Baca PDF (OCR): Api Kartini (1960) No. 2

28 halaman · 28 halaman diproses dengan OCR· 69018 ms

Daftar isi
  1. ApiKartin
  2. lo.2 - Thn. II
  3. Dipindai dengan CamScanner
  4. API KARTINI
  5. Apa g perlu diketahui o'eh seorang tjalon ibu ...
  6. Sulijah mentjeritakan Suka Duka d: asrama Puteri
  7. 1 pagina …… Rp. 600.—
  8. CSDipindai dengan CamScanner
  9. APR1960
  10. SURAT
  11. REDAKSI
  12. cs Dipindai dengan CamScanner
  13. Untuk Setiap Hati”
  14. Dipindai dengan CamScanner
  15. Menjambut Kangres Pemuda se-Indonesia
  16. PERSATUAN dan SEM ANGATOPTIMISME
  17. PEMUDA PASTI MENANG!
  18. komando Presiden dalam Manifesto
  19. Kartini telah meminta pendapat Njo-
  20. la adalah seorang jang dengan aktif
  21. s Dipindai dengan CamScanner
  22. Dipindai dengan CamScanner
  23. Lima Tjinta sebagai
  24. Pendidikan Dasar
  25. Anak² kita
  26. Dalam Prasarannja, dalam Seminar Taman
  27. Kanak2 bulan Desember jbl. DPP Gerwani a.l.
  28. menekankan, bahwa tudjuan kita mendidik
  29. anak2 kita jalah, supaja mereka mendjadi ma-
  30. nusia jang berbudi luhur dan mendjadi warga
  31. Dipindai dengan CamScanner
  32. Teman Pendidikan Anak2
  33. Dipindai dengan CamScanner
  34. Apa j erl diketaui le seorang talon ibu
  35. proses2 perobahan akan dilahir-
  36. cs Dipindai dengan CamScanner
  37. umurnja, jaitu antara 28—38
  38. Dipindai dengan CamScanner
  39. Sutijah mentjeritakan
  40. SUKA DUKA DI
  41. ASRAMA PUTERI
  42. Asrama kami adalah tjukup besar, jang dapat didiami oleh kurang lebih 228 orang mahasiswa.
  43. jang menjediakan madjalah2 buku2 batjaan dsb.
  44. Tentang makanan boleh djuga dikatakan tjukup,
  45. Dipindai dengan CamScanner
  46. Turunkan Harga Barang!
  47. Sidang Biro Gabungan V
  48. NGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA atau disingkat
  49. embil tempat di pavil un Hotel Duía Indonesia Djakarta, dari
  50. Dipindai dengan CamScanner
  51. /anita Demokratis Sedunia
  52. RHASIL DGN SUKSESPerantjis. Dan jang ketiga ada-
  53. Dipindai dengan CamScanner
  54. Blada
  55. Lajur Bobar
  56. Jahu Berantak
  57. Orak-Arik
  58. Dipindai dengan CamScanner
  59. Kemedja Putra
  60. kanan dan kiri. (Lihat fjontoh
  61. 3Dipindai dengan CamScanner
  62. Mengenal Eanahair :
  63. LAMPUNG
  64. Selajang Pandang
  65. Dipindai dengan CamScanner
  66. nakat" (lari kerumah si budjang);
  67. Dipindai dengan CamScanner
  68. SETJARIK
  69. KERTAS
  70. KORAN
  71. USANG
  72. Dipindai dengan CamScanner
  73. Dipindai dengan CamScanner
  74. BANJAK TEKSTIL
  75. beli oleh bangsanja mak ini. Harganja sudah me-
  76. BANJAK KERINGAT ....
  77. Gimana ni,. pak Leimena? Apa tidak perlu
  78. Dipindai dengan CamScanner
  79. Merawat Ketjantikan:
  80. — Ketimun dapat diparut, kemudian diperas airnja dan
  81. Untuk kulit jang berminjak,
  82. bintik2 pada kulit berminjak.
  83. Tepuklah dimuka serperti
  84. D.engan bahan Lederhana
  85. Sisa teh dipagi hari sajang
  86. Dipindai dengan CamScanner
  87. Pertjikan Api Kartini
  88. KARTINI dan
  89. Kehidupan Baru
  90. Dipindai dengan CamScanner
  91. MUSIM PANAS
  92. BUDAK.....
  93. Dipindai dengan CamScanner
  94. Velyo membungkuk didepan-
  95. Kuda itu tertegak dan mulai
  96. berani mengantarkannja? Malam ki itu," serunja.
  97. Dipindai dengan CamScanner
  98. bek badjunja, diambilnja sebatang yo, tangannia menengadah. mata-
  99. WISMA E. YUNARA
  100. membikin pakaian wanita denzan
  101. mode stijl jang paling baru.
  102. Alamat :
  103. Djl. Tjiandjur 18 - DJAKARTA
  104. Tini : Ooooo, mungkin ja ?"
  105. s Dipindai dengan CamScanner
  106. Bergembiralah dengan.
  107. SIROP BINTAVIT
  108. BANJAK MENGANDUNG VITAMIN!
  109. N.V. BINTANG TOEDJOE
  110. UNTUK ORANG TUA dan ANAK?
  111. Dipindai dengan CamScanner

ApiKartin

lo.2 - Thn. II

Februari 1960

Dipindai dengan CamScanner

Penerbit : Jajasan Melati Matraman Raya 51, Djakar'a Terbi: sebulan sekaß

API KARTINI

ISI Redakst : Maasje Siwí, S. Asijah, Darmini, Parjan Pradono hal. Penanggungdjaiab : Surat dari Redaksi Maasje Siwl Untuk setiap Hati" 2 Pembantu2 : Menjambut Kongres Pemuda se-Indonesia ... 3

S.K. Tr'murti. Ruk'ah Kertapa'l,
Sug arti Síswadi, M-. Trees Suaf o Su amí, Rukmi B. Resobowo. Siti Lima Tjinta sebagai Pendidikan Dasar anak2 k:ta5 Sura ih, Sullstyowarní, S_tarni,

Taman Pqıdidikan Anak2 6
Di-mana2 Deritan Kaum Ibu Sama:
Turunkah Harga Barang2 ..... il
Sidang Biro Gabungan Wanita Demokratis
Sedunia di Djakarta ... 12
Masak-masakan 14

Sudj nah, Sar.in,

Ilustrator : 7

Apa g perlu diketahui o'eh seorang tjalon ibu ...

W. Nirahuwa

Sulijah mentjeritakan Suka Duka d: asrama Puteri

Alamat Redzksi: Matraman Raya 51, Dakar'a Tilp. : Djn. 753

Alamat Administrasi: Kramat V/7 Djakarta Tilp. : Gb. 4430 Kemedja Putra 15 Uang langganan : Lampuig Se'ajang Pandang 16

petahun .. Rp. 37.—
19.—
tgabulan 10.—
etjeran per ex. 4.—

enam bulan ...Setjarik Kertas Koran Usang 18

Banjak tekstil dan banjak keringat .. 20

Apí Kart'ní mener'ma karangan Merawat Ketjantikan: dengan bahan sederhana 21 dari luar. dari siapa sadja ang me- neruh m'na'. Kara-gan har s d'tík
Kartini dan Kehidupan Baru .... 22
d'atas ker as iang tída' t'mba'balik, karangan jang tídak dimuat dapat d k rim kembal apabila diserta: de-Musim Panas Budak ... 23 ngan perangko.

Tarlp iklan :

1 pagina …… Rp. 600.—

1½2 pag na ………… 400.—

250.—
4 pagína ………………… Keternga gambar dea : % pagina … 150.— Pakaīn wanita dari Sriwi djaja — salahsatu dari se-Kontrak : kian sukubangsa jang terda pat dikepulauan Indonesia. 6 × muat, rabat 10% 12 × muat, raba 15%

CSDipindai dengan CamScanner

APR1960

SURAT

DAR!

REDAKSI

Kita hadapi tiga peristiwa penting pada bulan Februari jalah adanja Sidang Biro Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Djakarta jang berhasil dengan sukses. Inı mempunjai arti besar dalam memperkuat solidaritet internasional dalam rangka per- djuangan urttuk kemerdekaan nasional, hak2 wanita dan perdamaian. Keputusan2nja telah mentjerminkan kemauan dan tekad wanita sedunia untuk meneruskan tjita2nja jalah bebas dari ke- tidak adilan dan kesewenang-wenangan serta hidup dalam dunia bebas dari antjaman peperangan. Bagi wanita Indonesia sendiri suksesnja Sidang Biro tsb. mendorong untuk dengan gigih melaksanakan keputusan2nja, meluaskan arti maksudnja keseluruh tanahair. Peristiwa penting jang kedua jalah berlangsungnja Kongres Pemuda Indonesia di Bandung sebagai djawaban atas andjuran Presiden Sukarno dan dalam rangka usaha pelaksanaan Manijesto Politik R.I. Masalah jang mendapat tempat istimewa jalah kundjungan Chrustjov Perdana Menteri URSS ke Indonesia. Kundjungan ini adalah suatu kehormatan besar bagi Rakjat dan negara Republik Indonesia, serta menundjukkan makin kokohnja perhubungan persahabatan antara Republik Indonesia dan Uni Sovjet jang memang sudah ada. Persetudjuan baru tentang kerdjasama ekonomi dan tehnik antara Uni Sovjet dan Indonesia berarti akan memperbaiki perkembangan ekonomi, kebudajaan rakjat Indonesia, dalam membina perdamaian dunia. Kundjungan ini dilaku- kan disaat mendjelang KTT sebagaimana jang di-harap2kan oleh semua Rakjat jang tjıntadamai. Kaum wanita ber-sama2 dengan Rakjat Indonesia menjambut dengan rasa terharu dan kami jakin bahwa hasil kundjungan itu sendiri merupakan dukungan jang kuat untuk terselenggaranja KTT.

onesi

cs Dipindai dengan CamScanner

Untuk Setiap Hati”

(dari mereka jang rindu damai)

Pada pagi bening diketjupnja dunia pertama dalam kemerahan baju dan kehidjauan dalam segala dalam redup matanja terpendam seribu tanja pada hidup pada dunia pada manusia dipandjatnja tanggahari satu — satu dalam timangan ajah dan belaian tangan ibu dikuaknja keraguan masa datang menjalakan bara bdngga ditiap dada dan padanja damba harapan dari mereka jang punja hati dan tjinta akan mawar dan akan melati pada kıni dan pada nanti terpadu mendjadi satu kemarin ia menjanji lembut suaranja mendedangkan keindahan Kemekaran hari hari tanpa tepi dipelukan sinarsurja mengentjana tapi kini ia pergi tinggal bajangannja kemarin pagi dan darahnja basah memerah melumuri jamadipati-radiasi 1) Kami jang kehilangan mereka ini disini, disana dan dimana sadja merangkaikan benua dan samodra membadaikan djutaan pekik dan kutukan demi kasih, demi hidup dan demi keindahan harikini dan harinanti kami djadikan ini dunia bukan neraka tapi sorga lubuk kasth bagi manusia.

1) jamadipati = Dewa penjabut njawa. Sadjak oleh : S.W. Kuntjahjo. Dideklamasikan oleh Sumiati peladjar Taman Dewasa Kl II Rawamangun (anggota Pionir "FADJAR HARAPAN" Rawasari Salemba).

Dipindai dengan CamScanner

Menjambut Kangres Pemuda se-Indonesia

PERSATUAN dan SEM ANGATOPTIMISME

PEMUDA PASTI MENANG!

