Baca PDF (OCR): Api Kartini (1959) No. 4

28 halaman · 28 halaman diproses dengan OCR· 66249 ms

Daftar isi
  1. ApiKartin
  2. API KARTINI
  3. etjeran per ex.
  4. Surat dari Redaksi
  5. Bagaimana menggunakan ruangan jang ketjil?
  6. Tumbuh-tumbuhan jarg dapat digunakan
  7. Suku Toradja dan adat-istiadatnja ..
  8. Hari Nasional Republik Demokratis Vietnam13
  9. Bagaimana menghilangkan .. tumpukan
  10. Keterangan gambar kulit muka :
  11. SURAT
  12. DAR!
  13. REDAKSI
  14. jang masih ingin mengabdikan dirinja pada kepen-
  15. pertahankan kemerdekaan dan kehormatan tanah-
  16. Mari kita mulai.
  17. Kalung Tandjung
  18. 强 ketjuali manusia istimewa
  19. Kehidupan
  20. Wanita Tani
  21. gram antara lain "melengkapi bangunan dan ada pula jang
  22. tas lalu sadja. Kita harus meli-jang sama sekali tidak mempu-
  23. dupan wanita kita didesa, jang sung mereka ikut merasakan pe-
  24. apa jang dikatakan "maro" bagi sawah jang berarti, bahwa
  25. ngerdjakan tanah seluas 1/4 ha Dan dibeberapa daerah mereka
  26. semua anggauta keluarga jang nenan kerumah pemilik sawah. bambunja. Kesemuanja ini djika
  27. luarga petani dengan seorang sudah terwudjud beras. Djika
  28. rena harus mengembalikan hu- tempat. Kadang2 sampai ber-
  29. bawa adalah anak jang masih kaum wanitanja jang bertang
  30. Wanita masih mengalami
  31. Sehabis musim panen, maka
  32. upah. Seorang wanita jang be- sajur dari tempurung dll. Ada
  33. Penderitaan2 wanita didesa.
  34. anggap tepat a.1.: 1. Mendjadi adat kebiasaan di-
  35. 2. Dengan adanja kesulitana
  36. Diangan
  37. MEMANDJAKAN
  38. ANAK
  39. BAGAIMANA MENGGUNAKAN RUANGAN
  40. JANG KETJIL?
  41. sun rumahtangga baru ? Senang ?"
  42. Oleh : nj. Sulistyowarni
  43. kuwe talam dgn
  44. B a.han :
  45. brambang, bawang goreng,
  46. Bahan :
  47. direndam di air anget2 di-
  48. B u m b u :
  49. Lulaman Hongaria
  50. Tumbuh-tumbuhan jang
  51. dapat digunakan untuk
  52. pohon dadap srep
  53. Suku Toradja dan
  54. nja jaitu anglut, Semua pekordjaan diangkat olch satu tangan, artmja biarpun banjak orang
  55. bekerdja semuanja dianggap mempunjai aatu
  56. tangan sadia bila satu pekrdjaan diangkatnja
  57. nis2 tjaranja, ada aaroan jang terdíri dari 88
  58. orang jang bekerdja umpama dalam distrik
  59. mondjadi anggota salah satu dari saroan2 jang ada dalam kampung itu. Dahulu kala orang?
  60. (Sambungan dari hal. 10)
  61. ngan air untuk mentjutji luka2,
  62. buhzan jang terdapat di tanah-
  63. mempeladjarinja kemudian di-
  64. besar dan ketjil jang digemari orang Toradja.
  65. Dapatkah dikatakan, sebagian dari usaha hidup-
  66. an tetap dengan dewa2 dengan djalan berpesta.
  67. Sartini Nur
  68. dari hasil hutan
  69. MENJAMBUT HARI NASIONAL
  70. Hari Nasional
  71. Republik Demokrasi Vietnam 2 September
  72. Ho Chi Minh
  73. HARI NASIONAL BULGARIA 9 SEPTEMBER 1959
  74. Sekarang di Bulgaria baru, impian kaum wa-
  75. njataan. Mereka mendapat hak sama dengan
  76. kaum lelaki. Mereka adalah warganegara jang terhormat, dan dengan antusiasnja ikutserta da-
  77. lam semua lapangan kehidupan : politik, ekonomi
  78. dan kebudajaan. Banjak pekerdjaan penting jang dahulunja tertutup untuk wanita, sekarang men-
  79. meliharaan kepada ibu dan anak2 dengan djami-
  80. nan2 sosial jang tjukup. Di-kota2 dan desa2 terdapat banjak dapur2 umum jang menjadjikan
  81. mendapat 120 hari libur dengaı dibajar penuh
  82. Demikianlah maka wanita Bulgaria sekarang
  83. (Ms)
  84. BEBERAPA PEIUNDJUK RUMAHTANGGA
  85. XoSS6S6SS9
  86. BERITA DARI SANA SINI
  87. kali dalam sedjarah Republik Indonesia di- antara 157 orang dokter jang lulus serentak
  88. terdapat 21 orang dokter wanita.
  89. Peringatan Setengah Abad Hari Wanita In-
  90. ternasional, maka pada tgl. 24 September di-
  91. Djakarta telah dibentuk Panitia Nasional
  92. Peringatan Setengah Abad Hari Wanita In-
  93. setjara meluas diseluruh negeri. Panitia Na-
  94. sional tsb diketuai oleh Nj. Arudji Karta-
  95. winata. Dengan genapnja 50 tahun Hari
  96. ngatan2 jang bersifat internasional bertempat
  97. Djawaban Redaksi
  98. Sdr. Ahmad Djamal, Djember
  99. Terimakasih atas perhatian sdr untuk mem- berikan pendapat tentang kulit muka Api
  100. Kartini" Sebagaimana sdr ketahui kulit muka
  101. Djuga telah kami terima foto anak2 sdr jang
  102. Sdr. Tarmuzi, Bangil
  103. Terimakasih.
  104. Lembaga Pers & Pendapat Umum
  105. Sdr. Kustinah, Solo
  106. Terimakasih atas kiriman sdr dan kami harap
  107. Sdr. Pudjiati, Kebajora Baru
  108. Kiriman sadjak sdr telah kami terima dan
  109. 3. Pendidikan anak2 dan keluarga
  110. 6 0ktober 1959 akan menjelenggarakan kon-
  111. gresnja bertempat di Benares. GWDS jang
  112. diwakili oleh Nj. Umi Sardjono akan meng-
  113. EFFIE TJOA
  114. SOPRANO INDONESIA
  115. Djepang, Junani dan Indonesia.
  116. Bagaimana menghilangkan....
  117. Tumpukan gemuk dibagian perut!
  118. perti ¿lsadjikan disini. Mula2 mungkin akan dirasakan
  119. 3. Berdiri dengan kaki terbentang dan lurus, kemu-
  120. 5. Berlututlah dengan satu dengkul, kaki lainnja di-
  121. Lalu badan diangkat dan dilengkung kan kebelakang sedjauh mungkin agar dapat mengenai kaki
  122. belakang dengan kepala.
  123. Leo Eolstoi
  124. Iblis dengan
  125. Kulit Roti
  126. seseorang jang mengambilnja."
  127. pesta2 dengan kawan2nja, pe.
  128. jang lebih hebat."
  129. langlah kebaikan manusia, ha-
  130. buat orang2 jang hartanja me-
  131. limpah2 dan miliknja'djauh me-
  132. ngat berhasil itu. Dosanja pa-
  133. sal roti kering itu telah diam-
  134. nja meratjau. Tuan rumahpunhamba bikin petani miskin itu
  135. lah samar2 dilihatnja. Tetapi, jang diperlukannja. Inilah soal-
  136. kupan, sekedar jang perlu sadja
  137. ngan sifat2 baiknja. Selama itu
  138. pula. petani itu tidak akan ma-
  139. bangan. rah dan rela memberikan roti
  140. perkara roti kering sudah aku
  141. tamak dan rakus, hilanglah si-MenindjauKomune Rakjat
  142. ,Sze Tji Tsing": hal. 17 kolom
  143. rah serigala, mendjadikan me-Adapun hamba hanja menun-kesulitan2 kaum wanita diatas —
  144. nja dan adatnja, persis sepertinum. Semendjak karunia Tu-
  145. Łabi." han jang berharga itu — gan-dari atas.
  146. 1910 - 1960
  147. Hari Wanita Sedunia berumur 50 tahun
  148. POLIKLINIK MELATI
  149. Jajasan Melati
  150. WANITA SEDUNIA"

No.4 Th. i September 1959

ApiKartin

Penerbit : Jajasan Melatl Matraman Raya 51, Djakarta Terbit sebulan sekali

API KARTINI

Redaksi : Maasje Siwi, S. Asijah, Darmini, Parjani Pradono

Penanggungdjawab : Maasje Siwi

Pombantu2 :

S.K. Trimurti, Rukiah Kertapati,
Sugiarti Siswadi, Mr. Trees Sunito, Sulani, Rukmi B. Resobowo, Sar 2 tini, Sulistyowarni, Sutarni, Siti Suratih, Sudjinah

llustrator :

W. Nirahuwa
Alamat Redaksi: Matraman Raya 51, Djakarta Tilp.: Djtn 753

Alamat Administrasi Kramat V/7, Djakarta Tilp.: Gb 4430

Uang langganan :

37.
Rp. setahun

19.
enam bulan

10.
tigabulan..

etjeran per ex.

Api Kartini menerima karangan darí luar, dari siapa sadja jang me- naruh minat. Karangan harus ditik diatas kertas jang tidak timbalbalik. karangan jang tidak dimuat dapat dikirim kembali apabila disertai dengan perangko.

hal. :

Surat dari Redaksi

2 Kalung Tandjung

3 Kehidupan wanita tani

5 Djangan memandjakan anak ...

Bagaimana menggunakan ruangan jang ketjil?

C Masakan

9 Sulaman Hongaria

Tumbuh-tumbuhan jarg dapat digunakan

10 untuk obat-obatan.

Suku Toradja dan adat-istiadatnja ..

Hari Nasional Republik Demokratis Vietnam13

14 Hari Nasional Bulgaria

16 Beberapa petundjuk rumahtanga ..

Berita dari sana-sini 17 Djawaban redaksi

18 Effie Tjoa soprano Indonesia ...

Bagaimana menghilangkan .. tumpukan

gemuk dibagian perut 20

22 Iblis dengan kulit roti ..

*

Tarip iklan : 1 pagina………… Rp. 600. -400.— 1½2 pagina

250.—
14 pagina 1/8pagina 150.—

Kontrak : 6 × muat, rabat 10% 12 × muat, rabat 15%

Keterangan gambar kulit muka :

Wanita Toradja mengenakan pakaian adatnja.

Foto : Kempen.

SURAT

DAR!

REDAKSI

Daļam sedjarah peringatan hari kemęrdekaan kita, kiranja Peringatan 17 Agustus jang belum lalu ada lah hari jang terpenting. Pada saat itulah Bung

Karno mengutjapkan manifesto politiknja. Suatu hal .jang patut direnungkan oleh setiap warganegara

jang masih ingin mengabdikan dirinja pada kepen-

tingan Rakjat dan Negara.

Bagi kaum manita jang selama detik2 revolusi tu- rut serta mengambil bagian jang aktif untuk mem-

pertahankan kemerdekaan dan kehormatan tanah-

airnja menjambut hangat Manifesto Politik Bung .. Karno.

Kaum wanita dalam perdjuangannja untuk men- dapatkan hak?. sama jang sepenuhnja dalam Undangz Dasar dan dalam praktek Kehidupan se-hari2, Manifesto Politik dapat mempersatukan kaum wanita dalam mengabdikan diri pada kepentingan revolusi. Karena berhasilnja revolusi kemerdekaan kitalah, djaminan akan kemenangān perdjuangan wanita. Lebih daripàda itu, Manifesto memberikan semangat baru pada kaim wanita, pada seluruh Rakjat Indo- nesi untuk memenangkan perdjuangan untuk kemerdekaan jang penuh dan demokrasi.

