Baca PDF (OCR): 188-tesis-45-tahun-pki

17 halaman · 17 halaman diproses dengan OCR· 48592 ms

Daftar isi
  1. Tesis
  2. 原 smp
  3. TESIS
  4. 45 TAHUN PKI
  5. 23 MEI 1920 - 23 MEI 1965
  6. PROGRAM PKI
  7. IRBAR & AS
  8. TAMATNJA riwajat kolonialisme Belanda di Irian Barat dan
  9. pemboikotan terhadap film2 AS. Dalam waktu jang relatif
  10. Pengambilalihan perusahaan2 tsb. terutama perusahaan² minjak
  11. selain mempunjai artipenting ekonomi jang besar sekali, djuga
  12. menghantiurkan tachajul² politik di-kalangan2 luas masjarakat kita,
  13. jang masih mendewakan" dan mempunjai ilusi terhadap imperial-
  14. EKONOMI
  15. tambangan" dan pertanian itu dasar, industri itu tulangpung-
  16. .,MALAYSIA"
  17. KEBUDAJAAN
  18. TROTSKISME
  19. kekuatan nekolim dan feodal dan semua kekuatan kontrarevoku-
  20. jalah: Ofensit berarti sukses dan menang. defensif berarti ga-
  21. Situasi revoiusioner ini menuntut kaum revolusioner terus mem-
  22. FRONT PERSATUAN
  23. TRISAKTI TAVIP
  24. DALAM perdjuangan untuk mengikıs habis sisa2 imperialis-
  25. n.ngkatkan kemampuan dalam pekerdjaan politik dan organisasi
  26. PERSEKUTUAN BURUH & TANI
  27. sampai jang paling kotor untuk nemfitnah bahwa sikap PKl tsb.
  28. FRONT NASIONAL
  29. volusi lainnja mengubah Indonesia dewasa ini mendjadi masjarakat
  30. MASALAH SUKUBANGSA
  31. PARTAI MASSA & KADER
  32. KENJATAAN objektif jang dihadapi PK1, jaitu, negeri 22
  33. PENDIDIKAN IDEOLOGI
  34. PEKERDJAAN RISET
  35. EMPAT SJARAT KADER
  36. PEKERDJAAN BERPLAN
  37. 25.Partai kita jalah peranan bekerdja dengan berentjana (ber-
  38. MELAWAN REVISIONISME
  39. GERAKAN KOMUNIS INTERNASIONAL

Tesis

45tahun

PKI

M

原 smp

TESIS

45 TAHUN PKI

23 MEI 1920 - 23 MEI 1965

Jajasan embaruan" Djakarta, 1965

ISI

Historis .. Artipentingnja Program PKI Irbar & AS Malaysia" Ekonomi ... Gerakan tani Kebudajaan Trotskisme Marxisme ..
Manipol .....
Situasi revolusioner
Trisakti Tavip .....
Front persatuan .....
Persekutuan buruh & tani Nasakom ...
Front Nasional ......
Garis umum revolusi & Pantjasila Angkatan bersendjata ... Masalah sukubangsa .. Pewaris dan penerus perdjuangan Partai massa & kader Pendidikan ideologi. Pekerdjaan riset ... Pekerdjaan berplan .. Empat sjarat kader ...
Nefo versus oldefo ....
Melawan revisionisme Gerakan Komunis Internasional ..
Tugas2 mulia ........

10 12 12 14 15 15 16 17 18 19 20 21 21 22 23 24 24 25 26 27 28 29 30

HISTORIS

IANGGAL 23 Mei 1965 ini genaplah 45 tahun usia PKI, 1 Partai Komunis Indonesia. PKI dilahirkan oleh tuntutan² objektif perkembangan masjarakat Indonesia, jakni ketika di Indonesia sudah ada gerakan klas buruh jang mulai muntjul pada awai abad ini dan ketika gerakan kemerdekaan nasional Rakjat 步 Indonesia objektif membutuhkan teori jang mampu memetjahkan masalah² revolusi dalam zaman modern ini. Ketika itu Marxisme sudah mulai berpadu dengan gerakan klas buruh Indonesia. Marxisme telah mendemonstrasikan kebenaran ilmiahnja dengan ke- menangan Revolusi Sosialis Oktober Besar Rusia 1917 jang ge milang. Dengan demikian PKl adal: faktor subjektif kekuatan revolusioner Indonesia jang dilahirkan oleh sjarat2 objektif masjarakat Indonesia. la adalah anak zaman jang akan melahirkan zaman. Lahirnja PKl 45 tahun jang lampau mempunjai arti penting luarbiasa setjara politik dan kebudajaan bagi Rakjat Indonesia. Dengan lahirnja PKl, gerakan kemerdekaan nasional Rakjat Indonesia telah mendapatkan intinja, jaitu suatu organisasi modern jang militant dari klas buruh, jang menguasai dan menggunakan berbagai bentuk perdjuangan dalam melawan imperialisme setjara konsekwen. Dengan lahirnja PKI maka terbukalah kemungkin- an jang lebih luas untuk tersebarnja Marxisme-Leninisme setjara luas dan intensit dikalangan Rakjat -Indonesia jang berarti pen- dobrakan atas tradisi jang kolot dan idealis dari pandangan masjarakat Indonesia jang agraris. Sepandjang sedjarahnja, PKI tidak pernah memisahkan diri, bahkan senantiasa berpadu dengan gerakan kemerdekaan nasional umum. Sesuai dengan klas jang diwakilinja, jaitu klas buruh, maka setjara historis, PKI memikul tugas² sutji diatas pundaknja, jaitu harus berdiri dibarisan depan dalam perdjuangan melawan setiap penindasan. Karena itu, PKI berdjuang bukan hanja untuk pem. bebasan nasion Indonesia dari penindasan imperialisme, tetapi akan terus memimpin perdjuangan Rakjat Indonesia guna mem. bangun suatu masjarakat Indonesia Baru jang demokratis, bebas dari penghisapan atas manusia oleh manusía, adil dan makmur.

45 Tahun PKI adalah 45 tahun perdjuangan guna mendjadikan front nasional dan pembangunan Partai. Semendjak itu, diper. keharusan sedjarah itu kenjataan sedjarah. 45 tahun PKl adalab hebatlah perdjuangan dalam dua front sekaligus, jaitu front anti-djuga 45. tahun berdjuang untuk mentrapkan Marxisme-Leninisme imperialisme dan front anti-feodalisme, dengan mengarahkan pada kondisi² kongkrit revolusi Indonesia, untuk mengindonesiakan udjungtombak terutama kepada imperialisme. Kebenaran Program Marxisme-Leninisme, sehingga mendjadikan Marxisme-Leninisme Partai jang disahkan dalam Kongres tsb. terletak dalam hal, kekuatan materiil jang perkasa dalam Revolusi Indonesia. iaitu bahwa ia mentjermainkan setjara tepat tuntutan² objektif Revolusi mendjadikannja milik massa, pedoman jang mempunjai daja mem-Indonesia, dan karena itu ia telah membawa madju gerakan re bamgkitkan, mengorganisasi dan memobilisasi massa didalam aksi2. volusioner Rakjat Indonesia dengan langkah² raksasa. nja. Memperingati 45 tahun usia PK1 ini berarti djuga untuk me- meriksa sampai dimana hasil2 jang telah ditjapai oleh proletariat Indonesia dalam membangun suatu Partai klas buruh jang di- bolsjewikkan, dalam menggalang front persatuan nasional jang berbasiskan persekutuan buruh dan tani, dan dalam melandjut- kan Revolusi Agustus, untuk Indonesia Baru jang merdeka penuh dan demokratis, sebagai sjarat mutlak untuk membangun masja. rakat jang bebas dari penghisapan atas manusia oleh manusia, masjarakat Sosialisme -Indonesia.

ARTIPENTINGNJA

2.DJALAN jang dilalui PKI bukanlah djalan bertabur bunga, akan tetapi djalan ber-liku² jang diretas dengan kepedihan jang ditimbulkan karena kesalahan² dalam perdjuangan, dengan peme- rasan enerzi dan keringat, bahkan, 'engan tetesan darah singkatnja, dengan pengorbanan dan pengabdian jang tiada taranja dari putera2 terbaik klas buruh dan Rakjat Indonesia selama puluhan tahun sedjak lahirnja. Barulah pada tahun 1951 PKl mulai memasuki masa dewasa. nja, jakni setelah melalui pengalaman² pahitgetir selama puluhan tahun, terutama pemberontakan 1926 jang ditindas dengan kedjam oleh pemerintah kolonial Belanda, pengalaman Revolusi Agustus 1945 jang tuntutan²nja hingga kini masih belum dapat dirampung kan sampai ke-akar²nja, dan tragedi nasional provokasi Madiun dimana kaum reaksi dengan dikepalai oleh Hatta berhasil untuk sementara waktu memetjahbelah bangsa Indonesia dan melakukan teror terhadap PKI dan kaum progresif lainnja. PKl baru mulai memasuki masa dewasa setelah mulai menjimpulkan pengalaman- nja seperti jang dirumuskan dalam Resolusi Djalan Baru pada Konferensi PKI bulan Agustus 1948. Pembentukan Politbiro baru jang dipimpin oleh Kawan D.N. Aidit pada bulan Djanuari 1951 berarti kemenangan sajap Le- ninis didalam pimpinan Partai, jang kemudian, berdasarkan peng alaman² jang kaja dari Partai sendiri dan beladjar dari pengalaman2 Partai2 sekawan, menjusun garis organisasi dan politik jang tepat, sebagai pentrapan kebenaran umum Marxisme-Leninisme pada kondisi2 kongkrit Revolusi Indonesia. Kongres Nasional ke-V PKI pada tahun 1954, telah memberikan djawaban atas semua masalah penting dan pokok Revolusi Indonesia. Kongres tsb. meletakkan dasar2 pekerdjaan penggalangan