MATA dan pikiran segenap Rakjat Indonesia diseluruh kepulauan tanahair ditudjukan kepada Kota Bandung jang untuk sckian kalinja mendjadi saksi dari suatu peristiwa jang penting. Apakah gerangan jang terdjadi dikota, jang baik internasional maupun nasional bersedjarah ini? Kota, jg telah melahirkan 5 Prinsip Hidup Ber- dampingan setjara Damai diantara Bangsa2 dan Persatuan Negara-2 Asia-Afrika, ketika negarawan2 besar dari 29 negeri-2 Asia-Afrika berkumpul disini pada tahun 1954, kota ini pula pada tanggal 11 sampai 21 Februari 1960 menerima di-tengah2nja

4.000 pemuda-pemudi Indonesia jang datang dari seluruh pelosok tanahair untuk mempersoalkan masalah2 jang menentukan bagi kehidupan dan harikemudian mereka, dan dengan sendirinja menentukan pula bagi kehidupan dan hari kemudian bangsa dan Rakjat Indonesia sendiri. Pada tanggal itu Pemuda Indonesia mengadakan Kongres besarnja untuk seminggu lamanja sebagai djawa- ban atas andjuran Presiden Sukarno dan dalam rangka usaha pelaksanaan Manifesto Politik Presiden. Kaum ibu Indonesia mengikuti pertemuan rak- sasa putera2-puteri²nja itu dengan penuh rasa haru, bertjampur bangga dan harapan serta kepertjaja- an, etapi juga rasa perih-kasil. Betapa tidak. Bukanlah setiap ibu adalah pentjipta dan pelindung hidup dan kehidupan itu sendiri dan akan terus membela dan membesar- kamnja dengan segala kekuatan, tekad dan taruhan djiwanja, akan merasa bangga melihat badan² muda tetap mudju kedepan memenuhi tugas ma- samudanja dan menuntut hak2 kepemudaannja? Tapi, kebanggaan itu bertjampur rasa haru dan perih- kasih, karena bukankah Kongres Pemuda Indonesia diadakan dalam situasi dan keadaan tanahair jang mengandung masalah2 nasional jang berat dan pelik ? Masalah2 jang pemetja- harja akan merupakan tanggungdjawab jang mahaberat jang diletakkan oleh zaman diatas pundak2 muda itu? Pemuda Indonesia kini menghadapi masalah2 nasional jang langsung menjangkut nasibnja dan kemungkinan2 untuk berkembang setjara wadjar. Anggaran Belandja tahun 1960 jang telah mendapat ketjaman2 dari sebagaian besar Rakjat
Pada tgl. 14—21 Februari 1960 di Bandung berlangsung Kongres Pemuda se-Indonesia jang didukung olel segenap organisasi2 pemuda dan akan merupakan usaha untuk menja- tukan semua tenaga muda guna ikutserta dalam pembangunan semesta tanahair kita dalam rangka kembali ke Undang2 Dasar 45 dan memenuhi

komando Presiden dalam Manifesto

Politiknja. Berkenaan dengan ini, maka untuk menjatakan harapan2 kaum ibu terhadap Kongres besar ini, Redaksi Api

Kartini telah meminta pendapat Njo-

nja Francisca Fanggiday Suprijo, jang kini mendjadi ibu dari hampir 6 pemut- da dan pemudi tjilik. Dimasa lampau

la adalah seorang jang dengan aktif

ikutserta dalam gerakan pemuda dj- tanahair kita. Pada tahun2 pertama bergeloranja Revolusi Agustus dengan barisan pemuda sebagai promotornja jang paling militan, sdr. Francisca adalah salah seorang anggota pimpi- nan Pemuda Republik Indonesia di Surabaja. Kemudian ia pula jang me- wakili Indonesia dengan sebuah dele- gasi pemuda jang pertama sedjak proklamasi kemerdekaan, dalam suatu Konferensi Pemuda Internasional di Calcutta India. Kiranja tjukup sekedar perkenalan dengan sdr. Francisca dan kemudian kami persilahkannja menjatakan pikiran dan harapan2nja terhadap Kongres Pemuda se-Indonesia ini.

Indonesia dan wakil-wak:Inja di Parlemen da organisasi-organisasi massa, tidak mendjamin adanja kemungkinan-kemungkinan bagi pemuda dan pelad;ar untuk mengembangkan bakat- bakat dan ketjakapan2nja setjara lajak. Sebalik- nja berbagai matjam tambahan padjak dan tin- dakan keuangan Pemerintah akan merupakan rin- tangan2 dan duri2 baru dalam segenap penghidupan nasional Rakjat Indonesia, dan terutama dalam perkembangan penghidupan pemuda. — Dalam keadaan ekonomi jang serba muram dan gelap demikian, adalah sangat mudah bagi/mo- ral kebudajaan imperialis untuk memasuki jang

s Dipindai dengan CamScanner

penuh sinisme dan tidak-kepertjajaan didalam djiwa dan mentalitet pemuda. — Pemuda2 Indonesia dipabrik dan bengkel, disawah dan ladang, jang merupakan bagian ter- besar dari lapisan muda Rakjat Indonesia menghadapi antjaman pengangguran jang lebih besar, kemiskinan, perpindahan-paksa dari desa kekota untuk mentjari pekerdjaan dengan harapan jang sangat ketjil untuk mendapatkannja. Mercka harus menghadapi berbagai tindakan atas nama keaman- an jang merupakan kekangan2 terhadap hak2 de- mokrasi kaum buruh, tani dan pemuda2nja sebagai konsekwensi dari aksi2 mereka melepaskan diri dari ketidak-adilan, dan penindasan dari pihak madji- kan tuantanah. — Pemuda peladliar harus mengatasi keadaan dimana buku² peladjaran selain sukar diperoleh, djuga sangat mahal, dimana kekurangan sekolah, baik sekolah rendah maupun menengah sangat te- rasa, ruangan2 beladjar jang terlampau penuh me- njukarkan konsentrasi pikiran, tenaga2 pengadjar jang karena mengalami sendiri kesulitan² ekonomis tidak menundjukkan kegairahan mengadjar, dimana keadaan perumanan dari sebagaian besar para peladjar hampir tičak memungkinkan untuk beladjar dengan tenang. Djuga situasi internasional jang ditandakan olch utjapan2 jang mengandung antjaman2 perang oleh penguasa2 pemerintahan2 jang tertqntu dan pengulangan kembali dari pertjobaan2 sendjata nuklir, usaha2 jang aktif dari berbagai kepala ne- gara tertentu untuk mengadu kekuatan dan penga- ruh, semuanja ini menuntut perhatian dan rasa tanggungdjawab pemuda-pemuidi Indqnesia. Dalam keadaan jang demikian ini, dengan sangat chusus, pikiran kaum ibu mendjelang Kongres Pemuda Indonesia ini, ditudjukan kepada para puterinja: wanita dan ibu kelak hari. — Bukankah motif2 dan objek/sex jang diguna- kan oleh kebudajaan imperialis jang amat sangat menusuk hormat, rasa harga-diri dan rasa kewanita- an setiap wanita muda sebagai pentjipta dan peme- lihara hidup dan kehidupan, tidak meletakkan tanggung-djawab jang lebih besar lagi kepada para pemudi untuk melindungi hidup itu terhadap se- rangan2 kebedjatan kebudajaan imperialis? — Bukankah sebagian besar dari puteri2 Indonesia jang hidup dan bekerdja di sawah, pabrik, perusahaan dan kantor masih mengalami berbagai penghinaan dalam soal2 perkawinan dan pertjinta- an, penghidupan kekeluargaan, mengalami diskri- minasi didalam pekerdjaan, upah dan kenaikan pangkat? — Bukan wanitakah, dan terutama wanita mu- dalah, jg per-tama2 mendjadi korban dari pengangguran, dan kemiskinan dan — lebih dari pemuda — terbuka kepada antjaman suatu penghidupan jang penuh hina, dimana mereka terpaksa men- djual diri untuk mempertahankan hidupnja? Jah, pemudi2 Indonesia akar mengadakan per- temuan besar mereka dalam keadaan jg penuh dengan kenjataan2 jang pahit dan getir. Walaupun demikian, kaum ibu Indonesia mengikuti peristiwa

putera-puterinja ini dengan penuh k e j a k i n a n bahwa pemuda sanggup mengatasi segala kepahit- an kenjataan ini. Suatu kejakinan jang bersum- berkan kepada kepertjajaan akan : semangat pemuda jang pemuh optimisme dan selalu memandang kedepan, dan menolak sinisme serta ketidak-kepertjajaan. — persatuan pemuda Indonesia jang merupakan tradisi jang gilang-gemilang dalam sedjarah per- djoangan pemuda Indonesia, dan sekalipun telah mengalami ups and downsja, telah pula mengenal puntjak2 dan kemenangan2nja dalam peristiwa2 nasional jang menentukan, seperti Kongres Pemuda Indonesia I di Djokjakarta tahun 1945 dan didalam tahun2 pertama dari Revolusi Kemerdekaan bangsa Indonesia. kenjataan bahwa pemuda peladjar Indonesi.a aktif memihak kepada kekuatan2 perdamaian dengan ikutsertanja didalam festival2 perdamaian nasional dan internasional. — sambutan jang hangat dan spontan atas panggilan Presiden Sukarno untuk ikut setjara aktif didalam usaha pelaksanaan Manifesto Po- litik Presiden. Jah, kaum ibu Indonesia jakin dan pertjaja bahwa persatuan dan semangat optimisme pemuda Indonesia pasti menang! Hidup semangat, persatuan dan kesang gupan Pemuda Indonesia! Hidup Kongres Pemuda Indonesia !

Dipindai dengan CamScanner

Lima Tjinta sebagai

Pendidikan Dasar

Anak² kita

Pendidikan anak memegang peranan jang penting dalam pendidikan keseluruhannja. Ka- rena, pendidikan anak2 antara umur 4—7 tahun adalah merupakan pendidikan dasar. Pada anak2 umur itulah, kita mulai meletakkan dasar2 jang akan turut menentukan kehidupan anak2 kita dikemudian hari, jang akan turut menentukan watak anak2 kita. Ibarat tumbuh2an apabila akarnja baik, maka ia akan tumbuh dengan baik pula.

Dalam Prasarannja, dalam Seminar Taman

Kanak2 bulan Desember jbl. DPP Gerwani a.l.
menekankan, bahwa tudjuan kita mendidik
anak2 kita jalah, supaja mereka mendjadi ma-
nusia jang berbudi luhur dan mendjadi warga

negara jang berguna bagi masjarakat dan tanah air. Untuk dapat menunaikan tugas jang mulia itu, maka dasar pendidikan jang perlu diutama- kan jalah dasar lima-tjinta : Tjinta tanah air, Tjinta orang tua dan sesama manusia Tjinta kebenaran dan keadilan, Tjinta persahabatan dan perdamaian, Tjinta alam dan sekelilingnja. Marilah kita menindjau lebih djauh tentang dasar lima tjinta tsb. Tjinta tanah air : Adalah mendidik anak2 kita untuk mengenal dan mentjintai keindahan dan kekajaan tanah air, mengenal dan mentjintai pahlawan2 bangsa. Mendidik anak-anak mentjintai dan mengenal tanah airnja, berarti djuga mengikis sisa² pendidikan kolonial. Untuk ini guru dapat mentjiptakan tjeritera2 jang menarik bagi anak2, tjeritera2 kepahlawanan dari anak2 jang pembrani dsb.nja. Tjeritera2 sematjam itu akan lebih mudah dapat difahami oleh anak2 apabila dilukiskan dalam buku2 bergambar. Disamping tjeritera2 tsb., njanjian2 dari berbagai pulau, tari2an dari berbagai suku bangsa — sudah tentu jang semuanja itu mudah dipeladjari dan di-ingat olch anak2— dapat membantu anak2 kita mengenal tanah airnja. Untuk mengenal pahlawan2, anak2 dapat diperlihatkan gambar Pangeran Diponegoro pada uang tengahan, gambar Kartini pada perangko2, atau gambar2 lainnja. Supaja anak2 dapat mempunjai gambaran tentang tanah-airnja dan keindahan

