Baca PDF (OCR): Apa dan Siapa Pramoedya Ananta Toer

5 halaman · 5 halaman diproses dengan OCR· 25493 ms

Daftar isi
  1. MingquTagi
  2. TERBITTIAP HARI MINGGU-ENTENG BERISI
  3. TOER
  4. PRAMOEDYA
  5. SUKA MAKAN SAMBAL — PENGGUGAT SOSIAL JANG ISTIMEWA — BIKIN GEGER MANUSIA
  6. DJAKARTA — SATRU TITIEN SUMARNI — PERNAH DITANGKAP PULISI SUSILA.
  7. Haluankata
  8. PAGI
  9. Kusalah Subagyo Toer sudah tamat S.M.A. Si Tjoes jang pa ling ketjil, sudah duduk pula
  10. di S.M.A. Dan lainnja jang pe
  11. rempuan seperti diterangkan diatas, sudah kawin. Djadi su dah beres. Dia boleh berlega
  12. hati. Boleh menikmati hatsil
  13. kerdjanja. Tak usah dipotong2
  14. Kini umurnja sudah 30 ta-
  15. 6 Pebruari 1925, dikota ketjil
  16. Bapaknja ,seorang guru se-
  17. kolah partikelir Budi-Utomo.
  18. Ia seorang pergerakan jang konsekwen sedjak djaman Be- landa. Kepala sekolah partike
  19. lir jang didirikan dalam pe-
  20. rang dunia pertama. Mendiri- dirikan koperasi, bank rakjat
  21. kan kursus politik, ekonomi Gerilja", Subuh". Ia menggu
  22. empat malam tidak beralih du duknja kalau lagi main kartu. an itu baginja lebih penting
  23. Pram dulu seperti ibunja ti-dari segala-gala, djuga dari
  24. dak senang kepada kebiasaan
  25. bapaknja ini. Tetapi sekarang
  26. ia tjukup mengerti. Bapaknja
  27. butuh hiburan karena usaha2-
  28. dohan dan kemiskinan. Kutuk
  29. nja banjak digagalkan oleh
  30. pemerintah kolonial. Sekolah
  31. djaran dibeslah. Guru2 dila-
  32. rang mengadjar. Anak2 pega
  33. kolah diperguruan partikelir.
  34. orang nasionalis tulen. Se-
  35. orang nasionalis jang achirnja
  36. Dia memberi tjontoh. Dia ti-
  37. prosen. Sedang sebuah tulisan nja sama maki2 sadja. Dan
  38. nja. Tapi jang dibeli sepeda
  39. ri. Tulis tjerita. Tapi tidak
  40. purna. Tapi njatanja, seka-
  41. rang tidak ada salahnja. Se-
  42. orang kawan bilang. Dulu di-
  43. MINGGU
  44. kan gerakan kepanduan, men-Pram waktu nikah dengan isterinja jang baru
  45. pulalah jang tahan empat hari
  46. gainja. Tetapi bapaknja se-
  47. Tjipinang ke Bukitduri, Dari kataannja ini dapat dibukti-
  48. kan, ia tjukup memakai dia- niek2 Belanda pada roman2-Tjerita nji Kin jang ta' ku
  49. tahu benar kalau dirinja pe-
  50. mua itu terdjadi. Kita harus
  51. samasekali bahwa dalam hati
  52. para pemuda jang ini tak ada. Dan semua akan
  53. minat padanja ada terdapat berdjalan dengan lantjar.
  54. kesangsian tentang kepera- (dari ,,Dia jang menjerah").
  55. mat perdjuangan sengit anta-
  56. rang adalah pengarang prosa dimana jang baik tidak kua-
  57. terpenting jang terdapat da- sa untuk menaklukkan ia bi-
  58. lam kesusasteraan Indonesia.
  59. buku2 itu, menghilangkan ke
  60. hakan kebenarannja. Dan me benar.Memang Begitulah. Dan terasa seka-
  61. Memang
  62. kita menjerah. Dan tiada gu-
  63. Rangkuti kagum. Dr. Teeuw
  64. Pram diakui sebagai penga-Orang tak habis2 memudji kataannja ada beraneka pera
  65. nja. Dalam sepuluh tahun la-sifat seorang reporter jang
  66. baik. Bukunja merupakan pe- gi, barangkali belum ada jang
  67. pertama kali oleh usaha Prof. njaksian serta djeritan2 manu banggakan diri: biarlah. Aku kuasa menandingi.
  68. pendjara. Dimuat. ku kelak akan mendjadi pu-
  69. pernah kita batja: Air hanja
  70. beberapa desimeter sadja di-
  71. merkan diluar negeri. Penga-Memang ada jang bilang: Aku katakan isteri pertama,
  72. nung2 dihutan diliputi men-
  73. bombas. Bahasa jang membu-
  74. ngakuan dia mimpi. Katanja atau limapuluh djam air jang
  75. sadja tjeramahnja disympo-berubah. Jang damai djadi kehidjau2an itu berubah rupa
  76. sion Fakultet Sastera.
  77. Ini tidak betul. Atau mung pisah. Jang tjantik djadi kirut
  78. lukiskan keganasan alam. Ia kepertjajaan perkara mimpi.
  79. rasaan tertentu. Dia bilang:
  80. pertjakapan2 wajang. Alang-
  81. jang bakal mendatang. Dan
  82. kepada keindahan alam tiba2
  83. ngingatkan. Ia memberi na-
  84. PAGI
  85. KEN ANGROK(3)
  86. KEN ANGROK,KAU PANDAI SEKALI
  87. HAI KEN ANGROK ANAK DESA,ANAK TAK ADUH-MA'AF MA'AF,AMPUN

