Baca PDF (OCR): Bangkitnya Kesadaran Tribun Vol.1

42 halaman · 42 halaman diproses dengan OCR· 45139 ms

Daftar isi
  1. BANGKITNYA
  2. KESADARAN TRIBUN
  3. VOL.1 KONTRIBUTOR
  4. FLOW OF ZINENABA FIISHAFAR
  5. SEMUA ORANG DITERIMA!
  6. BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN
  7. MELAWAN ARUS:
  8. RACISM
  9. SEJARAH SEPAK BOLA MELAWAN
  10. RASISME, FASISME DAN SEKSISME
  11. KICK
  12. RACISM
  13. Heinrich-Czerkus-Lauf
  14. Sebelumnya pada pertandingan persahabatan
  15. CA 3H
  16. ΦYTE0N
  17. FLAHELF
  18. = FUSSBALL SPIEL=
  19. HUBUNGAN RASISME DENGAN
  20. KERUMUNAN BANYAK ORANG:
  21. TENTANG FANDOM DAN AKSI ANTIFASIS
  22. GERAKAN SOSIAL:
  23. SEMUA ORANG,
  24. BERSAMA-SAMA,
  25. MELAWAN FASISME
  26. FIGHT FASCISM
  27. THE DEATH!
  28. menjadi kota yang
  29. tetap memilih untuk

BANGKITNYA

KESADARAN TRIBUN

VOL.1 KONTRIBUTOR

SYAHDAN CAHYA N GITA TIRTA RIZKI ARDI MAULANA

FLOW OF ZINENABA FIISHAFAR

MELAWAN ARUS: SEJARAH SEPAK BOLA MELAWAN RASISME, FASISME DAN SEKSISME

ZONA BEBAS FASIS: GERAKAN ANTIFA DI BANDUNG

HUBUNGAN RASISME DENGAN KERUMUNAN BANYAK ORANG: TENTANGAnti-fascist FANDOM DAN AKSI ANTIFASIS football

LAWAN MUSUH, DAN movements BANGUN GERAKANMU SENDIRI: FLOWERS CITY CASUALS

BAGAIMANA KAPITALISME MENGUBAH WAJAH SEPAK BOLA MENJADI LEBIH BURUK

SEMUA ORANG DITERIMA!

GERAKAN SOSIAL: SEMUA ORANG, BERSAMA-SAMA, MELAWAN FASISME

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

MELAWAN ARUS:

RACISM

SEJARAH SEPAK BOLA MELAWAN

RASISME, FASISME DAN SEKSISME

Sebelum membicarakan bagaimana Sejarah Sepakbola memerangi Rasisme, Fasisme dan Seksisme, terlebih dahulu mengetahui apa itu Antifa, Antifa ialah singkatan dari “anti-fasis," dari definisi dan sejarah panjang nya Antifa sendiri ialah perlawanan terhadap semua bentuk Fasisme, Antifa mendeskripsikan bahwa fasisme dan banyaknya alternatif kelompok kanan lain hanya sebuah khayalan belaka dan kemunduran bagi umat manusia. dari sejarah yang bergerak pada individu maupun kelompok yang terdesentralisasi. Konsep dari gerakan antifa Modern berasal dari eropa sekitar 1960-an namun akarnya berasal jauh sebelum itu yakni musim panas tahun 1921 di Roma, pasca perang dunia 1 dimana Organisasi bernama Arditi del Popolo, mengklaim diri mereka sebagai kelompok anti-fasis dengan tujuan membela kaum pekerja dari serangan paramiliter fasis "pasukan kemeja hitam/Black Shirt" besutan Benito Mussolini.

Warisan gerakan Antifa telah menginspirasi sejarah yang panjang terhadap perlawanan penindasan dan ketidaksetaraan di seluruh dunia bahkan hingga hari ini, meski di era kapitalisme modern ini Antifa dinilai sebagai tabu oleh banyak orang, kurangnya pemahaman yang "jelas" dan tidak dilihat juga dari kontribusi besar bagi sejarah umat manusia. Bagi Antifa itu sendiri perlunya melawan fasisme adalah sebuah hal mutlak dengan cara kekerasan ataupun non kekerasan. Menjunjung tinggi nilai sosial yang beragam tanpa diskriminasi menjadi landasan penting dalam Anti-fasis.