PROGRAM PKI

3.DENGAN Program Kongres Nasional ke-V Partai sebagai mertjusuar perdjuangannja, gerakan klas buruh dan Rakjat pekerdja Indonesia madju dengan langkah2 raksasa. Gerakan nasional revolusionerpun berkembang dengan pesat. Satu demi satu benteng imperialisme dipatahkan dan direbut, dimulai dengan pembatalan perdjandjian KMB, kemudian aksi membebaskan Irian Barat. Langkah revolusioner jang penting dalam rangka perdju. angan ini jalah pengambilalihan semua perusahaan milik kaum imperialis Belanda oleh kaum buruh dalam tahun 1957 jang ke mudian diserahkan kepada Pemerintah RI dan didjadikan per usahaan2 negara. Artipenting pengambilalihan itu jalah, bahwa ia telah menjalakan kembali tradisi revolusioner kaum buruh dan Rakjat Indonesia jang ber-kobar2 ketika Revolusi Agustus 1945 meletus. Aksi2 itu djuga teiah mempertebal kepertjajaan Rakjat Indonesia kepada dirinja sendiri, dan memberikan pendidikan politik jang ama penting untuk membedakan musuh satu dengan jang lain, dan menanamkan pengertian bahwa diantara sekian banjak musuh, sasaran perdjuangan pada masa tertentu harus diarahkan kepada musuh jang merupakan musuh terpokok, Aksi ini djuga telah memberikan isi dan arti jang kongkrit kepada perdjuangan mela- wan imperialisme.

IRBAR & AS

TAMATNJA riwajat kolonialisme Belanda di Irian Barat dan

  1. dilikwidasinja modal imperialis Belanda di Indonesia telah mengakibatkan terdjadinja pergeseran² dalam kedudukan musuh² Rakjat Indonesia. Sidang Pleno ke-1 CC PKI Kongres ke-VIl jang diadakan pada awal tahun 1963, setelah mempertimbangkan kedudukan serta peranan imperialisme AS di Indonesia dari segi politik, ekonomi, militer dan kebudajaan, telah menjimpulkan bahwa musuh Rakjat Indonesia jang nomor satu dan jang paling ber. bahaja pada waktu sekarang jalab imperialisme AS". Kesimpulan Sidang Pleno ini sangat penting artinja untuk menegakkan kedaulatan nasional Republik dan meningkatkan kewas- padaan nasional Rakjat Indonesia. Kenjataan2 sedjarah menundjukkan, bahwa imperialisme AS se- djak lama selalu bersikap bermusuhan dan kurangadjar terhadap perdjuangan Rakjat Indonesia, mulai dari bantuan mereka kepada Belanda dalam perundingan² Linggadjati, Renville, kemudian mem- bantu pemberontak² PRRl-Permesta", disamping menjokong Be. landa untuk tetap menduduki Irian Barat, dan achirnja menjokong projek neo-kolonialis Malaysia" serta mengorganisasi aksi2 sub- versif terhadap Republik Indonesia. Meskipun kaum reaksioner dalamnegeri berusaha membelokkan sasaran perdjuangan Rakjat Indonesia dari musuhnja jang nomor satu, jaitu imperialisme AS, akan tetapi berkat kesedaran politik jang terus meningkat dari Rakjat kita dan tindakan² permusuhan kaum imperialis AS sendiri, dalam waktu jang relatif singkat seluruh nasion telah mengarahkan perdjuangannja kepada imperialisme AS.
    luar. Ia telah mendjadi bahan bakar jang makin mengobarkan api semangat revolusioner jang tengah me-njala² dalam dada Rakjat Indonesia, dan selandjutnja telah lebih mematangkan situasi revolusioner ditanahair kita. la bahkan telah mempertjepat terbuka- nja mata seluruh golongan Rakjat Indonesia terhadap kedjahatan2

imperialisme AS sebagai musuh nomor satu dan paling berbahaja. Aksi2 anti-imperialisme Inggris-AS dimulai dengan petisi2, rapat² protes, demonstrasi² dan kemudian berkembang mendjadi aksi

pemboikotan terhadap film2 AS. Dalam waktu jang relatif

singkat sekali perdjuangan ini memuntjak dalam aksi2. pengambilalihan perusahaan2 Inggris dan AS di Indonesia oleh kaum buruh jang mendapat sokongan luas dari Rakjat. Suatu faktor jang ikut menentukan suksesnja aksi2 itu jalah karena aksi2 ini tidak hanja aksı massa Jari bawah, tetapi djuga karena dikombinasi dengan perdjuángan diatas. Ini realisasi jang sukses dari garis re- volusi dari atas dan dari bawah".

Pengambilalihan perusahaan2 tsb. terutama perusahaan² minjak

AS jang selama ini memonopoli produksi minjak bumi di Indonesia,

selain mempunjai artipenting ekonomi jang besar sekali, djuga

mempunjai arti politik jang luarbiasa besarnja, karena ía telah

menghantiurkan tachajul² politik di-kalangan2 luas masjarakat kita,

jang masih mendewakan" dan mempunjai ilusi terhadap imperial-

isme AS.

EKONOMI

SUKSES2 besar dalam pengambilalihan perusahaan2 impe. 6 rialısme Belanda, Inggris dan AS dan jang didjadikan milik negara atau ditempatkan dibawah penguasaan pemerintah, sesung- guhnja adalah lompatan madiu, dan merupakan perkembangan kekiri dari sistim ekonomi di Indonesia. Djika pengambilalihan modal2 Belanda, Inggris, Amerika dilakukan setjara konsekwen, dapat dikatakan bahwa landasan pokok kekuasaan monopoli asing di Indonesia jang berupa penanaman modal setjara langsung akan lenjap. Dengan demikian, akan tertjiptalah sjarat2 jang lebih baik untuk membangun ekonomi nasional jang berdiri diatas kaki sendiri, dimana ekonomi sektor negara memperoleh sjarat? untuk memegang posisi komando. Deklarasi Ekonomi (Dekon) dan Ta- vip menegakkan prinsip untuk bersandar pada kekuatan sendiri dalam pembangynan ekonomi nasional dengan menggariskan ,me- ngutamakan pertanian dan perkebunan serta mementingkan per-

tambangan" dan pertanian itu dasar, industri itu tulangpung-

gung."

.,MALAYSIA"

PROSES kebangkitan Rakjat dalam melawan imperialisme

  1. AS telah lebih dipertjepat dengan lahirnja projek neo-kolonialis Malaysia" dari kandungan imperialisme Inggris dengan disokong oleh imperialisme AS. Bertentangan dengan keinginan pentjipta²nja, jaitu untuk membendung arus revolusioner Rakjat Indonesia serta mengepung dan mengantjam kebebasan nasional- nja, maka projek neo-kolonialisme Malaysia" telah lebih mem- perkokoh front persatuan nasional untuk menghadapi musuh dari

Akan tetapi seperti jang ditjanangkan dalam Kongres Nasional ke-VIl PKI (April 1962), kaum kapitalis birokrat, jaitu mereka jang mendjadi kapitalis dengan menggunakan kedudukannja dalam alat kekuasaan atau perusahaan negara atau hubungannja dengan pembesar dalam alat kekuasaan atau perusahaan negara" telah me- njalahgunakan dan menjelewengkan perusahaan² negara itu guna memperkaja dirinja, hingga perusahaan tsb. telah mendjadi basis untuk lahirıa dinasti kapitalis birokrat jang menguasai ekonomi Indonesia dewasa ini. Kaum kapitalis birokrat ini bukan sadja makin memperburuk keadaan ekonomi Indonesia dewasa ini, tapi djuga berusaha merebut kekuasaan politik dengan djalan kudeta. Oleh karena itu mengganjang kapitalis birokrat adalah termasuk tugas pokok Rakjat Indonesia dewasa ini. Adalah omongkosong berbitjara tentang memperbaiki ekonomi nasional dan melawan imperialisme tanpa mengganjang kaum kapitalis birokrat. Sebagai- mana halnja dalam melawan musuh² lainnja, maka djuga dalam melawan kaum kapitalis birokrat haruslah dihimpun kekuatan se- luasnja untuk memberikan pukulan kepada faktor jang paling membahajakan perkembangan ekonomi nasional kita.

