Baca PDF (OCR): Api Kartini (1960) No. 11-12

40 halaman · 40 halaman diproses dengan OCR· 106736 ms

Daftar isi
  1. ApiKartin
  2. No. 11-12 Th. II
  3. Dipindai dengan CamScanner
  4. Hal.
  5. Api Kartini
  6. Djangan biarkan awan membunuh kemanusiaan 2
  7. Surat dari redaksi ..
  8. MPRS dengan karja2nja ...
  9. Pertjikan Api Kartini
  10. Persahabatan jang semakin kokoh ...
  11. Sidang Madjelis Umum PBB jang ke-15
  12. Pahlawan dilereng gunung Ungaran ....
  13. Keterangan gambar kulit muka :
  14. 1960 Tahun Kebangkitan Afrika .. 26
  15. s Dipindai dengan CamScanner
  16. Kità akan amanat PJM rung ini kaum anti imperialis.
  17. Presiden. Pembatja jang budiman PERPUSTAY terusdjikc benar2 kita Bangsa dilzksanakan tanpa sjarat apapun.
  18. Kerdja, sandang-pangan, keamanan, perdamatan disctiap Desa/Dukuh karus ada Sekolah-Rakjat, hingga tjita? tertjapai.wanita telah mempunjal progrem
  19. jang besar untuk melaksanakan koputusan MPRs
  20. djuanaken lebih landjut. Sebagaimana problim2nja telahSURAT DAR REDAKSI volusi 45, jang dongan populer telahdisebut DJAREK".
  21. nja sumber2 kekajaan alam sebagai tersebut dalam pasal s3 UUD 5.
  22. kongkrit jang harus diputuskan oleh MPRS.
  23. Nazim H:kmet
  24. djangan biarkan awan membunuh
  25. Djangan biarkan awan membunuh kemanusiaan.
  26. Seorang pemuda tjilik berlari dan meluntjur ke-
  27. Djanganlah biarkan awan menghukum kematian
  28. Tentang sesuatu, tetapi kenangan hidup jang penuh
  29. cs Dipindai dengan CamScanner
  30. MPRS
  31. Oleh: Lantini Kapti
  32. depan, sehingga siapa jang Komisi Pemerintahan/Keaman-Komisi jang mengambil beleid
  33. hatan. Karena memang semua
  34. djumlah anggota Komisi. Di
  35. an duduk menurut nama² jang nipol. Mungkin karena dipan-
  36. CSDipindai dengan CamScanner
  37. Sebab djika betul2 perumahanmembawakan garis amanat pen-Rakjat terbanjak ini akan men-deritaan Rakjat. Djika dinilai
  38. dapat perhatian hendaknja mi.tidak seorangpun jang dengan
  39. untuk lampu teplok djanganlahtiahan. Sebab bukankah MPRS dilupakan! Demikian suara wa-sudah menerima Amanat Presi-
  40. Tapi kiranja suara wanita ini
  41. djuga besar artinja sebagaiKeputusan MPRS No. I me-
  42. jang memperdjuangkan sedangnegara. Keputusan2 MPRS No. mungkin kurang dianggap pen.II memuat pengesahan garis2
  43. ting. Begitu pula di distribusi.besar pola Pembangunan tahap-
  44. penjaluran bahan sandangpa-nas. Dalam keputusan ini terdiri
  45. pembitjara2. Dan bagaimanaran2 jang harus diperhatikan
  46. Begitulah sidang2 Komisi/
  47. sub Komisi diadakan pada siang
  48. Ajunan tjangkul per-
  49. tama di Gedung
  50. Dipindai dengan CamScanner
  51. Pertjikan Api Kartini:
  52. Pendapat Kartini tentang ,IBU"'
  53. tenlunja berharga benar bagi kaum laki2, ja-
  54. itu bila dia bukan orang jang pitjik peman-
  55. kan oleh Alam sendiri kedalam tangannja; mendjadi ibu — pendidik manusia jang per-
  56. laki2 jang achir kelaknja mesti mendjadi pen-
  57. Dipindai dengan CamScanner
  58. dipanggil Teguh. Maka bagaimana advis dan pen-
  59. Kepada para pembatja
  60. GWDS 15 tahun........· Berdjuang untuk kebahagiaan
  61. ta2 umat manusia sekali lagi memikat hati, kali
  62. Pianis muda seorang wanita pula, kini telah
  63. Madame Eugenie Cotton, salahsatu pendiri GW. DS jang telah mendjabat Ketuanja selama 15
  64. usia 80 tahun, naik kemimbar untuk mengu-
  65. tjapkan laporannja mengenai kegiatan GWDS
  66. Selama masa itu GWDS dapat mentjatat se-
  67. djumlah kegiatan2nja jang merupakan detik2
  68. bersedjarah dalam kehidupan organisasinja,
  69. Dalam tahun 1948 di Budapes GWDS menge-
  70. luarkan suatu Manifesto jang menjatakan tekad
  71. Dalam tahun 1955 suatu Kongres Ibu Sedunia
  72. Dalam tahun 1958 dalam Kongresnja ke-4 di
  73. s Dipindai dengan CamScanner
  74. Dakwaan
  75. tahun bertahun engkau menunggu,
  76. tiada habisnja hati meminta, tapi engkau tambah tersiksa,
  77. gerombolan, pindring dan tuantanah
  78. djadi satu ngisap si lemah,
  79. segala mahluk bagimu tjinta gairah?
  80. tak berani kata berdjandji
  81. tapi ada pertjaja dan kejakinan,
  82. hatimu pasti sekeras badja,
  83. tubuhmu tahan segunung batu
  84. angin pagi, bunga dan dedaunan
  85. 22 desember 1960
  86. Dipindai dengan CamScanner
  87. 1bu jang patut dikenang:
  88. DEWI SARTIKA
  89. Dsiden. Maka tampaklah bakat
  90. adat, gadis2 dimasa itu hanjalah
  91. Tetapi untung buat Dewi Sar-
  92. beladjar matjam² pengetahuan ibunja di Bandung. Menurut luskannja. Memang berat sekali
  93. Dipindai dengan CamScanner
  94. sih harus ia hadapl. jalah:
  95. san ini terbukti bahwa dalam
  96. nang dipanggil Uwi" oleh siapa
  97. menghadapi pula tjatjian dan
  98. ulangtahun sekolahnja jang ke.
  99. ka-tjita, karena dalam tahun itu
  100. djuga, suaminja meninggal du-
  101. nia Tapi mengingat, bahwa ke.
  102. matian seseorang itu bukanlah
  103. satu hal jang luarbiasa, maka
  104. dudukan tinggi dan gelar raden
  105. terusiah Dewi Sartika berdju-
  106. ang menjempurnakan tjita2nja.
  107. wati dengan tabah dan berani,
  108. kemudian guruhnja revolusi ke.
  109. gembira, disamping terus meng-
  110. merdekaan ia sambut dengan
  111. hadapi murid²nja, walaupun
  112. usianja sudah amat landjut.
  113. njekolahkan anak wanitanja, te. djadi dianggapnja Raden itu
  114. Tapi satu lagi tradisi jang ma. djadi bukan tanda bahwa dia(S. Ruk).
  115. Dipindai dengan CamScanner
  116. Renungan Mak Ompreng"
  117. Hari Ibu
  118. Dipindai dengan CamScanner
  119. nja segera membereskan dengan Administrasi API KARTINI" Kramat V/7 Djakarta.
  120. Leorang 9bu, Pedjuang
  121. Leniwati
  122. Dipindai dengan CamScanner
  123. Kundjungannja ke Sovjet Uni dipergunakan
  124. s Dipindai dengan CamScanner
  125. Jozef Pacholczyk
  126. Pianis Polandia
  127. Karja² Chopin
  128. Dipindai dengan CamScanner
  129. Harmat
  130. luhsatu Desember, Bapak mana tjaranja membuat atjara
  131. dan anak2 sibuk berunding dan gembira Hari Ibu, untuk mem-
  132. Tanggal 22 Desember tahun nja, ialah Hari Ibu untuk meng-nangkan hati ibunda.
  133. Sesuai dengan kemadjuan dja-
  134. Tentang hadiah untuk Ibu,
  135. CSDipindai dengan CamScanner
  136. Tjatatan bulan November :
  137. Kepada Pahlawan
  138. Setiap bulan November kembali kukenang hari²
  139. itu dan kepadamu Pahlawan jang kini telah tiada.
  140. Hari penuh kedjantanan djuang, tekad terpateri
  141. untuk memerdekakan tanahair, mengenjah pen-
  142. djadjahan, walaupun mortir berdentam peluru men-
  143. desing dan maut tersebar dalam kegelapan malam. Ingatkah kau, betapa arus kebahagiaan berdjuang
  144. untuk tjita2 menggetar-debarkan hati muda, tjita²
  145. ketika agresi Belanda menghantjur leburkan kota
  146. api dan daerah jang dimulai dengan perlawanan gigih arek2 Surobojo hingga mengobar menjala
  147. arga2 jang telah mendapat ke-
  148. Dipindai dengan CamScanner
  149. Tak Suka Makan
  150. DARA Ibu tentunja sering mengalami soal jang
  151. apalagi si-ibu dalam keadaan bingung — anak
  152. antaranja sebagian besar telah dengan aktif ikutserta dalam perdjuangan untuk kemerdek
  153. s Dipindai dengan CamScanner
  154. Larina
  155. Dipindai dengan CamScanner
  156. h dari Abad ke Abad
  157. Dipindai dengan CamScanner
  158. —Peroahabatan
  159. jang semakin kokoh
  160. dan URSS — antara Rakjat Indonesia dan
  161. Kundjungan² para negarawan setjara timbal balik dan jang diperkokoh dengan saling kun-
  162. djungan Presiden Sukarno dan Perdana Mente-
  163. baik dari Pemerintahan maupun dari organi-
  164. marakkan persahabatan dan udara perdamaian.
  165. Dipindai dengan CamScanner
  166. an para seniman dan seni. wati Sovjet mendapat sam.
  167. butan jang hangat sekali dan sebagai tanda persaha.
  168. batan masing2 mendapat bunga?.
  169. Dipindai dengan CamScanner
  170. MASAK2AN
  171. 260 gram tepung trigu
  172. 150 gram air kelapa
  173. demi satu, kemudian gula, mentega dan vanille,
  174. tiap lapis diberi mentega dan disusun sampai
  175. s Dipindai dengan CamScanner
  176. Mengenal Eanahair
  177. Sekilas adat-istiadat
  178. Nasib Kaum Wanita di Bali
  179. njetudjuinja, selandjutrja ter-
  180. tjara adat dengan upatjara ke-
  181. diatas jang membawa akibat
  182. agamaan disertai sesadjennja
  183. pala agama), dengan dihadiri
  184. s Dipindai dengan CamScanner
  185. PRESIDEN MEMBERIKAN KOMANDO PADA ,,HARI IBU"
  186. 22 DESEMBER 1960
  187. Kaum Wanita Harus Ikutserta Dalam Pembaogunan
  188. Semesta Berentjana di Segala Bidang
  189. Beribu-ribu wanita telah me-
  190. sosialisme. Karena kaum wanita martono menerangkan betapa jang paling menderita dalam pentingnja peranan kaum wani-
  191. kup waktu untuk memenuhi kepada tg. 22 Desember 1928 di-
  192. SAMBUTAN NJ H. A. HIDAJAT PADA PERAJAAN HARI IBU
  193. Dipindai dengan CamScanner
  194. 1960* Tahun Kebangkitan Afrika
  195. djuangan Rakjat Afrika untuk30. · Betjuana
  196. Dipindai dengan CamScanner
  197. ZNUME173
  198. Berita sana sini
  199. Dipindai dengan CamScanner
  200. PENJAKIT TJATJING
  201. Oleh: Dr. Sumijarsi Caropeboka.
  202. 2. Tjatjing kremi (Oxyuris Vermicularis)
  203. 3. Tjatjing tambang (Aneylostoma Duadenale)
  204. s Dipindai dengan CamScanner
  205. Viena REMADJA
  206. Kalau habis putus djangan ter-buru² tjari sambungan
  207. Sikap ter-gesa² demikian tak baik. Lebih baik
  208. Dipindai dengan CamScanner
  209. Dipindai dengan CamScanner
  210. Dari
  211. DALAM
  212. FOLKLOR TADJIK
  213. DADA umumnja wanita2 seckarang terutama ga-
  214. s Dipindai dengan CamScanner
  215. DEWI SRI
  216. Dipindai dengan CamScanner
  217. Pahlawan dilereng Gunung Ungaran
  218. Indonesia adalah dikenal oleh membunuh petani2 jang tidak ber-
  219. Dipindai dengan CamScanner
  220. putranja?"Ja Pak. Itu jang
  221. mateng disakunja. dan beberapa
  222. Dipindai dengan CamScanner
  223. Pasukan dan Rakjat gunung mereka tidak lagi perang, tetapi dah tak tampak. Semua temannja
  224. gula. Kopral gila! Awas kau !" Lurah jang dahulu pernah memu-
  225. rawa-pening, tetapi mundur ke-
  226. pasukan harus sampai dilembah
  227. Ungaran pada djam enam pagi. djait, bordier dll. Enam bulan dia
  228. Demikianlah semua berdjalan tje- sudah dapat membuat badjunja
  229. pat untuk mengedjar waktu. Tem- sendiri, hemnja suami, dan badju²
  230. bakan² Belanda masih terdengar ketjil untuk tjalon putranja. Ko-
  231. seru. Mendjelang pagi keadaan· pral Dengkek mengenangkan itu
  232. kembali sunji. Hanja bunji wa- semua. Dia sudah mendatangi se-
  233. lang-belalang dan kodok kongkang orang Ibu jang baik hati padanja
  234. Satu tahun kemudian. Keadaan djikan, supaja isterinja nanti djika
  235. berubah madju. Tentara sudah ti- datang ditempatkan dipaviljunnja.
  236. dak lagi di-desa2, gunung dan hu-Sudah tentu Kopral Dengkek se-
  237. tan2. Tugas gerilja selesai, dan ke-
  238. Apel pagi Kopral Dengkek su- mudian kembali kekota. Tugas
  239. Dipindai dengan CamScanner
  240. Djawaban
  241. ginem" — dapat kami muat de-
  242. Damai untuk
  243. Aldjazair
  244. s Dipindai dengan CamScanner
  245. Redaksi
  246. meniedihkan sekali."— Kopral
  247. WISMA E. YUNARA
  248. Djl. Tjiandjur 18 - DJAKARTA
  249. cs Dipindai dengan CamScanner
  250. Bergembiralah dengan....
  251. SIROP BINTAVIT
  252. Topicum
  253. UNTUK ORANG TUA dan ANAK?

ApiKartin

No. 11-12 Th. II

Nov.—Des. 1960

Dipindai dengan CamScanner

Penerbit : Jajasan Melati ISI Matraman Raya 51 Djakarta Terbit sebulan sekali

Hal.

Api Kartini

Djangan biarkan awan membunuh kemanusiaan 2

3 Redaksi :

Maasje Siwi, S. Asijah, Darmini, 5
Parjani Pradono Penanggungdjawab : Maasje Slwi Pembantuz : 6 7 8 9
S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati, Sugiarti Siswadi, Mr. Trees Sunito, Sulamí, Rukmì B. Resobowo, Siti 11

Suratih, Sulistyowarni, Sutarni, Sudjinah, Sartini Ilustrator :

W. NIrahuwa
Alamat Redaksi : Matraman Raya 51, Djakarta Tilp. : Djtn. 753 Alamat Administrasì : Kramat V/7 Djakarta Tilp. : No. 4430 Uang Langganan : setahun … Rp. 48. enam bulan 25.— tiga bulan …, 13. etjeran per ex.. 5.— Api Kartiní menerima karangan darì luar, dari siapa sadja jang me. naruh mínat. Karangan harus ditik diatas kertas jang tidak timbalbalik, karangan jang tidak dimuat dapat d'kírím kemball apab'la dtsertai dengan perangko.

Tarip iklan: 1 pagina .. Rp. 600.— ½ pagina ……… 400.-- 4 pag na, 250.-- ½ pagina … 150 - Kontrak : 6 X muat, rabat 10%

Surat dari redaksi ..

MPRS dengan karja2nja ...

Pertjikan Api Kartini

Taman Pendidikan Anak2 GWDS 15 tahun. Dakwaan Dewi Sartika
Hari Ibu ....
Kita perkenalkan seorang ibu,
pedjuang dan seniwati ....
Jozef Pacholczyk memperkenalkan
karja2 Chopin ....
Hormat bagi Ibunda Kepada Pahlawan. Tak suka makan. Sarinah dari abad ke abad.

Persahabatan jang semakin kokoh ...

Masak-masakan .. Sekilas adat-istiadat dan nasib
kaum wanita Bali....

14 15 16 17 18 20 22

Sidang Madjelis Umum PBB jang ke-15

Berita sana sini Penjakit tjatjing .. Arena Remadja Rok dalam.
Dewi Sri ....

Pahlawan dilereng gunung Ungaran ....

Djawaban redaksi

Keterangan gambar kulit muka :

Minahasa.

27 28 29 30 32 33 36

Presiden memberikan komando pada Hari Ibu ... 25

1960 Tahun Kebangkitan Afrika .. 26

Pemandangan disekitar da nau Tondano diwaktu sore di

s Dipindai dengan CamScanner

e

Kità akan amanat PJM rung ini kaum anti imperialis.

madju

Presiden. Pembatja jang budiman PERPUSTAY terusdjikc benar2 kita Bangsa dilzksanakan tanpa sjarat apapun.

conesia

Kerdja, sandang-pangan, keamanan, perdamatan disctiap Desa/Dukuh karus ada Sekolah-Rakjat, hingga tjita? tertjapai.wanita telah mempunjal progrem

jang besar untuk melaksanakan koputusan MPRs

dan

djuanaken lebih landjut. Sebagaimana problim2nja telahSURAT DAR REDAKSI volusi 45, jang dongan populer telahdisebut DJAREK".

tugas kaum wanita semakin djelas garier ja, karena dalam Poliklinik, ngan peristiwa, tahun 1960 nipun tak kalah banjak dan jat jany meratz keseluruhannja. Bahkan telah diperinti oleh tuk melaksanakan semua keputusan MPRS jang sesuai dengan

nja sumber2 kekajaan alam sebagai tersebut dalam pasal s3 UUD 5.

kongkrit jang harus diputuskan oleh MPRS.

an nasional ini dapat lebih meneliti lagi soale baru jang penting jang harus diper.@alam memporingati Hari Ibu jang mempunjai tradisi persntuan dan perdjuang-dnuangkzn terus. Oloh karena itu mendjadi kewadjiban bagi setiap kaum wanita di-diper.perdjuangannja, seka-tan tanngal 22 Desember diperingati oleh seluruh kaum wanita Inloncsia, makadan Neara Indonesia ini dapat venmasai sepenuh-detakkan dalam dasar2 pola pembangunca ini dapat berhasil dan berdjalan lantjar,seluruh Rakjat. Kita kaum wanita mempertiajai bahwa tita2 Jong baik jang telarjo. tikup, merata, murah dan baikc. Semt ini adalah daman setiap kaum iba,danhan keperluan hidup se-hari2, mengatur distribusi agar tjepat sampai ditangan Rak-laksarkan pembangunan tata-perdesan jang demokratis, meninggikan produksi ba-bagai basis pembangunan semesta dan meruparan bagian mutlak dari revolusi. Me-bangunan laine jang diperlukan oleh Rakjat perdesan. Melaksanakan landreform se-Balak-Dsea dan pem-DEPERNAS baheatjana poia pembangunan jang bertudjuan untuk meningkatkan kesediahteraan Rak.pat dikemukakan barwa, tidak akan ada sorang ibupun jang akan menolak ren-nan semesta berentjana, jang telah diolah oiel DEPERNAS. Salah satu tjontoh da-lum kctetapan I dan II, jang setjara pokok telah menerima dasar pola pembangu-sebagaimana telah tertera da.melandjutkan perdjuanganprogram Kabinetnja, melaksanakan amanat penderitaan Rakjat, dan sungguh2 bekerdja baik un-lakjat mengandalkin kopada wakilznja untuk tetap setia mendjalankan tunas2-masjarakat jang ada ditanah-air kita ini. Oleh karena itu, adaloh wadjar djikawartanoon dl. adalan merapikan kesatuan jang bulat dari semva unsur kekuatannzlis, agama, komunis, angkatan bersendjata, pemuda, tani, wanita, kebudajan,meliputi selvruh sektor kchidupan adalah merupakan pegangan dasar jang harussar hatuan negara, dan garise besar pola pembangunan semesta berentjana jangtelah melchirkun keputusan? penting sebogai hasil dari sidang MPRS selama 27 hari. peristiwzs Djka semua ini kita hubungkan dengan sedjarah gerakan kaum wanita, Jang Kitc kaum wanita jang mendukung Ecnipol, dan Djarek mempunjai kewadban Keputusan penting MPRS mengenai Manfesto Politik dan Djarck sebagai da-mudian kini. suera Bandung kombali mer ggoma dari tempat jang sama. Bandungbongan ekonomi, don keb:dajaan, suara Bandung menggema diseluruh dun'a. Ke-melahirkan scpuluh prinsip mengenai hutungan persahabatan perdamaian, pengem-àjadi pusat perhatian Rakjat2 Sedunia. Tatkaia Konferensi Negaraz Asia-AfrikaSementara ds Bandung. Suatu klimaks tc'ah terdjadi. Kota sedjuk jang pernah men-Atas landasan peristiwa2maha penting lagi, jalah amanat PJM Pres'den Sukarno pada peringatan ke-15 Re-Kemudian tahun 1960 ini kita mengalami peristiwa jangjang dialami. Peristiwa penting tahun jang lalu adalah lahirnja Manifesto Politk.Sebagaimana tahun2 jang lalu, Api Rartini memasuki tahune jang penuh de.nomer rangka ii adalah nomer iang penghabisan untuk tahun 1960, kemudian kitaKali ini Api-Kartini terbit rangkap, jelah bulan November dan Desember. Da

CS Dipindai dengan CamScanner

Nazim H:kmet

djangan biarkan awan membunuh

kemanusiaan

Itulah ibu jang melahirkan kita sebagai djantan Tjahaja mentari jang bersinar, dikaruniai me- lingkar keatas Bukan inikah ibumu jang memberikan kau hidup? Tuan, sajanglah setiap ibu

Djangan biarkan awan membunuh kemanusiaan.