Alangkah baiknja apabila setiap wanita di pabe- rikz, di perusahaan2, di kantor», di ladang, di dja- watanz, di sekolahan&, didalam lapangannja masing² dikota dan didesa mempeladjari Manifesto Politik Bung Karno ini.

Mari kita mulai.

Kalung Tandjung

Kemarin aku memetik tandjung, kurontje buatmu sebagai kalung.

Kau palingkan -muka dan hatimu berduka. Kau tolak untai tandjungkų kau mau permata.

Adik, Wadjahmu tetap tjantik walau berkalung tandjung. Siapa sekarang berkalung permata

强 ketjuali manusia istimewa

jang hartanja-seusia-dunia dan seusang perbudakan?

Adik, Kini kita baru bisa berkalung untaian tandjung, tetapi besok giliran kita, semua berkalung. permáta.

Engkau tersenjum, dan lehermu harum berkalung. tandjung.

Damairia

Kehidupan

Wanita Tani

Pada musím panen wanita merupakan teraga jang penting. Upah menuai jang biasanja mereka terima dalam bentuk padi, sungguh tidak sesuai dengan ke lelahannja. Mereka hania menerima 1/5 dari apa jang

Dalam suasaia kembali kedagang, sambil mendjual tena-Undang2 Dasar 1945 dibawah ganja sebagai buruh toko, pela- pimpinan Kabinet jang berpro-jan, perkebunan, buruh bangun-

gram antara lain "melengkapi bangunan dan ada pula jang

sandang pangan". maka sudah mengerdjakan pekerdjaan tangan selajaknja djika kaum wanita,dirumah. Istilah "tani" memang lebih2 jang ditempatkan sebagailuas artinja. Ada tani pemilik pelopor, pemimpin atau tokoh tanah luas jang ikut mengerdja- dalam masjarakat kita memper-kan tanahnja. ada pula jan ti- hatikan persoalan tersebut. Jang dak ikut bekerdja sama sekali penting harus kita ketahui jalah, tetapi menjewakan tanahnja jang kebenaran penderitaan Rakjat disebut "tuan tanah". Tetapi go- terutama dalam soal sandang longan ini djumlahnja tidak be- pangan untuk setjara tepat me-sar. Djumlah jang terbesar-adalah tani miskin dan buruh tani, ngetahui djalan keluarnja. Penderitaan Rakjat ini tidak mung-jaitu orang2 jang mempunjai ta- kin dapat kita lihat hanja sepin-nah sedikit sekali dan orang²

tas lalu sadja. Kita harus meli-jang sama sekali tidak mempu-

njai tanah. Pada umumnja tani hatnja-dari dekat, berbitjara dengan Rakjat djelata setjara lang-miskin disamping mengerdjakan sung dan mendalam, menanja-tanahnja sendiri, menjewa atau kan dan menjaksikan sendiri ba-menggarap tanah tuantanah, se- gaimana penghidupan mereka dang buruh tani karena sama sehari-harinja, untuk lebih ja-sekali tidak memiliki tanah, kin akan perlu tidaknja meleng-menggarap tanah orang lain atau memburuh dengan mengerdjakan kapi sandang pangan Rakjat. se- hingga tidak perlu disangsikan tanah pemilik tanah luas atau lagi, wadjib tidaknja kita mem-ikut menuai. bantu pelaksanaan program Ka-Kedudukan kaum wanita di- binet tersebut. Bagi wanita ma-desa dipengaruhi oleh komposisi ka jang meminta perhatian su-jang terdapat didalamnja. Na- dah pasti adalah nasib kaum wa- sib mereka tidak terpisahkan nita dan anak2. Oleh karena dari nasib keseluruhan keluarga itu, marilah kita menindjau kea-tani. Sebagai istri tani miskin daan penghidupan serta kehi-atau buruh tani, setjara lang-

dupan wanita kita didesa, jang sung mereka ikut merasakan pe-

merupakan bagian terbesar wa- nindasan2 tuantanah² jang pada nita Índonesia. umumnja berfungsi djuga seba-Pada umumnja, ketjuali didae-gai pelas uang dengan bunga rah nelajan, penduduk desa kita jang tidak ringan. Karena me- sebagian besar terdiri dari kaum reka ini tidak mungkin dapat tani. Ada tani jang sambil ber-mengerdjakan tanahnja sendiri

mereka dapat. karena luasnja, maka perlu di- sewakan pada tani2 miskin atau buruh tani, selama golongan ini ada kemampuan. Sewa tanah tsb. biasanja dalam bentuk hasil bumi. bahkan ada jang ber-bentuk kerdja. Sewa tersebut djumlahnja tidak selalu sama di daerah. Diantaranja terdapa!

apa jang dikatakan "maro" bagi sawah jang berarti, bahwa

pemilik tanah mendapat separoh dari hasil tanahnja. Pengeluar- an untuk bibit dan beaja untuk mengerdjakan tanah mendjadi tanggungan penggarap.. Djuga gagalnja panenan tidak mempe- ngaruhi ketentuan setoran. Ün- tuk ladang (tanah jang ditanami polowidjo) umumnja penggarap mendapat 2/3 hasil panenan. Di samping setoran jang ditentukan, biasanja penggarap dikenakan djuga bekerdja untuk pemilik tanah dengan tidak menerima upah. Baik tani miskin maupun buruh tani pada umumnja tidak mampu membeajai tanah sewa- nja. Lebih2 dalam keadaan. har- ga kebutuhan sehari-hari me- ningkat. Karena hasil panen tidak tjukup untuk dimakan sampai panen berikutnja, maka su- kar bagi mereka untuk menji- sihkan padi untuk bibit, dan ter- paksalah mereka memindjam dari tuantanah dengan bunga jang sampai 100% dalam waktu kira2 3 bulan. Umumnja satu kaleng padi kering harus dikembalikan mendjadi dua kaleng padi kering. Djika mereka tidak dapat

mengembalikan pindjaman tsb. Pada musim panen maka wa- djual laku Rp. 40, (harga2 ini maka akibatnja jalah ditjabut- nita merupakan tenaga jang berlaku di Djakarta). Untuk nja hak maro dan menempatkan penting. Upah menuai jang bia- membikin tikar tsb. seorang wa- tani miskin mendjadi buruh ta- sanja mereka terima dalam ben- nita memerlukan waktu menga. i tuk padi, sungguh tidak sesuai njam selama 5 hari terus mene- ni, bahkan bisa terdjadi djuga tanahnja sendiri, ikut disita. dengan kelelahannja. Dari apa rus. Dinding bambu (gedeg) -se-Bagi buruh tani keadaannja jang mereka dapat, maka 4/5 harga Rp. 25, dengan meng- lebih menjedihkan. Seorang pe. adalah untuk jang menggarap gunakan bahan seharga Rp. 7,50 tani umumnja hanja mampu me-atau jang mempunjai sawah.selesai dikerdjakan oleh suaml istri selama 2 hari terus mene-

ngerdjakan tanah seluas 1/4 ha Dan dibeberapa daerah mereka

dengan alat sederhana. Inipun diharuskan membawa hasil pa-us; mulai dari mentjari/membeli

semua anggauta keluarga jang nenan kerumah pemilik sawah. bambunja. Kesemuanja ini djika

besar, membantu. Hasilnja pa-Hasil bagian mereka dalam satu hasil tersebut dapat segera mendapat pembeli. Šering terdjadi ling banjak 5 kwintal padi, dari hari menuai, mungkin dibebera- bahwa karena sangat memerlu- djumlah mana separoh harus di- pa tempat, umumnja tidak lebih kan uang, hasil tsb djual de- setorkan kepada pemilik tanah. dari 1 kg beras. Meskipun me- ngan harga jang sangat rendah. 2 1/2 kwintal padi atau i 1/4 reka mempunjai pekerdjaan la- kwintal beras tentu tidak mung- in, tetapi titik berat adalah me- kin mentjukupi kebutuhan. ke- motong padi karena hasilnja

luarga petani dengan seorang sudah terwudjud beras. Djika

istri daí 3 oranğ anak2nja. Dja- datang musim. panen, maka ham- di djika mereka mempúnjai hu- pir tak kita djumpai wanita di- tang, achirnja· mereka dapat dja, rumah. Diantara mereka banjak tuh mendjadi setengah budak, pula jang meninggalkan rumah-mengerdjakan tanah dengan tinja untuik waktu jang lama se- dak mendapat bagian hasil, ka- lama ada panen disalah satu

rena harus mengembalikan hu- tempat. Kadang2 sampai ber-

minggu-minggu, bahkan ada tangnja. jang sampai satu setengah bu- lan lamanja, dari satu tempat ke Dalam keadaan tani seperti tempat jang lain, dimana sadja diatas, maka sudah barang ten- ada panenan. Biasanja jang di- tu jang paling terkenia adalah

bawa adalah anak jang masih kaum wanitanja jang bertang

menjusu atau jang paling ketjil. gungdjawab atas. keselamatan Baru setelah tjukup mendapat keluarganjā. Tidak berbeda de- hasil atau musim panen telah se- ngan suaminija, maka mereka lesai, mereka pulang. Hasil jang berusaha dengan sekuat tenaga mereka dapat dengan mening- untuk mentjukupi keperluan ke- galkan rumahtangga, anak dan luarga. suami sampai berminggu-minggu. pada umumnja tidak pula tjukup mereka makan selama satu bu-

Wanita masih mengalami

diskriminasi lan.

Sehabis musim panen, maka

Mengingat di Indonesia ma-datanglah musim patjeklik bagi sih terdāpat sisa2 feodalisme wanita2 tani. Persediaan makan tidak ada. Tinggal satu djālan, jang menganggap wanita seba- jáitu mendjuál tenága atäu mė- gai setengäh orang, maka bukan ngerdjakan pekerdjäai tangān mengherankan, djika kita dalami lapangan pertanian maših men-dirumah, seperti membikin bá-

upah. Seorang wanita jang be- sajur dari tempurung dll. Ada

kerdja menanam padi dari djama jang berdagang, jang lazimnja

8.00 pagi šampai djam 12.00 si-modalnja mereka dapat dengañ ang di Djakarta mēndapat upahpindjam. Kemibali mereka men- sebesar Rp. 7,50 dengan tidak djadi manigsa linitah darat. Hásil menerima makan. Seorang lelaki jang mereka dapàt dari peker-- sebaliknjá untuk mengerdjakan djaan ini ternjata tidak banjak tanah dalam waktu, jáñg sama djuga. Misalnja sadjà seorang mendapat upah Rp. 15, dan jang menganjam tikar jang ber-mendapat makan satu kali. Ba- ukuran 3,5 X 2 meter, dengan
menggunakan bahan daun pan- gi seorang wanita tidak ada persediaan djáminán keselamatan dan jang telah dimasak seharga anak² janġ, ditinggalkan. kira² Rp. 7,50, biasanjà djika di-

Penderitaan2 wanita didesa.

Disamping kesulitan2 tsb. kaum wanita didesà banjak me- nġalami penderitaan² dalam ma- salah perkawinán, pertjeraian dan soal waris: Kawin paksa dan perkawinan kanak2 sering kita djumpai. Anak. perempuan jang telah berumuir 12 tahun sudah dianggap tjukup tuà, untuk dika winkan, sehingga tidak pèrlu la- gi merēka bersekolah. Dan me- mang ada alasan² jang mereka

anggap tepat a.1.: 1. Mendjadi adat kebiasaan di-

desa anak perempuan jang telah mengindjak umur 12 tahun, sudah dianggap tjukup tua untuk kawin.

