No. 6 Th. I November 1959
ApiKartin
Penerbit : Jajasan Melati Matraman Raya 51, Djakarta Terbit sebulan sekali
API KARTINI
Redaksi : Maasje Siwi, S. Asijah, Darmini, Parjani Pradono Penanggungdjawab : Maasje Siwi Pembantu2 :
S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati,
Sugiarti Siswadi, Mr. Trees Sunito, Sulami, Rukmi B. Resobowo, Sar- tíni, Sulistyowarni, Sutarni, Siti Súratih, Sudjinah Ilustrator :
W. Nirahuwa
Alamat Redaksi : Matraman Raya 51, Djakarta Tilp. : Djtn 753 Alamat Administrasi: Kramat V/7, Djakarta Tilp. : Gb 4430
Uang langganan :
setahun Rp. 37.— enam bulan 19.— tigabulan 10.—
4.—
etjeran per ex. .., Api Kartini menerima karangan dari luar, dari siapa sadja jang me- naruh minat. Karangan harus ditik diatas kertas jang tidak timbalballk, karangan jang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai de. ngan perangko.
ISI:
hal. Surat dari Redaksi
Persetudjuan dengan Bung Karno ...... 2
Surat dari Ibu ……………… 4 Dapur pendidikan anak2 Sumbangan wajnita sedunia pada djamann,a 6
Peranan air susu ……………
Albania bebas dari penindasan fasis ...... 10
Berita dari sana sini / Djawaban Redaksi ... 11
Motif2 saputangan 12 Rok anak2 (3 th) … 13
Masak-masakan 14 Dari Daerah Pahlawan Wanita .. 15
7 November dan wanita Sovjet 18
Dari nenekmojang kita 20
Mariani mati dalam pelukan ibunda .... 21
Film Peristiwa Tjikini" 22
Hati Nurani … 23
*
Tarip iklan : 1 pagina… Rp. 600.— pagina 400. 1 pagina … 250. 1/8 pagina… 150 Kontrak: 6 × muat, rabat 10% 12 × muat, rabat 15%
Keterangan gambar kulit muka : Bunga teratai
SURAT
DAR!
REDAKSI
Api Kartini kali ini mengadjak para pembatja sedjenak meng- heningkan tjipta untuk memperingati Hari Pahlawan — 10 Nopember — dan menghormati djasa para pahlawan tanahair jang telah mendahului kita.
10 Nopember 1945 adalah hari perluwanan putra-putri Indone. sia terhadap pendjadjahan, untuk menjelamatkan tanahair jang pada waktu itu baru sadja diproklamasikan kemerdekaannja, dari penjerbuan litjik kaum kolonialis Belanda jang membontjeng pasukan Inggeris mendarat di Surabaja.
Kaum wanila dengan bangga memperingali peristiwa ber- sedjarah ini; tidakkah 10 Nopember '45 membuktikan kepahlawanan Rakjat Indonesia dan ketegasannja dalam menolak pendjadjahan? Tidakkah terbukti pada waktu itu bahwa kaum wa- n&t bahu membahu dengan kaum prija berdjuang, baik jang madju kegaris depan memanggul senapan, masuk barisan Pa. lang Mērah, maupun jang digaris belakang, di-dapur2 umum? Kita memperingati Hari 10 Nopembèr untuk memupuk kem- bali semangat kepahlawanan kita dalam meneruskan perdjuang- an dan menjelesaikan revolusi 17 Agustus '45 sampai ketudjuan nja ialah masjarakat Indonesia jang adil dan makmur.
Sebagai ibu, kaum wanita Indonesia emperingati Hari Pahlawan dengan mendjuruskan perhatiannja terutama pada masa- alah pendidikan anak2 kita. Hari Pahlawan sekali lagi meng- ingatkan kaum ibu akan tugasnja untuk mendidik anak2 kita agar mereka kelak mendjadi patriot2, palawan2 bangsa.
Marilah tugas ini kita djalankan dengan penuh rasa bangga dan tanggungdjawab, sebagai pewaris tjita2 Kartini kaum wanita Indonesia pantang mundur dalam mendidik anak2nja sesuai dengan idaman dan tjita2nja, ialah pahlawan2 pembina tanahait Indonesia jang adil dan makmur.
Chairil Anwar:
PERSETUDJUAN DENGAN BUNG KARNO
Ajo1 Bung Karno kasi tangan mari kita blkin djandļi Aku sudah tjukup lama dengar bitjaramu, dipanggang atas apimu, digarami oleh lautmu
Darl mula tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah kedepan berada rapat disisimu Aku sekárang api aku sekarang laut
Bung Karno1 Kau dan aku satu zat satu urat Dizatmu dizatku kapal2 kita berlajar Diuratmu diuratku kapal2 kita berlajar Diuratmu diuratku kapal2 kita bertolak & berlabuh
Dari: Kerlkil tadjam.
SURAT DARI IBU
Nining kasih, dan Adi sajang.
Achir2 ini Kediri sangat panas. Musim hudjan belum djuga datang, udara saigat kering, dan rasanja sukar orang menarik napas jang segar. Semua orang merindukan hudjan. Dan bila hu. djan datang nanti, dan semua meıdjadi segar, alangkah baiknja pemandangan disini. Kau tahu, ibu senang kepada pemandangan bunga2 ta nam2an dan burung2 jang njanji merdu me njongsong pagi hari; permulaan hari kerdja dimulai dengan keriangan alam. Keadaan ibu sendiri sehat2 sadja, hanja ka- dang2 merasa lesu kalau banjak angin jang meniup keras dan kering itu. Bagaimana keadaanmu ? Nining apakah anak2 sehat2. Djagalah kesehatan mereka baik2. Peli- kara makannja sedapat mungkin tidak usah dengan barang jang mahal, tetapi jang berguna dan mengandung vitamin. Ingatlah, bahwa ini zaman sukar, kemahalan djuga terasa amat di- tempat ibu, tetapi kurang baik kalau kita selalu mengeluh dan mempersalah sadja, lebih baik kita berbuat untuk mengatasi kesukaran2 itu. Nining dan Adi, disini ibu diminta duduk dalam panitya untuk memperingati hari 10 No- ember, hari Pahlawan. Ibu hanja duduk sebagai penasehat sadja, karena ibu su!ah tia. Pemerintah dan kita semua memperingati hari itu, untuk mengelangkan betapa besar artinja hari itu bagi kita, sebagai bangsa jang telah ke- hilangan banjak sekali putra2nja, waktu perta- ma kali bangsa Indonesia dengan pertumpahan darah mesti meinpertahankan pegara dan bang sanja. Harus bertempur dengan orang Inggeris dan Belanda dan orang2 asing lainnja Jang menghendaki lenjapnja kita, sebagai bangsa dan mau kembali mendjadikan kita daerah djadja- han." Itulah utjapan masmu waktu dia berang- kat untuk ikut berdjuang. Kata2 masmu ini sudah mendjadi satu dengan ibu, tidak dapat lagi ibu lupakan, karena terlalu sering ibu ulang2, mungkin karena kata2 itu diutjapkan masmu pada malam terachir, waktu hendak meninggal- kan kita untuk selama-lamanja. Dan memang be- narlah utjapan itu, tidak tjuma2 pemuda2 kita melawan musuh pada hari 10 November itu, mes- kipun banjak korban jang djatuh dan masmu sendiri tidak dapat kembali lagi ketengah-tengah kehidupan, dan meninggal karena luka-lukanja jang berat 3 hari kemudian. Untuk apakah mereka itu mati ? Nining dan Adi, apakah artinja membela nusa dan bangsa ? Anak2ku banjak se
kali artinja, tentu. Ibu tidak usah meniup-niup serta mengunjah-ngunjah lagi disini, sudah sangat sering disebutkan dan anak2 sendiri tentu- nja sudah faham sangat akan maksudnja. Jang hendak ibu pesankan kepadamu berdua ialah, tjintailah negara dan bangsamu ini, karena kita tidak akan mempunjai kerelaan jang se. besar-besarnja untuk mempertahankan sesuatu, djika kita tidak mengenalnja dan selandjutnja menghargainnja dengan sungguh2. Kenalilah, negaramu dengan gunung dan laut2(ja, dengan sungai dan hutan2nja, dengan kampung dan kota2nja. Kenalilah bangsa Indonesia jang ter- diri dari banjak suku itu, suku Batak, suku Mi- nangkabau, suku Maluku, dan lain2 banJak lagi dengan matjam2 utjapan kebudajaan sendiri2. tetapi jang satu sama lain erat hubungarnja. Betapa bagus kain songket Silungkang, kain batik dan tjap dari Djawa, ukiran2 dari Bali, perhiasan2 buatan daerah2 jang makin merata diseluruh Indonesia. Dqrgarlah betapa merdu njanjian dari Batak itu Tja, Tja, maritja dari Maluku serta O, Ina ni Keke dari Minahasa. Alangkah baiknja semua ini, Djika kau batia buku R.A. Kartini, akan kau dapati, bahwa se- djak dahulu R.A. Kartini sudah mengimpika. akar kebaikan kebudajaan kita bangsa Indonesía, djika pada waktu itu, tidak di-sia2kan oleh bangsa pendjadjah. Dan R.A. Kartini tidak tingga! diam, beliau mendjerit menuntut keadilan bagi bangsa Indonesia. Ternjata suara beliau tidak sia2, sekalipun hanja dapat berbuat dengan kekuatan jang terbatas dan dalam keadaan jang sangat ditekan. Anak2ku usiamu masih pandjang, lebih pandjang dari ibu; kita tidak dapat mengukur usia memang. Tapi sudah terang bahwa usia ibu tidak dapat ditambah dengan 50 tahun lagi. Dan sekalipun ibu dapat mentjapai usia jang tinggi itu, toh ibu sudah sangat pikun ,sehingga tak dapat berbuat apa2 lagi. Pesan ibu, pergunakanlah waktu jang ada di- depanmu itu dengan sebaik-baiknja, urtuk me- njelesaikan apa jang telah dimulai oleh masmu serta teman2nja jang terputus kekuatan dJuang- nja karena gugur pada hari 10 November. Mereka satu per satu mungkin telah lama di- lupakap, tapi apa jang mereka perbuat ialah dar- ma pahlawan apa jang mereka mulaí akan hidup terus dan djanganlah kau sia-siakan tahun2 jang kau djalani dengan hidup jang iseng. Berilah hi- dupmu isi sebagaimana jang telah diperbuat oleh mereka jang meninggal pada hari 10 November.
Ibu jang tjinta
R.
DAPUR PENDIDIKAN ANAK
Mulai nomor ini ,Api Kartini" menjediakan nuangan tanja djawab meng- enai soal pendidikan anak2. Maksudnja untuk memberi kesempatan kepada pembatja, mengadjukan pertanjaan2 sekitar kesukaran2 jang dihadapi berhu- bungan dengan kelakuan anak-anaknja dan kesukaran pelaksanaan pendidikan. Kenjataan dalam rumah² tangga, banjak ibu² jang djengkel, jang mendjadi marah, putus asa dsb, disebabkan tidak dapat mengatasi kenakalan anak-anaknja. Dan ini terkadang ménimbulkan ha!? jang tak diharap. Jang njata sadją pikiran ibu mendjadi terganggu. Antara ibu dan anak tak ada saling penger- tian. Sehingga dalam satu rumah seakan-akan didiumi oleh orang2 asing, jang tidak mengenal satu sama lain. Untuk memetjahkan soal jang sulit itu, sjarat pertama : ibu harus mengenal sang anak. Bukan sadja mengenal sebagai biasa, akan tetapi jang sangat perlu, mengenal djiwa sang anak. Anak bukanlah barang, bukan pula binatang piaraan. Akan tetapi manusia ketjil, jang mempunjai djiwa sendiri, jang lain dari djiwa makluk2 lainnja. Djiwa itu mempunjai proses pertumbuhan sendiri, mempunjai aktivitet sendiri, mempunjai kemauan sendiri. Segala tindakan2 sang anak, adalah komando dari si-djiwa. Dari itu, bila si-ibu mengenal djiwa anaknja, maka akan tahu, mengapa anak terkadang bertindak begini, terkadang begitu. Mengapa anak rewe!, mengapa gembira, mengapa penurut dan mengapa kepala batu. Dengan pengetahuan ini maka sikap ibu terhadap anak, tidak keliru. Anak itu memerlukan kemerdekaan, untuk pertumbuhan djiwanja. Akan tetapi, dia djuga memerlukan pengawasan, batasan? jang lajak, untuk mendjaga, djangan sampai ia tergelintjir kedjurang kebinasa- an, karena salah mempergunakan kemerdekaannja. Dimana letak batas itu? Inilah djawaban jang akan diberikan oleh ilmu djiwa anak2 !