alamnjà, guru dapat mentjiptakan maket setja- ra sederhana. Jang penting, jalah, memberikan gambaran kepada anak keadaan jang sewa- djarnja. Agar anak2 mengenal berbagai matjam binatang jang terdapat ditanah air, maka guru pada waktu2 jang tertentu bisa mengadjak anak2nja kekebun binatang atau diperlihatkan kepada mereka gambar2. Tjinta orang tua dan sesama manusia : berarti mendidik anak untuk mantjintai dan meng- hormat ibu-bapanja, keluarganja dan teman2nja. serta kehidupan masjarakat sekelilingnja. Tjara- nja: guru dapat mentjiptakan tjeritera2 tentang kehidupa7 keluarga misalnja tentang ketjintaan ibu-bapanja terhadap anak2, mengenalkan anak2 pada kehidupan masjarakat sekelilingnja dengan mengadjaknja ber-djalan2 sambil mengenal ke indahan alam, anak2 dapat mengerti tentang pekerdjaan pak tani. Mengadjak anak2 berbitjara tentang pakaiannja, sepatunja, anak2 dapat di- kenalkan dengan tukang djahit, atau kaum bu- ruh jang menenun pakaian. Djuga tari2an dan njanjian jang chusus di. tjiptakan oleh para guru untuk menggambarkan semua ini akan menolong anak2 mqngenal kehidupan masjarakat sekelilingnja dan mentjintai sesama manusia. Tjinta kebenaran dan keadilan : berarti mendidik anak2 berbuat djudjur dan adil, talıu membedakan jang benar dan jang salah, jang baik dan jang djelek. Dalam hal ini guru merupakan tjontoh bagi anak2. Dalam mendidik anak2 kearah itu, guru sama sekali tidak boleh menakut- nakuti anak2 atau menggunakan hukuman ba- dan, sehinga anak2 mendjadi pengetjut, tacha- jul dsb-nja. Misalnja ada anak jang sedang berkelahi. Guru wadjib morjelidiki siapa jang salah dan siapa jang benar dan kemudian menjelesaikan- nja dengan adil. Dengan ini, anak2 bisa mengerti mana jang salah dan mana jang benar, selandjut- nja mereka tentu akan lebih pertjaja kepada guru. Djuga guru harus mempunjai sikap jang sama terhadap anak2nja. Tidak boleh sajang kepada si A dan membentji si B. Sikap para guru dalam Taman Kanak2 harus pula sama. Supaja dengan demikian dapat ditjegah sikap anak jg bermuka dua. Terhadap guru jang keras anak

CS

Dipindai dengan CamScanner

akan berbuat baik dan serba menurut. Sebaliknja terhadap guru jang sikapnja lemah anak akan nakal, suka membantah. Akibat jg lebilı djauh adalah bahwa anak akar bermuka dua. Tunduk kepada jang satu, mendjilat terhadap jang lain. Tjinta persahabatan dan perdamaian : berarli menanamkan rasa-persahabatan dengan anak2 semua bangsa, dan memberikan pengerlian kepa. da anak2 tentang pentingnja perdamaian bagi kehidupan anak-anak. Untuk menanamkan rasa persahabatan, guru dapat menugıdjukkan kepada anak2 gambar tentang kehidupan anak2 diberbagai negeri, meng- usahakan tukar-menukar karja anak2 dengan anak2 dinegeri-negeri lain, boneka2 dengan pa- kaian nasional masing2. Dalam hal ini titik berat adalah menanamkan rasa persahabatan. Tjinta alam: berarti mendidik a(nak2 untuk mengenal dan mentjintai keindahan alam sekeli- lingnja, tumbuh-tumbuhan, mengenal berbagai matjam bunga tersebut. Untuk ini guru dapat mentjiptakan njanjian2 atau tari2an jang ber- sifat pudjaan terhadap keindahan alam. Misal- nja njanjian2 tentang bintang2 dilangit, tentang bunga2 dsb.. Demikianlah sedikit tentang dasar lima tjinta. Kepada para gurulah terletak tugas jang berat tetapi mulia untuk mendjadikan anak2 kita manusia2 jang tjerdas, berbudi luhur dan berguna untuk tanah air.

Teman Pendidikan Anak2

Pertanjaan : Saja mempunjai empat orang anak, semuanja laki2 dan semuanja nakal2. Jang mereka takuti hanja ajahnja, sebaliknja terhadap saja sendiri, ibunja, mereka berani2, tidak mau menurut apa jang saja perintahkan atau katakan pada mere. ka. Hingga saja tidak tahu lagi apa jang harus d saja perbuat. Dengan ini saja mengharapkan nasehat, se- belum dan sesudahnja saja mengutjapkan di- perbanjak terimakasih. 1 Penanja : Nj. Tjiptosudarmo Purwodiningratan Surakarta. Djawaban : Kesulitan jang Njonja alami dengan putra2 Njonja ini mungkin adalah akibat dari sikap Njonja sendiri terhadap mereka. Tjobalah teliti kembali. Mungkin Njonja biasa berkata kepada anak2 waktu mereka menangis atau rewel demikian : Ajoh, kalau tidak mau diam, ibu kasih tahu sama ajah nanti". Utjapan jang sederhana demikian ini menandakan, bahwa si-ibu tidak ditakuti oleh anaknja, bahwa si-ibu sendiri jang menjuruh anaknja tidak pertjaja padanja, satu pengakuan pula bahwa ibu tidak berkuasa mengadjar sianak. Dalam kita menjuruh, melarang atau berdjan- dji pada anak itu kita harus selalu bersikap konsekwen, adil dan bidjaksana. Dengan keterangan singkat ini kiranja tjukup dan semoga akan berguna bagi Njonja dan para pembatja umumnja sebagai sekedar pedoman bagaimana hendaknja kita sebagai ibu harus bersikap terhadap anak2, supaja kita berwiba. wa, diturut dan disegani oleh anak2 kita.

S.A.
#

Dipindai dengan CamScanner

Apa j erl diketaui le seorang talon ibu

Dalam Api Kartini" No. 2 telah dimuat sedikit pendjelasan tentang mestruasi dan bagaimana terdjadinja kehamilan. Isi2 pokok dari pendjelasan itu sekarang disadjikan kembali, tetapi dalam wudjud gambar jang disertai keterangan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan para pembalja mengikuli uraian2 selandjutnja, jaitu untuk kali-ini mengenai sedikit keterangan tentang pertumbuhan djanin (baji) dalam kandungan.

Pertumbuhan djanin dalam kandungan

Keterangan gambar :

I. Indung telur. Tempat terdjadinja sel2 telur. Tiap bulan mengeluarkan sebuah telur jang sudah matang.
3 IIL

  1. Saluran tuba. Didalamnja bertemu sel telur
    I dengan sel mani jang kemudian akan merupakan satu badan (telur) atau telur jang dihamilkan. III. Rahim (peranakan, baarmoeder). Tempat dimana telur kemudian akan bersarang, dan sesudah k.l. 40 minggu sesudah mengalami 1 arah jg diikuti sel telur me-

proses2 perobahan akan dilahir-

sel mani masuki tuba me- kan sebagai baji. nurut arah panah

Keterangan : Sebelum berumur 1½ bulan telur hanja merupakan satu ben- djolan jang belum tentu bentuk- nja dan disebut : embryo. Embryo itu bersarang didalam dinding rahim.

embryo jg berumur beberapa minggu didalam dinding rahim

cs Dipindai dengan CamScanner

Keterangan : 1/11n Pada achir bula7 ke-2, embryo disebut djanin atau foetus. Sudah mulai merupai manu- 三 sia, berkepala besar, bertubuh dan bertungkai serta lengan. Perobahan selandjutnja adalal, 1r bila pada achir bulan ke-3 belum kelihatan perbedaan djenis djanin itu, maka pada bulaı ke-4 sudah nampak dengan djelas djenis itu, djadinja laki2 atau pe- rempuan.

djanin pada achir bulan ke-2

Keterangan : Pada achir bulan ke-5 terdjadi perobahan jang sudah lebih djelas lagi dan jang terpqiting adalah bahwa djantung djanin sudah mulai bekerdja dengan djelas dan sudah dapat dirasakan sebagai isjarat bahwa ia betul2 mengandung.

djanin pada achir bulan ke-5

Perobahar/pertumbuhan selandjutnja adalah proses kesempur- naan dan bertambah besarnja djanin itu hingga tiba saatnja di lahirkan, jaitu bila djanin sudah genap umurnja k.1. 40 minggu Persalinan ini disebut : persalinan tjukup uníurnja, atau partus maturus. Bila djanin dilahirkan belum

umurnja, jaitu antara 28—38

minggu, maka hal ini disebut : persalinan sebelum genap bulan- nja atau partus prea-maturus. Dalam keadaan ini, baji dengan perawatan sempurna, sudah dapat hidup sendiri, diluar kandungan si ibu. Kelahiran jang lebih muda lagi, jaitu kurang dari 28 minggu, disebut partus immaturus.

Dalam keadaan ini djanin tidak mungkin hidup sendiri diluaı kandungan. Achirnja kehamilan kurang dari 16 minggu jang tak dapat ber langsung terus disebut : kegu- guran atau abortus. Sekian dahulu kali ini. Tulisan jang akan datang tentang: Tjara hidup diwaktu hamil. (Nj. S. Hutapea)

Dipindai dengan CamScanner

Sutijah mentjeritakan

SUKA DUKA DI

ASRAMA PUTERI

Noot Redaksi :

Karangan ini kami sadjikan kepada kaum Ibu jang memperhatikan soal2 pendidikan para putrinja, teruta_ ma mereka jang terpaksa untuk kepentingan sekolah- nja bertempat tinggal di kota lain. Tulisan ini hendaknja didjadikan bahanpertimbang- an bagi para ibu tsb untuk selandjutnja mendorong madju dan menjempurnakan putera2nja.

WISMARINI" begitulah nama salah satu dari asrama mahasiswa jang ada di Djakarta, Mc- lihat namanja dapatlah diketahui, bahwa asrama itu adalah asrama putri, jang chusus untuk mahasiswa dari semua fakultas Universitas Indonesia jang ada di Djakarta.

Asrama kami adalah tjukup besar, jang dapat didiami oleh kurang lebih 228 orang mahasiswa.

Tiap2 penghuni memperoleh sebuah kamar, leng- kap dengan perabotnja, jaitu: sebuah tempat tidur selengkapnja, ketjuali kelambu, sebuah almari pakaian, medja tulis dengan kursinja, sebuah rak buku, sebuah tjermin dan kapstok. Tiap kamar kami berukuran 2,70×2,70 tjukup untuk satu orang. Didepan tiap2 kamar ada serambi, jang bia- sanja kami tanami dengan bunga-bungaan kami hiasi dengan pot2 dsb. Dan kami bebas pula untuk mengatur dan menghias kamar kami masing2. Be- tapa kami tidak senang diasrama. Kami hampir tidak pernah bekerdja. Untuk tiap2 12 orang di- peroleh 2 orang pembantu. Seorang ditugaskan untuk membersihkan kamar2 dan seorang lagi ber- tugas mentjutji dan menjeterika pakaian2. Tetapi sebagai seorang wanita, diantara kami kadang2 tak puas dengan bantuan dari pembantu2 sadja. Kadang-kadang kami ingin pula menjapu kamar sendiri, mentjutji pakaian sendiri. Apa lagi mengenai susunan kamar, tak puaslah bila hanja diserahkan pada pembantu sadja. Sampai2 pada warna dinding, banjak jang tak puas bila berwarna putih sehingga banjak dari kami jang mengapur dinding kamar dengan warna2 jang digemari. Memang hal ini sudah sepatutnja, sebab sebagai seorang wanita, walaupun sebagai mahasiswa dan insjaalah mungkin dapat memperoleh gelar apapun, sedapat mungkin djangan dilupakan sifat2 seorang wanita. Apapun djadinja kami tetap wanita jang harus memperhatikan rumah tangga. Asrama kami dapatlah dikatakan memuaskan. Untuk berolah raga, tersedia pula alat2nja, seperti: bulu tangkis, volley, pingpong dsb. Bagi mereka jang senang main piano, disediakan pula diaula.