2. Dengan adanja kesulitana

ekonomi jang terdapat didesa, maka tiap perkáwinan anak perempuan merupakan djalan keluar, karena meri- ngankan beban orang tua- nja.

tinja kerugian? jang. terdjadi karena perkawinan dibawah ümur. Karena' sebab2 tsb diataslah, maka sering terdjadi kawin paksa dan kawin anak2, halmana mudah menjebabkan adanja pertjeraian, jang kadang2 terdjadi setjara sewenang-wenang. Seorang istri mudah ditjerai dengan tidak ada djaminan apa². (Bersambung ke hàl..τ)

kul² dàri bambu, tikar, sendok 3. Tidak dan kurang dimenger- djumpai diskriminasi dalam soal

Diangan

MEMANDJAKAN

Oleh: Soemarjati Bk.

Kurang lebih sepuluh tahun Kak Atni hidup be- rumah tangga, tetapi baru dianugerahi seorang anak laki2. Kak Atni adalah putera satu²nja dari ibu Atma, maka tak heranlah orang apabila ibu Atma sajang sekali kepada tjutjunja jang baru satu-itu. Sedjak Djudju, demikianlah nama anak itu, di- lahirkan hingga kini, tak pernah berpisah dengan neneknja. Segala kemauan dan keinginan tjutjunja selalu diberinja. Djika menangis lekas2 digendong dll, Dan tangisnja inilah jang merupakan sendjata bagi Djudju djika meminta sesuatu tak diberi. Oleh neneknja, Djudju dilarang bermain-main keluar rumah, sebab takut meniru teman2nja jang kurang sopan, jang sering mengeluarkan kata2 kotor dan perbuatan²nja jang kurang baik. Dengan demikian neneklah jang menemani Djudju di- rumah. Akibatnja Djudju mendjadi seorang anak jang tjengeng, mandja dan keras kepala. Pada suatu ketika saja datang ketempat Kak Atni. Waktu itu Djudju sudah berumur 3 tahuu. Kebetulan waktu itu hari minggu, hari libur, se- hingga selain saja, ada djuga tamu lainnja jang berkundjung kesitu. Tak berapa lama setelah kita membitjarakan soal kebutuhan rumahtangga keluarlah hidangan. Tjoklat susu dan dua ples kue2. Tiba2 Djudju keluar dari dalam kamar menghampiri ajahnja. Dan berkatalah ajahnja: Diu, berilah salam kepada ibu² dan bapak2 ini ja ?!" Djudju menggelengkan kepalanja. Setelah dilihatnja medja penuh dengan minuman dan kue, diambilnja sebuah gelas sambil mengatakan ,Djud'u mau minum ini"., Diangan Dju, ini untuk tamu. Djudju kan sudah minum tadi?!", sahut ibunja seraja menggendong Djudju kedalam. Tetapi Djudju terus meronta-ronta dan menangis sekeras2nja. Minta minum jang itu djuga, gelas jang diambilnja tadi. Melihat ini neneknja jang terlalu sajang itu mengambil Djudju dari gen- dongan ibunja dan dibawanja kedepan lagi, dan diambilkanlah gelas jang tadi dimintanja. Biarlah ia masih ketjil", demikian kata bu Atma sambil menjodorkan minuman itu kemulut Djudju. Demikianlah dengan memandjakan sitjutju, da- pat pula bapak dan ibu jang mendapat malu dari para tetamu jang waktu itu berkundjung kesitu. Setelah selesai dan haripun sudah agak siang, pu- langlah kami ketempat masing2. Pada suatu hari ada seorang pedagang rudjak lalu. Pagi itu Djudju sudah beli es dll, tetapi me-

ANAK

lihat tukang rudjak Djudjupun minta dibelikan. Kak Atni melarang. Djudju menangis didepan rumah dan mengentak-entakkan kakinja ketanah. Tetangga sebelah berkata: Biarlah belikan sadja. Ia masih ketjil ini". Tetapi hari masih pagi, nanti perutnja sakit", diawab Kak Atni. Karena malu terhadap tetangga- nja, Djudju ditarik masuk kerumah. Tangisnja mendjadi-djadi dan bergulung2 ditanah. Demikianlah makin lama kenakalan dan keras-kepala si Djudju makin tambah. Segala usaha telah ditempuh oleh Kak Atni. Tetapi belum diuga ada hasilnia. Bagaimana menundukkan" si Djudju. Pada suatu ketika Kak Atni mengeluh kepada saja tentang kenakalan anaknia. Aduh, bagaimana dik, Djudju ini nakalnja bukan main. Susah saja melajaninja". Ditjerita- kannja tentang kenakalan sehari2 si Djudju. Dari jang ketjil2 sampai kenakalan jang diluar batas. Membanting piring dll, barang jang berharga. Kc- padanja kunasehatkan : Kak Atni, mulai saat ini, djanganlah si Djudju itu selalu dilajani. Djangan dimandjakan. Latihlah dia supaja mau bekerdja sendiri dan mejelesaikan kesukaran²nja sendiri. Hal ini, terutama akan di- dapat apabila ia diberi teman jang sebaja dengan- nja. Biarkanlah ia bermain-main keluar rumah bersama-sama teman² lainnja. Dan saja kira ia sudah waktunja untuk masuk Sekolah Taman Kanak2. Ini tentu akan lebih baik, sebab ia akan mempunjai lingkungan baru untuk bermain be- ladjar tanpa menggantungkan sesuatu pada ibunja. Tetapi, apakah nanti ia malah tidak tambah nakal".tanja Kak Atni, Ah, tidak. Djangan kuatir kak. Djika ia masih nakal djuga, tidak akan sela- manja begitu. Dan kenakalan itu wadjar, biasa terhadap pada anak jang seumur dia. Sudahlah kak, masukkan sadja lekas2. Djaıgan kuatir", djawab saja. Terimakasih dik, akan segera kudaftarkan dan sekali lagi terimakasih atas nasehat adik", tukasnja. Dan betul djuga, beberapa hari kemudian Djudju sudah masuk sekolah di Taman Kanak2 jang terdekat dekat dengan rumahnja, Taman Kanak2 Melati. Ia masih djuga nakal, tetapi nakalnja lutju dan tidak tjengeng lagi. Ibu bapaknja se- nang sekali dan bu Atma, nenek D'udju bertam- bah saiang. Tetapi kesajangannja tidak terla'u di- tondjolkan seperti sedakala.

C. Medja makan jang bisa disetel adalah sangat
A. Dalam dinding bisa dibuatkan tempat untuk
praktis untuk ruangan ketjil buku

B. Akuarium jang ditempatkan diatas medja merupakan pemisah tempat duduk dan tempat makan

BAGAIMANA MENGGUNAKAN RUANGAN

JANG KETJIL?

Pertanjaan diatas timbul gara2 pertjakapan antara dua wanita, teman karib rupanja, jang bertemu diopelet, dalam satu perdjalanan dengan kami. Seorang diantararja rupania penganten baru. Diantara pembitjaraan2 mereka jang mena- rik perhatian kami jalah, ket:ka wanita jang lebih tua bertania: Bagaimana, dik, rasanja menju-

sun rumahtangga baru ? Senang ?"

Ada sqiangnja, tetapi djangan ditan:a susah.. nja," djawab wanita penganten baru itu. Pajah- lah berumahtangga sekarang ini. Semua serba mahal. Segalanja main uang, mending ka'au dapat rumah, rumahnja besar. Mana ketjil, sempit, banjak keluargà jang tiiggal bersama, a'ah, kesel saja rasania. Mana bisa tjukup kalau tempat begitu sempit. Belum ada tamu !..." Mendengar pembitjaraan ini, mau tidak mau kami mendjadi tersenjuın. Tersenjum karena ke- luhan sematjam ini tidak sadja kami dengar di- utjapkan oleh seorang dua, apalagi kesusahan mendapatkan rumah (bahkan kamar sadja), su- dah bukan lagi merupakan persoalan baru. Di- samping tersenjum timbul rasa kasihan, karena utjapannja itu betul2 keluar dari hati dan rupa. nja sempitnja ruangan itu, benar2 menjusahkan.

Tetapi setelah kemudian kami berp:kir lebih lan- diut, setjara tidak sadar kami mengirikan nasib baik dari penganten baru itu. Masih untung dapat rumah, biar baga:manapun ketjihıja. Sebab kami diuga mengenal beberapa orang jang setelah kawin terpaksa harus tiiggal sendiri2, karena belum mempunjai tempat tinggal. Tentang me- ngatur ruangap jang ketjil, petund'uk dibawah ini mungkin dapat membantu memetjahkan per. soalannja. Leb:h dulu ingin kami kemukakan, bahwa mendapatkan sesuatu, bak!ah kita selalu berpedo- man begini : mqierimia keadaannja séperli apa adania, dan tidak-menginginkan sesuatu menurut apa jg kita kehendaki. Berpikir menurut tjara Jg pertama akan dapat memberi kepuasaan kepadi kita, sebalikn'a berpikir mquirut tjará jang kedua akan membuat kita tidak pernah- puas karena mengharapkan sesuatu jang tidak ada. Dalam persoalan ruanganpun begitu pula. Setelah men- dapat tempat, terimalah tempat itu seperti apa adanja, baru kemudian dipikirkan bagaimana mnngaturnja supa'a mendjadi ba:k dari mende- kati apa jang kita ingini. Ruangan jang ket il se- betulnja tidak perlu terlampau memusingkan ke

pala saudara. Jang perlu harus diingat, jalah me- (Sambungan dari hal. 4) ngatur demikian rupa, supaja ruangan jang kefjil itu nampaknja tidak makin sempit.

Memilih mebel. Bentuk mebel mempengaruhi sekali pemandangan dalam ruangan. 'Tidak sadja mebel kita itu seba:knja kita pilih jang ukurannja tidak terlam- pau besar, tetapi rangka dan bentuknja meme- gang pula peraian. Memilih kursi jang rangka- nja terdiri dari kaju jang lebar2 dan jang berka- sur akan menjempitkan pemandangan. Makin ber- kurangnja dipakai palang2 pada medja dan kursi makiı meluaskan pemandangan jang akan mem- bantu kesan, seolah-olah ruangan saudara mendjadi lebih besar. D;uga meletakkan kursi2 itu tidak perlu harus mengelilingi satu medja. Boleh salah satu ditarik ke sudut dengan disampingnja diletakkan medja ketjil atau lainnja,

Membagi ruangan. Membagi" disini berarti mempergunakan ruangan jang ketjil se-tepat2nja. Ruangan jang sudah ketjil sebaiknja djangan dibagi lagi mendjadi dua ruangan. Djika perlu membagi ruangan itu sebagai tempat duduk dan kamar makan mi- salnja, pergunakanlah alat pemisah. Memakai sekesel harus dihindari, tetapi sebagai gantinja letakkanlah akuarium jang tinggi jang bentuknja memaıdjang ditempat itu, sehingga ruangan makannja agak tertutup. Boleh djuga memakai d:nding iang tidak tetap (dapat di-pindah2) mi- salnja dari kaju jg ringan jg dibuat seperti trali dan jang tinggi serta lebarnja tidak menutupi pe- mandangaı ruangan itu seluruhnja. Bagian atas alat pemisah ini bisa terdiri dari papan jang me- lebar, sehingga diatasnja dapat diletakkan pot2 bunga ketjil, patung2 alau barang2 jang murah- menarik ang dapat menambah semaraknja pemandangan. Andaikata terpaksa ruangan itu pada malam hari d.pakai diuga untuk tidur, dapat pula ditam- bah dipan jang besar dan pandjangnja sedang. Pada siang hari dipan ini diberi alas jang berwar- na dan pada malam hari ditukar dengan alas pu- tih. Meletakkan dipan ini dibelakang alat pemisah jang kami sebut diatas tadi, akan mengurangi kesan seakan-akan terlalu banjak tempat jang di- pergunakan, sekalipun dumlah barangnia sama. Perhiasan-dinding berupa padjangan kain atau pigura, lebih baik kita simpan dulu sampai kita memperoleh ruangan jang lebih besar. Pilihlah hiasan jang ringan supaja serasi dengan ruangan jang ketjil. Nurtini

