Baca PDF (OCR): Amir Hamzah, 1

1 halaman · 1 halaman diproses dengan OCR· 10131 ms

Daftar isi
  1. jang dibuatnja tidak lebih dari
  2. Penggi
  3. tang berkundjung kerumah Mr.
  4. "MINGGUAN SADAR"

la menderita keketjewaan untuk kat untuk mengawinkan puteri-AMIR HAMZAH (Langkat, Di Djakarta ia meneruskan se 28 Pebruari 1911 - Kuala Bin-kolah di Mulo partikelir, dan dise-lama2nja. Pernah Amir Ham-nja' jang sulung, Tengku Ka- sinilah kepertjajaannja jang te-zah memainkan peranan Sjam- djai, 19 Maret 1946) penjair maliah, dengan Amir Hamzah. sulbahri dalam tjerita Siti Nur-Pudjangga Baru jang terbesar, bal itu dihadapkan pada keper Sebelum ia menamatkan seko- tjajaan Nasrani, tetapi djustru baja jang dipanggungkan oleh penjair terachir dalam bahasa lahnja dan baru mentjapai kan. Armijn Pane, dan menurut pen- ini jang menjebabkan ia bertan-Indonesia pertengahan; dilahir-didat, ia telah dipanggil pulang kan oleh keluarga bangsawan, bah saleh dalam agamanja, jang dapat kawan2nja permainannja oleh pamannja dan dikawinkan amat baik. Ternjata kemudian, dibesarkan dalam lingkungan -jg berarti bertambah toleransinja. dengan mendapat gelar Pange. Djuga di Djakarta ini, apa jang bahwa dengan tubuh dan djiwa taat beragama Islam; kakak ran Indera Putera. Dari perka-Amal dahulu masih samar2, kini men nja, walaupun dalam bentuk dan penjair/prosais/kritikus winan ini diperoleh seorang pu-Hamzah dengan tjaralain, ia harus djadi djelas baginja : ia pemudja teri jang dinamai Tengku Yong keindahan dan kemuliaan. Da-ulangi kembali sedjarah tokoh atau Puteri Tahura. lam kehidupannja se-hari2, se-jang dimainkannja. ★orang periang dan peramah, te Dengan kembalinja ketempat Setelah menamatkan AMS ia tapi dalam kehidupan kedjiwaan asalnja ini mulai ia dikurung RIWAJAT: Ajahnja kembali ke Djakarta dan mene- nja, ia seorang perasa, pesunji. oleh tembok2 istana sebagai Tengku MuhammadAdil, wakilperawan. ruskan disekolah Hakim Tinggi, pembantu Sultan, mendjadi ke-Sultan Langkat, jang memerin- sekalipun ia sendiri lebih suka Setelah menamatkan sekolah tah luhak Langkat Hulu, ber- pala luhak. Ia tenggelam dalam memusatkan perhatiannja pada menengah pertama ia menerus- kedudukan di Bindjai, dikemu- pekerdjaan administrasi dan ha- lapangan sastera. Inipun merupa kan sekolah di AMS bagian A dian hari dikurniai gelar Benda- kan pertikaian batin jang taksil tjiptaannja jang sudah sedi- hara Paduka Radja. Sudah sedjak atau sastera Timur di Solo, di- dapat diselesaikannja. Sekolah-kit itu makin mendjadi kerdil. bawah direktur W.F. Stutter- ketjil kedua orangtua Amir nja disekolah Hakim Tinggi adaDjuga dalam lingkungannja heim. Disini ia mendapat kawan Hamzah meninggal sehingga ia lah atas perintah pamannja jg jang asal ini ia menempatkan sesekolah dan sekelas Achdiat hanja mendapat didikan dan sedjak ketjil mengongkosinja un-dirinja dalam ruangan bangsa-Karta Mihardja dan Armijn pembiajaan pamannja, Sultan tuk ber-siap2 memangku djaba-wan jang sempit jang terdiri Pane. Dengan Armijn ia men-tan sebagai tangan pamannja Langkat. atas kaum bangsawan dan pe- tjita-tjitakan untuk menerbitkan Sultan.Langkat. Diwaktu ia gawai tinggi. Kadang2 sadja ia madjalah kesusasteraan. Pada Pada umur 5 tahun ia mema- membutuhkan kebebasan, ia djus memberikan tjeramah jang di masa sekolahnja ini parapemuda suki HIS Tandjungpura, disam- tru harus mematuhi ketertiban adakan oleh Persatuan Suma- terpeladjar jang sadar sedang ping mempeladjari agama Is- keluarga. Dan untuk selandjut-tera Timur jang mengambil po- berusaha meruntuhkan benteng lam atas suruhan ajahnja. Kare- nía ia paksa dirinja mematahkan kedaerahan,memfusikan gera- kok disekitar Sedjarah Melaju na kebanjakan penduduk Lang-jand keinqinan dan kepentingannja kan/perkumpulan pemuda dan sasteranja. Sedang sadjak kat pendatang dari Siak, Ke- sendiri, suatu hal jang menjebab bersifat kedaerahan mendjadi

jang dibuatnja tidak lebih dari

dah, Selangor, Petani dan dari kan ia mendjadi pemikir jang Indonesia Muda, sedang Amir 4 buah dalam masa ini. beberapa daerah Malaya lain- dalan, dan djuga penangis jang Hamzah untuk kuranglebih se- nja, menjebabkan Amir Hamzah tahun lamanja mendjabat ketua hidup dalam lingkungan bahasa Indonesia Muda tjabang Solo. dan kebudajaan Melaju. Ditam-Ia tumbuh bersama dengan tum Untuk mengenangkan kembali harilah bah pula karena Langkat ada- buhnja gerakan keindonesiaan. lah daerah. jang sudah sedjakHamzah, Redaksi Ensiklopedi Kesusa (Pada suatu waktu pernah ter semula kemasukan kebudajaanBadan Musjawarat Kebudajaan Nasion siar kabar bahwa pihak PID Melaju, terutama sekali jang me negur direktur sekolah, karena rembes dari Siak. (Sultan Lang

Penggi

murid2nja dibiarkan sering kat adalah keturunan Sultan

tang berkundjung kerumah Mr.