Mahasiswa2 puteri dalam karnaval di Wismarini"

Untuk membatja terdapat pula ruangan batjaan,

jang menjediakan madjalah2 buku2 batjaan dsb.

Waktu2 untuk memindjam madjalah2 ataupun buku-2 telah ditetapkan, dimana kami mengambil sendiri apa jang kami perlukan, dengan kemudian menuliskan nama dan madjalah ataupun buku apa jang kami pindjam. Dengan demikian tak mengorbankan waktu dari teman kami, untuk melajani pemindjaman² tsb. tetapi haruslah kami tunduk pada peraturan² jang telah ditentukan. Djadi haruslah ada kerdjasama diantara kami. Jang lebih menarik lagi, diasrama kami terdapat koperasi, jang melajani para anggota2nja dengan kebutuhan se-hari2 berupa barang2 konsumsi, mi- salnja: mentega, sabun, tjoklat dsb. Tentu sadja djadi diminta pengorbanan dari teman² kami untuk melaksanakan djalannja koperasi kami.

Tentang makanan boleh djuga dikatakan tjukup,

ja walaupun tentunja tidak seenak dirumah sendiri. Pagi kami memperoleh roti, ketjuali hari Senen dan Kemis, kami mendapat nasi goreng dan katjang hidjau. Bila hendak makan, kami membawa masing-2: gelas, senduk dan garpu, serbet dan kartu makan jang telah kami perolch dari asrama. Pi- ring-2 telah tersedia dikamar makan. Waktu kami makan telah ditentukan sedemikian rupa, sehingga kami tak perlu menunggu teman-2 jang belum da- tang, karena kami terdiri dari pelbagai fakultas

Dipindai dengan CamScanner

djadi waktu-2 kami kuliah tidak bersamaan. Tapi waktu makan tjukup teratur. Tinggal di asrama sangatlah bebas, schingga dapat melaksanakan rentjana. Misalnja untuk beladjar, pergi ke kuliah, ke Perpustakaan, dsb. itu tak ada jg mengganggu Pergi kemanapun tak ada jang menghalangi, asal djangan terlampau malam. Bila melampaui batas waktu jang telah ditentukan, haruslah kami minta idjin dari Pengurus Asrama. Memang selajaknja kami memperoleh kebebasan sebesar itu. Kami telah tjukup besar dan telah tjukup dewasa, seharusnja kami dapat mengatur diri sendiri dengan se-baik2nja. Apa lagi kami sebagai mahasiswa, haruslah dapat menggunakan kebebasan itu untuk tudjuan jang baik, Kcbanjakan dari kami mempergunakan waktu- nja untuk beladjar ataupun untuk hal-2 lain jang berhubungan dengan kemahasiswaan. Tetapi tak djarang pula jang mempergunakan kesempatan tinggal di asrama sangatlah bebasnja. Di ban- dingkan dengan asrama ataupun tempat menum- pang jang lain, di Djakarta, pembajaran memuaskan. Sangatlah kami sesalkan jg tinggal di asrama tidak mempergunakan kesempatan ini untuk tudjuan kemahasiswaan. Karena bukanlah asrama kami disediakan untuk para mahasiswa? Sebagian besar penghuni asrama berasal daii dacrah luar Djakarta, terutama mereka jang tak mempunjai sanak saudara di Djakarta, Memang banjak pula jang mempunjai sanak saudara, tetapi dirasanja enak bila tinggal diasrama. Misalnja kami tinggal pada salah seorang saudara kami, apalagi bila kami disitu tidak membajar pemondok- an, pantaskah kami hanja pura-2 tidak tahu bila terdapat kerepotan didalam rumah tangga jang kami diami itu? Tentu tidak dapat, kami tinggal diam sadja bukan? Ja kalau pada waktu itu kami sedang tidak menghadapi tentamen atau udjian-2. Tetapi bila kami menghadapi semuanja itu, walaupun beladjar tentu dengan perasaan tidak enak, hasilnjapun mungkin tidak memuaskan. Dan bu- kankah kami mengorbankan berdjauhan dengan orang tua maksudnja untuk melandjutkan pela- djaran kami? Terutama bagi mereka jang hidup- nja tergantung pada ikatan dinas atau mereka jang orang tuanja sudah pensiun sedang masih harus membeajai putra putrinja, lebih baik tinggal diasrama. Karena disini membajar uang asrama djauh lebih rendah dibandingkan dengan asra. ma ataupun pondokan jang lain. Untuk pulang dan pergi ke sekolah disediakan pula bis dari Universitas Indonesia, jang melulu berdjalan dari Asrama ke sekolah pulang pergi. Untuk ini kami harus. membajar langganan bis Rp.25.— per bulan. Seminggu sekali datang seorang dokter diasrama kami, kalau2 dari penghuni asrama ada jang sakit, dengan tidak usah dipungut pembajaran. Tentang pergaulan kami diasrama pada umum- nja dapat dikatakan baik. Ja walaupun pertjektjok an antara kami se-hari2 tak dapat dihindarkan. dan itu biasanja persoalan ketjil-2 sadja. Karena begitu banjaknja penghuni asrama kadang-2 kami

ada jang tak saling mengenal. Ada pula jang kami telah kenal orangnja, tapi tak mengetahui namanja dan mungkin telah mengetahui namanja tapi tak mengenal orangnja. Malahan ada pula jang kami kenal orangnja dan tahu namanja, tapi bila bertemu dimana sadja, kami saling pura2 tidak tahu. Ja memang, sukarlah melajani teman. teman sebanjak itu. Ada kalanja kami merasa sedih bila bertemu dengan teman sematjam itu. Sebaliknja tentu kami mempunjai teman jang begitu akrab seolah-olah seperti kakak beradik, dimana kami saling bekerdja sama. Terutama bila diantara kami ada jang sedang sakit, dan menghadapi persoalan jang agak sulit, bersama-2 kami memetjahkannja bila mungkin.

Begitulah sedikit pengalaman kami tinggal diasrama. Banjak kesenangan tetapi disamping tak luput pula dari kedukaan. Tetapi pasti akan lebih senang rasanja bila kami dapat tinggal bersama2 dengan orang tua kami sendiri. Hal ini lebih2 terasa bila sedang sakit atau menghadapi kesulitan2, maka timbul angan2: Betapa senangnja tinggal bersama orang tua.

★★ ★

PENGUMUMAN REDAKSI :

Kepada para langganan di- harap dengan sangat supa- ja mengirimkan uang lang- ganannja langsung kepada Administrasi dengan Alamat : Kramat V/7, Djakarta Tilp : Gb. 4430

CS Dipindai dengan CamScanner

Di-mana² Djeritan Kaum IBU sama:

Turunkan Harga Barang!

965 (MAROJO.Y)

TURUNKAN HAKGA BARANG

Dipindai dengan CamScanner

Sidang Biro Gabungan V

Untuk pertama kalinja Indlonesia te:ah mendjadi tempat ber-Bs'dangn a suaíu organisasi wanita internasional, jalah GABU-

NGAN WANITA DEMOKRATIS SEDUNIA atau disingkat

GWDS. Sidang B:ro GWDS ini te'ah berlangsung dengan meng-

embil tempat di pavil un Hotel Duía Indonesia Djakarta, dari

tgl. 31 Djanuari s/d 3 Pebruari 1960.

di Dj

Peristiwa ini patutlah ditja tat sebagai suatu kedjadian penting dalam kehidupan wanita Indonesia. Rasa persahaba. tan jang dalam, persamaan tjita2 dan hasrat kuat akan perda. maian, jang dinjatakan dalar berbagai bahasa oleh kaum wanita dengan warna kulit jang berbeda-beda, rasa tjinta dan kasih antara sesımanja dan terhadap anak2, rasa hormat dan penghargaan serta sokongan dan perdjuangan rakjat pada umumnja, terhadap perdjueng- an wanita Indonesia, demikian- lah singkatnja suasana dan semangat jang meliputi sidang Biro GWDS, sebagaimana telah dapat diikuti oleh pembantu

A.K. ketika itu. Dan suasana serta semangat ini telah men- djiwai setiap p:dato dan per- njataan selama dan diluar sidang, sampai kepada putusan2 jang telah diambil. Dimana ada persahabatan di- situ ada pengertian dan tole- ransi. Dan dengan ini bahaja perang akan hilang, demikian- lah kata2 jang diutjapkan cleh Nj. Marie Pritt, Wakil Presiden GWDS dan Ketua Madjelis Wanita Inggris, pada pembukaan sidang Biro ini, sodangkan T' Thiele anggota Biro GWDS āan Ketua Persatuan Wania Djerman (RDD) menjerukan agar anak2 kita hendaknja di. didik dalam fikiran perdamaian dan persahabatan antara bangsa2 dan supaja mereka dja- nganlah diratjuni kebentjian rasial. Dalam kundjungan ke- hormatan perutusan2 sidang GWDS ke Ir. Djuanda Menteri Pertama R.I. Nj. Anasuna Gyan- chani atas nama GWDS me- njampaikan kesanggupan GW. DS untuk membantu perdjuangan Republik dan banġsa Indone-
Menteri Pertama DJUANDA menjatakan kapada peserta? sidang GWDS: Atas nama po merintah Republik Indonesia belau mengharapkan kundju. gan para waita dari berba- gl negeri di Indonesia akan lobh memperera persahabat. n bargsa2 jang mereka wa. kill d engan Republ'k Indonesia. Dikntakan o'ch beliau, ha rapan ini sesuał dongan kabl. djksana Peme:ntah R I. jarg ingin bersahabat dengan semua bangsa didunia.

sia dalam membangun negerinja. Nj. Anasuya Gyanchand, Wakil Presiden GWDS dari negeri te- tangga dan sahabat kita India,

donesia pasti akan mentjapai tuljuannja dalam perdjuangan mereka, ia berkata. Arti jang sangat penting dari Sidang Biro GWDS jang diada- kan di Indonesia ini dalam ke- njataan bahwa salahsatu atja- ranja jalah mengenai hasil2 perdjuangan serta tjita2 wanita Asia Afrika. Tauladan jang

adalah pula Ketua Feñerasi Na. sional Wanita India. Nj. Maria Maddalena Rossi, Wakil Presiden GWDS dari Itali dalam suatu pertemuan dengan wakil2 Kongres Wanita Indonesia dan para aktivis Gerwani, menjam- paikan salam jang hangat dari 200 djuta wanita jang terga- bung dalam GWDS. Wanita In.