Redaksi.
Nj. Sutikno, Klaten.
Saja sudah mempunjai anak tiga. Jang besar umurnja 4 th., sedang jang paling ketjil baru 1 th. Dengan anak2 jang ke-2 dan ke-3 saja tidak mempunjai kesukaran2, tetapi dengan anak jang pertama (djustru jang besar !) sampai sekarang masih be'um dapat mengatasi ke-rewelann'a. Dalam segala hal mintan,a sela'u diperhatikan dan ditemani. Bagaimana saja harus bertindak?
PETUNDJUK RUMAH TANGGA
- Bekas2 bier (biervlekken) dapat Sdr. hilangkan dengan tjampuran spiritus dan air.
Djawaban: Pada umumnja anak2 sampai umur 5 th. itu tidak rewel atau nakal sebagaimana dikatakan oleh kebanjakan orang tua. Anak itu mempunjai wataknja sendiri-sendiri se. hingga tentu sadja tidak dapat disamakan. Baiklah Sdr. periksa, apakah pada waktu anak jang pertama itu masih ketjil — sebe- lum ada adiknja — tidak terlalu dimapn- djakan". Hal jang biasanja dilakukan oleh kebanjakan orang tua pada anak jang pertama karena belum berpengalaman dalam mengasuh anaknja. Sehingga mendjadi ke- biasaan si anak untuk selalu diperhatikan. Sebab jang kedua jang mungkin menjebab- kan kerewelannja adalah kesehatannja. Apabila sebab jang pertama terdjadi, maka baiklah Sdr. dengan sabar, sedikit demi se- 'dikit mendidik anak Sdr. supaja dapat main sendiri dengan adik2nja. Dan ini akan ku- rang, apabila ia sudah mulai masuk taman kanak2 karena dapat bergaul dengan anak2 lainnja.
★
Nj. Djauhari, Tasikmalaja. Anak saja umur 3 th. Tetapi berlainan denga7 anak2 tetangga saja jang sebaja umurnja, anak saja itu serba takut. Apalagi kalau kebetulan listrik tiba2 mati, sampai mendjerit malahan dalam tidurnja ia masih mendjerit-djerit. Harap nasehat.
- Bekas2 minjak tanah tak usah Sdr. apa2kan, karena minjak tanah mempunjai sifat lekas dapat menguap. Kalau seandainja masih ada djuga lingkaran2" jang ketinggalan, baiklah Sdr. hilangkan dengan tetra atau bensin-tjutji- jang dapat Sdr. beli di rumah-obat.
Djawaban: Rasa takut pada anak2 dapat kita li- hat dalam berbagai bentuk. Anak bisa mera- sa takut dalam keadaan gelap; bisa takut pada orang jang belum dikenalnja, bisa djuga takut pada benda jang aneh, atau pada bi- natang. Kewadjiban Sdr. adalah mengenal sifat si. anak. Apakah ía halus perasaannja, atau tidak. Untuk anak2 jang berperasaan halus, tentu lebih memerlukan kebidjaksanaan orang tua. Djanganlah sekali-kali anak itu dibentak-bentak kalau sedang mqiangis ke- takutan. Adjaklah ia berbitjara supaja me- ngerti dan dari sedikit demi sedikit menghi- langkan rasa-takutnja. Dan djangan pula anak itu ditakut-takuti apa bila ia tidak menurut kehendak orang tua. Jang penting: pendidikan anak harus dimu- lai waktu ia baru lahir !
*Apabila batu-tulis anak2 kita sudah berminjak sehingga tak dapat lagi ditulisi — karena li- tjinnja —, maka dapat Sdr. usap atau digosok dengan sedikit larutan tjukak.
- Barang2 dari nikkel jang sudah surami keli- hatannja, dapat bersinar kembali apabila Sdr. gosok dengan air-kentang. Sesudahnja digosok lagi dengan bubuk-kapur jang halus (disaring kalau perlu).
- Pantji2 aluminium dapat bersinar bersih apabila Sdr. gosok dengan bubuk-kapur atau sabun dengan abu gosok. Kalau sudah bersih ditjutji dengan air sabun suam2 kuku. Kemudian ditjutji dengan air sampai bersih.
- Seterika jang sudah mulai karaten dapat Sdr. bersihkan dengan djalan membersihkan karat- nja dengan kertas aplas. Kemudian digosok dengan gosok-kuningan.
S.A.
#
Sumbangan
Wanita Sedunia
KEPADA
DJAMANNJA
Salahsatu pemandangan dikota Praha
Ádalah sangat menarik perhatian untuk men- dengarkan sedikit tentang sidang Biro Gabungan Wanita Demokratis Sedunia, GWDS. Sidang ber- langsung dikota Praha. Hanja dua hari tetapi tjukup interesan dan menggembirakan. Tak ha nja mereka jang bersidang jang mempunjai perhatian penuh dan bergembira, tetapi djuga kaum wanita lebih dari seratus negeri ikut serta mem- perhatikan dan mengharapkan keputusan2 jang berguna bagi kepentingan' kehidupan.
Kota Mas, Praha jang sudah mqnghadapi mu- sim-rontok masih terlihat indah, bunga2 jang menghias seluruh kota másih segar terpandang. Wanita2 Tjekoslowakia jang sudah tergabung di Komite Wanita berdujun2 kesetasiun dengan buiga2 jang warna-warni untuk mendjemput rombongan GWDS jang datang dari Berlin, di. mana madame Cotton beserta pula. Kereta-tjepał berhenti. Sedjenak menggelora rasa persahaba- tan Internasional. Peluk, tjium dan tawa jeng mesra menghangati seluruh rongga dada.
Gedung Komite Wanita jang megah dan artis. tik telah diatur rapi. Pada waktu jang tepat me- nurut atjara sidang Biro dimulai. Madame Cot ton dengan pidato pembukaannja memperingat- kan kepada kaum wanita, menekankan kepada katanja, apa tugasnja kaum ibu dalam situası seperti sekarang ini, terutama apa sumbangannja jang konkrit terhadap perdjuangan untuk menjelamatkan anak2 dari bahaja peperangan, demi- kian djuga apa sumbangannja kaum wanita sedunia terhadap situasi sekarang jang ditandaı oleh kemadjuan2 jang besar dalam usaha untuk mentjiptakan perdamaian dan usaha uptuk menjelamatkan umat manusia dari mala-petaka hidup jang mengerikan. Peperangan modern dengan atom dan pnuklirnja. Dari seluruh pidato, mulai dari Mme Cotton, Mme. Andrea Andreen, hingga Mme. Nina Popova, menjatakan kehangatannja terhadap kemadjuan-kemadjuan penting dari hubungan dua negara besar Sovjet Uni dan Amerika Serikat jang diwakili oleh
Kepala-kepala Negara, P.M. Khrustjov dan
Presiden Eisenhower. Tukar menukar kun- djungan, usul P.M. Khrustjov tentang perlu- tjutan persendjataan total, hingga KTT, semua anggota Biro GWDS menjatakan keinginan dan pendapatnja dengan formulasi2 sederhana, djelas, dan mengandung sesuatu langkah jang positif. Seluruh anggota Biro berkehendak, bahwa ka-
um wanita sesuai dengan fungsinja dalam kehi-
dupan masjarakat adalah dinjatakan sebagai
pembela hidup dari seluruh umat manusia. Kaum
wanita sebagai Ibu dari kehidupa7 mempunjai tugas utama dalam usaha untuk menjelamatkan anak2 dan generasinja.
Sidang Biro jang mewakili kehendak kaum wanita dari lebih seratus negeri ini telah menja- dari sepenuhnja, bahwa tiap2 langkah dalam perdjuangan harus disesuaikan dengan keadaari jang dihadapinja. Dalam taraf seperti sekarang ini, perlu dipikirkan bagaimana perdjuangan harus dilantjarkan. Langkah apa jang diambil harus berdasarkan sjarat2 jang ada, agar persoalan dapat dipetjahkan.
Soal wanita bukanlah hanja se-mata2 tentang perdjuangan untuk hak2 wanita, tetapi adalah berangkai dengan soal2 jang lain dan lebih hakiki lagi, jalah soal kemerdekaan nasional; demokrasi dan perdamaian. Kaum wanita tidak akan berbitjara tentang-hak2 wanita jang penuh, djika kemerdekaan nasiqnal tidak ada. Dan pula, tidak akan bisa berbitjara bagaimana kehidupan jang baik bisa diwudjudkan, djika dunia telah terdjangkit peperangan. Karena itu adalah ber-arti bahwa perdjuangan untuk perdamaian djuga perdjuangan untuk kemerdekaan nasional, untuk kehidupan anak2, hak2 wanita, dan untuk kebahagiaan hidup sepenuhnja.
Dasar jang satu ini telah dipasang sebagat
batu dasar dari pembangunan perdjuangan wanita seluruh dunia. Kaum wanita sedunia tidai, mau mendjadi penjokong jang pasif dari penje lesaian masalah internasional jang urgen jang bahajanja dihadapi oleh seluruh umat manusia. Karena itu dipandang bahwa soalnja sudah djelas, menjokong penuh terhadap adanja perundingan negara2 besar untuk menjelesaikan per. sengketaan dunia, dan terutama mangenai per sendjataan atom dan pengachiran perang dingin jang menggelisahkan hati manusia. Termasuk penjelesaian soal -Berlin jang masing2 Negara Besar Uni Sovjet dan Amerika Serikat telah me- ngakui keadaan Berlin tidak normal. Adalah baik sekali djika penjelesaiannja dengan perundingan dan mengadjak Rakjat Djerman jang telah di, hantjur leburkan oleh perang fasis Hitler itu ber, bitjara bersama. Perasaannja Rakjat Djerman sudah berulang kali dan terus menerus dinjata- ka dimana sadja, djuga demikian pula kaum wanitanja dalam sidang Biro itu, bahwa Rakjat Djerman baik mereka jang di Timur maupun jang di Barat menghendaki persatuan, perdamaian kemerdekaan nasional, dan tidak mau mengulapng perang, lebih2 perang atom. Karena soalnja telah djelas semua, maka soal perlutjutan sendjata adalah soal penting dan mutlak adanja, demi perdamaian dunia. Untuk itu perlu adanja perundingan tingkat tertinggi. Kaum wanita berpen- dapat sama, dan perlu diluaskan keseluruh negeri. Pertanggungan djawab kaum wanita terhadaji persoalan jang prinsipiil untuk hidup ini perlu dinjatakan. Disetudjui adanja suatu sidang inter-
nasional. Sidangnja kaum wanita, Dari sini akar lebih dilantjarkan lagi kehendak kaum waníta da lam menghadapi keadaan seperti sekarang ini Persiapan perlu segera diatur oleh kaum wanita jang telah mendjadi pelopor perdamaian. Bagi kaum wanita Indonesia, tidaklah mendjadi soal baru. Perdjuangan untuk perdamaian telah satu dengan perdjuangan untuk kemerdekaan nasional, hak2 wanita dan anak2. Karena itu sudah ada kejakinan bahwa kontribusi wanita Indonesia nanti djuga akan tertjermin dalam sidang wanita internasional itu. Kita bersama jakin kira- nja. Lebih2 jakin lagi djika kita mengingat ide Ibu Kartini ditahun 1901, Ibu Kartini diwaktu itu pun sudah mengutuk adanja peperangan kapitalis- me di Afrika. Ibu Kartini menggambarkan, betapa korban telah menderita dalam peperangan berda- rah itu, anak piatu, djanda, luka2 dan mereka jang mati, semua adalah korban ketamakan Ing geris jang tak mengenal batas. Dirintis dari sedjarah, wanita Indqnesia betul2 akan mempunjai kekuatan jang besar dalam per, djuangan untuk kehidupan ini.