19 DJUNI 1955TAHUN VIII.

MingquTagi

enggiat Buhu

TERBITTIAP HARI MINGGU-ENTENG BERISI

TOER

ananta

PRAMOEDYA

SUKA MAKAN SAMBAL — PENGGUGAT SOSIAL JANG ISTIMEWA — BIKIN GEGER MANUSIA

DJAKARTA — SATRU TITIEN SUMARNI — PERNAH DITANGKAP PULISI SUSILA.

kenjang, barulah ia merasa-RAMOEDYA memang do- kan panasnja sambal. Sambil jan sambal. Dirumah ma- kepedasan ia bilang: ,Nah, kan sambal. Dirumah ma- lihat sadja mulutku!-beta- kan minta sambal. Kalau mer pa buas manusia ini. Kalau tamu, jang ditanjakan buat sutradara film sanggup meng- pertama kalinja, sambal ma- close-up mulut-mulut manusia tjam apa. Sebab menurut pe- jang lagi meretakkan daging, ngalamannja, banjak matjam menelan nasi, menggagapi sambal di Djawa ini. Di Dja- sambal, nampak sekali kebu- wa urut pantai, sambalnja mentah. Lombok (tjabe), tra-asan dan keganasan manu- si, garam, terus dilembutkan sia,,. Kemudian dia tertawa. sama berambang. Kalau sam-Tertawanja ketjil beruntun- bal dari Jogja atau Solo, sam-runtun tinggi merendah.Me balnja digoreng. Kalau sam-mang ada keistimewaannja la bal Djakarta, rasanja asin dan gu tertawanja. Siapa jang ketjut. Tetapi semuanja ini, mendengar tertawanja, djadi dia suka. Tidak peduli sambal tresno.Djadi sajang. Djadi Semarang, atau sambal Jogja tjinta. Hal ini banjak bukti- atau sambal Djakarta, Asal nja Kalau dia lagi mentjari namanjasambal, dia dojan hutang dan diselingi tertawa, makan. Makannja giat, sungguh2 dan melutju disana- karena sambal tjekatan, sini, pastilah berhatsil. Gu- itu pula. Dan apabila sudah berhatsil. Ka- nung Agung,