Seorang pemuda tjilik berlari dan meluntjur ke-

gembiraan Lajang-lajangnja menari diatas pohon meninggi Tidakkah tuan djuga, menari dan berlari demikian? Tuan, sajanglah pada setiap anak-anak ketjil

Djanganlah biarkan awan menghukum kematian

atasnja.

Pengantin baru menjisir rambut didepan katja, Dia lagi menunggu seseorang tiba, Sekali kelak tak seorangkah jang menunggumu, tuan? Tuan, kasihilah setiap pengantin jang menunggu Djangan biarkan awan membunuh kemanusiaan.

Dihari tua manusia tak akan berpikir

Tentang sesuatu, tetapi kenangan hidup jang penuh

ria, karenanja, kasihanilah kini pada siapapun jang tua, Tuan, sajangilah, dirimu jang djuga kan tua Djangan biarkan awan menghukum kematian atasnja

Dari Penjair dan Perdamaian (Terdjemahan: Ris.)

cs Dipindai dengan CamScanner

MPRS

dengan Karja-karjanja

Oleh: Lantini Kapti

ANDUNG sekali lagi men-sudah ditentukan. Duduknja pun dang sangat abstraknja masalah B djadi tempat bersedjarah. diatur ber-selangseling, jang sa-ini, atau pula karena Manipol Dengan gedungnja gedung Mer-tu Muslimat NU. disebelahnja dianggap sudah banjak diikuti deka atau jang dahulu terkenal Wanita Demokrat, sebelah lain sedjak lama sebelum MPRS ber. Gedung Asia Afrika ditempat Gerwani atau tokoh2 buruh/tar.i sidang. Namun tidak ada seo- inilah MPRS maupun Depernas rang anggotapun jang berdiri wanita. Rupanja Panitia ini menjelesaikan karjanja dalam diluar Komisi. mendapat ilham dari pengala- ketjepatan waktu jang sangat man Depernas, karena di Deper-Sidang MPRS seperti kita ke- mengagumkan. tahui membahas 17 djilid buku nas suatu kali pernah mendapat Pola Pembangunan Hasil Karja Anggota MPRS seluruhnja tegoran dari Presiden mengapa wanita² ditempatkan dibelakang. Depernas, disamping tugasnja berdjumlah 610. dari djumlah sekian ratus itu terdapatlah 40 jang chusus sebagai badan ter-Pada hari pertama sidang di- anggota wanita. buka seorang anggota prija tinggi jang harus menentukan
Apabila kita duduk diatas bal-membisikkan.....bukankah garis2 besar haluan Negara.
kon gedung MPRS, tempat di-emansipasi wanita Indonesia su-Buku2 ini semua dimiliki oleh mana publik dan para undangan dah tjukup dewasa? Anggota para anggota, tetapi sesuai de- dipersilahkan mengambil tem-
wanita lain mendjawab..... ngan permintaan Presiden, MP-
patnja masing2, maka tampak-,namun ini namanja kepribadi-RS hanja diminta mengesahkan garis2 besarnja sadja. Apabila lah dari atas betapa megahnja an. Perpaduan antara dajadju- sidang MPRS ini, dimana lebih ang dengan mengatur rasa kein-kita ikuti dari dekat, banjaklah
dahan..... kesimpulan dan sistim bekerdja
dari 500 wakil2 Rakjat jang mewakili berbagai daerah, aliran Demikianlah kiranja MPRS jang sangat baik untuk ditjen- serta golongan karjanja mereka sudah mewakili 2 unsur dalam toh. sedang bermusjawarah. menggambarkan kemadjuan wa. Bahwa sifat demokratis itu ti Ruang sidang terbelah dua, nita Indonesia. dak selalu ditentukan oleh tjara diantara ruang pemisah itu ter-Dari djumlah 40 anggota jang mengambil keputusan jang ha- dapat dua podium saling berha-tampak hadir kira2 38, pada kekatnja memperkosa suara mi- dapan, jang satu podium Pim-umumnja sesuai dengan keten-noritet dan bahwa perdebatan pinan jaitu tempat duduk Pim-tuan tatatertib anggota2 wani-ber-tele2 bisa diganti dengan sis- pinan 5 serangkai Pedjabat dan tapun semuanja mengambil ba-tim musjawarah dan saling me-Wakil2 Ketua MPRS, disebe-gian dalam komisi2. ngerti. Sistim persidangan ini rang lain podium tempat Pre-Jang terbesar mendapat per-umumnja kita djumpai dalam siden duduk dan menjampaikan hatian dari kalangan wanita ja-sidang2 internasional seperti pidato2nja. Agak berbeda de-lah komisi Kesedjahteraan jang Kongres Wanita Sedunia, dsb.-
ngan pemandangan digedung dipimpin oleh Bung Njono. Ka-nja..... dsb.nja.
DPRGR. anggota2 wanita tidak rena dalam komisi ini duduk 13 Segera setelah disahkan tata- duduk bertebaran di-tempat2 orang anggota wanita. tertib dan atjara disusun oleh jang dipilihnja, karena di MP. Komisi A Mental Rochani dan Pimpinan, maka Komisi2 terus RS para anggota wanita duduk- memulai kerdjanja. Didalam ra-Pendidikan djuga banjak wani- nja diatur dalam satu deretan ta ambil bagian. Begitu pula di pat Komisi ini berdebat para medja dan semuanja berada di-Komisi Produksi, Distribusi dan wakil2 Rakjat tsb. Ada djuga

depan, sehingga siapa jang Komisi Pemerintahan/Keaman-Komisi jang mengambil beleid

membolos mendjadi mudah keli- an/Pertahanan. meletakkan tema perdebatan itu

hatan. Karena memang semua

Jang samasekali tidak ada didalam sidang² sub Komisi. Hal anggota harus mentaati ketentuwanitania hanjalah Komisi Ma-ini tentunja mengingat besarnia

djumlah anggota Komisi. Di

an duduk menurut nama² jang nipol. Mungkin karena dipan-

CSDipindai dengan CamScanner

Komisi A misalnja terdengarla 6 wanita. Setiap pembitjara desa akan dibangun 1 Bank desa suara wanita jang mengusulkandiberi waktu sepuluh menit, dan satu sekolah sedikitnja dan agar dalam djangka waktu 8djika sampai melampaui waktu 2—5 poliklinik tiap Ketjamatan. tahun ini di-desa² dibangun se-Ketua tjepat2 menekan knopnja Sedangkan pola ini dalam djang- dikitnja sekian sekolahan dandan lampu merah menjala dide- ka waktu tahapan pertama akan butahuruf hendaknja sudah le-pan pembitjara. Disinilah ma- membuka lapangan kerdja jang njap dalam waktu jang ditentu-tjam2 gaja kita tangkap dari berarti memberikan kesempatan kan, sebab dengan demikian wa-suara2pembitjara. Seniman2 bekerdja bagi tenaga2 baru nita akan mendapat keringan.menjadjikan uraiannja dalam setjara massal jaitu 1 djuta di- an dalam bebannja. Ada lagi di gaja prosanja, wanita2 ada jangkalangan pertanian dan 5 djuta Komisi Kesedjahteraan seorangberlanggam dengan pantun2 da- orang disektor industri. Berapa wanita tak ketinggalan mengu- erahnja, prijapun tak kalah prosenkah kiranja tenaga wani- sulkan dalam membangunkan membawakan sjair2 antara lain 'ta akan diikut sertakan baik se- perumahan Rakjat dianganlah sjair Maluku. Tokoh² prija jangbagai tenaga skill maupun tena- perhatian hanja ditudjukan un.berbitjara dengan agitasi2punga massal tergantung kesang- tuk memperlengkapi perumahan gupan wanita sendiri. mendapat sambutan namun pa- itu dengan gas dan listrik sadja.da umumnja para pembitjara

Sebab djika betul2 perumahanmembawakan garis amanat pen-Rakjat terbanjak ini akan men-deritaan Rakjat. Djika dinilai

dapat perhatian hendaknja mi.tidak seorangpun jang dengan

njak tanah, sebagai bahan bakusengadja menjebarkan perpe-

untuk lampu teplok djanganlahtiahan. Sebab bukankah MPRS dilupakan! Demikian suara wa-sudah menerima Amanat Presi-

nita! den, bahwa MPRS adalah alat revolusi.

Tapi kiranja suara wanita ini

djuga besar artinja sebagaiKeputusan MPRS No. I me-

sumbangan untuk penjempurna-muat pengesahan Manipol RI an rentjana pembangunan. Se-dan perperintjiannja sebagai bab djika tidak wanita sendiriparis2 besar daripada haluan

jang memperdjuangkan sedangnegara. Keputusan2 MPRS No. mungkin kurang dianggap pen.II memuat pengesahan garis2

ting. Begitu pula di distribusi.besar pola Pembangunan tahap-

Jang mendjadi sasaran adalahan pertama hasil karja Deper-

penjaluran bahan sandangpa-nas. Dalam keputusan ini terdiri

ngan, antri bahan sandangpa-atas prinsip umum jarg tertjan- ngan, jang sampai mengakibat-tum dalam mantel formulering, kan anak2 ketjil turut ter-de.lampiran A jang berisi amande- sak2. banjak diutjapkan olehmen2 dan lampiran B berisi sa-

pembitjara2. Dan bagaimanaran2 jang harus diperhatikan

supaja harga barang sandang-oleh para pelaksana pembantu2 pangan mendjadi serendah Presiden dan lampiran C harap- mungkin sesuai dengan kemam-an2 untuk diperhatikan dalam puan membeli Rakjat, dianganpelaksanaan nanti. MPRS mem- seperti sekarang makin ditertib-beri kuasa penuh kepada man- dataris jaitu Presiden dalam kan makin giat kaum spekulan bermain.melaksanakan keputusan² MPRS No. I dan II.

Begitulah sidang2 Komisi/

Isi garis2 besar pola jang ter-

sub Komisi diadakan pada siang

dan malam hari. muat dalam buku ke I djilid 3 jang penting untuk diketahui Jang lebih banjak menghada- pi pekerdjaan berat pada peru-oleh wanita jaitu bahwa pola tahapan pertama ini memuat musan? adalah Pimpinan MPRS rentjana2 dibidang sandang-pa- sendiri. Disini ternjata bahwa ngan. Setiap orang akan ditju- pimpinan betul2 mempunjai kupi kebutuhannja untuk mem- tanggungdjawab jang berat. beli beras sebanjak 115 kg se-Memang se-gala2nja dipersiap- kan dengan baik dan berbedatahun. Tekstil untuk tiap orang dengan suasana2 liberal dalamsetahun. Dengan ditjukupinja Konstituante jang lalu. kebutuhan minimum akan beras dan kain dalam negeri, ini ber-Dalam pandangan umum berarti devisen bisa dihemat dan bitjara kira2 50 anggota. Dari tidak perlu diantrikan lagi. Di- djumlah tersebut berbitjara pu- 4

1 Djanuari 1961

Ajunan tjangkul per-

tama di Gedung

Proklamasi Sebagaimana keterangan Presiden pada Hari Ibu 22 De- sember 1960, besuk pada tgl. 1 Djanuari 1961 ajunan tjangkul pertama akan di'akukan dige. dung Proklamasi Pegangsaan Timur 56 dimulai djam 10 pagi ja'ah sebagai tanda dimulainja pelaksanaan pembagunan na_ sional semesta, Disamping Pre. siden akan diikuti oleh 17 orang jalah wakil? dari golongan karja dan Nasakom, Dalam diundang upatjara tsb. akan pula para pedjabat Pemerintah (Menteri2), korps diplomatik anggota2 MPRS dan DPRGR, DPA, Depernas. Bapekan, Pe- ngurus Besar Front Nasional, golongan2 politik.goongan karja, DPRD GR Djakarta Ra. ya, pámpinan organisasi2 dll. jang berdjumlah kira? 1.500 orang. Disamping itu diundang massa sedjum'ah 5.000 orang jang akan hadlir disekitar tem. pat pentjangkulan, pintu ger. bang gedung Prokamasl akan dipagari oleh barisan Bhineka Tunggal Ika. Seandjutnja tgl. 1 Djanuari telah ditetarkan sebagai hari besar jaitu hari pembangunan jang setiap tahun akan diper. ingati.

CS

Dipindai dengan CamScanner

Pertjikan Api Kartini:

Pendapat Kartini tentang ,IBU"'

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, tanggal 22 Desember 1960, maka redaksi me- mandang perlu mengutip tulisan Ibu Kartini tentang IBU", jang dimuat dalam suratnja kepada Tuan dan Njonja Anton, tertanggal 4 Oktober 1902 sbb.: Alangkah berbahagianja laki2, bila perem- puannja bukan sadja mendjadi pengurus rumah tangganja, ibu anak2nja sadja, melain- kan djuga djadi sahabatnja, jang menaruh minat akan pekerdjaannja, turut merasakan pekerdjaannja itu. Hal jang sedemikian itu

tenlunja berharga benar bagi kaum laki2, ja-

itu bila dia bukan orang jang pitjik peman-

dangannja dan angkuh. Kami disini meminta, ja memohonkan, meminta dengan sangatnja supaja diusahakan pengadjaran dan pendidikan anak2 perempuan, bukanlah se-kali2 karena kami hendak mendjadikan anak2 perempuan itu saingan orang laki2 dalam perdjuangan hidup ini, me- lainkan karena kami, — oleh sebab sangut jakin akan besar pengaruh jang mungkin datang dari kaum perempuan — hendak mendjadikan perempuan itu lebih tjakap melaku- kan kewadjibannja, kewadjiban jang diserah-

kan oleh Alam sendiri kedalam tangannja; mendjadi ibu — pendidik manusia jang per-

tama2. Bukankah dari perempuanlah manusia itu mula² sekali mendapat didikannja jang biasa- nja bukan tidak penting artinja bagi manusia selama hidupnja. Perempuanlah jang menaburkan bibit rasa kebaktian dan kedjahatan jang per-tama2 sekali dalam hati sanubari manusia; rasa kebaktian dan kedjahatan itu kebanjakannja tetaplah ada pada manusia itu selama hidupnja. Bukan tidak ada auasannja orang meng- utjapkan: diminumnja ber-sam? air susu ibunja". Ibulah jang djadi pusat kehidupan rumah-tangga, dan kepada ibu itulah dipertanggungkan kewadjiban pendidikan anak2 jang berat itu: jaitu bagian pendidikan jang membentuk budinja. Berilah anak² gadis itu pendidikan jang sempurna, djagalah supaja ia tjakap kelak memikul kewadjibannja jang berat itu. O, tahulah kiranja sekalian ibu, apa jang sebenarnja diterimanja, bila ia dikurniai ba-

hagia perempuan jang se-besar2nja: keme- wahan ibu ! Ber-sama2 dengan menerima anak itu diterimanjalah kewadjiban untuk membentuk masa jang akan datang. Aduhai, djelas dan teranglah kiranja tergambar dihadapan matanja, kewadjiban jang dipertanggungkan oleh keibuannja kepada dirinja. Dia mendapat anak itu, bukanlah untuk dirinja sendiri; anak itu wadjib dididiknja untuk keperluan keluarga besar, jang anak itu mendjadi ang- gotanja kelak, keluarga jang sangat besarnja itu, jang dinamai Masjarakat itu! Karena itu kami minta pendidikan dan pengadjaran bagi anak2 gadis. Kami jakin, dengan se-jakin2nja, bahwa peradaban bangsa tiada akan dapat deras madjunja, selama kaum perempuan didjauhkan daripada usaha
memadjukan bangsa itu ....... Adakanlah
ibu jang tjakap serta berpikiran...... per-
adaban dan kepintarannja pasti akan ditu- runkannja kepada anak2nja; anak2nja perempuan jang akan mendjadi ibu pula, anak2nja

laki2 jang achir kelaknja mesti mendjadi pen-

djaga kepentingan bangsanja." Demikianlah isi hati Kartini tentang IBU". Alangkah agungnja isi hatinja itu, jang sampai sekarang masih senantiasa mendjiwai setiap Ibu Indonesia. Djelaslah, bahwa fungsi ibu bukan hanja se-mata² mengurus rumah tangga sadja, tetapi djuga disamping itu mendjadi sahabat suaminja dirumah, mendjadi pendidik anak2nja, dan mengingat sangat mulianja tugas dan fungsi ibu tersebut, maka sjaratnja ialah agar ia mendapat pendidikan dan pengadjaran jang setjukupnja. Dengan mendapat pendidikan dan pengadjaran jang tjukup, maka ia akan mempunjai ketjakapan dan tahu mèndidik anak2nja jang berguna bagi masjarakat dan bangsa serta tanah-airnja. Redaksi berpendapat, bahwa kaum ibu perlu meningkatkan pengetahuannja, teruta- ma pengetahuannja tentang revolusi Indonesia seperti jang diamanatkan dalam Manifesto Politik R.I. sehingga dapat membimbing pu- tera-puterinja untuk mendjadi patriot sedjati, patriot komplit, jang sedia bekerdja dan ber- korban dalam menjelesaikan revolusi Indonesia dan membebaskan tanah-airnja dari se- gala bentuk pendjadjahan dan penindasan menudju kemasjarakat jang adil dan mak- mur, masjarakat sosialis Indonesia.

