Baca PDF (OCR): Setting the Stage: Practices for Relational Safety in CIVIC Learning - ProyekDekolonial [Ver1.2, 2025]

8 halaman · teks PDF berhasil diekstrak tanpa OCR· 24 ms

Daftar isi
  1. Setting the Stage:
  2. Practices for Relational Safety in CIVIC Learning
  3. Konteks & Alasan
  4. 02 kebiasaan lama bersama secara bermakna, kita butuh praktik yang
  5. 03 adalah tindakan politik: mengubah “siapaˮ dan
  6. — bell hooks
  7. We canʼt dismantle systems of domination without learning how to be together differently.
  8. Collective / Mood Check-in
  9. Tujuan:
  10. Berbagi / Positionalitas
  11. Tujuan:
  12. — Audre Lorde

Setting the Stage:

Practices for Relational Safety in CIVIC Learning

Materi ini merupakan bagian dari upaya ProyekDekolonial dalam mendorong praktik dekolonial secara nyata (praxis) di tingkat kolektif, Ver 1.2, 2025 komunitas, dan gerakan yang lebih luas. Informasi dalam materi ini bersifat terbuka untuk tujuan edukasi dan penguatan kapasitas bersama.

Konteks & Alasan

Di masa kemunduran demokrasi, pembelajaran sipil bukan hanya soal materi—tapi juga bagaimana kita 01 bersama-sama memegang ruang.

Kita berasal dari pengalaman berbeda tentang kekuasaan (power), risiko (risk), dan eksklusi (exclusion). Untuk belajar dan melepas

02 kebiasaan lama bersama secara bermakna, kita butuh praktik yang

menempatkan kepedulian, agensi, dan trust.

Tindakan kecil seperti cek suasana hati kolektif (collective mood check-in) dan berbagi posisionalitas (positionality)

03 adalah tindakan politik: mengubah “siapaˮ dan

“bagaimanaˮ pengetahuan baru civic terbentuk.

— bell hooks

We canʼt dismantle systems of domination without learning how to be together differently.

Ruang Berani Ruang Aman /
> Ruang Aman > merasa terlindungi dari diskriminasi, kritik, atau bahaya emosional dan fisik, sehingga bisa berekspresi tanpa takut dihakimi, membangun kepercayaan dan kebersamaan. Ruang Berani > adalah ruang yang membuat seseorang adalah ruang untuk membuat semua orang merasa nyaman untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama, termasuk saat menghadapi ketidaknyamanan atau tantangan, kerentanan dengan keberanian dan saling dukung tanpa memandang perbedaan. Kita bangun ruang yang aman dari bahaya sekaligus berani menghadapi kebenaran dan belajar bersama. Tanya: Apa yang kita butuhkan agar merasa aman sekaligus tertantang, meski rentan? 4

Collective / Mood Check-in

Tujuan:
Membangun kehadiran
emosional
Menormalisasi kerentanan
● Cara melakukannya: Mengenali perjuangan atau energi/emosi yang tersembunyi
Satu kata atau emoji/ dengan visual prompt
Sebutkan satu

kata/emoji/gambar yang menggambarkan bagaimana kamu datang hari ini?

Positionalitas
> Positionalitas dengan orang lain > (positionality) adalah kesadaran dan pengakuan tentang posisi sosial, latar belakang, dan pengalaman pribadi yang mempengaruhi cara kita melihat dunia dan berinteraksi Dengan membagikan positionalitas kita, kita membuka ruang untuk memahami bagaimana kekuasaan, identitas, dan pengalaman membentuk perspektif dan cara kita berbicara tentang isu-isu sosial, politik, budaya dll. 6

Berbagi / Positionalitas

Tujuan:
Membuat kekuasaan dan
perspektif terlihat
Menghargai kebenaran dan realitas hidup yang beragam
● Cara melakukannya: Membumikan teori dalam kehidupan nyata
Bagikan satu bagian dari

Contoh:

  • “Saya tumbuh di daerah yang termiliterisasi—politik terasa
    latar belakang atautidak aman.ˮ

  • “Saya pekerja gig—aktivisme bagi saya adalah bertahan
    pengalaman hidupmu yanghidup sehari-hari.ˮ

  • “Saya dari Jawa dan sering lupa bagaimana sentralisasi
    membentuk cara pandangmumempengaruhi pandangan saya.ˮ

  • Saya perempuan muda di desa kecil—sering sulit didengar
    terhadap demokrasi atau dalam keputusan politik.

  • “Saya berasal dari komunitas adat—menjaga tanah dan
    kekuasaanbudaya adalah bagian dari aktivisme saya.ˮ

— Audre Lorde

There is no such thing as a single-issue struggle because we do not live single-issue lives.