wan-kawan, sana-sini, semua berhatsil. Bahkan waktu di Negeri Belanda, dia berhatsil mendapat pindjaman. Dia me-Apa & Siapa mang pernah ke Negeri Belanda dua tahun jang lalu, terlalu berperasaan. Dia begi- atas beaja Sticusa. Sembilantu rindu kepada tanah air. bulan lamanja. Tetapi baruGambar almarhum bapaknja tudjuh bulan, ia pulang. Tidak tiap hari dihadapi, dan mena- kerasan katanja. Disana ter-ngislah dia. Perasaannja terlalu banjak gadis2 jang kera-lalu halus". mahan. Dia berani bilang, bah Keterangan ini bisa diteri- wa 90% tidak ada gadis jang ma. Memang achirnja Pram utuh. Ketjuali daerah Katho-bilang, aku rindu kepada ta- liek di Zuid Nederland. Gađis2 nah air.Tidak ada seindah kalau sudah duduk di H.B.S. tanah airnja. Kalau orang ber ada diluar negeri, barulah di- boleh disangsikan. Lapangan2 ketahui, bahwa Indonesia ini terbuka, kalau malam beru- adalah sorga. Hanja orang2- bah mendjadi parade dari hanja jang bermalas2an. Dan ti kehati. Begitulah dia bi- lagi, orang jang pernah keluar lang. Sampai sekarang tidak negeri, akan mentjintai tanah habis-habis herannja, menga- airnja dengan kesadaran jang pa disalah suatu kompleks di mendalam. Negeri itu, ada perempuan2 jang menawarkan diri di eta- lage2. Perempuan2 itu pada Pram, memang tidak punja berdiri dietalage seperti sebu-bapak lagi Tidak punja ibu ah reklame. Dia tidak me-Bapaknja, meninggal pada ta ngerti. Dan tidak~habis2 he-hun-tahun pendudukan Belan- rannja. Suatu kali-ia duduk da. Ibunja meninggal di Dja- sendirian disebuah taman. man Djepang. Djadi dia anak Ada gadis duduk pula disitu. jatim piatu. Saudaranja semua Ia ingin. Tanja ini itu. Achir-enam. Tudjuh dengan dia. Dan nja kena. Tetapi ia tak djadi, dia jang tertua. Dus jang ha- karena gadis itu sakit. Ia ke rus menanggung djawabkan semua. Sekarang adiknja te- takutan dan pergi tersipu- lah besar-besar. Sudah bisa sipu. Semuanja ini menjebab- kan ia tak kerasan. Tetapi me tjari makan. Saudara2 perem- nurut Asrul Sani jang dikala puannja sudah pada kawin. itu melawat ke Nederland Jang lelaki sudah bagus seko- djuga, bilang : .,Wah — Pram lahnja. Prawito sudah kerdja.

Haluankata

Di-apa-siapa-kan tokoh kesusasteraan Indonesia baru: Pramoedya Ananta Toer. Figurant film pun ada sukadukanja. Tjerita pendek : Su- rat dari Djepang, kutipan dari harian "Kedau- latan Rakjat", men ggemparkan. Kenapa Mi- numan Keras Makin Laris, tanja Djokolelono. Perlu pembatja kenali : Rismarini.

W.H.

PAGI

Kusalah Subagyo Toer sudah tamat S.M.A. Si Tjoes jang pa ling ketjil, sudah duduk pula

di S.M.A. Dan lainnja jang pe

rempuan seperti diterangkan diatas, sudah kawin. Djadi su dah beres. Dia boleh berlega

hati. Boleh menikmati hatsil

kerdjanja. Tak usah dipotong2

lagi, buat beaja2 ini itu.

Kini umurnja sudah 30 ta-

hun. Sebab dia lahir pada tg.

6 Pebruari 1925, dikota ketjil

Blora.

Bapaknja ,seorang guru se-

kolah partikelir Budi-Utomo.

Ia seorang pergerakan jang konsekwen sedjak djaman Be- landa. Kepala sekolah partike

lir jang didirikan dalam pe-

rang dunia pertama. Mendiri- dirikan koperasi, bank rakjat

dan disamping itu memberi-hat sadja, dalam Keluarga

kan kursus politik, ekonomi Gerilja", Subuh". Ia menggu

dan pengetahuan umum diru-gat terhadap kemiskinan, ke- mahnja sendiri. Dan ajah ini bodohan, pergundikan dan pe

Dan keadilan dan kemanusia

empat malam tidak beralih du duknja kalau lagi main kartu. an itu baginja lebih penting

Pram dulu seperti ibunja ti-dari segala-gala, djuga dari

bentukan-bentukan dan dog-

dak senang kepada kebiasaan

ma2 ideologi. Pram selalu me

bapaknja ini. Tetapi sekarang

ngampuni bangsanja jg men-

ia tjukup mengerti. Bapaknja

djadi pengchianat karena kebo

butuh hiburan karena usaha2-

dohan dan kemiskinan. Kutuk

nja banjak digagalkan oleh

an tudjuh turunan" bagi dia

pemerintah kolonial. Sekolah

dibikin lumpuh. Buku2 pela-dianggap suatu perbuatan jg tolol, sebab diukur dengan

djaran dibeslah. Guru2 dila-

akal budi apakah hak manusia

rang mengadjar. Anak2 pega

wai Goebernemen dilarang se untuk menghukum machluk jang tidak bersalah?

kolah diperguruan partikelir.