Tantangan bagi kaum Anti-fasis modern lebih kompleks, karena kemunculan para ultranasionalis di seluruh dunia, kebangkitan paham fasis yang lebih modern, Neo-Nazi, pengukuhan dari para Supremasi kulit putih, meski dunia semakin sadar tentang bahaya dari Rasisme, Fasisme dan Seksisme, kemunculan baru para ekstrimis sayap kanan ini perlu di tekan hingga ke akar mengingat peristiwa-peristiwa gelap dimasa lalu hingga era modern bagaimana Fasisme berkembang pesat di Amerika, Yunani, Inggris, Ukraina, Jerman dan dihampiri seluruh negara. Di setiap lini kehidupan Fasisme bergerak bak ular merayap didepan kaki-kaki kita baik di jalanan, tempat kalian berkerja atau bahkan tempat hiburan yang seharusnya memegang teguh pada kecintaan yakni Sepakbola.

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Di Jerman ketika Nazi mengintimidasi Sepakbola dengan melarang pemilik Klub berasal dari Yahudi dan kaum kiri, banyak klub di Jerman seperti Bayern Munich, Eintracht Frankfurt, dan Dortmund berubah menjadi simbol kekuatan dan keangkuhan bagi Ras Arya. Meski demikian banyak perlawanan tidak langsung terjadi pada sepakbola Jerman. Heinrich Czerkus adalah seorang seorang petugas perawatan lapangan untuk klub sepakbola Borussia Dortmund, la aktif dalam memerangi Nazi selama perang dunia kedua dengan memproduksi begitu

KICK

banyak literatur anti-Nazi dari mesin fotocopy Klub

RACISM

Borussia Dortmund, namun menjelang kekalahan Nazi OUT di akhir perang Czerkus ditangkap dan dieksekusi DIGITALER mati oleh Gestapo.

Heinrich-Czerkus-Lauf

Selama perang dunia kedua Nazi berhasil menduduki sebagian besar wilayah Eropa. Prancis, Yunani, Polandia, Cekoslowakia, dan Belanda, di Belanda contohnya ketika 400 pemain sepakbola harus kehilangan nyawanya akibat melakukan perlawanan yang begitu heroik membantu menyembunyikan target utama fasisme Jerman yakni para kaum Yahudi, menyabotase dan melakukan perlawanan bersenjata. Di Polandia bahkan Sepakbola dilarang keras untuk dimainkan saat itu oleh Fasisme Nazi, namun klub-klub Polandia mengorganisir liga secara sembunyi-sembunyi di taman-taman Warsawa dan Krakow, di mana ketika pasukan SS datang para pemain dan penggemar Sepakbola langsung membubarkan diri. Beberapa pemain sepakbola Polandia dikemudian hari juga ikut serta dalam Pemberontakan Warsawa tahun 1944, dimana akibat Pemberontakan tersebut Fasis Jerman membalas dengan melakukan pembantaian besar-besaran terhadap warga sipil Polandia.

Sepakbola Austria tidak luput dari dekapan Fasisme, dimana tim nasional Austria berjuluk Wunderteam yang telah lolos ke piala dunia harus dibubarkan oleh kekuasaan Nazi Jerman di Austria, Para pemain Austria kemudian dipaksa bergabung dengan tim Nasional Jerman. Di Stadion Parc Des Princes teriakan cacian kepada Jerman begitu keras terdengar dari riuhnya para pengungsi Anti-fasis dari negara Spanyol, Italy dan Jerman itu sendiri, pada akhirnya Jerman harus pulang dengan kekalahan yang memalukan di tangan Swiss, kelelahan ini ibarat seperti Swastika yang hancur di Berlin pada akhir perang.

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Sebelumnya pada pertandingan persahabatan

sebelum penyatuan paksa tim Austria melawan Jerman, Austria dipaksa untuk kalah namun Matthias Sindelar dan pemain lain membungkam Nazi dengan kemenangan Austria 2-0 di Wina, Sindelar mencetak gol dan merayakannya secara terbuka di depan para pejabat Jerman, sebuah tindakan pembangkangan yang dianggap sangat berbahaya pada saat itu, Sindelar menentang keras Fasisme dan menolak bergabung dengan tim nasional rezim Fasis Jerman. Pada FIGHT Januari tahun 1939, Sindelar ditemukan RACISM tewas di apartemennya akibat keracunan karbon monoksida. Meskipun secara resmi dinyatakan sebagai kecelakaan, banyak yang mendug kuat bahwa kematian nya itu terkait denga pendiriannya yang anti-Fasis.