Dipindai dengan CamScanner

TAMAN PENDIDIKAN ANAK²

PERTANJAAN: Dengan hormat, sebut sehingga sifat laki2 berganti sebagai anak perempuan biasa. Dan bagaimana pendapat redaksi Kami minta nasehat berhubung anak perempuan agar anak kami tersebut tidak terlalu nakal. kami jang nomer 2 namanja Sri Teguh Rahaju. Minta djawaban, dan kami tunggu dalam Api Umurnja 3 tahun 2 bulan. Sampai sekarang ini Kartini No. 8 ke-II jad. anak tersebut mempunjai sifat2 sebagai anak laki2, Hormat kami, baik gerakannja maupun alam fikirannja, dan kalau Pembatja Api Kartini jang setia: dipanggil Sri atau Rahaju tidak mau, ia minta

S. DIJEM SOEMBAWA

dipanggil Teguh. Maka bagaimana advis dan pen-

Gang Randu Gapit 10 dapat Redaksi agar kami dapat mendidik anak ter-Kutoardjo. DJAWABAN: Sajang sekali, djawaban atas pertanjaan Sdr. ini terpaksa tidak dapat kami sampaikan melalui Api Kartini No. 8, karena waktu Redaksi menerima surat Sdr., A.K. No. 8 sudah siap naik pertjetakan. Mengenai anak kita Sri Teguh Rahaju, harap Sdr. djangan ketjil hati, karena berdasarkan kete- rangan Sdr. seperti diatas, tak ada hal² jang perlu dikawatirkan. Sifat atau lebih tepat tingkah laku Sri Teguh Rahaju seperti anak laki2, mungkin hal ini akibat dari keadaan lingkungannja se-hari2, mi- salnja pergaulannja atau temannja bermain keba- njakan anak2 laki2 sehingga Sri tentu sadja suka meniru dan bertingkah laku seperti saudara2nja dan teman2nja laki2. Hal sematjam itu mudah dan ba- njak terdjadi, terutama pada anak2 jang masih ketjil seperti Sri. Pada dasarnja tak ada perbedaan sifat dan tingkah laku antara anak2 ketjil wanita dan laki2, semua anak ketjil pada dasarnja senang bergerak, bermain dan meniru perbuatan orang lain disekitarnja. Perbedaan tingkah laku antara

anak laki2 dan perempuan mulai djelas nampak, baru setelah anak mengindjak ambangpintu kede- wasaannja, masa pantjaroba (puberteit) jang bia- sanja dialami anak umur 13 sampai 20 tahun. Dja- di Sri kita jang masih berumur 3 tahun bertingkah laku seperti anak laki2 itu samasekali bukan hal jang abnormal, tetapi sering terdjadi pada anak² jang masih ketjil. Apalagi djika bapak-ibunja atau orang2 dewasa sekelilingnja dalam tindakan atau utjapan sering menggambarkan rendahnja deradjat kaum wanita, tentu sadja anak2 kita perempuan lebih senang bertingkah laku seperti laki2, suatu perbuatan diluar kesadaran anak sendiri. Karena itulah perlu mendjadi peringatan bagi para orangtua, hendaknja dalam mendidik anak²nja supaja mereka (anak² itu) bersifat wadjar baik laki2 maupun wanita, orangtua djangan menundjukkan sikap tidak adil atau mem-beda2kan deradjat laki2 dan wanita, jang pasti akan mempengaruhi sifat dan tingkah laku anak-didiknja.

Lelamat Hari Natal dan Tahun Baru 1961 Segenap Anggota Redaksi Api Kartini dan Pembantu-pembantunja

s Dipindai dengan CamScanner

Kepada para pembatja

GWDS 15 tahun........· Berdjuang untuk kebahagiaan

keluarga dan Perdamaian Dunia.

ponis termashur dan putera Rakjat Po- landia berkumandang disalahsatu ruangan Ge- dung Kesenian kota Warsawa. Musik Chopin jang sudah terkenal dan ditjintai oleh ber-dju-

ta2 umat manusia sekali lagi memikat hati, kali

ini hati 136 wanita jang mewakili 61 negeri dari segenap benua didunia.

Pianis muda seorang wanita pula, kini telah

sampai pada achir konsernja untuk sedjurus kemudian disambut dengan tepuktangan jang riuh. Tepuktangan dari tangan2 jang ber-ma- tjam2 warna kulit, hitam, putih, kuning, sawo- matang. Dan dengan ini dibukalah sidang De- wan Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Warsawa pada tgl. 29 November 1960. Sidang jang mempunjai arti chusus, karena bertepatan dengan ulangtahun GWDS jang ke-15. Betapa indah pemandangan diruangan sidang jang dipenuhi dengan kaum wanita dari berma- tjam2 kebangsaan, diantaranja banjak jang mengenakan pakaian nasionalnja. Tetapi bukan itu sadja, lebih indah lagi adalah kenjataan bagaimana eratnja persahabatan mereka. Bagaimana bersatunja mereka dalam mengedjar satu tjita2. Jaitu suatu dunia tanpa peperangan, tanpa kechawatiran untuk hari esok, tanpa pe- n¹ndasan dan penghisapan dari manusia atas manusia. Suatu dunia dimana segenap kaum wanita memperoleh kedudukannja jang wadjar, jang memang mendjadi haknja, baik dalam keluarga maupun dalam masjarakat. Kedudukannja jang adil sebagai ibu, pekerdja dan war- ganegara. Dalam hasrat mentjapai tjita2 ini

hilanglah segala rasa perbedaan warnakulit, kejakinan dan kepertjajaan. Sedjenak sidang diliputi rasa haru, ketika

Madame Eugenie Cotton, salahsatu pendiri GW. DS jang telah mendjabat Ketuanja selama 15

tahun, seorang ibu dan nenek jang hampir ber-

usia 80 tahun, naik kemimbar untuk mengu-

tjapkan laporannja mengenai kegiatan GWDS

selama masa berdirinja.

Selama masa itu GWDS dapat mentjatat se-

djumlah kegiatan2nja jang merupakan detik2

bersedjarah dalam kehidupan organisasinja,

dan gerakan wanita sedunia masa-kini.

Dalam tahun 1948 di Budapes GWDS menge-

luarkan suatu Manifesto jang menjatakan tekad

dan kemauan wanita akan enjahnja peperangan untuk se-lama²nja. Dalam tahun 1952 setjara aktif dan berhasil GWDS ikut serta dalam suatu Konferensi Internasional Pembelaan Anak2 di Wina. Dalam tahun 1953 memproklamasikan suatu Piagam Hak2 Wanita dalam Kongres Wanita Sedunia di Kopenhagen (Denmark).

Dalam tahun 1955 suatu Kongres Ibu Sedunia

diadakan di Lausanne (Swis).

Dalam tahun 1958 dalam Kongresnja ke-4 di

Wina GWDS mengambil keputusan untuk be- kerdjasama lebih erat dengan kaum wanita dan organisasi2 wanita diseluruh dunia. Dalam tahun ini, tahun 1960, ikut mengambil inisiatif mengadakan suatu pertemuan wanita seluruh dunia jang megah untuk memperingati ulangtahun ke-50 Hari Wanita Internasional 8 Maret dan Setengah Abad gerakan wanita sedunia. Demikian beberapa kesimpulan jang dikemu- kakan oleh Mme Cotton, jang selandjutnja dju- ga mentjatat adanja kebangkitan dan kemadju- an wanita di Afrika dan Asia, Asia dan Afrika, kini dua benua dimana Rakjat2 dan wanitanja telah dan sedang berdjuang dengan gagah be- rani untuk melemparkan djauh2 belenggu kolo- nialisme menudju kemerdekaan nasional jang penuh. GWDS telah dan akan selalu menjokong perdjuangan untuk kemerdekaan nasional. Ko. lonialisme dan imperialisme harus lenjap dari muka bumi, demikian ber-kali² terdengar dalam sidang. Menengok kembali kepada masa 15 tahun itu, para peserta sidang sekali lagi menegaskan bah- wa untuk tjita2 semua inilah 15 tahun jang lalu GWDS didirikan dikota Paris, ketika itu di- tengah² reruntuhan dan luka² parah pada tubuh (Bersambung ke hal. 17) 7

Pameran madjalah?' wanita dari berbagal negeri dan madjalah/ brosur/siaranz dari Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Berlin,

s Dipindai dengan CamScanner

S. Ruk

Dakwaan

musik merdu menjapu hati, mengiring desir njanjian petang, kembanglah tjinta, berahi dan bahagia, tapi aku tahu, Ibu! musik merdu, hiburan petang,
tiada mengantar engkau bahagia ....

menjala lampu gemerlapan, tawa-ria, tari dan pesta, datanglah malam, gelak gairah tapi aku tahu, Ibu! gelak dan lampu dipesta malam
tiada menarik engkau djadi gairah .....

engkau menggigil menempuh angin, tak peduli bunga dedaunan, kaki telandjang lumpur merendam, lapar, lelah dan sewa tanah menjerat, meletjut, mendera-dera, betulkah Ibu, alam ini bagimu indah?

Ibu!

tahun bertahun engkau menunggu,

tiada habisnja hati meminta, tapi engkau tambah tersiksa,

keringat, darah dan airmata

gerombolan, pindring dan tuantanah

djadi satu ngisap si lemah,

benarkah Ibu,

segala mahluk bagimu tjinta gairah?

Ibu!

tak berani kata berdjandji

entah kini, besok apakah nanti,

tapi ada pertjaja dan kejakinan,

bila engkau turut barisan.

hatimu pasti sekeras badja,

kakimu kuat seperti besi,

tubuhmu tahan segunung batu

pertjajakah engkau, Ibu, bahwa hari depan" kuserahkan hanja padamu?

Ibu! inilah impian kita, pikiran kita, perdjuangan kita, njanjian kita, hidup kita: ,,hari depan" adalah punjamu!

angin pagi lembut mendingin menjentuh bunga gemetaran halus meniup hidjau dedaunan, tapi aku tahu, Ibu!

angin pagi, bunga dan dedaunan

tiada membawa engkau ke-keindahan..

engkau berangkat melawan hudjan, bekerdja diperas djadi upahan tak mengerti musik hiburan sakit, padjak, utang tjitjilan, mendjerat, mengojak kehidupan sungguhlah Ibu, hidup ini bagimu bahagia?

22 desember 1960

Dipindai dengan CamScanner

1bu jang patut dikenang:

DEWI SARTIKA

(14 Desember 1884 – 11 September 1947) UA orang pahlawan wanita dari isteri seorang Asisten Re-

Dsiden. Maka tampaklah bakat

Indonesia, sekaligus dalam tempo jang bersamaan telah la. dan kepandaiannja, terutama hir! Dengan segala pengorban-bakat dan perhatiannja terha- annja, mereka telah merelakandap soal2 pendidikan. Adalah dirinja, membawa segenap ka-suatu hal jang mentakdjubkan, um wanita dari gelap mendjadi ketika ia baru berumur 10 ta- terang. hun, telah berhasil mengadjar membatja dan menulis kepada Delapanpuluh satu tahun j I. jalah pada tg. 21 April 1879 te. anak2 pelajan jang bekerdja dirumah keluarganja. Suatu rasa lah lahir seorang Kartini, jang simpati terhadap Rakjat rendah setelah ia pandai berpikir, ia melihaí segala penindasan dan jang dianggap bawahannja dan suatu keinginan membimbing ketidak adilan jang ditimpakan mereka kearah kemadjuan jang kepada wanita oleh masjarakat nja dizaman itu. Kartini sebagai tinggi, ini sudah mendjadi tjita² nja sedjak ia masih ketjil. Tji- salah seorang pembuka piniu ke ta2 ini dapat berkembang lelua- madjuan wanita Indonesia. Se- tiap tahun kita kenangkan de. sa, karena kebetulan keluarga ngan berbagai perajaan besar Dewi Sartika, sudah merupakan atau sederhana. Tetapi djangan keluarga jang progresif.

adat, gadis2 dimasa itu hanjalah

pula kita lupakan, bahwa selain Tjobalah bajangkan, ketika ia boleh tinggal dirumah sadja. seorang Kartini, ada pula seo-berumur 10 tahun, jalah pada Dan tjalon suami itu biasanja tahun 1894, waktu itu tak ada rang perintis kemadjuan wani- dipilih menurut kedudukan atau ta, jalah Dəwi Sartika. Walau-seorangpun wanita dari kalang- deradjat mereka masing2. Se- pun ia tak terdapat meninggal-an Rakjat biasa jang pandai perti gadis sematjam Dewi Sar-membatja dan menulis. Dja- kan tulisan2 atau buku2 jang bi- tika, hanjalah tjotjok bilamana sa kita renungi dan kita kagumi ngankan Rakjat biasa, isteri2 ia kawin dengan laki2 bangsa-Bupatipun, kebanjakan mereka sebagaimana tulisan2 Ibu Karti- wan dan lagi mendapat gelar butahuruf. Dan ini, adalah sua- ni, tapi toh iapun berhak pula raden aju. Gelar ini sungguh tu hal jang mentakdjubkan: pa mendapat perhatian kita kaum mendjadi satu idaman para pu- ra pelajan Dewi Sartika jang wanita. tri bangsawan dewasa itu. deradjatnja masa itu tak lebih Dewi Sartika lahir pada tgl. ił Akan tetapi lain halnja de- dari budak-sahaja jang boleh Desember 1884, djadi lima ta- ngan Dewi Sartika. Ia telah be- ditindas dan dihina, mereka su- hun sesudah kelahiran Kartini. rani melawan adat. Berkat dan dah pandai membatja dan menu-Ajahnja seorang bangsawan to- perhatiannja terhadap soal2 lis surat. Njatalah, bahwa pada tck, keluarga feodal besar jang pendidikan bangsanja, semakin mendjabat pangkat Patih dewa-waktu itupun Dewi Sartikā su- hari semakin meresap, hingga sa itu. dah berani memutar-balikkan djadilah suatu tjita2 atau keja- dunia, ialah isteri-isteri para

Tetapi untung buat Dewi Sar-

kinan jang mentjekam seluruh tika, sekalipun ajahnja seorang Bupati masih butahuruf, se- hidupnja. bangsawan, tapi bangsawan pro-dang anak-anak para pelajan Ber-kali2 ia menghadap pa- gresif, sehingga walaupun wak-keluarganja, sudah bisa mem- mannja jang mendjadi Bupati tu itu masih berlaku undang2, batja dan menulis surat. Sua-Bandung, meminta agar diizin- bahwa anak perempuan tak bo-tu tindakan jang amat revo- kan membuka sekolah untuk leh disekolahkan namun Dewilusioner djika dipandang dari wanita. Sebenarnja, Bupati Sartika dimasukkan djuga seko-sudut politik. Djelas sekali, bah-Bandung Martanagara, ia ter- lah seperti anak laki2. wa dalam dadanja telah menjala masuk bangsawan jang progre-Setelah ajahnja meninggal du-api djiwa kerakjatan, djiwa jg sif djuga, dan dalam hatinja nia, ia tinggal bersama pamán-djustru djarang dimiliki oleh amat setudju terhadap tjita² nja jang djuga mendjadi Patih putri2 dikalangan bangsawan dan tindakan Dewi Sartika. Te- dewasa itu. di Tjitjalengka. Disini, selain ia tapi berhubung masjarakat di- bersekolah biasa, malah dian-Mendjelang masa gadisnja, masa itu masih terlalu reaksio- djurkan oleh pamannja untuk Dewi Sartika kembali kerumah ner, maka ia belum dapat melu-

beladjar matjam² pengetahuan ibunja di Bandung. Menurut luskannja. Memang berat sekali

CS

Dipindai dengan CamScanner

untuk mejakinkan masjarakat gila hormat atau gila titel. Ala.

sih harus ia hadapl. jalah:

san ini terbukti bahwa dalam

dimasa itu, betapa pentingnjamembiarkan gadis? memilih su. pendidikan wanita untuk kema. 1 hidupnja se-hari² ia lebih se. sendiri hüingga lewat beru- djuan bangsa dan tanahairnja

nang dipanggil Uwi" oleh siapa

mur 18 tahun Dengan tabah ia sadja. Apa perlanja wanita berseko.

menghadapi pula tjatjian dan

lah" Asai hakti dan mengabdi Pada tahun 1939, setelah tjemooh perawan tua". jang pada suami, sudah tjukuplah.

ulangtahun sekolahnja jang ke.

menimpanja setiap hari. Bagi-Dimadu atau dikasih selir dua 35, Dewi Sartika mengalami du- nja, bersuami itupun suatu jang tigapun djadilah, toh ia tak

ka-tjita, karena dalam tahun itu

terpenting dalam hidup wanita. mungkin melawan dan mampu

djuga, suaminja meninggal du-

Ini membutuhkan perhitungan membikin protes!

nia Tapi mengingat, bahwa ke.

dan tindjauan haridepan: se. Tetapi Dewi Sartika tidak

matian seseorang itu bukanlah

tjita²! Memang hartabenda, ke usah kita kenangkan sekarang.

satu hal jang luarbiasa, maka

dudukan tinggi dan gelar raden

bilamana ia menjerah pada un-

terusiah Dewi Sartika berdju-

aju bisa ditjari, tetapi tjita² dan dang² dimasa itu Djustru ia

ang menjempurnakan tjita2nja.

kejakinan adalah pokok dalam ingin setjepat mungkin melawan Pendjadjahan Djepang ia le. kehidupan jang tak bisa didjual. segala adat dan undang? jangbelikan.

wati dengan tabah dan berani,

dibuat oleh masjarakatnja sen-

kemudian guruhnja revolusi ke.

Dan dalam tahun 1906, baru- diri Ia terus-menerus, ber-kali²

gembira, disamping terus meng-

lah ia bertemu dengan orang datang menghadap Bupati Mar.

merdekaan ia sambut dengan

jang se-tjita² jalah Agah Suria- tanagara, mengulang dan meng.

hadapi murid²nja, walaupun

winata, seorang guru, bukan se. ulangi lagi permohonannja Se.

usianja sudah amat landjut.

orang Bupati atau pembesar pa- hingga achirnja karena dasar2.Bulan Maret 1946, Bandung mongpradja. Sedjak itu mereka nja Bupati itu setudju akan tji- mengalami pertempuran jang berdua giat memadjukan pen. ta2 Dewi Sartika, maka dikabul. amat dahsjat. Ketika semua didikan bangsa Indonesia, me- kannja. Kegembiraan dan keha- nurut tjita² dan kejakinannja. tempat dibakar mendjadi lautan ruan jang tiada taranja telah Dalam tahun 1910, murid2api, semua'penduduk mengung- meliputi hati Dewi Sartika. Ma- makin membandjir. Karena ru-si, ketjuali para pemudanja jang ka pada tg. 16 Djanuari 1904. terus bertahan. angan lama sudah sempit dan mulailah ia membuka sekolahDewi Sartika mengungsi ke tua, terpaksa Dewi Sartika me. untuk wanita jang pertama!Bandung Selatan, terus ke Ga- ngorbankan segala hartabenda. Langkah permulaan telah di- rut dan bulan Mei dilandjutkan tenaga. pikiran dan seluruh indjakkan menudju bumi eman. waktunja untuk meluaskan ru-ke Tjiamis. Umurnja jang su- sipasi wanita dengan tekad bu- dah landjut ditambah dengan angan sekolahnja. Tahun 1911, lat disertai kerdja jang njata. kegentingan suasana dan teru- berdirilah sekolah wanita de-Burung terkungkung telah siap tama kesepian terpisah dengan ngan ruangan 5 kelas. Dan se. mengepakkan sajapnja. Dewi djak itu pada hampir disetiapmurid²nja, kesehatannja banjak Sartika mulai menghadapi mu-terganggu. Kabupaten, orang mendirikan Dan pada tg. 11 September rid²nją jang terdiri dari 20 sekolah wanita. Dan tahun 1912, 1947 djam 9 pagi2 dirumah sa-Dewi Sartika telah mampu orang anak2 wanita jang orang- kit Tjineam (Tjiamis), seorang tuanja progresif pula. Dan se-menggerakkan 9 buah sekolah wanita jang selama hidupnja kolah itu mula² ditempatkan di-untuk anak2 wanita, sampai2 ke penuh menjerahkan dirinja un-Bukittinggi jang didirikan oleh pendopo Kabupaten Bandung. tuk kepentingan pendidikan ka-Tjatjian jang kontra dan pu-Entjik Rama Saleh jang meru- um dan bangsanja telah berpu- pakan sekolah Keutamaan Isteri djian jang pro, terdengar silih lang dalam suasana jang meng-jang pertama disana. berganti. Tapi Dewi Sartika harukan. berdjalan terus tanpa mempe. Dalam tahun 1929, bertepatan Seorang wanita jang tabah dengan ulangtahunnja jang ke- dulikan tjatjian dan pudjian. dan berani menghadapi perkem-Dan setahun kemudian, njata-25, sekolah Keutamaan Isteri bangan kemadjuan wanita dari jang dipimpin oleh Dewi Sarti- lah, bahwa Dewi Sartika dibu. berbagai masjarakat dan za- ka beroleh hadiah sebuah ge- tuhkan, muridnja bertambah man, achirnja ia meninggal di- dung sekolah lengkap dengan banjak, hingga terpaksa pindah tengah2 kegentingan revolusi di- segala alat²nja, djuga peralat- di Tjiguriang, sekarang terke- mana kota tempat kelahiran dan an dapur. Dan sekolah ini se- nal dengan nama djalan Ibu tempat ia mentjurahkan segala Dewi. djak itu bernama :.Sekolah Ra- tjita dan tjintanja, sedang dah- den Dewi" — Titel Raden me. Dewi Sartika telah berumur sjat hangus mendjadi lautan mang suatu lambang feodal. Ta- 21 tahun, ketika usahanja itu api. pi karena publik dimasa itu su- mengalami kemadjuan. Satu Tapi bagaimanapun djuga, dah enak memanggil dia Raden, tradisi lama jang pantang me. Dewi Sartika adalah seorang

njekolahkan anak wanitanja, te. djadi dianggapnja Raden itu

pahlawan Ibu! sudah bersatu dengan namanja, lah ia lewati dengan bangga. 22 Desember 1960.