GERAKANTANI TAHUN² belakangan ini mentjatat kebangkitan massa kaum bahwa dengan program jang tepat, jang mentjerminkan kebutuhanª objektif massa kaum tani, serta dengan garis organisasi jang ber- sesuaian dengan program tsb., jaitu bersandarkan kepada kaum tani miskin dan buruhtani, dan dengan pekerdjaan jang tekun, ulet dan sabar, maka sekalipun massa kaum tani mula² terbelakang, mereka kemudian bangun dan sedar. Kebangkitan gerakan tani telah dapat merebut konsesi dengan dikeluarkannja UUPA dan UUPBH. Lahirnja UUPA dan UUPBH adalah suatu kemenangan politik bagi gerakan tani, jang mematahkan teori² jang selama ini menguasai Universitas dan sementara golongan, bahwa di Indonesia feodalisme tidak mempunjai arti". Kedua UU itu djuga merupakan penerimaan dan pengakuan resmi atas keharusan adanja program agraria anti-feodal dalam revolusi nasional-demokratis, sesuatu jang sudah lama diperdjuangkan oleh PKI. Meskipun UUPA dan UUPBH itu hanja membatası pemilikan tanah oleh tuantanah dan penghisapan feodal atas kaum tani, akan tetapi tuantanah dan kekuatan² reaksioner telah melakukan per-

lawanan jang sengit terhadap pelaksanaannja, mulai dari penipuan, pemalsuan', sampai kepada intimidasi" dan teror terhadap kaum tani. Hal ini mengadjar kepada kita, bahwa perlawanan tuantanah dan kaum reaksioner akan djauh berlipatganda dari jang sekarang, apabila dilantjarkan perubahan agraria jang radikal sesuai dengan ketentuan Dekon tentang mengikis habis sisa imperialisme dan stsa² feodalisme" dan sesuai dengan sembojan Presiden Sukarno dalam Djarek, jaitu Tanah Untuk Kaum Tani" dan Tanab untuk mereka jang betul menggarap tanah". Untuk mendobrak kematjetan pelaksanaan UUPA dan UUPBH tsb. kaum tani telah melantjarkan berbagai matjam aksi. Aksi tsb. jang menandaskan makin mematangnja gerakan tani mempunjai artipentingnja jang luarbiasa dalam meningkatkan kesedaran politik dan organisasi massa kaum tani. Dengan aksia itu, kaum tani telah setjara tepat mengenal musuhnja, memilih sasarannja jang terpo- kok, berkenalan dengan berbagai bentuk perdjuangan serta me. njedari bahwa masalah jang fundamentil jalah masalah meneruskan atau tidak meneruskan revolusi. Suatu hal jang tidak kalah pen- tingnja jalah bahwa dengan aksi itu kaum tani djuga mengetahui sekutu dan pemimpinnja jang sedjati, jaitu proletariat. Ini ber arti terwudjudnja kepemimpinan proletariat atas kaum tani. Sekarang tugas untuk terus membangkitkan, meningkatkan dan meng- konsolidasi gerakan tani hingga merata dan meluas diseluruh daerah dan kepulauan ditanahair merupakan tugas utama kaum revolusioner. chususnja kaum Komunis Indonesia. Hanja kebangkitan mas. sa kaum tani jang merata dan meluas itulah jang akan mendjamin kemenangan revolusi nasional dan demokratis. Pada achir bulan April 1965 telah terdjadi peristiwa bersedjarah dengan berlangsungnja Kongres Fusi Organisasi Nelajan Seluruh Indonesia jang menghasilkan organisasi nelajan jang bersifat nasional, jaitu Barisan Nelajan Indonesia. Dengan demikian tertjipta alat jang kuat untuk mengembangkan gerakan massa revolusioner kaum nelajan. Dengan memegang teguh garis klas, jaitu berbasis- kan buruh nelajan dan nelajan miskin. bersatu dengan nelajan ge- dang, menetralisasi nclajan kaja dan memukul djuragan² djahat, Barisan Nelajan Indonesia mempunjai tugas untuk mengorganisasi dan memobilisasi kaum nelajan pekerdja untuk mengganjang setan2 pantai. terutama djuragan² djahat, jaitu djuragan2 jang membang- kang tidak mau melaksanakan Undang2 Perdjandjian Bagi Hasil Perikanan.

KEBUDAJAAN

PEKERDJAAN dibidang kebudajaan djuga telab mentjapai

  1. sukses2 besar, Lekra, organisasi kebudajaan revolusioner jang didirikan pada tahun 1950, telah membuka front perdjuangan baru dibidang kebudajaan dalam rangka perdjuangan melawan mmpe- rialisme dan feodalisme, sebagai sjarat untuk membangun kebudajaan nasional jang demokratis dan revolusioner. Tidak dapat di- sangkal, bahwa mengganjang imperialisme dibidang ekonom dan politik jang tidak disertai dengan pengganjangannia dibidang kebudajaan adalah sáma halnja dengan menutup pintu depan tetapi membuka pintu belakang untuk masuknja maling. Aksi memboikot film² AS sampai kepada penghentian kegiatan Ampal pengambil- aliban gedung Ampai, penutupan kantor USIS diseluruh Indonesia dan pengusiran "Peace Corps" merupakan hasil2 gemilang dari perdjuangan Rakjat Indonesia untuk mengachiri dominasi m- perialis. terutama imperialis AS. dibidang kebudajaan. Diuga di- bubarkannja Manikebu" dan BPS" merupakan kemenangan² besar dibidang kebudajaan.
    ggafakannja Aonfernas Sas. Dalam hubungan mnilah, maka d tra dan Seni Revolusioner (KSSR) oleh CC PKí dari 28 Agustus sampai 2 September tahun 1964 jang dibuka oleh Presiden Su- karno, dan jang telah memberikan djawaban atas masalah² pokok dan penting dibidang sastra dan seni. mempunjai artipenting jang luarbiasa untuk mempersendjatai pekerdja² kebudajaan chususnja dan Rakjat kita umumnja guna melaksanakan prinsip .berkepribadian dalam kebudajaan" dengan membangun kebudajaan nasional jang demokratis dan revolusioner, serta melawan kebudajaan imperialis dan feodal jang masih berdominasi didalam masjarakat kita. KSSR menandakan taraf baru dalam perdjuangan dibidang ke budajaan guna mentjiptakan sastra dan seni jang berkepribadian nasional, jang mengabdi buruh, tani dan pradjarit.

Sementara orang mengira, bahwa masalah trotskisme bukanlah masalah nasional, melainkan hanja masalahnja PKI sadja. Pa dangan jang demikian didasarkan pada anggapan jang Keliru, se. akan2 trotskisme itu adalah suatu sekte" daripada Marxisme. Memang benar, bahwa pada awalnja trotskisme adalah suatu po njelewengan bardjuis ketjil dari Marxisme. Akan tetapi dengan kemenangan jang gilang-gemilang darı Ro volusi Sosialis Oktober Besar Rusia 1917, jang mendemonstrass kan kebenaran adjaran Lenin tentang revolusi sosialis, a.d. ten tang mungkinnja Sos alisme menang disatu negeri, maka trotskis. me sebagai suatu sekte dalam gerakan klas buruh telah digugur-

Semendjak ntu trotskisme telah mendjadi gerakan jang samase kali tidak mendasarkan diri atas adjaran² Marxisme dan sudah tidak ada lagi bau²nja Marxisme sedikitpun. Kaum-trotskis telab mendjadi kekuatan ultra kanan jang bersembojan kiri", kekuat an anti-Marxis jang berdjubah Marxis", dan telah nendjadi komplotan pendjahat politik dergan sembojan² revolusioner" jang mendjadi barisan depan dari kekuatan kontra-reyolusioner inte lasional. Setjara politik dan organ sasi mereka adaiah glat jang penting untuk memetjahbelah dan mematahkan gerakan revolusioner klas buruh dan gerakan pembebasan nasional Rakjat2 tertindas di-mana*. Di Indonesia kaum trotskis sudah mulai ne- metjahbelab gerakan revoiusioner dalam pemberontakan nasional jang pertama Rakjat Indonesia dalam tahun 1926, dan meiaku- kan provokasi² ketika kaum Komunis- mengorganisasi gerakan di bawahtanah untuk melawan fasisme Djepang jang mengakibatkan djatuhnja banjak korban dari kalangan kader² revolusioner. Me reka melakukan usaha² kudeta dan usaha2 petjahbelah dengan mendirikan Persatuan Perdjuangan" jang setjara munafik me- njerukan program dan sembojan2 revolusioner" dalam Revohusi Agustus, mereka memetjabbelah gerakan baruh, mereka Dergan-dengan tangan dengan kaum revisionis modern dalam usana untuk mendjatuhkan PKl, mereka melantjarkan polemik² tentang Pantjasila dan Sukarnoisme" pada saat gerakan revolusioner djustru semakin membutuhkan kebulatan persatuan untuk meng ganjang musuh2 revolusi. Sesungguhnja trotskisme dalam gerakan revolusioner adalah ba- gaikan penjakit kanker dalam tubuh manusia, jang menjerang pada saat² dan tempat jang tidak di-duga2. Itulah sebabnja, mengganjang dan mengachiri trotskisme merupakan tugas urgen bagi

TROTSKISME

SUATU kemenangan besai jang ditjapai oleh gerakan revolu-

  1. sioner Rakjat lmdonesia jalah pelarangan oleh Pemerintab ter- hadap kegiatan Partai Murba dan organisasi2 pendukungnja. lang meru, akan sarang kegiatan kaum pemetjahbelah trotskis di Indonesia.
    a

setiap patriot dan orang revolusioner untuk dilaksanakan dalam tahun 1965 djuga.