Banjak hal jang telah dibitjarakan, tetapi jang pokok tinggaliah satu disamping soal perdaman an, jalah soal sokongannja jang penuh terhadap rentjana Peringatan Hari Setengah Abad 8 Mare. Hari Wanita Internasional. Hari jang besar ín akan ber-sama2 dihadapi oleh kaum wanita sedunia. Negeri2 baru muntjul dengan gajanja jang baru, gaja jang memberi harapan hari depan. Di bepnua Asia, Atrika dan Latin Amerika. Alangkah indahnja dunia ini, djika seluruh kaum wanitanja telah bangkit bersama dengan kaum lelaki dalan masjarakat jang terus berdjuang untuk keinda han hidupnja. Biro menjerukan pada seluruh wa nita untuk berusaha se-keras2nja, agar Peringat an itu mendjadi gelanggang umum jang memı- punjai arti penting dalam sedjarah dunia modern ini.
Biro jang disusul dengan sidang Council, di mana telah hadlir 51 negeri dari semua benua ini lebih mengesan lagi. Sdr.2 Umi Sardjono dan Mudikdio telah menghadliri sesudah kundjungan nja ke India dan Tiongkok sebagai Wakil GWDS.
Sidang jang berachir dengan salam persaha-
batan hangat memberi kesan jang tak mudah di- lupakan. Delegasi berpisah, tetapi dalam hati dan tindakan mereka bersatu padu.
Sulami.
Peranan Air Susu"
Makan adalah sjarat hidup jang utama dan ini kita ketahui bersama. Adapun Kabinet Kerdja sekarang mengutamakan sandang-PANGAN" sebagai pro- gramnja. Air-susu dalam hal ini SUSU PERAHAN (SAPI)" merupakan saiu diantara ribuan djenis bahan makanan. Banjaknja djumlah bahan, enaknja rasa dan ma, halnja harga belumlah mendjadi djaminan tingginja NILAI ditindjau dari kepentingan tubuh (kesehatan). Sudah sejogjanja kalau kaum wanita mengetahui serba sedikit tentang pengetahuan nilai bahan makanan. Kali ini kita sadjikan peranan air-susu.
SUSUNAN AIR-SUSU
Air susu sapi murni rata-rata mengandung:
a. Air … …… 88%
b. Zat putih-telur (protein) 3,7%
c. Zat lemak (vet, gemuk) .3%
d. Zat gula-susu (lactose).4,3%
e. Garam2 pelikan (mineral) .. 0,7%
f. Fermen2, vitamin A,B,C,D dan beberapa jang
lain dalam djunlah ketjil
GUNANJA BAGI TUBUH
Jang dimaksud dengan zat makanan atau sari- makanajn ialah bagian makanan jang sudah senı- purna ditjerna oleh tubuh dan siap untuk diisap dan dipergunakan oleh tubuh.
Zat putih-telur ialah zat makanan jang paling penting, karena sel2 tubuh kitapun sebagiajn besar terdiri dari zat putih telur. Djadi zat puti telur merupakan elemen pokok untuk pertumbu han, mengganti dan menambah sel2 tubuh.
Zat lemak dan gula-susu peranan utamanj íalah sebagai sumber tenaga, djadi merupakan sjarat untuk bekerdja. Atau dengan istilah umun ia merupakan sumber calori jang utama.
Mineral sangat perlu untuk enda? darah, ke lendjar dan jang utama untuk pembuatan rang- ka, tulang-belulang.
Fermen sematjam zat jang sangat diperlukan
tubuh untuk melantjarkan pentjernaan makanan. Djadi dari bahan makanan untuk dapat mewu djudkan dan memisahkan zat putih telur, ieman dlsb. jang sangat perlu untuk tubuh tidak akan berdjalan sebagaimana mestinja TANPA adanja fermen. Vitamin ialah suatu zat pula jang walaupun dalam djumlah sedikit tetapi sangat diperlukan oleh tubuh. Kalau tubuh kekurangan suatu ma- tjam vitamin tertentu maka akan ada kelemahan (penderitaan sakit )tertentu pula. Suatu misal kekurangan vit. A mengakibatkan a.l. sematjam
penjakit mata, vit. B. menjebabkan beriberi
dlsb. Pada makanan apa sadja vitamin terdapat banjak dan akibat apa sadja kekuraıgan masing2 vitamin, kami kira semua ítu memerlukan artikel tersendiri.
Dr. Poerwo-soedarmo seorang ahli makanan rakjat dalam karangannja pada Almanak Per- tanian 1953 mengibaratkan vitamin itu seperti minjak (gemuk), sedang tubuh itu seperti sepeda. Maksudnja, kalau sepeda itu tanpa minjak akan sulit digerakkan atau sekurang-kurangnja walaupun dapat berdjalan akan-terdjadi kesere- tan2 jang akibatıja akan lekas rusaknja sepeda itu sendiri.
Kesimpulannja air-susu memiliki zat2 makanan jang SERBALENGKAP dan masing2 dalam DJUMLAH BESAR serta semua itu dalam ke- adaan MUDAH-TJERNA, dan inilah letak keisti- mewaan susu jang tidak akan terdapat pada bahan makanan lain. Nilai ini bertambah besar
lagi karena susu mengandung pula ANTI-STOF jaitu suatu zat daja penolak penjakit jang dalam batas2 tertentu menambah kemampuan tubuh dalam menggulung komplotan penjakit jang akan menjerang tubuh kita. Kesempunnaan jang demikian ini adalah wa- djar sesuai dengan fungsi-alamnja dimana susu dihasilkan oleh induk machluk jang belum sem- purna peralatannja dan perlu pertumbuhan mem besar.
HARGA BANDINGAN AIR-SUSU SEBAGAI BAHAN MAKANAN.
Diatas kami utarakan bahwa harga jang tingg (mahal) itu belum berarti terdjamin tinggi nilai- kesehatannja. Sebaliknja, nilai-kesehatan jang tinggipun baru mempunjai arti jang baik kalau harga bahannja tidak-mahal. Bagaimana dengan harga air-susu sebagai makanan? Marilah kita bandingkan dengan beberapa bahan makanar jang lain. Tiap2 satu liter susu-murni (bukan susu ka- leng/tepung) dapat menimbulkan 670 calori. Hal ini hanja bisa dipersamakan dengan 500 granı (½ Kg) daging sapi atau 9 butir telur ajam. Kalau ini dinilai dengan mata uang menurut harga2 kota Balikpapan) terdjadilah perbandingan demikian:
— 1 liter susu-murni a Rp. 11.— .... Rp. 11.—
— 500 gram (½ Kg) daging a Rp. 40.— per kg. ……… Rp. 20.— — 9 butir telur a Rp. 2.— .. Rp. 18.-- Djelaslah bahwa susu mempunjai harga-bandingan jang paling murah. Kalau kita hitung pula nilai vitamin, fermen dlsb maka akan lebih menondjol lagi murahnja harga bandingan air susu. Penulis jakin walaupun harga susu, daging dan telur tiap kota berlainan, harga bandinigan susu akan masih tetap murah. Dipersilahkan pembatja membuat perbandingan dengan tjon- toh diatas.
dibersihkan berar2 sebelumnja, lebih utama kalau ditjutji dengan air masak. Sedang untuk meng hindari kemungkinan adanja kuman2 penjakit tjukup direbus sebelum diminum. Tjara merebus hendaknja djuga djąngan terlalu mendidih betul, djadi djangan sampai mendidih naik keatas. Kerugiannja kalau susu dipanasi terlalu tinggi djuga akan mengurangi nilai zat2 makanannją. Sekali lagi merebusnja ini hanja sekedar mele- mahkan kuman2 susu, andai kata ada, djangan terlalu masak. Ada pula tjara lain agar tidak panas jaitu dqrgan merebus bertingkat, jaitu direbus dalam air jang dipanaskan, djadi tempat susunja tidak langsung berhubungan dengan api. Demikianlah tentang peranaı air susu, dan sungguh utama diandjurkan minum susu teruta- ma bagi anak2, pekerdja berat, olahragawan, se- seorang jang sedang menderita sesuatu penjakit dan mereka jang landjut usianja.
Esthi Noesantri
PETUNDJUK MENJIMPAN DAN MEMASAKNJA Begitu baik zat2 makanan jang terkandung dalam susu, sehingga bukan sadja baik bagi tubuh, tetapi djuga memungkinkan untuk tempat perkembang-biakkan beberapa matjam kumanz penjakit. Disamping itu susu djuga sangat mu- dah terkena bau busuk dari sekelilingnja. Untuk menghindari adanja bau jang djuga akan meru- sak susunan susu, tempatnja atau botolnja harus
+米+米日米四+米5米→米四米四米米 PENGUMUMAN Untuk memudahkan dja- lannja administrasi, kami harap supaja para langganan mengirimkan uang langganannja langsung ke- pada alamat administrasi Api Kartini : Kramat V/7, Djakarta Kotakpos 2522
★ Sudahkah saudara berlang- ganan API KARTINI? x Sudahkah saudara meme- nuhi uang langganan?
RALAT:
Api Kartini No. 5 Rubrik : Masak-masakan Kuwih Bulan Dari Katjang Bahan2nja : tjampuran soda caustik dengan air 1:6 s e h ar usn j a : soda tjair. 个米个日十米个白个米十日小米个日个米个日个米个日个米个日个米个四个米个白个米
,
ALBA.NIA BARU
Tgl. 29 Nopember adalah hari jang kini diperingati oleh segenap rakjat Albania setjara besar2an. Pada tanggal inilah 14 tahun jang lalu, melalui perdjuangan jang gagah berani dari seluruh rakjat dan dengan bantuan setia dari Tentara Sovjet, kaum penindas fasis Djerman dapat dipukul mundur dari Albania. Sebagai suatu negeri jang ketjil dan hanja berpenduduk 1 djuta, Albania adalah salahsatu negeri di Eropa Timur, jang paling kurang dikenal ditanah air kita .Padahal kalau ditindjau sedjarah dan tjiri2 lainrja, akan bisa kita temui persamaan2 djuga. Albaniapun periah dikuasai kekuasaan asing dan penduduknja sebagian besar ber- agama Islam. Dari suatu negeri pertanian jang terkebelakang, negeri jg banjak tandusnja, dgn rakjat jg tadinja sebagian terbesar hidup dari menggembala, setelah perang Dunia ke-II dan sedjak pemerintahan Rakjat didirikan disana, telah muntjul suatu Albania Baru, jang kini mempunjai industri dengan alat2 modern. Kaum wanita Albania jang sebelum perang masih harus menu- tup rapat mukanja dengan kudung, jang mendjadi korban dari ke- bodohan dan kedudukan jang sangat rendah, dalam masjarakat kini berlomba dengan saudara2nja di-lain2 negeri demokrasi Rakjat untuk mentjapai makin banjak sukses dalam produksi, dalam kema- djuannja disegala lapangan. Dalam suatu penerbitan chusus madjalah Albania Baru" tahun 1958 jang memberi gambaran tentang Wanita di Albania", dapat kita djumpai beberapa angka jang dengan djelas menundjukkan ke- madjuan besar jang sudah ditjapai wanita Albania sampai sekarang. A.l. bahwa kini 3 djabatan Menteri Muda dipegang oleh wanita. 2.000 wanita mengambil bagian dalam pemerintahan didaerah sampai ke-desa2 termasuk mereka jang bekerdja sebagai hakim atau pembantu hakim pada pengadilan2 rakjat. Sebelum perang di seluruh Albania hanja 668 wanita bekerdja diluar rumahnja. Dalam tahun diterbitkannja nomer chusus madjalah tsb. sudah ada 32.327 wanita jang bekerdja di-pabrik2, dilapangan pendidikan, kesehatan, pertanian dsb. Gadis2 Albania djaman sekarang hidup lebih berbahagia dari ibunja dahulu. Sebelum perang, hanja sepertiga dari anak2 jang ljukup umur untuk bersekolah, dapat ditampung di-sekolahan2. Sekarang terdapat wadjib beladjar bagi tingkatan sekolah Rakjat. 4 Tahun jang lalu 94% kaum wanita butahuruf. Dalam tahun 1938, untuk seluruh Albania hanja terdapat satu rumah bersalin, pada th. 1958 sudah terdapat 72 buah. Dalam tahun 1938 Albania tidak mengenal tempat2 penitipan anak, sekarang di- tiap2 kota sampai jang ketjilpun sudah terdapat tempat penitipan anak2 bagi kaum ibu jang bekerdja. Deınikianlah gambaran singkat dari Wanita Albania Baru, setelah pemerintah Rakjatnja segera sesudah didirikan, mentjantum- kan persamaan hak bagi laki dan wanita Albania dalam Undang2 Dasarnja jang pertama. * HARI KEMERDEKAAN YUGOSLAVIA Tanggal 29 Nopember adalah djuga hari jang di Yugoslavia di. peringati sebagai hari kemerdekaan, hari pembebasan dari penin- dasan fasisme Djerman. Kiranja djuga tidak asing bagi kita tjerita2 kepahlawanan. tjerita2 gerilja wanita ,pendeknja tjerita2 kebang- kitan rakjat Yugoslavia seluruhnja jang dengan bantuan Tentara Sovjet dapat mengalahkan dan mengusir kaum fasis Djerman dari lanahairnja.