Tapi satu lagi tradisi jang ma. djadi bukan tanda bahwa dia(S. Ruk).

Dipindai dengan CamScanner

Renungan Mak Ompreng"

Hari Ibu

TIAP tahun, sedjak tahun 1928, saban tanggal 22 Desember. kaum wanita merajakan hari ibu". Maksudnja untuk menghormat djasa2 kaum ibu. Tahun ini djuga akan diadakan peringatan penghormatan itu. Malah akan ditjampurkan dengan hari sosial Wah, mak Ompreng setudju banget. Sebab. wanita dan sosial itu sama. Kalau ditulis tjara aldjabar begini W S artinja wanita sama dengan sosial. Setudju kan pak Muljadi? Saking sosialnja, wanita itu sedia mengorbankan njawanja untuk kemanusiaan. Tjoba sadja pikir, berapa wanita jang mati karena melahirkan anak ? Berapa wanita jang mati karena memperlindungi saudara, suami dan anak? Tiap hari wanita melakukan pe- kerdjaan sosial. Lihat sadja, waktu mereka kerdja didapur. Se-hari2an begitu sadja, tidak ada preinja. Waktu hari minggu, anak² sekolah pada libur, ber-senang2, suami djuga libur, tapi pekerdja- an seorang ibu dihari itu malah tambah. Dia harus menjediakan makanan jang istimewa untuk hari itu. Kalau anak2 mau piknik, pagi2 benar, makanan dan bekal2 lainnja harus sudah disiapkan. Mak bisa mengerti, bahwa diantara sekian djuta manusia di Indonesia itu lantas mau menghormat wanita, dengan memberikan 1 (satu) hari sadja, untuk mengenang djasa2 wanita itu, dan untuk se- kadar memberi hiburan kepada ibu2. Matjam² tja- ranja. Kaum wanita hari itu mengadakan rapat2, dengan berbagai atjara. Dibeberapa rumah, anak² pada memberikan kado untuk ibunja. Suami2 memberikan oleh² kepada isterinja, dsb. Tapi djangan keburu senang ! Jang men- djalankan penghormatan atas djasa2 itu tidak banjak, lho. Barangkali, kalau dihitung tidak ada 1% dari seluruh penduduk. Kebanjakan, membiarkan hari jang keramat itu berlalu begitu sadja. Kaum laki2 ada jang bilang : ah, ada2 sadja. Kenapa ada hari ibu tapi tidak ada hari bapak??? Kalau sama2, mau. Kalau tidak, guna apa ? Wanita mengadakan diskriminasi !"..

Sabar, bung. Djangan kliru trima. Wanita tjuma dikasih 1 (satu) hari sadja untuk menikmati hari itu. Sedang laki2, selebihnja hari2 dalam satu tahun, untuk mereka semua. Djadi 365 — 1 = 364 hari. Tjoba, apa tidak banjak. Semua itu hari bapak. Selama itu, siang malam, bapak2, kalau mau bisa sadja ber-senang?dan tiap hari sang istri, sang ibu, sang anak, menghormat bapak2nja. Tjoba, kalau bapak mau makan, kan diladeni duhu oleh ibu ? Dirumah bapak selalu djadi radja. Itulah penghormatan segenap isi rumah kepada bapaknja. Maka itu, djangan iri hati, ja pak !' Lain jang mak usulkan, untuk menggiatkan dan menjemarakkan hari ibu mulai tahun ini. Alangkah baiknja, kalau diadakan tradisi² baru jang agak revolusioner. Misalnja, tindakan2 untuk mentjapai hak2 demokrasi jang penuh bagi wanita. Misalnja, haknja wanita desa untuk ikut serta dalam rapat2 bale desa. Hak waris jang seimbang. Hak² perlin- dungan dalam perkawinan, hak untuk memelihara anak, dsb. Dan supaja Pemerintah membikin sanksi jang keras terhadap suami2 jang menjiksa isterinja, baik badanijah, maupun rochanijah. Djadinja, menghormat kaum ibu, boleh satu hari itu, akan tetapi aksi² untuk mentjapai hak² kemanusiaan bagi wanita, terus berdjalan sepandjang tahun. Siapa tidak setudju, supaja menundjukkan djari- nja!

Dipindai dengan CamScanner

PENGUMUMAN

Berhubung dengan penutupan tahur 1960 diharap para pembatja jang belum melunasi langganan-

nja segera membereskan dengan Administrasi API KARTINI" Kramat V/7 Djakarta.

KITA PERKENALKAN;

Leorang 9bu, Pedjuang

dan

Leniwati

NJ. Reni Putiray Kaya ALAU dibagian lain dalam madjalah ini, K pembatja dikenangkan kembali pada suatu peristiwa besar, jang dinamakan Hari Ibu", dibawah ini saudara2 dapati seorang jang disamping tugasnja sebagai ibu, adalah seorang pedjuang dan seniwati. Seorang gadis sweet seventeen" memimpin sebuah koor wanita di NIROM, jaitu siaran ra- dio dizaman Belanda di Surabaja. Koor ini ternjata sukses, dan sedjak itu ada kejakinan pada dirinja, bahwa ia bisa mentjapai jang lebih besar. Gadis ini tiada lain adalah Njonja RENI PUTIRAYKAYA, seorang puteri dari pulau Tjengkeh (Maluku) jang pada waktu ini mendjabat ketua Jajasan Impresariat Indonesia. Apakah tudjuan Jajasan Impresariat ? Ia meliputi 5 soal, jaitu : — mendjadi penghubung kesenian dan ma- sjarakat menjelenggarakan kesenian dan kebudajaan terutama dari Indonesia djuga dari lain² asal dengan sjarat bermutu tinggi. Jang terutama mendjadi pendorong pendirian 12

Jajasan ini ialah keinginan diadakannja suatu badan penjelenggara kesenian setjara chusus dan tidak hanja sebagai atjara tambahan dalam malam2 amal, ramahtamah atau sebagai seling. an untuk hiburan. Adalah djuga mendjadi ke. inginan pengurus Jajasan agar penjelenggaraan kesenian disempurnakan dan ditepatkan. Selama ini jang telah diselenggarakan oleh Jajasan adalah pertundjukan2 kesenian dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri ialah : penjanji Rukmini Sukmawati, penari Setiati Kai. lola dan rombongannja, kesenian Batak dibawah pimpinan Njonja Mulia Panggabean, kesenian Djawa dibawah pimpinan Njonja Sutarjo dsb. Dari kesenian luar negeri, Jajasan pernah mendjadi njonja rumah dari penari Amerika Mar- tha Graham dan rombongannja penjanji Me- tropolitan theatre New York Eleanor Steber, penari Inggeris Anthony Burke, penari2 Djer- man Alexander von Swaine, dsb. dan belum la- ma ini pianis Polandia, Jozef Pacholczyk. Sungguhpun penjelenggaraan ini telah dilak- sanakan, belumlah berarti bahwa para pengurus Jajasan merasa puas dengan hasil jang di- tjapai. Kesukaran gedung dengan alat2nja jang lengkap mendjadi kesukaran utama, disamping jajasan terpaksa mendjual kartjis dengan har- ga jang tinggi untuk menutupi ongkos2 dan padjak jang tinggi pula. Pentjipta lagu kanak2. Kegiatan Nj. Reni dilapangan kebudajaan (terutama diseni musik), dimulai sedjak kanak2, tetapi pendidikan kedjurusan itu hanja meru- pakan peladjaran tambahan. Ia sendiri beridja- zah guru dengan hoofdakte Amsterdam. Kita memiliki mutiara, tetapi kita tidak mempunjai tempat untuk memamerkan mutiara itu dengan sewadjarnja, sehingga mendjadi kuranglah nilai mutiara itu", demikian kata Nj. Reni. Mutiara" jang dimaksudkannja adalah kebudajaan kita, dan tempat (etalase) untuk memamerkan mutiara itu adalah gedung jang lengkap dengan dekor, alat2 listrik dan bunji2 an. Njonja Reni ternjata tidak sadja giat dilapangan kebudajaan, tetapi adalah pentjipta lagu, terutama lagu kanak2. Kumpulan lagu2nja itu telah dibukukannja dengan nama Kurtja- tji". Buku2 lain jang ditulisnja dan djuga berisi lagu² kanak adalah Kita bergembira" djilid I

Dipindai dengan CamScanner

dan II jang telah mendapat pengakuan dari Departemen P.P. & K. dan telah dipakai di S.R. dan S.G.A.

Beberapa lagunja jang populer dan sekarang bahkan sudah dibuat piringan hitam dinegeri Belanda dan Sovjet Uni diantaranja ialah : Ada botol kosong", Aku kutjing jang men- tjari tikus", Lihatlah tanganku", Aku pohon Mangga", Madju perahuku madju", Pohon bungur dimusim bunga". Djika saudara sekali2 melalui djalan Rasa- mala (disekitar daerah Menteng) lalu mene- ngok kekiri djalan dengan nomer2 jang gandjil, didekat sudut djalan jang ada lapangan, akan nampak terpantjang papan ketjil jang menje- butkan Sekolah Musik Amabasti". Nj. Reni djuga memimpin sekolah ini, sebagai salah satu bagian daripada Jajasan Impresariat Indonesia. Bagian kesenian lainnja termasuk pula dalam rentjana, hanja belum terlaksana. Dalam hubungan kegiatannja dilapangan kebudajaan, ia telah ber.kali2 melawat ke luar- negeri. Per-tama2 ke Inggeris, Belanda, Djer- man, Italia, Perantjis dan jang paling achir ke Sovjet Uni, sebagai salah seorang anggota missi kebudajaan.

Kundjungannja ke Sovjet Uni dipergunakan

djuga untuk menerbitkan buku njanjian Amabasti" dan Njanjian kanak2 dari Indonesia". Bertanja tentang bagaimana kesan2nja dalam kundjungannja ke Sovjet Uni, dikatakan, bahwa ia merasa puas karena dapat melihat suatu negara dalam perdjuangan pembangunan jang hebat.

Seperti sudah ditjeritakan tadi, idjazah guru diperolehnja dinegeri Belanda. Semasa sekolah itu pula (tahun 1938) ia ikut dalam gerakan perdjuangan kemerdekaan Indonesia dikalang- an peladjar2 di Leiden, jang tergabung dalam ROEPI (Roekoen Peladjar Indonesia). Ia pu- lang ke tanahair pada tahun 1940, tetapi kemu- dian dipetjat oleh Belanda dari idjazah guru karena dianggap anti Belanda. Ini terdjadi di Surabaja dalam tahun 1942, waktu pemerintahan Hartevelt. Di Surabaja ia banjak bekerdja sama dengan Bu Djar, puteri Ibu Sudirman jang namanja tidak asing lagi dalam pergerakan nasional. Sewaktu petjah revolusi ia mendjadi anggota Laskar Pemuda Indonesia Maluku (PIM) di- mana ia selalu diserahi bagian kebudajaan. Kegiatan dalam seni musik rupanja mendjadi panggilan hidupnja, dan ini terbukti dari tahun ketahun, baik semasa gadis, hingga sekarang mendjadi ibu dari 3 orang putera. Kejakinan jang dirasakannja dalam masa re- madjanja, bolehlah dikatakan telah mendjadi kenjataan. Tetapi ini belum tjukup, sebab njo- nja Reni men-tjita2kan adanja tempat untuk penjelenggaraan2 kesenian jang lebih sempur- na, lebih besar, apalagi dalam menghadapi di- selenggarakannja Asian Games pada tahun

  1. Dengan demikian akan dikenallah mutia- ra2 Indonesia oleh berbagai bangsa Asia jang bakái mendjadi tamu kita. Muaah2an tjita2 inipun akan mendjadi kenjataan, sebab pembatja semua tentu setudju dengan pendapat, bahwa ketinggian bangsa dini- lai pula dari mutu kebudajaannja.
    S. Tini.
    Nj. Reny Putiray Kaya di Leningrad be sama dengan delegasi Badan Hubungan Kebudajaan Indonesia-Uni Sovjet

s Dipindai dengan CamScanner

Jozef Pacholczyk

Pianis Polandia

memperkenalkan

Karja² Chopin

Jozef Pacholczyk

Dalam malam perpisahannja Lembaga Musik AMABASTI" dengan Jozef Pacholezyk di Gedung Kesenian Djakarta baru² ini Pianis Polandia tsb. memperdengarkan Bach — Busoni Orgelchoralvorspiel g-moll Beethoven L.V. Sonate d-moll op. 31 no. 2 Chopin Fr. Polonaise cis-moll op. 26 no. 1 Interval Chopin Fr. Nocturne H. dur op. 62 no. 1 5 Scherzo B-moll op. 31 Nocturne Des-dur op. 27 no. 2 Mazurkas cis moll op. 50. no. 3 C-dur op. 24. no. 2 E-moll op. 41 no. 2 Debussy Cl. Lacathedrale engloutic Jozef Pacholczyk adalah lulusan dari Conserva torium di Warsawa. Ia djuga mendapat peladjaran dinegerinja bahasa2 Ketimuran jalah bahasa Arab dan Indonesia. Ia datang di Indonesia untuk mem- perdalam bahasa Indonesia, pula memberi peladjaran piano pada Jajasan Impresariat Lembaga Musik ,,AMABASTI".

Sebagaimana diketahui Polandia adalah negerinja Frederic Francois Chopin komponis Polandia jang terbesar. Chopin hidup pada tahun 1810 —

  1. Untuk menjambut seruan Unesco, Dewan Perdamaian Dunia telah mendjadikan tahun 1960 tahun untuk memperingati hari kelahiran Chopin 14
    jang ke-150, jalah seorang zenial musik jang ter- kenal didunia. Ketjuali konser2, dimana-mana dise- lenggarakan pula kongres2 dllnja termasuk pertun- djukan2 teater, program2 televisi. Di Polandia sen- diri dalam tahun ini jaitu pada bulan Februari telah diadakan Kompetisi Musikografi Internasional jang pertama untuk memperingati karja2 Chopin. Kompetisi-tsb diikuti oleh 140 perserta dari 24 ne- geri. Untuk memperingati ulangtahun Chopin itu, para pianis Polandia jang terkemuka disebar keber- bagai pendjuru dunia untuk memperdengarkan lagu2nja jang heroik. Tahun Chopin adalah djuga tahun untuk meng- konsolidasi perdamaian dunia, untuk mempererat persahabatan.

Dipindai dengan CamScanner

na Tiahohu, dan masin banjak lagi pahlawan2 dan pendekar2 wanita. Demikian pula pada ma-

Harmat

sa petjah Revolusi 17 Agustus '45, pun pada bulan November '45 waktu Rakjat Indonesia me- bagi I.bunda lawan pendaratan dan serangan pasukan Inggris jang dibontje- ngi kaum kolonialis Belanda, djasa para pahlawan wanita ti-ETANG hari tariggal duap 1- sing2 mengadjukan usul bagai-dak boleh kita lupakan dalam mentjatat sedjarah kemerdeka-

luhsatu Desember, Bapak mana tjaranja membuat atjara

an bangsa Indonesia.

dan anak2 sibuk berunding dan gembira Hari Ibu, untuk mem-

menjiapkan hari istimewa esok-persona dan benar2 bisa menje-

Tanggal 22 Desember tahun nja, ialah Hari Ibu untuk meng-nangkan hati ibunda.

hormat Ibunda. 1928, hari terbentuknja Perseri-

Sesuai dengan kemadjuan dja-

katan antara berbagai Perhim- man, dan kemadjuan masjara-Siapa jang belandja kepasar, punan Wanita Indonesia pada jang memasak, jang momong kat kita di Indonesia sendiri, dan terutama kemadjuan per-waktu itu, untuk pertama kali- adik dan jang mentjutji? Masing² achirnja mendapat bagiandjuangan wanitanja, sekarang nja berhasil menggabungkan menurut pilihan·dan kemampu-mulai agak banjak diantara ke-organisasi2 wanita Indonesia dalam satu badan gabungan annja. Djuga Bapak tidak bolehluarga2 Indonesia jang meraja- jang dinamakan PPII (Perseri- ketinggalan, patutlah mendapatkan Hari Ibu dirumah masing2. bagian jang paling berat dalamMerajakan Hari Ibu sebagai su-katan Perhimpunan Isteri Indonesia). Dan sedjak itu 22 De- mengganti pekerdjaan ibu un-atu pernjataan hormat pada sember diperingati sebagai Ha- tuk sehari itu sadja. Atas pu-djasa dan pengorbanan kaum ibu jang mengalami penderitaan ri Ibu, jang hingga sekarang tusan bersama dengan anak2, Bapak mendapat bagian men- dan berbagai diskriminasi feo-mendjadi suatu tradisi nasional bagi bangsa Indonesia terutama tjutji dan menjeterika. Ninikdal sepandjang zaman. Djuga gadisnja jang paling besar mendapat bagian belandja kepasar dan memasak, Tatik momong adik2, Nono jang biasa- nja paling bengal memang se- tiap pagi dan sore tugasnja menjapu halaman dan lantai rumah.