MARXISME

ADALAH menggembirakan, bahwa pada usia 45 tahun PKI

  1. ini, Marxisme sebagai adjaran revolusioner klas buruh, karena keilmiahan dan keobjektifannja telah terudji oleh sedjarah, berkembang subur di Indonesia dan mendjadi milik massa 'ang djumlahnja kian hari kian banjak di Indonesia Dewasa ini. di- samping kaum Komunis, maka semakin luaslah golongan jang mempeladjari Marxisme atas andjuran Presiden Sukarno. PKI menjambut perkembangan ini dengan penuh gairah dan akan memberikan segala bantuanaja. Kenjataan menundjukkan, bahwa ada sementara orang jang mempeladjari Marxisme hanja sebagai mode" sadja, agar supaja mereka tidak ketinggalan oleh arus zaman. Bahkan ada sementara orang jang mempeladjari dan mengadjarkan Marxisme bukan untuk memetiahkan masalah2 revolusi jang kita hadapi, melaink an malahan untuk mengaburkan dan memutarbalikkan adjaran ten- tang revolusi. Terhadap orang sematjam ini, kaum Marxis ber- kewadjiban untuk membuka kedok kemunafikannja agar supaja Marxisme benar2 digunakan sesuai dengan apa jang dikatakan Bung Karno sebagai satu2nja ilmu jang kompeten untuk meme- tjahkan masalah² sedjarah, politik dan kemasjarakatan". Tugas membantu orang2 jang djudjur dalam mempeladjari Marxisme dan menelandjangi pemalsu² Marxisme adalah tugas penting proletariat Indonesia dewasa ini dalam rangka membikin Marxisme mendjadi milik nasion. Setiap Komunis haruslah me- njedari benar2, bahwa mendjadikan Marxisme milik nasion pada hakekatnja adalah usaha untak memcnangkan setjara penuh revolusi nasional-demokratis dan revolusi sosialis. Oleh karena itu, tugas tersebut menuntut dari setiap Komun's untuk bekerdja lebih keras, memeras enerzi dan keringat lebih banjak, dan memperbe- sar pengabdiannja kepada Rakjat dan Revolusi Indonesia.
    MANIPOL DALAM perdjuangan untuk menjelesaikan tuntutan² Revo-

  2. lusi Agustus 1945 sampal ke-akar²nja, PKI meminpin Rakjat untuk mentjapai perubahan fundamentil dalam kekuasaan politik, untuk terwudjudnja pemerintah dari Rakjat, oleh Rakjat dan untuk Rakjat" Sesuai dengan garis jang ditetapkan oleh Kong- res Nasional ke-VI PKI (September 1959) Rakjat Indonesia dewasa ini menuntut pembentukan kekuasaan Gotongrojong berporoskan Nasakom jang sanggup mengorbankan kepentingan kaum penghi- sap besar dikota dan desa dan membela dengan konsekwen kepentingan Rakjat. Sedjak djatuhnja kabinet Sukiman pada tahun 1952, maka pada pokoknja terdjadi perubahan² kekiri didalam kekuasaan politik Republik Indonesia. Dengan diterimanja Manipol sebagai Garis2 Besar Haluan Negara, RI dengan resmi mempu- njai program jang progresif revolusioner bagi seluruh nasion Indonesia untuk menjelesaikan Revolusi Indonesia. Kekuatan² reak- sioner telah mendapat pukulan* berat dan pengaruh mereka dalam kekuasaan politik sangat berkurang. Pada dewasa ini zekua- saan negara RI mengandung dua aspek, jaitu aspek at ti-Rakjat dan aspek pro-Rakjat. Kekuatan aspek pro-Rakjat sudah semakin besar dan memegang inisiatif dan berofensif, sedangkar aspek anti-Rakjat, walaupun masih tjukup kuat, semakin terdesak Jalam kedudukan terdjepit. PKl berdjuang agar aspek pro-Rakjat itu semakin kuat dan achirnja dapat berdominasi. dan agar asnek anti-Rakjat dikeluarkan dari kekuasaan negara Berhubung dengan adanja dua aspek dalam kekuasaan negara RI, perdjuangan revolusioner Rakjat Indonesia dilakukan dengan mengkombinasikan perdjuangan massa-aksi revolusioner Rakjat dari bawah dengan tindakan2 revolusioner badan2 kekuasaan negara dari atas, sesuai dengan prinsip mendjalankan revolusi dari atas dan dari bawah."
    SITUASI REVOLUSIONER PERLAWANAN jang makin meningkat dari Rakjat Indo- revolusioner didalamnegeri, menundjukkan bahwa dewasa ini telah terdapat situasi revolusioner jang makin menandjak dan mema- tang dinegeri 'kita. Tjiri2 utama dari situasi revolusioner jalah

bahwa: (1) massa Rakjat sudah aktif berdjuang untuk adanja peru- bahan jang dapat memperbaiki penghidupan mereka; (2) segi anti-Rakjat dalam kekuasaan politik makin terdesak, segi pro-Rakjat makin unggul dan politik Pemerintah makin banjak jang dise- suaikan dengan tuntutan² Rakjat: dan (3) aksi² massa Rakjat makin meluas sehingga peranan massə Rakjat makin besar dan makin menentukan dalam kebidupan masjarakat dan oolitik oegara. Situasi revorusioner ini adalah hasil otensit Manipolis atau ofensif revolusioner dari semua kekuatan revolusioner terhadap

kekuatan nekolim dan feodal dan semua kekuatan kontrarevoku-

sioner lainnja. Situasi revolusioner ini harus dapat ditanggapi dan difahami dengan baik2 oleh siapa sadja jang mav terus me- ngibarkan pandjı revolusi. Dalam situasi demikian sembojan kita

jalah: Ofensit berarti sukses dan menang. defensif berarti ga-

gat dan katab

Situasi revoiusioner ini menuntut kaum revolusioner terus mem-

perhebat ofensif revolusioner disegala bidang dengan setiap hari berusaha mengantongi kemenangan, untūk achirnja merampungkan revolusi nasional-demokratis sepenuhnja.

FRONT PERSATUAN

SEPULUH tahun Jebih tean tewat sedjak Kongres Na-

  1. sional ke-V Partai menetapkan garis umum penggalangan front persatuan nasional, jaitu garis: menggalang persatuan anti-imperialisme antara kias buruh, kaum (ani, burdjuis ketji dan burdjuis nasionat, berbasiskan persekutuan buruh dan tani anti-feodatis- me dan jang dipimnpín oleb klas buruh. Garis umum ini didasarkan pa-a analisa klas² didaiam masjarakat Indonesia jang belum merdeka penuh dan setengah feodal. Garis umum ini dirumuskan djuga dengan teorı do-do-re-mi-fa (1-1-2-3-4), jaitu, 1-tenaga me- mimpin. jalah klas buruh. I-tenaga pokok, jalah kaum tani, 2-persekutuan klas buruh dan kaum tani sebagai basis front persatuan nasional, 3-tiga kekuatan pendorong revolusi, jalah buruh, tani dar. burdjuis ketjil jang merupakan Rakjat pekerdja dan 4-kekuatan² revolusioner. jaifu buruh. tani. burdjuis ketjil dan burdjuis nasional jang merupakan kekuatan Rakjat jang dirugikan oleh imperialisme dan feodalisme. Dalam masa jang relatit singkat menurut ukuran sedjarah itu. garis umum penggulangan front persatuan nasional tsb. telah me- nempuh berbagai udjian. dari razzia Agustus Sukiman", peristiwa 17 Oktober 1952" peristiwa 13 Desember 1956" jang disu- sul oleh pemberontakan PPRI-Permesta", gerakan2 rasialis, sam- pai pada rentetan peristiwa2 Ketaon, Kanigoro, Malang, Bali dsh Akan tetapı djustru lewat udjian² tsb persatuan nasional revolusioner dinegert kita' bukannja mendjadi susut, melainkan makin berkembang dan tumbuh perkasa. Seperti dikatakan oleh Karl Marx. bahwa ,teori mendiadi kekuatan materiil segera sesu h ia mentjekau massa": demikian pula ,teori persatuan nasional revolusioner berporoskan Nasakom" sudah, sedang dan :kan terus-me- nerus mentjekau massa. dan karenanja ia tumbuh mendjadi kekuatan materijl iang perkasa, Dalam masa sepuluh tahun lebih itu ternsa betapa kader² dan anggota2 PKI makin menguasai dua djimat" dalam penggalangan front persatuan dengan burdjuis nasional. jaitu prinsip bersatu dan berdjuang" dan prinsip mendjaga kebebasan dalam beřsatu". Kader² dan anggota² PKI djuga semakin baik menggalang front persatuan nasional lengan memegang teguh prinsin Marxisme-Le- ninisme dan luwes dalam membawakannja. Dan didalam tempaan perdjuangan revolusioner Rakiat Irdonesia untuk menggulingkan empat bukit setan", imperialisme, feodalisme. kapitalisme kom- prador dan kapitalisme birokrat, garis umum penggalangan front

    TRISAKTI TAVIP

DALAM perdjuangan untuk mengikıs habis sisa2 imperialis-

  1. me dan sisa® feodalisme dan membangun Indonesia jang merdeka penuh dan demokratis. harus kita laksanakan dengan konsekwen Trisakti Tavip, jaitu berdaulat dalam politik. berdiri diatas kaki sendiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam ke- budajaan". Amanat politik Presiden Sukarno Berdikari" mene- gaskan kembat trisakti itu dan Ketetapan MPRS No. VI/MPRS/ 1965 tentang Banting Stir Untuk Berdikari dalam Ekonomi dan Pem- bangunan merupakan landasan untuk penjusunan plan pemba- ngunan ekonomi jang realistis dan sesuai dengan prinsip2 Dekon. Untuk itu adalah sjarat mutlak untuk meningkatkan peranan aktif kesedaran subjektif setiap orang revolusioner, terutama me-

    n.ngkatkan kemampuan dalam pekerdjaan politik dan organisasi

daripada setiap Komunis, baik setjara kolektif maupun individuil, sehingga betul memenuhi tagas sedjarah daripada klas buruh sebagai pelopor dalam perdjuangan seluruh nasion Indonesia.

persatuan nasional tsb. telah dilengkapi oleh pengalaman Rakjat Indonesia sendiri, dengan sendjata taktik menetapkan sasaran jang seketjil mungkin, dengan menggalang front seluas mungkin".