DJAWABAN DARI REDAKSI
Sdr. Murti Sunardjo Djokjakarta Redaksi telah menerima surat sdr jang mem. perhatikan isi Api Kartini serta memberikan sa- ran2nja. Sebagaimana usul sdr. maka dalam nomer ini kami isi dengan potong memotong tentang pakaian anak. Terimakasih.
Sdr Srihartien Malang Terimakasih atas kiriman surat sdr. dan usuį sdr. kami perhatikan. Adapun bahan2nja kini sedang ditjari.
,dr. Hasanah Abdullat Palembang. Redaksi telah menerima kiriman artikel sdr. dan kini sedang dipertimbangkan. Kami harap supaja sdr dengan tidak djemu2nja mentjari ba. han2 sematjam itu atau lainnja jang akan menambah pengetahuan para pembatja terutama untuk rubrik : Mengenal tanahair. Terimakasih.
BERITA DARI SANA SINI Pada tgl. 20 November 1959 atas usaha Panitia Peringatan Setengah abad Hari Wanita Internasional telah diadakan pertemuan perkenalan berdirinja Panitia Setengah Abad dan programnja dengan organisasi2 wanita, tokoh wanita, anggota2 wanita Parlemen, Depernas dan isteri2 da. ri perwakilan2 luarnegeri di Djakarta, se. perti dari Inggris, Kanada, Malaja, RRT, Rep. Dem. Korea. Rep. Dem. Vietnam, Jugoslavia, Bulgaria, Polandia, Pakistan, Rumania. Hadlir pula Njonja Leimena, Sudibjo, Suharjo. Dalam pertemuan tsb. berbitjara Nj. A. Hidajat jang mengutarakan berdirinja Panitia Setengah Abad, tentang perdjuangan wanita dalam 3 tingkatan, serta rentjana program Panitia dalam menghadapi Peringatan bersedjarah besuk pada bulan Maret 1960. Pertemuan tsb. ditutup dengan ramah tamah. e Pada tgl. 5 Desember 1959 Nj. A. Hidajat akan menghadliri Panitia Internasional Setengah Abad Hari Wanita Internasional jang akan diadakan di Kopenhagen untuk membitjarakanperkembangan aktivitet serta rentjana2 konkrit Setengah Abad. 学 Pada bulan November ini ber-turut2 kapal ilmiah Vitjaz, Zarya dan kapal Armada Pasifik URSS telah mengundjungi Indonesia. Kapal Armada Pasifik URSS adalah memenuhi undangan ALRI jang mendapat sambutan jang luarbiasa dari Rakjat Indonesia. Ini semua menundjuk kan betapa makin kuatnja persahabatan antara RI dan URSS. Gabungan Wanita Demokratis Kamerun di Kairo menjerukan kepada. wanita dise- luruh dunia jang, mengandjurkan mereka dan semua Rakjat dan organisasi jang tjinta damai dan kebebasan supaja men tjegah tindakan2 Amerika Serikat jang menjediakan sendjata2 bagi kaum kolonialis Perantjís guna membunuh Rakjat Kamerun setjara besar-besaran dan suatu pertjobaan untuk membuat Kamerun mendjadi suatu pangkalan militer blok Nato jang agresif. Dalam seruan itu dituntut supaja PBB mengubah pendiriannja agar supaja prin- sip2 dari Piagam PBB dapat dilaksanakan dan Kamerun dapat memperoleh kemerde- kaannja. Keputusan PBB jang se-wenang2 itu telah digunakan sebagai suatu dasar jang sah bagi kaum kolonialis Perantjis untuk menduduki semua lapangan2 terbang di wilajah Kamerun dan membuat lapangan2 udara itu mendjadi pangkalan2 militer se telah Kemerdekaan Kamerun"; demikian kata seruan itu. Rakjat Kamerun sedang hidup dalam teror jang kian hari kian memuntjak. Dekrit2 fasis telah dikeluarkan satu demi satu dan hak azasi kebebasan mengada- kan perdjalanan, berrapat, berorganisasi, penerbitan dan berpidato telah di-indjak2", demikian dikatakan' dalam seruan itu. Hsinhua, Kairo.
Sdr. Nj. S. Martodarusman Solo Kiriman sdr. telah sampai dimedja redaksi dan sebelumnja kami utjapkan terimakasih. Kami djuga gembira bahwa kini makin banjak pemba. tja jang mengirimkan bahan2 untuk menambah isi Api Kartini. Kami mengharap supaja sdr. te- rus berusaha untuk menulis jang akan besar artinja bagi kemadjuan Api Kartini. Kiriman sdr sedang dipertimbangkan oleh Redaksi.
Sdr. Kuswanti Semarang Ruangan sadjak kini makin menarik bagi para pembatja terbukti dengan usaha2 para pembatja untuk beladjar atau mengirimkar sadjak2nja. Ini adalah permulaan jang baik. Kiriman sdr. sedang dipertimbangkan. Terimakasih.
Sdr. Esthi Noesantri Balikpapan Terimakasih atas kiriman bahan. Bahan tersebut adalah sangat berfaedah sekali untuk diketahui oleh para pembatja. Kami harap supaja sdr. selandjutnja mentjari bahan2 lagi untuk menambah pengetahuan dan memperkaja isi Api Kartini,
(.
Motif2 untuk saputangan
Saputangan kini telah mendjadi sesuatu jang
tak akan ketinggalan dalam perlengkapan san- dang. Tetapi dengan naiknja harga tekstil, maka djuga harga saputangan, jalah sepotong ketjil kain itu, djuga turut naik. Jang agak lumajan se- karang harganja sudah Rp. 15,—, sepotong. Maka kalau Sdr. masih mempunjai sisa® kain putih, popeline berwarna polos, atau sisa² kain sutera polos, bahkan djuga blatju, sebenarnja dengan mudah dapat dibuatkan saputangan ketjil. Untuk membuatnja lebih menarik, saputangan ini dapat diberi sulaman ketjil2 dipodjoknja. Untuk ini,
maka seorang pembatja setia Api Kartini jang
mempunjai hobby (kesenangan) untuk mengum- pulkan berbagai motif sulaman dari. madjalah² dalam maupun luarnegeri, telah mengirimkan be- berapa tjontoh sulaman, jang karena bentuknja jang mungil, tepat sekali untuk disulamkan pada saputangan.
Saputangan biasanja berbentuk persegi dan berukuran 25,5 x 25.5 cm. Benang sulaman jang dipakai hendaknja jang berwarna-warni. Sulaman dapat dibuat dengan platsteek, festonsteek
kettingsteek dan steelsteek, seperti Sdr. dapat melihat tjara² membuatnja pada gambar2.
Rok cAnak.anak (3 th.)
Untuk membuat rok anak-anak jang sederhana ini, terlebih dahulu kita membuat pola dasar anak-anak seperti tjontoh diatas ini. Kamudian kita adakan perobahan2 sedikit menurut modelnja. Untuk model jni kita tidak usah membuat lipit pengawakan pada bahu. Bagian jang dismok kita gunting 2 kali lebar bagian itu. Untuk kain2 jang halus misalnja : voile atau sutra dapat djuga dilebarkan 3 kali. Sedang bahunja kita perpandjang untık pitanja.
Sedikit tentang pola dasar anak2. Pola dasar anak2 hampir sama dengan pola dasar orang dewasa. Beda jang terbesar ialah, bahwa garis bahu dimuka diteruskan 2 cm diluar titik pandjang bahu, sehingga kita dapat membuat coupt naad sedalam 2 cm. (sampai anak berumur 3 th., kita tidak menggambar coupe-naad !). Lagi pula. kampuh sisi (zijnaad) pada pola dasar anak2 hanja dipindahkan 1 cm. kebelakang; pandjang punggung di- bagi dua untuk dalam lubang lengan. Karena perut anak itu biasanja buntjit, garis pandjang-depan kita pandjangkan 2 à 3 cm. kemudian kita buat garis jang agak leng- kung dari titik ini sampai kampuh sisi.
S.A
MASAK2AN
mangga, pala, gula pasir. Potonglah buah2an tersebut menurut sukanja masing2 daı rendam dengan air garam 1 malam. Rebuslah gula dengan air (stroop kental) djika telah mendidik tuanglah diatas buah2an tersebut, kemudian manisan ini didjemur. Pa- da malam hari air stroop diangkat dan direbus hingga mendidih terus dituang lagi diatas buah2an tadi. Ini dikerdjakan sampai berulang kali, sehingga stroop męrdjadi kental sekali dan buah2an sudah berasa manis dan keras, simpanlah didalam stopfles (dengan berma- tjam2 kleur) dan dapatlah ini mendjadi hida- ngan diwaktu hari panas.
★
IFU MIE TJHA Bahan : 500 gram mie, 100 gram babi ½ dada ajam, 100 gram udang basah djuhi, haysom, champignon (djamur) Tjaysiem (sawie kembang), blumkool, kapri Bawang bombay, bawang putih, lada, ketjap asin, garem, minjak babi, kaldu ajam. Tjara memasaknja : Mie kering diseduk dulu dengan air panas lalu ditiriskan (ditaruh disa- ringan). digoreng dengan minjak babi. Bawang putih digetjek tipis, bawang bombav diiris, goreng bersama dengan minjak babi. dimasukkan sekali daging ajam, daging babi, udang dibelah dua, djuhi dipotong pandiang2, champignon, sajuran, kaldu sedikit, ketjap asin mritja, garam, haysom lalu dikentaíkan dengan tepung kandji jang terlebih dahulu di- tjairkan dengan air sedikit. Kemudian disiram- kan kuah ini diatas mie. Lebih enak lagi kalau diberi ham potongan:
★ PUDDING PUTIH TELOR (schuimpudding) Bahan: 1½ batang ager2, 350 gram air, 150 gram susu, 4 putih telor, 6 sendok makan gula pasir, sumba kuwe atau sepuhan. Tjara memasaknja: Ager2 direndam didalam 350 gram air (1 gelas = 200 gram air) lamanja kira2 djam lalu dimasak bersama gulanja. Direbus terus sampai hantjur semua ager2nja, berilah sumba (sepuhan) kue merah sedikit lalu disaring. Putih telor dikopjok sampai berbusah, dan djikalau ager2 tadi sudah se- tengah dingin, tuang sedikit demi sedikit didalam putih telor, sambil mengopjok terus. Djikalau sudah tertjampur semua tuangkan ditempat puddingvorm (tjetakan pudding) jg sudah dibasahkan dengan air. Makannja dengan buah2an di blik dengan pasrahan ys.
★ MANISAN TJAMPUR Bahan: kedondong, tjerme, papaja jang mengkal,
PERGEDEL TOMAT
Bahan : Tomat jang masak2 kira 10 atau 12 bidji Daging 2 ons (daging tjintjang) telor 2 butir, susu entjer 2/3 sendok, bawang merah, daun selderi, mritja, pala garam setjukupnja. Tjara memasaknja : Bawang merah diiris2 jang halus dan diaduk2 bersama2 daging tjintjang. telor, susu entjer, selderi, mritja, garam, pala dan dibikin bunderan ketjil2, digoreng sampai kuning warnanja. Tomat dipotong udjungnja, dan dikeluarkan isinja dengan hati2 agar dja. ngan rusak kulitnja. Kemudian barulah pergedel tadi dimasukkan satu per satu kedalam to. mat dan ditutup dengan potongan udjungnja. Susunlah tomat tersebut kedalam piring jang dalam, dan kukuslahi sebentar. Selain tomat djuga dapat kami isi tjabe merah jang besar (jang terlebih dulu dibuang bidjinja) dan diisi daging tjintjang (tidak pakai digoreng) selan- djutnja dikukus (diedang) Makannja bersama saus seperti tersebut dibawah ini: Saus : Gorenglah bawang sampai kuning dengan
mentega, kemudian tuangkan air daging 1
gelas, ketjap, mritja dan garam. Saus ini dapat ditambah dengan 2 bídji sari- ngan tomat. Masaklah saus ini sampai mendidih, dan tuanglah diatas pergedel tomat atau pergedel tjabe tadi.