Tentang hadiah untuk Ibu,

matjam² jang diusulkan oleh anak2. Masing2 per-tama2 meng- hadiahlan hasil karjania sendiri. Kini sudah dua bulan jang lalu mulai mendjahit dan me- njulam sehelai selendang tjantik untuk Ibu. Tatik ber-hari2 ra- djin menganjam, tepat pada ma- lam mendjelang Hari Íbu sebuah tas belandja jang praktis untuk Ibu telah djadi, tinggal membungkusnjasadja. Nono jang paling malas, baru hari itu mendadak men-tjari2 kaju, ingin membuat sebuah dingklik buat duduk Ibu djika sedang mentjutji, supaja tidak terlalu tjapai djongkok. Apa hadiahHadiah untuk Ibu : saputangan — tas — tutup teko Bapak untuk Ibu?", anak2 ingin tahu sekarang djuga, tapi Ba-berarti memperingati dan meng-kaum wanitanja. Djadi selain pak tetap merahasiakan. Besokhargai perdjuangan kaum wa- untuk menghormat djasa kaum pagi sadja biar Ibu sendiri jangnita di Îndonesia jang telah di-Ibu, Hari Ibu kita rajakan un- harus menebak lebih dulu aparintis oleh Ibu Kartini, Dewi tuk memperingati prestasi2 jang hadiah istimewa itu. Dan ma-Sartika, Tjut Nja' Din, Christi- telah ditjapai oleh perdjuangan

CSDipindai dengan CamScanner

Tjatatan bulan November :

Kepada Pahlawan

Setiap bulan November kembali kukenang hari²

itu dan kepadamu Pahlawan jang kini telah tiada.

Hari penuh kedjantanan djuang, tekad terpateri

untuk memerdekakan tanahair, mengenjah pen-

djadjahan, walaupun mortir berdentam peluru men-

desing dan maut tersebar dalam kegelapan malam. Ingatkah kau, betapa arus kebahagiaan berdjuang

untuk tjita2 menggetar-debarkan hati muda, tjita²

untuk mendirikan Republik jang djaja harum disegenap benua. Tekad itulah jang menempa kita dalam kegeraman perlawanan terhadap pendjadjah,

ketika agresi Belanda menghantjur leburkan kota

dan desa dalam api jang mendjilat November 19454647 48tahun²

api dan daerah jang dimulai dengan perlawanan gigih arek2 Surobojo hingga mengobar menjala

disegenap pulau. Modal kita adalah tenaga dan tjita2. Berondong- an mesiu dan kehangatan pertempuran tak kuasa merampas milik kami, tjita2 kemerdekaan jang kami udjudkan dengan darah dan hati. Taman .. ja bernagai November telah berlalu, asap dan api telah reda, gemerintjing telah beralih dalam kehangatan debat, berkata. Kini reruntuhan harus kita bangun kembali dan kita udjutkan impian manusia sedjahtera dalam kenja- taan. Sajang, kau telah tiada dan tetesan airmata hangat disendja sepi ini bagaikan tetesan darah dari luka hatiku. Tetapi aku menjadari teman, bahwa airmata dan. isakan tangis dibatu nisanmu tiada tjukup untuk menundjukkan tjintakasih dan penghargaan-
ku padamu ........ o pahlawan.
Aku akan meneruskan tjita2. Banjak jang telah

terudjud, tetapi masih banjak lapang jang belum digali, tanah jang belum digarap pohon2 melintang djalan jang perlu ditebang. Ja .. embangunan negara memerlukan segenap tenaga, lelaki dan wanita. Kini adalah masa pembangunan dan pahlawan tak hanja dimedan pertempuran, November tak hanja melihat pahlawan2 dalam api dan darah tetapi November 1960 mentjatat garis2 pembangunan Negara digoreskan dikota kembang dalam MPRS jang mewakili segenap Rakjat. Teman,. enangkah kau dibawah pohon kembodjaaku akan meneruskan djalan jang telah kaurintis dengan djiwa mudamu. Aku
bukan "kaum lemah rapuh" jang patah ....
melainkan sebagaian dari djutaan teman setjita ditanahair jang menghendaki kebahagiaan dan ke- sedjahteraan bagi semua. Untuk si Ami ketjil dan untuk Ami² lainnja kita harus membuat hidup lebih indah dari jang kita alami, kehidupan tanpa kedahsjatan perang dan ketakutan bom, agar si Ami ketjil akan tumbuh mendjadi pahlawan pembangunan jang perkasa, bukan umpan peluru. Dalam hari2 bulan November, bila angin malam membelai bunga tjempaka putih kuingat padamu, pahlawan kekasih jang telah tiada, segenap djasa pengorbanan akan tetap menghidupkan api mem- bara untuk kemerdekaan bangsa, untuk pengem- balian. Irian Barat dengan segenap daja. Dan hasratku kuat memusat untuk meneruskan tjita ... untuk itulah kuserahkan segenap daja kemampuan dan hidup mudaku dalam kerdja membangun jang kini mendjadi tugas kami semua.
Itulah tanda tjinta kasihku padamu....... pah-
lawanku.

kaum wanita Indonesia, untuk mendorong tertjapainja presta si2 dan kemadjuan2 baru dalam mentjapai tjita2nja. Bahagialah kita sekarang telah mendapat petundjuk djalan adanja Manifesto Politik jang telah disjahkan oleh Sidang MP. Dengan berpedoman pada Mani- pol dan ikut serta dalam pelal: anak-tjutjunja.

arga2 jang telah mendapat ke-

sempatan untuk merajakan dan menikmati penghormatan Hari Ibu. Hari Ibu adalah hak kaum ibu jang wadjib kita hormati sebagai balasan djasa dan pe-HORMAT bagi IBUNDA ME-RUPAKAN tugas kemanusiaan, aan sepandjang sedjarah kehidupan.

Dipindai dengan CamScanner

Indonesia ber-sama2 dengan perdjuangan seluruh Rakjat Indonesia akan pesat madju mentjapai tjita2nja, ialah masjara- kat Indonesia jang sosialis, adil dan makmur. Idaman setiap wa- jang terang benderang dengan nita hidup dalam suatu masja-
ngorbanan mereka, dan ....
rakat jang sosialis, jang akan mengachiri berbagai penderitaan RS sebagai haluan negara R.I. nja dan jang mendjamin keba- dan mendjadi tradisi kemanusi- hagiaan keluarga dan haridepan sanaannja gerakan wanita di Berbahagialah Ibu2 dan kelu-Par.

Ibu dan Pendidikan:

Tak Suka Makan

DARA Ibu tentunja sering mengalami soal jang

membingungkan: Anak tak mau makan. Makanan jang biasanja disukainja dibiarkan sadja. Segera ibu menjangka bahwa si-anak sakit. Memang ia sedang sakit" dan sudah tentu nasehat pertama ialah: Bawalah ia ke-dokter. Baiklah soal tak suka makan ini kita tindjau dari sudut pendidikan, sebab banjak djugalah anak jang schat² betul, tetapi tak ada nafsu untuk makan. Kita orangtuapun ada waktunja ,malas" makan, īneskipun makanan jang ada dihadapan kita tak kurang suatu apapun. Dikatakan badan kita sakit, djuga tidak, sebab kita tak merasanja. Tetapi toh tak ada nafsu makan. Badan kita memang iak sakit, tetapi r a s a kita memang terganggu. Anak jang sedang mogok makan" bisa membi- kin ibunja kalang-kabut. Dibudjuknja oleh ibunja dengan memakai matjam² akal dan muslihat, su-
paja anaknja mau makan djuga ..... tetapi si-
anak tetap tak mau makan. Ia menangis, meradjuk, men-depak2. Si-ibu tanja, apa jang diminta oleh anaknja: telur, daging, sajur? Semuanja biasanja disukai oleh si-anak, tetapi tak satupun jang dimakannja. Kesalahan si-anakkah itu ? Bukan, kesalahan ibunja sendiri. Si-ibu tak perlu tanja2. Tak mau makan — tak usah makan, habis perkara. Setelah datang waktunja anak merasa lapar, dengan sendirinja ia nanti akan minta makan. Sudah mendjadi watak anak, djika terlalu di-paksa2

apalagi si-ibu dalam keadaan bingung — anak

makin meradjuk dan membangkang.

Pergantian hawa, hawa laut, hawa guaung, bisa menambah rafsu makan, baik bagi anak2 mauoun orang tua. Salahsatu hal jang menjebabkan anak tak suka makan, ialah terlambat tidurnja. Anak harus tju- kup tidur, anak berumur sepuluh tahun mnisalnja, perlu tidur sebelas djam lamanja. Djika anak sedang melakukan mogok makan", harap ibu tinggal tenang. Djika ternjata achirnja bahwa anak memang sakit, sebaiknja dibawa ke-dokter.

Sambungan dari hal. 7 masjarakat berbagai bagian didunia, sebagai akibat perang dunia ke-2. GWDS adalah hasil kemauan kaum wanita dari segenap benua, di-

antaranja sebagian besar telah dengan aktif ikutserta dalam perdjuangan untuk kemerdek

an negerinja. Dan kini dengan lebih erat bersatu lagi me- reka menghadapi tugas2nja jang baru jalah madju terus untuk bebasnja semua bangsa2, un.

tuk demokrasi, perdamaian dunia dan perlutju- tan sendjata jang umum dan sempurna. Tjatatan dari Warsawa 29 Nov. — 5 Des.'60

Noot: Tjatatan ini adalah dari Sdr. Maasje Siwi, penanggung djawab A.K. jang belum lama ber- selang mendapat kesempatan mengikuti si- dang Dewan GWDS di Warsawa (Polandia). 17

s Dipindai dengan CamScanner

"Sarinah" karja Presiden mengenai perdjuangan wanita adalah petun_ djuk jang berharga bagi setiap wa. nita Indonesia jang berdjuang untukA kemerdekaan nasional jang penuh.

Larina

Dajam setiap pertemuan dengan ka. um wanita Presiden se'alu mengan. djurkan supaja wanita mengambil Ampat windu bagian aktif dalam pembangunan, untuk masjarakat adił dan makmur, Supaja djasmani sehat, wanita In. menjala. Hangus b untuk masjarakat sosialis. donesia perlu ikut dalam olahraga njala jang menuntu Pemudi pelempar lembing ini sedang muda. Itulah api ge menundjukkan ketjakapannja. tubuh manusia. Me luruh nusantara. Itu satuan hari kramat persamaan, pendidik dan Pahlawan. Bapa litiknja bersama sel malaikat menjerbu puskan kemiskinan. E buat seluruh Rakjatr jang agung. Hidup p

Sedjak dulu kala terutama di Djawa wanita banjak jang membatik kaln.

Dipindai dengan CamScanner

Wanita Indonesia tak mau keting- galan dajam tiap2 pawai jang diada. kan, Pawai ini adalah diwaktu mem. peringati ulangtahun Revolusi Agus. tus jang ke_14.

Buruh wanita pemetik daun teh ini djugn tak ketingga an menegabung

h dari Abad ke Abad

dalam serikat buruh perkebunan, dah kita lampaui. Api membakar. Seluruh tubuh debu menghidupi perdjuangan dimasa kini. Api kemerdekaan. Pembrontakan petani, Sumpah pe- akan nasional tahun 1928 jang membakar seluruh jala, hangus mendjadi debu dan bertebaran dise- djamannja kaum wanita hanjut di-tengah2-nja. Per- anggal 22 Desember 1928. Menuntut kemadjuan, n, hak politik diparlemen, kemerdekaan. Revolusi Revolusi. Presiden Sukarno dengan Manifesto Po- ruh Rakjatnja menuntut dan berdjuang laksana ari langit untuk sekedar hidup lajak dan mengha- erarti tertjiptanja masjarakat jang adil dan makmir ja. Itulah ideal kita sekaliannja. Pewaris2 Kartini ersatuan kaum wanita Indonesia. Slm.

Untuk mentjapai hak2nja jang pe. nuh, kaum wanita harus aktif dalam berbagal alivitet. Maka itu perlu sering adanja pendjelasanzdalam Kini kehausan untuk beladjar dan pertemuan? wanita. membatja buku2 semakin meningkat. Ini dapat dibuktikan pnuhnja per. hatian pada tamanz batjan, toko2 buku dan pameranz buku,

Dipindai dengan CamScanner

—Peroahabatan

jang semakin kokoh

itu sendiri, djuga menghidangkan lagu² Indonesia jang populer antaranja Ajam den lapeh. Pada tg. 7 November tepat pada ulangtahun jang ke-43 berdirinja URSS Badan Hubungan Kebudajaan Indonesia — Uni Sovjet menjeleng- garakan malam peringatan pada tg. 29 Novem. ber dalam suasana persahabatan jang meriah sekali. Ini adalah tanda persahabatan jang semakin kokoh.

ARI hari kesehari dan tahun demi tahun D persahabatan antara Republik Indonesia

dan URSS — antara Rakjat Indonesia dan

Rakjat Uni Sovjet mendjadi semakin kokoh.

Kundjungan² para negarawan setjara timbal balik dan jang diperkokoh dengan saling kun-

djungan Presiden Sukarno dan Perdana Mente-

ri Chrusitjov, delegasi² dari berbagai lapangan

baik dari Pemerintahan maupun dari organi-

sasi2, dari kalangan seniman dan seniwati, olah. ragawan2, tokoh2 tak kundjung padam menje-

marakkan persahabatan dan udara perdamaian.

Ini semua telah dikongkritkan dengan adanja persetudjuan2 kebudajaan, ekonomi jang telah ditandatangani antara kedua negeri tsb. Ber- nluh² peladjar Indonesia jang memasuki U'ni. versitas Persahabatan di Moskow adalah meru. pakan bibit² baru jang mengandung persahabatan tak kundjung patah dan perdamaian jang kelak akan berbuah untuk menjebarkan ilmu- aja guna pembangunan Republik Indonesia, untuk masjarakat jang adil dan makmJ Projek2 jang kini sedang dibangun diantara- nja stadion Asian Games oleh ahli2 Uni Sovjet ;ang nanti akan mendjadi monumen persaha. batan antara kedua negeri, kini sedang hebatuja dikerdjakan. Demikian djuga adanja Pekan Industri URSS di Djakarta baru2 ini jang se- tiap harinja berdjubel dikundjungi oleh Rakjat Indonesia menundjukkan betapa semakin kuat- ja negeri Sovjet itu. Apa sadja jang tidak di- pertundjukkan. Mulai dari Sputnik. mesin2 un. tuk pembangunan, pesawat2 televisi. alat2 transport, perkakas rumahtangga sampai kepa- ia mainan kanak2 bisa dilihat. Sebab kini Uni Sovjet adalah satu negeri jang ekonominja pa- ling kuat didunia. Ketjepatan jang tingei dan stabil dari perkembangan produksi sosial jang terentjana itu merupakan landasan jang men- djamin terus bertambah baiknja taraf hidup Rakjat. Rentjana Tudjuh tahun mentjantumkan untuk lebih tjenat memperbesar penanaman modal dalam industri² ringan dan bahan ma- kanan daripada dalam ekonomi nasional sebagai keseluruhan. Di Uni Sovjet padjak dihapuskan, djam ker- dja diperpendek dan penghasilan dinaikkan. Kebudajaan pun djuga makin meningkat. Pakjat Indonesia baru² ini djuga mendapat ke- sempatan untuk menjaksikan pertundjukan kesenian Sovjet jang termasjhur itu. Sambutan jang riuh ditudjukan pada para seniman-seniwati Sovjet, sebab disamping pertundjukannja 20

DELEGASI WANITA INDONESIA MENGUNDJUNGI UNI SOVJET Sesudah mengundjungi Musjawarah Wanita Internasional untuk memperingati Setengah Abad Hari Wanita Internasional di Kopenha- gen pada bulan April 1960 delegasi wanita Indonesia jang terdiri dari berbagai organisasi wanita, tokoh2, seniwati mendapat undangan dari Komite Wanita Sovjet untuk mengundjungi negeri tsb. Disamping mengundjungi ber- hagai tempat, mengadakan pertemuan ramah- tamah, mempeladjari dan menjaksikan kehi- dupan dan pekerājaan wanita Sovjet menambah eratnja persahabatan jang sudah terdjalin di- antara wanita Indonesia dan wanita Sovjet. Demikian pula seniwati Indonesia Effi Tjoa menghidangkan beberapa kali njanjian² Indonesia, dll.

Dipindai dengan CamScanner

Natalia Rizjenko dari Theater Bo'sjoi Moskow sedang mempertundjuk kan tarian balet di Prin. sen Park Djakarta.

Seteļah selesai pertundjuk.

an para seniman dan seni. wati Sovjet mendapat sam.

butan jang hangat sekali dan sebagai tanda persaha.

batan masing2 mendapat bunga?.

Dipindai dengan CamScanner

MASAK2AN

Mendjelang tahunbaru sebaiknja kita memikir. kan resep jang sekiranja dapat kita hidangkan dalam memperingoti tahunbaru. Membeli dari toko biasanja sudah sukar karena persediaan be landja tidak mengidinkan. Dibawah ini kita sadjikan beberapa resep song- songan tahunbaru, sebagai berikut: KUE MEI HOA

BAHAN-BAHANNJA: 1 butir telor 100 gram gula

260 gram tepung trigu

125 gram mentega 25 gram tepung susu setengah sendok soda kue sekedar vanille dar tjoklat.

Tjara membikinnja : Gula dan mentega dikotjok, dan sesudah men djadi putih dan naik tuangkan telor dengan soda kue, kemudian dikotjok terus. Setelah naik baru ditjampur dengan tepung susu, vanille, tjoklat dar terigu. Adonan supaja ditjetak matang dan dingin kuenja dirangkapkan dengan creme atau selei.

SULTANA Bahan-bahannja : 1 telor 100 gram gula 120 gram mentega 225 gram trigu 150 gram kismis di-iris2 3 sendok susu manis untuk tjampuran kismis setengah putih telor. Tjara membikinnja : Seperti biasa dan lihatlah ketentuan diatas Adonan ini dibagi empat untuk dua lengser ber. ukuran 21 X 21 X 2. Harap adonar dibikin tipis dan dibagian atasnja diberi kismis setjara me rata, kemudian ditutup dengan adonan lagi. Atasnja ditusuk dengan garpu supaja berlobang lobang, lalu dismir dengan kuning telor. Kue int dipotong sewaktu masih panas. ☆ ROTI KESET Bahan-bahannja : 100 gram tepung I sendok gist (sematjam ragi) 500 gram trigu 6 kuning telor 3 putih telor

150 gram air kelapa

150 gram gula 120 gram mentega sekedar vanille. Tjara membikinnja: Tepung, gist (sematjamn ragi), 3 putih telor, air kelapa diaduk sampai rata dar kemudian dibanting. Kuning telor lalu dimasukkan satu

demi satu, kemudian gula, mentega dan vanille,

dan dibiarkan sampai naik. Ambillah tjetakan jang sudah dismir dengari mentega. Roti digu- lung pandjang dan ditaroh didalam tjetakan, se-

tiap lapis diberi mentega dan disusun sampai

penuh, lalu ditaroh lagi sampai naik. ☆

Resep Creme : 1 telor 75 gram gula halus 40 gram susu 50 gram mentega sekedar vanille dan essence aardbeien. Kuning telor berikut putihnja dan 50 gram dari jang 75 gram itu dikotjok sampai raik. Kemudian dipanaskan dengan api ketjil lebih- kurang 4 menit. Kalau sudah dingin betul ditjampur dengan vanille, essence, tepung susu jang telah ciajak dan sisa gula jang 25 gram.

☆ 22

s Dipindai dengan CamScanner

Mengenal Eanahair

Sekilas adat-istiadat

dan Oleh: Nj. K. K.