Bahkan sering suatu pertjeraian membawa akibat terlantarnja anak2. Disamping itu ada djuga jang tidak ditjerai tetapi djuga tidak meneríma djaminan dari suami, karena permaduan, Karena wanita2 kita didesa masih banjak jang kurang pengetahu- annja, banjak jang masih buta- huruf, maka sulit bagi mereka untuk mentjari djalan keluar dari segala kesulitan jang mereka ha- dapi. Mudah timbul putus asa, jang kadang2 mengerikan, seperti bunuh diri atau membu- nuh. Tangan wanita jang halus dalam keadaan gelap mampu mendjalankan sesuatu jang mengerikan, karena penderitaan jang tak tertahankan. penderitaan lahir dan penderitaan bathin. Dalam soal waris kaum wanita didesa kebanjakan menga- lami djuga diskriminasi. Sebagai wanita tani mereka ikut serta dalam produksi, tidak beda- nja dengan kaum prija, tetapi dalam menentukan hak waris, maka hampir dimana sadja, ke- dudukan mereka tidak dihargai sebagaimana mestinja. Demikianlah sekadar gambar- an mengenai kehidupan dan penghidupan wanita? kita didesa jang memerlukan pemetjahan setjara serieus dari pemuka2 wanita kita jang sanggup berdju- ang untuk kaumnja. Disamping perlu meningkat- kan kesedaran saudara2 kita kaum wanita didesa, maka dalam rangka usaha "melengkapi San- dang-pangan", mendjadi tugas dan kuwadjiban kaum wanita sendiri untuk ikut serta mem- bantu melantjarkan pelaksanaan program Kabinet : Kerdja seka- rang ini, sedemikian rupa sehingga penderitaan kaum wanita sebagaimana tertjantum diatas dapat dilenjapkan.

nj. S. Abdulrahman

Oleh : nj. Sulistyowarni

kuwe talam dgn

udang ebi

atak bakar laksa

B a.han :

Otak 1 bidji, telur bebek 2 atau 3 bidji, macaroni.

Taoge pandjang jang sesu-Bum b u :

Bahan:

1 Mangkok tepung beras, / mangkok sagu (tepung kan- dji) 1 kelapa tua, gula pasir 2 sendok makan, garam sedikit, untuk atasnja : ebi kering,

brambang, bawang goreng,

gula, lada sedikit.

Kelapanja setelah diparut di- bikin santen 2 matjam jalah santen kentel (kani) dan santen entjer (kabar). Masing2 setelah direbus, santen entjer- nja disedu dengan tepung dua matjam tadi dengan ditambah lagi santennja. Untuk bagean atas diambil santen kental dengan ditjampuri 1 sendok teh sagu dan 2 sendok teh beras ditambah sedikit garam. Djikalau bag'an bawah sudah mateng, bagian atas (santen kental dituangkan diatasnja). Membikin kuwe ini bisa dengan lojang atau di tjutjing terus dikukus atau di edang. Djika sudah mateng diatas disebari ebinja tadi, jang membikinnja se- perti berikut :

Ebi kering ditumbuk dengan lumpang, di-gilas2 supaja bisa berambut, dengan diberi asem dan gula sedikit demi sedikit digangsa dengan sedikit minjak, untuk selandjut- nja ditjampurkan dengan gorengan brambang bawang goreng, lada atau tjabe merah gorengan.

Bahan :

Bie Hun 1/4 kg jang setelah

direndam di air anget2 di-

taruh dikalo.

dah dibersihkan dimasukkan air panas sebentar terus di- taruh dikalo. Daging sapi atau daging ajam dan/atau tulang2 sop. Kemangi dan daun bawang, brambang goreng, santen da- ri 1 kelapa.

B u m b u :

Bawang merah, bawang pu tih, ketumbar, djae, laos, kunjit, seputjuk tjabe merah, garam, Setelah semua- nja ditumbuk halus digangsa minjak atau mentega dan ditambah dengan daun salam, daun djeruk purut, daun sere dan dimasukkan sekali po- tongan daging dan santennja. Tjara menghidangkan adalah sebagai berikut : Taoge dan bihun diatur di basi, kuahi- nja dituangkan diatasnja terus ditambah gorengan brambang dan kemangi. Masakan ini biasanja dimakan sebagai gadon dan makannja harus anget2.

Lada (mritja garam) setju- kupnja. Otak di-potong2 agak tipis2 di goreng macaroni direbus sebentar terus ditjam- pur dengan gorengan otak, diatur di piring pantji atau vuurvaste schotel jang sebe- lumnja telah disemer dulu dengan mentega. Telornja dikopjok dengan ditambah garam dan mritja dan brambang goreng, terus ditjampurkan kedalam piring pantji tadi dan diatasnja diberi mentega dan paneermeel (tepung roti), terus diepan atau di masukkan oven sehingga mateng.

Lulaman Hongaria

S. A.
Kalau tanahair kita terkenal Gambar ini diambil dengan sana sini dengan selingan daun dengan kain batiknja, maka Ho-kertas karbon 4 kali diatas kain-kuning. Motif jang ditengah de- ngaria terkenal dengan sulaman-nja. Motif bunga disulam dengan ngan biru dan kuning muda ping- nja. Terutama karena kombinasi plat dan steelsteek. Bunga janggirannja, sedang pinggirannja hitam. warnanjà jang terang dan indah. dibawah dari tiap motif dengan Tjiri utama sulaman Hongaria warna merah-tjoklat dipinggiriPinggiran diluar disulam de- adalah warna-warni jang segar dengan kuning muda. Tengah- ngan dua warna kuning. Pinggir- dan sulaman jang sederhana.nja dengan steelsteek hitam (un- an luar dengan festonneersteek Dibawah ini adalah motif untuk tuk pinggiran) dan platsteek ku- kuning muda. alas tempat bunga atau untuk ning muda. Untuk bunga jang Taplak ini selandjutnja diberi alas nampan dan lain sebagainja. di atasnja: daun² dibawahnja kelim jang ketjil sekali atau kain-Motif dibawah ini digambar se-dengan tjoklat dan dipinggiri hi- nja digunting menurut pinggiran perempat besarnja. festonneersteek. Diseterika dari djau, daun2 diatasnja dengan Kain jang diperlukan adalah sebaliknja. kuning tua, pinggirannja tjoklat, 32 × 32 cm, benang sulam dalam tengahnja dengan kuning muda warna: kuning muda dan tua, dipinggiri hitam. Pinggiran²nja merah tjoklat, tjoklat, hidjau, dengan hitam. Daun2 dan tang- hitam dan biru. kainja dengan hidjau, tetapi di-

Tumbuh-tumbuhan jang

dapat digunakan untuk

obat-obatan

pohon dadap srep

rangi panas", sehingga selain untuk obat luar, djuga dipergu- nakan untuk obat minuman guna mengurangi rasa panas dalam perut. Air daun dadap srep digunakan djuga untuk obat-obatan.

Dempul lelet (nama latin : An- tidesma Ghaesembila Gartn). Tempat : Banjak terdapat di- hutan djati di Djawa, ditanah kering dan hawa panas. Dempul lelet digodok untuk berku- mur guna membersihkan lendir ditenggorokan dan untuk membersihkan mulut, godokan di- tjampuri dengan bidji pinang diremuk merupakan air kumur- an lebih baik.

Sebagaimana telah diketahui nia Sholaris), diedarkan daun umum, bahwa selain obat2ansambiloto, daun kumiskutjing jang bisa didapat di rumah atau remukdjung jang semua obat, di Indonesia terdapat ba-asalnja dari hutan belukar atau njak tumbuh2an jang bisa di-ladang untuk didjadikan obat2- gunakan pula sebagai obat. an bagi penjakit2 malaria dan Hutan banjak sekali menghasil-sakit gindjel. kan tumbuh2an jang dapat di-Di pasar2 banjak terdjual gunakan untuk obat2an. Hutan obat2an asal dari daun²an atau adalah gudang dari sesuatu ba-tumbuh2an jang sudah siap un- han, hutan dapat dinamakan tuk diminum, jang berwarna pula pertahanan dan emas hi-kuning, hidjau atau ke-merah2- djau dan hutan merupakan dju-an didalam botol. Djuga obat2. ga lumbung bahan makanan. an asal dari umbizan dan akar2 Lebih² tidak diketahui lagi bahan banjak didjual. wa hutan dapat mendjadi apo-Pendjual djamu galian (arti- tik hidjau" atau rumahobat nja obat mandjur) dengan ba- hidjau" bagi orang sakit. Di- kulnja jang dipikul ke-mana2, dalam hutan atau dibelukar dan merupakan apotik berdjalan, ladang2 jang letaknja berdjauh- menawarkan obat²annja sambil an dari tempat tinggal orang menjanji, agar orang2 membeli. dan jang kebiasaan disebut hu-Kadang2 dibawanja pula sedjo- tan djuga, tersedia beberapa do wajang golek untuk menarik djenis tumbuh2an, misalnja para pembeli. daun sembukan untuk obat sakit perut, daun sambiloto untuk obat malaria; temu untuk Dadap srep : membersihkan darah dan masih banjak lagi. Tempat : tumbuh dikepulau-Pendapat ini bukanlah pikir- an seluruh Indonesia, terdapat an atau pendapatan baru, tetapi liar dan djuga ditanam dipagar nenek mojang kita telah meng- dan di-kebun2, dapat tumbuh gunakan beberapa djenis tum- ditanah datar dan dipegunung- buh2an sebagai obat2an. Baik an. Di kebun2 kopi untuk ta- di tengah² hutan, di desa² dan naman rindang dan djuga guna dikota sekalipun dari dahulu pendjalaran sirih dipekarangan. kala hingga" kini meskipun Daun muda dadap srep di- obat2an sebagai : ,sulva, pinni- buat halus dengan adas pulo- cylin, aureomycin" dll obat pa- tent telah didapat di-mana2. sari untuk kompres kepala jang Pada Di-kota2 sering terdapat sakit demam panas. orang2 Jang mendjual babakan umumnja, daun dadap srep pule (kulit pohon pule : Alsto-mempunjai kekuatan mengu-

Gagan, daun kaki kuda (nama latin : Centella asiatica). Tempat : daun gagan adalah sebangsa rumput2an berdaun berbentuk bundar, mendjalar dengan batang pendek di rumput2, atau tumbuh bergrombo- lan. Gagan tumbuh diseluruh Djawa ditanah jang agak basah dan dapat tumbuh baik hingga tinggi dari mukalaut kira2

2.000 m. Di kebun2 kopi atau teh gagan ditanam sebagai pe- nutuh tanah, untuk mentjegah bahaja' hanjutan tanah. Daun gagan selain dimakan sebagai ulam atau lalab, diguna kan djuga untuk tutup luka² sesudah dibuat lemas lebih du- (Bersambung kehal. 12)