Mengenal tanahair :
Dari Daerah Pahlawan Wanita
pelabuhan alamnja jang indah, dan Kutaradja merupakan ibuko- tanja dengan bandarıja Oleleh nan permai. Seperti bagian Indonesia lainnja, Atjeh pun kaja
38869 akan gunung dan lembah, serta
hasil bumi jang diintjer Belanda. Dibalik rimba2 disepandjang pegunungan Bukit Barisan ham- pir seabad jang lalu, pernah ber- kobar pertempuran dahsat antara putera-puteri Atjeh melawan serdadu2 Kumpeni (Pemerintah Tjut Nja Din Sungguhpur Hindia-Belanda). ketika itu pada dasarnja putera2 Tiap2 Bangsa jang berdjuangkeradjaan Mataram-purba (Me-Atjeh itu membela agama, namun untuk pembebasannja mempunjaidang Kamulan). Demikian djuga hakikatnja peperangan itu meru-pahlawan2nja sendiri dalam bi-peranan pahlawan dan negara-pakan perang kemerdekaan mela- dangnja masing2. Ada pahlawanwan wanita Gäyatri, Tribhuwa wan pendjadjah Belanda jang perang kemerdekaaī dan pertem-natungga-dewi Jayawishnuwar- mau terus meluaskan daerah ke- puran, pahlawan politik, pahla-dhani dan Suhita didjaman kera- kuasaannja. Banjak darah me- wan pembangunan, kebudajaan djaan Madjapahit serta Ratu Ka- ngalir, banjak harta dikorbankan, dan sebagainja. linjamat didjaman keradjaan De- tetapi itu semua untuk kepenting-Dalam sedjarah kita mengenal mak. an tanahair, sebab para pemuda pahlawan2kemerdekaan bang-Njata bagi kita, bahwa gera-Atjehpun berkejakinan, bahwa ke- sa2 didunia. Pada umumnja me-kan persamaan hak wanita atau merdekaan harja dapat diperta- reka terdiri dari kaum pria, se-emansipasi, sesungguhnja dita- hankan dengan djalan mengor- dangkan wanita se-akan2 meru-nahair kita telah djauh lebih tua bankan njawa dan penumpahan pakan keadaan jang istimewa. daripada dibeberapa negara Ba. darah. Tetapi kenjataan2 itu memang rat sendiri, djadi sudah sewadjar Diantara sekian banjak putera sesuai dengan sedjarah dan per-nja djika kita merasa bangga. Atjeh, kita telah banjak mengenal Bertalian dengan persoalan kembangan masjarakat, jang su- pahlawan2 seperti Tjik Di Tiro, dah pasti tidak abadi, melainkan vahlawan wanita ini, kali ini saja Panglima Polim, Teuku Umar selalu berubah mengikuti per-adjak pembatja menindjau sedje. dan lain2. Kalau kita menjebut kembangan tempat, waktu dan nak kebagian tanahair kita jang nama Teuku Umar, jg dimata Be keadaan. mempunjai pahlawan wanita pe- landa dianggap seorang peng-Begitu pula dalam sedjarah djuang kemerdekaan jang pantas chianat, orang tidak bisa me- tanahair kita sedjak djaman pur-didjadikan suriteladan lain bagi ninggalkan nama Tjut Nja Din. bakala hingga kini, peranan wa-kaum wanita Indonesia chusus- nita Indonesia tak kalah penting-nja, ialah Atjeh. nja dengan rekannja kaum priaJang dinamakan Atjeh ialah ba-Tjut Nja Din, pahlawan wa- dalam darmabaktinja terhadap nita Atjeh melawan pen- gian utara pulau Sumatra jang nusa dan bangsanja. Dalam per-berbentuk semenandjung mendju-djadjah Belanda tengahan abad 9 besar sekali pe-lur antara Selat Malaka dan ranan pahlawan kenegaraan danTjut Nja Din adalah puteri lautan India dan merupakan pin- kebudajaan Ratu Çri Kahuluan tu gerbang Indonesia sebelah ba-Nanta Satí, salah seorang Pang- dalam pembangunan tjandi2 Bo-rat. Kota2nja jang terkenal dian-lima jang menguasai daerah G robudur dan Mendut jang terso-taranja ialah Sabang, letaknja Mukim, daerah jang termasuk hor itu serta persatuaçı kembali paling utara dipulau Weh dengan makmur.diseluruh tanah Atjeh.
Di: sedjak ketjil dimata ajah. phé" terus berlangsung .Sebagian besar dari pemimpin2 agama nja sudah dianggap tidak terma. jang tidak tahan diantaranja su- suk golongan wanita jang bisa dah banjak jang menjerah. Utjap- tunduk terhadap semua kehendak suami. Pasangan jang pantas ba.an Din jang seperti minjak mem- ginja bukan seorang biasa, tetapibakar semangat rakjat sampai ke harus seorang panglima jang ga-pelosok2, ialah bahwa selama pahlawar2 Atjeh hidup, Atjeh ti- gah perkasa, untuk mendampingi dak akan djatuh ketangan ka- sipatnja jang djantan. Rupanja impian ajahnja ini ter-phé". kabul. Din bersuamikan seorang Disamping Umar, Din lebih ba- pemuda, puterasulung Imamnjak lagi menundjukkan peranan-Lamgna, Teuku Ibrahim. Sedjaknja. Apalagi karena sipat dan tak- pernikahan mereka pada tahuntik mereka berlainan. Umar pe- 1858 hidup mereka boleh dikata-muda avqrturir, pembangun se- kan tenteram, sampai achirnja gala jang baru, sedangkan Din limabelas tahun kemudian, jaitukeras kepala, pemelihara segala pada tahun 1873, ketika balaten-jang sudah ada. Oleh karena itu tara Belanda mengadakan pen-diantara keduanja lalu sering daratan di Atjeh dengan berseli-timbul perselisihan paham. Din mut sebutan saudagar".
sukar menerima djalan jang di-
Ketika itu mulailah Din berke-tempuh Umar untuk bekerdja. tjimpung disamping suaminja sama dengan kumpeni. Baru se- membela rakjat dari pengaruh sudah ada pendjelasan dari orang kaphé" (sebutan jang di-,Umar. bahwa perbuatanınja itu berikan terhadap kumpeni), jang merupakan siasat untuk memper- katanja akan membawa perbai-oleh sendjata2 orang kahpé", kan di Atjeh. Seperti umumnja Din mau menjetudjuinja. Itupun kaum Muslimin lainnja, Teuku kemudian disertai sikap menga-Ibrahim-termasuk golongan jang wasi Umar, djangan sampai me- pantang tunduk dan memilih dja-njimpang dari maksudnja, se- lan gerilja daripada menjerah. mula. Perkawinan Din dengan Ibra-Pada suatu saat datanglah him berachir karena Teuku Ibra- masalah Din menagih djandji, ke him gugur beberapa tahun kemu-tika diketahuinja, bahwa Umar di dian. Kehilangan suaminja ini di- suruh kumpeni menjerbu Lam- rasakan sangat berat oleh Din, krah bersama mereka. Din me- oleh karena tidak sadja ia kehi- manggil Umar untuk datang ke- langan kekasih, tetapi jang teru- padanja. tama ialah karena kehilangan te: Dengam nada suara kelem- man perdjuangan. Ketika ia sebutan wanita, tetapi dengan dang memikirkan bagaimana ha-sipat ketegangan djantan, ber- rus melandjutkan perlawanannja katalah ia kepada suaminja: terhadap orang kaphé", muntjul-Umar, djanganlah hendak-Pakaian wanita Atjeh selain terdiri lah Teuku Umar, saudara sepupu- nja kita lalai. Adat perang itudari selendang, badju dan sarong, nja sendiri dahulu-mendahului. Djangan tjelana pandjang merupakan tjiri Karena sipatnja jang gagah be-kaphé jang mendahului mem- chusus rani, Din tidak menolak untuk binasakan engkau atau merin- mendjadi isterinja ketika ia di-tangi pekerdjaan kita,sebe- pinang, meskipun umur Teuku lum kita siap untuk melakukan Umar lebih muda; dan bahkan su-nja. Tempatmu sekarang hanjaDgn tindakan Umar ini mem- dah beristeri. Ia hanja berharapada dibarisan kita, barisan pan buat Belanda beranggapan. bah- tang tunduk". dapat melandjutkan perdjuang- wa orang Atjeh tidak bisa di annja mengabdi pada Atjeh, ta-Dengan utjapan Din itu, sa-
pertjaja, pengchianatan, dan se
nah tumpah darahnja, dan pada darlah Umar bahwa sandiwara- bagainja. Perhitungan kumpe- agamanja. nja harus berachir disini. Ia ber-ni bahwa peperangan di Atjeh balik haluan, mengangkat sqrdja-telah padam, meleset sama se-Utjapan Din sebagai mi- kali. Bagi pendjadjah memang ta terhadap orang kaphé dengan alat2 jg dipertjajakan kepadanja peperangan di Atjeh merupa
njak membakar semangat
Rakjat. kan peperangan jang paling dan benteng pertahanan jang banjak memakan biaja dan pa- dibentuknja ketika bekerdjasa-Peperangan dengan orang ka-ma 'dengan mereka. ling lama menelan waktu.