Hadji Musa jang berasal dari Singgih. Dr. Radjiman Wedyo-Siak). Dalam keluarganja sen diningrar dll. pemimpin pergera- diri ajahandanja gemar akan se- kan ketika itu tinggal di Solo.amir djarah dan sastra Melaju, seper Oleh direktur tsb. didjawab an- ti kebanjakan orangtua dimasa tara lain, bahwa murid2 diserah itu. Kadang2 Amir Hamzah kan kepada kebidjaksanaan dan membatjakan untuk ajahnja hi- tanggungdjawab sendiri diluar kajat2 Melaju lama, sjair2 Amir menghibakan, jang semuanja ter Pada masa pendudukan Dje- halaman sekolah, karena mereka Hamzah, Ali Hanafiah, Busta- pang ia terpilih sebagai anggota pantjar dalam sadjak2nja, jang sudah tjukup dewasa, tak usah nu'ssalatin, Bidasari, Ken Tam- lahir pada masa perdjuangan Balai Bahasa Indonesia jang di- di-amat2i oleh seorang babu). buhan, Haris Fadillah dsb. Se- adakan di Medan. batin ini. Sadjak2nja ini dimuat Waktu diadakan Kongres Pemu- dang buku keagaaman jang di- calam madjalah2 Timbul dan da (Kongres Indonesia Muda) sukainja adalah Salalatussalatin Pandji Pustaka, dan kemudian Pada waktu kemerdekaan ia pada tgl. 28 Oktober 1928, Amir dalam bahasa Melaju karangan djuga di Pudjangga Baru. hadir ditiap rapat jang diadakan Hamzah pun ikut hadir. Djuga pengarang Zahari Palembang. o'eh partai2, dan mengutjapkan dimasa ini makin nampak per-Untuk selandjutnja kebudajaan Pada tahun 1933 ia kembali kata2 sumbangan. Menurut ke- bedaannja daripada kawan2nja ke Solo untuk menghadiri upa-Melaju dan agama ini berpenga tetapan Gubernur tgl. 29 Okto- ia tambah berdisiplin, tertib, se ruh besar dalam djiwanja se- tjara pemakaman Susuhunan ber 1945, no. 5 ia diangkat men- derhana dan mematuhi aturan hingga achirnja. Pakubuono-X sebagai utusan djadi Wakil Republik untuk sifat2 jang dikemudian harl Sultan Langkat dengan menge- keradjaan Langkat. Sedang me. ikut menentukan nasibnja seba-Ia suka mendengarkan pertja- nakan pakaian kebesaran.nurut Anwar Dharma, Amir gai manusia. Ia tetap bersembah kapan orang2 tua mengenai se-Hamzah, karena djiwa bangsa- jang dan berpendapat, bahwa Dilapangan pergerakan ia te- djarah negerinja dan adatisti- adalah baik bagi waannja, tidak dapat mengikuti sembahjang adat serta kesesasteraan. Pan- tap giat, bahkan ikut menga- tiap orang. perputaran Revolusi. Ia masih tun dan tekateki menarik per- djar disebuah Perguruan nasio- belum memperhatikan sikap hatiannja. nal suatu hal jang luarbiasa Djuga pada masa ini hatinja jang njata terhadap Revolusi. jang dibesarkan, bagi meraka terpaut pada seorang gadis. la dididik Pada tahun 1924/25 ia mene- dan mendapat rahmat Pada tgl. 3 Maret oleh Pe- jang berdisplin, tertib dan se- ruskan sekolah di Mulo Medan. daripada feodalisme. Hubungan- derhana serta pematuh aturan muda Republik Indonesia, jang Sebelum tammat ia pindah ke nja dengan tokoh2 pergerakan itu, tidak bisa tidak mentjintai kemudian dilebur mendjadi Pe-Djakarta. Djustru pada waktu makin luas. Hal ini membangkit- dengan setulus hatinja. Tetapi sindo, dikobarkan apa jang me- mantjal dari daerah kelahirannja kan peranan kuatir pada peme- diustru ini jang achirnja meng- nurut Dr. M. Amir dinamai berkembang djiwa penjair dida- rintah Hindia Belanda. Inilah se akibatkan ia mendjadi manusia,Revolusi Sosial", jang meng- lam tubuhnja dengan tegas, dan babnja Gubernur Djenderal Hin jang dikurung oleh aturan dan ambil golongan bangsawaan se- melahirkan tjiptaannja jang per- dia Belanda melalui Gubernur membeku didalamnja. Sebagai tama-tama dikenal, dan lahir bagai sasaran. Ber-sama2 para Belanda di Medan, Spits, meng- bangsawan tinggi tak mungkin lagi sedjak baru waktu kapalnja bangsawan lain2nja Amir Ham- endjurkan kepada Sultan Lang- ia kawin dengan gadis biasa" singgah di Teluk Djajakatera.

"MINGGUAN SADAR"