Dipindai dengan CamScanner

/anita Demokratis Sedunia

baik sekali dari kaum wanita Asia Afrikı jang setjara politis telah membebaskan dirinja dan jang kini berdjuang untuk per- baikan dalam tingkat materiil serta ku'turil mereka, mempu- njai pengaruh jang besar di Amerika Latin, kata Nj. Mar- guerita de Ponce Wakil Presi- den GWDS dari Argentina. Suasana serta semangat da- mai dan persahabatan selan- djutnja dinjatakan dengan dje- las dalam putusan2 jang diam- bil, jalah pertama sebuah surat jang ditudjukan kepada kepala2 pemerintah Empat Besar jang berisi harapan akan suksesnja Konperensi Tingkat Tinggi dan dcsakan agar "menghertikan pertjcbaan sendiata nuklir dan mergambil langkah2 jang perlu guna mentjapai perlutjutan sendiata jang umum dan tctal... Wanita ingin membesarkan anak2nja dalam dunia jang da- mai dan karenanja kami mende- sak tuan2 untuk mengachiri se- gala keadaan jang membahaja- kan perdamaian." akarta Jang kedua suatu pernjataan memprotes pertjobaan bem nuklir di Sahara oleh pemerintah

RHASIL DGN SUKSESPerantjis. Dan jang ketiga ada-

lah suatu resolusi jang me-

njagkut perdjuangan kaum wa. nita di benua Asia Afrika. Re. solusi ini a.l. mentjatat bahwa "kaum wanita A-A telah mentjapai banjak hasil2 dalam per- diuangan mereka utk. memper. oleh hak²nja dan dalam mem- ber.kan sumbangan kepada per. djuangan kemerdekaan nasio-
nal negerinja masing2.....Ke-
bangkitan jang besar dari wanita2 Asia dan Afrika telah me- nggerokkan seluruh dunia. Te- tapi rintangan2 jang tak sedi- kit djumlahnja masih meng-ha- iang2i mereka jalah sebagei warisan dari zaman feodal dan penghisapan jang ber-tahun2 lamanja serta penirdasan keku. asaan kelonial atau kemerdekaan nasicnal jang tidak penuh... ... Sidang Biro GWDS selan- djutnja jakin bahwa perkemba ngan dar diperkuatnja aktivitet warita akan membantu menga-tasi rintangan2 ini, maka dari itu Biro mendorong wanita2 Asia Afrika untuk memperkom- bangkan hubungən dan kerdja- sama jang erat dalam lingku- rgan nasional dan internasional guna saling membantu menga-
tasi kesulitan2 mereka.....Biro
mendorong wanita Asia Afrika untuk mengambil bagian jang makin besar dalam membangun negeri mereka, dengan demiki. an mendjamin kesediahtcraan dan kebahagiaankeluarganja

Keterangan gambar2: — Sidang Biro GWDS di Djakarta dihadiri oleh tckch2 wanita dari hampir semua benua, jalah Asia Afrika, Ercpa dan Amerika, jang s(muanja mewakili 13 negeri termasuk Indenesia. — Nj. Tambunan sebagai wa. kil Kongres Wanita Indonesia atas nama 28 organisasi wari.a mengharapkan agar sidang GWDS mentjapai sukses. Pertemuanramahtarah dirumah Nj. Mr. Iwanah Prijo. no.

CS

Dipindai dengan CamScanner

Blada

Lajur Bobar

Bahan2 : kangkung Bahan2 : daging atau labu sijem atau lainnja ikanasing kering atau

ikan teri kelapa
garam brambang kentjur lengkuas

Bumbu2 : tjabe Bumbu2 : brambang/bawang

salam djeruk purut gula dan garam Setelah bumbunja ditumbuk halus dimasukkan kedalam santen bersama daun salam dan djeruk purutnja dan djikalau santennja sudah mendidih dimasukkan sajurannja, terachir daun kemangi.

Jahu Berantak

gula dan asem Memasak blado daging harus direbus dulu lalu digoreng. Djikalau jang diambil ikan kering atau ikan teri, maka ikan ini harus digoreng lebih dulu.白 Tjabe dengan garam ditumbuk sampai haus sekali, ditambah dengan brambang/ bawang, selandjutnja digangsa (ditumis) de ngan minjak ditambah dengan gula asem, ma- sukkanlah bahin2 (ad:, di-adug2 sampai mere- sap terus diangkat. Untuk masakan ini kami da pat mengambil sajuran2 mitsalnja: terong, djengkol tua atau tempe, jang masing2 djuga harus digoreng lebih dahulu. Terong digoreng utuh dengan kulitnja (tanpa dikupas). Bahan2 : tahu untuk rasanja : daging, ajam atau udang tepung maizena Bumbu² : brambang meritja garam Tjara membik'nnja: Irisan brambang digang sa dengan mentega, daging tjintjang dimasukkan ditambah dengan mritja, garam. Untuk mengentalkan kami mengambil tepung maezena 1 atau 2 sendok ditjampur dengan air atau susu sedikit dimasukkan dalam daging tadi sambil di-adug2 terus diatas api. Tahu besar (mentah) dipotong mendjadi dua- dua. Sebelahnja dipotong sisihnia dan di-keruk2 sedikit supaja agak berlobang dan ragunja di masukkan. Djika mau digoreng masukkan dalam adonan terigu telur dan garam (digoreng sampai mateng). Makannja bersama dengan tja A be rawit.

A. M.

Orak-Arik

Bahan2 : 14kcol daging 1 ons telur ajam bebek Bumbu2 : meritja garam brambang/bawang

Kool diradjang halus. Bumbunja sesudah ditumbuk digangsa dengan mentega lalu dagingnja dimasukkan, kemudian koolnja dan jang terachir telurnja jang telah dikopjok. Djikalau ma sakan ini masak diangkat dari api diadug lagi dengan brambang goreng.

Dipindai dengan CamScanner

Kemedja Putra

Oleh : Soetarni Kemedja putera dengan lengan pendek dan kerah tertutup ini dapat dipakai anak2 ber- umur 10—14 th. Kami gambarkan disini bagai- mana tjaranja memotong dan mendjahitnja. Untuk memotong seluruhnja kita masih harus menambah untuk djahitan. Tjara mendjahit: Pada bagi- an belakang kita mendapatkan dua potongan ialah: potongan atas dan bawah. Potongan atas kita bikin dobel (pada gambar tertanda garis serong ialah untuk voeringnja) Lalu didjahit bersama dengan ba- gian bawahnja, dari kele- bihannja kita bikin dua ploi,

kanan dan kiri. (Lihat fjontoh

gambar pertama). Pada gambar kedua: kita sambung bahu belakang dan depan dengan di. djahit mesin dan gambar ketiga dilihat dari dalam dapat didjahit dengan tangan. Sesudah itu memasang lengannja dan baru didjahit dari udjung lengan te- rus kebawah dengan djahitan sarong (platte-naad). Achirnja kita selesaikan dengan memasang kerah, saku dan lain2nja.

29 元

3Dipindai dengan CamScanner

Mengenal Eanahair :

LAMPUNG

Selajang Pandang

Oleh : Dr. nj. M. Carepeboka

atau sering kali disebut tanah lada jang terke- nal dengan daerah transmigrasi. Daerah Lampung bila ditilik alam sekitarnja tidaklah boleh dikatakan daerah pelantjongan jang penuh dengan alam jang indah2, tapi ia adalah daerah pekerdja dan pedagang jang membandjiri pan tai2 dari pulau Djawa ataupun pelabuhan2 la innja Hanja beberapa pelosok sadja jang dapat kita djadikan tempat bertamasja jang terke- nal dengan pantai pandjangnja. Bentuk kebudajaan Pada galibnja penduduk asli jang mendiami daerah Lampung dapat kita golongkan dalam 3 bagian :

  1. Suku bangsa Lampung : Mendiami ketjamatan Kotabumi, Meng gala, Blambangan Umpu, Panaragan dan Pasisir Utara, tengah dan selatan.
  2. Suku bangsa Semendo: mendiami ketjamatan Rebong Kasui dan Rebong Seputih.
  3. Suku bangsa Masudji : Mendiami ketjamatan Masudji Lampung
    Sesunguhnja pada Suku bangsa Lampung ka lau didengarkan sepintas lalu se-akan2 terdiri dari banjak bangsa karena mendengar perbedaan bahasa. Tetapi sebenarnja bahasa Lampung hanja terdiri dari dua matjam bahasa ja itu bahasa Tulang Bawang dan bahasa Abung, inilah jang lazim dipakai didaerah Lampung. Mengenai aksaranja dāaerah Lampung mempu njai aksara sendiri, hampir rada persamaan de

ngan aksara Tapanuli. Hingga sekarang masih terpakai dikalangan penduduk asli Lampung. Mengenai keseniannja terdiri dari ber bagai2 matjamnja, menurut suku masing2 hanja jang lazim dipakai ialah dua matjam sadja: tari tanggai, tari negel jang semuanja ini diiringi dengan gameian. Biasanja dilakukan oleh gadis2 dan budjang2 bersama iringan gamelan dengan mengajunkan tangannja menurut kehalusan su ara dari pantun2 gamelan tadi. Disamping ini ada djuga beberapa budjang/gadis berpantun dengan sadjak2 jang tertentu, keritikan, sindi ran2 mengenai peralatan adat tsb. Tapi sa- jang sekali tarian2 dan pantun2 asli itu sekarang hampir hilang, sebab telah bertjampur dengan pengaruh2 baru dari luar. Upatjara adat sekarang sudah diperbaharui sedikit demi sedikit. Hanja diperdalam sadja jang masih sedikit. Hanja diperdalaman sadja jang masih teguh berpegang pada adat aslinja. Alat2 game lannja, terdiri dari ± 24 matjam, dan dilaku kan oleh orang2 jang tertentu serta ahli dalam memukulnfa. Ini biasanja dibunjikan bila ada perkawinan upatjara adat jaitu naik Pepadon". Suku bangsa Lampung menurut adat terdiri 4 (empat) tingkatan jaitu :

  1. Penjimbang Marga.
    2.Penjimbang Tiuh
  2. Penjimbang Suku.
  3. Keturunan orang biasa.
    Pada waktu terdjadi suatu peralatan adat (be gawi) maka perbedaan tingkat ini sangat dje- las misalnja : Penjimbang Marga: memakai pakaian adat setjara putih, dinaungi oleh pajung putih dan berangkat dari rumah diiringi suatu lagi suara gamelan. Dan sesampai dirumah adat jaitu sesat ia duduk diatas Pepadon, (pepadon = serupa bentuk medja jang kira2 1X 0,75 cm jang kaki nja pendek). Penjimbang Tiuh: hampir, sama dengan penjimbang Marga, hanja bedanja dinaungi oleh pajung kuning dan diiringi oleh dua lagu. Penjimbang Suku: perbedaannja dinaungi oleh pajung merah dan diiringi oleh 3 lagu game lan.

Dipindai dengan CamScanner

Pada galibnja zaman dahulu tiap2 tingkat merupakan pemimpin dari golongan masing2, mis: penjimbang Marga adalah pimpinan dari sebuah Marga, dan seterusnja. Akan tetapi sekarang banjak dari peraturan adat sudah berobah, menurut kemampuan sese orang maka ia dapat mendjadi pimpinan dari tiap2 tingkat asal adat istiadat djangan dilu- pakan. Dan dengan kemadjuan2 orang-orang sekarang, dan pengaruh2 kebudajaan Indonesia la innja, hampir hilang keaslannja.

MANDJAN" Sebagaimana daerah lain pemuda2 Lampung djuga mengenal masa untuk mentjari teman hidup. Masa ini lazim disebut ,Mandjau", ia- lah kundjungan si budjang kerumah si gadis, umumnja dilakukan dari belakang rumah. Sigadis dar: atas rumah dan budjang dibawah jang pada umumnja rumah2 asli di Lampung tinggi2. Ini dilakukan pada malam hari, guna menghormati orang tua si gadis, djadi bersifat tidak resmi. Ada djuga mandjau jang dilakukan dari depan, tapi ini terdapat pada gadis dikota2 jang sudah mendapat pengaruh dari luar. Bila seseorang budjang berminat sekali pada seorang gadis maka ia bermaksud mengundang teman2 se-kampungnja untuk bersuka ria, atas persetudjuan gadis tsb. Dalam hal ini si budjang memberi apa2, terutama makanan2 jang disə but Bekadu" guna keperluan perajaan tsb. Ini disebut ,Mijah Damau", jang diachiri sampai subuh. Pada masa ini sigadis dan sibudjang da pat menjatakan isi hatinja, melalui sindiran2. sjair2, perkataan2 jang baik disalurkan melalui surat menjurat dan ditulis dalam bahasa Ları pung.