Dengan tindakan Umar inidiauh didalam rimba didaerah2 tjung orang, dengan tidak diketa- kumpeniberpendapat, bahwasungai Wojla dan sungai Meula-hui siapa musuh jang telah me- satu²nja djalan untukmenen-boh, enam tahun lamanja Tjut njerang mereka, dan dari mana teramkan Atjeh ialah dengan Nja Din melakukan gerilja mela.pula datangnja musuh itu. membunuh Umar, karena ia wan tentara Belanda. Disitu ia merupakan induk pemberon-Dalam keadaan badan jang memimpin sendiri gerilja dengan takan dan lambang persatuan sudah bungkuk dengan kehilang- hanja bersendjatakan kejakinan, Atjeh. bahwa selama ia masih hidup 27 alat melihat, datanglah Pang dan masih berdaja, selama itu ia La'ot pada suatu hari kehadapan-Sebaliknja Umar dengan ka- masih bertjita2 : Mengusir kum-nja dengan permintaan supaja wan²nja beranggapan, bahwapeni dari tanah Atjeh. Din menjerah. djenderal Van Heutsz harus dilenjapkan untuk mengachiri Alangkah marahnja ketika men Dalam usia jang sudah lan- pendjadjahan kumpeni. djut ia masih menempuh segala dengar utjapan Pang La'ot ini. daja-upaja untuk menjusun pepe Tetapi Pang La'ot rupanja tidak Pada suatu malam datanglah rangan besar2an diseluruh Atjeh.menghiraukan kemarahan Din ini seseorang dengan ter-gesa2 kepa Ia mengirimkan utusan kesegala karena keadaan badannja itu. la da Umar, jang mengabarkan bah mengadaka7 hubungan dengan tempat, buat mengumpulkan re- wa djendral van Heutsz berada Belanda untuk menjerahkan Tjut kan2nja jang pantang tunduk. dibenteng Meulaboh tanpa pen-Nja Din. Segala barang2 jang masih ber- djagaan. Dengan tidak memikir harga jang masih ada padanja pandjang Umar berangkat deng Ketika sepasukan patroli Be- dikeluarkan buat mengisi kas pe- an pengikut2nja menudju ketem- landa dengan diantar oleh Pang perangan dan menjusun barisan pat tersebut. Rupanja sementara La'ot menudju tempat persem- penggempur. Segala emas dan itu mata2 Van Heutsz djuga tē- bunjiannja, Din dibawa lari oleh intan pusaka jang masih ada di. lah menangkap rentjana serbuan korbankannja. salah seorang pendjaganja. Ia Teuku Umar ini. masih mengadakan perlawanan ketika setengah djam kemudian ia ditangkap. Usahanja menikam Tjut Nja Din selama 6 ta-Semangat pantang tunduk diri dengan rentjong jang disisip- mendjiwai Din sampai hun bergerilja melawan pa kan dihalang2i oleh letnan Van sukan2 Belanda adjalnja Vuuren, utusan kumpeni jang me- nangkapnja. Kumpeni berusaha mentjari Tidak disangka oleh Din, bah Din, tetapi karena djedjaknja ti- wa kepergian Umar kali ini ada-Berita tentang Tjut Nja Din lah untuk selama-lamanja, Umar dak dapat ditemukan, lambat- ditawan" mendjalar tjepat dise- laun nama Tjut Nja Din tidak di- gugur. Untuk kedua kalinja Din luruh Atjeh. Banjak diantara ke- sebut2 lagi. Masjarakat telah me menderita, tetapi pıkirannja jang pala2 beserta para ulama bangsa tjerdas lekas berpikir pandjang lupakannja dan karena itu luput-Atjeh jang minta idzin buat da- lah ia dari pandangan mata Selagi suruhan pembawa berita tang melawatnja. Mereka sangat tentang gugurnja Umar masih orang jang mentjarinja. terperandjat ketika melihat peru- berada didepannja, se-konjong2 bahan2 jang terdjadi atas diri Kehidupan Din telah sangat ia memegang pangkal lengan Din. Seorang tua jang kurus ke-Pang La'ot, dan berkatalah ia sengsara. Selain daripada tekad ring, berkulit keriput, buta dan agak pemerintah : pantang tunduk" tak ada lagi tidak berdaja .Pikir mereka, itu- "Pang La'ot. Enjahlah kita dari lain jang dimiliknja. Kemerde- kah puteri Nanta Setia, isteri tempat ini! Dengan seketika! kaan bergerak sudah hilang ba-Ibrahim ,sesudah itu isteri Teuku Kumpeni sedang mentjari kita! ginja, karena ia sudah dinjata. Umar jang terkenal tentang ke. Marilah kita menghindari! Dja-kan mendjadi orang buruan. Di- tjantikan parasnja? Para tamu uh2 keulu, sampai kerimba, rimba tempat perlindungannja, dise- hampir tidak pertjaja, bahwa raja, dimudik Mugo. Aku hen-buah gua didekat kuburan Umar,
jang duduk didepan mereka itu
dak minta kepada Ulubalang Mu-Diı seringkali duduk tepekur adalah sungguh2 pahlawan be- go buat memindahkan kuburan mengenangkan nasibnja sambil tina Atjeh". Ümar kesana, ke suatu tempat merantjang menuntut balas. Tetapi apa hendak dikata, keadaan Jang tidak dapat ditjari oleh ka-Oleh karena Din tidak lagi me- phé. Ditempat kuburan rahasia badannja tidak memungkinkan lihat, maka para tamu menjebut itulah kita akan ber-djaga2. Di-lagi ia berusaha. Ketjuali Din nama mereka masing2. Kepala tempat itu arwah Umar akan me-sudah tua, ia kemudian mendjadi Lamtengah,Kepala Lam njertai kita. Dari sanalah hendak buta. Tetapi tidaklah sia2 usaha- hasan, Bital, Adjun, Pakan kita penuhi tugas2 gerilja, setja-nja selama ini untuk menjalakan api semangat rakjat Atjeh. Se-
ra jang biasa dilakukan oleh
Umar". kali2 habislah patroli Belanda (Bersambung ke hal. 20) Dari tempat persembunjiannja, jang meronda kegunung dipan-
7 November dan
Wanita
Uni Sovjet
Istana Besar Kremlin waktu malam
Diseluruh' Uni Sovjet tiap tgl. 7 November dirajakan setjara besar2- an, sebagai hari peringatan Revolusi Sosialis Oktober Besar. Pada tahun 1959, hari besar ini dirajakan untuk ke-42 kalinja. Rakjat2 di Uni Sovjet sekarang, merasa sangat berterima kasih dan bangga atas hasil kemenangan Revolusi Oktober ini, karena ia telah mem- bebaskan Rakjat pekerdja Rusia dan lain2 wilajah dari penindasan dan penghisapan jang kedjam oleh kekua- saan Radja (Tsar) dan kaum feoda! Rusia lainnja. Chususnja kaum wanitanja mienge- nangkan Revolusi Oktober sebagai suatu peristiwa jang telah melepaskan mereka dari dunia kehinaan, kebodo. han dan kesengsaraan, mendjadi anggota2 masjarakat jang disamping kaum lelaki mempunjai kewadjiban2 dan pertanggungan djawab jang sa- ma terhadap kemadjuanı dan kebesa- ran negerinja.
Dalam pertemuan ramah-tamah jg pada bulan lalu diadakan dengan para wanita ibukota Djakarta, anggota wanita perutusan Dewan Ter-
tinggi Uni Sovjet jang berkundjung
ke Indonesia, Nj .Nizoramo Zaripova, telah mentjeritakan tentang kema- djuan2 wanita disana sesudah Revolusi Oktober. Antara lain ia djuga menerangkan bahwa sekarang iní dari djumlah anggota 1.378 dalam Dewan Tertinggi Uni Sovjet, 366 adalah wanita. Dalam badan2 pemerintahan, rata2 para wanita menduduki 30% djabatan2 penting. Dilapangan kese- hatan 85% pekerdjanja terdiri dari kaum wanita. Dan demikian besar pula adalah sumbangan mereka dilapangan pendidikan/pengadjaran 67% dan dilapangan pertanian dan perindus- trian 70%. Sangat berkesan adalah pernjataan Nj. Zaripova ketika ia mengatakan bahwa sebelum Revolusi Oktober di
Uni Sovjet berlaku pepatah : Wanita
Nj. Zaripova dan Nj. Nikulina anggota2 wa nita Sovjet Tertinggi se dang beramah-tamah d ngan wanita2 Indonesl di Kedutaan Besar UI -SS di Djakarta.
Roket kosmos Sovjet berhasil men- tjapai bulan mempunjai rambut pandjang, tetapi otak pendek". Tetapi setelah revolusi, pepatah itu hilang, karęna kaum wa- nitanja membuktikan djuga bahwa hak2 serta kewadjiban2 jang sama dengan lelaki jang telah diberikannja Tari-tarian Rakjat Bashkir sesudah Revolusi Oktober, dapat dipe- nuhinja setjara baik. Bersamaan dengan kemadjuan2 jg telah membawa kepada kaum wanita disana suatu kehidupan baru, dengan tjukup sjarat2 untukmengembang- kan segala apa jang baik dan luhur bagi kehidupan anak2nja ,keluarga- nja dan djuga dirinja sendiri, kaun wanita Uni Sovjet beserta seluruh Rakjat disana, dengan teguhnja berdjuang melawan setiap usaha untuk mengorbankan peperangan. Hasrat untuk perdamaian ini tidak hanja bisa dilihat dari tindakan2 pemerintah Uni Sovjet, a.l. jang paling mengesankan baru2 ini, jalah kuri- djungan Perdana Menteri Khrustjov ke Amerika Serikat dan usulnja di- muka sidang Perserikatan Bangsa2 mengenai perlutjutan persendjataan jang umum dan sempurna. Tetapi dju'. ga para delegasi dari hampir semua Nj. Iljas, isteri bekas menteri Agama R.I. se- negeri didunia, setelah berkundjung kedang ber.tjakap2 dengan Nj. Kashiva Batalova sana, setjara djudjur harus mengakui, Selikhova, seorang dokter wanita, anak Imam bahwa hasrat Rakjat dan pemerintah Chatib mesdjid di Moskow Uni Sovjet untuk perdamaian -adalah besar dan njata. Kami, kata Nj. Zaripova dalam pertemuan wanita tsb. diatas, dalam perang dunia jang baru lalu, telah melihat terlalu banjak airmata ibu, jang kehilangan anak2nja, airmata isteri jang mengorbankan suaminja, airmata anak2 jang terputus kasih- sajang orangtuanja. Karenanja wanita Sovjet' katanja, berdjuang untuk dihentikannja perlombaan persendjataan, dihantikannja pertjobaan bom? nuklir. Seperti halnja dengan wanita Indonesia, wanita Sovjetpun ber- diuang untuk haridepan jang gemi- lang bagi anak2. Dalam berdjuang untuk keselamatan anak2 kita itu, kata Nj. Zaripova wanita Sovjet me- ngadjak semua wanita diseluruh dunia." Anak2 Sovjet sedang menikmati makan pagi di tempat penitipan kanak2
(Sambungan hal. 17)
Bada..... dan sebagainja. Men-
dengar nama2 ini jang dikenalnja sebagai rekan2nja jang menje- berang", timbul keangkuhan Tjut Nja Din, maka diangkatnjalah kepalanja sambil duduk lurus dengan sikap bersedia mendengar. kan jang hendak dibitjarakan oleh sekalian tetamu itu. Karena sikap Din ini, barulah para tamu jakin, bahwa mereka sungguh2 berhadapan dengan Tjut Nja Din, pedjuang Atjeh jang pantang tunduk. Sekalian tamu kemudian me- nundukkan kepala mereka, lalu jang tertua berkata : Kami me- nantikan pulangnja tuanku, Tjut Nja Din! Sebab djenderal kaphé jang kedjam itu telah męninggal. kan tanah Atjeh !" Kata2 ini disampaikan orang kepada djenderal van Daalen Gubernur di Kutaradja, sehingga inilah kiranja jang menjebabkan Belanda mengambil keputusan untuk membuang Din ketanah Djawa. Tjut Nia Din meninggal di Su. medang (Priangan) dan dima- kamkan disēbelah barat makam keluarga digunung Pujah diba. gian selatan kota. Makam itu se. karang masih sangat sederhana, tetapi nampaknja oleh pemerin- tah setempat sudah ada perhatian untuk mengusahakan perbaikan, agar supaja makam -itu lajak bagi seorang pahlawan bangsa, pah lawan puteri Atjeh jang ber. djuang sampai batas kemam- puannja jang terachir. Semangat Tjut Nja Din tak akan berachir dan akan terus dimilíkı oleh anak keturunannja sekalipun dalam suasana jang berlainan karena kesadaran kedudukan tanahair di dalam negara jang telah merde. ka.
Dari Nenekmojang Kita
itu terbukti masih memberi hasil Sebagai ibu jang belum ber- pengetahuan tentang tjara2 me-jang memuaskan. Dibawah inl ngobat berdasarkan ilmu kedok-Nj. Harini memberi beberapa da- teran, didjaman dahulu nenek ri pengalamannja, jang diper- olehnja dari-Ibunja, dan ibunja mojang kita mentjari pengalam- ini dari ibunja lagi dan sete- an2 sendiri dalam menghadapi anak sakit, dengan menggunakan rusnja. Kiranja karena obat2an daun2an, akar2 tumbuh2an. Pe-ini adalah obat luar sadja, bagi kaum ibu jang tidak dapat sege- ngalaman2 ini mereka wariskan kepada anak2 perempuannja ra mendatangi dokter, bisalah dan sampai kini pengalaman2nja digunakan pengalaman2 Nj. Harini.
1. Anak2 jang sukar buang air
besar : Temulawak ditumbuk ha- lus, kemudian ditapelkan pada perut dan pinggang anak tersebut, daun djarak pagar dipanggang lebih dulu tumpangkan diatas tumbukan temulawak tsb, balutlah perut anak tadi dengan gurita. 1
Baji jaig kembung perutnja: Berilah tapel pada perut dan pinggang baji tersebut dengan minjak keiapa, mi. njak adas dan minjak kaju- putih, balutlah dengan gurita.
¥Anak2 jang tidak bisa ken- tjing, sehingga perutnja men djadi besar : Tawas dihantjurkan dengan air kemudian di taruh (diborehkan) diatas puser anak tersebut.
六
4. Untuk mentjegah infectie:
Djika ada luka2 jang beng- kak, tjepat obatilah dengan kunjit diparut dan minjak kelapa. Ambillah sirih jang dipanggang sampai laju, ta- rulah parudan kunjit diatas- nja, tumpangkan diatas luka luka, kemudian balutlah dengan perban. 1
- Bisul jang belum metjah : Asam djawa dengan ga- ram, sedikit air, tumpang. kan diatas bisul.
Nj. Harini.
