Bicara tentang Semangat Belia (Jeugd)

Pramudya Ananta Tur

Language: Indonesian

Publisher: MasasilaM

Published: May 18, 2026

Description:

Dalam sepotong tulisan yang tajam namun penuh perenungan, Pramoedya Ananta Toer menatap ke arah samudera, membandingkan bentang Banyuwangi-Jakarta dengan rentang Amsterdam-Roma, seakan ingin mengukur kebesaran tanah air yang luas namun sempat takluk oleh sebuah negeri kecil di pojok Eropa. Buku ini berbicara tentang "kebeliaan" (jeugd) yang bukan sekadar soal angka di kalender, melainkan sebuah ledakan tenaga dan imajinasi yang sedang mencari bentuk di tengah reruntuhan sejarah si "nenek" Eropa yang sudah lama selesai. Ada gairah yang meraba-raba, terkadang seperti sosok Cakil dalam wayang yang lumpuh karena berlaga dengan kekuatannya sendiri tanpa melahirkan kreasi, sebuah energi yang bisa menjadi berkah namun juga bisa menjadi kutuk jika hanya mabuk dalam riuh rendah angan-angan abstrak yang hampa. Di sini, kematangan tidak datang sebagai hadiah, melainkan sebagai hasil dari sebuah proses menjadi dewasa yang menuntut pengetahuan dan kreativitas, karena pada akhirnya, kejatuhan atau kebangkitan sebuah bangsa—baik di Timur maupun di Barat—tak pernah ditentukan oleh siapapun kecuali oleh tangan mereka sendiri.