Suku Toradja dan

adat-istiadatnja

Para pembatja pasti telah seringkali men- dengar suku Toradja di sebut2 diantara sekian banjak sukubangsa jang ·terdapat ditanahair kita Indonesia. Dalam barisan2 dalam perajaan Hari Proklamasi atau hari2 nasional lainnja, suku Toradja kita djumpai djuga diantara suku2 lainnja dalam Barisan Bhineka Tunggal Ika. Nama Toradja mēnurut sedjarah diberi- kan kepada penduduk pegunungan jang tinggal- nja disebelah Barat Palopo, ibukota Luwuk, didaerah aliran sungai Sadang di Sulawesi Te- ngah. To berarti orang, djadi Toradja artinja orang pegunungan. Seperti halnja dengan berbagai suku lainnja, djuga disini dikenal beberapa golongan suku lainja, diantaranja ada: Toradja Sadang, Toradja Poso dan Toradja Sigi. Sistim susunan keluarga berdasarkan sistim orangtua (parental) artinja sesuatu masjarakat didasarkan kepada garis keturunan bapa dan ibu. Karenanja sistim ini bersifat 2 fihak (bilateral). Dapat ditjatat, bahwa disamping sistim ini pada sukubangsa Indonesia lainnja terdapat sistim satu fihak .(unilateral) baik jang berdasarkan turunan bapak (patrilineat), maupun jang berdasarkan keturunan ibu (ma- trilineat). Karena sistim parental itu, maka desa² didaerah sukubangsa Tóradja didiami oleh keturunan jang sama dan perkawinannja terdjadi didalam desanja sendiri dengan anggota kelu- arganja sendiri pula. Tetapi adakalanja djuga terdjadi perkawinan dengan luar desa, akan tetapi dari satu keturunan djuga. Sifat perkawinan ini adalah matrilokal artinja sesudah perkawinan penganten laki2 pulang kekeluarga penganten wanita. Seperti telah dikemukakan lebih dahulu, kesatuan masjarakat di Toradja dibentuk oleh desa2. Kehidupan sukubangsa ini menundjuk- kan persamaan jang hampir merata. Sifat go- tongrojong masih hidup subur diantara mereka. SAROAN Arti jang sebenarnja dari saroan jalah bagian atau golongan. Umpama 5 bagian atau 5 golongan dari distrik Balusu. Saroan itu la- zim djuga dipergunakan didistrik Tikala. Tjon- tohnja sbb. : Dalam sebuah kampung terdapat sebuah tongkonan (rumah turunan). Rumah tongkonan itu dikelilingi oleh beberapa rumah jang lain, umpama duapuluh buah atau lebih. Penduduk 20 rumah itu dinamai sangsaroan (satu saro-

an). Dalam se-gala2nja (pekerdjaan) penduduk 20 rumah setia mendjadi satu artinja selalu bantu membantu. Orang tomakaka jang berdi- am dalam rumah tongkonan jalah jang mendjadi kepala dari saroan tadi. Disini perkataan saroan sudahlah terang bagi kita jaitu satu bagian atau golongan dari sebuah kampung atau distrik. Begitupun di-distrik2 Madandan, Tap- parang, Malimbong dll. ada terdapat saroan2. Kira2 sama dengan Rukun Kampung. Didaerah distrik Simbuang saroan diganti dengan nama lain jaitu akka', artinja sebenar-

nja jaitu anglut, Semua pekordjaan diangkat olch satu tangan, artmja biarpun banjak orang

bekerdja semuanja dianggap mempunjai aatu

tangan sadia bila satu pekrdjaan diangkatnja

atau dikerdjakan dengan bersatu hati. Ditanah Djawa disebut gotong rojong".

Soperti dikatakan tadi saroan itu ber-dje-

nis2 tjaranja, ada aaroan jang terdíri dari 88

orang jang bekerdja umpama dalam distrik

Madandan, ada pula jang lebih. Saroan dari 8—8 orang dinamai saro'-saro' = bagian ketjil dari 8040 orang bekerdja umpama dalam distrik Madandan djuga dinamai sarobussan.

Semua orang dalam satu kampung mesti

mondjadi anggota salah satu dari saroan2 jang ada dalam kampung itu. Dahulu kala orang?

jang tak turut. saroan diharuskan membajar denda. Somuanja mesti turut salahsatu dari sa-

4ン44644194498695999696999999999920.92299922222221299929229999929299999999公992992

(Sambungan dari hal. 10)

lu. Remukan daun gagan de-

ngan air untuk mentjutji luka2,

remukan daun gagan dengan adas pulosari diminum untuk obat tjatjing buat anak2. Pada umumnja rebusan daun gagan merupakan obat untuk mem- bersihkan darah. Mengingat banjaknja tum-

buhzan jang terdapat di tanah-

air kita jang dapat digunakan untuk obat2an, baiklah kiranja kalau Kementerian Kesehatan ber-sama² dengan para ahli dalam soal ini menjelidiki dan

mempeladjarinja kemudian di-

gunakan untuk meringankan para penderita sakit dan mem- perkaja obat2an kita sendiri.

roan itu, sehingga orang jang turut dinamai e tosumaro. Sebagian besar dari bangsa Toradja- itu amat gemar membuat pesta dan ber-suka2 sehingga tak ketinggalan pada pesta itu semua rupa tari, gerta memakai minuman jang terutama jalah tuak. Tuak itu pengganti air biasa sebagai minuman. Lain² pesta penjembahan seperti pada waktu mengerdjakan sawah, membuat atap ba- ru pada rumah2 namanja ,mangrara banua". Selain itu djuga ada beberapa matjam pesta

besar dan ketjil jang digemari orang Toradja.

Dapatkah dikatakan, sebagian dari usaha hidup-

nja ditudjukan untuk mengadakaņ perhubung-

an tetap dengan dewa2 dengan djalan berpesta.

Dalam hal ini banjak persamaannja dengan orang Bali, jang berpesta pula sehabis memo- tong padi atau sesudah selesai mendirikan ru mah.

Sartini Nur

Mn daun dadap srep

Bahan dari : buku obat²an

dari hasil hutan

Dinas Penerbitan B.P.

MENJAMBUT HARI NASIONAL

Bulan jang lalu Rakjat Indonesia baru meraja- an setjara damai dan beršahabat, kerdjasama un- kan hari Nasionalnja 17 Agustus. Dari hampir se- tuk memadjukan negerinja masing2 atas dasar luruh pendjuru dunia kita telah menerima utjap- persamaan dan saling menghormati. an2 selamat, tanda kegirangan dan penghargaan Maka sebaliknja adalah patut bilamana kita atas hasil2 jang telah ditjapai oleh Rakjat Indonesia dalam perdjuangannja selama 14 tahun me- djugà menjambut hari2 Nasional Rakjat2 dan negara2 jang seperti kita berdiri atas prinsip2 jang lawan pendjadjahan untuk kemerdekaan dan ke- madjuan tapnahairnja. Hangat dan penuh rasa per- sama ini, jang mendjundjung tinggi dan memper- sahabatan sambutan2 itu, terutama jang da- djuangkan perdamaian dan persahabatan antara bangsa2, jang dengan teguh dan konsekwen me- tang dari negeri2 jang se-tjita2, negeri2 jang men- lawan pendjadjahan dan penindasan di segalil dukung prinsip2 Konferensi Bandung, jalah anti bidang. perdjadjahan dan penindasan, hidup berdamping-

Hari Nasional

Republik Demokrasi Vietnam 2 September

Ho Chi Minh

Bulan mendjenguk dari djendela memantjing sjair, 'api kerdja perang menahan daku, ringga tak dapat mentjiptakannja; 'gema lontjeng tjandi dipegunungan bawakan daku mimpi musimbunga berita kemenangan dari garisdepan. Sedang aku membatja, burung² mengintip dari terali djendela, bajangan bunga bermain-main dibatu tinta, begitulah selalu ada kuda datang lelah membawa berita kemenangan aku ingat kau aku tulis baris² ini bagimu Waktu senggang sehabis kerdja tugás perang, angin musim gugur hudjannja dan dinginnja menggigit lalu seorang mendengar suara siul jang sampai dari bukit para gerilja sudah kembali dan aku gembira bahwa anggur. tjukup banjak untuk mereka. Hari kelima belas dibulan pertama bulan bulat besar dan sungai didjauhan bagai berlari lurus mendaki langit tinggi dalam kabut kita diskusi kerdja bagi pertempuran kita dan seluruh perahu meluntjur bersama tjahaja bulan.

2 September adalah hari Nasionalnja Republik Demokratis Vietnam, jalah salah satu anggota dari keluarga besar negeri2 Asia Afrika, negara jang bersamaan dengan kita mentjetuskan Revo- lusi Agustus, Negara jang seperti kita dengan teguh berdjuang untuk mempersatukan wilajah- nja jalah Utara dan Selatan, negara jang Rakjat- nja serta terutama Kepala Negaranja sudah amat terkenal di Indonesia. Untuk menjambut hari Nasional RDV ini kita muat suatu sadjak dari Presiden Ho Chi Minh, jang selainnja mendjadi pemimpin besar Rakjat- nja, djuga terkenal dengan sadjak2nja jang penulı berisi semangat perdjuangan bangsa dan Rakjat- nja melawan pendjadjah Perantjis, untuk kehidu- pan jang bahagia, makmur dan sentosa bagi seluruh Rakjat Vietnam.

HARI NASIONAL BULGARIA 9 SEPTEMBER 1959

Seperti halnja dengan Indonesia, Bulgaria adalah suatu negeri dimana Rakjatnja penah menderita dibawah kekuasaan asing. Tgl. 9 September 1944 setelah meliwati per- djuangan jang penuh sedjarah kepahlawanan melawan pendjadjahan keradjaan Turki Ottomapı, kemudian melawan penindasan fasisme Djerman, Rakjat Bulgaria mentjapai kemerdekaannja dan mendirjkan suatu negara berpemerinıtahan Rak- 20 jat. Dimasa penindasan jang lampau, kaum wanita Bulgaria atjapkali direndahkani danı di-indjak2 haknja. Kaum buruh wanita dibajar 30-40% lebilı rendah dari buruh lelaki untuk pekerdjaan jang sama. Wanita desa mendjadi korban dari ke- sengsaraan, kemiskinan dan butahuruf.

Dibawah peerintahan Rakjat, kebudajaan nasional Bulgaria makin berkem- bang. Dan disemua tjabang2nja, Kaum wanita memegang peranan jang penting. 500 wanita bekerdja pada lembagaz Akademi Pengetahuan sebagai pekerdja ilmijah. Pu- luhan ribu wanita bekerdja sebagai dokter, bidan dan djururawat. Dilapangan eko nomi para wanita Bulgaria bekerdja dengan pengetauan dan pengalaman jang baru. Dalam masa 5 tahun sadja lebih dari 95.000 wanita telah mendapat hadiah, medali dan tanda penghargaan lainnja, sebagian besar dari mereka untuk kemadjuanz jang ditjapai dalam lapangan pertanian. Wanita Bulgaria djuga mengambil bagian jang penting dalam pemerintahan:

7.184 wanita mendjadi anggota dari DPR2 daerah dan setempat, 41 wanita mendjadi anggota Parlemen Bulgaria.

Sebeīum tgl. 9 September 1944 hanja terdapat 46 tempat asuhan anak2. Sedjak itu lebih dari 6.300· tempat2 penitipan anak dan ta- man2 kanak2 telah didirikan, jang memungkinkan 300.000 kaum ibu dari anak berumur antara satu dan tudjuh tahun untuk bekerdja dan menjumbangkan tenaga serta pikirannja kepada pembangunan nege- rinja. Selagi ibu bekerdja, anak2 diasuh oleh tenagaz jang terdidik. Pekerljaan rumah anak2 jang dibawanja dari sekolah dibuat dibawah bimbingan pengasuh2 ini pula, sampai ibu atau bapak mendjemput- nja untuk pulang. Di-desa2 dimana terdapat koperasiz pertanian, tempat2 asuhan anak djuga menjediakan makan pagi dan siang bagi anak2 tanpa dipungut bajaran.

