Cakap Angin dengan Warna Hijau Muda

Siti Rukiah Kertapati

Language: Indonesian

Publisher: MasasilaM

Published: May 18, 2026

Description:

Di sebuah gerbong kereta yang menderu antara Jakarta dan Bandung, S. Rukiah menyusun sebuah fragmen tentang ingatan yang tak kunjung surut, di mana warna hijau muda bukan lagi sekadar tanda kesegaran alam, melainkan sejenis penyakit yang merasuk ke dalam batin dan paru-paru yang sakit. Melalui percakapan yang seolah-olah hanya "cakap angin", kita diajak menyusuri lorong-lorong surat yang tersimpan dan pertemuan singkat yang pahit, di mana cinta tak lagi menemukan bentuknya di tengah deru revolusi yang dianggap telah macet dan kehilangan maknanya yang paling batin. Di sana, antara kupasan tentang seni dan kenyataan rakyat yang kocar-kacir, sang narator bergelut dengan tarikan antara logika pikiran yang kejam dan perasaan yang rapuh, menyadari bahwa kemerdekaan sejati mungkin memang bukan pada kepalan tinju di jalanan, melainkan pada kebisuan di depan jendela yang menatap kebun sayuran hijau muda—sebuah ruang di mana sejarah pribadi dan sejarah bangsa berkelindan dalam rasa kehilangan yang tak kunjung selesai.