Nasib Kaum Wanita di Bali

Hak sama antara laki2 dan ALI calam sebutan orang? madjuari sedjarah jang dilahir- B wanita sudah djuga didengung2- luar negeri jang datang se- kan oleh revolusi Agustus 1945 bagai pelantjong dan tamu2 ne. dalam praktek. Sistim feodalismekan di Bali, akan tetapi dalam gara jang sering mengundjungi dalam kehidupan adat-isti-adatpraktek kita melihat jang berbe- pulau Bali, menjebut Bali adalahmasih setjara mendalam dirasada. Wanita masih belum sepe- pulau Dewata. Dan memang Ba- nuhnja bebas dalam menentukan kan pengaruhnja, teristimewa li adalah pulau Dewata, tanah2. dalam hubungan kedudukan so-pilihannja sendiri terhadap pria nja jang datar dan subur, gu-sial antara laki2 dan wanita danjang mendjadi ketjintaannja se- nung2nja jang berbaris dari dalam masaalah hubungan per-bagai tjalon suami. Pemelegan- udjung barat mendjulur ke-kawinan. dangan (kawin paksa), pemerko- udjung timur jang megah dan tegap, bak Pradjurit pembela Tanah Air jang selalu siap me- remukkan setiap usaha djahat kaum imperialis untuk mentje- markan keindahan Ibu Pertiwi, sungai2 jang ber-liku2 pemberi air untuk kesuburan sawah2 jang membentang luas jang menghi- djau dan menguning silih ber- ganti sepandjang masa. Kauim Tani Penjakap jang radjin mem- banting tulang atas amparan sawah, jang tidak kenal terik matahari dan amuknja hu- djan angin sepandjang masa, dengan teguh membasahi tanahi garapannja jang ia tjintai dengan keringat jang bertjutjuran. Lautnja jang landai dengan pa- ra Nelajan dan djukung ketjil- nja menghiasi sepandjang masa. Objek2 turisme jang indah mempersona setiap pengundjung pulau Bali, tjandi2 jang bertebar- an, seni tari, ukir/patung, tabuh- tabuhan gong jang indah dan massal, itulah Bali satu perben- daharaan Persada Tanah Air Indonesia. Sungguh setjara se- pintas kilas mempersona dan mengagumkan keindahannja. Akan tetapi disamping keindahan pulau Dewata jang kami gambarkan diatas, tersembunji- lah kehidupan adat-isti-adat jang tidak sesuai dengan kemadjuan Hindu Ball Upatjara menurut tradisl agama peradaban jang dituntut oleh ke- 23

Dipindai dengan CamScanner

saan masih sering terdjadi. Perdis. Dilapangan sosial ekonomi, lainnja berdjuang untuk mero- maduan sampai puluhán dikala-wanita tidak mempunjai hak bah nasib jang djelek itu dengan ngan bekas2 radja masih terda.waris dari orang tuanja bila ja setjara revolusioner jang landa- pat sebagai hal biasa, bahkan sannja telah ditundjukkan oleh sudah kawin, upah lebih rendah bagi pemuda angkatan baru dan dari pada kaum laki2 walaupuahaluan Negara R.I, jaitu: Ma- dalam pekerdjaan jang sama. terkemuka masih terdjadi perma. nipol R.I. dan djalannja Revolu- duan jang mentjapai setengah Dilapangan pendidikan padasi kita (Djarek) jang diutjapkan losin. Perkawinan setjara lari umumnja oleh P.J.M. Presiden Sukarro wanita ketinggalan (melaibang anak luh) itulah jar.g dari pada kaum laki2, akibat dari 17 Agustus 1960. pengaruh sisa2 berpikir masjara- umum berlaku, karena disangsi-Sudah tentu perdjuangan jang kan persetudjuan orang tua si kat feodal jang memandang le. besar itu memerlukar keberanian wanita terhadap perkawinan jang bih rendah deradjat kaum wani-dan keichlasan kaum wanita di akan dilakukan. Perkawinan d ta dari pada kaum lelaki. Kenja-Bali, ketekunan mengorganisasi rgan setjara melamar (mepadik) taan ini ditjerminkan oleh sikapdiri dalam organisasi wanita re- cjarang terdjadi. Demikianlah se. dari sementara golongan masja-volusioner, melakukan pendidik- telah terdjadi permufakatan anta-rakat di Bali, misalnja : meman- an politik dan melakukan aksi2 ra seorang gadis dan pemuda un dang wanita dalam hubunganrevolusioner untuk setjara tegar tuk membangunkan rumah tang-suami-isteri, isteri sebagai p e-menghantjurkan sisa2 feodalisme ga jang bahagia, pada suatu saat jang masih bertjokol ditanah air l a j a n (pengajah) jang terwu- diwaktu sang radja siang mulai djut dalam kalimat: beli njenkita. Untuk menghantjurkan sisa2 menjembunjikan diri dalam ke-djant ngajahin" artinja Kai feodalisme di Bali, undang2 bagi sempatan jang sudah direntjana-siapa sekarang melajani, jang dihasil memegang peranan penting maksud kini siapa isterinja". kan, larilah si gadis dan si pe- sebelum undang2 perobahan ta- muda dari bersembunji pada sua-Bentuk permaduar tidak bisanah (landreform). tu keluarga jang sudah siap me-berarti lain, ketjuali wanita ha-Berdjalannja undang2 bagi ha- nerima mereka dengan serba ke-nja sebagai pemuas hawa nafsu sil tsb. ber-angsur2 akan meng- rahasiaan untuk tidak dapat di-belaka. hapuskan pengaruh feodalisme di ketahui oleh keluarga dan orangItulah gambaran nasib kaumı Bali. Gerakan wanita bersama- tua si gadis. Selandjutnja dari wanita di pulau Dewata jangsama dengan gerakan kaum Tani pihak keluarga si pemuda segera merupakan kebanggaan Tanah dan seluruh kekuatan revolusio- mengirimkan sematjam delegasi Air kita. Keadaan jang demikianner di Bali dan seluruh Tanah (pemesedek/pemelepah) kepada adalah merupakan bangunar.Air berdjuang untuk terlaksana- keluarga/orang tua si gadis jang atas dari pada keadáan sosialnja undang2 bagi hasil tsb. me- bersangkutan menjatakan dan jang masih setengah djadjahanrupakan satu segi perdjuangan mengharap kesabaran bahwa dan setengah feodal. Sangat te untuk menghabisi sisa2 feodalis- pat apa jang dirumuskan dalam anak gadisnja telah melakukan me, salah satu musuh2 revolusi haluan Negara R.I. jaitu Manipo! perkawinan (ngerorod) dengan Indonesia, untuk kebebasan kaum jang sudah disahkan oleh MPRS si pemuda jang bersangkutan. wanita dan kebebasan seluruh dalam sidangnja baru2 ini seba-Delegasi berlangsung berturut-Rakjat Pekerdja Indonesia. gai haluan Negara R.I. jang me- turut tiga kali berselang tiap2 negaskan bahwa musuh2 revolu- tiga hari. si Indonesia, jalah: imperialisme Dalam keadaan si orang tua dan keterbelakangan feodal. Un- dan keluarga si gadis sudah me- tuk pulau Dewata keterbelakang-

njetudjuinja, selandjutrja ter-

an feodal tsb. sangat menjolok djadilah upatjara perkawinan se- seperti apa jang telah diuraikar

tjara adat dengan upatjara ke-

diatas jang membawa akibat

agamaan disertai sesadjennja

jang berat bagi nasib kaum wa- serta restu dan doa pendeta (ke- nita di Bali dan Rakjat pada

pala agama), dengan dihadiri

umumnja. oleh undangan2 tertentu, demi-Kini terletaklah kewadjiban kianlah sah sudah perkawiran berat atas pundak kita terutama tsb. Akan tetapi dalam keadaan' kaum wanita angkatan baru di si orang tua dan keluarga si ga-Bali, apakah nasib demikian dis tidak terima akan perkawin- akan direlakan setjara terus me- an anaknja, bisa terdjadi peng- nerus berlangsung setjara ke- geropjokan pada persembunjian djam dihadapan mereka, ataukah si gadis dan pemuda jang se- dengan tegap berbaris setjara dang kawin dan tidak djarang teratur bersama-sama dergan ka- djuga terdjadi perkelahian antar um pria dan Rakjat revolusioner keluarga si pemuda dan si ga- 24

s Dipindai dengan CamScanner

PRESIDEN MEMBERIKAN KOMANDO PADA ,,HARI IBU"

22 DESEMBER 1960

Kaum Wanita Harus Ikutserta Dalam Pembaogunan

Semesta Berentjana di Segala Bidang

Beribu-ribu wanita telah me-

menuhi ruangan dan halaman Istana Negara pada peringatan Hari Ibu" 22 Desember untuk mendengarkan amanat Presiden, terutama sesudah sukses- nja MPRS. Presiden menekankan bahwa masjarakat adil dan makmur tak hanja bisa dibangun oleh laki2 sadja. Supaja wanita In- donesia mulai 1 Djanuari 1961 memeiopori dalam pembangunan disegala bidang, karena pada tanggal tsb. akan diajunkan tjangkul jang pertama untu', pembangunan Semesta Berrentjana, jang telah diputuskan oleh MPRS. Tjangkul pertama itu tidak hanja dilakukan oleh Presiden, tetapi akan diikuti oleh 17 orang dari wakil2 go- longan karja dan Nasakom. Selandjutnja Presiden mendjelaskan bahwa bangsa Indone-

Menteri Sosial Muljadi Djoj- sia sedjak dulu sudah ber-tjita²

sosialisme. Karena kaum wanita martono menerangkan betapa jang paling menderita dalam pentingnja peranan kaum wani-

ta didunia ini mengingat kewa- masjarakat kapitalis, maka djustru wanitalah jang palingdjiban² kaum wanita sebagai ibu, isteri dan angota masjara- berkepentingan untuk mereali- i sasi masjarakat sosialis. Dalam kat. masjarakat sosialis beban wani-Njonja Sumarno memben- ta diringankan oleh alat2 tehnis, tangkan sedjarah Hari Ibu, ja- sandargpangan tjukup tersedia, lah bahwa sedjak Kongres Pe- sehingga wanita mempunjai tju- rempuan jang pertama di Jogja

kup waktu untuk memenuhi kepada tg. 22 Desember 1928 di-

wadjibannja sebagai isteri dantetapkannja Hari Ibu" jang di- sebagan anggcta masjarakat. dukung pula oleh pemudi2 jang Sebelum Presiden berturut-ikut dalam Kongres Pemuda pa- turut berbitjara Ruslan Abdul-da tg. 28 Oktober 1928jang mengikrarkan sumpah: gani wakil ketua DPA antara lain mendjelaskan bahwa masja-Indonesia 1 bangsa rakat sosialis akan memberi-Indonesia 1 tanahair kan kebahagiaan kepada ke-Indonesia luarga. Ia membantah semen-1 bahasa tara orang jang mengatakan Njonja Sumari memberikan bahwa masjarakat sosialis pengantar kata dalam pertemu- akan menghantjurkan kehidu- an tsb. pan keluarga.

SAMBUTAN NJ H. A. HIDAJAT PADA PERAJAAN HARI IBU

  1. Hari Ibu hari mulja, Hari pudjaan semua Prija maupun wanita Hari kedjajaan kita
    2.Betapa kita tak mesra Menjongsong hari bahagia Menjambut ber_sama2 Dengan rasa hormat tjinta
    3.Mari berhenti sedjenak Untuk mengenangkan djasa Dari Ibu2 kita Diatas watak jang sama
    Ibu pelindung utama Ibu pendidik pertama Ibu kawan jang setia Ibu pentjinta anaknja

5.Ibu tak mengenal pajah Ibu berdaja upaja Usaha untuk djaminan Kesedjahteraan anaknja
6.Dan untuk melindungi Dari segala bahaja dan jang mengantjam anaknja dari maut atau tjatjad
7. Hari Ibu sudah tepat untuk menggalangkan tekad bersatu ber_sama2 menghadapi pembangunan
8. Semesta dan berrentjana Kita membuktikan hasrat Tjinta negara dan bangsa Bukti untuk peninggalan
9. Achirnja mardjatkan doa Ke Tuhan Jang Maha Esa Melindungi negri kita Dan memberkati bangsanja.
25

Dipindai dengan CamScanner

1960* Tahun Kebangkitan Afrika

Betapa tjepatnja perubahanNegeri2 djadjahan jang sedang wadjah benua Afrika dalam 10 berdjuang untuk mentjapai ke- tahun ini ditandai oleh muntjul-merdekaannja nja negara2 merdeka dalam 5 tahun achir2 ini terutama sesudah-29. Aldjazair (Pemerintah se- nja Konferensi Asia-Afrika jangmentara berkedudukan di bersedjarah di Bandung pada ta-Kairo) hun 1955 semakin hebat per-

djuangan Rakjat Afrika untuk30. · Betjuana

kemerdekaan nasionalnja.

  1. Basuto
    Sepuluh tahun jang lalu benua 32. Zanzibar Afrika ketjuali Liberia, Etiopia 33. Sahara Spanjol dan Uni Afrika Selatan, masih di-34. Mozambik djadjah oleh kaum kolonialis. Se-35. Guinea Portugal bagaimana diketahui benua Afrika 36. Rio Muni adalah seluas 30 djuta km persegi 37. Ruanda-Urundi jaitu sama dengan 3 kali Eropa 38. Swazi atau 2 kali Tiongkok. Hampir se-

  2. Uganda
    paroh dari benua Afrika jaitu 40. Tanganyika 41% terdiri dari padangpasir. 41. Kenya

  3. Ifni
    Penduduk Afrika seluruhnja 43. Somali Perantjis adalah sebanjak 240 djuta jang 44. Afrika Baratdaja berarti 8% dari penduduk seluruh 45. Federasi Rodesia dan Nyasa dunia. 46. Angola dan Provinsi Ka- binda

  4. Gambia
    Negeri2 jang merdeka:

  5. Liberia☆

  6. Etiopia
  7. Uni Afrika Selatan
  8. Dahomei
  9. Niger
    Negeri2 djadjahan jang menda-18. Nigeria

  10. TjadLeruan Bantuan
    patkan kemerdekaannja sedjak perang dunia ke-II 20. Republik Afrika Tengah untuk

  11. Mali

  12. Libia 22. SenegalAldjazair!!
  13. Maroko 23. Konggo
  14. Sudan 24. Gabon
  15. Togo Kirimlah obat-obatan pil ki-
  16. Ghana
  17. Guinea26. Kamerun
    na, dll-nja seperti teh, kopi

  18. Tunisia

  19. R.A.P. (Mesir)untuk Rakjat Aldjazair jang
  20. MalagasiNegeri2 djadjahan jang akan
  21. Konggo sedang berdjuang untuk
    menjatakan kemerdekaannja

  22. Somali
    mentjapai kemerdekaannja.

  23. Volta Hulu27. Mauritania

  24. Pantai Gading 28. Sierra Leone
    26

Dipindai dengan CamScanner

17 NEGERI BARU DI AFRIKA DITERIMA SEBAGAI ANGGOTA PBB

Negeri2 baru di Afrika jalah: Kamerun, Togo, Republik Mali,

ZNUME173

Republik Malagasi, Somali, bekas Konggo Belgia, Tjad, Republik Afrika Tengah, bekas Konggo Perantjis, Dahomei, Gabon, Pantai Gading, Nigeria, Volta Hulu, Ciprus, Senegal dan Niger adalah anggota2 baru PBB. Hingga sekarang djumlah anggota PBB adalah 99 negeri. SIDANG MADJELIS UMUM PBB JANG KE-15 Keistimewaan sidang Madjelis Umum PBB jang ke-15 jang diadakan di New York jalah dihadiri oleh demikian banjak ke- pala2 negara dan negarawan2 lainnja dari negara2 jang ber- beda sistim politik dan sosialnja. Demikian pula Presiden Sukarno dengan delegasi jang mentjerminkan persatuan nasional Rakjat Indonesia hadir. Pidato Presiden di PBB jang berdjudul : Membangun Kem- bali Dunia adalah pidato jang bersedjarah jang merupakan pelengkap bagi Manifesto Politik" dan Djalannja Revolusi Kita" jang wadjib dipeladjari sedalam-dalamnja oleh tiap Rakjat Indonesia.

Berita sana sini

HARI IBU DIRAJAKAN SETJARA MERIAH Peringatan Ampat windu Hari Ibu diperingati dengan meriah di-mana2. Tg. 21 Desember DPD Gerwani Djakarta Raya menjelenggarakan peringatan jang didatangi kurang- lebih 400 anggotanja. Digedung Wanita diadakan pameran lu- kisan2 jang merupakan karja2 dari wanita sendiri. Sebagai puntjaknja pada 22 Desember di Istana Negara wanita Djakarta datang ber-dujun2 untuk mendengar amanat Presiden Sukarno.

Perlindungan Ibu dan Anak. PERSIAPAN KONFERENSI Sdr. Maasje Siwi menghadiri WANITA A-A DI KAIRO Seminar tsb. Selandjutnja ia Untuk menghadapi Konferen- djuga menghadiri Sidang De- si wanita Asia-Afrika jang akan wan GWDS di Warsawa. diadakan di Kairo pada permu- laan tahun 1961, kini Indonesia sedang mempersiapkan bahan2 maupun delegasinja.

KURSUS GURU PBH Mengingat pentingnja untuk RAKJAT BURNSVILLE menggiatkan gerakan pembe-PROTES rantasan butahuruf, maka baru² ini DPD Gerwani Djakarta Ra-Rakjat Burnsville, Carolina ya telah menjelenggarakan kur-Utara (Amerika Serikat) me- nulis pada surat2kabar mem- sus Guru PBH ang mendapat bantuan dari Pendidikan Ma-protes berhubung anak2 Negro di County Yancy diperlakukan sjarakat dengan hasil jang me- muaskan. se-wenang2 dan disiksa. SEMINAR IBU DAN ANAK DI BUKARES Pada bulan November jl. di Bukares telah diadakan Seminar 27

Dipindai dengan CamScanner

PENJAKIT TJATJING

Oleh: Dr. Sumijarsi Caropeboka.

akan kita terangkan disini bagaimana anak2 begitu mudah mendapat penjakit tjatjing. Dengan demi- kian kita dapat mentjegah atau mengurangi terda- patnja penjakit tersebut.

Berhubung begitu banjaknja anak jang berpe- njakit tjatjing (tjatjingan) maka ada baiknja djika kali ini kita membitjarakan tentang penjakit tjatjing. Meskipun kelihatan remeh, tetapi tak sedikit telah memberikan kesulitan2, dan korban diantara anak2 kita, lebih² di-plosok2, dimana kebersihan masih djauh dari sempurna. Ada beberapa matjam tjatjing jang menjebabkan penjakit tersebut diantaranja ialah:

  1. Tjajting kalung (Ascaris Lumbricoides)

    2. Tjatjing kremi (Oxyuris Vermicularis)

3. Tjatjing tambang (Aneylostoma Duadenale)

  1. Tjatjing pita (Tenia Saginata). Dari 4 matjam tersebut diatas Tjatjing kalung
    dan kremilah banjak terdapat pada anak2 berumur antara 1 tahun sampai 12 tahun. Meskipun tidak banjak, terdapat djuga pada anak jang berumur dibawah setahun, jaitu pada anak2 jang dibiarkan merangkak ditanah jang kotor. Pun tidak asing bahwa orang dewasa djuga ada penjakit tjatjing. Dari dua matjam tersebut diatas Tjatjing kalung- lah jang terbanjak kita djumpai dan menjebabkan ber-matjam² tanda penjakit dan-keluhan. Oleh karena itu sekarang kita membitjarakan tentang tjatjing kalung.