Bank rakjat dirintangi beker Humaniteit! Inilah jg men dja. Dan sebagainja. Dan seba djadi pegangan Pram. Peri- segala. Tentu sadja, pendirian

orang nasionalis tulen. Se-

Pram tidak selamanja disetu

orang nasionalis jang achirnja

djui oleh kawan2nja. Ini ter- ketjewa diwaktu Djepang, di- njata, bahwa baru2 ini dia bi- mana pada mula-mula meng- kin geger manusia2 Djakarta. harapkan perbaikan dari mere Geger, karena ungkapan pi- ka. Diwaktu revolusi ia tetap kiran Pram disymposion Fa- setia kepada pemerintah, tat- kultet Sastera. Dia bilang kala Blora beberapa waktu di- pengarang sekarang dianggap duduki oleh pasukan merah. sebagai domba perahan. Ia menanggung akibatnja pu-Memang benar. Kebanjakan la. Ia dipendjarakan. Ia didja- orang tidak tahu penghidupan lankan dari Blora ke Rem- pengarang jang tergantung bang, tatkala dalam sakit. kepada hatsil tulisannja. Di Achirnja, bapak ini mening- sana dipotong padjak, disini gal oleh akibat2 penjiksaan. djuga. Disitu djuga. Kalau pa Semuanja ini merumun da- djak2 itu dikumpulkan, sama lam kepala Pram. Dalam tu- lah halnja memeras keringat djuh tjerita pendeknja jang nja. Dikiranja orang menda- pertama ,Tjerita dari Blora" pat honorarium itu sama dgn ia melukiskan masjarakat orang mendapat uang lotre waktu djaman kolonial. Dja-Uang lotre. Uang hadiah man pergerakan dan kemadju Djadi boleh dipotong. Djadi an masjarakat sebelum pe-tidak apa2 kalau dikurangi. rang. Mitsalnja dalam tjerita Kawan situ minta, kawan jg ,Kemudian lahirlah dia". Dan memberi uang minta. Hono dalam tjerita ,,Dia jang me-rarium 'kan uang hadiah? njerah", terasa sekali PramHonorarium 'kan uang extra? menggugat. Gugatan sosial jg Tidak tahu, kalau seorang pe- lahir dari perasaan keadilan ngarang kempas-kempis mau dan kemanusiaan adalah keku mati. atan Pram jang istimewa. Li-

narionja dibuat oleh Herman Pratikto. Tjerita ini pernah bikin geger antara Pram dan penulis scenarionja. Kesalahannja kepada Titien Sumarni. Titien bilang: tjeritaharganja Rp. 7.500. Dan scenario Rp. 6000,—. Tapi setelah djadi, Titien bilang: tjerita harga- nja Rp. 1500,— dan scenario Rp, 6000,—. Wah tjelaka. Sedang mereka berdua sudah ambil persekot Rp. 4000,—. Mau tidak mau mereka me- lebih njerah. Habis mereka Mau miskin daripada Titien. kuat. dikembalikan tidak Uang sudah habis. Ini sebab- nja Pram satru sama Titien. Sebab jang keduaperkara motor sepeda. Djuga menim-

Pram mau beli sepeda mo-

Dia memberi tjontoh. Dia ti-

tor. Titien punja baru, Her- dak bekerdja. Hidupnja melu- man Pratikto jang membeli- lu mengarang. Sebab ia mau kan. Tapi tak tahu, kalau se- konsekwen seperti bapaknja. peda'motor Titien sebenarnja dimadjalah sini; tulis disitu. tidak punja pengertian ten-Semua memotong 3 prosen, 3 tang motor. Achirnja kedua2-

prosen. Sedang sebuah tulisan nja sama maki2 sadja. Dan

hanja Rp. 75,—. Buat menghi-Titien kegirangan karena un- dupi keluarga harus tersedia tungnja. uang begroting paling enteng di Djakarta Rp. 750,—. Djadi Kasihan djuga dia. Habis, bikin sepuluh tulisan. Disanaorang baru senang2nja beli sini memotong 3%. Dus djum sepeda motor. Baru mandja2- lah potongan 30%.

nja. Tapi jang dibeli sepeda

Karena itu dia djengkel. Ka rusak. Maki2dia. Menjum- rena dia menjesali pemerintah njumpah. Dan dia satru lagi. jang tak mau tahu tentang penghidupan seorang penga-Sekolah Pram tidak tinggi rang. Kalau seorang pegawaiHanja sampai di Sekolah Ta- kerdja 8 djam satu hari. Ka-man Dewasa. Kemudian me- pulang; Pengarang tidak. Ka dio. Kursus stenografie. Sete- dang2 dia banting tulang sam-lah itu djadi wartawan Domei. pai 24 djam. 26 djam. Lihat Mondar-mandir kesana kema- sadja Hemingway. Ia kerdja

ri. Tulis tjerita. Tapi tidak

38 djam untuk menjelesaikan dapat dimuat. Kurang baik. sebuah karangan. Tetapi di-Tata-bahasanja kurang sem- luar negeri nasib pengarang

