Blora

Pramudya Ananta Tur

Language: Indonesian

Publisher: MasasilaM

Published: Apr 25, 2026

Description:

Blora, dalam narasi yang dikisahkan Pramudya Ananta Tur ini, adalah sebuah nama yang mula-mula terasa manis dalam perasaan, namun segera bersinggungan dengan bau cadas Kendeng yang garang dan aroma kemiskinan yang menyesakkan. Ia adalah sebuah potret kepulangan seorang mantan tawanan yang baru saja meresapi kesaktian kata "keluar", hanya untuk menemukan kota kelahirannya telah menjadi rongsokan gedung-gedung yang runtuh oleh peluru dan kecurigaan yang berputar di mata setiap orang seperti dadu. Di sini, revolusi tidak hadir sebagai derap barisan pahlawan yang necis, melainkan sebagai "revolusi jiwa" yang getir; sebuah fragmen kehidupan di mana harga nyawa manusia menjadi tiga kali lebih murah dari peluru, sementara seorang ayah tetap memilih membisu di bawah pohon duwet bersama buku-bukunya di tengah keluarga yang bertahan hidup dengan nasi jagung. Mungkin, buku ini adalah sebuah kesaksian bahwa di tengah puing dan duka setelah peperangan, yang tersisa hanyalah jejak-jejak ingatan yang luka dan ketabahan yang tak kunjung selesai untuk sekadar menjadi manusia kembali.