Negara Kolonial dalam Baju Orde Baru
Barangkali negara adalah sebuah hantu yang tak kunjung letih, sebuah jas tua peninggalan masa kolonial yang kembali disetrika rapi untuk dikenakan oleh tubuh yang berbeda. Ben Anderson, dalam narasinya yang tajam namun meditatif, mengajak kita menilik kembali ke jalan-jalan Batavia abad ke-17, ketika sebuah kongsi dagang justru tumbuh dengan watak seorang raja yang haus wilayah, jauh sebelum kata "Indonesia" dibayangkan. Buku ini membisikkan sebuah tesis yang merisaukan: bahwa apa yang kita sebut sebagai "Orde Baru" bukanlah sekadar tatanan baru, melainkan sebuah kemenangan kembali dari "negara-untuk-negara"—sebuah beamtenstaat yang bangkit dari kubur sejarah untuk menundukkan riuh-rendah gairah masyarakat. Di sana, kedaulatan bukan lagi sepenuhnya milik "kita" yang berhimpun sebagai bangsa yang partisipatoris, melainkan milik "ia" yang bersembunyi di balik laras bedil dan lajur-lajur arsip birokrasi, seolah-olah kemerdekaan hanyalah sebuah selingan pendek sebelum sang Raksasa kembali mengatur ketertiban hidup kita dengan dingin.
| Penerbit | MasasilaM |
|---|---|
| Tahun | 2026-06-07 |
| Bahasa | ind |
| Pengenal | BookId: urn:uuid:PLACEHOLDER-UUID-NEGARA-KOLONIAL |