PERSEKUTUAN BURUH & TANI

PRINSIP menggalang persekutuan buruh dan tani anti-feo-

  1. dalisme sebagai basis persatuan nasional dengan klas buruh sebagai pimpinan telah mendorong PKI untuk semakin intensif mengintegrasikan diri setjara total dengan gerakan tani. Ini sepe- nuhnja sesuai dengan pandangan kaum Marxis-Leninis bahwa ha- kekat revolusi² pembebasan nasional adalah revolusi agraria. Pengalaman Revolusi Indonesia memperkuat dalil tsb. dan telah mem- berikan peladjaran jang sangat penting bahwa soal kaum tani -atau soal desa adalah soal menang itau kalahnja revolusi. Pengalaman Revolusi Agustus 1945 mengadjarkan kepada kita bahwa desa atau kaum tani mempunjai empat peranan: sumber bahan makanan, sumber pradjurit, tempat revolusi mundur djika terpukul dikota, dan pangkalan untuk menjerang musuh dan merebut kembali kota. Makin berhasilnja PKI dalam mengintegrasikan diri dengan gerakan tani dibuktikan oleh makin meningkatnja aksi2 kaum tani dari aksi jang paling rendah sampai pada aksi² mendobrak kema- tjetan UUPA/UUPBH serta aksi2 dalam rangka meningkatkan konfrontasi dengan "Malaysia". Dewasa ini tak :da satu haripun jang lewat tanpa aksi kaum tani jang ribuan djumlahnja. Ini berarti sekaligus peningkatan kesedaran politik, peningkatan keberanian serta dipertadjamnja kewaspadaan, peningkatan kesedaran beror- ganisasi dan disiplin, jang lebih landjut menurut peningkatan taraf kebudajaan dari kaum tani. Kemadjuan gerakan tanı adalah sedemıkian upa seningga me- nimbulkan setjara tak terelakkan kristalisasi didalam Partai² dan semua kekuatan revolusi. Elemen² jang betul2 setia dalam kata2 dan perbuatan terhadap Manipol tidak bisa lain ketjuali memihak dan menjatukan diri dengan kaum tani jang telah berubah dari serba salah" mendjadi serba benar". Sedangkan elemen2 jang anti-gerakan tani, tani-phobi atau munafik, makin terbuka wadjah jang sebenarnja, sehingga makin terpodjok dan terisolasi dari massa jang terus madju dengai tegapnja seirama dengan derap-madjunja gerakan revolusioner. Ini membuka đjalan kearah pengokohan lebih landjut front persatuan nasional dinegeri kita.
    NASAKOM

KERDJASAMA poltık Nasakom adalah suatu tjiri jang chas

  1. dalam hal penggalangan front persatuan nasional revolusioner di Indonesia. Ide persatuan Nasakom, jang sudah dikemukakan oleh Presiden Sukarno dalam th. 1926, adalah pentjerminan kenjata- an kehidupan politik dalam masjarakat Indonesia, dimana tiga aliran politik jang besar, jaitu Nasionalisme, Agama dan Komunisme berakar dan berpengaruh dalam sedjarah gerakan kemerdekaan nasional. Djasa jang besar dari Bung Karno bagi Revolusi dan Rakjat Indonesia jalah bahwa beliau sebagai putera Indonesia berhasil menggali dan mengembangkan tradisi kegotongrojongan Nasakom itu. Djuga Lenin, dengan kearifan seorang Marxis jang senantiasa di- hangati oleh apinja internasionalisme proletar, telah menundjukkan pada klas buruh ¿an Rakjat Indonesia, djauh sebelum klas buruh Indonesia mendirikan Partainja, apa jang oleh Bung Karno ditje- tuskan sebagai idc Nasakom tsb. dalam artikelnja jang berdjudul "Kebangkitan Asia" (1913). Dalam menanggulangi intrik2 dan ratjun perpetjahan jang dise- barkan oleh musuh² revolusi dan membikin lebih baik lagi kerdjasama Nasakom, PKI telah mengadjukan empat fasal "tatakrama Nasakom" sebagai sendjata jang paling ampuh untuk mengurus kontradiksi² jang timbul antara sesama kekuatan revolusi. Empat kode etik atau empat fasal tatakrama Nasakom jalah: Pertama: setiap aliran politik dalam Nasakom harus setia pada Manipol dan pedoman² pelaksanaannja. Kedua: dikalangan Nasakom dan semua golongan Manipolis tidak boleh ada konfrontasi, tetapi jang ada jalah konsultasi, mu- sjawarah untuk mufakat dan kompetisi Manipolis. Kompetisi Manipolis berarti berlomba dalam mengabdi Rakjat, dalam melaksa- nakan Ampera. Ketiga: dikalangan Nasakom tidak hanja harus bisa menerima, tetapi djuga harus bisa memberi. (Hal ini djuga dinjatakan dalam tulisan Bung Karno Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme tahun
    1926). Keempat: masing* aliran dalam Nasakom harus mendjaga su- paja tidak menerobos pekarangan aliran lain sampai merugikan aliran lain; djangan sampai, misalnja, sesuatu aliran politik mem-

bikin interpretasi tentang adjaran aliran lain jang merugikan aliran lain itu. Djangan sampai terdjadi orang? jang tidak、 tahu alif- bengkoknja Marxisme membikin uraian² atau tulisan tentang Marxisme atau Komunisme jang bertentangan dengan Marxisme. Serahkan interpretasi tentang adjaran tiap aliran kepada aliran politik jang bersangkutan. Presiden Sukarno dalam amanat "Berdikarí'nja dengan tegas me- ngatakan : Aku sefndju dengan adonja suatu tatakrama Nasakom. Di Indonesia-perkembangan Nasionutisme, perkembangan Agama dan perkembangan Komunisme didjamin. Ke-tiga² aliran itu harus bekerdja sama setjara rukon. Masing² tidak diperkenankan mem- bitjarakan aliran jang tain setjara jang merugikan aliran lajn ita. Djuga propaganda anti-Nasionalisme, anti-agama dan anti-Komunisme dülarang". Pada pokoknja 4 fasal tatakrama Nasikom itu sudan diterima oleh seluruh nasion, mula² lewat Deklarasi Bogor dan kemudian diperkuat dengan ketetapan MPRS No. VIII/MPRS/1965 tentang Prinsip² Musjawarah untuk Mufakat dalam Demokrasi Terpimpin. Tatakrama Nasakom ini merupakan sendjata jang tepat untuk mengurus kontradiksi diantara. sesama kekuatan. revolusi dan untuk lebih membulatkan tekad Rakjat Indonesia baik dalam meningkat- kan konfrontasi dengan "Malaysia" maupun untuk merampungkan tugas® revolusi Indonesia.

GARIS UMUM REVOLUSI & PANTJASILA KEVOLUSI indonesia

18.Umumnja jang tepat. jaitu : Dengan fromt nasional jang ber- sokoguru huruh dan tani, berporos Nasakom dan berlandasan idil Pantjasila, menjelesaikan revolusi nasional-demokratis, menudju ke Susialisme Indonesía. Setia kepada Garis Umum ini. PKI tidak hanja menerima. tetap) dengan tak kenal djemu terus menanam- kan didalam fikiran Rakjat Indonesia mahapentingnja Pantjasila sebagai alat dan filsafat pemersatu. Kaum Komunisto-phobi mem-
sebàgai alat fitnab. bahwa PKl menerima Pantjasila h aa La" pemersatu. Ietapr PKi telah mendjawab bahwa PKI menerima Pantjasila djustru sebagar alat pemersatu. Disinilah bedanja antara RKI dan aum Komunisto-phobi atau Manipolis-munafik, jang merenehkan masa'ah persatuan kekuatanz revoiusi. PKi menerima tidaksebagaj "taktik" dalam art: sematjam tipa Pantpast muslihat, melainkan berdasarkan analisa Marxis jang bertolak dari pandangan materialisme dialektik bahwa Pantjasila merupakan kenjataan jang mentjerminkan kejakinan² jang hidup didalam ma- sjarakat Indonesia, sehingga PKl menerima Pantjasila sebagai da- sar Negara bukan hanja karena ada sila jang disenangi oleh PKL. PKI menerima Pantjasila sebagai suatu keseluruhan jang. tidak ter-potong² karena kekuatan Pantjasila terletak djustru didalam kesatuannja. Atau sebagai jang dikatakan oleh Bung Karno, peng- gali Pantjasila itu sendiri, bahwa djika diperas Pantjasila mendjadi Trisila. dan diperas lagi mendjadi Eka-sila. jaity Gotongroiong. Sikap PKl jang menerima Pantjásila adalah sikap jang objek- tit dan ilmiah, dan sekali-kali tidak berarti bahwa PK1 telah mendjadi revisionis. Sikap PKi jang tepat terhadap Pantjasila ini djustru telah membikin makin terpodjoknja kaum Komunisto-phobi jang karena kekalapannja telah melakukan usaha dari jang halus

sampai jang paling kotor untuk nemfitnah bahwa sikap PKl tsb.