Sekarang di Bulgaria baru, impian kaum wa-

nita jang ber-abad2 lamanja telah mendjadi ke.

njataan. Mereka mendapat hak sama dengan

kaum lelaki. Mereka adalah warganegara jang terhormat, dan dengan antusiasnja ikutserta da-

lam semua lapangan kehidupan : politik, ekonomi

dan kebudajaan. Banjak pekerdjaan penting jang dahulunja tertutup untuk wanita, sekarang men-

djadi terbuka baginja. Disamping bekerdja sebagai buruh, petani, pe- gawai pemerintah, dokter, insinıjur, artis, maka wanita Bulgaria harus' dapat mendjalankan tugasnja sebagai isteri dan ibu. Dan bagaimanakah mereka dapat membagi waktu pekerdjaannja dimasjarakat dan tugasnja dirumah? Ini dimungkinkan berkat usaha2 pemerintahnja untuk membebaskan kaum wanita dari pekerdjaan

rumah jang tidak produktif, serta memberikan pe-

meliharaan kepada ibu dan anak2 dengan djami-

nan2 sosial jang tjukup. Di-kota2 dan desa2 terdapat banjak dapur2 umum jang menjadjikan

makanan2 jang lezat. Tiap2 perusahaan mempu- njai kantin, begitu pula pertanian2 koperasi dan dari sini rakjat pekerdja dapat membeli makanan. Adapula dapur jang chusus membuat makanan untuk baji. Rumah2 tjutji umum, toko2 bahan makanan sedang makin banjak didirikan diselu- ruh negeri. Seorang ibu jang akan melahirkan

mendapat 120 hari libur dengaı dibajar penuh

upahnja, dan seorang ibu jang masih menjusui bajinja bekerdja 2 djam kurang dari djam kerdja biasa tanpa dikurangi upahnja.

Demikianlah maka wanita Bulgaria sekarang

mendjadi peneptu nasibnja sendiri dan pemba- ngun sosialisme, jalah sendi kehidupan politik, ekonomi dan kebudajaan negaranja.

(Ms)

BEBERAPA PEIUNDJUK RUMAHTANGGA

S. A. Melepas gelas jang berdempet dua Gelas jang melekat satu sama lain mudah terlepas kalau
jang atas diisi dengan air dingin dan jang bawah direndam dengan air panas.

Mentjutji gelas Gelas jang tidak terlalu kotor dapat ditjutji biasa dengan air sabun dan abu gosok. Supaja gelas dapat berkilat dan bersinar, selelah ditjutji diremaskan djeruk nipis kedalamnja dan ditjutjı kembali.

Membersihkan katja Katja dari lemari buku atau djendela dibersihkan dengan tjara menggosok terlebih dahulu dengan kertas koran jang basah. Tjara menggosoknja: dari kiri ke kanan dan dari atas kebawah. Ini diulangi beberapa kali baik dibagian depan/belakang. Sesudah- nja digosok dengan kertas koran jang kering katja saudara akan bersinar bersih.

Membersihkan teko teh Untuk mendjaga supaja rasa harum teh tetap murni rasanja. teko teh hendaknja djangan sdr tjutji dengan sabun, tetapi dengan soda atau air abu. Sebelum menjedar teh, tekonja ditjutji dulu dengan air panas.

Membersihkan piring atau barang2 porselen Barang2 itu terlebih dahulu dibersihkan dengan air sabun jang panas. Kalau barang2 porselen itu telah kuning dapat sdr rendam dulu dengan air soda beberapa djam dan kemudian ditjutji dengan air sabun.

XoSS6S6SS9

XA公公公公公公公公公KK公公公公U公公ARAR公公

BERITA DARI SANA SINI

Belum lama berselang ini, untuk pertama-

kali dalam sedjarah Republik Indonesia di- antara 157 orang dokter jang lulus serentak

dari fakultas kedokteran universitas Indonesia

terdapat 21 orang dokter wanita.

Sesuai dengan Seruan Panitia Internasional

Peringatan Setengah Abad Hari Wanita In-

ternasional, maka pada tgl. 24 September di-

Djakarta telah dibentuk Panitia Nasional

Peringatan Setengah Abad Hari Wanita In-

ternasional jang akan mengadakan perajaan²

setjara meluas diseluruh negeri. Panitia Na-

sional tsb diketuai oleh Nj. Arudji Karta-

winata. Dengan genapnja 50 tahun Hari

Wanita Internasional besok pada 8 Maret 1960 jang akan datang, akan diadakan peri-

ngatan2 jang bersifat internasional bertempat

di Konpenhagen dan di masing² negeri djuga tak ketinggalan akan mensukseskan peringatan tsb. Demikian pula di-daerah² diserukan untuk membentuk panitia setempat. Alamat Panitia Nasional di : Dj. Tjokroaminoto 16, Djakarta

Djawaban Redaksi

Sdr. Ahmad Djamal, Djember

Terimakasih atas perhatian sdr untuk mem- berikan pendapat tentang kulit muka Api

Kartini" Sebagaimana sdr ketahui kulit muka

diberi warna dan tiap kali diganti warnanja.

Djuga telah kami terima foto anak2 sdr jang

bernama Djoko Supriadi dan Junani Farida. Dalam kesempatan lain akan kami muat se- kalipun tidak dalam kulit muka, tetapi pasti mendapat tempat.

Sdr. Tarmuzi, Bangil

Kami telah menerima karangan sdr dengan kepala Kondektur Trem.

Terimakasih.

Lembaga Pers & Pendapat Umum

Redaksi telah menerima surat dan permintaan sdr kami perhatikan.

Sdr. Kustinah, Solo

Terimakasih atas kiriman sdr dan kami harap

supaja sdr. lain kali mengirimkan bahan² lain- nja.

Sdr. Pudjiati, Kebajora Baru

Kiriman sadjak sdr telah kami terima dan

kami harap supaja sdr tak djemu² untuk mem- buatnia dan mengirimkan kepada Api Kar tini. Terimakasih.

Berhubung dengan akan adanja Seminar Taman Kanak2 Melati jang akan dilangsung- kan pada bulan November di Djakarta, kini di daerah² sedang dipersiapkan seminar tamán kanąk2 setempat. Di Djakarta Raya telah diadakan seminar setempat jang membahas 3 matjam prasaran jalah :

  1. Para pendidik dan organisasi
  2. Penindjauan pendidikan Taman Kanak² dengan masjarakat

    3. Pendidikan anak2 dan keluarga

Gabungan Wanita India pada tgl. 4, 5 dan

6 0ktober 1959 akan menjelenggarakan kon-

gresnja bertempat di Benares. GWDS jang

diwakili oleh Nj. Umi Sardjono akan meng-

hadliri kongres tsb dan selandjutńja sesudah kongres wanita di Benares akan meneruskan perdjalanannja ke Praha untuk hadlir dalam sidang Dewan Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Praha dimulai tgl. 12 Oktober.

EFFIE TJOA

SOPRANO INDONESIA

Malam Rangkaian Irama jang diselenggarakan oleh Jajasan Melati di Wisma Nusantara pada bulan Agustus jang lalu mendapat tjukup perha tiaı dari chalajak ramai. Ini karena terutama di meriahkan oleh Effie Tjoa soprano Indonesia jang tak asing lagi bagi masjarakat kita. Ia di- iringi piano oleh adiknja Jenny Tjoa. Effie Tjoa jang mengenakan pakaian Sulawesi membawakan lagu2 Iıdonesia seriosa dan beberapa lagu k.asik jang amat mengesankan, diantaranja aria dari opera La Bohème serta pu'a lagu2 rakjat RRT,

Djepang, Junani dan Indonesia.

Sebelumnja Effie telah seringkali memberíkan sumbangarıija dalam konser2 amal jang diseleng. garakan diberbagai kota. Misalnja konser amal untuk korban bandjir di Malang, demikian djuga konser amal jang diselenggarakan oleh Baperki di Djokja untuk fonds Irian Barat 2 tahur jang lalu. Ia diuga mengambil bagian dalam pesta seni, jang diselenggarakan oleh Lembaga Kebudajaan Rakjat di Diakartà pada tahun lalu. Dan sesudahnja konser untuk Jajasan Melati baru? ini Effie memperkeralkan bakatnja di Magelang jang mendapat perhatian besar pula di kota Tidar.

Adapun konsernja jang pertama diselenggarakan oleh Jajasan Impresariat pada bulan Djuni

  1. Effie Tjoa pada bulan April — Djui 1959 beserta saudaranja Jenny Tjoa dan Nj, Man- dagi mengadakan perdjalanan keluar negeri ja- lah ke Singapore, Hongkong dan Tokio untuk memperkenaikan salah satu segi kebudajaan na. sional kita jaitu bidang seni suara. Perdjalanan tsb. mendapatkan sukses besar sebaga:mana jg
    Effie Tjoa sedang membawakan lagu seriosa dimuat dalam pers. Konser2 jg bermutu tinggi pada malam Rangkaian Irama jang diselengga- tsb. membawa nama baik negara dan bangsa ln- rakan oleh Jajasan Melati. donesia jang menundjukkan bahwa puteri2 Repu- blik Indonesia tidak kalah dengan negeri2 lain2- nja. Dari mana Effie Tjoa jang berbakat soprano mendapatkan pendidikannja tentu para pembatja akan bertanja.

Effie Tjoa dilahirkan di Surabaja. Ia adalah pe- njanji opera dan konser Indonesia jang pertama, jang telah lulus dari Kqiservatori Amsterdam pada tahun 1953 dan Akademi Santa Cecilia Roma pada tahun 1955. Dalam menempuhi

Effie, Jenny dan Nj. Mandagi waktu dalam perdjaia. nan ke Tokio untuk memperkenalkan seni suara Indonesia

pendidikan tsb. Effie mendapat beasiswa dari Ke- menterian Pendidikan Pengad'aran dan Kebuda- jaan R.I. selama tahun2 1952—1957.

Waktu masih umur 10 tahun Effie menjanji di- bawah asuha1 penjanji Opera Italia, Nunu Sanc- chioni. Sesudah perang Iwan Federoff seorang dirigen orkes Radio Djakarta telah menemukan bakat Effie jang pada waktu itu baru berumur 15 tahun. Dalam Konservatori Amsterdam, Effie dinjata- kan o:eh guru2nja seperti Anna El-Tour penjanji terkqıal dan master dalam kesenian vokal dll.nja bahwa ia memiliki suara jang istimewa serta berbakat dan kelak akan mend;adi penjanji besar.

Seorang dirigen Orkes Teater dell'Opera di Roma, Giuseppi Morelli menjatakan bahwa Effie Tjoa mempunjai suara lyric jang indah, mengu- tjapkan bahasa Italia dengan baik dan bakatna mengenai musik, senisuara dan pengetahuanna tentang opera akan memungkinkannja urtuk menduduki tempat jang gemilang dalamı bidang opera. Dalam perlombaan NjanjianInternasional

G.B. Viotti", di Vercelli pada tahun 1951 Effie Tjoa adalah peserta jang paling muda diantara 15
finalis jang memenangkan hadiah medali. Dekat sebelum pulang kembali ke Indonesia Effie adalah diantara pemenang2 perlombaan Opera Giovani Cantanti" di Milan pada tahun 1956.

Dalam konser2 jang diperdengarkan diberbagai kota Effie menjanjikan dengan indah njanjian2 Aria Italia, Djerman, Peranijis d1 Spanjol, spi: ritualis Negro, njanjian2 populer berbagai negeri dan njanjian2 seriosa Indonesia serta lagu2 berbagai sukubangsa kita.

Para pembatja sering pula dapat mendengar suara Effie melalui Radio Republik Indonesia.

Rakjat Indonesia bangga mempunjai puteri jang berbakat itu dan harapan kami semoga wa- nita2 Indonesia jang mempunjai bakat dalam bidang tsb. baik jang sedang menempuh peladjaran nia diberbagai konservatori diluarnegeri m.u- pun tunas2 mudana menambah harumnja nama Indonesia, dan menjumbangkan bakatnja untuk kemerdekaan dan kemadjuan tanahair. Dalam hal ini Indonesia perlu menambah konservatori2 sendiri untuk niend'dik tunas2 mudanja dan sia- papun jang mempunjai bakat.