Upatjara Perkawinan Perkawinan daerah Lampung pada umumnja terdiri dari 3 matjam bentuk :

a) Perkawinan upatjara Kebesaran, dimana perkawinan ini berdasarkan persetudjuan orang tua kedua belah pihak dari marga tersebut;
b). Perkawinan jang berupa perkawinan

nakat" (lari kerumah si budjang);

c). Perkawinan jang disebabkan perbedaan golongan bangsa. Umumnja mendjelang masa perkawinan bagi
suku bangsa Lampung dapat dikatakan sangat sulit hingga kadang2 memakan waktu 2—3 th lamanja guna tilik-menilik antara budjang dan gadis. Bila telah disetudjui oleh kedua belah pihak maka ditentukan waktu perkawinan tsb. Perajaan dilakukan dirumah mempelai perem- puan. Sehari sebelum upatjara perkawinan dari fihak laki2 datang dengan diiringi oleh sanak saudara, guna menjerahkan uang djudjur" (mas kawin), barang2 berupa perhiasan, pa- kaian2 jang ditenun oleh fihak laki2. Upatjara perkawinan ini dipimpin oleh pimpinan adat dari kedua belah fihak. Pada galibnja perajaan perkawinan ini lamanja 3 hari 3 malam, dan berdjalan dengan upatjara adat kebesaran da erah Lampung, misalnja diadakan tarian2 ni- gel, pentjak, tari tumbai dll. Jang membawa me riahnja peralatan selain tarian2 ini, kita dapat pula melihat tiap2 tamu jang berpakain adat dari masing2 suku dan tingkatan jang dapat di kenal dari pajung adat jang mereka bawa. Bila upatjara perkawinan telah selesai jang memakan waktu 3 hari 3 malam, maka mempe lai wanita dibawa kerumah laki2. Ditempat mnempelai laki2 ini djuga diadakan peralatan jang sederhana. Djadi perkawinan didaerah I ampung adalah bersifat chusus patriatchat" atau disebut kekuasaan pada bapak. ke (Bersambung hal. 19)

Dipindai dengan CamScanner

SETJARIK

KERTAS

KORAN

USANG

Oleh: Nj. E. Karmijati Ischak JAAH, beginilah nasib kaum buruh ketjil. Ketjil segala-galanja. Hidupku serba kekura- ngan, tetapi aku tjukup bahagia Kalau boleh kukatakan, bahwa hidupku rukun dan selalu damai bersama seorang anakku ISTIAWATI. Sebaliknja aku merasa heran. Tetanggaku hidup serba mewah, tjukup segala-galanja. Tapi ini membosankan aku. Pekak rasa telingaku. Seti. ap hari tak henti2nja bertengkar sadja. Entah lah, apa jang dipersoalkan. Kadang2 isteriku bertanja kepadaku :

  • Pak, mengapa sih tetangga kita kok setiap hari selalu bertengkar ? Bukankah hidupnja sudah tjukup mewah ? Bosan aku mendengar- nja. Apa sih jang dipersoalkan? + Mana aku tahu. Itukan urusan dia sendiri. Biarkan sadja, asalkan kita djangan seperti dia. Itulah sebabnja Bu, aku pernah mengata kan kepadamu, bahwa kemewahan belum berar- ti kebahagiaan hidup dalam membina rumah- tangga jang rukun serta damai. — Ja, aku sampai heran. Barusan sadja kira2 djam duabelas dia djedjeritan lagi. Makanja, kau djangan silau karena kemewahannja. Kau tahu, apa sebabnja dia me nangis djedjeritan? Aku dengar kabar dari te- man sekantornja, tadi kira2 djam setengah sem bilan dia diambil polisi. Dan sekarang bagai- mana nasibnja? Meringkuk dalam kamar ge-
    lap. Bukankah dia harus bertanggung djawab atas perbuatannja jang merugikan negara? Ini semua akibat orang jang tak merasa tjukup beristeri satu. Achirnja karena isterinja jang pertama merasa dirugikan haknja, dengan rasa djengkel jang tidak tertahan. perbuatan suami- nja jang memang sudah diketahui, diadukan kepada polisi. Kalau sudah begitu apa mau dika ta? Ja. memang aku tahu, tidak semua orang beristeri lebih dari satu harus begitu. Ah, su- dahlah Bu, djangan mentjampuri urusan orang lain! O, ja Bu! Apa kau masih ingat dengan Mas Usman, waktu di Magelang? Dia jang bersama- sama kita mengungsi ketika pendjadjah belanda membabibuta di Djakarta? Sekarang ia ada di kota ini djuga. Terkenang aku masa lampau. Pemuda2 kita berdjuang bahu membahu. Diper taruhkan djiwaraganja demi kemerdekaan bangsa dan negaranja. Djuga kaum ibu tidak mau ketinggalan, mempunjai andil jang besar sekali dalam perdjuangan jang sutji itu. — Dimana dia sekarang Pak ? Mengapa kau tidak bawa dia kemari ? + Sudah kuminta padanja, tetapi dia keliha- tan sedang repot dengan kerdjanja. Maklum- lah, dia sekarang sudah mendjadi direktur di- salahsatu N.V. Sebenarnja dia ingin sekali ber djumpa dengan kau. Dan dia berdjandji bila ada

Dipindai dengan CamScanner

waktu akan datang kerumah kita. Alamat kita, sudah kuberikan. Hampir aku lupa, dia memberikan uang se- ratus rupiah untuk kita. Walaupun aku tolak, tetapi dia minta supaja aku suka menerimanja. Aku pikir tidak ada salahnja menerima pembe riannja itu. Bukankah sangat kebetulan, bahwa Is membutuhkan buku jang harus dibeli untuk sekolah landjutannja ? Sedjak kemaren aku su dah bingung. Bagaimana aku bisa memperoleh uang untuk beli buku jang dibutuhkan Is? P'n djam kepada madjikanku tidak dapat, alasan- nja kas kosong. Bagaimana, sedang upaliku sudah tidak mentjukupi, kalau tidak akutambah usaha lain. Inipun kalau ada. Sudahlah Bu, terima nih! Besok kau pergi antarkan Is ketoko buku, dan sekembalinja kau singgah kepasar, belikan aku sajuran masak asam. Jaaah, bagiku sajur masak asam sudah tjukup nikmat. Djangan lupa pesanku, ja Bu! Aku pergi sekarang ja, Pak ! + Ja, pergilah! Hati2 kau didjalan. Tadi aku lihat tabrakan mobil jang sangat mengerikan. Memang sopir2 kalau mengendarakan mobil seenaknja sadja, tidak pikir sudah berapa djum laħnja korban manusia akibat tabrakan. Keesokan harinja setiba aku dirumah, rasa tjemas timbul terhadap istriku. Mengapa istriku ku duduk termenung sambil membelai-belai ram- but Is? Kuperhatikan. Apa sebabnja? Setelah kubuka badjuku, ku minum segelas air teh jang sudah disediakan isteriku. — Pak, ajolah segera makan! Sajur masak asam jang kau pesan sudah tersedia. Aku dan Is sudah makan. + Mengapa kau Bu? Kau sakit ? Kalau tidak mengapa kau termenung sadja? Mengapa Bu, mengapa? Aku tidak apa2 Pak! Ajolah segera kau makan. nanti sajurmu dingin! + Tidak Bu! Aku tidak mau makan, kalau kau tidak terangkan apa sebabnja kau termenung! Makanlah, nanti aku tjeritakan padamu Pak!

(Sambungan dari hal. 17) Djuga perkawinan setjara Paralel-Caosin" dan Cross-Caosin" didaerah Lampung dian- djurkan, terutama dikalangan bangsawan. Hal ini dimaksud untuk mendjaga supaja darah bangsawan tidak bertjampur aduk. Tapi pada masa sekarang peraturan ini tak dapat diper- tahankan lagi, sebab banjak putra/putri Lampung jang sudah merantau keluar daerah, jang sebagian pula keaslian dari perkawinan ini mu lai berkurang. Demikianlah sekedar bentuk perkawinan di Lampung dikota Menggala jang merupakan pu sat adat dari daerah Lampung. Lampung mempunjai penduduk lebih kurang 900.000 dengan luas tanahnja 28.268 km2 jang mempunjai hasil pertanian lada dan pentjarian ikan merupakan kegiatan uttama. Daerah Lampung adalas pusat

+Baiklah aku makan,asal kau mau menerang
kan apa sebabnja kau termenung .... Nah,
sekarang aku sudah makan, ajo segera tjeritakan! — Pak tak usah kau chawatir, aku tidak apa2. Bukankah kau lelah? Belum mandi lagi. Besok sadja kutjeritakan! Sekarang mari kita tidur, Hari sudah djauh malam. Besok kau terlambat kerdja Pak! Sudah kukatakan, kau tidak usah chawatir, aku termenung bukan karena hidup kita begini. + Nah, kalau begitu, baiklah mari kita tidur. Djam malam sudah berbunji dua kali, me- nandakan sudah djam dua. Alangkah njenjak- nja dia tidur. Tiba2 terdengar suara djeritan: Ooo ..! Ooo ...! Kedjam! Sungguh kediam. Dengan kaget jang tidak terkira, kuba- ngunkan isteriku: + Bu! Bu! Mengapa kau Bu! Bangunlah Bu!
Astagfirullah......!!
+ Mengapa kau Bu? Dengan suara terputus2 isteriku mendjawab:
Itu.. itu bom ... atom... Inih
anak-anak pada mati + Aaaaah, kau mimpi Bu! Rupanja kau masih belum mengerti. Kau tahu, bukan imperialis bila tidak berbuat sekedjam itu. Pendeknja semua perbuatannja merupakan kekedjaman. Bukan itu sadja, kaum buruh, kaum tani djuga mendjadi mangsanja. Dihisap, diperas demi ke pentingan laba jang sebesar2nja. Nah, untuk ini tidak ada djalan lain, semua massa jang ter tindas, satu2nja djalan; bersatu dengan tekad jang bulat menghadapi imperialis dimana sadja. Pertjobaan2 sendjata nuklir harus kita lawan. Apa lagi sampai digunakan demi kehantjuran umat manusia. Pendek kata dunia harus DAMAI. Damai selama-lamanja! Nah, itulah Bu, djika kau mau tahu. Tapi dari mana asalnja kau sampai mimpi begitu. — Tadi siang aku bersihkan sajuran. Bung- kusnja setjarik kertas koran jang usang ...

Keradjaan Tulang Bawang pada zaman dahulu jang telah meninggalkan kesan2 dalam kebuda jaan adat istiadat asli penduduk Lampung. Bila kita tindjau Lampung sekarang bukan lah Lampung djaman Tulang Bawang, tapi Lampung sekarang telah madju menurut berpu tarnja arah Revolusi kita jang serba sederhana, dan mulai membentuk kebudajaan2 jang dise suaikan dengan kepribadian bangsa Indonesia. Kami putra putri Lampung tak akan diam sadja tanpa perobahan2 dan kini selalu berich tiar mengaktipkan diri disegala lapangan jang disesuaikan dengan pēmbangunan tanah air, jang sanggup menjumbangkan tenaga dalam meningkatkan taraf kebudajaan jang dipadu- kan dengan patriotisme jang revolusioner dan jang diabdikan kepada Rakjat, Tanah Air Indonesia, sesuai dengan Proklamasi Agustus '45.

Dipindai dengan CamScanner

BANJAK TEKSTIL

dan

Menghadapi lebaran ini mak Ompreng sung. guh merasa gembira, sebab tekstil bakal dibikin badju sudah mulai dibagikan kepada rakjat. Ka- ruan sadja, mak Ompreng. jang punja anak tju- tju banjak, ikut djuga gembira. Maklum sih,
harganja,....... kalau beli ditoko, tidak akan ter-

beli oleh bangsanja mak ini. Harganja sudah me-

muntjak setinggi langit.

Pikir mak, nanti kalau dapat bagian dari Pe merintah tentu harganja murah. Sampai pada
waktunja mak trima kupon. Tapi.... tanggalnj
kok tanggung bulan. Tanggal muda bukan, tang gal tua bukan. Wang sudah tipis. Tinggal lagi persediaan untuk beli beras. Kalau ini dibelikan tekstil, beras tak dapat. Kalau beli beras, tekstil tidak kebagian. Achirnja mak tjari djalan lain. seperti djalan jang sudah ditempuh olch Peme- rintahnja, jalah: tjari kredit. Tjuma, kredit

Tadinja mak pikir, bahwa satu orang akan dapat bagian 1 badju, jalah satu setengah meter.
Tapi..... kata pak Lurah, satu keluarga, tjuma
dapat 3 meter. Mending kalau keluarganja tjuma 3 orang (anak satu, ibu bapak dua). Kalau keluarganja 6 atau 8???? Bakal djadi apa kain jang 3 meter itu? Apa bikin badju bikini? Itu lho, badju berenang jang praktis dan isis!? Ka? lau saking patuhnja, kain jang 3 meter itu dibagikan rata, dan pakaiannja dipakaj didjalan- djalan raja,... tanggung polisi susila akan tjampur tangan. Salah siapa ????