purna. Tapi njatanja, seka-

agak mendingan. Kalau sekali

rang tidak ada salahnja. Se-

ditjetak, oplaagnja ratusan ri

orang kawan bilang. Dulu di-

bu. Tapi disini hanja 5000 bu-sekolah kita diberi peladjaran: ah. Ini sadja bertahun-tahun padang itu penuh semak2 be- baru habis. Tjoba, mana tuli-lukar. Tapi Pram pakai baha- san Pram jang pernah mengu- sa jang enak dan hidup : langi tjetakan kedua? Tidak petang itu penuh semak dimana ada. Tidak ada. Tapi padjak membelukar. Tjoba djalan terus. Menggoroki dí-Baha- letak kesalahannja? sana-sini. Menjembelih disana-sanja benar. Bahkan hidup sini. Pernah kedjadian, salahdan padat. Kalau orang mem- sebuah madjalah mengumum-pergunakan kalimat berhelai- kan: Pram mau menulis tje-helai tentang sesuatu masa- rita film. Dan esoknja, dialah, dia hanja satu kalimat mengungsi. Takut kepada ke-sadja. Tjontohnja jang gam- ganasan tukang2 padjak. pang. Seorang hendak menga-Memang Pram pernah me-nalisa perkara agama. Bah- nulis tjerita untuk film. Satu wa agama ini begitu. Bahwa namanja : Inilah tjinta. Dja-agama itu begini. Bahwa aga tuh kepada Djokolelono (bu-ma itu — bahwa agama ini — kan Djokolelono M.P. !) DanTapi dia tjukup satu baris sa- sebuah lagi : Midah simanisdja jang tjukup pendek. Ka- bergigi emas, kepada Titientanja: Ah-agama jang ba-Sumarni Motion Picture. Sce-(Bersambung hal. 29).

MINGGU

kan gerakan kepanduan, men-Pram waktu nikah dengan isterinja jang baru

pa orang berdua itu.

Tulis dimadjalah sana, tulis latjuran karena kemiskinan.

pulalah jang tahan empat hari

tidak djalan. Habis kedua2nja

lau seorang pegawai djam dua lontjat kesekolah teknik ra- kemanusiaan berada diatas

gainja. Tetapi bapaknja se-

Be- waktu terpetjahnja aksi dirgantoro, rikat kadi tatit. (Sambungan hal. 4). sehat, bahwa dalam hidup ini berkelahi terus-dari (Tenbang seperti kilat tjepat- tiap orang landa kesatu. Dipindah njak djandji. sini kesana. Dari nja.) Begitulah katanja. Per kalau menerus melawan kesengitan. pendjara Lihatlah padatnja,

Tjipinang ke Bukitduri, Dari kataannja ini dapat dibukti-

dia hendak melukiskan rasa Tjara Pram lagi jang lain me-kan djuga kalau dia menga-Lihatlah Bukitduri ke pulau Edam. Pu- ketjewa. hebatnja dari jang lain, kalau lagi lukiskan gadis. rah2 kepada dialoog dan pro kalau dia lagi menggugat. ketjantikan lau jg penuh ular. Pulau jang sa wajang. Saja kutipkan da- hendak melukiskan penuh tengkorak diwaktu dja-Waktu Katanja: Ia baji djuga dulu. Lambat-laun ia djadi besar, man Djepang. Kadang ia me-ri tjerita pendeknja ,Jang su keadaan jang tidak tertahan- tjantik rasa irihati kalau melihat no-dah hilang'': djadi perawan jang

kan, ia tjukup memakai dia- niek2 Belanda pada roman2-Tjerita nji Kin jang ta' ku

loog jang pendek: Biarlah se-pada perasaannja sendiri. Ia an ditengah laut. Ditepi pan-rang2 menarik ialah tentang

tahu benar kalau dirinja pe-

mua itu terdjadi. Kita harus

tai. Dan semuanja ini dikem-machluk setengah dewa atau bisa menghilangkan diri. rawan, sekalipun ia tak tahu balikan dalam buah karang-setengah djin jang berkeliaran

samasekali bahwa dalam hati

Kita anggap sadja diri kita dimalam dan disianghari dika menaruh annja jang djadi buah pembi-

para pemuda jang ini tak ada. Dan semua akan

la manusia kosong dari segala tjaraan. Jakni: ,Mereka jang

minat padanja ada terdapat berdjalan dengan lantjar.

dilumpuhkan". perhatian. Iapun dapat bertje

kesangsian tentang kepera- (dari ,,Dia jang menjerah").

