Kaum Tani Mengganyang Setan-Setan Desa: Laporan Singkat tentang Hasil Riset mengenai Keadaan Kaum Tani dan Gerakan Tani Jawa Barat

Kaum Tani Mengganyang Setan-Setan Desa: Laporan Singkat tentang Hasil Riset mengenai Keadaan Kaum Tani dan Gerakan Tani Jawa Barat

Penulis: D.N. Aidit

Mungkin sejarah, dalam guratannya yang paling kasar, sering kali bersembunyi di balik gubuk-gubuk reot dan bantal-bantal keras berisi sabut yang berdaki. Di sebuah pagi yang berkabut di pegunungan Jawa Barat pada tahun 1964, D.N. Aidit mencoba melintasi batas antara kenyamanan meja birokrasi dan anyir lumpur sawah melalui sebuah riset yang ia sebut "3 sama": sama bekerja, sama makan, dan sama tidur dengan kaum jelata. Risalah ini bukanlah sekadar barisan angka statistik yang dingin, melainkan sebuah peta tentang ketimpangan yang membeku, sebuah katalog tentang "tujuh setan desa"—mulai dari tuan tanah jahat hingga lintah darat—yang mengisap napas kaum tani dari balik bayang-bayang kekuasaan feodal yang pongah. Di dalamnya, kita tak hanya menemukan klasifikasi klas yang tajam yang membedah anatomi kemiskinan di pedusunan, tetapi juga sebuah ikhtiar politik yang ingin mengubah nasib mereka yang selama ini ditempatkan dalam posisi "serba salah" menjadi subyek yang memiliki hak untuk bicara dan bergerak di tengah deru revolusi yang menjanjikan tanah dan martabat.