Mn

Bagaimana menghilangkan....

Tumpukan gemuk dibagian perut!

Tetap langsing, ramping badannja adalah mendjadı kehendak banjak kaum ibu dan wanita, terutama mereka jang mendekati masa usia jang kerapkali disertai bertumpuknja gemuk pada badannja. Jang tidak sedi- kit djumlahnja, adalah mereka jang mendapat tumpukan gemuk ini dibaglan perut.

Bagi mereka inilah boleh ditjoba gerakan2 senam se-

perti ¿lsadjikan disini. Mula2 mungkin akan dirasakan

sulit dan berat, tetapi sesudah ditjoba beberapa kali terutama pada pagi hari sebelum memulai pekerdjaan se-hari2, kemudian diteruskan setjara teratur, maka lambat laun dan pasti akan dirasakan manfaatnja, gu. na sekedar menghilangkan perut gendut itu. Kemauan dan mendisiplin diri sendiri, inilah jang hendaknja mendjadi pegangan!

① A B ② λ

    1. Berdiri dengan kaki terbentang dan lurus, kedua Berlutut, kemudian duduk diatas tumit kaki, pung- lengan diangkat dan dibawa bertemu diatas kepa-gung dilengkungkan sampai dahi terkena deng- la — bisa djuga dengan memegang bola, dalam si-kul (A).

      Kemudian badan diangkat dan dilengkungkan ke- kap ini badan bagian atas dilengkungkan keka- belakang, sambil mengangkat kedua lengan setja- nan, tanpa menggerakkan badan bagian pinggang, ra lurus kebelakang. Kaki bagian paha harus ting- kemudian badan bagian atas dilengkungkan ke- kiri. gal lurus setjara garis tegak diatas lantai. (B) Gerak ini dibuat sampai 20 kali. Djuga gerak A dan B dibuat sampai 20 kali.
④ 人 Duduk dilantai dengan kaki terbentang lurus, Ke-

3. Berdiri dengan kaki terbentang dan lurus, kemu-

dua lengan dibentang kesamping. Dalam sikap ini dian badan bagian atas dilengkungkan kemuka badan bagian atas diputar kekanan dan kekiri. sampaí mentjapai garis horizontal. Lengan kiri dengan lurus diturunkan. Lengan ka. nan diangkat kebelakang. Sebaliknja lengan kanan diturunkan dan jang kiri díangkat kebélakang. Ge. rak inipun dibuat 20 kali.

5. Berlututlah dengan satu dengkul, kaki lainnja di-

bawa setjara lurus kedepan. Kemudian meléng- kungkan badan kemuka sampai kedua tangan men. tjapai djari kaki jang dibentang kemuka, an dahi terkena dengkul.

Lalu badan diangkat dan dilengkung kan kebelakang sedjauh mungkin agar dapat mengenai kaki

belakang dengan kepala.

Leo Eolstoi

Iblis dengan

Kulit Roti

Pada suatu hari pergilah se-satu2nja miliknja sudah diambil orang petani jang amat miskin orang. Ia jakin, bahwa petani ke ladangnja untuk membadjak. jang baik budi itu akan marah2 Karena sangat melaratnja, ma-dan me-maki2. Inilah jang di- ka sebagai bekal membadjak, harapkannja. Tetapi. petani itu dibungkusnja (isarurgnja se-hanja berkata dengan ibanja. kerat roti kering Jang hampir2 Ja, apa boleh buat. Tidak menjerupai kulit rcti belaka akan aku mati karena sekerat tanpa mentega. Sanpai dila-roti kering itu. Nistjaja se- dangnja, dibukanja badju dan orang jang amat kelaparanlah sarungnja dan disimpannja ro-jang telah mengambilnja. Mu- ti kering sekerat itu dibawah dah²anlah akan mendjadi darah pokok kaju, dan mulailah ia daging roti itu baginja." memasangi sapinja dan membadjak. Ketika matahari telah Setelah itu pergilah petani tinggi, dilihatnja sapinja sudah itu kesebuah mata air dan mi-, kepajahan, dan keringat mem- numlah ia se-puas2nja menghi- basahi punggungnja, maka ber-langkan dahaga dan lapar. Se- hentilah ia, dilepaskannja bina- telah tjukup ia melepaskan le- tang ternaknia dibiarkan ma- lahnja, dengan tekun ia memba- kan rumput disana-siui. Petani djak lagi. itu duduklah dibawah pohon, leh itu, bukan main ketjewa si nja. Betapa terkedjutnja, roti-Iblis. Sia2lah usahanja untuk nja sekerat itu tidak ada lagi. Ditjarinja ke-mana2, tetapi ti-mendjerumuskan petani itu ke- dak djuga bertemu. Sungguh aneh, tiada seorang djuga aku lihat datang. Adjaib, tidak mungkin roti itu hilang leniap begitu sadja, pasti ada

seseorang jang mengambilnja."

Memang, sebetulnja adalah seorang machluk jang telah mentjuri roti itu, jakni seorang iblis. Iblis itu bersembunji di- balik pohon dan me-nanti2 apa jg akan diperbuat petani miskin itu,; setelah diketahu:nja bahwa pada kedjaħatan dan membuat- nja berdosa. Iapun segera per- gi mendapatkan radjanja si Setan untuk melaporkan hasil ker- djanja jang gagal. Radja Setan amat murka mendengar laporan Iblis, kata- nja : ,Itu aku tidak peduli. Jang terang kau adalah Iblis tolol jang tidak dapat mendjahanam- kan manusia. Djika semua manusia baik pekerti seperti simiskin itu, apalah akan nasib kita, selamanja ke- djahatan akan dikalahkan oleh kebaikan, dan tidak dapat kita meradjai dunia. Ajoh, tu. runlah lagi kebumi, peraslah otakmu, tjarilah djalan, agar simiskin itu djatuh kelembah ke- djahatan, akan akalnja tjarilah kalau sendiri. Dan awas, tidak djuga berhasil, tentu ku tjutji kau diair Nasrani, (pentjutji diri)." Kutukan ditjutji diair Nasrani adalah kutukan jang paling ditakuti oleh para Iblis. Ter- gesa2 ia turun kebumi dengan berduka tjita. Ia duduk ter. menung2 mentjari akal. Ber- serilah air mukanja, ia mendapatkan akal jang amat bagus. Ia mengubah dirinja mendjadi seorang buruh jang berpa- kaian tjompang-tjamping, dan pergilah ia kerumah petani mis- nja mendjadi budjangnja. Se- mendjak itu djadilah Iblis bu- djang petani miskin. Melihat sikap petani jang sa- dan ditjarinja bekal roti kering- kin itu, dan menawarkan diri- Pada musim-menjebar bibit,buahnja dan turunlah ia ke-orang lain.Setan berbisik ke. bumi kerumah petani itu. Ke-pada Iblis. ia menasehatkan kepada petani betulan, waktu itu petani itu se- itu agar menjebar bibit gandum didaerah jang berair, di-dang mengadakan pesta. Orang2 Sungguh2 tjerdik kau Iblis, rawa2, karena katanja, menurut aku ampunilah dosamu perkara tani kaja duduk mengelilingi penilikannja, tahun depan ada-medja makan, dan mereka di-roti kering dutu. Pikirku, ka- lah tahun kering lama tanpa hu-djamu dengan minuman keras. lau mereka sudah mu.ai me- mudji2 orang dan mengiakan djan. Petani itu menurut. Be-Bininja sendiri jang menuangi tullah ramalan si Iblis, tahun gelas2 tetamunja. Karena ku-sadja, mudahlan n.ereka djatuh itu musim kemarau luar biasa, rang hati2, tersentuhlah olehdalam perangkap kita." tida setetes air turun, tanaman bininja sebuah gelas dan dja-Tuanku, sabarlah," djawab para petani mati kering semua, tuh petjah dilantai. Petani itu Iblis : Pada gelas jang per- marah dan di-maki2nja bininja. hanja gandumnja sendirilah tama mereka tjerdik dan pintar jang tumbuh dengan subur, bu-He, tolol, buat apa kau pu. bermain lidah seperti sang kan- lirnja besar2, ber-djuntai2. Bukan main besar hati petani mis- tjil. Tetapi itu tidak akan la. nja mata ? Kau kira air itu air kin itu, segeralah lumbungnja sumur jah, tahu kau, itu tuak ma, pada gelas2 berikutnja me- penuh dengan gandum jang mereka akan mendjadi serigala, bukan air parit. Pake otakmu limpah2, orang2 berdatangan men-dengking2 me-njalak2, sa- kalau bekerdja." memberi gandum kepadanja. ling menggigit dan sampai ber- kelahi tanpa batas." Lihatlah Radja," bisik Iblis Musim berikutnja, Iblis me-kepada Setan : Itulah seka-Memanglah, pada gelas2 ber- nasehatkan kepada tuannja rang pekerti petani jang dahulu rela memberikan miliknja jang ikutnja, kata2 mereka telah petani miskin jang sekarang su- mendjadi kasar dan tidak ber- dah agak berpunja — agar se-terachir." aturan. Mula2 mereka me-mu- kali ini menjebar bibitnja di- tempat jang ketinggian, di-pun-Petani itu merebut tempajan dji2, bermulut manis sebagai la- tuak dari tangan isterinja, danjaknja akal kantjil, tetapi se- tjak2 bukit, karena menurut ti- likannja, tahun mendatang ada-mem-bagi2 sendiri minuman ke-karang telah mendjadi serigala, lah tahun hudjan berkepan- ras kepada djamunja sambilmereka ber-sungut2 dan ber- me-njumpah2 bininja. djangan. Nasehat budjangnja teriak2, me-maki2, barulah tan- itu diturutlah, dan petani itu pa batas, kemudian mulailah menjebar bibitnja di-putjak2 Perempuan tolol, perempuan perkelahian terbit, gelas2 porak- bukit. Betullah ramalan bu- peranda. Tuan rumahpun tidak tak bermata, perempuan tak berotakketinggalan, ia mementjak ke- djangnja, tahun itu tiada hari terlowong hudjan turun dengan sana-sini, membagi tindju dan Bertepatan dengan itu, ma- derasnja. Sawah2 tergenang menerima pula tampar ber- suklah seorang petani miskinkali2. air, tanaman2 dihanjutkan ban- dengan badjunja jang lusuh, djir, hanja gandumnja sendiri-Setan memandang dengan ke- ikut duduk dimedja makan itu, lah jang selamat. Pada tahun sambil me-lihat2 orang berpesta girangan tamasja jang indah itu, penghasilan gandum petani itu. Di-tepuk2nja si Iblis, di- itu dengan seleranja. Karena itu djauh lebih banjak dari ta- púdji2nja : Inilah, anakku, hun jang lalu. Lumbungnja pe-sangat lapar dahaganja, di- jang kukehendaki." nuh sesak. Mendjadilah ia pe-harap2njalah benar, bahwa ia- pun akan disuguh pula. Tuan tani jang berada. Belum lagi selesai tuanku, rumah itu mendengus dengan ada lagi jang lebih hebat. Se- kerasnja. Iblis itu sekarang mengadjar- karang mereka garang seperti kan tuannja membuat tuak dari serigala, pada kesempatan ber-gandum itu. Ditumbuknja gan-D'sini bukan rumah untuk ikutnja mereka tak akan lebih mendjamu orang2 sematjam dum mendjadi tepung lalu di- dari seekor babi, jang tak ber- kukusnja, diberi reramuan, dankau. Pergilah. Setan ter-senjum2 akal lagi." mendjadilah tuak (minuman mendengar dengus tuan rumah keras). Mulailah petani itu be-itu, tetapi Iblis itu membisiki-Tuak mengalir kekerongkong- ladjar minum tuak, dan ber-nja : Ini belum semuanja an orang2 jang mabuk dan ber-Tuanku, tunggu dulu, adalagi

pesta2 dengan kawan2nja, pe.