S. Nur.
máriani
tewas dalam pelukan ibenda
Pesta sekolah S.R .Tjikini beberapa hari sebe- lumnja telah ramai d:bitjarakan anak2 dan pc- duduk sekitar Tjikini Raya. Setiap anak ingin melihatnja. Pertjakapan anak2 itu telah merupa- kan propaganda besar. Semua tentu ing'n melihat termasuk Ari dan kedua anaknja, Mariani dan Julia. Mak Ani tinggal digubuk ketjil dipe- karangan rumah No. 66 Tj:kini Raya. Waktu pesta Mak Ani dan kedua anaknja itu memakai pa- kaian bagus2 jang mereka miliki. Mariani melihat beratus-ratus anak dengan pakaianrja jang leb.h bagus daripadanja, me- menuhi pekarangan seko!ah S.R. Tjikini. Benar kata orang, ada tempat memantjing, menembak djiu ,aua taman lalulintas dan bios- kop diruangan atas, ada pula restoran dll. Tetapi Presiden akan datang, Mak Ani dan kedua anaknja berdjedjer dipinggir d alan. Mak Ani dan anak2nja bangga. Sekarang Mak Ani turut berpesta dengan kedua anaknja. Tak terasa waktu telah berlalu, Mak Ani turut tenggelam dalam kemeriahan beribu-ribu anak jang sedang berpesta itu. Nak, Presiden akan pulang", Mak Ari dan anaknja sedang berdjedjer akan melihat sekali lagi wadjah Presiden dari dekat. Presiden selalu tersenjum, siapa gerangan jang diad ak senjum? Mak Ani kah? Mariani kah? atau Julia anaknja. Nampaknja Presiden
tersenjum pada setiap orang, pikir Mak Ani. Melintas perasaan puas pada Mak Ani dan kedu.l anakıja. Se-konjong2 terdengar ledakan jang keras sekali! Anak-anuknja mend'erit-djerit memekak- kan telinga. Sekali lag: ledakan terdengar. Tanah terasa gqitjang disertai dengan beberapa anak2 jang tersungkur ketanah dan, d'eritan ang me- ngerikan I Julia adik Mariani sempat dipeluknja. Perutnja terasa dingin darah mengalir dari tu- buh anaknja. Dan Mariani mas:h sempat me-
manggil ibunja dan memeluknja. Mah ......
mak … Mak ! teriaknja. Mariani djatuh dipelukan ibuna. Dia mengira aman dipelukan ibunia. Barulah Mak Ani ber- henti memanggil-manggil setelah keduanja ad. padanja. ,B:arlah apa d,uga jang akan terdjadi asal kau dalam pelukanku, anakku". Biarlah ba- danku ini djadi tameng menje'amatkan kamu arakku sajang". Mak Ani meraba Julia. pada perutnja darah mengalir membasahi seluruh tu. buhnia; tak ada jang dapat menahannja; diraba- nja Mariani tapi dia telah kaku. Mak Ani menang's pedih, dipeluln'a kedua anaknja erat2 sambil tak henti-hentinja memanggil-manggil nama Mariani. Mariani, Mariani, tunggu ibu, mengapa engkau tingga!kan :bu anakku sa'ang? O. Tuhan kembalikanlah anakku Mariani. Aku tak maı melihat anakku disajat-sajat luka begini. Siapa? Siapa ,jang telah membunuh anakku jang tak berdosa ini? S:apa pembunuh kaki dan tangan jang keljil2 tak berdaia ini? Diam. diam'ah ka- lian berdua dalam pelukor anakku." Demikianlah. Mariani tewas dalam pe.ukan ibunja dan Julia luka parah. Bu, bawa anak? itu kesini, kita kerumah sakit" kata orang jang tak dikenal. Tiada tahu lagi ana jang terd adi, Mak Ani ada dirumah sakit RSUP. Dan Julia adik Mariani niawan'a ada ditangan dokter ma- lam itu. Operasi perut jang akan menenlukan hidup atau malinia. tapi Tuhan mas'h melin. dungi Julia, dia iahan. Mak Ani djuga luka, ın- tung tidak berat. Esok harinia pemorintah me- njampaikan uang belas duka Rp. 5000— Mak Ani menang's pedih da'am hatinja. O uang, uang aku bukan tiada senang padamu, tetapi pergilah, pergi djauh? kalau engkau dapat mengembalika. anakku Mariani dan meringan- kan penanggungan Julia. Mak Ani menerah dan pikirannja d'auh meng- hadap Tuhan bersana roh Mariani jang telah sampai keharibaan Tuha7 jang Maha peniajang Tetapi hatinja panas dan dendai mentjari pembunuh kedjam dari anaknja, Mariani.
S.H.
Dari brosur: Korban Tjikini
Film:
PERISTIWA
2TJIKINI"
Anak2 korban Tjikini sedang mendapat perawatan Dibeberapa gedung Bioskop di Djakarta. be- lum lama berselang telah diputar film Peristiwa Tjikini". Film ini memberi gambaran jang djelas tentang bagaimana sesungguhnja peristiwa ber- darah jang memakan barjak korban anak2 itu terdjadi. 2 Tahun jang lalu pada tanggal 29—30 No-
vember malam, Sekolah Tjikini mengadakan
pesta pembukaan Gedung Sekolah jang baru di
Djalan Tjikini Raja. Sekolah Tjikini bangga, bahwa dengan susah pajah jang sudah lama, dapat memberikan kepada rakiat Djakarta hasil usahanja jang njata; pendirian Gedung Sekolah-Tentu perasaan ini didukung nja jang baru. oleh seluruh keluarga Tjikini, guru2, pengurus lainnja, murid2 serta orang2 tua murid. Pada malam tersebut diatas mereka adakan hiburan jang sangat meriah dan anak2 diberi atraksi per- mainan sangat menarik. Sedjak dari pagi mereka, anak2 itu, sibuk mentjari daun2, memotong bunga2, mentjari daun kelapa muda, dan tangan ketjil anak2 perempuan tjekatan merangkai bunga2, untuk digantung-gantungkan penghias gedung mereka. Anak2 jang ketjil membantu dengan meriup balon-balon, djika sudah melem- bung besar balon itu segera dinaikkan. Lihatlah balon merah-biru-ungu, daun2 beringin, bunga? merah-muda, kertas pandjang melambai menje- garkan gedırig sekolah baru. Semua ini ialah hasil kerdja anak2, dilaksanakan dalam kerdja gotong-rojong dan suasana gembira penuh gelak dan tertawa riang. Malamnja mereka kenakan badju bagus, me- langkah bangga disertai ibu danı bapanja atau kakak adiknja. Masihkah kita ingat djaman kita sendiri dulu, betapa senangnia kita, kalau sekolah mengadjak perajaan? Betapa besar hati kita sebagai anak, djika dapat membanggakan
pada orang tua kita, sekolah kita jang kita sa- jangi. Dan pada malam 29—30 November itu ber- dujun-dujun datang orang2 tua murid dan anak2
mengundjungi pesta sekolah Tjikini....
Djuga Presiden datang pada malam itu, se- menuntut pela- bagai ajah dari putra2nja jang diaran pada sekolah tersebut. Siapa dapat membajangkan, bahwa kegembi- raan jang begitu segar diachiri dengan darah anak2? Bahwa untuk kepentinga7 golongan orang sudah begitu bernafsu sehingga tidak lagi ingat kepada perikemanusiaan dan melemparkan granat jang meledak diantara anak2 jang sedang bergembira itu ? Kedjadian ini marilah kita dja- dikan peringatan, bahwa sebagaimana peliknja perhitungan untuk mendapatkan kemąrangan. jang satu ini, anak2 jang tidak berdosa dan ma- sih murni itu, hendaklah dilewatkan demi perikemanusiaan. Dapatkah ibu2 menggambarkaa djeritan panik anak2 itu, jang dikedjar maut ter- bawa oleh ledakan granat jang dilemparkan ber- turut-turut. Kita tak usah mendjadi orang tua sendiri urituk dapat ikut merasakan betapa ke- diamja perbuatan ini, melempar granat dite- ngah anak2. Dapatlah didengar rintihan dan ke- luhan mereka jang luka2 berat dan ringan ka- rena petjahan granat2 itu? Memang ketielakaan bisa terdiadi kapan sadia dan tidak memilih tem- pat. Tetapi peristiwa Tjikini" bukanlah ketjela- kaan, dia adalah neristiwa jang diperhitungkan untuk membunuh Presiden. Keniataan dari perhitungan-ini adalah pembu- nuhan kediam dari rak2 dibawah umur dalam suasana pesta anak2. Korban mati dan korhan tjatiad jang djatuh pada malam itu tidak akan terlupa dan lewat dengan enteng dalam lubuk hati tiap2 orang.
R.
Suglarti Słswadi
Hati Nurani
Kereta penuh sesak dan hawa amat panasnja. Kami semua kegerahan dalam wagon, dan tjeri- tera2 jang tadinja mulai ramai dan akrab mendjadi mengendor. Semuanja mulai lesu sekarang, dan kedjauhan perdjalanan mendjadísemakin te- rasa. Beberapa mqıjandarkan kepalanja kesan- daran kursi, bagi mereka jang mendapat berkah
- kebagian tempat — dan mulai mengangguk- angguk mengantuk. Mereka jang berdiri atau duduk terserak diatas bebarrija, dikoper-koper, karung2 dll., mendiadi semakin lemas. Kanak2 mulai merergek perlahan-lahan, dan ibu2nja membudjuknja dengan sepotong roti atau me- njusuinia. Lelaki tua, seorang bakal kakek, teman saja mengobrol sepandiang perdjalanan memandangi dengar lena anak2 ketjıl jang merengek-rengek ttu. Ia pergi mengundjungi anakn'a di Djakarta, jang menurut kawat jang baru diterimanja, tiga hari lalu melahirkan anaknia jang keempat, anak perempuan jang pertama katanja. :"Tjutju Bapak jang pertama, nak, tjutju perempuan", katanja kepadaku. Rupanja penting benar kelahiran seorang tju- lju perempuan itu baginja, dan ini tentu agak aneh. Kebiasaan jang selama ini kumengerti, orang merasa seperti diberi karunia dengan la. hirnja seorang tjutju lelaki. :"Aku sudah membuat perdjandjian Nak, dengan semua anak2ku, bahwa tutjuku perempuan jang pertama, akulah jang akan memberina na. ma. Keinginan situa ini, baru sekarang terkabul. senıendjak berpuluh tahun, Dahu!u harapąıku kepada anak perempuanku sendiri, tetapi aku tidak dikaruniai anak perempuan, maka harapan aku gantungkan kepad tjutju jang bakal lahir." Memang sering areh keinginan orang, tidak masuk akal. Hanja ingin memberi sebuah nama sadja. :"Nama untuk keturunanku wanita sudah lama saja sed:akan, sudah 24 tahun jang lalu." :"Dan sekarang akar terkabul, Bapak," kataku. "Ja, nak ja-ja," senjumnja. Sesudah itu kami bertjakap lama sekalf. Dari soal2 kekeluargaan, siapa namaku, asal dari ma- na, siapa suamiku, berapa anakku, apa pekerdja- anku, kamí meningkat kepembitjaraan jang men- dalam. Aku serdiri mempunjai sifat tidak lekas pertjaja kepada orang lain, djika mengenai tjara hidupku dan pendirianku. Aku suka melihat-lihat
dulu, menimbang-nimbang, menaksir, dan djika sekiranja telah sampai saatnja, baru aku mulai melangkah menundjukkan apa dan siapa aku. Pembitjaraan2 permulaan hanjalah mengenai soal2 enteng sadja, kulit belaka dari apa jang di- namakan h:dup. Mula2nja aku hanja banjak me. ngiakan dan mendengar, mendjawab seperlunja, memantjing-mantiing, dan achirnja setelah dapat jakin aku menebak siapa lawanku bertjakap, baru aku ambil sikap. Memperkenalkan diri atau me- njelubungi. Sifat ini sebetulnja bukanlah sifat pembawaan. Dahulu aku seorang jang bersifat terbuka, tetapi djalan hidup pelik jang pernah kutempuh, dan akan kutempuh mengadjarku berhati hati. Pengedjaran dalam bulan September '4S, razzia djaman Sukiman, memberi bekas jang dalam pada hidupku. Tetapi Bapak lawanku bertjakap ini, mudah sekali menangkap aku dalam perangkapnja. Tjepat sekali aku mempertjajainja, dan kami berdua mendjadi sahabat akrab. Mulanja sederhana sa- dia. la memantjingku, peranan mendadi terba- lik, mengapa aku bepergian seorang diri sadja, tidak dengan suami atau anak. Kalau sampai kesoal ni, biasanja aku tak dapat menahan hati, aku mesti djawab. :"Jah, sekarang, rupanja, wanita sudah boleh mempunjai urusan sendiri sebagai manusia jang berd:ri bebas." Bapak itu seorang jang tjerdas, tjepat sadja ia menangkap. :"Begitulah dulu idaman Bapak, apabila Bapak dikaruniai anak perempuan, akan saja bawa ia kepada pengertian peranan rangkap dari wanita. Sebagai wanita, dan sebagai- sebahagian umat manusia jang berdjuang buat kebebasan." Kami berdua mendjadi tahu, bahwa dinding jg memisahkan perkenalan kita sudah runtuh. Dan kami bitjara dengan terbuka. :"Duapuluh tahun jang lalu, aku mendapatkan ilham buat keturunanku perempuaı. Aku mene- mukan sebuah nama jang mengandung makna ketebasan jang tidak bisa terbeli, tidak bisa di- takut-takuti, tidak bisa dibohongi dan tidak bisa disumbat. Pernah nak, aku diantjam pendj dan buangan, tetapi besar hatiku. Pendjara tidak bisa membuatku gentar dan takut kehilangan. sebab tidak ada kekuasaan satupun dapat mengalahkan- nja, menundukkan suara hatiku. Pada masa itu, aku ingat betul, aku menghadiri seouah rapat pergerakan kebangsaan, gerakan
terlarang didjaman Belanda. Ketika pertemuan bubar, aku keluar dari rumah rapat dilangsung- kan, telah berdiri beberapa resisir didepan pintu. la tidak marah2, tidak menangkapi kami, hanja memungut semua tjatatan jang kami bawa. Ka- wanku mengeluh, merasakan suatu kehilangan besar, tjatatan pembitjaraanrapat hilang, tetapi aku hibur dalam keketjewaanku djuga: "Manusia masih mempunjai tjatatan jang utama, ialah otak dan hatinja. Manusia didjaman primitief tidak mengenal kertas dan pensil, dan mereka bisa membangunkan kebudajaan." Dan malam2 akan tidur, aku panggil otak dan hatiku, dan'aku adjak berdiskusi, tetapi ada beberapa jang tidak dapat ditangkap oleh dua alat utamaku itu. Beberapa hari kemudian kami berkumpul dangan beberapa kawan untuk memadukan ketjekatan alat utama kami jang telah kehilangan penolongnja — buku2 tjatatan. Tetapi nak, pertemuan itu ketahuan pula oleh resisir, kami tidak bisa bitjara apa2. Mulut kami dikekang, tetapi pandangan mata tidak bisa dibatasi. Ketika kami berpisahan, kami bersala man, dan mata kami saling mengadjuk .Kami ja kin, bahwa kami punja lidah lain." Begitulah Bapak itu berkisah.