O

I. Didalam tanah bumi Indonesia rupa²nja ber-
isi penuh dengan telur tjatjing kalung jang tentu- nja berasal dari kotoran anak2 jang buang air besar di-mana2. Telur ini dapat bertahan lama ditanah tanpa rusak, lebih² ditanah jang lembab. II. Djika anak2 setelah main dengan tanah atau dengan benda2 jang terletak ditanah dan memasuk- kan tangannja jang kotor itu kedalam mulutnja telur tadi ikut masuk kedalam mulut. III. Dari sini terus keperut besar dan usus2. Disini telur² tadi mendjadi larva dan dari sini larva tadi membuat perdjalanan melalui pembuluh darah masuk kehati. Dari sini keluar lagi melalui pembuluh darah dan melalui pembuluh darah lain masuk kedalam paru2 terus kedjalan nafas melon- tjat kedjalan makanan lalu keperut besar dan ke- usus. Disini larva² tadi mendjadi tjatjing? betina dan djantan dan hidup subur dan menghisap zat² penting dari dinding usus. IV. Setelah dewasa tjatjing ini bertelur beratus- ratus. Telur ini dikeluarkan ber-sama2 buang air besar dan djatuh ditanah. Begitu seterusnja. Inilah gambaran setjara singkat dan sederhana. Sekarang tak heranlah kita bahwa anak2 itu se- ring batuk2 jang sukar sembuh atau kadang2 sampai sesak nafas. Dan tak mengherankan pula bahwa anak tetap kurus meskipun makan banjak atau mentjret2 dan sakit perut. Tentang keluhan mata ber-kedip2 atau putih mata bersisik dan sore hari mata tak awas, jang disebabkan karena Vit. A itu, diduga bahwa tjatjing diusus itu ketjuali menghisap beberapa zat2 jang penting untuk badan, djuga mengambil pro- vitamin A, sehingga pembuatan Vit. A berkurang. Dan ini menjebabkan keringnja selaput landir dari mata. Tetapi tentang ini belum ada keterangan

Betapa banjak ibu2 jang datang kepada dokter dengan keluhan bahwa anaknja: sudah lama batuk2 tidak mau sembuh; mentjret atau buang air malam; tidak mau makan dan tjengeng; mau makan tetapi tetap kurus dan perutnja gendut; selalu me-ngedip2kan mata atau putih mata bersisik atau malam kurang awas. Ternjata djika diperiksa kotorannja penuh dengan telur tjatjing dan setelah anak diberi obat tjatjing, banjak tjatjing keluar dan lenjaplah ge- djala2 dan keluhan tersebut diatas dan anak ber- angsur2 sehat kembali. Untuk memberi sekadar pengertian kepada ibu2, 28

s Dipindai dengan CamScanner

Viena REMADJA

Kalau habis putus djangan ter-buru² tjari sambungan

Anakku, Salah seorang anak bunda, mengeluh karena di- tinggalkan oleh kekasihnja. Hidupnja terasa sangat sunji. Mau beladjar tak dapat, bekerdjapun tak dapat. Hari² kerdjanja hanja ngalamun sadja. Ibu dapat mengerti apa, jang diderita oleh anak ini. Akan tetapi, ibu nasehatkan, agar anak berusaha sekuat mungkin untuk mengatasi kesukaran ini. Ingatlah akan hari kemudianmu. Tjobalah pikirkan masak2. Andaikata, ngotot. mau djuga setia kepadanja, padahal dia sudah tidak setia, itu akan merusak badan sadja. Lebih² kalau dia sudah djadi isterimu. Kemungkinan bisa dia menipu ke- padamu dari belakang. Misalnja, didepanmu, dia bilang tjinta, akan tetapi dibelakangm:ı dia punja kekasih jang lain. Apakah rumah tangga jang demikian ini bahagia???? Belakangan, satu bulan setelah kedjadian itu, anak itu kirim surat kepada ibu, bahwa dia telah menemukan gadis lain jang hampir sama dengan kekasihnja jang meninggalkan itu. Dia minta nasehat, apakah lebih baik segera mengikat djandji dengan gadisnja jang baru ini. Nasehat ibu begini: Selama hatimu belum tenang, dan luka hatimu belum sembuh, djanganlah mengikat djandji dengan gadis lainnja dulu. Sebab, didalam dadamu

masih membara api kemarahan atau kemenjesalan. Tindakanmu, belum tentu didorong oleh pikir jang tenang, akan tetapi sangat mungkin oleh kemarah- anmu. Ananda mungkin akan menundjukkan dide- pan sang kekasih jang lama, bahwa anandapun bisa dengan tjepat dan dengan gampang mentjari pasangan baru. Atau, karena ananda terlalu sepi, maka mentjari pasangan. dengan segera, sekadar untuk mengatasi kesepian itu.

Sikap ter-gesa² demikian tak baik. Lebih baik

sabar menanti, sampai hatimu reda, dan hidup normal sebagai semula. Djika telah tenang kembali, akan dapat menimbang-nimbang segala se- tu dengan pikiran sehat. Dan ini hasilnja akan lebih baik. Sebaliknia kepada pemudi2 atau pemuda2 jang masih sendirian, djangan segera menerima lamaran orang² jang baru sadja putus pertjintaannja dengan orang lain. Sebab. putusan jang dikeluarkan selagi marah itu biasanja tidak serieus. Biasanja, nanti kalau hari sudah tenang, akan lain lagi pendapat- nja. Dari itu, nantikan dulu, sampai orang itu tenang kembali dan sehat kembali. Tidak usah ter-buru² mentjari kekasih. Dia akan datang sendiri setjara wadjar ! Bunda.

jang pasti. Sebab banjak pula anak2 keluhan leng- kap penjakit tiatjing dan setelah diberi obat tjatiing. tjatjing keluar ber-puluh2, tetapi mata tetap djernih dan mengkilat. PENTJEGAHAN Meskipun sangat sukar ditjegah, sebab sukar untuk melarang anak2 main dengan tanah, para Ibu harus djuga berusaha mengurangi kemungkinan anaknja kena penjakit tjatjing dengan selalu mem- perhatikan tangannia, memotong pendek kuku, mentjutji tangan sebelum makan dan tidur. dan melarang kebiasaan anak memasukkan djari2 ke- dalam mulut. PENGOBATAN Sebaiknja anak itu dibawa kedokter supaja diberi pengobatan jang sesuai. Tetapi untuk mereka jang djauh dari dokter baik djuga untuk membeli

dari rumahobat atau apotik obat tiatiing jang di- sertai tjara pemakaiannja jang sesuai dengan umur. Kita harus pula ber-hati2 dengan memberi obat itu, sebab banjak anak jang mabuk, karena obat tjatiing belian dari warung ketjil atau rumah obat. Jang lazim dipakai dan murah dan baik man- faatnia ialah Santonine-colomel. Sekarang banjak obat² jang patent jang baik tetapi agak mahal se- perti Helminin, Antepar dll. Baik diika anak jang tjatiingan diberi obat tiap 2 bulan. Lebih sempurna djika kotorannja diperik- sakan dahulu dan djika ternjata ada telurnja baru diberi obat tjatjing. Sekianlah gambaran setjara singkat dan seder- hana tentang penjakit tjatjing.

Dipindai dengan CamScanner

ROK

1y

8 s A D 63 52 ,

11 3 36 C

市 B A

nm

Dipindai dengan CamScanner

Dari

DALAM

FOLKLOR TADJIK

DADA umumnja wanita2 seckarang terutama ga-

dis2nja lebih suka memakai rok dalam hanja sampai dipinggang sadja, jang dinamakan patty- coat, dengan alasan terlalu panas atau memang praktis. Tetapi tidak sedikit djuga jang masih suka memakai model seperti jang kami muat ini, apalagi kalau kita harus memakai bloes atau bebe jang tipis, akan lebih baik. Tetapi kita tidak menjoalkan suka atau tidaknja memakai model begini jang akan kami tulis disini ialah bagaimana kita membuat-

Gambar tjontoh ini kami bikin begitu rupa se- hingga memudahkan saudara² jang ingin membuat- nja. Setelah menggambar patron itu diatas kertas koran atau sampul, sebaiknja dengan potlot merab atau biru supaja terang, lalu guntinglah tjontoh² itu, djika sekiranja terlalu ketjil atau besar buat Sdr.2, ini bisa dikurangi atau ditambah pada garis2 pinggangnja, begitu djuga dengan pandjang atau lebarnja rok itu.

Mula2 kita mendjahit tengah depan (A) dengan sisi depan (B), kanan dan kiri. Djika naad itu mau dibuka, guntinglah sedikit dalam beberapa guntingan pada bagian jang melengkung2 itu supaja tidak mendapatkan kerutan2 djika dibuka, atau bisa djuga dengan afwerking" (menjelesai- kan) dengan overhands" atau festonneren", se- terusnja kita pasang mungkumnja jang sebelumnja telah dirimpel dulu, lalu ditindas dengan mesin. Bagian rok belakang terdapat djahitan tengah dan dua kupnad, tetapi kupnad ini boleh dihilangkan pada djahitan tengah itu. Sekarang rok bagian muka dan belakang kita sambung dan achirilah bagian bawahnja dengan memasang strooknja (po- tongan jang pandjang sekali lalu dirimpel), atau renda jang lebar, untuk mengganti dari renda jang lebar kerenda ketjil kita djanganlah lupa menam- bah pandjangnja rok, pada atasnja harus sama ma- tjam rendanja. Seorang gadis jang sedang djalan2 diikuti oleh seorang pemuda. Djika rok ini dibikin amat kentjang, untuk me-Mengapa kau mengikuti sadja?" demikian mudahkan memakainja berilah bukaan pada dja-tanja gadis tsb. pada pemuda. Apa jang kau kehendaki?" 41 hitan sisi, dengan ritsluiting", kantjing djepret atauPemuda mendjawab: Aku tjinta padamu. ,,haak en oog". Tak ada jang kuharapkan ketjuali kau. Aku ingin kawin dengan kau." Sutarni. Aku tak pantas bagimu, djawab gadis. Ka kakku jang djalan dibelakangku adalah lebih tjantik. Ia akan tjotjok bagimu." Pemuda berhenti, menengok kebelakang. Tapl tak melihat siapapun. Kemudian pemuda djalan lagi mengikuti gadis tsb. dan mengulangi per. kataannja. Gadis mendjawab: Bila kau sungguh2 tjinta padaku, kau tak akan berhenti untuk menunggu kakakku. Per- gilah. Kau adalah kepalakosong." Pemuda tsb. merasa sangat malu dan terus pergi. 31

s Dipindai dengan CamScanner

DEWI SRI

Sebuah dongeng meluas didesa. Jalah dongeng tentang "Dewi Sri". Dongeng itu mula2. nja adalah sebuah tjerita hindu dari wajang-kulit, jalah tjeritanja Radja Mendangkamuljan. Didalam tjerita wajang-kulit itu memang di perankan Dewi Sri" putra Radja Mendangkamuljan jang memberi berkah kepada selu- ruh Rakjatnja. Jalah digambarkan bahwa sesudah "Dewi Sri" kembali dari perginja dan menetap dikeradjaan Mendangkamuljan, nege- rinja mendjadi subur makmur. Hasil bumi men. djadi melimpah ruah, tidak ada penjakit wa- bah, dan Rakjatnja bergembira ria. Dan tjerita ini mendapat sambutan baik dikalangan kaum tani terutama. Kaum tani setudju sekali terhadap tjerita wa- jangkulit itu. Dan mempunjai kepertjajaan pe- nuh bahwa tjerita2 itu benar. Lama kelamaan persetudjuan jang telah mendjadi kepertjajaan itu berurat dan berakar dikalangan kaum tani jang luas. Dan timbullah angan2 dan perbua- tan2 untuk menghormati ,Dewi Sri" itu. Kepertjajaan kaum tani terhadap "Dewi Sri" itu masih dapat disaksikan didesa2. Dikalangan kaum tani jang luas. Umpamanja sadja dapat dipeladjari dari adat-istiadat dalam bertjotjok tanam. Sedjak menanamkan benih tanaman padi hingga memasukkan padi kelumbung. Seorang kaum tani akan merasa ketjewa dan ta- kut sekali djika sjarat2 adat istiadat itu dila- laikan. Karena merasa bahwa Dewi Sri" tentu tak akan memberi berkah baik kepadanja. Karena itu kaum tani berusaha dengan susah pajah agar bisa memenuhi sjarat2 adat itu. mBok Kromo adalah seorang tani-utun. Mempunjai tanah dua bau. Tanah dua bau ini tiap panen rendeng bisa menghasilkan kira2 40 kwintal. Dengan hasil itu tjukuplah untuk memenuhi kebutuhan sederhana selama masa tanam hinga panen. Hanja tjelakanja djika pa- nennja gagal, keluarga mBok Kromo harus menanggung hutang. Sekali hutang adalah belum tentu dalam masa tiga tahun bisa lunas. Lebih2 djika ada bandjir, hama dll. mBok Kromo susahnja bukan main. Merasa bahwa kelu- arganja ada kesalahan2 pada leluhurnja jang kramat. Jang disebut leluhur bisa djuga Lelu- wur" — arwah nenek-mojang, atau Pepunden jang berwudjut benda2 kramat, entah pohon- beringin, entah sendang, entah batu besar, dll.

Djika biasanja mBok Kromo membuat sesadji hanja tiap panen sekali, tetapi oleh karena mBok Kromo sedang susah, berusahalah dia bisa sesadji tiap hari Djumat-Kliwon. Biasanja orang tani menganggap hariDjumat-Kliwon itil hari jang kramat djuga. Sesadjinja matjam2, kadang2 slamatan nasi panggang-butju, nasi- golong, rasi gurih ,dan dilengkapi dengan pi- sah-suruh-aju, bunga telon, membakar keme. njan dll. Susahlah keluarga mBok Kromo karena harus slamatan tiap bulan sekali. Kemudian, pada musim tanam berikutnja mBok Kromo berniat untuk menebus dosanja dengan membuat sesadji jang sungguh2. Pertama sesadji tanam, nasi-panggang-ajam, djadjan- pasar, buah²an, krowotan, djadah-djenang-wadjik dll. Pada tanaman berumur 35 hari (sela- pan) dibuatlah slamatan rudjak. Biasa disebut rudjakan karena ,mBok Sri" sedang ,ngidam". Begitulah mBok Kromo itu menjebarkan ru- djaknja diseluruh tanamannja. Tiap kedokan diberinja sedjumput rudjak. Agak lama kemudian, jaitu sesudah padi menguning, dan kira² kurang seminggu lagi diketam, mBok Kromo mulai membuat persiapan sesadji. Sedjak siang hari, pulang dari pasar mBok Kromo sudah si- buk dengan anak gadis-ketjilnja didapur. Gadis jang baru berumur 12 tahun. Sekalipun demikian sudah direntjanakan habis panen akan di- kawinkan. Tentu sadja perkawinan itu akan di- langsungkan dengan upatjara adat. Dan hari itu dimasaklah beberapa kuweh, djadah, djenang, wadjik, opak, tjriping, buah2an sudah diatur, djanganan-sajuran sudah dibersihkan, dan sudah siap masakan2 slametan nasi djanganan, nasi liwet, djenang merah-putih, dan istimewa sambel tjabuk (jang dibuat dari kulit widjen) dan katul tidak boleh lupa, karena itulah kesu- kaan Dewi Sri". Pagi2 benar harus sudah siap. Djam enam pagi2 sudah sampai disawah. Gadis ketjil itu memakai pakaian jang serba baru. Itu memang sudah mendjadi adat bahwa gadis-ketjil jang akan membawa padi simbol ,Dewi Sri" jang nanti selandjutnja akan disimpan dilum- bung-padi. Demikian ini pada umumnja dilaku- kan oleh petani2 didesa. Djika petani2 kota biasanja sudah tidak memegang setjara kaku. Djadi sebetulnja adat2 jang kolot itu ber-angsur2 dapat dikikis karena kemadjuan2 masjarakat. Kiriman dari Saridewi.

Dipindai dengan CamScanner

88888888988888863888888x8883

883888388888883

Pahlawan dilereng Gunung Ungaran

Indonesia adalah dikenal oleh membunuh petani2 jang tidak ber-

Andjing2 menggonggong. Diam negeri2 lain sebagai Pulau kelapadosa. Seringkali bom2 djahanam sebentar kemudian kembali meng- jang senantiasa hidjau". Demi-menghantjurkan semua jang ada. gonggong. Kopral Amat adalah kianlah indahnja Tanahair kita iniDjiwa manusia jang tidak berdosa Wakil Komandan Regu, demikian dimata dunia. Turis2 jang senga-sekalipun, semua hantjur dalam djuga Kopral Dengkck jang da- dja datang ke Indonesia hanjaledakan diahat. Itu tidak perduli lam long-march telah mendapat melihat keindahan itu, banjak ter-lelaki, wanita, tua, muda dan baji tugas baru untuk mendjadi peng- pesona pandangannja djika me-ketjil jang kurus. Namun hidup se- hubung. Dan rupanja gonggong lihat lereng2 gunung jang hidjaudahsjat itu, sungai disebelah desa andjing itu mengganggu Kopral-dengan segala matjam tumbuh2.tetap mengalir dan gemeritjik sua-Dengkek. Tetapi itu biasa, se- an. Tak usah djauh² para turisranja. Njaring sekali djika malam kalipun kadang2 berbahaja djika internasional jang dibuat tjontoh,sunji itu tidak terganggu olch le. terdjadi dalam kota sasaran geril- kita sendiri sadja, djika berkesem-dakan² peluru dari kota. Suara ja. Untung malam itu terdjadi di- patan di-tempat2 dingin sepertinjaring gemertjiknja air itu me- sebuah desa jang masih kira² dja-Tawangmangu, Kopeng, Selekta,nandakan djika ia tak takut pada rak puluhan kilometer. Sekalipun Puntjak, Lembang, sekitar Danausiapapun. Bom dan kanon sekali-demikian sudah ratusan tiatjian Toba dil. merasakan semua itu pun, ia tak takut. Tetapi airnja jang keluar dari mulut Kopral adalah suatu kenikmatan. jang djernih itu mengalir dengan Dengkek. Katanja dengan anak-Gunung Ungaran umpamanja,tenang. Ikan dan kodok2 ketjil buah: Andjing tidak makan atur- dia tak kalah indahnja dengan gu-jang berenang2 ditepi sungai, ma- an lebih baik disempurnakan ! Se- nung2 jang lain. Tak hanja kein-lahan jang tampak mendjadi pena- tudju tidak Man?"Djangan dahannja jang meresapkan, tetapi kut. Djika terdengar suara sedikit Pak, kasihan." —Apa? Kasih- bantuan Rakjat disekitar gunungsadja, segeralah mereka lari ber- an? Orang sadja kalau chianat kita Ungaran itu pun tetap dalam hatisembunji. Kemudian, sebentar bunuh, apa jang disajangkan de- kita. Terutama sekali, bantuannjakembali berenang dengan pelahan² ngan andjing itu ?" — Dia bisa pada pasukan2 Gerilja jang sedangdan tenang. mendjaga desa, ini kan salah kita, melawan musuh pada clash kedua. Siang itu terdengar orang ber-mengapa kita datang kedesanja Suatu peristiwa terdjadi waktulari² dan berteriak menudju sungaidia. Andjing2 itu kan ditugaskan ampak2 masih menutup semuaitu, katanja: Mat ! Kau djangan oleh Pak Lurah untuk mendjaga." puntjak dan lereng gunung. Mata- berlagak ! Kurangadjar ! Tunggu — Ach! Rupamu! Awas me- hari masih bersemajam dibalik gu- lompat ada djeglongan." — Kata dulu!" — Apa?"— Tunggu! nung. Semua hanja terlihat hitam, Djangan tjrewet ! Paling2 kau ha-si Man pada jang dibelakangnja: putih kemudian dingin menggigil. nja akan berkumur dengan air su-Awas Tjak, ada dieglongan." Hari siang sebelum mendjelangngai itu bukan? Mana, tak perluMan melompat baik2. Senter ber-pakai odol itu. Kembalikan sa-sinar merah dinjalakan oleh teman malam gelap itu, biasanja petani2 dengan niat jang dipaksakan me-dia!"—Biar, mengapa?"dibelakangnja. Teriaknja pelahan: ngerdjakan sawahnja. Anak-anakSajang ! Kalau ketemu air-sumuiNgawut sadja, mana lobang- sadja kita pakai."—,Djangan menghela hewannja. Pak Tani nja?" — Man segera membalik membadjak, anak2 mentjari rum-berlagak Dokter kau disini Kek. !" dan biasa djuga tjutji-makinja ke- put. Tampaknja semua ter-gesa2.—Sudahlah djangan tjrewet, ajoluar Slinger ! Menipu, awas saja Pandangan matanja liar, seperti lekas mandi. Rupa2nja ada per-balas Pak !" — Kopral Dengkck terus berdjalan dengan tertawa se- ada jang ditakutkan. Betul. Mere- siapan." —Lihat itu, Litnan da- ka takut. Dalam hati mereka ha- tang." — Belum sampai lima me-nang. Katanja: Tiepat! Kita nja ada keraguan dan pertanjaan nit didalam sungai, Litnan Bajuharus sampai sana djam 21.00." — Tanja Man dengan tak menje- terhadap diri sendiri Djangan2 menegurnja: Badut2 ini sudah Belanda djahanam itu patroli ke- merendam disini. Pantas markas-sal sedikitpun akan peristiwa jang baru sadja terdjadi: Djam bera- mari". — Demikianlah biasa, pa- nja sunji. Tjepat2, kita segera troli2 badjak itu merampas dan siap."— Siap Pak." pa Pak, Pasukan harus sudah di- 33