家 rita tentang awan jang ber- memilih kali-wanannja (dari ,,Hadiah ka-Prof. Dr. A. Teeuw bilang: Dan waktu win"). arak —ia mendongeng sebu-Saja anggap, bahwa Pramoe-

mat perdjuangan sengit anta-

Pada setiap kali, lukisan dya Ananta Toer hingga seka-ah petikan dari Ramajana — ra badjingan dan jang baik, Pram pasti merupakan kontras dan dibalik awan itu pula Da

rang adalah pengarang prosa dimana jang baik tidak kua-

samuka dari kalimat2 pertama. Ia ti- jang mentjuri Sita

terpenting jang terdapat da- sa untuk menaklukkan ia bi-

dak membiarkan pembatja-berkelahi melawan Djataju jg

lam kesusasteraan Indonesia.

lang: nja mengelamun keenakan. Kehebatan, kedjudjuran dan menghalang-halangi pentjuri-Biarlah badjingan2tetap Ia tidak mau mémbohongt an itu. Dan ia mendongeng kemadjenunannja mengarang djadi badjingan. Biarlah jang pembatjanja. Apa jang dika- sambil memandangi awan pu

buku2 itu, menghilangkan ke

baik tetap baik. Kita berlima takan adalah djudjur.Diusa-tih diatas. ragu2an saja. menjerah kepada keadaan. Ja,

hakan kebenarannja. Dan me benar.Memang Begitulah. Dan terasa seka-

Memang

kita menjerah. Dan tiada gu-

li kegagahan prosa itu. Prosa mang Pram terkenal kedju-tidak salah. betul. Memang nanja lagi kita memberontak djurannja. dan dialoog wajang memang Pram tidak bisa meninggal- (dari ,Dia jang menjerah"). hebat. Memang kuat. Baik wa Java-Post kagum. Bahrum menulis. kan kemadjenunan Terasa sekali kehebatannja. Ia sering bilang: aku jakin-jang Sunda, Bali atau Djawa.

Rangkuti kagum. Dr. Teeuw

Terasa sekali kepadatannja. Pendek, menarik, indah, kuat Mendirikan bulu roma.Menge kagum. Dokter Belanda ini-kan diriku sendiri, bahwa aku lah jang mengusulkan supaja ini adalah penulis. dan hebat. Ia sering bilang. Ia rikan. Seolah2 dibelakang per sering memakai.

Pram diakui sebagai penga-Orang tak habis2 memudji kataannja ada beraneka pera

  • saan jang Me-kehebatan bukunja ,Keluarga merajup. rang Internasional waktu ada Pram sudah mempunjai mang kehebatan dialoogdan kongres bahasa di Medan. Di- gerilja", sekalipun ada dian- anak tiga. Perempuan semua. kalimat Pram tidak ada ta- mana-mana dokter ini bilang tara para mahasiswa jang ber ranja. Tidak ada bandingan-Ia mentjintai anaknja seperti keberatan. Pram mempunjai begitu. ·米bapak2 lainnja. Kadang2 di-

nja. Dalam sepuluh tahun la-sifat seorang reporter jang

Tulisan Pram dimuat untuk antara kesedihannja dia mem-

baik. Bukunja merupakan pe- gi, barangkali belum ada jang

pertama kali oleh usaha Prof. njaksian serta djeritan2 manu banggakan diri: biarlah. Aku kuasa menandingi.

tidak punja apa2. Tapi buku-Kalau Pram melukiskan Reesink. Diselundupkan dari sia ditengah2 kekatjauan dan Achirnja kekedjaman. Batjalah kemba-

pendjara. Dimuat. ku kelak akan mendjadi pu-

alam lain lagi dengan apa jg. li! Telanlah kalimatnja seba-sakaku. mendapat pengakuan sebagai

pernah kita batja: Air hanja

hatsil sastera Indonesia jang ris dan sebaris. Akan terasa Isterinja jang pertama ga-

beberapa desimeter sadja di-

专tidak memalukan, kalau dipa keagungannja. gah-anak Djakarta aseli. tempat2 dangkal. Tapi bila

merkan diluar negeri. Penga-Memang ada jang bilang: Aku katakan isteri pertama,

hudjan mulai turun, dan gu- karena baru2 ini mereka ber- kuan ini, katanja ada alamat-Pram menggunakan bahasa

nung2 dihutan diliputi men-

nja pula. tjerai. Jah, njata sekali bah-

bombas. Bahasa jang membu-

dung, dan matahari tak djuga Malam sebelum mendapat pe sung. Lihatsadja kalau dia wa keadaan jang tenteram int muntjul dalamempatpuluh tidak ada kekekalan.Semua menulis aspek-aspek. Dengar

ngakuan dia mimpi. Katanja atau limapuluh djam air jang

dia terbuntjang oleh sinar sur-

sadja tjeramahnja disympo-berubah. Jang damai djadi kehidjau2an itu berubah rupa

ja dan dibanting dibawah ar- tebal,mengandung geger. Jang bersatu djadi ber-

sion Fakultet Sastera.

