Simposion Fakultet Sastera: Jawaban atas Beberapa Reaksi
Mungkin sebuah simposion adalah semacam pesta pora ide, sebuah Gastmahl di mana kata-kata dan perjumpaan manusia bertemu dalam keremangan nalar. Di sana, H.B. Jassin memilih untuk berdiri di tepian, menolak keriuhan debat lisan yang sering kali menuntut ketangkasan bicara dan kecepatan reaktif yang tak ia miliki. Lewat tulisan ini, ia bukan sekadar menyambut polemik para koleganya, melainkan menegaskan kembali sebuah kredo bahwa kesusastraan memiliki kehidupan otonom yang tak bisa diringkus oleh kelesuan pemimpin atau krisis di masyarakat. Ia menangkis bayang-bayang kepunahan kreatif dengan deretan bukti kegiatan para pengarang, seolah hendak menunjukkan bahwa di tengah ketegangan zaman, imajinasi tetaplah sebuah sungai yang mengalir melampaui kategori periodisasi yang kaku. Pada akhirnya, ini adalah sebuah catatan tentang kesadaran seseorang akan batas dirinya, sebuah jawaban yang lebih memilih kedalaman aksara ketimbang kemenangan suara di atas mimbar.
| Penerbit | MasasilaM |
|---|---|
| Tahun | 2026-06-26 |
| Bahasa | ind |
| Pengenal | BookId: urn:uuid:e246f2fe-4a48-4bbb-a3bc-24e86b7b13a2 |