teriak2 itu, tetapi lama2 mere- taní2 jang berada.

jang lebih hebat."

ka sudah tidak tahu lagi apa jang diutjapkan dan apa jang Orang2 tani kaja itu mulailah Hblis melaporkan hasil peker- dikerdjakan, Tamu2 itu pu- djaannja kepada Radja Setan,minum2 dengan riang gembira- langlah sempojongan, tidak bahwa petani miskin jang alim rja. Setelah habis gelas jang itu sekarang telah mendjadi pe- mendengarkan omongan lagi. pertama, berubahlah sudah pe-Ada jang pulang ber-bondong², minum. Radja Setan ingin se-kerti mereka itu, mereka me-mu- ada jang sendiri2, djalannja se- kali melihat dengan mata kepa-dji2 teman²nja dan mengiakan la sendiri hasil operasi anaksadja apa2 jang dikatakan perti kapal oleng, dan otjehan- kalau diubah mendjadi sesuatu jang ,laknat", maka akan hi-

langlah kebaikan manusia, ha-

nja kebinatangan sadja jang tinggal. Seperti telah hamba sembah- kan Tuanku, minum hanjalah şalah satu sadja dari hiburan

buat orang2 jang hartanja me-

limpah2 dan miliknja'djauh me-

lebihi orang2 lain2nja." Setan itu meng-angguk2 dan tidak habis me-mudji2 anak. buahnja si Iblis jang telah sa-

ngat berhasil itu. Dosanja pa-

sal roti kering itu telah diam-

puninja benar2, dan ia dikaru- niai dengan sesuatu pangkat ke. hormatan.

nja meratjau. Tuan rumahpunhamba bikin petani miskin itu

mengantarkan kepintu halaman lebih kaja dari orang2 lainnja, dengan meng-gumam2, dan mempunjai milik melebihi ke- mem-bungkuk2 kepada setiap te-butuhannja, menjimpan gan- tamunja jang pulang jang te-dum dilumbung lebih dari (terdjemahan bebas : S.S-)

lah samar2 dilihatnja. Tetapi, jang diperlukannja. Inilah soal-

karena ia sudah tidak tegak la-nja. Didalam hati manusia ter- gi, waktu ia ter-hojong2 masuk, simpanlah sifat2 binatang. Te- tertjemplunglah ia keparit di-tapi selama hidupnja berketju-9888888888888998888888 depan rumahnja jang penuh

kupan, sekedar jang perlu sadja

lumpur. Ia merangkak keluar baginja setiap hari, selama itu dengan me-maki2 tidak keruan, tetaplah ia sebagai manusia de- badannja berlumpur, tiada be-

ngan sifat2 baiknja. Selama itu

da dengan seekor babi diku-

pula. petani itu tidak akan ma-

bangan. rah dan rela memberikan roti

RALAT: Setan ber-tepuk2 gembira. keringnja miliknja jang ter-Iblis, tuak masakanmu sung-achir. Selama itu pula manusia ichlas menolong sesamanja. guh2 istimewa, mudjarab cha-Api Kartini No. 3 Th. 1 Sep-Tetapi ketika miliknja sudah siatnja. Seperti kataku tadi, ber-lebih2an, me-limpah2, tim-tember 1959.

perkara roti kering sudah aku

lupakan, malah kau pantas men-bullah sifat binatangnja jang

tamak dan rakus, hilanglah si-MenindjauKomune Rakjat

dapat pahala. Tetapi, tjoba tje- riterakan kepadaku, apa sadjafat rela dan ichlas, tiada lagi

,Sze Tji Tsing": hal. 17 kolom

ramuan tuakmu itu, sehinggakamus ,,menolong sesama hidup begitu djitunja. Tentunja kaudihatinja." Karena kekajaan1 alijnea terachir: Oleh karena tjampur dengan darah bina-jang me-limpah2 itu, si petani tang. Kau kasih darah pelan-memerlukan hiburan jang tidak itu.. sampai terachir :Maka duk, maka mereka mula2 tjerdikperlu baik" asal memenuhi nafsu binatangnja.dengan adanja penitipan anak? eeperti kantjil, kautjampur da-

rah serigala, mendjadikan me-Adapun hamba hanja menun-kesulitan2 kaum wanita diatas —

reka garang dan me-lolong2, djukkan satu dari hiburan jang dan achirnja kautuang darah banjak itu — jang memenuhi semestinja ditempatkan pada hal. babi, dan hilanglah segala akal-nafsu serakahnja — ialah mi- 14 kolom 1, djadi alinea ke 3

nja dan adatnja, persis sepertinum. Semendjak karunia Tu-

Łabi." han jang berharga itu — gan-dari atas.

dum一didjadikan air kutuk, Iblis tertawa dan mendjawab. air laknat, maka semua adat pe-Bukan, bukan Tuanku, sama landuk, adat serigala dan adat sekali tidak demikian. Tuak itu babi keluar dan meradjai manu- adalah tuak biasa dengan rera-sia. Dan begitulah dengan se- muan biasa. Rahasianja ialah, mua karunia Tuhan jang baik, SSSS6AYYS

1910 - 1960

Hari Wanita Sedunia berumur 50 tahun

50 Tahun jang lalu kaum wanita dari berbagai negeri berkumpul dikota Kopenhagen untuk menjatakan betapa pentingnja persatuan kaum wanita untuk memenangkan hak2- nja azasi dan melantjarkan segala usahanja untuk perdamaían. Mereka memutuskan untuk merajakan tiap tahun Hari Wanita Sedunia sebagal pernjataan daripada kepen- tingan jang sama jang memnersatukan wan'ta sedunia. 50 Tahun jang tolah lalu itu, jang ditandai oleh perubahan2 sosial dan penemuin2 ilmiah serta tehnik jang besar, telah memberi perspektif2 fang gemilang bagi keselamatan dan kesedjahteraan umit manusia. Diantara hasll2 gemilang dalam perlode ini jang penting djuga kita tjatat jalah kemadjuan jang felah ditfapai kaum wanita disega!a la. pangan kehidupan. Dibanjak negeri kaum wanita telah memperoleh hak2nja politik. Mereka mengambil baglan diberbagai lapangan produksi jang makin besar djumlahnja dau n. iangku djabatan2 jang trad sloníl jang dulu hanja untuk kaum lelaki, Disemua lapıngaz kehidupan kaum wanita mengambil tempat makin luas jang memang mendjadi haknja dalam masjarakat. Dengan makin teguhnja mereka menduduki posisi2 berkat emar. puan dan keahlian mereka serta kesedaran atas pertanggungandjawab mereka, Hasil2 jang menentukan ini telah te:tjapai berkat usaha2 jang tekun dan heroik dari mereka semua jang mengambll bagian dengan se-baik2nja dan hasil2 iní pulalah jang memung- kinkan kaum wanita hidup lobih terhormat sebagai war negar. sebagai pekerdja dan gebagai ibu. Djadi lahirlah seorang wa nita baru dengan hak2nja jang telah diakui dalam Piagam Perserikatan Bangsa2. Akan tetapi belum semua haknja tertjapai, Kaum wanita dibanjak negeri masih belum dapat menikmati hak2 mereka sepenuhnja dalam lapangan pendidikan, hak untuk hekerdja, atas upah jang sama untuk pekerdjaan jang sama, untuk menduduki semua djabatan, persamaan hak legal dan politik, djaminan ekor.omi dan sosial. Untuk mertja. pai semua ini, semua bentuk2 diskriminasi harus diberantt s. Untuk mentjapai tudjuan ini dan untuk mendjamin kemadjuan wanita seterusnja di. dalam keluarga dan masjarakat, perdamaian dan hak bangsa2 untuk menentukan nasih- nja sendiri adalah merupakan sjarat2 mutlak. Pikiran inilah jang mengilhami para wanita jang berkumpul dl Kopenhagen 50 tahun jang lalu itu ketika mereka mempersatu- kan perdjuangannja untuk hak2 wanita dan menjelamatkan perdamaian. Akan tetapi dua peperangan besar dan banjak pertikaian2 lainnja selama setengah abad jang baru lalu ini telah membawa kerusakan2 hebat dan korban besar bagi umat manusia. Hingga sekarangpun antjaman perang masih aja dan ditambah lagi dengan antjaman sendjata2 nuklir deagan akibat2nja jang mengerikan. Sekarang ini persatuan adalah lebih penting daripada kapanpun djuga bagi wanita untuk melenjapkan peperangan se.lama2nja. Kaum wanita mempun jni keinginan jang sama untuk melindungi keh'dupan. untuk keselamatan keluarga dan harldepan anak2nja. Wanita dari semua lapangan sosial, baik jang sebagai buruh, petani, sardjana, wa. nita rumahtangga, wanita jang tergabung dalam organisasi2 maupun jang tidak, semua- nýa berhak untuk menang da mempertahankan diri. Kami, wanita2 dari 28 negeri darl semua Benua, jang tergabung dalam berbagni organisasi, jang mengadakan pertemuan di Malmo pada tg. 13 dan 14 Djuni th. 1959, meng- adjak segenap organisasi wanita, semun perseorangan dan lain2nja jang menjokong pen. üírian adil kaum wanita ini, untuk serta mendukung perajaan2 peringatan Setongah Abad Hari Wanlta Sedunia th. 1960. Hari ini akan merupakan suatu Hari Besar untuk memperingati djasa segenap pe- djuang pelopor jang telah men iahului berkorban untuk kita, untuk mengeaang kembali pe- ristiwa2 bersedjarah jang telah lampau dan menarik peladjaran2 dan remangat baru fari sukses2 jang telah tertjapai, jang menambah kejakinan kita akan datangnja sukses2 se- landjutnja bagi kaum wanita jang tak dapat terpisahkan darl kemadjuan seterusnja dari masjarakat seluruhnja. Panitia Persiapan Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Secunia Malr..o, Swedla, 13 '4 Djuni 1959

POLIKLINIK MELATI

Diselenggarakan oleh

Jajasan Melati

Tiap hari dibukà dari djam 17.00 — 18.00 ketjuali hari Saptu, Miriggu dan Hari2 Besar lainnja di Matraman Raya 51 Djakarta Raya Dibawah asuhan Dr. Aditopo Berlanggananlah

WANITA SEDUNIA"

Madjalah bulanan diterbitkan dalam bahasa: Arab, Inggris, Perantjis, Djerman, Rusia dan Spanjol oleh Gabungan Wanita Demokratis Sedunia di Berlin. Saudara bisa mentjatatkan diri sebagai langganan pada N.V. RAKJAT, Pintu Besar 93 Djakarta. Langganan setahun Irak




















































Argentina 60 peso 300.fel
Belgia 72 frank 2 dolar AS Djepang Jordania
Kanada 1 dolar Luxemburg Libanon 72 frank 3 pound
Kuba Chili 1000 peso 2 péso Mexico Portugal
Perantjis 24 kroon Siria
Rep. Dem. Djerman 12 mark 12 mark Swedia 30 piaster 8 kroon
Nederland Inggris 10 shilling Urugay 2 dolar 6 peso
Indonesia India 3,50 rupee 24 rupiah URSS Venezuela 24 rubel
Italia 1000 lira

























Australia 12 shilling 480 yen
Bolivia 300 fel
Brasilia 2 dolar AS 50 escudo
Tjekoslowakia 700 frank 30 piaster 3 pound

100 cruceiro

Mesir Sudan Rep. Fed. Djerman 4,50 florin A.S. 10 bolivar

Izin Peperda Djakarta Raya 8 April 1959 No. SI/277/PPDSIDR/X/1959