adalah sikap jang "munafik",

FRONT NASIONAL

No. 13 th '59 adalah basil pengalanian perdjuangan Rakjat Indonesia sendiri, suatu perkembangan dari ber-matjam² bentuk kerdjasama jang pernah dialami dalam perdjuangan Rakjat Indonesia, Ia djuga merupakan perpaduan antara kegiatan pemerintah dan kegiatan Rakjat, terutama antara Partai2 politik, ormas² re volusioner, angkatan bersendjata dan perorangan. Dengan demikian tiga bentuk front persatuan nasional dinegeri kita, jaitu: kerdjasama politik Nasakom, persekutuan buruh dan tani serta organisasi Front Nasional, merupakan tritunggal" jang sangat efisien untuk mempersatukan semua kekuatan revolusi, untuk mewudjudkan kebulatan tekad dan kebulatan tindakan guna menunaikan Amanat Penderitaan Rakjat. Oleh karena itu adalah mendjadi tugas kita semua untuk terus mengkonsolidasi dan mengembangkan ketiga bentuk front persatuan nasional tsb.

ANGKATAN BERSENDJATA ANGKATAN BERSENDJA1A RI lahn dari pangkuan 19 Revolusi Apustus 1945 jang memiliki tradisi anti-fasisme, antr-imperialisme. anti-feodalisme, demokratis dan ber-tjita² Sosial- isme Indonesia. Oleh karenanja ia adalah alat Revolusi Indonesia jang djuga dipimpin oleh Manipol untuk ber-sama² kekuatan2 re.

sedang dikalangan sukubangsa ketjil harus ditjegah timbulnja suku- bangsaisme jang sempit jang tidak mau menerima segala sesuatu dari sukubangsa lain. Mengenai suku keturunan asing, PKl de ngan gigih melawan segala diskriminasi rasialis antara asli" dan .,tidak asli", menekankan haksama dan kewadjiban sama bagı semua warganegara, dan mengintensifkan politik pengintegrasian berbagai lapisan suku keturunan asing kedalam selurub gerakan revolusioner Rakjat Indonesia. Djuga garis ini telah mengalami berbagai udjian, tetapı sikap jang teguh memegang garis itu telah berhasil mengalahkan berbagai kegiatan separatisme dan rasialisme dinegeri kita jang dilantjarkan oleh kekuatan reaksi. Kuntji sukses pekerdjaan Partai dibidang ini jalah makin berakarnja Partai dikalangan massa Rakjat dari se- tiap sukubangsa dinegeri kita.

volusi lainnja mengubah Indonesia dewasa ini mendjadi masjarakat

Indonesia jang merdeka penuh dan demokratis menudju ke So- sialisme. Majoritet anggota Angkatan Bersendjata RI terdiri dari putera² kaum buruh dan tani, terutama kaum tani, jang merupakan sokoguru Revolusi Indonesia. Klas buruh dan PKI, bersama dengan kekuatan revolusioner lainnja, mempunjai andil besar dalam mem- bangun Angkatan Bersendjata ini. Oleh karena itu, adalah djuga kewadjiban PKI untuk mengeratkan hubungan Dwitunggal Rakjat dan Angkatan Bersendjata RI" supaja dalam kedjadian apapun Angkatan Bersendjata atau bagian terbesarnja senantiasa berdiri teguh difihak Rakjat, difihak revolusi. Kaum ımperialis asing dan agen²nja didalamnegerı selalu berusaha keras untuk mengadudomba Rakjat Indonesia, chususnja PKI, dengan ABRI atau sebaliknja. Mereka selalu menggambarkan se- akan2 terdapat permusuhan antara kaum Komunis Indonesia dengan ABRI. Sebagai djawaban untuk menanggulangi maksud djahat kaum imperialis itu kaum Komunis selalu mengibarkan tinggi sembojan Dwitunggal Rakjat dan Angkatan Bersendjata" dan sepenuhnja mendukung apa jang dikatakan oleh Presiden Sukarno didalam Amanat kepada MPRS: Hanja satu permintaanku, jaitu supaja Rakjat Manipolis, jang sedang melangsungkan ofensif Manipolis, bekerdjasama se-erat²nja dengan alat negara untuk meringkus reaksi dan kontrarevolusi itu. Kepada alat2 negara, polisikah dia, AD-kah dia, AL-kah dia, AU-kah dia, djaksa-kah dia, hakimkah dia, kepala daerahkah dia, aku minta supaja mereka benar me- mihak Rakjat".

PEWARIS DAN PENERUS PERDJUANGAN

DIDALAM Preambul Konstitusi PKI ditegaskan, bahwa

  1. PK1 adalah pewaris dan penerus perdjuangan jang heroik dan revolusioner dari Rakjat Indonesia". Kenjataan sedjarah menundjukkan, bahwa dalam usia jang masih muda, dalam tahun 1926, PKl telah tampil kedepan memimpin pemberontakan bersendjata, pemberontakan nasional jang pertama dengan tudjuan menggulingkan kekuasaan kolonial Belanda. PKI djuga telah memimpin gerakan dibawah tanah dalam melawan fasisme Djepang dan telah memainkan peranan jang penting dalam persiapaa dan selama Revolusi Agustus 1945, serta kemudian dalam melawan pemberontakan PRRl-Permesta" jang hendak memetjah kesatuan nasion Indonesia. Dengan moral jang tinggi, kaum Komunis menghadapi siksaan² kaum kolonial Belanda, kaum fasis Djepang, teror reaksi dalam Provokasi Madiun dan dalam pemberontakan2 kontrarevolusioner seperti DI-TII, RMS, PRRI-Per mesta" dls. Bersama dengan golongan² patriotik lainnja kaum Komunis mengorbankan djiwanja dalam membela kemerdekaan In. donesia, dalam perdjuangan membebaskan Irian Barat, dalam me- laksanakan Dwikora dengan konfrontasi disegala bidang dan dalam perdjuangan° patriotik lainnja. Dalam memperingati ulangtahun ke-45 ini, kita tundukkan kepala kepada semua Komunis jang telah gugur, baik dalam mendjalan- kan hukuman mati, ataupun dalam mengalami siksaan dalam pen- djara dan pembuangan, demi untuk kebebasan tanahair dan klas-

    MASALAH SUKUBANGSA

  2. DALAM tugas penggalangan front persatuan nasional, pe- metjahan setjara tepat masalah sukubangsa, termasuk suku keturunan asing, mempunjai peranan jang penting. Suatu kenjataan jalah bahwa nasion Indonesia terdiri dari banjak sukubangsa besar dan ketjil, masing2 dengan bahasa, kebudajaan dan adat istiadatnja sendiri. Menghadapi tindakan terkutuk kaum reaksioner dari luar dan dalamnegeri jang tidak henti²nja berusaha mempertadjam kon- tradiksi2 dan mengobarkan purbasangka sukuisme dan rasialisme guna memetjahbelah persatuan nasional Rakjat Indonesia. PKI telah meletakkan garis jang tepat untuk memetjahkan masalah sukubangsa, jaitu garis haksama untuk semua sukubangsa" jang berarti mentjegah sukubangsa-besarisme" dan menekankan prinsip sukubangsa besar harus menghormati sukubangsa2 jang ketjil".

nja. Adalah mendjadi kewadjiban setiap Komunis untuk tetap setia dan mendjundjung tinggi tradisi dan heroisme revolusioner jang dimiliki oleh generasi2 jang mendahuluinja.

PARTAI MASSA & KADER

KENJATAAN objektif jang dihadapi PK1, jaitu, negeri 22

kepulauan jang luas, jang banjak penduduknja tetapi tidak merata dan terdiri dari banjak sukubangsa jang kemadjuannja tidak sama, mengharuskan PKI untuk mendjadikan dirinja partai kader dan partai massa sekaligus, berdisiplin badja, tersebar di- seluruh negeri dan terkonsolidasi dalam ideologi, politik dan organisasi. Tanpa Partai jang demikian. tidaklah mungkin bagi PKI membawa madju gerakan revolusioner Rakiat Indonesią kepintu gerbang kemenangannja. Pengalaman sedjarah PKI menundjukkan, bahwa masalah pem- bangunan Partai banjak tergantung dari tepat-tidaknja Program dan politik Partai, jaitu, sampai dimana Partai mentjerminkan dan membela kepentingan² massa luas. hingga dapat menarik massa itu kedalam barisannja. Dewasa ini. PKI telah mempunjai anggota lebih dari 3 djuta, dan kita dapat berkata, bahwa PKI telah mendjadi partai massa dan partai kader, jang ditandai oleh djumlah anggota jang besar, jang bersatu disekitar inti pimpinan jang telah tergembleng, jang inti aktivis²nja senantiasa bertambah dan diremadjakan terus-me- nerus, dengan dipromosikannja anggota2 jang paling tjakap, paling madju dan jang telah terudji didalam gerakan revolusioner Rakjat kita. Haruslah senantiasa diingat, bahwa PKI adalah Partai tipe baru, bentuk tertinggi organisasi dan pelopor dari klas buruh, dan ini hanja mungkin, apabila PKl setjara teguh mendasarkan dirinja kepada prinsip² sentralisme demokratis. Melaksanakan sentralisme demokratis dalam kehidupan Partai setjara konsekwen adalah sjarat utama untuk terdapatnja disiplin badja didalam Partai.