BANJAK KERINGAT ....

Ngomong2 sampai lupa. Setelah dapat kupon, mak terus pergi ketoko sandang. akan beli bu. giannja. Du-illah! Jang antre pandjangnja bukan ma;n. Sama sadja seperti antre minjak dan antre beras. Maklum. tempo untuk mengambil tekstil itu tjuma 2 hari. Kalau daiem 2 hari tidak diambil, hilanglah haknja untuk beli tekstil dari Pemerintah. Djadi. kita sama2 mengerti mengapa orang berdjubel didepan toko sandang itu. Sebagai biasa, kalau antre2 gitu, orang berdesak- desak. Jang kuat, bisa tahan lama, tapi jang tidak kuat, pilih kembali sadja kerumah. biar tidak kebagian tekstil. Jang punja duwit, bisa ngupa hin orang. suruh antre. Karena keadaan begitu. maka tidak heran, bahwa diantrean itu ada djuga tukang2 tadah dan tukang2 tjatut, ang ikut pula antri. Mereka tidak antre ttuk ambil ba- giannja sendiri, tani antre untuk membeli tekstil2 dari orang2 jang tidak punja duwit. Ada djuga, jang dikasih wang lebih dahulu: nanti kalau sudah dapat tekstilnja. dibeli oleh situkang tjatut ini. Tentu sadja, jang punja kupon dapat presen sedikit.

Nah, itulah tjeritanja rakjat kampung mendapat bagian tekstil. Laporan singkat: tjari utangan, ambil kupo7, antre, ambil bahannja, antre, berdjubel-d'ubel, dan keringat pada bertju- tjuran. Rakjat jang tidak punja duwit, sudah lega, bila bisa djadi tukang buruh antre sadja.

Gimana ni,. pak Leimena? Apa tidak perlu

mendapat pemikiran baru, bahwa jang berkeluarga besar, dapat bagian lebih banjak dari pada jang berkeluarga ketjil?

anak2. rimanja oleh Menteri Pertama

tus revolusi telah dipilih sebagai tempat sidang jang demi-

ta Indonesia disokorg oleh ber.

CS

Dipindai dengan CamScanner

Sambungan hal 13 sidang GWDS telah diterimabahwa ibukota R.I., kota pentje- pula oleh Ketua Parlemen Mr. Sartono, Walikota Djakarta Ra- dan mewudjudkan prinsip2 kon-ya, telah didjamu pula oleh or-kian penting artinja bagi kaum ganisasi Wanita Universitas perensi Bandung." wanita. Disamping bangga ki- bertempat dirumah Nj. Dr. H. tapun merasa gembira bertjam-Achirnja perlu ditjatat bah-Subandrijo, oleh Ni. Mr. Iwana pur terharu, karena dengan a- wa perdjuangan GWDS sebagai Prijono Nj. Sutarman djuga di-danja sidang Biro GWDS ini, suatu organisasi wanita inter- tempat kediamannja masing2. kita mendjadi lebih menjadari nəsional telah mendapat perha-Selama sidang, para utusan ba-bahwa kita tidak berdiri sendi- tian serta penghargaan dari ka- njak menerima suvernir2 dari ri dalam perdjuangan, bahwa langan2 jang luas di Indonesia, kaum buruh, tani, pemuda dan tjita2 serta perdjuangan wani- terbukti bahwa disamping dite-

djuta2 wanita diluarnegeri, Djuanda, utusan2 luarnegeri ke Kita boleh merasa bangga

Merawat Ketjantikan:

— Buah adpokat djika dihalus- kan dan ditjampur dengan minjak zaitun sedikit dapat dipakai sebagai masker atau voedingscream. Telur jang djatuh tak usah disesali. Ambillah putih te- lurnja dikotjok sedikit dengan beberapa tetes air djeruk baik dipakai sebagai masker untuk kulit jang berminjak. Dapat menghilangkan kriput2 dan membuat kulit mendjadi kentjang. Kelopak mata djangan ditutup. Me- rahnja telur, bisa digosok di- kulit kepala sebelum saudara mentjutji rambut.

DIDAPUR pada umumnja, kita selalu sedia buah²an. ketimun, tomat, djeruk dll. Dengan bahan2 jang murah ini saudara² dapat merawat ketjantikan saudara.

— Ketimun dapat diparut, kemudian diperas airnja dan

ditaroh dimatahari beberapa menit. Sesudah mentjutji muka, air ketimun ditepuk dimuka. dipakai sebagai lotion. Air ketimun ini bisa dipakai untuk segala matjam kulit. Bilamana banjak kali diper- gunakan. dapat pula menghilangkan bintik2 bekas djera- wat atau sproeten (bintik? noda matahari).

Untuk kulit jang berminjak,

sebagai ganti ketimun dapat sebagai ganti ketimun dapat dipakai tomat. Djeruk nipis menghilangkan

bintik2 pada kulit berminjak.

Djeruk membuat pula lo- bang² kulit mendjadi ketjil dan mengentjangkan kulit muka. muka. Untuk kulit jang kering bisa djuga dipakai, ha- nja tjampurlah sedikit dengan minjak zaitun, amandel, ba- byoil atau room susu. Anak saudara tidak habis ma- kan pisang? Tidak apa. Sisa- nja itu bisa saudara gosok dimuka sebagai voedingscream dan berfaedah untuk segala matjam kulit. Satu²nja matjam voedings cream jang paling bagus ia- lah susu mentah. Djika saudara berlangganan susu, sim- panlah /2 tjangkir selama 3 hari. Saudara akan meli- hat sesuatu jang timbul dia- tas seperti mentega. Itu kita ambil dan ditjampur dengan air djeruk nipis sedikit atau madu.

Tepuklah dimuka serperti

memakai cream.

D.engan bahan Lederhana

Merah telur bisa pula dipakai sebagai masker bagi saudara jang berkulit kering, setelah dikotjok dengan lima tetes minjak atau madu. Masker ini dihapus setelah kering dengan air hangat. Masker telur bisa pula saudara pa- atau ke resepsi. Menghapus- nja hendaknja dengan es dan kemudian pakailah lotion dan parfum supaja kita djangan berbau kue.

Sisa teh dipagi hari sajang

sekali djika dibuang. Tuang- lah air teh ini didalam was- kom (lojang) dan pakailah untuk mentjutji muka. Akan lebih baik lagi djika malamnja ditaroh diluar, ke- na embun. Ini baik sekali untuk men- tjegah kriput2 dan menguat- kan kulit muka. Madu tulen ditjampur susu atau djeruk, djika se-kali² dipakai akan membuat halus dan litjin kulit muka.

Dipindai dengan CamScanner

Pertjikan Api Kartini

KARTINI dan

MARILAH kita gali sedalam-dalamnja pusaka warisan Kartini, api" perdjuangan jang meng- gelora dalam dada seorang wanita muda Kartini, jang selain merintis djalan perdjuangan emansipasi wanita djuga sebagai pengantar tjita2 untuk kemerdekaan tanahair dan bangsa- nja. Kartini dalam zamannja telah jakin akan kemenangan tjita2nja, akan terbukanja zaman baru, dan pasti tumbuh kehidupan baru diatas puing2 reruntuhan kehidupan jang telah lapuk dan usang. Daripada jang mati itu akan tumbuh kehidupan baru. Kehidupan baru itu tiada dapat di-tahan2; dan meskipun sekarang dapat djugn di-tahan2, besoknja akan tumbuh djuga dia, da hidup makin lama makin kuat dan makin te- guh". (dikutip dari surat Kartini jang tiada diumumkan) Engkau menghibur hatiku, torimakasih. Stella. Berharaplah aku, katamu itu mendjadi benar kiranja. Tahukah engkau bunji sembo. janku ? aku mau !" Dan kedua patah kata jang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melíntasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata : ,,aku tiada dapat !" melenjap- lah rasa berani. Kalimat : ,,aku mau !" membuat kita mudah mendaki puntjak gunung. Segenap diriku berani, bergembira, Stella, peliharalah api berani gembira itu! Gembirakan hatiku.
gembirakan djadi bernjala-njala, Ste.l...."
Bapak tiada djuga suka berbuat barang sesuatu jang tiada sekehendak adat asal- usulnja, tetapi hak tinggal hak, dan mana jang adil diadilkannja. Pikirlah, kami hendak sama dengan orang Eropah dalam hal kepintaran, maupun dalam hal peradaban. Hak jang kami kehendaki bagi kami sendiri, harus pula kami berikan kepada orang lain jang djuga meminta- nja kepada kami. Menjukat dengan dua buat sukat, tidak kami hendak! Orang Eropah ma-

Kehidupan Baru

kan hati melihat beberapa rupa sifat orang djawa, misalnja sifat pelalai, malas dsb. Kalau benar hal itu mengesalkan hati orang Belanda, mengapakah tiada berbuat suatu apa djugapun akan menghilangkan sifat buruk itu ? Mengapa tiada tuan ulurkan tangan tuan untuk mem- bangkitkan saudaramu sikulit hitam itu ? Per- tjajalah, semua sifat buruk itu dapat djuga di- lenjapkan. Buangkanlah selubung otaknja jang tebal itu, bukalah matanja, maka akan engkau lihat nanti, adakah lagi padanja sifat2 jang lain daripada nafsu berbuat djahat, jaitu nafsu jang terbit oleh karena kebodohan dan kurang penge- tahuan. Terlalu banjak tjontoh, tiada usah djauh² kutjari, kaupun tiada usah mentjarinja, Stella. Ini dihadapanmu terurai pikiran orang jang masuk golongan bangsa kulit hitam jang dihinakan itu. Alangkah pandainja mereka itu membuat pertimbangan tentang kami ? Kenal- kah mereka akan kami ? Tdak sama sadja, seperti kamipun tidak mengenal mereka ! Orang Belanda itu menterta- wakan dan mentjemohkan kebodohan kami. tetapi bila kami tjoba memadjukan diri kami,
sikapnjapun terhađap kami mengantjam.....
Sekarang tahulah aku, mengapa orang Belanda tiada suka, kami orang Djawa madju, apabila si Djawa itu telah berpengetahuan, tia- dalah ia hendak mengia dan mengamin sadja lagi, akan barang sesuatu jang dikatakan dan dipikulkan kepadanja oleh orang jang diatasnja. Gerakan Orang Djawa itu baru mulanja sadja. Perdjuangan akan sangat hebatnja, peradjurit gerakan itu, bukan hanja lawannja sadja jang harus dilawannja, melainkan djuga hati tawar orang sebangsanja sendiri, pada hal keperluan bangsa itulah jang diperdjuangkannja itu. Dan apabila perdjuangan orang laki2 itu sudah se- ng't, maka akan bangkitlah fihak perempuan. Berbahagialah kami, beruntung hidup pada masa ini! Masa perubahan, masa kuno beralih mendjadi masa baru.”

Dipindai dengan CamScanner

MUSIM PANAS

BUDAK.....