kuning, tja ditepi pantai, Ia geragap-

Ini tidak betul. Atau mung pisah. Jang tjantik djadi kirut

lumpur. (dari ,Jang sudah an bangunSebagai mirut. Jang gagah djadi orang kin setengah betul. Tapi diba hilang"). bongkok pada achirnja. Dan Betapa kerasnja Pram me-Djawa, ia masih ada bekas2 lik itu semua, sebenarnja ka limatnja mewakili sesuatu pe kini ia kawin lagi dengan

lukiskan keganasan alam. Ia kepertjajaan perkara mimpi.

Hari dan pasarannja dihitung- tidak pernah pertjaja kepada anak Djakarta pula. Diharap-

rasaan tertentu. Dia bilang:

hitung. Tapi ia tetap alam. Bahwasanjaalam itu tidak aku selalu mengarah-arah ke kan mudah-mudahan perkawi- tjantik. Bahwasanja alam itu mengerti. Sewaktu ia mende-pada dialoog dan prosa dalam annja ini bahagia sungguh, wajang. Alangkah hebatnja seperti jang diidam-idamkan. indah. Lemah gemulai. Damai. ngar kabar tentang pengaku- 楼adalah Tidak! Ia tidak pertjaja. Di-an itu, barulah dimengerti. Namasebetulnja

pertjakapan2 wajang. Alang-

Dibalik Mimpi itu, mimpi baik. Pramoedyo. Panggilannja (dibalik kedamaian. kah kuatnja. ada Mimpi itu datang dipendjara. ketjantikan antjaman Madjuo! Dak sabetake ku tengah2 keluarga) Moek. Ta-Sewaktu ia dihukum dua ta-wandamuing pertabang, go pi sekarang nama ajahnja

jang bakal mendatang. Dan

hun. Karena dia orang Repu-(Madjulah! Toer, dirangkapnja. Djadi pembatja jang lagi dibawa girog balungmu! badanmu pa-ananta (anak) blik. Karena dia seorang Let-Aku patahkan Pramoedya

kepada keindahan alam tiba2

da landasanbatang pohon-Toer. Pinterdjuga ia pilih disentakkan oleh kengerian nan koresponden perang. Karena dia melawan kehendak an, akan retaklah balungmu!) nama. Nama itu sedap bu- dan kehebatan alam. Ia me-Belanda. Dihukum dia pada Ini tjontohnja. Lagi: nepak njinja. Kuat lagi.

ngingatkan. Ia memberi na-

Untuk para olah-raga Guna para pekerdja kantor Harga 1 pak 50 sen Tablet luar biasa jang ingin tetap djuara terdjual diwarung banjak duduk sakit pinggang menghilangkan tjapek Urat kawat tulang best. ditoko dan dimana² lesuh don lemah. letth pajah pegal linu. Mau tidur makan 2 bidji Pusat pendjual: Untuk pekerdja'bengkel Malam makan 2 bidjı PILKITA PILKITAbangun pagi segar buger Toko .ASTAGINA sopir taksi bung betjak PILKITA besuk pagí pulih segar Kawatan 146 Surabaja. nelajan dan tukang perahu. hati senang dan gembira. sehat gagah dan kuat.

