SAMBAL IKAN TERI:

Pahannja: Ikan teri kering : 1 piring

bidjinja) : setjukupnja Terasi, garam Asam dan gula : sesedangnja Bawang putih : 5 siung : 2 putih Kemiri Kentjur, lengkuas : masing® sepotong Daun djeruk purut : 3 lembar : 2 tjangkir Santan kental Kunjit. sepotong

Membuatnja: Ikan teri digoreng dengan minjak kelapa jang baik. Bumbu* ditumbuk, sampai halus, ketjuali daun djeruk. Lalu ditumis dengan sedikit minjak kelapa, kemudian dituangkan santannja. Ikan teri dan djeruk purut dima-

sukkan, lalu digodok sampai habis santannja dan keluar minjaknja. Sambal ikan teri ini dapat disimpan agak lama.

SAMBAL TJUKA :

Katjang tanah jang sudah disangai segenggam : 2 bidji Bawang putih : 3 siung Gula, garam dan tjuka Air matang dan vetsin

dengan tjuka dan air matang, lalu ditambah dengan sedikit vetsin.

SAMBAL GORENG UDANG PETAI:

: 1 piring ketjil Udang : sedikit Su-un Petai : 1 piring ketjil : 5 bidji Lombok merah Gula : setjukupnja : sedikit Terasi, asam, garam Bawang merah : 3 buah

Santan minjak kelapa. 2 tjangkir.

Membuatnja: Udang dikupas bersih² lalu dibelah djadi dua. Petaipun dibelah dua. Lombok, bawang merah dan bawang putih diiris halus² lalu ditumis dengan minjak kelapa sedíkit sampai setengah masak. Kemudian dimasukkan udang, diaduk-aduk sampai udangnja setengah matang pula, barulah dituangkan santannja. Terasi dimasukkan, begitupun asam, garam, gula dan petainja, baru dimasukkan su-unnja jang sudah direndam terlebih dahulu, dididih- kan sedjenak kemudian diangkat. Djika habis kuahnja boleh ditambah dengan air sedikit atau kaldu ajam atau kaldu sapi.

Membuatnja: Semua ditumbuk halus², kemudian ditjairkan Membuatnja: Kelapa dikupas bersih², lalu diparut dan di-

Lombok merah: 6 bidji (direbus dan dibuang Lengkuas : 1 potong

Perhebat gerakan 1001 dgmenanam sajur-majur!

TERBIT

D.N. Aidit

REVOLUSI INDONESIA

Latar Belakang Sedjarah Dan Hari Depannja

Dalam buku ini dimuat dengan lengkap kuliah D.N. Aidit, Ketua CC PKI/ Menko dan Wakil Ketua MPRS dihadapan PENDIDIKAN KADER REVOLUSI ANGKATAN DWIKORA. Dengan buku ini dapat dipeladjari setjara tepat teori revolusi Indonesia.

Harga Rp. 350,— Ongkoskirim Rp. 75,— Persediaan terbatas.

PESANLAH SEGERA PADA :

Jajasan PEMBARUAN,

Kotakpos 2522 Djakarta

(Sambungan dari hlm. 7). madjalah luar negeri, hingga timbul ke-jang berguna, kearah positif sesuai de-namkan hingga timbul kebanggaan un- inginan untuk mentjontoh. memperlihat- ngan keinginan negara. Untuk menghi-tuk menamakan dirinja betul anak In- kan keberanian sesuai dengan apa jang langkan fikiran atau keinginan merekadonesia asli. Kita mengetahui bahwa sebaja dengannja. Segala-galanja ditiru halº jagn berasal dari luar negeri dalamanak muda pada umumnja tidak mem- atas dasar ingin menarik perhatian atau arti negatif, maka jang terpenting ada-pergunakan ratio dalam tindakan dan ingin menondjolkan diri atas dasar pi- lah mendesak fikiran tersebut dengan tidak pula memakai common sense da- kiran sendiri, apakah itu sesuai atau lam melakukan sesuatu keinginan, djus- djalan memperlihatkan keindahan bu- tidak dengan penerimaan lingkungan daja kita sendiri, budaja dalam arti seni, tru didalam hal ini kita harus dapat itu atau tidak itu tidak perduli. Anak seni penghidupan, seni pergaulan, seni menjesuaikan diri dengan keinginan tersebut dapat kita golongkan dalam go-tarian dll. jang sesuai dengan kepribadi-mereka, tetapi disamping itu harus pu- longan anak² serba sok". Sok besar, an Indonesia, tanpa paksaan, hingga tim-la dapat merintis djalan untuk ditem- sok berani. sok bertangung djawab, sok puh tanpa mengurangi keinginan anak bullah perasaan malu sendiri karena pandai. sok hebat dll. tetapi didalam itu. Dengan pengertian menjalurkan ke- merasa diri tidak lebih dari machluk menghadapi mereka itu, kita harus me- jang hanja dapat meniru mendjiplakinginan tersebut kerah jang kita kehen- daki. ngetahui dan mengerti keinginan mereka sadja dari orang lain, keindahan alam itu, setelah itu barulah berusaha meng-Indonesia, keindahan budaja dan keindahan adat istiadat harus dapat dita- alihkan perhatian mereka itu kearah

Persatuan 621-5000 Ex-387/K dj/T/63

Ibu², pembatja dan pentjinta Api Kartini : Berlanggananlah djuga madjalah setengah bulanan anak²

"KUTILANG"

sebagai batjaan segar dan bermutu pendidikan jang tinggi bagi putra- putri Saudara. Dapat dibeli di-toko² buku dengan harga etjeran senomor Rp. 10.—

Pesanlah segera !

"BERITA GERWANI"

  1. No Nopember — Desember 1964 Jang isinja antara lain męmuat : Laporan DPP Gerwani pada Seminar W. Rumah Tangga beserta kesimpulan jang telah diambil oleh Seminar untuk mensukseskan pekerdjaan Gerwani dalam menarik W. Rumah Tangga
  2. Dan berikutnja akan menjusul No. Djanuari — Februari — Maret 1965 jang memuat keputusan² Sidang Pleno IV DPP Gerwani jang berlangsung pada tgl. 15 s/d 19 Djanuari 1965 untuk suksesnja plan Pendidikan dan Ulang Tahun ke-XV Gerwani
    Dapat berhubungan dengan alamat : DPP Gerwani Djl. Matraman Raja No. 51 Djakarta.

Bergembiralak dengau..

SIROP BINTAVIT BANJAK MENGANDUNG VITAMIN!

lerat

INDUSTRI PHARMASI

N.V. BINTANG TOEDJOE

BINTAVIT

DJAKARTA

UNTUK ORANG TUA dan ANAK?

UNIVERS

FEB 2

(DOD