IVAN OSIR KOV

(Disadur oleh S.S.) Orang² muda didusun ter-gila² Semoga api membakarku habis padanja. Tetapi ia tinggi hati dan Semaga air menghantjutkan daku membuang muka bila sadia ber- papasan dengan mereka. Dia be-Karena aku tak ingin hidup lum melihat Velyo. Velyo merajap Bila hanja ditakdirkan sebagai budak." didekatnja seperti rerumputan di- dekat pohon muda. Ia senantiasa berusaha untuk dekat dengan SUKAR masa perbudakan itu.Keadaan berat dan sukar bagi Kremena. Ia bukan seorang bidu-Rasanja bukan tahun2, tetapi ba-mercka semua, tetapi lebih2 bagi an jang dapat mentjuri hatinja, tulah jang menumpuk memberatiVelyo. Ia seorang penghuni baru bukan pula seorang pahlawan punggung bongkok petani. Takdidusun itu, demikian tadi bila jang dapat melarikannja diatas seorangpun ingat kapan masa su-seorang pengembara dapat dise-punggung kudanja. Dan itupun kar itu mulai dan kapan akan ber-but penghuni. Djalan berdebu itu belum semua. Semua orang didu- achir. Kakek2 mentjeriterakannjatelah membawanja kesitu, karena sun tahu apa iang menekan hati-kepada tjutju2nja dan tjutju2 inidjalan itu tak menudju ketempatnja dan kepedihannja itu agaknja melandjutkannja kepada tjutju² lain. Orang tak menantikan dia menimbulkan kesenanan pada mereka. Allah mentjiptakan duniadimana djuga. Ia tinggalkan abumereka. Mereka sajat2 mukania ini menurut kehendaknja dan te-dibelakangnia. Abu pula telahdengan lelutjon2 jang menjakiti lah pula mentjiptakan orang2menutupi ingatannja jang laju. dan mereka menhudianinia de-Turki didalamnja agar ada orang2Apa lagi jang dapat diingatnja nan hinaan2. Djiw2 tersiksa, untuk menjiksa kaum rayah. Iniketjuali penderitaan jang membe-
diiwa2 budak .... tak tahu me-
adalah kehendak Tuhan, bidjak-kas padanja. Tampangnja pejotreka dimana harus mentjari kese- sana dan tak dapat dimengerti.dan badannja kurus: ia tak me-nangan. Bila masih kau ingini badanmunimbulkan rasa sajanσ ataupun Musim panas itu hersamaan de- rasa belas pada orang. Tetapi da- utuh, akan kau tahan2kan seda- ngan datanonia kekeringan, ge- lam rongga dadanja diantungnia patnja. Kau akan tahan²kan dan rombolan Ali Saib menierbu da- entah bagaimana, kau masih bisaberdegup. Berdegup tak henti²niataran itu. Mengerikan nama ke- hidup.samnai seakan terhenti nafasnja pala perampok Anatolia ini. Ia Tetani beberana orang tak ta-waktu ia djumpa Kremena. meninggalkan diediak berdarah Kremena tjantik bak bidadari. han. Mereka tinggalkan segala dan berapi didataran iang dilalui- jang mereka tjintai dan pergi ke-Dua tetes biru telah diatuh darinia. Kaum ravah diadi tak ber- gunung2. Jah. berapa djumlahlangit musim semi jang tierah,kutik. bagaikan padang rumnut mereka. Dan danatkah orang me- masıng2 dengan sebuah bintangmendielang datangnia taufan. Menimbulkan ombak dalam lautanmungil didalamnja: lewat itulahreka tahu untuk apa si Turki itu dengan beberapa gelintir batu ke- ia melihat. Senjumnia seperti bu-datang. Ia tak hania merampok til? Mereka mati konjol, tak di- nga mawar berembun jang merc-dan membakar rumah2. ia bawa kenal, atau kepala2 mereka di- kah difadjar pagi. Rambutnia se-pula manusia hidup, gadis2 budak bawa kembali diatas putjuk tom- perti seberkas sinar matahari ter-dibutuhkan untuk pasa2 di Smyr- urai. bak. na dan Iskandaria. Tak ada ban-

Dipindai dengan CamScanner

Velyo membungkuk didepan-

nja. Selamat datang, Ali Saib." Si Turki mengerutkan dahinja dengan garang, matanja galak bersinar lebih terang dari anting zamrut jang menjembul dari ba- wah kopiahnja. Siapa kamu, andjing?" ben- taknja. Hamba disuruhmendjemput Tuanku. Penjakit jang mengerikan sedang menimpa seluruh dusun dan saja adalah jang tersehat gembala mengangkut seekor anak dari mereka semua," djawab Vel-Kremena makin tegak berdiri. kambing untuk didjakdikan kor- yo ınerendah sambil menjobek ba-Kemudian menundukkan kenala-

tuan dari manapun djuga, takkan," ulangnja, lebih baik se- pula ada tempat bersembunji. Ja,orang mati daripada seluruh du-AMah Penjajang, semoga datang-sun." lah satu keadjaiban. Kata2nja mengerikan, tetapi Entah doa para petani dikabul- mengandung kebenaran. Para pe- kan, atau barangkali si Turki se-tani menurut dan mulai bekerdja. dang memikirkan ha'2 lain, takDitengah hari matahari menji- seorangpun tahu, tetapi gerom-nar tinggi dilangit. Tak selembar bolan Ali Saib lewat sadja menu- daun bergerak, tak seekor burung dju sungai Donau. Orang berna-terbang. Uap panas bergetar geli- fas lega. Biar dusun2 lain dibakar sh diatas bumi jang membara. asal dusun kami tidak! Biar orang?Gumpalan debu nampak didatar- lain dilarikan, asal bukan kami! an. Itulah pikiran kambing2 kalau Mereka datang.

ban. nia dan mengutjapkan kata2 per-Tetapi pada hari Santo Petrus pisahannja. dua orang Gypsy jang bernakai-Selamat tinggal, saudara2ku!" an tjompang-tiamping datang Hati nara petani dingin mem- berlari dan berhenti dilapangan beku. Pedih asap api nembakar dusun. Ali Saib memberitahukan kambing. Air mata meleleh. Sedu bahwa ia akan datang esak pagi sedan menjesak nafas. dengan anak buahnja. Ia minta Selamat dialan Kremena!" Kremena mendiemputnia. Sema-Sata itu Velyo tampil kedepan rak ketjantikannja telah sampai padania. dari antara mereka janσ berkum-Ketiantikan tak membawa ke-pul disitu. Mukanja lebih buruk dari biasania. tetani matanja bahagiaan, kalau orang hidup da- lam perbudakan! mengapi seperti terbakar. Apa jang kalian kerdiakan? Berita sedih itu menimpa seluruh dusun bagaikan angin ber-Mengantar manusia hidup2 ke- pusar, mematahkan tunas lemahlianz kuburnja?!" haranan mereka, menerbangkanGadis2 jang ketakutan mena- ngis ter-sedu2, orang² tua menge- daun2 kering ketenteraman mereka. Putus asa sadja iang tinggal,rang sambil gementar dan orang2 lelaki lainnja menundukkan mata-jang menerkam djiwa merana para petani. nja. Mau apa sekarang? Memang demikian. Tetapi apa Kalau mereka tak mendjalan-akal kita? Apa kiranja jang dapat kan perintahnja, tak satu batukita perbuata?"

djunja menundjukkan dadanja jang luka dan berdarah. Bohong!" teriak Ali Saib, sambil memetjut kudanja, akan diin- djaknja sikafir itu. 'Tidak Tuanku," sahut Velyo, budak itu, sambil memegang keras tali kekang kuda jang berukir. Silakandatangmelihat. Orang2 dusun menunggu pertolongan. Wabah itu pindah dengan tiepat dari rumah kerumah," dan dituntunnia kuda Ali kedusun. Lepaskan tali kekangku, an- diing!" teriak Ali Saib, dan pedangnja berkilat kena sinar matahari.

Kuda itu tertegak dan mulai

me-ringkik2. Mari, Tuanku, mari. Rakjat menantikan pertolongan!" ulang Velvo. Ali Saib tidak ingin mengotori pedangnja. Diambilnia pestol jang berhulu perak dari ikat pinggang-

berani mengantarkannja? Malam ki itu," serunja.

hendak dikerdiakannia. ia mero- djadian ngeri esok hari.

lomotinja dadania, kemudian ba- mena dilapangan desa, ia adalah hu dan lengannia. Luka hangus jang pertama datang. Ia mengena- jang memerah tampak membekas, kan pakaiannja jang terbagus jang kulitnia petjah terbuka. tetari ia disiapkan untuk hadiah perkawin- tak berkata. tak mengeluh sedikit- annja. Dengan takut2 para petani nun. Diambilnja tongkat dan lari mengikutinja. Tak seorangpun da- keladang. pat tidur malam tadi. Melihat seorang dusun datang Njalakan api." kata Kremena, Bakarlah kambing dan anakmeniongsong ber-lari2, rerombol- kambing itu. Ambillah anggur an Ali Saib berhenti. Pemimpin mereka madiu kedepan. pakaian- dan rakya. Akan kusongsong Ali Saik." nia gemerlapan, emas dan perak. Tak seorangpun bergerak. Kudania menggelisah karena ta-Kerdjakan apa jang saja kata- nah dibawahnja sangat panas.

nia lagi melintasi padang. Gerom-

Didjalan terlentang tubuh Vel-

mengalir dari luka2nja tjepat me- resp ditanah. Rumi telah lama haus darah pahlawan.

(Sebuah tjeritera Bulgaria nda masa didjadjah Turki).

Dipindai dengan CamScanner

dindingpun akan dibiarkannja ber-Velyo mengamati mereka dannja. Letusan keras bergema dida- diri didusun mereka. Menjerah- taran jang sepi itu. Kemudian ia menggumam, marah dan tadiam. membalikkan kudania, mematju- kan Kremena? Siapa jang akan Akan kusongsong orang2 Tur-

Dan sebelum orang sempat ber- tiba didusun dan orang berda- bolannja mengikutinia. Mereka hilan dibalik awan debu. gerak. atau mengerti apa jang gang se-malam² menghadapi ke-

bek badjunja, diambilnja sebatang yo, tangannia menengadah. mata-

Pagi2 hari, waktu fadjar meme- kaju membara dari unggun, dise-nja mengarah lannit. Darah jang rah dilangit timur datanglah Kre-

WISMA E. YUNARA

membikin pakaian wanita denzan

mode stijl jang paling baru.
  • menjediakan alat-alat kasmetika & parfum.
    Alamat :

Djl. Tjiandjur 18 - DJAKARTA

DJIKA SUAMI ISTRI AKTIVIS INGIN AWET MUDA ? ORGANISASI Γini : Kata bib: saja jang baru² ini berkun- djung kerumah, minjak ular baik seka- li untuk make-up. Djika minjak tsb. di- goser² pada kulit jang berkerut, kata- nja lama kelamaan hilang segala kerut2". Murni : ,,O, pantas pamanku itu meskipun sudah berumur 55 tahun masih kel.hat. an muda". Tini : Eéé, apa pamanmu ber-make-up ?" Murni : Bukan begitu, waktu gerilja dihutan2 melawan Belanda terpaksa makan daging ular, karena terpisah dari dapur umum. Dengan begitu, maka m njak ularnja tidak hanja digoser- goserkan sadja, bahkan ditelan. Kapan lebih mendalam".

Tini : Ooooo, mungkin ja ?"

Pimpinan tjeramah : Kini sampai giliranrja Nj. Noto memberikan tjeramahnja tentang bagaimana menambah anggauta. Saja per- silahkan Nj. Noto". Hadir'n : Hidup Bu Noto !" disusul tepuk ta- ngan gemuruh.

Bu Noto : Terima kasih atas kesempatan jang diberikan". Map dibuka tetapi dengan muka terkedjut, Bu Noo mulai tjeramahnja dengan : Maaf Saudara² Jth., map jang saja bawa berisi soal lima prinsip menambah bahan makanan, karena tertukar dengan map suami saja". Hadirin : Ooooo"

s Dipindai dengan CamScanner

Bergembiralah dengan.

SIROP BINTAVIT

BANJAK MENGANDUNG VITAMIN!

INDUSTRI PHARMASI

T.J.S.

N.V. BINTANG TOEDJOE

DJAKARTABINTAVIT

UNTUK ORANG TUA dan ANAK?

zn Peerd DaAp1 1959 No. S1, 217/P DsLD/X-1959 Typ. ,,Parsatuan"

Dipindai dengan CamScanner