PAGI

bali. Apa dia damai. Tapi be- nja. Tanpa pikir, apa akibat- kin. Ini sportnja satu-satunja. Sedjak ketjil, memang dia nja nanti. lakangan hari ini, isterinja Pada tahun Sport otaknja — schaak. Pin- gemar menulis. memberi kabar kepada penu-Suatu kali ia pernah bon-Buku ter schaak dia. Oomnja, ahli 1942, bukunja terbit. wanita ke lis. Aku tidak pedulikan Pram tjengkan seorang schaak. Pernah dikerubut se kanak2: Maka runtuhlah Ma-Tjilintjingpada sendjahari. lagi. Aku sudah kerdja di N.V. puluh orang, masih menang djapahit. Dan sekarang buku-Karena Tjilintjing tempat anu. djuga. nja jang paling banjak dju- jang tidak beres, ia ditangkap Selamat ! Selamat ! Sela-Pram kalau lagi schaak ti- mlahnja. Disamping menter- pulisi susila. Tjilaka, pikirnja. mat pulalah Pram ! Mudah- dak mau kalah. Kalau kalah, djemahkan buku Tolstoi, John Kedjadian ini dikabarkan .ke-mudahan perkawinannja men satu malam tidak bisa tidur. Steinbeck, buku2 Keristen. pada kawan-kawannja.Tapi dapat bahagia! Esoknja nantang lagi sampai Apa sadja, djadilah. Asal da- djangan bilang-bilang isteri-Pram memang lutju. Ka- pat memberinja makan. menang. Begitu djuga, kalau nja. Nanti bikin neraka sa-lau dia lagi sebal, memang Mengharap pemerintah seperti naik sepeda motornja Sparta. dia bisa bikin gara-gara. Bi- dja. Dimakinja pantai Dja- jang diharapkan, tidak djuga-Tidak mau kalah. Kalau dida karta itu. Dikutuki tiada ha-sa bikin geger. djuga ada. Menterdjemahkan hului orang, panas hatinja. bis-habisnja. sepe sadja. Asalkan halal. Ia kedjar terus sampai Inilah Pram ! Inilah Pra-Sewaktu ia kawin, ia ka-Pram seorang peramah. danja pontang-panting. Sam- moedya ananta Toer sebagai ngen anaknja. Anaknja ditju-Tertawa mengandung tresno.pai ia pernah tergelintjir d penulis dan sebagai manusia. ri dari -isterinja jang dulu. Is-Suaranja ketjil seperti klari-tengah perempatan Harmoni. terinja' terus melabrak dia. Sebagai manusia, ia lutju, pe Sampai jang dibontjengkan net. Banjak kawannja.Lutju. rasa, suka menangis. Sebagai Kebetulan dia tidak ada diru- kakinja masuk betjak. Sampai Tingkah lakunja lintjah. Pe- penulis dia tidak terlawan ke mah, Anaknja dibawa kem-Tidak rawakannja sedang. isterinja menutup mata. Me- hebatannja. Ia kehilangan me bali. Dan mesin tiknja diba-Tidak tinggi, tidak pendek. mang dia tidak mau kalah. sin tik, tapi masih punja se wa. Dia minta ampun. Minta Sedang. Inilah sifatnja. Dalam kesusas gemuk, tidak kurus. ampun. Gimana, kalau se-peda motor S p a r t a. Mon teraan tidak mau kalah pula. Tjukupan. Pengalamannja ru- dar-mandir setiap hari. Kesa orang penulis kehilangan me- (tukang Hania dalam rumah, menurut pa2. Bisa nukang. na kemari. Hilir mudik. Tjari sin ketik. Aduh ! Aduh! pengakuannja sendiri, kalah kaju). Bisa bikin dapur. Bisa makan, Kapankah pemerintah Seterusnja penulis tidak dari isterinja. Djadi hamba- bikin medja kursi. Bisa bikin tahu, bagaimana kabarnja memperhatikan nasib penulis2 nja. Lekas berkobar kalau di tjelana. Tjelana anak2nja, dia tentang mesin tiknja. Apa dia seperti dia ? bakar isterinja. Terus mela- semua jang bikin. Medja kur-

H.P.
beli lagi. Apa dia minta kem- brak. Tanpa pikir siapa lawan si, dapur, dia sendiri jang bi-

KEN ANGROK(3)

KEN ANGROK,KAU PANDAI SEKALI

BUPATI MEMBUKA SAJEMBARA MEMANAH JG. MEMANAH BURUNG TERBANG MEMANAH, INILAH HADIAHMU DIHADLIRI RATUSAN PENONTON,DIKATAKAN DUU-DIUDARA-SUARA RIUH-RENDAH KARENA. 500 REAL GA-SIAPA JG.DAPAT MENGALAHKAN KEN ANGROK PANDAI SEKALI MEMANAH ME-TERIMAKASIH DIAGO RASAKSA INI NGAGUMKAN JG.MENONTON, AKAM DAPAT HADIAH IA DAPAT KEMENANGAN JG. PAK BUPATI GEMILANG. KENANGROK BERANI ME NEMPUH, PAK BUPATI

AWAS KENANGROK

HAI KEN ANGROK ANAK DESA,ANAK TAK ADUH-MA'AF MA'AF,AMPUN

KEN ANGROK-AMPUN HABIS RIWA TAHU ADAT, MENGAPA KAU BERANI MENG AKU KALAH ALAHKAN AKU. JATMU

B.MARGONO
MINGGU