CA 3H

CEPBRR KEPOCHHHA. 24

ΦYTE0N

PEBAHW

Dalam sebuah film berjudul Escape to Victory yang diangkat dari kisah nyata, dimana beberapa puluh pemain profesional yang sebelumnya membela beberapa klub seperti Dynamo Kiev dan Lokomotiv Kiev dipaksa untuk bekerja di Pabrik roti khusus untuk tentara Fasis Jerman, mereka kemudian mewakili Pabrik tersebut dengan tim yang diberi nama FC Start untuk pertandingan sepakbola, di Kyiv, Ukraina pada tahun 1942 diadakan pertandingan antara Tim tersebut melawan Tim dari Jerman FC Flakelf, dalam pertandingan mereka diintimidasi untuk kalah dari FC Flakelf namun Para pemain menolak untuk kalah dan akhirnya menang dengan skor telak 5-3. Setelahnya pemain FC Start kemudian meninggal dalam tahanan Fasis Jerman, mitos yang beredar di Soviet pasca-perang menyebutkan bahwa kesebelas pemain FC Start dieksekusi karena mereka berani menang tragedi ini dikemudian hari disebut sebagai The Death Match.

CTAPT

FLAHELF

I.UGAABO.D
RUMEURRA TACES IpyceansHepuera KAne Knsapon apnx Cyxapes Rynt n Eyntzpee n apeskTornea STADION ZENIT

= FUSSBALL SPIEL=

REVANCHE 5°. UHA KINTHA 5 S

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Setelah Yugoslavia dikuasai Fasis Italia pada April 1941, dikota Dalmatia yang menjadi markas bagi klub terbaik saat itu di Yugoslavia yakni FC Hajduk Split. Klub tersebut kemudian dipaksa untuk mengubah namanya dan harus bermain untuk liga Italia yang saat itu menjadi liga terbaik dunia. Namun, manajemen dan para pemain menentang pemerintah Fasis tersebut. Mereka memutuskan untuk membubarkan klub dan sebagian besar dari para pemain memilih untuk menjadi anggota gerakan anti-fasis (Partisan Yugoslavia) di kota tersebut. sama Di sebuah tahun yang komando gabungan tentara Inggris dan gerakan partisan Yugoslavia didirikan di pulau Vis (yang saat ini menjadi bagian wilayah Kroasia), di pulau tersebut, sepakbola menjadi hiburan bagi para tentara. Muncul ide untuk mengundang semua mantan pemain Hajduk Split, yang saat itu merupakan Partisan di berbagai daerah untuk bertanding di pulau tersebut. Pada tanggal 7 Mei 1944, Hajduk Split didirikan kembali, dan mereka beberapa hari kemudian, pertama memainkan pertandingan mereka melawan tim tentara Inggris dan menang dengan skor 7:1. Mereka menolak untuk tunduk dari fasisme Italia dan berakhir dengan luar biasa.

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Yugoslavia memang tidak pernah mau menyerah, Salah satu pesepakbola anti-fasis lainnya adalah Bozidar 'Bosko' Petrovic. Pada pertengahan tahun 1936-an, Bosko dan klubnya BSK melakukan pertandingan tandang ke Prancis. Namun tujuan Bosko saat itu bukan untuk bermain Sepakbola, setibanya di Paris rekan-rekan setimnya terkejut dengan tujuannya aslinya, la segera menyebrang menuju Spanyol karena la ingin berpartisipasi dalam Perang Saudara Spanyol. Pada tahun berikutnya Bosko gugur, meski kemenangan rakyat Spanyol baru terealisasi 2 tahun setelahnya dan ia belum benar-benar merasakan cita-citayangia perjuangkan, kontribusinya melawan kediktatoran dan berjuang demi kemerdekaan orang yang bahkan tidak ia kenal begitu luar biasa.

Pasca perang dunia kedua Petrović atau Boskodikenangsebagai pahlawan nasional bagi Yugoslavia dan Spanyol. Beberapa jalan diberi nama untuk menghormatinya, dan sebuah plakat peringatan yang didedikasikan, dipasang di Stadion Partizan.