menimbulkan tugas2 baru jang mendesak kepada Partai, jaitu mutlaknja diselenggarakan pendidikan ideologi jang sistimatis dikalangan massa anggota Partai, sebagai djaminan untak terdapatnja kesatuan aksi dan organisasi dalam Partai. Pendıdikan didalam Partai, jang semula berupa kursus singkat atau gerakan beladjar jang disesuaikan dengan kebutuhan² politik dan organisasi setjara kongkrit dalam periode2 tertentu dari pem- bangunan Partai, telah berkembang mendjadi djaringan Sekolaha Partai dari tingkat central sampai tingkat subseksi jang dapat me- njelenggarakan pendidikan Marxisme-Leninisme bagi anggota² PKL Sukses jang ditjapai dibidang pendidikan ini telah ikut mensuk- seskan pula pekerdjaan* Partai dibidang organisasi dan politik. Ia telah membantu tertjiptanja kebulatan fikiran didalam Partai terhadap masalah² pokok revolusi Indonesia, dan karenanja, telah membantu mengurangi seminimum mungkin kesalahan² politik jang dilakukan oleh kader partai. Disamping itu, sukses jang ditjapai dibidang pendidikan ini telah mentjiptakan pula sjarat untuk membangun barisan pekerdja teori didalam Partai, jang akan mempertjepat penggeneralisasian pengalaman² jang kaja dari gerakan revolusioner Rakjat kita. Meningkatnja teori dan ideologi Partai, baik setjara kolektif maupun individuil, menundjukkan dengan gamblang, bahwa dengan pendidikan jang sistimatis dan dengan pimpinan jang tepat, seseorang anggota, apapun asal-klasnja pasti bisa mendjadi seorang Komunis jang baik. Kenjataan ini merupakan bantahan jang tegas terhadap kaum revisionis modern, jang mengagungkan asal-klas seseorang, hingga se-olah² menutup kemungkinan bagi seseorang jang bukan berasal dari klas buruh untuk mendjadi seorang Komunis jang baik. Dari pengalaman gerakan klas buruh sedunia dan gerakan klas buruh Indonesia dapat ditarik peladjaran bahwa klas buruh jang dihinggapi oleh revisionisme, reformisme dan so- sial-demokrasi mendjadi kekuatan jang membela burdjuasi, sedang- kan kaum tani jang telah dididik dengan teori Marxisme-Leninisme merupakan kekuatan jang dengan setia mendukung proletariat.

PENDIDIKAN IDEOLOGI

BERKEMBANGNJA PKI mendjad: salahsatu Partai ter- besar di Indonesia dalam masa lebih dari sepuluh tahun ini

PEKERDJAAN RISET

PENGALAMAN sedjarah Partai kita menundjukkan, bah-

  1. wa masalah riset adalah masalah jang penting untuk dapat memberikan pimpinan jang ilmiah. Tak dapat disangkal, bahwa masalah terpokok dari riset adalah masalah melakukan kontak² dan

Dewasa ini, Partai tengah menjelenggarakan Plan 4 Tahun mengenai Kebudajaan, Ideologı dan Organisasi, sesudah dua kali me- njelesaikan plan tiga tahun, jaitu: Plan 3 Tahun mengenai Organisasi dan Pendidikan dan Plan 3 Tahun mengenai Pendidikan dan Organisasi. Suksesnja pelaksanaan Plan 4 Tahun jang sekarang ini akan pasti sangat mempertinggi kemampuan Partai kita sebagai organisasi Komunis jang besar untuk memetjahkan masalah politik. ekonomi dan kebudajaan jang dihadapi oleh gerakan revolusioner Rakjat kita. Berhasilnja Plan 4 Tahun akan meningkatkan peranan aktif kesedaran subjektif dari setiap anggota Partai untuk dapat melaksanakan tugas* revolusionernja setjara baik.

hubungan² langsung dengan kenjataan' jang harus diketahui dan harus dirombak. Dari kontak dan hubungan langsung itu, kita dapat mentjerminkan hukum²nja setjara tepat, mempergunakannja untuk mengubah kenjataan tersebut. Adalah suatu omongkosong be laka melaksanakan metode memimpin memadukan seruan umum dengan tuntunan kongkrit, memadukan pimpinan dengan massa". tanpa melakukan kontak atau hubungan langsung dengan kenjataan² itu sendiri, dengan perkataan lain, tanpa melakukan riset. Program tepat jang dilahirkan oleh Kongres ke-V Partai, adalah hasil studi dan penelitian jang tekun dari pimpinan Partai terhadap sifat masjarakat Indonesia, hingga dengan Program itu, Partai telah memberikan pimpinan jang tepat terhadap gerakan revolusioner dinegeri kita. Pekerdjaan riset mengenai keadaan tani dan gerakan tani diseluruh Djawa, jang dilakukan dibawah pimpinan langsung Kawan D.N. Aidit, tidak hanja mendorong perkembangan gerakan tani, tapi djuga membangkitkan kesedaran didalam ba- risan Partai bahwa pekerdjaan Partai hanja akan berhasil baik djika dipadu dengan pekerdjaan riset. Oleh karena itu, kegiatan riset ini jang telah dimulai dalam kehidupan Partai kita, haruslah senantiasa dikembangkan hingga mendjadi tradisi didalam kehidupan Partai chususnja dan gerakan massa kita pada umumnja, sebagai djaminan untuk tetap berada di- tengah² massa, memberikan pimpinan jang ilmiah terhadapnja. PKI senantiasa menjerukan sembojan beladjar dan bekerdja: Tahu Marxisme, kenal Keadaan".

EMPAT SJARAT KADER

PERANAN kaum Komunis Indonesia dalam menghadapi ma-

  1. salah nasional ataupun internasional semakin diakui oleh kawan dan lawan, dan telah menempatkan Partai didalam kedu- dukan jang semakin menentukan dalam perkembangan politik di- tanahair kita. Bersamaan dengan itu, tanggungdjawab Partai kepada klasnja, kepada Rakjat Indonesia, semakin besar. Tanggungdjawab itu menuntut kepada setiap Komunis untuk setjara terus-menerus meningkatkan mutu dirinja masing sebagai Komunis, mendjadi Komunis jang baik dan lebih baik lagi. Dalam situasi revolusioner jang sekarang makin menandjak dan mematang di Indonesia, maka diperlukan disiplin badja lebih daripada sebelum- nja. Oleh sebab itu, anggota PKl harus berusaha keras untuk mendjadi kader PKI jang berani, berdisiplin, pandai dan berkebu- dajaan, Untuk mendjadi Komunis jang baik haruslah dilakukan pemba- djaan dan pendidikan diri setjara terus-menerus, jaitu mendidik diri dalam semangat, teori dan ideologi Marxisme-Leninisme dan dalam mentrapkannja pada kondisi kongkrit revolusi Indonesia, serta membadjakan diri didalam kehangatan api perdjuangan revolusioner. Dalam keadaan sekarang, sjarat² untuk membadjakan diri dan mendidik diri bagi setiap anggota partai terbuka se-luas²nja. Dengan adanja djaringan pendidikan didalam badan Partai, setiap anggota Partai mempunjai kesempatan untuk dapat mendidik diri sedangkan menandjaknja gerakan revolusioner negeri kita dewasa ini membuka kesempatan se-besar*nja bagi setiap anggota Partai untuk membadjakan dirinja didalam kehangatan api revolusioner dibidang kegiatan apapun.

    PEKERDJAAN BERPLAN

PENGALAMAN jang amat penting didalam pembangunan

25.Partai kita jalah peranan bekerdja dengan berentjana (ber-

plan). Semendjak tahun 1951, Partai telah dibangun berdasarkan plan2, baik djangka pendek maupun djangka pandjang. Bekerdja dengan plan memberikan pendidikan dan latihan ideologis kepada massa anggota Partai guna mentjegah kegiatana jang spontan, guna mendjamin pekerdjaan jang menjeluruh disemua bidang kegiatan serta guna memadukan pekerdjaan berkobar dan pekerdjaan tekun. Hal itu menundjukkan, bahwa perkembangan Partai kita bukanlah suatu proses jang spontan, akan tetapi suatu proses kegiatan jang berentjana dan bertudjuan, didasarkan atas azasa jang ilmiah.