:"Hari jang paling naaspun achirnja tiba, nak. hari jang sebetulnja ditunggu-tunggu didasar hati tiap2 orang jang memilih djalan seperti kami. Kami digerebek dan ditangkapi. Pada tiap2 pemeriksaan silang, kami saling menutup mulut. kami tidak bitjara dan membuka rahasia .Kami li dak memandang, pun tidak-mendiabat tangari. tetapi kami punja lidah lain lagi, hati kami saling bitjara. Dan ketika achirnja, seorang dari kami mesti mendjalani pembuangan, aku tidak diberi- nja kesempatan untuk mengutjapkan selamat djalan, walaupun aku minta kepada orang2 berkuasa. :"Aku akan memberikan kata berpisah kepada- nja." Tetapi orang2 berkuasa melarangnja. :"Menjebut namanja sadja terlarang, apalagi bertjakap dan bersurat," begitu bunji peraturannja. Malam-malam, kala aku berbaring disel pendjara, aku panggil namanja keras-keras, aku panggil ia berdiri didepanku, aku adjak ia berdiskusi, berkelakar, dan saling menguatkan ikrar. Sedjuta ribu manusia dimuka bumi ini tidak ada jang bisa melarang aku menjebut namanja, me- mudjanja, mengadjak bertjakap dan mentjintai nja. Ketika aku bebas keluar pendjara, disodorinja
aku selembar surat jang mesti kutanda tangani, jang męnjatakan aku tidak boleh dan tidak akan ikut2 lagi kumpulannja orang2 jang dibuang, dengan tanpa pikir ,aku bubuh tanda tanganku, se- bab mereka hanja minta supaja kami menipunja. Mereka mau ditipu dar dibohongi, karena mereka tidak punja seperti apa jang aku punja .Sesampai dirumah, anggota2 keluargaku membudjuk dan memaksa, memohon dan mengantjam, agar aku meninggalkan tjara hidup terlarang jang selama ini kutempuh. Aku mendjawab: '"Kalau kaliar ingin aku mendjawab Ja, baiklah aku tidak ber- keberatan. Tetapi jang lainnja adalah urusanku sendiri." Dan begitulah Nak, kalau aku tidak bisa mela- wan, aku bitjara dengan lidah dan bila lidahku diikat, aku bitjara dengan pandangan mata, dan bila pandanganku'dibatasi dengan tembok kuru- ngan, aku bitjara dengan lidahku jang lain, lidah paling setia dan djudjur, ialah Hati Nuraniku. Tidak ada kekuatan didunia iní jang bisa me- ngalahkan dan menundukkan Hati Nurani manusia, karena ia begitu agung dan mulianja, begitu peliknja, begitu setianja, karena ia mewakili ke- mauan terbaik dari manusia seluruh djagat." Dan sambil mengipas-ngipas dengan tangan. nja, ia landjutkan. :"Dan seperti djuga benih, jang tidak bisa begitu sadja berakar dan rimbun, Hati Nurani harus dipupuk, dikokohkan. Kalau ia dibiarkan, maka semak2 kedjahatan manusia akan menutupnja dan merusaknja. Dan, anakku, jakinlah, bahwa setiap manusia mempunjai Hati Nurani, jang menga- djaknja bitjara malam-malam diwaktu sepi, wa- lau belukar kedjahatan itu sudah begitu rimbun nja, tetapi karena kuping hati manusia tidak se- muanja terlatih baik, mereka tidak selamanja mendengar. Pesanku kepadamu Nak. kokohkan Hati Nurani, teman palíng setia dari manusia, pa łing djudjur dan paling mulia. Dan kau tidak mungkin bisa dikalahkan." Kemudian -ia menjambung lagi. :"Tjutjuku perempuan pertama akan mendapat karunia nama jang paling mulia ,ialah: Hati Nurani, penemuan jang paling agung dalam kege- tiran dan kepahitan hidup dari kelas jang ber- djuang." Bapak itu memandangi kanak2 jang rewel itu dengan lena, matanja lembut dan wadjahnja djer. nih. Aku bisa merasakan badja jang kokoh dida sar hidupnja, badja itu ialah Hati Nuraninja, jang tidak bisa ditaklukkan.
Menjongsong Litengoh Abad Hari Wanita Internasional
Kopenhagen, ibu kota Denr.ak jung terkenal indah dan bersih, dalam keadaan hawa jang dingin sekali, pada musim semı tahun 1910 mendjadi hangat dengan ada nja Kongres Wanita Internasional jang ke II jang dihadliri oleh wanita2 dari berba- gai negeri. in Mereka menjambut dengan sangat gembira Konferensi Wanita Internasional jang ke I jang memutuskan tentang tuntutan mengenai hak pemilihan bagi wanita jang di- pelopori oleh Clara Zetkin seorang wanita kelahiran Djerman. Kongres Wanita Internasional tahun 1910 adalah merupakan kerdjasama dan so- lidaritet serta hubungan2 baik antara wani'a sedunia. Kongres Wanita di Kopenhagen itu telah menghasilkan pula rumusan2 mengenai perdjuangan hak2 wanita, perlir- dungan ibu dan anak, dan perdamaian. Di Indonesia perdjuangan emansipasi wanita jang dimulai dalam masa pendjadjahan walaupun harus melaluı matjam2 rintangan dan penderitaan, namun tetap ma- dju dan mentjapai hasil2nja. Tidak sedikit djasa2 dari Ibu Kartini sebagai pelopor wanita Indonesia jang telar mendobrak tembok pingitan feodal dan menjebarkan pendidikan dikalangan wanita Indonesia, membuka djalan bagi perdjuangan kita sekarang. Ibu Dewi Sartika telah berdjasa dalam mendjundjung deradjat wanita Indonesia dilapangan pendidikan dan ekonomı. Tidak kurang wanita Indonesia jang mendjadi pahlawan bangsa- seperti Tjut Nja Din dan banjak wanita lainnja dari tiap Repulauan Indonesia jang sudah memperlihat- kan keberanian dan ketabahan hati dalam menentang pendjadjahan Belanda. Peristiwa Kongres Perempuan Inaonesia jang pertama kali diadakan di Djokja pada tanggal 22 Desember 1928 menghasuúkan satu kemenangan jang setiap tahun ai- perıngati sebagai Hari 1bu". Dalam sedjarah perdjuangan wanita Indonesia maka bersamaan dengan lahirnja revolusi kemerdekaan Indonesia pada tanun 1945 lahir pula hak2 sama bagi wanita jang tertjantum dalam undang2 dasar 1945. Walaupun demikian dalam melaksanal an undang2 dan peraturan2 mengenai hak2 wanita masih terdapat beberapa kepintjangan2. Djuga disebabkan belum adanja ur- dang2 perkawinan jang. sesuai dengan àdan ,a persamaan hak, maka perlındungan atus wanita dan anak2 dalam kehidupan kelua. ga masih tetap belum terajamın. Perdjuangan wanita dan revolusi Indor.esia belum selesai 1 Adapun peringatan setengah abad Harı Wanita Internasional tidak hanja mempunjai arti jang dalam bagi suatu negeri tetapi djuga penting artinja bagi perdjuangan' wanita disemua negeri, jang pada hc kekatnja perdjuangan wanita di seluruh du. nia mempunjai titık2 persamaan : untuk hak2 wanita, kebahagiaan anak2 dan peraa- maian dunia. Marilah kita kaum wanita dari semua negeri dan dari semua lapisan masjarakat dengan tidak membeda-bedakan kejakinan agama, pandangan politik dan warna kulit bersama-sama merajakan dan memperingaıi hari jang bersedjarah 8 Maret 1960, hari setengah abad bersatunja kaum wanita seiunia dalam perdjuangan untuk mentjapu hak2nja. Hidup setengah abad Hari Wanita Int rnasional! Hidup perdamaian dunia!
Panitia Peringatan Setengar Abaa Hari Wanita Internasiona!
POLIKLINIK MELATI
Diselonggarakan
Jajasan Melati
Tiap hari dibuka dari djam 17.00 — 18.00
ketjuali hari Saptu, Minggu dan Hari2 Besar lainnja
di Matraman Raya 51 Djakarta Raya
Dibawah asuhan Dr. Aditopo
Berlanggananlah
99WANITA SEDUNIA"
Madjalahbulanan .diterbitkan. dalam. bahasa: · Arab, Inggeris; -Perantjis, Djerman, Rusia dan Spanjol oleh Gabungan, Wanita. Demokratis Sedunia di:Berlin. Saudara bisa mentjatatkan diri sebagai langganan pada. N.V. .RAKJAT, Pintu Besar, 93 Djakarta.
Langganan setahun
60 peso Irak 300 fel
| Australla Argentina | 1200 lira | ||
|---|---|---|---|
| 72 frank 2 dolar A.S. | Jordania | ||
| Brasilia | 100 cruceiro 1 dolar 2 peso | Luxemburg Portugal Mexico | 50 escudo 2 dolar AS |
| Perantjis | 700 frank 24 kroon 12 mark | Siria Swedia Sudan | 30 piaster 3 pound 30 piaster 8 kroon |
| Inggeris | 10 shilling | 2 dolar 6 peso | |
| Indonesia | 3,50 rupee 24 rupiah | Venezuela | 24 rubel 10 bolivar |
12 shilling Italia Belgia Djepang 480 yen 300 fel Bolivia Libanon 3 pound 72 frank Kanada Chili 1000 peso Kuba Mesir Tjekoslowakia Rep. Dem .Djerman 12 mark Rep. Fed. Djerman Urugay 4,50 florin A.S. Nederland URSS India
Izin Peperda Djakarta Raya 8 April 1959 No. SI/277/PPDSIDR/X-1959