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Puncak Paranoia: Baju Hitam dan Kepala yang Digunduli

Sekitar pukul 10 pagi, para demonstran bergerak ke arah gedung sate akibatnya jalanan menjadi terblokir. Tidak lama kemudian terjadi bentrokan kecil dengan polisi di sekitar bagus rangin, mengakibatkan terpecahnya demonstran, setelah masa aksi berjalan hingga monumen perjuangan sebagian masa aksi di putus oleh para polisi, ratusan demonstran kemudian dipaksa untuk membuat barikade pertahanan.

Para demonstran yang tersisa maju menuju gedung sate, Masa yang tersisa berkumpul di Jalan Dipatiukur dan kemudian melanjutkan long march di sepanjang Jalan Teuku Umar. Namun di jalan tersebut para demonstran mulai dikejar dan digiring ratusan polisi menuju arah Juanda. Setelah berada di depan Rumah Sakit Boromeous, polisi mulai memukuli para demonstran dan menangkap beberapa orang termasuk jurnalis, memaksa mereka masuk ke dalam truk polisi.

Polisi menangkap sedikitnya 619 demonstran, memaksa mereka dibawa ke Polrestabes Bandung. Demonstran di cukur botak dipaksa melepaskan pakaian, menempelkan sidik jari dan berfoto kayaknya seorang kriminal. Menjelang magrib mereka kemudian dibawa kembali ke mako brimob di Jatinangor hingga menjelang pagi.

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

HUBUNGAN RASISME DENGAN

KERUMUNAN BANYAK ORANG:

TENTANG FANDOM DAN AKSI ANTIFASIS

Pada 23 Oktober 2025 malam yang dingin dan mencekam di Bandung, Kala itu Stadion GBLA menghelat pertandingan sepakbola di ajang AFC Persib melawan Selangor. Di babak kedua muncul provokasi dari supporter tuan rumah, banyak orang menghampiri tribun tamu untuk melakukan psywar, ya psywar tentu sah-sah saja, namun akibat semangat rivalitas dan dendam masa lalu, kebencian hampir pasti diiringi Fasisme dan Rasisme, terdengar teriakan-teriakan yang mengerikan seperti "hey upin balik anjing ka Malaysia!" dan masih banyak lagi.

Di stadion yang selalu ada embel-embel Anti-fasis nya dari t-shirt hingga flag tentu saja itu menjadi bumerang senjata makan tuan, bagaimana tidak individu ataupun kelompok yang katanya Anti-fasis malah melakukan perbuatan yang paling dibenci oleh sejarah Anti-fasis itu sendiri, beberapa orang Anti-fasis lainnya hanya diam membisu, dalam pertanyaan yang mendalam apakah mereka tidak mengerti tentang fasisme atau karena mereka "memilih" karena pelaku fasis tersebut adalah rekan mereka sendiri.

DATSUN

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

GERAKAN SOSIAL:

SEMUA ORANG,

BERSAMA-SAMA,

MELAWAN FASISME

Fasisme modern sering kali tidak datang dengan barisan sepatu bot militer dengan senjata di jalanan, mereka kerap kali menyelinap lewat retorika kebencian yang dibungkus rapi dalam narasi populis. Tumbuh subur di celah-celah ketakutan ekonomi dan kecemasan sosial, mencoba meyakinkan kita bahwa keselamatan hanya bisa dicapai dengan menyingkirkan "mereka" yang berbeda.

Langkah awal dalam perlawanan terhadap fasisme di era modern adalah ketajaman literasi. Melawan fasisme hari ini berarti mampu mengenali kode-kode diskriminasi yang tersembunyi di balik jargon nasionalisme yang sempit. Kita harus waspada terhadap upaya-upaya yang memelintir fakta demi memupuk sentimen anti-kemanusiaan di ruang publik dan di segala aspek kehidupan.

FIGHT FASCISM

THE DEATH!

BANGKITNYA KESADARAN TRIBUN

Bandung berubah

menjadi kota yang

sangat menyedihkan. Namun, kami masih bertahan. Kami

tetap memilih untuk

bertahan, karena masih ada banyak teman yang dapat diandaÍkan untuk menghabiskan umur membakar zaman. Herry Sutresna, Bandung 16 Febuari 2026

1GOA