Hanja dengan kader dan anggota* Partai jang senantiasa melaku-Perdjuangan Rakjat Indonesia sebagai salah satu negeri di Asia kan pembadjaan diri, dan pendidikan diri jang senantiasa mening-Tenggara dan peranannja dalam pertjaturan politik internasional katkan peranan aktif kesedaran subjektifnja, jang mendjadi insan dewasa ini, dimana terdapat Partai Komunis terbesar jang Marxis. politik dan kultur jang progresif dan sehat, maka kemenangan Leninis diluar kubu sosialis, dan dimana aksia massa revolusioner Rakjat kita pasti dan tak terelakkan dalam berbagai bentuk perdjuangan terus meningkat dari hari ke. hari, akan memberi sumbangan jang besar kepada revolusi dunia. menggulingkan imperialisme dunia. NEFO VERSUS OLDEFO

REOLUSI Indonesia adalah bagian jang takterpisahkan

  1. dari revolusi dunia. Dalam menghadapi antjaman agresi imperialis terus-menerus, terbukti daja mobilisasi sembojan revolusioner darı Rakjat Indonesia kita tjinta damai, tapi lebih tjinta kemerdekaan" Tugas internasional revolusi Indonesia dewasa ini jalah memperkokoh front internasional anti-imperialis. jaitu nefo untuk melawan oldefo. Untuk ini gerakan revolusioner Rakjat Indonesia harus mengintegrasikan diri dengan revolusi Rakjat semua negeri untuk membentuk satu dunia baru jang bersih dari imperialisme, kolonialisme dan neokolonialisme. PKI berpendirian teguh, bahwa bagi nasion* tertindas dan jang sedang berdjuang untuk kemerdekaan nasional jang penuh, per- paduan patriotisme dan internasionalisme merupakan sjarat mut- lak untuk suksesnja perdjuangan besar menghantjurkan imperialis me. Tidaklah mungkin seseorang mendjadi patriot sedjati tanpa mendjadi internasionalis sekaligus. Patriotisme tanpa internasionalisme bisa berkembang- mendjadi sovinisme. Patriotisme" sema- tjam itu tidak mungkin membawa nasion kearah kebebasan jang sesungguhnja, karena nasion jang menindas nasion lain adalah tidak bebas. Sebaliknja, seseorang tak mungkin mendjadi internasionalis jang sedjati. djika tidak sekaligus patriot, Imperialísme hanja dapat dihantjurkan setjara internasional, djika ia mendapat pukulan jang mematikan disetiap tempat dimana kakinja berpidjak. Perdjuangan jang konsekwen melawan imperialisme disetiap negeri adalah patriotis dan sekaligus internasionalis. Kemenangan revolusi di Asia Tenggara jang merupakan salah satu daerah pusat teleng kontradiksi² dunia, tidak hanja berarti memotong garis hidup imperialisme, tetapi — seperti jang djka- takan Presiden Sukarno — berarti pula mengubahnja dari life line" mendjadi death-line" daripada imperialisme; karena keme. nangan tersebut berarti bobolnja benteng terpokok dari kaum imperialis.

    MELAWAN REVISIONISME

DALAM usahanja untuk membendung arus gerakan Komu-

  1. nis internasional dengan kubu sosialis sebagai hasilnja jang terpenting dewasa ini, dan untuk menindas gerakan pemnbebasan nasional di Afrika, Asia dan Amerika Latin, jang mendjadi sebab utama makin merontoknja sistim kolonial imperialisme jang oleh Pernjataan 81 Partai® Komunis dan Partai² Buruh dinjatakan sebagai peristiwa jang nomor dua pentingnja sesudah lahirnja kubu sosialis, kaum imperialis dengan AS sebagai biangkeladinja, telah berhasil mentjiptakan serdadu² sukarelawan ideologi dan politik- nja, jaitu kaum revisionis modern. Revisionisme modern adalah ideologi burdjuis jang menjelundup kedalam gerakan Komunis dengan berdjubah Marxisme, jang dalam usahanja menentang adjaran² Marxisme-Leninisme jang fundamentil senantiasa menje- suaikan diri dengan perkembangan jang paling baru. Selama ma- sih ada imperialisme didunia, bahaja revisionisme akan senantiasa mengantjam gerakan Komunis dan dengan demikian djuga mengantjam gerakan pembebasan nasional. Oleh karena itu, perdjuangan menghantjurkan imperialisme omongkosong belaka djika tidak disertai dengan perdjuangan jang tegar mengganjang revisionisme baik jang lama maupun jang modern. Pengalaman Rakjat Indonesia sendiri dalam menanggulangi agresi, subversi dan intervensi asing, dan dalam memperkokoh nefo chususnja di Asia-Afrika, telah mengadjarkan betapa djahat- nja kaum revisionis modern jang mau mematahkan perdjuangan revolusioner Rakjata A-A, a.l. lewat usul² mereka dalam dua kali KTT non-blók". Sokongannja terhadap neo-kolonialisme ,Ma- laysia", intervensinja terhadap urusan dalam negeri Indonesia mengenai Kabinet Nasakom, dan djasanja untuk menjelamatkan" madjikannja Lyndon Johnson mengenai usul perdamaian" di Viet- nam, telah menelandjangi dirinja sendiri sebagai pion kaum imperialis dalam gerakan buruh internasional.

Awan gelap revisionisme tidak mungkin bertahan lama mene- rima teriknja matahari Marxisme-Leninisme. Taufan perdjuangan revolusioner akan segera menjapu bersih awan gelap ini dan langit GKl akan tetap tjerah dibawah sinar Marxisme-Leninisme. Marı kita terus mengibarkan tinggi enam pandji perdjuangan melawan revisionisme, jaitu: 1) pandji Marxisme-Leninisme melawan revisionisme, 2) pandji revolusi melawan kapitulasi, 3) pandji perdamaian kongkrit melawan perdamaian abstrak, 4) pandji inter- nasionalisme proletar melawan egoisme negara besar, 5) pandji persatuan melawan perpetjahan, 6) pandji optimisme revolusioner melawan pesimisme.

Perajaan Dasawarsa KAA I jang diselenggarakan dengan sukses di Djakarta pada bulan April jl. merupakan peristiwa internasional jang sangat penting. Pidato Presiden Sukarno pada upatjara peringatan Dasawarsa memberi arah jang tegas anti-imperialis ke- pada Konferensi A-A Il jad. di Aldjazair. Ia menundjukkan bahwa perdjuangan Rakjat² A-A samasekali tidak didasarkan pada ra- sialisme atau pembatasan² geografi, tapi langsung ditudjukan ke- pada musuh² semua Rakjat didunia, jaitu imperialisme, kolonialis- me dan neokolonialisme. Tak dapat disangkai, bahwa turun panggungnja Chrusjtjov dari pimpinan PKUS dan pemerintah Sovjet adalah suatu kemenangan dari perdjuangan kaum Marxis-Leninis sedunia melawan revisionisme. Tetapi ini tidak berarti bahwa perdjuangan melawan revisionisme sudab selesai. Kenjataan menundjukkan, terutama dengan diselenggarakannja pertemuan Moskow 1 Maret 1965, bahwa re. visionisme masih tetap hidup, tanpa Chrusjtjov. Ini berarti, oahwa kaum Marxis-Leninis sedunia dituntut untuk lebih memperkuat persatuan dan keteguhannja dalam melawan revisionisme modern. Dalam perdjuangan melawan revisionisme, PKI tidak sedetikpun lengah dalam perlawanannja terhadap dogmatisme jang lama- mau- pun jang modern, jang djika tidak dilawan bisa menjebabkan Partai terisolasi dari massa, atau djuga bisa terdjerembab dalam Jju- tang revisionisme modern.

TUGAS® MULIA SUDAH 45 tahun PKl berdjuang untuk persatuan bangsa,

  1. demokrasi dan kemerdekaan nasional jang penuh. Banjak rintangan jang telah dilalui, lebih banjak lagi jang masih dihadapi. Tetapi tugas perdjuangan PKI, sebagai tugas perdjuangan Rakjat. adalah mulia. Tjita²nja adalah tjita² umatmanusia jang paling luhur, jaitu pembebasan-pembebasan umatmanusia dari peng- hisapan nasion atas nasion dan manusia atas manusia. Tugas² mulia PKI dilaksanakan dengan p erta m a mengibarkan tinggi2 Tripandji Bangsa, jaitu Demokrasi, Persatuan, Mobilisasi dan Tripandji Partai jaitu Front Persatuan, Pembangunan Partai, Revolusi Agustus '45; k e d u a, melaksanakan dengan konsekwen langgam kerdja Partai jaitu memadukan teori dan praktek, melaksanakan kritik-selfkritik dan garis massa dan metode memimpin Partai; k e t ig a membasmi penjakit puasdiri disegala bidang dan bekerdja keras sebagai kader2 jang berani, berdisiplin, pandai dan berkebudajaan. Djajalah Partai Komunis Indonesia! Djajalah front nasional berporos Nasakom! Djajalah Republik Indonesia! Djajalah Revolusi Agustus! Djajalah Marxisme-Leninisme! Djakarta, 6 Mei 1965 Politbiro CC PKI

    GERAKAN KOMUNIS INTERNASIONAL

MASALAH memperkuat persatuan GKI atas dasar Marxis-

  1. me-Leninisme, atas dasar prinsip² revolusioner dari Dekla- rasi Moskow 1957 dan Pernjataan Moskow 1960, merupakan tugas vital PKI dan Partai Komunis serta kaum Marxis-Leninis sedjati diseluruh dunia, jang tak dapat di-tawar lagi. Dalam perdjuang. an ini PKl akan tetap mempertahankan azas bebas dan haksama dalam hubungan antar Partai² Komunis. PKl telah menjimpulkan, bahwa GK1 sedang berada dalam keadaan seleksi, kristalisasi dan konsolidasi. Keadaan jang kadang* nampaknja mentjemaskan hanjalah demikian djika dilihat sepintas lalu. Sjarat objektif tjukup untuk mendjamin, bahwa GKI tidak akan ambruk. Selama didunia masih ada penindasan dan penghi- sapan, selama itu terdapat sjarat jang kuat bagi perkembangan gerakan Komunis.