Dipindai dengan CamScanner

sana ?"— Djam 24.00." Gadis ketjil mBok Lurah ikut ributpeta. Kopral Dengkek seperti men-Sesudahnja itu kita kemana?" membantu. Karena seluruhnja ha- tjari2. Tanjanja: Pak, dimana — Djika serangan balasan meng-rus mendjamin kira2 500 orang. mBak Narti?" —Tidak tau. Tu- hebat, kita mundurnja kedekatBanjak api menjala, sehingga desa gas saja bukan mendjaga mBak rawa-pening. Djauh tetapi harus Nar." — Djangan begitu, nanti itu tampak terang. Dipendopo Ko- kita kerdjakan dengan baik dan pral Dengkek seteman siap untukkalau saja boikot kapok." — Ke- tjepat."— Apakah kami jang makan, Katanja: Pak Lurah iniduanja tertawa. — Disana! Be- harus kesana dahulu ?"— Jang lakang, masuk sadja." — Betul

putranja?"Ja Pak. Itu jang

lain sudah kesana tadi." Kc-paling ketjil."— Kopral Dengkek Pak?"Betul. Bilang dia suruh pral Dengkek kakinja terganggu kemari." — Biasa!"— Kopral hanja memandangnja, sedang Sa- lobang jang penuh air, karena itu Dengkek bersenjum mengedjek minem tampak malu2, dan terus tjelananja mendjadi basah udjung- sambil berdjalan menudju rumah- pergi kebelakang. Dia sudah tak nja. Tetapi diam, seperti tak ada belakang. Dengan tidak ragu2 dia mau suruh mengeluarkan apa² apa2. Man jang dibelakangnja ku- masuk, dan tjepat2 mBok Lurah lagi. Kopral Dengkek ingin bitja- rang waspada, djalan biasa dan menghampirinja: Pak, mentjari ra2, barangkali gadis ketjil itu agak tergesa untuk mengedjar dja-siapa ?" — mBak Narti Bu, ada akan tertawa senang djika mende- raknja jang djauh dari Kopral — Ada, itu sedang ngo- dia?" ngar dongeng2nja. Tetapi malang Dengkek. Terdengar ,,gedebruk", mong2 dengan anak saja." sekali, Saminem tak mau lagi ke-Man djatuh. Teriaknja Aduh Boleh saja kesana Bu?o- luar. Katanja Kopral Dengkek: Tjak lobang !" — Temannja mauPak ! Nanti dalam pasukan kita leh, mengapa tidak." — Tjepa2 tertawa, tetapi ditahannja. Kata-Kopral Dengkek mendekati Narti ada wanitanja satu. Saminem su- nja Man kembali: Kopral kita sambil matanja lari ke Saminem. ruh keluar biar kenal."—Pak, itu memang istimewa. Begini diam Katanja: mBak ! Ditjari Madj itu anak gunung, pemalu. bodoh …… dan tidak sekolah." kannja sadja. Sudahlah Pak, saja jang di-— Kurangadjar! — .Biar sa- depan." Bolehlah, masa-Siapa?"— Siapa lagi, Litnan dja, nanti kalau dilatih hidup di- bodo." Kopral Dengkek ter-Pengintai." — Bilangkan, seben- kota, itu kalau sudah aman Pak, tawa, dan katanja: Tjoba lihat tar saja kesana." — mBak Nar, kemudian sekolah² apa, PBH, kur- ini, tjelana saja sudah basah.". sus mendjahit dll. nanti kan djadi Adik ini masih takut2, malu2, itu Hampir djam duabelas malam, kan tidak baik."— Biar sadia pandai."—Kalau begitu Bapak sebentar lagi Pasukan akan segera nanti kalau sudah banjak teman senang sekali, tetapi kapan aman-dari kota kan bisa pintar." — Sa- datang. Kopral Dengkek sudahnja ?" — Kapan2 sadja." — Se- minem hanja menundukkan kepa- mempunjai beberapa rentjana. Se-mua tertawa. Sahutnja Man: lanja dan diam. Katanja Kopral kalipun tugas mengatur tenaga2 Rentjana boleh sadja. Diandji Dengkek: ,Mau Dik pindah kota, didesa itu sudah selesai, dia tak djuga boleh sadja, asal tidak lupa tetapi kalau sudah aman?" mau tidur atau istirahat. Dia ngo-ja Pak Lurah ?" — Pak Lurah ter- brol dengan Pak Lurah, Pak Tja-senjum. Kopral Dengkek minum Samine hanja diam, terus pergi ke mBoknja. Narti dengan Kopral rik dan Pak Bajan. Sedang Pagar-teh-pahitnja dengan berkata: Dengkek ketawa. Biarlah saja bi- desa pada sibuk mendjaga desa-Dapurmu !" lang sadja sama Pak Lurah, supaja nja. Kode sudah siap. Pemuda2 itu Seorang pagar-desa ber-gegas2 menunggu kedatangan saja kemari sudah djaga² nanti djika dia di-datang katanja: Pak, pasukan kalau sudah aman." Demikian Ko- sudah datang, segera akan ma- tegur oleh tentara segera mendja- pral Dengkek bitjara sendiri. Se- wak ,Andjing" kemudian akan se-suk." — Tak lama pendopo, ha- laman, dan djalan2 kalurahan su-dang Narti sudah siap dengan gera terdengar djawaban lagi pcta-nja dan bersama dengan te- dah penuh. Seksi2 Komandan Gila". — Djika sudah demikian man2nia di Bagian Pengintai. Ka- itu akan berarti teman sendiri danmengadakan apel kenada Kompi tanja Litnan jang mendiabat se- segera ditundjukkan tempat2 jang komandannja masing2. Dan ke- bagai Komandannja: mBak Nar, sudah disediakan. Kopral Deng-mudian Kompi apel kepada Komandan Barisan — sebagai voor-kau mendapat tugas dibagian se- kek menjimpan sebungkus asem- splitnja. Dan begitulah selandiut-latan gunung, sedang Komandan

mateng disakunja. dan beberapa

Pasukannja Mas Baju. Terus Lit- nja Komandan Barisan ini apel ke- puluh rokok lintingan tembakau- nan Hardjo ditimur gunung, ko- gewol. Adanja hanja itu mau apapala Komandan Batalionnja. Ba- mandan Pasukannja Litnan Parto. risan selamat sampai ditempat dan lagi. Masakan belum siap semua. Begitulah lainnja sudah saia atur, Harus menunggu kira2 sampaisemua dalam keadaan siap untuk dan saja bersama dengan Koman- djam satu nanti. Kebetulan didesamendjalankan tugasnja masing2. dan Bataljon di pos tengah. Ren-Dengan ter-gesa2, Kopral Deng- itu djuga kehabisan gula merah, tjana tetap, djika tak mungkin di- kek lapor kepada Komandan gula putih apa lagi, tak pernah pertahankan kita mundur kerawa-Penghubung dan Pengintai. Dipe- ada. Karena itu minum teh tjukup pening. asal panas. Sekalipun keadaan su-rintahkan kepada seluruh pasukan, lit begitu, mBok Lurah ridla me-bahwa berhenti hanja untuk ma-Mendjelang djam dua pagi, njediakan semua jang ada untukkan, kemudian akan terus bersiap mulailah terdengar tembakan2 ri- segera memberikan makan padaketempat masing2 sesuai dengan ngan. Kota Djatingaleh dihudjani rombongan Kopral Dengkek itu.pos2 jang telah ditentukan dalam peluru' dari beberapa djurusan. 34

cS

Dipindai dengan CamScanner

Pasukan dan Rakjat gunung mereka tidak lagi perang, tetapi dah tak tampak. Semua temannja

Ungaran menundjukkan kekuatan-per-tama² untuk mengatur pasu- sudah mengerti djika dia tjuti un- nja. Belanda terbuka matanja, dji-kannja, mendidik pradjurit2 agar tukmenjelesaikan perkawinannja. ka tak djauh dari kota² Djatinga-mendjadi pradjurit jang terlatih,Sekalipun sebetulnja agak ada tan- leh, Ungaran, dan Salatiga, telah berpengetahuan, kuat, disiplin danda pertanjaan mengapa Pak Lu- mendjadi sarangnja gerilja. Se-dapat mendjadi kekuatan Negara. rah tak pernah mendjawab surat rangan mendjadi seru hingga men-Keluarga2 mereka sudah tampak jang dikirimkannja". Tetapi keja- djelang pagi djam tiga. Pasukanbanjak jang mengikuti kembali di kinan masih ada djika Pak Lurah gerilja kembali dengan perasaan Markas2. Dan boleh dikata, bahwa akan setia memegang djandjinja. tidak puas karcna tidak tau berapatahun 1950 itu adalah tahun pem-Demikianlah Kopral Dengkek jang korban musuh telah djatuh atas se-bangunan keseluruhannja. Pradju-turun dari oplet tergesa-gesa de- rangannja itu. Dalam gelap gulita, rit, Bintara dan Perwira2nja, jang ngan ransel dipunggungnja terus Kopral Dengkek berkesempatandahulu belum berkeluarga, waktusadja berdjalan melalui sawah dan mendekati Amat jang sedang me- itu sudah banjak jang memulai ladang jang hidjau, djalan² ketjil mimpin anak buahnja. Katanja: hidup berumahtangga. Demikian-jang dipinggiri sungai² berair djer- ,Mat, ini gula merah."— Dengan pun rentjana si Kopral Dengkek. nih, naik dan turun bukit, terus senang Kopral Amat menerimanja Telah menetapkan bahwa djatuh sadja berdjalan menudju desa jang dan tjepat2 dimasukkan dalam mu-pada hari tjutinja dia akan terus terletak di-lereng² gunung. Dia tak lutnja. Dia gebres2, katanja: kelereng gunung Ungaran untukmau banjak bitjara dengan Kakak-Bangsat ! Asem ketjut katanja datang ke Pak Lurah dan mBoknja jang mengantarkan. Masuk desa Mluwih. Kopral Dengkek

gula. Kopral gila! Awas kau !" Lurah jang dahulu pernah memu-

— Kopral Dengkek terus sadja tuskan untuk mengambil menantu. masih djelas teringat sungai jang banjak berdjasa pada pasukannja. berdjalan tjepat untuk mendjum-Tentunja Saminem sudah kelihat- pai komandan Pasukan berhubung an lebih besar lagi. Kopral Deng-Terus sadja Kopral Dengkek masuk kedesa. Terbatja olehnja tulis- ada berita penting. Seperti tak ada kek djuga ingat Kopral Amat jang an dipapan Kantor Kalurahan". kedjadian apa2, dia terus berdja-masih tetap di Pasukan. Dia telah djadi kawin dengan anaknja PakAda pertanjaan terhadap dirinja lan madju. Pasukan merubah ha- luan. Tak djadi menjeberang ke-Tjarik Mluwih. Gadis desa itu dengan berkata pelahan² Lho, kantornja pindah kemari?". Ka- mendjadi pandai djuga sesudah

rawa-pening, tetapi mundur ke-

daerah Salatiga. Menurut perintahdibawa kekota. Disuruh ikut pela- kaknja menegurnja Apa Har?". 1 djaran PBH, kursus djait-men-Kakaknja suka memanggil nama

pasukan harus sampai dilembah

aslinja Harjoto. Djawabnja Deng-

Ungaran pada djam enam pagi. djait, bordier dll. Enam bulan dia

kek ragu2 Mari Mas kita bertanja

Demikianlah semua berdjalan tje- sudah dapat membuat badjunja

dahulu. Apakah Pak Lurah pin-

pat untuk mengedjar waktu. Tem- sendiri, hemnja suami, dan badju²

dah kemari."

bakan² Belanda masih terdengar ketjil untuk tjalon putranja. Ko-

Pak Lurah dengan hormat se-

seru. Mendjelang pagi keadaan· pral Dengkek mengenangkan itu

kali menemui tamu²nja. Dimedja

kembali sunji. Hanja bunji wa- semua. Dia sudah mendatangi se-

tamu jang terbaik tamu² itu di-

lang-belalang dan kodok kongkang orang Ibu jang baik hati padanja

djamu. Teh dan kuwih² telah ke- selama dikota. Dan telah didian- jang meramaikan. luar. mBok Lurah sudah menje-

Satu tahun kemudian. Keadaan djikan, supaja isterinja nanti djika

diakan makanan jang terenak.

berubah madju. Tentara sudah ti- datang ditempatkan dipaviljunnja.

Nasi putih, ikan ajam, sajur lom-

dak lagi di-desa2, gunung dan hu-Sudah tentu Kopral Dengkek se-

bok dll. Tetapi Saminem sama senang sekali.

tan2. Tugas gerilja selesai, dan ke-

kali tidak tampak. Kopral Deng-

Apel pagi Kopral Dengkek su- mudian kembali kekota. Tugas

CS

Dipindai dengan CamScanner

kek kerapkali menundukkan muka- nja. Dan banjak diam. Kata Pak Lurah: Saja ini masih ada hu- bungan keluarga djuga. Saja dipi- lih Rakjat disini sesudah dua bu- lan meninggalnia Pak Lurah se- keluarga itu. Habis bagaimana Nak, tjoba lihat bekas2nja. Bom

sudahlah. Biasanja djika ada be- gitu kita semua lari kesawah, ke- sungai atau kebukit sana. Tetapi waktu itu tidak bisa karena dibu- kit sana sudah ada Belanda patro- li. Diadi kita merendam dirumah. Tau² sekian banjak kali bom djatuh. Sudahlah lima rumah djadi korban. Termasuk Pak Lurah se- keluarga, terus Tjarik jang mud? ditembak didepan situ. Sudahlah

Dengkek tak ingin segera kembali. Dia ingin mengumpulkan semua berita untuk dilaporkan kepada Bataljonnja. Nama2 Pahlawan dilereng gunung Ungaran itu ditja- tatnja baik2. Terkenang dingatan Kopral Dengkek sikap baik jang ditjurahkan kepada pasukannja dohulu. Mereka dihabiskan djiwa- nia karena mereka membantu Tentara Gerilia. Demikianlah Pak Lurah, mBok Lurah dan Saminem jang telah mendiadi Pahlawan dilereng gunung Ungaran. Sulami

nja djadi merupakan bagian perdjuangan djutaan wanita diselu- ruh duzia. Wanita Aldjazair seperti djuga Djamila Bouhired dan Djamila2

Djawaban

laínnja tak mengenal lelah dan tak pantang mundur dalam meng- hadapi lawan2nja. Ini dapat di-

napun kedjamnja jang dilakukan tentara kolonial Perantjis terha- dap Wanita Aldjazair tak mem-Sdr. B.T. Susilo bikin turun semangat, bahkan Semarang. lebih tabah dan lebih berani dalam perdjuangannja baik dalam Sjair saudara sudah kami te- front pertempuran maupun diga-rima. Apabila kali ini kami be- ris belakang. lum dapat memuatnja kami per. Banjak sudah korban² dianta tiaja bahwa saudara tidak ranja: akan berputus asa.Tekun sedjuta orang telah mati berlatih, banjak membatja; pi-

一 dan sederhana dalam penuangan

500.000 orang ditawan di
-- itulah andjuran kami. pendjara2 dan kamp2 konsenstra Selamat bekerdja dan terima- si di Aldjazair sendiri maupun kasih di Perantjis — dua djuta orang sivil kebanjakan wanita dañ anak2 adalah dibelakang djerudji kawat di kamp? dalam keadaan "mati pe-Sdr. Ni. Sungkono-Djatinegara lahan" Sdr. A. Niek — 300.000 pengungsi ba-Sdr. S. Haar njak terčizi dari wanita dan Sdr. Ida Royadhi anak² jang lari2 karena bombar-Sdr. Indarsih Pc demen dan siksaan² mereka hidup dalam keadaan jang Rupanja makin banjak para meniedihkan didaerah perbatas- wanita jang berbakat penjair. an Tunisia dan Maroke. Saiang kami terpaksa masih Inilah harga jang harus diharus mengetjewakan sauor? bajar Rakjat Alijazair untuk Tetapi dengan tekun berlatih pembebasan nasional. Dalam saudara² akan meningkat. Per. perdjuangan jang berat teta- hatikan andiuran kami untuk pi adil ini Rakjat Aldjazair taksdr. B.T. Susilo. berdiri sendiri. Rasa setiakawan jang semakin meningkat dari Rakjat2 Asia—Afrika, persaha batan dan bantuan negeri2Sdr. Hersat Sudijono jang tjinta damai dan kemerSemarang. dekaan menundjukkan diakuinja perdjuangannja untuk keadilan. Sjair saudara kekasihku wa-

ginem" — dapat kami muat de-

ngan beberapa perubahan. Saudara tidak berkeberatan bukan? Kiriman saudara selandjutnja kami nantikan, tetapi harap mengetiknja sdr. beri spasi.

Damai untuk

Aldjazair

Rakjat Aldjazair sudah lebih dari enam tahun berdjuang untuk kebebasan dan kemerdekaan nja. Dalam perdjuangan ini jang merupakan sebagian dari perdju- ançan bangsa² untuk mentjapai tudjuannja, kaum wanita tak ke- tinggalan. Njonja Mamia Chantouf ang- gota Front Pembebasan Nasional Aldjazair menjatakan dalam Musjawarah Wanita Internasio nal di Kopenhagen: Kaum wanita jang mengambil bagian aktif dalam revolusi ja- kin sepenuhnja bahwa dalam me- lawan kekuasaan kolonial berar- ti djuga berdjuang untuk hak² 36

s Dipindai dengan CamScanner

Redaksi

persis djatuh dirumahnja. Habis buktikan siksaan2 jang bagaima-

meniedihkan sekali."— Kopral

kebanjakan penduduk sivil lih objek tulisan jang kongkrit

WISMA E. YUNARA

membikin pakaian wanita dengan mode stijl jang paling baru.

menjediakan alat-alat kosmetika & parfum. 0

Alamat:

Djl. Tjiandjur 18 - DJAKARTA

UNTUK MENJAMBUT DASAWARSA LEKRA 1950 — 17 — Agustus — 1960

水 LAPORAN KEBUDAJAAN RAKJAT (I) Dari Kongres Nasional I LEKRA 学 SITIDJAMILAH... oleh: Joebaar Ajoeb. # KALUNG oleh: Rukiah S. Kertapati. 学 PERTARUHAN... oleh: P. Tjekov terdjemahan2 Pramudya Ananta Tur & Kusalah Subagyo Tur. *SORGADIBUMI oleh : Sugiarti Siswadi

  • SAIDJAH & ADINDA....
    oleh:Multatuli Saduran Bakri Siregar diterbitkan oleh : Bagian Penerbitan Lembaga Kebudajaan Rakjat (LEKRA) sudah dapat dipesan pada distributor :

Jajasan Kebudajaan "S A D A R" Djl. Batutulis XV/12 DJAKARTA

S.I.P.K. No. 229/238/798/I-F

cs Dipindai dengan CamScanner

Bergembiralah dengan....

SIROP BINTAVIT

BANJAK MENGANDUNG VITAMIN!

Topicum

jang lerst

INDUSTRI PHARMÄSI

DJAKARTA

UNTUK ORANG TUA dan ANAK?

Dipindai dengan CamScanner